Anda di halaman 1dari 20

MAKALAH REKAYASA

PERANGKAT LUNAK
SISTEM INFORMASI HOTEL















DISUSUN OLEH :
1. Dadi Firmansyah (12540226)
2. Yuni Krismarati (12540220)
Dosen Pembimbing : Ricky Maulana
Fajri,M.Kom

IAIN Raden Fatah Palembang
Dakwah dan Komunikasi
Sistem Informasi
2014-2015


KATA PENGANTAR



Assalamualaikum Wr. Wb.
Puji syukur kita ucapkan kepada kehadirat Allah SWT,karena berkat rahmat,karunia
serta hidayah-nyalah, kami dapat menyelesaikan tugas pembuatan makalah mata kuliah
Rekayasa Perangkat Lunak ini yang berjudul Sistem Informasi Hotel . Tak lupa shalawat
dan salam semoga Tetap tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, kepada
para sahabatnya dan sampai kepada kita sebagai umatnya. Amin.
Kami mohon maaf apabila terdapat kesalahan dan kekeliruan dalam pembuatan
makalah ini. Kami Sadari makalah ini masih jauh dari kesempurnaan, karena pada
hakikatnya kesalahan itu berasal dari Manusia dan kebenaran hanyalah milik allah SWT.
Oleh Karena itu, kami membutuhkan kritik dan saran dari pembaca ,agar makalah ini
menjadi makalah yang lebih baik karena kesempurnaan hanya milik Allah SWT.
Semoga makalah ini dapat bermanfaat dan membawa berkah bagi kita semua, dan
semoga ridho Allah SWT yang senantiasa Melimpahkan bimbingan-nya serta rahmat-nya
kepada kita semua. Amin yarobbal a lamiin
Akhir kata kami ucapkan terima kasih.
Wassalamualaikum Wr. Wb.
Palembang,29 Mei 2014

Penulis








DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ........................................................................................................ i
DAFTAR ISI ...................................................................................................................... ii
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang ........................................................................................................... 1
1.2 Rumusan Masalah ...................................................................................................... 2
1.3 Tujuan ........................................................................................................................ 2
BAB II PEMBAHASAN
2.1 Metode Pengembangan Perangkat Lunak
2.2 Analisis Kebutuhan
2.3 DFD,ERD,Kamus Data
2.4 Metode Pengujian
2.5 Optional(Sistm Informasi)

BAB III PENUTUP
3.1 KESIMPULAN
3.2 SARAN
DAFTAR PUSTAKA



BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Seiring pesatnya teknologi dan kemudahan-kemudahan yang ditawarkan didalamnya
kini instansi-instansi baik swasta maupun negeri memanfaatkan fasilitas teknologi dalam
pengolahan data-data yang dulu diolah secara manual diubah kedalam pola komputerisasi
yang memudahkan proses pengentrian dan pencarian data-data yang tersimpan di dalam
database.Pendataan administrasi pada manajemen perhotelan memerlukan ketepatan
mekanisme dan penataan yang terorganisir agar data dapat terkemas dan terjaga
keamanannya dengan baik. Bagi sebuah hotel penyedia kamar, dengan banyaknya penyewa
kamar (tamu), maka akan semakin banyak pula waktu yang dibutuhkan untuk mencatat
segala hal yang berhubungan dengan pemesanan kamar, transaksi penginapan,transaksi pesan
makanan /minuman, maupun fasilitas yang lainnya. Untuk itu diperlukan sebuah sistem yang
mampu mengatasi masalah tersebut.
Pemanfaatan teknologi internet bukan hanya digunakan sebagai sarana penyebaran
informasi dan komunikasi melainkan juga dijadikan sebuah sarana untuk melakukan suatu
pertukaran data maupun informasi, serta pencarian informasi digunakan sebagai sarana
transaksi.Para pemilik hotel semakin berusaha memberikan layanan terbaik dari
hotelnya.Layanan dapat berupa pelayanan pada saat pelanggan menginap di hotel dan
memudahkan pelanggan untuk melakukan pemesanan.
Demikian juga usaha yang dapat dilakukan pada sebuah hotel guna meningkatkan
mutu pelayanan untuk memberikan kemudahan kepada pelanggan pada saat akan melakukan
pemesanan, yaitu pelayanan reservasi secara online sehingga pemesanan berjalan efektif dan
efisien.








1.2 Rumusan Masalah
Metode pengembangan apa yang digunakan pada Sistem Informasi Hotel.
Apa saja Analisis Kebutuhan Sistem Informasi Hotel.
Menggambarkan DFD, ERD, Dan Kamus data Sistem Informasi Hotel.
Bagaimana Mendesain Sistem Informasi sebuah Hotel .
Bagaimana Metode Pengujian Sistem Informasi Hotel.


1.3 Tujuan
Untuk mengetahui metode pengembangan apa yang digunakan Sistem Informasi
Hotel.
Untuk memahami analisis kebutuhan Sistem Informasi Hotel.
Untuk memahami DFD,ERD,Kamus Data pada Sistem Informasi Hotel.
Untuk memahami Desain Sistem Informasi Hotel.
Melakukan metode pengujian terhadap sistem informasi apakah sudah sesuai dengan
apa yang dibutuhkan sebuah Hotel.











BAB II
PEMBAHASAN

Pengertian Sistem Informasi Perhotelan

Sistem informasi hotel adalah sebuah program komputer (hotel software) bertujuan
membantu manajemen hotel dalam kegiatan hotel baik kegiatan sehari-hari maupun laporan-
laporan yang diperlukan hotel. Kegiatan itu adalah menerima tamu, mendata tagihan tamu,
pembayaran tamu. Dengan adanya sistem ini diharapkan para tamu mendapatkan pelayanan
yang lebih baik. Hasil lain yang dicapai dengan pemakaian sistem manajemen adalah
efisiensi dalam operasional sehari-hari hotel.

2.1 Metode Pengembangan Perangkat Lunak
Metode Pengembangan sistem menggunakan model waterfall, karena dengan menggunakan
model waterfall ini kita dapat membuat sistem tersebut dengan sempurna. Model waterfall ini
dapat membuat para analis bisa bekerja dengan baik karena tahapan-tahapan yang ada pada
model waterfall ini sangat bagus. Dimana model waterfall ini kita di suruh untuk
menyelesaikan tugas yang kita buat karena di tahapan ini kita dapat mendesain secara khusus
sistem yang kita buat . Selain itu metode waterfall itu sangat menguntungkan untuk seorang
analis muda seperti kami karena sangat membantu kami dalam proses pembuatan sebuah
sistem informasi.pada metode pengembangan ini terdiri dari tahap-tahap yang memberikan
kemudahan, jika pada satu tahap tidak sesuai atau mengalami kesalahan maka dapat
kembali ke tahap sebelumnya.

Adapun tahapan-tahapan yang terdapat dalam model Waterfall yaitu:


1. Analisis & definisi persyaratan adalah mengumpulkan kebutuhan secara lengkap
kemudian dianalisis dan didefinisikan kebutuhan yang harus dipenuhi oleh program yang
akan dibangun. Fase ini harus dikerjakan secara lengkap untuk bisa menghasilkan desain
yang lengkap.

2. Perancangan sistem dan perangkat lunak adalah desain yang dikerjakan setelah kebutuhan
selesai dikumpulkan secara lengkap.

3. Implementasi dan pengujian unit adalah desain program diterjemahkan ke dalam kode-
kode dengan menggunakan bahasa pemograman yang sudah ditentukan. Program yang
dibangun langsung diuji baik secara unit.

4. Integrasi dan pengujian sistem adalah penyatuan unit-unit program kemudian diuji secara
keseluruhan (sistem testing)

5. Operasi dan pemeliharaan adalah mengoperasikan program di lingkungannya dan
melakukan pemeliharaan seperti penyesuaian atau perubahan kerena adaptasi dengan situasi
yang sebenarnya.
2.2 Analisis Kebutuhan
Analisis kebutuhan merupakan penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh ke dalam
bagian-bagian komponennya untuk mengidentifikasikan masalah-masalah, dan hambatan-
hambatan sehingga dapat diusulkan kebutuhan-kebutuhan untuk perbaikannya. Tahap analisis
merupakan tahap yang paling kritis dan sangat penting, karena kesalahan didalam tahap ini
akan menyebabkan juga kesalahan di tahap selanjutnya. Analisis sistem ini diperoleh melalui
wawancara dan observasi yang akan ditemukan beberapa data dan fakta yang akan dijadikan
bahan uji dan analisis menuju penerapan dan pengembangan sebuah aplikasi sistem yang
diusulkan.
- Analisis Kebutuhan Informasi
Kebutuhan akan informasi merupakan hal yang sangat penting bagi perusahaan.
Data yang dibutuhkan dalam pengembangan Sistem Informasi ini adalah :
1. Pencatatan Transaksi
Data Tamu : id tamu, nama, alamat, no tlpn
Data Pemilik :alamat ,no tlpn ,nama
Karyawan :nama ,no tlpn,jenis kamar ,id karyawan
2. Pencatatan Laporan
Laporan Data : - laporan data customer
- laporan data karyawan

Laporan Transaksi : - laporan check in
- laporan check out
- Analisis Kebutuhan Teknologi
Pada kebutuhan teknologi ini, diperlukan peralatan-peralatan yang memadai agar sistem
dapat berjalan dengan baik serta dapat diperoleh informasi yang lebih optimal dan tepat serta
kualitas kerja lebih meningkat.
Peralatan-peralatan tersebut antara lain :
Kebutuhan Perangkat Keras (Hardware)
di perlukan untuk mengimplementasikan sistem informasi.Perangkat keras disini adalah alat
yang digunakan untuk pembuatan danpengoperasian program. Perangkat keras yang
dibutuhkan yaitu sebuah unit komputer(CPU dan Monitor) dan piranti pendukung lainnya
seperti printer dan speaker.
Kebutuhan Perangkat Lunak (software)
Perangkat lunak disini adalah sebuah sistem atau program yang digunakan untuk
mengendalikan kegiatan dari sistem komputer. Perangkat lunak yang digunakan dalam
sistem ini adalah menggunakan Windows XP Professional. Sedangkan untuk perangkat
lunak yang digunakan untuk membangun sistem informasi tamu hotel adalah Microsoft
Visual Basic 6.0, Microsoft Accsess 2003 dan Microsoft Word.
Kemampuan Software
1. Software dapat menginput data.
2. Software dapat mencetak data.
3. Software dapat membuat hasil kesuluruhan laporan.
4. Menghitung jumlah pembayaran.

Sumber Daya Manusia (Brainware)
Setelah sistem dibangun dan digunakan, maka perlu adanya kegiatan untuk
operasional dan pemeliharaan sistem. Maka sumber daya manusia disini berfungsi
sebagai teknisi dan operator dari sistem informasi yang diterapkan.



2.3 DFD-ERD dan Kamus Data(uml)





2.3.1 Diagram Konteks (Level 0)









Sistem
Infromasi
Hotel
Tamu Karyawan
Pemilik
2.3.2 Data flow diagram (level 1)






Data Tamu



Data Karyawan






Kamar









Cek Out


Tamu
1.0 Simpan
Data Tamu
2.0 Simpan
Data
Karyawan
Karyawan
4.0
Cek Out
Pemilik
3.0
Cek In
5.0
Pemilik
2.3.3 Data Flow Diagram level 2
Proses Simpan Data Customer

Tbl Tamu



Tbl Transaksi


Proses Simpan Data Karyawan



Tbl Karyawan



Proses Cek In kamar

Customer






Kamar



Tamu
1.1 Input
DataTamu
Karyawan
2.1 Input
Data
Karyawan
3.1
Pemesanan
Kamar
3.2
Cek In
Kamar
Pemilik
Proses Cek Out dari Hotel







Kamar


Pembayaran








Proses Laporan


Customer

Karyawan

Cek In

Cek Out

4.1 Proses
Cek Out
4.2
Pembayaran
Pemilik
5.1
Laporan
Pemilik
ERD (Entity Relationship Diagram)


Alamat Nama
Id Tamu
Transaksi Cek In
Jenis Kamar
Tanggal
Hari Id Tamu
Karyawan
Jenis Kamar
No.Tlpn
Id Karyawan
Nama
Id Karyawan
Tamu
No Tlpn
N
N
Transaksi Cek Out
Pemilik
Pembayaran
Jenis Kamar
Tanggal
Jumlah
Id Tamu
Id Karyawan
Nama
Alamat
No Tlpn
1
Laporan
1
1
1















Kamus Data dari sistem Informasi Hotel

No Data Tipe Data Deskripsi
1. Data Tamu Data Tamu = Nama + Id tamu
+ Alamat + No Tlpn

Nama : varchar(25)
Alamat : varchar(30)
No Tlpn: number(15)
Id Tamu : char (10)
Data Tamu

Menyatakan data dari
Tamu yang ingin
menginap di hotel.
2. Data Karyawan Data Karyawan = Nama + No
Tlpn + Jenis Kamar + Id
Karyawan

Nama : varchar(25)
No Tlpn: number (15)
Jenis Kamar : varchar(10)
Id Karyawan : char (10)

Data Karyawan

Menyatakan data dari
karyawan yang bekerja di
hotel.
3. Pemilik Data Pemilik = Alamat + No
Tlpn + Nama

Alamat : varchar (30)
No Tlpn : number (10)
Nama : varchar (25)
Data Pemilik

Menyatakan data dari
pemilik hotel yang
bertanggung jawab atas
keseluruhan apa yang
terjadi di hotel.



Desain Sistem Informasi
Tampilan Depan















Tampilan Form Kamar


Tampilan Form Absensi Karyawan













Tampilan Form Pembayaran

2.4 Metode Pengujian Sistem

Testing adalah proses menganalisa suatu entitas software untuk mendeteksi perbedaan antara
kondisi yang ada dengan kondisi yang diinginkan (defects/errors/bugs) dan mengevaluasi
fitur-fitur dari entitas software.
Testing software adalah proses pengoperasian Software dalam suatu kondisi yang di
kendalikan, untuk :
Verifikasi = berlaku sebagaimana mestinya(spesifikasi).
Mendeteksi error
Validasi, apakah sudah memenuhi keinginan user.
Verifikasi merupakan pengecekan / pengetesan entitas2, termasuk software, untuk
pemenuhan dan konsistensi dengan melakukan evaluasi hasil terhadap kebutuhan yang telah
ditetapkan.
Validasi melihat kebenaran sistem, apakah proses yang telah ditulis dalam spesifikasi adalah
apa yang sebenarnya diinginkan atau dibutuhkan oleh pengguna.
Deteksi error Testing untuk mendeteksi kesalahan secara intensif, yaitu menentukan apakah
suatu hal tersebut terjadi bilamana tidak seharusnya terjadi atau suatu hal tersebut tidak
terjadi dimana seharusnya mereka ada.
Penulis tidak menggunakan pengujian white box karena akan membutuhkan waktu
yang relatif lama, dimana setiap algoritma yang digunakan akan diuji secara detail sampai
struktur program mempunyai tingkat deteksi error yang tinggi. Maka proses pengujian
menggunakan black-box. Black-box berfokus pada fungsionalitas perangkat lunak tanpa
pengetahuan struktur internal program (source code).

Tahap pengujian meliputi (Kadir, 2003) :
1) Pengujian unit, yaitu pengujian unit-unit program.
2) Pengujian integrasi, yaitu pengujian kelompok unit-unit yang terintegrasi untuk
membentuk subsistem ataupun sistem.
3) Pengujian sistem, yaitu pengujian terhadap integrasi atau keterhubungan antar subsistem.

4) Pengujian penerimaan (acceptance testing), yaitu pengujian terakhir sebelum sistem
dipakai oleh pengguna, melibatkan pengujian dengan data dari pengguna sistem.
5) Pengujian instalasi, yaitu pengujian yang dilakukan setelah sistem dipasang.
Pengujian dilakukan untuk menemukan kesalahan-kesalahan dan memastikan bahwa
input yang dimasukkan akan memberikan hasil aktual yang sesuai dengan output yang
dibutuhkan.