Anda di halaman 1dari 32

KATA PENGANTAR

Dengan memanjatkan puji dan syukur kita sampaikan ke hadirat Allah


SWT atas rakhmat dan nikmat yang telah dilimpahkannya, dan hanya atas
ijin-Nya, kami selaku penulis telah menyelesaikan makalah yang intinya
membahas tentang perancangan kembali rem tromol (drum brake) bagian
dari roda belakang mobil T!TA "#$$A %&' - %())cc, yang merupakan
salah satu tugas dari mata kuliah Tugas *lemen +esin ,,-
Adapun isi laporan dari Tugas mesin elemen mesin ,, ini, pada
prinsipnya ditujukan terhadap perencanaan yang meliputi. analisa dan
perhitungan dimensi-dimensi utama, memilih material yang sesuai untuk rem
dan menggambar susunan berikut komponennya- /enis atau tipe rem yang
direncanakan ulang adalah rem tromol macam ekspansi sistem sepatu
dorong tarik dengan 0acum booster- Dengan demikian kita akan tahu lebih
dekat mengenai rem tersebut yang berdasarkan perhitungan-perhitungan
serta 1aktor-1aktor yang mempengaruhinya-
2emudian dalam proses pembuatan makalah ini, penulis mendapatkan
masukan-masukan yang sangat menunjang dan berarti dari semua pihak
untuk kelancaran terselesainya Tugas *lemen +esin ,,- +aka dari itu penulis
tidak lupa mengucapkan rasa terima kasih kepada.
3apak +uha4ir ,r, sebagai dosen pembimbing Tugas *lemen +esin ,,
5T Auto 6)))
#ekan-rekan mahasisi7a8mahasisi7i teknik mesin di lingkungan 9akultas
teknologi industri ,T*NAS
Semoga amal baik atas dukungannya mendapat balasan yang setimpal dari
yang +aha 2uasa
3andung, /uli %:::
i
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR...............................................................................................................................1
3A3 ,---------------------------------------------------------------------------------------------------------------;
3A3 '-----------------------------------------------------------------------------------------------------------6:
3A3 '- ANA$,SA<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<--<<<--<6(
3A3-',-2*S,+5=$AN<<--<<<<<<<<<<<<<<-<<-<<<<--6:
DA9TA# 5=STA2A <<<<<<<<<<<<<<<<<<-<-<--<<<-;)
$A+5,#AN<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<--;%
2
BAB I
PENDAHULUAN
I.1. Latar Belakang
2onstruksi dari suatu kendaraan otomoti1, khususnya, untuk kendaraan
roda empat atau lebih pada dasarnya merupakan suatu unit komponen yang
dipadukan- Adapun komponen-komponen pada kendaraan tersebut
umumnya terdapat pada bagian utama yaitu bagian body dan chassis-
=ntuk mengetahui salah satu komponen tersebut, hal ini dapat dilihat
pada chassis mobil atau +otoryaitu sistem rem (brake system) yang sangat
0ital sekali untuk keselamatan pengendara- 9ungsi utama dari rem tersebut
adalah untuk memperlambat atau menghentikan putaran roda, mengatur
putaran poros dan juga mencegah putaran yang tidak diinginkan-
Dengan demikian untuk mendapatkan e1ekti1itas pengereman, perlu
juga mengetahui jenis, ragam dan karakteristik sistem rem pada mobil atau
motor- 5engereman yang baik tidak mengurangi kenyamanan pengemudi-
=ntuk itu kurangi tekanan secara tiba-tiba pada rem se7aktu akan berhenti
dengan posisi yang benar-
I.2. Maksu an Tu!uan
Adapun maksud dan tujuan dari penyusunan makalah Tugas *lemen
+esin ,, ini pada dasarnya adalah merencanakan kembali salah satu
komponen dari suatu bagian motor honda Supra yaitu sistem rem tromol -
Dalam perhitungan ulang tersebut, khususnya rem tromol terdapat
beberap kriteria yang harus di perhatikan dan di lakukan secara
bertahap,yaitu.
3
+enganalisa dan menghitung dimensi-dimensi utama
+emilih bahan (material) yang cocok untuk rem
+enentukan umur rem selama pengoperasiaan
+enggambar Assembly rem berikut-berikutnya-
4
BAB II
DASAR TE"RI
II.1. Klas#$#kas# Re%
=mumnya setiap alat yang digerakkan oleh mesin tentu memerlukan
rem yang merupakan bagian utama untuk mengurangi kecepatan arah
gerakan sampai berhenti, atau dengan kata lain gesekan yang timbul akibat
pengereman diubah menjadi panas- /enis rem paling banyak dipergunakan
oleh kendaraan bermotor adalah rem cakram (disc brake) dan rem tromol
(drum brake), di mana cara pelayanannya dapat dilakukan oleh tangan8rem
parkir maupun dengan kaki (1oot 1eet)-
Syarat paling utama yang harus dipenuhi oleh rem ialah kelembutan,
artinya tidak ada tumbukan ketika menghubungkan dan melepaskan rem,
pelepasan kalor yang cukup, memungkinkan penyetelan ulang setelah aus-
5ilihan terhadap piranti rem sekarang tergantung pada tujuan dan
keadaan, antara lain besarnya massa yang hendak direm da>am hubunganya
dengan resiko merem dengan cepat- /adi dari hal tersebut tergantunglah
apakah sebuah rem harus mengikat dengan cepat atau dengan lambat, jadi
apakah kita harus merem dengan lemah8lembut atau dengan cepat8kasar-
Adapun jenis-jenis rem tersebut dapat diklasi1ikasikan ke dalam
beberapa macam bagian.
(a)- #em 3lok
5
/enis rem ini dapat dibagi lagi ke dalam dua macam yaitu rem blok
tunggal dan rem blok ganda- #em blok tunggal terdiri dari suatu blok yang
ditekan terhadap permukaan tromol rem yang berputar atau disebut juga
dengan rtem luar- Dalam pelayanannya dilakukan secara manual, dengan
besarnya gaya kurang lebih %? @ 6) kg-
Agar gaya tekan 9 pada blok rem menjadi besar, maka luas rem harus
lebih panjang- 2ekurangan dari rem blok tunggal yaitu gaya tekan yang
bekerja dalam satu arah saja pada drum sehingga pada poros akan timbul
momen lentur serta gaya tambahan pada bantalan- Sedangkan rem blok
ganda yang tampak pada gambar 6- % dapat mengatasi kekurangan tersebut,
jika di pakai dua blok rem yang menekan drum dari dua arah yang
berla7anan, baik dari sebelah dalam atau dari sebelah luar tromol-
6-a-%- #em blok tunggal
6-b-6- rem blok ganda
6
(b)- #em 5ita (band brake)
#em pita ini terdiri dari sebuah pita baja yang disebelah dalamnya di
lapisi dengan bahan gesek, tromol rem dan tuas yang diperlihatkan dalam
gambar 6-b- Aaya rem B akan terjadi bila sabuk8pita diikatkan pada drum
dengan gaya tarik S
%
dan S
6
pada kedua ujung pita tersebut-
5ita dapat dibagi lagi ke dalam beberapa macam, yaitu macam
di11erensial, macam putaran yang mempunyai dua arah dengan arah sabuk
menyudut-
2euntungan dengan menggunakan pita rem adalah.
2onstruksi rem ini sangat sederhana
"ara pemasangan tidak sukar
$uas permukaan lapisan dapat di buat besar
Aaya rem besar dalam keaadaan berhenti
6-b- rem pita tunggal
7
(c)- #em "akram
#em cakram terdiri dari sebuah cakram atau rotor, braket berbentuk =
yang disebut kaliper yang dijepit oleh permukaan lapisan rem seperti yang
diperlihatkan dalam gambar 6-c, dimana gaya gesek 9 akan menekan putaran
cakram-
#em ini mempunyai beberapa keuntungan.
+udah dikendalikan
5engereman yang stabil
#adiasi panas yang baik
Tidak menimbulkan bunyi
Dalam kondisi basah akan cepat menajadi kering
Sedangkan kelemahannya adalah umur lapisan rem pendek serta
ukuran silinder rem yang besar, selain itu tenaga harus besar karena
perbandingan luas pemukaan kontaknya-
Aambar 6-c- rem cakram
8
(d)- #em Tromol
#em tromol ini mempunyai ciri lapisan rem yang terlindung- Aaya rem
yang dihasilkan cukup besar untuk dimensi rem yang kecil dan umur bahan
plat gesekpun cukup panjang sedangkan kekurangnya adalah radiasi panas
yang kurang baik- Aaya rem yang timbul tergantung pada letak engsel sepatu
rem, silinder hidrolik dan arah putaran roda8putaran tromol-
Dalam gambar 6-d diperlihatkan, bah7a rem drum dengan sepatu
dorong tarik meskipun roda berputar pada arah yang berla7anan, gaya rem
tetap besarnya- Sedangkan yang memakai sepatu dua dorongan, gaya rem
dalam satu arah putaran jauh lebih besar dari pada arah yang berla7anan-
#em teromol terdiri dari beberapa tipe, yaitu . tipe leading trailing shoe, t7o
leading shoe, duo t7o leading shoe, model uni ser0o dan duo ser0o-
9
Aambar 6-d- macam-macam rem tormol8drum brake
II.2. S#ste% Ker!a Re%
=ntuk mengoperasikan rem, dari pedal sampai ke roda digunakan
cairan yang tidak bisa dikompresi- 3egitu pedal ditekan, piston pada silinder
master akan mendesak minyak rem kemasing-masing salurannya- 5ada
gambar 6-6- diperlihatkan, bah7a tekanan yang diberikan oleh 1luida harus
sama sampai ke piston pada silinder roda-
/enis 1luida yang digunakan tidak boleh cepat menguap, hal ini karena
uap bisa dikompresi dan selanjutnya bisa menimbulkan gejala rem kurang
pakem pada salah satu rodanya-
gambar 6-6- sistem kerja rem hidrolik
Agar minyak bisa didesak sampai ke silinder roda digunakan
mekanisme piston dan silinder yang berada pada silinder master- 5iston ini
digunakan untuk mendesak minyak pada salurannya dengan dihubungkan ke
pedal yang dioperasikan pengemudi-
10
3ila piston roda diameternya lebih besar pada yang digunakan oleh
silinder master, maka gaya yang diperlukannya juga harus lebuh besar-
Namun jarak atau gerakan yang dibuat piston kedua lebih sedikit- 5ada
banyak kendaraan gaya pengereman umumnya ditentukan oleh roda depan-
Bal ini disebabkan bobot kendaraan pindah ke depan saat mobil direm- 5edal
rem dihubungkan dengan sebuah tangkai pendorong dari silinder master-
Saat pedal rem ditekan, minyak rem yang ada di dalam silinder master akan
didesak secara merata sampai ke silinder roda, sehingga piston akan
mendorong sepatu rem, dan teromol atau piringan yang berputar dengan roda
akan mendapat hambatan sampai dapat berhenti-
II.&. Mater#al Ter'%'l Dan R't'r
5ada umumnya kendaraan masa kini mempunyai dua jenis rem yang
banyak digunakan, yaitu rem cakram (disc brake) dan rem teromol (drum
brake)- Dalam suatu perencanaan rem, pemilihan bahan teromol dan
rotor8piringan merupakan syarat yang harus diperhatikan, dimana untuk
bahan rotor atau piringan rem cakram, mukanya dibuat dengan kondisi putar
yang sejajar- 2edua rotor tersebut, terutama ketebalan dan kesejajarannya
dibuat dengan presisi yang tinggi-
Sedangkan untuk rem teromol, umumnya dibuat dari besi cor- Tetapi
pada mobil lama umumnya dibuat dari baja- +eski dengan demikian besi cor
memiliki koe1isien gesek yang relati1 tinggi dari pada baja- =ntuk teromol rem
yang dibuat dari besi cor dan baja, umumnya digunakan pada kendaraan
berat karena daya tahannya lebih baik-
II.(. Ba)an Bena Gesek
Dalam perencanaan rem, persyaratan utama yang harus dipenuhi
adalah besarnya momen pengereman yang harus sesuai dengan yang
diperlukan- Disamping itu besarnya energi yang dirubah menjadi panas harus
11
diperhatikan, terutama hubungannya dengan bahan gesek yang dipakai-
5emanasan yang berlebihan bukan hanya merusak bahan lapisan rem, tetapi
hal ini dapat juga menurunkan koe1isien geseknya-
3ahan benda gesek8kampas rem dibuat dengan cara dicetak- 3ahan
benda gesek tersebut terdiri dari tiga bahan dasar, yaitu organik non asbes,
logam dan semi metalik- +eskipun asbes murah dan mempunyai daya tahan
yang baik, namun dalam pemakainnya menimbulkan e1ek negati1 yang
menyebabkan asbes membentuk debu-
2ampas organik biasanya terdiri dari campuran non asbes, 1iller dan
resin yang tahan pada suhu tinggi- Semua bahan itu dicampur lalu dicetak
lalu dipanaskan sampai mengeras- Setelah bahan kampas membentuk lalu
dipantek8dikelimkan ke sepatu rem- Sedangkan kampas rem logam dibuat
dari logam yang di sinter, campurannya terdiri dari serbuk besi atau tembaga,
gra1it dan sedikit ditambah 1iller organik- Setelah dicampur ditambah oli
pelumas untuk mencegah agar tidak terjadi pemisahan-
2emudian kampas rem dari bahan organik non asbes atau semi logam
digunakan pada rem kon0ensional- Sedangkan yang dibuat dari logam
umumnya diganakan pada kendaraan dengan penge7reman yang lebih berat
misalnya pada mobil polisi atau balap- Dengan demikian maka bahan benda
gesek untuk rem harus mempunyai perilaku berikut, sampai suatu tingkat
yang tak tergantung pada berat pelayanannya .

- 2oe1isien gesekan yang tinggi dan merata
- Si1at bahan yang tidak dipengaruhi oleh lingkungan, kondisi, seperti
kelembaban
- Daya tahan terhadap suhu yang tinggi, bersama-sama dengan
penghantaran (conducti0ity) panas yang baik
- 2ekenyalan (resiliency) yang baik dan
- 2etahan yang tinggi terhadap keausan, goresan, penggumpalan-
12
II.*. M#n+ak Re% ,Flu#a-
/enis minyak rem (1luida) yang digunakan saat ini pada umumnya
adalah bahan sintetis yang tetap stabil atau tak mengalami perubahan Wujud
pada temperatur tinggi- +inyak rem ini ber1ungsi sebagai penerus tekanan
dari pedal rem ke sepatu rem- Agar minyak rem ini dapat ber1ungsi secara
e1ekti1, maka minyak rem ini harus mempunyai persyaratan utama yaitu .
- tidak mudah menguap
- mempunyai titik penguapan yang tinggi
- mempunyai titik beku yang rendah
- mempunyai derajat kekentalan yang tetap dan
- tidak merusak komponen dari karet-
+inyak rem yang sudah lama berada pada silinder master atau
salurannya, bisa jadi mengandung uap air- Bal ini disebabkan 6 @ ; C air
yang dikandung oleh minyak rem dengan titik didih 6)) @ 66)
o
"- +aka dari
itu bisa menyebabkan kerja pedal rem kurang baik, karena minyak rem bisa
dikompres-
13
BAB III
RUMUS.RUMUS /ANG DIGUNAKAN
III.1. RUMUS.RUMUS PERHITUNGAN DIMENSI TR"M"L0 TEKANAN
DAN GA/A PENGEREMAN1
%- g
G
D 3erat kosong E 3erat orang E 3erat barang
dimana. g
G
D berat yang menjadi dasar perancangan-
6-
v b
V
t
g
r
.

dimana.

( ) s pengereman waktu t
r
. .

kendaraan kecepa V
g
tan

,
_

s
m


( ) kgf deselerasi perlamba v b tan/ .

;-
2
r g
r
t V
S

dimana1
( ) m pengereman jaral S
r
. .
F-
L
h e G
W G
g
b w


14
dimana.

( ) kg belakang roda dinamis beban G
w
. . . .

( ) kgf belakang beban W
b
. .

. tan .
.
perlamba koefisien
g
v b
e

( )
( ) mm roda sumbu antar jarak L
mm berat titik tinggi h
. . . .
. . .

?-
g
v b G
P
g
v
.

dimana.

( )
( )
( )
( ) kgf bumi tarik gaya g
kgf deselerasi perlamba v b
kgf n perancanga dasar menjadi yang berat G
kgf perlamba gaya P
g
v
. . . ..
tan/ .
. . . . .
. tan .

&-
g
D P
M
v
r

1 , 1
dimana.

( )
( )
( )

,
_

2
. .....
. . ....
. tan . ...
. . . . .
s
m
gravitasi gaya g
mm roda diameter D
kgf perlamba gaya P
cm kgf gesekan akibat total torsi M
v
r

G-
j
d
b

G
d
g
w

<<<<<<<niemann, pers- 6:866, hal- 6:;


dimana.

( )
( )
( )
( )
1 ....
15 , 0 1 , 0 ..
80 8 , 4
. . . .
. . ...
2

j
d
b
cm
kgf

kg belakang roda dinamis beban G


cm tromol diameter d
g
w
H
j
d
b

g
, ,
diperoleh dari niemann,tabel 6:8F,hal-;);
(-
d
b
d b

15
dimana.

( )
( )
( ) 303 . , 4 / 29 . , . . . 15 , 0 1 , 0
. .
. .
hal tabel niemann dari diperoleh
d
b
cm tromol diameter d
cm lapisan lebar b


:-
( ) : . . P total !ekanan

,
_

,
_

+
2
3
2
3
1
2
2 1
1
1
2
"
"
"
"
P
P
d
M
P P P
r


1 2
1
2
1
1
P P P
P
P
P
P

+

dimana.

( )
( )
( )
( )
( ) 2 , 0 125 , 0 . . ...
5 , 0 3 , 0 . . . . . . ......
. . ...
. . ...
. 2 . ..
. 1 . ..
100 3 . .
75 2 . .
150 1 . .
2
1
3
2
1




spesifik keausan #
plsatic with fabric asbestons bahan untuk
gesek koefisien
kgf total tekanan P
kgf tekanan P
kgf tekanan P
pengungkit rasio "
pengungkit rasio "
pengungkit rasio "
v

16
H untuk nilai
v
# dan. .
dapat dilihat dari niemann,tabel
6:86,hal;)6
%)- $ b L % 2
dimana.

( )
( )
( )
4 . . . . .
. . .
. 807 , 0 .
. . .
2

roda lapisan daerah jumlah $


cm sepatu lebar b
cm sepatu panjang d L
cm lapisan daerah total %
%%- Tekanan bidang kontak daripermukaan sepatu (p)

P
P
p
P
P
p
2
2
1
1
2
2


dimana.

( )
( )
( ) kgf bidang total tekanan P
kgf bidang tekanan P
kgf bidang tekanan P
cm
kgf
sepatu permukaan dari kontak bidang tekanan p
cm
kgf
sepatu permukaan dari kontak bidang tekanan p
. . . ....
. 2 . . ..
. 1 . . ..
. 2 . . . . . .
. 1 . . . . . .
2
1
2
2
2
1

,
_

,
_


%6-

,
_

,
_


1
3
1
2
2
2
"
"
"
"
P P
s


dimana.
17

( )
( ) 5 , 0 3 , 0 . . . . . . .....
. ..
3 . .
2 . .
1 . .
. 2 . . . . . .
. . .
3
2
1
2
2

,
_

plastic with fabric asbestos bahan untuk


gesek koefisien
pengungkit rasio "
pengungkit rasio "
pengungkit rasio "
cm
kgf
sepatu permukaan dari kontak bidang tekanan p
kgf operasi gaya total P
s


%;-
8
s
ss
P
P
dimana.

( )
( ) kgf operasi gaya total P
kgf silinder per gaya P
s
ss
. . . .
. . .


%F- 2etinggian pedal saat pengereman.
%F-a-
2
1
"
"
L S
<<<<<<<<--niemann, tabel 6:8%, hal- ;)%
dimana.

( )
( )
( )
2 . .
1 . . .
2 , 0 02 , 0 301 . , 1 / 29 . ., . ...
. . .
.
2
1
pengungkit rasio "
pengungkit rasio "
cm hal tabel niemann dari
cm udara celah L
cm pemidahan S


%F-b-
G &
P
i
s
.

<<<<<<<--niemann, pers- 6:86&, hal- 6:F


dimana.
18

( )
( )
9 , 0 . . .
. . .
. .
. . ..

sambungan efisiensi G
kgf kaki gaya &
kgf operasi gaya total P
reduksi rasio i
s

%F-c- i S h <<<<<<<<<<niemann, pers- 6:86?, hal- 6:F


dimana1

( )
( )
. . ..
... min
. . . .
reduksi rasio i
cm dahan pe S
cm pengereman saat pedal ketinggian h




III.2. PEREN2ANAAN UMUR REM DAN TEMPERATUR1
%-
g
V G
'
g g
m

2
1 , 1
<<<<<<<--niemann, pers- 6:8?, hal- 6(:
dimana.

( )
( )

,
_

,
_


2
.
. . . ...
. . . . tan .
. . . . .
. . . .
s
m
bumi tarik gaya g
s
m
pengereman saat kendaraan kecepa V
kgf n perancanga dasar menjadi yang berat G
m kgf rata rata kinetik energi '
g
g
m
6-
4
10 27

( '
)
m
r
<<<<<<<<-niemann, pers- 6:8%), hal- 6:)
dimana.
19

( )
( )
kali pengereman banyaknya (
m kgf rata rata kimetik energi '
&P gesek daya )
m
r
. 20 . . ...
. . . . .
. .


;- v v
S % V
<<<<<<<<<--niemann, pers- 6:8%, hal- 6(:
dimana.

( )
( )
( ) cm pemakaian tebal garis S
cm lapisan daerah total %
cm keausan volume V
v
v
. . .
. . . .
. .
2
3

F-
r v
v
bm
) #
V
L

<<<<<<<<niemann, pers- 6:8;%, hal- 6:?


dimana.

( )
( )
( ) 302 . , 2 / 29 . , . . . 2 , 0 125 , 0 ......
. ..
. . ..
. . .
3
hal tabel niemann dari diperoleh
spesifik keausan #
cm keausan volume V
hour rem lapisan umur L
v
v
bm


?-
( )
2 1
5 , 0 p p P
m
+
dimana.

. . . . . . . .
. . . . . . .
. .
2
2
2
1
2

,
_

,
_

,
_

cm
kgf
sepatu permukaan dari kontak bidang tekanan p
cm
kgf
sepatu permukaan dari kontak bidang tekanan p
cm
kgf
utama tekanan P
m

&-
2
2
p
P L
L
m bm
b

20
dimana.

( )
( )

,
_

,
_

2
2
2
2
. . . . . . ..
. ..
. . .
. . . . .
cm
kgf
sepatu permukaan dari kontak bidang tekanan p
cm
kgf
utama tekanan P
hour rem lapisan umur L
hour sebenarnya yang rm lapisan umur L
m
bm
b

G-
[ ] [ ] b L
d
b d %
s k

1
]
1


+ 2
4
2
2
2

dimana.

( )
( )
( )
( ) m lapisan lebar b
d
sepatu panjang L
m drum lebar b
m tromol diameter d
m n pendingina bidang luas %
s
k
. . ...
807 , 0 .....
. ...
. . .
. . ..
. . .
2


(-
D
V
n
g
1910
dimana.

( ) m roda diameter D
s
m
kendaraan kecepa V
s
rad
roda sudut kecepa n
g
. . .
. . tan
. . . tan

,
_

,
_

:-
1910
n d
V
k

<<<<<<<<<niemann, tabel 6:8%, hal- ;)%


dimana.

( )

,
_

,
_

s
rad
roda sudut kecepa n
cm tromol diameter d
s
m
permukaan n pendingina kecepa V
k
. . . tan ..
. . ..
. . . tan


21
%)-
[ ]
5
4
6 5 , 4
k k
V +
<<<<<niemann, pers- 6:86(, hal 6:?
dimana.

,
_

1
]
1

s
m
permukaan n pendingina kecepa V
" h m
kcal
panas n perpindaha koefisien
k
k
. . . tan
. .
. . .
2

%%-
k k
r
hii
%
)

632
<<<<<<<--niemann, pers- 6:86G, hal- 6:?
dimana.

( )
( )
( )

,
_

" h m
kcal
panas n perpindaha koefisien
m n pendingina bidang luas %
&P gesek daya )
" pengereman saat ja temperatur
k
k
r
hii
. .
. . . ..
. . . ..
. . .
. . . ke .
2
2


%6-
hii l mak
+
<<<<<<<-niemann, pers- 6:8;), hal-6:?
dimana.

( )
( )
( ) " pengereman saat ja temperatur
" lingkungan temperatur
" maksimum temperatur
hii
l
mak
. . . ke . ..
. . ...
. .



BAB I3
PERHITUNGAN
I3.1. DATA.DATA PEREN2ANAAN1
5ada perencanaan ulang rem tromol(drum brake) toyota corolla %&'-
%())cc- Data-data spesi1ikasi yang diperlukan untuk perencanaan
tersebut yaitu sebagai berikut.
%- 3erat kosong kendaraan . %)6)kg1
22
6- 3eban depan statik (
d
W
) . G%),? kg1
;- 3eban belakang (
b
W
) . &6:,? kg1
F- /arak antar sumbu roda ($) . 6F&? mm
?- /arak sumbu roda depan ke titik berat ( d
L
) . %%?( mm
&- /arak sumbu roda belakang ke titik berat (
b
L
) . %;)G mm
G- Tinggi titik berat (h) . :?) mm
(- Tinggi total kendaraan (T) . %;(? mm
:- Torsi maksimum . %& kg-m8FF)) rpm
%)- Daya maksimum . %6) ps8&)))rpm
%%- 3an . %G?8&? B#-%F
%6- #em depan . #em cakram
%;- #em belakang . #em tromol
I3.2. PERHITUNGAN DIMENSI TR"M"L0 TEKANAN DAN GA/A
PENGEREMAN1
%- 3eban yang menjadi dasar perancangan ( g
G
).
g
G
D 3erat kosong E 3erat orang E 3erat barang
D %)6) kg1 E (&-G)) kg1 E ;)) kg1
D %GF) kg1
6- 2ecepatan kendaraan pada saat pengereman ( g
V
).
g
V
D 6G km8jam D %) m8s
;- 5erlambatan8deselerasi (b-0).

( )
2 2
25 , 4 60 , 4 2 , 3 .
s
m
s
m
v b
F- 2oe1isien perlambatan (e).

433 , 0
81 , 9
25 , 4 .

g
v b
e
23
?- Waktu pengereman (
r
t
).

s
v b
V
t
g
r
35 , 2
25 , 4
10
.


&- /arak pengereman- (
r
S
).
m
t V
S
r g
r
75 , 11
2
35 , 2 10
2


G- 3eban dinamis roda belakang (
w
G
).
kg
L
h e G
W G
g
b w
135 , 339
2465
950 433 , 0 1740
5 , 629




(- Aaya perlambatan (
v
P
).

kgf
g
v b G
P
g
v
82 , 753
81 , 9
25 , 4 1740
.

:- torsi total akibat gesekan (


r
M
).
cm kgf
D P
M
v
r
. 8431 , 241753
2
1 , 583 82 , 753 1 , 1
2
1 , 1

%)- Dimensi utama tromol.


=ntuk kendaraan jenis passanger car dari tabel 6:8F diperoleh.

( )
( )
cm
j
d
b

G
d
j
cm
kgf
cm
kgf

d
b
g
w
g
20 8 , 16
1 15 , 0 8
135 , 339
1
8 8 8 , 4
15 , 0 15 , 0 1 , 0
2 2




%%- $ebar lapisan (b).

cm
d
b
d b 3 15 , 0 20
24
%6- #asio tegangan pengungkit ( " ) .

33 , 1
75
100
667 , 0
150
100
5 , 0
150
75
100 ! 75 ! 150
2
3
1
3
1
2
3 2 1




"
"
"
"
"
"
" " "
%;- Tekanan gesek normal (5).
3ahan pelat gesek . asbestons 1abric 7ith plastic
2ondisi . kering
2oe1isien gesek D

D (),; - ),?) D ),;


2eausan spesi1ik D
v
#
D (),%6? @ ),6) D ),%&;

( )
( )
kgf P P P
kgf
P
P
P
P
"
"
"
"
P
P
kgf
d
M
P P P
r
03048 , 56385 58389 , 24199 61437 , 80584
58389 , 24199
33 , 2 1
61437 , 80584
1
33 , 2
33 , 1 3 , 0 1
33 , 1 3 , 0 1
1
1
61437 , 80584
20 3 , 0
843 , 241753 2 2
1 2
1
2
1
2
3
2
3
1
2
2 1


%F- Total daerah lapisan (5).
!D jumlah daerah lapisan

2
360 , 387 4 3 " 20 807 , 0 # 2 . . . 2 cm y b l %
%?- Tekanan bidang kontak dari permukaan sepatu (
1
P
dan
2
P
).

2
2
2
2
1
1
1 , 291
360 , 387
03048 , 56385
2 2
9 , 124
387
58389 , 24199
2 2
cm
kgf
%
P
P
cm
kgf
%
P
P



25
%&- Total gaya operasi ( s
P
).
( ) ( ) kgf
"
"
"
"
P P
s
60178 , 174 667 , 0 3 , 0 5 , 0 1 , 291 2 2
1
3
1
2
2

,
_


%G- Aaya per silinder
( )
ss
P
.
kgf
P
P
s
ss
825 , 21
8
60178 , 174
8

%(- 2etinggian pedal rem saat diinjak (h).
%(-a- 5emindahan (S).
"elah udara D $ D (),)6 @ ),6) D ),%% cm

cm
"
"
L S 22 , 0
75
150
11 , 0
2
1


%(-b- #asio reduksi ( i ).
gaya reduksi D B D F) kg1
e1isiensi sambungan D g

D ),:

85 , 4
9 , 0 40
60178 , 174
.


g
s
&
P
i


%(-c- 2etinggian pedal saat diinjak (h).

cm i s h 067 , 1 85 , 4 22 , 0

I3.&. PEREN2ANAAN UMUR REM DAN TEMPERATUR1
%?- *nergi kinetik rata-rata
( )
m
'
.
kgf
g
V G
'
g g
m
351682 , 9755
81 , 9 2
10 1740 1 , 1
2
1 , 1
2
2



%&- Daya gesek ( )
r
) .
26
I D banyaknya pengereman D 6)
hp
( '
)
m
r
7226 , 0
10 27
20 351682 , 9755
10 27
4 4

%G- 'olume keausan


( )
v
V
.

V
S
garis tebal pemakaian D ),& cm

2
416 , 232 6 , 0 368 , 387 cm S % V
v v


%(- =mur lapisan rem
( )
bm
L
.

hour
) #
V
L
r v
v
bm
2425 , 1973
7226 , 0 163 , 0
416 , 232

%:- Tekanan utama


( )
m
P
.

( ) ( )
2
2 1
208 1 , 291 9 , 124 5 , 0 5 , 0
cm
kgf
P P P
m
+ +
6)- =mur lapisan rem yang sebenarnya
( )
2 b
L
.
2enyataannya sepatu yang dapat dipakai hanya
2
P

hour
P
P L
L
m bm
b
943 , 1409
1 , 291
208 2425 , 1973
2
2


6%- $uas bidang pendinginan
( )
k
%
.
Temperatur udara D 6?J"
$ebar drum D s
b
D F cm
5anjang sepatu D $ D ),()G-d
[ ]
( )
[ ]
[ ]
( )
[ ]
2
2
2
103356 , 0
03 , 0 807 , 0 2
4
2 , 0 2
04 , 0 2 , 0 2
2
4
2
2
m %
%
b L
d
b d %
k
k
s k


1
]
1


+

1
]
1

66- 2ecepatan sudut roda (n).


27

s
m
D
V
n
g
559 , 327
31 , 58
10
1910 1910
6;- 2ecepatan pendinginan permukaan
( )
k
V
.

s
m n d
V
k
4299 , 3
1910
559 , 327 20
1910

6F- 2oe1isien perpindahan panas


( )
k

.
( )
" h m
kcal
V
k k
. .
622 , 19 4299 , 3 6 5 , 4 6 5 , 4
2
4
3
4
3

,
_

+ +
6?- Temperatur kerja saat pengereman
( )
ii h.

.

18 , 225
622 , 19 103356 , 0
7226 , 0 632 632
.

k k
r
ii h
%
)

J"
6&- Temperatur maksimum
( )
mak

.

18 , 250 18 , 225 25
.
+ +
ii h l mak

J"
K Temperatur yang diijinkan adalah (6))-;)))J"
28
BAB 3
ANALISA
%- Dari hasil perhitungan temperatur maksimum pada saat
pengereman masih didalam temperatur yang diijinkan-
6- Dalam kenyataan diameter rem tromol berbeda-beda hal ini dapat
disebabkan pada aspek keamanan dan kenyamanan pada saat
berkendaraan-
;- Supaya rem tromol lebih terjamin, maka dapat ditambahkan 1aktor
keamanan didalam menentukan diameter tromol dan bahan rem
tromol-
F- =ntuuk merencanakan rem tromol hendaknya memperhatikan
hal-hal sebagai berikut.
- jenis bahan rem tromol-
- 2oe1isien keausan bahan rem tromol-
- Suhu kerja bahan rem tromol-
29
BAB 3I
KESIMPULAN
Dari hasil perancangan ulang rem tromol T!TA "#$$A %&'-%())cc
diperoleh data sebagai berikut.
- diameter tromol . 6) cm
- lebar tromol . ; cm
- umur rem tromol . %F);,:F; jam
- temperatur kerja pada saat pengereman . 66?,%(L"
- temperatur makksimum pada saat pengereman . 6?),%(L"
- temperatu ijin untuk bahan asbestos 1abric 7ith plastic . (6))-;)))L"
30
DAFTAR PUSTAKA
Niemann,Austa0- MD*S,AN AND "A$"=$AT,N ,N +*"BAN,"A$
*NA,N**#,NAM,Springer-'erlag, 3erlin Beidelberg, Ne7 !ork,%:&F
Sularso,,r- +S+*- MDASA# 5*#*N"ANAN DAN 5*+,$,BAN *$*+*N
+*S,NM,5t 5radnya paramita, /akarta, %::F
Stolk, /ac,,r- N*$*+*N 2NST#=2S, 3ANA=NAN +*S,NM, *rlangga,
jakarta, %::;-
31
LAMPIRAN
Tabel-tabel dari Niemann,Austa0- MD*S,AN AND "A$"=$AT,N ,N
+*"BAN,"A$ *NA,N**#,NAM,Springer-'erlag, 3erlin Beidelberg, Ne7
!ork,%:&F
32