Anda di halaman 1dari 46

BAB I

PENDAHULUAN
Istilah leukemia pertama kali dijelaskan oleh Virchow sebagai
darah putih pada tahun 1874, adalah penyakit neoplastik yang ditandai
dengan dierensiasi dan prolierasi sel induk hematopoetik! "eukemia
adalah suatu keganasan yang berasal dari perubahan genetik pada satu atau
banyak sel di sumsum tulang! #ertumbuhan dari sel yang normal akan
tertekan pada waktu sel leukemia bertambah banyak sehingga akan
menimbulkan gejala klinis! $eganasan hematologik ini adalah akibat dari
proses neoplastik yang disertai gangguan dierensiasi pada berbagai
tingkatan sel induk hematopoetik sehingga terjadi ekspansi progresi
kelompok sel ganas tersebut dalam sumsum tulang, kemudian sel leukemia
beredar secara sistemik!
$ata leukemia berarti darah putih,karena banyaknya sel darah putih
yang ditemukan pada penderita sebelum diberi terapi! %el darah putih yang
tampak banyak merupakan sel yang muda, misalnya promielosit! &umlah
yang semakin meninggi ini dapat mengganggu ungsi normal dari sel
lainnya!
"eukemia adalah prolierasi sel leukosit yang abnormal, ganas,
sering disertai bentuk leukosit yang lain daripada normal dengan jumlah
yang berlebihan, dapat menyebabkan kegagalan sumsum tulang dan sel
darah putih sirkulasinya meninggi!
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Fisiologi
#ertahanan tubuh melawan ineksi merupakan peran dari leukosit!
&umlah normal sel darah putih adalah 4'''(1'''')mm* ! "ima jenis sel
darah putih yang telah diidentiikasi dalam darah perier adalah netroil,
eisonoil, basoil,monosit dan limosit! $etiga jenis pertama adalah
granulosit artinya terdapat granula disitoplasmanya! %edangkan yang
lainnya adalah agrunulosit! &enis leukosit yangmerupakan sistem
pertahanan tubuh yang primer melawan ineksi bakteri adalahneutroil
yakni dengan agositosis! +isonoil mempunyai ungsi agosit lemah yang
tidak dipahami secara jelas, +isonoil kelihatannya berungsi pada
reaksiantigen antibodi dan meningkat pada serangan asma, reaksi obat(
obatan, dan inestasi parasit tertentu! ,asoil membawa heparin, aktor(
aktor pengaktian histamin dan trombosit dalam granula - granulanya!
$adar basoil meningkat pada gangguan mieloprolierati! .onosit
memiliki ungsi agosit, membuang sel(sel cidera dan mati, ragmen(
ragmen sel, dan mikroorganisme! %edangkanlimosit dibagi menjadi dua
jenis yang berungsi berbeda yakni limosit /0bergantung timus, dibentuk
di sana, berumur panjang1 bertanggungjawab atasrespon kekebalan selular
melalui pembentukan sel yang reakti antigen,sedangkan limosit , jika
dirangsang denagn semestinya berdierensiasi menjadisel(sel plasma yang
mnenghasilkan immunoglobulin, sel(sel ini bertanggung jawab atas respon
kekebalan humoral
2.2 Hemopoesis
2arah merupakan komponen esensial mahluk hidup, mulai dari
binatang primiti sampai manusia! 2alam keadaan isiologik, darah selalu
berada dalam pembuluh darah sehingga dapat menjalankan ungsinya
sebagai pembawa oksigen, mekanisme pertahanan tubuh terhadap ineksi,
dan mekanisme hemostasis!
3emopoesis atau hematopoiesis ialah proses pembentukan darah!
/empat hemopoesis pada manusia berpindah(pindah sesuai dengan umur 4
&anin 4 umur '(5 bulan 0kantung kuning telur1
umur 5(7 bulan 0hati, limpa1
umur 6(7 bulan 0sumsum tulang1
,ayi 4 %umsum tulang
2ewasa! 4 8ertebra, tulang iga, sternum, tulang tengkorak, sacrum
dan pel8is, ujung proksimal emur!
#ada orang dewasa dalam keadaan isiologik semua hemopoesis terjadi
pada sumsum tulang! 9ntuk kelangsungan hemopoesis diperlukan 4
1! %el induk hemopoetik (hematopoietic stem cell)
%el induk hemopoetik ialah sel(sel yang akan berkembang menjadi
sel(sel darah, termasuk eritrosit, lekosit, trombosit, dan juga
beberapa sel dalam sumsum tulang seperti ibroblast! %el induk
yang paling primiti sebagai pluripotent (totipotent) stem cell!
%el induk pluripotent mempunyai siat 4
a! Self renewal 4 kemampuan memperbarui diri sendiri sehingga
tidak akan pernah habis meskipun terus
membelah:
b! Proliferative 4 kemampuan membelah atau memperbanyak diri:
c! Diferensiatif 4 kemampuan untuk mematangkan diri menjadi sel(
sel dengan ungsi(ungsi tertentu!
.enurut siat kemampuan dierensiasinya maka sel induk hemopoetik
dapat dibagi menjadi 4
a! Pluripotent (totipotent)stem cell 4 sel induk yang mempunyai
yang mempunyai kemampuan untuk menurunkan seluruh jenis
sel(sel darah!
b! Committeed stem cell 4 sel induk yang mempunyai komitmet
untuk berdierensiasi melalui salah satu garis turunan sel (cell
line)! %el induk yang termasuk golongan ini ialah sel induk
myeloid dan sel induk limoid!
c! Oligopotent stem cell 4 sel induk yang dapat berdierensiasi
menjadi hanya beberapa jenis sel! .isalnya ;<9(=. (colony
forming unit granulocytelmonocyte) yang dapat berkembang
hanya menjadi sel(sel granulosit dan sel(sel monosit!
d! Unipotent stem cell 4 sel induk yang hanya mampu berkembang
menjadi satu jenis sel saja! ;ontoh ;<9(+ (colony forming unit-
erythrocyte) hanya dapat menjadi eritrosit, ;<9(= (colony
forming unit-granulocyte) hanya mampu berkembang menjadi
granulosit!
5! "ingkungan mikro (microenvirontment) sumsum tulang
"ingkungan mikro sumsum tulang adalah substansi yang
memungkinkan sel induk tumbuh secara kondusi! $omponen
lingkungan mikro ini meliputi 4
a1 .ikrosirkulasi dalam sumsum tulang
b1 %el(sel stroma 4
i! %el endotel
ii! %el lemak
iii! <ibroblast
i8! .akroag
8! %el reticulum
c1 .atriks ekstraseluler 4 ibronektin, haemonektin, laminin,
kolagen, dan proteoglikan!
2.2.1 Granlopoiesis san L!m"osi#osis
2ierensiasi dini sel stem hematopoietik pluripoten menjadi berbagai
tipe sel stem commited! %el( sel stem ini selain membentuk sel darah
merah , juga membentuk dua silsilah utama sel darah putih,silsilah
mielositik 0pada bagian bawah1 yang dimulai dengan mieloblas sedangkan
pada bagian atas terdapat silsilah limositik yang dimulai dengan
limoblas!
=ranulosit dan monosit hanya dibentuk di dalam sumsum tulang !
"imosit dan sel plasma terutama diproduksi di berbagai jaringan limogen
khususnya dikelenjar lime, limpa, timus, tonsil, dan berbagai kantong
jaringan limoid dimanasaja dalam tubuh seperti sumsum tulang dan plak
payer di bawah epitel dinding usus! %el darah putih yang dibentuk di
sumsum tulang disimpan dalam sumsum sampai diperlukan di sistem
sirkulasi! $emudian bila kebutuhan sel darah putih ini muncul , berbagai
macam aktor akan menyebabkan leukosit tersebut dilepaskan! %edangkan
limosit sebagian besar disimpan disimpan di berbagaiarea jaringan
limoid, kecuali sejumlah kecil limosit yang diangkut dalam darah untuk
sementara waktu
2.$ Le%emia
"eukemia adalah sekumpulan penyakit yang ditandai oleh adanya
akumulasi leukosit abnormal dalam sumsum tulang dan darah! %el(sel
abnormal ini menyebabkan timbulnya gejala karena kegagalan sumsum
tulang 0yaitu anemia, neutropenia, trombositopenia1 dan iniltrasi organ
0misalnya hati,limpa, kelenjar getah bening, meningens, otak, kulit,
atautestis1! "eukemia merupakan suatu penyakit yang dikenal dengan
adanya prolierasi neoplastik dari sel(sel organ hemopoetik, yang terjadi
sebagai akibat mutasi somatik sel bakal 0stemcell1 yang akan membentuk
suatu klon sel leukemia!
"eukemia atau kanker darah juga dideinisikan sekelompok penyakit
neoplastik yang beragam, ditandai oleh perbanyakan secara tak normal
atau transormasi maligna dari sel(sel pembentuk darah disumsum tulang
dan jaringan limoid! %el(sel normal di dalam sumsum tulang digantikan
oleh sel tak normal atau abnormal! %el abnormal ini keluar dari sumsum
dan dapat ditemukan di dalam darah perier atau darah tepi! %el leukemia
mempengaruhi hematopoiesis atau proses pembentukan sel darah normal
dan imunitas tubuh penderita!
%el darah normal
$ebanyakan sel(sel darah berkembang di dalam sumsum tulang yang
disebut stem sel! %umsum tulang adalah bagian jaringan lunak yang
terletak di setiap pusat tulang! %tem sel berkembang menjadi berbagai
macam sel darah yang memiliki ungsi yang berbeda(beda4
%el darah putih4 membantu melawan ineksi! %el darah putih
memiliki beberapa jenis yaitu
limosit,monosit,basoil,neutroil batang,neutroil segmen,
dan eosinoil!
%el darah merah4 membantu membawa oksigen ke seluruh
tubuh
%el stem myeloid berkembang menjadi myeloid blast!
.yeloid blast ini dapatberkembang menjadi seld darah
merah, platelet, atau menjadi beberapa jenis dari seldarah
putih!
%el stem limoid akan berkembang menjadi limoid blast!
"imoid blast ini dapatberkembang menjadi beberapa tipe
sel darah putih seperti sel , atau sel / %el darah putih yang
dihasilkan dari myeloid blast berbeda dari sel darah putih
yangdihasilkan limoid blast ini!
%el "eukemia
#ada orang dengan leukemia, sumsum tulang membuat sel darah
putih yang abnormal! %el yang abnormal tersebut adalah sel
leukemia!/idak seperti sel darah normal, sel leukemia tidak mati saat
waktunya tiba! .ereka malah memadati dan mendesak sel darah putih
normal, sel darah merah, dan platelet! 3al ini membuat sel darah normal
kesulitan dalam menjalankan ungsi normal mereka!

2.& Epi'emiologi
"eukemia menurut usia didapatkan data yaitu, "eukemia
"imoblastik >kut 0"">1 terbanyak pada anak(anak dan dewasa,
"eukemia =ranulositik $ronik 0"=$1 pada semua usia, lebih sering pada
orang dewasa, "eukemia =ranulositik $ronik pada semua usia tersering
usia 4'(?' tahun, "eukemia "imositik $ronik 0""$1 terbanyak pada
orang tua! "eukemia .ieoloblastik >kut lebih sering ditemukan pada usia
dewasa 086@1 dari pada anak(anak 016@1! Aalaupun leukemia menyerang
kedua jenis kelamin, tetapi pria terserang sedikit lebih banyak
dibandingkan wanita dengan perbandingan 5 4 1

2.( E#iologi
#enyebab leukemia belum diketahui secara pasti! 2iperkirakan
leukemi tidak disebabkan oleh penyebab tunggal, tetapi gabungan dari
aktor resiko antara lain
/erineksi 8irus!>gen 8irus sudah lama diidentiikasi sebagai
penyebab leukemia pada hewan! #ada tahun 178', diisolasi 8irus
3/"V(10 human / cell lymphotropic 8irus type 11 yang
menyerupai 8irus penyebab >I2% dari leukemia sel / manusia
pada limosit seorang penderita limoma kulit dan sejak saat itu
diisolasi dari sampel serum penderita leukemia sel /!
<aktor =enetik! #engaruh genetik maupun aktor(aktor lingkungan
kelihatannya memainkan peranan ,namun jarang terdapat leukemia
amilial, tetapi insidensi leukemia lebih tinggi darisaudara kandung
anak(anak yang terserang , dengan insidensi yang meningkat
sampai 5'@ pada kembar monoBigot 0identik1!
$elainan 3erediter!Indi8idu dengan kelainan kromosom, seperti
%indrom 2own, kelihatannya mempunyai insidensi leukemia akut
5' puluh kali lipat!
<aktor lingkungan!( Cadiasi! $ontak dengan radiasi ionisasi
disertai maniestasi leukemia yang timbul bertahun(tahun
kemudian!
Dat $imia! Dat kimia misalnya 4 benBen, arsen, kloramenikol,
enilbutaBon,dan agen antineoplastik dikaitkan dengan rekuensi
yang meningkat khususnya agen(agen alkil! $emungkinan
leukemia meningkat pada penderita yangdiobati baik dengan
radiasi maupun kemoterapi!
Cadiasi Erang yang terekspos radiasi yang sangat tinggi lebih
memiliki kecenderungan untuk mengidap leukemia mieloblastik
akut, leukemia mielositik kronik,atau leukemialimoblastik akut!
("edakan bom atom4 telah menyebabkan radiasi yang sangat tinggi
0contohnya seperti ledakan di jepang pada perang dunia kedua1!
/erjadi peningkatan resiko mengidap leukemia pada orang(orang,
terutama anak(anak, yang selamat dari ledakan bom tersebut!
(Cadioterapi4 radioterapi untuk kanker dan kondisi lainnya adalah
sumber eksposur radiasi tinggi lainnya! Cadioterapi meningkatkan
resiko leukemia!
(F(rays4 dental G(rays dan G(rays diagnostik lainnya 0seperti ;/(
%can1 mengekspos orang(orang terhadap le8el radiasi yang lebih
rendah! ,elum diketahui apakah radiasi le8el rendah ini dapat
menghubungkan leukemia dengan anak(anak maupun orang
dewasa! #eneliti sedang mempelajari apakah melakukan banyak
oto G(rays dapat meningkatkan resiko leukemia! .ereka juga
mempelajari apakah menjalani ;/(%can ketika anak(anak dapat
meningkatkan resiko leukemia!

2.) Pa#o"isiologi
#ada keadaan normal, sel darah putih berungsi sebagai pertahanan
kita dengan ineksi!%el ini secara normal berkembang sesuai dengan
perintah, dapat dikontrol sesuai dengan kebutuhan tubuh kita! "eukemia
meningkatkan produksi sel darah putih pada sumsum tulang yang lebih
dari normal! .ereka terlihat berbeda dengan sel darah normal dan
tidak berungsi seperti biasanya! %el leukemia memblok produksi sel darah
putih yang normal ,merusak kemampuan tubuh terhadap ineksi! %el
leukemia juga merusak produksi sel darah lain pada sumsum tulang
termasuk sel darah merah dimana sel tersebut berungsi untuk menyuplai
oksigen pada jaringan!
.enurut %meltBer dan ,are 05''11 analisa sitogenik menghasilkan
banyak pengetahuan mengenai aberasi kromosomal yang terdapat pada
pasien dengan leukemia,! #erubahan kromosom dapat meliputi perubahan
angka, yang menambahkan atau menghilangkan seluruh kromosom, atau
perubahan struktur, yang termasuk translokasi ini, dua atau lebih
kromosom mengubah bahan genetik, dengan perkembangan gen yang
berubah dianggap menyebabkan mulainya prolierasi sel abnormal!
"eukemia terjadi jika proses pematangan dari stem sel menjadi sel darah
putih mengalami gangguan dan menghasilkan perubahan ke arah
keganasan! #erubahan tersebut seringkali melibatkan penyusunan kembali
bagian dari kromosom 0bahan genetik sel yang kompleks1! #enyusunan
kembali kromosom 0translokasi kromosom1 mengganggu pengendalian
normal dari pembelahan sel, sehingga sel membelah tak terkendali dan
menjadi ganas! #ada akhirnya sel(sel ini menguasai sumsum tulang dan
menggantikan tempat dari sel(sel yang menghasilkan sel(sel darah yang
normal! $anker ini juga bisa menyusup ke dalam organ lainnya, termasuk
hati, limpa, kelenjar getah bening, ginjal dan otak!
&ika penyebab leukemia 8irus, 8irus tersebut akan masuk ke dalam
tubuh manusia jika struktur antigennya sesuai dengan struktur antigen
manusia! ,ila struktur antigen indi8idu tidak sama dengan struktur antigen
8irus, maka 8irus tersebut ditolaknya seperti pada benda asing lain!
%truktur antigen manusia terbentuk oleh struktur antigen dari berbagai alat
tubuh,terutama kulit dan selaput lendir yang terletak di permukaan tubuh
0kulit disebut juga antigen jaringan 1! Eleh A3E terhadap antigen jaringan
telah ditetapkan istilah 3"(>03uman "eucocyte "ucos >1! %istem 3"(>
indi8idu ini diturunkan menurut hukum genetika sehingga adanya peranan
aktor ras dan keluarga dalam etiologi leukemia tidak dapat
diabaikan!"eukemia merupakan prolierasi dari sel pembuat darah yang
bersiat sistemik dan biasanya berakhir atal! "eukemia dikatakan penyakit
darah yang disebabkan karena terjadinya kerusakan pada pabrik pembuat
sel darah yaitu sumsum tulang! #enyakit ini sering disebut kanker darah!
$eadaan yang sebenarnya sumsum tulang bekerja akti membuat sel(sel
darah tetapi yang dihasilkan adalah sel darah yang tidak normal dan sel ini
mendesak pertumbuhan sel darah normal!#roses patoisiologi leukemia
dimulai dari transormasi ganas sel induk hematologis dan turunannya!
#rolierasi ganas sel induk ini menghasilkan sel leukemia dan
mengakibatkan penekanan hematopoesis normal, sehingga terjadi bone
marrow hipoakti8asi, iniltrasi sel leukemia ke dalam organ, sehingga
menimbulkan organomegali, katabolisme sel meningkat, sehingga terjadi
keadaan hiperkatabolisme!
2.* Klasi"i%asi
"eukemia dapat diklaikasikan ke dalam 4
1! .aturitas sel
"eukema >kut
"eukemia akut biasanya merupakan penyakit yang bersiat agresi,
dengan transormasi ganas yang menyebabkan terjadinya
akumulasi progenitor sumsum tulang dini, disebut sel blast!
=ambaran klinis dominan penyakit(penyakit inibiasanya adalah
kegagalan sumsum tulang yang disebabkan akumulasi sel blas
walaupun juga terjadi iniltrasi jaringan
"eukemia $ronik
"eukemia kronik dibedakan dari leukemia akut berdasarkan
progresinya yang lebih lambat! %ebaliknya, leukemia kronik lebih
sulit diobati!
5! /ipe(tipe sel asal
.ieloblastik 0.ieloblast yang dihasilkan sumsum tulang1
"imoblastik 0limoblast yang dihasilkan sistem limatik1
2.+ Le%emia A%#a
"eukemia >kuta 0">1 adalah suatu penyakit keganasan yang
terjadi akibat transormasi maligna dan plulierasi yang abnormal dari
salah satu atau beberapa eIernen pembentuk darah dan disertai pula dengan
iniltrasi ke dalam sumsum tulang dan organ lain, sehingga terjadi
kegagalan pembentukan sistem hematopoetik yang normal yang
menyebabkan kematian penderita!
#ada "eukemia >kuta Hon("imosidk 0">H"1 prolierasi maligns
tersebut mengenai sel(sel yang merupakan asal)sel induk dari sel(sel
granulosit yang masih immatur, sedangkan pada "eukemia >kuta
"imositik 0">"1 sel(sel yang berprolierasi tersebut it merupakan sel(sel
induk dari sel limosit yang juga masih bersiat immatur!
2.+.1 Klas#"i%asi
.enurut klasiikasi lama 0ration 17641 leukemia dibagi menurat
pegalanan penyakitnya menjadi I"eukemia >kutaI dan I"eukemia
.enahuriI! %elain itu juga dibagi menurut jenis sel(sel berplorierasi
abnormal, menjadi4 "eukemia "imositik, "eukemia .ieloid, "eukemia
monositik, +rythroleucemia!
#ada tahun 177* A3E Ceerence ;entre membagi "eukemia
>kuta menjadi jenis(jenis "irnoid, .ieloid, dan .onositik, kemudian
masinguaasing jenis dibagi lagi menjadi subjenis, sedangkan jenis
"imoblastik dibagi menjadi mikro dan makrolimoblastik!
&adi pada saat itu leukemia akuta dibagi menjadi4
1! "eukemia >kuta "itnoblastik4
a! "!>! #rolitnoblastik
b! "!>! .akrolimobludk
c! "!>! .ikrolimoblastik
d! "!>! #rolimositik
5! "eukemia >kuta .ieloblastik4
a! "!>! #romieloblastik
b! "!>! .ieloblastik
c! "!>! #romielositik
*! "eukemia >kuta .onoblastik4
a! "!>! #romonoblastik
b! "!>! .onoblastik
c! "!>! #romonositik
4! "ain(lain jenis4 +rythroleukemia, "eukemia >kuta .ielo(.onositik dan
sebagainya
%elanjutnya pada tahun 177? sekelompok ahliahli hematologi
#erancis, >merika, dan Inggris membuat klasiikasi bare yang dikenal
sebagai I<>, ;lassiicationI yang membagi "eukemia >kuta "imositik
0">"1 menjadi subjenis4
"r 4 "eukemia >kuta .ikrolimoblastik
"a 4 "eukemia >kuta .akrolimoblastik
"r 4 "eukemia >kuta "imoblastik tipe ,urkitt ;ell!
%edangkan "eukemia >kuta Hon("imosidk 0">H"1 dibagi
menjadi4
., 4 "eukemia >kuta .ielosidk tanpa maturasi
.5 4 "eukemia >kuta .ielositik dengan matutasi
., 4 "eukemia >kuta #romielositik
., 4 "eukemia >kuta .ielo(monositik
.6 "eukemia >kuta .onositik4 >da dua tipe yaitu4
.sa4 "eukemia >kut .onositik poorly dierentiated
.sb4 "eukemia >kuta .onositik well dierentiated
.? 4 +ritroleukemia
.74 "ubang >kuta .egakatiositik
.aksud dari klasiikasi ini adalah ingin membagi jenis(jenis
leukemia akuta sedemikian rupa sehingga4
1! %etiap jenis mempunyai siat(siat prognostik yang
lama dalam hal respon terhadap suatu terapi
tertentu, dan dalam hal sur8i8alnya!
5! ICeprodusibelI dalam arti semua morologis
akan membuat diagnosis yang lama!
$lasiiakasi <>, didasarkan pada gambaran morologi dari sel(sel
leukemia pada hapusan daerah tepi atau pada aspirasi sumsum tulang dan
berdasarkan basil reaksi sitokimia dari jenis sel(sel leukemia tersebut!
$riteria .1
/erlihat adanya sel(sel blast darin jenis mieloid dengan kuantitas
lebih dari *'@ dan dengan gambaran dierensiasi sel(sel yang
sangat minimal! 3asil pengecatan mieloperoksidase positip, dan
mengandung butir(butir granula aBurophilic dengan atauu bentukan
>uer rods! /idak tampak adanya maturasi dari sel(sel gtanulosit,
sedangkan dierensiasi sel terdapat dalam jumlah *@ atau lebih
dari seluruh blast!
$riteria .5
.aturasi dari sel(sel seri granulosit lebih dari 6'@ dari sehrruh sel
yang berinti! .aturasi ini sampai pada stadium promielosit atau
sel(sel yang lebih dewasa dari promielosit!
$riteria .*
%ebagian besar 0lebih dari 6'@1 terdiri dad selsel promielosit yang
dapat dengan granulasi pada sitoplasmanya sehingga dananaakan
juga I3ypergranular #romyelocytic leuceiniaI! $adang(kadang
terdiri dari selsel promielosit dengan granulasi yang minimal dan
dengan inn sel yang bilobed atau multilabed, dan dikenal dengan
I.icrogramslarpromye 0ocyticleucemia1I!
$riteria .4
/erdiri dari sel(sel %eri granulositik dan monositik dengan berbagai
derajatdierensiasi! "ebih 5'@ dari sel(sel yang berinti terdiri dari
promonosit dan monosit, sedangkan 5'@ lagi terdiri dari sel(sel
mieloblast dan promielosit!
$riteria .sa
/erditi dari sel(sel monoblast yang besar dengan sitoplasma yang
menyolok dan sering kab membentuk pseudopodia atau bertangkai,
dalarn jurnlab 8') dad selutuh sel sari monositik
$riteria .6b
2i sini didapatkan sel(sel monoblast, promonosit, dart monosit
tetapi sebagian besar didominasi oleh sel(sel promonosit,
sedangkan sel(sel monoblast didapat kurang dari 5'@!
$riteria .?
#ada aspirasi)biopsi sumsurn tulang maupun pada hapusan darah
tepi didapatkan prekursor dari sel(sel eritrosit dalam berbagai
stadium dalam jurmlah lebih dari 8'@ tetapi sering kali didorninasi
oleh sel(sel proeritroblast
$riteria .7
2idapatkan sel(sel blast yang berukuran kecil dengan %itoplasma!
>granular yang pucat dan didapatkan ;yloplasmic ,leb! %eperti
limoblast dengan ukuran medium sampai besar!
$riteria "1
/erdiri dari sel(sel lirnobJast dengan populasi yang relati
homogen, berukuran kecil dengan sitoplasma yangjarang dan
kromatin Kang halus serta bentuk anti yang reguler! %el(sel
limoblast yang kecil ini marupakan 76@ dari sel limoblast yang
ada dan juga terdapat nukleolus yang kabur pada 7@ dari sel(sel
tersebut ukunui dad sel(sel limoblast ini tidak lebih dari * kali
diameter lirriosit yang normal!
$riteria "5
.erupakan sel(sel yang ukurannya besar dan dengan populasi yang
heterogen serta sitoplasma yang menyolok! %itoplasma mengisi
5'@ dari seluruh permukaan sel, nukleolusnya lebih prominen dan
sering knli mplebihi 56@ dari permukaan sel! 9kuran
limoblasmya melebihi * kali diameter limosit normal!
$riteria "*
/erdiri dari sel(sel limoblast yang besar dengan populasi yang
relati homogen, nukleus yang reguler serta gambaran ktomatin
yang luas! Hukleolusnya prominem dengan sitoplasma yang agak
menyolok dan lebih basoilik disertai sejumlah 8ocuolia!
"imoblast disini menyerupai limoblast pada ,urkittLs limoma!
2.+.2 Pemeri%saan Si#o%imia.
2engan pemeriksaan sitokimia 76@ dari lekemia akuta dapat di
identiikasi subjenisnya! %ubjenis yang tidak dapat di identiikasi dengan
pemeriksaan sitokimia adalah "B dan ., karena akan memberikan hasil
test yang negati! #emetiksaan sitokitnia yang banyak dilakukan adalah
#eroksidase, %udan ,lack, Haphtol >%2 >cetate, #!>!%!, Hephtol >%2
>cetate <luoride, "ysoByme! 2engan pemeriksaan sitokimia ini rnaka
susunan kimiawi dari jaringan dan sel(sel akan tampak lebih nyata dan
menimbulkan reaksi kimia tanpa menimbulkan kerusakan dari sel(sel
sehingga mudah dikenal dalam pemeriksaan! 2i samping itu reaksi warna
sitokimia dapat menunjukkan siat(siat dan perbedaaa antara protein,
karbohidrat, lemak, enBim(enBim, glikogen, dan bahan(bahan inorganik
lainnya yang terdapat didalarri sitoplasma maupun di dalam inti sel!
,aban(bahan glikogen dan karbohidrat serta deri8at(deri8amya biasanya
tersimpan di dalam sitoplasma dalam bentuk bintik(bintik gtanulasi!
#eroksidase adalah suatu enBim di dalam sitoplasma yang mengkatalisis
reaksi oksidasi dan berbagai komponen di dalam sel! >danya enBim
peroksidase ins dapat ditunjukkan dengan bahan warna yang mempunyai
siat oksidator seperti benBidan yang akan memberikan bintik(bintik
granulasi berwarna kuning kecoklatan atau bahan otolidan yang
memberikan gambaran bintik(bintik granulasi berwama biru kecoklatan
pada sel(sel lekosit! >kti8itas mieloperoksidase terletak pada butir(butir
granulasi baik pada granulosit maupun pada monosit tetapi tidak path
limosit sehingga pewarnaan ini sangat berguna untuk membedakan ">"
dengan ">H"!
#ewarnaan sitokimia dengan #eriodic >cid %chii 0#>%1 adalah
untuk menunjukkan adanya gugus karbohidrat, lemak dan ikatan protein
dengan karbohidrat di dalam sitoplasma! bimosit mengandung banyak
glikogen bila dibandangkan dengan sel(sel mieloblast sehingga ">" akan
memberikan reaksi #>% yang positip kuat sedangkan ">H" tipe
mieloblastik akan memberikan reaksi yang negati, dan ">H" tipe
monoblastik akan memberikan reaksi positi lemah!
%ebelum ditemukannya bahan warna %udan ,lack para sarjana
telah merintis suatu cara untuk mendeteksi adanya lemak di dalam sel(sel
lekosit yaitu dengan memakai bahan warna %udah III! /etapi dengan
bahan wama ini hasilnya kurang memuaskan untuk menentukan jenis
leukemianya! 2engan diketemukannya pengecatan dengan %udan ,lack
maka butir(butir lemak di dalarn sel(sel mieloblast jelas terlihat dan
memberikan reaksi positi kuat, sedangkan sel(sel limoblast membetikan
reaksi yang negatip, dan sel(sel monoblast memberikan reaksi positip
lemah!
#ewarnaan sitokimia dengan bahan warna Haphtol >%2 >cetate
adalah berdasarkan reaksi antara isoenBim esterase di dalam sel dengan
bahan warns tersebut! Haphtol >%2 >cetate merupakan sub strarat dan
enBim tersebut dan reaksi ini terjadi pada sen scl(sel monosit baik yang
masih muda maupun yang telah dewasa 0mature1, >pabila diberikan bahan
luoride makan bahan ini akan menghambat keija enBim esterase tersebut
pada sel(sel monosit dan prekursornya dan reaksi ini berguna untuk
mendiagnosa ">H" tipe .6 sedangkan pada ., hanya memberikan reaksi
positip lemah, dan pada .1 .5, maupun .* tidak memberikan reaksi
oleh karena di sisal enBim esterase tersebut tidak dihambat oleh bahan
luoride tadi!
2.+.$ Pa#ogenesis
2asar patoisiologi terjadanya "eukemia >kuta ini adalah
terjadanya prolierasi maligna dari sel(sel limoid dan mieloid yang masih
imatur di dalam sumsum tulang dan pembulMh darah sehingga terjadi
kegagalan proses maturasi dari sel(sel tersebut! %elanjutnya sel(sel tersebut
mengadakan iniltrasi ke dalam organ tubuh lainnya seperti kelenjar getah
bening, limpa, hati, mata, kulit, 8isera, dan susunan syara pusat!
#rolierasi dari sel(sel darah ini disebabkan oleh adanya perubahan
genetik yang didahului oleh aktor aktor yang bersiat leukemogenik
sepetti terpapar dengan bahan kimia dan obat(obatan atau pengaruh
radiasi! #erubahan genetik tadi berupa deek path kromosom baik secara
kongenital maupun setelah lahir 0acNuired1! 2eek pada kromosom ini
adalah akibat dari terjadanya mutasi dan replikasi 2H> secara otonom
yang potensial menghasilkan sel(sel leukemia yang berupa sel(sel
blastL0leukemic blast cell1! +ek leukemogenik dari 8irus CH> yang
menyebabkan terjadanya deek kromosom akibat mutasi 2H> telah
dibuktikan oleh sarjana =ross 5' tahun yang lalu pada binatang percobaan!
/ernyata pada binatang percobaan dijumpai adanya enBim re8erse
transcriptase yaitu enBim yang memberikan inormasi kode genetik pada
8irus CH> ke dalam 2H> dari host, dan ternyata juga enBim tersebut
dijumpai pula path penderita leukemia! ,ila dilihat maka mitotic indeG dad
sel(sel leukemia ini relati lebih rendah daripada sel(sel darah yang normal
sehingga pada sediaan hapusan sumsum tulang tampak gambaran mitosis
yang relati jarang di mana hal ini bertentangan dengan kenyataan bahwa
pertumbuhan sel(sel tumor lebih cepat dari sel(sel yang normal! 3al ini
dapat teijadi oleh karena sel(sel leukemia terdiri darin beberapa nacam
populasi dimana sebagian besar sel(selnya lamban, sedangkan sebagian
kecil saja yang mempunyai regenerasi yang cepat!
#rolierasi sel(sel leukemia pada ">H" tedadi secara uniorm
sedangkan pada ">" ddak secata uniorin sehingga pada ">" sel(sel
leukemianya terbagi menjadi sel(sel dengan populasi kecil(kecil 0"11 dan
dengan populasi besar 0"51! #tolierasi sel(sel blast yang besar pada ">"
ini terutama terjadi di sumsum, sedangkan sel(sel blast yang betukuran
kecil lierasinya tetjadi terutama di dalam sirkulasi!
2.+.& Per,alanaan Pen!a%i#
#erjalanan penyakit leukemia akuta ini berjalan secara cepat dan
progresi dengan menginiltrasi jaringan dan organ lainnya! #ada ">H"
seringkali dahului oleh lue preleukemia dan biasanya terjadi pada usia
dewasa serta lebih resisten terhadap terapi sitostatika, sedangkan jarang
didahului oleh ase teleilkemia, biasanya didapatkan pada anak(anak dan
lebih respon terhadap terapi sitostatika! $eluhan dan estasi klinis yang
ditemukan sering kali erat hubungannya dengan organ)jaringan mana yang
diiniltrasi oleh sel(sel leukemia tersebut! $elainan yang ditimbulkan tidak
hanya terbatu pada kelainan hematologi dan sistemik saja tetapi juga
mengakibatkan kelainan metabolik seperti hipokalemia, hiponatremia,
hiperurisemia, dan laktoasdosis! $eadaan lekostasis terjadi bila jumlah sel(
sel blast didalam peredaran darah melebihi 1'' G 1'O per liter, dan resiko
terjadanya komplikasi ineksi bila jumlah granulosit kurang dan 1)5 G 1'7
per liter! %elanjutnya keadaan relaps dan remisi dan leukemia akuta ini
ditentukan oleh ukuran massa sel(sel leukemianya! "eukemia yang
manies dengan sel(sel blast yang berlimpah di dalam sumsum tulang atau
di dalam darah perier terjadi bila I"eukemic massI nya sekitar 1 kilogram
atau mempunyai 1'15 sel leukemia! ,ila terjadi pengurangan massa
sebesar 1 gram maka akan terjadi remisi simptomada dan morologis tetapi
sel(sel leukemianya tetap sur8i8al bila mempunyai sel 1'L per liter!
$omplikasi perdarahan spontan baru teijadi bila jumlah trombositnya
kurang dari 5' G 1'7 per liter!
2.+.( Gam-aran Klinis
#ada umumnya keluhan dan gejala klinis dari leukemia akuta tidak
ada yang khas karena keluhankeluhan ini sering juga didapatkan pada
penyakit lain! $eluhan pucat, lemah, lesu, cepat lelah adalah merupakan
keluhan(keluhan adanya anemia yang sering di jumpai dan yang
menyebabkan penderita datang berobat pertains kali! %elain itu keluhan
menurunnya nasu makan disertai penurunan berat badan, berkeringat
malam hari juga merupakan keluhan yang tidak khas yang sering di
jumpai!
$eluhan perut mrongkol, sebah, nyeri sendi, benjolan di leher,
dekat ketiak atau di pelipatan paha seringkali merupakan keluhan akibat
iniltrasi dari leukemia ke dalam organ atau jaringan lain, sedangkan
keluhan mimisen, perdara gusi, berak darah, gross hematuria atau bintik(
bintik merah kebiruan di bawah kulit adalah merupakan maniestasi
perdarahan! >danya keluhan panas badan pada penderita merupakan
petunjuk tetjadanya ineksi! ,ila terdapat keluhan nyeri kepala hebat,
disertai munah(muntah kemudian disusul oleh kesadaran yang menurun
kemungkinan disebabkan oleh karena tetjadanya perdarahan intra kranial,
dan bila disertai panas tinggi dan keadaan umum yang lemah sangat
mungkin terjadi meningitis atau sepsis pada penderita!
2.+.) Pemeri%saan Fisi%
#ada pemeriksaan isik dari penderita leukemia pada umumnya
akan dijumpai empat!gejala utama yaitu4 =ejala perdarahan,
gejalaPineksi, anemia, dan gejala(gejala akibat iniltrasi dari sel(sel
leukemia tersebut ke jaringan)organ lain! /anda(tanda klinis perdarahan
seperti ptekie, ekhimosis, epistaksis, perdarahan konjungti8a, perdarahan
retina, melena, dan gross hematuria bisa disebabkan oleh dua penyebab
utama yaitu trombositopenia dan adanya gangguan pembekuan darah! 2ua
puluh persen dari penderita ">H" mengalami trombositopenia hal ini oleh
karena menurunnya produksi trombosit dan meniringkamya konsumsi
trombosit akibat ineksi, hipersplenisme, atau mungkin oleh karena 2!";!
meskipun jarang terjadi! $elainan pembekuan darah meliputi
hipoibdnogenemia, kelainan aktor V dan VII, meningkamya ibrin
degradation product 0<2#1 dan antikoagulan di dalam sirkulasi! $eadaan
ini sering didapatkan pada ">H" tipe ., akibat dari pelepasan bahan
prokoagulan dari butir(butir aBurophilic pada sel(sel promielosit! =ejala
klinis anemia biasanya anemia jenis hipokrom mikrositer karena
kekurangan besi akibat perdarahan kronis atau jenis normokrom
normositer! >nemia pada leukemia akuta terjadi akibat meningkatnya
destruksi yang meningkat dan produksi yang menurun dari sel(sel darah
merah di samping juga akibat perdarahan(perdarahan! #enurunan aktiitas
eritropoetik itu merupakan akibat in8asi langsung dari sel(sel leukemia
pada sumsum tulang!
=ejala klinis ineksi ternyata lebih sering didapatkan pada ">H"
hal ini erat hubungannya degan kadar sel(sel netroil di dalam sirkulasi, di
mana sel(sel netroil yang normal menurun secara sekunder akibat deek
pada sistem sel seri mieloid akibat proses leukemianya! %elain itu pada
leukemia >kuta sel(sel netroil tidak dapat berungsi secara normal!
.acammacam ineksi yang sering terjadi pada "eukemia >kuta adalah
antara lain abses perirectal, pnemonia, ineksi saluran kemih, selulitis, dan
ineksi kulit lainnya, bahkan sering terjadi sepsis yang merupakan
penyebab kematian! ,akteri penyebab ineksi yang sering dijumpai adalah
%tailokokus, #seudomonas, +! ;oli, dan $leosiella! Ineksi jamur juga
sering tetjadi terutama pada "eukemia >kuta yang sering mengalami relap,
sedangkan ineksi oleh 8irus dan protoBoa lebih jarang dijumpai! Iniltrasi
dari sel(sel leukemia ke dalam jaringan)organ lain dapat memberikan
bermacam(macam gejala klinis seperti limadenopati, splenomegali, dan
hepatomegali! $etiganya merupakan gejala klinis yang paling sering
dijumpai akan tetapi lebih sering didapatkan pada ">" dari pada ">H"!
Iniltrasi ke jaringan peridental menyebabkan terjadanya hipertroi
ginggi8a yang lebih sering dijumpai pada ">H" yang khas untuk tipe .4
dan .s! ,ila terjadi iniltrasi pada sistem syara pusat biasanya
memberikan gejala(gejala muntah(muntah, nyeri kepala hebat, odema
papil, kejangkejang, dan kesadaran yang menurun, keadaan ini bisa
dijumpai pada sekitar 5@ dari "eukemia >kuta! /erjadanya iniltrasi ke
dalam sistem syara pusat ini cairan cerebro spinal!
Iniltrasi dari pada sel(sel leukemia path jaringan orbita akan
memberikan gejala klinik berupa tumor yaitu chloroma 0granulositik
sarkoma1 atau mieloblastoma terutama pada jenis ">H"! /umor iris akan
memberikan warna kehijauan seperti mata kucing hal ini disebabkan oleh
karena terdapat kadar enBim mieloperoksidase dalam jumlah yang cukup
besar! $elainan pada tulang akibat iniltrasi sel(sel leukemia dapat berupa
osteooresis, oesteolisis, atau crystal induced arthritis yang dirasakan
sebagai nyeri sendi oleh penderita!
2.+.* Pemeri%saan La-ora#orim
#ada pemeriksaan laboratorium dari "eukemia >kuta kelainan
yang paling menyolok adalah terdapatnya anemia, trombositopenia, dan
terdapatnya sel(sel muda 0blast1 pada pemeriksaan hapusan darah tepi atau
pada sediaan hapusan sumsum tulang! L "ekositosis didapatkan pada ?'@
dari kasus ">" dan lebih dari 6'@ dari kasus ">H", sedangkan lekopenia
didapatkan pada 18@ dan kasus ">" dan 57@ dari kasus ">H"! %elain
itu pada sediaan hapusan darah atau sumsum tulang sering terlihat
bentukan yang dikenal sebagai I>uer rodI yang merupakan ciri khas dari
">H" dan bisa dijumpai pada tipe .*, .4, ataupun .s! ,entukan ini
merupakan butir(butir granul aBurophilic di dalam sitoplasma yang
mengandung enBim(enBim lisoBom! %ekitar 1'@ dari penderita "eukemia
>kuta memberikan gambaran laboratorium(yang normal pada pemeriksaan
darah rutin meskipun pada saat itu sel(sel leukemia sudah memenuhi
sumsum tulangnya! /erdapatnya pansitopenia tanpa adanya sel(sel blast
dapat terjadi meskipun jarang dan hal inilah yang dikenal sebagai
I>leukemic "eukemiaI! %el(sel blast pada umumnya didapatkan di dalam
darah perier bila sel(sel darah putih berjumlah lebih besar daripada
6''')mikro liter!
#ada sediaan sumsum tulang pada saat diagnosis pada umumnya
didapatkan gambaran hiperseluler yang mengandung *'(1''@ sel(sel
blast! $adang(kadang hasil aspirasi sumsum tulang adalah Idry tapI,
keadaan ini bisa terjadi pada keadaan4
a! %umsum tulang terlalu padat dengan sel(sel leukemia
b! /erjadi(reticulum ibrosis
c! Hekrosis dari sumsum tulang!
%elain itu gambaran morologi dari sel(sel darah putih pada sediaan
hapusan darah tidak selalu menggambarkan keadaaan)status sumsum
tulang! %ebagai contoh keadaan ini adalah didapatkannya selsel mieloblast
yang normal di dalam darah!perier path saat sumsum tulang dipadati oleh
sel(sel limosit, keadaan ini dikenal sebagai Iresponse leuko
erythroblasticI dari sumsum tulang,
$elainan laboratorium lainnya yang juga sering umpai pada
penderita leukemia akuta adalah anemia yang dapat tetjadi pada 6'@ dari
kasus, keadaan ini dapat menimbulltan komplikasi neropati uam urat
disertai pengendapan kristal urat pada saluran kemih! %elain itu
hipokalsemia, hiponatremia, hipergamaglobulinemia, hipokalemia,
peningkatan kadar Vitamin ,15, dan lisiBimuria juga sering dijumpai pada
leukemia akuta
2.+.+ Diagnosis
2iagnosis dan leukemia akuta pada umumnya tidak sukar untuk
ditegakkan, kesulitan justru terletak pada penggolongan)klasiikasi duri
leukemianya telat diagnosis leukemia akuta ditegakkan! 2iagnosis
Icukemia akuta ditegakkan atas dam anamnesa adanya keluhan ebris,
anemia, dan kecenderungan mudah terjadi perdarahan! #ada pemeriksaan
isik terdapat ,L gejala(gejala klinik deniam, #ucat 0anemis1, #etekian,
ekimosis, hepatomegali, splenomegali, limademopati, dan!tanda(tanda
iniltrasi dari sel(sel leukemia yang 1ain4 pada pemeriksaan labotatorium
didapat anemia, nombositopenia, dan sel(sel blast pada sediaan hapusan
darah tepi atau sediaan aspirui)biopsi sumsum tulang dalam jumlah lebih
dari *'@!
=ambaran yang pathognomonic untuk kasus(kasus ">H" yaitu
didapatkannya I>uer rodI yang merupakan granula primer yang abnormal
dari sel(sel mieloblast! 2i samping itu terdapamya gambaran hiatus
leukemikus pada sediaan hapusan darah) sumsum tulang merupakan bukti
yang kuat dari suatu leukemia akuta di mana gambaran ini tidak dijumpai
pada keukemia kronis!
2.+.. Diagnosis Ban'ing
2idapatkan beberapa keadaan yang secara klinis ataupun
laboratorium mirip dengan "eukemia >kuta! $adang(kadang pada
beberapa kasus ">" sukar dibedakan dengan "eukemia $ronis "itnositik
0;""1 bila hanya berdasarkan pemeriksaan morologis saja, demildan juga
pada sel(sel "eukemia dari leukemia kronis mielositik yang mengalami
krisis blastik secara morologis sukar dibedakan dengan suatu ">H"!
2alam hal ini pemeriksaan kromosom dan sitokimia mungkin dapat
membantu membedakannya! %elain itu dapat dipertanbangkan juga, bahwa
;"" hampir tidak pemah didapatkan pada usia di bawah *' tahun, hiatus
leuikemiakus dan aur rod yang khas untuk leukemia akuta dapat dipakai
sebagai pedoman dalam diagnosis banding!
Heuroblastoma pada sumsum tulang dapat mengacaukan diagnosis
oleh karena sel(selnya mitip dengatt lirnoblast, disamping itu sel(selnya
cenderung mengalami pengelompokan seperti sel(sel leukemia dengan
distribusi yang unirom pada sediaan hapusan sumsum tulang! #enyakit(
penyakit neoplastik lain dan jaringan limoid yang mengadakan in8asi ke
Iam darah dapat memberikan gambatan seperti leukemia misalnya pada
multiple mieloma, dan limoma nonhodgkins! %el(sel dari Iimosarkoma
sel leukemia mempunyai spektrum morologis yang terlihat mulai dari
limosit dewasa sampai pada limoblast yang sukar dibedakan dengan
limoblast dari ">"! 2i (ping itu sel(sel dari plasma cell leukemia, dan
hairy cell leukemia sangat mirip dengan limoblast sehingga memberikan
sedikit kesukaran pada diagnosis bandang! #enderita dengan anemia
aplastik dan leukemia akuta dapat memberikan gambaran pansitopenia dan
pada aspirasi sumsum tulang anemia aplastik akan memberikan gambaran
hiposeluler, gambaran ini juga bisa dijumpai pada leukemia akuta
walaupun jarang! "eukemic reaction yang disebabkan oleh ineksi bakteri)
8irus, alergi, toksin, dan keganasan dapat memberikan gambaran seperti
leukemia yang menyebabkan srhit to the let pada sumsum tulang
sehingga tampak sel(sel mieloblast dan promielosit!
2.+.1/ Kompli%asi 'an Pen!e-a- Kema#ian
$omplikasi yang paling sering terjadi pada penderita leukemia
akuta adalah terjadanya perdarahan akibat trombositopenia dan terjadanya
ineksi)sepsis akibat leukopenia atau gangguan ungsi agositosis dan sel(
sel darah putih! $omplikasi leukemia serebral juga sering dijumpai sebagai
akibat lekositosis serebral dan sel sel leukemia!
#erdarahan dapat terjadi pada semua organ tubuh seperti
perdarahan intra serebral perdarahan gastrointrointestainal, bahkan
perdarahan pada bronkhus, perikardium, dan perdarahan retina! Kang tidak
kalah pentingnya adalah komplikasi akibat pemberian obat(obatan
sitostatika yang sering kali menimbulkan aplasia sumsum tulang dengan
segala akibatnya, dan menyebabkan gangguan ungsi berbagai
ogan)jaringan tubuh! #enyulit lain yang juga sering dijumpai adalah
gangguan elektrolit berupa hipo)hiperkalermia!
3ipokalsemia biasanya disebabkan oleh gagal ginjal akuta,
hipoalbuminemia, atau akibat pengikatan kalsium oleh osat yang
dikeluarkan oleh aimoblast! 3iperkakemia terjadi akibat pembebasan
suatu bahan yang mempunyai akti8itas seperti hormon paratiroid oleh
limoblast! 3ipokalemia diduga oleh karena lesi pada tubuh ginjal akibat
meningkatnya kadar muramidase, dan dapat juga karena uptake kalium
yang meningkat oleh sel(sel leukemia, atau sebagai akiliat gangguan
ungsi ginjal! %edangkan hipe:kalemia dapat terjadi akibat his yang masi
dari sel(sel leukemia akibat pemberian sitostatika!
#ada umumnya penyebab kematian yang paling sering pada
leukemia akuta adalah akibat ineksi)sepsis dan perdarahan, hal ini sesuai
dengan penelitian yang dilakukan oleh sarjana wintrobe!
2.+.11 Terapi Le%imia A%#
,eberapa istilah yang perlu diketahui dalam cara pengobatan ">
ialah 4
Cemisi induksi 4 ialah pengobatan yang diberikan untuk mencapai
remisi dengan jalan menurunkan sel(sel ganas hingga di bawah
garis deteksi! 2ikatakan remisi komplit apabila tidak terdapat sel
leukemik baik dalam darah tepi maupun sumsum tulang!
$onsolidasi 4 >dalah intensiikasi dani setelah tercapai remisi
dengan jalan memberikan kemoterapi sama dengan induksi, lebih
intensi atau kemoterapi lain yang tidak ada resistensi silang
dengan kemoterapi induksi! %etiap siklus konsolidasi dapat
menimbulkan eek samping obat mielosupresi berat!
$etahanan 4 diberikan dalam jangka waktu tertentu beberapa bulan(
tahun! +ek samping,obat mielosupresi ringan karena dilaksanakan
secara ambulatoar guna mempertahankan kondisi remisi! Intensi
mieloblati kemoterapi atau kemoradioterapi diikuti cangkok
sumsum tulang dari donor yang sesuai setelah remisi induksi!
2.+.11.1 0-a#1o-a# !ang Digna%an
"eukemia >kut "imoblastQk 0">"1
1! Induksi Cemisi 4
Vincristin 1!8 mg)m5 IV setiap minggu 0maG! 5 mg14 *(6
dosis
#rednison 4' mg)m5 setiap hati p!o! selama * minggu
kemudian tapering
>sparaginase 6'' I9)kg)hari selama 1' hari IV dimulai
pada hari ke(17(58
H, 4 9ntuk resiko jelek ditambah 4
2aunorubicin 46 mg)m5 IV hari ke 1, 8, 16,55
5! #encegahan ;H%
Cadiasi kepala, 54'' rada dalam 1'(16 raksi 0* minggu1
.ethotreGate intrathecal *(6 dosis 15 mg)m5 0maG! dosis 16
mg1
*! /erapi pemeliharaan
/erapi pemelihataan diberikan selama 5 tahun
Vincristin)#rednison reinduksi setiap * bulan dengan dosis dan
lama pemberian seperti induksi remisi, tetapi hanya 5 dosis dari
8incristin dan prednison selama 5 minggu!
? .ercaptopurin p!o! dan .ethotreGat p!o! diantara reinduksi 4
? .ercaptopurin 5''mg)m5)hari selama 6 hari
.ethotreGat 746 mg)m5)hari selama 6 hari R * dosis setiap 5
minggu diantara reinduksi 8incristin)prednison!
"eukemia >kut Honlimositik 0>."1
1! Induksi Cemisi 4
;ytarabln 1''mg)m5)hari secara drip selama ? jam hari 1 s)d hari
7! 2aunorubicine 4 mg)m5 IV bolus hari 1 s)d hari *!
;ytarabin * gram)m5 sehari 5 kal4 2aunorubicine 46 mg)m5 IV
bolus * hari setelah cytarabine!
;ytarabine 1'' mg)m5 sehari secara dri selama 7 hari Idarubicine
1* mg)m5 IV bolu hari 1 s)d hari *!
5! #asca Cemisi Induksi
$onsolidasi dosis tinggi cytarabine 5(* gram)m5 inus selama *
jam setiap 15 jam pada hari 1,*,6!
$etahanan intensi selama * tahun 4
;ytarabine 1'' mg)m5 tiap 15 jam sampai hipoplasia sumsum
tulang berat dicapai! +nam thioguanil 1'' mg)m5 oral tiap 15 jam
sampai hipoplasia sumsum tulang berat! ;angkok sumsum
tulang)busulan dan sikloosamid dosis tinggi atau total body
radiasi dan sikldosamid!
2.. Le%emia Granlosi#i% Kronis
"eukemia granulositik kronis 0"=$1 adalah suatu penyakit
mieloprolierati didapat, yang belum diketahui sebabnya, berasal dari
perubahan neoplastik sel induk hemopoetik 03emopoetic stem cell1,
ditandai dengan lekositosis dan hitung jenis lekosit darah tepi yang khas!
#ada pemeriksaan darah tepi dapat dijumpai turunan sel granulositik pada
semua ase 0polimor1!
2...1 E#iologi
+tiologi "=$ belum diketahui dengan pasti! %ebagian kecil
penderita pernah mengalami radiasi, di mana risiko terjadinya "=$
sebanding dengan dosis radiasi yang diterima!
#eranan Bat kimia karsinogenik, genetik, 8irus, lingkungan dan
obat(obat sitotoksik tidak jelas! ,elum ada data meyakinkan yang
mendukung peranan aktor(aktor tersebut sebagai penyebab "=$!
2...2 Epi'emiologi
>ngka kejadian "=$ di >merika %erikat 1,6 per 1''!'''
penduduk per tahun, tetapi angka kejadian di Indonesia belum diketahui!
2i negara barat "=$ dijumpai pada 16(5'@ dari seluruh kasus leukemia,
sedangkan di Indonesia belum!diketahui dengan pasti! ,eberapa penulis
melaporkan, bahwa lebih kurang 4'@ kasus leukemia pada orang dewasa
adalah "=$!
#enyakit ini agak lebih sering dijumpai pada pria dari pada wanita,
dengan perbandingan 1(1,64 1! 2i kepustakaan barat "=$ dapat mengenai
semua umur paling sering pada, usia 56 sampai ?' tahun, dan mencapai
puncaknya pada dekade keempat!
2...$ Klasi"i%asi
,erdasarkan maniestasi klinik, respons terhadap pengobatan dan
#rognosis penderita, dibedakan dua jenis "=$, yaitu 4
"=$ hpe dewasa
"=$ tipe anak 0ju8enile1
2alam klinis "=$ tipe dewasa paling sering dijumpai, dan kurang dari 6@
"=$ adalah tipe anak!
2...& Si#ogene#i%
"=$ adalah salah satu kelainan neoplastik pada manusia yang
disertai dengan kelainan kromosom yang spesiik!
%aat diagnosis "=$ ditegakkan, lebih dulu 7'@, penderita dewasa
mempunyai kromosom #hiladelphia!
#ada tahun 17?', Howell dan 3ungerori menemukan kromosom
kecil yang, mereka sebut kromosom #hiladelphia 0#hL1, pada dua penderita
"=$!
Cowley 0177*1 membuktikan bahwa kromosom #hL adalah hasil
translokasi antara lengan panjang kromosom 55 dan 7 0"iepman, 178':
;implin 17861!
/ranslokasi ini berasal dari pecahan kromosom 7 pada gugus N*4!1
dan kromosom 55 pada gugus N11!51, sehingga dapat disingkat S
07NT455N(1 atau 074551 0N*4!1: N11!511 0$oeler, 1781: ;hamplin 178?1
/abel 1! #erbedaan antara /ipe anak pada "eukimia =ranulosit $ronis
0>ltman, 17761
/ipe 2ewasa /ipe anak
$elainan $romosom #hL kromosom positi! #hL kromosom Hegati
9sia ,iasanya di atas 5 tahun ,iasanya di bawah 5 tahun
$elaianan <isik
.uka .erah /idak ada >da
#embesaran $elenjar $adang(kadang %ering, mudah terjadi
ineksi yang bernanah
%penomegali %angat besar /idak selalu
.aniestasi perdarahan /idak ada %ering
#emeriksaan darah
"ekosit 9mumnya U 1''!''' 9mumnya V 1''!'''
.onositosis darah tepi dan /idak ada >da
%umsum tulang
/rombositopenia &arang %ering
#enurunan eritropoiesis /idak ada >da
I >ntigen pada sel darah Hormal .enurun
.erah
$adar hemoglobin <etal Hormal 16 ( 6@
Homioblasts pada darah /idak %ering
/epi
3asil "aboratorium lain
9rine dan serum
muramidase
%edikit meningkat .eningkat
Cespons terhadap busulan ,aik &elek
Cata(rata harapan hidup 5,6 ( * tahun V 7 bulan
2...( Pa#ogenesis
%aat diagnosis "=$ ditegakkan, umumnya jumlah lekosit berkisar
antara 1''(*''!''')mmL! #enelitian retrospekti terhadap 1'5 penderita
"=$ menunjukkan bahwa kromosom #hL dapat dijumpai ?(8 tahun
sebelum gambaran klinis "=$ tampak dengan jelas!
,ila hal ini dihubungkan dengan masa pertumbuhan satu sel 0Icell
generation timeI1, waktu yang dibutuhkan dari satu sel, dengan kromosom
#hL 0T1, menjadi 1''!''' se9mmL adalah lebih kurang delapan tahun!
%ebab itu sebagian besar peneliti menganggap bahwa terbentuknya
kromosom #hL merupakLan kelainan pertama pada penderita "=$!
%eperti disebutkan di atas, sebagian besar penderita mempunyai
kromosom #hL r07,551! #ada lengan panjang kromosom 7 0N*41 terdapat
onkogen seluler c(abl 08irus leukemiaL abelson1, sedangkan pada lengan
panjang kiomosom 55 0N151 eerdapat,c(sis 08irus sarkoma simian14
>kibat translokasi ini diduga terjadi! akti8asi onkogen seluler c(abl, atau
mungkin merubah akti8itas transkripsi dari gen regulator didekamya!
$eadaan ini dapat menerangkan terjadanya replikasi sel yang tidak
terkontrol pada "=$!
,erbeda dengan pendapat di atas, <ialkow 017811 mengatakan
bahwa kromosom #hL bukan merupakan kelainau pertama pada "=$!
,erdasarkan hasil penelitiannya pada seorang wanita penderita "=$ yang
mempunyai gen =(?#2 heterosigot diduga sebelum kromosom #hL 0T1
terbentuk, ada satu aktor leukemogene%is lain yang mendahuluinya!
3ipotesa ini ditunjang dengan adanya beberapa kasus "=$ dengan
kromosom #hL 0(1, dimana setelah beberapa saat mengalami kon8ersi
menjadi #hL 0T1!
2...) Per,alanan Pen!a%i#
#erjalanan penyakit "=$ dibedakan dalam tiga ase4
1! <ase kronis
<ase ini biasanya berlangsung selama *(4 tahun, dimana kelainan
klinis dan laboratorik umumnya dapat dikontrol dengan kemoterapi!
5! <ase akselerasi
"ebih kurang 16@ penderita mengalami ase ini, di mana penderita
mulai resisten terhadap pengobatan dengan busulan tetapi belum
mengalami ase akut!
*! <ase akut)krisis blastik!
2elapan puluh lima persen penderita akan mengalami ase krisis
blastik 0$,1, baik tiga sampai enam bulan setelah ase akselarasi
atau langsung dari ase kronis! %ebehun ase ini terjadi, umumnya
didahului perubahan sitogenetik tambahan pada kromosom #hW
semula 0$oeler, 1781: ;hamplin, 178?:2esorges, 178?1! $elainan
ini antara lain berupa duplikasi kromosom #hW, trisomi kromosom 8
atau 18!
2...* Gam-aran Klinis
#ada sebagian besar penderita diagnosis "=$ ditegakkan pada ase
kronis! 9mumnya penderita datang dengan keluhar badan lemah, lelah,
kadang(kadang sesak napas, muka pucat, nasu makan menurun, berat
badan berkurang dan perut kiri atas merongkol!
%edangkan danegara barat, lemah badar merupakan keluhan
terbanyak dijumpai pada saat penderita berobat pertama kali!
$eringat malam, agak demam 0meriang1 dan nyeri tulang dapat
dijumpai, terutama bila jumlah lekosit sangat tinggi!
$adang(kadang terjadi sakit kepala, gangguan penglihatan 8ertigo
dan priapismus akibat lekostasis!
Aalaupun jarang, dapat dijumpai tanda(tanda perdarahan seperti
petekiae, ekimosis, gangguan penglihatan akibat perdarahan retina, dan
hematuri! 3al ini disebabkan trombositopeni atau trombositosis di mana
terjadi gangguan ungsi trombosit!
$adang(kadang serangan artritis pirai akut atau kolik ureter,
merupakan keluhan pertama penderita akibat peningkatan kadar asam urat!
2emam tinggi disertai tanda(tanda ineksi lainnya, penurunan berat badan
dengan cepat, lemah badan yang menonjol, perdarahan, nyeri tulang yang
berulang atau nyeri perut yang sangat, 0akibat inark limpa1 merupakan
tanda awal terjadanya <ase krisis blastik "=$!
2...+ Pemeri%saan Fisi%
9mumnya penderita tampak lemah, pucat disertai tanda(tanda
anemi lainnya! $adang(kadang tampak tanda(tanda perdarahan seperti
petekian, ekimosis dan purpura!
#embesaran hati dapat dijumpai pada lebih kurang 6'@ prnderita
"=$! ,iasanya pembesaran ini ringan dan tidak ada hubungan dengan
derajat pembesaran limpa!
#embesaran limpa merupakan kelainan isik yang paling sering
dijumpai dengan pembesaran yang ber8ariasi dan iringan 0just palpable1
sampai memenuhi rongga perut bagian kiri!
#ertumbuhan tumor ekstra meduler baik pada mata, kelenjar getah
bening selaput otak, tulang atau kulit, jarang dijumpai pada ase kronis,
dan bila ada menunjukkan akan terjadinya krisis blastik %el muda yang
sangat banyak pada ase krisis blastik mengakibatkan lekostasis, sehingga
dapat terjadi, priapismus, trombosis pembuluh darah gangguan
penglihatan, tuli dan sebagainya!
#ada "=$ tipe anak sering didapatkan eritema pada muka, tanda(
tanda perdarahan akibat trombositopeni dan pembesaran kelenjar getah
bening yang mudah mengalami supurasi!
#embesaran hati dan limpa lebih sering ditemukan, tetapi derajat
pembesaran lebih ringan daripada "=$ tipe dewasa!
2.... Pemeri%saan La-ora#orim
>nemia ringan sering dijumpai pada penderita "=$, di mana
derajat anemi berhubungan langsung dengan derajat lekositosis!
%aat diagnosis "=$ ditegakkan, umumnya jumlah lekosit sekitar 1''(
*''!''')mm*!
#ada beberapa kasus dapat ditemukan lekositos yang ringan atau
lebih dari 1!'''!''')mm*! ,erbeda dengan tipe dewasa, pada "=$ tipe
anak umum , jumlah lekosit sekitar 6'!''')mm*! #ada pemeriksaan darah
tepi dapat ditemukan seluruh sel seri granulosit terutama sel yang tua
0mature1, sedangkan mieloblast dan promielosit biasanya kurang dari 1'@!
&adi berbeda dengan leukemia akut, pada ase kronis "=$ tidak ditemukan
hiatus leukemikus!
/rombositosis dapat ditemukan pada lebih dari 6'@ penderita
"=$, bahkan pada beberapa kasus jumlah trombosit dapat melebihi
1!'''!''')mm*! /rombositopeni jarang ditemukan pada penderita "=$
tipe dewasa, tetapi pada tipe anak sering didapatkan!
%umsum tulang penderita "=$ tipe dewasa menunjukkan
gambaran yang hiperseluler, peningkatan rasio mieloid)eritroid, dan
hiperplasi seri granulositik dan megakariositik! #ada "=$ tipe anak
jumlah megakariosit menurun! 3itung jenis sumsum tulang menampilkan
%eri granulosit yang menyerupai sumsum tulang normal!
<ibrosis sumsum tulang kadang(kadang dapat ditemukan!
#enyebab pasti ibrosis belum diketahui, tetapi diduga akibat dibentuknya
suatu aktor yang merangsang pembentukan ibroblast dalam sumsum
tulang!
>nalisis sitogenetik harus dikerjakan saat memeriksa sumsum
tulang, penderita "=$! $romosom #hW dapat dijumpai pada lebih dari
7'@ kasus "=$!
#enilaian akti8itas enBim alkali osatase lekosit 0><"1 0">#
score1 dapat metisbantu menegakkan diagnosis "=$ pada stadium awal!
#ada "=$ didapatkan nilai ><" rendah 0'(1'1, sedangkan lekositosis
yang disebabkan ineksi, inlamasi, pemberian steroid stab keganasan lain,
akan memberikan nilai ><" yang normal)tinggi 04'(1''1! Hilai ><" yang
meningkat)normal pada "=$ dapat berarti pengobatan berhasil atau
sebaliknya terjadi krisis blastik pada penderita tersebut!
>kibat produksi dan lisis sel(sel lekosit yang relati cepat,
peningkatan asam urat ,ering ditemukan pada "=$! Aalaupun demikian,
berbeda dengan leukemi akut, neropati asam urat jarang terjadi!
#enderita "=$ <ase kronis yang mengalami perubahan laboratorik
seperti anetni, lekositosis yang progresi, peningkatan nilai "># %core,
eosinoili atau basoili yang menonjol, dan trombositosis atau
trombositopeni, merupakan tanda akan terjadi krisis blastik!
#ada <ase ini sel leukemia mengalami gangguan dierensiasi tidak
lengkap 0partially dierentiated1, sehingga gambaran daerah tepi
menyerupai leukemia akut 0banyak sel muda1!
#ada beberapa kasus, gejala klinis pertama krisis blastik 0$,1
dapat terjadi ekstrameduler 0limpa, kelenjar getah bening, selaput otak atau
jaringan lain1, sedangkan gambaran daerah tepi atau sumsum tulang masih
menyerupai <ase kronis!
,ila terjadi $, tipe mieloblastik, tumor ekstrameduler tersebut
dapat berwarna kehijau(hijauan, akibat adanya enBim mieloperoksidase,
sehingga dapat didiagnosis kloroma atau sarkoma granulositik! %edangkan
pada $, tipe limoblastik, gambaran histo patologis tumor menyerupai
limoma!
2...1/ Diagnosis
.eskipun analisis sitogenetik dan pemeriksaan nilai "># score
tidak dapat dikerjakan, gambaran klinis dan laboratorik sudah cukup untuk
mendiagnosis "=$! 2iagnosis "=$ ditegakkan bila ditemukan
pembesaran limpa, lekositosis dan gambaran daerah tepi sel(sel turunan
granulosit yang polimor!
=ambaran daerah tepi yang karakteristik ini dapat dijumpai pada
hampir semua penderita "=$ dan sangat jarang ditemukan pada kelainan
mieloprolierati yang lain atau reaksi leukemoid!
>nalisis sitogenetik dan penentuan nilai "># score membantu
menegakkan diagnosis "=$! >danya kromosorn #hW dan nilai "># score
yang rendah memperkuat diagnosis pasti "=$! ,ila kromosom #hW tidak
ditemukan, kemungkinan mieloibrosis tidak dapat disingkirkan 0lihat
diagnosis banding1!
.enegakkan diagnosis "=$ pada ase $, merupakan suatu
problem tersendiri! ,ila sebelumnya ada riwayat "=$ 0<ase kronis1,
diagnosis "=$ ditegakkan bila ditemukan sel blast lebih)sama dengan
*'@ dalam daerah tepi atau sumsum tulang! ,ila riwayat "=$ tidak
diketahui, diagnosis "=$ <ase $, ditegakkan berdasarkan adanya
kromosom #hW dan ditemukannya sel blast dan ptomielosit lebih)sama
dengan *'@ dalam daerah tepi, atau sel blast dan promielosit lebih)sama
dengan 6'@ dalam sumsum tulang!
2...11 Diagnosis Ban'ing
Ceaksi leukemoid dan kelainan mieloprolierati yang lain
0#olisitemia Vera dan .ieloibrosis1 merupakan diagnosis bandang "=$!
Ceaksi leukemoid dapat ditemukan pada pemberian steroid, ineksi dan
keganasan lain! >namnesis, pemeriksaan isik dan pemeriksaan laboratorik
yang baik dapat menyingkirkan kemungkinan reaksi leukemoid! #ada
reaksi leukemoid biasanya tidak ditemukan pembesaran limpa yang
menonjol, basoilia, eosinoilia atau trombositosis! 9mumnya sel muda
lekosit tidak sebanyak "=$ dan asam urat tidak meningkat! Hilai ">#
score yang normal)tinggi dan kromosom #hW 0(1 membedakan reaksi
leukemoid dart "=$!
#embesaran limpa, lekositosis dan adanya sel muda dalam daerah
tepi dapat ditemukan pada #olisitemia Vera dan .ieloibrosis! #ada
keadaan tersebut biasanya nilai "># %core tinggi dan tidak ditemukan
kromosom #hW! #ada polisitemia 8ets, hemoglobin jelas meningkat,
sedangkan pada "=$ dapat normal atau rendah! #embesaran limpa pada
.ieloibrosiss lebih menonjol daripada "=$ sedangkan lekositosis pada
.ieloibrosis biasanya tidak tinggi!
#embesaran limpa pada "=$ biasanya berhubungan dengan
derajat lekositosis! ,ila ditemukan pembesaran limpa yang menot jol tetapi
lekositosis kurang dari 1''!''')mm*, kemungkinan .ieloibrosis lebih
besar dari pada "=$! <ibrosis sumsum tulang pada .ieloibrosis lebih
banyak)nyata daripada "=$!
2...12 Pengo-a#an
Cadiasi, kemoterapi dan atau splenektcmi tidak meningkatkan
ketahanaan hidup penderita "=$, tetapi hanya meningkatkan kualitas
hidup penderita!
$elainan kromosom ternyata tetap aria atau menghilang untuk
sementara! %ebab itu istilah rernisi lengkap 0true remission1 pada "=$
tidak ada!
2...12.1 Kemo#erapi
<ase $ronis
1! ,usulan
,usulan 0myleran1 adalah suatu ankylating agent yang
merupakan tetapi standar "=$ selama *' tahun terakhir! Ebat ini
menghambat akti8itas sumsum tulang terutama produksi granulosit!
,iasanya penderita memberi respons yang baik terhadap busulan,
kecuali pada "=$ tipe anak! #engobatan dimulai dengan
pemberian ?(8 mg)hari 0oral1 sampai jumlah lekosit mencapai 6'@
semula! $emudian dosis diturunkan setengahnya, sampai jumlah
lekosit mencapai! 5'!''')mm*! +ek obat ini,dapat berlangsung 1'(
14 hari setelah obat dihentikan! &adi bila jumlah lekosit mencapai
sekitar 5'!''') mm* !Ebat dihentikan atau diberikan terus dengan
dosis lebih kecil 0maintenance dose1!#emeliharaan yang
dibutuhkan berkisar antara 1(4 mg)hari! +ek samping busulan
adalah applasia sumsum tulang, hiperpigmentasi, steriloisasi
amenoroe, insuisiensi adrenal dan kadang(kadang ibrosis paru!
5! 3ydoGyurea
;ara kerja hydroGyurea 03ydtea1 belum diketahui dengan pasti,
tetapi diduga menghambat sintesa 2H>! &umlah lekosit dapat turun
dengan cepat, tetapi bila obat dihentikan jumlah lekosit meningkat
dengan cepat pula! Ebat ini dapat diberikan per oral atau parenteral
dengan dosis 5'(4' mg)kg ,,)hari, biasanya selama empat sampai
tujuh hari, kemudian dosis di atur untuk mempertahankan jumlah
lekosit yang normal! +ek samping hydroGyurea relati tidak ada!
,eberapa penderita mengalami mengalami mual, diare, stomatitis
dan dermatitis! >pabila sumsum tulang yang berkepanjangan,
seperti akibat busulan, belum pernah dilaporkan!
*! "ain(lain
#ada "=$ <ase kronis, obat(obat kemoterapeutik lain seperti
melphalan, mercatopurine, thioguanine dan dibromomannitol juga
dapat diberikan! /etapi tidak ada satupun yang terbaik lebih eekti
daripada busulan atau hydroGyurea! "=$ tipe anak umumnya
memberi respons yang jelek terhadap pengobatan! ,aru tiga kasus,
dilaporkan memberi respons yang baik terhadap kombinasi
mercaptoputine dan cyto8n, arabinoside!
#engobatan mutakhir yang digunakan secara ini adalah pemberian
intereron atau imarioil 0="IV+;1!
<ase krisis blastik
Aalaupun banyak protokol pengobatan yang telah dipakai pada
<ase $,, respons penderita umumnya jelek! #enanganan "=$ <ase $,
adalah sama dengan penanganan leukemia akut! ,anellos017711
melaporkan *'@ penderita <ase $, dan memberi respons terhadap
pengobatan dengan 8incrisrin dan prednison 0tetapi standar untuk induksi
remisi "eukemia "imoblastik >kut1! /ernyata kelompok yang responsi
tersebut adalah penderita! $, dengan morologi limoblastik, dan
mempunyai antigen c(>"" dan enBim /%t 0/erminal deoBynudeotidyl
transerase1!
,ila tipe dari $, dibedakan, 6'@ penderita $, tipe limoblastik
memberi respons yang baik terhadap pengobatan dengan 8incristin dan
prednison! #enggunaan cytosin arabinoside dan ? thioNuanine 0dapat
dipakai untuk induksi remisi "eukemia .ieloblastik >kut1 pada tipe
mieloblastik hanya memberikan respons pada 17@ penderita! >damson
017871 menganjurkan pengobatan dengan 8incristin dan prednison pada
semua penderita $, tidak tergantung morologi sel blast!
#emberian proilaksis kranio(spinal pada penderita $, yang
mengalami remisi masikr ada silang pendapat! /etapi beberapa sarjana
membenarkan terapi proilaktik pada kasus yang mencapai remisi!
#roilaksis dilakukan dengan penyuntikan .ethotreGate intrathecal 1'(
15,6 mg per minggu selama ?(8 minggu dan radiasi kranial 54'' C!
2...12.2 Le%o"eris
"eukoeresis dapat menurunkan jumlah lekosit dengan cepat, tetapi
penurunan ini bersiat sementara! /indakan ini kadang(kadang dilakukan
pada "=$ dengan priapismus atau gangguan susunan syara pusat akibat
leukostasis!
2...12.$ 2a'iasi
%ejak tahun 17'5(1764, radiasi merupakan satu(satunya metode
pengobatan penderita "=$!
Cadiasi eksternal 0whole body1 atau injeksi Bat radiakti 0*5#1,
sudah tidak digunakan lagi! Cadiasi pada limpa, kadang(kadang dilakukan
bila pembesaran limpa sangat mengganggu penderita! 2osis total radiasi
berkisar antara *''(15''!
2...12.& 0perasi
%plenektomi pada "=$ ase kronis sering dikerjakan dengan
harapan menghambat terjadinya $,, sehingga dapat memperpanjang
kemungkinan hidup penderita! /ernyata tindakan ini tidak memberikan
hasil yang diharapkan!
%pelenektomi pada ase kronis baru dikerjakan bila terjadi
hipersplenisme, inark limpa atau penderita mengalami trombositopeni
akibat eek samping busulan!
2...12.( 3ang%o% Smsm Tlang
Cemisi total pada "=$ tidak dapat tercapai dengan terapi
konser8ati, karena kelainan kromosom tetap ada atau menghilang
sementara saja! %atu(satunya cara untuk eradikasi total %I3 yang abnormal
adalah dengan kemoterapi intensi! %ebagai konsekuensi, pada kasus
tersebut harus dilakukan cangkok sumsum tulang 0;%/1!
;%/ autologous sudah tentu tidak mencapai tujuan pengobatan,
karena sumsum tulang penderita yang di cangkokkan tetap mengandung
kromosom #hW! /indakan ini dilakukan untuk memperpanjang ase kronis,
sementara menunggu donor syngeneik atau allogeneik!
;%/ dapat dilakukan pada ase kronis, ase akselerasi atau ase
$,! 2ari 178 "=$ yang mendapat ;%/, ketahanan hidup tertinggi dicapai
oleh kelompok yang mengalami ;%/ pada ase kronis!
Aalaupun ;%/ tampaknya memberikan hasil yang cukup
memuaskan, masih perlu e8aluasi lebih lanjut untuk menilai
keberhasilannya mengingat prosedur ini masih relati baru!
2...1$ Prognosis
"ama hidup "=$ ber8ariasi dari beberapa bulan sampai lebih dari
1' tahun! .edian lama hidup penderita "=$ tipe dewasa tidak berubah
selama enam dekade terakhir, yaitu berkisar antara *(4 tahun! ,ila
penderita sudah mencapai ase $,, lama hidup penderita umumnya kurang
dari satu tahap! #ada "=$ tipe anak, median lama hidup kurang dari
sembilan bulan!
#enyebab utama kematian penderita "=$ adalah ineksi dan
perdarahan, yang berhubungan dengan ase $,! #ada beberapa kasus,
keadaan berhubungan dengan apalagi sumsum tulang akibat pengobatan!
2.1/ Le%emia Lim"osi#i% Kroni%a
#ada "eukemia "imositik $ronika 0""$1 keganasan yang dapat
mengenai sel , maupun sel /, dan terdapat 4 jenis ""$ yaitu 4 ""$ sel ,:
""$ sel /: "ymphosarcoma cell leukemia dan 3airy cell leukemia!
"eukemia limositik kronika berbeda dengan jenis leukemia yang lain
karena pengalaman penyakit jenis ini lambat dan dapat berlangsung
selama bertahun(tahun! "eukemia ini khususnya dijumpai pada orang
dewasa berumur 4' tahun dan merupakan satu(satunya leukemia yang
tidak pernah timbul akibat radiasi! #ada sebagian besar ""$ sel yang
berprolierasi adalah sel , dengan ciri(ciri permukaan normal tetapi tidak
menunjukkan akti8itas imunologik! #ertumbuhan sel patologik ini
mendesak pertumbuhan sel , normal! "impa, sumsum tulang, dan kelenjar
lima dipenuhi oleh sel ini sehingga menghambat pergerakan granulosit
dan monosit melewati membrane 8askuler! %el , leukemik dapat hidup
selama 6 tahun, berbeda dengan sel , normal yang hidup paling lama 1
tahun!
"eukemia limositik kronis selalu timbul secara bertahap dan
sering kali diketahui secara tidak sengaja pada saat memeriksakan darah
untuk keperluan lain! #ada pemeriksaan isik mungkin dijumpai
lymphadenopathy, hepatomegali dan splenomegali! 3asil pemeriksaan
laboratorium menunjukkan jumlah leukesit dalam darah tepi berkisar
antara *'!'''(5''!''')ul! 8'@ atau lebih terdiri atas limosit kecil dengan
morologi normal atau agak muda sehingga mengesankan gambaran
monoton! #ada sediaan apus darah tepi diketemukan banyak sel rusak
0smudge cells1, mungkin disebabkan karena sel(sel limosit rapuh!
$romatin inti lebih padat dan kadang(kadang tampak anak inti!
#ada keadaan dini sumsum tulang yang diperoleh dengan aspirasi
tidak menunjukkan kelainan yang berarti tetapi pada sediaan biopsi
sumsum tulang dapat diketemukan sarang(sarang limosit, pada kasus
yang lanjut limosit dapat menggantikan jaringan haematopoitik!
=ranulosit walaupun pada hitung jenis presentasinya sedikit, jumlah
absolutnya pada awal penyakit biasanya normal! $arena sumsum, tulang
dipenuhi oleh limosit, pembentukan eritrosit dan trombosit berkurang
walaupun kemampuan ungsional eritropoesis dan trombopo%sis normal!
"eukemia limositik kronis jenis sel / terdapat pada 5(6@ di antara
""$! ,iasanya pada leukemia, jenis ini dijumpai neutropenia berat!
"imosit dalam darah tepi menunjukkan granula dalam sitoplasma
,iasanya iniltrasi sel dalam sumsum tulang hanya sedikit tetapi sering
dijumpai iniltrasi ke kulit dan adenopati mediastinal! "eukemia ini tidak
responsi terhadap terapi dan biasanya prognosisnya buruk "eukemia sel
limosarkoma menunjukkan populam monoklonal sel , yang tidak
berdirensiasi dengan inti tidak teratur, terlihat dengan anak inti jelas,
"eukemia prolimositik biasanya terdapat pada orangtua! &umlah limosit
darah tepi melebihi 6'!''')ul, kromatin inti padat dan anak inti jelas!
2.1/.1 Kri#eria Diagnos#i% LLK
1! "imositosis yang absolut jenis matang minimal diderita U 4
minggu tanpa ada penyebab lain yang jelas 4
&umlah limosit U 1' G IE7 disertai iniltrasi sumsum tulang
atau enotipe sel ,
&umlah limosit U 6 G 1'7)" disertai iniltrasi sumsum
tulang dan enotipe sel ,
5! %umsum tulang hiperseluler atau normoseluler dengan jumlah
limosit yang matang U *' @
*! <enotipe dari limosit darah tepi
%el , dengan immunoglobulin permukaan densitas rendah
dengan kappa atau lamda light chain
;26(: ;25(: ;2*(
,entukan rossete dengan mouse C,;
4! "imosit matang dengan kurang dari 66@ bet1 tu 4 atipik, atau
tidak matang
2.1/.2 S#a'im LLK
%tadium ""$ menumt Cai 4
%tadium /anda(tanda klinik
E
I
II
III
"imositosis darah tepi dan sumsum tulang
"imositosis dan limpadenopati
"irnositosis dengan hepatomegali dan)atau
splenomegali 0dan)atau "impadenopati1
"imositosis dengan anemia 03b V 11 g)dl1
dan)atau tanpa "impadenopati, splenomegali dan
IV
atau hepatomegali!
"imositosis dengan trombositopenia 0#"/ V 1''
F 1'7)"1 dan)atau tanpa anemia, "impadenopati,
splenomegali dan)atau hepatomegali!
%tadium ""$ menurut re8isi Cai 4
%tadium $elompok @penderita %ur8i8al .edian
' Cendah *' 1'
I)II %edang ?' ?
III)IV /inggi 1' 5
2.1/.$ Pengo-a#an LLK
$elompok Cisiko Cendah
adalah 3epatosplenomegali, "impadenopati, >"; 0>bsolute
"ymphocytic ;ount1 U 1'' F 1'7)", anemia trombositopenia yang
progresi! Ebat yang digunakan adalah ;hlorambusil yang
dianjurkan adalah ',1 mg, kg ,, perhari, '!4('!1 mg)kg,, tiap 4
minggu atau '!4('!? mg)kg,, tiap 5(4 minggu!
>pabila terdapat tanda(tanda I/# atau >I3> maka berikan
prednison *'(1'' mg)ma perhari >pabila dalam 1(5 minggu tidak
tampak respons dapat ditambahkan cyclophosphamid atau
chlorambusil, atau dipertimbangkan splenectomi #emberian imunt
globulin mungkin bermanaat!
$elompok 3igh =rade
%ur8i8al .edian pada kelompok ini 1,6 tahun umumnya dianjurkan
untuk memberi pengobatan Cesponse rate dari pemberian
chlorambusilTprednison tiap bulan 47@, chlorambusilTprednison
tiap hari *8@ dan prednison saja 11@! Cesponse rate dengan ;V#
adalah 64(75@ dengan sur8i8al median tidak lebih dar 4 tahun!
Cadiasi penting untuk splenomegali dar lymphadenopathy yang
besar! %plenektom bermanaat untuk pendetira splenomegali yang
masih atau immunecytopenia yang tidak memberi respon pada
steroid!
BAB III
PE4BAHASAN
2iagnosis "eukemia dengan jenis >kut "imoblastik "eukemia
ditegakkan berdasarkan dari anamnesa, pemeriksaan isik dan pemeriksaan
penunjang! #ada anamnesa didapatkan keluhan "emah seluruh badan,
sejak X 1 minggu ini nyeri kepala 0T1, nyeri perut 0T 1nyeri sendi pada
kaki, mual 0T1 muntah 0T1 1G tadi pagi, nasu makan menurun, berat badan
menurun, panas badan sejak kemarin, seringtampak pucat pasien
mempunyai riwayat masuk rumah sakit sebanyak * kali dalam ? bulan ini
untuk transusi darah, selama masuk rumah sakit pasien dikatakan
menderita anemia! "iteratur menyebutkan bahwa pada awalnya >""
memiliki gejala yang tidak spesiik dan relati singkat, yaitu sekitar ??
persen! =ejala yang tampak merupakan akibat dari iniltrasi sel leukemia
pada sumsum atau organ di tubuhmaupun akibat dari penurunan produksi
dari sumsum tulang! =ejala yang timbul akibat iniltrasi sel(sel muda pada
sumsum tulang yaitu anoreGia, lemas, irritable, sedangkan tanda yang
dapat timbul anemia, trombositopenia, dan neutropenia! .aniestasi klini
lain yang biasa didapatkan adalah demam yangsiatnya ringan dan
intermiten! "iterature menyebutkan demam ini dapatdisertai atau tanpa
adanya ineksi, dan dapat disebabkan karena terjadinya neutropenia
sehingga pasien memiliki resiko tinggi terhadap ineksi
.aniestasi klinis lain yang bisa didapat namun tidak spesiik
adalah berat badan yang menurun, nyeri tulang atau sendi terutama di
eGtremitas inerior! Hyeri pada tulang dan sendi ini disebabkan adanya
iniltrasi sel(sel leukemia pada tulang perikondrial atau sendi atau oleh
ekspansi rongga sumsum tulang oleh sel leukemia!
#ada pemeriksaan isik ditemukan #emeriksaan isik didapatkan
kesadaran =;% 46? tanda 8ital dalam batas normal, pasien tampak anemis,
terdapat 3epatomegali,ekstremitas tampak anemis!/anda yang diperoleh
pada pemeriksaan isik pada pasien yang dicurigai penderita leukemia
adalah tampak anemis dan menunjukan adanya tanda(tanda perdarahan
seperti petechie, epistaksis atau perdarahan gusi! .aniestasi ini
disebabkan oleh turunnya jumlah trombosis pada pasien leucemia karena
gagalnya ungsi hematopoesis!! 3epatomegali juga bisa di dapatkan akibat
iniltrasi sel leukemia,
!#emeriksaan penunjang yang telah dilakukan pada pasien ini
adalah darah rutin, urinalisa, ungsi hepar dan ungsi ginjal,anti 3bs>g
hapusan darah tepi,
#ada pemeriksaan darah rutin didapatkan adanya kadar hemoglobin
yangrendah, leukosit yang sangat tinggi, dan trombosit masih dalam batas
normal! 3al ini sesuai dengan literatur yang menyebutkan bahwa pasien
dengan leukemia mengalami kegagalan ungsi sumsum tulang sehingga
produksi sel(sel darahnya terganggu, "iterature menyebutkan sekitar 5'
persen pasien memiliki kadar leukosit lebih dari 6'!''' per millimeter
kubik, namun jarang didapatkan lebih dari *''!''' per millimeter kubik !
/anda(tanda ini timbul akibat sel(sel tumor yang telah dimusnahkanakan
melepaskan ion(ion intraseluler dan produk metaboliknya ke dalam
sirkulasidarah penderita!
3apusan darah tepi yang dilakukan pada pasien mendapatkan
hasil peningkatan jumlah sel leukosit yang didominasi oleh sel(sel dengan
gambaran limositik jumlah sangat meningkat, didominasi deret limoid,
limoblas T! 3asil ini memberikan kesan adanya gambaran akut %usp!>kut
"imoblastik "eukemin0>""1 22 >."
/erapi >l" berdasarkan Indonesian #rotocol >!"!" - 3C
- 5''?! #engobatan yang diberikan pada pasien selama dirawat terdiri dari
terapi spesiik dan terapi suporti! "iterature menyebutkan bahwa terapi
>"" terdiri dari terapi spesiik terhadap sel(sel leukemia dan terapi
suporti! /erapi spesiik ini terdiri dari * tahap, yaitu ase induksi remisi,
ase konsolidasi, dan ase maintenance atau pemeliharaan!
<ase induksi remisi bertujuan agar pasien mengalami remisi
denganmengeliminasi sel(sel leukemia di sumsum tulang sebanyak yang
dapat ditoleransioleh pasien sampai didapatkan sel(sel blast kurang dari 6
persen di sumsum tulang, dan kembalinya jumlah utroil dan trombosit
yang mendekati normal pada akhir ase remisi induksi! Ebat(obatan yang
dapat diberikan selama ase ini adalah deGametasone atau prednisolon,
8incristine yang diberikan secara intra8ena, dandauno rubisin,
intramuscular asparginase, dan intrathecal methotreGate
#engobatan yang diberikan pada pasien ini selama dirawat terdiri
dari /erapi suporti pada kasus ini diberikan secara simptomatik #ada
kasus ini pasien mendapatkan obat(obatan4 ;airan inuseintra8ena #D
16'' ml)54 jam, ,antibiotik ;iproloGacin 5G1 tablet, #aracetamol *G6''
mg, , Canitidine *G5' mg, #acked Ced cells 1 bag)hari!
#rognosis pasien pada kasus ini adalah dubia ad malam ! #asien
berusia lebih dari 7 tahun, adanya hepatomegali dan didapatkan morologi
sel limoblast! ,erdasarkan literatur prognosis jelek bila usia pasien kerang
dari 1 tahun atau lebih dari 7 tahun, jumlah sel leukosit lebih dari 6'!'''
per meter kubik, didapatkan adanya adenopati, dan pada pemeriksaan
morologi sel limoblas didapatkan tipe "5
2></>C #9%/>$>
,erry, 5'11, Ceerat leukemia 0online1
http4))www!scribd!com)doc)847'64?7)Ceerat("eukemia
diakses tanggal 54 Ektober 5'15
.arina, lumbal, 5'1', Ceerat "eukemia 0online1
http4))www!scribd!com)doc)*7'6*175)Ceerat ("eukemia
diakses tanggal 5* Ektober 5'15
/jokroprawiro, >skandar, dkk, 5''7, Buu !"ar #lmu Penyait
Dalam, >irlangga 9ni8ersity #ress, %urabaya!