Anda di halaman 1dari 12

Perspektif hukum humaniter internasional israel ke palestina

KATA PENGANTAR
Puji dan Syukur Penulis Panjatkan ke Hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena berkat limpahan
Rahmat dan Karunia-Nya sehingga penulis dapat menyusun makalah ini yang berjudul "AGRESI
ISRAEL TERHADAP PALESTINA PERSPEKTIF HUKUM HUMANITER INTERNSIONAL"
tepat pada aktunya!
Penulis menyadari baha didalam pembuatan makalah ini berkat bantuan dan tuntunan Tuhan
Yang Maha Esa dan tidak lepas dari bantuan berbagai pihak" untuk itu dalam kesempatan ini
penulis menghaturkan rasa h#rmat dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak
yang membantu dalam pembuatan makalah ini!
$khir kata sem#ga makalah ini dapat memberikan man%aat kepada para pemba&a! Penulis
menyadari baha makalah ini masih jauh dari kesempurnaan baik dari bentuk penyusunan
maupun materinya! Kritik dan saran dari pemba&a sangat penulis harapkan untuk penyempurnaan
makalah selanjutnya!
A. Pendahuluan
Beberapa bulan terakhir ini (sejak tanggal27 Desember 2008 20 Januari 2009),
duniainternasional dikejutkan dengan adana serangan melalui pemboman
le!at udara maupundarat,ang dilakukan oleh "sraelterhadap#alestina di Jalur $a%a& 'erangan ini
sebenarna ditujukan untuk melumpuhkan pejuang (amas 'Harakat al Mua(aamatul
)slamiyah*atau se)ara har!iah disebut $erakan #erla!anan "slam agar menghentikan serangan
roketna ke "srael serta menghentikan suplai senjata (*+*' ang dikirim melalui tero!ongan,
tero!ongan ba!ah tanah&
(amas di)ap sebagai organisasi teroris,oleh "srael, *merika 'erikat dan -ni .ropa&
/amunolehpendukungna,organisasiitudianggap sebagai kekuatan perjuangan ang sah
untukmembela #alestinadari pendudukanbrutal militer 0ahudi&
*kibat dari serangan ang berlangsungselama 22 hari tersebut sekitar 1232 penduduk#alestina
te!as menjadi korban& 4orban penduduk sipil berjumlah 950, 239 polisi dan236pejuang (amas&
Dari 950 penduduk sipil angte!as terdiri dari 288 anak, 121 !anita, dan209 penduduk sipil
selain !anita dan anak,anak&
+enurut data dari Departemen 4esehatan #alestina,korban luka,luka men)apai 6303
ang terdiri dari 1505 anak,anak dan 828 7anita&
'ebagi,an besar penduduk sipil menjadi korban atas serangan ang membabi buta&
4erusakan rumah diderita oleh 5000 kepala keluarga ang mengalami rusak ringan
dan 10&000 kepala keluarga mengalami rusak parah&
4erugian diperkirakan men)apai 2,2 milar dollar *'&
Di samping itu penduduk juga mengalami kesulitan untuk mengungsi dan menerima bantuan
kemanusiaan karena adana blokade di perbatasan #alestina dan +esir&
'erangan "srael juga telah menghan)urkan rumah,rumah,masjid dan kantor lembaga bantuan
#BB dan in8ra,struktur lain&
'ebagian besarnegara di berbagai belahan dunia, terutama negara,negara ang sebagian besar
pendudukna beragama islam mengutuk agresi "srael ke #alestina&
Bahkan badan (ak *sasi +anusia di "srael sendiri menge)am tindakan tersebut&
#ara pembela hak,hak asasi manusia internasional dengan tegas me,natakan bah!a agresi ini
merupakankejahatanperang&
'elain itu "sraeldalam 1seranganna ke #alestina juga telah mengakui menggunakan senjata kimia
aitu bom 8os8or putih ang sebenarna telah ada pelarangan menggunakan sen,jata tersebut
karena akan merugikan penduduk sipil&
(al ini terlihat dari bangunan ang han)ur dan luka bakar ang sangat parah dari para korban&
*tas situasi tersebut, negara,negara ang tergabung dalam 9iga *rab segera mengadakan
pertemuan untuk membahas tindakan apa ang harus segera ditempuh untuk menelesaiakan
kon8lik&
#erserikatanBangsa,Bangsa telah mengeluarkan :esolusi /o 1850;2009 agar para pihak ang
berperang segera mengadakan gen)atan senjata, namun para pihak tidak menghiraukan resolusi
tersebut&
#BB juga telah mengakui bah!a blokade "srael terhadap $a%a merupakan kejahatan perang&
<rganisasi 4on8erensi "slam juga menuntut penelidikan atas kejahatan perang "srael&
+asarakat internasional bertana,tana mengapa #BB sebagai
organisasi inter,nasional ang ber!enang untuk menelesaikan masalah ang mengganggu per,
damaian dan keamanan internasional tidak dapat segera bertindak&
Berdasarkan uraian di atas, maka tulisan ini dibuat untuk menjelaskan permasalahan tentang
pelanggaran prinsip,prinsip hokum humaniter dalam agresi "srael ke #alestina dan mekanisme
penegakan hukum humaniter bagi penjahat perang "srael&
B.
Pembahasan
Sejarah k#n%lik )srael-Palestina
'ebelum masuk ke pembahasan mengenai agresi "srael ke #alestina perlu kirana di ketahui
terlebih dahulu mengapa kon8lik antara "srael dan #alestina sampai sekarang terus berlanjut dan
berkepanjangan& (al ini dapat dilihat dari perspekti8 teologis dan historis&
#ersoalan #alestina men)uat menjadi isu internasional sejak berakhirna #erang Dunia #ertama
sebagai akibat runtuhna Ottoman Empire Turkey
#alestina akhirna berada di antara negara,negara *rab eks <ttoman =urke ang berada di
ba!ah administrasi "nggris&
(al ini berdasarkan mandat dari 9iga Bangsa,Bangsa& 'esungguhna mandat ini di,adopsi dari
Deklarasi Bal8our tahun 1917 ang isina menuarakan dukungan untuk pendirian suatu /egara
di tanah air #alestina untuk orang 0ahudi&
Berangkat dari semangat Deklarasi Bal8our komunitas 0ahudi ang menebar di seluruh dunia
bertekad untuk mendirikan negara di tanah ang dijanjikan =uhan mereka&
Secara teologis, %ionis menganggap #alestina sebagai tanah mereka dalam #erjanjian lama ang
dinatakan ka!asan itu sebagai>tanah ang dijanjikan tuhan?(promised land)untuk bangsa "srael,
sebalikna se)ara historis, rakat #alestina menatakan kami bangsa #alestina berada di negeri ini
sejak jaman -mar bin khatab&
'ekitar 100&000 orang berpindah ke #alestina antara 1920,1929,
ketika !aktu itu ada 760&000 orang penduduk #alestina&
Disamping itu peristi!a halou)oust pembantaian 0ahudi oleh /*@" membuat semua komunitas
0ahudi lari dari daratan .ropa&
io!is
memegang kendali penuh atas perpindahan ini&
<rang,orang 0ahudi ang menginjakkan kaki di palestina ditemui oleh kelompok @ionis ang
menentukan di mana mereka akan tinggal dan pekerjaan apa ang akan didapatkan&
#endudukan ang diterapkan "srael pada tahun 1928 dengan jalan mengusir orang,orang *rab dari
#alestina&
'etiap desa atau pemukiman *rab ang tidak menerah kepada kekuatan 0ahudi akan dihan)urkan
dan orang,orangna diusir& Dengan )ara ini 200 desa #alestina terhapus dari peta selama 1928,
1929&
(ak milik ang ditinggalkan orang,orang #alestina dikuasai orang,orang 0ahudi atas dasar hokum
hak milik tak di,tempati&
<rganisasi %ionis meng,gunakan tekanan dan kekuatan untuk mengusir orang,orang #alestina
dari tanahna ang telah mereka tempati selama berabad,abad, sehingga sekarang orang,orang
#alestina hana diberi tempat di Jalur $a%a&
'ejak saat itu mun)ullah beberapa kali peperangan 0ahudi dan #alestina& 'ejak dulu sebenarna
sudah ada perundingan tetapi selalu dilanggar oleh "srael& Di #alestina sendiri men)atat mun)ulna
0asser *ra8at dan #9<,serta Aatah& #erundingan,perundingan dilakukan sampai mun)ul
perundingan <slo ang menjanjikan kemerdekaan bagi #alestina namun lagi,lagi "srael tidak
menepati janji&
4arena selalu tak ditepati, rakat palestina mela!an dengan inti8adah (melempar batu)&
(al ini dihentikan dengan perjanjian, tetapi dilanggar lagi, begitu seterusna&
#ara pejuang inti8adah ini bergabung dalam (amas ((arakat al +u!a,Ba!!amatul "slamiah
atau $erakan #erla!anan "slam)&+elihat perjanjian selalu tidak ada gunana dan resolusi #BB
tidak bisa dijalankan atau jika dilanggar oleh "srael tidak mun)ul sanksi maka (amas bertekad
merebut #alestina dengan berperang, meskipun hana dengan menggunakan batu&Di #alestina ada
8aksi ang eksis aitu (amas dan Aatah& #ada saat terjadi perbedaan pendapat antara Aatah dan
(amas,ketika 0assir *ra8at masih hidup,perbedaan tidak sampai menimbulkan sengketa karena
(amas menghormati pemimpin #alestine 9iberation <rgani%a,tion (P+,) itu& /amun begitu
*ra8at meninggal dan diganti oleh +ahmod *bbas sengketa tak terdamaikan,bahkan *bbas
dikudeta di daerah $a%a& $a%a kemudian dibagi menjadi dua aitu =epi Barat (-atah) dan Jalur
$a%a (Hamas)&
'ebenarna sebelum terbagi menjadi dua ada pemilu demokratis ang dimenangkan oleh (amas&
'aang *merika, .ropa dan sekutu tak mengakui bahkan (amas diboikot dengan tujuan agar
rakat menderita dan meminta *bbas memimpin& *kan tetapi rakat #alestina pro (amas bersedia
menderita karena melihat (amas lebih tulus dan islami dibanding dengan 8atah ang sekuler&
'ekarang "srael bertujuan menghan)urkan (amas dan ingin mendudukkan 8atah&Dalam protokoler
"srael hana ada dua )ara untuk menghadapi musuhC didominasi dan dihan)urkan& -atah &en-
derung bisa did#minasi"sedang Hamas hanya hilang jika dihan&urkan!
=injauan -mum tentang (ukum (umaniter #erang sebagai salah satu penelesaian sengketa
se)ara paksa seharusna dihindari oleh negara,negara ang ber,sengketa untuk menelesaikan
kon8lik& (al ini ter)antum dalam #asal 2 aat 2 #rinsip #BB ang menentukanC
all member shall re8rain in their international relations 8rom the trest or use o8 8or)e againts the
territorial integrit or politi)al independen)e o8 an state ao an other manner in)onsisten)e !ith
the purpose o8 the -nited /ations&
'eandaina perang harus ditempuh maka para pihak harus melaksanakan sesuai dengan hukum
humaniter& "stilah hokum humaniter bera!al dari istilah hukum perang(la #% ar), ang
kemudian menjadi hokum sengketa bersenjata (la #% armed &#n%li&t)dan sekarang dikenal
sebagai hukum humaniterinternasioonal'internati#nalhumanitarianla)&
Dari sudutpandang hukum humaniter,perang merupakan suatu kenataan ang tidakdapatdihindari
sehingga hukum humanitermen)oba untuk mengatur agar suatu
perangdapatdilakukandenganmemperhatikanprinsip,prinsip kemanusiaan atau memanusia!ikan
perang&
T"#"a! "ta$a %"&"$ %"$a!iter *dalah memberikanperlindungandanpertolongan kepada mereka
ang menderita;menjadi korban perang,baikmerekaangse)araakti8turutsertadalam
permusuhanmaupunangtidakturut sertadalampermusuhan&
Sumber utama hukum humaniter terdiri dari Hukum .en Haag dan Hukum /enea& (ukum
Den (aag terdiri dari, 4onDensi den (aag1899 dan 1907 mengenai )ara dan alat berperang&
4onDensi Den (aag 1899 terdiri dari 3konDensi dan tiga deklarasi, antara lain 4onDensi II
tentang (ukum dan kebiasaan #erang di Darat serta adana deklarasi larangan penggunaan
proektil,proektil ang menebabkangas,gas )ekik dan bera)un dilarang& 'edangkan4onDensi
Den (aag 1907 terdiri dari 13 4onDensi, konDensi ang penting antara lain 4onDensi III tentang
Eara +emulai #ermusuhan dan4onDensi
IV tentang (ukum dan 4ebiasaan#erang di Darat& 4onDensi "F ini sering disebutdengan Hague
Regulati#n'HR*& (: memberikan batasan ang lebih tegas terhadap pemakaian alat dan metode
perang& Di samping itu didalam terdapat +artens Elause, dimana dalam +artens Elause
dinatakann bah!a dalam keadaan apapun harus diperhatikan perlakuan kemanusiaan&H"&"$
'e!e(a )a!g $e!gat"r $e!ge!ai *erli!+"!ga! &or,a! *era!g ter+iri +ari e$*at*er#a!#ia!
*o&o&- )ait".
a&4onDensi Jene!a " tentang #erbaikan keadaan tentara ang luka dan sakit di
medanpertempuran darat&
b& 4onDensi Jene!a "" tentang #erbaikan keadaan =entara ang luka dan 'akit di
+edan#ertempuran laut
)& 4onDensi Jene!a """ tentang #erlakuan =a!anan #erang
d& 4onDensi Jene!a "F tentang #erlindungan#enduduk 'ipil di 7aktu #erang&'etelah
#erang Dunia "", dunia ditandaidengan proses dekolonisasi, sehingga banakpeperangan tidak
lagi bersi8at internasional,namun tidaksedikitkorban akibatkon8likbersenjata non internasional ini&
+asarakatinternasional sepakat untuk mengatue masalah,masalah baru tersebutdan
dibentuklah#rotokol=ambahan4onDensi Jene!a tahun 1977 ang dikenal dengan protokol
tambahan "dan #rotokol =ambahan "" tahun 1977'elainsumber,sumberutama hokum humaniter
terdapat sumber,sumber lain hokum humaniterang
mengaturalatdanmetodeberperang&+asarakatinternasionalselalauberusaha untuk mengurangi
penderitaann angberlebihanang ditimbulkanolehperang&Beberapa perjanjianangtelahdi,
sepakatiantara lain C
a&=he biologi)al !eapons EonDention 1972
b& =he-nited /ations EonDention on EonDentional 7eapons and the #roto)ols 1980,
)& =he )hemi)al 7eapons 1993
d& EonDention on #rohibitions or restri)tions on the -se )ertain EonDentional 7eapons
7hi)h +a be Deemed to .G)essiDel injuries or to (aDe "ndis)riminate .88e)ts
Di samping peraturan,peraturan tersebut di atas, di dalam hukum humaniter dikenal asas,asas
hukum hu,maniter ang juga harus diperhatikan pada saat mengadakan perang&Asas/asas "ta$a
+ala$ %o&"$ %"$a!iter terse,"t ter+iri +ari .
a.
*sas kepentingan militer(militar ne)essit), artina para pihak ang bersengketa dibenarkan
menggunakan kekerasan untuk menundukkan la!an demi ter)apaina tujuan dan keberhasilan
perang&
b.
*sas perikemanusiaan (humanit)Berdasarkan asas ini maka pihak ang bersengketa diharuskan
untuk memperhatikanperikemanusiaan, dimana mereka dilarang menggunakan kekerasan ang
dapat menimbulkan luka ang berlebihan dan penderitaan ang tidak perlu&
c. *sas kesatriaan ()hiDalr)
*sas ini mengandung arti bah!a di dalam perang, kejujuran harus diutamakan& #enggunaan alat,
alat ang tidak terhormat, berbagai ma)am tipu muslihat dan )ara,)ara ang bersi8at khianat
dilarang&'elain ada tiga asas utama hukum humaniter, terdapat pula prinsip,prinsip hukum
humaniter ang harus diperhatikan dalam melakukan perang&
Prinsip-prinsip tersebut adalah C
a. Prinsip pembedaan (distin)tion prin)iple)#rinsip pembedaan ini membedakan antara kombatan
dan penduduk sipil dalam !ilaah /egara ang sedang berperang& 4ombatan adalah penduduk
ang se)ara akti8 turut serta dalam permusuhan dan boleh dijadikan sasaran perang, sedangkan
penduduk sipil adalah pen,duduk ang tidak ikut akti8 dalam perang sehingga tidak boleh dijadikan
sasaran perang&
#rinsip pembedaan ini dijabarkan sebagai berikut C
1) #ihak ang bersengketa, setiap saat harus membedakan antara kombatan danpenduduk sipil un,
tuk mlindungi objek objek sipil
2) #enduduk sipil, demikian pula penduduksipil se)ara perorangan tidak boleh dijadikan objek se,
rangan
3) Dilarang melakukan tindakan kekerasanatau an)aman kekerasan ang tujuanna
untuk menebarkan teror terhadap penduduk sipil
2) #ihakang bersengketaharus mengambil langkah pen)egahan ang memungkinkan untuk
menelamatkan penduduk sipil atau setidak,tidakna untukmenekan kerugian atau kerugian
angtidak disengaja seke)il mungkin
6) (ana angkatan bersenjata ang berhakmenehan dan menerang musuh
5) <bjek,objek sipil ang harus dilindungiantara lain, tempat ibadah, rumah sakit,sekolah, dan
8asilitas,8asilitas publik&
,. Prinsip pr#p#rsi#nalitas #ara pihak dalam peperangan harus memperhatikan prinsip
proporsionalitas atau keseimbangan& #rinsip ini bertujuan untuk meneimbangkan antara
kepentingan militer dan resiko ang akan merugi,kan penduduk sipil&
Dalam peperangan ternata penduduk sipil sangat beresiko untuk menanggung akibat serangan
militer&
'ebagai )ontoh
dalam #erang Dunia "" pengeboman (iroshima dan /agasaki oleh tentara sekutu dalam usaha
menaklukan Jepang& 'ekutu berhasil dan Jepang menerah& Dilihat dari segi kepentinagn militer
'ekutu berhasil dengan menerahna Jepang, namun terdapat ribuan penduduk sipil ang
meninggal akibat bom tersebut& *kibat pemboman itu ternata tidak hana menebabkan matina
ribuan orang, tetapi ternata masih menisakan penderitaan ang berkepanjangan bagi penduduk
(iroshima dan /agasaki&
Banakna bai ang )a)at karena radiasi, trau,ma ang ditinggalkan dan banakna gangguan
8ungsi reproduksi&
c. Prinsip pembatasan (limitation)#rinsip pembatasan ini berkaitan dengan tiga hal, aitu C
1) #embatasan sasaran la!an, artina hana la!an ang dapat diserang dengan meng,
upaakan kekerasan minimal
2) #embatasan sasaran !ilaah, adana laranganmenghan)urkan
tempatibadah,peninggalankebudaaan,ilmu pengetahuan dan !ilaah ang tak dipertahankan,
rumah sakit, pasar dan lain,lain&
3) #rinsip pembatasan sasaran keadaan, tindakan perang dilarang melakukan pengkhianantan da,
lam arti tindakan pura,pura;menjebakla!andanmemberi)edera ang berlebihan&
&#elanggaran #rinsip,prinsip (ukum (umaniter dalam *gresi "srael 4e #alestina Dengan
mengetahui prinsip,prinsip dalam hukum humaniter dan prinsip ang terkandung dalam #iagam
#BB, jelas bah!a agresi "srael telah melanggar prinsip,prinsip dalam hokum humaniter& *gresi
"srael ke #alestina selama 22 hari telah mengakibatkan korban penduduk sipil sekitar 1223 orang
te!as dan 6000 orang luka,luka& (al ini bertentangan dengan prinsip ke manusiaan&#rinsip
kemanusiaan dan perlindungan terhadap penduduk sipil telah lama dikenal dalam membatasi
korban karena peperangan&
*lasanang mendorong untuk diadakan pembatasan dalam perang, aituC
a& adana kenataan bah!a kerugian ang ditimbulkan oleh perang terhadap kemanusiaan
menuntut diadakan pembatasan dalammelaksanakan perang
b& 4ekejaman ang dilakukan karena perangterhadapmanusiaadalahbertentangan dengan
peradaban manusia ang menuntutdiadakan pembatasan perang sesuai denganmartabat manusia
)& *danapengaruh 8aham perikemanusiaandalam perangDalam #rotokol =ambahan
(selanjutnadisingkat #=) " =ahun 1977 Bab "F mengaturtentang #enduduk 'ipil& #asal 60 #= "
tahun1977 ini se)ara tegas membedakan orang,orangsipil dan pen,duduk sipil& #asal 28
menentukanC
pihak,pihak dalam sengketa harus membedakanantara penduduk sipil dan kombatan dan
antaraobjek sipil dan sasaran militer, dan karenanaharus mengarahkan operasina hana
terhadapsasaran militer saja&
#asal 63 menentukan perlindungan bagiobjek,objekbudaadan tempatpemujaan&#erlindungan
terhadapobjek,objekang diperlukan untuk kelangsungan hidup
penduduksipildiaturdalam#asal62&#ihakangbersengketa dilarang menimbulkan kelaparansampai
mati padaorang,orang sipilsebagaisuatu )ara berperang& #asal 65 menentukanperlindungan
terhadapbendungan,tanggul,pusat pembangkit tenaga listrik tidak bolehdijadikan sasaran
perang&"srael juga telah melanggar prinsip pem bedaan, dimana dalam seranganna tidak mem
bedakan antara penduduk sipil dan kombatann serta antara objek,objek militer dan objek objek
sipil ang tidak boleh dijadikan sasaranserangan militer&
'ebagian besar korban ang te!as adalah penduduk sipil ang men)apaijumlah 950 ji!a& 'elain
itu "srael telah menghan)urkanobjek,objeksipilantaralain,rumah penduduk sipil, rumah sakit,
sekolah,sekolah, gedung #BB, instalasi listrik dan air,bahkan tempat ibadah&
Berkaitan dengan pelanggaranprinsipperikemanusiaan ang lain aitu adana larangan untuk
menimbulkan luka ang berlebihan&
"srael telah menggunakan bom 8os8or putih angmenimbulkan luka ang berlebihan bagi
penduduk sipil& Bom 8os8or putih mengakibatkanluka bakar ang parah sampai menembus
tulangmanusia& Bom 8os8or putih merupakan senjataang telah dilarang digunakan dalam perang&
&
+ekanisme #enegakan (ukum (umaniter :eaksi masarakat internasional terhadap agresi "srael
ke #alestina )ukup keras& +asarakat internasional telah menuduh "srael melakukan kejahatan
perang dan ingin menuntut "srael untuk dapat diadili ke+ahkamah internasional&
=im #en)ari Aakta #BB telah menelidiki dan terbukti bah!a "srael memangtelah melakukan
kejahatan perang& #ermasalahanna apakah mungkin "srael dapat diadiliH
'i&a ter#a+i *ela!ggara! ter%a+a* %o&"$ %"$a!iter a+a tiga alter!ati0 $e&a!is$e *e!ega&a!
)a!g +a*at +ite$*"%, untuk menghukum para pelaku kejahatan perang, aituC
a&
+enurut 4onDensi Jene!a 1929 dan #rotokol =ambahan 1977Berdasarkan pasal 29 aat 1
4onDensi Jene!a 1929 maka /egara ang telah merati8ikasi 4onDensi Jene!aharus
menerbitkanundang,undang nasional ang dapat memberi sanksi pidana ang e8ekti8 kepada
setiaporang ang melakukan atau memerintahkanuntukmelakukan pelanggaranberat terhadap
4onDensi&
b&
+elalui +ahkamah ad ho) kejahatan perangDalam sejarah dikenal ada dua +ahkamahang
mengadili penjahat#erang Dunia ""aitu,+ahkamah=okountukmengadilipara penjahat perang
Jepang, mahkamah/uremberg untuk mengadili penjahat perang/a%i, Jerman& 'etelah #erang Dunia
"", telahdibentuk +ahkamah 4riminal "nternasionaluntukbekas0ugoslaDia(international)rimi,
nal=ribunal8ortheAormer 0ugoslaDia;"E=0) dan untuk:!anda ( "nternational Eriminal =ribunal 8or
:!anda)&
)& +elalui+ahkamah#idana "nternasional("nternational Eriminal Eourt
;"EE)"EE didirikan dengan 'tatuta :oma 1998&
+ahkamahini bersi8atpermanen untukmengadili kejahatan,kejahatan ang sangatserius (the
most serious )rimes)
&
"EE ber!enang mengadili atas empat ma)am kejahatan,aituC
geno)ide,Erimes against humanit, Erimes o8 7ar dan Erimes o8 agression&
"EE ini bersi8at sebagai pelengkapdari pengadilan nasional, artina jika suatunegara
tidakmau(un!illing)atau tidakmampu (unable)mengadili pelaku kejahatanperang maka "EE baru
dapat melaksanakanjurisdiksina&/egara,negaraanggota #BBtidakse)araotomatis terikat oleh
Jurisdiksi "EE, tetapimelalui suatu pernataan untuk mengikatkandiri dan menjadi pihak pada
'tatuta :oma&"EE mulai berlaku se)ara e8ekti8 sejak tahun2002 ketika sudah men)apai 50 negara
ang merati8ikasi&
'ampai saat ini *merika 'erikat dan "srael belum merati8ikasi 'tatuta:oma 1998&Dari ketiga
mekanisme penegakan hokum humanitertersebutdi atas dapatdianalisissatu,
persatukemungkinanuntukmengadili"sraelataskejahatan perangang sudahdilakukan& +elalui
mekanisme pertama angmenebutkan bah!a negara perati8ikasi 4onDensi Jene!a 1929 dan
#rotokol=ambahan1977 harus menerbitkan undang,undang nasional ang memberi sanksi pidana
e8ekti8 bagipelakukejahatansulit
di tempuhkarenasampai saatini "sraelbelummerati8ikasi4onDensi Jene!a 1929 dan tidak mungkin
akanmenghukum pe,laku kejahatan menurut hokum nasional,na karena"sraelingin
melindungipelaku kejahatan ang dilakukan oleh !arganegarana sendiri&+elalui mahkamah
ad ho) ang khususmengadili kejahatan "sraeldi #alestina dimungkinkan jika De!an keamanan
#BB me,ngeluarkan resolusi untukmembentuk mahkamah ini seperti dalam pembentukan "E=0
dan"E=:& De!an 4eamanan #BB sebagai pemegangtanggung ja!abutama dalam
pemeliharaanperdamaian dan keamanan internasional dapatmenentukansituasiadanaan)aman
perdamaian, pelanggaran perdamaian dan tindakan agresi& +asarakat internasional dapat
terusmendesak De!an 4eamanan #BB untuk membentukpengadilankejahatan perang "srael&
/amun kendalana, resolusi ini harus didukungdengan suara bulat dari lima anggota tetapDe!an
4eamanan #BB aitu, *merika 'erikat,:usia, "nggris, #eran)is, dan :epublik :akatEina& Dapat
diperkirakan resolusi akan men,dapat Deto dari *merika 'erikat ang selalumemihak kapada
"srael&4ejahatan perang ang dilakukan oleh"srael sebenarna termasuk salah satu ke!e angan
+ahkamah #idana "nternasional atau"EEsebagai pengadilantetapang
mulaiberlakue8ekti8sejaktahun2002&
/amunke!enangan "EE ini hana berlaku bagi /egara ang telah merati8ikasi 'tatuta
:oma1998,sedang,kan "srael belum merati8ikasi 'tatuta:oma 1998&
C. Pe!"t"*
Simpulan
a& *gresi "srael ke #alestina telah melanggar hukum humaniter internasional ang mengatur
mengenai tata dan )ara berperang sertaperlindungan penduduk sipil dalam sengketa bersenjata&
"srael telah melakukan seranganmembabi buta ang bertentangan
denganprinsipkemanusiaan,prinsippembatasandan prinsip pembedaan sehingga dapat dikatakan
bah!a "srael melakukan kejahatanperang,
b& +asarakat internasional masih kesulitanuntuk mengadili "srael atas kejahatan ang dilakukan
karena "srael belum merati8ikasi 'tatuta :oma 1998&
Saran
-ntuk menghukum negara ang melakukan kejahatan perang seperti "srael, masarakat
internasional dapat melakukan beberapatindakan alternati8 aitu C
a& #emutusan hubungan diplomatik dan hubu,ngan lainna dengan "srael&
b& =indakan blo)kadeang dilakukan se)arakolekti8 oleh negara,negara atau aktor,
aktorinternasional lainn angselamainiberhubungan baik se)ara langsung maupuntidak langsung
dengan negara "srael&
)& +enerapkan prinsipjurisdiksi uniDersal dimana setiap negara mempunai ke!enanganuntuk
mengadili setiap pelaku tindak pidanaang termasuk kejahatan serius tanpa me,mandang siapa
pelakuna kapan dan dimana kejahatan dilakukan&
Da0tar P"sta&a
E%endi" Masyhur! 0112!Perkembangan .imensiHak$sasi Manusia'H$M*dan Pr#sesPenyusunan
Hukum Hakasasi Manusia'H$KH$M*
!/akarta3 4halia )nd#nesia5 permanasari"$rlina"dkk!6777!PengantarHukum Humaniter
!/akarta3 )8R85Hary#mataram!0112!
PengantarHukumHumaniter
!/akarta3 PT Rajaali Press5)stant#" Sugeng! 6770!
Perlindungan PendudukSipil .alam Perlaanan Rakyat Semesta
dan
Hukum )nternasi#nal y#gyakarta3Penerbit $ndi ,%%set5Mauna"9#er!0112!
Hukum)nternasi#nalPengertian Peranan dan -ungsi .alam Era.inamika 4l#bal
!
9andung3 $lumni5Sisant#"$rie!0112!
Yurisdiksi Material Mahkamah Pidana )nternasi#nal!
/akarta34halia )nd#nesia!Yahya" Harun! 0112!Palestina"
:i#nisme danTer#risme)srael!
9andung3PTSyamiil8ipta Media5
Suardi" Sri Setianingsih! ;Serangan )srael ke+iban#n .ikaitkan .engan Prinsip-PrinsipHukum
Humaniter<!