Anda di halaman 1dari 46

Kemoterapi Kanker

Kanker
Kanker suatu kelompok penyakit neoplastik yang timbul pada manusia
dari semua kelompok usia dan ras maupun dalam semua spesies hewan. Insiden,
distribusi geografi dan tingkah laku jenis kanker khusus berhubungan dengan
banyak faktor yang meliputi jenis kelamin, usia, ras, presdiposisi genetic serta
pemaparan ke karsinogen lingkungan. Karsinogen kimiawi (terutama yang
terdapat pada asap tembakau) maupun agen seperti zat warna azo, alfatoksin dan
benzene jelas terlibat dalam induksi kanker pada manusia dan hewan. Virus !"
kelompok papilloma dan herpes tertentu serta #irus $!" tipe % juga telah
dilibatkan sebagai agen penyebab pada kanker hewan dan mungkin juga pada
beberapa kanker manusia.
&anda adanya kanker adalah pertumbuhan yang menginfiltrasi, merusak
dan membentuk metastatis. Ini berarti kanker tidak akan membatasi diri sampai
batas jaringan, melainkan akan masuk ke dalam organ dan pembuluh (infiltrasi).
'ada pertumbuhan ini jaringan asalnya akan rusak (destruksi) dan pada bagian
tubuh lainnya akan membentuk sel anak (metastasis).
Karena sel kanker berasal dari sel tubuh sendiri, pastilah telah terjadi suatu
perubahan bentuk sehingga hal ini terjadi. (el)sel kanker akan kehilangan
diferensiasinya da mulai tumbuh secara otonom, dan akhirnya akan memusnahkan
tubuh sendiri.
Etiologi kanker
Penyebab endogen
isamping adanya disposisi bawaan, ialah antara lain, terganggunya
fungsi imun. 'ada beberapa kanker, pertumbuhanna akan dirangsang oleh hormon
(misalnya pada kanker payudara oleh estrogen* pada kanker prostat oleh
testosterone), akan tetapi menjadi tanda tanya pula hormon dapat menyebabkan
kanker.
Fakultas Farmasi Universitas Surabaya 2011-2012. Kemoterapi Kanker.
Penyebab eksogen
sinar pengionisasi
karsinogen kimia
#irus onkogen
(ama seperti etiologinya, pathogenesis kanker hanya sedikit yang
diketahui. +alaupun demikian dapat dipastikan bahwa pembentukan kanker
terjadi paling sedikit melalui dua tahap. 'ada tahap pertama (fasae inisiasi) terjadi
peetumbuhan kanker sesungguhnya, artinya perubahan irre#ersible sel tubuh
menjadi sel kanker.
+alaupun penyebabkan kanker bermacam)macam, pembentukkan
kerangka kanker secara formal sama, &erjadi perubahan informasi genetic dalam
sel kanker. (etelah melewati periode laten yang panjang maka tahap kedua, pada
fase promosi atau fase realisasi, akan terbentuk tumor sesungguhnya yaitu dengan
proliferasi sel.
Kokarsinogen merupakan senyawa yang tidak menyebabkan kanker tetapi
dapat merangsang kerja karsinogenik dari suatu karsinogen sedangkan promoter
adalah senyawa yang mempercepat fase realisasi suatu tumor.
Kadang)kadang secara histologist dapat di diagnosis adanya pertumbuhan
kanker sebelum terjadi realisasi tumor (carcinoma in situ). Ini sangat penting
untuk mengetahui secara dini kanker pada leher rahim seorang wanita.
(ecara patologik di samping pertumbuhan tumor system saraf dibedakan
pula tumor mesenkrim dan tumor epitel. &umor mesenkrim ganas disebut
sarcoma. &umor epitel ganas disebut karsinoma.
'ertumbuhan kanker saat ini dapat ditiadakan atau dihambat.
'embentukan kembali sel tumor menjadi sel jaringan normal belum dapat
dilaksanakn penanganan terapeutik yang terpenting seperti operasi dan penyinaran
dapat dapat menghilangkan sel kanker dari organism. &idaklah dapat dihindari
bahwa jaringan yang sehat akan ikut dibunuh atau disinari. -perasi dan
penyinaran terpaksa harus dilakukan karena kanker yang tidak ditangani akan
dapat menyebabkan kematian.
Fakultas Farmasi Universitas Surabaya 2011-2012. Kemoterapi Kanker.
Kemoterapeutka yang digunakan saat ini untuk kanker adalah sitostatika,
hanya menyebabkan pemusnahan atau perusakan sel tumor. .mumnya kerja obat)
obat ini kurang spesifik, sehingga pada saat yang sama akan menimbulkan
kerusakan parah pada sel sehat.
/ang terutama diserang adalah jaringan yang mempunyai laju pembelahan
sel yang tinggi (sumsum tulang, kelenjar testes, mukosa usus, rambut). Karena itu
sitostatika0kecuali hormon hipotalamus, hormon korteks adrenal, hormon
kelamin, yang bukan sitotoksik umum, akan tetapi juga digunakan pada bentuk
tumor khusus terutama hanya diindikasi jika operasi atau penyinaran tidak atau
tidak mungkin dilakukan lagi. Karena itu obat)obat ini terutama hanya digunakan
pada tumor sistemik, terutama pada hemoblastosis, dipakai juga untuk profilaksis
dan terapi metastasis serta pada tumor lanjut, yang tak dapat dioperasi lagi.
.mumnya hasil penanganan dengan sitostatik jauh lebih baik pada sarcoma atau
hemoblastosis dibandingkan dengan pada karsinoma.
'enggunaan sitostatika dalam jangka panjang seringkali menyebabkan
terjadinya resistensi. Kemungkinan di sini terjadi seleksi sel tumor yang (secara
primer) tidak peka terhadap sitostatikum bersangkutan.
Siklus sel
(iklus sel dibedakan atas fase mitosis dan interfase. Interfase dibagi lagi
menjadi fase 1)2, fase ( dan fase 1)3.
'ada fase 1)2 terutama disintesis asam ribosom nukleat, sel akan tumbuh,
struktur sitoplasma tertentu akan berdiferensiasi. 'ada fase)( dengan
pembentukan asam deoksiribonukleat baru, jumlah kromosom akan berlipat dua
dan dengan ini pembelahan sel akan dipersiapkan. 4ase)( akan diikuti oleh fase
pertumbuhan pasca sintesis (fase 1)3). isini kromosom sudah ada dalam bentuk
kromatida.
ari keseluruhan sel yang ada, hanya sebagian sel ada dalam siklus
pembelahan ini, sisanya ada dalam apa yang dinamakan fase 1
5
, artinya dilihat
dari pembelahannya sel ini ada dalam keadaan istirahat (pool-G
0
).
Fakultas Farmasi Universitas Surabaya 2011-2012. Kemoterapi Kanker.
Pembagian kerja obat antikanker
6erdasarkan cara kerjanya pada siklus sel obat kanker dibedakan menjadi
cell cyclespecific (CCS), sitostatika yang bekerja spesifik pada fase siklus sel
tertentu* dan cell cyclenonspecific (CCNS), sitostatika yang tidak spesifik
berkerja pada fase tertentu, yang berarti dapat bekerja pada semua siklus sel.
Cell CycleSpecific (CCS) Agents Cell CycleNonspecific (CCNS)
Agents
Antimetabolites (S phase) Alkylating agents
Capecitabine Altretamine
Cladribine Bendamustine
Clofarabine Busulfan
Cytarabine (ara-C) Carmustine
Fludarabine Chlorambucil
5-Fluorouracil (5-FU) Cyclophosphamide
Gemcitabine Dacarbazine
-!ercaptopurine (-!") #omustine
!ethotre$ate (!%&) !echlorethamine
-%hio'uanine (-%G) !elphalan
Epipodophyllotoxin (topoisomerase II
inhibitor) (G(S phase)

%emozolomide
%hiotepa
)toposide Anthracyclines
axanes (! phase) Daunorubicin
Albumin-bound paclita$el Do$orubicin
Doceta$el )pirubicin
"aclita$el *darubicin
"inca alkaloids (! phase) !ito$antrone
+inblastine Antit#mor antibiotics
+incristine Dactinomycin
+inorelbine !itomycin
Fakultas Farmasi Universitas Surabaya 2011-2012. Kemoterapi Kanker.
Antimicrot#b#le inhibitor (! phase) Camptothecins (topoisomerase I
inhibitors)
*$abepilone *rinotecan
Antit#mor antibiotics (G,! phase)

%opotecan
$latin#m analogs
Bleomycin Carboplatin
Cisplatin
-$aliplatin
1. SENYAWA PENGALKILASI
(enyawa pengalkilasi yang dapat bereaksi umumnya mempunyai dua
gugus fungsi, yang kerja sitostatiknya terutama didasarkan pada alkilasi asam
nukleat. (etelah pengaktifan menjadi karbanion, disamping bereaksi dengan
protein zat ini bereaksi juga antara lain dengan guanin !" dan menyebabkan
perubahan !" di beberapa tempat.
engan demikian reduplikasi asam nukleat akan terganggu, demikian juga
pembelahan sel.
"gen alkilasi utama yang bermanfaat di klinis mempunyai struktur yang
mengandung gugusan bis (kloroetil))amina, etilenimin atau nitrosurea. i antara
bis (kloroetil) amina, siklofosfamid, mekloretamin, melfalan, dan klorambusil
mempunyai kegunaan terbesar.
6erbagai obat alkilasi yang sedang diselidiki untuk menghubungkan
berbagai molekul pembawa seperti asam amino, asam basa nukleat, hormon atau
gugusan gula ke gugusan yang sanggup mengalkilasi* tetapi belum berhasil
dicapai alkilasi 7yang dapat diarahkan tempat8 saat ini.
(ebagai suatu kelas, agen alkilasi bekerja lewat timbulnya efek sitotoksik
melalui pemindahan gugus alkilnya ke berbagai unsur sel. "lkilasi !" di dalam
nucleus mungkin merupakan interaksi utama yang menyebabkan kematian sel.
&etapi obat ini juga bereaksi secara kimia dengan gugus sulfihidril, amino,
hidroksil, karboksil dan fosfat dari semua nukleofil sel. 9ekanisme umum kerja
Fakultas Farmasi Universitas Surabaya 2011-2012. Kemoterapi Kanker.
obat ini melibatkan siklizasi intramolekul untuk membentuk ion etilnimonium
yang bisa langsung atau melalui pembentukkan ion karbonium memindahkan
gugusan alkil ke unsur sel. &empat alkilasi utama di dalam !" adalah posisi !:
guanin* tetapi basa lain juga dialkilasi dalam tingkat yang lebih kecil, termasuk
!2 dan !; adenin, !; sitosin dan 5< guanin maupun atom fosfat dan protein yang
berhubungan dengan !". Interaksi ini dapat timbul pada utas alkilasi utama
bersifat bifungsional, dengan 3 gugusan reaktif. "lkilasi guanine dapat
menghasilkan kode yang salah melalui basa abnormal yang berpasangan dengan
timin atau dalam depurinasi dengan eksisi sisa guanine. =fek terakhir
menyebabkan pecahnya utas !" melalui pengguntingan tulang punggung gula
fosfat !". $antai silang !" terlihat sebagai yang sangat penting bagi kerja
sitotoksik obat alkilasi dan sel yang bereplikasi sangat rentan terhadap obat ini.
>adi walaupun alkilasi bukan spesifik siklus sel, sel yang paling rentan terhadap
alkilasi dalam fase 1
2
lanjut dan fase)( siklus sel serta menunjukkan hambatan
dalam 1
3.
1.1 Nitrogen Mustar
Siklo!os!ami
Mekanisme kerja. -bat ini merupakan zat yang paling terkenal dan
juga yang paling banyak digunakan dari kelompok ini. i dalam hati oleh
sitokrom ')?@5 mikrosom hati akan mengubah siklofosfamid menjadi ?)
hidroksisiklofosfamid, yang dalam keadaan seimbang dengan
aldofosfamid. 9etabolit aktif ini dianggap dibawa oleh aliran darah ke
tumor dan jaringan normal, tempat timbulnya pemecahan nonenzimatik
bagi aldofosfamid menjadi bentuk sitotoksik0mustard fosforamid dan
akrolein. Aati tampak dilindungi melalui pembentukkan enzimatik bagi
metabolic tak aktif ?)ketosiklofosfamid dan karboksifosfamid.
Efek samping an interaksi o!at. -bat ini menimbulakan efek
samping berupa efek emetik. =fek emetik berasal dari susunan saraf pusat
dan dapat dikurangi dengan pra)terapi dengan fenotiazin atau kanabinoid
(tetrahidrokanibinol, nabilon).
Fakultas Farmasi Universitas Surabaya 2011-2012. Kemoterapi Kanker.
epresi sum)sum tulang belakang. =fek samping atas sum)sum
tulang belakang mungkin lebih parah bila obat alkilasi diberikan bersama
dengan obat mielosupresif lain atau terapi radiasi dan sering diperlukan
pengurangan dosis dalam keadaan demikian untuk menghindari toksisitas
berlebihan. "lopurinol dapat meningkatkan depresi sum)sum tulang dan
meningkatkan yang signifikan dari sitotoksik metabolit siklofosfamid.
Kloramfenikol memperpanjang waktu paruh siklosfosfamid dan
meningkatkan toksisitas.
Kegagalan o#arium atau testis merupakan gejala sisa lanjut yang
lazim dari terapi obat alkilasi.
Siklofosfamida di dalam mengalami aktivasi menjadi aldofosfamid yang selanjutnya mengalami
konversi menjadi fosforamid dan akrolein. Senyawa tersebut berfungsi sebagai gugus alkil yang
akan berikatan dengan rantai DNA sel. DNA yang berikatan dengan gugus alkil akan terputus
dan bersifat mematikan sel.
"usul!an
6usulfan suatu obat oral yang mempunyai tingkat spesifitas utama
bagi seri granulosit, sehinnga bernilai khusus dalam terapi leukemia
mielogen kronika. 6usulfan tidak menyebabkan mual atau muntah,
walaupun ada absorpsi yang seragam.
Fakultas Farmasi Universitas Surabaya 2011-2012. Kemoterapi Kanker.
SEL
KANKE#
Efek samping. 'eningkatan pigmentasi kulit lazim dengan obat ini
dan telah cukup sering dilaporkan sindroma yang lebih jarang timbul
berupa fibrosis paru atau insufisiensi adrenal atau atrofi, sehingga mereka
dapat dihubungkan dengan busulfan.
1.$ Nitrosourea
Karmustin (6%!.), lomustin (%%!.) dan semustin (metal)
%%!.) tampak non)resisten silang dengan obat alkilasi lain* semuanya
tampak memerlukan biotransformasi untuk akti#itas antitumor yang timbul
oleh dekomposisi nonenzimatik untuk membebaskan turunan dengan
akti#itas alkilasi dan karbamoilasi. !itrosourea sangat larut lipid dan dapat
melintasi sawar darah otak. !itrosourea tampak berfungsi dengan
terangkai silang melalui alkilasi !". -bat ini mungkin lebih efektif
terhadap sel fase BplateauC daripada sel yang tumbuh eksponensial,
walaupun di dalam populasi sel yang dalam siklus obat ini tampak
memperlambat progresiti#itas sel melalui fase sintetik !".
(alah satu nitrosourea yang mengandung gula dan timbul secara
alamiah, stretozoin (Danozar) menarik karena ia mempunyai toksisitas
sumsum tulang yang minimum tetapi sering efektif dalam terapi sel
karsinoma pulau yang mensekresi insulin pada pancreas dan kadang pada
limfoma non)Aodgin.
Sifat golongan nitrosurea yang larut lemak sehingga memungkinkan untuk menembus sawar otak.
Sehingga senyawa ini digunakan sebagai terapi tumor otak.
Fakultas Farmasi Universitas Surabaya 2011-2012. Kemoterapi Kanker.
1.% Sisplatin
(isplatin (sis)diaminadikloroplatinum EIIF, platinol) suatu
kompleks logam inorganic yang ditemukan oleh $osenberg dan rekannya,
yang membuat pengamatan tak sengaja bahwa kompleks platinum netral
menghambat pembelahan dan menginduksi pertumbuhan filamentosa
Esc"eric"ia coli. (eluruh rangkaian analog platinum telah disintesis, tetapi
sisplastin merupakan satu)satunya yang saat ini digunakan klinik.
9ekanisme kerja yang tepat bagi sisplastin masih ditentukan, ia
dianggap bekerja analog dengan obat alkilasi. Ia membunuh sel dalam
semua stadium siklus sel, menghambat biosintesis !" dan mengikat
!" melalui pembentukan rantai silang interutas. &empat pengikatan
utama adalah !: guanin, tetapi interaksi ko#alen dengan adenine dan
sitosin juga timbul. Kompleks platinum tampak sinergis dengan obat
antikanker tertentu lainnya.
(etelah pemberian intra#ena, toksisitas akut utama adalah mual
muntah. (isplastin relati#e sedikit berefek atas sum)sum tulang, tetapi ia
dapat menginduksi disfungsi ginjal yang bermakna dan kadang)kadang
disfungsi ne#us akustikus. Aidrasi dengan infus saline0tunggal atau
dengan mantol atau diuretika lain0tampaknya meminimumkan
nefrotoksisitas.
(isplastin mempuyai akti#itas antitumor utama dalam kanker
genitourinarius, terutama kanker testis, o#arium dan kandung kemih.
'enggunaan bersama dengan #inblastin dan bleomisin merupakan
kemajuan utama dalam pengembangan terapi kuratif bagi kanker testis
nonseminoma. 6eberapa analog platinum dengan toksisitas ginjal dan
gastrintestinalis yang lebih ringan sekarang ini dalam uji coba klinik.
1.& Prokarba'in
'rokarbazine oral merupakan turunan metilhidrazin dengan
akti#itas kemoterapi (terutama pada penyakit hodgin). -bat ini juga
bersifat leukemogenik serta mempunyai sifat teratogenik dan mutagenik.
Fakultas Farmasi Universitas Surabaya 2011-2012. Kemoterapi Kanker.
9ekanisme kerja prokarbazin belum jelas* tetapi obat ini
menghambat sintesis !", $!" dan protein. 9emperpanjang fase
interfase serta menyebabkan pecahnya kromosom. 9etabolism oksidatif
obat ini dengan enzim mikrosom menghasilkan azoprokarbazin dan A
3
-
3,
yang bisa bertanggung jawab bagi pengguntingan utas !". 6erbagai
metabolit lain dari obat ini telah terbentuk, yang mungkin bersifat
sitotoksik. (alah satu metabolit merupakan penghambat monoamina
oksidase (9"-) dan efek samping yang tak diinginkan dapat timbul bila
prokarbazin diberikan bersama penghambat "- lain. i samping mual,
muntah, dan mielosupresi yang dapat diramalkan, juga telah dilaporkan
anemia hemolitik, reaksi paru, dan respon yang tak diinginkan dengan
alkohol (seperti disulfiram), seperti menderita BrashC kulit bila diberikan
prokarbazin bersama fenitoin.
'rokarbazin mempunyai kegunaan utama dalam kemoterapi
kombinasi penyakit Aodgkin karena ia tidak beresistensi silang dengan
alkaloid #inca atau obat alkaloid kon#ensional. &etapi sifat
leukemogeniknya kemudian bisa menyebabkan penggantiannya dengan
obat yang mempunyai potensi karsiogenik yang lebih kecil.
1.( )akarba'in
akarbazin suatu senyawa sintetik yang berfungsi sebagai obat
alkilasi setelah akti#asi metabolic oleh enzim mikrosom hepar dengan !)
demetilasi oksidatif ke turunan monometil yang berdekomposisi spontan
ke @)amoniomidazol)?)karboksamid yang diekskresikan ke dalam urin dan
diazometan. iazometan membentuk ion metal karbonium yang dianggap
mungkin merupakan spesies sitotoksik. akarbazin diberikan parenteral
dan tidak tergantuk atas jadwal. Ia menimbulkan mual, muntah, dan
mielosupresi. 'emakaian utamanya pada melanoma, penyakit Aodgkin dan
beberapa sarcoma jaringan lunak. alam 3 tumor terakhir, akti#itasnya
dipotensiasi oleh doksorubisin.
Fakultas Farmasi Universitas Surabaya 2011-2012. Kemoterapi Kanker.
1.* +ekasmetilmelamin
Aeksametilmelamin suatu obat yang sedang diselidiki dengan
sturkutr serupa dengan tritelenmelamin. Ia relati#e tidak larut dan hanya
tersedia dalam bentuk oral. (enyawa yang berhubungan,
pentametilmelamin (yang merupakan metabolit utama heksametilmelamin)
jauh lebih dapat larut dan sekarang dalam ujicoba klinik dalam bentuk
intra#ena. Kedua obat ini cepat dibiotransformasi oleh demetilasi,
mungkin menjadi zat antara aktif. -bat ini menyebabkan mual, muntah,
serta neuropati susunan saraf pusat dan perifer, tetapi mielosupresi yang
relati#e ringan. (ekarang mereka diklarifikasi sebagai obat yang sedang
diselidiki. Aeksametilmelamin bermanfaat dalam karsinoma o#arium yang
resisten obat alkilasi dan mungkin akan diizinkan oleh 4" untuk
digunakan dalam kelainan itu tidak lama lagi.
)osis , -oksisitas .bat Alkilasi Poli!ungsional
-bat alkilasi digunakan dalam terapi banyak jenis kanker
hematologi dan padat, umumnya sebagai komponen kemoterapi
kombinasi. Ia dibicarakan dalam berbagai tumor spesifik.
9ual dan muntah hampir menyeluruh dilaporkan dengan
pemberian intra#ena bagi mekloretamin, siklofosfamid dan karmustin serta
timbul dalam, frekuensi sedang dengan siklofosfamid oral.
=fek toksik penting dosisi terapi yang pada hakekatnya ada pada
semua obat alkilasi adalah depresi sumsum tulang dan kemudian
leucopenia dan trombositpenia. 6isa timbul infeksi berat dan septicemia
bersama granulositpenia. (iklofosfamid dapat menimbulkan alopesia
ringan sampai parah hingga pada ;5G pasien. Ia juga bisa menyebabkan
sistitis hemoragika. (ering sistitis dapat dicegah dengan hidrasi yang
adekuat.
=fek hematopoietik obat alkilasi dalam dosis toksik diobati dengan
penghentian obat ini. &ransfusi eritrosit dan trombosit serta antibiotika
untuk mengontrol infeksi digunakan sesuai keperluan sampai sumsum
tulang telah beregenerasi.
Fakultas Farmasi Universitas Surabaya 2011-2012. Kemoterapi Kanker.
Obat alkilasi: Dosis dan Toksisitas
Agen Alkilasi
)osis Agen
-unggal
-oksisitas
Akut
-oksisitas -ertuna
(iklofosfamid
;,@)@mgHkgHhari
per oral selama
25 hari* 2 gHm
3
IV sebagai dosis
tunggal.
9ual dan
9untah
osis berlebihan
menimbulkan depresi
sumsum tulang yang
parah dengan
leucopenia,
trombositopenia dan
pendarahan.
6usulfan
3)ImgHhari per
oral* 2@5)3@5
mgHrangkaian
pengobatan
&ak ada
(isplatin
35 mgHm
3
Hhari
IV atau @5):5
mgHm
3
sebagai
dosis tunggal
setiap ; minggu
9ual dan
9untah
isfungsi ginjal.
Isfungsi ner#us
akustikus.
'rokarbazin
@5)355 mgHhari
per oral
9ual dan
9untah
epresi sumsum tulang,
depresi susunan saraf
pusat.
ekarbazin
;55 mgHm
3
per
hari IV selama @
hari
9ual dan
9untah
epresi sumsum tulang
Aeksametilmelamin
25mgHkgHhari
selama 32 hari
9ual dan
9untah
Jeukopenia,
trombositopenia dan
neuropati perifer
$. AN-IME-A".LI-
(ementara sifat biokimia unik dari semua sel kanker belum
ditemukan, sel neoplastik mempunyai sejumlah perbedaan kuantitatif
dalam metabolism dari sel normal yang membuat mereka lebih rentan
terhadap sejumlah antimetabolit atau analog struktur. 'rototype untuk
menghambat pertumbuhan ganas adalah antagonis asam folat metotrksat
yang bekerja langsung sebagai pengganti metabolit normal.
Fakultas Farmasi Universitas Surabaya 2011-2012. Kemoterapi Kanker.
Mekanisme $iokimia. "ntimetabolit atau produk aktifnya (setelah
biotransformasi dapat bekerja dengan salah satu sejumlah mekanisme
berbeda untuk menghambat proliferasi sel. 9isalnya antimetabolit dapat
dimetabolisme pengganti substrat normal bagi jalur biosintesis sehingga
antimetabolit bergabung dengan makromolekul penting yang kemudian tak
dapat berfungsi dengan tepat. 9ekanisme kedua melibatkan kompetisi
dengan metabolit normal yang bekerja pada tempat katalitik suatu enzim
atau pada tempat alosterik (regulasi)
alam beberapa kasus, penghambatan suatu enzim akan
menyebabkan produk toksik berakumulasi* tetapi nampaknya mekanisme
ini relati#e jarang. >alur biokimia yang sejauh ini terbukti paling dapat
dieksplorasi dengan antimetabolit adalah yang berhubungan dengan
sintesis nukleotida dan asam nukleat. alam sejumlah kasus, bila suatu
enzim diketahui mempunyai efek utama pada lintasan yang menyebabkan
replikasi sel, penghambat reaksi yang dikatalisisnya telah terbukti
merupakan obat antikanker yang bermanfaat.
$.1 Metrotreksat
9etotrrksat merupakan anatgonis asam folat yang terikat pada
tempat katalitik aktif dihidrofolat reduktase, yang mempengaruhi sintesis
bentuk reduksi yang menerima satu karbon. Krangnya kofaktor ini
menghentikan sintesis timidilat, nukleotida purin serta asam amino serin
dan metionin, sehingga mengganggu pembentukan !", $!" dan
protein. =nzim ini mengikat metroteksat dengan sangat kuat.
%osis an toksisitas. 9etotreksat diberikan secara oral atau
intra#ena. =fek samping toksik terhadap jaringan yang berproliferasi
biasanya terlihat pada sum)sum tulang serta dalam jumlah lebih kecil pada
kulit dan mukosa gastrointestinal. =fek metotreksat dapat dihilangkan
dengan memberikan leuko#orin. 7'enyelamatan8 leuko#orin telah
digunakan pada ketidaksengajaan kelebihan dosis atau secara percobaan
bersama terapi metotreksat dosis tinggi yang dimaksudkan untuk
Fakultas Farmasi Universitas Surabaya 2011-2012. Kemoterapi Kanker.
menyelamatkan sel normal sementara masih meninggalkan sel tumor yang
menjadi sasaran kerja sitotoksiknya.
Metotreksat adalah antagonis asam folat sehingga asam folat tidak bisa berikatan dengan
dihidrofolat reduktase. Hal tersebut membuat dihidrofolat (H!" dan tetrahidrofolat (H#" tidak
tebentuk. H# yang merupakan koen$im dari timidilat sintase yang merubah deo%yuridylat (D&M'"
menjadi deo%ytimidilat (D(M'". D(M' diperlukan untuk sintesis DNA dan pembelahan sel. )arena
D(M' tidak terbentuk maka terjadi gangguan sintesis DNA dan pembelahan sel.
$.$ Antagonis Pirimiin
/luorourasil
4luorourasil menjalani biotranformasi menjadi anabolit nukleotida
ribosil dan oksiribosil. (alah satu metabolit ini @)fluoro)3C)de)oksiuridin
@C)fosfat (4d.9'), membentuk kompleks tiga unsur yang terikat ko#alen
dengan enzim timidilat sintetase dan kofaktornya metilentetrahidrofolat
(&A?), suatu reaksi penting bagi sintesis nukleotida timin. Ia menghasilkan
penghambatan sintesis !".
%osis an toksisitas. !ormalnya fluorourasil diberikan secara
intra#ena dan mempunyai waktu paruh metabolic yang singkat. +alaupun
ia aktif bila diberikan secara oral, namun bioa#ailabilitasnya tak menentu
dengan cara pemberian itu. Krim yang mengandung fluorourasil
Fakultas Farmasi Universitas Surabaya 2011-2012. Kemoterapi Kanker.
digunakan topical untuk terapi kanker kulit. 4luorourasil digunakan secara
sistemik dalam terapi berbagai adenokarsinoma. &oksisitas utamanya
mielosupresi dan mukositis.
luorourasil dianabolik menjadi *+fluoro+!,+de+oksiuridin *,+fosfat (d&M'" yang kemudian
memblok timidilat sintetase dengan demikian menghambat deo%yuridylat (D&M'" menjadi
deo%ytimidilat (D(M'". Akibatnya terjadi kematian sel karena tidak mempunyai timin.
Sitarabin
(itarabin merupakan antimetabolit spesifik fase ( yang diubah
oleh deoksisirtidin kinase menjadi @C)mononukleotida ("ra%9').
"ra%9' dianabolis lebih lanjut menjadi trifosfat (ara%&') yang
menghambat !" polymerase secara kompetitif. Aal ini menyebabkan
penghambatan sintesis !", sementara pembentukan $!" dan protein
berlanjut yang menyebabkan pertumbuhan yang tak seimbang.
(itarabin digunakan terutama pada leukemia akut serta serangan
akut leukemia kronis. =fek samping meliputi mual, mielosupresi parah dan
berbagai tingkat stomatitis atau alopesia.
$.% Antagonis Purin
Fakultas Farmasi Universitas Surabaya 2011-2012. Kemoterapi Kanker.
anabolit
9erkaptopurin merupakan tiopurin pertama yang ditemukan
bermanfaat sebagai obat antikanker. ari tiopurin juga terbentuk asam
tioguanilat. 9etabolit ini menyokong kerja merkapotopurin. &iopurin
terutama digunakan dalam terapi leukemia akuta masa kanak)kanak.
Merkaptopurin dirubah oleh hipo%antin+guanin fosforibosil transferase (H-'.(" menjadi bentuk
nukleotid yang se/ara kompetitif menghambat biosintesis purin. Dengan menghambat berbagai
en$im adenilosuksinat+sintetase dan fosforibosil+pirofosfatamido+transferase maka sintesis DNA
dan .NA ditekan.
%osis an &oksisitas. 9erkaptopurin dan tioguanin yang diberikan
per oral, cepat diabsorbsi dari usus dan terutama diekskresi ke dalam urin.
&etapi merkaptopurin diubah menjadi metabolit aktif dengan oksidasi yang
dikatalisis oleh Kanthinoksidase, sedangkan tioguanin memerlukan
deaminase sebelum dimetabolisme oleh enzim ini. 4aktor ini penting
karena analog purin alopurinol, suatu penghambat Kantin oksidase yang
kuat sering digunakan bersama kemoterapi dalam kanker hematologi.
&erapi bersamaan dengan alopurinol dan merkaptopurin menyebabkan
toksisitas merkaptopurin berlebihan kecuali bila dosis merkaptopurin
dikurangi. =fek ini tidak timbul dengan tioguanin, yang dapat digunakan
dengan dosis penuh walaupun diberikan alopurinol. "lopurinol merupakan
penyokong penting dalam kemoterapi leukemia dan limfoma. +alaupun
tidak sitotoksik, ia mencegah toksisitas akibat basa purin yang dilepaskan
melalui lisis tumor oleh penghambatan akti#itas
Fakultas Farmasi Universitas Surabaya 2011-2012. Kemoterapi Kanker.
Kanthin oksidase. Ia memungkinkan ekskresi purin sel yang relati#e lebih
larut daripada asam urat. (ehingga dicegah nefrotoksisita dan gout akut
yang ditimbulkan asam urat berlebihan.
Agen Antimetabolit: Dosis dan Struktur
Lobat ini tidak menyebabkan toksisitas akut.
%. AN-I"I.-IKA
1olongan obat antibiotika di bagi menjadi @, yaitu ,
2. "ntrasiklin
3. "ktinomisin
;. 6leomisin
?. 9itomisin
@. 9itramisin
Fakultas Farmasi Universitas Surabaya 2011-2012. Kemoterapi Kanker.
Agen Kemoterapi )osis .bat -unggal -oksisitas -ertuna0
9etotreksat
3,@)@ mgHhari per oral* 25 mg
intratekal 2)3 kali per minggu
.lserasi oral dan
traktus gastrointestinal,
depresi sumsum tulang,
leucopenia,
trombositopenia.
9erkaptopurin 3,@ mgHkgHhari per oral
6iasanya dapat
ditoleransi baik. osis
lebih besar dapat
menyebabkan depresi
sumsum tulang.
&ioguanin 3 mgHkgHhari per oral
6iasanya dapat
ditoleransi baik. osis
lebih besar dapat
menyebabkan depresi
sumsum tulang.
4luorourasil
2@mgHkgHhari IV selama @ hari
dengan infuse 3? jam* 2@ mgHkg
per minggu IV
9ual, ulserasi oral dan
gastrointestinal, depresi
sumsum tulang.
%.1 Antrasiklin
"ntibiotika antrasiklin di dapat dari (treptomyces peucetius #ar
caesius, termasuk obat antisitotoksik yang paling berguna. "ntrasiklin
adalah obat %%!( yang dapat bergabung (intercalate) dengan pasangan
basa !" untuk menghambat sintesa !" dan $!" tetapi juga
mempunyai kerja lain seperti memecah membran dan membebaskan
generasi radikal (yang dapat menimbulkan peracunan jantung). "da 3
turunan dari "ntrasiklin yaitu ,
oksorubisin ("driamycin)
aunorubisin (%erubidine)
osis
aunorubisin
;5 M <5 mgHm3 per hari IV selama ; hari, atau ;5 M <5 mgHm3 IV
tiap minggu.
oksorubisin
<5 mgHm3 IV tiap ; minggu sampai dosis total maksimum @@5
mgHm3
9ekanisme Kerja
2. 6erafinitas tinggi untuk berikatan ke !" melalui penyisipan dengan
akibat penghambatan sintesis !" dan $!" serta pengguntingan utas
!"*
3. 'engikatan ke membran, untuk mengubah sifat cair dan transport ion*
;. 'embentukan rantai bebas semikuinon dan rantai oksigen melalui
proses reduksi yang di perantarai rantai oksigen, karena pemakan
rantai bebas N) thokoferol (Vitamin =) memperkecil kerusakan jantung
oleh doksorubisin pada sistem percobaan tanpa menurunkan akti#itas
antikanker.
?. i metabolisir dalam hati menjadi metabolit aktif dan inaktif
dikeluarkan melalui empedu.
Fakultas Farmasi Universitas Surabaya 2011-2012. Kemoterapi Kanker.
Doksorubisin yang berikatan dengan DNA akan menghambat pembentukan rantai heli% DNA
Indikasi Klinis
Karsinoma 'ayudara
!euroblastoma
(arkoma =wing
-steosarkoma
$abdomiosarkoma
Jeukimia akut
9ieloma multiple
'enyakit Aodgkin
=fek (amping
epresi sum)sum tulang
Kardiotoksisitas
"lopesia
9ual
.rin merah (bukan hematuria)
Interaksi obat
Fakultas Farmasi Universitas Surabaya 2011-2012. Kemoterapi Kanker.
>ika 1olongan antrasiklin dikombinasikan dengan obat lain
(siklofosfamid, sisplatin dan nitrosourea) maka bersifat sinergis,
menghasilkan remisi yang lebih lama daripada yang terlihat.
%.$ Aktinomisin
aktinomisin ("ktinosin , cosmegen) suatu antibiotika antitumor
yang di isolasi dari (treptomyces. -bat ini terdiri dari 3 polipeptida siklik
identik yang berikatan ke system cincin fenoksazon planar aromatic.
osis
IV, 5,2@ mgHkg66Hhari selama @ hari
5,5? mgHkg IV per minggu
9ekanisme Kerja
aktinomisin terikat kuat ke !" berutas ganda melalui
penyisipan antara pasangan basa guanine)sitosin yang berdekatan.
aktinomisin menghambat semua bentuk sintesis $!" yang tergantung
pada !" , dengan pembentukan $!" ribosom yang paling sensiti#e
terhadap kerja obat. $eplikasi !" sangat berkurang, tetapi sintesis
protein terhambat pada sel yang terkena. aktinomisin mempunyai waktu
paruh yang singkat, dan obat asli di keluarkan lewat empedu.
Indikasi Klinis
Kortokarsinoma
&umor +ilm
$abdomiosarkoma
&umor &estis
Koriokarsinoma gestational (Kombinasi aktinomisin dan
metotreksat)
=fek (amping
epresi sumsum tulang
&rombositopenia parah
9ual, muntah
Fakultas Farmasi Universitas Surabaya 2011-2012. Kemoterapi Kanker.
iare, ulkus oral
=rupsi kulit
"lopesia
%.% "leomisin
6leomisin merupakan sekelompok glukopeptida yang dihasilkan
dari (treptomyces #erticillus. =fek sitotoksiknya berdasarkan hambatan
sintesis !".
osis
(ampai 2@ mgHm3 dua kali seminggu sampai dosis total
355mgHm3.
9ekanisme Kerja
6leomisin tampak bekerja melalui pengikatan ke !", yang
menyebabkan pemecahan utas tunggal dan ganda setelah pembentukan
rantai bebas serta penghambatan biosintesis !". 4ragmentasi !" di
sebabkan oleh oksidasi Kompleks !")bleomisin 4e (II) dan
menyebabkan aberasi kromosom. Aal ini menyebabkan akumulasi sel
dalam 13. 6leomisin diinaktifkan oleh aminopeptidase jaringan tetapi
obat yang utuh juga di keluarkan dalam urin.
Fakultas Farmasi Universitas Surabaya 2011-2012. Kemoterapi Kanker.
0leomisin memiliki aksi degadrasi pada pembentukan DNA1 sehingga menyebabkan fragmentasi.
Indikasi Klinis
Karsinoma sel skuamosa pada kepala dan leher
(er#iks
Jimfoma malignum
Karsinoma paru
Karsinoma testis
=fek (amping
Aiperestesia
6engkak pada >ari
Aiperkeratosis telapak tangan dan stomatitis
(akit Kepala
9ual
"lopesia (jarang)
emam yang berakibat dehidrasi dan hipotensi
"noreksia
Interaksi -bat
-bat ini sinergis dengan obat lain seperti #inblastin dan sisplatin.
6leomisin tidak mempunyai efek mielosupresif bermakna, yang berarti
Fakultas Farmasi Universitas Surabaya 2011-2012. Kemoterapi Kanker.
bahwa ia bias di gabung ke dalam sejumlah program kemoterapi
kombinasi tanpa tambahan bermakna bagi toksisitas sumsum tulang.
%.& Mitomisin
9itomisin merupakan suatu antibiotika yang diisolasi dari
(treptomyces caespitosus. 9itomisin mengandung gugus kuinon,
karbamat dan aziridin, yang semuanya mungkin menyokong akti#itasnya.
osis
35 mgHm3 setiap < minggu
IV. 23@ mcgHkg66, dua kali seminggu
9ekanisme Kerja
-bat ini suatu obat alkilasi 7bioreproduktif8 yang mengalami akti#asi
metabolic melalui reduksi yang di perantarai sitokrom ')?@5 reduktase
untuk menghasilkan obat alkilasi yang merantai silang !".
Indikasi Klinis
Kanker Jambung
Kanker kolon metastatic
&umor #esika urinaria
'apiloma Kandung kemih
=fek (amping
9ielosupresi 'arah
9ual, muntah
"noreKia
&rombositopenia
Jeukopenia
Fakultas Farmasi Universitas Surabaya 2011-2012. Kemoterapi Kanker.
Interaksi -bat
&erjadi peningkatan kegunaan dalam kemoterapi kombinasi (dengan
bleomisin dan #inkristin) untuk karsinoma lambung, pancreas dan paru
(bersama dengan doksorubisin dan fluorourasil).
%.( Mitramisin
9itramisin salah satu antibiotika kromomisin yang di isolasi dari
(treptomyces plicatus.
osis
3@)@5 OgHkg IV setiap selang sehari sampai I dosis.
9ekanisme Kerja
'engikatan obat ini ke !", mungkin melalui kompleks
antibiotika 9g
3P
* interaksi ini menghentikan sintesis $!" yang di arahkan
!". -bat ini menyebabkan efek merendahkan kalsium, jelas melalui
kerja atas osteoklast yang tidak tergantung dari kerjanya atas sel tumor.
Indikasi Klinis
Kanker testis
Karsinoma sel embrional testis
'enyakit paget (dosis rendah)
=fek (amping
9ual, muntah
&rombositopenia
Jeukopenia
Aipokalsemia
Kelainan 'erdarahan
&oksisitas hati
Fakultas Farmasi Universitas Surabaya 2011-2012. Kemoterapi Kanker.
Fakultas Farmasi Universitas Surabaya 2011-2012. Kemoterapi Kanker.
-bat "ntibiotika untuk kemoterapi kanker , osis, Indikasi dan &oksisitas
-bat osis &unggal Indikasi =fek (amping
"ntrasiklin,
2. aunorubisin
(%erubidine)
3. oksorubisin
("driamycin)
;5)<5 mgHm3
per hari IV
selama ; hari,
atau ;5)<5
mgHm3 IV tiap
minggu.
<5 mgHm3 IV
tiap ; minggu
sampai dosis
total maksimum
@@5mgHm3.
Karsinoma
'ayudara,
!euroblastoma
, (arkoma
=wing,
-steosarkoma,
$abdomiosark
oma, Jeukimia
akut, 9ieloma
multiple,
'enyakit
Aodgkin.
9ual, emam,
urine merah,
depresi sumsum
tulang, alopesia,
Kardiotoksisitas.
"ktinomisin 5,5? mgHkg IV
per minggu.
IV, 5,2@
mgHkg66Hhari
selama @ hari
Kortokarsinom
a, &umor
+ilm,
$abdomiosark
oma, &umor
&estis,
Koriokarsinom
a gestational
(Kombinasi
aktinomisin
dan
metotreksat)
9ual dan
muntah,
stomatitis,
gangguan traktus
gastrointestinalis,
alopesia, depresi
sumsum tulang
6leomisin (ampai 2@
mgHm3 dua kali
seminggu
sampai dosis
total 355mgHm3.
Karsinoma sel
skuamosa pada
kepala dan
leher, (er#iks,
Jimfoma
malignum,
Karsinoma
paru,
Karsinoma
Aiperestesia,
6engkak pada
>ari,
Aiperkeratosis
telapak tangan
dan stomatitis,
(akit Kepala,
9ual, "lopesia
(jarang), emam
Fakultas Farmasi Universitas Surabaya 2011-2012. Kemoterapi Kanker.
testis yang berakibat
dehidrasi dan
hipotensi,
"noreksia.
9itomisin 35 mgHm3 setiap
< minggu
IV. 23@
mcgHkg66, dua
kali seminggu
Kanker
Jambung,
Kanker kolon
metastatic,
&umor #esika
urinaria,
'apiloma
Kandung
kemih
9ielosupresi
'arah, 9ual,
muntah,
"noreKia,
&rombositopenia,
Jeukopenia
9itramisin 3@)@5 OgHkg IV
setiap selang
sehari sampai I
dosis
Kanker testis,
Karsinoma sel
embrional
testis, 'enyakit
paget (dosis
rendah)
9ual, muntah,
&rombositopenia,
Jeukopenia,
Aipokalsemia,
Kelainan
'erdarahan,
&oksisitas hati
Fakultas Farmasi Universitas Surabaya 2011-2012. Kemoterapi Kanker.
&. ."A- +.#M.N
2bat hormon akan menghambat pertumbuhan tumor dan pembentukan metastasis. Metastasis
adalah penyebaran kanker dari satu jaringan ke jaringan lain dalam tubuh melalui pembuluh darah.
-bat Aormon terbagi menjadi : golongan, yaitu ,
2. 1olongan "ndrogen
a. &estosteron 'ropinat
b. Aalotestin
3. =strogen
a. ietilstilbestrol
b. =tinilestradiol
;. "ntiesterogen
&amoksifen
?. 'rogestin
a. Aidroksiprogesteron kaproat (elalutin)
b. 9edroksiprogesteron ('ro#era)
c. 9agestrol "setat
@. "drenokortikosteroid
a. Aidrokortison
b. 'rednison
Fakultas Farmasi Universitas Surabaya 2011-2012. Kemoterapi Kanker.
<. "gonis hormon pelepas gonadotropin
Jeuprolid (Jupron)
:. Inhibitor aromatase
"minoglutetimid (%ytadren)
&.1 Anrogen
osis , 255 mg I9 ; kali per minggu * 25 M 35 mgHhari per oral
Indikasi Klinis , &umor payudara
=fek (amping , $etensi cairan, maskulinasi.
&.$ Estrogen
osis , 2)@ mg ; kali sehari per oral * ; mgHhari per oral
Indikasi Klinis , &umor 'ayudara dan 'rostat
=fek (amping , $etensi natrium dan edema, anoreksia, perdarahan
uterus, kadang)kadang depresi, mual, muntah, nyeri tekan payudara,
hiperkalsemia, dan pertumbuhan tumor.
&.% Antiestrogen
osis , 35 mg per hari per oral * 25 mg dua hari sekali.
Indikasi Klinis , Kanker 'ayudara
9ekanisme Kerja , &amoksifen menghambat peningkatan yang di
stimulasi estrogen dalam berat uterus dan kornifikasi #agina.
&amoksifen berfungsi sebagai penghambat kompetitif esterogen dan
terikat ke protein reseptor estrogen ($=) sitoplasma pada tumor atau
jaringan sensitif estrogen. &amoksifen bersifat sitotoksik bagi sel
kanker payudara positif $= dan positif reseptor progesterone ('$).
=fek (amping , Aot flush, mual, retensi cairan, dan toksisitas
hematologi ringan.
Interaksi -bat , &amoksifen mempunyai waktu paruh yang lebih
panjang daripada estradiol. &amoksifen juga dapat di gunakan sebagai
kombinasi dalam kemoterapi kanker karena bersifat sinergis.
Fakultas Farmasi Universitas Surabaya 2011-2012. Kemoterapi Kanker.
'ada jaringan payudara1 tamo%ifen berkompetisi dengan endogen estrogen pada reseptornya
dengan demikian terjadi inhibisi proses transkripsi gen yang responsive estrogen.
&.& Progestin
osis , 2 g I9 dua kali per minggu * 255)355 mgHhari per oral * 355)
<55mg per oral dua kali per minggu * ?5 mg ? kali per hari per oral
Indikasi Klinis , &umor =ndometrium
=fek (amping , $etensi %airan
&.( Arenokortikosteroi
osis , ?5 M 355 mgHhari per oral * 35)255mgHhari per oral atau bila
efektif, @5)255 mg setiap selang sehari per oral sebagai dosis tunggal.
Indikasi Klinis , &erapi leukemia akut, limfoma, myeloma, kanker
payudara
9ekanisme Kerja , Aormon steroid berikatan dengan protein reseptor
pada sel kanker. Aormon steroid membentuk kompleks reseptor
steroid yang mobil yang akhirnya berikatan langsung ke protein
nonhiston !" inti untuk mengaktifkan transkripsi kelompok gen
yang berhubungan. Jimfoma sensitif prednison serta kanker prostat
Fakultas Farmasi Universitas Surabaya 2011-2012. Kemoterapi Kanker.
dan payudara yang sensitif estrogen masing masing mengandung
reseptor spesifik bagi kortikosteroid, estrogen dan androgen.
=fek samping , $etensi cairan, hipertensi, diabetes, peningkatan
kerentanan terhadap infeksi 7muka bulan8.
&.* Agonis 1ormon pelepas gonaotropin
osis , 2 mg H hari subkutis
Indikasi Klinis , Karsinoma prostata
9ekanisme Kerja , Jeuprolid merupakan agonis 1n$A, dengan hasil
paradoksal pada hipofisis)rangsangan awal di ikuti oleh penghambatan
pelepasan hormon perangsang folikel dan hormon luteinasi.dan terjadi
pengurangan sintesis androgen testis.
=fek (amping , Aot 4lush, nyeri, mual, muntah, edema, dan
tromboembolisme
2bat analog -.H dengan hipotalamus akan menghambat pelepasan hormon SH dan 3H
sehingga akan terjadi pengurangan sintesis androgen. 2bat ini digunakan untuk terapi pada kanker
prostat.
Fakultas Farmasi Universitas Surabaya 2011-2012. Kemoterapi Kanker.
&.2 In1ibitor aromatase
osis , 3@5 mg dua kali sehari per oral dengan 35 mg kidrokortison
dua kali sehari
Indikasi Klinis , &umor paru, tumor payudara, karsinoma, tumor
o#arium
9ekanisme Kerja , "minoglutetimid menghambat sintesis steroid dan
adrenal pada tahap pertama (Kon#ersi kolesterol ke pregnenolon).
"minoglutetimid juga menghambat sintesis estron dan estradiol diluar
adrenal. "minoglutetimid merupakan inhibitor spesifik bagi enzim
aromatase yang mengubah androgen adrenal androstenedion ke estron.
=fek (amping , izziness, rash
Interaksi -bat , "minoglutetimid di berikan bersama Aidrokortison
dalam dosis penggantian adrenal untuk mencegah gejala insufisiensi
adrenal.
Aminoglutetimid merupakan inhibitor spesifik bagi en$im aromatase. 4n$im aromatase mengubah
adrenal menjadi estrogen. Dengan dihambatnya en$im aromatase1 maka terjadi supresi
pembentukan estrogen dari androgen. Maka aminoglutetimid dapat digunakan untuk terapi pada
kanker payudara.
Fakultas Farmasi Universitas Surabaya 2011-2012. Kemoterapi Kanker.
-bat yang aktif secara hormonal, osis, indikasi dan efek samping
1-J-!1"! -(I( I!IK"(I
=4=K
("9'I!1
"ndrogen
2. &estosteron
'ropionat
3. 4luoksimesteron
(halotestin)
2. 255 mg I9 ;
kali per
minggu
3. 25 M 35
mgHhari per
oral
&umor
payudara
$etensi cairan,
maskulinasi.
=strogen
2. ietilstilbestro
3. =tinil =stradiol
(=stinyl)
2. 2)@ mg ; kali
sehari per
oral
3. ; mgHhari per
oral
&umor
'ayudara dan
'rostat
$etensi cairan,
feminisasi,
perdarahan
uterus
"ntiesterogen
2. &amoksifen
(!ol#adeK)
35 mg per hari
per oral
Kanker
'ayudara
Aot flush,
mual, retensi
cairan, dan
toksisitas
hematologi
ringan
'rogestin
2. Aidroksiprogestero
n kaproat
(elalutin)
3. 9edroksiprogester
on ('ro#era)
2. 2 g I9 dua
kali per
minggu
3. 255)355
mgHhari per
oral* 355)
<55mg per
oral dua kali
&umor
=ndometrium
)
)
Fakultas Farmasi Universitas Surabaya 2011-2012. Kemoterapi Kanker.
;. 9agestrol "setat
per minggu
;. ?5 mg ? kali
per hari per
oral
$etensi %airan
"drenokortikosteroid
2. Aidrokortison
3. 'rednison
2. ?5 M 355
mgHhari per
oral
3. 35)255
mgHhari per
oral atau bila
efektif, @5)255
mg setiap
selang sehari
per oral
sebagai dosis
tunggal
&erapi
leukemia
akut,
limfoma,
myeloma,
kanker
payudara
$etensi cairan,
hipertensi,
diabetes,
peningkatan
kerentanan
terhadap
infeksi 7muka
bulan8
"gonis hormon
pelepas
gonadotropin
2. Jeuprolid (Jupron)

2 mg H hari
subkutis
Karsinoma
prostata
Aot 4lush,
nyeri, mual,
muntah,
edema, dan
tromboembolis
me
Inhibitor aromatase
2. "minogluteti
mid (%ytadren)
3@5 mg dua kali
sehari per oral
dengan 35 mg
kidrokortison
dua kali sehari
&umor paru,
tumor
payudara,
karsinoma,
tumor
o#arium
izziness, rash
Fakultas Farmasi Universitas Surabaya 2011-2012. Kemoterapi Kanker.
&. ALKAL.I) -ANAMAN
(.1 3inblastin
(uatu "lkaloid yang berasal dari Vinca $osea. 9ekanisme
kerjanya melibatkan depolimirazi mikrotubulus, yang merupakan bagian
penting rangka sel dan kumparan mitotik. (ecara khusus terikat ke protein
mikrotbular tubulin dalam bentuk dimer kompleks tubulin)obat
ditambahkan ke akhir pembentukan mikrotubulus untuk menghentikan
perakitan dan kemudian timbul depolimerasi mikrotubulus. Aal ini
menyebabkan penghentian mitosis pada metafase, pelarutan kumparan
miotik dan gangguan segregasi kromosom.
osis Vinblastin 5,2)5,3 mgHK1 ?K tiap minggu, toksisitas nya
mengakibatkan mual dan muntah, alopesia, kehilangan refleks, depresi
sumsum tulang.
5inblastin dan 5inkristin bekerja sebagai 6ra/un spindel6 dengan berinteraksi dengan tubulin
menghambat berkumpulnya benang spindel. Hal ini menyebabkan penghentian mitosis pada
metafase1 pelarutan kumparan mitotik dan gangguan segregasi kromosom.
(.$ 3inkristin
Vinkristin juga merupakan turunan alkaloid Vinca $osea,
berhubungan erat dalam strukturnya dengan #inblastin. 9ekanisme
Fakultas Farmasi Universitas Surabaya 2011-2012. Kemoterapi Kanker.
kerjanya dianggap identik dengan Vinblastin dan ia juga tampak sebagai
racunkumparan dan menyebabkan terhentinya siklus mitosis.
osis Vinkristin 2,@ mgHm3 maksimum 3mg tiap minggu
(.% Poo!ilotoksin
&urunan podofiloksin semisintesis adalah V')2<(etoposid) dan
V9)3<(teniposid), merupakan hasil ekstraksi dari akar mayapple atau
mandrak ('odophyllum peltatum). =toposid dan teniposid mirip struktur
kimianya. %ara kerjanya melibatkan degradasi !"(9ungkin melalui
&opoisomerase), penghambatan transpor nukleotida serta penghambatan
transpor elektron mitokondria.
-bat ini tidak larut air serta memerlukan #ehikel melarutkan bagi
formula klinik. (etelah pemberian secara inta#ena, ia akan diikat oleh
protein dan tersebar merata ke seluruh tubuh, kecuali otak.
=fek sampingnya adalah muntah, mual dan alopesia, toksisitas
bermakna timbul pada sistem hematopoietik dan limfoid.
(. ."A- AN-IKANKE# LAINNYA
*.1 Asparginase
"sparginase (J)aspargin amidohidrolase) merupakan enzim yang
di isolasi untuk kegunaan klinis dari berbagai bakteri (9is =.%oli, =rwinia
caroto#ora) =nzim ini memiliki berat molekul 2;;.555 dan struktur
tetramerik yang mengandung ? sub unit identik. -bat ini digunakan pada
leukimia akut pada masa anak)anak. "sparaginase bekerja tak langsung
dengan pengosongan katabolik bagi arginin serum menjadi asam aspartat
dan ammoniak. Kadang glutamin darah juga berkuang. Ini menghasilkan
penghambatan sintesis protein pada sel neoplastik, yang memerlukan
sumber aspargin dari luar karena rendahnya aspargin sintase dan poliferasi
sel menjadi terhambat. Kebanyakan sel normal sanggup mensintesis
aspargin, sehingga kurang rentang terhadap keja asparaginase.
Fakultas Farmasi Universitas Surabaya 2011-2012. Kemoterapi Kanker.
7hrisantaspase merupakan preparat en$im asparginase. 4n$im tersebut meme/ah aspargin
menjadi asam aspartat dan amonia. )arena rendahnya aspargin dalam sel kanker menyebabkan
proliferasi sel menjadi terhambat.
*.$ +iroksiurea
Aidroksiurea (A
3
!%-!A-A, Aydrea) merupakan analog urea
yang mekanisme kerjanya melalui penghambatan sintesis !", yang
menimbulkan efek letalnya saat sel dalam fase (. Kerja ini melalui
penghambatan enzim ribonukleotida reduktase, dengan akibat
pengosongan ribonukleotida reduktase, dengan akibat pengosongan
pangkalan deoksinukleosida trifosfat. -bat ini diberikan per oral dan
tersedia dalam bentuk capsul 5,@ grsm. Kegunaan utamanya pada
melanoma dan leukemia myelogen kronika, tetapi ia memainkan peranan
sekunder. 'eranan dalam kemoterapi kombinasi masih akan ditemukan.
=fek samping dari obat inia adalah depresi sumsum tulang. 'ada dosis
tinggi (lebih dari ?5mgHKgHhari) bisa timbul megaloblastosis yang tidak
berespon terhadap #itamin 623 atau asam folat, gejala gastrointestinalis,
yang mencangkup mual, muntah dan diare sangat lazim terjadi.
Fakultas Farmasi Universitas Surabaya 2011-2012. Kemoterapi Kanker.
*.% Mitoksantron
9itoksantron(!o#antrone dihidroksiantrasendion,A") terikat
pada !" untuk menghasilkan pemecahan utas serta menghambat
biositesis !" dan $!". +aktu paruh plasma pada pasien sekitar ;3 jam,
jalur ekskresi mitoksantron terutama lewat tinja. 9itoksantron aktif pada
leukimia mielogen akute dewasa dan anak, limfoma non)Aodgkin serta
kangker payudara. Jeukopenia menghasilkan efek samping mual, muntah,
stomatitis dan alopesia.
*.& Mitotan 4L5soren6
-bat ini merupakan turunan & yang pertama ditemukan sebagai
andrenoitik pada anjing. Kemudian, ia ditemukan dalam terapi karsinoma
adrenal. -bat ini menyebabkan regresi tumor dan menghilangkan
kelebihan sekresi steroid adrenal. &oksisitas meliputi erupsi kulit, diare
dan depresi mental. (ekitar ?5G dosis oral diabsorbsi dan <5G dieksresi
ke dalam tinja. -bat ini juga menimbulkan anoreksia, nausea, somnolen
dan dermatitis. Kegunaan mitotan tampaknya terbatas pada sinoma adrenal
dan ia dipasarkan untuk satu indikasi itu.
*.( Kinarkrin
-bat antimalaria ini ditemukan sebagai pengontrol efusi
abdominal, perikardial dan pleural maligna. Ia dimasukkan langsung ke
dalam rongga yang mengandung cairan, namun mekanisme kerja obat ini
belum dikeahui, ia merupakan iritan lokal dan menyebabkan produksi
perlekatan fibrosa lokal. "msakrin ("9(") merupakan analog struktur
kinakrin yang sedang diselidiki untuk digunakan dalam limfoma dan
leukemia mielogen.
Fakultas Farmasi Universitas Surabaya 2011-2012. Kemoterapi Kanker.
*.* Io #aioakti!
(enyawa ini digunakan untuk penyinaran tumor kelenjar tiroid,
karena kelenjar tiroid mempunyai afinitas yang tinggi terhadap iod
sehingga dalam waktu singkat sebagian besar iod akan disimpan. !amun,
seringkali jaringan tumor tidak dapat menyimpan iod dalam jumlah yang
sama dengan seperti jaringan normal. 'enggunaan tirotropin dapat
merangsang pengambilan iod. (gambar di bawah)
Obat antikanker lainnya: Dosis dan Toksisitas
Agen Alkilasi )osis "iasa
-oksisitas
Akut
-oksisitas -ertuna
"msakrin
Q5 mgHm
3
intra#ena
selama @ hari
(leukemia)
9ual
epresi sumsum
tulang
"sparaginase
35.555 I.Hm
3
per
hari IV selama @)25
hari
9ual dan
demam, reaksi
alergi
Aepatotoksisitas,
depresi mental,
pancreatitis
Aidroksiurea
;55mgHm
3
per oral
selama @ hari.
9ual dan
9untah
epresi sumsum
tulang
9itotan <)2@ gHhari per oral
9ual dan
9untah
ermatitis, diare,
depresi mental
Fakultas Farmasi Universitas Surabaya 2011-2012. Kemoterapi Kanker.
9itoksantron
25)23 mgHm
3
intra#ena setiap ;)?
minggu
9ual
epresi sumsum
tulang, kadang)
kadang toksisitas
jantung, alopesia
ringan.
Kinakrin
255);55 mgHhari
dengan suntukan
intraka#itas selama @
hari.
!yeri lokal dan
demam
&ak ada
(tem (el
(tem sel atau sel induk adalah sel yang dalam perkembangan embrio
manusia menjadi sel awal yang tumbuh menjadi berbagai organ manusia. (el ini
belum terspesialisasi dan mampu berdeferensiasi menjadi berbagai sel matang dan
mampu meregenerasi diri sendiri.
(el induk dibagi menjadi sel stem embrionik dan sel stem dewasa. (el stem
embrionik adalah sel yang diambil dari inner cell mass, suatu kumpulan sel yang
terletak di satu sisi blastocyst yang berusia lima hari dan terdiri atas seratus sel.
(el ini dapat berkembang biak dalam media kultur optimal menjadi berbagai sel,
seperti sel jantung, sel kulit, dan saraf.
(umber lain adalah sel stem dewasa, yakni sel induk yang terdapat di semua
organ tubuh, terutama di dalam sumsum tulang dan berfungsi untuk memperbaiki
jaringan yang mengalami kerusakan. &ubuh kita mengalami perusakan oleh
berbagai faktor dan semua kerusakan yang mengakibatkan kematian jaringan dan
sel akan dibersihkan. (el stem dewasa dapat diambil dari fetus, sumsum tulang,
dan darah tali pusat.
(el induk embrionik maupun sel induk dewasa sangat besar potensinya
untuk mengobati berbagai penyakit degeneratif, seperti infark jantung, stroke,
parkinson, diabetes, berbagai macam kanker* terutama kanker darah dan
Fakultas Farmasi Universitas Surabaya 2011-2012. Kemoterapi Kanker.
osteoarthritis. (el stem embrionik sangat plastis dan mudah dikembangkan
menjadi berbagai macam jaringan sel sehingga dapat dipakai untuk transplantasi
jaringan yang rusak.
Keuntungan sel induk dari embrio di antaranya ia mudah didapat dari klinik
fertilitas dan bersifat pluripoten sehingga dapat berdiferensiasi menjadi segala
jenis sel dalam tubuh. 'ada kultur sel ini dapat berpoliferasi beratus kali lipat
sehingga berumur panjang, !amun, sel induk ini berisiko menimbulkan kanker
jika terkontaminasi, berpotensi menimbulkan penolakan, dan secara etika sangat
kontro#ersial.
(ementara sel induk dewasa dapat diambil dari sel pasien sendiri sehingga
menghindari penolakan imun, sudah terspesialisasi sehingga induksi jadi lebih
sederhana dan secara etika tidak ada masalah. Kerugiannya, sel induk dewasa ini
jumlahnya sedikit, sangat jarang ditemukan pada jaringan matur, masa hidupnya
tidak selama sel induk dari embrio, dan bersifat multipoten sehingga
diferensiasinya tidak seluas sel induk dari embrio.
(tem sel merupakan alternatif terbaru untuk terapi kanker. !amun
pengaplikasian stem sel ini masih dalam tahap penelitian. (ebuah penelitian di
Aar#ard 9edical (chool dapat dijadikan dasar tentang bagaimana proses
pengobatan kanker khususnya sebagai contoh disini adalah kanker otak. Kanker
otak termasuk kanker yang sulit untuk disembuhkan karena penyebarannya yang
sangat cepat. &erapi dimulai dengan mentransplantasikan stem sel neural(saraf)
manusia. (etelah beberapa hari sel tadi bermigrasi ke area kanker dan
memproduksi cytosine deaminase, enzim yang pro)drug yang non)toksik menjadi
agen kemoterapi (chemoterapeutic agent). "gen kemoterapi ini yang nantinya
akan dapat mengurangi sel kanker yang dalam penelitian ini berhasil menurunkan
hingga I2G. (el stem ini juga tidak akan berdeferensiasi dan menjadi sel yang
malah akan tumbuh menjadi sel kanker.
'enyakit seperti leukemia, lymphoma, myeloma, dan solid tumor dapat di
obati dengan stem sel darah tali pusat dari bayi (stem sel yang terdapat di dalam
bayi itu R autologous), melalui transplantasi. Aal ini pernah di ulas di dalam
Fakultas Farmasi Universitas Surabaya 2011-2012. Kemoterapi Kanker.
jurnal kesehatan onkologi bahwa untuk beberapa penyakit yang dideteksi dalam
waktu 23 bulan sejak kelahiran, transplantasi autologous stem sel tersebut masih
dianjurkan untuk dilakukan diatas transplantasi stem sel dari dua orang yang
berbeda (allogenic). alam pengobatan untuk berbagai macam penyakit,
transplantasi menggunakan stem sel autologous, ternyata terbukti sama efektifnya
dengan transplantasi menggunakan stem sel alogenik. an yang lebih penting
lagi, tidak ada resiko yang terjadi diantara pendonor (graft) dan penerima
(recipient)(1AV), seperti penolakan terhadap sel)sel donor oleh penerima.
Fakultas Farmasi Universitas Surabaya 2011-2012. Kemoterapi Kanker.
Fakultas Farmasi Universitas Surabaya 2011-2012. Kemoterapi Kanker.
Skema Stem Sell atau Sel Pucang
)A/-A# P7S-AKA
Katzung 6.1. 2QQ3. 'armakologi %asar an (linik. >akarta, 'enerbit =1%.
Jucia =.+. 3525. )ksi *!at+ $asis 'armakologi (linis. (urabaya, (andira.
9utschler, =rnst.2QQ2. %inamika *!at+ $uku )jar 'armakologi an &oksikologi.
=disi @. 6andung, 'enerbit I&6.
(etiabudi, $ianto. 355:. 'armakologi an &erapi. >akarta, 4K).I.
Fakultas Farmasi Universitas Surabaya 2011-2012. Kemoterapi Kanker.
Pertan5aan Auien8e
2. "pa hubungannya #inblastin dengan efek sampingnya yang
dapat menyebabkan depresi sumsum tulangS (&jin =l#ira*
2255I<:)
3. "pakah yang di maksud dengan alopesiaS 9engapa alopesia
(kebotakan) hanya menyerang pada bagian rambut di kepala
sajaS (6u Jucia)
;. 9engapa ada obat hormone pada terapi kanker efek
sampingnya ada yang menyebabkan maskulinisasi dan
feminimisasiS (1ianita* 2255IQQ)
Fakultas Farmasi Universitas Surabaya 2011-2012. Kemoterapi Kanker.
KEM.-E#API KANKE#
-leh
1. Katya Wili Sarah 1100151
2. Peter a!i Sa"utra 1100#$%
$. &isita W. &ugroho 1100'2%
KP-EF
Fakultas Farmasi Universitas Surabaya 2011-2012. Kemoterapi Kanker.