Anda di halaman 1dari 18

Cuap-Cuap Analisa

Fundamental







Langsung saja ke inti dari cara saya memilih perusahaan untuk di investasikan oleh
seorang pemula dengan resiko yang terukur.
Silakan buka link ringkasan kinerja perusahaan dibawah ini untuk memulai:
http://www.idx.co.id/Portals/0/StaticData/ListedCompanies/PerformanceSummary/AALI.
pdf
Ganti kode sahamnya untuk melihat ringkasan kinerja dari perusahaan yang lain.



Anda akan melihat pada halaman pertama seperti gambar di atas.
1. Bagian E >>> pada bagian ini anda akan melihat kinerja dari perusahaan yang
anda minati selama 5 tahun kebelakang. Anda cukup melihat gambar karena
gambar lebih mudah dilihat daripada melihat angka. Gambar di atas adalah
salah satu perusahaan idaman para investor longterm. Mengapa?
Anda bisa lihat sendiri bagaimana grafik dari asset, equity, revenue, net income
selalu naik setiap tahunnya, walau kita tahu di 2008 ada krisis tapi perusahaan
ini masih bisa menerjang krisis tersebut tanpa ampun. Di saat sebagian
perusahaan lain ngos-ngosan di 2008 perusahaan ini seperti gak ada pengaruh
sama sekali dengan krisis yang sedang terjadi. Ingat !!! di saat krisislah kita bisa
melihat seorang pemenang sebenarnya.
Di posisi pertama ini anda bisa langsung membuang daftar perusahaan yang
grafiknya kembang kempis dan masukan didaftar saham pilihan anda jika
grafiknya meningkat terus seperti diatas. Atau kalau anda belum mau membuang
perusahaan tersebut, anda tetap boleh melanjutkan ketahap selanjutnya yaitu
tahap F.
2. Bagian F >>>
Langsung lihat dibagian ROE, BUANG jika ROE tidak konsisten di atas
20%. Jika ROE konsisten di atas 20% kita lanjutkan. Dan sebisa mungkin
nilainya selalu menaik.
Lihat ROA, kalau saya harus di atas 20% tapi bisa juga 15%, kalau
dibawah nilai itu silakan BUANG. Cari yang lain. Kalau konsisten diatas
nilai tersebut, lanjut. Sama seperti ROE, kalau bisa nilainya meningkat
terus.
Lihat NPM harus meningkat terus, boleh menurun tapi khusus di masa
krisis aja.
Lihat EPS, harus meningkat terus. Kalau turun lihat pada bagian B,
apakah pada tahun turun tersebut perusahaan ada melakukan stock split.
Seperti gambar diatas EPS 2007 turun signifikan, langsung lihat dibagian
B, ternyata perusahaan ada melakukan stock split pada Agustus 2007.
Kalau turun bukan karena stock split langsung BUANG. Seperti NPM
boleh kurang tapi hanya pada masa krisis aja.
Lihat DER, harus dibawah 1 kalau bisa, tapi kalau anda yakin dengan
prosfek perusahaan di masa depan boleh di atas 1 tapi maksimal 2 aja.
Agar aman.
Ingat nilai-nilai diatas gak boleh minus, kalau minus berarti tuh
perusahaan pernah rugi. Langsung BUANG
3. Bagian G >>> hanya untuk melihat growth perusahaan.



4. Bagian A >>> Jika anda memasukkan syarat deviden, silakan lihat bagian ini.
Sejarah deviden perusahaan lengkap dibagian ini.
5. Bagian B >>> untuk melihat corporate action yang pernah dilakukan oleh
perusahaan.


6. Bagian C >>> Untuk membandingkan pergerakan harga saham perusahaan
dengan sektor industri dan IHSG
7. Bagian D >>> Untuk membandingkan sejarah PER dan PBV dari perusahaan.
Bisa kita rata-ratakan PERnya dan kita bandingkan dengan PER sekarang, kalau
PER sekarang lebih rendah berarti harga sahamnya sedang murah begitupun
sebaliknya.
Sampai dibagian analisa sederhana ini, anda akan mendapatkan sedikit sekali
perusahaan dengan syarat-syarat diatas terutama jika syarat ROA anda ada diangka
20% ^_^.

Tapi sayangnya link ringkasan performance perusahaan seperti di atas, updatenya
sangat lama sekali, harga udah keburu naik atau turun. Lihat aja contoh LK di atas
updatenya baru sampai Q3 2010 belum fullyear 2010 apalagi Q1 2011 ^_^ sangat lama.
Kalau gitu gimana donk cara mengakalinya !!! agar gak ketinggalan update ... ya
diupdate sendiri, masa mau teriak teriak sama BEI.
Agar mudah, buat dalam bentuk excel seperti bisa anda download di tab belajar saham
situs www.IDSAHAM.com, berikut linknya:
http://belajar-saham.idsaham.com/2011/04/06/fundamental-worksheet-by-bemri/
Setelah anda download dan isi, kira-kira tampilannya akan seperti ini:

Bagaimana cara memasukkan angka-angka tersebut, mungkin sebagian besar ada
yang udah pada ngerti, tapi banyak juga kemarin yang bertanya soal ini. Jadi saya
jelaskan secara singkat aja .... OC ^_^
Download LK dilink berikut:
http://202.155.2.90/corporate_actions/new_info_jsx/jenis_informasi/01_laporan_keuang
an/02_Soft_Copy_Laporan_Keuangan/
Asset di LK bisa diambil seperti pada gambar di bawah:

Untuk total liabilities, dijumlahkan saja antara current dan non-current liabilitiesnya.

Untuk ekuitas, retained earning dan shared volume:

Revenue, operating profit dan net income:

Yang lainnya seperti ROE, ROA, DER dan PBV, semua sudah otomatis terhitung, lihat
juga dari mana dapatnya angka-angka tersebut (lihat rumus). Cukup dipahami, jangan
dihapal ^_^ karena kalau sudah paham, gak akan lupa.
Untuk memudahkan pembacaan, bagi anda yang pinter excel silakan dibuat grafiknya
seperti ringkasan kinerja perusahaan dihalaman pertama.
Bagaimana cara pembacaan tabel sederhana dibawah ini:


Anda bisa menggunakan model penilaian contoh kita lihat perbandingan LK full year
2009 vs 2010 pada tabel di atas:
Asset naik berarti bagus, beri nilai 1 begitu juga sebaliknya sampai bagian EPS.
Current asset naik berarti bagus, beri nilai 1
Liabilities menurun berarti bagus, beri nilai 1
Current liabilities menurun berarti bagus, beri nilai 1
Equity naik berarti bagus, beri nilai 1
Retained earning naik bagus (kalau bisa naik mendekati/melebihi equity), beri nilai 1
Revenue naik berarti bagus, beri nilai 1
Operating profit naik berarti bagus, beri nilai 1
Net income naik berarti bagus, beri nilai 1
EPS naik berarti bagus, beri nilai 1
Kalau dijumlahkan nilai LK diatas adalah sempurna alias 10 (neraca yang bagus).
Sekarang masukkan nilai current price yaitu harga saham pada penutupan hari bursa
terbaru.
Lihat juga pada bagian ROE, ROA, DER apakah angka-angkanya masuk dalam syarat
investasi anda, yang di atas sih masuk. Khusus NPM silakan dibandingkan dengan
perusahaan sejenis, apakah NPM perusahaan yang kita analisa cukup bersaing dengan
perusahaan sejenis atau malah yang terbaik/tertinggi.
Sekarang semua syarat sudah masuk, kapan kita membeli perusahaan tersebut. Kalau
mau mudah coba lihat PER dari perusahaan tersebut bandingkan dengan rata-rata dari
PER-nya selama lima tahun terakhir. Jika lebih rendah dari nilai rata-rata PER selama 5
tahun, anda boleh membelinya, jika sebaliknya anda boleh tunggu sampai harganya
cukup kompetitif. Atau jika anda mengerti TA silakan beli berdasarkan TA. Dan anda
juga bisa mempelajari perhitungan harga wajar saham metode nelaiyan disini:
http://sahamfundamental.blogspot.com/2008/07/rumus-net-presnt-value-npv-dan-
harga.html
Sebenarnya banyak yang bisa dipelajari untuk menambah ilmu kita dari web si nelaiyan
www.IDSAHAM.com, sayang beribu kali sayang banyak yang mengabaikannya, banyak
yang hanya tertarik dengan rekomendasi yang sesaat bukan mencoba untuk berdiri
sendiri. Saya sendiri masih memakai cara nelaiyan untuk perbandingan mencari harga
wajar suatu saham ^_^ ... Thanks to Nelaiyan.





Setelah anda mempunyai saham perusahaan, apakah harus ditinggal tanpa dipantau
lagi ... dan biasanya kebanyakan investor bisa membeli saham dengan begitu mudah
tetapi begitu sudah melihat keuntungan 10-15% ... ehh tuh tangan gatel mau pencet
tombol enter untuk SELL ^_^. Bingung deh tuh mau ditahan atau ditambah atau dijual
???
Kapan sih harus exit ????

Lihat dari kotak merah di atas, walau asset dan equity masih berjalan positif tetapi
revenue dan net income turun lumayan banyak ... kita bisa menjual saham perusahaan
yang kita punya jika kinerjanya menurun seperti ini, kita jual begitu LK full year 2009
selesai kita analisa dan hasilnya menurun seperti ini ^_^.
Apa yang terjadi terhadap harga sahamnya setelah kita jual diawal 2010 setelah
kinerjanya cukup tertekan di 2009, Mungkin sebagian orang yang lebih berpengalaman
bisa mengetahui lebih dahulu penurunan kinerja perusahaan ini mulai LK Q2 2009.

Lihat harga sahamnya setelah terjadi penurunan kinerja dan kita telah menjual
perusahaan tersebut diawal 2010 .... Apa yang anda lihat ???? harganya cenderung
stagnan, mondar mandir gak karuan seperti burung dalam sangkar yang gak bisa
terbang-terbang. Diakhir 2010 naik bisa jadi hanya karena terseret kenaikan IHSG.
Kita lihat ada perusahaan lain yang meningkat kinerjanya pada full year 2009 seperti
terlihat di bawah:

Revenue dan net income perusahaan ini naik, bagaimana harga sahamnya setelah full
year 2009 yaitu harga sepanjang tahun 2010 ???

Anda bisa lihat sendiri, bagaimana harganya naik sangat manis sepanjang 2010. Jadi
sekarang anda bisa mengetahui kapan anda harus menjual saham perusahaan yang
anda punyai. ^_^


Lanjutttt contoh kasus pertama dari beberapa ringkasan LK saham:

Laporan Keuangan 2010 2009 Change (%)
Assets 10.371.567 8.877.146 16,8%
Current 4.489.184 3.375.286 33,0%
Liabilities 6.844.970 6.206.486 10,3%
Current 2.549.406 1.817.666 40,3%
Equity 3.526.597 2.670.660 32,0%
Retained Earnings 1.695.715 917.363 84,8%
Share Volume 3.484 3.484 0,0%
Revenues 9.853.904 7.936.432 24,2%
Operating Profit 1.287.427 1.144.990 12,4%
Net Profit 830.624 905.330 -8,3%
EPS 238 260 -8,3%


Stock & Market Cap Value
Current Price (Rp) 2.200
Mkt Cap 7.664.800
Mkt Cap/Asset (X) 0,7
Annualized PER (X) 9,2
PBV (X) 2,2
DER (X) 1,9

Note: Semakin besar angka diatas berarti semakin mahal

Ratios (%) 2010 2009 Change (%)
Annualized ROA 8,0% 10,2% -21,5%
Annualized ROE 23,6% 33,9% -30,5%
OPM 13,1% 14,4% -9,4%
NPM 8,4% 11,4% -26,1%

Note: Ratio semakin besar angkanya semakin bagus

Lihat di tab merah dan hijau, tanpa meneliti lebih dalam dari LK-nya kita bisa tahu
mengapa angka-angkanya bisa seperti diatas:
1. Revenue naik 24,2% kok operating profitnya malah naik cuma 12,4%, kira2 apa
yang bisa mengurangi laba usaha dari salesnya .... karena beban usaha pasti
naiknya lebih kenceng dari kenaikan revenue ^_^, sehingga beban tersebut
menguras laba usaha perusahaan ini.
2. Setelah revenue dan operating profit + lumayan, kok malah net income jadi -
8,3%. Ini bisa disebabkan beberapa hal, bisa karena pendapatan dari selain
operasi perusahaan berkurang atau malah menghilang contoh: pendapatan dari
jual aset, pendapatan kurs atau karena beban bunga yang membengkak. Silakan
diteliti lebih mendalam soal yang satu ini.
3. Net income yang minus membuat semua ratio ikut minus signifikan karena
pembandingnya equity, asset, dan revenue malah + yaitu ratio ROE, ROA, dan
NPM
Contoh kasus kedua:

Laporan Keuangan 2010 2009 Change (%)
Assets 15.563 12.951 20,2%
Current 7.344 8.219 -10,6%
Liabilities 3.423 2.633 30,0%
Current 2.518 2.295 9,7%
Equity 12.006 10.198 17,7%
Retained Earnings 9.953 8.142 22,2%
Share Volume 6 6 0,0%
Revenues 14.344 14.388 -0,3%
Operating Profit 4.489 4.343 3,4%
Net Profit 3.633 3.326 9,2%
EPS 613 561 9,2%

Yang satu ini malah kebalikan dari yang pertama tadi yaitu:
1. Revenue perusahaan ini cenderung stagnan atau menurun tipis tapi karena
manajemen sepertinya bisa mengefisiensi beban usaha sehingga membuat
operating profitnya +3,4%.
2. Dan sepertinya juga perusahaan ada pendapatan dari selain operasi intinya
ataupun malah adanya pengurangan pajak sehingga net incomenya bisa naik
sampai +9,2%.




Contoh kasus ketiga:

Laporan Keuangan 2010 2009 Change (%)
Assets 18.952 16.174 17,2%
Current 4.090 3.430 19,2%
Liabilities 8.114 5.462 48,6%
Current 2.478 2.966 -16,5%
Equity 7.740 7.183 7,8%
Retained Earnings 2.015 1.457 38,3%
Share Volume 7 7 0,0%
Revenues 4.378 3.692 18,6%
Operating Profit 1.988 1.516 31,1%
Net Profit 1.193 992 20,3%
EPS 175 146 20,3%

Nah yang ini apalagi nih ^_^ :
1. Lihat pada bagian yang hijau dulu, perusahaan ini kurang menguntungkan
kenapa??? dengan asset hampir 19 trilyun, revenue nih perusahaan hanya 4
trilyun, kenapa assetnya bisa sebesar itu?? Karena assetnya sebagian berupa
hutang, hutang jangka panjang lagi ^_^ (lihat liabilities yang 8 trilyun).
2. Kira-kira apa yang akan terjadi jika perusahaan mempunyai terlalu banyak
hutang jangka panjang seperti ini !!! coba lihat kenaikan dari revenue, operating
profit yang +18,6% dan 31,1% ... ehh net profitnya hanya naik 20,3% ... apa
sebab ?? ya karena berhubungan dengan liabilities yang tinggi sehingga net
profit cukup terkuras banyak karena beban bunga.
3. Dan ditahun-tahun mendatang perusahaan ini akan sangat disibukkan dengan
beban bunganya ^_^ ... tapi kalau saya sebut nih perusahaan apa, dengan nama
besarnya perusahaan ini cukuplah solid : ).
Contoh kasus keempat:

Laporan Keuangan 2010 2009 Change (%)
Assets 1.089.706 1.198.571 -9,1%
Current 608.153 673.004 -9,6%
Liabilities 368.682 411.085 -10,3%
Current 331.527 340.267 -2,6%
Equity 721.024 787.486 -8,4%
Retained Earnings 339.718 393.553 -13,7%
Share Volume 1 1 0,0%
Revenues 1.668.192 1.508.359 10,6%
Operating Profit 362.908 435.815 -16,7%
Net Profit 204.151 335.551 -39,2%
EPS 1.625,98 2.672,53 -39,2%

Gimana anda menilai kinerja perusahaan di atas ??? bagus atau jelek ??? saya kira
sebagian dari anda akan bilang jelek ^_^ tapi begitu anda tahu ini perusaan apa
mungkin anda akan berubah pikiran dan ragu-ragu mau bilang jelek atau bagus ...
hehehe.
Saya gak akan banyak berkomentar terhadap perusahaan di atas, yang saya tekankan
adalah, dalam menganalisa sebisa mungkin kita tidak melihat emiten bersangkutan
apa??? Atau malah kita sedang punya sehingga mencari-cari pembenaran atas saham
yang kita punya ^_^ ... Lebih baik dalam menganalisa kita menanggalkan nama emiten,
posisikan diri kita gak punya saham sedikitpun, kita sedang banyak cash dan kita
sedang mencari-cari perusahaan terbaik untuk kita investasikan. Dan jangan pernah
mencintai suatu emiten sehingga membuat penilaian kita tidak lagi objektif cukup kita
mencintai istri, anak, keluarga dan teman kita ^_^ hehehehehe
Contoh kasus ke lima:

Laporan Keuangan 2010 2009 Change (%)
Assets 6.518 5.349 21,9%
Current 4.275 3.469 23,2%
Liabilities 2.036 2.397 -15,1%
Current 1.461 1.820 -19,7%
Equity 4.458 2.933 52,0%
Retained Earnings 4.164 2.639 57,8%
Share Volume 16 16 0,0%
Revenues 15.078 14.569 3,5%
Operating Profit 2.761 2.057 34,2%
Net Profit 2.210 1.613 37,0%
EPS 135 98 37,0%

Yang lain gak usah dikomentari, saya kira anda sudah bisa melihat sendiri kinerja
perusahaan ini ^_^ .... saya hanya sedikit akan mengkomentari bagian orange ... Apa
yang ada rasakan dari perusahaan ini ????? kalau dikasus ketiga perusahaan dengan
asset 18 trilyun hanya bisa menghasilkan revenue nya yaitu 4 trilyun, yang ini
sebaliknya ^_^ dengan aset 6,5 trilyun bisa menghasilkan revenue lebih dari 2x
assetnya, diibaratkan kalau dia menjual suatu barang, pendapatan dari jual barang itu
melebihi harga pabrik, mesin-mesin, kantor, dan lainnya .... salah satu perusahaan
seperti ini adalah si UNVR yang cukup terkenal dengan kinerja dan mahal harga
sahamnya ^_^, kalau unvr gak usah dibeli cari yang lain, yang kinerjanya seperti unvr.
Ok cukup sekian tulisan singkat dan sedikit kacau atau malah membingungkan ^_^ ...
yang perlu diingat sebelum membeli saham perusahaan adalah:
1. Tetapkan dulu kita ini investor apa??? Jangka panjang, menengah atau lainnya.
2. Syarat-syarat perusahaan yang kita akan investasikan.
3. Melalui metode apa kita akan membeli??? Nyicil atau sekaligus.
4. Kapan harus exit???
5. Invesment plan kita bagaimana, apakah akan menganalisa per kuartal, per mid
year atau malah per tahun.
6. Ingat !!! disiplin dengan investment plan, kesabaran dan money management
adalah hal yang sangat berat untuk dilakukan. Jangan sampai tumbang ditengah
jalan ^_^ hehehehe.

Anda mungkin juga menyukai