Anda di halaman 1dari 4

1

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Dalam era globalisasi ini, pertambangan batu bara merupakan salah satu
sektor yang terbesar di indonesia dan berperan meningkatkan sistem perekonomian di
indonesia. Kekayaan alam yang begitu banyak harus bisa dikelola oleh pemerintah
dan hasilnya dapat dinikmati oleh masyarakat indonesia. Job site yang merupakan
lokasi pertambangaan batu bara. Salah satu unit yang menunjang produksi
penambangan yaitu Motor Grader (GD), dimana Motor Grader berfungsi sebagai
alat untuk membuat jalan, seperti membentuk jalan, meratakan jalan dan finishing,
karena Motor Grader GD 825A-2 di lengkapi beberapa alat-alat perlengkapan kerja
yang terpasang pada Motor Grader GD 825A-2 yang digunakan untuk memenuhi
pekerjaan-pekerjaan tersebut. Salah satu alat perlengkapan kerja tersebut yang utama
adalah blade yang berfungsi meratakan tanah pada saat melakukan grading. dalam
penerapan di lapangan tidak mungkin keadaan unit selalu dalam keadaan baik, pasti
ada seusatu hal yang menyebabkan unit tersebut mengalami kerusakan. dan salah satu
komponen yang sering mengalami keusakan adalah final drive. Apabila hal tersebut
terjadi, maka harus segera dilakukan overhaul pada final drive tersebut. dan final
drive tersebut harus segera di kirim ke perusahaan manufacturing agar bias dilakukan
proses disassembly untuk mengetahui kerusakan apa yang terjadi dalam final drive
tersebut.
Salah satu perusahaan yang bergerak di bidang remanufacturing ini adalah
tempat saat penulis melakukan OJT (On The Job Training) di PT.KOMATSU
REMANFUACTURING ASIA Balikpapan, perusahaan ini bergerak di bidang
remanufacturing khusus untuk komponen dari jenis-jenis komatsu baik unit heavy
duty dump truck, dozer, grader, serta wheel loader. Salah satu upaya yag dilakukan
oleh PT.KOMATSU REMANUFACTURING ASIA agar menjaga target
produksinya tetap tercapai adalah dengan cara meminimalisirkan kerusakan pada

2

komponen suatu unitnya apabila komponen tersebut sering breakdown agar
komponen tersebut menjadi lebih siap dan layak pakai dalam jangka waktu yang
lama. Saat penulis melakukan OJT (On The Job Training) di PT.KOMATSU
REMANUFACTURING ASIA, penulis mengamati beberapa kerusakan yang terjadi
pada komponen-komponen yang datang dari site. Salah satu komponen yang
mengalami kerusakan tersebut dan dikirim ke perusahaan ini adalah kerusakan
terjadi permasalahan di bagian Final drive pada Motor Grader. Salah satu
permasalahan yang membuat penulis tertarik adalah output Shaft Broken pada Unit
Motor Grader GD825A-2.
Penulis mengumpulkan data-data waktu final drive melaksanakan
pembongkaran yaitu pada Motor Grader GD 825A-2 selama tahun 2013, agar
pembaca dapat mengerti apakah unit tersebut sedang dalam kondisi bermasalah atau
normal. Final drive Motor Grader dalam tahun 2013 yang melaksanakan perbaikan
di PT.Komatsu Remanufacturing Asia.

Gambar 1.1 :Diagram component in 2013
Keterangan Grafik :
A. Keterangan Sumbu :
1. Sumbu X Menunjukan kondisi komponen.
2. Sumbu Y Menunjukan volume atau jumlah komponen.

Dari grafik di atas dapat disimpulkan pada tahun 2013 untuk komponen final
drive Motor Grader GD 825A-2 yaitu grafik menunjukan mengalami output shaft
0
1
2
3
4
5
6
Output Shaft broken Output Shaft worn normal condition
2013
3

broken terdapat 2 komponen, sementara mengalami output shaft worn terdapat 2
komponen dan dengan kondisi normal terdapat 5 komponen. Selain itu mahalnya
komponen shaft yang baru dan produksi jumlah komponen yang terbatas serta
lamanya waktu pemesanan shaft yang baru, maka penulisan pada tugas akhir ini
penulis menetapkan judul tersebut.

1.2 Rumusan Masalah
1.2.1 Apakah penyebab kerusakan Output Shaft pada unit GD825A-2 broken ?
1.2.1 Bagaimanakah cara meminimalisasi penyebab Output Shaft broken pada unit
GD 825A-2 ?

1.3 Batasan masalah
Dalam penyusunan tugas akhir ini penulis membatasi permasalahan, hanya
membahas pada final drive GD 825A-2 dengan penyajian data sampel tanpa
melakukan pengujian bahan di laboratorium atau menggunakan alat uji.

1. 4 Tujuan Penelitian
1. Mengetahui penyebab kerusakan Output Shaft pada unit GD825A-2 broken.
2. Dapat mengetahui cara meminimalisasi penyebab Output Shaft broken pada
unit GD825A-2.

1. 5 Manfaat Penelitian
1. Untuk Mahasiswa
Menambah ilmu pengetahuan terhadap penyerapan teknologi baru dari
lapangan kerja yang tidak diperoleh dibangku perkuliahan.


2. Untuk Perusahaan
Memperkecil resiko kerusakan yang mungkin terjadi pada suatu unit alat
berat, yang tentu dapat mengurangi efisiensi waktu kerja dari sebuah
4

perusahaan, terlebih jika waktu yang terbuang oleh unit tersebut sangat
berhubungan dengan cost.
3. Untuk Ilmu Pengetahuan
Memperluas pandangan pembaca terhadap ilmu pengetahuan baru yang
diterapkan pada dunia kerja khususnya pada aplikasi alat berat.

1.6 Sistematika Penulisan
Metode penulisan terdiri dari lima bab, yang masing-masing terdiri dari
beberapa sub bab, yaitu :
BAB I PENDAHULUAN
Berisi tentang latar belakang, rumusan masalah, batasan masalah, tujuan
penulisan, teknik pengumpulan data, waktu dan tempat pengumpulan data, serta
sistematik penulisan.
BAB II LANDASAN TEORI
Berisi tentang dasar-dasar teori yang dipakai penulis dalam menyelesaikan
tugas akhir.
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
Berisi tentang jenis penelitian,tempat dan waktu penelitian serta metode
pengumpulan data.
BAB IV PEMBAHASAN
Memuat tentang pembahasan masalah dan permasalah yang di angkat.
BAB V PENUTUP
Penutup dengan sub bab yang berisi tentang kesimpulan dari masalah yang
diangkat dan saran.

DAFTAR PUSTAKA.
LAMPIRAN