Anda di halaman 1dari 1

JAMUR PADA BAHAN MAKANAN

Emy Setyani (9123), Fitri Amalia Sugiri (9126), Ilham Mufti Laksono ()

TUJUAN
Mengetahui jenis jamur mikroskopis yang ada pada bahan
makanan
LATAR BELAKANG
Dalam sistem taksonomi, jamur termasuk ke dalam kingdom
fungi. Ciri-ciri yang dimiliki oleh jamur adalah eukaryotic, tidak
memiliki klorofil, hidup sebagai hifa, memiliki dinding sel yang
mengandung kitin, bersifat heterotroph, menyerap nutrient
melalui dinding selnya, menghasilkan spora atau konidia, dan
melakukan reproduksi seksual dan/atau aseksual.
Fungi dibagi menjadi empat filum yaitu Chytridiomycota,
Zygomycota, Ascomycota, dan Basidiomycota.
Aspergillus sp. adalah jenis jamur yang ditemukan pada
percobaan isolasi jamur pada makanan yang termasuk ke dalam
kelas Ascomycota. Peran jamur ini adalah sebagai pengurai yang
bersifat deterioritasi yaitu penguraian bahan atau substrat yang
bersifat merugikan karena menyebabkan kerusakan sehingga
substrat tersebut tidak dapat dimanfaatkan manusia atau tidak
mempunyai nilai ekonomi lagi.
RUMUSAN MASALAH
Jamur apa yang menyebabkan roti menjadi busuk?
Bagaimana tingkat klasifikasi jamur tersebut?
Bagaimana peranan jamur tersebut pada roti yang busuk?
Bagaimana ciri morfologi dari jamur tersebut?
CARA KERJA


HASIL




Keterangan Gambar
A. Konidia
B. Fialid
C. Vesikel
D. Konidiofor

Klasifikasi:
Kingdom: Fungi
Division: Ascomycota
Class: Eurotiomycetes
Order: Eurotiales
Family: Trichocomaceae
Genus: Aspergillus
Spesies: Aspergillus sp.

PEMBAHASAN
Pasa isolasi bahan makanan ini diitemukan jamur yang
bernama Aspergillus sp. Dapat diamati bahwa struktur hifa jamur
ini menyerupai benang benang, bersekat dan bercabang, kadang
kadang memiliki dinding yang tebal.
Terdapat konidiofor hialin dengan penggelembungan
pada bagian apeks. Penggelembungan ini disebut vesikel yang
berbentuk menyerupai bola dengan fialid yang hampir menutupi
(mengelilingi) seluruh vesikel dan di bagian atas setiap fialid
terdapat konidia-konidia yang tersusun memanjang. Inti tidak
terlihat karena pewarnaan yang digunakan tidak mewarnai inti.
Warna koloni yang teramati adalah berwarna biru.
Bahan makanan yang terserang jamur ini mengalami
perubahan fisik yaitu menggumpal, berbau, apek dan berubah
warna
KESIMPULAN
Jamur yang ditemukan pada isolasi bahan makanan adalah
Aspergillus sp. dari kelas Ascomycota.
DAFTAR PUSTAKA
-Watanabe, Tsuneo. 1937. Soil and Seed Fungi Morphologies of
Cultured Fungi and Key to species. CRC Press : London
- Gandjar, Indrawati. Dkk. 2006. Mikologi dasar dan Terapan.
Yayasan Obor Indonesia : Jakarta
Pembuatan
media dalam
petridish
Isolasi bahan
makanan
Pembuatan
Preparat semi
permanen
Identifikasi
jamur
B
D
C
B
A
D
C