Anda di halaman 1dari 71

Arsitektur

Organik
Teori Arsitektur 1
25 April 2013
Kadek Daneswara
Kathleen Lupita
Yemima Elina
Sri Rendra
Annisa Rizky Fadlillah
Anya Azaria
Wachyu Nugraha
Brillian Kenya

arsitektur selalu
berkaitan dengan alam
Sejak dahulu kala manusia
telah mempelajari alam dan
menerapkannya dalam
arsitektur
Flening, Honour, Pevsner 1999,
penguin dictionary of architecture
- Arsitektur organik adalah istilah
yang diaplikasikan pada
bangunan atau bagian dari
bangunan yang terorganisir
berdasarkan analogi biologi
atau yang dapat
mengingatkan pada bentuk
natural
- Arsitektur organik adalah istilah
yang digunakan oleh F. L. Wright,
Hugo Haring dan arsitek lainnya
untuk arsitektur yang secara visual
dan lingkungan saling harmonis,
terintegrasi dengan tapak, dan
merefleksikan kepedulian arsitek
terhadap proses dan bentuk alam
yang diproduksinya.


Johnson, 1991, TheTeori of
Architecture
Arsitektur organik adalah arsitektur yang dilihat
bagaikan atau seperti alam dalam hal
kemiripannya dalam organisme baik dari segi
harmoni, karakter, dan kesatuan, atau karena
wujud dan strukturnya berasal dari bentuk-bentuk
alam dan berpadu dengan alam , atau meniru
proses-proses atau hasil keluaran alam-dalam hal
ini alam dapat mengatur sesuatu, bereaksi
dengan gaya-gaya lingkungan, gaya gravitasi,
mengalami proses yang disebut dengan
bertumbuh, berbunga, dan berbiji, kemudian
pada akhirnya mengalami kematian dan dapat
memulai segalanya kembali.
Pearson, 2009
Arsitektur organik terinspirasi dari ketidaklurusan
organisme biologis. Bentuk-bentuk organisme
tidak ada yang lurus di alam ini. Arsitektur
organik dapat terlihat tipis, radikal, istimewa,
dan peduli akan lingkungan. Oleh karena itu,
arsitektur organik sangat unik. Arsitektur organik
membutuhkan harmoni antara tempat,
manusia, dan material. Dari segi bentuk,
arsitektur organik menekankan pada keindahan
dan harmoni pada bentuk bebas yang mengalir
dengan bentuk-bentuk ekspresif yang
berpengaruh pada psikologi manusia.
Ganguly, 2008 dalam artikel yang
berjudul What is organic in
architecture
Arsitektur organik merupakan hasil
dari perasaan akan kehidupan,
seperti integritas, pembebasan,
persaudaraan, harmoni, keindahan,
kegembiraan dan cinta. Arsitektur
organik merupakan sebuah filosofi
arsitektur yang menjunjung harmoni
antara lingkungan hidup manusia
dan dunia alam melalui pendekatan
desain.
F. L. Wright (1969-1959)
In the cost of architecture ( 1914 ), ...by organic
architecture I mean an architecture that develops
from within outward in harmony with the conditions
of its being as distinguished from one that is
applied from without
Arsitektur biomorfik adalah salah satu
pemaknaan dari arsitektur organik.

Bio dalam bahasa Yunani berasal dari kata bios yang
berarti kehidupan manusia, namun di dunia ilmiah
diperluas menjadi kehidupan organik.
Morfik (Yunani, morphe) artinya bentuk.
Biomorfik adalah bentuk kehidupan atau tepatnya bentuk
kehidupan organik.

Arsitektur biomorfik merupakan arsitektur organik yang
lebih menitikberatkan pada sisi bentuk yang merujuk pada
bentuk-bentuk alam, dapat berupa peniruan bentuk
secara eksplisit atau berupa abstraksi dari bentuk-bentuk
alam. Karakteristiknya adalah adanya penggunaan garis
tidak lurus, dengan argumen yang diucapkan oleh Gaudi
bahwa tidak ada garis lurus di alam ini.
Sejarah Perkembangan
Arsitektur Organik
1. Perkembangan Awal
2. Perkembangan di Masa
Arsitektur Modern
3. Perkembangan di Masa
Arsitektur Post-Modern

Perkembangan Awal
Material lokal dan sederhana
Struktur dan bentuk berasal dari bentuk-bentuk alam, tubuh
manusia, dan diabstraksikan sebagai kaidah geometri. (
Yunani Kuno )

Proporsi ( Golden Section dan Golden Rectangles )

Proporsi ideal pada tubuh manusia ( Vitruvius) yang
diterapkan dalam Arsitektur Romawi, Byzantin, dan Arsitektur
Islam


Perkembangan di Masa
Arsitektur Modern
Adanya keinginan untuk bebas dari kekangan Arsektur Klasik

Terinspirasi dari bentuk-bentuk alam dan proses alami, dan
mengusulkan tradisi-tradisi bangunan abad pertengahan
seperti hirarki antara fungsi dan bentuk, ekspresi struktural,
kejujuran material, keahlian dan ketrampilan, warna dan
ornamen (Pearson, 2009)
Perkembangan di Masa
Arsitektur Modern
Metamorfosis pada arsitektur (Rudolf Steiner, 1861-1925)
yang mengekspresikan proses perkembangan yang melekat
pada alam, budaya, serta kesadaran manusia.Gaya
arsitektur ini disebut sebagai Arthroposofik (contoh:
Gotheanum)

Art Nouveau yang memiliki penolakan terhadap garis
lurus, namun menekankan pada gaya floral (inspirasi datang
dari tumbuh-tumbuhan
Karakter: bentuk asimetris seperti api yang menyala-nyala,
dan penolakan pada hubungan apapun dengan masa
lampau, menghindari garis lurus, dan sangat personal
The First Goetheanum, located in
Dornach (near Basel), Switzerland
Penelitian yang dilakukan
dArchy Thompson (1860-1968)

Perkembangan di Masa
Postmodern (1950-1960 an)
Mentransformasikan karakter geometris kaku menjadi
karakter yang lebih hidup dan lebih organik.

Le Corbusier (Notre-Dame-du Haut), Alvar Aalto
(Finkandiahall), Hans Scharoun(Philaharmonie), Eero
Saarinen (TWA Terminal), Jorn Utzon (Sydney Opera
House),

Istilah-istilah Arsitektur Organik
Organitech
Kecenderungan image arsitektur High-Tech semakin
mengarah pada hal-hal yang berbau organik.
Norman Foster (Swiss Re Headquarters dan
Waterloo Station), Nicholas Grimshaw (Eden
Project), dll.

Arsitektur bionik merupakan sebuah pergerakan
untuk desain dan konstruksi pada bangunan-
bangunan ekspresif yang susunan dan garis-
garisnya merepresentasikan bentuk-bentuk alam.



GAIA CHARTER
ORGANIC
ARCHITECTURE
SIAPA GAIA?
Gaia was the goddess or
personification of Earth
in ancient Greek religion.
Gaia was the great mother
of all : the heavenly gods,
the Titans and
the Giants were born from
her union with Uranus (the
sky), while the sea-gods
were born from her union
with Pontus (the sea).
Source : Ian Brooks, ed.
(2003). The Chambers
Dictionary (9th ed.).
SEJARAH GAIA CHARTER
ISTILAH ORGANIC
ARCHITECTURE
"So here I stand before you preaching organic architecture: declaring organic architecture to be the modern
ideal and the teaching so much needed if we are to see the whole of life, and to now serve the whole of life,
holding no traditions essential to the great TRADITION. Nor cherishing any preconceived form fixing upon us
either past, present or future, but instead exalting the simple laws of common sense or of super-sense if you
prefer determining form by way of the nature of materials..." - Frank Lloyd Wright, written in 1954
GAIA
HYPOTHESIS
In the late 1960s, independent ecologist and environmentalist James Lovelock used the name in his Gaia
hypothesis, which posits that the earth is a superorganism.
GAIA CHARTER
David Pearson proposed a list of rules towards the design of organic architecture. These rules are known as
the Gaia Charter for organic architecture and design.
DEFINISI GAIA CHARTER
an international network of
individuals and groups that, like
the Ecology movement are
concerned that globalization may
not be sustainable and aim to
promote ecologically sustainable
development.

GAIA CHARTER TERKAIT ARSITEKTUR
ORGANIK
Architect and planner David Pearson proposed a list of rules towards the design
of organic architecture. These rules are known as the Gaia Charter for organic
architecture and design. It reads:
"Let the design :
be inspired by nature and be sustainable, healthy, conserving, and diverse.
unfold, like an organism, from the seed within.
exist in the "continuous present" and "begin again and again".
follow the flows and be flexible and adaptable.
satisfy social, physical, and spiritual needs.
"grow out of the site" and be unique.
celebrate the spirit of youth, play and surprise.
express the rhythm of music and the power of dance.

(Source : Pearson, David (2001). The Breaking Wave: New Organic Architecture
(Stroud: Gaia), p. 72)

Eric Corey Freed takes a more seminal approach in making his
description:
"Using Nature as our basis for design, a building or design
must grow, as Nature grows, from the inside out. Most
architects design their buildings as a shell and force their
way inside. Nature grows from the idea of a seed and
reaches out to its surroundings. A building thus, is akin to an
organism and mirrors the beauty and complexity of Nature.

Source : Freed, Eric Corey (2007). What Is Organis Architecture.
CONTOH ARSITEK DAN
KARYANYA
Frank Llyod
Wright
Frank Lloyd Wright (8 Juni 1867 9 April 1959)
adalah seorang arsitek berkebangsaan Amerika.
Dilahirkan di kota pertanian Richland Center,
Wisconcin, Amerika Serikat.

Dalam masa karirnya, FLW sudah mendesain lebih
dari 1000 bangunan dan lebih dari 500 proyek
yang terlaksana. Wright memiliki sebuah filosofi
dalam mendesain bangunan, yaitu desain itu
haruslah harmonis dengan manusia dan
lingkungan. Filosofi inilah yang berkembang
menjadi Organic Architecture. Fallingwater
adalah bangunan karya wright yang paling
mencerminkan filosofi ini. Ia mendapat julukan
father of organic architecture.

Award
The Greatest American Architect of All Time, tahun
1991, oleh American Institute of Architects.
Gold Medal Award, tahun 1941, oleh The Royal Institute
of British Architects.
Frank P. Brown Medal, tahun 1953, oleh Franklin Institute.
Fallingwater diakui sebagai The Best All-Time Work of
American Architecture dan The 20
th
Century Building
dalam sebuah polling oleh AIA pada tahun 2000.

Wright Home and Studio: Oak Park,
Chicago
Graycliff : Buffalo, new York
Fallingwater: Mill Run, Pennsylvania

Taliesin West: Scottsdale, Arizona

Nathan G Moore house : Oak Park Illinois

Nathan G Moore house : Oak Park Illinois
Imperial Hotel: Tokyo, Japan

Robie House: Chicago, Illinois

Study nature, love nature,
stay close to nature. It will
never fail you. -Frank
Lloyd Wright
Taliesin West
1937 1959
"Oh, we have to build here, this is pure
abstraction wherever you look."
Frank Lloyd Wright
Frank Lloyd Wright began building this desert masterpiece in 1937 as his
personal winter home, studio, and architectural campus. Located on the
beautiful Sonoran desert in the foothills of the McDowell Mountains in
northeast Scottsdale.
Di site pengunjung dapat mendapatkan pengalaman kemampuan Wright
dalam mengintegritaskan ruang indoor dan outdoor.
Berinterakasi dengan tapak
lingkungannya, bangunan
ini dibangun oleh material
yang berasal dari
lingkungan sekitar.
material yang digunakan
berupa batu alam, pasir,
kayu, dan kaca sebagai
eksterior.
Eksterior
menggunankan
material batu-
batuan pada
dindingnya dan
redwood pada
balok atapnya.
Pada lantainya
menggunakan
material pasir

Warna merah dari
kayu redwood
selaras dengan
elemen pasir dari
beton dan batu
alam yang selaras
antara rumah dan
lansekap.
Interior bangunan yang
memanfaatkan cahaya alami
dengan memasukkannya
melalui jendela kaca

Arizona needs its own architecture Arizonas long,
low, sweeping lines, uptilting planes. Surface patterned after
such abstraction in line and color as find realism in the
patterns of the rattlesnake, the Gila monster, the chameleon, and
the saguaro, cholla or staghorn or is it the other way around
are inspiration enough. -FLW

Falling Water
(1934-1937)
"Nature is my manifestation of God. I go to
nature every day for inspiration in the day's
work. I follow in building the principles which
nature has used in its domain. Frank Llyod
Wright
Terletak di Mill Run, Pennsylvania,
dekat Pittsburgh. Merupakan
kediaman Mr dan Mrs Edgar
J.Kaufmann. Fallingwater
menggunakan prinsip organik.
Dirancang dimaksudkan untuk
menjadi rumah alam bagi
pemiliknya. Rumah yang terkenal
karena hubungannya yang
menyatu dengan site itu
dibangun di atas sebuah air
terjun yang mengalir di bawah
rumah.

I want you to live with the
waterfall, not just to look at it, but
for it to become an integral part
of your lives. Frank Llyod
Wright

Konsep : Menyatu Dengan Alam
Gagasan : Sebuah rumah yang
duduk di atas air terjun

Wright mengembangkan tema utama
arsitektur organik, yaitu, menggabungkan
teknik modern dan pemandangan alam
dengan cara baru. Dia menggunakan
elemen alami dan organik di gedung ini.
Dia menggunakan unsur-unsur formal
dalam unsur seni, menunjukkan persatuan
dan kesatuan dengan alam yang
memungkinkan untuk bangunan untuk
berbaur dengan alamnya. Fallingwater
dirancang sesuai keinginan Wright
menempatkan penghuninya dalam
hubungan dekat dengan keindahan
sekitarnya - pohon, dedaunan dan bunga-
bunga liar, dengan aliran air terjun dan
berjalan di bawah bagian bangunan.

Konsep Menyatu Dengan Alam
Pembangunan yang tidak mengusik alam sekitar.
Penggunaan material yang sederhana , yaitu batu, beton, baja, dan
kaca .
Filosofi bangunan yang sangat menjunjung tinggi keanggunan alam .
Perapian di ruangtamu menggunakan batu yang ditemukan di site.
Tinggi bangunan dibuat tidak melebihi tinggi pepohonan yang ada di
sekitarnya.
Warna bangunan tidak mencolok dan dapat berbaur dengan alam.


Robbie House
(1908 1910)
Material yang digunakan adalah batu bata.
Robbie House sangat terkenal karena menggunakan atap
cantilever yang melayang dengan didukung oleh saluran baja
sepanjang 34 m, yang dianggap sangat dramatis.

Bring out the nature of the materials, let their nature intimately
into your scheme....Reveal the nature of the wood, plaster, brick
or stone in your designs; they are all by nature friendly and
beautiful FL Wright

ALVAR
ALTO
lahir di Finlandia, 3 Februari 1898-11 Mei 1976
mendalami berbagai bidang, di antaranya arsitektur,
furnitur, dan tekstil
menikahi Aino Marsio, seorang arsitek yang kemudian
meninggal karena kanker. Lalu Aalto menikah lagi
dengan Elissa Makiniemi, asistennya sendiri.
pada awalnya, Aalto menganut paham classicism, lalu
ia beralih pada functionalism. Alvar Aalto juga
merupakan arsitek eksperimentalis.

http://www.greatbuildings.com/cgi-bin/gbi.cgi/Villa_Mairea.html/cid_1136147666_4_34.ht
Villa Mairea
Dibangun pada tahun 1939 di Finlandia, daerah asal Alvar
Aalto.
Merupakan bangunan yang penting karena menandai
transisi era yang dianut Aalto dari arsitektur tradisional ke
arsitektur modern.
Dibangun untuk pasangan kaya, Harry dan Maire Gullichsen,
yang mengizinkan villa ini menjadi bangunan eksperimental
dari Aalto, sehingga di bangunan inilah Aalto menuangkan
ide-ide lama yang belum pernah direalisasikan di bangunan-
bangunan sebelumnya.


Konsep utama dari bangunan ini ada mengaburkan batas
antara pengalaman luar dan dalam ruang.
Bangunan ini terlihat sebagai kolase material di antara ribuan
batang-batang pohon birch yang ada di site.
Bangunan ini menekankan pergeseran penggunaan material
dan teknologi dari setiap ruang yang tercipta, sehingga
pengalaman ruang yang terbentuk menjadi kaya.
Salah satu usaha mengaburkan pengalaman ruang dalam dan
luar dilakukan dengan meletakkan kolom-kolom arsitektural di
beberapa bagian rumah serta di dekat tangga yang
menggambarkan lautan pepohonan birch yang ada di sekitar
rumah.
Bangunan ini menekankan pergeseran penggunaan material dan teknologi dari
setiap ruang yang tercipta, sehingga pengalaman ruang yang terbentuk menjadi
kaya.
Salah satu usaha mengaburkan pengalaman ruang dalam dan luar dilakukan
dengan meletakkan kolom-kolom arsitektural di beberapa bagian rumah serta di
dekat tangga yang menggambarkan lautan pepohonan birch yang ada di sekitar
rumah.
http://www.archdaily.com/85390/ad-classics-villa-mairea-alvar-aalto/
Kolom-kolom ini pun berbeda
dari segi panjang maupun
diameter, hal ini dilakukan
Aalto untuk menghindari ritme
arsitektur yang artifisial.
http://www.archdaily.com/85390/ad-classics-villa-mairea-alvar-aalto/

Area utama dari bangunan ini
dibuat berseling, terbuka-
tertutup, untuk
merepresentasikan
pengalaman yang
didapatkan ketika berjalan di
dalam hutan.
http://www.archdaily.com/85390/ad-classics-villa-mairea-alvar-aalto/
Muuratsalo Experimental House
Rumah ini didesain
sebagai vila musim
panas untuk Alvar
Aalto dan istrinya.
Rumah ini sekaligus
berfungsi sebagai
laboratorium
eksperimen untuk
menguji sistem
konstruksi dan filosofi
arsitektur seperti sistem
pondasi, konstruksi
bata yang dinamis
dan passive solar
heating.
http://www.galinsky.com/buildings/experimentalhouse/
Rumah ini mengarahkan fokus pandangannya ke arah
Danau Paijanne. Di tengah halaman terdapat tempat
api unggun. Dinding di dalam halaman terbuat dari 50
jenis bata berbeda yang diatur dalam pola-pola
berbeda untuk eksperimen terhadap estetika dan
kemampuan menghadapi iklim Finlandia yang keras.
http://www.galinsky.com/buildings/experimentalhouse/
Rumah tertutup oleh
pepohonan rimbun dan
terlindung oleh dinding
panjang memberi kesan
perkemahan namun hal
ini bertujuan agar angin
tidak masuk terlalu
banyak dan
menghalangi hewan
hutan untuk masuk
http://www.archdaily.com/214209/ad-classics-muuratsalo-experimental-house-alvar-
aalto/
Orientasi bangunan diatur Timur-Barat agar
dapat memaksimalkan cahaya mateahari
yang sedikit.
Syntsalo Town Hall
Town Hall Syntsalo adalah
sebuah bangunan multifungsi
kompleks - balai kota, toko-
toko, perpustakaan dan flat -
dirancang oleh Alvar Aalto
untuk wilayah Syntsalo
(digabung dengan
kotamadya Jyvskyl pada
tahun 1993) di Finlandia
Tengah. Aalto menerima
komisi setelah kontes desain
pada tahun 1949, dan
bangunan itu selesai pada
Desember 1951.


Menurut Mario
Soustiel
merupakan
Excerpt from
Alvar Aalto,
and the
identity of his
Organic
Architecture

Aalto dibatasi langit-
langit materinya satu
didominasi oleh batu
bata dan aksen kayu
dan tembaga.
Meskipun Aalto
dipraktekkan pada saat
yang sama seperti
Modernist Arsitek Le
Corbusier dan lain-lain,
ia menolak Mesin
Aesthetic untuk
sebagian besar
arsitektur nya.
Sebaliknya, ia melihat
bangunan sebagai
organisme yang terbuat
dari dari sel-sel
individual.
Prinsip ini menginformasikan penggunaan Aalto tentang
bahan bangunan tradisional seperti batu bata yang,
oleh alam, seluler. Batu bata bahkan sedikit off-line
diletakkan untuk menciptakan kondisi permukaan
dinamis dan dimeriahkan.
Amplop bata besar diselingi dengan periode
pergoresan vertikal dalam bentuk kolom kayu yang
membangkitkan pengaturan Syntsalo di daerah
berhutan lebat.

Siteplan

Denah
Tampak
Potongan
Ciri khas lain di
Syntsalo adalah
tangga rumput yang
melengkapi satu set
konvensional tangga
yang berdekatan
dengan ruang dewan
menara. Rumput
tangga yang juga
membangkitkan
pengertian tentang
arsitektur Yunani dan
Italia kuno melalui
pembentukan bentuk
menyerupai kondisi
amfiteater sederhana.