Anda di halaman 1dari 6

1

SEMINAR UKDI JANUARI 2014


SOAL-SOAL MATA
KELOMPOK 8

1. Pasien perempuan berusia 30 tahun mengeluhkan benjolan di tepi kelopak mata kanan sebesar biji
jeruk dan tidak nyeri, keras, kulit tidak hiperemis dan penglihatan sebelah kanan kabur. Diagnosis
yang mungkin adalah..
a. Kalazion
b. Hordeolum externum
c. Hordeolum internum
d. Tumor kelopak mata
e. Blefaritis

2. Seorang perempuan berusia 18 tahun datang dengan keluhan benjolan yang nyeri pada
kelopak mata bagian atas sejak 2 hari yang lalu. Terasa mengganjal. Pada saat dieversi
tampak benjolan. Kelenjar apa yg terkena?
a. Kelenjar meibom
b. Zeis&Moll
c. apokrin
d. Lakrimalis
e. Wolfring

3. Seorang pasien masuk ke poli mata dengan keluhan mata merah dan nyeri pada palpebra.Tidak ada
secret namun pada margo palpebra terdapat banyak krusta yang jika diangkat akan berdarah..Pada
pemeriksaan oftalmologis ,VOD;6/6,VOS:6/6.Pemeriksaan obliq iluminasi terdapat banyak madarosis
terutama disekitar krusta.Pem slit lamp:kornea dan lensa jernih.Penderita sementara dalam perawatan
dokter kulit dengan dermatitis seborrhoit. Pada pasien di atas apabila sudah sembuh dapat member
komplikasi berupa:
a.kalazion
b.Hordeolum
c.Xantelasma
d.entropion
e.simblefaron
4. Seorang Laki-laki berusia 55 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan nyeri pada mata kanan, pada
pemeriksaan fisis didapatkan visus normal, konjungtiva hiperemis, terdapat vesikel berkelompok di
palpebra, tampak vesikel Cuma terdapat pada satu sisi wajah, pembesaran kelenjar preaurikuler.
Pasien memiliki riwayat cacar air waktu kecil. Apakah diagnosis pada pasien ini?
a. Konjungtivitis herpetic
b. Konjungtivitis varisela-zoster
c. Keratitis virus
d. Keratits bacterial
e. Konjungtivitis alergi
5. Seorang anak usia 9 tahun dibawa ke klinik mata dengan keluhan mata gatal, blepharospasme,
fotofobia, sekret mata yg muco serous, visus normal, pada pemeriksaan slit lamp didapatkan
cobblestone pada palpebra superior. Penatalaksanaan yang paling tepat adalah :
a. antibiotik topikal
b. antihistamin topikal
c. acyclovir topikal
d. antimetabolik topikal
e. topical artificial tears

6. Seorang Laki-laki berusia 55 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan nyeri pada mata kanan, pada
pemeriksaan fisis didapatkan visus normal, konjungtiva hiperemis, terdapat vesikel berkelompok di
palpebra, tampak vesikel Cuma terdapat pada satu sisi wajah, pembesaran kelenjar preaurikuler.
Pasien memiliki riwayat cacar air waktu kecil. Apakah terapi awal yang diberikan pada penderita ini?
a. kompres dingin + asiklovir 400mg/ hari selama 5 hari
b. kompres dingin + asiklovir 800mg/hari selama 5 hari
c. kompres hangat + asiklovir 400mg/hari selama 5 hari
d. kompres hangat + asiklovir 800mg/ hari selama 5 hari
e. kompres hangat + asiklovir 400mg/ hari selama 7 hari

2

7. Seorang anak umur 9 hari dibawa oleh ibunya ke puskesmas dengan keluhan bengkak pada palpebra
disertai dengan sekret purulen pada kedua mata. Pada pemeriksaan fisis didapatkan tampak
konjungtiva hiperemis dengan inj. Konjungtiva dan inj. Perikornea. Kornea dalam keadaan jernih.
Dari pemeriksaan apusan sekret didapatkan diplokokus gram negatif. Diagnosisnya?
a. Konjungtivitis gonokokus
b. Konjungtivitis bakteri akut
c. Konjungtivitis virus
d. Konjungtivitis alergi
e. Selulitis septal

8. Seorang wanita usia 23 thn datang ke tempat praktek anda dengan keluhan utama mata
merah disertai gatal, nyeri, berair, pandangan kabur dan terbentuk keropeng pada kelopak mata ketika
bangun pada pagi hari yang mengeluarkan kotoran kental dan berwarna putih. Keluhan tidak disertai
dengan penurunan visus. Dia mempunyai kebiasaan memakai lensa kontak terus-menerus selama
beberapa hari, meskipun sedang tertidur. Diagnosis yang paling mungkin untuk pasien ini adalah
a. ulkus kornea
b. abrasi kornea
c. konjungtivitis virus
d. konjungtivitis bakteri
e. konjungtivitis vernal

9. Seorang wanita datang ke rumah sakit dengan keluhan rasa berpasir pada mata kanan yang juga
disertai keluhan silau, mata kemerahan yang disertai juga dengan penurunan penglihatan. Ketika
dilakukan pemeriksaan fisik terhadap wanita tersebut tidak ditemukan kelainan. Pada pemeriksaan
ofthalmologi didapatkan visus OD 6/60, OS 6/6. Sedangkan setelah dilakukan pemeriksaan
fluoresensi didapatkan gambaran dendritik. Diagnosis dari pasien ini adalah..
a. Keratitis bakteri
b. Keratitid jamur
c. Keratitis herpes
d. Keratokonjungtivitis flikten
e. Ulkus kornea

10. Pasien perempuan datang dengan keluhan mata kiri tergores daun padi 1 minggu yang lalu dan
sekarang terasa nyeri, merah dan kabur. Pemeriksaan fisik menunjukan mata kiri visus 3/60 spasme
konjungtiva dan perikorneal injeksi (+). Di kornea ditemukan defek diameter 3 mm keputihan dan
menggaung sampai kedalaman stroma denganuji fluoresens (+). Tes laboratorium didapatkan kuman
pseudomonas dan mengalami perbaikan setelah mendapatkan terapi antibiotika tetes mata. Diagnosis
yang paling tapat..
a. Konjungtivitis
b. Keratokonjungtivitis
c. Blefaritis
d. Keratitis
e. Ulkus kornea

11. Seorang pria usia 50thn datang dengan keluhan mata merah, nyeri dan sering keluar air mata. Pada
pemeriksaan ditemukan ulkus kornea periferal. Diagnosis yang paling mungkin adalah
a. Bacterial ulcer
b. Geographican ulcer
c. Mooren's ulcer
d. Herpetic ulcer
e. Fungal ulcer

12. Seorang perempuan berusia 42 thn datang ke poliklinik mata dengan keluhan penurunan penglihatan
sejak 2 hari yang lalu disertai nyeri kepala. Pada Pemeriksaan fisis.TIO 32 mmHg CDR 0,8-0,9 .
Pem.tajam penglihatan 0. Apakah diagnosis dari pasien ini?
a. Glaukoma akut
b. Glaukoma primer sudut terbuka
c. Glaukoma primer sudut tertutup
d. Glaukoma absolut
e. Glaukoma sekunder

13. Seorang laki-laki berusia 53 tahun, datang dengan keluhan penglihatan mata kanan buram mendadak
sejak 3 hari yang lalu disertai mata merah dan sakit kepala berlangsung kurang dari satu hari dan
hilang dengan sendirinya. Riwayat merokok (+), TD 150/120, tidak terkontrol. Pada pemeriksaan
tonometri didapatkan TIO 42mmHg. Apakah terapi topical awal yang tepat diberikan?
a. epinefrin
b. pilokarpin 2%
c. SA 1%
d. Timolol maleat 0,5 %
e. Prednisolon asetat 1%
3



14. Seorang wanita berusia 55 tahun datang ke poli mata dengan keluhan mata kirinya terasa nyeri sejak 2
han yang lalu, dan penglihatannya menjadi kabur. Ia mengalami mual dan muntah-muntah.
Sebelumnya ia tidak pernah merasakan nyeri pada matanya seperti ini. Dari pemeriksaan didapatkan
visus OD 5/5, OS 1/60. Pada OS didapatkan injeksi perikorneal, edema kornea, bilik mata depan
dangkal dan iris bombans serta tekanan intraokular (T1O) 59 mmHg. Diagnosa yang tepat pada
kasus ini adalah :
a. suspek glaukoma
b. glaukoma kronik sudut tcrhuka
c. glaukoma kronik sudut tertutup
d. glaukoma akut sudut terhuka
e. glaukoma akut sudut tertutup

15. Seorang laki laki berusia 64 tahun datang ke poli mata dengan keluhan mata sebelah kanan kabur.
Pada pemeriksaan didapatkan visus CD 3/60 konjungtiva tenang, kornea jernih, camera okuli anterior
sedang, pupil bulat, refleks cahaya(+), tekanan intra okuler 15 mmHg. Pada pemeriksaan funduskopi
didapatkan Cup/Disc ratio 0,9 dan dengan gonioskopi didapatkan sudut terbuka. Apakah diagnosis
pasien ini?
a. Glaukoma primer sudut terbuka
b. Glaukoma primer sudut tertutup
c. Glaukoma sekunder sudut terbuka
d. Glaukoma sekunder sudut tertutup
e. Glaukoma akut

16. Pada suatu malam seorang pria berusia 50 tahun mengeluh merasa nyeri pada matanya disertai
dengan sakit kepala dan mata merah, penglihatan menurun, mual dan
muntah. Dia langsung datang ke tempat praktek anda sebagai dokter umum. Ketika
anda memeriksa matanya, Anda melihat pupilnya midriasis dan tidak mengecil walau diberi
sinar terang. Sebagai seorang dokter umum tindakan pertama yang Anda lakukan adalah
a. memberikan asetazolamid oral
b. memberikan timolol eye drop
c. memberikan manitol iv
d. memberikan pilokarpin eye drop
e. langsung rujuk ke pusat kesehatan sekunder secepatnya

17. Seorang anak laki-laki berusia 5 tahun dibawa oleh ibunya ke puskesmas karena harus memicingkan
mata jika melihat jauh. Hal ini sudah diperhatikan oleh ibunya sejak anaknya berusia 2 tahun. Setelah
dilakukan koreksi visus didapatkan OD dengan koreksi S-5.00D, C-3,00D x 150
0
menjadi 6/9, OS
dengan koreksi S-4.50D, C-2.25D x 180
o
menjadi 6/20. Pemeriksaan segmen anterior dan funduskopi
dalam batas normal. Apakah diagnosis pada anak ini?
a. Ambliopia
b. Simple miop astigmat
c. Compound miop astigmat
d. Hipermetrop
e. Miop tinggi

18. Seorang laki-laki berusia 22 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan penglihatan kabur jika
melihat jarak jauh. Hal ini sidah dirasakan sejak 3 bulan yang lalu. Setelah dilakukan koreksi visus
didapatkan OD dengan koreksi S-2,00 D, C-1,00 D x 150
0
menjadi 6/6; OS dengan koreksi C-1,00D
x180
o
menjadi 6/6. Pemeriksaan segmen anterior dan funduskopi dalam batas normal. Apakah
diagnosis pada pasien ini?
a. OD simple miop astigmat; OS compound miop astigmat
b. OD compound miop astigmat; OS simple miop astigmat
c. OD simple miop astigmat; OS compound hipermetrop astigmat
d. OD compound miop astigmat; OS simple hipermetrop astigmat
e. ODS Mixed astigmat

19. Pasien wanita berusia 45 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan penurunan tajam penglihatan. Dari
pemeriksaan visus didapatkan bahwa pasien hanya dapat melihat lambaian tangan. Ketajaman visus
pasien ini adalah...
a. 1/300
b. 6/6
c. 4/0
d. 1/60
e. 1/~

4

20. Seorang laki-laki berusia 45 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan penglihatan kabur saat
melihat dekat. Keluhan tidak disertai dengan penglihatan kabur saat melihat jauh. Pada pemeriksaan
oftalmikus mata kanan dan kiri 6/6. Berapa kekuatan lensa untuk kelainan ini?
a. S +1.00D
b. S +1.50D
c. S +2.00D
d. S +2.50D
e. S +3.00D

21. Seorang laki-laki berusia 23 tahun datang ke UGD puskesmas dengan keluhan mata kiri terpercik air
aki 1 jam yang lalu. Pada pemeriksaan VOS 6/30, tampak konjungtiva hiperemis dan kemosis, kornea
edema. Apa penanganan awal pada pasien ini?
a. Irigasi dengan NaCl 0,9 % 2L + sikloplegik + salep antibiotik
b. Irigasi dgn NaCl 0,9 % 2L + debridement + tetes antibiotik
c. Irigasi dengan aquades 2L + siklopegik + salep antibiotik
d. Irigasi dengan aquades 2L+ debridement + tetes antibiotik
e. Langsung rujuk ke RS terdekat

22. Seorang pasien datang ke puskesmas dengan keluhan mata merah dan penglihatan menurun akibat
terkena shuttlecock. Pada pemeriksaan obliq illuminasi nampak darah pada bilik mata depan. Jika
pada pasien ini terjadi hifema total, komplikasi apa yang dapat menyebabkan kebutaan akibat hifema
total tersebut.
a.keratitis
b.episkleritis
c.uveitis
d.korneal blood staining
e.endoftalmitis

23. Seorang tukang batu terkena campuran semen pada matanya saat ia sedang bekerja.Apa yang pertama
kali anda lakukan jika pasien ini datang ke puskesmasmu.
a.Bilas dengan RL,kemudian beri ant biotik topikal dan oral
b.Bilas dengan NaCl,kemudian beri steroid topikal dan oral
c.Bilas dengan dextrose 5%l,kemudian tetes dengan pantocain.
d.Tetes pantocain,kemudian bilas dengan RL,beri antibiotik topikal dan oral
e.Tetes pantocain,kemudian bilas dengan NaCl, beri steroid topikal dan oral
24. Seorang pasien datang ke puskesmas dengan keluhan mata merah dan penglihatan menurun akibat
terkena shuttlecock. Pada pemeriksaan obliq illuminasi nampak darah pada bilik mata depan.
Tindakan yang harus dilakukan adalah,kecuali:
a.bed rest total
b.Beri steroid.
c.Beri siklokplegik
d.Beri midryatil
e.Beri antifibrinolitic
25. Seorang wanita berusia 53 tahun datang ke UGD dengan keluhan tidak bisa melihat pada mata kirinya
secara tiba-tiba. Pada pemeriksaan fisis didapatkan VOD: 6/6, VOS: 0, segmen anterior bola mata
dalam batas normal. Dimanakah letak kelainannya?
a. Nervus optik dextra
b. Traktus optik dextra
c. Nervus optic sinistra
d. Traktus optic ainiastra
e. Chiasma opticum

26. Laki-laki berusia 48 thn datang dengan keluhan terdapat daging yang tumbuh pada mata kanannya
dan terasa mengganjal saat menggrakkan mata kanannya. Pasien bekerja sebagai petani selama 20
tahun. Pada pemeriksaan didapatkan visus dalam batas normal. Pada pemeriksaan segmen anterior
mata kanan didapatkan jaringan fibrovaskular berbentuk segitiga sekitar 3 mm yang belum mencapai
limbus pada daerah nasal. Apa penanganan yang tepat pada pasien ini?
a. Graft kornea
b. Ekstraksi pterygium
c. Pemberian antibiotic topical
d. Pemberian tetes mata buatan
e. Pemberian antihistamin topical dan vasokonstiktor
5


27. Seorang laki-laki berusia 65 tahun datang dengan keluhan penurunan penglihatan pada mata kanannya
sejak 3 bulan yang lalu. Awalnya seperti melihat asap sampai penglihatan akhirnya menurun terus
menerus secara perlahan. Pada pemeriksaan fisis didaptakn VOD : 1/~. Pada pemeriksaan anterior
lensa mata: nucleus berasa dibawah. Jenis katarak apa yang terjadi pada pasien ini?
a. Matur
b. Imatur
c. Hipermatur
d. Kortikal
e. Komplikata

28. Perempuan berusia 50 tahun, datang dengan keluhan penglihatan kabur sejak 3 hari yang lalu.
Riwayat menderita DM sejak 10 tahun yang lalu. GDS 2 hari yang lalu 250mg/dL. Pada pemeriksaan
funduskopi tampak cotton wool spot. Apakah penyebab dari terbentuknya cotton wool spot?
a. Mikrotrauma pada retina
b. Mikroaneurisma kapiler retina
c. Terdapat neovaskularisasi
d. Iskemik retina akibat oklusi perifer
e. Peningkatan permeabilitas kapiler retina

29. Seorang anak mengalami buta, tp kedua org tuanya tidak. namun nenek nya mengalami kebutaan.
Anak perempuan dan laki-laki mempunyai peluang yg sama mengalami hal tersebut.
a. Autosom resesif
b. Autosom dominan
c. carier resesif
d. x-linked resesif
e. x-linked dominan

30. Seorang wanita umur 65 tahun mengeluh penglihatan mata kiri kabur. Visus mata kanan
(VOD=20/30) dan mata kiri (VOS = 1/60 tidak bisa dikoreksi). Baru dirasakan seminggu ini.
Penderita adalah pasien rawat jalan di poliklinik penyakit dalam karena keluhan hipertensi dan
hiperlipidemia lama. Pada pemeriksaan dengan slitlamp tidak ditemukan kelainan pada segmen
anterior bola mata. Pada pemeriksaan funduskopi terlihat gambaran retina yang memutih/lebih pucat
disertai bintik merah daerah sentral makula.
Diagnosis yang paling tepat pada kasus di atas adalah :
a. Oklusi vena retina sentralis
b. Oklusi arteri retina sentralis
c. Retinal detachment
d. Posterior vitreous detachment
e. Neuritis retrobulber
6