Anda di halaman 1dari 79

BAB I

PENDAHULUAN
Suatu proses kehamilan akan terjadi bila empat aspek penting terpenuhi, yaitu: adanya ovum,
spermatozoa, terjadinya konsepsi dan nidasi.
1ovum : adalah suatu sel besar dengan diameter kurang lebih 0,1 mm.
2spermatozoa : berbentuk seperti kecebong dan mempunyai kecepatan yang cukup tinggi
sehingga dalam satu jam, sel sperma sudah sampai di tuba melalui kanalis dan kavum
uteri. isini sel sperma menunggu sel telur.
!konsepsi : adalah suatu peristi"a bertemunya sperma dan ovum, umumnya terjadi di
ampula
#nidasi : dinding endometrium yang menebal, selanjutnya membentuk desidua, dimana
memungkinkan blastokist untuk berimplantasi. $eristi"a tertanamnya blastokist pada
desisua disebut nidasi.
%epkes &', 1((!)
*asa kehamilan dimulai dari konsepsi sampai lahirnya janin. +amanya hamil normal adalah 2,0
hari %#0 minggu atau ( bulan - hari) dihitung dari hari pertama haid terakhir.
%$ra"irohardjo, 2001)
setiap "anita hamil menghadapi risiko komplikasi yang bisa mengancam ji"anya. .leh karena
itu, setiap "anita hamil memerlukan sedikitnya empat kali kunjungan selama periode antenatal :
/ satukali kunjungan selama trimester pertama%sebelum 1# minggu)
/ satu kali kunjungan selama trimester kedua %antara minggu 1#02,)
/ dua kali kunjungan selama trimester ketiga %antara minggu 2,0!1 dan sesudah minggu ke
!1)
pada setiap kali kunjungan tersebut, perlu didapatkan in2ormasi yang sangat penting, diantaranya
yaitu:
3unjunga
n
4aktu 'n2ormasi penting
5rimester
pertama
Sebelum
minggu ke
2#
*embangun hubungan saling percayaantara petugas
kesehatan dan ibu hamil.
*endeteksi masalah dan menanganinya.
*elakukan tindakan pencegahan seperti tetanus
neonatorum, anemia kekurangan zat besi, penggunaan
praktek tradisional yang merugikan
*emulai persiapan kelahiran bayi dan kesiapan untuk
menghadapi komplikasi.
*endorong perilaku yang sehat %gizi, latihan dan
kebersihan, istirahat, dan sebagainya).
5rimester
kedua
Sebelum
minggu ke
2,
Sama seperti diatas, ditambah ke"aspadaan khusus
mengenai preeklamsia %tanya ibu tentang gejala0gejala
preeklamsia, pantau tekanan darah, evaluasi edema, periksa
untuk mengetahui proteinuria).
5rimester
ketiga
6ntara
minggu
2,0!1
Sama seperti diatas, ditambah palpasi abdominal untuk
mengetahui apakah ada kehamilan ganda.
5rimester
ketiga
Setelah !1
minggu
Sama seperti diatas, ditambah deteksi letak bayi yang tidak
normal, atau kondisi lain yang memerlukan kelahiran
dirumah sakit.
tujuandari kunjungan tersebut untuk mendapatkan in2ormasi yang sangat penting sehubungan
dengan proses kehamilanya. 'bu hamil tersebut harus lebih sering dikunjungi jika terdapat
masalah, dan ia hendaknya disarankan untuk menemui petugas kesehatan bila mana ia
merasakan tanda0tanda bahaya atau jika ia merasa kha"atir.
%6bdul 7ari Sai2uddin, 2002)
kehamilan dibagi menjadi ! tri"ulan yaitu:
/ tri"ulan pertama dimulai dari konsepsi sampai ! bulan
/ tri"ulan kedua dari bulan empat sampai usia enam bulan
/ tri"ulan ketiga dari bulan ketujuh sampai ( bulan.
%$ra"irohardjo, 2001)
proses kehamilan sampai kelahiran merupakan mata rantai satu kesatuan dari konsepsi, nidasi,
pengenalan adaptasi ibu terhadap nidasi, pemeliharaan kehamilan, perubahan endokrin sebagai
persiapan menyongsong kelahiran bayi, dan persalinan dengan kesiapan untuk memelihara bayi.
$ada kehamilan terdapat adaptasi ibu dalam bentuk perubahan rohani dan jasmani.
%'da 7agus 8de *anuaba, 1((()
kehamilan melibatkan perubahan 2isik maupun emosional dari ibu serta perubahan sosial
didalam keluarga. 9arang seorang ahli medik terlatih yang begitu terlibat dalam kondisi yang
biasanya sehat dan normal. *ereka menghadapi suatu tugas yang tidak biasa dalam memberikan
dukungan pada ibu dan keluarganya dalam rencana menyambut anggota keluarga baru,
memantau perubahan0perubahan 2isik yang normal yang dialami ibu serta tumbuh kembang
janin, juga mendeteksi serta menatalaksana setiap kondisi yang tidak normal. $ada umumnya
kehamilan berkembang dengan normal dan menghasilkan kelahiran bayi sehat cukup bulan
melalui jalan lahir namun kadang0kadang tidak sesuai dengan yang diharapkan. Sulit diketahui
bah"a kehamilan akan menjadi masalah. System penilaian resiko tidak dapat memprediksi
apakah ibu hamil akan bermasalah selama kehamilannya. .leh karena itu pelayanan: asuhan
antenatal merupakan cara penting untuk memonitor dan mendukung kesehatan ibu hamil normal
dan mendeteksi ibu dengan kehamilan normal.
%$ra"irohardjo, 2001)
hasil akhir yang diharapkan selam kehamilan adalah kelangsungan hidup ibu dan bayinya.
5ujuan pera"atan antenatal lebih dari itu, bukan hanya kelangsungan hidup tetapi jiga kualitas
hidup yang baik. $era"atan antenatal meliputi:
/ penga"asan kehamilan untuk melihat apakah segalanya berlangsung normal, untuk
mendeteksi dan mengatasi setiap kelalaian yang timbul, dan untuk mengantisipasi semua
masalah selama kehamilan, persalinan dan periode postnatal
/ penyuluhan atau pendidikan mengenai kehamilan dan bagaimana cara0cara mengatasi
gejalanya, mengenai diet, pera"atan gigi serta gaya hidup / hampir setiap pertemuan
dengan ibu hamil %dengan suaminya) mrmberikan kesempatan untuk memberikan
penyuluhan dalam satu atau lain bentuk.
/ $ersiapan %baik 2isik maupun psikologis) bagi persalinan atau pelahiran, dan pemberian
petunjuk mengenai segala aspek dalam pera"atan bayi.
/ ukungan jika terdapat masalah0masalah sosial atau psikologis
alam hubungannya dengan hasil akhir suatu kehamilan, ; kualitas hidup yang baik< berarti ibu
yang sehat dengan bayi yang sehat dan ibu mengetahui cara mera"at bayi serta dirinya. Sebagian
besar rumah sakit kini menyertakan calon ayah ke dalam program penyuluhan dan persiapan
persalinan
%=arrer, 2001)
pada trimester tiga pemeriksaan dilakukan tiap dua minggu atau setiap minggu. &ancangan
pemeriksaan meliputi anamnesa terhadap keadaan normal dan keluhan hamil trimester tiga,
pemeriksaan 2isik %umum, khusus, dan tambahan). 3esimpulan dari pemeriksaan ini adalah
normal, sehat dan memuaskan, serta penggolongan kehamilan %resiko tinggi, meragukan, atau
resiko rendah). 9uga dilakukan pengobatan penyakit ibu atau komplikasi kehamilan. .bat
penyokong kesehatan hamil adalah vitamin tambahan dan obat khusus, juga pemberian vaksinasi
tetanus to>oid ''.
6njuran pada masa ini berkaitan dengan kesehatan umum dan kesehatan khusus berkaitan
dengan kehamilanya juga petunjuk kapan datang ke rumah sakit. $ada bulan kesembilan,
dilakukan pemeriksaan setiap minggu dengan rancangan yang sama. 3elahiran dapat terjadi
setiap "aktu, oleh karena itu perlu diberikan petunjuk kapan harus datang kerumah sakit.
6njuran untuk datang kerumah sakit adalah bila:
/ Sakit perut datang menghilang dan makin lama makin bertambah keras dan "aktu makin
pendek
/ 5erjadi pengeluaran darah, keluar banyak %sampai basah), keluar lendir campur darah
/ 6danya keluhan badan panas, penglihatan kabur, sakit kepala berat dan sakit ulu hati
%'da 7agus 8de *anuaba, 1((()
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
6 Definisi
5rimester tiga adalah priode kehamilan tiga bulan terakhir: sepertiga masa kehamilan
terakhir.
%=arrer, 1((()
5rimester tiga merupakan periode kehamilan dari bulan ketujuh sampai sembilan bulan %2,0
#0 minggu)
7Perubahan Anatomik Dan Fisioloik Pa!a "anita Hamil
$ada kehamilan terdapat perubahan pada seluruh tubuh "anita, khususnya pada alat genitalia
eksterna dan interna dan pada payudara %mammae). alam hal ini hormone
somatomammotropin, estrogen, dan progesteron mempunyai peranan penting. $erubahan
yang terdapat pada "anita hamil antara lain:
1uterus
uterus akan membesar pada bulan0bulan pertama diba"ah pengaruh estrogen dan
progesteron yang kadarnya meningkat. $embesaran ini pada dasarnya disebabkan oleh
hipertropi otot polos uterus, disamping itu, serabut0serabut kolagen yang adapun menjadi
higroskopik akibat meningkatnya kadar estrogen sehingga uterus dapat mengikuti
pertumbuhan janin.
7erat uterus normal kurang lebih !0 gram/ pada akhir kehamilan %#0 minggu) berat
uterus menjadi 1000 gram, dengan panjang lebih kurang 20 cm dan dinding lebih kurang
2,? cm. $ada bulan0bulan pertama kehamilan bentuk uterus seperti buah advokad, agak
gepeng. $ada kehamilan # bulan uterus berbentuk bulat. Selanjutnya pada akhir
kehamilan kembali seperti bentuk semula, lonjong seperti telur. @ubungan antara
besarnya uterus dengan tuanya kehamilan sangat penting diketahui, antara lain untuk
membuat diagnosis apakah "anita tersebut hamil 2isiologik, atau hamil ganda, atau
menderita penyakit seperti molahidatidosa, dsb.
$ada kehamilan 2, minggu 2undus uteri terletak kira0kira ! jari diatas pusat atau sepertiga
jarak antara pusat ke prosessus Ai2oideus. $ada kehamilan !2 minggu 2undus uteri
terletak diantara setengah jarak pusat dan prosessus >i2oideus. $ada kehamilan !1 minggu
2undus uteri terletak kira0kira 1 jari di ba"ah prosessus Ai2oideus.
2servic uteri
serviks uteri pada kehamilan juga mengaklami perubahan karena hormone estrogen. 9ika
korpus uteri mengandung lebih banyak jaringan otot, maka serviks lebih banyak
mengandung jaringan ikat, hanya 10B jaringan otot. 9aringan ikat pada serviks ini lebih
banyak mengandung kolagen. 6kibat kadar estrogen meningkat dan dengan adanya
hipervaskularisasi maka konsistensi serviks menjadi lunak.
3elenjar0kelenjar diserviks akan ber2ungsi lebih dan akan mengeluarkan sekresi lebih
banyak. 3adang0kadang "anita yang sedang hamil mengeluh mengeluarkan cairan
pervaginam lebih banyak. 3eadaan ini sampai batas tertentu masih merupakan keadaan
yang 2isiologik.
!vagina dan vulva
vagina dan vulva akibat hormon estrogen mengalami perubahan pula. 6danya
hipervaskularisasi mengakibatkan vagina dan vulva tampak lebih merah, agak kebiru0
biruan. 5anda ini disebut tanda Chad"ick. 4arna porsio pun tampak livide.
#ovarium
pada permulaan kehamilan masih terdapat korpus luteum graviditis sampai terbentuknya
plasenta pada kira0kira kehamilan 11 minggu. 3orpus luteum graviditis berdiameter kira0
kira ! cm. 3emudian, ia mengecil setelah plasenta terbentuk.
?mamma
mamma akan membesar dan tegang akibat hormone somatomammotropin, estrogen, dan
progesteron, akan tetapi belum mengeluarkan air susu.
$ada kehamilan 12 minggu ke atas dari putting susu dapat keluar cairan ber"arna putih
agak jernih, disebut kolostrum. 3olostrum ini berasal dari kelenjar0kelenjar asinus yang
mulai bersekresi. Sesudah partus, kolostrum ini agak kental dan "arnanya agak kuning.
*eskipun kolostrum telah dapat dikeluarkan, pengeluaran air susu belum berjalan oleh
karena prolaktin ini ditekan oleh $'@ %prolacting 'nhibiting @ormone)
1sirkulasi darah
sirkulasi darah ibu dalam kehamilan dipengaruhi oleh adanya sirkulasi plasenta, uterus
yang membesar dengan pembuluh0pembuluh darah yang membesar pula, mamma dan
alat0alat lain yang memang ber2ungsi berlebihan dalam kehamilan. Dolume darah akan
bertambah banyak, kira0kira 2?B, dengan puncak kehamilan !2 minggu, diikuti dengan
cardiac out put yang meninggi sebanyak kira0kira !0B.
-sistem respirasi
seorang "anita hamil pada kelanjutan kehamilanya tidak jarang mengeluh tentang rasa
sesak dan pendek na2as. @al ini ditemukan pada kehamilan !2 minggu ke atas oleh
karena usus0usus tertekan oleh uterus yang membesar kearah dia2ragma, sehingga
dia2ragma kurang leluasa bergerak.
,traktus digestivus
pada bulan0bulan pertama kehamilan terdapat perasaan enek %nausea0. mungkin ini
akibat kadar hormone estrogen yang meningkat. 5onus0tonus otot traktus digesti2us
menurun sehingga motilitas seluruh traktus digesti2us juga berkurang. *akanan lebih
lama berada dalam lambung dan apa yang dicernakan lebih lama dalam usus0usus. @al ini
mungkin baik untuk resorpsi, akan tetapi menimbulkan pula obstipasi, yang memang
merupakan salah satu keluhan utama "anita hamil.
(traktus urinarius
pada bulan0bulan pertama kehamilan kandung kemih tertekan oleh uterus yang mulai
membesar, sehingga timbul sering kencing. 3eadaan ini hilang dengan makin tuanya
kehamilan bila uterus gravidus keluar dari rongga panggul. $ada akhir kehamilan, bila
kepala janin mulai turun keba"ah pintu atas panggul, keluhan sering kencing akan timbul
lagi karena kandung kencing mulai tertekan kembali.
10 kulit
pada kulit terdapat deposit pigmen dan hiperpigmentasi alat0alat tertentu. $igmentasi ini
disebabkan oleh pengaruh melanophone stimulating hormone %*S@) yang meningkat.
*S@ ini merupakan salah satu hormon yang juga dikeluarkan oleh lobus anterior
hipo2isis. 3adang0kadang terdapat deposit pigmen dahi, pipi, dan hidung, yang dikenal
sebagai kloasma gravidarum
CPertumbuhan !an #erkembanan $anin
$ertumbuhan dan perkembangan janin dimulai sejak terjadinya konsepsi atau vertilisasi.
$erkembangan janin mulai konsepsi sampai dengan bayi lahir terbagi dalam tiga periode,
yaitu:
1periode pre embrio %minggu 10!)
periode 'ni dimulai dari pperisti"a konsepsi sampai terjadinya perubahan menjadi
embrio. $eriode ini berlangsung selama tiga minggu, yaitu mulai minggu pertama sampai
mingu ketiga
%inu I
iulai adanya konsepsi atau 2ertilisasi. $erkembangan selanjutnya zigote atau hasil
konsepsi mengalami pembelahan dan akhirnya bermigrasi di endometrium yang telah
dipersiapkan.
%inu II
Setelah implementasi, terjadi perubahan pada bintik benih yan8 merupakan bagian
blastokist, dan ruangan amnion dan yolk sac yang akan meliputi seluruh embrio. i ruang
inilah embrio akan tumbuh. Sel yang membatasi ruangan ini disebut ektoderm.
$ada "aktu yang sama timbul rongga lain yaitu ruang kuning telur pada amnion. Sel di
sekitar ruang kuning telur disebut endoderm. 3emudian akan timbul lapisan lain di antara
ektoderm dan endoderm yaitu mesoderm.
Perkembanan Desi!ua
Endometrium yang berubah karena pengaruh kehamilan disebut desidua %kira0kira terjadi
hari ke empat belas)
esidua terbagi dalam ! lapisan yaitu:
0 stratum kompaktum yang si2tnya padat, telur terdapat di dalamnya.
0 Stratum spongiosum yang mengandung banyak kelenjar dan pembuluh darah yang
melebar.
0 Startum basale, tidak mengalami perubahan.
3etika bayi membesar, desidua terbagi lagi menjadi ! bagian yaitu desidua basalis,
desidua kapsularis dan desidua vera. $ada bulan keempat desidua kapsularis melekat jadi
satu dengan lapisan desidua vera akibat pembesaran telur.
Perkembanan Sela#ut Janin
Selaput janin terdiri dari:
0 yolk sac dan allantois: nantinya akan menjadi tali pusat
0 amnion: pertumbuhan janin menyebabkan ruangan amnion semakin membesar
bersamaan dengan membesarnya ruang amnion, amnion dan chorion menjadi lisut,
tali penghubung bersama yolk sac mebentuk tali pusat
0 chorion: terbentuk dari tro2oblast yang diliputi oleh mesoderm. Chorion yang
mulanya hanya terdiri dari satu lapisan, lmbat laun menjadi 2 +apisan, lapisan
langhans atau cytotro2oblast dan lapisan syntitium atau syinsitiotro2oblast.
Perkembanan Plasenta.
$lasenta merupakan organ yang emnghubungkan ibu dengan ajnin dan memproduksi
hormon penting dalam kehamilan yaitu @C8 dan @$+.
$lasenta menjadi 2 bagian permukaan yaitu permukaan maternal %menghadap ke dinding
rahim, "arna merah tua, permukaan kasar) dan permukaan vetal %menghadap ke janin,
ber"arna putih kuning dan licin).
=ungsi plasenta adalah:
a &espirasi
Faitu mengambil oksigen dari ibu menuju plasenta mela+Gi pembuluh darah janin,
dan sebaliknya.
bHutrisi
Faitu memenuhi kebutuhan nutrisi janin yang diperoleh ajnin dari darah ibu, berupa
air, karbohidrat, garam an organik, protein dan mineral.
c Ekskresi
Faitu pengeluran sisa0sia metabolisme zat dari janin ke darah ibu
d7arier
$lasenta melindungi janin dari kuman yang terdapat dalam darah ibu. 5api beberapa
substansi teratogenik tidak dapat dihalangi oleh plasenta, misalnya virus.
e Endokrin
+asenta mengeluarkan beberapa hormon yaitu hormon steroid %estrogen dan
progesteron), hormon protein %@C8, @$+, @C5), hormon releasing %5S@ releasing
hormon dan +@ serta =S@)
2 'munisasi pasi2
Faitu kekebalan terhadap smallpo>, di2teri dan measless, diperoleh ajni dari antibodi
ibu.
$lasenta dan tali pusat terbentuk sempurna pada usia kehamilan 11 minggu.
Li&uor Amnii
&uangan amnion berisi satu liter air ketuban. =ungsi air ketuban adalah sebagai berikut:
a melindungi janin dari rudapaksa tumpul
bmenjaga agar tali pusat tidak mudah tertekan
c menjaga agar janin dapat tumbuh bebas ke segala jurusan sehingga pertumbuhanya
tidak terganggu
dmenjaga agar tidak timbul perlekatan antara amnion dan janin
e menjaga keseimbangan suhu uterus
2 menjaga in2eksi dalam uterus
gmembuat jalan lahir bersih dan licin pada saat partus
3ejadian penting dalam minggu ke '':
a pembentukan lapisan sytotro2oblast dan lapisan luar synsitiotro2oblast %hari -0,)
btro2oblast masuk ke endometyrium maternal dan sinusoid %hari ,)
c teerlihatnya ruang amnion %hari ,)
dpembentukan selaput I cairan amnion %hari ()
e dimulainya sirkulasi uteroplasenta sederhana %hari 11)
2 pembentukan vilii korialis sderhana %hari 1!)
gpembentukan desidua pada uterus %hari 1#)
hpembentukan procholdal plate %hari 1#)
%inu III
selama minggu ke tiga, hasil konsepsi tumbuh pesat, yaitu berlangsung mulai hari ke 1?0
21
2$eriode embrio %minggu # 0 ,)
%inu I'
Embrio tumbuh dan bertambah panjang !,? cm dan berat kurang lebih ? cm.
$erpanjangan embrio arah atas menjadi kepala, ba"ah menjadi ekor, dan samping
menjadi tubula. Sistem peredaran darah sederhana mulai terbentuk dan jantung mulai
berdetak, lambung. +iver, pankreas, thiroid, dan kelenjar thimus mulai berkembang.
$lasenta tumbuh sempurna.
%inu '
$ertumbuhan kepala lebih cepat dari pertumbuhan badan, sehingga embrio melengkung
dan membentuk huru2 C. $ermulaan bentuk kaki dan tangan berupa benjolan.
%inu 'I
$osisi mata, hidung, mulut, kaki, telapak tangan dan jari0jari tangan mulai terbentuk dan
berkembang. 9ari0jari terus berkembang pada hari ke #0 J ?0.
%inu 'III
Selama akhir periode embrio, embrio sudah menunjukkan bentuk dan ciri manusia,
hemis2ere cerebral tumbuh pesat. 6lis mata mulai berkembang dan menjadi lisut selama
minggu ke sembilan dan tinggal bekasnya sampai bulan ketujuh. 9ari0jari tangan
memanjang dan dapat dibedakan pada akhir minggu ke delapan. $erbedaan jenis kelamin
bagian luar dapat dilihat oleh mata yang sudah terlatih, me/lalui pemeriksaan anatomik
dan histologic kelenjar kelamin, namun masih membingungkan.
!$eriode janin %minggu (0#0)
9anin tumbuh lebih pesat dan perkembangan 2ungsi organ mulai terjadi.
%inu ( ) *+
0 besar kepala satu setengah kali besar tubuh
0 C&+ dua kali lipat
0 6lis mata hanya tinggal bekas
0 5ungkai atas berkembang menjadi proporsi normal dan tungkai ba"ah berkembang
lebih panjang
0 8enitalia eksterna pria dan "anita dapat dibedakan pada minggi 12
%inu *, ) *-
0 pertumbiuhan janin pesat
0 ukuran janin menjadi dua kali lipat
0 lanugo mulai tumbuh
0 jari kaki mulai dibentuk
0 ginjal mulai mengeluarkan urine
0 janin mulai menelan cairan amnion
0 janin terlihat seperti manusia
0 plasenta sudah terbentuk sempurna
%inu *. ) +,
0 janin tumbuh lambat
0 tungkai ba"ah terbentuk sempurna
0 tubuh janin tertutup lanugo
0 verniks caseosa menutupi tubuh untuk melindungi kulit dan cairan amnion
0 pergerakan janin mulai terasa pertama kali sekitar 20 minggu
0 bunyi jantung janin mulai terasa pertama kali dengan dopler: pemantau 99
0 lemak0lemak coklat dibentuk
%inu +/ 0 +.
0 kulit tumbuh pesat dan terlihat merah dan keriput
0 mata terbuka, bulu mata, dan kelopak mata terbentuk
0 janin dapat hidup pada usia 2- minggu
%inu +1 0 ,*
0 lemak sub kutan disimpan
0 jaka janin lahir saat ini dengan paru0paru imatur, respiratory distress syndroma %&S)
dapat terjadi
%inu ,+ 0 ,-
0 berat janin menetap
0 lanugo menghilang tetapi masih ada bekasnya di kepala
0 kuku jari tumbuh
0 janin mempunyai kemampuan yang cukup baik jika lahir dalam minggu0minggu ini.
%inu ,. 0 /2
0 lemak sub kutan tetap dibentuk dan disekeliling janin menjadi menggumpal
0 kuku jari tangan dan kaki terbebtuk sempurna dan melampaui ujung jari tangan dan
kaki
0 testis turun ke arah scrotum
0 tengkorak berkembang sempurna dan lebih besar dari bagian tubuh
%epkes &', 1((!)
Keluhan Kehamilan
3eluhan ringan kehamilan terutama terjadi pada hamil muda. engan makin tua kehamilan
keluhan makin berkurang, kecuali varises dan kaki bengkak makin meningkat. 3eluhan
ringan segera dapat diatasi hanya dengan nasihat atau obat tertentu yang tidak berbahaya bagi
janin dalam rahim
1*orning Sickness
disebut morning sickness karena terjadi pagi hari pada "aktu bangun dengan keluhan
pening kepala, mual ringan sampai muntah, setelah duduk sebentar keadaan dapat diatasi.
3eadaan ini disebabkan oleh gangguan metabolisme karbohidrat, jadi bila mungkin
minum teh panasdengan gula sebelum bangun dan berjalan.
2@ipersalivasi
pengeluaran air liur makin meningkat pada beberapa orang, sehingga menambah
kesulitan untuk makan. 6ir liur dapat menyebabkan gangguan ;gigi< terjadi
pembengkakan dalam bentuk pembengkakan gusi %epulis). @ipersalivasi dapat diatasi
dengan menghisap gula0gula, yang banyak dijual dipasaran bebas, biskuit atau roti ta"ar.
!3ram 7etis
pada hamil muda sering terjadi kram betis yang menunjukkan kurangnya beberapa
vitasmin tertentu dan mineral seperti vitamin E dan 7 komplek serta kalsium. 3ram
lokal amsih dapat diurut dengan obat gosok seperti balsem dan sebagainya. 3eluhan ini
segera akan menghilang setelah makan dan minum makin baik
#Darises
varises adalah pembesaran pembuluh darah sampai tampak dari luar. Sbagian besar
varises terjadi pada kehamilan berulang. Darises banyak terjadi pada kehamilan diatas
tiga kali. Darises disebabkan hormon kehamilan dan sebagian terjadi karena keturunan.
$ada kasus yang berat dapat terjadi in2eksi dan bendungan berat. 7ahaya yang paling
penting adalah yrombiosis yang dapat menimbulkan. 8angguan sirkulasi darah. Gnutk
sementara dapat memakai stoking ketat, kaos kaki nilon panjang sampai paha.
?Sinkope %$ingsan)
Sinkope keadaan pening, kepala ringan , mata kabur sejenak oleh karena bangun
mendadak. engan bangun mendadak, aliran darah ke pusat susunan syara2 %otak)
terlambat sehingga terjadi kekurangan darah kepusat susunan syara2 %otak) menyebabkan
sinkope. Gnutk dapat mengatasi dilakukan bangun dari tidur atau berdiri secara bertahap.
uduk dahulu di tepi tempat tidur sejenak sebelum berdiri atau berjalan sehingga
peredaran darah dapatr beradaptasi dengan posisi baru.
13aki 7engkak
kaki bengkak terjadi pada akhir trimester ketiga. 5erdapat ua gangguan kaki bengkak
yaitu retensi %penahanan) air dan garam karena gestosi dan tertekannya pembuluh darah,
karena bagian terendah bayi mulai masuk pintu atas panggul. $ada keadaan ringan, kaki
bengkak dapat diatasi dengan tidur dengan kaki lebih tinggi dan mengurangi makan
garam. 7ila kaki bengkak yang bersi2at abnormal dapat diikuti oleh sakit kepala,
pandangan mata kabur, pemeriksaaan air kencing dijumpai protein yang meningkat dan
tekanan darah meningkat. 7enkak kaki yang ebrhubungan dengan komplikasi hamil yang
harus mendapat pengobatab khusus.
%'da bagus 8de *anuaba, 1((()
ETan!a Sub$ektif Dan 3b$ektif Kehamilan Trimester Tia
15anda Subjekti2
a 2(0!! minggu
0 2atigue
0 ansietas tentang masa depan
0 mimpi buruk
0 penurunan keinginan seksual karena ketidaknyamanan 2isik
b!#0!, minggu
0 sakit punggung, perubahan gaya berjalan
0 ketidaksabaran untuk mengakhiri kehamilan
0 perasaan buaian tentang masa depan yang ambivalen
c sebelum kelahiran
0 lightening atau tanda dini dimulainya persalinan
0 sakit perut bagian ba"ah
25anda .bjekti2
a 2(0!! minggu
0 rasa panas dalam perut disebabkan tekanan uterus, mild hiatus hernia dan
muntahan asam perut ke dalam esophagus
0 kontaraksi 7ra>ton0@ick %kontraksi tidak teratur rahim dan tanpa nyeri sepanjang
kehamilan sehingga dapat membantu sirkuladsi darah dalam plasenta) mungkin
terjadi
0 2undus terletak diantara umbilikus dan >ipoid
b!#0!, minggu
peningkatan sesak napas dan tanda tekanan lain %heartburn, merasa penuh setelah
makan, konstipasi, varicose veins, edema, haemoroid)
0 heartburn %pirosis, nyeri dada)
pirosis merupakan perasaan nyeri di dada, karena masuknya isi lambung ke dalam
esophagus bagian ba"ah. 3eluhan sering ditemukan dalam kehamilan, terutama
dalam posisi tengkurap atau menelan suatu makanan tertentu atau obat.
0 3onstipasi
3onstipasi sering terjadi dan disebabkan oleh penurunan motilitas usus sehingga
memerlukan "aktu lebih lama untuk menyerap cairan. emikian pula usus dapat
saling berdesakan akibat tekanan dari uterus yang membesar
0 vena varikosa %varicose veins)
0 vena varikosa %varicose veins) mengakibatkan lemahnya dinding vena atau
cacatnya 2ungsi katup. Sirkulasi yang buruk di ekstremitas ba"ah merupakan
predisposisi "anita terkena vena varikosa %varicose veins) di kaki dan paha juga
lamanya berdiri atau duduk. $enatalaksanaan dengan metode pembedahan dan
injeksi tidak dianjurkan selama kehamilan.
0 edema kaki
sebagian besar "anita menunjukkan edema pada kaki di akhir kehamilan, karena
peningkatan kesulitan pengembalian darah vena dari ekstremitas ba"ah. +amanya
duduk dan udara yang panas meningkatkan terjadinya edema. Edema kaki
menjadi perhatian ketika disertai hipertensi atau proteinuria
0 haemoroid %"asir0
haemoroid dapat menonjol keluar anus. 4asir yang kecil kadang tidak
menimbulkan keluhan, sedang yang besar sering menimbulkan keluhan bahkan
dapat menimbulkan komplikasi hebat, yaitu rasa nyeri, serta perdarahan pada saat
buang air, serta ada sesuatu yang keluar dari anus
c sebelum kelahiran
2undus ada di ba"ah dia2ragma sampai kepala janin masuk kedalam
rongga panggul, kemudian perut kelihatan maju ke depan.
%ickason, 1((-)
=A!a#tasi Kehamilan
15ugas $erkembangan Selama 3ehamilan
5ugas terakhir di minggu terakhir adalah pengakhiran kehamilan dan untuk melahirkan
bayinya. ia harus mempersiapkan 2ase letting go dari kehamilan dan semua penyatuan
perasaan dan kreati2itas, proses perpisahan dengan janin. Sadar atau tidak sadar ketakutan
mutilasi, kematian atau abdonment selalu muncul pada "aktu ini. 6ntisipasi kecemasan
merupakan hal yang normal dan sehat.
Selama kehamila, tingkat ketergantungan kebutuhan meningkat, puncaknya pada
trimester ketiga, selama persalinan dan periode asuhan kehamilan. Seorang ibu yang
sedang hamil harus memelihara dirinya sendiri sehingga dia dapat mera"at bayinya.
Seorang laki0laki juga merasa kebutuhannya meningkat, terutama untuk seorang ynag
dapat dipercaya untuk mera"at bayinya, karena ibu yang sedang mengandung lebih
banyak introspekti2 dengan kemajuan kehamilannya. 6nggota keluarga seharusnya
mengingatkan, khususnya pada periode ini.
@ampir semua ibu hamil menunjukkan kebutuhan yang sama pada trimester ketiga
"alaupun berbeda latar belakang, tingkat pendidikan, dan pengalaman seorang "anita
memusatkan perhatian pada bayinya, proses kelahiran, perubahan 2isik dan emosional.
Ekspresi pada trimester tiga ini antara lain:
a kesehatan bayi %pertanyaan tentang kecacatan bayi, tanda kesehatan bayi, bagaimana
pengaruh kelahiran bagi bayi, e2ek obat dan anestesi)
bbiaya kelahiran bayi %rumah sakit, pengeluaran alat)
c proses persalinan dan kelahiran %nyeri, ketakutan, salah paham, ketika ada di rumah
sakit)
dkeluarga %bagaimana penerimaan anak yang lain dengan kehadiran bayi, bagaimana
perencanaan selama dirumah sakit, bagaimana pasangan merespon bayi)
2@arapan0@arapan Fang 5erkandung alam 5ugas Seorang 6yah
$ada saat trimester tiga, seorang ayah lebih memusatkan perhatian kepada kedatangan
bayi. Seorang ayah mungkin lebih enggan untuk datang pada kelas pendidikan kelahiran
bayi atau mendengar rencana atau ide tentang bayi berulang0ulang. Seorang ayah
mungkin akan mengecat ruang bayi atau menata ulang perabotanya.
Seperti seorang ibu, seorang ayah juga mengungkapkan peningkatan kecemasan
kelahiran bayi yang semakin dekat. ia mungkin takut dengan kesehatan pasangannya
dan kesehatan bayinya. 7antuan yang dapat dilakukan pada proses ini antara lain support
dan pengakuan pencapaian hasil.
%ickason, 1((-)
8 Perubahan Psikolois Ibu Dan A4ah Pa!a Trimester Tia
1perubahan psikologis pada ibu
3ehamilan merupakan suatu kondisi perubahan body image dan juga mengharuskan
mengulang hubungan sosial dan perubahan peran anggota keluarga. 7agaimanapun juga,
"anita menunjukkan respon psikologis dan emosional yang sama selama kehamilan,
antara lain:
a 6mbivalence
$ada a"alnya, terjadi rencana kehamilan, dimana ada element yang mengejutkan
bah"a konsepsi telah terjadi. 6mbivalence ini berhubungan dengan pemilihan "aktu
yang ;salah<, kekha"atiran tentang modi2ikasi kebutuhan hubungan yang ada atau
rencana karier / ketakutan tentang peran baru/ dan ketakutan tentang kehamilan,
persalinan dan kelahiran.
b6cceptance %penerimaan)
$enerimaan kehamilan dipengaruhi oleh banyak 2aktor. &endahnya penerimaan
cenderung dihubungkan dengan tidak direncanakanya kehamilan dan bukti ketakutan
dan kon2lik. $ada trimester tiga menggabungkan perasaan bangga dengan takut
mengenai kelahiran anak. $ada periode ini, khususnya hak istime"a kehamilan lebih
berarti.
Selama trimester akhir, ketidaknyamanan 2isik kembali meningkat dan istirahat yang
adekuat menjadi keharusan. 4anita membuat persiapan akhir untuk bayi dan
mungkin menggunakan "aktu yang lama untuk mempertimbangkan nama anaknya.
c 'ntroversion
'ntrovert atau memikirkan dirinya sendiri dari pada orang lain merupakan peristi"a
yang biasa dalam kehamilan. 4anita mungkin menjadi kurang tertarik dengan
akti2itas terdahulunya dan lebih berkonsentrasi dengan kebutuhan untuk istirahat dan
"aktu untuk sendiri.
d*ood S"ings %$erasaan 7uaian)
selama kehamilan, "anita memiliki karakteristik ingin dibuai, dengan suka cita.
$asangan harus mengetahui bah"a ini merupakan karakteristik perilaku kehamilan,
hal itu menjadi mudah baginya untuk lebih e2ekti2 disamping itu akan menjadi
sumber stress selama kehamilan.
e change in body image %perubahan gambaran tubuh)
3ehamilan menimbulkan perubahan tubuh "anita periode "aktu yang singkat.
4anita menyadari bah"a mereka memerlukan lebih banyak ruang sebagai kemajuan
kehamilan.
&eaksi ibu: istri pada kehamilan trimester tiga:
0 lebih cemas akan kecanggungan 2isik
0 ketidaknyamanan
0 persiapan persalinan
0 sering mimpi kelainan letak, tidak dapat lahir, takut cacat.
0 $ada akhir kehamilan terangsang secara tiba0tiba.
2$erubahan $sikologis $ada 6yah
@arapan ayah menunjukkan persamaan perasaan dan kon2lik denga ibu yang
mengandung ketika kehamilan akan ditegaskan. 5ingkat ambivalence tergantung
beberapa 2aktor , seperti apakah kehamilan direncanakan, hubungan laki0laki dengan
pasangannya, pengalaman kehamilan sebelumnya, umur, dan stabilitas ekonominya.
$ada trimester tiga, perhatian dan ketakutan mungkin berulang. 7anyak laki0lakki merasa
takut melukai bayi yang belum lahir selama intercourse. 6yah juga mulai takut dan
membayaKngkan tentang apa yang akan terjadi dengan pasangannya dan bayinya yang
belum lahir selama persalinan dan kelahiran.
&eaksi ayah: suami pada kehamilan trimester tiga:
0 memilih alternati2 kontak seksual
0 perhatian tertuju pada tanggung ja"ab 2inancial
0 melamun tentang anak, jadi apa, kehilangan istri
0 merubah perilaku seksual dengan pasangannya.
%.lds, 1((?)
@ Kebutuhan Penetahuan Bai 3ran Tua 5 Pa!a Kehamilan Trimester Ketia Dan
Kelahiran Ba4i
1perubahan 2isik pada trimester tiga
2perubahan emosional pada trimester tiga dan periode post partum
!se>uality
a perubahan kebutuhan
bse>ual e>pression %cara yang berbeda)
c se>ual concerns
dproblem solving
#ketidaknyamanan ringan kehamilan
a 2rekuensi berkemih
bsakit punggung
c dyspnea
dvaricose veins
e kontraksi bra>ton hicks
2 kram kaki
gvaginal discharge
hkonstipasi
i nyeri disekitar tulang
j 2atigue
?tanda bahaya
a perdarahan vagina
bnyeri perut
c edema pada muka, tangan, dan kaki
dsakit kepala yang hebat
e gangguan bicara
2 rupture o2 membrane %sebelum !, minggu)
1nutrisi
-general hygiene
a istirahat dan tidur
blatihan
,penggunaan obat
a rokok
balkohol
c obat .5C
dresep obat
(pertumbuhan janin
10 persiapan menyusui
11 support system
12 persiapan kelahiran bayi
a rasa takut dan cemas
bketerlibatan ayah dalam kelahiran bayi
c manajemen nyeri
dintervensi obstetri
1! persiapan menjadi orang tua
a perubahan gaya hidup
bperubahan peran
c kon2lik peran
dkeseimbangan tuntutan keluarga
e tugas perkembangan maternal
1# persiapan untuk bayi baru lahir
1? rencana keluarga
%&eeder, 1((2)
' 6eaksi Konitif Dan Emosional Ibu Pa!a Kehamilan Trimester Tia
1$emulihan ketidaknyamanan 2isik
=atigue, beban yang berat, 2rekuensi, sleepnessness, kekakuan.
2$engembangan ukuran psychososial
3ebanyakan perubahan gambaran diri terjadi pada trimester tiga/ perasaan kejanggalan
dan kekakuan
!$eningkatan perhatian pada dirinya sendiri
#$eningkatan perhatian
0 ketakutan diri untuk mendapatkan kesehatan dan ;per2ormance< selama persalinan
0 ketakutan pada kesehatan bayi
?$emikiran penerimaan peran sebagai seorang ibu
0 membayangkan situasi sebagai orang tua
0 obsesi persalinan dan kelahiran, keinginan kehamilan yang berlebihan
0 peningkatan nesting behavior
%&eeder, 1((2)
9 Kom#likasi Kehamilan Trimester Tia 7+1)/2 %inu8
1$ersalinan $rematuritas
$ersalinan prematuritas %prematur) dimaksudkan dengan persalinan yang terjadi diantara
umur kehamilan 2(0!1 minggu, dengan berat badan lahir kurang dari 2,? kg. $ersalinan
prematuritas merupakan masalah besar karena berat janin kurang dari 2,? kg dan umur
kurang dari !1 minggu, maka alat0alat vital belum sempurna. Sebab persalinan
prematuritas :
a hamil dengan perdarahan, kehamilan ganda
bkehamilan disertai komplikasi %preeklamsia, dan eklamsia)
c kehamilan dengan komplikasi penyakit ibu %hipertensi, penyakit ginjal, penyakit
jantung, dsb). 3eadaan gizi yang rendah disertai kurang darah, lapisan dalam lahir
yang kurang subur karena jarak hamil terlalu pendek.
23ehamilan 8anda %3embar)
7eberapa pengaruh yang merugikan ibu yang hamil ganda :
a $engaruh hamil ganda terhadap ibu :
iperlukan gizi yang lebih banyak, sehingga tumbuh kembang janin mencapai
cukup bulan, pada hamil muda sering terjadi keluhan yang lebih hebat, ibu sering
cepat lelah, sering terjadi penyulit hamil %hidramnion, preeklamsia, dan eklamsia),
pada saat persalinan dijumpai kesulitan.
b$engaruh hamil ganda terhadap janin :
apat terjadi persalinan prematuritas, dapat terjadi janin dengan anemia atau
77+&, setelah persalinan anak pertama dapat terjadi pelepasan plasenta sebelum
"aktunya dan membahayakan janin ke dua.
!3ehamilan engan $erdarahan
$erdarahan pada kehamilan memberikan dampak yang membahayakan ibu dan janin
dalam kandungan. $erdarahan yang dapat membahayakan dan berhubungan dengan
trimester ketiga adalah mengalami perdarahan plasenta previa, perdarahan solusio
plasenta, perdarahan dari pecahnya sinus marginalis dan perdarahan dari pecahnya vasa
previa.
#3ehamilan engan 3etuban $ecah ini
$ecahnya selaput janin memberikan pertanda bahaya dan memberi kesempatan in2eksi
langsung pada janin. isamping itu, gerak janin makin terbatas, sehingga pada kehamilan
kecil mungkin dapat terjadi de2ormitas. .leh karena itu bila berhadapan dengan
kehamilan dengan mengeluarkan air apalagi belum cukup bulan harus segera datang
kerumah sakit dengan 2asilitas yang memadai.
?3ehamilan dengan kematian janin dalam rahim
$enyebab kematian janin dalam rahim:
a kehamilan diatas umur hamil !1 minggu pada ibu dengan diabetes melitus
bmungkin terjadi lilitan tali pusat yang mematikan
c terjadi simbol tali pusat
dgangguan nutrisi menjelang kehamilan cukup bulan
e kehamilan dengan perdarahan
2 kehamilan le"at "aktu lebih dari 1# hari
13ehamilan +e"at 4aktu $ersalinan %Senotinus)
7eberapa kerugian dan bahaya kehamilan le"at "aktu:
a janin yang kekurangan nutrisi dan oksigen, akan mengalami pengrusakan diri sendiri,
dengan metabolisme jaringan lemak ba"ah kulit sehingga tampak tua dan keriput,
sebagai gejala janin dengan hasil le"at "aktu
bair ketuban yang makin kental, akan sulit dibersihkan, sehingga dapat menimbulkan
gangguan perna2asan saat kelahirannya.
c 7ila gangguan terlalu lama dan berat, janin dapat meninggal dalam rahim
d*ungkin plasenta cukup baik tumbuh kembangnya sehingga dapat memberikan
nutrisi cukup dan janin menjadi lebih besar
e engan makin besarnya janin dalam rahim memerlukan tindakan operasi persalinan
2 3erugian pada ibu tidak terlalu besar, kecuali kemungkinan persalinan dengan
tindakan operasi seperti induksi persalinan sampai dengan sesio sesarea
-3ehamilan engan $reeklamsia an Eklamsia
8ejala klinik preeklamsia ringan :
a tekanan darah sekitar 1#0:(0 atau kenaikan tekanan darah !0 mm@g untuk sistolik 1?
mm@g untuk diastolik dengan interval pengukuran selama 1 jam
bterdapat pengeluaran protein dalam urin 0,! gr:literatau kualitati2 L1,0L2
c edema %bengkak kaki, tangan, atau lainnya)
dkelainan berat badan lebih dari 1 kg:minggu
8ejala preeklamsi berat %kelanjutan preeklamsia ringan) :
a tekanan darah 110:110 mm@g atau lebih
bpengeluaran protein dalam urine lebih dari sekitar ? gr:2# jam
c terjadi penurunan produksi urin kurang dari #00 cc:2# jam
dterdapat edema paru dan sianosis dan terasa sesak napas.
e 5erdapat gejala subjekti2 %sakit kepala, gangguan penglihatan, nyeri dibagian daerah
perut atas)
%'da 7agus 8de *anuaba, 1((()
3 Penka$ian Bio#h4si9al Fetus
Gltrasonosgra2i digunakan pada trimester pertama, kedua, ketiga
15rimester $ertama
a penentuan tanggal dan penegasan kehamilan
bdeteksi 'G
c diagnosis kehamilan ektopik
ddiagnosis multiple gestation
e pengkajian lokasi plasenta
25rimester 3edua an 3etiga
a pengkajian plasenta
bpengkajian struktur tubuh 2etus
c pengkajian pertumbuhan 2etus
dvisualization o2 2etus, plasenta, dan amniotoc cavity selama amniosintesis
e pengkajian posisi dan presentasi 2etus
2 diagnosa kelangsungan hidup 2etus
gbiophysical pro2ile scorer
%ickason, 1((-)
+Proses Ke#era:atan
a $engkajian
0 ketidaknyamanan dan status pernapasan
0 adanya nyeri
0 ri"ayat penyakit
0 edema
0 kaji pola seksual
0 kaji respon penurunan pola tidu
0 kaji persiapan persalinan, kelahiran, dan kedatangan bayi baru lahir
biagnosa 3epera"atan
0 3etidaknyamanan berhubungan dengan perubahan 2isik pengaruh hormonal
0 3urang pengetahuan berhubungan dengan kurang pengalaman, kesalahan interpretasi
in2ormasi
0 &esiko tinggi hargadiri rendah berhubungan dengan kemampuan untuk
menyelesaikan tugas kehamilan : kelahiran anak
0 &esiko tinggi cedera berhubungan dengan hipertensi, in2eksi, penggunaan:
penyalahgunaan zat, perubahan sistem imun, pro2il darah abnormal, hipoksia
jaringan, ketuban pecah dini.
0 Eliminasi urin berhubungan dengan pembesaran uterus, peningkatan tekanan
abdomen, 2luktuasi aliran darah ginjal dan laju 2iltrasi glomerolus
0 $erubahan pola seksual berhubungan dengan perubahan hasrat seksual,
ketidaknyamanan, atau merasa takut
0 &esiko tinggi Curah jantung berhubungan dengan peningkatan volume cairan:
perubahan aliran balik vena, perubahan permeabilitas kapiler
0 8angguan pola tidur berhubungan dengan perubahan pada tingkat akti2itas, stres,
psikologi, ketidakmampuan untuk mempertahankan kenyamanan.
0 &isiko tinggi cedera janin berhubungan dengan masalah kesehatan ibu, pemajanan
pada teratogen: agen in2eksi
0 &esiko tinggi koping individu: keluarga tidak e2ekti2 berhubungan dengan krisis
situasi: maturasi, kerentanan pribadi, persepsi tidak realistis, metoda koping yang
tidak adekuat, sistem pendukung yang tidak ada: tidak adekuat
c rencana kepera"atan
No
;
Dianosa
ke#era:atan
Tu$uan Inter<ensi 6asional
1. 3etidaknyama
nan
berhubungan
dengan
perubahan
2isik pengaruh
hormonal
Setelah
diberikan
asuhan
kepera"atan,
klien merasa
nyaman.
3riteria hasil
yang
diharapkan :
1melakukan
aktivitas
pera"atan
diri dengan
tepat untuk
mengurangi
ketidaknya
manan.
2melaporkan
ketidaknya
manan
dapat
diminimalk
an:
dikontrol
!mencari
pertolongan
medis
1 kaji secara terus0
menerus
ketidaknyamana
n klien dan
metoda untuk
mengatasinya
2 kaji satatus
pernapasan klien
! perhatikan
adanya keluhan
ketegangan pada
punggung dan
perubahan cara
jalan. 6njurkan
penggunaan
sepatu hak
rendah, latihan
pelvicrock,
girdle maternitas,
penggunaan
kompres panas,
sentuhan
terapeutik atau
stimulasi sara2
elektrikal
1data dasar terbaru untuk
merencanakan
pera"atan
2penurunan kapasitas
pernapasan saat uterus
menekan dia2ragma,
mengakibatkan dispnea
!lordosis dan regangan
otot disebabkan oleh
pengaruh hormon
%relaksin, progesteron)
pada sambungan pelvis
dan perpindahan pusat
gravitasi sesuai dengan
perbesaranuterus.
'ntervensi multipel
biasanya membantu
untuk menghilangkan
ketidaknyamanan.
dengan
tepat
transkutan
dengan tepat
# perhatikan
adanya kram
pada kaki.
6njurkan klien
untuk
meluruskan kaki
dan mengangkat
telapak kaki
bagian dalam
keposisi
dorso2leksi,
menurunkan
masukan susu,
sering mengganti
posisi, dan
menghindari
berdiri: duduk
lama
? kaji adanya:
2rekuensi
kontraksi bra>ton
@ick. 7erikan
in2ormasi
mengenai
2isiologi akti2itas
uterus
1 perhatikan
keluhan akti2itas
#menurunkan
ketidaknyamanan
berkenaan dengan
perubahan kadar
kalsium:
ketidakseimbangan
kalsium02os2or atau
karena tekanan dari
pembesaran uterus pada
sara2 yang mensuplai
ekstremitas ba"ah
?kontraksi ini dapat
menciptakan
ketidaknyamanan pada
multigra2ida pada
trimester kedua.
$rimigra2ida biasanya
tidak mengalami
ketidaknyamanan ini
sampai trimester akhir
1pembesaran uterus
trimester ketiga
763 dan
tekanan pada
kandung kemih
- kaji adanya
konstipasi dan
hemoroid
, kaji adanya
pirosis %nyeri ulu
hati). 5injau
pembatasan diet
( perhatikan
adanya leukorea
dan pruritus.
6njurkan klien
untuk sering
mandi,
menggunakan
celana dalam
katun, pakaian
longgar dan
menghindari
duduk untuk
"aktu yang lama
10 berikan
suplemen
kalsium dengan
tepat. 6njurkan
penggunaan jel
menurunkan kapasitas
kandung kemih,
mengakibatkan sering
berkemih
-peningkatan pemindahan
posisi uterus
memperberat masalah
eliminasi
,masalah sering terjadi
pada trimester kedua dan
dapat berlanjut,
khususnya bila diet tidak
dimodi2ikasi.
(saat kadar estrogen
tinggi, sekresi kelenjar
servikal menghasilkan
media asam yang
mendorong proli2erasi
organisme.
10 penambahan produk
susu bila intoleransi
dapat menjadi masalah.
9eli dapat menurunkan
kadar 2os2or dan
aluminium
hidroksida sesuai
kebutuhan
memperbaiki ketidak
seimbangan kalsium0
2os2or
2. 3urang
pengetahuan
berhubungan
dengan
kurang
pengalaman,
kesalahan
interpretasi
in2ormasi
Setelah
mendapatkan
asuhan
kepera"atan,
klien mampu
menambah
pengetahuannya
tentang
perubahan 2isik:
psikologis,
persalinan atau
kelahiran.
3riteria hasil
yang
diharapkan:
1mendiskusi
kan
perubahan
2isik:
psikologis
berkenaan
dengan
persalinan:
kelahiran
2mengidenti
2ikasi
sumber0
sumber
1berikan
in2ormasi tentang
perubahan 2isik:
2isiologis normal
berkenaan
dengan trimester
ketiga
2berikan
in2ormasi
tertulis: verbal
tentang tanda0
tanda a"itan
persalinan
!berikan
in2ormasi verbal:
tertulis tentang
pera"tan bayi
dan pemberian
makan
#anjurkan
keikutsertaan
dalam kelas
kelahiran anak
dan melakukan
orientasi rumah
sakit atau rumah
bersalin
1pemahaman kenormalan
perubahan ini dapat
menurunkan kecemasan
dan membantu
meningkatkan
penyesuaian akti2itas
pera"atan diri
2membantu klien untuk
mengenali a"itan
persalinan, untuk
menjamin tiba dirumah
sakit tepat "aktu, dan
menangani persalinan:
kelahiran
!membantu menyiapkan
pengambilan peran baru,
memrlukan barang0
barang tertentu untuk
perabot, pakaian, dan
suplai.
#menurunkan ansietas
berkenaan dengan
ketidak tahuan/
meningkatkan
mekanisme koping
untuk persalinan:
kelahiran.
yang tepat
untuk
mendapatk
an
in2ormasi
tentang
pera"atan
bayi
!mengungka
pkan
kesiapan
untuk
persalinan:
kelahiran
dan bayi
!. &esiko tinggi
hargadiri
rendah
berhubungan
dengan
kemampuan
untuk
menyelesaika
n tugas
kehamilan :
kelahiran
anak
Setelah
diberikan
asuhan
kepera"atan,
diharapkan
klien dapat
meningkatkan
harga dirinya.
3riteria hasil
yang
diharapkan:
1mendiskusi
kan reaksi0
reaksi
terhadap
perubahan
1perhatikan
isyarat verbal
dan nonverbal
klien: pasangan
saat diskusi
tentang masalah0
masalah
perubahan tubuh
dan harapan
peran.
2diskusikan si2at
atau 2rekuensi
mimpi0mimpi
13risis trimester akhir ini
dapat mengakibatkan
klien merasa cemas,
ambivalen, dan depresi
akan tubuhnya dan e2ek0
e2ek kehamilan pada
kemampuan:
akti2itasnya.
2mimpi dan 2antasi
berhubungan dengan
pengalaman melahirkan,
kemungkinan
abnormalitas bayi baru
lahir, perubahan peran
citra tubuh
dan
impian0
impian
2mencari
model
peran
positi2
dalam
persiapan
untuk
menjadi
orangtua
!mengungka
pkan
perasaan
percaya diri
mengenal
peran baru.
!evaluasi adaptasi
2isiologis klien:
pasangan
terhadap
kehamilan
#berikan
in2ormasi kepada
pasangan
mengenai
kenormalan
introspeksi,
perubahan alam
perasaan, dan
rasa takut.
?berikan: tinjau
ulang in2ormasi
tentang
perubahan 2isik
normal pada
trimester ketiga.
yang berat
!tugas normal pada
trimester ketiga ber2okus
pada persiapan menjadi
ibu: ayah.
#memikirkan diri terus0
menerus dapat
membingungkan, tetapi
hal ini memungkinkan
klien untuk menilai,
beradaptasi, dan
meningkatkan kekuatan
dari dalam diri yang
diperlukan untuk
melahirkan anak,
menjadi orang tua, dan
perubahan peran.
*impi: rasa takut
terhadap persalinan
adalah normal.
?pendidikan: komunikasi
tentang bagaimana
perubahan tubuh normal
dapat mempengaruhi
secara positi2 sikap dan
persepsi yang
memudahkan
pemahaman dan
apresiasi terhadap
kehamilan pada kedua
anggota pasangan.
#. &esiko tinggi
cedera
berhubungan
dengan
hipertensi,
in2eksi,
penggunaan:
penyalahguna
an zat,
perubahan
sistem imun,
pro2il darah
abnormal,
hipoksia
jaringan,
ketuban pecah
dini.
Setelah
diberikan
asuhan
kepera"atan,
pasien
diharapkan
tidak
mengalami
cedera.
3riteria hasil
yang
diharapkan:
1mengungka
pkan
pemahama
n tentang
2aktor0
2aktor
risiko
individu
yang
potensial
2bebas dari
komplikasi
1periksa: evaluasi
2aktor02aktor
risiko yang ada
sebelumnya:
baru, nadi, dan
bunyi jantung.
$eriksa tanda0
tanda hipertensi
akibat kehamilan
2dapatkan kultur
vagina. 3aji
terhadap in2eksi
dan penyakit
hubungan
seksual
!dapatkan @b dan
@t pada gestasi
minggu ke 2,.
pastikan klien
mentaati asupan
zat besi dan
vitamin pranatal
setiap hari.
#berikan
in2ormasi tentang
tanda0tanda
a"itan persalinan
/ tinjau ulang
ri"ayat 3$:
persalinan
1situasi potensial risiko
tinggi sering menjadi
masalah dan
memerlukan intervensi
segera, bila kebutuhan
sirkulasi dan metabolik
paling besar.
2in2eksi vagina yang
tidak dapat diobati,
menciptakan
ketidaknyamanan berat
pada klien, dan risiko
terhadap janin.
!mendeteksi anemia
dengan hipoksemia:
anoksia potensial pada
klien dan janin
#ri"ayat positi2
meningkatkan
kemungkinan masalah
serupa pada kehamilan
berikutnya
paterm
?tentukan
penggunaan
alkohol: obat0
obatan lain
1kaji terhadap
perdarahan
vagina dan
tanda0tanda
koagulasi intra
vaskulardisemina
ta..
?penggunaan:
penyalahgunaan zat
membuat klien berisiko
terhadap persalinan
prematur dan janin sulit
dilahirkan
1adanya kedaruratan
obstetrik, dengan
reduksi pada volume
cairan dan penurunan
kapasitas vaskular
diseminata
?. Eliminasi urin
berhubungan
dengan
pembesaran
uterus,
peningkatan
tekanan
abdomen,
2luktuasi
aliran darah
ginjal dan laju
2iltrasi
glomerolus
Setelah
diberikan
asuhan
kepera"atan,
klien mengerti
tentang
perubahan pola
eliminasi urin.
3riteria hasil
yang
diharapkan:
1mengun
gkapkan
pemaha
man
tentang
kondisi
1 berikan
in2ormasi tentang
perubahan
perkemihan
sehubungan
dengan trimester
ketiga
2 anjukan klien
untuk melakukan
posisi miring saat
tidur. $erhatikan
keluhan0keluhan
nokturia.
! anjurkan klien
untuk menghindari
posisi tegak dalam
"aktu yang lama
1 membantu klien
memahami alasan
2isiologis dari 2rekuensi
berkemih dan nokturia.
$embesaran uterus
trimester ketiga
2 meningkatkan per2usi
ginjal
! posisi ini
memungkinkan terjadinya
sindrom vena kava dan
menurunkan aliran vena
2mengide
nti2ikasi
cara0
cara
untuk
mencega
h stasis
urinarius
dan atau
edema
jaringan
# berikan
in2ormasi
mengenai perlunya
masukan cairan 10
, gelas: hari,
penurunan
masukan 20! jam
sebelum
beristirahat, dan
penggunaan
garam, makanan,
dan produk
mengandung
natrium dalam
jumlah sedang
? berikan
in2ormasi
mengenai bahaya
menggunakan
diuretik dan
penghilangan
natrium dari diet
1 tes urin
midstream untuk
memeriksa
albumin
# mempertahankan
tingkat cairan dan per2usi
ginjal adekuat, yang
mengurangi natrium diet
untuk mempertahankan
status isotonik
? kehilangan:
pembatasan natrium dapat
sangat menekan regulator
renin0angiotensin0
aldosteron dari kadar
cairan, mengakibatkan
dehidrasi: hipovolemia
berat
1 dapat
mengidenti2ikasi spasme
glomerulus atau
penurunan per2usi ginjal
berkenaan dengan
hipertensi akibat
kehamilan
1. $erubahan
pola seksual
berhubungan
dengan
perubahan
hasrat seksual,
ketidaknyama
nan, atau
merasa takut
Setelah
diberikan
asuhan
kepera"atan,
diharapkan
pasien dapat
memahami
perubahan pola
seksualitas.
3riteria hasil
yang
diharapkan:
1mendisk
usikan
masalah
yang
berhubu
ngan
dengan
isu0isu
seksual
pada
trimester
ketiga
2mengeks
presikan
kepuasa
n
bersama
dengan
dengan
1 mulai
pengkajian
seksual, cari
perubahan pada
trimester pertama
dan kedua
2 kaji persepsi
pasangan terhadap
hubungan seksual
! anjurkan
pasangan untuk
berdiskusi, tentang
perasaan dan
masalah yang
berhubungan
dengan dengan
perubahan pola
seksual. 7erikan
in2ormasi tentang
1penurunan minat pada
aktivitas: koitus seksual
sering terjadi pada
trimester ketiga, karena
perubahan:
ketidaknyamanan
2isiologis
2kemampuan pasangan
untuk
mengidenti2ikasikan:
mengungkapkan:
menerima
perubahanseksual pada
trimester pertama dapat
mempengaruhi
hubungan dan
kemampuan mereka
untuk mendukung satu
sama lain secara
emosional
!komunakasi antar
pasangan adalah penting
untuk pemecahan
masalah yang
konstruksi2.
hubunga
n
seksual
kenormalan
perubahan.
# berikan
in2ormasi tentang
metoda0metoda
alternati2 untuk
mencapai
kepuasan seksual
dalam pemenuhan
kebutuhan
keintiman:
kedekatan
? anjurkan
pilihan posisi
untuk koitus selain
dari posisi pria
diatas
1 diskusikan
pentingnya tidak
meniup udara ke
dalam vagina
- anjurkan
klien: pasangan
untuk
mengungkapkan
rasa takut yang
dapat menurunkan
hasrat untuk koitus
#kebutuhan seksual dapat
dipenuhi melalui
masturbasi, kemesraan,
membelai, dan
sebagainya bila secara
bersamaan diinginkan
atau dapat diterima.
?pembesaran abdomen
klien memerlukan
perubahan posisi untuk
kenyamanan dan
keamanan
1kematian ibu karena
embolisme udara telah
dijumpai
-kesalahan pengertian
dan rasa takut bah"a
koitus dapat
mengakibatkan cedera
janin, in2eksi, dan
timbulnya persalinan
dapat juga
mempengaruhi hasrat
seksual.
,instruksi khusus
mungkin ditemukan bila
terdapat ri"ayat
, instruksikan
klien untuk
mendiskusikan
keamanan koitus
dalam minggu ke
10ke , akhir
dengnan
pemberipera"atan
nya.
komplikasi atau bila
komplikasi diantisipasi.
-. &esiko tinggi
Curah jantung
berhubungan
dengan
peningkatan
volume
cairan:
perubahan
aliran balik
vena,
perubahan
permeabilitas
kapiler
Setelah
diberikan
asuhan
kepera"atan,
diharapkan
klien mampu
mengontrol
volume cairan.
3riteria hasil
yang
diharapkan:
1tekanan
darah
normal,
bebas
edema
patologis
2mengid
enti2ika
si
adanya
1tinjau ulang
perubahan
2isiologis
normal.
'denti2ikasi
tanda:gejala yang
memerlukan
evaluasi medis
atau intervensi
2pantau 2rekuensi
nadi jantung
!catat tanda0tanda
hipertensi akibat
kehamilan:
edema umum,
1retensi kelebihan cairan
dan permulaan respons
stres renin0angiotensin
''0aldosteron dapat
menyebabkan cairan
meninggalkan
kardiovaskuler,
mengakibatkan dehidrasi
yang secara negati2
mempengaruhi curah
jantung
2saat 2rekuensi jantung
istirahat meningkat
secara normal sebanyak
1? pdm untuk
memudahkan sirkulasi
tambahan volume cairan
!membedakan antara
edema 2isiologis normal
dan potensial
tanda0
tanda
abnorm
al yang
memerl
ukan
evaluasi
alnjut.
albuminuria 2L,
dan hipertensi
dengan
peningkatan
sistolik lebih
besar dari !0 mm
@g atau sistolik
lebih besar dari
!0 mm @g atau
diastolik M dari
1? mm @g
#anjurkan
perubahan posisi
yang sering
#posisi supine:rekumben
dan posisi tegak lama
sangat menurunkan
aliran balik vena dan
curah jantung pada
trimester tiga, secara
negati2 mempengaruhi
aliran pada uterus dan
ginjal. $osisi sim:
semi2o"ler miring
mengoptimalkan per2usi
plasenta: ginjal
?meningkatkan aliran
balik vena, sehingga
menurunkan edema,
,. 8angguan
pola tidur
berhubungan
dengan
perubahan
Setelah
diberikan
asuhan
kepera"atan,
diharapkan
1tinjau ulang
kebutuhan
perubahan tidur
normal
berkenaan
1membantu
mengidenti2ikasi
kebutuhan untuk
menetapkan pola tidur
yang berbeda
pada tingkat
akti2itas, stres,
psikologi,
ketidakmamp
uan untuk
mempertahan
kan
kenyamanan.
pasien tidak
mengalami
gangguan pola
tidur.
3riteria hasil
yang
diharapkan:
1melapork
an
perbaikan
tidur:istir
ahat
2melapork
an
peningkat
an rasa
sejahtera
dan
perasaan
segar
dengan
kehamilan.
5entukan pola
tidur saat ini
2evaluasi tingkat
kelelahan
!kaji terhadap
kejadian
insomnia dan
respons klien
terhadap
penurunan tidur.
6njurkan alat
bantu untuk
tidur, seperti
teknik relaksasi,
membaca, mandi
air hangat,dan
penurunan
akti2itas sebelum
istirahat
#perhatikan
keuslitan
berna2as karena
posisi. 6njurkan
2peningkatan retensi
cairan, penambzahan
berat badan, dan
pertumbuhan janin,
semua memperberat
perasaan lelah,
khususnya pada
multipara.
!ansietas yang
berlebihan,
kegembiraan,
ketidaknyamanan 2isik,
nokturia, dan akti2itas
janin dapat mempersulit
tidur
#pada posisi rekumben,
pembesaran uterusserta
organ abdomen menekan
dia2ragma, sehingga
tidur pada posisi
semi 2o"ler
?dapatkan sel
darah merah
%S*) dan kadar
@b
1rujuk klien untuk
konseling bila
kekurangan
tidur:kelelahan
mempengaruhi
akti2itas
kehidupan
sehari0hari
membatasi ekspansi
paru. $enggunaan posisi
semi2o"ler
memugnkinkan
dia2ragma menurun,
membantu
mengembangkanekspans
i paru optimal
?anemia dan penurunan
kadar @b:S*,
mengakibatkan
penurunan oksigenasi
jaringan serta
mempengaruhi perasaan
letih berlebihan
1mungkin perlu bagi
klien menghadapi
perubahan siklus tidur0
terjaga, mengidenti2ikasi
prioritas yang tepat dan
memodi2ikasi komitmen
(. &isiko tinggi
cedera janin
berhubungan
dengan
masalah
kesehatan ibu,
pemajanan
Setelah
diberikan
asuhan
kepera"atan,
diharapkan
dapat menjaga
kesehatan ibu
1lanjutkan
pengkajian
berkelanjutan
tentang nutrisi
ibu
1perubahan pada nutrisi
ibu dapat menurunkan
cadangan zat besi pada
janin, membatasi
cadangan lemak,
memperlambat
perkembangan
pada
teratogen:
agen in2eksi
dan janin dan
dapat
menghindari
resiko cedera.
3riteria hasil
yang
diharapkan:
1mengidenti
2ikasi
2aktor0
2aktor
risiko
individu
2mengubah
gaya hidup:
perilaku
yang
menurunka
n resiko
2hindari
penggunaan
tembakau
!berikan
in2ormasi tentang
resiko terapi obat
neurologis pada
neonatus: anak, dan
menurunkan cadangan
protein untuk
pertumbuhan otak,
sehingga menurunkan
lingkar kepala pada
keturunan
2dapat menghambat
penebalan berat badan
ibu, menurunkan
pertumbuhan intra
uterus: plasenta, dan
mengakibatkan skor
apgar rendah saat
kelahiran
!pada trimester ketiga,
sul2onamid
meningkatkan risiko
hiperbilirubinemia
dengan mempengaruhi
ikatan albumin0bilirubin.
5etrasiklin
menyebabkan
pe"arnaan pada
pelapisan desisua gigi
dan menghambat
pertumbuhan tulang
pada bayi prematur.
Streptomisin
mengakibatkan
#pantau pro2il
bio2isik janin
?perhatikan
kondisi
membran/ klien
yang dira"at di
rumah sakit bila
membran pecah
kerusakan pada sara2
pendengaran serta
kemungkinan
kehilangan kehilangan
pendengaran
#tentukan kesejahteraan
uteroplasenta: janin dan
klien berisiko terkena
sepsis
10. &esiko tinggi
koping
individu:
keluarga tidak
e2ekti2
berhubungan
dengan krisis
situasi:
maturasi,
kerentanan
pribadi,
persepsi tidak
realistis,
metoda
koping yang
tidak adekuat,
sistem
pendukung
Setelah
diberikan
asuhan
kepera"atan,
diharapkan
klien
mendapatkan
kopign individu
yang e2ekti2.
3riteria hasil
yang
diharapkan:
1mendiskusi
kan reaksi
emosional
pada
trimester
tiga
1kaji persiapan
persalinan,
kelahiran, dan
kedatangan bayi
baru lahir
2tentukan persepsi
klien: pasangan
terhadap janin
sebagai kesatuan
yang terpisah
1keterlibatan pada kelas
kelahiran bayi dan
keahlian tentang
peralatan dan bahan
dalam pera"atan dapat
menunjukkan kesiapan
secara psikologis.
3urangnya persiapan
dapat didasarkan pada
keyakinan budaya, atau
dapat menandkan
masalah keuangan atau
psikologis
2persepsi ini menandakan
pelengkapan tugas0tugas
psikologis dari
kehamilan
yang tidak
ada: tidak
adekuat
2menyiapka
n kelahiran
bayi, sesuai
dengan
keyakinan
budaya
melalui
pendidikan:
keahlian
!mengidenti
2ikasi
model
peran yang
tepat
#menggamb
arkan
karakteristi
k
kepribadian
tentang
janin
!tentukan
bagaimana
manusia
mengetahui
kehamilan saat
persalinan dan
kelahiran
mendekat
#perhatikan
kehilangan dari
kehamilan
sebelumnya,
2aktor02aktor
genetik, atau
ri"ayat lahir
mati, dan
diskusikan
makna kejadian
tersebut kepada
pasien:klien
?evaluasi sistem
pendukung yang
tesedia pada
klien: pasangan.
!seorang dengan tingkat
ketergantungan yang
tinggi dapat mengalami
kesulitan memenuhi
peningkatan kebutuhan
ketergantunagnm klien
sehingga dapat
menciptakan kon2lik.
Selain itu, koping
negati2 dimani2estasikan
sebagai akibat
kurangnya persiapan
persalinan dan atau pada
bayi baru lahir.
#pasangan risiko tinggi
mungkin lebih memilih
untuk tidak membuat
persiapan dengan baik
sebagai cara
perlindungan bagi
mereka sendiri dari
kemungkinan kehilangn:
cedera apabila janin
tidak hidup
?ketersediaan keluarga
dan teman dapat
membantu klien:
pasangan untuk
mengatasi tugas0tugas
yang datang karena
persalinan dan kelahiran.
767 ''':
36SGS AD' 6H 6SG@6H 3E$E&64656HHF6
DAFTA6 PUSTAKA
E$3ES &'. 1((!. Asuhan Kebidanan Pada Ibu Hamil Dalam Konteks Keluarga. 9akarta.
7hakti husada
ickason, Elizabeth 9. 1((-. Maternal-Infant Nursing Care. St. +ouis, *issouri: *osby
oengoes. E, *arylinn. 2001. Rencana Peraatan Maternal !a"i. 9akarta: $enerbit 7uku
3edokteran:E8C
=arrer, @elen. 2001. Peraatan Maternitas. 9akarta: $enerbit 7uku 3edokteran: E8C
*anuaba, 'da 7agus 8de. 1(((. Memahami Kesehatan Re#roduksi $anita. 9akarta: 6rcan
.lds, Sally 7. 1((?. Maternal-Neborn Nursing. Cali2ornia: $rentice @all
$ra"iroharjo, Sar"ono. 2001. !uku Acuan Nasional Pela"anan Kesehatan Maternal Dan
Neonatal. 9akarta: yayasan 7ina $ustaka
$ra"iroharjo, Sar"ono. 2002. !uku Panduan Praktis Pela"anan Kesehatan Maternal Dan
Neonatal. 9akarta: Fayasan 7ina $ustaka.
$ra"iroharjo, Sar"ono. 200?. Ilmu Kebidanan. 9akarta: yayasan 7ina $ustaka
&eeder, Sharon 9. 1((2. Maternit" Nursing% &amil"' Neborn' And $omen(s Health Care. GS6:
+ipponcott Company
. Penka$ian
1identitas pasien
a nama : Hy. $
b umur : 2- tahun
2keluhan utama
a klien mengeluh nyeri punggung skala ?
b klienmulai tidak nyaman dengan posisi tidur terlentang karena
menyebabkan sesak napas, miringpun klien merasa susah tidur sehingga klien
bila siang hari sering merasa mengantuk
c klien sering merasa 763 dalam sehari lebih dari 10 kali
d klien menyatakan sepertinya kandung kemihnya cepat penuh
e klien minum seperti biasanya sekitar , gelas perhari
!ri"ayat obstetrik
a. 81 $0 60
#pemeriksaan umum
tekanan darah : 100: -0 mm @g
nadi : kuat teratur ,0 kali: menit
&& : 20 kali: menit
Suhu 5 : !-,2 derajat celcius
?pemeriksaan khusus
a +eopold ' : t2u setinggi $>
b+eopold '' %puki) : teraba memanjang keras seperti papan pada pperut jari
c +eopold ''' : presentasi kepala janin
d+eopold 'D : kepala telah masuk $6$
7Analisa Data
No
;
Data %asalah Ke#era:atan
*; DS5
0 klien mengeluh nyeri
punggung skala ?
0 klien mulai tidak
nyaman dengan posisi
tidur terlentang
. :
0 5 : 100:-0 mm@g
0 H : ,0 >:mnt
0 && : 2# >:mnt
0 5 : !-,2 derajat celcius
Keti!akn4amanan
BAB III
KASUS ='I DAN ASUHAN KEPE6A"ATANN>A
6nda dinas diruang poli kandungan &S3, dating Hy. $ 2- tahun, dengan status
obstetric 81 $0 60 @ !, minggu. 5d 100:-0 mm@g, nadi kuat teratur ,0 kali:menit, && 20
>:mnt. 5: !-,2 derajat celcius. $osisi berjalan lordosis, klien menggunakan sepatu dengan hak ?
cm. tampak kaki klien edema skala 2. klien mengeluh nyeri punggung skala ?. klien juga mulai
tidak nyaman dengan posisi tidur terlentang karena menyebabkan sesak napas. *iring pun klien
merasa susah tidur sehingga klien bila siang hari sering mengantuk. 5erlebih ditambah klien
sering 763 dalam sehari klien mengaku 763 lebih dari 10 kali. 3lien menyatakan sepertinya
kandung keminya cepat penuh. 3lien minum seperti biasanya sekitar , gelas sehari. ari
pemeriksaan leopold didapatkan, 5=G setinggi $>, presentasi kepala janin, puki, kepala telah
masuk $6$.
Soal 6.
17uat HC$ sesuai dengan data yang adaN
27agaimana dengan implementasi dan evaluasi terkait dengan data berikut:
Setelah diberikan intervensi, klien menyatakan akan membatasi minumnya sekitar 102
jam sebelum tidur sehingga klien tidak terganggu tidurnya karena ingin 763. 5etap minum
sekitar , gelas agar tidak kekurangan cairan tubuh. 3lien akan meninggikan posisi bantal bila
tidur dan akan menyangga kakinya bila tidur supaya bengkaknya menghilang. 3lien akan
mengganti sepatunya dengan sepatu hak rendah untuk mengurangi nyeri kaki dan punggung.
3lien menyatakan saat ini timbul cemas karena menurut dokter setelah pemeriksaan panggul,
klien tidak dapat melahirkan bayinya normal karena panggulnya sempit, sehingga harus operasi.
Soal 7:
16pakah terdapat > kepera"atan baruO
27agaimana dengan prioritas > kepera"atan 6nda bila ada > baru dan buat HC$ nya N
6 $engkajian
1'dentitas $asien
/ Hama : Hy. $
/ Gmur : 2- tahun
2ata 6tau @asil $engkajian
/ $osisi berjalan lordosis, klien menggunakan sepatu dengan hak ? cm. tampak kaki
klien edema skala 2.
/ 3lien mengeluh nyeri punggung skala ?.
/ 3lien juga mulai tidak nyaman dengan posisi tidur terlentang karena menyebabkan
sesak napas.
/ *iring pun klien merasa susah tidur sehingga klien bila siang hari sering mengantuk.
/ 5erlebih ditambah klien sering 763 dalam sehari klien mengaku 763 lebih dari 10
kali.
/ 3lien menyatakan sepertinya kandung keminya cepat penuh.
/ 3lien minum seperti biasanya sekitar , gelas sehari.
!&i"ayat .bstetric
/ 3ehamilan : 3ehamilan ke01
/ Status kehamilan : $rimigravida
/ Status aborsi : 7elum pernah aborsi
/ Gsia kehamilan : !, minggu
#$emeriksaan Gmum
idapatkan 55D :
/ 5: 100:-0 mm@g
/ H : teratur ,0 A:mnt
/ &&: 20 A:mnt
/ 5 : !-, 2 derajat celcius
?$emeriksaan 3husus
a +eopold ' : 5inggi 2undus uteri setinggi $>
b+eopold '' : 5eraba memanjang keras seperti papan pada perut ibu sebelah kiri
%$G3')
c +eopold ''' : $resentasi kepala janin
d+eopold 'D : 3epala telah masuk $6$
76nalisa ata
Ho ata *asalah
3epera"atan
3emungkinan
penyebab
1. S :
/ 3lien sering 763 dalam
sehari klien mengaku
763 lebih dari 10 kali.
/ 3lien menyatakan
sepertinya kandung
keminya cepat penuh.
/ 3lien minum seperti
biasanya sekitar , gelas
sehari.
/ 5idur miring klien juga
suah tidur
/ Siang hari klien sering
mengantuk
. :
0
8angguan pola
tidur
/ $embesaran
uterus
/ $eningkatan
tekanan
abdomen
/ =luktuasi
aliran darah
ginjal dan
laju
glomerulus
%+=@)
2. S :
/ 3lien mengatakan
menggunakan sepatu
dengan hak ? cm
8angguan
volume cairan
berlebih
/ 5ekanan dari
pembesaran
utterus pada
sara2 yang
mensuplai
. :
/ 3lien menyatakan
kakinya bengkak
ekstremitas
ba"ah
/ $enekanan
sara2 dan
vena 2emoral
/ 3urang
pengetahuan
!. S :
/ 3lien mulai tidak
nyaman dengan posisi
tidur terlentang karena
menyebabkab sesak
napas
/ posisi berjalan lordosis
. :
/ 3lien mengeluh nyeri
punggung skala ?
3etidak
nyamanan nyeri
/ $erubahan
2isik
/ $engaruh
hormonal
%relaksin dan
progesterone)
/ 3etidak
seimbangan
kalsium dan
2os2or
Ciagnosa kepera"atan
18angguan pola tidur berhubungan dengan eliminasi urin
28angguan volume cairan berlebih berhubungan dengan aliran balik vena sekunder
berhubungan dengan kurang pengetahuan
!8angguan nyeri berhubungan dengan perubahan 2isik dan pengaruh hormonal
&encana 3epera"atan
H
o.
iagnosa
3epera"ata
n
5ujuan 'ntervensi &asional
1 8angguan Setelah diberikan 15injau ulang 1*embantu
. pola tidur
berhubungan
dengan
eliminasi
urin
asuhan kepera"atan,
diharapkan pasien tidak
mengalami gangguan
pola tidur.
3riteria hasil yang
diharapkan :
1$erbaikan tidur:
istirahat
2$eningkatan
rasa sejahtera
dan perasaan
sehat
!*engungkapkan
pemahaman
tentang kondisi
#*engidenti2ikas
i cara0cara untuk
mencegah stasis
urinarius dan
atau edema
jaringan
kebutuhan
perubahan tidur
normal berkenaan
dengan kehamilan.
5entukan pola tidur
saat ini
2Evaluasi tingkat
kelelahan
!3aji terhadap
kejadian insomnia
dan respons klien
terhadap
penurunan tidur.
6njurkan alat
bantu untuk tidur,
seperti teknik
relaksasi,
membaca, mandi
air hangat,dan
penurunan akti2itas
sebelum istirahat
#$erhatikan
keuslitan berna2as
mengidenti2ikasi
kebutuhan untuk
menetapkan pola
tidur yang berbeda
2$eningkatan
retensi cairan,
penambzahan
berat badan, dan
pertumbuhan
janin, semua
memperberat
perasaan lelah,
khususnya pada
multipara.
!6nsietas yang
berlebihan,
kegembiraan,
ketidaknyamanan
2isik, nokturia, dan
akti2itas janin
dapat mempersulit
tidur
#$ada posisi
rekumben,
karena posisi.
6njurkan tidur
pada posisi semi
2o"ler
?apatkan sel darah
merah %S*) dan
kadar @b
1&ujuk klien untuk
konseling bila
kekurangan
tidur:kelelahan
mempengaruhi
pembesaran
uterusserta organ
abdomen menekan
dia2ragma,
sehingga
membatasi
ekspansi paru.
$enggunaan posisi
semi2o"ler
memugnkinkan
dia2ragma
menurun,
membantu
mengembangkane
kspansi paru
optimal
?6nemia dan
penurunan kadar
@b:S*,
mengakibatkan
penurunan
oksigenasi
jaringan serta
mempengaruhi
perasaan letih
berlebihan
1*ungkin perlu
bagi klien
menghadapi
perubahan siklus
tidur0terjaga,
akti2itas kehidupan
sehari0hari.
-7erikan in2ormasi
tentang perubahan
perkemihan
sehubungan
dengan trimester
ketiga
,6njukan klien
untuk melakukan
posisi miring saat
tidur. $erhatikan
keluhan0keluhan
nokturia.
(6njurkan klien
untuk menghindari
posisi tegak dalam
"aktu yang lama
10 7erikan
in2ormasi
mengenai perlunya
masukan cairan 10
, gelas: hari,
penurunan
mengidenti2ikasi
prioritas yang
tepat dan
memodi2ikasi
komitmen
-*embantu klien
memahami alasan
2isiologis dari
2rekuensi
berkemih dan
nokturia.
$embesaran uterus
trimester ketiga
,*eningkatkan
per2usi ginjal
($osisi ini
memungkinkan
terjadinya sindrom
vena kava dan
menurunkan aliran
vena
10 *empertahank
an tingkat cairan
dan per2usi ginjal
adekuat, yang
mengurangi
natrium diet untuk
masukan 20! jam
sebelum
beristirahat, dan
penggunaan
garam, makanan,
dan produk
mengandung
natrium dalam
jumlah sedang
11 7erikan
in2ormasi
mengenai bahaya
menggunakan
diuretik dan
penghilangan
natrium dari diet
12 5es urin
midstream untuk
memeriksa
albumin
mempertahankan
status isotonik
11 3ehilangan:
pembatasan
natrium dapat
sangat menekan
regulator renin0
angiotensin0
aldosteron dari
kadar cairan,
mengakibatkan
dehidrasi:
hipovolemia berat
12 apat
mengidenti2ikasi
spasme
glomerulus atau
penurunan per2usi
ginjal berkenaan
dengan hipertensi
akibat kehamilan
2
.
8angguan
volume
cairan
berlebih
Setelah diberikan
asuhan kepera"atan,
diharapkan pasien
mampu mengurangi
17erikan in2ormasi
tentang perubahan
2isik: 2isiologis
normal berkenaan
1$emahaman
kenormalan
perubahan ini dapat
menurunkan
berhubungan
dengan
aliran balik
vena
sekunder
berhubungan
dengan
kurang
pengetahuan
atau mencegah edema.
3riteria hasil yang
diharapkan:
15 tetap normal
27ebas edema
patologis.
dengan trimester
ketiga
27erikan in2ormasi
tertulis: verbal
tentang tanda0
tanda a"itan
persalinan
!7erikan in2ormasi
verbal: tertulis
tentang pera"tan
bayi dan
pemberian makan
#6njurkan
keikutsertaan
dalam kelas
kelahiran anak dan
melakukan
orientasi rumah
sakit atau rumah
bersalin
kecemasan dan
membantu
meningkatkan
penyesuaian
akti2itas pera"atan
diri
2*embantu klien
untuk mengenali
a"itan persalinan,
untuk menjamin
tiba dirumah sakit
tepat "aktu, dan
menangani
persalinan:
kelahiran
!*embantu
menyiapkan
pengambilan peran
baru, memrlukan
barang0barang
tertentu untuk
perabot, pakaian,
dan suplai.
#*enurunkan
ansietas berkenaan
dengan ketidak
tahuan/
meningkatkan
mekanisme koping
untuk persalinan:
kelahiran.
?5injau ulang
perubahan
2isiologis normal.
'denti2ikasi
tanda:gejala yang
memerlukan
evaluasi medis
atau intervensi
1$antau 2rekuensi
nadi jantung
-Catat tanda0tanda
hipertensi akibat
kehamilan: edema
umum,
albuminuria 2L,
dan hipertensi
dengan
peningkatan
sistolik lebih besar
?3elebihan cairan
dan permulaan
respons stres renin0
angiotensin ''0
aldosteron dapat
menyebabkan
cairan
meninggalkan
kardiovaskuler,
mengakibatkan
dehidrasi yang
secara negati2
mempengaruhi
curah jantung
1Saat 2rekuensi
jantung istirahat
meningkat secara
normal sebanyak 1?
pdm untuk
memudahkan
sirkulasi tambahan
volume cairan
-*embedakan
antara edema
2isiologis normal
dan potensial
dari !0 mm @g
atau sistolik lebih
besar dari !0 mm
@g atau diastolik M
dari 1? mm @g
,6njurkan
perubahan posisi
yang sering
,*eningkatkan
aliran balik vena,
sehingga
menurunkan
edema,
!
.
8angguan
nyeri
berhubungan
dengan
perubahan
2isik dan
pengaruh
hormonal
Setelah diberika suhan
kepera"atan,
diharapkan pasien
mampu mengurangi
rasa nyeri.
3riteria hasil yang
diharapkan :
1*elakukan
aktivitas
pera"atan diri
dengan tepat
untuk
mengurangu
nyeri
2*elaporkan rasa
nyeri dapat
diminimalkan:di
kontrol
1 3aji satatus
pernapasan klien
2 $erhatikan adanya
kram pada kaki.
6njurkan klien
untuk meluruskan
kaki dan
mengangkat
telapak kaki
bagian dalam
keposisi
dorso2leksi,
menurunkan
masukan susu,
sering mengganti
posisi, dan
1$enurunan
kapasitas
pernapasan saat
uterus menekan
dia2ragma,
mengakibatkan
dispnea
23etidaknyamanan
berkenaan dengan
perubahan kadar
kalsium:
ketidakseimbanga
n kalsium02os2or
atau karena
tekanan dari
pembesaran
uterus pada sara2
yang mensuplai
ekstremitas
ba"ah
menghindari
berdiri: duduk
lama
! 3aji adanya:
2rekuensi
kontraksi bra>ton
@ick. 7erikan
in2ormasi
mengenai 2isiologi
akti2itas uterus
# 7erikan suplemen
kalsium dengan
tepat. 6njurkan
penggunaan jel
aluminium
hidroksida sesuai
kebutuhan
!3ontraksi ini
dapat
menciptakan
ketidaknyamanan
pada multigra2ida
pada trimester
kedua.
$rimigra2ida
biasanya tidak
mengalami
ketidaknyamanan
ini sampai
trimester akhir
#$enambahan
produk susu bila
intoleransi dapat
menjadi masalah.
9eli dapat
menurunkan
kadar 2os2or dan
memperbaiki
ketidak
seimbangan
kalsium02os2or
E'mplementasi dan evaluasi
/ 'mplementasi
H
o.

>
@ari:5anggal:9am 'mplementasi &espon 55
1. Selasa, 10 9anuari
2001
$ukul : 0(.00
1*engkaji perubahan
tidur normal dan pola
tidur klien
berhubungan dengan
kehamilannya
2*emberikan
in2ormasi tentang
kelelahan sedang
yang normal
!*enganjurkan klien
untuk istirahat 102
jam dan dapatkan ,
jam tidur:malam
#*enganjurkan alat
7antu tidur seperti
teknik relaksasi,
membeca, mandi air
hangat, dan
penurunan aktivitas
tepat sebelum
beristirahat
?*emberikan
in2ormasi tentang
perubahan
perkemihan
13lien menyampaikan
keluhan gangguan pola
tidurnya
2*enganggukkan kepala
!*endengarkan dan
memperhatikan
#*enganggukan kepala
dan berkata, ;baik
suster<.
?*endengarkan dan
bertanya lebih jelas
hingga mengerti
sehubungan dengan
trimester tiga
1*engajarkan klien
untuk menghindari
posisi tegak:supine
dalam "aktu yang
lama
-*emberikan
in2ormasi mengenai
perlunya masukan
cairan 10, gelas:hari,
penurunan masukan
20! jam sebelum
istirahat, dan
penggunaan garam,
makanan, dan produk
mengandung natrium
dalam jumlah besar
,*erujuk klien untuk
konseling bila
kekurangan
tidur:kelelahan
mempengaruhi
aktivitas kehidupan
sehari0hari
17ertanya
-*endengarkan
,5ersenyum dan
menganggukkan kepala
2. Selasa, 10 9anuari
2001
$ukul : 0(.00
1*emberikan
in2ormasi baru
mengenai kehamilan
trimester tiga
2*emberikan
1*emperhatikan
2*emperhatikan
in2ormasi tentang
perubahan 2isik pada
trimester tiga,
termasuk adanya
edema
!*engkaji adanya
keluhan edema
#*emberikan
in2ormasi tentang
posisi
supine:rekumben dan
posisi tegak lama
sangat menurunkan
aliran balik vena dan
curah jantung pada
trimester tiga
?*emberikan
in2ormasi posisi
sim:semi
2o"lermiring
mengoptimalkan
per2usi plasenta:ginjal
1*enganjurkan
perubahan posisi yang
sering untuk
meningkatkan aliran
balik vena dan
!*enyampaikan keluhan
edema
#*emperhatikan
?*enganggukkan kepala
15ersenyum dan
menganggukkan kepala
menurunkan edema
!. Selasa, 10 9anuari
2001
$ukul : 0(.00
1*engkaji ketidak
nyamanan klien
2*engkaji adanya
keluhan
ketegangan
punggung dan
perubahan cara
berjalan
!*emberikan
suplemen kalsium
dengan tepat
#*enganjurkan
penggunaan jeli
aluminium
hidroksida sesuai
kebutuhan
13lien menyatakan
ketidak
nyamanannya
23lien mengeluhkan
nyeri pada
punggung dan
posisi berjalan
lordosis
!*enganggukkan
kepala
#*enganggukkan
kepala
/ Evaluasi
Ho.
>
@ari:5anggal:9am Evaluasi 55
1. Selasa, 10 9anuari
2001
$ukul : 0(.00
S 5
/ 3lien akan membatasi minumnya
sekitar 102 jam sebelum tidur agar tidak
terganggu tidurnya karena ingin 763
/ 3lien akan tetap minum , gelas:hari
agar tidak kekurangan cairan tubuh.
3 5
/ 3lien tidak mengalami nokturia
A 5
/ 7elum teratasi
P 5
/ +anjutkan intervensi
2. Selasa, 10 9anuari
2001
$ukul : 0(.00
S 5
/ 3lien akan meninggikan posisi bantal
/ 3lien akan menyangga kakinya bila
tidur supaya bengkaknya menghilang
/ 3lien akan menyangga sepatunya
dengan sepatu hak rendah untuk
mengurangi nyeri kaki
3 5
/ 3lien tampak rileks
A 5
/ 7elum teratasi
P 5
/ +anjutkan intervensi
!. Selasa, 10 9anuari
2001
$ukul : 0(.00
S 5
/ 3lien akan mengganti sepatunya dengan
sepatu hak rendah untuk mengurangi
nyeri punggung
3 5
/ Hyeri punggung pada klien dapat
diminimalkan
A 5
/ 7elum teratasi
P 5
/ +anjutkan intervensi
P
'68H.S6 3E$E&64656H 76&G
6 6nalisa ata
Ho
.
ata *asalah 3epera"atan 3emungkinan
$enyebab
1. DS 5
3lien mengatakan saat ini
timbul cemas setelah
dilakukan pemeriksaan
panggul
D3 5
/ $anggul klien sempit
/ 3lien tidak dapat
melahirkan bayinya
normal secara normal
/ 3lien arus dioperasi
6nsietas / 3ondisi
panggul ibu
hamil
/ 3urang
pengetahuan
mengenai
operasi yang
akan dilakukan
7$rioritas iagnosa
16nsietas berhubungan dengan kurang pengetahuan terhadap kondisi ibu hamil dan
operasi
28angguan pola tidur berhubungan dengan eliminasi urin
!8angguan volume cairan berlebih berhubungan dengan aliran balik vena sekunder
berhubungan dengan kurang pengetahuan
#8angguan nyeri berhubungan dengan perubahan 2isik dan pengaruh hormonal
C&encana 3epera"atan
H
o.
iagnosa
3epera"atan
5ujuan 'ntervensi &asional
1. 6nsietas
berhubungan
dengan
kurang
pengetahuan
Setelah
diberikan
asuhan
kepera"atan,
diharapkan
1Catat tingkat
stress dan apakah
prosedur
dilakdilaksanaka
n atau tidak
1*engidenti2ikasi
tingkat kesiapan
klien:pasangan
untuk menerima
in2ormasi
terhadap
kondisi ibu
hamil dan
operasi
pasien dapat
menurunkan
ansietas.
3riteria hasil
yang diharapkan
:
1mengungka
pkan rasa
takut pada
keselamata
n klien dan
janin
2*endiskusi
kan
perasaan
tentang
kelahiran
sesaria
!*engungka
pkan
pemahama
n tentang
indikasi
kelahiran
sesaria
#5ampak
benar0benar
rileks
27erikan
in2ormasi akurat
dengan istilah0
istilah sederhana.
6njurkan
pasangan untuk
mengajukan
pertanyaan dan
mengungkapkan
pemahaman
mereka
!8ambarkan
prosedur
praoperati2
dengan jelas, dan
berikan rasional
dengan tepat
#3aji respon
psikologis pada
kejadian dan
ketersediaan
system
pendukung
?$astikan apakah
prosedur
direncanakan
atau tidak
direncanakan
2*emberikan
in2ormasi dan
mengklari2ikasi
kesalahan konsep.
*emberikan
kesempatan untuk
mengevaluasi
pemahaman
klien:pasangan
terhadap situasi
!'n2ormasi
memungkinkan
klien
mengantisipasi
kejadian dan
memahami alas an
intervensi:tindakan
#*akin klien
merasakan
ancaman, makin
besar tingkat
ansietas
?$ada kelahiran
sesaria yang tidak
direncanakan,
klien:pasangan
biasanya tidak
mempunyai "aktu
untuk persiapan
17erbicara
perlahan dan
tetap tenang
untuk
menunjukkan
rasa empati
-7eri penguatan
aspek positi2 dari
ibu dan kondisi
janin
secara psikologis
atau 2isiologis.
bahkan bila tidak
direncanakan pun,
kelahiran sesaria
dapat membuat
ketakutan
klien:pasangan
karena ancaman
2isik actual atau
dirasakan pada ibu
dan bayi yang
berhubungan
dengan prosedur
dan pembedahan
itu sendiri
1*embantu
membatasi
transmisi ansietas
interpersonal, dan
mendemonstrasika
n perhatian
terhadap
klien:pasangan
-*em2okuskan
pada kemungkinan
keberhasilan hasil
akhir dan
membantu
memba"a
ancaman yang
,6njurkan
klien:pasangan
mengungkapkan
dan atau
mengekspresikan
perasaan
%menangis)
(ukung:arahkan
kembali
mekanisme
koping yang
diekspresikan
dirasakan:actual ke
dalam perspekti2
,*embantu
mengidenti2ikasi
perasaan:masalah
negative dan
memberikan
kesempatan untuk
mengatasi perasaan
ambivalen atau
tidak teratasi atau
berduka. 3lien
dapat juga
merasakan
ancaman
emosional pada
harga dirinya,
karena
perasaannya bah"a
ia telah gagal,
"anita lemah, dan
harapannya tidak
terpenuhi.
(*endukung
mekanisme koping
dasar dan otomatic,
meningkatkan
kepercayaan diri
dan penerimaan,
dan menurunkan
ansietas
2. 8angguan
pola tidur
berhubungan
dengan
eliminasi
urin
Setelah
diberikan
asuhan
kepera"atan,
diharapkan
pasien tidak
mengalami
gangguan pola
tidur.
3riteria hasil
yang diharapkan
:
1$erbaika
n tidur:
istirahat
2$eningka
tan rasa
sejahtera
dan
perasaan
sehat
!*engun
gkapkan
pemaha
man
tentang
kondisi
#*engide
nti2ikasi
cara0cara
untuk
15injau ulang
kebutuhan
perubahan tidur
normal
berkenaan
dengan
kehamilan.
5entukan pola
tidur saat ini
2Evaluasi tingkat
kelelahan
!3aji terhadap
kejadian
insomnia dan
respons klien
terhadap
penurunan tidur.
6njurkan alat
bantu untuk
tidur, seperti
teknik relaksasi,
membaca, mandi
air hangat,dan
1*embantu
mengidenti2ikasi
kebutuhan untuk
menetapkan pola
tidur yang berbeda
2$eningkatan
retensi cairan,
penambzahan berat
badan, dan
pertumbuhan janin,
semua
memperberat
perasaan lelah,
khususnya pada
multipara.
!6nsietas yang
berlebihan,
kegembiraan,
ketidaknyamanan
2isik, nokturia, dan
akti2itas janin
dapat mempersulit
tidur
mencega
h stasis
urinarius
dan atau
edema
jaringan
penurunan
akti2itas sebelum
istirahat
#$erhatikan
keuslitan
berna2as karena
posisi. 6njurkan
tidur pada posisi
semi 2o"ler
?apatkan sel
darah merah
%S*) dan kadar
@b
#$ada posisi
rekumben,
pembesaran
uterusserta organ
abdomen menekan
dia2ragma,
sehingga
membatasi
ekspansi paru.
$enggunaan posisi
semi2o"ler
memugnkinkan
dia2ragma
menurun,
membantu
mengembangkanek
spansi paru
optimal
?6nemia dan
penurunan kadar
@b:S*,
mengakibatkan
penurunan
oksigenasi jaringan
serta
mempengaruhi
perasaan letih
berlebihan
1&ujuk klien
untuk konseling
bila kekurangan
tidur:kelelahan
mempengaruhi
akti2itas
kehidupan
sehari0hari.
-7erikan
in2ormasi tentang
perubahan
perkemihan
sehubungan
dengan trimester
ketiga
,6njukan klien
untuk melakukan
posisi miring
saat tidur.
$erhatikan
keluhan0keluhan
nokturia.
(6njurkan klien
untuk
menghindari
posisi tegak
dalam "aktu
yang lama
10 7erikan
in2ormasi
1*ungkin perlu
bagi klien
menghadapi
perubahan siklus
tidur0terjaga,
mengidenti2ikasi
prioritas yang tepat
dan memodi2ikasi
komitmen
-*embantu klien
memahami alasan
2isiologis dari
2rekuensi berkemih
dan nokturia.
$embesaran uterus
trimester ketiga
,*eningkatkan
per2usi ginjal
($osisi ini
memungkinkan
terjadinya sindrom
vena kava dan
menurunkan aliran
vena
10 *empertahanka
n tingkat cairan
mengenai
perlunya
masukan cairan
10, gelas: hari,
penurunan
masukan 20! jam
sebelum
beristirahat, dan
penggunaan
garam, makanan,
dan produk
mengandung
natrium dalam
jumlah sedang
11 7erikan
in2ormasi
mengenai bahaya
menggunakan
diuretik dan
penghilangan
natrium dari diet
12 5es urin
midstream untuk
memeriksa
albumin
dan per2usi ginjal
adekuat, yang
mengurangi
natrium diet untuk
mempertahankan
status isotonik
11 3ehilangan:
pembatasan
natrium dapat
sangat menekan
regulator renin0
angiotensin0
aldosteron dari
kadar cairan,
mengakibatkan
dehidrasi:
hipovolemia berat
12 apat
mengidenti2ikasi
spasme glomerulus
atau penurunan
per2usi ginjal
berkenaan dengan
hipertensi akibat
kehamilan
!. 8angguan
volume
cairan
berlebih
berhubungan
dengan
aliran balik
vena
sekunder
berhubungan
dengan
kurang
pengetahuan
Setelah
diberikan
asuhan
kepera"atan,
diharapkan
pasien mampu
mengurangi atau
mencegah
edema.
3riteria hasil
yang
diharapkan:
15 tetap
normal
27ebas
edema
patologis
.
17erikan
in2ormasi tentang
perubahan 2isik:
2isiologis normal
berkenaan
dengan trimester
ketiga
27erikan
in2ormasi
tertulis: verbal
tentang tanda0
tanda a"itan
persalinan
!7erikan
in2ormasi verbal:
tertulis tentang
pera"tan bayi
dan pemberian
makan
#6njurkan
1$emahaman
kenormalan
perubahan ini
dapat menurunkan
kecemasan dan
membantu
meningkatkan
penyesuaian
akti2itas pera"atan
diri
2*embantu klien
untuk mengenali
a"itan persalinan,
untuk menjamin
tiba dirumah sakit
tepat "aktu, dan
menangani
persalinan:
kelahiran
!*embantu
menyiapkan
pengambilan peran
baru, memrlukan
barang0barang
tertentu untuk
perabot, pakaian,
dan suplai.
#*enurunkan
keikutsertaan
dalam kelas
kelahiran anak
dan melakukan
orientasi rumah
sakit atau rumah
bersalin
?5injau ulang
perubahan
2isiologis
normal.
'denti2ikasi
tanda:gejala yang
memerlukan
evaluasi medis
atau intervensi
1$antau 2rekuensi
nadi jantung
-Catat tanda0tanda
hipertensi akibat
ansietas berkenaan
dengan ketidak
tahuan/
meningkatkan
mekanisme koping
untuk persalinan:
kelahiran.
?3elebihan cairan
dan permulaan
respons stres renin0
angiotensin ''0
aldosteron dapat
menyebabkan
cairan
meninggalkan
kardiovaskuler,
mengakibatkan
dehidrasi yang
secara negati2
mempengaruhi
curah jantung
1Saat 2rekuensi
jantung istirahat
meningkat secara
normal sebanyak
1? pdm untuk
memudahkan
sirkulasi tambahan
volume cairan
-*embedakan
antara edema
kehamilan:
edema umum,
albuminuria 2L,
dan hipertensi
dengan
peningkatan
sistolik lebih
besar dari !0 mm
@g atau sistolik
lebih besar dari
!0 mm @g atau
diastolik M dari
1? mm @g
,6njurkan
perubahan posisi
yang sering
2isiologis normal
dan potensial
,*eningkatkan
aliran balik vena,
sehingga
menurunkan
edema,
#. 8angguan
nyeri
berhubungan
dengan
perubahan
2isik dan
pengaruh
hormonal
Setelah diberika
suhan
kepera"atan,
diharapkan
pasien mampu
mengurangi rasa
nyeri.
3riteria hasil
yang diharapkan
:
1*elakukan
aktivitas
pera"atan
1 3aji satatus
pernapasan klien
2 $erhatikan
adanya kram
pada kaki.
6njurkan klien
untuk
meluruskan kaki
1 $enurunan
kapasitas
pernapasan saat
uterus menekan
dia2ragma,
mengakibatkan
dispnea
2 3etidaknyamanan
berkenaan dengan
perubahan kadar
kalsium:
ketidakseimbangan
kalsium02os2or atau
diri dengan
tepat untuk
mengurang
u nyeri
2*elaporka
n rasa nyeri
dapat
diminimalk
an:dikontro
l
dan mengangkat
telapak kaki
bagian dalam
keposisi
dorso2leksi,
menurunkan
masukan susu,
sering mengganti
posisi, dan
menghindari
berdiri: duduk
lama
! 3aji adanya:
2rekuensi
kontraksi bra>ton
@ick. 7erikan
in2ormasi
mengenai
2isiologi akti2itas
uterus
# 7erikan
suplemen
kalsium dengan
tepat. 6njurkan
penggunaan jel
karena tekanan
dari pembesaran
uterus pada sara2
yang mensuplai
ekstremitas ba"ah
! 3ontraksi ini dapat
menciptakan
ketidaknyamanan
pada multigra2ida
pada trimester
kedua.
$rimigra2ida
biasanya tidak
mengalami
ketidaknyamanan
ini sampai
trimester akhir
# $enambahan
produk susu bila
intoleransi dapat
menjadi masalah.
9eli dapat
menurunkan kadar
aluminium
hidroksida sesuai
kebutuhan
2os2or dan
memperbaiki
ketidak
seimbangan
kalsium02os2or

Anda mungkin juga menyukai