Anda di halaman 1dari 5

Definisi dan Komponen Utama Boiler

9:32 AM Ilmu Teknik No comments


Secara umum yaitu mengubah air kondensat menjadi gas untuk keperluan pembentukan tenaga
pada turbin dengan bahan bakar bagasse. Berikut proses pada boiler, langkah pertama adalah air
dalam tangki kondensat diberlakukan proses deaerasi dengan tujuan membuang kandungan
oksigen di dalam air, agar dalam proses pemanasan tidak terdapat sisa oksigen, karena oksigen ini
akan menyebabkan korosi. Selanjutnya air yang disebut feedingwater ini mengalami proses
penyesuaian pH, yaitu dengan penambahan NaOH (basa) dan ada juga penambahan Exxo (silikat,
basa) untuk perlindungan selama pemanasan di boiler agar pipa tidak mengalami karat yang
dapat mengganggu proses pemanasan. Sesudah diproses, feeding water akan dipompa dengan
tenaga listrik atau turbin yang dijalankan secara bergantian dan masuk ke dalam ketel uap
(furnace) untuk mengalami proses pemanasan dengan bahan bakar.


Keterangan :
1. Dearator
2. Bagasse distribution conveyor
3. Dapur (furnace)
4. Superheated steam valve
5. Air heather
6. Induced Draft Fan (I.D.F)
7. Cerobong asap (chimney)
8. Secondary fan

Komponen Utama dari Boiler
1. Ruang Pembakaran (Furnace)
Furnace adalah dapur sebagai penerima panas bahan bakar untuk pembakaran, yang terdapat fire
gate di bagian bawah sebagai alas bahan bakar dan yang sekelilingnya adalah pipa-pipa air ketel
yang menempel pada dinding tembok ruang pembakaran yang menerima panas dari bahan bakar
secara radiasi, konduksi, dan konveksi.
2. Drum Air dan Drum Uap
Drum air terletak pada bagian bawah yang berisi dari tangki kondensat yang dipanaskan dalam
daerator, disamping itu berfungsi sebagai tempat pengendapan kotoran-kotoran dalam air yang
dikeluarkan melalui proses blowdown. Drum uap terletak pada bagian atas yang berisi uap yang
kemudian disalurkan ke steam header.
3. Pemanas Lanjut (Super Heater)
Super heater adalah bagian-bagian ketel yang berfungsi sebagai pemanas uap, dari saturated
steam (250C) menjadi super heated steam (360C).
4. Air Heater
Air heater adalah alat pemanas udara penghembus bahan bakar.
5. Dust Collector
Dust collector adalah alat pengumpul abu atau penangkap abu pada sepanjang aliran gas
pembakaran bahan bakar sampai kepada gas buang.

6. Soot blower
Soot blower adalah alat yang berfungsi sebagai pembersih jelaga atau abu yang menempel pada
pipa-pipa.

Peralatan Bantu Pada Ketel Uap
1. Air pengisi ketel (boiler feed water) didapatkan dari 2 sumber yaitu : air condensate,
didapatkan dari hasil pengembunan uap bekas yang telah digunakan sebagai pemanas pada
evaporator, juice heater dan vacuum pan. Air condensate ini ditampung dan kemudian dialirkan ke
station boiler sebagai air umpan pengisi ketel dengan persyaratan Ph: 8,5, Iron (ppm) : 0,002,
Oxygen (ppm) : 0,02
2. Dearator merupakan pemanas air sebelum dipompa kedalam ketel sebagai air pengisian. Media
pemanas adalah exhaust steam pada tekanan 1 kg/cm2 dengan suhu 150C, sehingga
didapatkan air pengisian ketel yang bersuhu antara 100C-105C. Fungsi utamanya adalah
menghilangkan oksigen (O2) dan untuk menghindari terjadinya karat pada dinding ketel.
3. High pressure feed water pump Berfungsi untuk melayani kebutuhan air pengisi ketel yang
dijadikan uap, sampai dengan kapasitas ketel yang maksimum, sehingga ketel uap akan dapat
bekerja dengan aman. Kapasitas pompa harus lebih tinggi dari kapasitas ketel, minimum 1,25 kali,
tekanan pompa juga harus lebih tinggi dari tekanan kerja ketel, agar dapat mensupply air kedalam
ketel.
4. Induced Draft Fan (I.D.F) Alat bantu ketel yang berfungsi sebagai penghisap gas asap sisa
pembakaran bahan bakar, yang keluar dari ketel.
5. Force Draft Fan (F.D.F) merupakan alat bantu ketel yang berfungsi sebagai penghembus bahan
bakar. F.D.F. ini dijalankan apabila I.D.F. sudah dijalankan terlebih dahulu. Udara yang
dihembuskan oleh F.D.F. dilewatkan melalui air heater terlebih dahulu, supaya mendapatkan
udara penghembus bersuhu tinggi antara 250C-350C.
6. Secondary Fan merupakan alat bantu ketel yang berfungsi sebagai alat penghembus
pembakaran bahan bakar yang kedua sebagai pembantu F.D.F. untuk mendapatkan pembakaran
yang lebih sempurna lagi.
7. Conveyor merupakan alat pembawa atau pengangkut abu dari sisa-sisa pembakaran bahan
bakar, baik yang dari rangka bakar (fire grate) ataupun juga dari alat-alat pengumpul abu (dust
collector), untuk dibuang dan diteruskan ke kolam penampungan dan akan di angkut oleh truck
sebagai kompos.
8. Cerobong asap (Chimney) berfungsi untuk membuang udara sisa pembakaran.

Perawatan dan pemeliharaan yang dilakukan pada boiler adalah sebagai berikut:
Mengecek kekencangan rantai, belt dan melumasi bearing.
Mengeluarkan abu dari dalam ketel.
Pembersihan saringan (screen) pada masing-masing bagian atau alat.
Mengecek I.D.F. impeller dan dust collector.











































POMPA AIR PENGISI
Pompa air pengisi berfungsi untuk mengisi air ke boiler drum. Pompa air pengisi ini dalam
satu unit mempunyai dua buah pompa, yaitu pompa yang digerakan dengan pompa listrik dan pompa
yang digerakkan dengan turbin uap.
Pompa yang digerakkan dengan turbin uap dapat bekerja secara otomatis apabila pompa
listrik mendapat gangguan dengan tibatiba.

Datadata pompa air pengisi :
a. Pompa air pengisi yang menggunakan motor listrik yaitu :
Jenis pompa sentrifugal multi stage.
- Kapasitas : 1420 lt/sec.
- Tekanan : 54,596 kg/cm
2

- Daya hisap : 3,096 kg/cm
2

- Tenaga motor : 250 X / 6,3 XV
- Effisiensi : 65 %
- Putaran : 2970 rpm

b. Pompa air pengisi yang menggunakan turbin yaitu :
- Tenaga turbin : 230 101
- Putaran : 2970 rpm
- Tekanan uap
- Pemakaian uap
: 35 44 kg/cm
2

: 3970 kg/h

Data data Pompa Solar yaitu :
- Kapasitas
- Tekanan
- Motor penggerek
- Putaran
- Filter single suction karasitas
- Tangki solar kapasitas
1000 kg/h
25 kg/cm
2

2,2 KW
1450 rpm
1500 kg/h
25m
3
X 1 buah.

Data data Pompa Residu yaitu
- Kapasitas
- Tekanan
- Motor penggerakan
11500 kg/h
15 kg/cm
2

11 KW
- Putaran
- Filter double suction kapasitas
1450 rpm
11500 kg/h
Kemudian titik nyala residu mendekati 230F dan sumber Panas menggunakan uap dari boiler.

Data data Pemanas minyak Residu yaitu sebagai berikut :
- Kapasitas pemanas
- Temperatur minyak masuk
- Temperatur minyak keluar
- Tekanan uap pemanas
11500 kg/cm
2

50C.
120C
15 kg/h

Pemakaian air pendingin.
- Untuk bantalan : 0,5 0,65 T/h
Temperatur air pendingin.
- Untuk Bantalan : 35
0