Anda di halaman 1dari 77

BAB I

PENDAHULUAN
A. Analisis Situasi
Dalam suatu lembaga pendidikan keberhasilan proses belajar-mengajar
dapat dilihat dari hasil belajar yang dicapai oleh peserta didik. Hasil belajar
tersebut merupakan prestasi belajar peserta didik yang dapat diukur dari nilai
siswa setelah mengerjakan soal yang diberikan oleh guru pada saat evaluasi
dilaksanakan. Keberhasilan pembelajaran di sekolah akan terwujud dari
keberhasilan belajar siswanya. Keberhasilan siswa dalam belajar dapat
dipengaruhi oleh faktor dari dalam individu maupun dari luar individu. Faktor
dari dalam individu, meliputi faktor fisik dan psikis, di antaranya adalah
motivasi.
Faktor-faktor yang mempengaruhi belajar dapat memberikan dukungan
yang positif dalam belajar, namun dapat juga menghambat proses belajar.
Hambatan-hambatan yang terjadi berakibat pada hasil belajar individu yang
mengalami proses belajar tidak sesuai dengan yang diinginkannya. Keadaan-
keadaan tersebut berdampak pada timbulnya masalah pada proses belajar
selanjutnya. otivasi belajar siswa yang rendah akan menjadi hambatan yang
sangat berarti pada proses pembelajaran, karena dapat mengakibatkan prestasi
belajar siswa rendah. !leh karena itu guru diharapkan dapat meningkatkan
motivasi belajar siswa untuk meningkatkan prestasi belajar siswa.
"ermasalahan belajar seperti yang diungkapkan tersebut terjadi pada
siswa di #K $egeri % &ogyakarta kelas '( "enjualan. Hal ini ditunjukkan
)
dengan pencapaian nilai matematika yang rendah. *anyak siswa yang
memperoleh nilai matematika di bawah +,, tidak sesuai yang diharapkan oleh
guru. -nggapan tentang sulitnya belajar matematika sering mendominasi
pemikiran siswa sehingga banyak di antara mereka kurang berminat untuk
mempelajari matematika dan siswa kurang termotivasi dalam belajar. #elain
itu, pembelajaran juga masih terpusat pada guru. .uru banyak menjelaskan
dan siswa kurang diberi kesempatan untuk berdiskusi dengan temannya.
*erdasarkan observasi peneliti di sekolah yang dilakukan pada bulan
Februari-aret tahun /,,0 dan wawancara dengan guru matematika, /0 dari
1% siswanya kurang memahami pelajaran matematika hal ini dilihat dari nilai
tes matematika yang kurang dari +,. *erdasarkan hasil pengamatan, bahwa
motivasi dan minat belajar matematika siswa rendah. 2endahnya motivasi dan
minat belajar siswa dapat dilihat pada saat siswa menerima materi pelajaran.
Hal ini ditunjukkkan dengan sikap siswa yang cenderung ramai sendiri,
mengobrol dengan teman, ada beberapa siswa yang mengerjakan "2 pelajaran
lain dan kurang memperhatikan pembelajaran yang sedang berlangsung. *ila
siswa diberi latihan soal yang agak sulit, siswa tidak mengerjakan soal
tersebut dan tidak termotivasi untuk mencari penyelesaian dari soal tersebut.
#iswa lebih senang menunggu guru menyelesaikan soal tersebut. Hal ini
disebabkan siswa kurang diberikan kesempatan untuk bertanya dan
menyampaikan pendapat.
engingat bahwa siswa merupakan salah satu faktor penentu
keberhasilan pendidikan, perlu diupayakan adanya pembenahan terhadap
/
berbagai hal yang berkaitan dengan optimalisasi prestasi belajar siswa.
#ehubungan dengan keberhasilan belajar, #lameto 3)4005 +/6 berpendapat
bahwa ada / faktor yang mempengaruhi belajar siswa.
). Faktor internal, merupakan faktor di dalam diri siswa yang meliputi faktor
fisik misalnya kesehatan dan faktor psikologis, misalnya motivasi,
kemampuan awal, kesiapan, bakat, minat dan lain-lain.
/. Faktor eksternal, merupakan faktor yang ada di luar diri siswa, misalnya
keluarga, masyarakat, sekolah dan lain-lain.
#elanjutnya mengenai keberhasilan belajar matematika Herman Hudoyo
3)4005 +-%6 mengungkapkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi
keberhasilan siswa dalam belajar matematika sebagai berikut.
). "eserta didik, meliputi5 kemampuan, kesiapan, minat, motivasi, serta
kondisi siswa pada saat mengikuti kegiatan belajar matematika.
/. "engajar, meliputi5 pengalaman, kepribadian, penguasaan materi
matematika dan cara penyampaian yang diberikan oleh guru.
1. "rasarana dan sarana, meliputi ruangan, alat bantu belajar, buku tulis dan
sumber belajar yang membantu kelancaran proses belajar-mengajar.
7. "enilaian, digunakan untuk melihat hasil belajar matematika siswa
sehingga diharapkan dapat meningkatkan kegiatan belajar dan
memperbaiki hasil belajar selanjutnya.
Dari pendapat tersebut di atas ada beberapa faktor yang mempengaruhi
upaya peningkatan prestasi belajar siswa adalah meningkatkan motivasi siswa
dalam belajar matematika. otivasi sebagai keseluruhan daya penggerak yang
1
ada dalam diri siswa mampu menjamin kelangsungan dari kegiatan belajar dan
memberikan arah pada kegiatan belajar, sehingga tujuan yang dikehendaki
siswa dapat tercapai. otivasi dapat berasal dari dalam diri siswa (intrinsik)
maupun dari luar diri siswa 3ekstrinsik6.
"enggunaan metode pembelajaran ekspositori dengan pemberian kuis
dapat menigkatkan motivasi belajar matematika sehingga diharapkan dapat
meningkatkan kegiatan belajar matematika dan memperbaiki hasil belajar
selanjutnya. Dengan menerapkan metode ini, pembelajaran tidak hanya
terpusat pada guru tetapi siswa bisa lebih aktif dalam pembelajaran.
*erdasarkan pada permasalahan tersebut akan dilaksanakan penelitian
pembelajaran matematika menggunakan metode ekspositori dengan
pemberian kuis untuk memotivasi belajar matematika siswa. etode
pembelajaran ekspositori dengan pemberian kuis matematika ini diharapkan
dapat menjadi salah satu solusi dalam mengatasi rendahnya motivasi belajar
yang dialami oleh siswa.
B. Perumusan Masalah
*erdasarkan analisis situasi, rumusan masalah yang diambil dalam
penelitian ini sebagai berikut.
*agaimanakah pembelajaran matematika menggunakan metode ekspositori
dengan pemberian kuis yang dapat meningkatkan motivasi belajar matematika
siswa kelas '( "enjualan #K $egeri % &ogyakarta8
7
C. Tujuan Penelitian
"enelitian ini dilakukan terhadap siswa kelas '( "enjualan semester /
#K $egeri % &ogyakarta tahun ajaran /,,%9/,,0 dengan tujuan untuk
meningkatkan motivasi belajar matematika siswa kelas '( "enjualan #K
$egeri % &ogyakarta jika selama pembelajaran menggunakan metode
ekspositori diberikan kuis.
D. Manfaat Penelitian
"enelitian ini diharapkan dapat memberi manfaat, sebagai berikut.
). emberdayakan guru dalam penyusunan latihan soal dan soal kuis yang
mengaitkan materi dengan kehidupan nyata, membimbing siswa dalam
memecahkan masalah, memberi kesempatan pada siswa untuk bertanya,
memantau siswa saat mengerjakan latihan soal dengan berdiskusi, dan
pengelolaan kelas.
/. emberdayakan siswa untuk berlatih kerja sama dan tanggung jawab
dalam diskusi kelompok serta melatih siswa untuk bertanya dan
menyampaikan pendapat.
1. Dapat digunakan sebagai bekal peneliti untuk mengajar dikemudian hari.
:
BAB II
KAJIAN PUSTAKA
A. Lanasan Te!ri
". Met!e E#s$!sit!ri
enurut ;im K"* 3/,,)5 )%)6 metode ekspositori sama
seperti metode ceramah tetapi dominasi guru banyak berkurang, karena
guru tidak terus-menerus berbicara. .uru berbicara pada awal pelajaran,
menerangkan materi dan membimbing siswa dalam memahami materi
serta memberi contoh soal.
Dalam metode ekspositori siswa tidak hanya mendengar dan
membuat catatan saja, tetapi juga membuat soal dan bisa bertanya kalau
tidak mengerti. .uru dapat memeriksa pekerjaan siswa secara individual,
atau menjelaskan kembali kepada siswa secara individual atau klasikal.
"ada metode ekspositori siswa belajar lebih aktif daripada metode
ceramah. #iswa mengerjakan latihan soal sendiri atau juga dapat
berdiskusi dengan temannya.
enurut David ". -usubel yand dikutip oleh ;im K"* 3/,,)5
)%)6 metode ekspositori merupakan cara mengajar yang paling efektif dan
efisien dalam menanamkan belajar bermakna. #ehingga metode
ekspositori merupakan cara yang paling efektif dan efisien untuk
mengajar matematika.
+
enurut David ". -usubel yand dikutip oleh ;im K"* 3/,,)5
)%)6, belajar dibedakan menjadi5 belajar dengan menerima 3reception
learning6 dan belajar melalui penemuan 3discovery learning6.
). *elajar dengan menerima 3reception learning6
*elajar dengan menerima, materi yang disajikan kepada siswa
lengkap sampai bentuk akhir yang berupa rumus atau pola bilangan.
/. *elajar melalui penemuan 3discovery learning6
"ada belajar dengan penemuan, bentuk akhir yang berupa rumus,
pola atau aturan-aturan yang lain harus ditemukan oleh siswa sendiri.
"roses penemuannya dapat dilakukan oleh siswa sendiri atau dapat
pula dengan bimbingan guru.
enurut uhibbin #yah 3/,,/5 )776 faktor-faktor yang
mempengaruhi belajar siswa dapat dibedakan menjadi tiga macam.
a. Faktor internal 3faktor dari dalam diri
siswa6, yaitu keadaan atau kondisi jasmani dan rohani siswa.
b. Faktor eksternal 3faktor dari luar siswa6,
yaitu kondisi lingkungan di sekitar siswa.
c. Faktor pendekatan belajar, yaitu jenis
upaya belajar siswa yang meliputi strategi dan metode yang digunakan
siswa untuk melakukan kegiatan mempelajari materi-materi pelajaran.
"emilihan metode pembelajaran yang efektif dan efisien untuk
mengajar sangat penting karena dapat mempengaruhi belajar siswa.
%
Dengan demikian, diharapkan penggunaan metode ekspositori dengan
tepat akan menjadi metode yang baik untuk pembelajaran matematika.
%. Pem&erian Kuis Matemati#a
Dalam pembelajaran matematika hendaknya dimulai dengan
pengenalan masalah yang sesuai dengan situasi 3contextual problem6.
Dengan mengajukan masalah-masalah yang kontekstual, siswa dapat
secara bertahap dibimbing untuk menguasai konsep-konsep matematika.
Disamping itu juga dapat memotivasi siswa untuk menyenangi matematika
karena mengetahui keterkaitan dan kegunaan matematika dalam kehidupan
sehari-hari 3http599www.bruderfic.or.id9h-)/49peran-guru-dalam-
membangkitkan-motivasi-belajar-siswa.html6.
.#etelah guru merencanakan dengan baik strategi pembelajaran,
guru perlu melakukan penilaian atau evaluasi untuk mengetahui tingkat
keberhasilan dan efisiensi suatu pemelajaran. <valuasi pembelajaran
matematika di #K menekankan pada proses dan hasil pembelajaran
sesuai dengan kompetensi yang akan dicapai. .ambaran perkembangan
belajar siswa perlu diketahui oleh guru agar dapat memastikan bahwa
siswa mengalami proses pembelajaran dengan benar
3http599www.google.co.id9search8hl=en>cr=country(D>?=model-model@
pembelajaran>start=),>sa=$6.
Kuis merupakan isian singkat dan menanyakan hal-hal yang
prinsip. *iasanya dilakukan sebelum pelajaran dimulai atau setelah
menjelaskan materi pelajaran, kurang lebih : -), menit. Kuis dilakukan
0
untuk mengetahui penguasaan pelajaran oleh siswa. ;ingkat berpikir yang
terlibat adalah pengetahuan dan pemahaman
3http599www.google.co.id9search8hl=en>cr=country(D>?=model-model@
pembelajaran>start=),>sa=$6.
Kuis terdiri dari soal-soal singkat yang mencakup pelajaran yang
baru dipelajari atau untuk mengingat pelajaran sebelumnya yang sudah
disampaikan. Kuis dilakukan untuk mengetahui penguasaan pelajaran oleh
siswa. "emberian kuis antara lain berfungsi
3http599www.google.co.id9search8hl=en>cr=country(D>?=model-model@
pembelajaran>start=),>sa=$65
). mengetahui kemajuan belajar siswa,
/. mendiagnosis kesulitan belajar,
1. emberikan umpan balik,
7. sebagai bahan pertimbangan untuk melakukan perbaikan,
:. memotivasi siswa untuk belajar lebih baik.
Kuis biasanya terdiri dari satu atau dua soal. Dalam mengerjakan
kuis siswa tidak boleh membuka buku dan dikerjakan secara mandiri.
#etelah mengerjakan kuis, hasilnya dikumpulkan dan diberikan penilaian
oleh guru. -pabila siswa kurang yakin dengan penyelesaian kuis yang
telah dikerjakan, siswa diberi kesempatan untuk menanyakan kepada guru
3http599www.google.co.id9search8hl=en>cr=country(D>?=model-model@
pembelajaran>start=),>sa=$6. Dengan adanya kuis setiap hari, menuntut
siswa untuk mempelajari materi yang sudah diberikan maupun yang akan
4
diajarkan. #ehingga diharapkan pemberian kuis dapat meningkatkan
motivasi belajar siswa .
'. M!ti(asi Belajar Matemati#a
enurut #ardiman 3)44+5 %1-%:6 motif adalah daya upaya yang
mendorong seseorang untuk melakukan sesuatu. otif dapat diartikan
sebagai suatu kondisi intern 3kesiapsiagaan6. otif juga dapat dikatakan
sebagai daya penggerak dari dalam dan di dalam subjek untuk melakukan
sesuatu demi mencapai tujuan. *erasal dari kata AmotifB, maka motivasi
dapat diartikan sebagai daya penggerak yang telah aktif. Cadi, motivasi
dapat diartikan sebagai serangkaian usaha untuk menyediakan kondisi-
kondisi tertentu, sehingga seseorang mau dan ingin melakukan sesuatu,
dan bila ia tidak suka, maka akan berusaha untuk meniadakan atau
mengelakkan perasaan tidak suka itu. otivasi dapat dirangsang oleh
faktor dari luar tetapi motivasi itu tumbuh di dalam diri seseorang.
enurut oh. DEer Dsman 3/,,,5 /05/46 motivasi adalah suatu
proses untuk menggiatkan motif-motif menjadi perbuatan atau tingkah
laku untuk memenuhi kebutuhan dan mencapai tujuan atau keadaan dan
kesiapan dalam diri individu yang mendorong tingkah lakunya untuk
berbuat sesuatu dalam mencapai tujuan tertentu.
#edangkan <lida "rayitno 3)4045 1,6 menyatakan bahwa motivasi
diartikan sebagai jantungnya proses belajar bukan saja menggerakkan
tingkah laku, tetapi juga mengarahkan dan memperkuat tingkah laku.
#iswa yang termotivasi dalam belajar, menunjukkan minat, kegairahan dan
),
ketekunan yang tinggi dalam belajar, tanpa tergantung banyak kepada
guru.
Dilihat dari alasan timbulnya motivasi *urton yang dikuitip oleh
"asaribu dan #imanjuntak 3)4015 :16 membagi motivasi menjadi dua.
a. otivasi intrinsik, yaitu motivasi yang timbul dari dalam individu
untuk berbuat sesuatu.
b. otivasi ekstrinsik, yaitu motivasi yang timbulnya dari luar individu.
#ardiman -. 3)44+5 %:6 mengatakan bahwa motivasi itu dapat
dirangsang oleh faktor dari luar tetapi motivasi itu dapat timbul di dalam
diri seseorang. #edangkan #umadi #uryabrata 3)4015 46 mengemukakan
pendapatnya bahwa motivasi intrinsik lebih efektif dalam mendorong
seseorang untuk belajar daripada motivasi ekstrinsik.
enurut #ardiman -. 3)44+5 %:6 dalam kegiatan belajar,
motivasi dapat dikatakan sebagai keseluruhan daya penggerak di dalam
diri siswa yang menimbulkan kegiatan belajar yang menjamin
kelangsungan kegiatan belajar tersebut dan juga memberikan arah pada
kegiatan belajar sehingga tujuan yang dikehendaki siswa dalam belajar
tercapai.
enurut #ardiman 3)44+5 0:6 fungsi motivasi bagi siswa antara
lain5
). mendorong siswa untuk berbuat, jadi sebagai penggerak atau motor
yang melepaskan energi,
))
/. menentukan arah, yakni ke arah tujuan yang hendak dicapai,
1. menyeleksi perbuatan, yakni menentukan perbuatan-perbuatan apa
yang harus dikerjakan yang serasi guna mencapai tujuan, dengan
menyisihkan perbuatan-perbuatan yang tidak bermanfaat bagi tujuan
tersebut.
Dtami unandar 3)44/5 17-1:6 menyatakan ciri siswa yang
bermotivasi, antara lain5
). tekun menghadapi tugas,
/. ulet menghadapi tugas,
1. tidak memerlukan dorongan dari luar untuk berprestasi,
7. ingin mendalami bahan9bidang pengetahuan yang diberikan,
:. selalu berusaha berprestasi sebaik mungkin,
+. menunjukkan minat terhadap macam-macam masalah,
%. senang dan rajin belajar, penuh semangat, cepat bosan dengan tugas-
tugas rutin 3hal-hal yang bersifat mekanis, berulang-ulang begitu saja,
sehingga kurang kreatif6,
0. dapat mempertahankan pendapat-pendapatnya,
4. mengejar tujuan-tujuan jangka panjang,
),. senang mencari dan memecahkan soal-soal.
)/
#elain itu motivasi juga sebagai pendorong usaha dalam
pencapaian prestasi. enurut -nderson dan Faust yang dikutip oleh <lida
"rayitno 3)4045 ),6 mengungkapkan bahwa motivasi siswa dalam belajar
dapat dilihat dari karakteristik tingkah laku siswa yang menyangkut minat,
ketajaman perhatian, konsentrasi dan ketekunan. Dari pendapat diatas
dapat disimpulkan bahwa siswa yang temotivasi dapat dilihat dari
ketekunan, perhatian, konsentrasi dan minat terhadap memecahkan
persoalan.
*elajar menurut organ yang dikutip oleh #ri 2umini 3)44:5 :46
adalah perubahan yang relatif menetap dalam tingkah laku yang terjadi
sebagai suatu hasil latihan dan pengalaman. Dalam pengertian ini, belajar
merupakan suatu proses, suatu kegiatan, dan bukan suatu hasil atau tujuan.
*elajar bukan sekedar mengingat, akan tetapi lebih luas , bukan suatu
penguasaan hasil latihan. Kegiatan dan usaha untuk mencapai perubahan
tingkah laku merupakan proses belajar.
enurut Dimyati ahmud yang dikutip oleh #ri 2umini 3)44:5:46
berpendapat bahwa belajar adalah suatu perubahan tingkah laku baik yang
diamati maupun yang tidak diamati secara langsung dan terjadi dalam diri
seseorang karena pengalaman. enurut oh. #urya yang dikutip oleh #ri
2umini 3)44:5 :46 juga berpendapat bahwa belajar adalah suatu proses
usaha yang dilakukan individu untuk memperoleh suatu perubahan tingkah
laku yang baru secara keseluruhan, sebagai hasil pengalaman individu itu
sendiri dalam interaksinya dengan lingkungan. #edangkan menurut
)1
Fontana yang dikutip oleh <rman #uherman 3/,,15%6 pengertian belajar
adalah proses perubahan tingkah laku individu yang relatif tetap sebagai
hasil pengalaman.
2atna Filis Dahar 3)44+5 ))6 memberikan penjelasan tentang
komponen-komponen yang terdapat di dalam belajar, sebagai berikut.
a. "erubahan "erilaku
*elajar disimpulkan, sebagai perilaku suatu organisma termasuk
manusia, mengalami perubahan. Dalam hal ini yang menjadi perhatian
utama adalah perilaku verbal dari manusia.
b. *elajar dan "engalaman
Komponen yang kedua ini diungkapkan Bsebagai suatu hasil
pengalamanB. *elajar dengan istilah ini menekankan pada pengalaman
yang merupakan komponen utama dalam belajar.
*elajar menurut <ndang #upartini 3/,,)5 :6 adalah suatu proses
usaha yang dilakukan dengan lingkungannya, supaya terjadi perubahan
perilaku atau pribadi kearah lebih baik. #edangkan menurut #lameto
3)44)5 /6 belajar merupakan suatu proses usaha yang dilakukan seseorang
untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara
keseluruhan, sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan
lingkungannya. "erubahan yang terjadi dalam proses belajar dapat berupa
penambahan, pengayaan atau pendalaman mengenai pendalaman baru.
"erubahan tersebut bisa juga diartikan dari keadaan tahu menjadi tidak
tahu, atau dari keadaan tidak terampil menjadi terampil, perubahan
)7
tersebut terjadi tidak didapat dari faktor kemetangan melainkan melalui
pengalaman atau latihan.
enurut #uryawahyuni Gatief, beberapa teknik motivasi yang
dapat dilakukan dalam pembelajaran sebagai berikut.
). emberikan penghargaan dengan menggunakan kata-kata, seperti
ucapan bagus sekali, hebat, dan menakjubkan. "enghargaan yang
dilakukan dengan kata-kata 3verbal6 ini mengandung makna yang
positif karena akan menimbulkan interaksi dan pengalaman pribadi
bagi diri siswa itu sendiri.
/. emberikan tes 3tes singkat atau kuis dan tes evaluasi6 dan
memberikan nilai dari tes tersebut sebagai pemacu siswa untuk belajar
lebih giat. Dengan mengetahui hasil yang diperoleh dalam belajar
maka siswa akan termotivasi untuk belajar lebih giat lagi.
1. enumbuhkan dan menimbulkan rasa ingin tahu dalam diri siswa.
2asa ingin tahu dapat ditimbulkan oleh suasana yang mengejutkan
atau tiba-tiba.
7. engadakan permainan dan menggunakan simulasi. engemas
pembelajaran dengan menciptakan suasana yang menarik sehingga
proses pembelajaran menjadi menyenangkan dan dapat melibatkan
afektif dan psikomotorik siswa. "roses pembelajaran yang menarik
akan memudahkan siswa memahami dan mengingat apa yang
disampaikan.
):
:. enumbuhkan persaingan dalam diri siswa. aksudnya adalah guru
memberikan tugas dalam setiap kegiatan yang dilakukan, dimana
siswa dalam melakukan tugasnya tidak bekerjasama dengan siswa
yang lainnya. Dengan demikian siswa akan dapat membandingkan
hasil pekerjaan yang dilakukannya dengan hasil siswa lainnya.
+. emberikan contoh yang positif, artinya dalam memberikan pekerjaan
kepada siswa guru tidak dibenarkan meninggalkan ruangan untuk
melaksanakan pekerjaannya lainnya.
%. "enampilan guruH penampilan guru yang menarik, bersih, rapi, sopan
dan tidak berlebih-lebihan akan memotivasi siswa dalam mengikuti
pembelajaran. ;ermasuk juga kepribadian guru, guru yang masuk
kelas dengan wajah tersenyum dan menyapa siswa dengan ramah akan
mebuat siswa merasa nyaman dan senang mengikuti pelajaran yang
sedang berlangsung. 3http599/,/.):/.11.079indeI.php8
option=comJcontent>task=view>id=)11%%>(temid=7+6
otivasi belajar adalah keseluruhan daya pengaruh yang ada di
diri siswa yang dapat menimbulkan kegiatan belajar, menjamin
kelangsungan kegiatan belajar dan memberi arah pada kegiatan itu demi
mencapai suatu tujuan. otivasi belajar mengandung peranan penting
dalam menumbuhkan gairah atau semangat dalam belajar, sehingga siswa
yang bermotivasi kuat memiliki energi yang banyak untuk melakukan
kegiatan belajar 3Finkel , )44)5 4/6.
)+
Dengan demikian, pemberian kuis dalam pembelajaran matematika
dapat merangsang siswa untuk lebih rajin belajar. Hal ini disebabkan
dengan pemberian kuis matematika, siswa akan lebih berminat, tekun,
perhatian, konsentrasi dan bergairah terhadap materi matematika yang
diberikan. #ehingga pemberian kuis dalam pembelajaran matematika
diharapkan dapat meningkatkan motivasi belajar matematika siswa.
B. Penelitian )an* +ele(an
#usiyana telah melakukan penelitian dengan judul Dpaya eningkatkan
otivasi *elajar atematika #iswa melalui odel "embelajaran Kooperatif
;ipe ;.; 3Teams-Games-Tournaments6 di #" uhammadiyah 7
&ogyakarta Kelas K((. Hasil penelitian disebutkan bahwa setelah diterapkan
pembelajarn tipe ;.; yang dilaksanakan melalui lima tahapan yaitu
presentasi kelompok, belajar kelompok, game, tournament, dan penghargaan
kelompok atau individu dengan kuis sebagai salah satu metode penilaian,
motivasi belajar siswa mengalami peningkatan.
)%
BAB III
MET,DE PENELITIAN
A. Desain Penelitian
"enelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas 3";K6 dan
terdiri dari / siklus. odel penelitian tindakan kelas yang digunakan dalam
penelitian ini adalah model penelitian yang dikembangkan oleh Kemmis dan
c. ;aggart. odel tersebut digambarkan sebagai berikut.

.ambar ). #iklus "enelitian ;indakan Kelas
"rosedur "enelitian ;indakan Kelas 3";K6 terdiri dari tiga tahap dalam
setiap siklus. #etiap siklus tindakan meliputi5
). perencanaan tindakan,
/. pelaksanaan dan observasi 3pengamatan6 tindakan,
1. refleksi.
"enelitian ini dilaksanakan minimal dalam dua siklus, masing-masing
siklus terdiri dari dua kali pertemuan. "enelitian dilaksanakan selama proses
pembelajaran matematika dengan materi macam-macam matriks, operasi
)0
matriks, determinan dan invers matriks serta aplikasi persamaan linear.
*erikut ini penjabaran setiap siklusnya5
". SIKLUS I
a."erencanaan ;indakan
;ahap perencanaan untuk siklus ( diawali menyusun instrumen, yaitu
2encana "elaksanaan "embelajaran 32""6, soal-soal untuk kuis, tes
prestasi, pedoman wawancara, angket, serta pedoman observasi oleh
peneliti yang dikonsultasikan dengan dosen pembimbing dan guru .
Dntuk kegiatan pada siklus ( ini, peneliti mempersiapkan 1 buah
kuis dan satu tes prestasi dengan sub pokok bahasan5 pengertian, notasi
dan ordo suatu matriks, jenis-jenis matriks, dan operasi-operasi pada
matriks. #ebelum diberikan kepada siswa, soal-soal kuis dan tes prestasi
tersebut dikonsultasikan terlebih dahulu bersama dosen pembimbing, serta
guru matematika yang bersangkutan terlebih dahulu, untuk mengoreksi
kevalidan soal. #etelah mendapat persetujuan, barulah soal-soal kuis dan
tes prestasi tersebut diberikan kepada siswa.
b. "elaksanaan dan !bservasi 3pengamatan6 ;indakan
;ahap pelaksanaan merupakan kegiatan belajar mengajar di dalam
kelas dengan setting sesuai rencana penelitian yang telah disusun.
"elaksanaan proses pembelajaran menggunakan metode ekspositori
dengan sub pokok bahasan macam-macam matriks dan operasi matriks.
.uru membimbing siswa dalam memahami materi dan memberikan
contoh soal. Kemudian untuk mengetahui pemahaman siswa guru
)4
memberikan kuis kepada siswa selama : L ), menit yang dikerjakan
secara mandiri oleh siswa dan hasilnya dikumpulkan untuk dinilai, soal
hanya satu buah pada setiap kuis yang diberikan. Kuis diberikan setelah
guru membimbing siswa dalam memahami materi pelajaran. .uru
mengawasi saat para siswa mengerjakan kuis dan peneliti juga ikut
membantu mengawasi.
*ila siswa telah selesai mengerjakan kuis, maka guru bersama-
sama siswa membahas soal kuis. Kemudian guru memberikan latihan soal
yang dikerjakan secara berdiskusi dengan teman sebangku. -pabila telah
selesai mengerjakan latihan soal, guru menunjuk salah satu siswa untuk
maju ke depan kelas. #elama siswa menjelaskan di depan kelas, guru dan
siswa yang lain mendengarkan baikLbaik, setelah selesai menjelaskan,
barulah guru menanyakan apakah ada yang tidak setuju atau mungkin
memiliki jawaban yang berbeda dengan jawaban siswa yang maju, bila
ternyata ada yang memiliki pendapat yang berbeda, maka siswa tersebut
dipersilahkan untuk memberikan pendapatnya di depan kelas juga. #etelah
itu, guru menyimpulkan jawaban yang benar dan melanjutkan ke materi
berikutnya.
"ada saat pembelajaran berlangsung, peneliti mengamati segala
aktivitas yang terjadi selama proses belajar mengajar berlangsung, baik
aktivitas siswa, maupun guru yang mengajar. -gar informasi yang
diperoleh lebih akurat, maka peneliti telah mempersiapkan pedoman
observasi untuk penyusunan catatan lapangan.
/,
c. 2efleksi
"eneliti melakukan diskusi dengan guru untuk menyimpulkan hasil
pelaksanaan tindakan pada siklus ( dan menyusun rencana perbaikan pada
siklus (( yang dikonsultasikan dengan dosen pembimbing. Data yang
diperoleh selama observasi digunakan untuk mengetahui peningkatan
motivasi belajar matematika siswa dengan pemberian kuis dalam
pembelajaran matematika.
<valuasi yang dilakukan antara lain meliputi ketercapaian indikator
pembelajaran, kendalaLkendala yang dihadapi selama tindakan
berlangsung, respons siswa terhadap tindakan pembelajaran, melakukan
evaluasi ( berupa tes matriks kepada siswa berdasarkan soalLsoal tes yang
telah dipersiapkan sebelumnya.
Keseluruhan hasil evaluasi yang menyebabkan hambatan
ketercapaian sasaran pada siklus ( 3bila ada6 digunakan sebagai pedoman
untuk melakukan siklus ((, agar ketercapaian indikator pembelajaran lebih
baik.
%. SIKLUS II
;ahap perencanaan pada siklus (( diawali dengan identifikasi
masalah berdasarkan hasil refleksi pada siklus (. asalahLmasalah yang
timbul pada siklus ( ditetapkan alternatif pemecahan masalahnya dengan
harapan tidak terulang pada siklus (( nantinya.
/)
B. Partisi$an Penelitian
"artisipan penelitian ini adalah guru dan siswa kelas '( "enjualan #K
$egeri % &ogyakarta yang berjumlah 1% siswa.
C. Tem$at an -a#tu Penelitian
"elaksanaan pra penelitian dimulai dengan penelusuran masalah di #K
$egeri % &ogyakarta pada bulan Februari /,,0. "enelitian ini dilaksanakan di
#K $egeri % &ogyakarta kelas '( "enjualan pada tanggal / L )+ -pril /,,0.
D. Setting Penelitian
Setting penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah setting
kelas, di mana data diperoleh selama proses pembelajaran berlangsung.
"eneliti dibantu satu orang peneliti lain dalam melakukan pengamatan selama
proses pembelajaran, berupa penerapan metode pembelajaran ekspositori
dengan pemberian kuis dalam pembelajaran matematika di kelas '( "enjualan
#K $egeri % &ogyakarta.
E. Instrumen Penelitian an Te#ni# Pen*um$ulan Data
(nstrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah peneliti, lembar
observasi, angket, pedoman wawancara, soal kuis dan tes prestasi. -dapun
teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, pemberian angket,
wawancara, dan dokumentasi.
). "eneliti
"eneliti merupakan instrumen utama, karena peneliti sekaligus
berperan sebagai perencana, pelaksana, pengumpul data, penganalisis,
penafsir data, dan pada akhirnya menjadi pelapor hasil penelitiannya.
//
/. Gembar !bservasi
Gembar observasi digunakan untuk mencatat kegiatan yang dilakukan
oleh guru dan siswa dalam proses pembelajaran selama tindakan diberikan
untuk mengetahui sejauh mana keefektifan pemberian kuis dalam
pembelajaran sebagai upaya peningkatan motivasi belajar siswa.
Dntuk mengisi lembar observasi ini yaitu memilih AyaB bila deskripsi
dilakukan dan AtidakB bila deskripsi tidak dilakukan. -dapun kisi-kisi
untuk lembar observasi yang digunakan sebagai berikut.
;abel ). Kisi-kisi Gembar !bservasi
-spek yang Diamti $omor *utir Cumlah
- .uru membimbing siswa dalam
proses belajar mengajar
), /, 1, +, %,
),,)), /1
0
* .uru memotivasi siswa dalam
meningkatkan belajar matematika
dengan pemberian kuis
7, :, )%, // 7
M #ikap siswa saat pembelajaran 4, ):, )+ 1
D #ikap siswa saat diberikan kuis )0, )4, /, 1
< *entuk motivasi yang diberikan
guru
0, )/, )1, )7,
/)
:
Cumlah /1
1. -ngket
-ngket ini berupa kumpulan pernyataan untuk mengumpulkan data
mengenai respons siswa terhadap pemberian kuis dalam proses
pembelajaran matematika guna meningkatkan motivasi siswa dalam
belajar matematika. -ngket ini terdiri dari // butir pernyataan yang
terbagi menjadi / butir pernyataan negatif dan /, butir pernyataan positif.
asing-masing butir pernyataan mempunyai : alternatif jawaban yaitu5
/1
## 5 sering sekali, C2 5 jarang,
# 5 sering, ;" 5 tidak pernah.
KK 5 kadang-kadang,
;abel /. Kisi-kisi -ngket
$o. (ndikator $omor *utir #oal Cumlah
-.
*.
M.
D.
otivasi mengerjakan kuis
matematika
Ketekunan dalam mengerjakan
dan menyelesaiakan kuis
matematika
Dsaha untuk meningkatkan
prestasi belajar
*esarnya perhatian terhadap
kuis matematika
), /, 1, 7, :, +
%, 0, 4, ),, ))
)/,)1,)7,):
)+,)%,)0,)4,/,,//
+
:
7
%
Cumlah //
7. "edoman Fawancara
"edoman wawancara ini berisi pertanyaan yang akan diajukan pada
siswa. "edoman wawancara ini digunakan untuk mengetahui tanggapan
siswa mengenai proses pelaksanaan pembelajaran. "edoman wawancara
ini meliputi pertanyaan-pertanyaan yang berhubungan dengan motivasi
belajar siswa, prestasi belajar, mata pelajaran matematika, dan pertanyaan
yang berhunbungan dengan pemberian kuis di setiap pertemuan. "edoman
wawancara dalam Gampiran ),. -dapun aspek-aspek dalam pedoman
wawancara siswa yaitu5
a. kegiatan belajar yang dilakukan siswa selama di rumah,
b. bentuk motivasi yang diberikan guru dan orang tua,
c. pengaruh pemberian kuis terhadap motivasi belajar siswa.
/7
:. #oal-soal Kuis
Kuis yang disusun untuk penelitian ini dikembangkan berdasarkan
analisis kurikulum atau silabus #K $egeri % &ogyakarta untuk mata
pelajaran matematika materi atriks kelas '( "enjualan sebagai berikut.
#tandar Kompetensi 5 emecahkan masalah berkaitan dengan konsep
atriks
(ndikator 5
a. menentukan unsur-unsur matriks dan notasinya,
b. membedakan matriks menurut jenis,
c. menentukan kesamaan matrik,
d. menyelesaikan operasi matriks,
e. menentukan determinan suatu matriks persegi,
f. menentukan invers sustu matriks persegi,
g. menyelesaikan sistem persamamaan linear dengan menggunakan
matriks.
Kuis diberikan di awal, maupun pada akhir pembelajaran. Kuis hanya
diberikan sekali atau dua kali dalam setiap pertemuan. ;es singkat 3kuis6
diberikan dengan tujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa.
+. ;es prestasi
;es prestasi merupakan tes evaluasi diberikan apabila sub bab telah
selesai. ;es ini diberikan pada akhir siklus ( dan akhir siklus ((. ;es
prestasi digunakan untuk mengukur penguasaan dan kemampuan para
siswa setelah siswa menerima proses belajar-mengajar dari guru.
/:
(nstrumen ini juga digunakan sebagai sumber tambahan dalam melihat
perkembangan motivasi siswa yang dilihat dari aspek peningkatan nilai
dan hasil belajar siswa selama proses pembelajaran dengan metode
ekspositori yang diberikan kuis. ;es digunakan untuk mengetahui
ketercapaian prestasi belajar siswa siswa.
%. Dokumentasi
Dokumentasi digunakan untuk memperkuat data yang diperoleh dalam
observasi dengan mencatat atau mengabadikan kegiatan berupa foto atau
melihat catatan-catatan 3arsip-arsip6 yang dilakukan dalam penelitian.
Dokumen-dokumen tersebut antara lain berupa arsip perencanaan
pembelajaran dan hasil pekerjaan siswa yang dapat memberi informasi
data serta dokumen berupa foto yang menggambarkan situasi
pembelajaran matematika. Dokumentasi ini dilakukan selama proses
belajar mengajar pada materi matriks.
.. Te#ni# Analisis Data
;eknis analisis data dalam penelitian ini dilakukan sebagai berikut.
). 2eduksi data
Kegiatan dalam reduksi data yaitu kegiatan memfokuskan,
menyederhanakan, dan mentransfer data kasar ke catatan lapangan.
/. ;riangulasi
;riangulasi dilakukan dengan membandingkan data hasil observasi,
wawancara dan angket. ;riangulasi sekaligus digunakan untuk memeriksa
keabsahan data.
/+
1. Display data
Data hasil reduksi dan triangulasi disajikan dalam bentuk deskripsi,
tabel atau grafik.
7. "enarikan kesimpulan
Dari data-data yang diperoleh kemudian diambil suatu kesimpulan.
Di samping analisis data di atas, untuk penarikan kesimpulan data
observasi motivasi belajar matematika siswa dan data angket motivasi belajar
matematika siswa dilakukan analisis data deskriptif. Klasifikasi hasil
observasi motivasi belajar matematika siswa dan data angket motivasi belajar
matematika siswa sesuai dengan tabel 7 berikut.
;abel 1. Klasifikasi Hasil "ersentase #kor otivasi *elajar #iswa
"ersentase skor yang diperoleh Kategori
++,+0N O X O ),,N ;inggi
11,17N O X O ++,+%N #edang
,N O X O 11,11N 2endah
Mara menghitung persentase hasil observasi dan angket motivasi belajar
siswa, yaitu5
N ),,
,
_

B
A
X
Keterangan5
X = persentase total yang diperoleh,
A = jumlah skor yang diperoleh siswa pada setiap variabel9aspek,
B = jumlah skor total maksimal pada setiap variabel9aspek.
2ata-rata nilai dihitung dengan rumus5
/%

n i
i
n
Xi

)
Keterangan5
nilai rata-rata,
n
banyaknya siswa,
Xi nilai masing-masing siswa,
1% ,..., 1 , / , ) i
.
/. Ini#at!r Ke&erhasilan
Komponen-komponen yang menjadi indikator keberhasilan dalam
peneliatian ini sebagai berikut.
). 2ata-rata skor motivasi belajar matematika siswa mengalami peningkatan
dari satu siklus ke siklus berikutnya dan telah mencapai kategori tinggi.
/. "eningkatan nilai rata-rata tes matriks siswa dari siklus ( ke siklus
berikutnya.
BAB I0
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
/0
A. Ja1al Pela#sanaan Penelitian
*erikut ini tabel jadwal pelaksanaan penelitian.
;abel 7. Cadwal "elaksanaan "embelajaran atematika Kelas '( "enjualan
#iklus "ertemuan Hari 9 ;anggal "ukul ateri
(
) 2abu,
,/ -pril /,,0
,0.1, F(* s.d.
),.): F(*
acam-macam
matriks ,kesamaan
matriks dan operasi
matriks yaitu
penjumlahan dan
pengurangan
matriks
/
#enin,
,% -pril /,,0
,%.7: F(* s.d.
,4.): F(*
!perasi matriks
yaitu perkalian
matriks dengan
skalar dan perkalian
dua matriks
((
)
#enin,
)7 -pril /,,0
,%.7: F(* s.d.
),.): F(*
Determinan dan
invers matriks
/
2abu,
)+ -pril /,,0
,0.1, F(* s.d.
,4.): F(*
-plikasi "ersamaan
Ginear
B. Des#ri$si Hasil Penelitian
"enelitian ini dilakukan selama / siklus. asing-masing siklus terdiri dari
/ kali pertemuan.
". Ke*iatan $aa Si#lus I
#iklus ( terdiri dari / kali pertemuan. asing-masing pertemuan
mempunyai alokasi waktu / I 7: menit. #ebelum melakukan kegiatan
/4
pada siklus (, peneliti melakukan tahap perencanaan. "ada tahap ini
peneliti menyususn 2encana "elaksanaan "embelajaran 32""6 yang
tercantum pada Gampiran). Kuis ), kuis /, kuis 1 berturut-turut tercantum
pada Gampiran 7 dan Gampiran ),. Gatihan soal tercantum pada
Gampiran 1 dan lampiran 4 dan tes pretasi ) tercantum pada Gampiran /:
dengan pertimbangan dari dosen pembimbing dan guru matematika kelas
'( "enjualan. "eneliti juga menyusun instrumen penelitian lainnya seperti
pedoman observasi dan angket berturut-turut tercantum pada Gampiran 17
dan Gampiran 1+ yang telah disetujui oleh dosen pembimbing.
Hasil penelitian tindakan kelas pada penelitian ini, sebagai berikut.
a. Pela#sanaan Pem&elajaran
)6 "ertemuan "ertama
"ertemuan ) dilaksanakan sesuai jadwal pelajaran matematika di
kelas '( "enjualan #K $egeri % &ogyakarta, yaitu pada hari 2abu
,/ -pril /,,0 pukul ,0.1, F(* sampai dengan pukul ),.): F(*.
;ujuan pembelajaran pada pertemuan ) ini adalah siswa dapat
menentukan unsur-unsur dan notasi matriks, membedakan matriks
menurut jenis, menentukan kesamaan matriks dan menyelesaikan
operasi matriks yaitu5 transpose, penjumlahan, dan pengurangan
matriks. *erikut ini adalah langkah-langkah pembelajaran pada
pertemuan ).
a6 Kegiatan -wal
1,
Kegiatan pembelajaran diawali oleh guru matematika dengan
mengecek kesiapan siswa dan kehadiran siswa. Cumlah siswa yang
ikut dalam proses pembelajaran matematika 1% siswa. .uru
menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai yaitu
menentukan unsur-unsur dan notasi matriks, membedakan matriks
menurut jenis, menentukan kesamaan matriks dan menyelesaikan
operasi matriks yaitu5 transpose, penjumlahan, dan pengurangan
matriks. .uru kemudian menjelaskan kepada siswa bahwa selama
pembelajaran matematika materi matriks akan diberikan kuis pada
setiap pertemuan. #ebagian siswa terlihat senang dan antusias
mendengar pemberitahuan tersebut.
.uru menjelaskan kepada siswa bahwa pada pertemuan ini akan
diberikan dua kuis. Kuis ) setelah mempelajari macam-macam matriks
dan kuis / diberikan setelah mempelajari kesamaan matriks dan
operasi matriks yaitu transpose, penjumlahan, dan pengurangan
matriks. Kemudian siswa diberikan lembar kerja siswa berupa latihan
soal yang dikerjakan dengan berdiskusi bersama teman sebangku.
b6 Kegiatan inti
.uru menyuruh siswa membuka materi atriks, kemudian
menanyakan kepada siswa tentang pengertian matriks. .uru memulai
dengan memberikan contoh matriks yang berhubungan dengan
kehidupan sehari-hari.
Montoh5
#usunlah matriks dari daftar berikut iniP
1)
*anyaknya "$# di suatu instansi menurut golongan
Cenis Kelamin .ol ( .ol (( .ol ((( .ol (K
Gaki-laki
"erempuan
/
,
4
))
)%
0
%
1
Kemudian guru membimbing siswa untuk memahami pengertian
matriks, notasi suatu matriks, baris, kolom, elemen, dan ordo matriks
dengan menjawab contoh di atas.
isalkan matriks dari daftar tersebut diberi nama ", maka5
/
)
1 0 )) ,
% )% 4 /
B
B
!

1
]
1


"
#
"
$
"
%
"
&
a. atriks " mempunyai / baris dan 7 kolom, jadi ordo matriks "
adalah 7 /
b. <lemen baris ke-) adalah /, 4,)%, %
c. <lemen baris ke-/ adalah ,, )), 0, 1
d. <lemen kolom ke-) adalah /, ,
e. <lemen kolom ke-/ adalah 4, ))
f. <lemen kolom ke-1 adalah )%, 0
g. <lemen kolom ke-7 adalah %, 1
.uru membimbing siswa untuk mengetahui perbedaan jenis-jenis
matriks dan memberi contoh soal. Kemudian guru menunjuk salah satu
siswa untuk memberikan contoh yang lain dari salah satu jenis matriks.
Montoh lain yang dikerjakan salah satu siswa sebagai berikut.
atriks "ersegi
1
1
1
]
1


: 1 )
+ % )
, 7 1
'
Dntuk materi awal siswa belum mengalami kesulitan, sehingga
guru memberikan kuis ) untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa.
"ada saat diberikan kuis, siswa terlihat senang. Kemudian guru
membagikan lembar kuis ) dan menyuruh siswa untuk menutup buku.
1/
.uru memberi tahu kuis ) dikerjakan selama : menit. #iswa
mengerjakan kuis dengan tenang, dan mengerjakan secara mandiri.
-da satu siswa yang mengerjakan kuis ) hanya dalam waktu / menit
sehingga membuat siswa lain agak gaduh, tetapi suasana kembali
normal dan kuis ) diselesaikan oleh semua siswa dalam waktu : menit
kemudian dikumpulkan.
Kuis ) tidak dibahas karena siswa tidak mengalami kesulitan.
#etelah diberi kuis ), sebagian siswa menginginkan untuk diberi kuis
lagi pada pertemuan-pertemuan berikutnya. *erikut salah satu
kutipannya.
#iswa ) 5 A*u, besok diberikan kuis lagi ya.B
#iswa / 5 A&a, bu besok ada kuis lagi ya.B
.uru 5 A&a,B
Dari kutipan dialog di atas siswa merasa senang dengan pemberian
kuis. Hal ini terlihat dari minat siswa terhadap kuis matematika.
Karena sudah tidak ada kesulitan, guru melanjutkan materi bahasan
yaitu penjumlahan dan pengurangan matriks. #iswa pun lebih semangat
dalam mengikuti pelajaran karena setelah mempelajari penjumlahan
dan pengurangan matriks akan diberikan kuis lagi. .uru membimbing
siswa dalam menentukan kesamaan matriks dan memberi contoh soal
berikut.
Kesamaan atriks
1
]
1

b
a
A
,
/ 1
, dan
1
]
1

1 ,
+ c
B
Cika - = *, tentukan nilai a, b, dan cP
11
Cawab5
1
]
1

1
]
1

1 ,
+
,
/ 1 c
b
a
B A
aka,

1
/ /
/
1
+
+ 1



b
c c
a a
Cadi, a = /, b = 1, dan c = /
Kemudian membimbing siswa tentang cara menyelesaikan
transpos matriks dan memberi contoh soal. *erikut contoh soal
transpos matriks.
Montoh )5
1
]
1

% / 7
: 1 )
A
, maka
1
1
1
]
1

% :
/ 1
7 )
T
A
1
]
1

+ : 7
1 / )
B
, maka
1
1
1
]
1

+ 1
: /
7 )
T
B
Dari contoh soal tersebut, siswa menyelesaikan contoh soal untuk
mengetahui sifat-sifat transpos matriks. Kemudian siswa dibimbing
oleh guru untuk menyimpulkan sifat-sifat transpos matriks.
Montoh / 5
Dari matriks - dan natriks * di atas, tentukanlah5
a.
T T
B A +
dan
T
B A 6 3 + . -pakah
T T T
B A B A + + 6 3 8
b.
T T
A 6 3
c. 6 3 /
T
A dan
T
A6 / 3 . -pakah
T T
A A 6 / 3 6 3 / 8
Cawab5
a.
1
1
1
]
1

+
)1 0
% :
, /
T T
B A
dan
1
]
1

1
]
1

+
1
]
1

+
)1 % ,
0 : /
+ : 7
1 / )
% / 7
: 1 )
B A
, maka
17

1
1
1
]
1

+
)1 0
% :
, /
6 3
T
B A
&a,
T T T
B A B A + + 6 3
b.
A A
T T

1
]
1

% / 7
: 1 )
6 3
c.
1
1
1
]
1

1
1
1
]
1

)7 ),
7 +
0 /
% :
/ 1
7 )
/ 6 3 /
T
A
, dan
1
1
1
]
1

1
]
1

,
_

1
]
1

)7 ),
7 +
0 /
)7 7 0
), + /
% / 7
: 1 )
/ 6 / 3
T T
T
A
&a,
T T
A A 6 / 3 6 3 /
Dari soal di atas dapat disimpulkan, sifat-sifat transpos matriks yaitu5
a.
T T T
B A B A + + 6 3 ,
b. A A
T T
6 3 ,
c.
T T
A A 6 3 6 3 , dengan suatu bilangan.
.uru membimbing siswa tentang cara menyelesaikan penjumlahan
matriks dan memberikan contoh soal. Kemudian salah satu siswa
menyelesaikan soal di depan untuk mengetahui sifat-sifat
penjumlahan. #iswa dibimbing oleh guru untuk menyimpulkan sifat-
sifat penjumlahan matriks. .uru membimbing siswa cara
menyelesaikan pengurangan matriks dan memberikan contoh soal
yang dikerjakan oleh siswa.
Montoh5
Cika
1
]
1

d c
b a
A
dan
1
]
1

s r
( p
B
).
1
]
1

+ +
+ +

1
]
1

+
1
]
1

+
s d r c
( b p a
s r
( p
d c
b a
B A
/.
1
]
1

1
]
1

1
]
1


s d r c
( b p a
s r
( p
d c
b a
B A
1:
.uru menunjuk salah satu siswa 32osma6 untuk maju dan
mengerjakan soal di depan. *erikut contoh soal yang dikerjakan.
#oal5
1
]
1

% ) :
+ / 1
A
,
1
]
1

4 + %
: 7 /
B
dan
1
]
1

/ + :
1 7 /
)

tentukan 5
a. B A+ dan A B + . -pakah A B B A + + 8
b.
) B A + + 6 3
dan
6 3 ) B A + +
. -pakah
6 3 6 3 ) B A ) B A + + + +
8
Cawab5
a.
1
]
1

1
]
1


+
1
]
1

+
/ : )/
) / )
4 + %
: 7 /
% ) :
+ / 1
B A
1
]
1

1
]
1

+
1
]
1


+
/ : )/
) / )
% ) :
+ / 1
4 + %
: 7 /
A B
&a, A B B A + + .
#etelah salah satu siswa tersebut mengerjakan soal, guru
menanyakan kepada siswa lain, A-pakah ada jawaban yang berbeda8B.
#iswa menjawab, A#ama *uB. Kemudian guru menyuruh siswa
mengerjakan soal b di buku masing-masing. #etelah siswa
mengerjakan soal b, guru membimbing siswa menyimpulkan sifat-sifat
penjumlahan matriks yang berordo sama, yaitu5
a. komutatif 5 A B B A + + ,
b. assosiatif 5
6 3 6 3 ) B A ) B A + + + +
.
Karena tidak ada pertanyaan kemudian guru memberikan kuis lagi.
Kuis / dibagikan kepada siswa yang dikerjakan selama ), menit.
#iswa mengerjakan kuis / dengan tenang, dan ada salah satu siswa
yang mengerjakan kuis / hanya dalam waktu 7 menit saja. #etelah kuis
selesai, guru memberikan latihan soal yang dikerjakan dengan
1+
berdiskusi dengan teman sebangku. .uru berkeliling untuk mengontrol
kegiatan belajar siswa dan memonitor pekerjaan siswa.
Ketika siswa sudah berdiskusi dengan teman sebangku, guru
menjadi lebih santai. #iswa terlihat sibuk bertukar pikiran dalam
menyelesaikan latihan soal, sehingga mereka bertanya kepada guru
bila mereka benar-benar tidak bisa mengerjakan latihan soal atau pada
saat mereka tidak yakin dengan jawaban yang diperoleh. *erikut salah
satu percakapan antara guru dan siswa.
#iswa 5B(ni yang dikerjakan transposenya dulu apa
pegurangannya dulu8B
.uru 5BMoba lihat sifat-sifat transpose matriksPB
#iswa 5B*erarti ditranspose dulu buB
.uru 5B*oleh dikurangi dulu atau diubah dalam transpose
dulu nanti hasilnya sama sajaB
.uru menyuruh siswa untuk mengerjakan hasil pekerjaannya di
depan. Ketika guru menyuruh mengerjakan latihan soal nomor ),
terlihat banyak siswa yang tunjuk tangan untuk mengerjakan latihan
soal di depan. #oal nomor / dibahas bersama-sama siswa dan guru.
c6 Kegiatan -khir
"ada akhir pembelajaran guru memberikan pekerjaan rumah 3"26
untuk siswa. "2 yang diberikan merupakan lanjutan latihan soal nomor
1 sampai nomor +, karena setelah membahas soal nomor / waktu
untuk pelajaran matematika telah selesai. .uru juga mengingatkan
siswa untuk mempelajari materi berikutnya karena pada pertemuan
berikutnya juga akan ada kuis lagi.
1%
/6 "ertemuan kedua
"ertemuan / dilaksanakan pada tanggal ,% -pril /,,0 pukul ,%.7:
F(* sampai dengan ,4.): F(*. *erikut adalah langkah-langkah
pembelajaran pada pertemuan /.
a6 Kegiatan -wal
"embelajaran diawali dengan doa bersama dipimpin oleh guru
matematika. "eneliti bersama satu pengamat yang lain duduk di
barisan belakang. .uru menanyakan kepada siswa apakah ada
kesulitan dari "2 yang diberikan pada saat pertemuan sebelumnya.
Karena tidak ada kesulitan saat mengerjakan "2, guru hanya mengulas
kembali tentang sifat-sifat pejumlahan matriks.
.uru 5 Batriks - @ * = * @ - namanya sifat apa 8B
#iswa 5 BKomutatif.B
.uru 5 BKalau yang assosiatif 8B
#iswa 5 B
6 3 6 3 ) B A ) B A + + + +
.B
Kemudian menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan ini
yaitu menyelesaikan perkalian matriks dengan skalar dan perkalian dua
matriks. *eberapa siswa masih terlihat malas, ada pula yang masih
menyiapkan catatan.
b6 Kegiatan inti
.uru menyuruh siswa membuka materi perkalian matriks dengan
skalar, kemudian menanyakan kepada siswa tentang, B-pakah sudah
mempelajari perkalian matriks dengan skalar8B. #ebagian siswa
menjawab, B#udahB. .uru kemudian membimbing siswa untuk
10
memahami cara menyelesaikan perkalian matriks dengan skalar.
*erikut penjelasan guru tentang perkalian matriks dengan skalar.
Cika
1
]
1

d c
b a
A
maka
1
]
1

1
]
1

kd kc
kb ka
d c
b a
k kA
Kemudian guru memberikan contoh soal yang dikerjakan bersama-
sama siswa dengan bimbingan guru. .uru menuliskan satu soal dan
menyuruh siswa untuk mengerjakan di depan. ;erlihat tidak ada siswa
yang maju ke depan, akhirnya guru menunjuk salah satu siswa untuk
mengerjakan soal.
Montoh soal5
Cika
1
]
1

+ :
/ 1
A
, tentukan5
). 1 - dan -: -8
/.
6 : 3 1 A A +
dan
A 66 : 3 1 3 +
. -pakah
A A A 66 : 3 1 3 6 : 3 1 + +
8
1.
A 6 ) 3
dan A . -pakah
A A 6 ) 3
8
7.
6 1 3 / A
dan
A 6 1 / 3
. -pakah
A A 6 1 / 3 6 1 3 /
8
:.
T
A6 1 3 dan
T
A6 3 1 . -pakah
T T
A A 6 3 1 6 1 3 8
Dntuk soal a, siswa dibimbing oleh guru dalam mengerjakannya.
Kemudian untuk soal b sampai e guru menunjuk 7 siswa untuk
mengerjakannya di depan. *erikut ini adalah jawaban siswa.
a.
1
]
1

1
]
1

1
]
1

)0 ):
+ 4
+ 1 : 1
6 / 3 1 1 1
+ :
/ 1
1 1A
dan
1
]
1

1
]
1

1
]
1



1, /:
), ):
+ : : :
6 / 3 : 1 :
+ :
/ 1
: :A
b.
1
]
1

1
]
1

+
1
]
1


+
)/ ),
7 +
1, /:
), ):
)0 ):
+ 4
6 : 3 1 A A
dan
1
]
1

1
]
1

1
]
1


+
)/ ),
7 +
+ / : /
6 / 3 / 1 /
+ :
/ 1
/ / 66 : 3 1 3 A A
Cadi,
A A A 66 : 3 1 3 6 : 3 1 + +
c.
1
]
1

1
]
1



+ :
/ 1
+ :
/ 1
6 ) 3 6 ) 3 A
dan
14
1
]
1

1
]
1



+ :
/ 1
+ :
/ 1
A
&a,
A A 6 ) 3
.
d.
1
]
1

1
]
1

,
_

1
]
1

1+ 1,
)/ )0
)0 ):
+ 4
/
+ :
/ 1
1 / 6 1 3 / A
dan
1
]
1

1
]
1



1+ 1,
)/ )0
+ :
/ 1
+ 6 1 / 3 A
&a,
A A 6 1 / 3 6 1 3 /
e.
1
]
1

1
]
1

)0 +
): 4
)0 ):
+ 4
6 1 3
T
T
A dan
1
]
1

1
]
1

1
]
1

)0 +
): 4
+ 1 6 / 3 1
: 1 1 1
+ /
: 1
1 6 3 1
T
A
&a,
T T
A A 6 3 1 6 1 3 .
#etelah siswa mengerjakan soal, guru menanyakan,B-pakah ada
jawaban lain8B. -da siswa lain yang menjawab berbeda pada soal b
dan guru menyuruh maju untuk mengerjakan di depan. Kemudian guru
membahas soal bersama-sama siswa, jawaban siswa pertama salah dan
jawaban siswa kedua yang benar. *erikut jawaban soal b yang
dikerjakan siswa lain.
1
]
1

1
]
1

1
]
1


+
)/ ),
7 +
+ / : /
6 / 3 / 1 /
+ :
/ 1
/ / 66 : 3 1 3 A A
&a,
A A A 66 : 3 1 3 6 : 3 1 + +
.uru melanjutkan materi yaitu menjelaskan perkalian dua matriks.
.uru menjelaskan dengan pelan karena perkalian dua matrik tergolong
sulit. #etelah guru menjelaskan, terlihat ada siswa yang meminta guru
untuk mengulang cara mengalikan dua matriks.
Cika
1
]
1

7 )
: /
A
,
1
]
1

1 7 :
) / 7
B
dan
1
1
1
]
1


1
%
/
)
, maka5
7,
a.
1
]
1

1
]
1


1 7 :
) / 7
7 )
: /
B A

1
]
1

1
]
1

+ + +
+ + +

1
]
1

+ + +
+ + +

)) )7 )+
)% /7 11
)/ ) 6 )+ 3 / /, 7
): / 6 /, 3 7 /: 0
6 1 7 3 6 ) 6 ) 33 66 7 3 7 3 66 / 3 6 ) 33 6 : 7 3 6 7 6 ) 33
6 1 : 3 6 ) / 3 66 7 3 : 3 66 / 3 / 3 6 : : 3 6 7 / 3
b.
1
]
1

+ +
+ +

1
1
1
]
1

1
]
1


6 1 1 3 66 % 3 6 7 33 6 / : 3
6 1 ) 3 66 % 3 6 / 33 6 / 7 3
1
%
/
1 7 :
) / 7
) B

1
]
1

1
]
1

+ +
+ +

7%
/:
4 /0 ),
1 )7 0
#ebagian siswa masih bingung cara mengalikan dua matriks dan
bagian-bagian yang dikalikan. "eneliti dan satu pengamat yang lain
berkeliling untuk membantu guru menjelaskan kepada siswa. *erikut
salah satu percakapan siswa dengan peneliti.
#iswa 5 Abak, ini yang dikalikan yang mana8B
"eneliti 5B*aris pertama pada matriks pertama dikalikan
dengan kolom pertama pada matriks keduaB8
#iswa 5Bbak,masih bingungB
3"eneliti menjelaskan satu persatu di kertas sampai akhirnya siswa
memahaminya6
Dntuk mengetahui tingkat pemahaman siswa guru membagikan
lembar kuis 1 dan menyuruh siswa untuk menutup buku. .uru
memberi tahu kuis 1 dikerjakan selama ), menit. #iswa mengerjakan
kuis dengan tenang, dan mengerjakan secara mandiri. -da satu siswa
yang mengerjakan dalam waktu : menit, hal tersebut tidak membuat
siswa lain gaduh meskipun ada beberapa siswa yang terlihat bekerja
7)
sama dengan teman sebangku dalam menyelesaikan kuis. Kuis 1
dikerjakan dengan lancar oleh siswa, setelah ), menit berlalu kuis 1
dikumpulkan.
#ebagian siswa masih belum yakin dengan jawabannya, kemudian
untuk meyakinkan jawaban kuis 1, guru membahas soal kuis 1
bersama-sama siswa. -da sebagian siswa yang bersorak karena
jawabannya benar, tetapi ada juga siswa yang kecewa karena
jawabannya kurang tepat. #etelah membahas kuis, guru menyuruh
siswa membuka latihan soal dan menyuruh mengerjakan dengan
berdiskusi bersama teman sebangku. .uru memberitahukan, bila ada
yang kurang paham bisa ditanyakan kepada guru atau peneliti.
#iswa semakin asyik berdiskusi dan bertukar pikiran dengan teman
yang lain meskipun suasana kelas menjadi kurang terkondisi. -da
beberapa siswa yang malas mengerjakan latihan soal dan sibuk
mengobrol sendiri. .uru dan peneliti mengontrol kelas dengan
berkeliling agar siswa kembali konsentrasi dengan latihan soal. asih
banyak siswa yang kurang yakin terhadap jawabannya, dan
menanyakan kepada peneliti maupun guru. *erikut ini pembahasan
kuis 1.
1
1
1
]
1

1
1
1
]
1

+ +
+ +
+ +

1
1
1
]
1

1
1
1
]
1

1
1
1
]
1

1
1
1
]
1


:/
7+
17
7, , )/
/7 + )+
0 )0 0
7
1
/
), , +
+ / 0
/ + 7
7
1
/
: , 1
1 ) 7
) 1 /
/ / B A
#etelah ), menit berlalu, guru menyuruh siswa untuk mengerjakan
soal di depan. #iswa semakin aktif dengan kesadarannya untuk maju
7/
mengerjakan soal di depan, meskipun jawabannya belum benar.
Kemudian setelah dua siswa mengerjakan soal nomor ), guru
membahas jawabannya bersama-sama siswa. Faktu menunjukkan
kurang : menit, soal nomor / bagian h sudah diselesaikan.
c6 Kegiatan -khir
#ebelum pembelajaran diakhiri, guru bersama-sama siswa
menyimpulkan bahwa perkalian dua matriks tidak bersifat komutatif.
;epat bel berakhirnya pembelajaran, guru megumumkan bahwa
pertemuan berikutnya akan diadakan ulangan harian atriks (,
materinya macam-macam matriks, kesamaan matriks dan operasi
matriks.
&. Hasil ,&ser(asi2 Kuis an An*#et
)6 Hasil !bservasi
"eneliti dan rekan peneliti mengamati proses pembelajaran
matematika di kelas menggunakan lembar observasi yang telah
disusun dengan aspek-aspek yang berhubungan dengan aktivitas siswa
dan pemberian kuis pada saat pembelajaran menggunakan metode
ekspositori untuk meningkatkan motivasi belajar matematika siswa.
*erdasarkan pengamatan pada pertemuan pertama, siswa masih
belum terbiasa dengan pemberian kuis tetapi sudah menunjukkan rasa
senang dengan adanya kuis, meskipun ada beberapa siswa yang
bekerja sama dalam mengerjakan soal kuis. "ada saat pembelajaran
71
berlangsung masih ada sebagian siswa yang terlihat berbicara sendiri
dengan temannya.
"engamatan pada pertemuan kedua, selama pembelajaran
berlangsung terlihat bahwa siswa lebih antusias berdiskusi dengan
teman sebangku saat mengerjakan latihan soal, meskipun ada beberapa
yang terlihat malas mengerjakan. #iswa sudah mulai berani
mengerjakan soal di depan meskipun tidak ditunjuk guru. #iswa juga
sudah mulai terbiasa dengan pemberian kuis.
"engamatan 3observasi6 ini dilakukan untuk mengatahui
peningkatan motivasi belajar siswa terhadap pembelajaran matematika
dengan pemberian kuis. #elanjutnya, data yang menunjukkan jumlah
keterlibatan siswa tersebut dihitung untuk setiap pertemuan dan dicari
persentasenya. Dibawah ini tabel analisis hasil observasi motivasi
belajar siswa siklus (.
;abel :. hasil !bservasi otivasi *elajar #iswa #iklus (
-spek yang Diamti #iklus ( Kualifikasi
- .uru membimbing siswa dalam
proses belajar mengajar
0%,:N ;inggi
* .uru memotivasi siswa dalam
meningkatkan belajar matematika
dengan pemberian kuis
%:N ;inggi
M #ikap siswa saat pembelajaran ++,+%N #edang
D #ikap siswa saat diberikan kuis ++,+%N #edang
< *entuk motivasi yang diberikan guru +,N #edang
/6 Hasil Kuis
Kuis diberikan pada setiap pertemuan, pada siklus ( diberikan 1
soal kuis 3 / kuis pada pertemuam ( dan ) kuis pada pertemuan ((6.
77
"ada saat mengerjakan kuis ), siswa dapat mengerjakan kuis dengan
lancar hal ini terlihat dari nilai kuis siswa yaitu /: siswa dari 1% siswa
menjawab kuis dengan benar dan soal kuis tergolong masih mudah.
"ada kuis / mengalami penurunan rata-rata nilai kuis karena soal kuis
lebih sulit. "ada kuis 1 mengalami peningkatan kembali karena siswa
sudah mulai terbiasa dengan pemberian kuis. *erikut adalah tabel rata-
rata nilai kuis pada siklus (.
;abel +. 2ata-rata $ilai Kuis #iklus (
Kuis ) Kuis / Kuis 1
2ata-rata 04,4 %),) %%,0
2ata-rata siklus ( %4,+
16 Hasil -ngket
-ngket diberikan pada akhir siklus (, yaitu pada pertemuan kedua.
*erdasarkan angket dari 1% siswa menunjukkan motivasi belajar
matematika siswa belum mencapai indicator keberhasilan. Dibawah ini
tabel analisis hasil angket motivasi belajar siswa siklus (.
;abel %. Hasil -ngket otivasi *elajar #iswa #iklus ((
(ndikator #iklus ( Kualifikasi
- otivasi mengerjakan kuis
matematika
++,14N #edang
* Ketekunan dalam mengerjakan
dan menyelesaiakan kuis
matematika
+%,+0N ;inggi
M Dsaha untuk meningkatkan
prestasi belajar
:7,)4N #edang
D *esarnya perhatian terhadap
kuis matematika
+:,%)N #edang
7:
2ata-rata persentase motivasi belajar siswa sebesar +1,74N dalam
katergori sedang. Dari hasil angket motivasi belajar siswa belum sesuai
harapan. Karena pada aspek motivasi mengerjakan kuis matematika,
usaha untuk meningkatkan prestasi belajar dan besarnya perhatian
terhadap kuis matematika masih pada kategori sedang.
3. +efle#si
"elaksanaan tindakan yang telah dilakukan pada siklus ( ternyata
masih mengalami kekurangan dan hambatan yang mengakibatkan
upaya meningkatkan motivasi belajar matematika siswa kelas '( #K
$egeri % &ogyakarta melalui pemberian kurang optimal. !leh karena
itu, diperlukan refleksi atau kajian kembali terhadap hasil pengamatan
yang diperoleh. 2efleksi kemudian dilaksanakan oleh penelitidan guru.
"ermasalahan- permasalahan yang muncul selama pembelajaran
berlangsung pada siklus ( adalah sebagai berikut.
a. *eberapa siswa kurang aktif apabila guru menyuruh
menyelesaikan soal di depan. #iswa yang maju didominasi oleh
siswa yang pandai dalam menyelesaikan masalah.
b. Kurangnya latihan soal, karena waktu terpotong untuk kuis dan
menjelaskan materi pelajaran.
c. Kuis dikerjakan kurang optimal karena guru tidak memberitahukan
kepada siswa pada pertemuan sebelumnya bahwa akan diberikan
kuis pada setiap pertemuan materi matriks sehingga masih ada
siswa yang bekerja sama saat menyelesaikan soal kuis.
7+
d. #iswa belum memahami penjelasan guru, sehingga guru dan
peneliti harus berkeliling untuk mengetahui pemahaman siswa.
e. Ketika mengerjakan latihan soal, masih ada siswa yang berbicara
sendiri dengan temannya.
Dari akhir siklus ( ini, dapat dikatakan bahwa motivasi belajar
matematika siswa selama proses pembelajaran masih kurang optimal.
Hal ini dikarenakan pada pertemuan sebelumnya guru tidak
memberitahukan kepada siswa bahwa akan diberikian kuis matematika
pada setiap pertemuan. $ilai dari soal kuis juga menurun dari kuis ) ke
kuis / dan kuis 1, hal ini juga menunjukkan motivasi belajar siswa
kurang optimal.
%. Ke*iatan $aa Si#lus II
Kegiatan yang dilaksanakan pada siklus (( hampir sama dengan
kegiatan pada siklus (, akan tetapi telah dilakukan beberapa perbaikan
tindakan yang didasarkan pada hasil refleksi siklus (. 2evisi tindakan
tersebut antara lain sebagai berikut.
)6 .uru memberikan nilai plus 3tambahan6 untuk siswa yang dapat
mengerjakan soal di depan dengan benar.
/6 Gatihan soal yang dibahas merupakan latihan soal yang tidak dapat
dikerjakan oleh siswa dan latihan soal ditambah dengan memberikan
pekerjaan rumah.
7%
16 .uru memberitahukan untuk mengulang materi sebelumnya dan
mempelajari materi berikutnya, karena setiap pertemuan akan
diberikan kuis.
76 #etelah guru memberikan contoh soal, guru menyuruh salah satu
siswa untuk mengerjakan satu soal. Dntuk mengecek pemahaman
siswa setelah diberikan contoh soal langsung diberikan kuis.
:6 .uru berkeliling untuk mengontrol keadaan kelas agar siswa
berkonsentrasi dalam mengerjakan latihan soal.
#ebelum melakukan kegiatan pada siklus ((, peneliti melakukan
tahap perencanaan. "ada siklus ((, peneliti menyusun 2"" yang tercantum
pada Gampiran )1 dan Gampiran )4. Kuis 7, kuis :, kuis +, kuis % yang
berturut-turut yang tercantum pada Gampiran ): dan Gampiran //. Gatihan
soal tercantum pada Gampiran ): dan /) dan tes matriks / tercantum pada
Gampiran /0. "eneliti juga menyusun instrumen penelitian lainnya seperti
pedoman observasi, angket, dan pedoman wawancara yang sama dengan
siklus (.
Hasil penelitian tindakan kelas pada penelitian ini, sebagai berikut.
a. Pela#sanaan Pem&elajaran
)6 "ertemuan pertama
"ertemuan ) dilaksanakan pada hari #enin )7 -pril /,,0 pukul
,%.7: F(* sampai dengan pukul ,4.): F(*. ;ujuan pembelajaran
pada pertemuan ) ini adalah menghitung determinan dan mencari
70
operasi invers suatu matriks. Gangkah-langkah pembelajaran pada
pertemuan ) adalah sebagai berikut.
a6 Kegiatan -wal
Kegiatan belajar mengajar diawali dengan membaca doa bersama-
sama dipimpin oleh .uru matematika tepat pukul ,%.7: F(*. .uru
membahas sekilas mengenai perkalian matriks. #iswa disuruh
mengerjakan soal perkalian dua matriks.
.uru 5 Basih ingat penyelesaian dari
1
]
1

1
]
1

/
)
7 1
/ )
8B. 3.uru
sambil menuliskan soal di papan tulis6
.uru 5 B&ang bisa mengerjakan dapat nilai tambahan.B 3.uru
berbicara lagi untuk memotivasi siswa6
#iswa 5 B#aya bu.B
.uru 5 B&a.B
#alah satu siswa tersebut menuliskan jawaban di papan tulis.
#iswa ) 5 B
1
]
1

1
]
1

+
+

1
]
1

+
+

1
]
1

1
]
1

))
:
0 1
7 )
6 / 7 3 6 ) 1 3
6 / / 3 6 ) ) 3
/
)
7 1
/ )
.B
.uru 5 B*enar seperti ini8B
#iswa 5 B*enar.B
.uru 5 B#iap melanjutkan ke materi berikutnya.B
#iswa 5 B&a, bu.B
Kemudian guru menyampaikan tujuan pembelajaran pada
pertemuan ) yaitu menghitung determinan dan mencari operasi invers
suatu matriks. Dntuk motivasi siswa agar lebih memperhatikan saat
proses pembelajaran, guru mengingatkan lagi kalau nanti akan
diberikan kuis lagi.
b6 Kegiatan (nti
.uru menyuruh siswa membuka materi determinan dan invers
matriks, kemudian membimbing siswa dalam menentukan determinan
74
matriks ordo / / dan ordo 1 1 . Kemudian guru memberikan
contoh soal yang dikerjakan bersama-sama siswa dengan bimbingan
guru. Hampir semua siswa menjawab contoh soal. *erikut contoh
soalnya.
1
]
1

/ 1
1 )
A
, tentukan determinannya8
)) 4 / 6 4 3 / 6 1 1 3 6 / ) 3
/ 1
1 )
+

A
.uru 5 A#udah paham, ada pertenyaan atau tidak8B
#iswa 5 A#udah.B
.uru 5 A#elanjutnya mencari determinan matriks ordo 1 1 .B
1
1
1
]
1

) 1 :
) 7 /
/ 1 )
*
, tentukan determinannya8
1 :
7 /
1 )
) 1 :
) 7 /
/ 1 )
*
- - - @ @ @

)0
+ 1 7, )/ ): 7
) . / . 1 1 . ) . ) : . 7 . / 1 . / . / : . ) . 1 ) . 7 . )

+ +
+ +
*
*
*
"ada saat pembelajaran berlansung siswa terlihat semakin
memperhatikan pelajaran. Karena tidak ada pertanyaan dari siswa,
guru memberikan satu soal tentang menentukan determinan matriks
ordo 1 1 , kemudian guru menunjuk salah satu siswa untuk maju ke
depan. #ementara itu, siswa yang lain berdiskusi dengan teman
sebangku untuk menyelesaikan soal. *erikut soal yang dikerjakan di
depan oleh salah satu siswa.
:,
1
1
1
]
1

1 / /
) / 1
) , )
B
, tentukan determinan matriks *8
Cawaban siswa5
/ /
/ 1
, )
1 / /
) / 1
) , )
1
1
1
]
1

B

+
7 / , + , +
/ . / 6. ) 3 6 / .3 ) . ) 6 1 .3 1 . , 6 / .3 1 6. ) 3 / . ) . , 6 1 .3 / . )

+ + + + +
+ +
.uru 5 A#udah benar8B
#iswa 5 A(tu harusnya B det .B
.uru 5 A*enar, harusnya B det . #ekarang kita bahas bareng-
bareng.B
Kemudian guru membahas soal bersama siswa dan menjawab
pertanyaan salah satu siswa tadi. #ambil membahas soal guru
menyelipkan pertanyaan, Aana elemen kolom pertama dan mana
elemen baris ketiga8B. #iswa pun menjawab, A),1,/ dan /,-/,1.B.
/ /
/ 1
, )
1 / /
) / 1
) , )
det

B

+
7 / , + , +
/ . / 6. ) 3 6 / .3 ) . ) 6 1 .3 1 . , 6 / .3 1 6. ) 3 / . ) . , 6 1 .3 / . )

+ + + + +
+ +
.uru meminta kepada peneliti untuk membagikan soal kuis 7,
siswa senang menerima kuis tersebut. Kuis dikerjakan selama : menit
dan siswa mengerjakan kuis dengan tenang sampai waktu habis
meskipun masih ada ), siswa yang bekerja sama. Kuis 7 tidak dibahas
karena siswa bisa mengerjakan kuis dengan baik.
:)
.uru melanjutkan materi yaitu mencari invers suatu matriks.
#ebelum menentukan invers suatu matriks, terlebih dahulu
mempelajari tentang minor, kofaktor dan adjoin. .uru memberikan
contoh soal mencari kofaktor, kemudian menunjuk siswa untuk
mengerjakan di depan untuk mentranspos matriks kofaktor untuk
menentukan adjoin dan membahas bersama siswa. .uru menanyakan,
A-pakah ada pertanyaan8B. #ecara bersamaan siswa menjawab,
A*elumB. *erikut ini contoh soal yang diberikan guru 3contoh soal
sama dengan contoh soal mencari determinan6.
.uru 5 B
1
1
1
]
1

1 / /
) / 1
) , )
B
, tentukan matriks kofaktor *8B
7 / +
1 /
) /
))
+

+ B / 6 , / 3
/ /
, )
/1

B
)) 6 / 4 3
1 /
) 1
)/

B / / ,
) /
) ,
1)
+

+ B
), 7 +
/ /
/ 1
)1

+ B 7 6 1 ) 3
) 1
) )
1/
+

B
/ 6 / , 3
1 /
) ,
/)
+

B / , /
/ 1
, )
11
+ B
) / 1
1 /
) )
//
+

+ B
.uru 5 Aatriks Kofaktor
1
1
1
]
1

/ 7 /
/ ) /
), )) 7
B
. -djoin *
merupakan transpose dari matriks kofaktor *. #iapa yang
bisa mentransposekan8. &ang bisa mengerjakan dengan
benar mendapat nilai tambahan.B
#iswa 5 A
1
1
1
]
1

/ / ),
7 ) ))
/ / 7
Ad+B
.uru 5B&a, benar sekali.B
:/
.uru membimbing siswa dalam mencari invers ordo / / dan
ordo 1 1 . .uru menunjukkan rumus mencari invers suatu matriks.
2umus mencari invers suatu matriks sebagai berikut.

ad+A
A
A
det
)
)

Kemudian memberi contoh soal yang sama dengan mencari adjoin.


Kemudian guru menyuruh siswa untuk mengerjakan contoh soal di
depan dengan bimbingan guru.
.uru 5 B-da yang bisa menentukan invers matriks * tadi,
menggunakan rumus tersebut8B
#iswa 5 B#alah tidak apa-apa bu8B
.uru 5 B;idak apa-apa. Moba kamu HartiniPB
#iswa 5 B;idak bu.B
.uru 5 BDicoba duluPB
#iswa 5 B
1
1
1
]
1

/ / ),
7 ) ))
/ / 7
+
)
det
)
)
ad+B
B
B

1
1
1
1
1
1
]
1

1
)
1
)
1
:
1
/
+
)
+
))
1
)
1
)
1
/
.uru 5 BKita bahas bareng-bareng ya.B
#etelah tidak ada pertanyaan, guru meminta peneliti untuk
membagikan kuis : untuk lebih memantapkan pemahaman siswa.
#iswa menjadi gaduh karena siswa berpendapat mencari invers itu
sulit. #etelah suasana tenang, siswa dipersilahkan untuk mengerjakan
kuis. Kuis : dikerjakan selama ): menit karena masih banyak siswa
yang kesulitan dalam mengerjakan kuis, tetapi ada satu siswa yang
:1
mengerjakan kuis : ini selama ), menit. #etelah ): menit kuis :
dikumpulkan dan dibahas bersama siswa.
.uru menyuruh siswa membuka lembar kerja siswa 3laithan soal6
dan menyuruh mengerjakan latihan soal. #ebagian siswa berdiskusi
dengan sebangku, sebagian mengerjakan latihan soal dengan mandiri.
.uru dan peneliti berkeliling untuk mengontrol pekerjaan siswa. -da
siswa yang masih bingung dalam mengalikan bilangan positif dengan
negatif atau negatif dengan negatif. "ada lembar kerja siswa yang
berupa latihan soal hanya terdapat / soal sehingga latihan soal dapat
dibahas semua.
c6 Kegiatan -khir
#eperti pada siklus (, pada akhir pembelajaran guru bersama siswa
mengambil kesimpulan tentang pembelajaran hari ini yaitu tentang
rumus mencari invers suatu matriks dan guru memberikan pekerjaan
rumah 3"26 untuk siswa yang ada dalam buku &udistira halaman 7,.
"2 akan dibahas pada pertemuan berikutnya. .uru juga mengingatkan
siswa untuk mempelajari materi berikutnya karena pada pertemuan
berikutnya juga akan ada kuis lagi.
/6 "ertemuan /
"ertemuan kedua dilaksanakan pada hari 2abu )+ -pril /,,0
pukul ,0.1, F(* sampai dengan ),.): F(*. ;ujuan pembelajaran
pada pertemuan ini yaitu menyelesaikan sistem persamaan linear
dengan menggunakan metode matriks. *erikut adalah penjelasan dari
langkah-langkah pembelajaran pada pertemuan /.
:7
a6 Kegiatan -wal
"embelajaran diawali dengan mengulang kembali tentang cara dan
rumus mencari invers. .uru menanyakan kepada siswa tentang
kesulitan dari "2 yang diberikan pada saat pertemuan sebelumnya.
Kemudian guru bersama siswa membahas satu soal dari "2. *eberapa
siswa masih terlihat malas, ada pula yang masih menyiapkan catatan.
Dntuk memberikan semangat dan motivasi belajar, guru memberikan
kuis + tentang materi sebelumnya yaitu mencari invers matriks ordo
1 1 . Ketika peneliti membagikan kuis + dan memberitahukan kuis +
dikerjakan selama ), menit. *eberapa siswa berkomentar bahwa
waktu untuk mengerjakan kuis + kurang. #aat mengerjakan kuis +
masih terlihat ada siswa yang bekerja sama dengan teman sebangku.
Kuis + dikerjakan tepat waktu yaitu ), menit tetapi ada tiga siswa yang
dapat menyelesaikan kuis + dalam waktu : menit.
#etelah diberikan kuis +, guru mengulang kembali tentang
perkalian dua matriks yaitu bila suatu matriks dikuadratkan. Karena
pada tes prestasi ), sebagian siswa menjawab salah. .uru memberikan
contoh soal, kemudian guru menyuruh salah satu siswa untuk maju ke
depan megerjakan contoh soal. Kemudian contoh soal dibahas bersama
siswa, dan siswa mengerjakan contoh soal terntang matriks yang
dikuadratkan dengan benar. *erikut contoh soal yang diberikan guru5
.uru 5 BDiketahui
1
]
1

7 1
/ )
A
, tentukan
/
A
8
::
#iswa 5 B
1
]
1

1
]
1

)+ 4
7 )
7 6 1 3
/ )
/ /
/ /
/
A
.B
.uru 5 BCawaban seperti itu kurang tepat. &ang benar seperti ini.

1
]
1

1
]
1

+ +
+ +

1
]
1

1
]
1

), ):
), :
)+ + 6 )/ 3 1
0 / 6 + 3 )
7 1
/ )
7 1
/ )
/
A
b6 Kegiatan inti
.uru melanjutkan membimbing siswa dalam menyelesaikan sistem
persamaan linear dengan menggunakan metode matriks. #ebelum
memberi contoh soal, guru membimbing siswa dalam menyelesaikan
persamaan berikut.
B AX
B A AX A
) )


B A ,X
)


B A X
)

#ebelum memberikan contoh soal ada siswa yang bertanya, BKenapa


harus dikalikan
)
A
, kemudian guru menjelaskan kembali pertanyaan
siswa. #etelah tidak ada peetanyaan, guru memberikan contoh soal dan
menjelaskan kepada siswa.
Diketahui pada sistem persamaan

'

+
+
1 /
7 1 /
y x
y x
, carilah nilai I dan y
dengan menggunakan metode matriksP
Cawab5

1
]
1

1
]
1

1
]
1

1
]
1

1
]
1

+
+
1
7
/ )
1 /
1
7
/
1 /
y
x
y x
y x
(nvers dari matriks
1
]
1

/ )
1 /
adalah
1
]
1

1
]
1

/ )
1 /
)
)
/ )
1 /
) . 1 / . /
)
:+

1
]
1

/ )
1 /

1
]
1

1
]
1

1
]
1

1
]
1

1
]
1

1
7
/ )
1 /
/ )
1 /
/ )
1 /
y
x

1
]
1

+
+

1
]
1

1
]
1

+ 7
6 4 3 0
) ,
, )
y
x

1
]
1

1
]
1

/
)
y
x
Cadi, harga I = -) dan y = /.
Dntuk mengetahui pemahaman siswa, guru memberikan kuis %
yang dibagikan oleh peneliti. #iswa senang menerima kuis karena
mereka bisa mengerjakan kuis tepat waktu yaitu ), menit. Kemudian
kuis dibahas bersama siswa untuk meyakinkan jawaban siswa.
.uru menyuruh siswa membuka laithan soal dan menyuruh
mengerjkan latihan soal. #ebagian siswa berdiskusi dengan sebangku,
sebagian mengerjakan latihan soal dengan mandiri. .uru dan peneliti
berkeliling untuk mengontrol pekerjaan siswa. -da tiga siswa yang
belum paham cara mengubah soal cerita ke persamaan linear dua
varibel. #iswa merasa kesulitan mengerjakan soal /b. "ertama, guru
menawarkan kepada siswa untuk mengerjakan di depan, tetapi tidak
ada siswa yang bisa mengerjakan kemudian guru membahas latihan
soal tersebut bersama siswa.
c6 Kegiatan -khir
#ebelum pembelajaran diakhiri, guru menanyakan, B-pakah ada
pertanyaan8B. Karena tidak ada pertanyaan, pada akhir pembelajaran
guru megumumkan bahwa pertemuan berikutnya akan diadakan
:%
ulangan harian atriks ((, materinya adalah semua materi matriks dari
awal sampai akhir.
&. Hasil ,&ser(asi2 Kuis2 An*#et an -a1an3ara
)6 Hasil !bservasi
"eneliti dan observer lain mengamati proses pembelajaran
matematika di kelas menggunakan lembar observasi yang telah
disusun dengan memuat aspek-aspek yang berhubungan dengan
metode pembelajaran eskpositori dengan pemberian kuis untuk
meningkatkan motivasi belajar matematika siswa.
"ada siklus ((, pengamatan pada pertemuan pertama siswa sudah
semakin terbiasa dengan pemberian kuis dan minat yang lebih
terhadap pemberian kuis. #elama pembelajaran berlangsung siswa
terlihat semakin lebih antusias berdiskusi dengan teman sebangku saat
mengerjakan latihan soal, meskipun ada beberapa yang masih terlihat
malas mengerjakan latihan soal. #iswa juga sudah siap apabila
diberikan kuis oleh guru. -pabila ada materi yang kurang jelas, siswa
lebih berani untuk menanyakan kepada guru.
"ada pertemuan kedua, siswa sudah berani untuk mengerjakan
latihan soal di depan kelas tanpa ditunjuk oleh guru. "ada saat
mengerjakan kuis, hanya / orang saja yang terlihat bekerja sama.
#elama pembelajaran berlangsung pun siswa terlihat semakin lebih
antusias berdiskusi dengan teman sebangku saat mengerjakan latihan
soal.
:0
#ecara umum, motivasi belajar matematika siswa mengalami
peningkatan dari siklus ( ke siklus (( . Dengan demikian, berdasarkan
hasil observasi motivasi belajar siswa sudah mengalami peningkatan
setelah diberikan kuis matematika. Di bawah ini tabel analisis hasil
observasi motivasi belajar siswa siklus ((.
;abel 0. hasil !bservasi otivasi *elajar #iswa #iklus ((
-spek yang Diamti #iklus (( Kualifikasi
- .uru membimbing siswa dalam
proses belajar mengajar
41,%:N ;inggi
* .uru memotivasi siswa dalam
meningkatkan belajar matematika
dengan pemberian kuis
0%,:N ;inggi
M #ikap siswa saat pembelajaran 01,11N ;inggi
D #ikap siswa saat diberikan kuis 01,11N ;inggi
< *entuk motivasi yang diberikan guru 4,N ;inggi
/6 Hasil Kuis
"ada siklus (( diberikan 7 soal kuis 3/ kuis pada pertemuam ((( dan
/ kuis pada pertemuan (K6. 2ata-rata nilai mengalami penurunan dari
rata-rata nilai kuis 7 ke kuis :, hal ini disebabkan soal kuis pada sub
materi invers lebih sulit dan langkah-langkahnya terlalu panjang serta
waktu yang diberikan untuk mengerjakan kuis kurang. 2ata-rata nilai
kuis pada siklus (( yaitu 0/,: mengalami peningkatan dari nilai rata-
rata nilai kuis pada siklus ( yaitu %4,+ karena siswa merasa lebih siap
dan lebih memahami materi sehingga nilai kuis siswa lebih baik.
*erikut adalah tabel rata-rata nialai kuis siklus ((.
:4
;abel 4. 2ata-rata $ilai Kuis #iklus ((
Kuis 7 Kuis : Kuis + Kuis %
2ata-rata %0,) %7,1 0/,) 4:,7
2ata-rata siklus (( 0/,:
2ata-rata nilai kuis yang diperoleh mengalami peningkatan dari
siklus ( ke siklus (( sehingga menunjukkan peningkatan prestasi belajar
siswa.
16 Hasil -ngket
-ngket diberikan pada akhir akhir siklus ((. Hasil angket dari 1%
siswa, menunjukkan adanya respons yang baik terhadap pemberian
kuis. Di bawah ini tabel analisis hasil angket motivasi belajar siswa
siklus ((.
;abel ),. Hasil -ngket otivasi *elajar #iswa #iklus ((
(ndikator #iklus (( Kualifikasi
- otivasi mengerjakan kuis
matematika
%,,:7N ;inggi
* Ketekunan dalam mengerjakan dan
menyelesaiakan kuis matematika
%,,%,N ;inggi
M Dsaha untuk meningkatkan prestasi
belajar
++,04N ;inggi
D *esarnya perhatian terhadap kuis
matematika
%,,)4N ;inggi
2ata-rata persentase motivasi belajar siswa sebesar +4,:0N dalam
katergori tinggi. Dari hasil angket motivasi belajar siswa pada sikulus (
belum sesuai harapan. Karena pada aspek usaha untuk meningkatkan
prestasi belajar masih pada kategori sedang. -kan tetapi pada angket
siklus (( ini, semua indikator telah masuk dalam kualifikasi tinggi.
76 Hasil Fawancara
+,
*erdasarkan hasil wawancara, siswa tertarik dengan pembelajaran
menggukan metode ekspositori dengan pemberian kuis pada materi
matriks. #iswa merasa semakin bersemangat dalam belajar matematika
karena mereka merasa tertantang dengan latihan soal dan soal kuis
yang diberikan. *agi siswa, pembelajaran dengan pemberian kuis
dapat meningkatkan pemahaman siswa tentang materi matriks karena
soal kuis menantang siswa untuk mengerjakan kuis dengan tidak
membuka buku dan dikerjakan secara mandiri.
*eberapa siswa kurang menyukai pelajaran matematika karena
mereka menganggap matematika itu sulit dan tidak menyenangkan.
#edangkan sebagian siswa berpendapat bahwa matematika
menyenangkan karena soal latihannya membuat penasaran dalam
mencari penyelesaiannya. "ada pembelajaran matematika materi
matriks, siswa lebih memperhatikan dan keinginan untuk mempelajari
matematika menjadi lebih tinggi. Hal ini dikarenakan dorongan dan
motivasi yang diberikan guru membuat siswa menjadi lebih senang
dan tertarik terhadap matematika, sehingga mendorong mereka untuk
belajar matematika. #elain itu, siswa lebih nyaman dan senang karena
guru memberikan kesempatan berdiskusi dengan teman sebangku saat
mengerjakan latihan soal dan guru juga memberikan kesempatan untuk
bertanya apabila siswa tidak dapat mengerjakan soal kuis. .uru lebih
bersikap ramah dan bersahabat sehingga siswa tidak takut untuk
bertanya atau mengerjakan soal di depan kelas.
+)
"embelajaran matematika menggunakan metode ekspositori
dengan pemberian kuis matematika, motivasi belajar siswa menjadi
lebih meningkat. "ada akhir pembelajaran siswa semakin menyenangi
dan berminat terhadap kuis matematika, meskipun pada awalnya siswa
merasa kurang menyukai kuis karena pada saat mengerjakan kuis tidak
boleh membuka buku.
3. +efle#si
Hasil refleksi yang dilakukan oleh peneliti bersama guru pada
akhir siklus (( menunjukkan bahwa secara umum pembelajaran yang
dilaksanakan pada siklus (( telah berjalan sesuai dengan yang
direncanakan. otivasi belajar matematika siswa dalam pembelajaran
siklus (( mengalami peningkatan. -dapun beberapa permasalahan yang
timbul selama proses pembelajaran berlangsung beserta langkah
perbaikan yang dapat dilakukan berdasarkan hasil refleksi siklus (
adalah sebagai berikut.
). Dengan pemberian kuis, motivasi belajar siswa meningkatkan dan
membantu guru untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa.
/. $ilai tambahan yang diberikan oleh guru meningkatkan motivasi
siswa untuk mengerjakan latihan soal dan mengerjakan soal di
depan dengan benar.
1. Dengan dibahasnya latihan soal yang tidak dapat dikerjakan oleh
siswa dan ditambahnya pemberian pekerjaan rumah, semakin
menambah motivasi belajar siswa karena banyak latihan soal.
+/
7. .uru memberitahukan kepada siswa untuk mengulang materi
sebelumnya dan mempelejari materi berikutnya, karena setiap
pertemuan akan diberikan kuis untuk meningkatkan motivasi
belajar matematika.
:. #iswa lebih berkonsentrasi mengerjakan latihan soal dan kuis
karena dipantau oleh peneliti dan guru.
"ada pelaksanaannya, tindakan yang dilakukan pada siklus (( juga
masih mengalami hambatan. Hambatan tersebut diantaranya adalah
masih ada siswa yang bekerja sama atau membuka buku dalam
menyelesaikan kuis matematika. #iswa merasa kesulitan dalam
menentukan langkah-langkah mencari invers matriks ordo 1 1 bila
tanpa bimbingan dari guru. Hal ini dikarenakan kurangnya waktu
untuk membahas semua soal.
#etelah tindakan dilakukan pada siklus (( berakhir, peneliti
bersama dengan guru melakukan refleksi terhadap data yang diperoleh
selama pelaksanaan tindakan. 2efleksi yang dilakukan sekaligus
merupakan kegiatan akhir dari rangkaian tindakan yang telah
dilakukan.
*erdasarkan pengamatan, baik dilihat dari perilaku dan
keterampilan siswa yang ditunjukkan di kelas, pemberian kuis pada
pembelajaran matematika materi menghitung determinan, mencari
operasi invers suatu matriks dan menyelesaikan sistem persamaan
linear dengan menggunakan metode matriks dapat meningkatkan
+1
keinginan siswa untuk belajar matematika. Hal ini disebabkan
kesadaran siswa akan manfaat mempelajari matematika menjadi lebih
tinggi. #iswa termotivasi mengerjakan soal kuis karena bila
jawabannya benar akan mendukung penilaian akhir. Cadi, pemberian
kuis dapat meningkatkan motivasi belajar matematka siswa kelas '(
"enjualan #K $egeri % &ogyakarta.
'. Hasil Tes Prestasi
"ada akhir siklus ( diadakan tes, begitu pula pada akhir silkus ((.
*erdasarkan nilai yang didapat siswa, rata-rata tes pada akhir siklus (
adalah ::,% dan meningkat menjadi ++,04 pada akhir siklus ((. "ada akhir
siklus ( siswa yang mencapai nilai di atas rata-rata adalah )7 siswa,
sedangkan pada siklus (( terdapat /% siswa yang siswa yang mencapai nilai
di atas rata-rata sehingga %/,4%N siswa telah mencapai ketuntasan belajar
individu. *erikut grafik nilai hasil belajar matematika siswa.

0
10
20
30
40
50
60
70
80
90
100
1 3 5 7 9 11 13 15 17 19 21 23 25 27 29 31 33 35 37
No Absen Siswa
N
i
l
a
i
Siklus I
Siklus II
.ambar /. .rafik $ilai Hasil *elajar atematika #iswa
+7
C. Pem&ahasan
*erdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan pembelajaran
ekspositori dengan pemberian kuis materi matriks pada siswa kelas '(
"enjualan dapat meningkatkan motivasi belajar matematika siswa. etode
pembelajaran ekspositori dengan pemberian kuis dapat juga meningkatkan
minat, perhatian, rasa senang siswa, keinginan untuk mempelajari matematika.
"elaksanaan pembelajaran matematika menggunakan metode ekspositori
dengan pemberian kuis di #K $egeri % &ogyakarata kelas '( "enjualan
yang dapat meningkatkan motivasi belajar matematika sebagai berikut.
). .uru menggunakan metode pembelajaran <kspositori
.uru membimbing siswa dalam memahami materi dan memberikan
kesempatan kepada siswa untuk bertanya. Dengan metode ekspositori ini
siswa menjadi lebih aktif dalam pembelajaran dan siswa menjadi lebih
berani dalam menyampaikan pertanyaan dan pendapat yang
menumbuhkan rasa percaya diri. Hal ini disebabkan pembelajaran tidak
lagi terpusat pada guru, siswa sudah diberi kesempatan untuk
menyampaikan pertanyaan dan pendapat. enurut Monstance Frith dalam
-otivation to .earn, dengan memberikan peluang atau kesempatan
kepada siswa, maka siswa akan memeproleh kepercayaan diri mereka
3http599www.usask.ca9education9coursework90,/papers9
Frith9otivation.H;6.
/. .uru memberikan contoh soal yang relevan dalam kehidupan sehari-hari
+:
Dengan contoh soal yang relevan dalam kehidupan sehari-hari akan
memudahkan siswa memahami materi yang diajarkan. <rman #uherman
3/,,15):)6 berpenadapat bahwa implementasi pembelajaran matematika
berdasarkan realistik sekurang-kurangnya telah mengubah sikap siswa
menjadi lebih tertarik terhadap matematika.
1. .uru memberikan latihan soal kepada siswa yang dikerjakan dengan
berdiskusi
Dalam diskusi siswa dapat berlatih kerja sama dan tanggung jawab
dalam kelompoknya. Dengan demikian siswa dapat menemukan sendiri
jawaban soal dan tidak tergantung pada guru serta siswa dapat menanggapi
pendapat orang lain. enurut Herman Hudojo 3/,,)5 ))16 dengan
berdiskusi siswa terlibat aktif dalam proses belajarnya dan berkesempatan
berlatih berani mengemukakan pendapat di depan umum secara sistematik
serta dapat menanggapi pendapat orang lain.
7. "emberian kuis yang dikerjakan oleh siswa secara mandiri dan close book
Dalam mengerjakan kuis, siswa tidak boleh membuka buku dan
bekerja sama karena kuis digunakan untuk mengetahui tingkat penguasaan
siswa terhadap materi yang telah atau baru diajarkan. #elain itu, kuis dapat
merangsang siswa agar lebih termotivasi dalam belajar. enurut
#uryawahyuni Gatief2 teknik motivasi yang dapat dilakukan guru salah
satunya dengan memberikan tugas dalam setiap kegiatan yang dilakukan,
di mana siswa dalam melakukan tugasnya tidak bekerjasama dengan siswa
++
yang lainnya. Dengan demikian siswa akan dapat membandingkan hasil
pekerjaan yang dilakukannya dengan hasil siswa lainnya
3http599/,/.):/.11.079indeI.php8
option=comcontent>task=view>id=)11%% >(temid=7+6.
:. Kuis yang diberikan berupa pertanyaan singkat yang terdiri dari satu soal
yang dikerjakan selama : L ), menit. ;ingkat kesulitan soal kuis
ditingkatkan dari pertemuan ) ke pertemuan berikutnya dengan tujuan
untuk bahan pertimbangan untuk melakukan perbaikan
3http599www.google.co.id9search8
hl=en>cr=country(D>?=modelmodel@pembelajaran>start=),>sa=$6.
"ada saat diberikan kuis + 3materi invers matriks6, sebagian siswa tidak
dapat mengerjakan kuis + secara keseluruhan karena waktu yang diberika
kurang dan invers termasuk sub pokok bahasan yang sulit. #ehingga,
semakin tinggi tingkat kesulitan suatu soal, memerlukan waktu yang lebih
lama untuk mengerjakannya.
*erdasarkan hasil penelitian, motivasi belajar matematika siswa
mengalami peningkatan yang cukup baik. Hasil observasi yang dilakukan
dengan menggunakan aspek-aspek yang diteliti yang berhubungan dengan
aktivitas dan motivasi belajar siswa menunjukkan adanya peningkatan. Hal ini
terlihat hasil observasi motivasi belajar siswa mengalami peningkatan dari
siklus ( ke siklus (( pada setiap aspek-aspeknya. .uru membimbing siswa
dalam proses belajar mengajar mengalami peningkatan persentase dari 0%,:N
pada siklus ( menjadi 41,%:N pada siklus ((. .uru memotivasi siswa dalam
+%
meningkatkan belajar matematika dengan pemberian kuis meningkat dari %:N
menjadi 0%,:N. #ikap siswa saat pembelajaran mengalami peningkatan
persentase dari siklus ( ++,+%N menjadi 01,11N pada siklus ((. #ikap siswa
saat diberikan kuis mengalami peningkatan persentase dari siklus ( ++,+%N
menjadi 01,11N pada siklus ((. *entuk motivasi yang diberikan guru
meningkat dari +,N menjadi 4,N. *erikut grafik perkembangan aktivitas dan
motivasi belajar matematika berdasarkan hasil observasi.
0
10
20
30
40
50
60
70
80
90
100
A B C D E
Aspek yang Diteliti
P
e
r
s
e
n
t
a
s
e
Siklus I
Siklus II

.ambar 1. .rafik Hasil !bservasi otivasi *elajar atematika #iswa
Keterangan 5
-. .uru membimbing siswa dalam proses belajar mengajar
*. .uru memotivasi siswa dalam meningkatkan belajar matematika dengan
pemberian kuis
M. #ikap siswa saat pembelajaran
D. #ikap siswa saat diberikan kuis
<. *entuk motivasi yang diberikan guru
*erdasarkan hasil angket motivasi belajar siswa mengalami peningkatan
dari siklus ( ke siklus (( pada setiap indikator-indikatornya dan hasil nilai rata-
rata kuis. otivasi mengerjakan kuis matematika mengalami peningkatan
+0
dengan persentase ++,14N menjadi %,,:7N. Ketekunan siswa dalam
mengerjakan dan menyelesaiakan kuis matematika meningkat dari +%,+0N
menjadi %,,%N. "ersentase usaha siswa untuk meningkatkan prestasi belajar
dari :7,)4N meningkat menjadi ++,04N. Dan besarnya perhatian siswa
terhadap kuis matematika juga meningkat dengan persentase +:,%)N menjadi
%,,)4N. *erikut grafik hasil angket motivasi belajar siswa yang mengalami
peningkatan dari siklus ( ke siklus ((.

0
10
20
30
40
50
60
70
80
90
100
A B C D
Ini#at!r
P
e
r
s
e
n
t
a
s
e
4
5
6
#iklus (
#iklus ((
.ambar 7. .rafik "erkembangan otivasi *elajar atematika #iswa
Keterangan5
-. otivasi mengerjakan kuis matematika
*. Ketekunan dalam mengerjakan dan menyelesaiakan kuis matematika
M. Dsaha untuk meningkatkan prestasi belajar
D. *esarnya perhatian terhadap kuis matematika
"eningkatan motivasi belajar matematika siswa terlihat dari sikap siswa
yang memperhatikan guru yang sedang menjelaskan, menjawab pertanyaan
dari guru, rasa senang, keinginan yang besar dan ketekunan untuk
menyelesaikan kuis dan soal matematika. Hasil pengamatan yang didukung
+4
oleh hasil angket dan wawancara yang menunjukkan bahwa siswa senang dan
berminat apabila diberikan kuis pada saat pembelajaran sehingga memotivasi
siswa dalam belajar matematika. #uryawahyuni Gatief mengungkapkan peran
motivasi yaitu menentukan ketekunan dalam belajar . #eseorang yang telah
termotivasi untuk belajar sesuatu akan berusaha mempelajari sesuatu dengan
baik dan tekun, dan berharap memperoleh hasil yang baik.
3http599/,/.):/.11.079indeI.php8option=comcontent>task=view>id=)11%%
>(temid=7+6.
"ada pertemuan ( siklus (, siswa masih kurang berminat terhadap kuis, hal
ini disebabkan siswa belum ada persiapan dalam mengerjakan kuis. "ada
pertemuan berikutnya siswa sudah mulai tertantang untuk menyelesaikan soal
kuis yang diberikan selama pembelajaran. Keinginan siswa yang besar untuk
mempelajari matematika membuat semangat belajar siswa menjadi tinggi,
sehingga meningkatkan motivasi untuk belajar matematika.
2ata-rata nilai kuis meningkat dari siklus ( ke siklus ((, yaitu %4,+
meningkat menjadi 0/,:. #etelah siswa-siswa menyelesaikan permasalahan,
kemudian diadakan pembahasan secara bersama-sama. #oal yang dibahas
merupakan soal yang tidak dapat dikerjakan oleh siswa atau soal yang dirasa
sulit oleh siswa. .uru selalu menyuruh siswa ke depan kelas untuk
mengerjakan soal kemudian dibahas secara bersama-sama. Gangkah akhir dari
pembelajaran ini yaitu membuat kesimpulan dari materi yang telah diberikan
dengan bimbingan guru.
%,
"ada akhir siklus ( diadakan tes, begitu pula pada akhir silkus ((.
*erdasarkan nilai yang didapat siswa, rata-rata tes pada akhir siklus ( adalah
::,% dan meningkat menjadi ++,04 pada akhir siklus ((. "ada akhir siklus (
siswa yang mencapai nilai di atas rata-rata adalah )7 siswa, sedangkan pada
siklus (( terdapat /% siswa yang siswa yang mencapai nilai di atas rata-rata
sehingga %/,4%N siswa telah mencapai ketuntasan belajar individu.
*erdasarkan pembahasan di atas dapat disimpulkan bahwa penggunaan
metode ekspositori dengan pemberian kuis terhadap materi matriks dapat
meningkatkan motivasi belajar dan hasil belajar matematika siswa.
C. Keter&atasan Penelitian
"enelitian yang dilaksanakan di #K $egeri % &ogyakarata ini memiliki
keterbatasan-keterbatasan sebagai berikut.
). ateri yang dipelajari pada setiap siklus berbeda meskipun pada pokok
bahasan yang sama yaitu materi matriks. Hal ini memungkinkan
pemahaman siswa terhadap materi berbeda-beda, mungkin pada siklus (
tingkat pemahaman siswa lebih tinggi daripada siklus ((, atau sebaliknya.
/. Gatihan soal tidak dibahas semua karena keterbatasan waktu. Faktu juga
terpotong untuk mengerjakan kuis.
1. "elaksanaan pembelajaran agak terganggu karena adanya waktu istirahat
di sela-sela pembelajaran. Hal ini mengakibatkan konsentrasi siswa
menurun dan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk
membangkitkan konsentrasi mereka kembali terhadap pembelajaran.
%)
BAB 0
KESIMPULAN DAN SA+AN
A. Kesim$ulan
*erdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan5
). "elaksanaan pembelajaran matematika menggunakan metode ekspositori
dengan pemberian kuis di #K $egeri % &ogyakarata yang dapat
meningkatkan motivasi belajar matematika sebagai berikut.
a. .uru membimbing siswa dalam memahami materi dan memberikan
kesempatan kepada siswa untuk bertanya.
b. #iswa mengerjakan laithan soal dengan berdiskusi.
c. "emberian kuis yang dikerjakan oleh siswa secara mandiri dan close
book.
d. Kuis yang diberikan berupa pertanyaan singkat yang terdiri dari satu
soal yang dikerjakan selama : L ), menit. ;ingkat kesulitan soal kuis
ditingkatkan dari pertemuan ) ke pertemuan berikutnya.
%/
e. #oal kuis diambil dari materi yang sudah diajarkan atau materi yang
baru saja dipelajari.
f. -danya pemberitahuan dari guru bahwa akan diberikan kuis pada
setiap pertemuan, agar siswa lebih siap menghadapi soal kuis.
/. "ada penelitian ini, hasil angket dan hasil nilai rata-rata tes evaluasi
matriks dapat disimpulkan sebagai berikut.
a. *erdasarkan angket yang diberikan kepada siswa, motivasi belajar
siswa mengalami peningkatan. Hal ini terlihat dari peningkatan
persentase pada setiap indikator. otivasi mengerjakan kuis
matematika mengalami peningkatan dengan persentase ++,14N pada
kategori sedang menjadi %,,:7N pada kategori tinggi. Ketekunan
siswa dalam mengerjakan dan menyelesaikan kuis matematika
meningkat dari +%,+0N pada kategori tinggi menjadi %,,%N kategori
tinggi. "ersentase usaha siswa untuk meningkatkan prestasi belajar
dari :7,)4N pada kategori kurang baik meningkat menjadi ++,04N
pada kategori tinggi. Dan besarnya perhatian siswa terhadap kuis
matematika juga meningkat dengan persentase +:,%)N kategori sedang
menjadi %,,)4N kategori tinggi.
b. *erdasarkan nilai rata-rata kelas tes prestasi matriks mengalami
peningkatan dari siklus ( ke siklus (( yaitu dari ::,% menjadi ++,04 dan
%/,4%N siswa telah mencapai ketuntasan belajar individu pada siklus
((.
%1
B. Saran
*erdasarkan penelitian ini, ada beberapa saran yang perlu
dipertimbangkan dalam pembelajaran matematika dengan pemberian kuis,
yaitu5
). *agi .uru
a. "emberian kuis hendaknya diberikan pada setiap pertemuan agar siswa
termotivasi untuk belajar terlebih dahulu sebelum menerima pelajaran.
b. .uru dapat memberikan kuis pada setiap pertemuan sehingga guru
mengetahui tingkat pemahaman siswa tentang materi yang diberikan.
c. emberikan persoalan yang menarik pada soal kuis, sehingga siswa
merasa senang dan ingin menyelesaikan kuis yang diberikan. Dan
diharapkan kuis tersebut dapat meningkatkan mitivasi belajar
matematika siswa.
d. .uru menggunakan metode pembelajaran yang menarik untuk
mengajar.
/. *agi "eneliti Gainnya
a. "emberian kuis setiap pertemuan dengan menggunakan metode
pembelajaran yang lain.
b. embuat soal-soal kuis yang menarik agar dapat digunakan untuk
mengatasi kesulitan belajar dan siswa senang terhadap matematika.
%7
DA.TA+ PUSTAKA
-nnonim. /,,7. -odel -atematika S-". http599www.google.co.id9search8hl=
en>cr=country(D>?=model-model@pembelajaran>start=),>sa=$.
Diakses / -pril /,,0
-nnonim. /,,:. -embangkitkan -otivasi Bela+ar Sis/a.
http599www.bruderfic.or.id9h-)/49peran-guru-dalam-membangkitkan-
motivasi-belajar-siswa.html. Diakses /0 Cuni /,,0
<dy #uranto. /,,+. -atematika Bisnis dan -ana+emen untuk S-" "elas %.
Fonogiri5 &udhistira.
<lida "rayitno. )404. -otivasi dalam Bela+ar. Cakarta5 Depdikbud.
<ndang #upartini. /,,). Diagnosis "esulitan Bela+ar dan !enga+aran emedial.
&ogyakarta5 F("-D$&.
<rman #uherman, ;urmudi, Didi #uryadi, ;atang Herman, #uhendra, #ufyani
"rabawanto, $urjanah, -de 2ohayat. /,,1. Strategi !embela+aran
-atematika "ontemporer. *andung5 Curusan "endidikan atematika
F("- D"(.
%:
Frith, Monstance. -otivation to .earn0 http599www.usask.ca9education9
coursework90,/papers9 Frith9otivation.H;. Diakses ) #eptember /,,0
Herman Hudojo. )400. -ega+ar Bela+ar -atematika. Cakarta5 Depdikbud.
JJJJJJJJJJJJJ. /,,). !engembangan "urikulum dan !embela+aran
-atematika. Curusan "endidikan atematika F("- Dniversitas $egeri
alang.
oh. DEer Dsman. )441. 1paya 2ptimalisasi "egiatan Bela+ar -enga+ar.
*andung5 2osdakarya.
uhibbin #yah, .<d. /,,/. !sikologi Bela+ar. Cakarta5 2ajawali "ers.
$ana #udjana dan (brahim. /,,). !enelitian dan !enilaian !endidikan. *andung5
#inar *aru *andung.
2atna Fillis Dahar. )44+. Teori-teori Bela+ar. Cakarta5 <rlangga.
2ochiati Firiatmadja. /,,+. -etode !enelitian Tindakan "elas. *andung5
2emaja 2osdakarya.
#aifuddin -Ewar. )44+. Tes !restasi 3ungsi dan !engembangan !engukuran
!restasi Bela+ar. &ogyakarta5 "ustaka *elajar.
#ardiman -. . )44+. ,nteraksi dan -otivasi Bela+ar -enga+ar. Cakarta5 2aja
.rafindo "ersada.
#artono Firodikromo. /,,7. -atematika untuk S-A "elas X,,. Cakarta5
<rlangga.
#lameto. )44). 4valuasi !endidikan. FK(" DK#F #alatiga5 *umi -ksara.
#ri 2umini. /,,1. Diagnosis "esulitan Bela+ar. &ogyakarta5 F("-D$&
%+
#uharsimi -rikunto. /,,1. Dasar-dasar 4valuasi !endidikan. Cakarta5 2ineka
Mipta
#uryawahyuni Gatief. /,,0. -eningkatkan -otivasi Bela+ar.
http599/,/.):/.11.079indeI.php8
option=comJcontent>task=view>id=)11%%>(temid=7+. Diakses /+ ei
/,,0
#usiyana. /,,+. 1paya -eningkatkan -otivasi Bela+ar -atematika Sis/a
melelui -odel !embela+aran "ooperati5 Tipe TGT (Teams-Games-
Tournaments) di S-! -u6ammadiya6 & 7ogyakarta "elas 8,,0 #kripsi.
&ogyakarta5 Curdik atematika F("- D$&.
Dtami unandar. )44/. -engembangkan Bakat dan "reati5itas Anak sekola6.
Cakarta5 .ramedia.
Finkel. )44). !sikologi !embela+aran. Cakarta5 .rasindo.
%%