Anda di halaman 1dari 39

BAB II

KELUARGA BERENCANA
2.1. Paradigma Keluarga Berencana
Paradigma baru program Keluarga Berencana Nasional telah diubah visinya dari
mewujudkan NKKBS menjadi visi untuk mewujudkan Keluarga Berkualitas tahun 20!"#
Keluarga yang berkualitas adalah keluarga yang sejahtera$ sehat$ maju$ mandiri$ memiliki jumlah
anak yang ideal$ berwawasan kedepan$ bertanggung jawab$ harmonis dan berta%wa kepada
&uhan 'ang (aha )sa# *alam paradigma baru program keluarga berencana ini$ misinya sangat
menekankan pentingnya upaya menghormati hak+hak reproduksi$ sebagai upaya integral dalam
meningkatkan kualitas keluarga# Keluarga adalah salah satu diantara kelima matra kependudukan
yang yang sangat mempengaruhi perwujudan penduduk yang berkualitas# ,isi tersebut
dijabarkan ke dalam enam misi$ yaitu - . memperdayakan masyarakat unutk membengun
keluarga kecil berkualitas$ 2. (enggalang kemitraan dalam peningkatan kesejahteraan$
kemandirian dan ketahanan keluarga$ /. meningkatkan kualitas pelayanan KB dan kesehatan
reproduksi$ 0. meningkatkan promosi$ perlindungan dan upaya mewujudkan hak+hak reproduksi$
!. meningkatkan upaya pemberdayaan perempuan untuk mewujudkan kesetaraan dan keadilan
jender melalui progran Keluarga Berencana$ dan 1. mempersiapkan Sumber *aya (anusia
berkualitas sejak pembuahan dalam kandungan sampai dengan lanjut usia#
Berdasarkan visi dan misi tersebut$ Progrram Keluarga Berencana Nasional mempunyai
kontribusi penting dalam upaya meningkatkan kualitas penduduk# Kontribusi program Keluarga
Berencana Nasional tersebut dapat dilihat pada pelaksanaan Program Making Pragnancy Safer#
Salah satu pesan kunci dalam 2encana Strategik Nasional Making Pragnancy Safer 3(PS. di
4ndonesia 200+200 adalah bahwa setiap kehamilan harus merupakan kehamilan yang
diinginkan# 5ntuk mewujudkan pesan kunci tersebut$ Keluarga Berencana merupakan upaya
pelayanan kesehatan preventi6 yang paling dasar dan utama# 5ntuk mengoptimalkan man6aat
keluarga berencana bagi kesehatan $ pelayanannya harus digabungkan dengan pelayanan
kesehatan reproduksi yang tersedia#
Pencegahan kematian dan kesakitan ibu merupakan alasan utama diperlukannya
pelayanan Keluarga Berencana# (asih banyak alasan lain$ misalnya membebaskan wanita dari
rasa khawatir terhadap terjadinya kehamilan yang tidak diingankan$ terjadinya gangguan 6isik
atau psikologik akibat tindakan abortus yang tidak aman$ serta tuntutan perkembangan sosial
terhadap peningkatan status perempuan di masyarakat#
2.2. Sejarah
7erakan Keluarga Berencana yang kita kenal selama ini bermula dari kepeloporan
beberapa orang tokoh$ baik dalam maupun luar negeri# Pada wal abad ke+8$ di 4nggris$ upaya
keluarga berencan mula+mula timbul atas prakarsa sekelompok orang yanng menaruh perhatian
terhadap masalah kesehatan ibu# (aria Stopes 3990+8!0. menganjurkan pengaturan kehamilan
dikalangan kaum buruh di 4nggris# *i :merika Serikat dikenal (argareth Sanger 399/+811.
yang dengan program birth control+nya merupakan pelopor program keluarga berencan modern#
Pada 8; didirikan National Birth Control League dan pada November 82 diadakan
American National Birth Control Conference yang pertama# Salah satu hasil kon6rensi tersebut
adalah pendirian American Birth Control League dengan (argareth Sanger sebagai ketuanya#
Pada 82! ia mengorganisasi Kon6erensi 4nternasional di New 'ork yang menghasilkan
pembentukan International Federation of Birth Control League# Selanjutnya pada 82;
(argareth Sanger menyelenggarakan World Population Conference di <enewa yang melahirkan
International Women to Scientific Study on Population dan International Medical roup for the
In!e"tigation of Contraception# Pada 809 (argareth Sanger ikut mempelopori pembentukan
International Committee on Planned Paranthood yang dalam kon6rensinya di New *elhi pada
8!2 meresmikan berdirinya International Planned Paranthood Federation $IPPF%# =ederasi ini
memilih (argareth Sanger dan 2ama 2an dari 4ndia sebagai pimpinannya# Sejak saat itu
berdirilah perkumpulan+perkumpulan Keluarga Berencana di seluruh dunia$ termasuk di
4ndonesia yang mendirikan Perkumpulan Keluarga Berencana 4ndonesia 3PKB4.#
Sebelum PKB4 didirikan di 4ndonesia$ sedah banyak dilakukan usaha+usaha membatasi
kelahiran secara individual# *iantara pelopor keluarga berencana itu$ *r# Sulianti Saroso dar
'ogyakarta$ pada 8!2 menganjurkan para ibu untuk membatasi kelahiran mengingat angka
kematian bayi yang cukup tinggi# Banyak tantangan dihadapi oleh *r# Sulianti Saroso$ antara
lain dari 7abungan >rganisasi ?anita 'ogyakarta$ bahkan juga dari pemerintah pada waktu itu#
*i <akarta perintisan dimulai di Bagian Kebidanan dan Kandungan =K54@2S5P 3sekarang 2S
*r# Aipto (angunkusumo. oleh tokoh+tokoh seperti Pro6# Sarwono Prawirihardjo$ *r# (#
<oedono$ *r# Bani6a ?iknjosastro$ *r# Koen S# (artiono$ *r# 2# Soeharto$ dan *r# Burustiati
Subandrio# Pelayanan keluarga berencana dilakukan secara diam+diam di poliklinik Kebidanan
=K54@2S5P# Sesudah mengadakan hubungan dengan 4PP= serta dukungan dari para pelopor
keluarga berencana setempat$ pada 2/ *esember 8!; Perkumpulan Keluarga Berencana
4ndonesia 3PKB4. diresmikan pendiriannya$ dengan *r# 2# Soeharto sebagai ketua# PKB4
memperjuangkan terwujudnya keluarga sejahtera melalui / macam usaha$ yaitu 3. mengatur
kehamilan atau menjarangkan kehamilan$ 32. mengobati kemandulan$ 3/. memberi nasehat
perkawinan# Pada 819$ didirikanlah Cembaga Keluarga Berencana Nasional 3CKBN.$ dan pada
8;0 menjadi BKKBN 3Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional.# ?adah ini
memungkinkan pula besarnya peranan pakar+pakar non+medis dalam mensukseskan program KB
di 4ndonesia melalui pendekatan kemasyarakatan#
2.3. Perem!angan KB di Ind"ne#ia
Program KB mengalami perkembangan pesat$ baik ditinjau dari sudut tujuan$ ruang
lingkup geogra6is$ pendekatan$ cara operasional$ dan dampaknya terhadap pencegahan kelahiran#
Pada Daman PKB4 tahun 8!0an dan 810an$ tujuan KB yang utama adalah menjarangkan
kelahiran# 5paya ini dikaitkan dengan kesehatan dan kesejahteraan ibu dan anak# <uga
diusahakan agar pasangan suami istri yang mandul mendapatkan keturunan yang diinginkan#
(asalah pembatasan kelahiran dan pemecahan masalah kependudukan tidak pernah disinggung#
Pada mulanya BKKBN 38;0. mencanangkan cukup tiga anak atau Pancawarga maka
kemudian digunakan cukup dua anak" atau catur warga# &ujuan 7erakan KB Nasional ialah
mewujudkan keluarga kecil bahagia sejahtera yang menjadi dasar bagi terwujudnya masyarakat
yang sejahtera melalui pengendalian keleahiran dan pertumbuhan penduduk 4ndonesia# Sasaran
7erakan KB Nasional ialah 3. pasangan usia subur$ dnegan prioritas P5S muda dengan paritas
rendah$ 32. 7enerasi muda dan purna P5S$ 3/. Pelaksana dan Pengelola KB$ dan 30. sasaran
wilayah adalah wilayah dengna laju pertumbuhan penduduk tinggi dan wilayah khusus seperti
sentra industri$ pemukiman padat$ daerah kumuh$ daerah pantai dan daerah terpencil#
BAB III
K$N%RASEPSI
/## *)=4N4S4
Kontrasepsi atau anti konsepsi adalah suatu cara untuk mencegah terjadinya konsepsi $
yaitu mencegah terjadinya pertemuan antara ovum dan sperma pada saluran telur baik dengan
alat ataupun obat E obatan#
Kontarasepsi merupakan upaya untuk mencegah terjadinya kehamilan yang dapat bersi6at
sementara dapat juga permanen#Kontrasepsi yang bersi6at sementara 3temporer. menjarangkan
kelahiran selama beberapa tahun sebelum menjadi hamil lagi # Kontrasepsi permanen 3kontap.
mengakhiri kesuburan untuk selamanya$ pada wanita disebut dengan istilah sterilisasi dan pada
pria disebut vasektomi#
44# S':2:& E S':2:& K>N&2:S)PS4
Bendaknya kontrasepsi memenuhi syarat+syarat sebagai berikut -
:man pemakaiannya dan dipercaya#
)6ek samping yang merugikan tidak ada
Cama kerjanya dapat diatur menurut keinginan
&idak mengganggu hubungan persetubuhan
&idak memerlukan bantuan medik atau control yang ketat selama pemakaiannya
Aara penggunaannya sederhana
Barganya murah supaya dpt dijangkau masyrakat
*apat diterima oleh pasangan suami istri
Kontrasepsi yg ideal dan memenuhi syarat diatas belum ada# 'ang ada kontrasepsi yg
memenuhi sebagian syarat atau hampir memenuhi syarat# 'ang penting sebenarnya adalah
memakai salah satu cara kontrasepsi jauh lebih baik dari tidak memakai kontrasepsi sama
sekali"#
Berhasil atau tidaknya suatu cara kontrasepsi bergantung kepada apakah sperma dapat
dicegah E dilumpuhkan E dimatikan atau supaya tidk memasuki arena 6ertilisasi $ atau sel telur
tidak dikeluarkan atau tidaka dapat bertemu dengan sel sperma
III. &ENIS ' &ENIS (E%$)E K$N%RASEPSI
Sebelum mengetahui jenis+jenis kontraspsi$ perlu diketahui pertimbangan dalam menentukan
pilihan alat@metode yang dipakai$ yaitu -
+ usia ibu F20 th - harus yang reversibilitas tinggi
+ usia ibu G/! th - harus e6ekti6 3angka kegagalan rendah.$ boleh reversibel@irreversibel
+ pada usia reproduksi sehat - ideal - e6ekti6$ reversibel$ tidak mengganggu produksi :S4
'ang paling utama adalah menyingkirkan kontra indikasi kontrasepsi yaitu adanya kehamilan$
dengan menyingkirkan kecurigaan adanya kehamilan#
Pembagian jenis+jenis kontrasepsi -
a# (enurut jenis kelamin
Aara atau alat yang dipakai oleh suami 3pria.#
Aara atau alat yang dipakai oleh isteri 3wanita.#
b# (enurut pelayanannya
Aara medis dan non medis
Aara klinis dan non klinis
c# Pembagian menurut e6ek kerjanya
&anpa mempengaruhi 6ertilitas
(enyebabkan in6ertilitas temporer 3sementara.
Kontrasepsi permanen dimana in6ertilitas menetap#
d#Pembagian menurut cara kerja@ cara kontrasepsi
(enurut keadaan biologis - sanggama terputus$ metod kalender$ suhu badan$ abstinensia
dan lain+lain#
(emakai alat barier 3kondoml$ dia6ragma$ kap porsio$ spermisida.
Kontrasepsi intrauterin - 45*
Bormonal 3pil KB$ suntikan KB$ dan :KBK.
>perati6 - tubektomi dan vasektomi#
e# Pembagian menurut tujuan pemakaian kontrasepsi -
2encana kelengkapan keluarga
5ntuk pasangan in6ertilitas 3mandul. dan rencana interval 3menjarangkan. kehamilan$
metode KB yang dapat digunakan -
# (etode Sederhana
Kondom
Spermiside
Koitus interuptus 3senggama terputus.
Pantang berkala
2# (etode )6ekti6
a# Bormonal
Pil KB- proge"terone only pill& pil KB kombinasi$ pil KB sekuensial
Suntikan KB- *epoprovera$ setiap / bulanH Norigest$ setiap 0 menitH Ayclo6em$
setiap bulan#
b# (ekanis
:lat Kontrasepsi *alam 2ahim 3:K*2.
c# (etode KB *:252:&
(enghentikan kehamilan
(enghentikan kehamilan dilakukan dengan kontap 3kontrasepsi mantap.$ untuk pria
dengan vasektomi dan wanita dengan tubektomi-
# (encapai tuba
a# (elalui sayatan dinding perut
(inilaparotomi
Caparoskopi
Bersamaan dengan operasi besar kandungan atau kebidanan dan bedah
b# (elalui sayatan liang senggama
(etode kolposkope
(etode Sonnawala 34ndia.
(etode (anuaba 34ndonesia.
2# (etode menutup saluran indung telur
&eknik (edlener
&eknik Pomeroy
&eknik Krunner
&eknik cincin =alope
&eknik hemoklip
&eknik nontraumatic tubal occlu"ion techni'ue 3N&&>&. 3(a. *enpasar$
4ndonesia
&eknik 5chida 3<epang.
&eknik vasektomi tuba 3(a. 4ndonesia
/# &eknik tanpa operasi
(emakai %uinacrine pallet
(enghilangkan kehamilan
(# Men"trual)regulation
2# *ilatasi kuretage
/# 4nduksi gugur kandung
6# Pembagian yang umum dan banyak dipakai adalah sebagai berikut -
(etoda merakyat 3=olk methods. -
Aoitus interuptus
Postcoital douche
Prolonged lactation
(etoda tradisional 3traditional methods. -
Pantang berkala
Kondom
*ia6ragma vaginal
Spermisida
(etoda modern
Bormonal
+ Pil KB
+ Suntik KB
+ :KBK atau norplant
4ntrauterin
+ 45*
(etoda permanen operati6
&ubektomi
,asektomi
*ari sekian banyak cara tersebut$ penggunaan obat hormonal oral atau suntikan dan alat
kontrasepsi dalam rahim$ merupakan cara yang paling banyak digunakan karena sudah lama
dikenal dan e6etivitasnya sebagai kontrasepsi cukup tinggi
#
# dan berdasarkan pertimbangan
seperti yang telah dijelaskan diatas contoh alat yang paling baik adalah 45*$ karena dapat
dipakai bertahun+tahun$ dan e6eknya bersi6at lokal#
3.1 C"i*u# in*eru+*u# ,#enggama *er+u*u# -
(erupakan metode tertua di dunia karena telah tertulis pada kitab tua dan diajarkan kepada
masyarakat# *i Perancis abad ke+;$ metode senggama terputus merupakan metode utama untuk
menghindari kehamilan#
Aara kerja -
Penarikan penis dari vagina sebelum terjadi ejakulasi sehingga semen sengaja ditumpahkan
diluar liang senggama untuk mencegah sel mani memasuki area 6ertilisasi# Bal ini berdasarkan
kenyataan bahwa e6ek ejakulasi datangnya dapat disadari oleh sebagian besar pria#
)6ekti6itas -
:ngka kegagalan 3kehamilan . tinggi yaitu antara 9 E /8$ sebab E sebab kegagalan adalah -
+ adanya pengeluaran cairan sebelum ejakulasi 3pre ejaculation 6luid .
+ terlambat mengeluarka penis dari liang senggama
+ Bila semen tumpah di vulva dan terdapat penumpuka semen $ sel mani dapat masuk
kedalam dan menyebabkan kehamilan#
Kekurangan -
menggangu kepuasan kedua belah pihak karena semen keluar sebelumpuncak kenikmatan#
)6ek samping -
Penyakit ginekologik$ neurologis $ kejiwaan seperti neurastenia#
3.2 Postcoital douche
Aara kerja -
*engan menyemprot atau melakukakn irigasi vagina menggunakan air biasa atau larutan
desin6ektan dan obat yang mampu melumpuhkan sel mani 3spermasida .$ segera setelah koitus
dengan tujuan supaya seluruh semen keluar dari vagina#
)6ekti6itas -
Paling rendah# :ngka kehamilan sangat tinggi $ berkisar antara / E 1# sebab kegagalan antara
lain untuk melakukan pembilasan memerlukan waktu $ sedangkan gerakan sperma cukup cepat$
karena dalam 80 menit etelah ditumpahkan sebagian besar sperma telah berada di dalam lendir
serviks dan 2+/ menit setelah ejakulasi $ sejumlah besar sperma telah mencapai saluran telur#
)6ek samping -
&erlalu sering membilas dengan larutan yang merangsang dapat -
+ &imbul iritasi dan perlukaan pada dinding vagina
+ (erusak keseimbangan bakhteri dan 6lora vagina $ timbul 6luor albus#
3.3 Prolonged lactation
(engandalkan pemberian :S4 secara ekslusi6$ dapat dipakai sebagai kontrasepsi bila -
+ menyusui secara penuh $ lebih e6ekti6 bila pemberian G 9 sehari
+ Belum haid
+ 5mur bayi kurang dari 1 bulan
+ )6ekti6 sampai 1 bulan
+ Barus dilanjutkan dengan metode kontrasepsi lain
Aara kerja -
Penundaan atau penekanan ovulasi
)6ekti6itas -
Keberhasilan 89 I pada 1 bulan pasca persalinan
3.. Pan*ang !erala
Prinsipnya adalah tidak melakukan hubungan suami isteri pada masa subur isteri# *alam
penggunaan teknik ini$ suami harus mengetahui siklus menstruasi istrinya# Syarat utama metode
pantang berkala adalah siklus menstruasi dan kerja sama dengan suami harus baik# (etode
pantang berkala mempunyai kegagalan tinggi bila siklus menstruasi tidak teratur$ apalagi kerja
sama dengan suami tidak mungkin dilakukan#
Siklus menstruasi teratur merupakan syarat penting karena dengan menstruasi teratur
dapat memberikan petunjuk masa subur# Perhitungan masa subur dapat dilakukan bersama suami
sehingga suami+istri mempunyai pengertian yang sama# Kerja sama dengan suami perlu
ditekankan karena masa hidup ovum dan spermatoDoa dalam alat genitalia wanita cukup
panjang#
>vum yang baru dilepas belum mampu untuk dibuahi karena pembungkus korona radiate
masih tebal sehingga tidak ditembus oleh spermatoDoa# Setelah melewati waktu sekitar 2 jam$
ovum baru dapat dibuahi# Bidup ovum terbatas sekitar 09 jam dan selama itu berada di kanalis
tuba 6alopii dan siap untuk dibuahi# SpermatoDoa yang baru ditumpahkan dalam vagina banyak
mengalami kematian# Banya sekitar masa subur yaitu pada hari ke+2 sampai ke+8 menstruasi
spermatoDoa dapat masuk ke dalam rahim melalui kanalis servikalis#
*alam kavum uteri spermatoDoa mengalami proses kapasitasi dengan melepaskan
pembungkus lipoprotein# *engan proses kapasitasi spermatoDoa mempunyai kemampuan untuk
menembus dinding ovum dan terjadi penyatuan inti ovum dan inti spermatoDoa yang disebut
proses konsepsi# SpermatoDoa dalam tubuh wanita dapat hidup selama ;2 jam# Bila suami istri
melakukan senggama 2 kali setiap minggu kehamilan dapat terjadi setiap saat#
Pada intinya dalammetode pantang berkala ini$ penting untuk mengetahui masa subur istri#
5ntuk menetukan masa subur istri dipakai / patokan$ yaitu -
# >vulasi terjadi 0 J 2 hari sebelum haid yang akan datang
2# Sperma dapat hidup dan membuahi dalam 09 jam setelah ejakulasi#
/# >vum dapat hidup 20 jam setelah ovulasi
<adi jika ingin dicegah$ koitus harus dihindari sekurang+kurangnya selama / hari 3;2 jam.$
yaitu 09 jam sebelum ovulasi dan 20 jam esudah ovulasi terjadi#
Cara menen*uan ma#a aman
(etode pantang berkala dikenal 2 sistem$ yaitu menggunakan sistem kalender dan
menggunakan penilaian suhu basal#
# Pantang berkala dengan sistem kalender#
Sistem ini dikenal dengan nama sistem >gino+Knaus$ nama orang yang meneliti
terjadinya ovulasi sekitar 2 sampai 1 hari sebelum menstruasi# Kelemahan sistem ini
sulit menilai menstruasi yang akan datang#
(etode ini memerlukan sistem menstruasi yang teratur sehingga dapat
memperhitungkan masa subur untuk menghindari kehamilan dengan tidak melakukan
hubungan seks# *engan ditemukannya sistem masa subur oleh >gino+Knaus$ metode
pantang berkala makin dikenal masyarakat#
Sistem pantang berkala akan lebih e6ekti6 bila dikombinasikan dengan pemakaian
kondom# Keberhasilan pantang berkala kombinasi dengan kondom mendekati 00I#
(asa subur wanita dapat dihitung dengan melakukan perhitungan minggu subur
sebagai berikut-
(enstruasi wanita teratur antara 21 sampai /0 hari#
(asa subur dapat diperhitungkan$ yaitu menstruasi hari pertama ditambah 2
yang merupakan hari pertama minggu subur dan akhir minggu subur adalah hari
pertama menstruasi ditambah 8#
Puncak minggu subur adalah hari pertama menstruasi ditambah 0#
Sistem pantang berkala dengan kalender mempunyai kegagalan berkisar !I
sampai 20I#
2# Pantang berkala dengan suhu basal#
&elah diketahui bahwa penurunan suhu basal sebanyak 0$! sampai derajat
Aelcius pada hari ke+2 sampai hari / menstruasi$ dimana ovulasi terjadi pada
hari ke+0# Setelah menstruasi suhu akan naik lebih dari suhu basal sehingga
siklus menstruasi yang disertai ovulasi terdapat temperature bi6asik#
Pantang berkala dengan sistem pengukuran suhu basal memerlukan
pengetahuan dan metode pengukuran yang akurat$ sehingga dapat berman6aat#
Kegagalan sistem suhu basal sekitar 0I sampai 20I# Kelemahan sistem pantang
berkala adalah pengukuran suhu basal merepotkan dan tidak akurat$ hanya dapat
digunakan oleh mereka yang terdidik dan hanya berguna pada siklus menstruasi
20 sampai /0 hari#
E/e #am+ing
Pantang yang terlampau lama dapat menimbulkan 6rustasi# Bal ini dapat diatasi dengan
pemakaian kondom atau tablet vagina sewaktu sanggama#
)a0a guna
*aya guna teoritis ialah ! kehamilan per 00 tahun+wanita# *aya guna pemakaian ialah 20+
/0 kehamilan per 00 tahun+wanita#
3.1 K$N)$(
Aara kerja -
Kondom menghalangi masuknya sperma ke dalam vagina$ sehingga pembuahan dapat dicegah#
<enis Kondom -
Pada dasarnya ada 2 jenis kondom$ kondom kulit dan kondom karet# Kondom kulit dibuat dari
usus domba# Kondom karet lebih elastis$ murah$ sehingga lebih banyak dipakai#
*aya 7una -
Secara teoritis kegagalan kondom hanya terjadi jika kondom tersebut robek oleh karena kurang
hati+hati$ pelumas kurang$ atau karena tekanan pada waktu ejakulasi# (enurut &ietDe 3810.
pada pasangan subur yang melakukan koitus 20 kali per tahun$ dan selalu memakai kondom
pada setiap senggama$ akan ditemukan / kehamilan per 00 tahun+wanita#
*alam praktek angka ini lebih tinggi$ !+/1 kehamilan per 00 tahun+wanita# Bal+hal yang
berpengaruh antara lain pemakaian yang tidak teratur$ motivasi$ umur$ paritas$ status sosio
ekonomi$ pendidikan dan sebagainya#
Keuntungan -
Beberapa keuntungan kondom ialah- murah$ mudah didapat 3tidak perlu resep dokter.$ tidak
memrlukan pengawasan$ dan mengurangi kemungkinan penularan penykit kelamin#
)6ek Sampingan -
Pada sejumlah kecil kasus terdapat reaksi alergik terhadap kondom karet#
4ndikasi Kontra -
:lergi terhadap kondom karet#
3.2 $!a* #+erma*i#ida
Spermiside adalah Dat kimia yang dapat melumpuhkan sampai mematikan spermatoDoa yang
digunakan menjelang hubungan seks# Setelah pemasangan sekitar ! sampai 0 menit$ hubungan
seks dapat dilakukan agar spermiside dapat ber6ungsi#
Aara kerja -
Preparat spermatisid terdiri atas 2 komponen$ yaitu bahan kimia yang mematikan sperma
3nonil6enoksi polietanol.$ dan medium yang dipakai berupa tablet busa$ krim atau agar# &ablet
busa atau agar diletakkan dalam vagina$ dekat serviks# 7erakan+gerakan senggama akan
menyebarkan busa meliputi serviks$ sehingga secara mekanis menutupi ostium uteri eksternum
dan mencegah masuknya sperma ke dalam kanalis servikalis#
)6ekti6itas -
*aya guna teoritis ialah / kehamilan per 00 tahun+wanita# *aya guna pemakaian ialah /0
kehamilan per 00 tahun wanita# Perbedaan yang tinggi ini disebabkan oleh seringnya terjadi
kesalahan dalam praktek$ misalnya krim atau agar yang dipakai tidak cukup banyak$ pembilasan
vagina dalam 1+9 jam sesudah senggama$ dan sebagainya#
Kekurangan -
Kekurangan spermiside adalah-
# (erepotkan menjelang hubungan senggama#
2# Nilai kepuasan berkurang#
/# *apat menimbulkan iritasi atau alergi#
0# Kejadian hamil tinggi sekitar /0I sampai /!I karena pemasangan tidak sempurna atau
terlalu cepat melakukan senggama#
Selain itu metode spermaside sulit dipergunakan secara masal dan hanya dapat diajarkan
pada kalangan terbatas yang mempunyai pendidikan#
)6ek Sampingan -
)6ek sampingan$ walaupun jarang$ berupa reaksi alergik# *isamping itu$ preparat spermatisid
mempunyai rasa tidak enak#
Gam!ar #+erma*i#ida
3.3 )ia/ragma
:lat kontrasepsi intravaginal banyak digunakan khususnya oleh para wanita yang
tidak cocok untuk menggunakan preparat kontrasepsi oral atau kontrasepsi dalam
rahim 345*. atau oleh wanita yang memerlukan proteksi sementara#
<enis dia6ragma -
=lat spring 36lat metal band.
Aoil spring 3coiled wire.
:rching spring 3Kombinasi metal spring.
#
*ia6ragma vagina terdiri dari kubah karet sirkuler 3bulat cembung. dengan
berbagai ukuran yang diperkuat oleh cincin logam melingkar# *ia6ragma terbuat dari
lateks 3karet. yang diinsersikan kedalam vagina sebelum berhubungan seksual dan
menutup serviks#
Aara kerja -
:lat ini bekerja dengan memberikan rintangan atau menghalangi penetrasi
sperma disamping mempunyai kerja spermisida secara kimiawi#
(enahan sperma agar tidak mendapat akses mencapai saluran alat reproduksi
bagian atas 3uterus dan tuba 6alopii. dan sebagai alat spermisida# *ia6ragma sudah
lama digunakan sebagai alat kontrasepsi bersama dengan pemakaian jeli atau krim
spermisida#
Spermisida dioleskan pada permukaan superior sepanjang bingkai dan pada
bagian tengah dia6ragma# :lat tersebut kemudian dimasukan kedalam vagina
sedemikian rupa sehingga serviks$ 6orniks vagina dan dinding anterior vagina secara
e6ekti6 terpisah dari bagian vagina lainnya dan penis# Pada saat yang sama spermisida
yang dioleskan pada bagian tengah dia6ragma akan menempel pada serviks oleh
tekanan dia6ragma tersebut# Kalau alat ini dipasang tepat didalam vagina$ bingkai
dia6ragma akan terjepit disebelah superior didalam 6orniks vagina posterior dan
disebelah in6erior bingkainya akan berdekatan dengan permukaan dalam sim6isis dan
terletak tepat dibawah uretra# <ika ukurannya terlalu kecil$ dia6ragma ini tidak akan
terpasang pada tempatnya$ jika terlalu besar$ dia6ragma bisa menimbulkan rasa sakit
ketika dipaksakan untuk menempati posisinya# Sistokel atau prolapsus uteri sangat
mengakibatkan ketidakstabilan dan mengakibatkan ekspulsi dia6ragma# ,ariabel
ukuran dan kelenturan cicin logam yang menjadi bingkai tertera dengan jelas#
Aara pakai *ia6ragma-
*i6ragma dan spermasida dimasukkkan beberapa jam sebelum sanggama$ tetapi
bila sudah dimasukkan lebih 2 jam$ penambahan spermisida harus diberikan pada
vagian bagian atas untuk memberikan perlindungan yang maksimal dan kemudian
dilakukan pengolesan ulang sebelum kontak seksual selanjutnya#
Aara Penggunaan -
7unakan dia6ragma setiap kali melakukan hubungan seksual
Pertama kosongkan kandung kemih dan cuci tangan
Pastikan dia6ragma tidak berlubang 3tes dengan mengisi dia6ragma dengan air$ atau
melihat menembus cahaya#.
>leskan sedikit spermisida krim atau jelli pada dia6ragma 3untuk memudahkan
pemasangan tambahkan krim atau jelli$ remas bersamaan dengan pinggirannya#.
Posisi saat pemasangan dia6ragma -
Satu kaki diangkat keatas kursi atau dudukan toilet# Sambil berbaring#
Sambil jongkok# Cebarkan kedua bibir vagina# (asukan dia6ragma kedalam vagina
jauh ke belakang$ dorong bagian depan pinggiran ke atas dibalik tulang
pubis#(asukan jari ke dalam vagina sampai menyentuh serviks$ sarungkan kuretnya
dan pastikan serviks telah terlindungi#
*iag6ragma dipasang di ,agina sampai 1 jam sebelum hubungan seksual# <ika
hubungan seksual berlangsung diatas 1 jam setelah pemasangan$ tambahkan
spermisida ke dalam vagina# *ia6ragma berada didalam vagina paling tidak 1 jam
setelah terlaksananya hubungan seksual# <angan tinggalkan dia6ragma didalam
vagina lebih dari 20 jam sebelum diangkat 3tidak dianjurkan mencuci vagina setiap
waktu$ pencucian vagina bisa dilakukan setelah ditunda 1 jam sesudah hubungan
seksual.#
(engangkat dan mencabut dia6ragma$ dengan menggunakan jari telunjuk dan
tengah#
Auci dengan sabun dan air$ keringkan sebelum disimpan kembali#
)6ekti6itas
)6ektivitas sedang 3bila digunakan dengan spermisida angka kegagalan 1 + 9
kehamilan per 00 perempuan per tahun pertama.
Keberhasilan sebagai kontrasepsi bergantung pada kepatuhan mengikuti cara
penggunaan#(otivasi diperlukan berkesinambungan dengan menggunakannya setiap
berhubungan seksual#
)6ek samping -
)6ek samping yang pernah dilaporkan adalah sindroma syok toksik sesudah
pemakaian dia6ragma 3:lcid 892. maka dianjurkan tindakan pelepasan dia6ragma
setelah dipasang selama 1 jam untuk mengurangi kemungkinan terjadinya peristiwa
itu#
3.4 K$N%RASEPSI 5$R($NAL
Sejarah penemuan kontrasepsi hormonal berjalan panjang$ mulai dari 98; ketika Beard
menduga bahwa korpus luteum dapat menghambat terjadinya ovulasi# =ellmer pada tahun 82
mempelajari pengaruh korpus luteum terhadap mamae dan uterus# (oore dan Price mengetahui
6ungsi kelenjar hipo6isis dan estrogen serta progesterone dapat memberikan rangsangan balik#
Aor%uodale$ &hayer dan *oisy antara tahun 8/0 sampai 8/1 mengisolasi estrogen dan
progesterone#
Caboratorium SynteK pada tahun 8!1 menemukan progesteron sintesis dengan nama
Norethisterone# Pada tahun 810 2ock$ Pincus$ dan 7arcia mencoba progesterone sebagai
kontrasepsi oral dengan hasil yang memuaskan# Pada tahun 81/ 7oldDieher membuat pil KB
oral sekuensial# Pada perkembangan dan percobaan selanjutnya telah dibuat berbagai pil KB
dengan tujuan meningkatkan e6ektivitas$ mengurangi e6ek samping$ dan meminimalkan keluhan
peserta KB#
Kontrasepsi harmonal pertama kali diperkenalkan tahun 810$ kontrasepsi hormonal
merupakan perkembangan dari metoda tradisional sebelumnya# Pengaruh korpus luteum
menghambat ovulasi sudah diketahui pada awal abad ke 20# Pada tahun 82 Baberlant
melakukan transplantasi ovarium binatang percobaan yang sedang hamil kepada binatang lain
dan menemukan kemandulan sementara pada binatang penerima tranplantasi#
Pada tahun 8/0 :llen dapat mengisolasi progesteron$ Bickenbach dan (assenbach
menemukan progesteron$ testosteron dan estrogen dapat menghambat ovulasi# Pada tahun 8!0
Pincus $Ahang dan 2ock menemukan pemberian progesteron peroral pada hari ke ! sampai ke 2!
siklus haid dapat menghambat ovulasi#
Sampai tahun 891 laporan dari departemen kesehatan :S kepada =ood dan *rug
:dministrasi 3=*:. - belum banyak orang memakai harmonal ini dengan sukarela kecuali untuk
pengendalian penyakit# Pada tahun 899$ 0$; juta wanita+wanita di :merika Serikat
menggunakan salah satu dari variasi dari kontrasepsi oral tersedia untuk pengendalian kesuburan
3(osher dan Pratt 880.#
3.4.1 (eani#me Kerja K"n*ra#e+#i 5"rm"nal
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi hormonal telah mempelajari bahwa
estrogen dan progesterone memberikan umpan balik terhadap kelenjar hipo6isis melalui
hipotalamus sehingga terjadi hambatan terhadap perkembangan 6olikel dan proses ovulasi#
(elalui hipotalamus dan hipo6isis$ estrogen dapat menghambat pengeluaran follicle
"timulating hormone 3=SB. sehingga perkembangan dan kematangan 6olikel de 7raa6 tidak
terjadi# *i samping itu progesterone dapat menghambat pengeluaran hormone luteiniDing 3CB.#
)strogen mempercepat peristaltik tuba sehingga hasil konsepsi mencapai uterus+endometrium
yang belum siap untuk menerima implantasi#
=ungsi komponen progesterone-
# 2angsangan balik ke hipotalamus dan hipo6isis$ sehingga pengeluaran CB tidak terjadi dan
menghambat ovulasi#
2# Progesteron mengubah endometrium$ sehingga kapasitasi spermatoDoa tidak berlangsung#
/# (engentalkan lendir serviks sehingga sulit ditembus spermatoDoa#
0# (enghambat peristaltic tuba$ menyulitkan konsepsi#
!# (enghindari implantasi$ melalui perubahan struktur endometrium#
Kerja kontrasepsi estrogen + progesterone menimbulkan berbagai e6ek pengobatan$ tetapi
e6ek paling utama adalah untuk mencegah ovulasi dengan menekan hypothalamic relea"ing
factor# Penekanan pituitary untuk mengeluarkan 6ollicle+stimulating hormon 3=SB. dan
luteniDing hormon 3CB.#
Progestin menyebabkan mukus jadi kental$ mukus servikal yang menghalangi trasportasi
sperma$ kapasitasi sperma juga dihambat$ kapasitasi diperlukan oleh sperma untuk membuahi sel
telur dan menembus rintangan disekeliling ovum# Sama dengan esterogen$ progestins juga
menimbulkan suatu endometrium yang kurang baik untuk implantasi blastocyst# Progestin juga
dapat menghalangi ovulasi dengan penekanan gonadotropins#
1.2.1. 6arma"dinami
Penggunaan kontrasepsi hormonal terus menerus terutama jangka waktu lama dapat
menyebabkan perubahan pada organ kelamin-
$7arium- 6ungsi ovarium relati6 menurun terutama pemakaian jangka panjang$
pertumbuhan 6olikel dan korpus luteum terganggu$ sekresi hormon endogen menurun#
Perubahan ini biasanya akan menghilang bila penggunaan obat dihentikan#
U*eru# - Pemberian progestin jangka panjang dapat menyebabkan atropi endometrium
sedang estrogen menyebabkan hipertropi# Perubahan ini bers6ai reversibel# Perubahan
mor6ologi ini disebabkan oleh adanya perubahan biokimiawi dan enDimatik yang
komplek$ akibatnya terjadi perubahan metabolisme#
%u!a- Penelitian pada hewan menyimpulkan bahwa hormon steroid pada kontrasepsi
dapat menyebabkan perubahan aktivitas 6isiologik tuba$ e6ek ini pada manusia sangat
sedikit#
Ser7i# 8 Pengaruh progestin mukus akan menjadi kental$ keruh dan jumlahnya
berkurang#
Kelenjer +a0udara - Progestin tidak mempengaruhi laktasi sedang estrogen
menghambat laktasi#
1.2.2. E/e Pr"ge#*in *erhada+ (e*a!"li
E/e Kimia E/e Klini
Protein 3+. 3+.
Karbohidrat
Plasma insulin meningkat 3+.
&oleransi glukosa menurun 3+.
Cemak
Kolesterol menurun 3+.
&rigliserid menurun 3+.
B*C kolesterol menurun meningkatkan A,*
C*C kolesterol meningkat meningkatkan A,*
Cain - Nitrogen retensi meningkat meningkatkan berat badan
Kulit meningkatkan jerawat
ANS nervous$ depresi
)ndometrium 3+. perdarahan
Kontrasepsi oral digunakan paling sering terdiri dari suatu kombinasi estrogen dan
progestational agen yang diberikan tiap hari selama / minggu dan kosong minggu$ selama
terjadi perdarahan haid secara normal#
Progestin oral saja tanpa esterogen disebut sebagai mini+pil$ dosis kecil hanya
mengandung 0$! mg atau kurang# Pil mini diminum tiap hari$ juga waktu haid# Preparat
progestin oral saja diperkirakan bekerja dengan mengganggu 6ertilitas tanpa harus
menghambat ovulasi#
1.2.3. K"n*ra#e+#i 5"rm"nal Pil
Kontrasepsi hormonal pil telah mengalami penelitian panjang$ sehingga sebagian besar
wanita dapat menerima tanpa kesulitan$ dengan patokan menstruasi normal serta durasi antara 0
sampai 1 hari$ masih terdapat patokan menstrausi wanita-
# ?anita tergolong durasi menstruasi kurang dari 0 hari$ memerlukan pil KB dengan e6ek
estrogen tinggi#
2# ?anita dengan durasi menstruasi lebih dari 1 hari memerlukan pil KB dengan e6ek
estrogen yang sangat rendah#
Berbagai pabrik 6armasi telah memasarkan pil KB dengan kelebihan dan kekurangannya$
sehingga dapat memilih sesuai keberadaan wanita itu# Pada setiap pil terdapat perbandingan
kekuatan estrogenik 3lebih dominan estrogen. atau progesterogenik 3dominan progesterone.$
melalui penilaian siklus menstruasi#
:da ! jenis menurut isi hormonnya -
# estrogen saja
2# estrogen dan progesteron kombinasi $ estrogen yang menonjol
/# estrogen progesteron seimbang
0# kombinasi$ progesteron lebih menonjol
!# progesteron saja
Berdasarkan jumlah tablet dalam pil $ ada yang berisi 20$ 2$ 2$ dan 29 pil#
<enis yang beredar di indonesia adalah pil kombinasi#
Cara erja E#*r"gen dalam +il
)strogen berkhasiat mempengaruhi ovulasi$ perjalanan ovum atau implantasi# >vulasi
dihambat melalui pengaruh estrogen terhadap hipotalamus dan selanjutnya menghambat =SB
dan CB# >vulasi tidak selalu dihambat oleh pil kombinasi yang mengandung estrogen !0
mikrogram atau kurang# Kalaupun daya guna preparat ini tinggi$ hal itu adalah pengaruh
progesteron di samping estrogen#
4mplantasi telur yang sudah dibuahi dihambat oleh estrogen dosis tinggi 3dietilstilbestrol$
etinil estradiol. yang diberikan pada pertengahan siklus haid# <arak antar konsepsi dan implantasi
adalah 1 hari# Biopsi endometrium yang dilakukan sesudah pemberian estrogen dosis tinggi
pasca konsepsi menunjukkan e6ek antiprogresteron$ yang dapat menghambat implantasi#
Perjalanan ovum dpercepat dengan pemberian estrogen pasca konsepsi#
Cara erja +r"ge#*er"n dalam +il
=ungsi progesteron adalah menyiapkan endometrium untuk implantasi dan mempertahankan
kehamilan# Beberapa khasiat progesteron dalam kontrasepsi adalah -
Cendir servik menjadi lebih pekat$ sehingga penetrasi sperma jadi lebih sulit
Kapasitasi sperma dihambat oleh progesteron#
(enghambat perjalanan ovum dalam tuba sebelum konsepsi#
(enghambat implantasi sebelum ovulasi
(enghambat ovulasi pada poros hipo6isis+hipotalamus#
Pil K"m!ina#i
:dalah pil yang berisi estrogen dan progesteron
<enis -
+ (ono6asik - tersedia dalam kemasan 2 tablet$ mengandung hormon akti6 estrogen @
progestin dalam dosis yang sama dan ; tablet tanpa hormon akti6
+ Bi6asik - 2 tablet$ mengandung hormon )@P dengan dua dosis yang berbeda$ dengan ;
tablet tanpa hormon
+ &ri6asik - 2 tablet $ (engandung hormon )@P dengan / dosis $ dan ; tablet tanpa hormon
akti6#
Berikut ini adalah berbagai nama paten pil KB yang dipasarkan-
Progesteron Kuat )strogen Cemah
:noviar
7ynoviar
Norlestrine
:nacycline
>vosta
)ugynon
Norinyl
(icrogynon 10 )*
(icrogynon /0 )*
>vulen
,olidan
Cyndiol
Noracycline
LMAonovid )
Previson
>rtho novum
Nuvacim
Si6at khas kontrasepsi hormonal adalah sebagai berikut-
a# Komponen estrogen menyebabkan mudah tersinggung$ tegang$ retensi air dan garam$ berat
badan bertambah$ menimbulkan nyeri kepala$ perdarahan banyak saat menstruasi$
meningkatkan pengeluaran leukorea$ menimbulkan perlunakan serviks#
b# Komponen progesterone menyebabkan payudara tegang$ akne 3kukulan.$ kulit dan rambut
kering$ menstruasi berkurang$ kaki dan tangan sering kram$ liang senggama kering#
Keuntungan memakai pil KB-
a# Bila minum pil sesuai dengan aturan dijamin berhasil 00I#
b# *apat dipakai pengobatan beberapa masalah-
Ketegangan menjelang menstruasi
Perdarahan menstruasi yang tidak teratur
Nyeri saat menstruasi
Pengobatan pasangan mandul
c# Pengobatan penyakit endometriosis#
d# *apat meningkatkan libido#
Kerugian memakai pil KB-
a# Barus minum pil secara teratur
b# *alam waktu panjang menekan 6ungsi ovarium
c# Penyulit ringan-
Berat badan bertambah
2ambut rontok
&umbuh akne
(ual sampai muntah
d# (empengaruhi 6ungsi hati dan ginjal
(acam+macam pil KBH berbagai pabrik 6armasi mengeluarkan pil KB sebagai berikut-
a# Pil kombinasi- sejak semula telah terdapat kombinasi komponen progesterone @ estrogen#
b# Pil sekuensial-
Pil ini mengandung komponen yang disesuaikan dengan sistem hormonal tubuh#
2 pil pertama hanya mengandung estrogen
Pil ketigabelas dan seterusnya merupakan kombinasi#
c# Progesteron- hanya mengandung progesterone dipergunakan ibu postpartum#
d# *B +A,-,A. /ormonal0 digunakan segera setelah hubungan seks#
Sistem kemasan pilH Sistem kemasan pil KB diatur dengan sistem 29 dan sistem 22@2-
a# Sistem 29- peserta KB pil terus minum pil tanpa pernah berhenti#
b# Sistem 22@2- peserta KB pil berhenti minum pil selama ; sampai 9 hari dengan mendapat
kesempatan menstruasi#
5ntuk memudahkan masyarakat$ pil KB sistem 29 lebih banyak dipergunakan karena mudah
memberikan penerangan$ terutama bagi mereka dengan pendidikan rendah#
Petunjuk pemakaian pil KB-
Peserta KB pil merupakan peserta terbesar$ dengan diharapkan keberhasilan yang tinggi# 5ntuk
mencapai hasil yang baik$ petunjuk tentang pemakaian KB pil perlu diterangkan#
# (inumlah pil KB dengan teratur#
2# Bila lupa$ maka pil KB yang harus diminum menjadi 2 buah#
/# Bila perdarahan$ tidak memerlukan perhatian karena belum beradaptasi#
0# 7angguan ringan dalam bentuk- mual+muntah$ sebaiknya diatasi#
Bila komplikasi yang berat dalam bentuk perdarahan dan mual+muntah berlebihan$ penderita
harus dilakukan konsultasi atau dirujuk ke rumah sakit#
Pedoman untuk memberikan pil KB adalah sebagai berikut-
# Pada postpartum dapat mulai dengan eKpluton yang mengandung komponen progesterone#
&idak mengganggu pengeluaran :S4
)6ekti6 sampai laktasi dihentikan#
Kesulitan dapat timbul- perdarahan spotting$ tidak mendapat menstruasi
berkepanjangan
2# Post abortus atau hari kelima menstruasi
*apat dipakai pil KB sistem sekuensial atau sistem kombinasi
/# 7anti cara pemakaian pil KB
Segera dapat mulai minum pil KB
*apat dipakai kombinasi atau sekuensial
*apat terjadi perubahan siklus menstruasi
*i negara maju pil KB banyak menimbulkan penyulit gangguan pembekuan darah dan
kemungkinan degenerasi ganas# *alam mencanangkan pil KB$ kartu peserta KB telah berisi
keadaan$ di mana pil KB tidak dianjurkan pada penyakit tromboplebitis$ terdapat keganasan
mamae atau organ lainnya$ dan pada kehamilan#
*i samping itu pada beberapa penyakit pemakaian pil KB tidak dianjurkan seperti
penyakit hati$ penyakit kencing manis$ penyakit gangguan mental$ dan perdarahan yang tidak
jelas# Pil KB merupakan metode KB yang paling banyak digunakan karena itu perlu dipahami#
2.2.3. Sun*ian KB
(etode suntikan KB telah menjadi bagian gerakan keluarga berencana nasional serta
peminatnya makin bertambah# &ingginya minat pemakai suntikan KB oleh karena aman$
sederhana$ e6ekti6$ tidak menimbulkan gangguan dan dapat dipakai pada pasca persalinan#
*ua 6armasi menemukan suntikan KB hampir bersamaan-
# 5pjohn company 38!9.
a# *epo provera yang mengandung medroKyprogesteron acetat !0 mgr#
b# Ayclo6em yang mengandung medroKyprogesteron acetat !0 mgr dan komponen
estrogen#
2# Schering :7 38!;.
Norigest 200 mgr yang merupakan derivate testosterone
(ekanisme kerja komponen progestron atau derivat testosterone adalah-
(enghalangi pengeluaran =SB dan CB sehingga tidak terjadi pelepasan ovum#
(engentalkan lender serviks$ sehingga sulit ditembus spermatoDoa#
Perubahan peristaltic tuba 6alopii$ sehingga konsepsi dihambat#
(engubah suasana endometrium$ sehingga tidak sempurna untuk implantasi hasil
konsepsi#
Keuntungan suntikan KB-
Pemberiannya sederhana setiap 9 sampai 2 minggu#
&ingkat e6ekti6itasnya tinggi#
Bubungan seks dengan suntikan KB bebas#
Pengawasan medis yang ringan
*apat dipakai+diberikan pasca persalinan$ pasca keguguran$ dan pasca menstruasi
&idak mengganggu pengeluaran laktasi dan tumbuh kembang bayi#
Suntikan KB Ayclo6em diberikan setiap bulan dan peserta KB akan mendapatkan
menstruasi
Kerugian suntikan KB-
Perdarahan yang tidak menentu
&erjadi amenorea 3tidak datang bulan. berkepanjangan
(asih terjadi kemungkinan hamil#
)6ek Samping suntik KB-
Perdarahan ireguler
)6ek samping utama adalah gangguan siklus menstrusi$ / bulan pertama setelah injeksi
kira+kira /0 I terjadi perdarahan irregular dan spoting terjadi hari setiap bulan#
Perdarahan biasanya sedikit tidak menimbulkan anemia$ Setelah 2 tahun wanita dapat
*(P: ;0 I terjadi amenorhea#
Peru!ahan !era* !adan
Cima penelitian cross sectional pemakai *(P: mengalami kelebihan berat badan
dibanding gruop yang tidak menggunakan kontrasepsi harmonal# Penelitian
longitudinal mengasilkan kenaikan berat badan $! E 0 kg setelah tahun pertama
pemakaian *(P:#
Gangguan m""d
&erjadi perubahan mood dan depresi merupakan e6ek samping *(P:# Perubahan
mood dan depresi terjadi pada ! I pengguna *(P:#
Sai* e+ala
Sakit kepala banyak dilaporkan pada pemakai *(P:# Belum ada penelitian
perbadingan antara pemakai *(P: dengan tidak pemakai# Selain itu sakit kepala
migran bukan merupakan kontraindikasi muntlak penggunaan *(P:#
)6ek yang potensial merugikan pada pemakaian progestin terhadap konsentrasi
lipoprotein serum$ juga menjadi permasalahan serius 3Bradley$8;9.# <elas$ semua e6ek yang
merugikan ini harus dijelaskan pada wanita yang akan menggunakannya dan kesepakatan
tertulis harus didapatkan dari wanita pemakai preparat kontrasepsi tersebut# Banya
sayangnya$ wanita yang cocok dengan pemakai preparat kontrasepsi semacam itu mungkin
tidak dapat memahami permasalahan potensial ini#
Preparat mendroksiprogesteron asetat 3*epo+Provera. telah digunakan secara luas
untuk kontrasepsi pada beberapa negara$ termasuk 4ndonesia$ *iperkirakan bahwa juta
orang wanita diseluruh dunia yang bergantung pada suntikan progestin untuk
kontrasepsi#Kerjanya lama$ e6ekti6 dibandingkan dengan pil$ satu tahun diberikan 0+1 kali
injeksi# *epo+Provera baru disetujui pemakaiannya di :merika Serikat tahun# 2esiko untuk
kanker payudara masih dipertentangkan# Skegg 388!. mengumpulkan hasil penelitian case
kontrol dari New Nealand dan ?B> tehadap 900 wanita kanker payudara dan 000
kontrol$ dalam ! tahun penggunaan$ tidak ada peningkatan resiko# Kegaganasan servikal dan
hepar tidak tampak meningkat$ resiko kanker ovarium dan endometrium menurun pada
pemakai kontrasepsi injeksi ini
Suntikan KB diberikan pasca persalinanH yaitu segera ketika masih di rumah sakit dan
jadwal suntikan berikutnya$ pasca+abortusH yaitu segera setelah perawatan$ dan jadwal waktu
suntikan diperhitungkan$ intervalH yaitu hari kelima menstruasi dan jadwal waktu diperhitungkan#
<adwal waktu suntikan berikutnya diperhitungkan dengan pedoman-
# *epoprovera - interval 2 minggu
2# Norigest - interval 9 minggu
/# Ayclo6em - interval 0 minggu
*engan pedoman tersebut kepada peserta KB dapat memperhitungkan kedatangannya
dengan tenggang waktu yang cukup jelas# Suntikan KB cyclo6em merupakan suntikan KB masa
depan$ karena mempunyai keuntungan-
# *iberikan setiap 0 minggu
2# Pemberian suntikan cyclo6em mendapat menstruasi
/# Pemberian aman$ e6ekti6$ dan relative mudah#
2.2... Su#u KB ,N"r+lan* a*au Im+lan*-
Susuk KB yang diperkenalkan di 4ndonesia sejak 892 dapat diterima masyarakat
sehingga 4ndonesia merupakan Negara terbesar memakai norplant# Susuk KB disebut alat KB
bawah kulit 3:KBK.# Kini sedang diuji coba susuk KB satu kapsul yang disebut implanon#
Kimia -
7ambar # Struktur Kimia Norplant
7ambar 2# Bentuk Susuk KB
Pada tahun 892 telah dipasang Norplant di rumah sakit sebanyak 0#000# &ahun 89;
telah ditingkatkan tempat pemasangan Norplant dengan program e1tended field trial dengan
jumlah /0#000 wanita# Pemasangan norplant makin lama makin meningkat dengan alas an
pemasangan sederhana$ pemakaian selama lima tahun$ dan komplikasi tidak terlalu tinggi#
Pemasangan norplant 3susuk KB. sederhana dan dapat diajarkan$ tetapi masalah
mencabut susuk KB memerlukan perhatian karena sulit dicari metode yang mudah$ murah$ dan
amanH jumlah yang memerlukan pelayanan pencabutan makin besarH dan dijumpai penyulit dan
komplikasi saat mencabut#
&eknik pemasangan susuk KB- adalah dipasang pada lengan kiri atas dan pemasangan
seperti kipas mekar dengan 1 kapsulH
2ekayasa tempat pemasangan dengan tepat seperti kipas terbuka
&empat pemasangan di lengan kiri atas$ dipatirasa dengan lidokain 2I
*ibuat insisi kecil$ sehingga trokar dapat masuk#
&rokar ditusukkan subkutan sampai batasnya#
Kapsul dimasukkan ke dalam trokar$ dan didorong dengan alat pedorong sampai terasa
tertahan#
5ntuk menempatkan kapsul$ trokar ditarik keluar#
5ntuk meyakinkan bahwa kapsul telah ditempatnya$ alat pendorong dimasukkan sampai
terasa tidak ada tahanan
Setelah 1 kapsul dipasang$ bekas insisi ditutup dengan tensoplast 3band aid.#
(ekanisme kerja susuk KBH setiap kapsul susuk KB mengandung /1 mgr Cevonorgestrel
yang akan dikeluarkan setip harinya sebanyak 90 mcg# Konsep mekanisme kerjanya sebagai
progesterone yang dapat mengahalangi pengeluaran CB sehingga tidak terjadi ovulasi$
mengentalkan lender serviks dan menghalangi migrasi spermatoDoa$ dan menyebabkan situasi
endometrium tidak siap menjadi tempat nidasi#
Keuntungan metode susuk Kb adalah-
# *ipasang selama lima tahun
2# Kontrol medis ringan
/# *apat dilayani di daerah pedesaan
0# Penyulit medis tidak terlalu tinggi
!# Biaya ringan
Kerugian metode susuk KB-
# (enimbulkan gangguan menstruasi$ yaitu tidak mendapat menstruasi dan terjadi
perdarahan yang tidak teratur#
2# Berat badan bertambah
/# (enimbulkan akne$ ketegangan payudara
0# Ciang senggama terasa kering#
Keinginan peserta KB untuk mencabut susuk KB dengan alasan ingin punya anak lagi
dan terjadi perdarahan atau gangguan menstruasi# 4ndonesia yang merupakan Negara terbesar
pemakai susuk KB menghadapi kendala dalam mencabut sebanyak /00#000 sampai 000#000
susuk KB setiap tahunnya# Pada pertemuan teknologi kontrasepsi di Aisarua$ Bogor$ 0 =ebruari
88/$ banyak kendala dijumpai saat pencabutan sebagai berikut-
# Kendala teknis pencabutan
Pemasangan terlalu dalam 0;$!I
Pemasangan susuk KB tidak teratur 0;$0I
Pemasangan yang berjauhan !$I
2# Komplikasi 3penyulit.
Perdarahan dan hematoma 20I
4n6eksi !I
&idak semua susuk KB dapat dikeluarkan 2I
/# Biaya untuk mencabut susuk KB besar
)6ekti6itas -
&inggi$ bisa menyamai kontap bila digunakan setiap hari $ kehamilan per 00
perempuan dalam tahum pertama pemakaian #
Aara Pemakaian -
Pil diminum tiap hari selama / minggu$ diikuti selama satu minggu dengan plasebo
dimana pada saat perdarahan surut akan terjadi#
Pil pertama diminum pada hari kelima siklus haid# Pada pasca persalinan$ pil mulai
dimakan sesudah bayi berumur /0+00 hari$ sedangkan pasca keguguran +2 minggu pasca
kejadian# 5sahakan minum pil pada waktu yang sama$ seperti sehabis makan malam pada
tiap harinya# &iap pagi dilakukan kontrol apakah pil tadi malam sudah diminum# <ika lupa
pil$ minumlah segera disaat ingat# <ika lupa 2 pil berturut+turut$ minum 2 pil segera ketika
ingat dan 2 pil lagi pada waktu biasanya pada hari berikut# Pada keadaan in mungkin terjadi
spotting# <ika lupa / pil$ kemungkinan hamil menjadi besar#
Kontraindikasi -
(enyusui ekslusi6$ perdarahan pervaginam yang tiak tau penyebabnya$ hepatitis$ perokok
usia #/! tahun$ 2iwayat trombo6lebitis atau trombo6lebitis$ kelainan serebrovaskular$
keganasan pada payudara dan alat reproduksi$ kehamilan dan varises berat$ epilepsi#
)6ek samping ringan
Pertambahan berat badan$ perdarahan diluar daur haid$ enek$ depresi$ alopesia$ melasma$
kandidiasis$ amenorea pascapil$ retensi cairan$ dan keluhan gastrointestinal# )6ek samping ini
akan hilang dan berkurang dengan sendirinya#
)6ek samping berat
&romboemboli$ yang mungkin terjadi karena peningkatan aktivitas 6aktor+6aktor pembekuan$
atau mungkin juga pengaruh vaskuler secara langsung#
Pil *ri/a#i
*iminum dalam / 6ase siklus haid dengan dosisi yang berbeda+beda $ untuk setiap 6ase berbeda
warnanya -
+ 1 tablet coklat berisi levonorgestrol !0 mikrogr dan etinil estradiol /0 mikrigr
+ ! tablet warna putih berisi levoorgestrel ;! mikrogr dan etinil estriol 00 mikrogr
+ 0 tablet warna kuning berisi levonorgestrel 2! mikrogr dan etinil estradiol /0 mikrogr
(ulai diminum pada hari ke ! haidsetiap hari $ di 4ndonesia contohnya - &rinordiol dan tri%ilar
Pil (ini
&erdiri dari progesteron saja dalam dosisi rendah 0$! mg dan diberikan setiap hari terus
menerus# Pencegahan kehamilan mungkin karena pengaruh terhadap motilitas tuba$ korpus
luteum$ endometrium dan lendir serviks serta pencegahan ovulasi# angka kegagalan agak tinggi
)6ek sampingnya adalah perdarahan tidak teratur dan spotting#
Aocok untuk ibu hamil yang ingin pil kb$ tidak menurunkan produksi :S4#
Pil +agi ,A/*er m"rning Pill# -
Berisi estrogen tinggi yang dimakan pagi hari pasca coitus# Biasanya diberikan untuk
mencegah kehamilan pada perkosaan$ kondom koyak atau bocor# Pilnya adala lynoral mg
pertablet dan stilbesterol 2! dan !0 mg# (enurut haspels 20 E 09 jam setelah koitus dapat
diberikan /+! mg lynoral tiap hari selama ! hari#
)6ek samping - mual dan muntah
Kontrasepsi suntik
Kontrasepsi suntikan di 4ndonesia merupakan satu kontrasepsi yang populer#
Keuntungan pada preparat suntikan medroksiprogesteron asetat 3*epo+Provera. adalah
kee6ekti6an kontrasepsinya yang membanding dengan preparat kontrasepsi oral kombinasi$
kerjanya yang berlangsung lama 3long acting proge"tin . dengan penyuntikan yang
diperlukan hanya sebanyak dua hingga empat kali setahun$ dan laktasi yang cenderung
tidak terganggu#
Sediaan Noretisteron enatat 3N)&)N. dengan nama dagang Noristrat dan
*epomedroksi progesterone asetat 3*(P:. dengan nama dagang *epoprovera#
*osis suntikan medroksiprogesteron asetat 3!0 mg setiap / bulan.$ noretindron enantat 200
mg setiap 9 minggu didaerah gluteus#
'ang banyak digunakan - *epo provera
)e+"9+r"7era
Berisi *epo medroksi Progesteron asetat 3*(P:. yang diinjeksi 4#( sekali / bulan
Aara kerja -
menghalangi ovulasi dengan menekan pembentukan CB2= dan =SB2= $ mengentalkan lendir
serviks$ perubahan endometrium#
Aara pemberian -
+ Suntik hari ke /+! postpartum atau sesudah :S4 diproduksi atau 1+9 minggu pasca persalinan
asal dipastikan ibu tidak hamil dan belum koitus#
+ segera setelah abortus 3kuretase. atau /0 hari pasca abortus#
+ dalam masa interval diberikan pada hari +! haid
)6ekti6itas -
&inggi 0$+0$0 per 00 perempuan selama tahum pertama$ kesuburan dapat kembali setelah
beberapa lama
)6ek samping -
:menorea $ spotting$ menorragia$ mual$ penambahan berat badan penurunan libido
Im+lan*
4mplant adalah kapsule polydimethylsiloKane yang dibuat dari 3Silastic. berisi
levonorgestrel digunakan sebagai kontrasepsi dipakai secara subdermal#
4mplant yang beredar di pasaran adalah norplant$ yang terdiri dari enam kapsul berukuran
sebatang korek api dan masing+masing mengandung /1 mg levonorgestrel#
Norplan telah dikembangkan dan dipatenkan oleh &he Population Aouncil :merika
Serikat sebagai Norplant# disetujui oleh =*: tahun 880$ dan dipasarkan mulai tahun 88#
Seperti dengan semua alat "teroid Sila"tic$ tingkat pelepasan steroid berbanding lurus dengan
area permukaan kapsule$ sedangkan jangka waktu pemakaian tergantung jumlah steroid di dalam
kapsul itu# 5ntuk menghasilkan tingkat e6ekti6 norgestrel dalam darah$ diperlukan enam kapsule
(ekanisme kerja
# (enekan ovulasiH lebih dari 90I pemakai norplant pada tahun+tahun pertama tidak
mengalami ovulasi#
2# (embuat getah serviks menjadi kental#
/# (embuat endometrium tidak siap menerima kehamilan#
)6ekti6itas
(erupakan kontrasepsi dengan daya guna yang tinggi$ angka kegagalannya 0$/ per
seratus tahun+wanita#
*apat memberi perlindungan terhadap kehamilan selama ! tahun # =ertilitas dapat
kembali segera setelah implant dicabut#
)6ek samping
7angguan siklus haid terutama /+ 1bulan pertama$berupa perdarahan tidak teratur$ lebih
panjang$ perdarahan bercak$ dan amenorea# Sebagian besar penghentian pemakaian kontrasepsi
progestin disebabkan gangguan pola perdarahan#
Bisa juga timbul peningkatan Berat badan
AK)R ,Ala* K"n*ra#e+#i dalam Rahim -
:lat Kontrasepsi *alam 2ahim 3:K*2. atau 45* 34ntra 5terine *evice. adalah rangka
plastik kecil yang dipasang ke dalam rahim lewat vagina# :K*2 biasanya dilengkapi dengan
satu atau dua lembar benang yang menjulur ke dalam vagina dari leher rahim# *i dunia ada 00
juta wanita menggunakan 45*#
<)N4S
a# 45* 7enerasi pertama - Berbentuk spiral atau huru6 S ganda terbuat dari plastik 3polyethiline.#
b# 45* 7enerasi kedua -
+ Au & 200 B O Berbentuk huru6 & yang batangnya dililit tembaga 3Au. dengan kandungan
tembaga#
+ Au ; O Berbentuk angka ;$ yang batangnya dililit tembaga#
+ (l Au 2!0 O Berbentuk 2@/ lingkaran ellip yang bergerigi yang batangnya dililit tembaga#
c# 45* 7enerasi ketiga -
+ Au & /!0 : O Berbentuk huru6 & dengan lilitan tembaga yang lebih banyak dan perak#
+ (l Au /;! O Batangnya dililit tembaga berlapis perak#
+ Nova & O Batang dan lengannya dililit tembaga#

(EKANIS(E KER&A
45* menghambat kemampuan sperma untuk masuk ketuba 6alopii# (empengaruhi
6ertilisasi sebelum ovum mencapai kavum uteri# :K*2 bekerja terutama mencegah sperma dan
ovum bertemu# walaupun :K*2 membuat sperma sulit masuk ke dalam alat reproduksi
perempuan dan mengurangi kemampuan sperma untuk 6ertilisasi$ memungkinkan untuk
mencegah implantasi tetap dalam uterus#
4dealnya$ sebuah alat kontrasepsi 45* begitu dimasukan kedalam rahim akan
memberikan perlindungan yang lengkap terhadap kehamilan$ tidak akan terlepas keluar secara
spontan serta tidak perlu dikeluarkan karena menimbulkan e6ek yang merugikan$ dan setelah alat
tersebut dikeluarkan untuk memungkinkan kehamilan yang dirancanakan$ tidak akan
mengakibatkan perubahan dengan cara apa pun yang membahayakan kehamilan#
)6ekti6itas -
+! kehamilan per 00 tahun wanita
?aktu penggunaan
Setiap waktu dalam siklus haid$ yang dapat dipastikan pasien tidak hamil#
Bari pertama sampai ke+; siklus haid#
Segera setelah melahirkan# selama 09 jam pertama atau setelah 0 minggu pasca persalinan$
setelah 1 bulan apabila menggunakan metode amenorea laktasi 3(:C.# Perlu diingat$
angka ekspulsi tinggi pada pemasangan segera atau selama 09 jam pascapersalinan#
Setelah menderita abortus3segera atau dalam waktu ; hari. apabila tidak ada gejala in6eksi##
Selama sampai ! hari setelah senggama yang tidak dilindungi#
%UBEK%$(I
(erupakan kontrasepsi permanen yang dilakukan dengan mengoklusi kedua saluran telur
sehingga menghalangi pertemuan ovum dan sperma#
)6ekti6itas - 0$! kehamilan per 00 tahun wanita $
Indikasi Tubektomi
# 5mur termuda 2! tahun dengan 0 anak hidup
2# 5mur /0 tahun dengan / anak hidup
/# 5mur /! tahun dengan 2 anak hidup
4ndikasi ini dikenal dengan keputusan 00 3umur ibu K banyak anak O 00.
4ndikasi lainnya yaitu bila pada kehamilan akan menimbulkan resiko kesehatan serius
&ubektomi dibagi berdasarkan atas -
# Saat operasi
Pasca keguguran$ pasca persalinan atau masa interval 3pada 6ase proli6erasi .#
Pasca persalinan dianjurkan 20 jam atau selambat+lambatnya dalam 09 jam setelah
bersalin#
2# Aara mencapai tuba
Caparatomi$ laparatomi mini dan laparoskopi
/# Aara penutupan tuba
Pomeroy
Aara yang paling disukai#
&uba dijepit pada pertengahannya$ kemudian diangkat sampai melipat# *asar
lipatan diikat dengan sehelai catgut biasa no# 0 atau no# # Cipatan tuba kemudian
dipotong di atas iktan cat gut tadi#
Kroener
=imbria dijepit dengan sebuah klem# Bagian tuba proksimal dari jepitan diikat
dengan sehelai benang sutera$ atatu dengan cat gut yang tidak mudah
direabsorbsi# Bagian tuba distal dari jepitan dipotong 36imbriektomi.#
4rving
&uba dipotong pada pertengahan panjangnya setelah kedua ujung potongan diikat
dengan catgut kromik no# 0 atau 00# 5jung potongan proksimal ditanamkan di
dalam miometrium dinding depan uterus 5jung potongan distal ditanamkan di
dalam ligamentum latum#
Pemasangan cincin 6alope
*engan aplikator$ bagian isthmus tuba ditarik dan cincin dipasang pada bagian
tuba tersebut# Sesudah terpasang lipatan tuba tampak keputih+putihan oleh karena
tidak mendapat suplai darah lagi dan akan menjadi 6ibrotik#
)a/*ar Pu#*aa
# :66andi B# Kontrasepsi dalam 4lmu kebidanan$ yayasan Pustaka Sarwono Prawirohardjo$
<akarta 88;
2# Aunningham =7$ (ac*onald PA$ 7ant N=$ et al# (edical Aontraception# 4n-
Aunningham =7# )ds# ?illiams >bstetrics# 2
th
)dition# 2001
/# 2ustam ($ Kontrasepsi dalam Sinopsis >bstetri$>bstetri >perati6 dan SosialH jilid 2#)7A
889
0# Sai6uddin# Buku Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi$ ed2 -'yasan Bina Pustaka
Sarwono Prawiroharjo$ <akarta$ 2001
!# Aanavan &# 4ntrauterine *evice 345*.# *iakses dari- http-@@www#aa6p#org# Cast 5pdate-
:pril 2009