Anda di halaman 1dari 4

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Alhamdullilah, tiada kata yang pantas kami ungkapkan syukur kepada Allah SWT
atas segala rahmat dan nikmat-Nya yang telah diberikan kepada kami.
Segala puji hanya milik Allah SWT Tuhan Semesta Alam, shalawat dan salam
hanya untuk paling mulianya Nabi Muhammad SAW, beserta keluarganya, sahabat,
dan umatnya semua.
Pada semester 5 Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran dan
Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jakarta, kami mendapatkan mata kuliah
Sistem Onkologi. Dalam PBL Modul I mengenai Disfagia, kelompok kami
menganalisa kasus berdasarkan keluhan utama serta keluhan-keluhan yang
dirasakan pasien. Kami juga berusaha menganalisisi bagaimana langkah diagnostik
yang tepat untuk pasien tersebut serta tatalaksana baik medika mentosa atau non-
medika mentisa. Dan juga kami menganalisis lebih dalam mengenai hubungan
anatara disfagia dengan sistem onkologi ini.
Laporan ini kami buat untuk memenuhi tugas Sistem Onkologi bagi kami
mahasiswa/i Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran dan Kesehatan
Universitas Muhammadiyah Jakarta.
Kami mohon maaf kiranya apabila dalam Laporan ini masih banyak kesalahan
serta kekurangan dapat kiranya bapak dan ibu memberi kami masukan dan arahan.

1.2 Tujuan Pembelajaran
Tujuan Instruksional Umum
Setelah mempelajari modul ini mahasiswa diharapkan dapat menjelaskan tentang
penyakit-penyakit dengan gejala pada DISFAGIA, patogenesis, patofisiologi, cara
diagnosis, dan penangan penyakit-penyakit tersebut.



Tujuan Instruksional Khusus
Setelah selesai mempelajari modul ini, mahasiswa diharapkan dapat :
1. Membuat arti dam definisi disfagia
2. Menyebutkan tumor jinak dan ganas penyebab/degenerasi DISFAGIA
3. Menjelaskan patogenesis terjadinya DISFAGIA
4. Menjelaskan struktur anatomi pencernaan/GI Tract bagian atas
5. Menjelaskan cara diagnosis penyakit-penyakit dengan disfagia
6. Menjelaskan pemeriksaan penunjang yang dibutuhkan untuk membantu
menegakkan diagnosis keganasan dan lain-lain kelaianan yang menyebabkan
disfagia.
7. Menggambarkan perubahan histopatologi pada bermacam-macam penyakit
tumor pencernaan.
8. Menjelaskan tentang pemeriksaan penunjang apa saja yang digunakan untuk
mendeteksi penyakit tersebut.
9. Menyebutkan stadium kanker pada pencernaan dengan menggunakan sistem
TNM
10. Menjelaskan cara penanganan neoplasma jinak dan ganas.
11. Menjelaskan terapi utama dan tambahan pada tumor jinak maupun ganas
12. Mengetahui prognosis kanker pencernaan.









BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Skenario
Seorang wanita usia 30 tahun, belum menikah mengeluh setiap makan keluar lagi
seperti apa yang sudah dimakan setelah 1-2 jam. Makanan cair lebih susah daripada
makanan padat. Berat badan tidak menurun.

2.2 Klarifikasi Istilah (-)

2.3 Analisa Masalah












2.4 Kata/Kalimat Kunci
1. Jelaskan definisi disfagia dan klasifikasinya !
2. Jelaskan patogenesis terjadinya disfagia !
3. Jelaskan pengertian dan perbedaan tumor jinak dan ganas pada scenario serta
etiologinya !
4. Jelaskan faktor resiko terjadinya disfagia !
5. Jelaskan struktur anatomi, histologi, PA, fisiologi, GI bagian atas !
6. Sebutkan komplikasi pada disfagia !
30 tahun
Makanan cair lebih sulit ditelan
daripada makanan padat
Muntah setelah
1-2 jam
BB tidak
Terjadi Gangguan pada GI
bagain Atas
7. Sebutkan stadium kanker pada GI bagian atas !
8. Bagaimana cara mendiagnosis keganasan dengan keluhan disfagia ?
9. Apa hubungannya antara disfagia dengan berat badan tidak turun ?
10. Kenapa saat menelan lebih susah menelan makanan cair dari pada yang padat ?
11. Apa DD pada Skenario ?
a. Akalasia
b. Skleroderma esofagus
c.