Anda di halaman 1dari 10

PRURIGO

PENDAHULUAN
Prurigo ialah erupsi papula kronik dan rekuren. Penyakit kulit ini menahun,
ditandai oleh papula gatal khas pada tempat predileksi tertentu, papula prurigo lebih
mudah diraba dari pada dilihat. Papula berbentuk kubah dengan puncak mempunyai
vesikel kecil, bisa timbul likenifikasi sekunder. Terdapat berbagai macam prurigo yang
sering terlihat ialah prurigo hebra dan nodularis.
(1,2)
Kocsard pada tahun 1!2 mendefinisikan prurigo papul sebagai papul yang
berbentuk kubah dengan vesikel pada puncaknya. "esikel hanya terdapat dalam #aktu
yang singkat sa$a, karena segera menghilang akibat garukan, sehingga yang tertinggal
hanya papul yang berkrusta. %ikenifikasi hanya ter$adi akibat proses kronik.
(1)
ETIOLOGI
Penyebabnya yang pasti belum diketahui, dasar kulitnya kurang kuat (peka) lalu
dicetuskan oleh sebab luar yang dihubungkan dengan cuaca (panas atau dingin ), gigitan
serangga, ektoparasit, kontak alergika. &edangkan penyebab dalam bisa dihubungkan
dengan parasit usus, fokal infeksi, factor endokrin prurigo gestasionis, disfungsi ovarium,
alergi makanan, obat serta keganasan. 'aktor psikologis berperan penting, sering bersifat
herediter.
(1,2,()
KLASIFIKASI
Kocsard membagi prurigo men$adi dua kelompok yaitu )
1. Prurigo simpleks
2. *ermatosis pruriginosa
Kecuali itu masih ada prurigo lain yang sebenarnya tergolong salah satu bentuk
neurodermatitis yaitu prurigo nodularis.
(1,2)
I. Prurigo simpleks
prurigo papul terdapat dalam berbagai stadium, tersering pada usia pertengahan.
Tersering pada badan dan permukaan ekstensor ekstermitas. +uka dan bagian kepala
1
yang berambut $uga dapat terkena tersendiri atau bersama,sama dengan tempat lain. %esi
biasanya muncul berkelompok,kelompok, sehingga papul,papul, vesikel,vesikel dan
Pada stadium lan$ut bisa timbul $aringan parut yang tampak pada saat yang bersamaan.
(1,2,-)
Pengobatannya simptomatik, diberikan obat untuk mengurangi gatal, baik
sistemik maupun topikal.
(1)
II. Dermatosis prurigiosa
A. Stro!ulus
Penyakit ini $uga dikenal sebagai urtikaria popular, liken urtikatus dan strofulus
pruriginosis, sering di$umpai pada bayi dan anak,anak, papul,papul kecil yang gatal
tersebar dilengan dan tungkai, terutama mengenai bagian ekstensor. %esi mula,mula
berupa urtikated papules yang kecil, akibat garukan men$adi ekskoriasi dan mengalami
infeksi sekunder atau likenifikasi.
%esi,lesi muncul kembali dalam kelompok, biasanya pada malam hari. Tetapi lesi dapat
bertahan sampai 12 hari. &emua tingkatan perkembangan dan regresi papul,papul dapat
dilihat pada saat yang bersamaan. &erangan dapat berlangsung bulanan sampai tahunan.
.iasanya tidak diertai pembesarana kelen$ar getah bening maupun ge$ala konstitusi.
/rtikaria papular merupakan reaksi hipersensitivitas terhadap gigitan fleas ( kutu berkaki
dan dapat melompat ), gnats ( se$enis nyamuk yang kecil hitam ), nyamuk, kutu dan
tersering adalah kepinding.
". Prurigo kroik multi!ormis Lut#
Kelainan kulitnya berupa papul prurigo, disertai likenifikasi dan eksematisasi. *isamping
itu penderita $uga mengalami pembesaran kelen$ar getah bening ( limfadenitis
dermatopatik ) dan eosinofilia. Pengobatannya bersifat simptomatik
(1,2)
$. Prurigo %e&ra
0alah penyakit kulit kronik residif dengan efloresensi beranekaragam yang dimulai se$ak
bayi atau anak, kelainan kulit yang terdiri atas papul,papul miliar berbentuk kubah sangat
2
gatal lebih mudah diraba dari pada dilihat, terutama didaerah ekstremitas bagian
ekstensor.
(1,(,1,-)
2.1 3pidemiologi
Penyakit ini sering terdapat pada keadaan sosial ekonomi dan hygiene yang
rendah. Penderita #anita lebih banyak menderita dari pada pria. /mumnya
terdapat pada anak,anak.
(1,(,1,-)
2.2 3tiologi dan patogenenesis
Penyebab pasti belum diketahui, ada yang berpendapat sebagai penyakit herediter
sebagaian para ahli berpendapat bah#a penderita peka terhadap gigitan serangga,
misalnya nyamuk. +ungkin antigen atau toksin yang ada dalam ludah
menyebabkan alergi. *isamping itu $uga terdapat beberapa factor yang berperan
antara lain sinar matahari, suhu, infestasi parasit ( misalnya askaris atau o4yiuris).
5uga infeksi fokal misalnya tonsil atau saluran cerna endokrin, alergi makanan,
pendapat lain mengatakan penyakit ini didasari factor atopi.
(1,1,-)
2.( 6e$ala klinis
6e$ala sub$ektif yaitu keluhan gatal, terkadang bersifat kronis, akibatnya kulit
men$adi hitam dan menebal. Pada ge$ala ob$ektif adanya papul,papul miliar tidak
ber#arna, berbentuk kubah dengan vesikula pada puncaknya, vesikula hanya
terdapat pada #aktu yang singkat, lebih mudah diraba dari pada dilihat. Karena
garukan terus menurus menimbulkan erosi, ekskoriasi, krusta hiperpigmentasi dan
likenifikasi. &ering pula ter$adi infeksi sekunder. Tempat predileksi di ekstremitas
bagian ekstensor dan simetris, dapat meluas dibokong, perut, muka dan biasanya
tungkai lebih parah dari pada lengan.
Kele$ar getah bening regional biasanya membesar, tanpa tanda radang, tidak
nyeri, tidak bersupurasi, lebih lunak pada perabaan yang disebut bubo prurigo.
/ntuk menyatakan berat ringannya penyakit dipakai istilah prurigo mitis $ika
ringan, bila berat disebut prurigo feroks ( agria )
(1,,(,1,-)
2.1 *iagnosis
*iagnosis dapat ditegakkan berdasarkan anamnesis dan ge$ala klinis yang khas.
(1)
(
2.- *iagnosis .anding
1. &kabies
2. *ermatitis herpetiformis
(. 0nsect bite
2.! Penatalaksanaan
a. /mum
1. +enghindari gigitan nyamuk dan serangga
2. +encari dan mengobati infeksi fokal, dan memperbaiki higienis perseorangan
maupun lingkungan.
b. Khusus
Karena penyebabnya belum diketahui, maka tidak ada pengobatan yang cepat dan
tepat. Pengobatan hanya berupa simptomatik, yaitu )
1. Pengobatan topikal
, &ulfur -,178 dapat diberi dalam bentuk bedak kocok atau salep. /ntuk
mengurangi gatal dapat di berikan mentol 7,2-, 18 atau kamper 2,( 8
, Kortikosteroid krim9 salep sangat menolong untuk mencegah atau
menghilangkan cacat $aringan atau parut, bila kelainan tidak begitu luas
2. Pengobatan sistemik
, :ntihistamin, untuk mengurangi gatal seperti klorfeniramin atau siproheptadin
, :ntibiotik bila terdapat infeksi sekuder.
(1,(,1,-)
III. Prurigo o'ularis
Prurigo nodularis merupakan penyakit kronis pada orang, de#as, ditandai oleh
adanya nodus kutan yang gatal, terutama terdapat diekstremitas ekstensor. Penyakit ini
terutama mengenai #anita.
(1,(,-)
1
000.a 3tiologi
Penyebabnya belum diketahui. &erangan gatal biasanya timbul bila individu
tersebut mengalami ketegangan emosional. Penyakit ini dianggap sebagai
neurodermatitis sirkumkripta bentuk nodular atipik.
(1,(,-)
000.b 6e$ala klinis
%esinya berupa nodus, dapat tunggal ataupun multiple, mengenai ekstremitas
terutama pada permukaan anterior paha dan tungkai ba#ah. %esi sebesar kacang
polong atau lebih besar,keras dan ber#arna kecoklatan. .ila perkembangannya
sudah lengkap, lesi akan berubah men$adi verukosa atau mengalami fisurasi.
(1,-)
000.c *iagnosis banding
1. *ermatitis atopik tipe de#asa
2. %iken simplek kronik
(()
000.d Penatalaksanaan
Topikal ) 0n$eksi kortikosteroid intralesi ) triamsinolon asetonid 2,- sampai 12,-
mg9ml. *osisnya 7,-,1 ml9cm2 dengan maksimum - ml untuk sekali pengobatan
&istemik ) Talidomid 2 4 177 mg9 hari, dilan$utkan sampai ( bulan.
(1,-)
000.e Prognosis
Penyakit ini bersifat kronik dan setelah sembuh dengan pengobatan biasanya
residif
-
LAPORAN KASUS
"AGIAN IL(U PEN)AKIT KULIT DAN KELA(IN
RSU.DR. PIRNGADI (EDAN
*+,+
Telah datang seorang pasien perempuan berusia (7 tahun, bangsa 0ndonesia,suku $a#a
agama islam, peker$aan 0;T ke poli penyakit kulit dan kelamin;&/P+ pada tanggal 1<
oktober 2717 dengan keluhan utama bercak,bercak kehitaman disertai gatal pada kedua
tangan dan kaki se$ak 1 tahun yang lalu. =al ini telah dialami os se$ak > 1 tahun yang
lalu. :#alnya timbul bintil,bintil kecil berisi cairan $ernih pada daerah tangan, kemudian
karena gatal os menggaruknya kemudian timbul luka baru yang lama kelamaan kulitnya
mongering dan men$adi hitam. =al serupa $uga ter$adi pada kedua kaki dan leher.
?s sebelumnya telah berobat ke dokter umum, diberi obat makan dan obat salap, tetapi os
tidak tahu nama obatnya. *ari pengobatan tersebut sebagian menyembuh, tetapi masih
ada daerah yang tidak mengalami perbaikan, sehingga os memutuskan untuk berobat
kepoliklinik kulit dan kelamin ;&/P+. Tidak ada keluarga os yang menderita penyakit
ini. ?s memiliki ri#ayat alergi digigit nyamuk. ;i#ayat pemakaian obat tidak $elas.
Pada pemeriksaan fisik di$umpai keadaan umum dan status gi@i baik, pada inspeksi
di$umpai ruam berupa papula, macula hiperpigmentasi, plak hiperpigmentasi, erosi,
ekskoriasi, skuama, dan krusta . Terdapat pada region regio antebrachii anterior sinistra
dan dekstra, regio antebrachii posterior sinistra dan dekstra, regio brachii anterior sinistra
dan dekstra, ;egio brachii posterior sinistra dan dekstra, ;egio coli anterior, region
femoris anterior dan posterior sinistra dan dekstra, regio cruris anterior dan posterior
sinistra dan dekstra, region dorsum pedis sinistra dan dekstra.
DISKUSI
*iagnosis Prurigo ditegakkan berdasarkan anamnesis dan ge$ala klinis yaitu
adanya ge$ala gatal yang bersifat kronik, akibatnya kulit men$adi hitam dan menebal,
adanya papul,papul miliar tidak ber#arna, berbentuk kubah dengan vesikel pada
puncaknya, vesikel hanya terdapat pada #aktu yang singkat, dan lebih mudah diraba dari
pada dilihat. Karena garukan yang terus menerus sehingga menimbulkan erosi,
!
ekskoriasi, krusta, hiperpigmentasi, dan likenifikasi. Pada pasien ini $uga di$umpai hal,hal
diatas.
Predileksi diekstremitas bagian ekstensor dan simetris, dapat meluas di bokong,
perut, muka, leher dan biasanya bagian distal lengan lebih parah dari pada bagian
proksimal. *emikian pula umumnya tungkai lebih parah dari pada lengan. &ebagian para
ahli berpendapat bah#a kulit penderita peka terhadap gigitan serangga, misalnya
nyamuk. Pasien ini $uga mengeluh alergi terhadap gigitan serangga, dan $uga terdapat lesi
pada kedua tangan, kaki dan leher. =al ini $uga sesuai dengan kepustakaan.
.erdasarkan anamnesa dan pemeriksaan fisik, maka diagnosis banding pada
pasien ini adalah prurigo, insect bite, scabies =al ini sesuai dengan kepustakaan yang
mengatakan bah#a diagnosis banding prurigo adalah insect bite, dan scabies
*iagnosis sementara pada pasien ini adalah prurigo
Penatalaksanaan pada pasien ini adalah secara umum adalah +enghindari garukan untuk
mencegah infeksi sekunder, menghindari hal,hal yang ada kaitannya dengan prurigo
yakni gigitan nyamuk atau serangga, memperbaiki hygiene perorangan, maupun
lingkungan. Penatalaksanaan secara khusus dibagi men$adi 2 yaitu terapi topikal diberi
cloderma cream dan terapi sistemik diberi loratadin 1 4 17 mg dan vit 2.
A


<

DAFTRA PUSTAKA
1, *$uanda, #iryadi 3..enny. Prurigo, in *$uanda :. ham@ah +, :isyah. & editor.
0lmu penyakit kulit dan kelamin B edisi ke,-, 5akarta. 'akultas Kedokteran /0.
277A hal ) 2A2,2A-
2. :drianto P, Tie T.3. Prurigo, in Kapita selekta *ermatovenerologiB 5akarta. 362.
1. =al ) 1(<,117
(. &iregar ;.& :tlas ber#arna &ari Pati Penyakit KulitB 3disi ke,2. 5akarta) 362.
277-. =al B 1((,1(-
1. :bdullah, .enny. *ermatologi Pengetahuan *asar dan Kasus di ;umah &akit.
=al) 17,12
-. +as$oer :, &uprohaita, Cardhani C0 et al. Kapita &elekta Kedokteran. 3disi ke,(
5ilid,2, +edia :esculapius, 'akultas Kedokteran 0ndonesia. 2777. =al ) 121,12-.
17