Anda di halaman 1dari 6

PENERAPAN SISTEM JUST IN TIME

Sistem Just in Time membutuhkan desain pengerjaan produksi dengan proses


produksi yang minimum. Setiap unit kerja dipandang sebagai keseuruhan !ungsi proses
produksi" yang masing#masing dapat meakukan dan bertanggung ja$ab terhadap
kontro kuaitas. Impikasinya adaah bah$a desain sistemnya harus dapat
menghubungkan sistem ogistik terhadap output hasi produksi.
Pengendaian kuaitas daam just in time diakukan sepanjang proses" muai dari
penentuan pemasok sampai barang diterima konsumen. Setiap barang diharapkan
memenuhi standar kuaitas saat diterima konsumen. Setiap mesin produksi diharapkan
siap dipakai saat akan memproduksi barang" dansetiap pengantaran pesanan diharapkan
tiba tepat $aktu. %eh karenanya" proses produksi adaah ha yang sangat signi!ikan
daam sistem ini. Perusahaan akan memberi perhatian utama pada kuaitas" tindakan
pen&egahan kesaahan dan kerusakan" dan membangun kerjasama yang baik terhadap
setiap eemen pengerjaan produksi.
'eberapa ha yang ingin dieiminasi(dihiangkan daam proses produksi adaah
)'easey*+
Produksi yang terau berebihan" dikarenakan memproduksi meebihi
yang sebenarnya dibutuhkan
,aktu menunggu" yaitu saat seorang pekerja harus menunggu terau
ama untuk mengerjakan bagiannya karena pekerja sebeumnya tidak
menyeesaikan bagiannya tepat $aktu
Transportasi(distribusi barang daam suatu pabrik
,aktu proses produksi yang terau ama
Persediaan barang
'arang produksi yang gaga(rusak
-aam operasi perusahaan terdapat empat jenis pemborosan" yaitu sumberdaya
produksi yang terau banyak" jumah produksi yang berebihan" jumah sediaan yang
terau banyak" dan in.estasi moda yang tidak peru. Untuk men&apai pengurangan
biaya" produksi harus &epat dan !eksibe sehingga mampu menyesuaikan diri dengan
perubahan permintaan pasar tanpa keebihan $aktu yang tidak berguna. JIT merupakan
sistem produksi yang tepat pada perusahaan yang+
Mempunyai suatu standart produk
Mempunyai jumah produksi yang terjangkau untuk dapat diakukan
Mempunyai produk yang berkuaitas baik
Mempunyai tingkat !eksibiitas sekaigus kedipinan yang tinggi
terhadap jam kerja
Membutuhkan $aktu yang singkat daam instaasi mesin poduksi
Eement daam JIT antara ain+
Mengadakan pertemuan se&ara teratur
Mendiskusikan permasaahan pekerjaan dan men&ari sousi
Terbuka terhadap konsutasi dan kerjasama daam tim
Memodi!ikasi mesin" misanya mengurangi $aktu instaasi
Mengurangi persediaan
Mengemukakan permasaahan daripada menutupinya
Menghindari kesaahan
-engan demikian maka just in time dapat ebih menghemat biaya karena tidak
ada pemborosan. Perusahaan akan mampu men&iptakan produk yang berkuaitas tinggi
sesuai permintaan peanggan" karena teah mee$ati /uaity &ontro yang ketat pada
setiap ininya. Seain kuaitas yang baik" peanggan akan terpuaskan karena produk
dapat diserahkan tepat $aktu" karena teah mee$ati serangkaian standar $aktu yang
teah ditetapkan pada setiap ininya. -an yang tidak kaah pentingnya" kinerja
perusahaan akan ebih e!isien dan e!ekti! karena tidak ada sumberdaya yang
menganggur serta mampu memberikan hasi yang optima kepada pemiik perusahaan
)share hoder*.
Man!aat peaksanaan JIT adaah+
0uaitas produk yang ebih baik
Meningkatkan tanggung ja$ab setiap pekerja terhadap hasi produksi
Mengurangi penguangan pekerjaan karena kesaahan produksi
Mengurangi $aktu penyiapan(penginstaan mesin
Mengurangi barang persediaan
Menghemat biaya )karena kesaahan produksi berkurang*
Pekerja ahi ebih banyak" karena setiap pekerja dituntut mengerjakan
semuanya se&ara benar
Membina hubungan yang baik dengan suppier
PENERAPAN SISTEM JUST IN TIME PA-A IN-USTRI 'USANA
Just in Time pada industri busana penting untuk diakukan dengan tujuan
pen&apaian e!ekti.itas dan e!isiensi produksi. Proses produksi daam industri busana
mempunyai prasyarat kondisi yang mendukung untuk penerapan JIT" sebab mempunyai
komponen mesin" serangkaian proses tahapan produksi )!o$ &hart*" dan mempunyai
standart kuaitas produksi. Mempunyai persediaan )in.entory* yang menumpuk akan
menyebabkan ketidake!isienan" karena perubahan pasar mode yang seau terjadi setiap
saat" sehingga perusahaan tidak dapat memproduksi pakaian dengan mode yang sama
daam jumah yang banyak.
Proses produksi dimuai dengan adanya in!ormasi order(pesanan dari konsumen
yang disampaikan kepada bagian pemasaran. Tahapan seanjutnya adaah meakukan
pesanan bahan baku(materia kepada suppier. -aam sistem JIT industri busana" pihak
suppier harus mempunyai kesiapan daam menerima pesanan perusahaan" baik
kesiapan daam ha jenis bahan baku )kain* maupun jumah bahan baku yang
diperukan. Suppier harus memenuhi order sesuai in!ormasi )right in!ormation*" sesuai
jenis bahan baku yang diperukan )right thing* dan tepat $aktu saat dibutuhkan )right
time*.
Seteah bahan baku dikirim" penga$asan kuaitas diakukan untuk menghindari
kerusakan bahan baku. 0emudian samping dibuat dan dikirimkan kepada bagian
produksi sebeum nantinya dibuat produksi nyatanya. Samping ini sangat penting
karena sampe yang dihasikan merpakan standart produk yang akan dibuat" oeh
karenanya kontro kuaitas sangat diperhatikan. Seteah mendapat persetujuan dari
bagian produksi" maka produksi segera diakukan untuk menghasikan produksi yang
tepat $aktu kepada konsumen.
-i setiap bagian produksi )marking" &utting" se$ing dan !inishing* penga$asan
kuaitas diakukan terus menerus" dengan impikasi setiap pekerja ahi dibidangnya"
sehingga tidak ada hasi produksi yang gaga(rusak. Setiap pekerja bertanggung ja$ab
pada proses produksi yang dikerjakannya" karena kesaahan yang terjadi akan
mengakibatkan penguangan" membuat pekerja ain daam proses produksi seanjutnya
menunggu ebih ama dan menunda pengiriman pesanan kepada konsumen tepat pada
$aktunya. Seain itu membuat kesaahan daam proses produksi akan berdampak pada
pemborosan barang persediaan" sehingga meminimakan kesaahan adaah suatu
keharusan.
0eemahan Just In Time
sistem JIT memiiki beberapa keemahan" antara ain +
1. Sistem JIT mengakibatkan ketegangan kepada para pekerja, dengan tidak
tersedianya sediaan untuk memenuhi permintaan pelanggan, dan terkadang
mengakibatkan kerugian dalam penjualan (Poul L.Zipkin, 11!.
". #alam perusahaan retail, penerapan sistem JIT pun mengalami kerugian
penjualan akibat tidak ada sediaan dalam memenuhi permintaan
peanggan" karena biaya pengadaan barang yang diminta menjadi tinggi
solusi menangani masalah$masalah diatas, yaitu %
1. &elakukan pemeliharaan mesin se'ara kontinu.
". &enggunakan model startiscal proses control untuk melakukan pengendalian dan optimalisasi proses
produksi. Ini dapat dilakukan dengan penerapan diagram pareto, diagram sebabakibat,
strati(ikasi, check sheets, histogram, scatter diagram, run chat, control chart, flow chart, dan
desain eksperimen.
Perumusan Just In Time (JIT!
Salah satu metode untuk mengendalikan persediaan yang modern adalah
metode Just In Time atau bisa disebut juga JIT. &etode ini bertujuan untuk
meminimalkan biaya persediaan karena menggunakan metode JIT setiap
pemesanan dari konsumen akan langsung di produksi. #alam JIT diusahakan
persediaan nol (atau paling tidak pada tingkat yang tidak signi(ikan!, sehingga
penilaian persediaan menjadi tidak rele)an untuk tujuan pelaporan keuangan.
*umusan JIT yang digunakan adalah %
Sumber % +endra ,usuma % "--.
#imana % /1 % 0nit produk yang harus dijual untuk men'apai laba tertentu.
I % Laba sebelum pajak penghasilan
/11(I2312/"4"! 5 (P$41!
31 % Total biaya tetap
/" % Jumlah kuantitas berbasis nonunit
4" % 6iaya )ariable berbasis nonunit
P % +arga jual perunit
41 % 6iaya )ariable perunit
TUGAS EKONOMI MANAJERIAL

DISUSUN OLEH : JERONI
NIM : 224111068
TOPIK : SISTEM PRODUKSI JIT