Anda di halaman 1dari 15

Toni Septia, ST | toni.septia@gmail.

com

1
Penjelasan dan Langkah kerja
Praktikum Modul 3 dan 4
Praktikum Jaringan Komputer
Kelas K













JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS PALANGKA RAYA
2014
Toni Septia, ST | toni.septia@gmail.com

2
Modul 3
RouterOS BASIC CONFIGURATION I

1. Login ke mikrotik melalui winbox

o Pilih MAC address untuk masuk, kemudian click connect
o Masuk kemudian lakukan reset konfigurasi.

2. Buang konfigurasi default yang ada setelah Router di reset.

3. Tambahkan ip sesuai dengan NIM 192.168.x.1/24
Pilih IP >> address pada menu winbox. Klik tanda +
Contoh : misal NIM = DBC 106 068
Maka tambahkan ip sesuai deret NIM terakhir. 068 = 192.168.68.1/24
Toni Septia, ST | toni.septia@gmail.com

3

Langkah ini dilakukan masing masing mahasiswa. Perhatikan untuk pilihan interface, pastikan interface sesuai
dengan posisi kabel anda masing masing.


4. Menambahkan DNS
Pilih IP >> DNS pada menu winbox
Toni Septia, ST | toni.septia@gmail.com

4

Tambahkan DNS
Misal : DNS google (gratis)
DNS 1 : 8.8.8.8
DNS 2 : 8.8.4.4
DNS Telkom
DNS 1 : 202.134.1.10
DNS 2 : 202.134.0.155




5. Tambahkan Firewall



Pilih IP >> Firewall Pada menu winbox
Pilih Tab NAT kemudian tambahkan
Masquerade pada bagian action. Kemudian
pilih ok .
Toni Septia, ST | toni.septia@gmail.com

5



6. Tambahkan DHCP Server
Pilih IP >> DHCP Server Pada menu winbox


Pilih menu DHCP setup, pada bagian interface pilih ether sesuai dengan dimana posisi kabel komputer anda.
Misal :
Toni : ether 2 =192.168.68.1/24
Asti : ether 3 = 192.168.90.1/24

Setelah pilih Ether kemudian Next >>

Next >>

Next >>
Toni Septia, ST | toni.septia@gmail.com

6

Next >>

Next >>

Next >>

DHCP Setup selesai.
Lakukan Pada masing masing Ether oleh masing masing mahasiswa.

Setelah dilakukan konfigurasi DHCP seharusnya Router telah memberikan ip secara otomatis untuk masing
masing komputer.
Untuk melakukan pengujian, lakukan langkah langkah berikut :
a. Buka setingan ip, klik kanan gambar komputer koneksi di pojok kanan bawah
Toni Septia, ST | toni.septia@gmail.com

7

b. Pilih change adapter setting


Disable beberapa saat LAN adapter kemudian enable kembali.
* Pastikan settingan ip komputer tidak diisi static / dalam keadaan DHCP mode.


c. Cek ip yang di dapat.
Dengan mengetikan perintah ipconfig pada cmd
apabila berhasil komputer akan mendapatkan ip secara otomatis
misal
Ether 2 = 192.168.68.254 dengan gateway 192.168.68.1
Ether 3 = 192.168.90.254 dengan gateway 192.168.90.1


7. Test Koneksi 2 komputer
Buka lagi CMD, kemudian ketik perintah ping ke alamat ip tujuan.
Misal komputer saya (Toni) melakukan test ping ke komputer Asti
ping 192.168.90.254 t
Jika mendapat reply berarti konfigurasi pertama berhasil.
8. MODUL 3 RouterOS BASIC CONFIGURATION I SELESAI


Toni Septia, ST | toni.septia@gmail.com

8
Modul 4
RouterOS BASIC CONFIGURATION II

Pada modul 4 ini sebenarnya hanya menambahkan 1 lagi ip address yang digunakan untuk koneksi WAN/ uplink
router.

1. Tambahkan ip lagi pada ether 1

Beri nama UPLINK



Toni Septia, ST | toni.septia@gmail.com

9


2. Tambahkan Route Gateway

Tambahkan route baru dengan mengklik tanda +


Isikan gateway seperti pada gambar. Gateway ini digunakan untuk gateway ip uplink yang di tambahkan
tadi.
3. Test Koneksi keluar router
Test dilakukan dengan melakukan ping ke ip laptop yang terhubung ke switch.
Misal ip laptop = 192.168.100.252
Buka CMD kemudian ketikan perintah ping ke ip laptop.
Ping 192.168.100.252 t
Jika test ping berhasil. Maka selesailah konfigurasi uplink router.

4. Modul 4 RouterOS BASIC CONFIGURATION II selesai.
Toni Septia, ST | toni.septia@gmail.com

10
Untuk Laporan modul 4
1. Menjelaskan mengenai konfigurasi router mulai dari koneksi dengan 2 komputer hingga koneksi antar router
melalui switch.
2. Jelaskan setiap langkah praktikum yang dilakukan, apa fungsi2 dari setiap langkah pada praktikum, mengapa
harus melakukan langkah2 tersebut.
3. Tambahkan teori pendukung pada setiap penjelasan di laporan.

Toni Septia, ST | toni.septia@gmail.com

11
Modul 5
Bridge Switch dan EoIP

1. Topology


2. Langkah Kerja
Buat IP Baru
Eth 1 = 192.168.x.1/24 (x adalah Nilai Jumlah dari NIM m1+m2)
Eth 2 = 192.168.100.2 (Router 1) 192.168.100.3 (Router 2)
Eth 3 = 192.168.10.1/24 (Router1 range IP 1-10) (Router2 range IP 1-10)


Toni Septia, ST | toni.septia@gmail.com

12

Tambahkan Route = 192.168.100.1




Toni Septia, ST | toni.septia@gmail.com

13
Tambahkan DNS = 192.168.100.1

Buat interface EoIP Tunnel
Router 1
Remote Address = 192.168.100.2
Tunnel Id = 1

Toni Septia, ST | toni.septia@gmail.com

14
Router 2
Remote Address = 192.168.100.3
Tunnel Id = 1

Buat Bridge1
Tambah Eth 3 port ke Bridge1
Tambah interface EoIP-tunnel ke Bridge1

Toni Septia, ST | toni.septia@gmail.com

15


Buat Bridge2
Tambah Eth 1 port ke Bridge2
Tambah Eth 4 port ke Bridge2
Test Koneksi
Coba Ping melalui CMD dari PC 0 ke PC 3
Coba Ping melalui CMD dari PC 1 ke PC 2