Anda di halaman 1dari 140

KHO PING HOO

Home
Kreasi Informasi
Blogger Template
Tempat Download
Google Search
Serial Bukek Siansu
Serial Bukek Siansu.1
Suling Emas
Serial Bukek Siansu.2
Cinta Bernoda Darah
Serial Bukek Siansu.
Mutiara Hitam
Serial Bukek Siansu.!
Istana Pulau Es
Serial Bukek Siansu."
Pendekar Bongkok
Serial Bukek Siansu.#
Pendekar Super Sakti
Serial Bukek Siansu.$
Sepasang Pedang Iblis
Serial Bukek Siansu.%
Kisah Sepasang a!a"ali
Serial Bukek Siansu.&
#odoh a!a"ali
Serial Bukek Siansu.1'
Suling Emas Naga Siluman
Serial Bukek Siansu.11
Kisah Para Pendekar Pulau Es
Serial Bukek Siansu.12
Suling Naga
Serial Bukek Siansu.1
Kisah Sibangau Putih
Serial Bukek Siansu.1"
Kisah Sibangau Merah
Serial Bukek Siansu.1#
Si $angan Sakti
Serial Bukek Siansu.1$
Pusaka Pulau Es
Serial Bukek Siansu.1$
M% Blog &ist
(enampilkan entri ter)aru dengan la)el Naga Siluman '. Tampilkan entri lawas
(enampilkan entri ter)aru dengan la)el Naga Siluman '. Tampilkan entri lawas
abu( )* September +)),
suling emas naga siluman
*Suheng.... kau.... pergi )egitu sa+a meninggalkan aku.... hu,huuuuh- aku telah mencari,
carimu setengah mati- )er)ulan,)ulan laman.a.... sampai aku hampir putus harapan....
hu,hu,hu.... kenapa engkau )egitu ke+am meninggalkan aku..../0
(elihat dara .ang )iasan.a amat ta)ah dan )elum pernah dilihatn.a menangis itu kini
sesenggukan- Hong Bu merasa kasihan +uga. Dara ini ditinggal a.ahn.a .ang
mengasingkan diri se)agai pertapa- dan dia tahu )ahwa dara ini amat dekat dengan dia-
maka setelah dia pergi- memang seolah,olah 1ek In hidup sendirian sa+a di lem)ah .ang
sun.i itu. Karena merasa kasihan- maka dia lalu merangkul gadis itu dan mengelus
ram)utn.a.
(erasa )etapa pemuda itu merangkul dan mengelus ram)utn.a- 1ek In menangis makin
keras dan ia pun )alas merangkul dan men.em)un.ikan mukan.a di dada pemuda itu.
*Suheng.... aku cinta padamu- Suheng.... aku tidak mau terpisah darimu lagi.... le)ih )aik
aku mati sa+a daripada harus )er+auhan darimu....*
Bukan main kagetn.a hati Hong Bu mendengar ini. (emang dia tahu )ahwa gadis ini
mencintan.a- akan tetapi kalau gadis ini akan terus )ersaman.a- tidak mungkin pula- dia
mencinta 2i Sian- )ukan gadis ini. 3kan tetapi dengan halus dia melepaskan
rangkulann.a dan memegang kedua pundak gadis itu- mendorongn.a perlahan dan
sam)il memegang kedua pundak itu dengan lengan diluruskan- dia memandang wa+ah
.ang manis dan )asah air mata itu. Gadis ini masih terisak- sesenggukan.
*Sumoi- dengarlah )aik,)aik. Bukan aku tidak suka kalau engkau ikut denganku- akan
tetapi engkau tentu tahu )ahwa aku mempun.ai tugas .ang luar )iasa )eratn.a dan
)er)aha.an.a. 1ertama- aku men+adi orang )uruan dan dike+ar,ke+ar oleh utusan Kaisar
.ang amat sakti. 4ngkau sendiri tahu )etapa a.ahmu dan Susiok 2u Seng Bu .ang
demikian saktin.a- tidak mampu menandingi 1endekar Sakti Gurun 1asir. Dan aku dicari
oleh pendekar itu dan isterin.a dan puteran.a- +enderal muda .ang +uga amat lihai. Ke
dua- aku harus mene)us kekalahan para guru dari 5aga Sakti Gurun 1asir- tugas .ang
amat )erat dan )er)aha.a. Ke tiga- aku harus mene)us kekalahan Suhu dari Suling 4mas
Kam Hong. 5ah- )agaimana engkau dapat ikut denganku/ (em)ela diri sendiri sa+a
sudah amat )erat )agiku- apalagi harus melindungi engkau/0
*3ku tidak akan mengganggumu- Suheng. 4ngkau tidak perlu melindungi aku- karena
aku dapat mem)ela diri sendiri. Kalau perlu- +angan kaucari mereka- pendekn.a- terserah
apa sa+a .ang hendak kaulakukan- tapi aku tidak mau kautinggal lagi- tidak mau aku
)erpisah darimu.0*Tapi- Sumoi- Suhu akan marah kepadaku. 4ngkau harus kem)ali ke
lem)ah Sumoi. 3ku )er+an+i- kalau sudah selesai semua urusan dan tugasku- aku pasti
akan kem)ali ke sana....0
*Tidak- aku tidak mau kem)ali ke tempat .ang sun.i itu. 3ku )isa mati kesepian di sana-
tanpa engkau. 3ku ingin mati hidup )ersamamu- Suheng.0
*3hh....60 Hong Bu men+adi )ingung sekali. Dia tahu )ahwa 1ek In adalah seorang gadis
.ang keras hati dan .ang se+ak kecil terlalu diman+a oleh a.ahn.a sehingga apapun .ang
diinginkann.a- harus terlaksana6 Kalau dia menolak- tentu 1ek In akan marah dan sukar
di)a.angkan apa .ang akan dilakukan oleh gadis .ang keras hati ini. Dia lalu )er+alan
pergi dari situ dengan muka tunduk- maklum )ahwa gadis itu mengikutin.a dari
)elakang.
Sampai lama mereka )er+alan tanpa )erkata,kata. 3khirn.a 1ek In mempercepat
langkahn.a )er+alan di samping suhengn.a dan men.entuh lengan suhengn.a itu.
*Suheng- apakah engkau marah kepadaku/0 tan.an.a sam)il memandeng wa+ah .ang
tampan itu.
*Hemm..../ Tidak marah- aku han.a )ingung- Sumoi.0
*Suheng- kaumaafkanlah diriku kalau aku men.usahkan dan mem)ingungkan hatimu.
3kan tetapi sungguh mati- aku tidak dapat )erpisah darimu- Suheng. 3ku.... aku cinta
padamu dan le)ih )aik aku mati sa+a daripada harus kautinggalkan....0
Hong Bu menarik napas pan+ang. Se+enak ia menatap wa+ah itu. 7a+ah .ang manis.
Seorang gadis .ang )aik dan gagah perkasa keturunan pendekar. 3langkah mudahn.a
)agin.a untuk +atuh cinta kepada seorang gadis seperti ini- kalau sa+a dia tidak le)ih dulu
tergila,gila kepada 2i Sian. Bagi seorang pem)uru sederhana seperti dia- 1ek In
merupakan dara .ang sudah terlampau )aik. 3kan tetapi- apa hendak dikata- dia sudah
terlan+ur +atuh cinta kepada 2i Sian- dan tidak mungkin agakn.a untuk melupakan 2i
Sian dan menengok kepada gadis lain- walaupun dia masih merasa perih hatin.a melihat
2i Sian tidak mem)alas cintan.a- )ahkan memusuhin.a6 *3hhh- )etapa penuh derita
hidup ini-0 pikirn.a- *Dara .ang dicintan.a malah memusuhin.a- dan dara .ang
mencintan.a tak mungkin di)alasn.a.0
Demikianlah- dengan terpaksa sekali Hong Bu melakukan per+alanan )ersama 1ek In.
Dia masih )ingung- tidak tahu apa .ang harus dilakukan. Kemudian dia teringat )ahwa
mereka )erada dekat dengan kota 2in,an di mana menurut )erita .ang didengarn.a
terdapat sarang pendekar patriot. (emang se+ak lama Hong Bu telah merasa setia kawan
dengan para pendekar patriot- terutama sekali setelah ter+adi pem)akaran )iara Siauw,
lim,si. (emang tadin.a dia sudah mempun.ai keinginan untuk singgah di 2in,an dan
mengun+ungi pusat perkumpulann.a para pendekar patriot itu. Kini setelah 1ek In ikut
)ersaman.a- tim)ul pikirann.a )ahwa se)aikn.a kalau dia menga+ak gadis itu ke pusat
para pendekar. Siapa tahu 1ek In .ang )erwatak pendekar itu akan tertarik hatin.a dan
kalau sa+a dia )isa menitipkan 1ek In untuk sementara di tempat itu- )ersama dengan para
pendekar patriot- maka selain dia sendiri tidak di)e)ani )erat untuk melindungin.a- +uga
mungkin gadis itu mau ditinggalkann.a. 8rang seperti 1ek In harus di)eri kesi)ukan
.ang mengas.ikkan dan men.enangkan hatin.a.
Demikianlah- Hong Bu lalu menga+ak sumoin.a melan+utkan per+alanan menu+u ke 2in,
an. 3kan tetapi karena mereka memasuki kota 2in,an setelah lewat sen+a- maka Hong Bu
merasa tidak enak untuk langsung mencari dan mengun+ungi para pendekar. (aka dia
lalu mencari penginapan dan men.ewa dua )uah kamar .ang )erdampingan untuk
melewatkan malam itu.
*Suheng- engkau senga+a menu+u ke kota ini- hendak mencari siapakah/0 1ek In )ertan.a
setelah mereka makan malam dan duduk di ruangan dalam- tak +auh dari kamar mereka.
(elihat di kanan kiri tidak ada orang Hong Bu lalu men+awa) sam)il )er)isik- *Sumoi-
selama engkau meninggalkan lem)ah- di dalam perantauanmu- apakah engkau
mendengar tentang para pendekar patriot .ang mulai )ergerak karena penekanan
Kaisar/0
1ek In mengangguk. *3ku pernah mendengar tentang di)akarn.a )iara Siauw,lim,si-
Suheng. (ereka itukah .ang kaumaksudkan/0
Hong Bu mengangguk. *(ereka dan )an.ak orang lagi .ang merasa tidak suka melihat
kelaliman Kaisar dan tidak suka melihat pen+a+ahan )angsa (ancu atas )angsa kita.
3pakah engkau tidak tertarik/0
1ek In mengangguk *(emang mereka itu he)at dan gagah sekali- Suheng. 3kan tetapi
apa hu)ungann.a dengan kita/0
*(emang tidak ada hu)ungann.a secara langsung- Sumoi. 3kan tetapi apakah kita +uga
harus diam sa+a men.aksikan kelaliman Kaisar itu/ Ba.angkan sa+a. 1ara pendeta di
Siauw,lim,si- para pendekar Siauw,lim,pai .ang terkenal gagah perkasa itu- .ang selalu
mem)ela kaum lemah tertindas dan menentang mereka .ang +ahat sewenang,wenang-
di)asmi dan )iaran.a di)akar. 4ntah )erapa )an.akn.a pendekar gagah perkasa .ang
tidak )erdosa di)unuh- di)antai oleh pasukan )esar. Bukankah kita ini +uga merasa
se)agai pendekar- Sumoi/0
*9alu apa .ang hendak kaulakukan- Suheng/0
*3ku ingin menemui mereka- ingin )erkenalan dengan orang,orang gagah itu.0
*Baik sekali6 Di mana/ Di sini/0
Hong Bu mengangguk. *:a- aku mendengar )ahwa mereka )erkumpul di 2in,an ini- dan
aku ingin sekali )ertemu dengan mereka. Ka)arn.a- aku mendengar dari seorang
pendekar .ang hidup se)agai nela.an sungai .ang kulalui- mereka itu )erkumpul di
se)uah rumah kuno .ang dise)ut Gedung (awar Kuning. Kiraku tidak sukar mencari
rumah dengan nama seperti itu.0
*Baik- aku ikut- Suheng. 3ku pun senang sekali kalau dapat )erkenalan dengan mereka-
dan....*
Ti)a,ti)a Hong Bu mengeluarkan )un.i *Ssttt....60 dan mem)eri tanda agar Sumoin.a
tidak )icara lagi. Seorang pela.an rumah penginapan mem)awa lentera mengantar masuk
tiga orang tamu )aru .ang agakn.a )aru ti)a di malam itu. Karena mereka di)eri kamar
agak ke )elakang- maka mereka itu melewati kamar,kamar Hong Bu dan 1ek In ketika
diantar oleh pela.an ke kamar mereka di )elakang. Diam,diam Hong Bu memperhatikan
mereka- +uga 1ek In dan wa+ah 1ek In )eru)ah pucat sekali- lalu gadis ini menundukkan
mukan.a- atau le)ih tepat men.em)un.ikan mukan.a dan memutar tu)uh mem)elakangi
tamu,tamu itu. Hong Bu memandang dengan penuh perhatian dan +antungn.a )erde)ar
tegang. Dia tidak mengenal mereka itu- akan tetapi mereka segera dapat menduga siapa
adan.a pria setengah tua gagah perkasa .ang )untung se)elah lengann.a itu6
2iri khas dari 1endekar Sakti Gurun 1asir6 Kalau sa+a orang ini tidak datang )ersama
seorang wanita setengah tua .ang cantik +elita dan gagah dan seorang pemuda .ang
ganteng sekali- +uga amat gagah- tentu dia dapat menduga )ahwa mungkin sa+a orang itu
)ukan Si 1endekar Buntung 9engan. 3kan tetapi- melihat dua orang teman Si Buntung
itu- hatin.a tidak ragu,ragu lagi. Siapa lagi kalau )ukan 5aga Sakti Gurun 1asir dan anak
isterin.a .ang lihai itu/ 3kan tetapi tiga orang itu agakn.a tidak mempedulikan dia- +uga
tidak melihat kepada 1ek In .ang sudah mem)uang muka.
Setelah mereka itu lewat dan memasuki tikungan- )arulah 1ek In memegang lengan
Hong Bu dan )er)isik- *itu mereka....0
Hong Bu mengangguk dan mem)eri is.arat kepada sumoin.a untuk memasuki kamar
sumoin.a. Seti)an.a di dalam kamar- Hong Bu )erkata- *3ku mengenal mereka. Tentu
inilah 5aga Sakti Gurun 1asir dan anak isterin.a- )ukan/0
*Benar6 3pakah mereka melihatku- Suheng/ (ereka tentu mengenalku.0
*3gakn.a mereka tidak menoleh kepadamu- akan tetapi siapa tahu/ (ereka adalah
orang,orang sakti- dan kedatangann.a di rumah penginapan ini sungguh suatu hal .ang
terlalu ke)etulan. (ereka mencari,cariku- kenapa ke)etulan mereka datang ke rumah
penginapan di mana aku )erada/ Sumoi- kita harus pergi sekarang +ugal0
*Tidak- aku tidak takut60 1ek In )erseru dan mengepal tin+u. *3ku tidak sudi melarikan
diri60
*Bukan melarikan diri karena takut- Sumoi melainkan....0
*3pa..../0
*Sudahlah-0 Hong Bu tidak mau mengatakan )ahwa dia terpaksa melarikan diri karena
dia )erada )ersama 1ek In.
Betapapun lihain.a 1ek In- gadis ini sama sekali )ukan tandingan para pendekar sakti itu
dan kalau harus melindungi gadis itu- tentu dia tidak akan dapat )ergerak leluasa.
*Sumoi- )ukankah engkau ingin ikut denganku/0
*Benar....0 dan wa+ah .ang manis itu kem)ali nampak khawatir. *;angan.... tinggalkan
aku- Suheng60
*5ah- aku mau pergi sekarang. 4ngkau ikut ataukah tidak/0 Setelah )erkata demikian-
Hong Bu meninggalkan gadis itu- memasuki kamarn.a dan mengam)il )untalan
pakaiann.a. 1ek In tidak men+awa)- akan tetapi tahu,tahu ia telah mengikuti pemuda itu
dan sudah mem)awa pula )untalan pakaiann.a. 7a+ahn.a cem)erut- akan tetapi masih
manis.
Setelah mereka meninggalkan rumah penginapan itu melalui +alan +endela dan melakukan
per+alanan cepat- 1ek In mengomel- *Sungguh memalukan sekali kalau kita harus
melarikan diri dari mereka.0
*Sumoi- seorang pendekar )ukan sa+a harus )erani dan gagah perkasa- akan tetapi +uga
harus cerdik. 3ku )ukan takut kepada mereka- akan tetapi kita harus cerdik. (ereka
)ertiga itu adalah orang,orang .ang )erkepandaian tinggi sekali. Se)aikn.a kalau kita
le)ih dulu menemui para pendekar patriot .ang tentu tidak )ersaha)at dengan mereka-
mengingat mereka itu adalah kaki tangan Kaisar.0
*Huh- +adi engkau hendak mencari teman/0
*Bukan- han.a hendak mengim)angi mereka kalau,kalau mereka ma+u mengero.ok.0
1ek In memandang dengan ta+am. *3ih- )agaimana engkau dapat menduga serendah itu
kepada 1endekar 5aga Sakti Gurun 1asir/ Dia dan anak isterin.a mendatangi lem)ah
)ertiga sa+a- sama sekali tidak takut akan dikero.ok- karena mereka perca.a )ahwa
seorang pendekar tidak nanti akan )erlaku curang6 Dan aku pun perca.a )ahwa 1endekar
5aga Sakti Gurun 1asir )ukanlah orang .ang curang60
Hong Bu han.a tersen.um. Tetap sa+a dia tidak mau mengatakan )ahwa tindakann.a itu
)ukan sekali,kali karena takut- melainkan karena dia harus men.elamatkan pedang-
+angan sampai terampas utusan Kaisar. 1ula- dia pun harus melindungi 1ek In.
Bagaimana mungkin dia sekaligus melindungi pedang dan 1ek In/ Kecuali kalau 1ek In
sudah )erada di tempat aman- misaln.a di antara para pendekar patriot itu )arulah dia
akan merasa lega dan mungkin sa+a dia malah akan menantang siapa .ang )erhak me,
miliki pedang pusaka +uga mene)us kekalahan gurun.a.
Tidak sukar )agi mereka untuk mencari Gedung (awar Kuning itu. Setiap orang tahu di
mana adan.a gedung tua itu .ang kini men+adi se)uah perkumpulan silat .ang )ernama
perguruan silat Kim,+iauw,eng <Garuda Kuku 4mas=. (emang gedung ini pernah
men+adi pusat perguruan silat .ang masih merupakan ca)ang dari Siauw,lim,pai itu.
Gurun.a adalah seorang she 2iong .ang pernah men+adi murid Siauw,lim,pai dan
memang Ilmu Silat Kim,+iauw,eng .ang dia+arkann.a itu masih )ersum)er pada ilmu
silat Siauw,lim,pai. Karena itulah- maka ketika ada pergerakan para pendekar patriot-
gedung tua .ang )esar ini dipilih men+adi pusat tempat pertemuan mereka.
Gedung itu dikurung pagar tem)ok .ang tinggin.a hampir tiga meter. 3kan tetapi )ukan
merupakan penghalang .ang sulit )agi Hong Bu dan 1ek In. (ereka meloncat ke atas
pagar tem)ok itu dan mela.ang ke se)elah dalam. 3kan tetapi )egitu kedua kaki mereka
turun ke atas tanah- terlihat )erkele)atn.a )a.angan )an.ak orang dan tahu,tahu mereka
telah dikepung oleh )elasan orang .ang rata,rata memiliki ilmu silat .ang tinggi6 Kiran.a
gerak,gerik mereka se+ak mendekati gedung sampai ketika mereka )erdua melompat ke
atas pagar tem)ok telah diketahui oleh para pen+aga dan hal ini sa+a menun+ukkan )etapa
kuatn.a pen+agaan para pendekar di ternpat itu6
*Kami )ukan musuh60 Hong Bu cepat )erkata sam)il mengangkat kedua tangan mem)eri
hormat. *Kami adalah saha)at,saha)at .ang ingin )ertemu dengan pimpinan para
4nghiong di sini60
Tentu sa+a ucapan itu tidak )isa diterima )egitu sa+a. Dua orang ini masuk secara gelap
)ukan melalui pintu se)agai tamu- mana )isa mereka memperca.ai keterangan itu/ 1ula-
keadaan para pendekar patriot di situ merupakan rahasia- tidak ada .ang tahu )ahwa
tempat itu men+adi sarang mereka. (aka- orang .ang datang dan tahu akan hal itu- sung,
guh merupakan orang .ang patut dicurigai.
*Siapa engkau/0 )entak seorang di antara mereka.
*5amaku Sim Hong Bu- dan ini adalah 2u 1ek In....0
*3ihh- kiran.a )enar 1ek In....60 Ti)a,ti)a terdengar seruan suara wanita dan seorang
wanita )erkele)at datang dan )erdiri di depan 1ek In. Tempat itu mendapat penerangan
dari o)or .ang di)awa datang seorang pendekar sehingga mereka dapat saling
memandang. Kini Hong Bu dan 1ek In segera mengenal wa+ah 2ui,)eng Sian,li Tang
2un 2iu. (elihat )i)in.a- 1ek In cepat mem)eri hormat- diturut pula oleh Hong Bu.
*Dan ini Hong Bu malah6 3h- masuklah. Kawan,kawan- mereka ini adalah keponakan,
keponakanku sendiri60
Hong Bu dan 1ek In merasa terheran,heran melihat )ahwa )i)i mereka )erada di tempat
itu- akan tetapi keheranan mereka len.ap ketika mereka dihadapkan dengan pimpinan
para pendekar itu .ang tern.ata adalah Bu Seng Kin atau Bu,taihiap6 Biarpun di dalam
hatin.a ada rasa tidak senang- namun 1ek In dapat mengerti mengapa )i)in.a )erada di
situ. Kiran.a )i)in.a ini telah men.usul )ekas kekasihn.a- si pendekar pera.u wanita itu
.ang sekarang telah men+adi pimpinan para pendekar patriot6
Bu,taihiap girang )ukan main menerima Hong Bu dan 1ek In. Dia sudah mendengar dari
isterin.a- .aitu Tang 2un 2iu tentang diri pemuda ini .ang katan.a merupakan pewaris
pedang Koai,liong 1o,kiam )erikut Ilmu 1edang Koai,liong Kiam,sut .ang tiada
tandingann.a di dunia ini6 (aka pemuda itu merupakan tenaga .ang amat )oleh
diandalkan- dan +uga dia sudah mendengar tentang 2u 1ek In- puteri tunggal dari
penghuni 9em)ah Suling 4mas .ang kini men+adi 9em)ah 5aga Siluman itu.
*Selamat datang- Sim Hong Bu6 3ku sudah )an.ak mendengar tentang kelihaianmu dari
)i)i gurumu. Dan engkau- 2u 1ek In. 3.ahmu adalah seorang saha)atku .ang amat
)aik60
2u 1ek In dan Sim Hong Bu mem)eri hormat- )iarpun di dalam hatin.a 2u 1ek In
memaki laki,laki ganteng ini- karena laki,laki inilah .ang mera.u hati Tang 2un 2iu-
isteri dari toapekn.a sehingga toapekn.a itu meninggal dunia karena duka6 Dan kini-
dengan tak tahu malu sekali isteri toapekn.a itu malah men.usul kekasihn.a6 Biarpun
mereka itu kini men+adi pimpinan pendekar patriot- tetap sa+a )agin.a mereka
mempun.ai per)uatan,per)uatan .ang ser)a )usuk6itulah se)a)n.a mengapa 1angeran
Kian 9iong .ang men+adi tawanan itu melihat adan.a pemuda perkasa dan gadis
)erpakaian pria .ang )ukan lain adalah Sim Hong Bu dan 2u 1ek In di antara para
pendekar patriot- duduk di dekat Bu,taihiap dan tiga orang isterin.a .ang merupakan
puncak pimpinan para patriot itu.
Tentu sa+a 2u 1ek In tidak salah mengenal orang- dan +uga dugaan Sim Hong Bu adalah
)enar )ahwa tiga orang .ang memasuki rumah penginapan itu adalah keluarga Kao. 1ria
gagah perkasa .ang lengann.a )untung itu memang adalah Si 5aga Sakti Gurun 1asir
Kao Kok 2u )ersama isterin.a- ;enderal (uda Kao 2in 9iong. Seperti telah kita ketahui-
;enderal (uda Kao 2in 9iong diperintah oleh Kaisar sendiri untuk mencari dan
merampas kem)ali sampai )erhasil pedang pusaka Koai,liong 1o,kiam .ang len.ap dari
istana. >ntuk nenghadapi tugas .ang amat sukar dan )erat ini- Kao Kok 2u dan isterin.a
.ang ke)etulan sedang mengun+ungi putera mereka- segera turun tangan dan mem)antu
putera mereka. Bertiga- keluarga sakti ini telah mendatangi 9em)ah Suling 4mas atau
.ang telah )erganti nama )aru 9em)ah 5aga Siluman. Dengan gagah perkasa tiga orang
ini men.er)u lem)ah itu- mengalahkan keluarga 2u .ang sakti sehingga mengaki)atkan
dua orang sakti- 2u Han Bu dan 2u Seng Bu- terpaksa mengundurkan diri. 3kan tetapi-
kemenangan atas diri kedua orang tokoh keluarga 2u .ang sakti ini- )ukan )erarti pedang
pusaka itu dapat mereka re)ut kem)ali. 1edang itu menurut keterangan pihak keluarga
2u .ang kalah itu- )erada di tangan murid mereka .ang merupakan ahli waris pedang dan
ilmu itu- adalah Sim Hong Bu.
Demikianlah- keluarga Kao .ang gagah perkasa itu melan+utkan usaha atau tugas mereka-
.aitu mencari pedang pusaka .ang di)awa pergi pemuda .ang )ernama Sim Hong Bu.
Kemudian- dalam per+alanan mereka- keluarga Kao ini mendengar tentang geger .ang
dihe)ohkan oleh tindakan Kaisar terhadap Siauw,lim,pailim,si- .aitu pem)akaran )iara
atau Kuil Siauw,lim,si dan menewaskan )an.ak sekali murid,murid Siauw,lim,pai.
Tentu sa+a- seperti para pendekar di dunia kang,ouw- )erita ini amat menge+utkan hati
mereka dan menim)ulkan perasaan tidak senang dan tidak puas. Semen+ak dahulu-
keluarga ini memandang tinggi nama Siauw,lim,pai dan tahu )ahwa partai persilatan ini
adalah partai .ang )ersih dan terhormat- .ang mempun.ai )an.ak pendekar sakti .ang
gagah perkasa. Dan kini Kaisar telah )ertindak dengan ke+am- menggunakan pasukan
)esar untuk mem)unuh )an.ak murid Siauw,lim,pai- )erusaha mem)asmi partai ini
)ahkan telah mem)akar ha)is )iara Siauw,lim,si.
Kao 2in 9iong sendiri marah,marah mendengar )erita itu. *Sungguh terlalu60 katan.a
ketika mereka mendengar )erita itu. *Kalau sikap Sri Baginda Kaisar seperti ini dan
kelaliman ini dilan+utkan- alangkah rendahn.a kalau aku mengham)akan diri kepada
seorang lalim6 9e)ih )aik aku meletakkan +a)atanku dan )ersaha)at dengan para
pendekar Siauw,lim,pai .ang tertimpa malapetaka60
*(emang amat menggemaskan6 3palagi kalau diingat )ahwa Sri Baginda Kaisar sendiri
pernah men+adi murid Siauw,lim,pai6 1er)uatan seorang murid .ang sungguh ke+i dan
murtad60 kata pula i)un.a .ang memang se+ak muda memiliki watak keras akan tetapi
+u+ur dan adil.
1endekar 5aga Sakti Gurun 1asir menarik napas pan+ang. Dia adalah seorang pendekar
.ang sudah matang- tidak mudah dipengaruhi oleh segala macam keadaan- dan tidak lagi
mem)iarkan diri diseret nafsu perasaan. *3papun +uga alasann.a- per)uatan Kaisar
memang tidak patut- dan +uga )ukan merupakan per)uatan .ang )aik dan menguntungkan
pemerintah. 3kan tetapi- 2in 9iong- harus selalu kauingat )ahwa engkau adalah seorang
pendekar- kau harus selalu dapat men+aga nama dan memenuhi tugasmu dengan )aik.
Tugasmu saat ini adalah mencari dan mere)ut kem)ali pedang pusaka kera+aan- dan
)ukan watak seorang pendekar untuk meninggalkan tugas .ang )elum dilaksanakan
sampai )erhasil.0
2in 9iong mengangguk,angguk. *Sa.a mengerti- 3.ah. Sa.a akan terus mencari Sim
Hong Bu dan adapun hasiln.a- sa.a harus dapat mencari dia- setelah )ertemu dan )icara
dengan dia tentang pedang itu- )aru sa.a akan kem)ali dan melapor kepada Sri Baginda
Kaisar tentang pelaksanaan tugas ini. Setelah itu- )aru sa.a akan mengundurkan diri
meletakkan +a)atan. 1angeran (ahkota Kian 9iong adalah seorang .ang amat )i+aksana.
(enurut )erita .ang kita dengar- )eliau malah mem)e)askan dan men.elamatkan sisa
murid,murid Siauw,lim,pai se)an.ak delapan orang- 1angeran ini tahu mana .ang )enar
dan mana .ang salah. 8leh karena itu- )iarlah sa.a menanti sampai kelak 1angeran Kian
9iong .ang men+adi kaisar- )aru sa.a akan menawarkan tenaga sa.a untuk menga)dikan
diri.0
3.ah dan i)un.a men.atakan persetu+uan mereka dan ketiga orang gagah ini pun
melan+utkan per+alanan mereka. 3kan tetapi- mereka terke+ut )ukan main ketika
mendengar lagi )erita angin dari para pendekar di kang,ouw )ahwa Sang 1angeran
(ahkota telah len.ap dan sedang dicari oleh orang,orang gagah )er)agai golongan.
Tentu sa+a mereka- terutama sekali 2in 9iong .ang masih )ertugas se)agai seorang
+enderal- apalagi .ang men+adi saha)at )aik 1angeran Kian 9iong- merasa gelisah )ukan
main.
*3h- )iarpun ini merupakan tugas .ang tidak langsung men+adi perintah Kaisar akan
tetapi mencari dan men.elamatkan Sang 1angeran tidak kalah pentingn.a daripada
mencari dan mere)ut kem)ali pedang itu-0 kata 2in 9iong.
*(emang- kita harus ikut mencari Sang 1angeran. ;angan sampai )eliau dikuasai oleh
orang,orang +ahat-0 kata a.ahn.a.
*Sungguh 1angeran (ahkota merupakan seorang pemuda .ang luar )iasa-0 kata 7an
2eng setengah mengomel. *Beliau adalah seorang pemuda .ang lemah- akan tetapi
mengapa selalu suka melakukan per+alanan merantau sendirian sa+a tanpa pengawal/
1adahal- se)agai seorang pangeran mahkota tentu sa+a )aha.a selalu mengancam )eliau.0
*Beliau akan men+adi kaisar .ang )aik-0 suamin.a mengangguk,angguk. *Seorang .ang
se+ak muda telah melen.apkan rasa takut dengan rasa kasih sa.ang terhadap rak.atn.a.
Beliau ingin melihat sendiri dan mendengar sendiri keadaan kehidupan rak.at dan keluh,
kesah mereka. Han.a seorang kaisar .ang memerintah rak.atn.a dengan kasih sa.ang
sa+alah- seperti seorang a.ah .ang )enar,)enar mencinta anak,anakn.a- maka se)uah
negara akan )enar,)enar men+adi makmur dan kuat.0
Keluarga .ang gagah perkasa ini melan+utkan per+alanann.a sam)il men.elidiki dan
mendengar,dengarkan dan akhirn.a- pada suatu siang ketika melewati se)uah hutan tak
+auh dari kota 2in,an- mereka melihat )elasan orang laki,laki re)ah malang,melintang-
se)agian )esar telah tewas- akan tetapi ada )e)ekapa orang .ang masih hidup- walaupun
luka,luka mereka amat parah dan mereka ini pun sukar untuk dapat diselamatkan lagi.
3gakn.a- )aru )e)erapa +am mereka itu telah diro)ohkan oleh musuh .ang amat kuat.
Tiga orang muda ini cepat menghampiri mereka .ang masih hidup- memeriksa- akan
tetapi mereka memperoleh ken.ataan )ahwa mereka tidak akan mampu menolong lagi.
*Siapakah .ang melakukan ini dan mengapa/0 Kao 2in 9iong )ertan.a kepada seorang
di antara mereka .ang agakn.a masih le)ih kuat daripada .ang lain. 3.ah )undan.a
han.a ikut mendengarkan sa+a- mem)iarkan putera mereka menangani urusan ini.
Setelah di)eri )e)erapa teguk minuman arak- orang itu dapat +uga )icara lemah- *Kami....
menghadang seorang pemuda .ang )ersen+ata suling emas.... kami hampir )erhasil.... lalu
muncul pemuda .ang )erpedang.... pedang sinar )iru.... aahhh....0 Dan orang itu pun tak
dapat melan+utkan kata,katan.a karena kepalan.a sudah terkulai. :ang lain,lainn.a
terlampau parah luka,luka mereka sehingga sama sekali tidak mampu )icara lagi. Bahkan
se)elum tiga orang pendekar itu dapat )er)uat sesuatu- mereka .ang terluka parah itu pun
tewas pula. Setelah memeriksa semua perampok itu dan mendapat ken.ataan )ahwa
mereka telah )enar,)enar tewas- 2in 9iong )ersama a.ah i)un.a lalu menggali lu)ang
)esar dan mengu)ur semua +ena?ah itu dengan sederhana. (ereka- keluarga gagah per,
kasa .ang )er+iwa pendekar ini tidak mungkin dapat mem)iarkan sa+a +ena?ah )elasan
orang itu tanpa diku)ur- walaupun mereka dapat menduga )ahwa mereka itu semua
adalah anggauta perarnpok.
*Hemm- pedang )ersinar )iru/ Dan pemuda )ersen+ata suling emas/0 2in 9iong )erkata
ketika mereka melan+utkan per+alanan.
3.ahn.a memandang kepadan.a. *4ngkau dapat menduga siapa mereka/0
1uteran.a mengangguk- +uga i)un.a )erkata- *3ku pun sudah tahu siapa mereka
itu.0*Bagus- kalau )egitu mari kita cepat,cepat melan+utkan per+alanan. Daerah ini
termasuk daerah kota 2in,an- ke mana lagi mereka kalau tidak ke kota itu/ Dan ka)arn.a-
di kota 2in,an itu pula )erkumpuln.a para pendekar patriot-0 kata Si 5aga Sakti Gurun
1asir. Tanpa men.e)ut nama- tiga orang pendekar .ang cerdas ini sudah dapat menduga
)ahwa pemuda )ersen+ata suling emas itu tentulah 2u 1ek In dan pedang )ersinar )iru itu
apa lagi kalau )ukan Koai,liong 1o,kiam/
Demikianlah- keluarga sakti ini akhirn.a dapat mengikuti +e+ak 2u 1ek In dan Sim Hong
Bu- dan seperti telah diceritakan pada )agian depan- 2u 1ek In dan Sim Hong Bu terke+ut
)ukan main ketika melihat tiga orang ini. Dan )iarpun 1ek In cepat mem)uang muka- dan
tiga orang sakti itu seolah,olah tidak melihat adan.a dua orang muda itu- namun sesung,
guhn.a 2in 9iong dan a.ah )undan.a sudah melihat mereka dan mereka .akin kini
)ahwa dugaan mereka adalah )enar. Biarpun mereka tidak melihat adan.a sen+ata pedang
pusaka .ang mereka caricari itu pada diri pemuda .ang nampak sederhana itu- mereka
dapat menduga )ahwa pedang itu tentu disem)un.ikan dan hal ini )ahkan le)ih
me.akinkan hati mereka. Kalau )ukan Koai,liong 1o,kiam .ang di)awa pemuda ini-
perlu apa disem)un.ikan/ Dan kalau pedang itu- tentu sa+a disem)un.ikan- karena
pedang itu adalah pedang pusaka .ang hilang dari istana.
Dan ketika pada malam hari itu Hong Bu dan 1ek In melarikan diri dari losmen- hal ini
pun sama sekali tidak terlewat dari pengamatan keluarga itu. Diam,diam mereka )ertiga
cepat mem)a.angi dari +auh. (ereka melihat )etapa )a.angan dua orang muda itu
melompati pagar tem)ok se)uah rumah tua dan mereka tidak )erani cero)oh memasuki
rumah orang.
*Kau )er+agalah di sini )ersama I)umu- aku akan men.elidiki rumah siapa ini-0 kata Kao
Kok 2u. 2in 9iong dan i)un.a mengangguk dan )ersem)un.i sam)il mengintai untuk
melihat kalau,kalau dua orang .ang mereka )a.angi tadi keluar dari situ lagi. Si 5aga
Sakti Gurun 1asir tidak lama pergi. Dia sudah muncul kem)ali dan )er)isik kepada pu,
teran.a dan isterin.a- *7ah- kiran.a rumah inilah .ang men+adi sarang patriot6 (ereka
)erkumpul di sini60
Berita ini )enar,)enar amat menge+utkan hati 2in 9iong dan i)un.a. Baikn.a mereka tadi
tidak cero)oh memasuki sarang .ang amat )er)aha.a- .ang penuh dengan orang,orang
sakti itu. Kedua orang .ang mereka )a.angi telah masuk ke situ- )erarti )ahwa itu pun
tentu mempun.ai hu)ungan .ang erat dengan penghuni rumah itu6
*Bagaimana )aikn.a sekarang/0 tan.a Kao Kok 2u untuk menco)a puteran.a.
Betapapun +uga .ang mempun.ai tugas itu adalah puteran.a- dan pendekar ini sudah
perca.a penuh kepada kecerdasan dan kewaspadaan puteran.a sehingga dia men.erahkan
keputusan kepada puteran.a itu.
*3.ah- tidak )aik kalau kita men.er)u sekarang. (ereka adalah pendekar,pendekar-
)ukan pen+ahat,pen+ahat. Se)aikn.a kita )esok pagi datang se)agai tamu dan dengan
terus terang akan sa.a sampaikan kepada pimpinan para patriot agar men.erahkan Sim
Hong Bu kepada sa.a dengan alasan urusan pri)adi. Kita harus men+aga agar +angan
sampai ter+adi )entrokan antara kita dengan para patriot.0
3.ahn.a mengangguk lalu )erkata- *(emang )i+aksana dengan cara demikian. 3kan
tetapi aku meragukan apakah patriot,patriot itu akan menerimamu dengan sikap
)ersaha)at karena mereka tahu )ahwa engkau adalah seorang perwira tinggi istana.0
*Terserah kepada mereka. :ang +elas- kedatangan kita )ukanlah untuk urusan antara
Kaisar dan mereka- melainkan urusan pedang.0
(ereka lalu kem)ali ke rumah penginapan. (ereka merasa .akin )ahwa kedua orang
muda .ang mereka )a.angi tadi tidak tahu )ahwa mereka tadi mem)a.angi mereka- dan
+uga mereka dapat menduga )ahwa tentu Sim Hong Bu )er)esar hati setelah )erada di
markas para pendekar patriot itu dan tidak akan pergi untuk sementara waktu. Dengan
adan.a penge+aran dari keluarga Kao- tentu pemuda itu menganggap )ahwa markas itu
merupakan tempat persem)un.ian .ang paling aman. Dan memanglah- semua pendapat
ini tepat sekali.
3kan tetapi- ;enderal Kao 2in 9iong dan a.ah )undan.a sama sekali tidak tahu )ahwa
pada malam hari itu +uga- pangeran mahkota ti)a pula di 2in,an dan ditahan di dalam
rumah .ang men+adi markas para patriot- itu6 3ndaikata mereka terus mengamati di
tempat itu- tentu mereka akan melihat hal ini dan mungkin akan ter+adi )entrokan .ang
sukar dapat dicegah lagi.
Hati 2ia Han Beng merasa )ingung dan gelisah sekali. Dia merasa men.esal )ahwa dara
.ang mem)uatn.a +atuh cinta- tern.ata tidak sepaham dengan dia mengenai per+uangan
para patriot. Bahkan dara itu dengan kekerasan telah mem)awa pergi Sang 1angeran- dan
dia sama sekali tidak ada ke)eranian hati- atau le)ih tepat lagi tidak tega- untuk
menentang dengan kekerasan. Dia merasa )etapa ti)a,ti)a dia men+adi seorang .ang
lemah sekali- dan dia tahu )ahwa selama 2i Sian melindungi Sang 1angeran- dia tidak
akan tega untuk mere)ut 1angeran itu. Dia pun tahu )ahwa 2i Sian han.a )ertindak
se)agai seorang pendekar- sama sekali tidak memihak pemerintah dan menentang para
patriot- melainkan han.a ingin melindungi .ang lemah dari ancaman )aha.a seperti se,
la.akn.a dilakukan oleh seorang pendekar. Hal inilah .ang mem)uatn.a )ingung dan
putus asa. 3ndaikata 2i Sian itu seorang pen+ilat pemerintah pen+a+ah tentu cintan.a akan
dapat dilawann.a sendiri dan dia tentu akan mau menentang dara itu. 3kan tetapi- dara
itu adalah seorang pendekar .ang mengagumkan hatin.a.
Tak mungkin aku )erhasil se)agai seorang patriot kahau )egini- keluhn.a dengan hati
kesal sekali setelah dia )erpisah dari 2i Sian. Tidak- dia akan mengem)il cara lain. Dia
tahu )ahwa 1angeran Kian 9iong memang seorang pemuda .ang he)at dan )i+aksana-
maka dia pun tidak terlalu men.esal akan sikap 2i Sian. Dia sendiri- andaikata dia tidak
mempun.ai +iwa pem)erontak terhadap kekuasaan pen+a+ah- tentu dia pun tidak akan
segan untuk mmpertaruhkan n.awan.a guna mem)ela seorang pangeran mahkota .ang
)i+aksana seperti 1angeran Kian 9iong. :ang +ahat- .ang men+adi )iang keladi semua
peluapan kemarahan hati para patriot adalah kelaliman Kaisar6 Kaisarlah .ang harus di,
)asmi6 1eristiwa pem)akaran )iara Siauw,lim,si- perlakuan sewenang,wenang terhadap
orang,orang Han- semua itu adalah per)uatan Kaisar .ang mem)enci orang Han. Dan
kalau dia telah gagal menangkap 1angeran- masih ada +alan lain )agin.a .ang le)ih
langsung dan tepat- .aitu men.er)u ke istana dan menco)a untuk mem)unuh Kaisar. Dia
tahu )ahwa per)uatan ini amat )er)aha.a- karena istana merupakan tempat .ang amat
kuat dengan pen+agaan ketat- di mana )erkumpul perwira,perwira )erkepandaian tinggi
dan pengawal,pengawal .ang gem)lengan. 3kan tetapi- dia mempun.ai harapan.
Bukankah i)u kandungn.a )erada di sana se)agai selir Kaisar/
Demikianlah- dengan hati .ang telah mengam)il keputusan tetap- 2ia Han Beng pergi ke
kota ra+a. Biarpun para pengawal dan pem)esar .ang mengurus dalam istana- para
thaikam <orang ke)iri= men.am)utn.a dengan pandang mata penuh kecurigaan- namun
mereka itu melapor +uga kepada i)u pemuda itu .ang men+adi selir Kaisar )ahwa ada
seorang pemuda )ernama 2ia Han Beng dan mengaku keluarga dekat mohon menghadap.
Tentu sa+a i)u pemuda itu terke+ut sekali mendengar dise)utn.a nama ini dan cepat,cepat
mempersilakan thaikam untuk mempersilakan pemuda itu menghadapn.a di dalam
taman. Selir Kaisar ini memilih taman se)agai tempat pertemuann.a dengan puteran.a
agar mereka dapat )icara dengan leluasa di tempat ter)uka sehingga tidak akan ada .ang
dapat mencuri dengar percakapan antara mereka.
Dengan pengawal dua orang pengawal dalam .ang +uga terdiri dari laki,laki .ang sudah
dike)iri- Han Beng dipersi1akan memasuki taman. Ketika ti)a di pondok indah dekat
kolam ikan- Han Beng melihat seorang wanita cantik dengan pakaian .ang mewah )erdiri
menantin.a dengan kedua mata )asah dengan ait mata. (elihat i)un.a- Han Beng tak
dapat menahan keharuan hatin.a dan dia pun cepat ma+u )erlutut di depan kaki i)u
kandungn.a sam)il menundukkan mukan.a. Selir itu meme+amkan mata dan
menggunakan saputangan men.usuti air matan.a- kemudian mem)eri is.arat kepada dua
orang pengawal ke)iri itu untuk meninggalkann.a )ersama puteran.a.
Setelah dua orang pengawal itu mengundurkan- wanita itu lalu mem)ungkuk dan
merangkul puteran.a- disuruhn.a Han Beng )erdiri dan se+enak mereka )erdua saling
)erpandangan dengan hati .ang tidak keruan rasan.a.
*Han Beng....60 3khirn.a wanita itu )er)isik .ang merupakan +erit .ang keluar langsung
dari dalam hatin.a.*I)u....60 Han Beng menahan agar air matan.a tidak +atuh )ertitik-
sungguhpun dia sudah merasa )etapa hatin.a tergetar dan kedua matan.a terasa panas.
Kalau i)un.a merasa )erduka dan terharu sekali melihat puteran.a- se)alikn.a pemuda
ini selain terharu- +uga merasa panas hatin.a melihat i)un.a hidup se)agai seorang selir
kaisar .ang )erpakaian )egini indah dan mewah- sedangkan a.ahn.a telah ter)unuh oleh
Kaisar .ang kini men+adi suami i)un.a6
*Han Beng- mari kita duduk di )angku itu.... kita )icara di luar sa+a agar +angan ada orang
lain mendengarkan dengan sem)un.i-0 I)un.a )er)isik dan menggandeng tangan
puteran.a- dia+akn.a puteran.a itu duduk di )angku pan+ang di tengah taman- +auh dari
pondok. 7anita setengah tua itu- .ang usian.a kurang le)ih empat puluh tahun- masih
nampak cantik sekali- apalagi karena ia mengenakan pakaian .ang demikian indah dan
ram)utn.a disanggul secara istimewa seperti )iasa dandanan para selir Kaisar. Kini-
melihat puteran.a- seketika hancur )erantakan segala kemuliaan .ang dirasakann.a
setiap hari dan ter)a.anglah di pelupuk matan.a segala peristiwa .ang ter+adi )e)erapa
tahun .ang lalu6 Dia hidup )ersama suamin.a .ang merupakan seorang pendekar gagah
perkasa dan hidup saling mencinta- dengan seorang putera mereka- .aitu Han Beng.
Kemudian- datanglah malapetaka itu6 Suamin.a adalah seorang pendekar .ang pernah
men+adi saha)at 3i Sing Kiauw murid Siauw,lim,pai .ang suka )ersaha)at dengan para
pendekar itu- .ang kini telah men+adi Kaisar :ung 2eng6 Dan ketika mereka
mengadakan per+alanan sampai ke kota ra+a- suamin.a teringat akan saha)at itu dan
)iarpun telah dicegahn.a- suamin.a tetap nekad )erkun+ung dan menghadap )ekas
saha)at .ang kini men+adi kaisar itu. Dan memang- Kaisar men.am)utn.a dengan ramah
dan manis )udi. 3kan tetapi ter+adilah malapetaka ketika Kaisar memandang kepadan.a6
(emandang kepadan.a dengan sinar mata .ang demikian mesra dan penuh nafsu )erahi6
(aka ter+adilah kesemuan.a itu- peristiwa .ang mengu)ah hidupn.a6 Suamin.a telah
ter)unuh- dan ia pun diam)il selir oleh Kaisar6 Dan ia.... ia tidak melawan.... ia seorang
wanita .ang lemah melihat kemuliaan mem)a.ang di depan mata6 Ia pun men.erahkan
diri- )ukan dengan terlalu terpaksa- )ahkan dengan harapan )aru. Kalau dulun.a ia hidup
se)agai seorang isteri pendekar .ang )ertualang- .ang kadang,kadang menderita lapar
dan tidur di kuil,kuil tua atau di hutan,hutan- kini ia men+adi seorang .ang dihormati dan
dimuliakan6 Dan Kaisar pun sa.ang kepadan.a. Bahkan 1angeran (ahkota sendiri
memandangn.a se)agai seorang i)u6 (au apa lagi/ 1uteran.a- lari entah ke mana. Dan
kini- puteran.a itu muncul di depann.a6
Ter+adilah perang dalam hati wanita ini- perang antara kemewahan dan kemuliaan di
istana- melawan kasih sa.ang seorang i)u kandung terhadap anakn.a.
Dan kemuliaan itu pun kini menipis. Segala macam kesenangan di dunia ini- apapun +uga
adan.a- tidak akan a)adi. Kesenangan selalu disusul oleh ke)osanan- atau +uga oleh
keinginan memperoleh .ang le)ih )esar lagi. sehingga kesenangan .ang ada itu tidak
)egitu )erarti lagi. Demikian pula dengan wanita ini. Kemuliaan dan kemewahan itu
memang pada mulan.a dirasakan dan dinikmatin.a )etul- dalam waktu )e)erapa )ulan-
)e)erapa tahun. 3kan tetapi- kemewahan dan kemuliaan .ang dilimpahkan kepadan.a
setiap hari itu mulai menim)ulkan ke)osanan dan kemuakan. 3palagi dengan munculn.a
puteran.a ini- .ang mendatangkan lagi kenang,kenangan lama- mem)uat i)u ini merasa
terguncang )atinn.a.
*Han Beng.... 3nakku.... 1uteraku sa.ang.... akhirn.a engkau mau +uga men+enguk
i)umu....0 Ia )erkata sam)il mengusap air matan.a .ang terus )ercucuran.
Han Beng memandang wa+ah i)un.a. 3da +uga rasa i)a- rasa haru dan rasa mesra .ang
tim)ul dari kasih sa.angn.a terhadap wanita .ang men+adi i)un.a ini. 3kan tetapi .ang
le)ih lagi adalah rasa marah. I)un.a sampai hati )enar )erenang di dalam kemewahan di
samping laki,laki .ang telah mem)unuh suamin.a6
*I)u....0 katan.a- suaran.a agak gemetar. *3ku datang ini )ukan untuk men+enguk I)u-
melainkan untuk....0 dia )erhenti se)entar- memandang ke kanan kiri .ang sun.i. Dua
orang tadi )erdiri di luar taman- )iarpun memandang ke arahn.a akan tetapi tidak dapat
mendengar percakapan itu.
*>ntuk apa- 3nakku/ 4ngkau mem)utuhkan apa..../ I)umu akan dapat menolongmu-
5ak....0
*5ah- terima kasih- I)u. Itulah .ang ku)utuhkan- .aitu pertolonganmu. Kuharap I)u suka
mem)antuku dan suka mem)eri +alan kepadaku agar niat hatiku tercapai.0
*5iat hatimu/ 3pa niat itu/ 3pakah engkau ingin.... menikah/0 Dengan air mata masih
)erlinang- wanita itu menco)a untuk tersen.um dan memandang wa+ah puteran.a .ang
tampan.
*Bukan. 5iat hatiku adalah untuk mem)unuh Kaisar60
*4iihhh....60 7anita itu menahan +eritn.a dengan menutupkan tangan kiri di depan mulut-
matan.a ter)elalak dan tangan kanann.a mencengkeram lengan puteran.a. *Kau.... kau
sudah.... gila....60
1emuda itu melangkah mundur- melepaskan diri dari pegangan tangan i)un.a-
memandang ta+am penuh kemarahan dan rasa penasaran. 3kan tetapi suaran.a masih
perlahan karena dia pun tidak ingin suaran.a terdengar oleh orang lain- *I)u- selain 3.ah
telah di)unuh oleh Kaisar- +uga seluruh pendekar )angsa Han ditindasn.a- Siauw,lim,si
di)akarn.a- rak.at ditindasn.a. Dan sekarang I)u malah )ersenang,senang men+adi selir
kaisar lalim itu. I)u- katakanlah sekarang- siapakah di antara kita .ang pantas dise)ut
gila/0
*Han Beng6 4ngkau han.a terdorong oleh dendam atas kematian a.ahmu....0
*Tidak- I)u. >rusan pri)adi han.a urusan kecil sa+a kalau di)andingkan dengan urusan
seluruh )angsa6 Tentu sa+a aku merasa sakit hati atas kematian 3.ah- akan tetapi aku
hendak mem)unuh Kaisar )ukan karena itu- melainkan untuk mem)e)askan rak.at dari
penindasan Kaisar pen+a+ah .ang lalim. Dan I)u- kalau memang I)u masih mempun.ai
sedikit +iwa kependekaran seperti mendiang 3.ah- I)u harus mem)antuku.0
*Tapi.... tapi.... )er)aha.a sekali- 3nakku6 Kaisar sendiri memiliki kepandaian .ang lihai-
)elum lagi diingat )ahwa )eliau selalu dilindungi oleh pengawal,pengawal .ang
)erkepandaian tinggi6 4ngkau akan tertangkap dan ter)unuh se)elum engkau mampu
mendekatin.a60
*3kan tetapi- aku .akin )ahwa sewaktu,waktu Kaisar tentu )erdua sa+a dengan I)u- di
mana tidak ada seorang pun pengawal .ang mendekat. Kalau aku tidak mungkin
mendekatin.a- maka I)u mudah sekali. 3pa sukarn.a )agi I)u untuk men.erang dan
mem)unuhn.a sewaktu dia mendekati I)u/0
*3pa kau gila/ 3ku.... aku adalah selirn.a6 Isterin.a60
*Bagiku )ukan6 I)u adalah isteri 3.ah .ang telah di)unuh Kaisar- I)u adalah isteri 3.ah
.ang dirampas oleh Kaisar6 I)u adalah wanita Han .ang tidak ingin melihat rak.at
ditindas oleh Kaisar pen+a+ah lalim60
*8hhhh.... 3nakku....- aku.... aku memang )ersalah.... tapi.... tapi tidak tahukah engkau
)ahwa I)umu ini han.a seorang wanita/ 3ku.... cinta padan.a- Han Beng.0
1emuda itu merasa )etapa +antungn.a seperti ditusuk. *Hemm- kalau )egitu- I)u sudah
lupa kepada 3.ah- I)u tidak cinta kepadaku- dan I)u tidak peduli dengan )angsa
sendiri/0
*Bukan.... ah- aku cinta padamu- 3nakku. 4ngkau anakku satu,satun.a.... akan tetapi ini
lain lagi- Han Beng.0
*Sudahlah- I)u. Tidak perlu )an.ak ri)ut lagi- kalau ketahuan orang semua usahaku gagal
dan kita )erdua akan celaka. I)u tinggal pilih sa+a sekarang- I)u lakukan sendiri )unuh
Kaisar lalim itu- atau I)u mencarikan +alan agar aku dapat mendekatin.a dan
mem)unuhn.a dengan kedua tanganku sendiri. Kalau I)u menolak- aku akan mengamuk
dan men.er)u ke dalam istana6 (ati )ukan apa,apa )agiku. (ati se)agai orang gagah
+auh le)ih )erharga daripada hidup se)agai pengkhianat )angsa dan pengecut60
7a+ah wanita itu )eru)ah pucat. 1engkhianat dan pengecut6 Itulah lontaran dan makian
puteran.a sendiri kepadan.a- walaupun )ukan merupakan makian langsung. Dan kalau ia
menolak- )erarti ia mem)iarkan puteran.a itu mati. (en.er)u istana seorang diri sa+a
tiada )edan.a dengan )unuh diri. Dengan muka pucat sekali dan )i)ir gemetar- pandang
mata sa.u dan wa+ah la.u- akhirn.a wanita ini mengangguk dan )erkata lirih- *Baiklah-
Han Beng. 3kan kulakukan itu60
*I)u....60 Han Beng )erlutut dan menu)ruk kedua kaki i)un.a- dua titik air mata keluar
dari sepasang matan.a. Dia .akin )enar,)enar )ahwa per)uatan i)un.a itu- selain akan
mem)unuh Kaisar- +uga )unuh diri. 3kan tetapi- dia akan merasa )angga melihat i)un.a
mati seperti itu daripada melihat i)un.a hidup men+adi selir Kaisar laknat .ang lalim itu6
*I)u tern.ata seorang patriot wanita .ang gagah perkasa. I)u )erani mengor)ankan
n.awa demi )angsa- aku )angga dan terharu sekali- I)u. 4ngkau memang I)uku .ang
patut dipu+a sepan+ang masa60*4ni-kau keliru- Han Beng. 3ku melakukann.a sama sekali
)ukan demi )angsa- )ukan demi 3.ahmu- )ukan demi diriku sendiri- melainkan demi
engkau- 3nakku. 5ah- pergilah.0
>capan i)un.a itu men.adarkan Han Beng dan dia pun )angkit lalu mundur- menatap
wa+ah i)un.a .ang pucat- menatapn.a untuk .ang terakhir kali. (emang ada sedikit
kekecewaan dalam hatin.a )ahwa i)un.a hendak melakukan pengero.okan itu )ukan
demi )angsa- melainkan demi dia. Betapapun +uga- .ang penting adalah ter)unuhn.a
Kaisar lalim- pikirn.a.
*Terima kasih- I)u. Selamat tinggal- selamat )erpisah dan ampunkan anakmu.0 7anita
itu han.a mengangguk dan Han Beng lalu keluar- disam)ut oleh dua orang pengawal itu
dan diantarkan sampai ke pintu tem)usan di mana kem)ali dia diterima oleh pengawal
lain .ang mengantarn.a sampai ke pintu .ang le)ih luar. Demnikianlah- akhirn.a
pemuda ini- setelah melalui pen+agaan .ang amat ketat- ti)a di pintu ger)ang istana
paling luar dan akhirn.a keluarlah dia dari lingkaran istana.
Sementara itu- wanita itu )erdiri seperti patung lilin. (ukan.a pucat dan matan.a
)erlinang air mata. Demi cintan.a kepada anakn.a- )isik hatin.a.
2inta memang sudah men+adi hal .ang amat +anggal dalam pengertian kita. Demikian
)an.akn.a kata ini telah kita pecah,pecah artin.a- disesuaikan dengan ke)utuhan masing,
masing sehingga cinta )ahkau menim)ulkan )an.ak kesengsaraan dan malapetaka. Han
Beng ingin melihat i)un.a men+adi seorang patriot- seorang pahlawan. 1emuda ini lupa
)ahwa i)un.a seorang manusia pula- )ahwa i)un.a memiliki selera dan cara hidup
sendiri- .ang mungkin sa+a )er)eda dengan orang lain- )er)eda dengan dia. 3kan tetapi
dia ingin mem)entuk i)un.a men+adi seperti .ang diidamkann.a- seperti .ang dianggap
patut men+adi i)un.a- .aitu wanita pahlawan6 Dia menganggap ini )enar- tentu sa+a.
3kan tetapi se)enarn.a- di dasar dari hatin.a- dia han.a menge+ar keinginan hatin.a
sendiri sa+a. Dialah .ang akan )angga kalau i)un.a men+adi pahlawan )angsa6 Dialah
.ang akan merasa )ahagia. 3pakah i)un.a men.ukai hal ini/ Bukan urusann.a6 3pakah
i)un.a )er)ahagia +ika tewas se)agai pahlawan )angsa/ ;uga sama sekali hal ini
dilupakann.a. Dianggapn.a )ahwa secara otomatis i)un.a tentu )er)ahagia pula- seperti
dia6
Demikian pula wanita itu. Ia mau sa+a mem)iarkan dirin.a )erkor)an. Dianggapn.a
pengor)anann.a ini demi cinta kasihn.a kepada puteran.a. 3kan tetapi )enarkah
demikian/ 3gakn.a hal ini masih harus diselidiki dengan teliti. Kalau dia mencintai
puteran.a- )elum tentu dia mem)iarkan dirin.a diperkosa kemudian men+adi selir dari
Kaisar .ang telah mem)unuh suamin.a dan hampir +uga mem)unuh puteran.a kalau
pemuda itu tidak dapat meloloskan diri. (emang- cinta telah men+adi sesuatu .ang amat
aneh- )ahkan kadang,kadang men+adi pendorong per)uatan,per)uatan .ang luar )iasa
ke+amn.a. 1adahal- .ang mereka namakan se)agai cinta itu sesungguhn.a han.alah nafsu
)elaka- nafsu untuk men.enangkan diri sendiri- perasaan sendiri melalui orang lain. ;adi-
orang .ang katan.a dicinta setengah mati itu han.a di+adikan semacam +em)atan sa+a
untuk dapat men.e)erang dan memetik kesenangan untuk diri sendiri.
Han Beng )ersem)un.i di kota ra+a setelah dia keluar dari istana. Dia hendak menanti
saat .ang amat menegangkan itu. Saat di mana akan diumumkan tentang kematian
Kaisar6 (ati di tangan i)u kandungn.a6
Dan saat .ang dinanti,nantikan Han Beng itu tern.ata tidak terlalu lama. Bahkan pada
malam itu +uga- Kaisar men+atuhkan pilihan kepada i)u Han Beng untuk mela.anin.a6
(emang Kaisar cukup mencinta wanita ini- seorang wanita )ekas pendekar .ang
)ertu)uh kuat- tidak seperti para selir lain .ang lemah. Kaisar sendiri adalah seorang ahli
silat- maka dia merasa memiliki persamaan dengan selirn.a ini- dan Kaisar suka sekali
menga+ak selir ini )ercakap,cakap tentang ilmu silat di waktu selir ini di)eri giliran untuk
mela.anin.a dalam kamar selama semalam. Dan malam itu- i)u Han Beng )erdandan
secara istimewa- menam)ah wangi,wangian pada tu)uhn.a- dan memasuki kamar Kaisar
dengan sen.um cerah dan penuh da.a pikat sehingga Kaisar semakin terpikat dan
men.am)utn.a dengan pelukan dan ciuman mesra.
(ereka )ercakap,cakap- )ercum)u dan )ermain cinta. 9ewat tengah malam- ketika
Kaisar sedang tidur pulas kelelahan- i)u Han Beng dengan air mata )ercucuran lalu
menghun+amkan se)atang pisau )elati ke dada Kaisar. Tetapi- karena tangan .ang
memegang pisau itu gemetar dan karena wanita itu menutup matan.a karena tidak tega
men.aksikan tangann.a mem)unuh pria .ang sesungguhn.a dicintan.a- maka u+ung
pisau mengenai tulang iga dan meleset- dan Kaisar :ung 2eng .ang memiliki tu)uh kuat
dan kepandaian tinggi itu- seketika sudah ter)angun dan otomatis tangann.a menghantam
dengan sekuatn.a.
*Desss....60 1ukulan Kaisar itu amat kuatn.a- dan tidak dapat dielakkan oleh wanita itu
.ang memang masih meme+amkan kedua matan.a sehingga tu)uh wanita itu terlempar
ke )awah dari pem)aringan dan ter)anting dalam keadaan kepala retak dan tidak
)ern.awa lagi6 Kaisar cepat memanggil pengawal- menca)ut pisau itu dan ro)oh pingsan.
1isau )elati itu tidak menem)us +antung atau )agian lain .ang penting- akan tetapi
tern.ata )ahwa pisau itu mengandung racun sehingga keadaan Kaisar cukup parah. 9uka
di dadan.a itu mem)engkak dan para ta)i) .ang merawatn.a merasa khawatir sekali.
Kaisar sendiri .ang sudah sadar sepenuhn.a- maklum akan keadaan dirin.a- maka
mulailah dia mencari,cari dan menan.akan 1angeran (ahkota Kian 9iong. Diam,diam
Kaisar men.esal semua per)uatann.a dan dia tahu )enar )ahwa malapetaka .ang me,
nimpan.a malam itu adalah karena per)uatann.a sendiri. Dia telah lengah- tidak mengira
)ahwa di )alik sen.um manis dan pela.anann.a .ang amat men.enangkan hatin.a dari
wanita )ekas isteri saha)atn.a itu tern.ata masih tersem)un.i dendam .ang demikian
mendalam. Ketika dia mendengar laporan )ahwa sehari se)elumn.a wanita itu menerima
kun+ungan seorang pemuda .ang mengaku se)agai anak selir itu- maklumlah Kaisar
)ahwa itulah pendorongn.a mengapa selirn.a .ang )iasan.a amat mencintan.a itu tega
untuk menco)a mem)unuhn.a. Dan se)agai seorang ahli silat- dia pun .akin )ahwa kalau
selirn.a itu tidak meme+amkan mata- tentu tusukan itu akan menewaskann.a- dan dia
tidak akan )erhasil mem)unuh selirn.a dengan sekali pukul sa+a.
Selagi para panglima- menteri dan hulu)alang )ingung karena tidak ada .ang tahu di
mana adan.a Sang 1angeran- datanglah utusan para patriot .ang telah menawan Sang
1angeran6 Kaisar :ung 2eng menerima dan mendengarkan surat tuntutan itu di)acakan
pem)antun.a kepadan.a. 7a+ahn.a )eru)ah merah- akan tetapi dia menarik napas
pan+ang. 1ada saat itu dia tidak dapat )an.ak )ergerak dan tidak )isa turun dari
pem)aringan- dia tidak dapat )er)uat )an.ak.
*Kirim +awa)an kepada mereka )ahwa aku )er+an+i akan memenuhi semua tuntutan
mereka itu- akan tetapi minta agar 1angeran Kian 9iong cepat di)e)askan dan diantar
kem)ali ke istana- karena keadaanku-0 perintahn.a kepada para petugas.
Tentu sa+a utusan para patriot itu girang )ukan main- )ukan han.a )ahwa mereka tidak
dihukum atau di)unuh seperti .ang sudah mereka khawatirkan- akan tetapi )ahkan
menerima +an+i dari Kaisar .ang akan memenuhi semua tuntutan itu. ;uga mereka
mendengar )ahwa Kaisar diserang oleh selirn.a sendiri dan n.aris tewas6 (aka- mereka
cepat kem)ali ke 2in,an untuk mem)awa )alasan dan +an+i Kaisar.
4ntah siapa di antara mereka .ang le)ih terke+ut dan heran ketika pihak tamu dan pihak
tuan rumah itu )ertemu di ruangan tamu .ang luas itu. Kao 2in 9iong dan a.ah )undan.a
sama sekali tidak mengira )ahwa .ang men+adi pemimpin para pendekar patriot di 2in,an
itu tern.ata adalah Bu Seng Kin sekeluarga- se)alikn.a Bu,taihiap +uga tidak men.angka
)ahwa tamu,tamun.a .ang datang adalah ;enderal Kao 2in 9iong dan 5aga Sakti Gurun
1asir )ersama isterin.a6 Se+enak mereka han.a )erdiri )engong saling pandang- lupa
untuk saling mem)eri hormat se)agaimana la.akn.a tamu dan tuan rumah6 3khirn.a-
Bu,taihiap .ang memang )erwatak lincah dan gem)ira itu tertawa )ergelak.
*Ha,ha,ha- memang tidak salah dikatakan orang )ahwa dunia ini tidaklah se)esar .ang
disangka orang6 Tidak kami sangka akan dapat )er+umpa di tempat ini dengan 1endekar
5aga Sakti Gurun 1asir )ersama isteri dan puteran.a .ang gagah perkasa60
Kecuali keluarga Bu .ang sudah mengenal keluarga Kao ini- para pendekar patriot
terke+ut setengah mati seperti mendengar suara guntur di hari terang ketika mereka
mendengar )ahwa tamu itu adalah 1endekar 5aga Sakti Gurun 1asir .ang naman.a )agi
mereka seperti nama tokoh dongeng sa+a dan .ang selaman.a )elum pernah mereka lihat
orangn.a. Kini semua mata ditu+ukan kepada pria setengah tua )erlengan satu itu )er,
sama isteri dan puteran.a- penuh kagum dan +uga gentar karena mereka itu )elum tahu
apa .ang diinginkan oleh pendekar sakti sekeluarga ini dengan munculn.a di tempat itu
dalam keadaan .ang amat gawat- .aitu selagi 1angeran (ahkota men+adi tamu agung-
+uga tawanan mereka.
*Kami pun tidak mengira )ahwa di sini akan dapat )ertemu dengan Bu,taihiap .ang
tern.ata kini mengumpulkan )an.ak orang,orang gagah60 kata Kao Kok 2u sam)il
mem)eri hormat .ang di)alas dengan gem)ira oleh tuan rumah.
*Silakan duduk- silakan duduk dan selamat datang60 Setelah mereka semua duduk- Bu,
taihiap )ertan.a- *Keperluan apakah kiran.a .ang di)awa oleh keluarga Kao .ang mulia
sehingga mau mendatangi tempat ini/0
*:arg mempun.ai kepentingan adalah putera kami- maka )iarlah dia .ang men+elaskan-0
kata pula pendekar itu dengan suara tenang.
2in 9iong lalu )erkata sam)il memandang ke kanan kiri karena dia tidak melihat adan.a
Hong Bu dan 1ek In di situ- *Bu,locianpwe-0 katan.a hormat. *Sa.a adalah utusan
Kaisar .ang sedang mencari seorang )ernama Sim Hong Bu- dan karena semalam sa.a
melihat dia memasuki rumah ini- maka sa.a minta dengan hormat kepada 9ocianpwe
untuk mem)eritahukan kepada sa.a di mana adan.a dia. Kalau masih )erada di sini-
hendakn.a disuruh keluar menemui kami. Kalau sudah pergi- harap )eri tahu ke mana
pergin.a.0
Kem)ali Bu,taihiap tertawa )ergelak. Di dalam hatin.a- pendekar ini terke+ut sekali
melihat )ahwa +enderal muda ini mencari Sim Hong Bu- dan isterin.a- Tang 2un 2iu-
.ang duduk pula di situ tentu sa+a mengerti mengapa keluarga Kao mencari Hong Bu-
akan tetapi dia diam sa+a han.a memandang ta+am. Bu,taihiap .ang masih merasa
penasaran karena lamarann.a ditolak tempo hari- kini memperoleh kesempatan untuk
menge+ek.
*3h- sampai hampir lupa aku )ahwa aku )erhadapan dengan seorang +enderal kaki
tangan Kaisar (ancu- +uga aku lupa )ahwa .ang terhormat 1endekar 5aga Sakti Gurun
1asir adalah a.ah dari +enderal )esar antek Kaisar pen+a+ah60
(endengar e+ekan ini- Kao Kok 2u tersen.um sa+a dengan tenang. 3kan tetapi isterin.a-
7an 2eng- sudah )angkit )erdiri dengan muka merah. *8rang she Bu6 Kenapa engkau
men+adi tuan rumah .ang )egini kasar dan kurang a+ar/ Kalau mau menghina orang dan
mem)awa,)awa keluarga- apakah engkau lupa )ahwa .ang pura,pura men+adi pimpinan
pendekar patriot- akan tetapi di sini mempun.ai seorang isteri .ang pernah men+adi
1anglima 5epal/ Bukankah itu )erarti )ahwa engkau telah )erkhianat dan )ersekongkol
dengan )angsa 5epal pula/0
He)at sekali serangan kata,kata 7an 2eng ini. 7a+ah Bu Seng Kin men+adi merah sekali
dan 5andini- 1uteri 5epal itu sudah )angkit )erdiri dengan marah. *Sudah sepatutn.a
kalau pihak tamu .ang )ersopan diri60 )entak wanita ini. *Tamu .ang men.erang tuan
rumah dengan kata,kata adalah tamu,tamu .ang tak tahu diri60 3kan tetapi suamin.a
sudah mem)eri is.arat agar ia duduk kem)ali- dan wanita 5epal itu duduk dengan marah.
*Kao,taihiap datang )ertiga dan agakn.a sudah tahu )ahwa kami di sini adalah pendekar,
pendekar patriot .ang menentang Kaisar (ancu .ang lalim. Karena Sam,wi <Kalian
Bertiga= merupakan utusan Kaisar- maka kami dapat sa+a nenganggap Sam,wi se)agai
musuh,musuh kita- se)agai antek kaki tangan Kaisar. Kalau kami mengerahkan teman,
teman untuk mengero.ok Sam,wi- apakah kalian tidak akan celaka/0
*Boleh co)a6 Siapa takut kero.okan/0 tantang 7an 2eng dengan marah sam)il )ertolak
pinggang. Suamin.a lalu memegang tangann.a dan dengan halus mem)u+ukn.a untuk
duduk kem)ali. 2in 9iong +uga mem)u+uk i)un.a sehingga akhirn.a n.on.a .ang keras
hati ini mau duduk kem)ali dengan kedua pipi merah dan mulut cem)erut- sepasang
matan.a mencorong penuh kemarahan.
*Harap sa+a Bu,locianpwe tidak )erkata seperti itu. Kalau memang sa.a )ermaksud
)uruk terhadap Bu,locianpwe dan semua teman- apa sukarn.a )agi sa.a untuk datang
)ersama pasukan )esar untuk menumpas kalian/0
*Seperti .ang telah dilakukan terhadap Siauw,lim,si/0 Bu,taihiap menge+ek. *9ihat- di
antara ratusan orang murid Siauw,lim,pai- han.a delapan saudara inilah .ang dapat
lolos-0 katan.a sam)il menun+uk kepada delapan orang laki,laki gagah perkasa .ang
)erdiri di sudut ruangan itu dengan sikap keren.
2in 9iong memandang kepada mereka dan )erkata- *Sa.a tidak tahu,menahu akan hal itu
dan merasa ikut men.esal dengan ter+adin.a hal itu. 3kan tetapi- kedatangan kami tanpa
pasukan han.a untuk menun+ukkan )ahwa kami tidak )ermaksud )uruk terhadap
9ocianpwe dan teman,teman.0
*Ha,ha,ha- )oleh sa+a kalau Kao,goanswe <;enderal Kao= hendak mem)awa pasukan
)esar. Hendak kulihat apa .ang dapat mereka lakukan kalau ku)eri tahu )ahwa 1angeran
Kian 9iong telah )erada dalam tahanan kami60
Bukan main kagetn.a Kao 2in 9iong dan a.ah )undan.a mendengar ini. (ereka merasa
terke+ut dan +uga khawatir. Dan 2in 9iong menghadapi dua hal .ang amat penting- .aitu
soal merampas kem)ali pedang Koai,liong 1o,kiam dan soal men.elamatkan 1angeran
(ahkota. Tentu sa+a men.elamatkan 1angeran le)ih penting. Hal ini +uga diketahui oleh
Kao Kok 2u. (aka pendekar ini lalu )erkata dengan suaran.a .ang tenang sekali.
*Bu,taihiap- urusan putera kami )erkenaan dengan perintah Kaisar memang adalah
urusann.a sendiri- akan tetapi kalau sudah men.angkut diri 1angeran (ahkota- mau
tidak mau aku pun terpaksa harus meli)atkan diri. Siapa pun orangn.a .ang hendak
mengganggu pri)adi 1angeran Kian 9iong- akan kuhadapi se)agai lawan6 5ah- kami
)ertiga sudah )erada di sini- dan kami )ertiga siap mempertaruhkan n.awa kami demi
melindungi keselamatan Sang 1angeran6 Kalau kalian semua .ang mengaku orang,orang
gagah dan pendekar,pendekar hendak mengganggu 1angeran .ang tidak mempun.ai
sangkut,paut dengan kelaliman Kaisar- maka kalian adalah orang,orang licik dan curang.
Kami )ertiga menantang untuk mengadu ilmu- guna mempere)utkan 1angeran60
Bu,taihiap men+adi marah mendengar ini. (emang dia pun ingin mem)alas penghinaan
tempo hari karena lamarann.a ditolak. 3kan tetapi- se)agai seorang pendekar )esar dia
pun tidak sudi untuk melakukan pengero.okan. 5andini- 1uteri 5epal .ang merasa sakit
hati karena penolakan lamaran tempo hari- kini mendengar pula penghinaan .ang
ditu+ukan kepada dirin.a- sudah tidak dapat menahan kemarahann.a lagi. Dalam hal
kekerasan hati- wanita ini tidak kalah oleh 7an 2eng- maka ia pun sudah )angkit )erdiri
lagi.*Bagus6 Tamu menantang tuan rumah- sungguh merupakan kekuranga+aran .ang
memuncak. 3kulah .ang akan ma+u le)ih dulu melawan keluarga Kao .ang som)ong dan
tinggi hati60 Berkata demikian- wanita 5epal ini telah menca)ut pedang dan )erdiri
tegak- sinar matan.a tertu+u kepada 7an 2eng maka +elaslah oleh siapa pun +uga )ahwa
wanita ini menantang isteri 5aga Sakti Gurun 1asir6
Tentu sa+a 7an 2eng merasa )ahwa dirin.a ditantang- maka ia pun meloncat )angun dan
mem)entak- *Siapa sih takut melawan perempuan 5epal- panglima .ang sudah +atuh dan
kini men+adi selir orang/0
Semua orang .ang )erada di situ maklum )ahwa pertempuran tidak mungkin dapat
dihindarkan lagi- maka mereka mundur sam)il menarik )angku masing,masing- mem)eri
tempat .ang luas )agi mereka .ang hendak )erlaga. Kao Kok 2u dan Bu Seng Kin tidak
dapat melarang isteri masing,masing. 1ula- mereka .ang akan )erlaga adalah wanita
lawan wanita dan masing,masing perca.a akan kelihaian isteri mereka- dan perkelahian
dilakukan dengan satu lawan satu- maka se)agai orang,orang gagah mereka merasa malu
untuk melarang.
7an 2eng tersen.um dan sepasang matan.a mengeluarkan sinar )erkilat- mulutn.a
tersen.um menge+ek ketika ia pun menca)ut pedangn.a .ang )egitu dica)ut- mem)uat
semua orang merasa serem. 1edang itu adalah pedang Ban,tok,kiam <1edang Selaksa
@acun= .ang hawan.a sa+a sudah terasa oleh semua orang- hawa .ang mengerikan.
*Hemm- engkau menantang sam)il menca)ut pedang- )erarti engkau sudah )osan
hidup60 kata 7an 2eng sam)il melintangkan pedang di depan dada. *(ulailah60
*Isteriku- +angan sampai mem)unuh orang60 ti)a,ti)a terdengar 1endekar 5aga Sakti
Gurun 1asir )erkata dengan halus kepada isterin.a.
7an 2eng menoleh kepada suamin.a- melihat sepasang mata suamin.a memandangn.a
penuh teguran. Ia pun tersen.um- mengangguk dan menoleh lagi kepada 5andini sam)il
)erkata- *>ntung )agimu- suamiku melarangku mem)unuhmu.0
>capan terakhir ini merupakan kata,kata .ang oleh 5andini diterima se)agai
kesom)ongan .ang melampaui )atas dan amat menghina. Ia adalah seorang )ekas
panglima .ang tentu sa+a menganggap kematian dalam pertempuran se)agai hal .ang
sudah wa+ar dan tidak perlu ditakuti- akan tetapi calon lawann.a )egitu memandang
ringan kepadan.a- seolah sudah memastikan )ahwa ia akan kalah6
*Tak perlu )an.ak cerewet- )ersiaplah untuk mampus60 pedangn.a men.am)ar ganas
dan wanita 5epal ini sudah mener+ang dengan dahs.at. 7anita ini +auh le)ih tinggi
daripada 7an 2eng dan memiliki tenaga )esar- dan karena hatin.a marah sekali- maka
)egitu mener+ang ia telah melakukan serangkaian serangan .ang )ertu)i,tu)i.
7an 2eng memutar Ban,tok,kiam dan menangkis atau mengelak dari semua serangan
itu- diam,diam memperhatikan ga.a ilmu pedang lawan .ang tern.ata tidaklah lemah.
Dan memang 5andini selama ini memperoleh petun+uk dari suamin.a sehingga ilmu
pedangn.a memperoleh kema+uan pesat. Betapapun +uga- .ang dilawann.a adalah 7an
2eng- seorang wanita .ang selain memiliki tenaga sin,kang .ang he)at )erkat anak ular
naga .ang pernah dimakann.a <)aca ceritaSepasang @a+awali=- +uga ia mempela+ari
)an.ak macam ilmu dan akhirn.a menerima petun+uk dari suamin.a .ang sakti. (aka-
menghadapi 7an 2eng- 5andini masih kalah setingkat- le)ih dari itu- pedang di tangan
7an 2eng adalah pedang Ban,tok,kiam .ang menggiriskan. Baru hawa pedang sa+a
kalau men.am)ar mendatangkan rasa dingin dan perih- dan kalau sampai mengenai kulit
lawan- amatlah )er)aha.a karena tanpa adan.a o)at penawar dari 7an 2eng- n.awa
lawan sukar tertolong lagi6 3gakn.a 5andini mengenal pedang ampuh dan )er)aha.a-
maka ia pun memutar pedangn.a dengan cepat untuk melindungi tu)uhn.a agar +angan
sampai terluka pedang lawan.
Kao Kok 2u .ang melihat )etapa isterin.a masih le)ih tinggi ilmun.a- merasa khawatir
kalau,kalau pihak lawan akan terluka oleh Ban,tok,kiam- maka dia meneriaki isterin.a-
*Isteriku- +angan menggunakan Ban,tok,kiam60
(endengar kata,kata ini- 7an 2eng tertawa lalu men.impan kem)ali pedangn.a.
(elihat ini- 5andini +uga menghentikan serangan pedangn.a. Ia tidak mau men.erang
lawan .ang sudah men.impan sen+atan.a. Hal ini sa+a sudah mem)uat )erkurang
ke)encian dari hati 7an 2eng. Kiran.a wanita 5epal ini memiliki watak .ang gagah
pula- pikirn.a kagum. Ia tadi mentaati suamin.a )ukan karena ia takut kepada suamin.a.
Sama sekali tidak- )ahkan terlalu sering ia mem)antah sampai mem)uat suamin.a
kadang,kadang pusing. 3kan tetapi ia kini menurut karena dengan per)uatan itu seolah,
olah ia telah menang angin dan *mengampuni0 lawan. Kini ia tersen.um dan mengeluar,
kan dua )uah pisau )elati dari pinggangn.a. Inilah sepasang sen+atan.a .ang amat
diandalkan ketika ia masih gadis dahulu. Sepasang )elati ini sama sekali tidak )eracun-
dan memang inilah .ang dikehendaki oleh suamin.a. Kalau han.a menghadapi 5andini
dengan kedua tangan kosong- amatlah )er)aha.a )agi 7an 2eng- akan tetapi dengan
sen+ata sepasang )elati ini- Kao Kok 2u dapat menilai )ahwa isterin.a takkan kalah- dan
kalau sampai isterin.a melukai lawan sekalipun- maka luka dengan )elati +auh le)ih
ringan kalau di)andingkan dengan luka karena Ban,tok,kiam.
(elihat 7an 2eng telah memegang sepasang pisau )elati- 5andini mengeluarkan
teriakan n.aring dan sudah men.erang le)ih ganas daripada tadi. 7anita ini semakin
penasaran dan marah karena pergantian sen+ata dari lawan itu +elas merupakan
penghinaan dan pandangan .ang merendahkan dirin.a. Sementara itu- diam,diam Bu,
taihiap mengeluh karena dia tahu )ahwa isterin.a ini masih kalah di)andingkan dengan
n.on.a pendekar Gurun 1asir itu. 3kan tetapi dia pun merasa kagum dan lega )ahwa
5aga Sakti Gurun 1asir itu men.uruh isterin.a )erganti sen+ata. Dia mengenal pedang
.ang amat menggiriskan itu dan tadi diam,diam dia mengkhawatirkan keselamatan
isterin.a. Betapapun +uga- dia merasa men.esal akan watak keras 5andini .ang telah
)erani ma+u- tidak memperhitungkan kepandaiann.a sendiri. (emang- isterin.a itu telah
memiliki kepandaian .ang cukup he)at dan di atas kepandaian ke)an.akan orang- namun
di)andingkan dengan dua isterin.a .ang lain- .aitu Gu 2ui Bi dan Tang 2un 2iu-
5andini masih kalah +auh. 3ndaikata .ang ma+u tadi Gu 2ui Bi agakn.a )aru ramai
melawan n.on.a galak itu- dan kalau Tang 2un 2iu .ang ma+u- dia .akin pihakn.a akan
menang. 3kan tetapi dia pun tahu )ahwa tentu sa+a 5andini .ang ma+u karena isterin.a
itu tentu sa+a merasa sakit hatin.a oleh penolakan ikatan +odoh antara puterin.a dan
putera keluarga Kao- maka tadi pun dia tidak melarang.
Kekhawatiran pendekar ini memang ter)ukti. Biarpun kini ia telah )erganti sen+ata
dengan sepasang )elati- namun tern.ata memang tingkat kepandaian 7an 2eng masih
menang di)andingkan dengan lawann.a- maka setelah lima puluh +urus- 7an 2eng
*mengunci0 pedang lawan dengan putaran pisau )elatin.a .ang kiri- dan cepat sekali
pisau )elatin.a .ang kanan )ergerak ke depan. (estin.a pisau )elati itu menusuk
lam)ung- akan tetapi senga+a ia menurunkan sasarann.a sehingga pisau )elatin.a
menusuk dan mero)ek paha kiri lawan. 5andini mengeluarkan teriakan kaget dan
meloncat ke )elakang- terhu.ung karena pahan.a tero)ek dan )erdarah cukup )an.ak.
(elihat ini- Siok 9an )erteriak marah dan meloncat ke depan untuk men.erang 7an
2eng- akan tetapi Bu,taihiap mem)entak.
*Siok 9an- mundur kau60 Gadis itu memandang marah- akan tetapi tidak melan+utkan
serangann.a lalu memapah i)un.a dan merawat luka di paha dengan o)at dan
mem)alutn.a.
Gu 2ui Bi- isteri Bu,taihiap .ang lain- tetap duduk diam sa+a tidak mau mencampuri
urusan itu. Keluarga Kao ri)ut dengan suamin.a dan 5andini- ia tahu karena lamaran
ditolak dan hal ini tidak ada sangkut,pautn.a dengan dirin.a. Bahkan adan.a Siok 9an
se)agai puteri suamin.a dan 5andini itu kadang,kadang mendatangkarn rasa iri dalam
hatin.a. (aka kali ini ia pun diam sa+a.
Ber)eda dengan Tang 2un 2iu- mendengar )ahwa keluarga itu datang untuk +uga
menge+ar Sim Hong Bu dan tentu sa+a untuk merampas kem)ali Koai,liong 1o,kiam- ia
se)agai pencuri pedang itu dari istana merasa ikut )ertanggung +awa). (elihat kekalahan
5andini dan melihat ilmu silat isteri 1endekar 5aga Sakti Gurun 1asir itu- ia merasa
sanggup untuk menandingin.a- maka sekali melo
ncat ia sudah )erada di tengah ruangan itu menghadapi 7an 2eng.
*Biarlah aku .ang melawan pengacau60 teriakn.a. 7an 2eng mengenal wanita ini- maka
ia tersen.um menge+ek.
*Tidak usah isteri orang she Bu ma+u satu demi satu- )iarlah ma+u semua sekaligus- )iar
ada seratus orang sekalipun- siapa takut/0
Tentu sa+a e+ekan ini amat men.akitkan- akan tetapi Bu,taihiap .ang memang merupakan
seorang pria .ang paling te)al muka terhadap urusan wanita- tertawa- *7ah- kalau ada
seratus- )etapa senangn.a- akan tetapi aku tentu repot sekali6 Ha,ha,ha60
Diam,diam 1endekar 5aga Sakti Gurun 1asir mengerutkan alis- akan tetapi dia tidak
)erkata apa,apa- han.a hatin.a .ang )er)isik )etapa pria itu )enar,)enar merupakan
seorang pera.u wanita- seorang )andot .ang luar )iasa akan tetapi +uga +u+ur6
*I)u- harap suka mundur- )iarkan aku menghadapi n.on.a ini60 ti)a,ti)a 2in 9iong
sudah meloncat ma+u ke dekat i)un.a. 7an 2eng se)enarn.a tidak takut menghadapi
2ui,)eng Sian,li Tang 2un 2iu- han.a ia agak lelah menghadapi 5andini .ang cukup
tangguh tadi- maka ia mengangguk lalu mundur- duduk di dekat suamin.a.
Se+enak mereka saling )erhadapan dan saling )erpandangan. Keduan.a sama,sama
maklum )ahwa lawann.a .ang dihadapi amatlah tangguhn.a. 2in 9iong sudah tahu
)ahwa wanita .ang )ernama Tang 2un 2iu ini )er+uluk 2ui,)eng Sian,li <Dewi 1enge+ar
3rwah=- seorang wanita .ang memiliki ilmu kepandaian tinggi sekali- seorang tokoh dari
keluarga 9em)ah Suling 4mas .ang terkenal lihai itu. Bahkan wanita inilah .ang telah
mencuri pedang pusaka Koai,liong,pokiam dari gudang istana6 Sementara itu- Tang 2un
2iu +uga tidak )erani memandang rendah lawann.a. Biarpun pernuda ini masih muda-
akan tetapi pemuda ini adalah putera 5aga Sakti Gurun 1asir- dan sedemikian mudan.a
telah diangkat men+adi +enderal .ang )erarti )ahwa tentu dia memiliki ilmu kepandaian
.ang he)at.
Dengan gerakan .ang halus Tang 2un 2iu menca)ut se)atang pedang dari punggungn.a.
7anita ini memiliki )an.ak macam ilmu silat- akan tetapi kelihaiann.a memang dalam
)ersilat pedang- dan untuk ilmu ini ia pernah menerima ilmu dari mendiang suamin.a-
.aitu 2u San Bu- .aitu .ang dise)ut 1at,hong Sin,kiam <1edang Sakti Delapan 1en+uru
3ngin=. Ilmu ini telah dipecah men+adi dua- .aitu ilmu silat tangan kosong. Dan gerakan
ilmu pedangn.a +uga )erdasar dari ilmu keluarga 2u .ang amat tangguh.
*;enderal (uda- keluarkanlah sen+atamu60 tantangn.a dengan suara lantang namun
sikapn.a tenang seolah,olah wanita setengah tua .ang masih cantik ini sudah .akin akan
kemenangann.a.
2in 9iong se)etuln.a le)ih suka menghadapi lawan dengan mengandalkan kaki tangan
sa+a- akan tetapi dia menghadapi isteri seorang locianpwe- maka dia tidak ingin dianggap
memandang rendah kalau )ertangan kosong sa+a. (aka dia pun menca)ut se)atang
pedang- .aitu pedang pem)erian Kaisar sendiri se)agai tanda pangkatn.a. Karena dia
sedang men+alankan tugas se)agai utusan Kaisar- maka )iarpun dia mengenakan pakaian
)iasa- namun pedang pangkatn.a itu tidak pernah ditinggalkann.a.
(elihat 2in 9iong sudah menca)ut sen+atan.a pula- Tang 2un 2iu lalu mem)entak-
*9ihat sen+ata60 Dan pedangn.a .ang sudah )erkele)at- )eru)ah men+adi sinar .ang amat
men.ilaukan mata karena cepatn.a.
*Tranggg....60 2in 9iong senga+a menangkis karena dia hendak mengu+i sampai di mana
kuatn.a tenaga lawan. Kedua pihak merasa )etapa tangan mereka .ang memegang
pedang itu tergetar he)at- tanda )ahwa pertemuan kedua pedang itu amatlah kuatn.a- dan
tahulah mereka )ahwa pihak lawan memang memiliki sin,kang .ang kuat. (ereka se+e,
nak memandang ke arah pedang masing,masing dan merasa lega )ahwa pedang mereka
tidak rusak oleh pertemuan .ang amat keras tadi. Tang 2un 2iu sudah men.erang lagi-
le)ih he)at daripada tadi- dan kini ia tidak mengandalkan tenaga melainkan
kecepatann.a. 1edang itu len.ap- )eru)ah men+adi sinar .ang )ergulung,gulung
menghu+ankan serangan dari )er)agai +urusan ke arah 2in 9iong.
1emuda ini se)alikn.a )ergerak dengan amat cepatn.a- namun gerakann.a mantap dan
setiap serangan lawan dapat dihalaun.a dengan tepat- )aik dengan tangkisan maupun
dengan pengelakan. Dan )iarpun setiap tiga kali serangan lawan )aru dapat di)alasn.a
dengan satu kali sa+a serangan- namun serangann.a amat kuat dan )er)aha.a sehingga
setiap kali di)alas- n.on.a itu terpaksa menarik gulungan sinar pedangn.a untuk
mem)entuk )enteng kuat dan )iarpun demikian tetap sa+a ia harus melangkah dua tiga
tindak ke )elakang.
Semua orang .ang hadir memandang dengan mata penuh ketegangan- dan para pendekar
patriot memandang dengan mata hampir tak pernah )erkedip. 1ara murid Siauw,lim,pai
.ang )erada di situ adalah ahli,ahli silat .ang lihai- akan tetapi men.aksikan perkelahian
antara 2ui,)eng Sian,li Tang 2un 2iu melawan +enderal muda itu mereka merasa kagum
dan tak+u) )ukan main. Barulah mereka tahu )ahwa tingkat kepandaian mereka sungguh
masih +auh di)andingkan dengan kedua orang .ang sedang )ertanding ini. (ereka
mengagumi isteri dari pimpinan mereka- akan tetapi mereka pun tercengang men.aksikan
gerakan 2in 9iong.
Han.a pandang mata Bu,taihiap dan Kao Kok 2u sa+a .ang dapat menilai dan tahu apa
.ang ter+adi dalam perkelahian .ang nampakn.a seolah,olah n.on.a itu di pihak .ang
le)ih kuat karena le)ih )an.ak men.erang. (ereka )erdua ini tahu )enar )ahwa
sesungguhn.a- n.on.a itu kewalahan menghadapi 2in 9iong6 Dalam mengadu tenaga-
+elas kalah kuat- dan mengandalkan gin,kang atau keringanan tu)uh untuk )ergerak
cepatn.a tidak menolong karena pemuda itu pun tern.ata memiliki gin,kang .ang tidak
kalah he)atn.a. Biarpun ilmu pedang n.on.a itu istimewa dan merupakan ilmu pedang
pilihan- namun se)alikn.a pemuda itu +uga telah memiliki ilmu pedang .ang luar )iasa
sekali.
1erkelahian ini +auh le)ih menegangkan daripada perkelahian pertama antara 5andini dan
7an 2eng. 1ara penonton sa+a merasakan getaran,getaran dari gerakan mereka .ang
amat kuat- dan angin men.am)ar,n.am)ar ke segala pen+uru. Kadang,kadang- mereka
.ang kurang tinggi tingkat kepandaiann.a tidak mampu lagi- mengikuti gerakan kedua
orang ini .ang len.ap ter)ungkus gulungan sinar pedang mereka. Bagi mereka ini- .ang
nampak han.a kaki dan tangan kedua orang itu sa+a .ang kadang,kadang len.ap di antara
gulungan sinar pedang- kadang,kadang nampak )ergerak ke sana,sini- )ahkan tangan dan
kaki itu )ukan han.a dua pasang- melainkan )an.ak sekali saking cepatn.a kaki dan
tangan itu )ergerak6
3kan tetapi Bu,taihiap mengerutkan alisn.a. Isterin.a itu- )etapapun lihain.a- agakn.a
tidak akan mampu menanggulangi pemuda .ang amat lihai itu. Diamdiam dia menarik
napas pan+ang. Tingkat kepandaian isterin.a sudah tinggi sekali- dia sendiri pun han.a
menang tidak )an.ak di)andingkan dengan isterin.a itu. Kalau sekarang isterin.a kalah
oleh pemuda ini- maka tinggal dia seoranglah. (ungkin dia akan dapat menandingi pe,
muda itu- akan tetapi mampukah dia menandingi 1endekar 5aga Sakti Gurun 1asir/
Diam,diam dia )ergidik. Baru puteran.a sa+a sudah memiliki ilmu kepandaian .ang
demikian he)atn.a- apalagi pendekar sakti itu sendiri6 Hal ini )ukan tim)ul karena dia
merasa takut atau gentar- sama sekali tidak. (elainkan dia khawatir kalau,kalau memang
keluarga pendekar Kao ini hendak menggunakan kekerasan untuk merampas Sang 1ange,
ran- dia pun terpaksa akan menggunakan kekerasan mengancam 1angeran untuk sandera.
Ini )ukan urusan pri)adi- melainkan urusan per+uangan- dan untuk per+uangan- maka
segala kehormatan pri)adi )oleh ditinggalkan le)ih dulu6 >ntuk per+uangan- demi
kemenangan per+uangan- tidak ada .ang dinamakan curang. Segala +alan demi
kemenangan per+uangan adalah )enar- demikianlah pendapat para cendekiawan di +aman
dahulu6
Kita tidak dapat men.alahkan +alan pikiran pendekar Bu Seng Kin ini. (emang
ken.ataann.a pun demikianlah. Semen+ak +aman dahulu- kekuasaan mem)uat manusia
mampu melakukan segala macam keke+ian dan kelicikan. Semen+ak +aman dahulu- ada
sa+a sekelompok orang .ang memegang kekuasaan atas orang ter)an.ak- dise)ut
penguasa- pemimpin- atau pemerintah- .ang dengan segala da.a upa.an.a hendak
mempertahankan kekuasaann.a- )ahkan hendak memperkuat dan memper)esar kekuasa,
ann.a. Dan untuk mempengaruhi orang ter)an.ak- untuk dapat mempergunakan tenaga
mereka semua itu- muncullah slogan,slogan dan an+uran,an+uran .ang muluk,muluk.
Tentang kepahlawanan- tentang sucin.a per+uangan dan )an.ak lagi pu+uan,pu+ian )agi
mereka .ang mau )er+uang alias menghadapi musuh dengan taruhan n.awa- tentu sa+a
didengungkan )ahwa taruhan n.awa itu adalah untuk tanah air- untuk )angsa- dan se,
)again.a lagi. Bahwa apapun .ang dilakukan manusia demi kemenangan per+uangan
adalah suci dan agung6
Betapa anehn.a- )etapa munafikn.a dan )etapa ke+amn.a. Di dalam perang- .ang
diperhalus dengan se)utan per+uangan-dan se)again.a- .ang pada hakekatn.a han.alah
ke)encian .ang memuncak dan )unuh mem)unuh antara manusia- tim)ullah
ke+anggalan,ke+anggalan .ang mengerikan. Segala macam per)uatan manusia .ang
dalam keadaan wa+ar dianggap se)agai per)uatan +ahat dan haram- di dalam per+uangan
itu pun dihalalkan. (em)unuh seorang manusia sa+a dalam keadaan atau waktu .ang
wa+ar akan dianggap ke+ahatan .ang amat )esar dan si pem)unuh akan dituntut- dihukum
se)erat,)eratn.a. 5amun- di dalam per+uangan atau perang- mem)unuh se)an.ak,
)an.akn.a manusia- .ang ke)etulan )erada di pihak musuh- dianggap se)agai per)uatan
.ang mulia- gagah )erani- dan si pem)unuh akan dipu+i,pu+i- )ahkan di)eri hadiah,hadiah
dan dinamakan pahlawan- menerima )intang dan se)again.a lagi. Demikian pula- segala
macam per)uatan .ang )iasan.a dianggap +ahat dan haram dan si pelakun.a dihukum-
dalam masa perang .ang dinamakan per+uangan itu si pelakun.a dianggap )aik- halal-
)er+asa dan di)eri hadiah dan pu+ian. Di sini )erlaku istilah tu+uan menghalalkan segala
cara6 3pakah )enar )ahwa suatu tu+uan- apapun +uga itu naman.a- .ang di+angkau
dengan +alan kekerasan- keke+aman- pem)unuhan- kepalsuan seperti itu- adalah tu+uan
.ang suci murni/ Dapatkah tu+uan terlepas daripada sifat pelaksanaan atau caran.a
mencapai tu+uan itu/ Bukankah di dalam tu+uan itu terkandung si cara- se)alikn.a di
dalam cara itu terkandung pula si tu+uan/ Benarkah +alan penipuan- ke)encian- pem)u,
nuhan- kekerasan dan kepalsuan itu akan mem)awa kita kepada sesuatu .ang luhur dan
suci/ 1ertan.aan,pertan.aan ini amatlah penting )agi kita semua dan kiran.a perlu kita
selidiki )ersama dengan mem)uka mata- mem)uang semua teori,teori lapuk karena teori,
teori itu han.a kita pergunakan untuk mengecat dan memperhalus kesemuan.a itu )elaka-
untuk kita pergunakan se)agai )ahan,)ahan pem)elaan diri untuk mem)enarkan segala
cara .ang +elas kotor dan ke+i itu. Kalau sudah )egitu- )arulah kita dapat memandang
dengan sempurna- melihat keadaann.a seperti apa adan.a- dan dapat men.elidik sampai
sedalam,dalamn.a tanpa terpengaruh oleh segala macam pendapat,pendapat .ang pada
hakekatn.a han.alah untuk mem)enarkan diri sendiri )elaka.
Kekhawatiran Bu,taihiap memang ter)ukti. Setelah perkelahian itu lewat kurang le)ih
seratus +urus- ti)a,ti)a Tang 2un 2iu mengeluarkan pekik melengking .ang amat
menge+utkan semua orang. 1ekik ini )ukan seperti suara manusia- melainkan seperti
suara suling ditiup dengan nada tinggi sekali6 (elengking n.aring dan langsung
men.erang +antung lawan melalui pendengarann.a6
(endengar ini- 2in 9iong terke+ut sekali dan cepat dia pun mengerahkan sin,kangn.a
untuk melawan dan menahan serangan melalui khi,kang istimewa ini. Dan memang itu
adalah inti dari ilmu para penghuni 9em)ah Suling 4mas- .aitu khi,kang .ang dapat
dikerahkan melalui suara dan suara itu sendiri dapat men.erang lawan .ang dihadapin.a.
9awan .ang kurang kuat- )aru mendengar suara ini sa+a sudah tergetar +antungn.a dan
dapat mem)uat men+adi lumpuh atau gugup- atau setidakn.a men+adi kacau. Kekuatan
suara seperti ini dimiliki pula oleh )inatang,)inatang )uas seperti harimau- singa dan
lain,lain- .ang dengan suaran.a sa+a sudah mampu mem)uat calon kor)an men+adi
lumpuh6
Dan men.usul serangan suaran.a itu- secepat kilat- Tang 2un 2iu men.am)itkan
pedangn.a .ang meluncur seperti anak panah ke arah tu)uh lawan- sedangkan kedua
tangann.a sendiri lalu )ergerak mendorong ke depan dalam pen.erangan .ang le)ih
he)at pula6 Bukan main memang serangan wanita perkasa .ang )er+uluk Dewi 1enge+ar
3rwah ini. Sekaligus ia telah melancarkan tiga macam serangan .ang amat he)at6 Hal ini
mem)uktikan )ahwa wanita ini pun telah melihat ken.ataan )ahwa ia takkan menang
melawan pemuda tangguh ini- maka ia telah mengeluarkan *simpanan0 terakhir- .aitu
dengan pen.erangan maut .ang luar )iasa ini6
2in 9iong +uga maklum )ahwa lawann.a telah men+adi nekad dan )ahwa lawann.a
hendak mengadu n.awa. (aka dia pun cepat )eraksi- melepaskan pedang dari tangan
kanan dengan melontarkann.a ke depan +uga- men.am)ut pedang lawan .ang meluncur
ke arah lehern.a itu- dan dia pun menggerakkan kedua lengann.a- didorongkan ke depan
untuk men.am)ut lawan dengan +urus dari Ilmu Silat Sin,liong 2iang,hoat ilmu
simpanan dari a.ahn.a .ang mem)uat nama a.ahn.a terkenal se)agai 5aga Sakti Gurun
1asir.
*2ringgg.... desss....60
Dua )atang pedang itu )ertemu di udara dan keduan.a meluncur ke )awah menancap di
atas tanah sampai separuhn.a le)ih6 Dan pada saat kedua pasang tangan itu )ertemu-
tu)uh Tang 2un 2iu terhu.ung ke )elakang dan hampir sa+a +atuhkalau ia tidak cepat,
cepat )er+ungkir )alik mem)uat pok,sai <salto= sampai tiga kali- sedangkan tu)uh 2in
9iong han.a terdorong mundur dua langkah sa+a.
(arahlah Tang 2un 2iu- karena )enturan terakhir itu sudah mem)uktikan )ahwa ia telah
kalah. 7anita ini memang memiliki kekerasan hati .ang istimewa- dan ke)eranian .ang
luar )iasa sekali sehingga tidak heran kalau ialah .ang telah menggegerkan kota ra+a dan
dunia kang,ouw dengan mencuri pedang pusaka dari istana6 Biarpun ia tahu )ahwa pe,
muda itu terlampau kuat )agin.a- namun )egitu ia sudah turun ke atas tanah- langsung
sa+a tu)uhn.a meluncur lagi ke depan dengan loncatan seperti ter)ang cepatn.a- dan
kakin.a telah melakukan tendangan ter)ang dan )ertu)i,tu)i tiga kali- pertama tendangan
ke arah kepala- ke dua ke arah ulu hati dan ke tiga ke arah pusar6
2in 9iong memandang kagum. 7anita ini )enar,)enar tangguh sekali. 2epat dia
)erloncatan mengelak dan setelah menghindarkan diri dari tiga tendangan itu- 2in 9iong
lalu mem)alas serangan dengan mengeluarkan +urus,+urus Sin,liong ciang,hoat6 Dan
mulailah 2un 2iu terdesak terus- main mundur dan tidak tahan menghadapi serangan,
serangan .ang aneh ini- .ang dilakukan dengan tu)uh lurus- kadang,kadang )ahkan
hampir mendekam ke atas tanah. Setelah menco)a untuk menghindarkan diri sampai
)elasan +urus- akhirn.a se)uah tendangan dari kaki kiri 2in 9iong mengenai pinggir
lututn.a dan n.on.a itu pun terpelanting ro)oh6 Ia menco)a untuk meloncat )angun-
akan tetapi ro)oh lagi karena lututn.a terasa n.eri dan tern.ata tulang lututn.a telah
terlepas sam)ungann.a6
Bu Seng Kin cepat meloncat mendekati isterin.a- dan dengan )e)erapa kali mengurut
lutut itu maka tulangn.a dapat tersam)ung kem)ali dan dengan )erloncatan di atas
se)elah kakin.a- Tang 2un 2iu terpaksa mundur setelah menca)ut pedangn.a dari dalam
tanah- duduk kem)ali dengan muka marah dan mulut cem)erut. Ia tidak pedulikan 2in
9iong .ang sudah men+ura kepadan.a sam)il )erkata- *Harap maafkan sa.a....03kan
tetapi sikap pemuda ini sungguh mem)uat Bu,taihiap merasa kagum )ukan main dan dia
pun menarik napas pan+ang penuh pen.esalan. Sa.ang- sungguh sa.ang sekali )ahwa
pemuda seperti ini tidak )isa men+adi mantun.a. Betapa akan )angga hatin.a mempun.ai
seorang mantu seperti pemuda ini .ang selain pandai sehingga semuda itu sudah men+adi
+enderal keperca.aan Kaisar- +uga amat gagah dan rendah hati. Seorang pendekar
komplit6
*Kedua orang isteriku .ang )odoh telah kalah- maka sekarang )iarlah aku si tua )angka
.ang tak tahu diri ini mohon pela+aran dari keluarga Kao60 Dia senga+a men.e)ut
keluarga Kao- karena untuk menantang 1endekar 5aga Sakti Gurun 1asir secara langsung
dia masih merasa segan6
2in 9iong .ang masih )erdiri di tengah ruangan itu dan kini melihat pendekar Bu sudah
)erdiri di depann.a- lalu men+ura dengan hormat. *Bu,locianpwe- sesungguhn.a
kedatangan kami di sini sama sekali tidak mempun.ai niat untuk )ertanding dengan
siapapun +uga- apalagi )ermusuhan dengan para pendekar .ang kami hormati. 3kan
tetapi- se)agai seorang utusan Kaisar tentu sa+a sa.a harus melaksanakan tugas- dan
setelah mendengar )ahwa Sang 1angeran )erada di sini- sudah men+adi tugas sa.a untuk
mem)e)askann.a. Dan untuk itu- kami tidak segan,segan untuk mengor)ankan n.awa.
Hal ini tentu sa+a dapat dimaklumi oleh 9ocianpwe- dan sa.a harap sa+a 9ocianpwe tidak
akan meme+amkan mata melihat ken.ataan )ahwa segala .ang dilakukan Kaisar sama
sekali tidak dapat ditimpakan kesalahann.a kepada 1angeran. (aka sekali lagi- sa.a
harap 9ocianpwe suka mempertim)angkan dan mengha)iskan segala macam perkelahian
.ang tiada gunan.a sampai di sini sa+a dan mem)iarkan kami untuk mengawal Sang
1angeran pulang ke kota ra+a.0
>capan itu sungguh penuh kegagahan dan +uga tak dapat di)antah ke)enarann.a. Semua
pendekar .ang )erada di situ +uga diam,diam merasa malu dan menganggukkan kepala
mereka. 3kan tetapi- di )alik ke)enaran .ang n.ata ini ada ke)enaran lain- .aitu
ke)enaran .ang khas dan mutlak )agi mereka- ke)enaran per+uangan6 Demi per+uangan-
maka ke)enaran .ang lain )oleh disingkirkan dahulu6
*Kao,goanswe- )ukan kami tidak meihat ken.ataan itu- akan tetapi kami +uga
mengharapkan pengertian dari keluarga Kao .ang terhormat )ahwa kami
memper+uangkan tuntutan rak.at. Kami sendiri menghormat dan mengagumi 1angeran-
)ahkan +uga men.a.angin.a se)agai seorang pangeran .ang )i+aksana dan )aik. 3kan
tetapi kami tidak melihat cara lain untuk memaksakan tuntutan kami agar dipenuhi oleh
Kaisar kecuali melalui penahanan diri 1angeran. 8leh karena itu- kami pun- demi
per+uangan- rela untuk mengor)ankan n.awa. Kami- )iarpun )odoh- tidak dapat
mem)enarkan sikap keluarga Kao .ang kami hormati se)agai keluarga gagah perkasa itu-
ialah untuk men+adi an+ing pen+ilat Kaisar60
*Bu,locianpwe60 Kao 2in 9iong memandang dengan mata ter)elalak marah mendengar
makian itu.
*2in 9iong- mundurlah dan )iarkan aku menghadapi Bu,taihiap- )iar tua sama tua60
Ti)a,ti)a nampak )a.angan )erkele)at- cepat )ukan main dan tahu,tahu pria setengah tua
)erlengan )untung se)elah itu telah )erdiri di dekat puteran.a6 2in 9iong men+ura
kepada Bu Seng Kin- dan tanpa )erkata apa,apa lagi dia pun mundur dan duduk di dekat
i)un.a.
Kini puncak pertemuan itu pun ter+adilah dan semua orang merasakan ketegangan ini-
tahu pula )ahwa kini )erdiri dua orang setengah tua .ang sama,sama sakti dan memiliki
nama .ang amat terkenal di dunia kang,ouw- walaupun keduan.a +arang ter+un ke dalam
urusan dunia. (ereka itu sama,sama tenang dan )erhadapan- saling pandang sam)il
tersen.um simpul- seolah,olah dua orang itu adalah saha)at,saha)at lama saling +umpa
dan )erhadapan- sama sekali tidak nampak kemarahan mem)a.ang di wa+ah mereka-
sama sekali )ukan seperti dua orang calon lawan .ang saling )erhadapan6
Han.a pada wa+ah kedua orang pria gagah inilah nampak per)edaann.a. Kalau wa+ah
Bu,taihiap selalu tersen.um ramah- wa+ah seorang pria tampan .ang menarik hati-
se)alikn.a pada wa+ah 1endekar 5aga Sakti Gurun 1asir itu- )iarpun +uga tampan dan
terang- namun wa+ah ini nampak amat )erwi)awa- terutama sekali sepasang matan.a
.ang mencorong seperti mata naga itu6 7a+ah Si 9engan Buntung ini mendatangkan rasa
segan dan +erih )agi mereka .ang )erhadapan dengann.a dan .ang mempun.ai niat
)uruk. 1ada saat itu- Kao Kok 2u memandang wa+ah lawan dengan penuh perhatian dan
terdengar suaran.a .ang tenang dan tegas.
*Bu,taihiap- sa.ang sekali )ahwa seorang pendekar seperti engkau masih mampu
mengeluarkan kata,kata seperti itu. 1erlu diketahui )ahwa kami keluarga Kao- se+ak
dahulu- di +aman se)elum 1emerintah 2eng )erdiri- nenek mo.ang kami telah hidup
se)agai panglima,panglima perang. Kalau sekarang puteraku- se)agai keturunan mereka-
men+adi seorang 1anglima pula- hal itu )ukan )erarti )ahwa keluarga Kao adalah an+ing,
an+ing pen+ilat Kaisar6 Keluarga kami )elum pernah ada .ang men+adi pem)erontak60
Bu,taihiap memperle)ar sen.umn.a- akan tetapi sen.umn.a mengandung e+ekan.
*(emang kami adalah pem)erontak6 3kan tetapi pem)erontak terhadap kaisar lalim-
terhadap kaisar pen+a+ah6 Kami mem)erontak karena itu merupakan per+uangan .ang
agung dan suci60
*Dan dengan )e)erapa gelintir orang ini- kalian )ermaksud untuk mengalahkan se)uah
kera+aan/0
*(emang tidak mungkin- akan tetapi setidakn.a kami dapat mengganggu pemerintah
Kaisar lalim- mengacaukan sana,sini- menawan 1angeran untuk memaksa Kaisar
memperlakukan kami dengan )aik60
*Dan aki)atn.a Kaisar mem)alas dendam kepada rak.at .ang dianggap pengikut,
pengikut kalian/ Itukah hasiln.a/ Seperti .ang )aru,)aru ini dilakukan Kaisar mem)akar
)iara Siauw,lim,si/ 3pakah itu .ang kalian kehendaki/0
*3pa/ Kao,taihiap men.alahkan kami dengan ter+adin.a peristiwa pem)akaran kuil/0
Seorang di antara para pendekar Siauw,lim,pai )erteriak penasaran.
Kao Kok 2u men+awa) tenang- *3da aki)at tentu ada se)a)n.a6 3ki)at kekerasan tentu
dise)a)kan oleh kekerasan pula6 Bukankah ter+adi pen.erangan,pen.erangan pri)adi oleh
+agoan,+agoan Siauw,lim,pai terhadap Kaisar/ Bukankah itu +uga merupakan se)a)
utama pem)akaran kuil se)agai )alas dendam/0
*Tapi- kalau kami men.erang Kaisar- hal itu ada se)a)n.a pula....0
*3ku tahu-0 kata Kao Kok 2u. *3ki)at dan se)a) memang merupakan mata rantai .ang
tak terpisahkan. Satu se)a) menim)ulkan aki)at dan si aki)at itu men+adi se)a) )aru dari
aki)at lain .ang )aru pula- dan demikian seterusn.a. Kalau per)uatan kalian ada
se)a)n.a- maka harus diketahui pula )ahwa per)uatan Kaisar pun ada se)a)n.a6 Bukan
aku mem)enarkan sikap Kaisar- sama sekali tidak. 3kan tetapi kita harus dapat mem)uka
mata melihat ken.ataan- dan )ertindak se)agai seorang pendekar se+ati- )ukan seperti
orang,orang .ang han.a mementingkan diri sendiri- menuruti dendam dan tanpa
mempedulikan )aha.a .ang kita aki)atkan dari per)uatan kita- .ang akan menimpa
orang,orang tak )erdosa- seperti .ang ter+adi pada para pendekar Siauw,lim,pai60
Kao Kok 2u )icara dengan penuh perasaan karena memang sesungguhn.a pendekar ini
merasa )erduka sekali mendengar akan semua peristiwa itu. Dia tahu )ahwa Kaisar :ung
2eng telah men.eleweng daripada ke)enaran- men.alahgunakan wewenang dan
kekuasaan untuk menge+ar nafsu dan dendamn.a sendiri. 3kan tetapi- dia menganggap
)ahwa semua usaha para pendekar .ang mengaku diri se)agai patriot,patriot itu pun tidak
memper)aiki keadaan dan han.a terdorong oleh nafsu dendam )elaka- +adi tidak ada
)edan.a dengan tindakan Kaisar pula.Hening se+enak setelah pendekar )erlengan satu itu
)icara- karena kata,katan.a tadi- .ang dikeluarkan dengan suara mantap dan mengandung
getaran kuat- meninggalkan kesan mendalam di hati para pendekar. (ereka dapat
merasakan )ahwa mereka )erhadapan dengan seorang .ang tidak )iasa men+ilat,+ilat ke
atas dan menekan ke )awah- seorang .ang )ertindak dengan )i+aksana dan tahu )etul
)ahwa tindakann.a itu tidak men.impang dari ke)enaran. Bu Seng Kin +uga tahu akan
hal ini- akan tetapi tentu dia tidak )iasa mengalah )egitu sa+a untuk men.erahkan
1angeran .ang telah )erada dalam kekuasaan mereka. Bagaimanapun +uga- 1angeran
merupakan kunci ke)erhasilan usahan.a untuk memaksa Kaisar memper)aiki semua
kesalahan .ang telah dilakukan Kaisar. (em)angun kem)ali )iara Siauw,lim-
mem)e)askan semua pendekar patriot daripada penge+aran dan lain,lain. Bukankah itu
amat penting )agi per+uangan mereka/
*Kao,taihiap- terserah apapun .ang men+adi pendapatmu- akan tetapi terus terang sa+a-
kami tidak dapat mem)e)askan 1angeran se)elum ada +awa)an datang dari Kaisar
tentang tuntutan kami.0
*Bagus- kalau )egitu marilah kita pertaruhkan 1angeran dalam pertandingan antara kita.
Kalau aku kalah olehmu- kami akan pergi dari sini tanpa )an.ak )icara lagi- se)alikn.a
kalau engkau suka mengalah- engkau harus serahkan 1angeran kepada kami.0
*Terserah apa .ang hendak kaulakukan- kami tetap mempertaruhkan 1angeran. Dan
kalau engkau menantangku- Kao,taihiap- )iarpun aku sadar akan ke)odohanku sendiri
dan akan kesaktianmu- maka aku pun tidak akan mundur selangkah pun60
*Baik Bu Seng Kin- hari ini Kao Kok 2u minta pela+aran darimu60 kata Kao Kok 2u
sam)il melangkah ma+u mendekat.
*3kulah .ang minta pela+aran darimu60 +awa) Bu Seng Kin sam)il memasang kuda,
kuda.
Semua orang memandang dengan penuh perhatian- dengan hati )erde)ar karena tegang.
(ereka memandang kagum melihat )hesi <kuda,kuda= .ang dipasang oleh Bu,taihiap.
1endekar ini nampak gagah sekali- mula,mula )erdiri di atas +ari,+ari kaki- kemudian
menggerakkan kaki kanan ke depan mem)entuk kuda,kuda dengan kaki kanan di depan-
lalu tu)uhn.a mem)alik ke arah lawan dan kuda,kudan.a telah )eru)ah men+adi kedua
kaki terpentang dan ditekuk men+adi siku- tu)uhn.a lurus tegak- tangan kiri ter)uka di
depan dada kiri- mem)entuk cakar harimau- dengan telapak ke depan dan tangan kanan-
+uga seperti cakar harimau- telentang di pinggang kanan- sepasang matan.a memandang
lurus ke depan- ke arah lawan dan mulutn.a .ang khas- sen.um .ang mudah sekali
meruntuhkan hati wanita itu.
Tanpa mengeluarkan kata,kata lagi- Kao Kok 2u .ang mempela+ari kedudukan kuda,
kuda lawan- lalu mem)uat gerakan pula- kaki kanann.a disepakkan ke samping lalu
meluncur ke depan- terpentang +auh sehingga tu)uhn.a hampir menelungkup dengan kaki
kanan +auh di depan dengan +ari,+ari mem)entuk cakar naga- lengan )a+u kiri .ang
kosong itu diki)askan ke )elakang dan men+adi kaku seperti diisi )esi lurus ke )elakang
dan mukan.a .ang menunduk dalam itu nampak men+adi semakin pucat kehi+auan- dan
sepasang matan.a mencorong dari )awah ke arah lawan6
Bu,taihiap terke+ut dan )ergidik. Dia dapat menduga )ahwa inilah ilmu dari orang gagah
ini .ang mem)uat dia dise)ut 5aga Sakti. Kuda,kuda itu seperti kedudukan seekor naga
sa+a6 Dan mata itu6 Bu,taihiap maklum )ahwa melawan orang seperti ini tidak )oleh
co)a,co)a- melainkan harus langsung mengeluarkan ilmu simpanan .ang paling ampuh-
karena melawan seorang .ang amat lihai han.a ada dua pilihan- .aitu menang seketika
atau terancam kekalahan. Tidak )isa di)uat )erkepan+angan mengeluarkan +urus,+urus
tidak )erarti. (aka dia pun lalu mem)uat gerakan lagi- kuda,kudan.a )eru)ah dan kini
kedua kakin.a merapat- )er+ingkat di atas u+ung kedua sepatun.a- kedua lengan diangkat
tinggi,tinggi di atas kepalan.a- mem)entuk paruh )urung .ang siap untuk mematuk
lawan )e)u.utan- .aitu ular atau naga. itulah kuda,kuda Ilmu Silat Kim,sin Ho,kun <Ilmu
Silat Burung Bangau 4mas= .ang se)enarn.a )ersum)er dari Ilmu Silat Ho,kun .ang
aselin.a adalah dari Siauw,lim,pai akan tetapi .ang telah dikom)inasikan dengan ilmu
aliran lain dan oleh Bu,taihiap dikem)angkan dan diciptakan men+adi Kim,sin Ho,kun
.ang amat he)at. Demikian he)atn.a ilmnu ini sehingga tidak ada seorang pun di antara
isterin.a .ang mampu menguasain.a dengan )aik- tidak ada seperempat )agian sa+a.
3kan tetapi- Bu,taihiap sendiri se)agai penciptan.a telah menguasai dengan sempurna.
>+ung +ari,+ari tangan .ang di)entuk seperti paruh )urung itu- dapat menotok semua
)agian tu)uh dengan amat kuatn.a- +uga dapat sekali patuk menghancurkan )atu- dan di
dalam lengan itu- dari siku sampai ke u+ung semua +ari- dipenuhi sin,kang .ang mem)uat
lengan itu ke)al dan )erani dipakai menangkis sen+ata ta+am lawan. Selain itu- paruh
)urung itu pun dapat mem)uat gerakan *menggigit0- .aitu dengan mem)uka kumpulan
+ari untuk mencengkeram dengan kekuatan .ang dahs.at6 Saking kuatn.a tenaga sin,
kang .ang terkandung dalam kedua lengan itu- maka gerakann.a didahului oleh angin
.ang kuat dan )ercuitan )un.in.a.
(elihat gerakan lawan- Kao Kok 2u +uga menggerakkan tu)uhn.a- kedua kakin.a
seperti didorong ke depan- tidak melangkah- melainkan )ergeser ma+u dan u+ung lengan
)a+u kiri .ang kosong dan tadi lurus menuding ke )elakang itu kini terangkat melengkung
ke )elakang seperti ekor kala+engking.
(elihat lawann.a tidak mengu)ah kuda,kuda- maklumlah Bu,taihiap )ahwa memang
lawann.a telah mengeluarkan ilmu .ang paling diandalkan- maka dia pun tidak mau
sungkan,sungkan lagi dan mem)entak n.aring- *Kao,taihiap- lihat serangan60
Bu,taihiap menu)ruk ke depan- kedua tangan .ang mem)entuk paruh )urung itu
men.erang ke arah kepala dan dada. Terdengar angin men.am)ar ketika kedua tangan itu
men.am)ar dan tidak nampak oleh mata saking cepatn.a. 1endekar 5aga Sakti Gurun
1asir +uga menggerakkan tangan kanan dan lengan )a+u kosong .ang melengkung ke atas
itu- dengan men.eret kaki )elakang ke depan men.am)ut serangan lawan.
*1lak6 Dessss....60 paruh kanan Bu,taihiap tertangkis oleh lengan )a+u kosong- sedangkan
paruh kirin.a disam)ut oleh telapak tangan Kao Kok 2u. 1ertemuan dua tenaga sakti
.ang amat kuat itu he)at )ukan main dan keduan.a terdorong ke )elakang6 Semua .ang
hadir merasakan getaran he)at dari )enturan tenaga itu- mem)uat ram)ut kepala mereka
)ersama pakaian mereka )erki)ar seperti mendadak ada angin keras melanda tempat itu6
*Bu,taihiap- awas seranganku60 Ti)a,ti)a Kao Kok 2u mem)entak dan tu)uhn.a +uga
meluncur ke depan- ti)a,ti)a sampai di depan lawan tu)uhn.a mem)alik dengan putaran
kakin.a- lengan )a+u kosong itu men.am)ar seperti pecut atau seperti seekor naga .ang
memukul- disusul lengan kanann.a .ang menotok lam)ung lawan. Bukan main he)atn.a
serangan ini- karena ini adalah serangan dari Ilmu Sin,liong,hok,te <5aga (endekam di
Bumi=. Terdengar suara angin mendesir keras dan semua penonton .ang )erada terlalu
dekat cepat mundur karena angin itu mengandung hawa panas6
Bu Seng Kin +uga terke+ut )ukan main. Seperti lawann.a tadi- dia pun tidak mau
mengelak- melainkan cepat menggunakan kedua lengan untuk menangkis disertai
pengerahan tenaga sekuatn.a.
*Dukk6 Dessss....60 Kem)ali keduan.a terdorong ke )elakang- akan tetapi kalau Kao Kok
2u han.a terdorong dua langkah tanpa mengu)ah kedudukan kakin.a karena han.a
tergeser- maka lawann.a terdorong dan melangkah mundur terhu.ung sampai tiga
langkah le)arn.a6
Sudah cukup )agi mereka untuk mengadu tenaga keras lawan keras dan )iarpun tidak
)an.ak selisihn.a- akan tetapi Bu,taihiap harus mengakui )ahwa dia memang kalah kuat
dalam hal kekuatan sin,kang. Kalau dia terus mengandalkan sin,kangn.a mengadu
kekuatan- akhirn.a dia akan terancam luka dalam .ang amat )er)aha.a. Kekuatan lawan
itu tidak sewa+arn.a- dan mungkin karena se)elah lengann.a )untung itulah maka lawan
dapat menghimpun kekuatan .ang demikian dahs.atn.a. (aka dia pun lalu mener+ang ke
depan- sekali ini mengerahkan tenaga pada kecepatann.a dan )agaikan seekor )urung
)angau )eter)angan- dia sudah men.erang dengan le)ih mengutamakan serangan dari
arah atas tu)uh lawan di sekitar kepala- leher dan dada.3kan tetapi- Kao Kok 2u )ersikap
tenang sekali. Seperti seekor ular atau naga .ang melingkar di atas tanah menanti ser)uan
)urung dari atas- ular atau naga itu )ersikap tenang dan han.a sekali,kali menggerakkan
kepala atau ekorn.a untuk mematuk atau men.a)et pada saat )urung .ang men+adi
lawann.a men.am)ar turun6 Kao Kok 2u tidak men.erang le)ih dulu- han.a menanti
sampai lawan melakukan serangan- )arulah dia )ergerak- kadang,kadang mendahului
sehingga serangan lawan gagal dan )er)alik men+adi terserang- atau +uga dia menangkis
atau mengelak sam)il langsung sa+a mem)alas. Dengan cara demikian- )iarpun Bu,
taihiap nampakn.a le)ih si)uk dengan serangan,serangann.a- namun sesungguhn.a
dialah .ang terdesak karena setiap kali lawan mem)alas dia terpaksa harus menghindar
cepat,cepat- seperti seekor )urung .ang selalu mengelak dari serangan ular atau naga di
)awah.
*7ut,wut,wut,wuttt....60 Ti)a,ti)a Butaihiap meru)ah gerakann.a- men.erang tidak
han.a dari atas- melainkan dari )awah dan gerakann.a )eru)ah men+adi gerakan
harimau- akan tetapi masih ada dasar gerakan )urung )angau. Kiran.a dia telah )erhasil
mengkom)inasikan kedua ilmu silat ini dan serangann.a amat cepat- mendatangkan
angin )esar.
*7ir.... s.uuut,s.uutttt....60 Kao Kok 2u mengelak dan mem)alas pula dengan lecutan
lengan )a+un.a disusul hantaman tangan kanann.a. (ereka saling serang dengan
serun.a. 1ukulan di)alas pukulan secara langsung- dan dalam waktu singkat sa+a mereka
telah saling serang dengan cepat dan mantap- pukul,memukul dan tangkis,menangkis-
akan tetapi le)ih )an.ak mereka itu saling mengelak dan saking cepatn.a- sukar dilihat
gerakan tangan mereka- )ahkan tu)uh mereka pun kini )erputaran seperti )enang ruwet
men+adi satu6
*1lak6 Dukk60 (ereka terdorong ke )elakang lagi- akan tetapi kini muka Bu,taihiap agak
pucat dan mulutn.a menahan rasa n.eri karena tern.ata telah *tersentuh0 u+ung lengan
)a+u .ang tak )erisi lengan tangan itu6 Dia merasa penasaran dan men.erang lagi.
Kemudian ter+adi pukul,memukul dan elak,mengelak- gerakan mereka itu seperti telah
diatur sa+a- seperti dua orang seperguruan .ang sedang )erlatih silat- setiap pukulan
mengenai tempat kosong dan selalu di)alas- ditangkis- mem)alas lagi- dielakkan dan
menerima )alasan. Begitu cepat dan he)at- angin men.am)ar,n.am)ar dan kini mereka
)erdua agakn.a menggunakan tenaga lain karena lantai ruangan itu tergetar seperti ada
gempa )um6 5amun- kini mulaik tampak )etapa Bu,taihiap terdesak mundur dan
wa+ahn.a penuh keringat- dari kepalan.a mengepul uap putih te)al sedangkan Kao Kok
2u han.a )erkeringat sedikit sa+a dan )elum ada uap mengepul dari kepalan.a6 1ara ahli
di situ maklum )ahwa kekalahan Bu,taihiap agakn.a tinggal menunggu waktu sa+a.
1erkelahian itu demikian menegangkan dan menarik perhatian semua orang .ang hadir
sehingga mereka tidak tahu sama sekali )ahwa se+ak tadi ada )a.angan )erkele)at di
dekat ruangan itu- dan )arulah mereka terke+ut ketika )a.angan seorang gadis .ang
memegang se)atang suling emas telah men.er)u medan pertempuran dan gadis itu
mem)entak- *;angan )unuh a.ahku60
Kao Kok 2u kaget )ukan main mendengar suara melengking tinggi dengan getaran .ang
luar )iasa kuatn.a dan melihat sinar kuning emas men.am)ar dengan totokan itu
disam)ung dengan amat cepatn.a ke arah tu+uh )agian tu)uhn.a .ang )er)aha.a6 Bukan
main cepatn.a gerakan itu- dan )ukan main kuatn.a getaran tenaga khi,kang .ang
terkandung dalam setiap totokan. He)atn.a- kalau suling itu mengeluarkan hawa dingin-
.ang makin mem)aha.akan totokan- tangan kiri gadis itu pun masih menampar ke )agian
.ang )erlawanan dan tamparan itu mengandung hawa panas6 Gadis ini selain memiliki
ilmu pedang .ang dimainkan dengan suling- kemudian akhir serangan pedang itu men+adi
tusukan .ang )eru)ah men+adi totokan- +uga memiliki sin,kang .ang telah demikian kuat
sehingga mampu mengerahkan dua macam hawa .ang )erlawanan dalam satu serangan6
Belum pernah pendekar ini mengalami hal seperti ini- )elum pernah menghadapi lawan
sehe)at ini- maka dia sampai mengeluarkan seruan *Bagus sekali....60 dan cepat,cepat dia
menghindarkan dirin.a dengan putaran lengan )a+u kosong itu untuk menangkis setiap
totokan dan )erusaha meli)at suling emas itu dengan lengan )a+u.
Sementara itu- 2in 9iong .ang sedang nonton pertempuran seru antara a.ahn.a dan Bu,
taihiap dengan keuntungan di pihak a.ahn.a- maklum )ahwa se)entar lagi a.ahn.a tentu
akan keluar se)agai pemenang. 3kan tetapi dapat di)a.angkan )etapa heran dan
marahn.a ketika ti)a,ti)a ada wanita .ang men.erang a.ahn.a dengan demikian
he)atn.a. Dan )etapa kagetn.a melihat )ahwa dara itu adalah 2i Sian .ang telah
dikenaln.a6 (aka cepat dia pun meloncat ke medan pertempuran itu dan )erseru keras-
*2i Sian- ;angan serang a.ahku60
Karena 2in 9iong men.er)u ke medan pertempuran sam)il menggunakan kedua
tangann.a untuk merampas suling- dengan maksud menghentikan serangan dara itu- 2i
Sian mengira )ahwa pemuda itu men.erangn.a. (aka dengan marah ia pun sudah
meninggalkan 1endekar 5aga Sakti Gurun 1asir dan kini ia men.erang 2in 9iong6
Tentu sa+a 2in 9iong men+adi kela)akan diserang kalang,ka)ut oleh suling emas itu. Dia
terke+ut sekali. Dahulu- ketika dia )ertemu dengan gadis ini- 2i Sian )elum memiliki ilmu
.ang sehe)at ini. 3kan tetapi sekarang- )enar,)enar dia terke+ut )ukan main karena
serangan,serangan dara ini )enar,)enar luar )iasa dahs.atn.a- dan tenaga .ang
terkandung di dalam serangan,serangan itu +uga amat kuat6
*1lak6 Dukk60 Karena tidak mungkin mengelak lagi dan dia tidak mau kepalan.a remuk
oleh pukulan suling- terpaksa dia menggunakan kedua tangann.a- .ang satu menangkis
suling sedangkan .ang kanan menangkis hantaman tangan kiri gadis itu- dan aki)atn.a
dia terdorong ke )elakang dengan dada terasa sesak karena kedua tangann.a )ertemu
dengan dua kekuatan .ang saling )ertentangan- .ang satu panas seperti api dan .ang lain
dingin seperti es6 Dan he)atn.a- dara itu terus men.erang dengan he)at- menggunakan
sulingn.a sehingga karena kewalahan dan tahu )ahwa serangan,serangan itu sungguh
amat )er)aha.a- maka 2in 9iong terpaksa di samping mengelak dan menangkis- +uga
harus )alas men.erang untuk menahan gelom)ang serangan dara itu. Sedangkan Bu,
taihiap .ang ti)a,ti)a wa+ahn.a men+adi )erseri melihat )etapa dara itu .ang dikenaln.a
se)agai .ang di.akinin.a adalah puterin.a sendiri- )angkit kem)ali semangatn.a dan me,
n.erang Kao Kok 2u6 Tentu sa+a peristiwa ini menge+utkan semua orang. Terutama
sekali melihat )etapa dara .ang memegang suling itu )enar,)enar he)at sekali
kepandaiann.a dan suling .ang dipakain.a se)agai sen+ata itu selain men+adi sinar
kuning emas .ang )ergulung,gulung- +uga mengeluarkan )un.i seperti dimainkan dan
ditiup oleh mulut .ang pandai sa+a6
Selagi semua orang ke)ingungan dan tidak tahu harus )er)uat apa- ti)a,ti)a terdengar
suara halus namun amat )erwi)awa- *Harap 2u,wi hentikan semua pertempuran )odoh
ini60 Suara itu mengandung teguran dan pen.esalan dan semua orang memang terke+ut
sekali karena .ang )ersuara itu )ukan lain adalah 1angeran Kian 9iong sendiri6 3kan
tetapi 1angeran itu tidak sendirian- karena di )elakangn.a )erdiri seorang pemuda .ang
gagah perkasa dan )ersikap tenang- dan pemuda itu )erkata pula-
*Sumoi- harap mundur dan +angan )erkelahi60
(elihat munculn.a Sang 1angeran- Kao Kok 2u dan Kao 2in 9iong cepat melompat
mundur dan menghampiri 1angeran itu. 1angeran Kian 9iong adalah saha)at )aik 2in
9iong dan memang se+ak dahulu 1angeran ini amat suka kepada pemuda itu- maka dia
lalu mendekat. Ketika 2in 9iong hendak mem)eri hormat- Sang 1angeran memegang le,
ngann.a dan )erkata- *;enderal (uda .ang gagah6 Kiran.a engkau telah datang pula-
apakah senga+a mencariku/0
*Tldak- 1angeran- ham)a mendengar 1aduka di sini han.a ke)etulan sa+a. Ham)a sedang
mencari Sim Hong Bu untuk minta kem)ali pedang pusaka kera+aan .ang dicuri orang-
dan ham)a di)antu oleh a.ah dan i)u ham)a.0
*3h- kalau 5aga Sakti Gurun 1asir .ang turun tangan- segalan.a tentu )eres60 kata Sang
1angeran dengan gem)ira. Kemudian 1angeran itu menghadapi Bu,taihiap .ang masih
)ingung melihat munculn.a 1angeran itu secara ti)a,ti)a dan dia merasa ragu,ragu untuk
memerintahkan teman,temann.a mempergunakan kekerasan.
*Bu,taihiap- harap +angan heran kalau aku telah di)e)askan oleh pendekar sakti ini.0
katan.a sam)il menun+uk kepada Kam Hong. *1ara pendekar .ang men+agaku sama
sekali )ukan lawann.a- dan dalam sege)rakan sa+a mereka semua telah ro)oh dan
pingsan. 3palagi dia datang )ersama sumoin.a- 5ona Bu 2i Sian .ang selalu
melindungiku- dan )iarpun 5ona ini puterimu- namun kurasa tidak sependapat denganmu
dalam hal per+uangan dan pem)erontakan. Dan di sini kulihat ada ;enderal Kao 2in
9iong .ang gagah perkasa- dengan a.ah )undan.a .ang le)ih perkasa lagi- maka kiran.a
kalian para pendekar tidak akan mampu menahanku lagi.0Bu Seng Kin memandang
kepada Kam Hong. ;adi pemuda ini suheng dari puterin.a/ Dia tadi sudah terheran,heran
karena )iarpun han.a )e)erapa ge)rakan sa+a- dia sempat men.aksikan puterin.a .ang
men.erang 5aga Sakti Gurun 1asir- kemudian men.erang +enderal muda itu6 Dan
melihat )ahwa puterin.a itu )enar,)enar memiliki ilmu kepandaian .ang amat he)at
*Bu,locianpwe-0 kata 2in 9iong .ang merasa tidak enak melihat keadaan pemimpin para
patriot itu- apalagi tadi dia melihat )etapa 2i Sian mem)antu pendekar itu. Kalau sampai
ter+adi pertempuran lagi- sungguh dia tidak sanggup untuk melawan 2i Sian- )ukan +erih
oleh keahlian dara itu- melainkan tidak sampai hati untuk )erkelahi melawan gadis ini.
Setelah dia )ertanding )e)erapa ge)rakan sa+a- ti)a,ti)a 2in 9iong melihat ken.ataan
.ang mem)uatn.a terke+ut setengah mati- .aitu )ahwa selama ini dia tidak pernah dapat
melupakan dara ini- dan )aru sekarang terasa olehn.a )ahwa se)etuln.a se+ak dahulu-
se+ak pertemuan di antara mereka dalam )enteng pasukan 5epal- dia telah +atuh hati
kepada 2i Sian6 *Seperti telah sa.a katakan tadi- kedatangan kami )ertiga adalah untuk
mencari Sim Hong Bu .ang kami tahu )erada di sini. Kami mem)awa perintah Sri
Baginda Kaisar untuk minta kem)ali pedang pusaka kera+aan .ang telah dicuri dan kini
)erada di tangann.a. Kami )ukan datang untuk memusuhi para pendekar. Han.a karena
ke)etulan sa+a kami tahu tentang 1angeran dan setelah )eliau sekarang )e)as- maka sa.a
ingin mengulang permintaan sa.a- .aitu agar orang .ang )ernama Sim Hong Bu suka
keluar dan )erhadapan dengan sa.a.0
Bu,taihiap tersen.um pahit. Dia dan kawan,kawann.a telah gagal. (ereka- para patriot
itu- tentu sa+a han.a dapat melakukan penahanan terhadap diri Sang 1angeran dengan
rahasia sa+a- dan setelah sekarang 1angeran itu lolos- tak mungkin mempergunakan
kekerasan- karena tentu mereka akan dihadapi pasukan )esar .ang akan mem)asmi
mereka dalam waktu singkat.
*;enderal Kao- kaucarilah sendiri pemuda .ang )ernama Sim Hong Bu itu.0
Dari dalam terdengar suara wanita- *Suheng- +angan....60
9alu muncullah seorang pemuda .ang gagah- diikuti oleh seorang dara )erpakaian wanita
.ang kelihatan gelisah sekali. 1emuda itu )ukan lain adalah Sim Hong Bu6 Dia dan 1ek
In memang disuruh men.em)un.ikan diri dan +angan memperlihatkan diri ketika
keluarga Kao datang )erkun+ung. 3kan tetapi ketika mendengar percakapan tentang
dirin.a- Sim Hong Bu tidak dapat menahan hatin.a lagi dan )iarpun dicegah oleh 1ek In
.ang merasa khawatir- dia tetap sa+a nekad keluar.
Semua orang memandang kepadan.a- dan dengan sikap tenang Sim Hong Bu menghadap
Bu,taihiap dan men+ura- lalu )erkata dengan suara penuh pen.esalan- *Bu,locianpwe-
sungguh sa.a men.esal sekali karena kedatangan sa.a di sini han.a menim)ulkan
kegagalan dan kerugian sa+a )agi para saudara .ang perkasa. Kalau sa.a tidak datang ke
sini- tentu tidak akan ter+adi keluarga Kao men.usul ke sini. 8leh karena itu- )iarlah sa.a
menghadapi mereka- karena mereka itu adalah musuh,musuh pri)adi sa.a60 Setelah
)erkata demikian- Sim Hong Bu menghadapi Kao 2in 9iong dan +uga Kam Hong.
*Ke)etulan sekali kita )ertemu di sini. Kao 2in 9iong- tidak kupungkiri )ahwa akulah
pewaris Koai,liong 1o,kiam dan pedang pusaka ini adalah hak milik nenek mo.ang
guruku. Kalau engkau men+adi utusan Kaisar untuk merampas kem)ali pedang ini-
ma+ulah6 1edang ini han.a dapat diam)il orang lain melalui ma.atku sa+a60 Dan se)elum
Kao 2in 9iong men+awa)- Sim Hong Bu +uga )erkata kepada Kam Hong dengan le)ih
dulu men+ura- *Kam,taihiap- aku merasa men.esal sekali untuk men.atakan ini- akan
tetapi karena Tai,hiap +uga sudah )erada di sini- )iarlah sekalian kusampaikan )ahwa aku
melaksanakan pesan guruku )ahwa kalau aku )ertemu denganmu- aku harus
menantangmu untuk menentukan siapa .ang le)ih unggul antara Suling 4mas dengan
Kim,siauw Kiam,sut melawan 1edang 5aga Siluman dengan Koai,liong Kiam,sutn.a.
Dan karena urusan antara kita han.alah urusan siapa .ang le)ih unggul dan pertandingan
dapat dilakukan secara persaha)atan- maka )iarlah aku akan menandingi dulu suling
emasmu se)elum aku harus mempertaruhkan pedang pusaka ini dengan n.awaku-0
setelah )erkata demikian- nampak sinar )erkele)at di)arengi suara melengking n.aring
sekali seperti suling ditiup dan tahu,tahu pemuda itu telah memegang se)atang pedang
.ang sinarn.a )erkilauan mengerikan dan sinar ke)iruan masih ter)a.ang di dalam
pandangan mata semua orang- padahal sinar .ang tadi )erkele)at itu telah len.ap karena
pedang itu kini tidak digerakkan- melainkan melintang di depan dada Sim Hong Bu.
Seperti +uga 2in 9iong- Kam Hong tertegun dan kagum melihat sikap Sim Hong Bu.
Se+ak pertemuan pertama dia memang suka dan kagum kepada Sim Hong Bu dan dia pun
sudah men.aksikan kehe)atan ilmu pedang pemuda ini ketika )ersama dengan 2i Sian-
Hong Bu mengalahkan Hek,i (o,ong. Diam,diam- dia malah tadin.a mengharapkan
per+odohan antara Sim Hong Bu dan 2i Sian- .ang dianggapn.a se)agai pasangan .ang
cocok sekali. 3kan tetapi- pemuda itu kini )erhadapan dengan dia se)agai wakil keluarga
2u .ang hendak menuntut )alas atas kekalahan mereka6
2in 9iong sendiri +uga meragu. Dia pun se+ak mendengar akan riwa.at pedang pusaka
itu- merasa )etapa )eratn.a tugas .ang dipikuln.a- )ukan )erat karena )erhadapan
dengan lawan .ang tangguh- melainkan merasa )erat karena se)etuln.a hatin.a condong
untuk mengem)alikan pedang itu kepada pemilikn.a .ang s.ah- .aitu keluarga 2u. 3kan
tetapi- )agaimanapun +uga- pedang itu telah dicuri dari istana dan sudah sepantasn.a
kalau dikem)alikan ke tempatn.a.
Selagi 2in 9iong dan Kam Hong tertegun dan merasa ragu,ragu dan men.esal )ahwa
mereka harus menghadapi pemuda gagah perkasa itu se)agai lawan tanpa ada urusan
pri)adi- kesemuan.a han.a karena ikatan tugas )elaka- ti)a,ti)a terdengar )entakan 2i
Sian dan nampak sinar kuning emas men.am)ar dan langsung men.erang ke arah Sim
Hong Bu.
*Tring,trang,cringggg....60 Tiga kali suling emas itu )ertemu dengan pedang 5aga
Siluman dan nampak )unga api )erpi+ar.
Hong Bu terke+ut )ukan main dan cepat meloncat ke )elakang. *5anti dulu....- 2i Sian....
aku.... aku tidak ingin )erkelahi denganmu60
*Tidak- .a/ 4ngkau adalah +agoan .ang mewakili 1edang 5aga Siluman- dan akulah
.ang mewakili suhengku- mewakili Suling 4mas6 Ha.oh- tidak usah )an.ak cerewet.
Selagi di sini )erkumpul )an.ak 9ocianpwe- )an.ak pendekar .ang gagah perkasa- mari
kita )uktikan- siapa .ang le)ih unggul antara Suling 4mas dan 1edang 5aga Siluman60
Dan 2i Sian sudah mener+ang lagi dengan dahs.atn.a. Kam Hong mengerutkan alisn.a-
akan tetapi dia memandang sam)il tersen.um ketika melihat tarikan muka pemuda itu
.ang men+adi ke)ingungan sekali6 Kem)ali amat +elas nampak oleh pendekar ini )ahwa
pemuda .ang gagah perkasa itu sungguh mencinta sumoin.a6 (enghadapi serangan dara
.ang dicintan.a itu agakn.a merupakan hal .ang paling mem)ingungkan dan
menggelisahkan hati Sim Hong Bu. Be)erapa kali pedangn.a menangkis dan )erkali,kali
dia minta kepada 2i Sian untuk menghentikan serangann.a. 3kan tetapi 2i Sian nekat
terus dan rendesak terus- suling emasn.a mengeluarkan suara men+erit,+erit seperti ditiup
oleh orang .ang sedang marah6
*2i Sian.... dengar.... +angan....60 Hong Bu )erkali,kali )erteriak untuk mencegah dara itu-
akan tetapi 2i Sian sungguh terlampau marah untuk dapat ditahan lagi. Sulingn.a
men.erang semakin ganas dan )un.i lengking sulingn.a makin he)at. Semua orang .ang
men.aksikan gerakan suling ini )ergidik ngeri dan para 9ocianpwe .ang )erada di situ
+uga men+adi )engong dan kagum sekali. Bahkan 1endekar Sakti Gurun 1asir sendiri
mengamati semua gerakan itu dengan sinar mata )erkilat saking gem)iran.a karena )aru
sekali ini pendekar sakti itu melihat suatu ilmu .ang )enar,)enar he)at luar )iasa. Kalau
sampai seorang pendekar sakti seperti 5aga Sakti Gurun 1asir ini tercengang kekaguman-
maka apalagai para pendekar lain .ang hadir di situ. Bu,taihiap sendiri memandang de,
ngan wa+ah )erseri,seri walaupun tadin.a dia terke+ut dan terheran,heran- +uga )ingung
melihat watak puterin.a .ang mem)olak,)alik seperti angin itu- tadin.a mem)antun.a
dan kini malah men.erang Sim Hong Bu6 3kan tetapi semua keheranann.a itu ditelen
oleh rasa kagum men.aksikan ilmu silat dengan suling .ang demikian he)atn.a. Dia
malah terpengaruh +uga oleh getaran tenaga khi,kang .ang ter)awa oleh suara suling6
:ang )ingung adalah Hong Bu sendiri. Tentu sa+a- )iarpun dia tahu )ahwa dara itu amat
lihai- dia tidak takut dan dapat menandingin.a. 3kan tetapi- mana mungkin dia
menghadapi dara ini se)agai lawan/ Dia mencinta 2i Sian6 Dia rela mati untuk dara ini6
Bagaimana dia dapat mengangkat pedang untuk melawann.a- melukain.a atau )ahkan
mem)unuhn.a/ 9e)ih )aik dia .ang mati. Dengan hati .ang perih seperti ditusuk,tusuk
rasan.a- dan )ingung sekali- setelah )e)erapa kali menangkis dan mengelak- Sim Hong
Bu ti)a,ti)a meloncat dan melarikan diri secepatn.a dari tempat itu6
*Ke mana engkau hendak lari/0 )entak 2i Sian .ang hendak menge+arn.a- akan tetapi
suara Kam Hong le)ih cepat lagi.
*Sumoi- +angan ke+ar dia60
Suara Kam Hong rnerupakan satu,satun.a suara di dunia ini .ang mempun.ai pengaruh
)esar )agi 2i Sian. Biarpun )elum tentu ia selalu taat- akan tetapi setidakn.a- suara Kam
Hong selalu diperhatikann.a dan sekali ini ia pun )erhenti dan tidak melan+utkan
penge+arann.a. (elihat larin.a Sim Hong Bu- 2in 9iong khawatir kalau,kalau pemuda
itu len.ap dan pedang pusaka itu tidak )erhasil dirampasn.a kem)ali.*3.ah- harap suka
lindungi Sang 1angeran- aku hendak menge+arn.a60 katan.a dan tanpa menanti +awa)an
a.ahn.a- pemuda ini sudah )erkele)at len.ap untuk menge+ar Sim Hong Bu. Keadaan
men+adi agak tegang dan suasana men+adi sun.i sekali di tempat itu setelah apa .ang
ter+adi tadi.
*3h- )etapa sa.angn.a melihat para pendekar .ang gagah perkasa kini )ersikap seperti
anak,anak kecil .ang mempere)utkan mainan- saling serang untuk saling mem)unuh.
Betapa men.edihkan60 1angeran Kian 9iong )erkata sam)il menggeleng,geleng kepala.
(endengar ucapan ini- Bu Seng Kin cepat men+awa) dengan suara mengandung
penasaran.
*1angeran- kami adalah pe+uang,pe+uang rak.at .ang tertindas se)agai aki)at
kesewenang,wenangan Kaisar. ;uga kami mem)ela rekan,rekan kami para pendekar .ang
dike+ar- di)unuh dan hendak di)asmi oleh Kaisar- seperti haln.a saha)at,saha)at dari
Siauw,lim,pai. Kami sama sekali tidak hendak mempere)utkan sesuatu- melainkan minta
agar kami diperlakukan dengan )aik se)agai manusia- se)agai rak.at .ang memiliki
tanah air ini60 ;awa)an .ang )ersemangat itu mem)uat para pendekar .ang )erada di situ
mengangkat dada dan sinar mata mereka pun men+adi )erapi penuh semangat.
*Tapi- siapa pun .ang hendak mengganggu 1angeran .ang tidak mempun.ai dosa apapun
dalam urusan Kaisar itu- akan kuhadapi dengan sulingku60 2i Sian )erkata- suaran.a +uga
tegas dan n.aring- dan suling emas itu dilintangkan di depan dadan.a.
Bu,taihiap memandang kepada gadis ini dengan alis )erkerut. *2i Sian- sungguh mati
kami )ingung sekali melihat sikapmu. Siapakah .ang engkau )ela/ Tadi- aku melihat
engkau se)agai seorang puteriku .ang gagah perkasa dan )er)akti- .ang mem)antuku
ketika aku terdesak oleh 1endekar 5aga Sakti Gurun 1asir. 3kan tetapi- kemudian
engkau )ahkan melawan dan men.erang Sim Hong Bu .ang )erdiri di pihak kami
se)agai seorang pendekar patriot6 Dan sekarang pula- engkau hendak mem)antuku mem,
)ela Sang 1angeran. Bagaimanakah ini dan di pihak siapakah engkau sesungguhn.a
)erdiri/0
*3ku tidak memihak siapapun +uga. 3ku )e)as dan han.a )erpihak kepada ke)enaran.
Kalau tadi aku mem)antumu adalah karena mengingat )ahwa engkau adalah a.ah
kandungku- )iarpun aku sama sekali tidak men.ukai ken.ataan itu6 Dan aku melawan
Sim Hong Bu karena dia menantang Ilmu Suling 4mas6 Kini aku mem)ela Sang
1angeran karena )eliau adalah seorang .ang )i+aksana dan sama sekali tidak )ersalah60
*Hemm- 2i Sian- sesungguhn.a di manakah engkau )erdiri/ 3pakah engkau seorang
pendekar .ang )er+iwa patriot dan mem)ela tanah air dan )angsa daripada penindasan-
ataukah engkau hendak men+adi seorang pengkhianat )angsa dan men+adi antek dari
Kaisar pen+a+ah/0
Kini wa+ah 2i Sian men+adi merah dan matan.a mengeluarkan sinar )erapi6 *Biarpun
engkau a.ah kandungku- +angan harap untuk dapat mem)eri kuliah kepadaku6 Tengoklah
diri sendiri6 Seorang di antara isterimu adalah )ekas panglima 5epal6 3pakah ia pun
seorang pecinta rak.at dan anah air kita/ 3ku tidak peduli tentang urusan pere)utan
kedudukan. 3ku )ukan pengkhianat siapa,siapa dan +uga )ukan pem)erontak.0
1angeran Kian 9iong melangkah ma+u. *3h- cukuplah kiran.a percekcokan ini. 5ona Bu-
aku telah mengenalmu se)agai seorang dara .ang gagah perkasa dan )er+iwa pendekar.
3papun +uga pandanganmu terhadap a.ah kandungmu- tidak )aiklah kalau mem)enci
orang tua sendiri. Sekarang- Bu,taihiap- dengarlah )aik,)aik. Tidak perlu diri)utkan lagi
mengenai diriku- dan hentikan semua pertikaian .ang tiada artin.a ini. 3ku )er+an+i-
kalian semua .ang hadir di sini men+adi saksi- )ahwa aku akan memper+uangkan semua
tuntutan kalian itu kepada a.ahku- Sri Baginda Kaisar. Biarpun aku tidak men+adi
tawanan di sini- )iarpun aku tidak men+adi sandera- akan tetapi aku )er+an+i )ahwa aku
akan menga+ukan tuntutan,tuntutan itu kepada Kaisar dan aku kira semua tuntutan itu
akan dika)ulkan.0
Bu,taihiap mengerutkan alisn.a. Biarpun mereka semua masih )erada di dalam sarang
para pendekar patriot- akan tetapi keadaan sungguh tidak menguntungkan dirin.a.
Sekarang 1angeran telah mempun.ai )an.ak pelindung .ang amat tinggi ilmu
kepandaiann.a. Dia sendiri tadi sudah merasakan kelihaian 5aga Sakti Gurun 1asir. Dan
)iarpun kini ;enderal Kao 2in 9iong sudah tidak )erada di situ melainkan menge+ar Sim
Hong Bu- akan tetapi se)agai penggantin.a di situ terdapat puterin.a- Bu 2i Sian .ang
dia tahu telah memiliki kepandaian .ang tinggi sekali. 3pa lagi suhengn.a .ang
mem)e)askan 1angeran itu- dapat diduga tentu memiliki ilmu .ang le)ih he)at lagi.
(enggunakan kekerasan dan pengero.okan )erarti han.a akan menggagalkan usaha
per+uangan itu sendiri- karena pemerintah tentu akan mengirim pasukan dan
menghancurkan mereka. 3kan tetapi mengalah )egitu sa+a +uga amat memalukan dan
dapat menim)ulkan penafsiran )ahwa para pendekar patriot merasa takut6 Selagi Bu,
taihiap ke)ingungan tidak tahu apa .ang harus dilakukann.a- ti)a,ti)a terdengar teriakan
dari para pen+aga di luar- *>tusan ke kota ra+a telah ti)a kem)ali60
7a+ah Bu,taihiap men+adi cerah kem)ali dan dia cepat )erkata kepada Sang 1angeran-
*Harap 1aduka ketahui )ahwa orang .ang kami utus ke kota ra+a men.ampaikan tuntutan
kepada Sri Baginda Kaisar telah pulang. Kita dengarkan sa+a )ersama apa .ang
dihasilkan oleh tuntutan itu.0
Ketika dua orang utusan itu memasuki ruangan .ang penuh orang itu- apalagi melihat
pula 1angeran Kian 9iong di situ- mereka men+adi ragu,ragu dan memandang kepada Bu,
taihiap dengan sikap )ingung.
*9aporkanlah sa+a apa .ang men+adi hasil tuntutan kita kepada Kaisar- )iar didengar oleh
semua .ang )erada di sini-0 kata Bu,taihiap kepada dua orang utusan itu. *;angan kalian
ragu,ragu lagi.0
*Kami telah men.ampaikan surat tuntutan itu kepada kepala pengawal. Setelah kami
disuruh menanti dan di +aga ketat- seolah,olah kami hendak ditangkap dengan kekerasan-
tak lama kemudian muncul seorang pem)esar istana dan kami menerima +awa)an tertulis
.ang harus kami segera sampaikan kepada Tai,hiap.0 Dua orang utusan itu mengeluarkan
sepucuk surat )ersampul .ang ada cap istana- men.erahkann.a kepada Bu,taihiap.
1endekar ini menerima dengan hati )angga dan +uga wa+ah )erseri. ;awa)an dari istana
)erarti )ahwa tuntutan mereka itu dihargai dan disam)ut. Kalau se)alikn.a- tentu dua
orang utusan itu sudah ditangkap atau di)unuh6 Sam)il tersen.um dia mem)uka sampul
dan )erkata kepada Sang 1angeran- *Harap 1aduka ikut pula mendengarkan +awa)an dari
istana- +uga semua saudara harap mendengarkan.0 Setelah )erkata demikian- Bu,taihiap
lalu mem)uka surat itu dan mem)aca dengan suara keras. Di dalam surat itu tertulis
)ahwa Kaisar menerima semua tuntutan itu dan )er+an+i akan menga)ulkann.a- akan
tetapi diminta agar Sang 1angeran segera dipersilakan pulang ke istana karena kaisar
menderita sakit.
(endengar ini- semua orang terke+ut- +uga Sang 1angeran sendiri.
*3h- kiran.a Sri Baginda Kaisar sedang sakit60 katan.a. 9alu dia menoleh kepada Kao
Kok 2u- *Kao,taihiap- aku harus segera kem)ali ke kota ra+a60
*Kami akan mengantar 1aduka pulang-0 kata pendekar )erlengan satu itu.
Bu,taihiap +uga girang sekali melihat isi +awa)an .ang men.atakan )ahwa tuntutan
mereka akan dika)ulkan- maka dia pun segera men.ediakan se)uah kereta dan kuda .ang
segar untuk dipakai oleh Sang 1angeran ke kota ra+a. Kao Kok 2u dan isterin.a lalu cepat
mengawal 1angeran untuk naik kereta menu+u ke kota ra+a- dikusiri sendiri oleh 7an
2eng dan suamin.a. Sedangkan Kam Hong segera meninggalkan ternpat itu untuk
menge+ar Sim Hong Bu pula- )ersama sumoin.a. Bu Seng Kin )erusaha untuk menahan
puterin.a- agar mau tinggal di situ )ersaman.a- namun dengan sikap angkuh dan keras 2i
Sian menolak.
*Biarpun engkau adalah a.ah kandungku- akan tetapi se+ak kecil aku tidak pernah
merasakan kasih sa.angmu. 8leh karena itu- )agiku engkau sama sa+a seperti orang lain-
3.ah. (aka aku tidak mungkin dapat tinggal )ersamamu- kecuali.... kecuali....0
*Kecuali apa/0
*Kalau engkau hidup sendirian sa+a60
Tang 2un 2iu .ang pernah )ermusuhan dengan 2i Sian- )ahkan pernah mereka )erdua
itu )erkelahi- )erkata dengan suara dingin- *Bu 2i Sian- engkau harus dapat melihat
ken.ataan6 Hidup tidaklah semanis .ang engkau kira. 3.ahmu telah mempun.ai isteri,
isteri lain- dan ini adalah ken.ataan- )iarpun hati tidak setu+u akan tetapi mana )isa
mengu)ah ken.ataan/ Betapapun +uga kami adalah isteri,isterin.a- mana mungkin
dipisahkan )egitu sa+a/0
2i Sian cem)erut. *3ku pun tidak mau merampas 3.ah. Boleh kalian semua miliki
selaman.a- aku tidak mem)utuhkan dia. Suheng- mari kita pergi6 Tak tahan aku )erlama,
lama di tempat ini60 katan.a sam)il melompat keluar- diikuti oleh Kam Hong.
Biarpun Bu,taihiap agak terpukul )atinn.a oleh sikap puterin.a itu- namun kegem)iraan
karena tuntutan para patriot diterima dan hendak dika)ulkan oleh Kaisar merupakan
hi)uran )esar.
Bu,taihiap lalu men.e)ar orang,orangn.a untuk men.ampaikan )erita )aik itu kepada
seluruh pendekar patriot .ang terse)ar di )an.ak kota- dan mereka tinggal menanti
pelaksanaan daripada +an+i Kaisar .ang hendak menga)ulkan permintaan mereka itu.
3kan tetapi- sementara itu- Kaisar .ang men+an+ikan pemenuhan tuntutan itu sendiri
sedang menderita sakit .ang parah karena luka oleh pisau )eracun itu men+adi makin
mem)engkak dan mulai meracuni darah dalam tu)uhn.a6
Ketika 1angeran Kian 9iong ti)a di istana dan langsung mengun+ungi Kaisar- 1angeran
ini terke+ut )ukan main melihat keadaan Kaisar .ang amat pa.ah. Dia mendengar akan
peristiwa pen.erangan selir itu dan Sang 1angeran menghela napas pan+ang. Ketika
mendengar )ahwa selir itu sehari se)elum melakukan pen.erangan dikun+ungi seorang
pemuda tampan .ang mengaku se)agai puteran.a- tahulah Kian 9iong siapa .ang
dimaksudkan oleh mereka. 1emuda itu pernah di+umpai se)agai seorang pendekar patriot
.ang )ersemangat. Kem)ali aki)at dari pada pen.elewengan a.ahn.a- pikir 1angeran ini.
3.ahn.a kini memetik )uah daripada pohon .ang ditanamn.a sendiri.
Biarpun keadaan pen.akitn.a amat parah- ketika Kaisar mendengar akan kedatangan
puteran.a- dia mem)uka matan.a dan mem)eri is.arat kepada 1angeran Kian 9iong
untuk duduk. 1angeran itu lalu duduk di tepi pem)aringan.
*Bagus- engkau sudah di)e)askan/0 kata Kaisar itu )ersemangat walaupun suaran.a
lemah dan lirih dan napasn.a agak mem)uru. *Bagus- sekarang +uga akan kuperintahkan
agar dikirim pasukan )esar untuk mem)asmi seluruh pem)erontak,pem)erontak laknat
itu60
*Harap 1aduka tenang dan tidak mem)iarkan kemarahan meracuni diri 1aduka .ang
sedang sakit-0 kata Sang 1angeran. *3gakn.a 1aduka lupa )ahwa 1aduka telah
men+an+ikan untuk menga)ulkan permohonan mereka....0
*1ermohonan/ (ereka menuntut6 Tidak ada +an+i dengan para pem)erontak6 3kan
ku)asmi sampai ke akar,akarn.a60
1angeran Kian 9iong dengan halus mem)antah )ahwa .ang dise)ut pem)erontak oleh
Kaisar itu adalah pendekar,pendekar patriot,patriot se+ati .ang men+adi sakit hati karena
penekanan terhadap mereka oleh pemerintah.
*Terutama sekali pem)akaran )iara Siauw,lim,si mem)uat mereka itu men+adi semakin
mendendam. Kalau kita )ersikap )aik kepada mereka- maka kita dapat mempergunakan
tenaga mereka itu dengan )aik dan demi kemakmuran negara. Kalau ditekan- mereka
akan melawan dan kita harus ingat )ahwa +umlah mereka cukup )esar dan gerakan
mereka itu didukung oleh hampir seluruh kaum kang,ouw.0
*Kalau perlu akan ku)asmi seluruh kaum kang,ouw60 Kaisar mem)entak marah.
3kan tetapi dengan suara halus- 1angeran (ahkota itu menco)a untuk mengingatkan
Kaisar. Kaisar men+adi marah dan +engkel sekali dan hal ini se)etuln.a amat tidak )aik
)agi kesehatann.a sehingga Kaisar +atuh pingsan lagi dan pen.akitn.a men+adi semakin
)erat6
(elihat keadaan Kaisar .ang pen.akitn.a semakin pa.ah itu- para pem)esar lalu
mengadakan mus.awarah- dipimpin oleh 1angeran Kian 9iong dan atas persetu+uan dari
Kaisar .ang kadang,kadang siuman itu- maka diangkatlah 1angeran Kian 9iong se)agai
pelaksana dan penguasa menggantikan Kaisar .ang memang men+adi hakn.a se)agai
1angeran (ahkota. Dan )egitu 1angeran muda ini duduk se)agai penguasa tertinggi-
maka keluarlah keputusan,keputusan .ang amat )i+aksana dan melegakan hati para
pem)esar .ang setia- +uga melegakan hati rak.at dan para pendekar. Di antara keputusan,
keputusan itu adalah pem)angunan )iara Siauw,lim- dan dihentikan penge+aran terhadap
para pendekar patriot- peringanan pa+ak )agi rak.at- terutama di dusun,dusun-
pem)angunan,pem)angunan untuk kese+ahteraan rak.at dan se)again.a. Tentu sa+a
keputusan,keputusan )aru ini- selain di satu pihak disam)ut dengan gem)ira- namun di
lain pihak ada orang,orang .ang men.am)utn.a dengan tidak senang. Dan mereka itu
adalah orang,orang .ang memang pada dasarn.a mem)enci )angsa Han .ang mereka
anggap se)agai )angsa .ang le)ih rendah daripada mereka. (ereka ini adalah pem)esar,
pem)esar (ancu .ang )erkuasa di istana- .ang merasa se)agai )angsa .ang )erkuasa di
Tiongkok. Selain )e)erapa orang di antara para pem)esar (ancu- han.a )e)erapa orang
sa+a karena tidak semua pem)esar )angsa (ancu )erwatak seperti itu )ahkan se)agian
)esar telah mele)ur diri men+adi )angsa Han pula dengan menerima semua ke)uda.aan-
ada pula pihak lain .ang tidak puas dan )ahkan marah,marah dengan adan.a
ke)i+aksanaan,ke)i+aksanaan )aru dari 1angeran Kian 9iong ini. (ereka itu adalah
pem)esarpem)esar- terutama di daerah,daerah- tidak peduli apakah mereka itu )er)angsa
(ancu atau Han- .ang merasa amat dirugikan dengan adan.a peraturan,peraturan )aru
seperti meringankan pa+ak dan se)again.a itu. Dengan adan.a ke)i+aksanaan )aru ini-
tertutuplah )an.ak sum)er penghasilan mereka melalui korupsi6
Betapapun +uga- karena 1angeran Kian 9iong melaksanakan semua keputusan itu dengan
)i+aksana- dan tidak ragu,ragu untuk menghukum mereka .ang melanggar- maka setu+u
atau tidak setu+u- keputusan,keputusan itu di+alankan +uga oleh para pem)esar. Dan
rak.at )ersorak gem)ira dengan hati agak lega karena mereka merasa agak terangkat dari
+urang kesukaran dan terlepas dari himpitan,himpitan .ang amat )erat.1en.akit Kaisar
semakin pa.ah dan akhirn.a Kaisar :ung 2eng meninggal dunia pada tahun 1$".
Kaisar ini meninggal dalam keadaan sengsara karena pen.akitn.a mem)uat dia
menderita dan re)ah tersiksa selama )er)ulan,)ulan- hampir setahun.
Tidak ada kesulitan tim)ul dalam peno)atan 1angeran Kian 9iong men+adi kaisar. Se+ak
tahun 1$" dia memang telah men+adi penguasa penuh dan pada tahun 1$#- )e)erapa
)ulan setelah meninggaln.a Kaisar :ung 2eng- maka 1angeran Kian 9iong dino)atkan
se)agai kaisar penuh.
Setelah men+adi kaisar- maka 1angeran Kian 9iong makin )erani dalam tindakan
ke)i+aksanaann.a. Ber)agai peraturan .ang dianggapn.a han.a )ersum)er kepada
keinginan pem)esar,pem)esar .ang )ersangkutan untuk menumpuk harta keka.aan dan
memperkuat kekuasaan )elaka dihapus dan diru)ah secara radikal. 1em)esar,pem)esar
digantin.a dengan orang,orang .ang cakap. Kaisar muda ini pun mengulurkan tangan
kepada para pendekar- siapa sa+a .ang ingin men.um)angkan tenaga demi kemakmuran
negara dan rak.at- diteriman.a tanpa pilih )ulu- dan di)eri kedudukan .ang sesuai
dengan kepandaian masing,masing. Selain ini- +uga Kaisar Kian 9iong menggunakan
tangan )esi terhadap para pen+ahat dan koruptor. Keadaan )eru)ah sama sekali- )aik di
dalam pemerintahan maupun keadaan dalam kehidupan rak.at +elata. Kaisar ini )erusaha
sedapat mungkin untuk menarik simpati rak.at- untuk menghapus kesan )ahwa mereka
itu terpimpin oleh kaum pen+a+ah. Di dalam istana sendiri- Kaisar mengadakan pem,
)ersihan dan mengen.ahkan para pen+ilat dan pem)esar,pem)esar korup.
Tentu sa+a semua ini disam)ut oleh para pendekar dengan hati lega. (emang- perasaan
tidak senang )ahwa negara dipimpin oleh )angsa (ancu masih ada dalam lu)uk hati
mereka. 5amun- .ang terpenting pada waktu itu adalah melihat rak.at hidup se+ahtera
dan makmur- tidak tertindas. :ang penting adalah kemakmuran lahiriah le)ih dulu dan
mereka melihat dalam diri kaisar )aru ini seorang pemimpin .ang adil- .ang )ahkan le)ih
)aik daripada kaisar,kaisar )angsa sendiri ratusan tahun .ang lalu. Kaisar Kian 9iong
selain menghargai tenaga para pendekar- +uga tidak menga)aikan para ahli sastra. Dia
pun
mengulurkan tangan kepada kaum sastrawan untuk men.um)angkan tenaga dan pikiran-
dengan im)alan,im)alan .ang memadai- dengan kedudukan,kedudukan .ang cukup )aik-
sehingga pada masa pemerintahan Kaisar ini- kesusastraan )erkem)ang )iak dengan
)aikn.a.
Dan memang tercatat dalam se+arah )ahwa 1angeran Kian 9iong merupakan satu,satun.a
kaisar .ang )erhasil di dalam pemerintahan (ancu- )ahkan +arang ada kaisar .ang
demikian gemilang pada dinasti,dinasti se)elumn.a. Kaisar Kian 9iong sendiri adalah
seorang .ang amat mengagumi Kaisar Tang Thai 2ung- .aitu kaisar di dalam Dinasti
Tang .ang dianggapn.a se)agai seorang kaisar .ang )i+aksana dan patut dicontoh. (aka
dalam )an.ak hal- dia mencontoh Kaisar Dinasti Tang itu .ang memerintah selama dua
puluh tahun dan telah mencapai )an.ak sekali kema+uan untuk rak.at dan negaran.a.
Dan Kaisar Kian 9iong ini malah men+adi Kaisar sampai selama enam puluh tahun6
Sungguh merupakan masa pemerintahan .ang amat lama dan +arang ada kaisar .ang
seperti dia. Hal ini mem)uktikan ke)i+aksanaann.a ketika memerintah sehingga tidak
)an.ak ter+adi pem)erontakan terhadap pimpinann.a6 (emang tidak dapat disangkal
)ahwa +iwa patriot masih )elum padam di dalam hati para pendekar. 5amun api
pem)erontakan di dalam hati itu mengecil )ahkan hampir padam selama pemerintahan
Kaisar Kian 9iong karena para pendekar itu segan dan tunduk kepada Kaisar .ang
)i+aksana itu. Semua propinsi dalam keadaan tenteram- )ahkan negaranegara .ang
tadin.a suka men.e)erang per)atasan dan mengadakan pengacauan- kini menarik
pasukan mereka tidak )erani mengganggu. (ereka pun maklum )ahwa dalam se)uah
negara .ang tenteram dan makmur- terhimpun kekuatan .ang he)at- )ukan han.a
kekuatan pasukann.a- melainkan terutama sekali karena setiap orang rak.at siap sedia
untuk mempertahankan ketenteraman hidupn.a dan akan )angkit melawan pengacau dari
luar.
1ada +aman Kaisar :ung 2eng- telah ter+adi kontak,kontak dengan )angsa @usia dan
)angsa ini malah diper)olehkan mem)uka perwakilan di kota ra+a. ;uga telah lama
diadakan hu)ungan perdagangan dengan )angsa 1ortugal se)agai )angsa asing. .ang
paling dulu mengadakan hu)ungan dagang dengan Tiongkok. Kemudian )erturut,turut
datang pula )angsa Belanda- Inggris dan 1erancis. 3kan tetapi- Kaisar Kian 9iong
mem)atasi gerakan mereka dan men+aga )enar,)enar agar mereka itu tidak
mempengaruhi rak.at di mana mereka tinggal dengan ke)uda.aan mereka. Setiap gerak,
gerik mereka diawasi dan perdagangan pun di)atasi agar rak.at tidak sampai tertipu dan
dirugikan.
Demikianlah keadaan pada waktu pemerintah Kaisar Kian 9iong- dan kalaupun ada
ter+adi pem)erontakan- maka pem)erontakan itu han.a ter+adi di daerah pinggiran .ang
)er)atasan dengan negara tetangga- pem)erontakan suku )angsa .ang masih liar dan
.ang selalu tidak mau menerima peraturan,peraturan dari pusat. 5amun semua
pem)erontakan itu pun dengan mudah dapat ditundukkan dan diatasi.
(elihat keadaan ini- kaum pendekar +uga )angkit kem)ali semangat mereka. Kalau dulu-
di waktu para pendekar itu kecewa men.aksikan kelaliman Kaisar :ung 2eng sehingga
mereka tidak acuh terhadap keamanan rak.at- kini mereka )angkit dan menentang para
pen+ahat .ang hendak mengacaukan ketenteraman. (aka dengan adan.a para pendekar
ini- makin tenteramlah kehidupan rak.at +elata- )erkat ke)i+aksanaan Kaisar Kian 9iong
.ang pandai mengam)il hati kaum cerdik pandai dan gagah perkasa di seluruh negeri.
AAA
Diam,diam Kao 2in 9iong amat kagum terhadap Sim Hong Bu .ang dalam
pertemuann.a dengan para pendekar patriot itu telah muncul dengan gagah perkasa-
menantang dia dan )ahkan menantang suheng dari 2i Sian .ang )ernama Kam Hong itu.
3kan tetapi dia mengerutkan alisn.a kalau teringat )etapa pemuda itu men+adi demikian
)ingungn.a ketika dihadapi dan diserang oleh 2i Sian- )ahkan dia pun melihat dengan
+elas )etapa Hong Bu terus mengalah- )ahkan kemudian melarikan diri- )ukan karena
takut kepadan.a atau kepada 2i Sian- melainkan karena +elas )ahwa pemuda itu sama
sekali tidak mau menghadapi 2i Sian se)agai musuh.
*Dia mencinta 2i Sian60 demikianlah )erkali,kali hatin.a )erkata dengan perasaan tidak
n.aman. Dia sendiri +uga +atuh cinta kepada 2i Sian dan agakn.a kini dia menemui
seorang saingan )erat dalam diri Sim Hong Bu- pemuda gagah perkasa ahli waris
keluarga 2u .ang telah mewarisi pula pedang pusaka Koai,liong 1o,kiam itu.
2in 9iong men+adi semakin kagum ketika dia melakukan penge+aran dan sampai
)erpekan,pekan- )ahkan le)ih dari se)ulan- )elum +uga dia mampu men.usul Hong Bu.
(emang dia telah menemukan +e+ak pemuda itu dengan pen.elidikan dan )ertan.a,tan.a-
akan tetapi Hong Bu selalu len.ap dengan cepatn.a- )ahkan setelah dia menge+ar ke
)arat- ti)a,ti)a sa+a +e+ak pemuda itu menu+u ke utara- ke kota ra+a6Di dalam per+alanan
mencari dan mengikuti +e+ak Hong Bu ini- 2in 9iong mendengar tentang Kaisar .ang
+atuh sakit )erat dan )etapa kini 1angeran Kian 9iong .ang men+adi pe+a)at dan
pelaksana .ang tertinggi. Dia merasa amat girang dan perca.a sepenuhn.a )ahwa
1angeran itu tentu akan mengadakan peru)ahan,peru)ahan )i+aksana seperti .ang
seringkali dikatakan dan di+an+ikan oleh 1angeran itu mem)uatn.a men+adi lega dan
dengan hati tenang dia melan+utkan penge+arann.a dan ketika dia ti)a di kota 1ao,ting di
se)elah selatan kota ra+a- dia mendengar )ahwa pemuda .ang dike+arn.a itu menu+u ke
hutan di se)elah )arat kota itu- di 1egunungan Thian,hong,san. Keterangan ini didapat,
n.a dari para pen+aga kota .ang mengenal +enderal muda ini- karena 1ao,ting tidak +auh
dari kota ra+a dan nama Kao 2in 9iong amat dikenal karena kegagahann.a. Dia cepat
melakukan penge+aran ke daerah hutan di kaki pegunungan itu dan pada keesokan
harin.a pagi,pagi dengan hati )erde)ar dan +uga girang dia melihat orang .ang di)urun.a
itu )erada di )awah pohon )ersama seorang laki,laki )erusia kurang le)ih empat puluh
tahun .ang )erpakaian seperti seorang pem)uru.
Siapakah pria )erpakaian pem)uru itu/ Dan mengapa Hong Bu pergi ke tempat itu- di
dalam hutan sun.i/ Seperti kita ketahui- Hong Bu )ingung )ukan main ketika melihat 2i
Sian men.erangn.a kalang,ka)ut dan )ahkan semakin nekat. Dia tidak takut kepada dara
ini- akan tetapi melihat )etapa dara itu men.erangn.a dengan demikian mati,matian
seperti seorang musuh )esar dan )erniat mem)unuhn.a- hatin.a terasa seperti ditusuk
dan kedukaan mem)uat dia melupakan semua urusann.a. (aka dia pun tidak kuat
)ertahan dan melarikan diri secepatn.a karena dia khawatir kalau,kalau 2i Sian
menge+arn.a. Setelah melihat dara .ang amat dicintan.a itu menganggapn.a se)agai
musuh- Hong Bu men+adi lemas dan len.ap semua semangatn.a untuk menghadapi
orang,orang .ang memusuhin.a. Dia lalu melakukan per+alanan cepat- tidak mau kalau
sampai tersusul orang. Dia )ahkan tidak )ernafsu untuk )erkelahi dengan siapa pun- .ang
teringat han.a 2i Sian- dan hatin.a men+adi semakin kacau mem)a.angkan )etapa dara
itu men.erangn.a mati,matian6 Hal seperti ini tidak mungkin di)iarkan sa+a- pikirn.a.
Dia +atuh cinta kepada 2i Sian dan satu,satun.a +alan han.a meminangn.a untuk men+adi
isterin.a6 Dan dia mempun.ai harapan )aik karena agakn.a Bu Seng Kin- pemimpin para
patriot itu- suka kepadan.a dan agakn.a tidak akan menolak kalau dia meminang 2i Sian
.ang tern.ata adalah puterin.a6 3papun hasiln.a nanti- )erhasil maupun gagal hal ini
akan mem)uat hatin.a lega dan tidak )im)ang seperti sekarang ini. Biarlah dia ditolak
kalau dara itu memang tidak dapat mem)alas cintan.a. 3kan tetapi harus ada ketentuan-
ada kepastian- tidak seperti sekarang ini. Dia tahu )ahwa se)enarn.a dara itu tidak
mem)encin.a- )ahkan melihat sinar mata dara itu kepadan.a- dahulu se)elum ter+adi
pertikaian tentang permusuhan dan persaingan antara Ilmu Kim,siauw Kiam,sut dan
Koai,liong Kiam,sut dia pernah melihat sinar mata dara itu )ersinar,sinar mesra
kepadan.a. (ungkin dara itu +uga ada hati kepadan.a- han.a karena urusan permusuhan
itu- maka kini men+adi marah dan mem)encin.a.
Demikianlah- Hong Bu lalu mencari pamann.a- satu,satun.a keluarga .ang masih
dimilikin.a- .aitu Sim Hok 3n- +uga )eker+a se)agai pem)uru. 3kan tetapi Sim Hok 3n
ini )ukanlah paman aseli- )ukan adik mendiang a.ahn.a seperti haln.a pamann.a Sim
Tek .ang tewas di tangan Su,ok dahulu itu- melainkan adik sepupu .ang masih )ernama
keluarga sama- .aitu she <nama keluarga= Sim. Sim Hok 3n inilah satu,satun.a
keluargan.a .ang dapat men+adi walin.a untuk menga+ukan pinangan kepada Bu Seng
Kin- meminang 2i Sian6 >ntuk keperluan itulah maka Hong Bu mencari,cari pamann.a
itu.
Tentu sa+a tadin.a dia mencari ke tempat tinggaln.a .ang lama- akan tetapi dia
mendengar )ahwa pamann.a telah pindah ke 1ao,ting )ersama keluargan.a- .aitu
seorang isteri dan dua orang anak dan cepat dia men.usul ke 1ao,ting. Di tempat ini dia
mendengar )ahwa pamann.a sedang )eker+a- .aitu seperti )iasa- peker+aan mem)uru ke
dalam hutan. 1eker+aan ini kadang,kadang sampai makan waktu seminggu. Setelah
memperoleh )an.ak hasil )uruan )arulah peluang untuk men+ual hasil )uruan ke kota.
(aka dia pun segera men.usul ke hutan itu. Dia sama sekali tidak tahu )ahwa ada orang
.ang selalu mem)a.angin.a atau menge+arn.a- ke mana pun dia pergi.
Demikianlah- akhirn.a 2in 9iong )erhadapan dengan Hong Bu dalan hutan .ang sun.i-
ketika Hong Bu sedang )ercakap,cakap dengan Sim Hok 3n- pada pagi hari itu.
*Sim Hong Bu- akhirn.a aku dapat menemukan engkau60 2in 9iong )erseru dengan
lantang- hatin.a girang sekali karena akhirn.a penge+arann.a )erhasil.
Hong Bu .ang tidak men.angka sama sekali akan dapat disusul oleh utusan Kaisar .ang
hendak merampas pedangn.a ini- terke+ut- akan tetapi mukan.a segera men+adi merah
karena marah. Dia meloncat )angun- )erdiri dengan tegak- dan menoleh kepada
pamann.a.
*(aaf- 1aman. 3ku mempun.ai urusan pri)adi dengan orang ini- )iarlah kuselesaikan
dulu urusanku dengan dia- )aru kita sam)ung percakapan kita tadi.0 Sikapn.a tenang
sekali- akan tetapi melihat sikap dua orang muda .ang sama gagahn.a itu- Sim Hok 3n
.ang +uga sudah )angkit )erdiri segera menegur.
*Hong Bu- apakah .ang ter+adi/ Siapakah dia itu dan ada urusan apakah/0
Tentu sa+a pamann.a dapat melihat sikap .ang serius dari keduan.a- maka Hong Bu lalu
)erkata dengan terus terang- *1aman- aku mempun.ai se)atang pedang dan orang ini
hendak merampasn.a- maka hal ini harus kami putuskan dengan perkelahian. Harap
1aman +angan mencampuri dan )erdiri agak men+auh karena orang ini adalah ;enderal
Kao 2in 9iong- seorang .ang memiliki ilmu kepandaian tinggi sekali60
Terke+utlah orang setengah tua itu dan dia pun segera melangkah mundur dan duduk di
)awah se)atang pohon agak +auh dari situ. Dia )elum tahu )ahwa keponakann.a .ang
se+ak kecil telah menghilang dan ka)arn.a )ersama dengan Sim Tek melakukan
per)uruan di utara dan )aru sekarang pulang itu telah men+adi seorang .ang amat lihai.
Setelah pamann.a itu mundur- )arulah Hong Bu menghadapi 2in 9iong.
*5ah- Kao 2in 9iong- kita telah )erdiri )erhadapan sekarang. Di sini tidak ada orang lain-
dan 1amanku itu tentu tidak akan mencampuri. Kita adalah sama,sama laki,laki-
katakanlah- apa .ang kauhendaki maka engkau men.usulku ke tempat ini/0
*Sim Hong Bu- engkau tahu apa .ang kukehendaki. Sa.ang )ahwa ketika kita )ertemu di
rumah para pendekar itu- engkau melarikan diri....0
*3ku sama sekali tidak lari darimu- atau dari Kam,taihiap- atau dari siapa pun60
*Kalau )egitu- kenapa engkau melarikan diri/0
*Bukan urusanmu60 )entak Hong Bu dan mukan.a )eru)ah merah sekali- hatin.a sedih
karena harus )icara tentang urusan .ang mendatangkan duka di hatin.a itu-
mengingatkan dia )ahwa dia telah dimusuhi oleh 2i Sian dengan mati,matian. *4ngkau
tetap menghendaki pedang Koai,liong 1o,kiam .ang men+adi hak milikku se)agai ahli
waris keluarga 2u di 9em)ah 5aga Siluman/0
*Hemm- maksudmu 9em)ah Suling 4mas/0
*Bukan- sekarang naman.a telah men+adi 9em)ah 5aga Siluman6 5ah- +awa)lah.0
*Tidak salah- memang aku mencari untuk minta dikem)alikann.a pedang pusaka itu.
Betapapun +uga- pedang itu tadin.a adalah pusaka istana dan dicuri orang- maka harus
dikem)alikan ke sana.0
*Bagus6 ;awa)anku tetap seperti dahulu- .aitu engkau )aru dapat merampas dan
mem)awa pergi pedang itu melalui ma.atku60
*Baiklah- akan kuco)a untuk merampasn.a darimu- Hong Bu. Sesungguhn.a- terus
terang sa+a aku tidak mempun.ai permusuhan pri)adi denganmu- dan )ahkan aku tidak
)enci sama sekali kepadamu. 3kan tetapi- engkau tahu )ahwa aku adalah seorang petugas
.ang menerima perintah untuk merampas kem)ali pedang pusaka istana- dan karena
engkau ke)etulan orangn.a .ang mem)awa pedang itu- dan kalau engkau tidak mau
men.erahkann.a kepadaku dengan damai- terpaksa aku harus menggunakan
kekerasan.0*Bagus- kata,kata +antan6 3ku pun ingin sekali menco)a sampai di mana
lihain.a putera 1endekar 5aga Sakti Gurun 1asir .ang telah mengalahkan keluarga 2u60
(endengar dise)utn.a 5aga Sakti Gurun 1asir- Sim Hok 3n menggigil dan mukan.a
pucat. Biarpun dia han.a seorang pem)uru- akan tetapi keluarga Sim adalah pem)uru
.ang )erpengalaman dan )an.ak sekali kenalan di antara orang,orang kang,ouw- maka
nama )esar itu tentu sa+a pernah didengarn.a. ;uga dia mendengar tentang pedang Koai,
liong 1o,kiam .ang len.ap dari istana itu. Siapa kira- tern.ata pedang itu )erada di
tangan keponakann.a- dan kini keponakann.a itu akan )ertanding melawan putera 5aga
Sakti Gurun 1asir. Hampir dia tidak perca.a akan semua itu dan merasa seperti dalam
mimpi.
(elihat )etapa +enderal muda itu tidak mengeluarkan sen+ata- Hong Bu .ang
keistimewaann.a han.alah ilmu pedangn.a .ang memang luar )iasa itu- perlahan,lahan
menca)ut Koai,liong 1o,kiam dan nampaklah sinar ke)iruan .ang men.ilaukan mata.
Sim Hok 3n terke+ut dan tidak terasa lagi dia menggeser dudukn.a di )elakang pohon
dan mengintai dari )alik )atang pohon itu6
*3h- memang pedang pusaka .ang he)at. 1antas sa+a di+adikan re)utan60 kata 2in 9iong.
Tadin.a dia hendak mengadu kepandaian tanpa sen+ata karena memang di antara mereka
tidak ada permusuhan atau ke)encian pri)adi- akan tetapi melihat )etapa pemuda
lawann.a itu telah mengeluarkan pedang .ang hendak di+adikan re)utan- dia tidak )erani
menghadapi pedang .ang mengeluarkan sinar ke)iruan seperti itu- maka 2in 9iong +uga
menca)ut pedangn.a- pedang tanda pangkatn.a- se)atang pedang .ang ter)uat dari )ahan
.ang )aik pula- .ang tidak takut menghadapi keampuhan sen+ata pusaka. 1edangn.a itu
mengkilap dan kalau digerakkan mengeluarkan sinar putih seperti pedang )iasa .ang
ta+am.
Se+enak mereka )erdiri )erhadapan- pedang di tangan dan hati ragu,ragu. Seperti +uga
lawann.a- Hong Bu merasa )etapa +anggaln.a keadaan mereka )erdua. Tidak saling
mengenal- )ahkan tidak pernah ada urusan apapun diantara mereka- tahu,tahu kini )erdiri
)erhadapan se)agai musuh .ang mungkin akan saling )unuh6 Teringat pula dia kepada 2i
Sian .ang +uga secara ti)a,ti)a sa+a )erdiri menghadapin.a se)agai musuh. Dan dia pun
menarik napas pan+ang. Se)elum men+adi murid keluarga 2u- dia sama sekali tidak
pernah pun.a musuh6 Kalau dia mem)enci Im,kan 5go,ok misaln.a adalah karena
mereka itu +ahat dan pula pamann.a- Sim Tek- tewas di tangan Su,ok. 3kan tetapi apa
salahn.a orang,orang seperti 2i Sian- Kam Hong- Kao 2in 9iong dan a.ahn.a- Kao Kok
2u/ Terutama sekali 2i Sian dan Kam Hong- sama sekali dia tidak ingin memusuhi
mereka. ;uga 2in 9iong ini demikian gagah perkasa. Tapi kini )erhadapan dengann.a
se)agai musuh6
*Kao 2in 9iong- seperti +uga kata,katamu tadi- aku tidak mempun.ai permusuhan pri)adi
denganmu- +uga tidak mem)encimu. 3kan tetapi kita )erdua- oleh tugas masing,masing-
terpaksa kini )erhadapan se)agai lawan. Kalau aku sampai kesalahan tangan dan engkau
terluka atau tewas di tanganku- harap kau suka maafkan60
2in 9iong tersen.um dan merasa semakin tertarik. Dia akan le)ih suka men+adikan
pemuda ini teman daripada lawan. *Demikian pula aku- Sim Hong Bu. 5ah- mari kita
mulai sa+a60
4ntah siapa di antara mereka .ang men.erang terle)ih dahulu. Serangan .ang dilakukan
setengah hati dan .ang mudah ditangkis lawan- kemudian menanti sampai sang lawan
melakukan serangan )alasan. 3kan tetapi )egitu mereka mengadu tenaga dan teringat
)ahwa lawan .ang dihadapi adalah seorang .ang amat lihai- mereka menam)ah
kecepatan dan tenaga dan )alasan +urus kemudian keduan.a sudah saling mengerahkan
kecepatan dan tenaga sin,kang mereka sehingga tu)uh mereka tidak nampak lagi oleh
Sim Hok 3n .ang makin lama semakin )engong dan tak+u). 3palagi ketika terdengar
suara mengaung,ngaung mengerikan dari pedang di tangan Hong Bu- orang setengah tua
itu semakin men+auhi tempat itu dan memandang dengan hati penuh ketak+u)an-
ketegangan dan +uga kengerian. Dia melihat daun,daun pohon rontok seperti tersam)ar
pisau ta+am- dan dua gulungan sinar )iru dan putih itu sungguh indah dipandang- akan
tetapi kalau teringat )ahwa sinar,sinar itu merupakan cengkeraman,cengkeraman maut-
dia men+adi ngeri.
Sementara itu- dua orang pemuda itu sendiri makin kagum terhadap lawan masing,
masing. @asa kagum .ang )ercampur rasa penasaran. Serangan,serangan lawan sungguh
amat )er)aha.a- akan tetapi +uga pertahanan lawan demikian kokoh kuatn.a sehingga
sukar ditem)us oleh pedang mereka. Han.a ada per)edaan sedikit antara mereka6 Koai,
liong Kiam,sut sungguh merupakan ilmu pedang .ang amat tangguh dan ampuh. 1edang
.ang diputar sampai mengeluarkan suara menggeram dan menggereng- mengaum seperti
seekor )inatang )uas itu sa+a sudah menun+ukkan )etapa anehn.a gerakan,gerakan itu.
Dan dalam hal ilmu pedang ini- harus diakui )ahwa 2in 9iong masih kalah kuat
setingkat. Ilmu 1edang Sin,liong Kiam,sut <Ilmu 1edang 5aga Sakti= adalah perom)akan
dari Ilmu Sin,liong,ciang,hoat- )ukan ilmu pedang aseli- dalam arti kata diciptakan
senga+a dengan pedang. Biarpun he)at- namun gerakann.a tidaklah sehe)at dan seaneh
Koai,liong Kiam,sut .ang memang diciptakan untuk pedang .ang khusus pula. 3kan
tetapi- tern.ata dalam hal sin,kang dan gin,kang- tern.ata Hong Bu masih kalah setingkat
pula. Hal ini adalah karena dasar latihan Hong Bu kalah oleh 2in 9iong .ang semen+ak
kecil sudah digem)leng oleh a.ahn.a sendiri- .aitu 1endekar 5aga Sakti Gurun 1asir.
Dan karena masing,masing mempun.ai kele)ihan ini- maka keadaan mereka men+adi
seim)ang6 Dengan ilmu pedangn.a .ang ampuh- Hong Bu )erusaha mendesak lawann.a-
akan tetapi 2in 9iong dapat menghalau semua itu dengan kele)ihan tenaga sin,kang dan
+uga kele)ihan kecepatan gerakann.a- dan .ang dapat mem)alas dengan serangan,
serangan .ang tidak kalah dahs.atn.a.
@asa kagum telah tidak terasa lagi kini- .ang terasa han.alah rasa penasaran dalam hati
masing,masing6 (emang- pementingan diri selalu paling menon+ol dalam )atin manusia-
dan sinar kasih .ang men.inar keluar itu tak tampak lagi karena tertutup oleh de)u,de)u-
antara lain .ang paling gelap adalah de)u pementingan diri ini. Seperti se)uah lampu
.ang kacan.a penuh de)u sehingga sinarn.a dari dalam tidak dapat men.orot keluar.
Karena penasaran itulah- maka )iarpun dalam hati masing,masing tidak ada ke)encian-
dua orang pemuda itu mengerahkan seluruh da.a keampuhan mereka untuk saling
mengalahkan- mero)ohkan- melukai- )ahkan mem)unuh. Dan perkelahian adu pedang itu
sudah )erlangsung le)ih seratus +urus. (ereka sama kuat- sama ulet- dan )iarpun sudah
sekian laman.a- mereka terus )ergerak dengan kekuatan dikerahkan seluruhn.a- namun
mereka tidak nampak lelah. Saling serang- saling desak- he)at )ukan kepalang sehingga
Sim Hok 3n .ang menonton sam)il )ersem)un.i di )alik )atang pohon men+adi pucat
sekali wa+ahn.a dan tu)uhn.a agak gemetar.
Kem)ali lima puluh +urus telah lewat. Ti)a,ti)a Hong Bu .ang sudah merasa penasaran
)ukan main- mengeluarkan teriakan melengking n.aring dan pedangn.a )erkele)at
seperti halilintar. Sungguh serangan .ang luar )iasa dahs.atn.a- +auh le)ih dahs.at
daripada .ang sudah,sudah. 2in 9iong terke+ut tidak mengira )ahwa lawan masih dapat
mengeluarkan +urus .ang demikian dahs.atn.a- .ang agakn.a merupakan +urus
simpanan. Dia pun cepat mengerahkan tenaga dan menangkis- )erusaha untuk mem)ikin
pedang lawan terpental dengan mempergunakan kele)ihan tenagan.a.
*2ringgg....60 Dua pedang )ertemu- akan tetapi agakn.a hal ini sudah diperhitungkan
oleh Hong Bu karena pedangn.a terpental- )ukan ke )elakang- melainkan men.eleweng
dan meluncur ke arah leher 2in 9iong dari samping dengan kecepatan kilat6
2in 9iong tidak dapat menangkis lagi karena datangn.a serangan itu amat mendadak dan
tidak disangkan.a semula- maka cepat dia men+atuhkan diri ke depan miring ke kanan
dan iangann.a memukul ke depan karena dia men+atuhkan diri )ukan han.a untuk
mengelak- melainkan +uga untuk )alas men.erang.
*Hiaaattt....60 Bentakan keras dari 2in 9iong ini )er)areng dengan guratan u+ung pedang
.ang mengenai pundak kanann.a- akan tetapi pukulann.a tadi .ang +uga dielakkan oleh
Hong Bu masih men.erempet paha kaki lawan.
Keduan.a meloncat ke )elakang- menahan rasa n.eri. 1undak kanan 2in 9iong )erdarah-
kulitn.a tero)ek )erikut )a+un.a- sedangkan Hong Bu merasa )etapa kaki kanann.a- di
atas lutut- n.eri )ukan main- mem)uatn.a agak terpincang6 Tern.ata dalam ge)rakan
he)at tadi- keduan.a telah sama,sama menderita luka- )iarpun tidak )erat akan tetapi
cukup menge+utkan dan mem)uat keduan.a waspada.
*4ngkau he)at- Hong Bu60 2in 9iong memu+i.
*Dan engkau pun telah )erhasil melukaiku- )ukan main60 Hong Bu men+awa).
Tanpa )erkata apa,apa kecuali itu- keduan.a sudah ma+u lagi- kini )ergerak dengan hati,
hati- dan keduan.a kem)ali saling serang dengan ganas. 3kan tetapi- se)elum pedang
mereka )ero)ah men+adi sinar )ergulung,gulung seperti tadi- ti)a,ti)a terdengar suara
halus namun penuh wi)awa- *Tahan sen+ata60
2in 9iong segera mengenal suara a.ahn.a maka dia meloncat ke )elakang meninggalkan
lawan sam)il melintangkan pedangn.a. Sedangkan Sim Hong Bu .ang +uga segera
mengenal pendekar sakti lengan )untung itu- menarik napas pan+ang.
*3h- melawan puteramu sa+a aku tidak mampu menang- apalagi melawan a.ahn.a-
1endekar 5aga Sakti Gurun 1asir6 Betapapun +uga- +angan dikira aku takut. (a+ulah- Tai,
hiap- dan aku tidak akan penasaran kalau tewas di tanganmu untuk mem)ela nama
keluarga 2u .ang telah melepas )udi kepadaku60 Dia pun melintangkan pedangn.a dan
memasang kuda,kuda menghadapi 1endekar Sakti Gurun 1asir.
1endekar )erlengan satu ini tersen.um dan +uga melangkah ma+u mendekat *8rang
muda- ketika kami datang ke lem)ah itu- adalah dalam rangka utusan Kaisar untuk
mencari kem)ali pedang .ang hilang. (aka ter+adilah )entrokan antara kami dan
keluarga 2u han.alah karena urusan tugas- )ukan urusan pri)adi. Sampai saat ini kami
tidak mempun.ai permusuhan pri)adi dengan keluarga 2u. (aka- kalau urusan tugas lalu
di+adikan urusan pri)adi- kalau mereka itu mengalah terhadap kami lalu mendendam dan
men.uruh murid mereka mem)alas kekalahan itu- apakah engkau anggap hal itu )enar/0
Dengan +u+ur Sim Hong Bu men+awa)- *Terus terang sa+a- Tai,hiap- hal itu memang tidak
)enar. 3kan tetapi kalau seorang murid tidak memenuhi pesan dan permintaan gurun.a-
apakah hal itu +uga )enar/0 Dia mem)alas )ertan.a.
Kao Kok 2u tersen.um dan memu+i kecerdikan pemuda ini .ang menangkis
pertan.aann.a dengan se)uah pertan.aan .ang tepat pula. *(emang- tentu sa+a tidak
memenuhi permintaan guru pun merupakan hal .ang tidak )enar- akan tetapi harus
ditin+au dulu apa macam permintaan itu6 3da dua macam permintaan- )aik .ang dia+ukan
dari guru sendiri sekalipun- .aitu permintaan .ang pantas dan tidak pantas. Kalau suhumu
minta agar engkau melakukan hal .ang tidak )enar dan tidak pantas dan engkau
memenuhin.a- )ukankah hal itu )erarti satu hal .ang sama sekali tidak )er)akti- malah
durhaka sifatn.a/0
*4hh..../0 Sim Hong Bu memandang dengan mata ter)elalak. Baru sekarang dia
mendengar ada orang )erfilsafat )ahwa memenuhi permintaan seorang guru malah
merupakan hal .ang durhaka dan tidak )er)akti6 *3pa maksudmu- 9o,taihiap/0
*Sim Hong Bu- kalau seorang murid melihat tindakan gurun.a tidak )enar- )ukankah
murid .ang )i+aksana akan mengingatkann.a dan mencegah agar gurun.a +angan sampai
melakukan tindakan itu- kalau si murid malah mem)antu melakukan hal .ang tidak )enar
itu- apakah dia dapat dinamakan murid .ang )aik- )er)akti dan )enar/ 5ah- tindakan
gurumu mendendam kepada kami adalah tidak )enar- hal ini telah kaukatakan sendiri
tadi. 3kan tetapi mengapa engkau )ersikeras untuk melaksanakan perintah gurumu .ang
tidak )enar itu/0
Sim Hong Bu men+adi )ingung. (emang- urusan hauw atau *)er)akti0 merupakah hal
.ang )an.ak mem)ingungkan orang. Se+ak +aman dahulu- )er)akti terhadap guru atau
orang tua dianggap se)agai ketaatan si anak terhadap guru atau orang tua. Dan melihat
)ahwa di sini terdapat suatu hal .ang amat menguntungkan maka kata *)er)akti0 itu
dipergunakan oleh guru atau orang tua untuk mem)uat murid atau anak men+adi tidak
)erda.a6 Setiap kali seorang anak tidak menurut kata,kata orang tua- maka anak itu akan
dicap se)agai anak *put,hauw0 <tidak )er)akti= sehingga si anak ter)iasa untuk mentaati
segala perintah orang tua agar men+adi anak )er)akti. Dan )iarpun pada lahirn.a si anak
mentaati karena ingin dise)ut )er)akti- di dalam hatin.a si anak mengeluh dan mem)eri
cap kepada orang tuan.a se)agai *tidak mencintan.a0. (aka tim)ullah celah .ang )esar
antara orang tua dan anak. Si orang tua ingin anakn.a mentaatin.a- dengan dalih )ahwa
semua perintahn.a itu demi ke)ahagiaan dan ke)aikan si anak- sikap seperti ini
sesungguhn.a )ukan lain han.alah sikap mementingkan diri sendiri- mencari enakn.a
sendiri- karena kalau anakn.a taat- dialah .ang akan merasakan senang dan )er)ahagia.
Si orang tua sudah memastikan )ahwa apa .ang dianggapn.a )aik itu (4STI )aik pula
)agi si anak dan apa .ang dianggapn.a mem)ahagiakan itu mesti pula mem)ahagiakan si
anak6 Sikap seperti ini .ang sampai sekarang masih dipraktekkan oleh orang,orang tua
.ang sesungguhn.a tim)ul karena kekurangpengertian- menciptakan apa .ang dinamakan
*gap0 atau celah antara orang tua dan anak. 3dan.a celah .ang merenggangkan orang tua
dan anakn.a adalah karena tidak adan.a kasih sa.ang- tidak adan.a cinta kasih dalam
)atin masing,masing. Kalau ada cinta kasih- maka tidak ada lagi istilah )er)akti atau
durhaka- .ang ada han.alah ker+a sama- saling mem)antu dalam hidup secara wa+ar-
tanpa ingin dise)ut )aik karena )antuan,)antuan masing,masing itu- .ang ada han.alah
kasih sa.ang dan tidak ada sedikit pun keinginan untuk senang sendiri- menang sendiri-
atau )enar sendiri6 Betapa )ahagian.a se)uah rumah tangga +ika terdapat kasih sa.ang ini
di antara suami- isteri- dan anak,anak mereka6 1eraturan,peraturan .ang kaku dan
dipaksakan han.a menim)ulkan kemanisan lahir sa+a namun di dalam )atin masing,
masing merasa sakit hati dan menaruh dendam- ke)encian terselu)ung sen.um dan sikap
ramah tamah palsu. Dan suasana seperti itu han.a dapat tercipta apa)ila dimulai dari diri
sendiri6 Bukan ingin mengatur orang lain.
2inta kasih harus tim)ul dari )atin sendiri dan cinta kasih sama sekali tidak
mengharapkan )alas dari orang lain. 5amun cinta kasih mengandung da.a mu+i+at .ang
dapat mem)ersihkan dan menerangkan orang lain pula6
Dalam ke)ingungan mendengarkan kata,kata .ang )aru sekali ini didengarn.a namun
.ang dapat menusuk perasaann.a karena dia merasa )etapa semua ucapan itu tak dapat
di)antah karena memang )enar dan memang keadaann.a pun demikian- maka Hong Bu
mencari akal )agaimana untuk men+awa). (endengar ucapan itu- matan.a seperti ter,
)uka )etapa selama ini- semen+ak dia melepaskan pakaian se)agai pem)uru dan men+adi
murid orang sakti dan memperoleh ilmu,ilmu .ang mem)uat dia men+adi pendekar- dia
merasa kehilangan sesuatu- dia merasa hidupn.a tidak )ahagia lagi- tidak seperti ketika
dia masih men+adi seorang pem)uru muda .ang kasar dan )odoh. Kini ter)ukalah mata,
n.a. Kiran.a dia telah kehilangan ke)e)asan dan kewa+aran6 Dia telah terikat- dan dia
terpaksa oleh ikatan itu untuk melakukan hal,hal .ang tidak se+alan dengan suara hatin.a-
sehingga semua tindakann.a ialah palsu dan menim)ulkan konflik dalam )atinn.a
sendiri6 Dia harus melakukan hal,hal .ang )erlawanan dengan kehendak hatin.a6
*3kan tetapi- Tai,hiap.... )ukankah semua hal ini dimulai dari pihakmu/ Kalau keluarga
Kao tidak datang men.er)u ke lem)ah untuk merampas pedang- tidak mungkin akan
ter+adi pertandingan itu .ang mengaki)atkan guru,guruku kalah dan mendendam60
Bantahn.a ini lemah- namun setidakn.a merupakan )antahan pula .ang )ukan tidak
)enar.
*Semua aki)at tentu ada se)a)n.a- orang muda- dan kalau kita menelusuri se)a)n.a-
maka tidak akan ada ha)isn.a. Kami datang ke lem)ah karena kami diutus Kaisar- dan
kami diutus Kaisar karena pedang dicuri oleh seorang penghuni lem)ah- dan tentu kalian
mempun.ai pula se)a),se)a)n.a atas per)uatan itu. Tidak akan ada ha)isn.a. (aka .ang
penting sekarang adalah saat ini- apakah kita akan terus menim)ulkan se)a),se)a) )aru
dan aki)at,aki)at )aru. Tergantung sepenuhn.a di tangan kita.0
*3kan tetapi kalau Tai,hiap sekeluarga masih terus menge+ar,nge+arku- untuk merampas
pedang- mana mungkin aku....0
*Tidak lagi6 >ntung )ahwa kedatanganku )elum terlam)at. 3ku ingin mem)eritahukan
kalian )erdua )ahwa mulai sekarang- pedang Koai,liong 1o,kiam itu adalah sah men+adi
milikmu- Sim Hong Bu.0
*3.ah....60 2in 9iong )erseru heran.
3.ahn.a tersen.um. *Tidak tahukah engkau )ahwa 1angeran (ahkota telah meru)ah
)an.ak sekali peraturan dan men.udahi segala macam pertikaian dengan tindakan,
tindakan )i+aksana/ Di antaran.a adalah pem)angunan kem)ali )iara Siauw,lim dan +uga
pengakuan )ahwa Koai,liong 1o,kiam adalah )erasal dari keluarga 2u- maka pemerintah
tidak menuntut kem)alin.a lagi/0
*Bagus....60 2in 9iong )ersorak gem)ira dan setelah men.impan kem)ali pedangn.a dia
lalu menghampiri Hong Bu. 1emuda ini pun tersen.um dan men.impan Koai,liong 1o,
kiam- lalu melangkah ke depan sam)il agak terpincang. (ereka saling )er+a)at tangan
dengan gem)ira.
*Hong Bu- aku girang sekali )ahwa kini kita dapat men+adi saha)at60
*3ku pun girang sekali- Kao,goanswe.0
*4h- apa,apaan men.e)ut +enderal di antara teman6 3ku kagum melihat ilmu
kepandaianmu- Hong Bu.0
*Dan aku takluk kepadamu- 2in 9iong. Kalau dilan+utkan aku tentu kalah.0*3h- engkau
terlalu merandah. Belum tentu60
Suasana men+adi gem)ira sekali. ;uga Kao Kok 2u ikut )ergem)ira karena
kedatangann.a tidak terlam)at untuk memisahkan dua orang pemuda .ang seperti dua
ekor naga sakti sedang )erlaga itu. Kalau dilan+utkan- tentu salah seorang di antara
mereka akan tewas dan .ang seorang lagi +uga- tentu tidak luput daripada luka,luka
he)at. Begitu mendengar keputusan 1angeran tentang pedang itu- cepat,cepat Kao Kok
2u meninggalkan kota ra+a- men.uruh isterin.a menanti di kota ra+a dan dia sendiri
cepat,cepat pergi men.usul dan mencari 2in 9iong .ang sedang melakukan penge+aran
terhadap Sim Hong Bu. Dan untung dia datang tepat pada waktun.a. Di 1ao,ting dia
mendengar dari pen+aga kota tentang puteran.a itu- maka dia cepat men.usuln.a.
*Sim Hong Bu- kulihat pedangmu itu luar )iasa sekali. Itulah .ang dinamakan Koai,liong
Kiam,sut/0
*Benar- 9ocianpwe-0 +awa)n.a- kini men.e)ut 9ocianpwe kepada 1endekar sakti itu-
*Sa.a diangkat se)agai ahli waris oleh mendiang suhu 8uw.ang Kwan .ang men.amar
se)agai :eti- dan sa.alah satu,satun.a orang .ang )erhak memiliki Koai,liong 1o,kiam
ini )ersama ilmun.a .ang khas diciptakan untuk itu- .aitu Koai,liong Kiam,sut.0 Dengan
singkat Sim Hong Bu lalu menceritakan riwa.at pertemuann.a dengan :eti sampai dia
diangkat men+adi ahli waris.
Kao Kok 2u mengelus +enggotn.a .ang masih pendek itu- menarik napas pan+ang. Di
dunia persilatan muncul Kaoi,liong Kiam,sut dan +uga Kim,siauw Kiam,sut- sungguh
amat mengagumkan sekali60
*Sa.ang sekali )ahwa Suling 4mas dan 1edang 5aga Siluman terpaksa harus )erdiri
)ertentangan....0 Hong Bu mengeluh.
*4h- kenapakah )egitu- Hong Bu/ 3ku melihat engkau +uga menantang pewaris Kim,
siauw Kiam,sut- mengapa/0 tan.a 2in 9iong.
Hong Bu menarik napas pan+ang. (emang hal ini amat men.usahkan hatin.a- tidak
han.a karena dia amat kagum kepada Kam Hong dan tidak ingin memusuhin.a- terutama
sekali karena 2i Sian +uga merupakan pewaris Kim,siauw Kiam,sut. *Kem)ali karena
ikatan dengan keluarga 2u....0 dan dia pun menceritakan )etapa keluarga 2u kalah oleh
Kam Hong maka memesan kepadan.a untuk mengadu ilmu dengan pewaris Kim,siauw
Kiam,sut.
*3h- sa.ang sekali....0 kata Kao Kok 2u. *3gakn.a masih ada kaitan dekat sekali dengan
kedua ilmu itu- setidakn.a )ersum)er sama.0
Setelah )ercakap,cakap seperti saha)at,saha)at )aik- akhirn.a mereka )erpisah. 2in
9iong )ersama a.ahn.a diperkenalkan kepada Sim Hok 3n .ang se+ak tadi )ersem)un.i.
Hong Bu memperkenalkan dia se)agai satu,satun.a keluarga .ang masih ada- dan Sim
Hok 3n mem)eri hormat kepada pendekar sakti dan puteran.a. Kemudian Kao Kok 2u
dan puteran.a pamit dan mereka kem)ali ke kota ra+a di mana 7an 2eng menanti,nanti
mereka.
Di dalam per+alanan- a.ah dan anak ini tiada hentin.a mem)icarakan Sim Hong Bu
se)agai seorang pemuda .ang sederhana- gagah perkasa dan )er)udi )aik. Seorang
pendekar se+ati6 Dan dalam kesempatan )erdua itu- 2in 9iong lalu mengaku terus terang
kepada a.ahn.a tentang cintan.a kepada 2i Sian.
Kao Kok 2u terke+ut dan heran. *3pa/ Dara pewaris Kim,siauw Kiam,sut .ang.... eh-
galak sekali itu/0
*Di antara ri)uan orang gadis .ang ku+umpai- han.a dialah .ang men+atuhkan hatiku-
3.ah. (emang ia keras hati- kekerasan hati .ang ter)uka dan +u+ur.... eh- )ukankah 3.ah
+uga men.ukai keter)ukaan dan ke+u+uran/0 1emuda .ang cerdik ini mengingatkan
a.ahn.a secara halus )ahwa i)un.a +uga seorang wanita .ang keras hati.
3.ahn.a tertawa dan mengerti is.arat itu. *2eritakanlah perkenalan antara kalian-0
katan.a.
2in 9iong lalu menceritakan pertemuann.a .ang pertama kali dengan 2i Sian- ketika dia
men.amar dan men.usup ke dalam )enteng tentara 5epal .ang ketika itu dipimpin oleh
5andini- i)u Siok 9an .ang kini ikut Bu,taihiap se)agai satu di antara isteri,isterin.a.
*Ketika itu pun- se)etuln.a aku telah tertarik kepadan.a- maka ketika Siok 9an
memperlihatkan kasih sa.angn.a- aku tidak dapat meneriman.a- 3.ah. 3ku mencinta 2i
Sian- dan hal ini )aru terasa )enar di hatiku ketika ia men.erangku- .aitu ketika ia
mem)ela a.ah kandungn.a .ang sedang )ertanding denganmu itu.0
Kao Kok 2u mengangguk,angguk. *9ika,liku cinta memang aneh- dan aku tidak heran
)ahwa engkau +atuh cinta kepadan.a. Ia memang seorang dara .ang penuh semangat-
.ang gagah perkasa dan memiliki ke)eranian istimewa- +uga kulihat ilmu silatn.a he)at
sekali- agakn.a tidak di se)elah )awah tingkatmu atau tingkat Hong Bu.0
*Itulah .ang amat mengherankan hatiku- 3.ah. Ketika aku )ertemu dengann.a )e)erapa
tahun .ang lalu di Himala.a itu- ilmu silatn.a )iasa sa+a. 3kan tetapi sungguh heran-
ketika kami mengadu sen+ata- ia memiliki tenaga sin,kang .ang luar )iasa he)at- malah
ada dua macam hawa .ang )ertentangan dalam tenagan.a- amat panas dan dingin.0
*4hh..../ Tenaga sin,kang seperti .ang dimiliki keluarga 1ulau 4s/0
*3gakn.a )egitulah- 3.ah. 3kan tetapi lepas dari semua itu- )agaimana pendapat 3.ah
tentang cintaku kepadan.a/0
*Bagaimana pendapatku/ 4h- apakah ia +uga mencintaimu/ Itu .ang penting0
2in 9iong menarik napas pan+ang. *Sa.ang- aku tidak tahu dengan pasti- 3.ah. (elihat
sikap dan sinar matan.a- agakn.a.... aku )oleh )erharap demikian. 3kan tetapi sungguh
sa.ang- aku sendiri )elum pernah men.atakan cinta dan )ertan.a- karena memang )aru
ketika kami )ertanding di sarang para pendekar itulah aku sadar )ahwa sesungguhn.a
aku cinta padan.a0
*3h- sungguh luar )iasa kalau diingat )ahwa ia itu ke)etulan anak Bu Seng Kin lagi60
*(engapa- 3.ah/0
*9upakan engkau/ Keluarga Bu marah,marah dan mendendam kepada kita usul mereka
denganmu kita tolak. Dan sekarang agakn.a.... kita .ang akan )er)alik melamar anak
perempuan mereka .ang lain. Betapa +anggaln.a ini60
*3.ah khawatir kalau lamaran kita ditolak/ Kukira tidak perlu takut- 3.ah. Kita harus
menga+ukan pinangan kepada Bu,locianpwe- itu adalah menurut kepantasan dan
peraturan )elaka- karena dia adalah a.ah kandung 2i Sian. 3kan tetapi- melihat sikap 2i
Sian terhadap a.ahn.a- andaikata keluarga Bu menolak pinangan itu sekalipun- aku
masih )elum putus asa selama )elum mendengar keputusan 2i Sian sendiri. Kalau Bu,
locianpwe menolak- aku masih dapat meminang kepada 2i Sian sendiri- atau kepada su,
hengn.a .ang agakn.a le)ih dekat dengan 2i Sian daripada a.ah kandungn.a sendiri.0
1endekar sakti itu menarik napas pan+ang. *(ari kita )icarakan persoalan ini dengan
I)umu- 2in 9iong. Baru kita putuskan apa .ang akan kita lakukan dalam urusan ini.0
(ereka pun melan+utkan per+alanan mereka ke kota ra+a dengan cepat. Betapapun +uga-
mereka merasa )ergem)ira )ahwa tugas,tugas 2in 9iong telah dapat diselesaikan dengan
)aik. 1ertama- 1angeran Kian 9iong telah dapat diselamatkan dan ke dua- urusan pedang
pun telah selesai dengan )aik- sungguhpun kedua hal itu tak dapat dikatakan )ahwa
tenaga keluarga Kao sa+a .ang mem)ereskann.a.
Bermacam perasaan teraduk dalam hati 2ia Han Beng ketika dia diam,diam
meninggalkan kota ra+a. I)un.a telah tewas6 Biarpun hal itu tidak diumumkan- namun dia
dapat mendugan.a dengan +elas. Dia mendengar )ahwa Kaisar ti)a,ti)a menderita sakit-
dan menurut desasdesus .ang didengarn.a- pen.akit Kaisar adalah luka .ang keracunan.
Bagaimana Kaisar ti)a,ti)a menderita luka .ang mem)uatn.a men+adi sakit pa.ah kalau
)ukan dilakukan oleh i)un.a/ Tentu i)un.a telah men.erang Kaisar- n.aris )erhasil-
akan tetapi tentu telah mene)us dengan n.awa sendiri. Hal ini dia .akin )enar karena
siapakah .ang akan mampu lolos dengan selamat setelah perco)aann.a mem)unuh
Kaisar/
Dia merasa )erduka. Tentu sa+a6 I)u kandungn.a telah tewas dan dia tidak dapat
mem)a.angkan )agaimana kematian i)un.a itu. Ditangkap dan disiksa le)ih dulu/
Kiran.a- tidak demikian. I)un.a )ukan seorang )odoh- )ahkan I)un.a memiliki ilmu
silat .ang luma.an. Kalau usahan.a gagal- tentu i)un.a tidak mem)iarkan dirin.a
ditangkap dan disiksa- melainkan mem)unuh diri. Kiran.a han.a ada dua kemungkinan.
I)un.a mati )unuh diri setelah gagal- atau tewas di tangan Kaisar .ang dia tahu memang
memiliki kepandaian silat le)ih tinggi daripada i)un.a. Betapapun +uga- Kaisar telah
menderita luka parah sekali. Dia mendengar pula tentang diangkatn.a 1angeran se)agai
penggantin.a dan mendengar tentang peru)ahan,peru)ahan .ang dia lakukan oleh
1angeran .ang )i+aksana itu. Hal ini mengurangi kedukaann.a dan kedukaan karena
kematian i)un.a itu terhi)ur oleh ke)anggaan akan +asa i)un.a6 :a- i)un.a )er+asa )esar.
I)un.a telah )erhasil- +auh le)ih )erhasil daripada usaha ratusan )ahkan mungkin ri)uan
orang pendekar patriot6 I)un.a telah men.erang Kaisar dengan langsung- dan telah
memungkinkan ter+adin.a peru)ahan,peru)ahan .ang amat )aik )agi para patriot6 I)un.a
seorang patriot se+ati6 (engor)ankan diri dan menghem)uskan n.awa akan tetapi
menolong nasi) rak.at dan para pendekar6 1atut di)anggakan6
3kan tetapi- di samping semua perasaan itu ketika dia meninggalkan kota ra+a- ada suatu
perasaan duka .ang masih men.elinap di dalam hatin.a kalau dia teringat kepada 2i
Sian. Dia mencinta dara itu. 3kan tetapi dia melihat ken.ataan )ahwa dara itu tidak
mem)alas cintan.a- )ahwa dara itu tidak mencintan.a- dan pertentangan paham di antara
mereka tentu akan merupakan +urang .ang amat le)ar .ang akan memisahkan mereka.
Dengan adan.a per)edaan paham tentang per+uangan.itu kiran.a tidaklah mungkin dapat
ter+alin pertalian kasih sa.ang di antara mereka. Dia )ukan seorang pemuda .ang )erpi,
kiran sempit- melainkan orang .ang se+ak kecil telah digem)leng oleh )er)agai kepahitan
hidup sehingga tidak menurutkan perasaan )elaka.
3khirn.a dia )erkun+ung ke 2in,an- diterima dengan amat ramah,tamah oleh keluarga Bu
Seng Kin. 3palagi ketika keluarga Bu mendengar )ahwa pemuda itu adalah putera dari
selir Kaisar .ang telah men.erang Kaisar dan mengaki)atkan Kaisar terluka parah
kemudian Kaisar tewas oleh lukan.a itu- maka pandangan para patriot terhadap 2ia Han
Beng men+adi naik dan pemuda itu dianggap se)agai putera seorang patriot se+ati.
Di dalam pertemuan antara 2ia Han Beng dengan para patriot dan terutama dengan
keluarga Bu di 2in,an itu- ter+adilah kontak antara dua hati melalui sinar mata mereka-
.aitu antara pemuda Kun,lun,pai ini dan Bu Siok 9an.
Kontak ini dimulai ketika pemuda itu untuk pertama kalin.a datang memperkenalkan diri
se)agai seorang sepaham- .aitu golongan patriot .ang menentang pen+a+ahan )angsa
(ancu. Karena ingin sekali mengukur kelihaian pemuda ini- maka Bu Seng Kin lalu
menga+akn.a ke lian,)u,thia dan di ruangan ini Bu,taihiap lalu minta kepada Han Beng
untuk memperlihatkan ilmu silatn.a dan se)agai pasangann.a adalah Siok 9an. Tentu
sa+a tadin.a kedua pihak ini saling memandang rendah. Siok 9an memang mempun.ai
watak keras dan agak tinggi hati- hal ini mungkin tim)ul karena i)un.a adalah )ekas
panglima- dan a.ahn.a adalah seorang pendekar sakti .ang amat terkenal. (aka-
mendengar )ahwa pemuda .ang )aru datang itu adalah murid Kun,lun,pai- dia
memandang rendah. 3kan tetapi )egitu mereka )ergerak dan saling serang- keduan.a
terke+ut. Han Beng tidak men.angka )ahwa Bu Siok 9an tern.ata memiliki kepandaian
.ang cukup he)at dan tidak mengecewakan men+adi puteri Bu,taihiap- pemimpin para
patriot di 2in,an itu. Se)alikn.a Siok 9an terke+ut )ukan main karena dalam )e)erapa
ge)rakan sa+a tahulah ia )ahwa pemuda ini memiliki kepandaian .ang tinggi- dan tenaga
sin,kangn.a +auh le)ih kuat daripada tenagan.a sendiri. Dan tim)ullah kekaguman dalam
hatin.a- apalagi ketika Han Beng tidak mendesakn.a melainkan )an.ak )ersikap
mengalah- hal ini tidak luput pula dari pandangan Bu,taihiap .ang ta+am. Seorang
pemuda .ang lihai sekali- pikir pendekar ini. Dan memiliki watak .ang halus dan )aik
sehingga mau pula mengalah terhadap puteri tuan rumah dalam pi)u persaha)atan itu.
Setelah lewat seratus +urus- Siok 9an menca)ut pedangn.a dan minta untuk )ertanding
ilmu pedang.
*Harap 2ia,enghiong suka mem)eri pela+aran ilmu pedang kepadaku-0 demikian kata
Siok 9an sam)il menca)ut pedangn.a. 5apasn.a agak mem)uru dan lehern.a penuh
keringat setelah ia harus mela.ani lawan sampai seratus +urus tadi.
2ia Han Beng tersen.um. *3h- 5ona Bu Sungguh terlalu merendahkan diri-0 katan.a.
*Se)agai puteri Bu,locianpwe- tentu ilmu pedangmu he)at )ukan main. (ana )erani aku
main,main dengan ilmu pedangmu/ Biarlah aku mengaku kalah sa+a.0
Bu,taihiap senang akan sikap ini- akan tetapi diam,diam tim)ul harapan dalam dirin.a
untuk dapat men+odohkan puterin.a itu dengan pemuda ini. 1emuda ini- di)andingkan
dengan ;enderal (uda Kao 2in 9iong .ang pernah menolak per+odohan .ang
diusulkann.a itu- tidaklah kalah terlalu )an.ak6 Dia tahu )ahwa pemuda ini telah
mewarisi ilmu,ilmu .ang tertinggi dari para pimpinan Kun,lun,pai agakn.a. *2ia,
enghiong- harap +angan )ersikap sungkan. 3nakku .ang )odoh mohon petun+ukmu- dan
kami sendiri pun sudah lama sekali tidak pernah melihat Kun,lun Kiam,sut. (aka- harap
2ia,enghiong tidak terlalu pelit untuk memperlihatkan sampai di mana kema+uan ilmu
pedang Kun,lun,pai .ang amat terkenal itu.0
Karena desakan pendekar itu- terpaksa 2ia Han Beng men+ura kepada Siok 9an sam)il
)erkata- *(aafkan- 5ona-0 dan tangann.a sudah menca)ut se)atang pedang .ang )egitu
dica)ut tampak sinar merah .ang seperti warna darah. Itulah pedang 3ng,hio,kiam
<1edang Daun (erah= pem)erian suhun.a- se)uah di antara pedang,pedang pusaka dari
Kun,lun,pai. (elihat pedang )ersinar merah ini- keluarga Bu memandang kagum karena
mereka semua se)agai ahli,ahli silat mengenal se)atang pedang pusaka .ang )aik.
*Siok 9an- kaupakailah pedangku ini60 Ti)a,ti)a 5andini )erkata sam)il menca)ut
pedangn.a dan men.erahkann.a kepada Siok 9an. Karena dara ini mengenal pedang
i)un.a se)agai pedang hadiah dari @a+a 5epal dan merupakan se)atang pedang .ang )aik
pula- maka ia pun cepat menukar pedangn.a.
Tentu sa+a di samping ingin memin+amkan pedangn.a kepada puterin.a agar dapat
menandingi pedang merah lawan- +uga 1uteri 5andini memperkenalkan diri secara tidak
langsung )ahwa ia adalah i)u Siok 9an. Dan memang Han Beng memandang dengan rasa
heran di dalam hatin.a. Dari suaran.a- dia dapat menduga )ahwa wanita itu )ukanlah
seorang wanita Han- akan tetapi wanita setengah tua itu selain cantik- +uga memiliki sikap
.ang gagah sekali. Dia han.a dapat menduga )ahwa tentu i)u Siok 9an itu adalah
seorang wanita dari suku )angsa .ang +auh di )arat atau di utara- tapi sepatutn.a dekat
daerah Ti)et.
*2ia,enghiong- mulailah60 Siok 9an melintangkan pedang i)un.a di depan dada sam)il
tersen.um. Hatin.a telah terpikat melihat )etapa tadi dengan tangan kosong ia sama
sekali tidak )erda.a menghadapi pemuda perkasa ini.
*Silakan- 5ona- aku sudah siap-0 kata 2ia Han Beng .ang tentu sa+a se)agai seorang
tamu- apalagi se)agai seorang pria .ang menghadapi seorang wanita- merasa segan untuk
memulai dengan serangan le)ih dulu. Hal ini men.enangkan hati Siok 9an dan setelah
mengeluarkan seruan pan+ang .ang n.aring akan tetapi +uga merdu- ia sudah
menggerakkan pedang di tangann.a itu mem)uka serangan-
Han Beng menangkis dan pemuda ini dengan hati,hati sekali men+aga agar +angan sampai
pedangn.a merusak pedang gadis itu. Ter+adilah pertandingan ilmu pedang .ang amat
indah. Semua orang memandang kagum karena permainan pedang pemuda Kun,lun,pai
itu terkandung kekuatan .ang dahs.at sekali. Setelah lewat lima puluh +urus- Siok 9an
sudah tidak dapat melakukan serangan )alasan lagi. Semua gerakann.a tertutup- dan
)iarpun pemuda itu men.erangn.a dengan perlahan- dan lam)at sa+a )agi pemuda itu-
namun )agi Siok 9an sudah mem)uatn.a repot )ukan main. 3khirn.a- karena napasn.a
mem)uru dan lengann.a .ang memegang pedang terasa lelah dan keha)isan tenaga
karena setiap tangkisan pedangn.a mendatangkan getaran he)at .ang mem)uat seluruh
)uku tulangn.a n.eri- Siok 9an meloncat ke )elakang.
*2ia,enghiong- aku menerima petun+ukmu. Terima kasih60 dan gadis ini lalu men+ura dan
tanpa )an.ak cakap lagi lalu melarikan diri ke ruangan )elakang. ;angan dikira )ahwa
gadis ini merasa malu karena kalah- melainkan malu karena melihat perasaann.a sendiri
terhadap pemuda itu.
1emuda itu sendiri pun tergerak hatin.a. Dia melihat seorang dara .ang selain cantik
manis akan tetapi +uga penuh semangat per+uangan- puteri seorang pemimpin pe+uang.
Tentu sa+a dia tidak mungkin dapat mem)andingkan gadis .ang manapun +uga dengan 2i
Sian .ang telah mere)ut hatin.a untuk pertama kalin.a- +uga dia tidak dapat mem)an,
dingkan kepandaian Siok 9an dengan 2i Sian .ang )enar,)enar mem)uatn.a kagum
sekali. Dia sendiri )elum tentu akan mampu mengalahkan 2i Sian seandain.a dia
mengeluarkan seluruh kepandaiann.a sekalipun. 3kan tetapi- dia tertarik kepada Siok
9an .ang sepaham dengan dia- .aitu )er+iwa patriot menentang pen+a+ahan.
8leh karena itulah- setelah )e)erapa hari kemudian Bu Seng Kin dan keluargan.a
mengundangn.a untuk )icara tentang per+odohan- dan keluarga itu mengusulkan
pertalian +odoh antara dia dan Bu Siok 9an- Han Beng meneriman.a dengan girang.
*Karena sa.a kini telah .atim piatu dan tidak mernpun.ai anggauta keluarga lagi- maka
untuk urusan ini se)aikn.a kalau sa.a minta doa restu dari Suhu di Kun,lun,pai-0
demikian sa+a dia men+awa).
*Tentu sa+a- hal itu )aik sekali60 kata Bu Seng Kin. *Biarlah kita mencari hari )aik dan
kami akan mengirim utusan menghadap Kun,lun,pai dan mem)icarakan urusan
per+odohan ini kepada mereka dengan resmi. Sementara ini- kita anggap )ahwa engkau
telah )ertunangan dengan Siok 9an.0
Tentu sa+a se)elum mem)icarakan urusan per+odohan itu dengan Han Beng- le)ih dulu
Bu Seng Kin dan 5andini telah )icara dengan Siok 9an dan melihat gadis itu agakn.a
tidak menolak )ahkan nampak malu,malu se)agai tanda kalau seorang perawan dilamar
orang dan tidak menolak. Dan untuk pertunangan atau tali per+odohan .ang disetu+ui
kedua pihak ini- walaupun )elum diresmikan karena mereka )elum menghadap pimpinan
Kun,lun,pai .ang se)etuln.a han.a merupakan wakil,wakil atau wali .ang tidak
langsung sa+a dari Han Beng dan tidak mungkin akan menolakn.a- maka pertunangan itu
lalu dira.akan secara sederhana oleh keluarga Bu. Hadir dalam pera.aan sederhana itu
para patriot pe+uang .ang menganggap Han Beng se)agai orang .ang )er+asa )esar dalam
per+uangan mereka.
Karena pesta )erlangsung di antara golongan sendiri- maka )iarpun diadakan dengan
sederhana namun amat meriah.
Tidak ada golongan luar .ang diundang- maka percakapan .ang ter+adi dalam pesta kecil
pun itu )er+alan dengan lancar dan ter)uka. 3kan tetapi- )etapa heran dan terke+ut hati
semua orang ketika pen+aga di luar dengan suara lantang mengumumkan datangn.a
keluarga Kao dari kota ra+a6 Semua percakapan terhenti dan pihak tuan rumah- diikuti
oleh keluargan.a- )angkit dan )er+alan ke pintu untuk men.am)ut.
Keheranan .ang tadin.a men.elinap di dalam hati Bu Seng Kin )eru)ah men+adi ke+utan
)esar sekali. 3lisn.a )erkerut dan sepasang matan.a memandang ta+am ketika dia
melihat )ahwa .ang muncul adalah tiga orang .ang pernah datang di tempat ini dan
menggegerkan semua saha)atn.a para patriot. (ereka ini )ukan lain adalah 1endekar
5aga Sakti Gurun 1asir Kao Kok 2u- isterin.a .ang )erwatak keras dan +uga lihai itu-
dan puteran.a- ;enderal Kao 2in 9iong6 Tentu sa+a +antungn.a )erde)ar tegang dan
)iarpun dia pernah kalah oleh pendekar sakti dengan satu lengan itu dan isteri,isterin.a
+uga kalah oleh keluarga Kao- namun dia tidak merasa gentar- )ahkan memandang
marah.
Bu Seng Kin cepat mengangkat kedua tangann.a ke depan dada- menghormat kepada
tiga orang tamu itu. *3h- kiran.a keluarga Kao .ang gagah perkasa .ang telah datang.
Harap )an.ak maaf karena tidak mengetahui terle)ih dahulu akan kun+ungan Sam,wi-
maka kami tidak dapat melakukan pen.am)utan secara sela.akn.a.0
Kao Kok 2u tersen.um dan mengangkat tangann.a ke depan dada. *(aaf- maaf....-
kamilah .ang seharusn.a minta maaf karena datang tanpa mem)eri tahu terle)ih dahulu
sehingga agakn.a kami amat mengganggu Bu,enghiong dan para saha)at .ang gagah
perkasa- .ang agakn.a sedang mengadakan pesta.0
*3h- sama sekali tidak mengganggu. (alah ke)etulan- silakan Sam,wi masuk dan duduk
se)agai tamu kehormatan kami. Hendakn.a Sam,wi ketahui )ahwa malam ini kami
sedang mera.akan pertunangan puteri kami.0
(endengar ini- tiga orang itu men+adi girang sekali- walaupun ada pula perasaan tidak
enak dalam hati mereka. 1ihak keluarga Bu pernah mengusulkan tali per+odohan dengan
keluarga mereka- dan mereka telah menolakn.a. Dan kini- setelah gadis .ang pernah
ditolak itu )ertunangan dengan orang lain- mereka datang se)agai tamu .ang tidak diun,
dang6
*(aaf- kalau )egitu kami tidak )erani mengganggu kegem)iraan keluarga Bu,enghiong.
Biarlah kami datang )esok pagi sa+a-0 kata Kao Kok 2u.
*3h- kenapa sungkan,sungkan/ Silakan kami tahu )ahwa Sam,wi merasa sungkan dan
canggung karena kami tidak mengundang. 3kan tetapi- )iarlah sekarang kami
mengundang Sam,wi untuk hadir dan duduk se)agai tamu kami .ang terhormat.0
Kao Kok 2u memandang kepada isterin.a. 7an 2eng adalah orang .ang )erhati keras
dan ter)uka. Kini melihat sikap tuan rumah- ia pun mengangguk kepada suamin.a dan
wanita gagah ini melepaskan kalungn.a .ang dihias mainan seekor naga emas mata
mutiara )iru .ang amat indah. Setelah mereka masuk ke dalam ruangan itu- diikuti
pandang mata seluruh tamu- +uga pandang mata Bu Siok 9an .ang mukan.a se)entar
)eru)ah pucat dan se)entar )eru)ah merah- 7an 2eng melopori keluargan.a-
menghampiri Siok 9an dan )erkata- *Kami merasa gem)ira sekali memperoleh ke,
sempatan untuk mengucapkan selamat atas pertunanganmu- 5ona Bu Siok 9an. Dan
se)agai tanda )ahwa kami sekeluarga ikut merasa gem)ira- terimalah se)uah tanda mata
dari kami ini60 7an 2eng men.erahkan kalungn.a .ang amat indah itu.
Siok 9an girang sekali melihat sikap wanita gagah perkasa ini. Setelah ia memandang
kepada a.ah )undan.a dan melihat is.arat .ang men.etu+ui- ia pun lalu memakai kalung
itu di)antu oleh 7an 2eng- lalu menghaturkan terima kasih. 1eristiwa ini seolah,olah
memecahkan semua dinding pemisah di antara mereka dan tiga orang tamu agung ini
segera mem)eri selamat kepada Bu Seng Kin- kepada 5andini- )ahkan mereka )ertiga
lalu diperkenalkan dengan calon suami Siok 9an- .aitu 2ia Han Beng. Ketika mendengar
siapa adan.a tamu,tamu agung itu- tentu sa+a Han Beng terke+ut setengah mati dan
memandang kepada pria )erlengan )untung itu dengan penuh kagum. 5ama )esar
1endekar 5aga Sakti Gurun 1asir tentu sa+a sudah seringkali didengarn.a dan tidak
disangkan.a )ahwa kini dia akan )erhadapan dengan pendekar itu- )ahkan menerima
ucapan selamat atas pertunangann.a. Di lain pihak- ketika mendengar )ahwa tunangan
Siok 9an adalah murid utama dari Kun,lun,pai- keluarga Kao +uga merasa kagum.
(ereka )ertiga lalu di+amu se)agai tamu,tamu kehormatan dan semua orang )ergem)ira,
ria pada pesta sederhana itu. Di dalam percakapan mereka selan+utn.a- kedua pihak
adalah orang,orang .ang )er+iwa pendekar- han.a persoalan politik sa+a .ang
memisahkan mereka men+adi golongan patriot .ang anti pemerintah dan golongan .ang
mem)antu pemerintah. 3kan tetapi- keluarga Bu ini maklum )ahwa )elum tentu
pem)antu,pem)antu pemerintah merupakan pen+ilat,pen+ilat .ang han.a haus akan
kekuasaan dan harta )elaka. (ereka melihat ken.ataan )etapa orang seperti Kao 2in
9iong itu )iarpun men+adi seorang panglima- namun dia men+adi panglima karena ingin
menenteramkan kehidupan rak.at- dan dia pun )erani menentang ketidakadilan di
kalangan atas.
Dalam kesempatan itu pula- men+elang )u)ar pesta- Kao Kok 2u memperoleh
kesempatan )aik untuk men.atakan isi hatin.a kepada pihak tuan rumah. *Bu,enghiong-
sesungguhn.a amat +anggallah apa .ang akan kami kemukakan ini- dan kalau tidak
mengingat )ahwa keluarga Bu adalah keluarga gagah perkasa .ang seperti +uga kami
tentu akan le)ih dapat menerima keter)ukaan dan ke+u+uran- agakn.a kami tidak akan
)erani mengemukakan maksud hati kami ini.0
Bu Seng Kin memandang ta+am penuh selidik- +uga penuh keheranan hati. *3h- urusan
apakah gerangan .ang dikandung dalam hati Kao,taihiap/ (emang le)ih )aik segala
urusan dikeluarkan melalui mulut dan diper)incangkan sampai )eres- daripada disimpan
di dalam hati dan dapat menim)ulkan pen.akit.0
Kao Kok 2u menarik napas pan+ang- lalu memandang kepada 2in 9iong .ang )ersikap
tenang sa+a. Kemudian memandang kepada isterin.a. (elihat sikap suamin.a .ang
kelihatan amat sungkan itu- 7an 2eng merasa kasihan dan ia pun )erkata dengan terus
terang kepada Bu Seng Kin- *Beginilah- Bu,enghiong. Terus terang sa+a kami datang
mengun+ungi keluargamu adalah untuk melakukan lamaran terhadap puterimu....0
*4hh....60 1uteri 5andini )angkit )erdiri dan mukan.a men+adi pucat.7an 2eng
tersen.um. *(aaf- tentu sa+a kami tidak gila untuk meminang puterimu .ang telah
mengikat +odoh dengan orang lain. (aksud kami adalah melamar Bu 2i Sian.0
5andini duduk kem)ali dan mukan.a men+adi merah lagi. Bu Seng Kin ter)elalak- lalu
pandang matan.a nampak muram.
*>ntuk putera tunggal ;i,wi/0 tan.a Bu Seng Kin kepada suami isteri itu sam)il
memandang kepada Kao 2in 9iong.
Kini Kao Kok 2u .ang men+awa) karena pertan.aan itu terasa amat tidak men.edapkan
hatin.a- *Bu,enghiong- sekali lagi kami mohon maaf. Tentu engkau sendiri mengerti
)ahwa soal per+odohan adalah soal hati dari orang .ang )ersangkutan. Kami orang tua
sekalipun tidak )erhak mencampuri dan kami se)agai orang tua han.alah melaksanakan
sa+a hasrat hati anak .ang )ersangkutan. ;adi- tentu engkau maklum pula )ahwa putera
kami telah +atuh cinta kepada puterimu- .aitu Bu 2i Sian karena inilah kami menga+ukan
pinangan.0
>capan pendekar sakti )erlengan satu itu sudah cukup +elas. Di situ terkandung
pen.esalan )ahwa keluarga Kao pernah menolak usul ikatan +odoh dan kini malah
menga+ukan pinangan untuk puteri keluarga Bu .ang lain. Semua itu dilakukan karena
permintaan anak- dan +uga dia mengingatkan )ahwa +odoh adalah urusan hati- urusan
cinta kasih antara kedua orang muda- oleh karena itu dapat sa+a ter+adi seperti keadaan
mereka- .aitu menolak Siok 9an dan meminang 2i Sian.
Bu Seng Kin mengangguk,angguk- tersen.um dan mengelus +enggotn.a. Kemudian dia
menarik napas pan+ang dan )erkata- *Kao,taihiap tentu perca.a kalau sa.a katakan
)ahwa kami sekeluarga merasa terhormat sekali dengan pinangan ini- dan sekiran.a
anakku 2i Sian itu setu+u- tentu dengan hati dan tangan ter)uka akan kami terima
pinangan ini. 3kan tetapi- hendakn.a Sam,wi mengerti keadaan kami dan anak kami itu.
1ernah Sam,wi saksikan sendiri sikap anak itu terhadap sa.a- dan i)un.a sudah tiada.
3gakn.a- dalam urusan per+odohann.a- sa.a pun sama sekali tidak dapat
memutuskann.a. 3nakku itu agakn.a.... ah le)ih dekat dengan suhengn.a daripada
dengan kami- dan ini.... sa.a tidak dapat men.alahkann.a. Sudahlah- tentu Sam,wi
mengerti- .ang +elas- sa.a akan merasa )er)angga sekali kalau dapat mempun.ai mantu
seperti ;enderal (uda Kao 2in 9iong. 3kan tetapi- sa.a tidak )erkuasa atas diri 2i Sian.
Se)aikn.a kalau Sam,wi menghu)ungi 2i Sian secara langsung sa+a. Kalau ia menerima-
kami akan )er)ahagia sekali. 3kan tetapi kalau ia menolak- sa.a pun tidak dapat )er)uat
apa,apa. 5ah- han.a inilah .ang dapat sa.a katakan se)agai +awa)an atas pinangan Sam,
wi.0
Keluarga Kao merasa puas dan gem)ira dengan +awa)an itu. (emang mereka pun
mengerti )ahwa antara 2i Sian dan a.ah kandungn.a ini tidak ada hu)ungan .ang )aik.
Dan tentang per+odohan gadis itu tentu )erada di tangan gadis itu sendiri. Hal ini
dimengerti )enar oleh 2in 9iong .ang sudah mengenal watak 2i Sian. 3kan tetapi- Bu
Seng Kin adalah a.ah kandung 2i Sian- dan melewatin.a dalam urusan per+odohan 2i
Sian sungguh dapat diartikan se)agai penghinaan. Kini- mereka telah men.ampaikan
pinangan kepada pendekar itu dan )iarpun pendekar itu tidak dapat memutuskan- namun
pada dasarn.a pendekar Bu telah men.etu+ui kalau puterin.a )er+odoh dengan 2in 9iong
dan ini sudah cukup )agi pemuda itu.
Ketika pesta )u)ar- mereka )erpamit dan menghaturkan terima kasih. Setelah keluar dari
kota 2in,an- 2in 9iong tidak ikut dengan a.ah )undan.a .ang hendak pulang kem)ali ke
utara- ke tempat tinggal mereka- .aitu di Istana Gurun 1asir.
*3ku akan pergi ke kota ra+a le)ih dulu-0 kata pemuda itu- *Setelah melapor kepada
1angeran .ang kini telah men+adi Kaisar- aku akan minta cuti dan akan pergi mencari 2i
Sian sampai dapat. Setelah )ertemu dan memperoleh keputusan- )arulah aku akan
men.usul 3.ah dan I)u pulang ke utara.0
3.ah dan i)u itu mem)eri )an.ak nasihat se)elum mereka )erpisah- atau le)ih )an.ak
i)un.a .ang menghu+anin.a dengan nasihat,nasihat agar )erhati,hati dan se)again.a.
3.ahn.a Kao Kok 2u- tidak )an.ak )icara- han.a )erkata dengan suara .ang )erwi)awa-
*2in 9iong- satu hal harus kauingat )ahwa per+odohan han.a dapat dilaksanakan apa)ila
keinginan itu han.a terdapat dari kedua pihak6 Kalau keinginan itu han.a terdapat di satu
pihak sa+a- kelak akan mendatangkan )an.ak masalah dalam rumah tangga. Dan ingat-
cinta kasih )ukan )erarti harus menikah6 Tapi kalau keduan.a ada cinta kasih- menikah
merupakan +alan .ang paling tepat. S.ukurlah andaikata gadis itu +uga menghendaki
per+odohan denganmu. Kalau ia tidak setu+u- hal itu wa+ar sa+a dan tidak sepatutn.a me,
n.engsarakan perasaan hatimu.0
1esan a.ahn.a ini meninggalkan kesan mendalam di hati 2in 9iong. Dia tahu )ahwa
kalau sampai 2i Sian menolak cintan.a- menolak men+adi isterin.a- dia akan menderita
pukulan )atin- hatin.a akan terasa sakit. 3kan tetapi dia melihat pula ke)enaran ucapan
a.ahn.a- maka dia pun sudah )ersiap,siap untuk menghadapi kemungkinan .ang paling
)uruk sekalipun.
Ketika Sim Hong Bu melarikan diri dari 2in,an- dari sarang para patriot karena dia panik
dan )erduka melihat )etapa 2i Sian men.erangn.a kalang,ka)ut- diam,diam 2u 1ek In
+uga melakukan penge+aran. 3kan tetapi kalau seorang .ang memiliki ilmu kepandaian
tinggi seperti 2in 9iong sa+a tidak mudah dapat men.usul Sim Hong Bu- apalagi 1ek In
.ang ilmun.a kalah +auh di)andingkan dengan suhengn.a .ang dicintan.a itu. 3kan
tetapi- ia tidak pernah )erhenti mencari +e+ak Hong Bu dan telah mengam)il keputusan
)ahwa )agin.a han.a ada dua pilihan- .aitu mencari sampai +umpa atau mati dalam
usahan.a itu6
Berpekan,pekan laman.a 2u 1ek In mencari dan mengikuti +e+ak suhengn.a itu. 3kan
tetapi ia pun di)ikin )ingung ketika ia melihat +e+ak suhengn.a itu setelah menu+u ke
timur lalu kem)ali lagi ke )arat- ke kota 2in,an dan menurut pen.elidikann.a- suhengn.a
itu pergi ke 2in,an )ersama seorang laki,laki setengah tua. Dan setelah pergi menge+ar
dan mencari Hong Bu selama hampir dua )ulan- akhirn.a 1ek In kem)ali ke 2in,an dan
)ertemu dengan keluarga Bu. Dari Bu,taihiap ia mendengar )an.ak.
Bu Seng Kin .ang mempun.ai )an.ak sekali pengalaman itu dapat memaklumi )ahwa
gadis ini amat mencinta Hong Bu akan tetapi dia tahu pula )ahwa 1ek In )ertepuk
se)elah tangan dalam hal ini. Karena- )aru )e)erapa kali .ang lalu- Sim Hong Bu datang
)ersama seorang pamann.a dan menga+ukan pinangan atas diri 2i Sian6 Dan hal ini
ter+adi )aru )e)erapa hari setelah dia dan keluargan.a menerima kun+ungan dan pinangan
dari keluarga Kao6
Bu,taihiap dan keluargan.a menceritakan )ahwa kini keadaan telah )an.ak )eru)ah
setelah Kaisar tua meninggal dan setelah 1angeran Kian 9iong memegang kendali
pemerintahan. Dia )ercerita )an.ak tentang keadaan para pendekar patriot sekarang- .ang
sudah tidak dike+ar se)agai musuh dan )agaimanapun +uga harus mengakui
ke)i+aksanaan,ke)i+aksanaan .ang dilakukan oleh kaisar )aru. Semua itu didengarkan
dengan penuh perhatian oleh 2u 1ek In- akan tetapi sesungguhn.a di dalam hatin.a-
gadis ini tidak )egitu tertarik. Kalau ia tadin.a ikut pula dalam kelompok para pendekar
patriot- hal itu han.a dilakukan karena ia mengikuti Hong Bu dan karena suhengn.a itu
dianggap )uronan dan di dalam penge+aran orang,orangn.a Kaisar.
*Bu,locianpwe- sa.a mencari Sim,suheng sampai +auh- akan tetapi +e+akn.a malah
menu+u kem)ali ke 2in,an. 3pakah dia datang ke sini/0 akhirn.a dia )ertan.a dan Bu
Seng Kin .ang mem)eri is.arat kepada isteri,isterin.a itu segera men+awa).
*Dia memang pernah datang ke sini )ersama seorang pamann.a- akan tetapi tidak
)ermalam dan hari itu +uga telah pergi lagi. Kurang le)ih seminggu .ang lalu dia datang.
3da hal .ang amat menggem)irakan- .aitu )ahwa katan.a- kaisar )aru +uga
mem)e)askan dia- dan dia men.atakan )ahwa pedang Koai,liong,kiam oleh Kaisar telah
din.atakan se)agai pedang milik keluargamu. ;adi sekarang dia tidak lagi dike+ar,ke+ar.0
Berita ini memang menggem)irakan hati 2u 1ek In. *3kan tetapi- 9ocianpwe- setelah
meninggalkan 2in,an- dia pergi ke manakah/0
1endekar itu menarik napas pan+ang. Tentu sa+a dia tidak tega untuk menceritakan )ahwa
Hong Bu telah datang melamar 2i Sian. 3kan tetapi dia dapat menduga ke mana
pergin.a Hong Bu. Ke mana lagi kalau tidak mencari 2i Sian/ >ntuk mengatakan )ahwa
Hong Bu kini mencari,cari 2i Sian- apalagi kalau di+elaskan )ahwa pemuda itu
mencarin.a untuk melamarn.a- )erarti tentu menghancurkan perasaan gadis ini. (aka
dia pun lalu )erkata- *Setelah dia di)e)askan oleh Kaisar- tentu dia akan memenuhi tugas
.ang di)e)ankan kepadan.a oleh gurun.a. 3pakah engkau tidak dapat mendugan.a/0
*Tugas itu adalah mengalahkan Kim,Siauw Kiam,sut.0
Bu Seng Kin mengangguk. *Tentu sa+a. Dia tentu mencari 1endekar Suling 4mas Kam
Hong- untuk melaksanakan tugas .ang dipikuln.a- .aitu mengadu ilmu dengan pendekar
itu atau.... sumoin.a.0
2u 1ek In mengepal tin+u. *3ku harus mem)antun.a60 Kemudian dipandangn.a
pendekar itu dan ia )ertan.a- *Ke manakah dia mencari mereka/0
*Kami tidak tahu- 5ona- han.a kami mendengar )ahwa pamann.a itu masih mempun.ai
keluarga di 9ok,.ang. (ungkin sa+a mereka itu pergi ke 9ok,.ang.0 Keterangan ini
memang )enar- dan pula- menurut )e)erapa orang pendekar patriot .ang melihatn.a-
memang paman dan keponakan itu meninggalkan 2in,an menu+u ke )arat.
*Kalau )egitu- sa.a akan segera men.usul dan mencarin.a- 9ocianpwe.0 2u 1ek In
)erpamit.
Setelah gadis .ang selalu )erpakaian pria itu pergi- Bu Seng Kin menarik napas pan+ang
dan )erkata kepada tiga orang isterin.a .ang masih duduk di situ )ersaman.a. *3hh-
)etapa cinta telah mengom)ang,am)ingkan kehidupan para muda seperti gelom)ang
samudera mempermainkan perahu,perahu kecil6 Betapa cinta menciptakan sorga atau
neraka di dunia ini.0
*2inta memang selalu mendatangkan sorga dan sekaligus +uga neraka dalam hidup60
ti)a,ti)a 5andini )erkata. Dan anehn.a- dua orang madun.a mengangguk,angguk
mem)enarkan. (elihat ini- Bu Seng Kin mem)elalakkan matan.a.
*4h- agakn.a kalian )ertiga sudah sepakat )egitu. 3pa maksud kalian/0
*9ihat sa+a kehidupan kami6 Kami mencari sorga )ersamamu akan tetapi .ang kami
dapat neraka60 kata pula 5andini cem)erut- dan dua orang madun.a +uga cem)erut.
(au tidak mau Bu,taihiap tertawa. *3kan tetapi mengakulah- )ukankah di samping
neraka kalian +uga mendapatkan sorga/ Bukankah kalau satu di antara kita saling
)erpisah kita merasa rindu dan menderita/0
Tiga orang isterin.a diam sa+a karena memang mereka harus mengakui )ahwa mereka
)aru merasa )er)ahagia kalau di samping suami ini- walaupun kadang,kadang mereka
harus menahan panas hati karena cem)uru.
*(emang demikianlah hidup-0 pendekar itu men.am)ung. *Di mana ada senang tentu
ada susah- kalau ada sorga tentu ada neraka. 3kan tetapi
- +angan dikira )ahwa .ang pahit,pahit dalam hidup itu tidak perlu. 2o)a sa+a )a.angkan-
tanpa kita merasakan pahit- )agaimana mungkin kita dapat menikmati manis/ Tanpa kita
merasakan )agaimana .ang dinamakan susah itu- )agaimana kita )isa mengenal senang/
Demikian pula- kalau kita tidak pernah mengenal neraka- mana mungkin kita dapat me,
nikmati sorga. Ha,ha,ha- selama kita )erada dalam cengkeraman Im :ang- tentu sa+a
keduan.a itu kait,mengait dan tidak mungkin kita dapat ter)e)as dari kekuasaan dan roda
perputarann.a.0
3pa .ang diucapkan oleh Bu Seng Kin itu memang merupakan ken.ataan. Sa.ang dia
tidak men.elami le)ih mendalam lagi sehingga dia han.a menerima hal itu se)agai
sesuatu .ang seharusn.a demikian- sehingga dia sendiri masih terseret ke dalam
lingkaran setan dari )aik dan )uruk- senang dan susah dan se)again.a itu.
Senang dan susah adalah dua permukaan dari sesuatu .ang sama. Keduan.a tak dapat
dipisahkan karena memang keduan.a itu merupakan dua saudara kem)ar .ang tak
terpisahkan. 3da .ang satu pasti ada .ang lain. Karena itu- setiap penge+aran akan
kesenangan sudah pasti akan )ertemu pula dengan kesusahan karena kesenangan dan
kesusahan itu )er)adan satu tapi )ermuka dua. 3pa .ang nampak pada muka itu- )aik
nampak se)agai senang maupun se)agai susah- han.a merupakan aki)at daripada pilihan
pikiran sendiri )elaka. 3pa .ang hari ini dianggap se)agai men.enangkan- mungkin sa+a
pada hari esok akan dianggap se)agai men.usahkan- dan demikian se)alikn.a.
Senang dan susah muncul se)agai aki)at daripada penilaian. Dan penilaian ini selalu
)ersum)er kepada kepentingan si aku. Si aku adalah pikiran- si aku adalah nafsu.
7a+arlah )agi seorang manusia untuk dimasuki perasaan,perasaan itu. Senang- susah-
takut- malu- marah- dan se)again.a. 5amun- dengan pengamatan terhadap diri sendiri
secara penuh kewaspadaan dan perhatian- di waktu perasaan,perasaan itu memasuki hati
dan pikiran- maka kita tidak akan terseret. (engamati semua itu- menghadapi semua itu-
tanpa menilai,nilai se)agai )aik atau )uruk. (engamati sa+a penuh kewaspadaan tanpa
ada si aku .ang mengamati. ;adi han.a pengamatan sa+a .ang ada- kewaspadaan sa+a
.ang ada.
(enerima semua itu se)agai suatu hal .ang sudah semestin.a )egitu- seperti .ang
dilakukan oleh Bu Seng Kin- maka tidak akan tim)ul pero)ahan dan untuk selama hidup-
kita akan selalu terom)ang,am)ing antara suka dan duka- dan )iasan.a- le)ih )an.ak
dukan.a daripada sukan.a. Dan selama kita men+adi permainan si kem)ar ini- kita takkan
pernah )ahagia. :ang kita anggap ke)ahagiaan )ukan lain han.alah kesenangan )elaka
.ang pada lain saat sudah akan )eru)ah lagi men+adi kesusahan.
2u 1ek In melakukan per+alanan ke )arat dalam usahan.a mencari Sim Hong Bu. Ia pergi
menu+u ke 9ok,.ang- se)uah kota .ang )esar ramai dan +uga kuno di 1ropinsi Ho,nan.
Gadis .ang )agi .ang tidak tahu dianggap se)agai seorang pemuda rema+a .ang amat
tampan ini- melakukan per+alanan sam)il )ertan.a,tan.a dan men.elidik kalau,kalau ada
.ang melihat Sim Hong Bu lewat di situ. 3kan tetapi- agakn.a sampai di 9ok,.ang- tidak
ada seorang pun .ang dapat mem)eri keterangan tentang suhengn.a itu. Tidak ada .ang
melihat adan.a seorang pemuda seperti Sim Hong Bu lewat di +alan .ang dilaluin.a.
Dengan hati .ang gelisah dan )erduka- kedua kaki .ang lemas karena melakukan
per+alanan +auh dan tu)uhn.a lelah sekali. Hari telah men+elang sen+a ketika terpaksa
untuk hari itu ia menunda dulu pencariann.a dan mencari kamar di se)uah losmen.
Karena ia merasa amat lelah dan ingin )eristirahat se)aikn.a- maka dipilihlah hotel .ang
paling )esar di kota itu. Hotel itu nampak )esar dan cukup megah- dengan huruf,huruf
)esar dengan tinta emas di depann.a )er)un.i *Thian Hok 9i Koan0. Ketika 1ek In
memasuki ruangan depan hotel itu dan menu+u ke kantor di sudut- ia melihat enam orang
laki,laki duduk menghadapi me+a )ercakap,cakap di ruangan depan. Seorang pela.an
segera men.am)utn.a dan sesaat alis pela.an ini )erkerut melihat pakaian dan sepatu
1ek In .ang kotor dan )erde)u- akan tetapi ketika dia memandang wa+ah .ang tampan
itu- dia segera )ertan.a dengan suara .ang cukup ramah- *Selamat sore- Tuan (uda.
Kalau anda mencari kamar- sungguh sa.ang sekali karena semua kamar telah penuh.0
2u 1ek In memandang pela.an itu dan hatin.a men+adi kesal sekali. Ia sudah lelah dan
+uga +engkel dan )erduka karena kehilangan +e+ak suhengn.a. Dan )egitu ti)a di hotel- di
mana ia ingin cepat,cepat mere)ahkan diri- pela.an itu mengatakan )ahwa semua kamar
telah penuh6 Ia merasa curiga- karena pela.an itu tadi memandang pakaian dan sepatun.a
.ang )erde)u. Karena sedang duka dan +engkel- maka 1ek In men+adi mudah
)erprasangka dan marah,marah. Ia men.angka )ahwa tentu pela.an ini tidak perca.a
kepadan.a- pakaiann.a )erde)u- +angan,+angan ia dianggap tidak pun.a uang untuk
mem)a.ar kamar6 Hotel ini )egitu )esar- tentu mempun.ai )an.ak kamar- masa sudah
penuh/
*Benarkah tidak ada kamar kosong sama sekali/ 3ku sanggup mem)a.ar sewan.a-
)erapapun +uga60 tan.an.a dengan suara .ang mengandung ke+engkelan. Ia tidak tahu
)ahwa enam orang pria .ang tadi )ercakap,cakap kini )erhenti )icara dan semua melirik
ke arahn.a. Seorang di antara mereka- .ang )ertu)uh tinggi )esar dan )erkulit hitam-
seorang pria .ang usian.a kurang le)ih empat puluh tahun- memandang kepada 1ek In
dengan sepasang matan.a melotot le)ar dan mulutn.a mengandung sen.um penuh arti-
tangann.a mera)a,ra)a kumisn.a .ang melintang ketika sepasang matan.a itu menatap
ke arah wa+ah dan tu)uh 1ek In dari pinggir.
*Sungguh- Kongcu- semua kamar telah penuh. Hari ini memang ramai sekali sehingga
tidak ada lagi kamar di hotel kami .ang kosong. Harap 3nda memaafkan kami-0 kata
pengurus hotel .ang sudah men+enguk keluar dari dalam kantorn.a.
2u 1ek In menarik napas pan+ang. (emang dia sedang sial- pikirn.a- segala,galan.a
tidak pernah )erhasil. Ingin ia menangis.
*Bung pengurus- )iarlah kami mengosongkan se)uah di antara kamar,kamar .ang kami
sewa dan )erikanlah kepada Tuan (uda ini60 Ti)a,ti)a terdengar suara parau dan kasar-
suara dari pria tinggi )esar )erkulit hitam itu.
*Tapi.... tapi Kao,kauwsu telah mem)a.ar semua kamar itu-0 Si 1engurus )erkata.*Tidak
mengapa- seorang temanku dapat tidur )ersama temann.a dan mengosongkan kamar itu
untuk Kongcu ini. 3tau kalau Kongcu ini mau- tempat tidurku cukup le)ar dan )oleh sa+a
aku mem)agi tempat tidur dengan dia.0
7a+ah 2u 1ek In men+adi merah. Kalau didengarn.a kata,kata itu se)agai seorang
wanita- tentu sa+a kata,kata itu amat kurang a+ar. Hampir sa+a ia marah sekali kalau tidak
diingatn.a )ahwa ia kini sedang men.amar se)agai seorang pria. (aka ia pun )erkata
kepada pengurus hotel itu- *Kalau memang sudah penuh- sudahlah- aku )isa mencari
kamar di hotel lain.0
2u 1ek In mem)alikkan tu)uh dan tanpa menoleh kepada enam orang pria itu- ia hendak
meninggalkan ruangan hotel. 3kan tetapi ti)a,ti)a terdengar suara parau itu- *5anti dulu-
Siauwte- aku hendak )icara denganmu60
2u 1ek In menoleh dan melihat laki,laki tinggi )esar itu sudah )erdiri dan men+ura
kepadan.a- demi kesopanan ia pun lalu )alas men+ura.
*3da urusan apakah .ang hendak di)icarakan/0 Ia )ertan.a sam)il memandang ta+am.
9aki,laki itu )ersikap cukup sopan dan ramah- dan sepasang matan.a .ang le)ar
memandangn.a dengan kekaguman .ang tak disem)un.ikann.a. Bukan pandang mata
orang +ahat- pikirn.a- melainkan pandang mata seorang .ang mata keran+ang. 3kan tetapi
ia lalu teringat )ahwa ia )erpakaian pria dan )iasan.a +arang ada orang .ang dapat
mengetahui pen.amarann.a- maka ia mem)antah penilaiann.a sendiri- karena tidak
mungkin pria tinggi )esar itu tertarik kepada seorang pemuda6
*Siauwte- maafkan kalau aku mencampuri urusanmu. 3kan tetapi melihat )ahwa engkau
nampak lelah- pakaian dan sepatumu penuh de)u menun+ukkan )ahwa engkau telah
melakukan per+alanan +auh- dan agakn.a tidak akan mudah )agimu untuk mencari kamar
di hotel,hotel lain .ang tentu +uga penuh- maka aku menawarkan se)uah kamar kami
kepadamu. Kami )erenam men.ewa lima kamar- kalau dikurangi satu kamar kami masih
dapat tidur. Se)uah kamar untuk )erdua pun tidak mengapa.0
2u 1ek In tersen.um dan tidak tahu )etapa sen.umn.a .ang mem)uat wa+ahn.a nampak
semakin tampan itu mem)uat Si Tinggi Besar semakin kagum. *3h- aku tidak ingin
merepotkan 1aman .ang )elum kukenal.0
*Sama sekali tidak merepotkan. 3tau 3dik )oleh pilih- memakai se)uah kamar sendirian
atau )erdua denganku. Tempat tidur di kamar kami cukup )esar....0
*Tidak- terima kasih6 3ku tidak )iasa tidur )erdua....0 +awa) 1ek In cepat,cepat
memotong perkataan orang.
*Kalau )egitu- pakailah se)uah kamar sendirian sa+a. Temanku dapat mengalah-0 kata
pula Si Tinggi Besar. (elihat ke)aikan orang- 2u 1ek In merasa raguragu untuk
menolak. Dan pengurus hotel itu pun cepat )erkata kepadan.a-
*Kongcu- apa .ang dikatakan oleh Koa,kauwsu ini memang )enar. Sekarang sedang
ramain.a orang )erdagang hasil )umi. Ban.ak tamu pedagang dari luar kota ini dan
setiap hari semua hotel di kota ini penuh. 3gakn.a akan sukar )agi Kongcu untuk
memperoleh kamar di hotel .ang )aik- kecuali di hotel,hotel kecil .ang kotor.0
>capan pengurus hotel ini menghilangkan keraguan 2u 1ek In dan ia pun lalu
menghaturkan terima kasih kepada Si Tinggi Besar.
*3h- tidak perlu sungkan- 3dik .ang )aik. Kita manusia di mana,mana memang harus
saling )antu- )ukan/ Dengan )egini- kita men+adi kenalan )aru. 3ku senang sekali
)erkenalan denganmu- Siauwte. 1erkenalkanlah- aku Koa 2in Gu dari 9o,2ouw se)elah
selatan kota ini.0
*Koa,kauwsu adalah guru silat .ang terkenal di 9o,couw- )ahkan di kota 9ok,.ang ini-
Tuan (uda-0 kata Si 1ela.an memu+i.
*Koa,kauwsu-0 kata 1ek In sam)il men+ura- *Terima kasih atas ke)aikanmu. 3ku sudah
lelah sekali dan ingin )eristirahat.0 Sam)il )erkata demikian- 1ek In lalu meninggalkan
orang tinggi )esar itu dan mengikuti pela.an dan seorang teman Si Tinggi Besar .ang
hendak mengam)il )arang,)arangn.a dari kamar .ang di)erikan kepada 1ek In.
Setelah kamar itu )ersih- 2u 1ek In mem)ersihkan tu)uhn.a- )erganti pakaian dan
memesan makan minum dalam kamarn.a. Ia sudah lelah dan agak turun semangat- maka
ia tidak keluar lagi dan memesan makan di kamarn.a sa+a. Setelah makan dan istirahat
se)entar- duduk termenung memikirkan nasi)n.a- ia pun mere)ahkan dirin.a dan tidur.
Ia sendiri tidak tahu )erapa lama ia tertidur- akan tetapi ti)a,ti)a ia ter)angun oleh
ketukan di pintu. 2u 1ek In mem)uka matan.a dan tanpa turun dari pem)aringan ia
)ertan.a- *Siapa di luar/0
Suara parau di luar segera dikenaln.a se)agai suara Koa,kauwsu. *3ku Koa 2in Gu- 2u,
siauwte60
*Koa,kauwsu- ada keperluan apakah mengetuk pintu kamarku/0 tan.a 1ek In sam)il
duduk di tepi pem)aringan. Saking lelahn.a- tadi ia telah tertidur dengan pakaian
lengkap- han.a sepatun.a sa+a .ang dilepaskan.
*Harap )uka pintun.a- 3dik 2u6 3ku mempun.ai hal .ang amat penting untuk
di)icarakan denganmu.0
2u 1ek In adalah seorang gadis gagah .ang tidak pernah mengenal takut- akan tetapi
setelah )an.ak merantau seorang diri meninggalkan lem)ah- ia sudah mempun.ai )an.ak
pengalaman dan )ersikap hati,hati. Betapapun +uga- ia harus mencurigai orang .ang telah
)ersikap terlalu )aik kepadan.a itu. Dipakain.a sepatun.a dan diselipkan sulingn.a di
pinggang- tertutup )a+u- kemudian ia pun melangkah ke pintu dan mem)ukan.a.
Koa 2in Gu masuk sam)il tersen.um ramah. *Sudah tidurkah- Siauwte/ (aafkan kalau
aku mengganggu- .a/0 Ketika dia )icara itu- 1ek In mencium )au arak dan )iarpun sikap
guru silat itu masih )iasa sa+a- namun melihat muka hitam itu kemerahan- +uga matan.a-
ia dapat menduga )ahwa orang ini tentu terlalu )an.ak minum arak dan agak ma)ok.
Tanpa mempersilakan duduk- ia pun )ertan.a- *Koa,kauwsu- ada keperluan apakah .ang
hendak kau)icarakan/0
*Ban.ak- )an.ak sekali. 2u,siauwte-0 kata guru silat Koa itu dan dia pun menutupkan
kem)ali daun pintu. Karena mengira )ahwa orang itu menutupkan pintu karena memang
mempun.ai urusan .ang penting- maka 1ek In +uga diam sa+a- han.a memandang dengan
penuh perhatian.
3kan tetapi- orang she Koa itu tanpa dipersilakan lagi kini sudah duduk- )ukan duduk di
atas kursi- melainkan di tepi pem)aringan6 Dan Si (uka Hitam itu kini tersen.um
men.eringai sam)il )erkata- *3ku ingin )erkenalan le)ih )aik denganmu- 3dik 2u 1ek
In. Sini duduklah di dekatku sini- agar kita le)ih enak )icara. Se+ak melihatmu tadi- aku
sudah suka sekali kepadamu- 3dik .ang )aik.0
(uka 1ek In men+adi merah sekali. 3kan tetapi ia masih teringat )ahwa orang itu )icara
kepadan.a se)agai seorang pemuda- )ukan seorang gadis6
*3h- 1aman Koa- mengapa )egitu/ Katakanlah apa .ang perlu kau)icarakan sehingga
malam,malam engkau datang ke sini. 3ku mengantuk sekali.0
*Ha,ha- mengantuk/ Tidurlah- tidurlah )iar kita )icara sam)il mere)ahkan diri. 3taukah
engkau lelah dan perlu kupi+ati/ Ke sinilah- sa.ang.0
1ek In mulai mengerutkan alisn.a.
3pakah orang ini sudah tahu akan pen.amarann.a dan )ersikap kurang a+ar karena tahu
)ahwa ia adalah seorang wanita/ 3kan tetapi hatin.a )elum .akin )enar dan ia masih
)erpura,pura menegur- *Koa,kauwsu- apa artin.a sikapmu ini/ 9upakah engkau )ahwa
aku adalah seorang pria/0
*Ha,ha,ha- lupa/ Tentu sa+a tidak- 3dik tampan6 Kalau engkau seorang wanita- apa
kaukira aku sudi mendekatimu/ 3ku mem)enci wanita- dan aku sa.ang kepada pemuda,
pemuda tampan seperti engkau ini. Ke sinilah- 3dik tampan- akan kupi+iti engkau agar
lelahmu len.ap dan engkau temani aku tidur. (arilah....60 Dan guru silat )ermuka hitam
itu sudah mengem)angkan kedua lengann.a ke arah 1ek In6
1ek In memandang dengan mata ter)elalak. Betapapun )an.akn.a pengalaman .ang
dihadapin.a selama ini- )aru sekarang melihat kegan+ilan ini. Seorang pria .ang hendak
mencum)u pria lain6 Inikah .ang dinamakan orang )anci/ Tu)uh guru silat itu demikian
tinggi )esar- kulitn.a kasar hitam dan kumisn.a melintang- tu)uhn.a +elas menun+ukkan
laki,laki seratus prosen. 3kan tetapi mengapa dia men.ukai pria muda tampan/ Teringat
akan hal ini- 1ek In dapat menduga )etapa )an.akn.a pemuda,pemuda tampan .ang
men+adi kor)an orang aneh ini- tentu di antara murid,muridn.a .ang )ela+ar ilmu silat
)an.ak terdapat pemuda,pemuda rema+a .ang tampan. 4ntah dipermainkan secara
)agaimana. Tak dapat ia mem)a.angkann.a dan ia sudah merasa +i+ik dan geli- seperti
melihat seekor ular.
*(anusia keparat6 Keluarlah engkau dari sini60 1ek In mem)entak marah sekali dan
menudingkan telun+ukn.a ke arah pintu.
Koa,kauwsu memandang )engis- lalu )angkit )erdiri dan )ertolak pinggang. *3h....
kiran.a engkau han.a seorang pemuda .ang tidak mengenal )udi. Beginikah )alasann.a
ditolong orang/0
*Hemm- kalau mem)erikan kamar kosong kepadaku kauanggap se)agai )udi )esar .ang
harus di)alas dengan kemesuman dan keca)ulanmu- engkau mimpi- orang )erhati
)inatang. Sudahlah- kau cepat keluar dari sini se)elum kuhancurkan kepalamu60 1ek In
sudah tidak dapat menahan kesa)arann.a lagi.
Guru silat itu mem)elalakkan kedua matan.a- dan dia tersen.um. Baru sekarang nampak
oleh 1ek In )etapa sen.um pria ini mengandung sifat kegenit,genitan seperti wanita6 Koa
2in Gu se)etuln.a )ukanlah seorang pen+ahat- melainkan seorang guru silat .ang cukup
kenamaan. 3kan tetapi- dia mempun.ai kelainan dengan orang,orang )iasa- .aitu- dia
suka )ermain cinta dengan pria,pria muda .ang tampan. Dia sungguh tidak suka
men.ukai wanita- karena kalau tu)uhn.a tinggi )esar dan kasar seperti pria tulen- adalah
hatin.a seperti seorang wanita- terutama mengenai selera dan )erahi. Dia tidak pernah
melakukan pemaksaan terhadap pria,pria muda- karena dengan pengaruhn.a se)agai guru
silat- )an.aklah murid,murldn.a sendiri .ang mau mela.anin.a dengan harapan mem,
peroleh pela+aran silat .ang le)ih tinggi daripada murid,murid lain. (aka- terhadap 1ek
In .ang dianggapn.a se)agai seorang pemuda .ang tampan sekali ini pun Koa,kauwsu
tidak )ermaksud menggunakan kekerasan. 3kan tetapi dia telah dihina dan dimaki- maka
)angkitlah kemarahann.a.
*Bocah kurang a+ar6 4ngkau ditolong )aik,)aik- diperlakukan dengan sikap ramah dan
manis- malah menghina orang. Bocah som)ong- )enarkah engkau hendak
menghancurkan kepalaku/ 2o)a sa+a kalau engkau mampu60
*(ampu/ 3pa sukarn.a/ 3kan tetapi aku tidak ingin mem)ikin kacau dengan
pem)unuhan- maka )ukan kepalamu .ang akan kuhancurkan- melainkan lengan
tanganmu sa+a60 Berkata demikian- 1ek In sudah mener+ang ke depan dengan pukulan
tangan kirin.a. 1ukulann.a mantap dan cepat sekali- sehingga guru silat itu .ang
mengenal serangan )er)aha.a- mengeluarkan seruan dan cepat menangkis dengan lengan
kanann.a- dan )er)areng dengan itu langsung mem)alas dengan sodokan tangan kirin.a
ke arah dada 1ek In. Biarpun hal ini )ukan dimaksudkan untuk kurang a+ar- akan tetapi
se)agai seorang gadis- 1ek In menganggapn.a demikian- maka ia pun sudah
mengerahkan tenaga sin,kang pada lengan kanann.a dan dia menghantam ke )awah- ke
arah lengan kiri lawan.
*Krakkk....60 Tulang lengan kiri Koa,kauwsu- dekat pergelangan- patah,patah dan di lain
saat 1ek In telah menendang tu)uhn.a sehingga guru silat terpelanting. 1ek In cepat
mem)uka pintu dan sekali lagi menendang. Tu)uh guru silat itu terlempar keluar pintu
kamar6 Tentu sa+a ia mengaduh,aduh karena )ukan han.a lengan kirin.a .ang patah,
patah tulangn.a- akan tetapi +uga dua kali tendangan itu mem)uat dadan.a sesak dan
perutn.a mulas. @i)ut,ri)ut ini mendatangkan lima orang temann.a dan melihat )etapa
guru silat itu mengaduh,aduh- memegangi lengan kiri dengan tangan kanan- lima orang
itu lalu men.er)u ke dalam kamar 1ek In. 3kan tetapi 2u 1ek In sudah muncul di pintu
dan mem)entak marah.
*(asih ada lagi .ang hendak kurang a+ar kepadaku/0
*Dia memukulku- dia mematahkan lenganku- pukul dia60 Koa,kauwsu .ang merasa
kesakitan itu sudah )angkit )erdiri dan dengan meringis dia menuding ke arah 1ek In
dengan telun+uk kanann.a. 9ima orang temann.a terke+ut )ukan main- tidak disangkan.a
)ahwa pemuda rema+a .ang halus tampan itu mampu mero)ohkan guru silat Koa .ang
lihai6 (ereka )erlima dapat menduga )ahwa tentu pemuda itu memiliki kepandaian
tinggi- maka mereka sudah menca)ut sen+ata golok mereka dan men.er)u ke dalam
kamar6
3kan tetapi 2u 1ek In sudah marah sekali. Ketika tangann.a )ergerak- nampak sinar
emas )erkele)atan- dan terdengar )un.i n.aring ketika sinar emas itu )ertemu dengan
golok,golok di tangan lima orang .ang mengaduh,aduh- ada .ang kepalan.a )en+ol- ada
.ang lengann.a patah- dan ada pula .ang mendekap perutn.a .ang kena ditendang6
Keadaan men+adi geger karena semua tamu kini ter)angun dan )erdatangan ke tempat
itu. Ti)a,ti)a- di antara para tamu itu- muncul sepasang suami isteri .ang gagah perkasa.
*1ek In....60 (ereka menegur.
2u 1ek In .ang masih siap,siap menghadapi segala kemungkinan dengan suling di
tangan- cepat menengok dan melihat )ahwa .ang menegurn.a itu adalah seorang laki,laki
tinggi )esar )ersama seorang wanita cantik- segera mengenaln.a. 1ria itu adalah
pamann.a sendiri- 2u Kang Bu dan wanita itu adalah isteri pamann.a- :u Hwi.
*1aman....60 teriakn.a ketika mengenal pamann.a.
*1ek In- mari kita pergi sa+a dari sini60 kata Kang Bu. 1ek In )egitu girang )ertemu
dengan pamann.a sehingga ia tidak mem)antah- cepat mengam)il pakaiann.a dan keluar
dari dalam kamarn.a )ersama paman dan )i)in.a. Setelah mereka mengam)il pakaian
dari kamar suami isteri itu- Kang Bu lalu menga+ak mereka keluar- )erhenti di kantor pe,
ngurus- mem)a.ar untuk dua kamar mereka dan segera menga+ak keponakann.a pergi
meninggalkan hotel. Hal ini dilakukan oleh Kang Bu .ang tidak mau menghadapi
keri)utan setelah ter+adi perkelahian antara keponakann.a dan )e)erapa orang laki,laki
tamu hotel itu. (ereka lalu mencari kamar di rumah penginapan kecil di pinggir kota. Di
sini mereka lalu saling menceritakan per+alanan masing,masing- dan 2u 1ek In dengan
hati )ersedih menceritakan )etapa ia telah )ertemu dengan Hong Bu- )ersama,sama pergi
ke 2in,an di mana mereka )erdua tinggal di sarang para patriot.
*3ku )ertemu dengan Bi)i Tang 2un 2iu di sana- 1aman. 4ngkau tahu- .ang men+adi
pemimpin para pendekar patriot adalah Bu Seng Kin 9ocianpwe/0
*Hemm- pantas kalau )egitu/0 Han.a demikian Kang Bu )erkata karena dia tidak mau
mencampuri kehidupan pri)adi )ekas kakak iparn.a itu.
1ek In lalu melan+utkan ceritan.a- )etapa Hong Bu )ertemu dengan dua orang .ang harus
dilawann.a- .aitu keluarga Kao dan +uga 1endekar Suling 4mas Kam Hong. Betapa
kemudian karena diserang oleh 2i Sian- Hong Bu melarikan diri dan dike+ar oleh ;enderal
(uda Kao 2in 9iong.
*3ku pun menge+arn.a- 1aman- akan tetapi aku tertinggal +auh dan aku terus mencarin.a
sampai )er)ulan,)ulan. ;e+akn.a mem)awaku kem)ali ke 2in,an dan menurut
keterangan Bu,locianpwe mungkin Sim,suheng pergi ke 9ok,.ang ini.0 Kemudian ia
menceritakan pengalamann.a di hotel itu dan sikap guru silat she Koa .ang aneh dan
kurang a+ar terhadap dirin.a.
*Sungguh aneh- 1aman. Dia sudah mengatakan )ahwa dia menganggap aku pria- akan
tetapi mengapa dia hendak mera.uku/ 3pakah dia itu orang,orang gila- 1aman/0
1amann.a tertawa- demikian pula :u Hwi. :u Hwi .ang men+awa). *1ek In- ketahuilah
)ahwa di dunia ini memang terdapat orang,orang .ang se+ak lahir telah mempun.ai
kelainan,kelainan .ang mungkin sa+a diperkuat oleh keadaan sekeliling di waktu dia
masih kanak,kanak. 3tau mungkin ada sesuatu .ang salah dalam tu)uhn.a sehingga ada
orang .ang tu)uhn.a pria akan tetapi perasaan hatin.a wanita- seperti orang .ang
mengganggumu tadi. 3kan tetapi ada orang .ang tu)uhn.a wanita akan tetapi perasaan
hatin.a pria- dan orang )egitu han.a suka )erdekatan dengan sesama wanita- dan
mem)enci pria.0
*Demikianlah .ang dinamakan )anci- Bi)i/0
*Biasan.a- se)utan )anci ditu+ukan kepada pria .ang )erhati wanita seperti
pengganggumu tadi. 1ria,pria seperti itu condong untuk men+adi wanita- merasa dirin.a
se)agai wanita- )ahkan .ang sudah terlalu )erat kecondongann.a itu- tidak ragu,ragu lagi
untuk )erpakaian se)agai wanita dan )ersikap se)agai wanita pula. Se)alikn.a- wanita
.ang )erhati pria itu pun condong untuk men+adi pria dan )erpakaian se)agai pria....0 Ti,
)a,ti)a :u Hwi )erhenti dan memandang kepada 1ek In dengan muka )eru)ah dan sikap
sungkan. (elihat sikap isterin.a ini- Kang Bu tertawa.
*;angan khawatir- 1ek In adalah seorang wanita aseli- )uktin.a ia +atuh cinta kepada
Hong Bu. Kalau ia suka )erpakaian pria adalah karena mendiang orang tuan.a mem)eri
pakaian pria kepada 1ek In.0
7a+ah 2u 1ek In men+adi merah sekali. *3h- +adi ada wanita .ang hatin.a seperti pria
dan le)ih suka men+adi pria/ 3ku tidak mempun.ai perasaan seperti itu- Bi)i. 3kan
tetapi setelah mendengar penuturan itu- aku +adi muak untuk memakai pakaian pria-
+angan,+angan aku disangka orang )anci lagi6 Biarlah- mulai sekarang aku akan
mengenakan pakaian wanita. Harap Bi)i mem)antuku60
Demikianlah pada keesokan harin.a- kedua orang wanita itu )er)elan+a dan mulailah 2u
1ek In mengenakan pakaian wanita. Dan sungguh harus diakui )ahwa setelah ia
mengenakan pakaian wanita- mau )er)edak dan )erhias- ia nampak se)agai seorang dara
.ang cantik +elita6 Bahkan 2u Kang Bu sendiri memu+i keponakann.a itu dan
men.atakan sa.angn.a mengapa se+ak dahulu keponakann.a tidak mau )erpakaian
se)agai seorang wanita. Kemudian mereka )ertiga melan+utkan usaha 1ek In untuk
mencari Sim Hong Bu.
Ke manakah pergin.a Sim Hong Bu/ Seperti telah kita ketahui- Hong Bu lari dan
mencari pamann.a untuk menga+ak pamann.a itu melakukan peminangan atas diri 2i
Sian. Dan dia sudah )erhasil )ertemu dengan pamann.a itu. 3kan tetapi Kao 2in 9iong
+uga )erhasil menge+arn.a dan men.usuln.a sehingga tak dapat dihindarkan lagi
ter+adilah perkelahian di antara mereka. 1erkelahian .ang amat seru dan mati,matian dan
tentu akhirn.a akan menim)ulkan aki)at he)at- dan mungkin tewasn.a seorang di antara
mereka kalau sa+a tidak muncul Kao Kok 2u .ang melerai. Setelah tern.ata )ahwa kaisar
.ang )aru telah men.atakan )ahwa pedang Koai,liong,kiam itu adalah hak milik
keluarga 2u- maka tentu sa+a antara Hong Bu dan keluarga Kao tidak ada permusuhan
lagi. (ereka )ahkan men+adi saha)at dan )erpisah se)agai saha)at.
Setelah )erpisah dari Kao 2in 9iong dan a.ahn.a- Sim Hong Bu lalu menga+ak
pamann.a pergi ke 2in,an untuk menga+ukan lamaran atas diri 2i Sian kepada keluarga
Bu. Dan Bu Seng Kin- seperti +awa)ann.a terhadap lamaran keluarga Kao- +uga
men.uruh Hong Bu untuk langsung sa+a melamar kepada 2i Sian atau kepada suheng
gadis itu karena dia sendiri tidak )erkuasa atas diri puterin.a itu. (endapatkan +awa)an
ini- Hong Bu lalu pergi mencari 2i Sian dan memang dia pergi ke 9ok,.ang karena
pamann.a hendak pergi mencari keluarga .ang +auh di dekat 9ok,.ang. Setelah ti)a di
9ok,.ang keduan.a saling )erpisah dan Hong Bu melan+utkan per+alanann.a seorang diri
mencari 2i Sian.
Ketika 2u 1ek In ti)a di 9ok,.ang- selain 2u Kang Bu dan :u Hwi .ang +uga )erada di
kota itu- sesungguhn.a Hong Bu +uga )erada di situ. Han.a pemuda ini tidak )ermalam
di kota- melainkan di luar kota- di dalam se)uah kuil tua karena pemuda ini telah dapat
mengikuti +e+ak 2i Sian dan Kam Hong6
1ada pagi hari itu- Kam Hong dan 2i Sian sedang mengamati pemandangan .ang amat
indah di lem)ah Sungai Huang,ho di utara kota 9ok,.ang. 9em)ah itu sun.i karena
memang mereka menghindari tempat ramai. Sam)il memandang di atas air .ang tenang
karena )aru sa+a arusn.a terpatahkan di selokan- 2i Sian melamun dan akhirn.a )erkata.
*Suheng- sudahlah kita tidak perlu menge+ar dan mencari orang she Sim itu. Kalau
memang dia .ang menghendaki untuk melan+utkan adu ilmu antara Koai,liong Kiam,sut
dan Kim,siauw Kiam,sut- )iar dia .ang mencari kita. (elihat sungai .ang amat le)ar dan
tenang ini- tim)ul niatku untuk melakukan per+alanan melalui air. Kalau kita naik perahu
mengikuti aliran sungai ini- kita akan sampai ke manakah- Suheng/0
*3ir sungai Huang,ho ini akan mem)awa kita kem)ali ke 2in,an lagi- kemudian masuk
9aut 1o,hai-0 +awa) Kam Hong.
*Dan dari sana ke kota ra+a apakah masih +auh/0
*Tentu le)ih dekat daripada dari sini.0
*Kalau )egitu- mari kita men.ewa perahu- Suheng.0
*3h- mana mungkin ada orang mau men.ewakan perahu untuk dipakai melalui +arak
se+auh itu/ 1emilik perahu tentu mengalami kesukaran untuk kem)ali ke sini menentang
arus. Dan sewan.a akan mahal sekali- mungkin sewan.a itu sudah cukup untuk mem)eli
se)uah perahu kecil.0
*7ah- kalau )egitu kita )eli sa+a. Kita da.ung sendiri- kan ter)awa arus air- +adi tak perlu
mem)uang )an.ak tenaga. Kita mancing setiap hari- makan daging ikan setiap hari. 7ah-
senangn.a60
Kam Hong tertawa dan memandang kepada sumoin.a. Betapa sumoin.a ini kadang,
kadang masih seperti anak kecil sa+a. Dan dia pun menarik napas pan+ang. (emang-
di)andingkan dengan dia- sumoin.a masih seperti anak kecil. Dia sendiri sudah )erusia
hampir tiga puluh lima tahun sedangkan sumoin.a ini han.a seorang dara rema+a )erusia
paling )an.ak sem)ilan )elas tahun6 Dia merasa sudah tua dan tidak pantas )erdekatan
dengan sumoin.a.
*Kenapa kau tertawa lalu menarik napas- Suheng/ Heran- ha)is tertawa kok menarik
napas- engkau ini )ergem)ira atau )erduka/0
*Suka dan duka han.a seperti siang dan malam- muncul silih )erganti- Sumoi- demikian
pula dengan senang dan susah. (em)a.angkan melakukan per+alanan melalui air- tentu
sa+a .ang ter)a.angkan han.a senangn.a sa+a- akan tetapi kalau sudah dilaksanakan-
)arulah muncul susah,susahn.a. Di dunia ini tidak ada kesenangan kekal atau kesusahan
kekal- selalu silih )erganti menguasai kehidupan manusia.0
*7ah- wah- sepagi ini sudah )erfilsafat- Suheng6 3pakah engkau mencari sesuatu .ang
kekal/0
*Tidak- Sumoi- karena aku tahu )ahwa tidak ada .ang kekal dalam hidup ini. (encari,
carin.a sama sa+a dengan mimpi di siang hari6 3ku siap menerima segala sesuatu dalam
hidup ini- Sumoi- menghadapi apa adan.a tanpa keluhan. Kalau memang diri sudah tua
dan )uruk- apa perlun.a mengeluh/0
2i Sian memandang wa+ah suhengn.a dan tertawan.a )e)as karena gadis ini tidak pernah
)erpura,pura di depan suhengn.a- tidak pernah men.em)un.ikan ke)urukann.a- maka di
depan suhengn.a ia dapat tertawa )e)as tanpa )erusaha untuk )ersikap seperti orang
.ang hendak )ersopan,sopan. *7ah- lihat kakek,kakek ini .ang )erfilsafat dan merasa
sudah tua dan pikun6 7ahai Suheng- siapa )ilang engkau tua dan pikun dan +elek/ 3ku
kadang,kadang merasa +auh le)ih tua daripada Suheng60
*Kadang,kadang/ Kalau sedang )agaimana kau merasa le)ih tua/0
*Kalau sedang )egini ini. Kalau Suheng sedang men.esali nasi) dan usia tua seperti itu.
Sudah- mari kita mencari perahu untuk kita )eli Suheng.0
3kan tetapi ti)a,ti)a Kam Hong men.entuh lengann.a. *Ssttt- ada orang datang....0
)isikn.a.
(ereka )erdua menanti karena memang nampak ada )a.angan orang )erlari cepat sekali
menu+u ke tempat itu dan setelah orang itu ti)a di depan mereka- dapat di)a.angkan
)etapa kaget dan heran hati mereka melihat )ahwa .ang muncul di depan mereka itu
adalah Sim Hong Bu6
(elihat pemuda ini- Kam Hong tersen.um. *3h- tern.ata )enar kata orang +aman dahulu
)ahwa dunia ini sesungguhn.a tidak )egitu luas seperti disangka orang. Kami mencari,
carimu setengah mati tanpa hasil- dan sekarang engkau muncul di sini- 3dik Sim Hong
Bu60
Hong Bu sudah dapat menenangkan hatin.a .ang )erde)ar kencang ketika melihat 2i
Sian. Hatin.a girang )ukan main )ahwa akhirn.a dia dapat menemukan gadis ini- dan
dalam pandangann.a- 2i Sian semakin cantik menarik- lincah dan gagah sa+a.
*4ngkau mencariku- Kam,taihiap/ Sungguh- aku pun sudah lama mencari,carimu dan....
eh- 5ona 2i Sian.0
*Hemm- mau apa engkau mencariku- Hong Bu/0 ti)a,ti)a 2i Sian )erkata. *3pakah
hendak menantangku lagi/0 Di dalam pertan.aann.a terkandung tantangan.
*3da dua hal .ang mendorong untuk mencari kalian-0 kata Hong Bu dan dia )erusaha
sekuat tenaga untuk menekan de)ar +antungn.a. Hampir sa+a dia tidak )erani
mengeluarkan kata,kata )erikutn.a- akan tetapi dia men+adi nekad. Kalau tidak sekarang
dikeluarkan isi hatin.a- mau tunggu kapan lagi/ (aka dia pun menarik napas pan+ang-
mengumpulkan kekuatan- lalu )erkatalah dia dengan sikap gagah dan suara
lantang.*Kam,taihiap dan 5ona Bu 2i Sian- dengarlah )aik,)aik. 3ku )ersama seorang
pamanku telah pergi menemui dan menghadap Bu,locianpwe di 2in,an dan kami telah
menga+ukan pinangan kepadan.a- untuk meminangmu- 5ona. 3kan tetapi Bu,locianpwe
mengatakan )ahwa aku harus mencarimu dan men.atakan ini kepadamu dan kepada
Kam,taihiap. 5ah- sekarang aku sudah menemukan kalian dan di sini aku men.atakan
)ahwa aku meminang 5ona Bu 2i Sian untuk men+adi +odohku- Kam,taihiap.0
>capan ini sungguh di luar dugaan 2i Sian dan Kam Hong. Kam Hong menahan
sen.umn.a dan memandang wa+ah pemuda itu dengan kagum dan dengan hati senang.
Betapa gagahn.a pemuda ini- )egitu +u+ur dan ter)uka. Sungguh merupakan pemuda
.ang memang tepat kalau men+adi +odoh sumoin.a6 3kan tetapi setelah se+enak melongo
dengan muka agak pucat mendengar pinangan itu- 2i Sian lalu meledak karena marah,
n.a6
*Tidak6 3ku tidak mau6 4ngkau manusia lancang- enak sa+a melamar orang seperti
hendak mem)eli )akpao sa+a6 3ku tidak mau- aku tidak suka- aku.... aku )enci padamu60
*2i Sian- +angan tergesa,gesa men+awa) dan tidak )oleh engkau menghadapi pinangan
orang seperti itu-0 Kam Hong menegur- terke+ut melihat sikap itu.
*Tidak- tidak adil6 Suheng- )iarpun engkau suhengku- kalau engkau menerima pinangan
orang terhadap diriku- nah- engkau )oleh kawin dengan orang itu6 3ku tidak sudi60 2i
Sian )erteriak,teriak marah dan matan.a mulai )asah dengan air mata. Baik Kam Hong-
terutama sekali Sim Hong Bu- sama sekali tidak pernah menduga )ahwa tanggapan 2i
Sian akan seperti itu terhadap pinangan .ang dia+ukan oleh Hong Bu. 7a+ah Hong Bu
men+adi pucat sekali dan sinar matan.a sa.u- mem)a.angkan perihn.a hati mendengar
+awa)an 2i Sian .ang sudah amat +elas itu. 2i Sian sama sekali tidak mem)alas cintan.a-
)ahkan mem)encin.a6
*(aaf.... maaf.... )ukan maksudku untuk men.usahkan orang lain....0 kata Hong Bu-
mukan.a pucat dan dia menundukkan mukan.a. *3ku sudah mengatakan urusan pertama
.ang hendak kusampaikan- .aitu pinangan dan aku telah ditolak- )ukan salah siapa,siapa
melainkan salahku sendiri .ang tidak tahu diri....0
*Sim Hong Bu- setiap pinangan tentu mempun.ai dua macam +awa)an- diterima atau
ditolak- hal itu wa+ar sa+a kukira. Dan urusan +odoh adalah urusan hati dua orang .ang
)ersangkutan- maka engkau agak ter)uru,)uru kukira- se)elum melihat le)ih dulu
)agaimana keadaan hati orang lain dalam urusan ini. Betapapun- semua sudah terlan+ur
dan aku kagum akan ke+u+uranmu- +uga aku ikut men.esal atas kegagalanmu. 9alu ada
se)uah soal lagi .ang hendak kau)icarakan- apakah itu- Saudara Sim/0
*(aafkan- Kam,taihiap. 4ngkau selalu amat )i+aksana dan gagah- se+ak dahulu aku
kagum sekali- dan terima kasih atas hi)uranmu tadi. (emang salahku sendiri maka
urusan pertama aku tidak )erhasil. (aka )iarlah sekarang kusampaikan urusan ke dua
kepadamu- Tai,hiap. Bukan lain aku mencarimu untuk memenuhi tugas .ang di)erikan
oleh guru,guruku- .aitu untuk menentukan mana .ang le)ih unggul antara Ilmu 1edang
5aga Siluman dan Ilmu 1edang Suling 4mas. Kuharap sekali ini engkau tidak )erlaku
kepalang tanggung- Kam,taihiap. 3ku mohon petun+ukmu60 Setelah )erkata demikian-
Sim Hong Bu .ang wa+ahn.a masih pucat dan sepasang matan.a masih suram itu men,
ca)ut pedang Koai,liong 1o,kiam dan nampaklah sinar pedang )iru men.ilaukan mata.
*Kau menantang..../0 2i Sian )erseru- akan tetapi Kam Hong sudah memegang
lengann.a dan )erkata dengan suara .ang lem)ut akan tetapi mengandung wi)awa.
*Sumoi- serahkan urusan ini kepadaku. 3kulah .ang dahulu mengalahkan keluarga 2u
dan menim)ulkan rasa penasaran ini.0 Kemudian pendekar ini melangkah ma+u
menghadapi Sim Hong Bu sam)il )erkata- *Baiklah- Sim Hong Bu. Kalau engkau
)erkeras hendak memenuhi pesan gurumu .ang han.a terdorong oleh rasa penasaran di
dalam hatin.a- aku tidak akan mengecewakan hatin.a. 3kan tetapi- apakah engkau
men.adari )ahwa permusuhan .ang ditanam oleh pihak keluarga 2u ini sungguh tidak
)i+aksana/ Di antara kita sesungguhn.a tidak ada permusuhan apapun +uga. Dahulu-
nenek mo.angku secara ke)etulan memperoleh pusaka Suling 4mas. Kemudian aku se,
)agai turunann.a .ang terakhir- secara ke)etulan pula mewarisi Ilmu Suling 4mas.
Bukankah itu sudah +odoh naman.a/ Biarpun penciptan.a adalah nenek mo.ang keluarga
2u- apa salahn.a kalau ter+atuh kepada orang lain/ Bukankah kini Ilmu 1edang 5aga
Siluman .ang )erasal dari keluarga 2u +uga diwarisi oleh seorang she Sim/ Saudara Sim
Hong Bu- hendakn.a engkau men.adari hal itu.0
Tentu sa+a Hong Bu tahu akan hal itu dan memang tadin.a dia sudah lemah semangat
untuk menantang Kam Hong mengadu ilmu- apalagi semen+ak dia )ertemu dan
mendengar nasihat dari 1endekar 5aga Sakti Gurun 1asir. 3kan tetapi- setelah dia gagal
dalam urusan cintan.a terhadap 2i Sian- setelah dia patah hati- dia tidak peduli lagi dan
)iarlah kalau urusan ke)aktian .ang keliru terhadap gurun.a ini gagal pula- dia rela mati
di tangan seorang pendekar seperti Kam Hong.
*Kam,taihiap- aku memang sudah keliru segala,galan.a- maka )iarlah kekeliruan
)er)akti kepada guruku ini merupakan kekeliruan .ang terakhir. Keluarkanlah sen+atamu
dan mari kita segera laksanakan pesan guruku. Hendak kulihat sampai di mana
sesungguhn.a kehe)atan Ilmu Suling 4mas itu dan kuharap engkau tidak )erlaku
kepalang tanggung sekali ini. (arilah60
Biarpun agak ragu,ragu dan setengah hati- Kam Hong mengeluarkan +uga suling
emasn.a. 1endekar ini dapat menduga- melihat sikap dan mendengar suara pemuda itu
)ahwa memang Sim Hong Bu agakn.a senga+a- terdorong oleh kepedihan hati oleh
penolakan 2i Sian .ang kasar tadi. Dia menarik napas pan+ang dengan penuh pen.esalan.
*3ku dapat mem)a.angkan )etapa para nenek mo.ang keluarga 2u .ang men+adi
pencipta Ilmu 1edang Suling 4mas dan 5aga Siluman akan mengeluh dan men.esal
)ahwa ciptaann.a han.a akan saling )erlawanan- padahal sudah sepatutn.a kalau saling
)eker+a sama untuk menghadapi ke+ahatan di dunia ini. Silakan- Saudara Sim60
(aklum )ahwa lawann.a +uga sungkan- maka Sim Hong Bu .ang merasa se)agai
penantang lalu menggerakkan pedangn.a melakukan serangan pem)ukaan. Kam Hong
+uga menggerakkan sulingn.a dan mulailah mereka saling serang. (ula,mula memang
ada keraguan dan kesungkanan dalam hati mereka sehingga serangan,serangan mereka
itu tidak dilakukan dengan tenaga sepenuhn.a- akan tetapi se)agai ahli,ahli silat di mana
ilmu sllat itu telah mendarah daging kepada tu)uh mereka- makin lama mereka men+adi
semakin )ersemangat karena menghadapi lawan .ang amat tangguh. (aka gerakan
sen+ata mereka men+adi semakin cepat dan )erat dan tak lama kemudian- len.aplah kedua
orang itu terselimut gulungan sinar emas dan sinar )iru .ang men.ilaukan mata.
Terdengar pula suara pedang seperti suara mengaum,aum dan suara suling .ang
melengking,lengking- dan angin .ang amat keras men.am)ar- mem)uat daun,daun
pohon di sekitar tempat itu )ergo.ang,go.ang dan kadang,kadang seperti dilanda angin
)erpusing.
2i Sian sendiri )engong- kagum sekali men.aksikan pertandingan .ang amat he)at ini.
Diam,diam harus diakuin.a )ahwa ilmu pedang .ang dimainkan oleh Sim Hong Bu
memang he)at )ukan main- dan agakn.a sama sekali tidak kalah di)andingkan dengan
Kim,siauw Kiam,sut .ang dimainkan dengan suling emas itu. Se)agai seorang ahli- ia
pun dapat mengikuti gerakan mereka- walaupun kadang,kadang gerakan kedua orang itu
terlalu cepat untuk dapat diikuti dengan mata. Ia melihat )etapa suhengn.a )ersilat
dengan )aik sekali- hampir dapat dikata sempurna malah- memainkan Ilmu 1edang Kim,
siauw Kiam,sut- akan tetapi tetap sa+a ia masih melihat keraguan dalam gerakan
suhengn.a itu- seolah,olah dia tidak menghendaki perkelahian itu dan )ertanding karena
terpaksa sekali.
Setelah lewat seratus +urus- keduan.a sudah )enar,)enar )e)as dari keraguan dan
keduan.a kini sudah lupa diri. :ang ada han.alah kegem)iraan )ertanding karena )aru
sekarang mereka )enar,)enar )ertemu lawan .ang setanding- dan )aru sekali ini mereka
)ertanding tanpa ada sedikit pun perasaan )enci atau marah. Kini mereka )ertanding
demi ilmu itu sendiri- seperti orang )erlatih sa+a- akan tetapi +auh le)ih he)at dan sungguh
karena keduan.a tidak mau sampai kalah. (aka- kini han.a +urus,+urus .ang paling
ampuh sa+alah .ang mereka keluarkan dan di dalam hati mereka penuh kekaguman
terhadap lawan. Sukar dilihat siapa .ang terdesak dan siapa .ang mendesak antara
keduan.a- karena )etapapun +uga- setelah kini mereka melihat intin.a- ada unsur,unsur
.ang sama dalam dasar ilmu pedang mereka. Han.a dalam hal tenaga dalam- Sim Hong
Bu harus mengakui )ahwa dia masih kalah setingkat6 3kan tetapi- Ilmu 1edang Koai,
liong Kiam,sut demikian he)atn.a sehingga kekalahan tenaga ini dapat ditutupn.a
dengan gerakan cepat dan aneh sehingga dia tidak harus mengadu tenaga secara
langsung.
Serang men.erang ter+adi- tikaman dan totokan ditukar- )acokan dan pukulan silih
)erganti- dan )ukan han.a sen+ata mereka .ang saling men.am)ar- melainkan +uga
tangan kiri mereka sering kali melakukan totokan dan pukulan maut .ang amat he)at-
.ang kalau ditangkis menim)ulkan getaran .ang )ahkan terasa pula oleh 2i Sian .ang
)erdiri di pinggir. Setelah lewat dua ratus +urus- 2i Sian memandang dengan alis
)erkerut. Se)agai seorang ahli- maklumlah dara ini )ahwa perkelahian sehe)at ini kalau
dilan+utkan- tentu han.a )eraki)at ro)ohn.a seorang di antara mereka- mungkin ro)oh
untuk tidak dapat )angkit kem)ali atau tewas. Setiap serangan .ang dilakukan mereka itu
adalah serangan maut .ang amat he)at- .ang kalau mengenai lawan sudah pasti akan
merenggut n.awa lawan6
(emang )enarlah apa .ang dipikirkan oleh 2i Sian ini. Setelah lewat dua ratus +urus
Kam Hong .ang le)ih matang dalam hal latihan- dan +uga memang le)ih sempurna
menguasai ilmun.a- dapat melihat kelemahan,kelemahan .ang walaupun sedikit dalam
gerakan Hong Bu- namun cukuplah untuk dimasukin.a dengan serangan kilat .ang akan
mem)uat lawan ro)oh. 3kan tetapi pendekar ini tidak tega mero)ohkan Hong Bu dengan
serangan maut. Dia sama sekali tidak ingin melukain.a dengan )erat. Tim)ul keraguan
dalam hatin.a. 3pa gunan.a kalau dia menang/ Se)alikn.a- andaikata dia mengalah
sekalipun- hal itu pasti akan diketahui oleh Sim Hong Bu dan +uga oleh Bu 2i Sian dan
tidak akan ada manfaatn.a lagi- )ahkan mungkin Hong Bu akan merasa tersinggung
kalau dia senga+a mengalah. (aka- se)aikn.a kalau dia mem)eri is.arat kepada pemuda
itu )ahwa dia tidak ingin )ermusuhan dan )ahwa dia )ersedia menghentikan
pertandingan itu dan )ersedia pula mengalah. 8leh karena itu- ketika dia kem)ali melihat
lowongan .ang merupakan kekosongan atau kelemahan dari lawan- secepat kilat
sulingn.a meluncur ke arah kiri dada Hong Bu dan se)elum pemuda ini dapat
menghindarkan diri karena memang posisin.a sudah terdesak dan terkurung- tahu,tahu
u+ung suling sudah mengenai dada kirin.a.
*Duk60
Sim Hong Bu terke+ut )ukan main karena )iarpun u+ung suling itu dengan tepat sekali
mengenai dada- namun tidak terasa apa,apa dan totokan tadi sama sekali tidak
mengandung kekuatan sin,kang sehingga ketika mengenai kulit dadan.a lalu mem)alik6
Dari heran- Hong Bu men+adi merah mukan.a karena dia pun maklum )ahwa lawann.a
senga+a tidak mengisi tenaga pada totokan tadi- dan hal ini han.a dapat diartikan )ahwa
lawan memang tidak menghendaki )erkelahi dengann.a. 1adahal- dia pun mengerti )enar
)ahwa kalau tadi Kam Hong mengisi totokann.a dengan tenaga sin,kang- dia tentu sudah
ro)oh- kalau tidak mati seketika- sedikitn.a tentu terluka parah atau ro)oh tertotok dan
kalah. ;elaslah )ahwa pendekar .ang dikagumi dan dihormatin.a itu memang senga+a
tidak mau mengalahkann.a- hal ini )enar,)enar mem)uat dia merasa )erterima kasih
akan tetapi +uga mem)uka matan.a )ahwa dia kalah +auh dalam hal pengalaman
di)andingkan dengan pendekar sakti ini. (aka- kalau dia melan+utkan pertandingan itu-
sama sa+a dengan mengaku )ahwa dia tidak tahu diri6
*Trang....60 1edang )ertemu dengan suling dan pedang itu terlepas dari tangan Hong Bu.
1emuda ini melangkah mundur dan men+ura.
*Kam,taihiap- sa.a Sim Hong Bu .ang mewakili keluarga 2u mengaku )ahwa di
tanganku- Koai,liong Kiam,sut telah kalah melawan Kim,siauw Kiam,sut60 9alu dia
men+ura lagi dan mengam)il pedangn.a dari atas tanah.
*Saudara Sim Hong Bu- engkau terlalu merendah. Koai,liong Kiam,sut he)at )ukan main
dan kalau toh aku dapat mengunggulimu sedikit- hal itu )ukan karena ilmun.a-
melainkan karena engkau kalah matang dalam latihan dan pengalaman. Ilmu pedangmu
he)at )ukan main60
*3pa ini/ Saling mengalah dan saling merendah6 Sim Hong )u- kakak seperguruanku
memang lemah. Biarlah aku .ang mewakili Kim,siauw Kiam,sut- ingin kuco)a sampai di
mana he)atn.a Koai,liong Kiam,sut- dan antara kita tidak perlu ada sungkan,sungkanan
dan mengalah segala macam60 Berkata demikian- 2i Sian sudah men.erang dengan
suling emasn.a- serangan maut .ang he)at sekali sehingga terpaksa Hong Bu menangkis.
*2ringggg....60 Bunga api )erpi+ar saking kerasn.a pertemuan sen+ata itu.
*Sumoi- +angan....60 teriak Kam Hong.
*2i Sian- aku sudah mengaku kalah-0 kata Hong Bu- suaran.a mengandung kegetiran
hati. Dia telah patah hati dan dia tadi menghendaki tewas di tangan pendekar sakti Kam
Hong- siapa kira pendekar itu mengalah dan dia kalah tanpa terluka sedikit pun. Hal ini
mem)uatn.a merasa perih sekali karena di)iarkan hidup menderita patah hati6
*Tidak- tadi Suheng telah )an.ak mengalah dan engkau senga+a mem)iarkan pedangmu
lepas. Kaukira siapa aku ini/ 3nak kecil .ang mudah sa+a di)odohi/ Ha.o- lawan aku-
kalau engkau tidak )erani dan kalau engkau takut- selan+utn.a engkau harus mengaku se,
)agai seorang pengecut60
*2i Sian....60 Hong Bu )erseru- +antungn.a seperti ditusuk rasan.a.
*Sumoi- engkau terlalu....60
*4ngkau )erpihak kepadan.a- Suheng/ Boleh- kau )erdua kero.oklah aku60 Berkata
demikian- 2i Sian sudah men.erang lagi kepada Hong Bu .ang terpaksa harus
menggerakkan pedang dan melindungi dirin.a kalau tidak mau mati kon.ol. Hatin.a
)erduka )ukan main. Tentu sa+a pantang )agin.a untuk hidup se)agai pengecut6 (aka
terpaksa dia pun menangkis dan )alas men.erang sehingga seaat kemudian mereka
)erdua telah )ertanding dengan seru dan he)at. Kam Hong )erdiri )ingung sekali- tidak
mengerti mengapa sumoin.a demikian marah dan mem)enci Hong Bu.1ada saat itu
muncul tiga orang .ang )ukan lain adalah 2u Kang Bu- :u Hwi- dan 2u 1ek In6 (ereka
)ertiga itu akhirn.a dapat menemukan +e+ak Sim Hong Bu dan ti)a di tempat itu pada
saat Hong Bu sedang )ertanding dengan he)atn.a melawan 2i Sian. (elihat ini 2u 1ek
In sudah hendak meloncat untuk mem)antu suhengn.a- akan tetapi 2u Kang Bu
memegang lengann.a. 1endekar ini melihat )etapa Kam Hong )erdiri di situ se+ak
mereka datang dan sama sekali tidak mem)antu 2i Sian. 8leh karena itu- kalau sekarang
dia serom)ongan datang,datang lalu mem)antu Sim Hong Bu- sungguh hal ini
merupakan suatu kecurangan .ang mem)ikin malu. Inilah se)a)n.a maka dia mencegah
keponakann.a untuk mem)antu Hong Bu. Dan pendekar tinggi )esar ini pun sudah
memandang penuh dengan kekaguman karena pertandingan antara mereka itu sungguh
he)at luar )iasa. Baru sekaranglah dia dapat mengagumi Ilmu 1edang Koai,liong Kiam,
sut .ang diwarisi oleh Hong Bu- akan tetapi dia +uga )erkesempatan men.aksikan
kehe)atan suling emas di tangan dara itu. He)at sekali6 Kedua ilmu itu sungguh
merupakan ilmu .ang +arang dapat ditemukan tandingann.a di dunia ini.
3kan tetapi han.a Kam Hong seorang .ang sudah dapat mengenal kedua ilmu itu dan
dapat mengikuti pertandingah itu dengan amat +elas .ang melihat ken.ataan )etapa Sim
Hong Bu kini selalu mengalah terhadap 2i Sian6 Kalau tadi dia sendiri mengalah
terhadap Sim Hong Bu- mengalah sedikit sa+a- kini Hong Bu mengalah secara
keterlaluan6 1emuda itu tidak pernah melakukan serangan .ang sungguh,sungguh-
se)alikn.a- 2i Sian .ang melakukan serangan dengan +urus,+urus terampuh dari Ilmu
Kim,siauw Kiam,sut.
Sementara itu- ketika Hong Bu melihat datangn.a susiokn.a dan dua orang wanita .ang
tidak dilihatn.a +elas karena dia didesak he)at oleh lawan- hatin.a terguncang dan
kedukaann.a memuncak- maka ketika itu gerakann.a menangkis kurang tepat dan kurang
kuat.
*Tokkk60 >+ung suling itu mengenai lehern.a- dan )iarpun dia sudah miringkan
kepalan.a- masih sa+a u+ung suling itu mengenai pangkal lehern.a. Serangan ini he)at
sekali dan Hong Bu ter+ungkal dan ter)anting- tak mampu )ergerak lagi6
*Suheng....60 2u 1ek In men+erit dan menu)ruk tu)uh itu sedangkan Kam Hong sudah
menarik tangan 2i Sian .ang +uga ter)elalak memandang ke arah Hong Bu- wa+ahn.a
agak pucat karena ia tidak )ermaksud mem)unuh Hong Bu dan kini melihat pemuda itu
ter+ungkal- hatin.a merasa ngeri karena ia khawatir kalau,kalau ia telah kelepasan tangan
mem)unuh orang .ang se)enarn.a amat disukain.a itu6
1ek In sudah menangis sam)il memeluk tu)uh Hong Bu .ang tak )ergerak seperti ma.at
itu. (ata pemuda itu mendelik dan mukan.a pucat- napasn.a )erhenti6 2u Kang Bu
cepat memeriksa dan mengurut )e)erapa +alan darah di dada- punggung dan leher- maka
nampaklah Hong Bu mengeluh lirih dan napasn.a pun )er+alan kem)ali. *Dia akan
sem)uh....0 kata 2u Kang Bu dan melihat ini- Kam Hong dan 2i Sian merasa lega )ukan
main.
*(aafkan kami60 kata Kam Hong sam)il men+ura ke arah 2u Kang Bu- kemudian ia
memegang tangan sumoin.a dan menarikn.a pergi meninggalkan tempat itu. Kam Hong
maklum )ahwa +ika di)iarkan sumoin.a )erada di situ le)ih lama lagi- )ukan tidak
mungkin tim)ul kesalahpahaman )aru dengan keluarga 2u. Dia tidak menghendaki hal
ini- apalagi di situ terdapat pula :u Hwi- )ekas tunangann.a dan hal ini pun mem)uat dia
merasa tidak enak sekali. Dan agakn.a 2u Kang Bu +uga tidak ingin mencari urusan. Dia
sudah melihat )etapa +ago dari keluarga 2u telah kalah dan dia tahu )ahwa melawan
1endekar Suling 4mas dan sumoin.a .ang amat lihai itu dia dan isterin.a tidak akan
menang.
2u 1ek In sudah memondong tu)uh Hong Bu. *(ari kita mencari tempat .ang )aik
untuk merawatn.a-0 kata gadis itu kepada pamann.a.
*Baik- akan tetapi )iarkan aku memondongn.a- 1ek In-0 kata pamann.a.
*Biarlah- 1aman- )iarlah aku memondongn.a-0 1ek In )erkata dan mendekap tu)uh
pemuda itu seperti orang memondong anak kecil sa+a. Bagi seorang gadis seperti 1ek In
.ang memiliki kepandaian cukup tinggi- memondong tu)uh seorang dewasa )ukan hal
.ang sukar.
3khirn.a mereka menemukan se)uah pondok kecil terpencil di luar dusun. (ereka
men.ewa pondok ini dari kakek petani .ang memilikin.a dan 1ek In lalu mere)ahkan
Hong Bu di atas dipan )am)u sederhana .ang )erada di dalam kamar. 2u Kang Bu dan
:u Hwi segera memeriksa kem)ali keadaan pemuda itu. (ereka adalah suami isteri .ang
)erilmu tinggi- )ahkan :u Hwi mengerti pula tentang ilmu pengo)atan. Totokan suling
tadi memang he)at- akan tetapi untung meleset dari urat penting .ang dapat mem)awa
maut. Totokan itu menggetarkan +antung- akan tetapi karena tu)uh Hong Bu memang
amat kuat- maka tidak sampai mem)aha.akan dirin.a- walaupun mem)uatn.a ro)oh
pingsan dan sekitar pundak dan pangkal leher men+adi ke)iruan karena ada otot .ang
pecah.
2u Kang Bu dan isterin.a lalu mencarikan o)at ke 9ok,.ang- sedangkan 1ek In men+aga
pemuda itu dengan penuh perhatian. 1ek In .ang terus men+aga dan meminumkan o)at
sedikit demi sedikit- men+aga siang dan malam dan merawatn.a penuh kasih sa.ang
sehingga melihat ini- 2u Kang Bu dan :u Hwi merasa terharu )ukan main. Baru pada
keesokan harin.a- pernapasan Hong Bu )er+alan seperti )iasa dan mukan.a .ang tadin.a
pucat itu men+adi agak kemerahan kem)ali.
Hari telah larut ketika Hong Bu mengeluh lirih. 1ek In cepat mendekatin.a- duduk di tepi
dipan dan mera)a dahi pemuda itu- lalu mempergunakan saputangan untuk mengusap
keringat .ang mem)asahi dahi dan leher. 1emuda itu telah )erkeringat dan menurut
paman dan )i)in.a- kalau pemuda itu sudah mengeluarkan keringat )erarti akan segera
sem)uh. Bukan main girang hati 1ek In dan ia menatap wa+ah .ang tampan itu dengan
penuh kemesraan.
Kedua mata itu ter)uka perlahan- lalu )erkedip,kedip karena agak silau oleh sinar
matahari .ang memasuki kamar lewat +endela. Kemudian- setelah mata itu agak ter)iasa-
Hong Bu memandang kepada 1ek In- lalu )erkata lirih- *Siapa 5ona..../0
(endengar pertan.aan ini- hampir sa+a 1ek In tertawa geli- akan tetapi ia segera teringat
)ahwa semen+ak men+adi suhengn.a- )arulah sekali ini Hong Bu melihat ia )erpakaian
se)agai seorang wanita dengan ram)ut digelung ke atas.
1ek In tersen.um manis. *2o)a kauterka- siapa aku ini/0 Suaran.a terdengar merdu
sekali karena hatin.a riang melihat pemuda itu telah siuman dan tampak sehat.
*Seperti.... seperti tak asing )agiku....0 Hong Bu mengerutkan alisn.a. (emang gadis ini
telah dikenaln.a6 3kan tetapi dalam detik,detik pertama dia lupa lagi siapa ia. 3kan
tetapi dia segera menepuk dahin.a.
*Sumoi....6 3h- )enar- engkau Sumoi 2u 1ek In....60
1ek In tertawa dan menutupi mulutn.a. *3ku sudah khawatir engkau tidak akan
mengenalku-0 katan.a tertawa.
Hong Bu +uga tertawa. *Siapa dapat mengenalmu/ 4ngkau telah men+adi seorang gadis
.ang.... manis sekali60
2u 1ek In cem)erut. *3pa kaukira )iasan.a aku )ukan seorang gadis/0
Hong Bu )aru sadar )ahwa dia telah kesalahan )icara. *(aaf- )ukan )egitu maksudku....
eh- maksudku....0 memang )aru sekarang inilah dia men.adari )ahwa sumoin.a adalah
seorang gadis- seorang gadis .ang cantik manis. (ungkin )iasan.a dia hampir tidak
memperhatikan 1ek In karena gadis itu )agin.a seperti adik seperguruan )iasa sa+a-
hampir seorang saudara atau kawan )aik laki,laki karena gadis itu selalu )erpakaian pria.
*(aksudmu )agaimana/0 1ek In menggodan.a.
*(aksudku.... eh- di mana aku ini/ 3pa .ang telah ter+adi/ 3hhh....0 Dan Hong Bu
)angkit duduk dengan wa+ah muram. Teringatlah dia akan Semua itu- akan
pertandingann.a melawan 2i Sian dan )etapa karena mengalah maka ia terkena totokan
suling emas.
*4ngkau sudah ingat- Suheng/0 tan.a 1ek In halus- suaran.a mengandung kekhawatiran.
1emuda itu mengangguk dan menatap wa+ah sumoin.a. *Kiran.a aku )elum mati....0
*4ngkau n.aris tewas- Suheng. Kata 1aman- kalau sedikitsa+a ke atas- mengenai urat
penting- engkau takkan tertolong lagi. (enurut 1aman dan Bi)i- agakn.a gadis itu
memang senga+a tidak mem)unuhmu....0
*Hemm....- mana Susiok 2u Kang Bu/0
*Dia dan Bi)i sedang )erada di luar tadi....0
3kan tetapi pada saat itu- 2u Kang Bu dan :u Hwi memasuki kamar dan mereka )erdua
merasa girang melihat )etapa Hong Bu telah siuman dan nampak sehat kem)ali. Hong Bu
cepat mem)eri hormat kepada suami isteri itu dan )erkata dengan suara penuh
pen.esalan-
*Susiok- harap maafkan )ahwa teecu tidak )erhasil memenuhi pesan Suhu sehingga teecu
kalah ketika melawan pewaris Kim,siauw Kiam,sut.0
2u Kang Bu menarik napas pan+ang. *3ku sudah men.aksikan pertandingan itu dan aku
tidak men.alahkanmu- Hong Bu. (emang he)at sekali Ilmu Suling 4mas itu- tiada
keduan.a di dunia ini. Bagaimanapun +uga- kita harus )i+aksana dan dapat melihat
kelemahan sendiri. 3ku tidak setu+u dengan pendapat kakakku .ang )erkeras hendak
mem)alas kekalahan. Biarpun kedua ilmu itu )ersum)er dari keluarga kita- akan tetapi
+elaslah )ahwa Ilmu Suling 4mas ini +auh le)ih tua dan tidak mengherankan kalau le)ih
kuat daripada Koai,liong Kiam,sut .ang tercipta ratusan tahun kemudian. Sudahlah-
Hong Bu- tidak perlu hal itu di)uat men+adi )e)an )atin dan rasa penasaran.
Bagaimanapun +uga- harus kita akui )ahwa mereka )erdua itu adalah pendekar,pendekar
.ang he)at.03tas )u+ukan 2u Kang Bu- akhirn.a Sim Hong Bu mau untuk ikut kem)ali
ke lem)ah. Bahkan 2u Kang Bu .ang )erwatak +u+ur itu menam)ahkan pula secara )lak,
)lakan- di depan 1ek In. *4ngkau tentu masih ingat akan pesan Twako )ahwa dia
menghendaki agar engkau dan 1ek In )er+odoh- Hong Bu. Kurasa hal itu amat )aik- dan
kalau memang engkau men.etu+ui- marilah kita segera langsungkan sa+a pernikahan itu di
sana. >sia 1ek In sudah cukup untuk segera mem)entuk rumah tangga denganmu.0
(endengar ucapan itu otomatis Hong Bu menoleh dan memandang kepada 1ek In.
Se+enak mereka saling pandang- akan tetapi 1ek In lalu menundukkan mukan.a .ang
men+adi merah sekali. Dan Hong Bu mempun.ai perasaan .ang aneh. (engapa )aru
sekarang dia seolah,olah )aru melihat 1ek In/ Seorang gadis .ang amat manis- dan dia
mendengar )etapa gadis ini merawatn.a sehari semalam tanpa )eran+ak dari sampingn.a-
tidak makan tidak tidur. Dia tahu )enar )etapa )esar rasa cinta kasih sumoin.a ini
terhadap dirin.a dan dia selama ini tidak memperhatikan karena keadaan 1ek In .ang
selalu )erpakaian seperti pria itu seolah,olah memiliki da.a tolak .ang )esar. 3kan tetapi
sekarang lain sekali keadaann.a. Gadis itu tern.ata memiliki da.a tarik .ang cukup kuat
dan terus terang sa+a- dia suka melihat wa+ah .ang manis itu- )entuk tu)uh .ang padat-
indah dan menggairahkan se)agai wanita itu. Dan dia pun kini sudah tidak mempun.ai
harapan lagi terhadap diri 2i Sian. (engapa tidak/ Kalau dia menolak- apa pula
alasann.a/ Dan penolakann.a tentu akan mem)uat 1ek In merasa sengsara- di samping
mem)uat hu)ungann.a dengan keluarga 2u men+adi ham)ar.
*Baiklah- Susiok. 3kan tetapi usul Susiok itu mengingatkan kepada teecu )ahwa untuk
memperoleh doa restu dari arwah a.ah teecu- selagi teecu )erada di 1ropinsi Ho,nan ini-
se)aikn.a kalau teecu mengun+ungi makam a.ah dan )ersem)ah.ang di sana.0
*Tentu sa+a- itu )aik sekali6 Di manakah makam a.ahmu/0
*Di dekat kota Sin,.ang- di selatan Sungai Huai.0
*Baik- kalau )egitu mari kita pergi )eramai ke sana- aku pun ingin mem)eri hormat
kepada makam a.ahmu-0 kata 2u Kang Bu .ang tidak ingin kehilangan lagi murid
keponakann.a itu kalau mereka harus )erpisah lagi. (aka )erangkatlah mereka
meninggalkan dusun itu menu+u ke selatan. Tu)uh Hong Bu .ang kuat itu mem)uat dia
sem)uh kem)ali dalam waktu singkat dan )e)erapa hari kemudian dia sudah pulih
kem)ali seperti )iasa.
AAA
*2i Sian- sungguh aku men.esal sekali mengapa engkau sampai melukai Hong Bu seperti
itu- n.aris dia tewas di tanganmu-0 kata Kam Hong ketika mereka )er+alan meninggalkan
lem)ah itu.
2i Sian merasa ngeri mendengar ini dan ia pun )ersungut,sungut- *Ha)is hatiku mengkal
sekali sih60
*Kenapa/ Bukankah dia han.a memenuhi tugas .ang diperintahkan gurun.a untuk
mengadu ilmu denganku/ Dan )ukankah dia sudah mengaku kalah/ Kenapa engkau
mendesakn.a sehingga melukain.a- 2i Sian/ 1adahal- engkau sendiri tentu sudah tahu
)enar )etapa selama dalam perkelahian melawanmu itu dia terus mengalah. 3h- kenapa
engkau )egitu ke+am kepadan.a- 2i Sian/ 4ngkau tahu- dia amat mencintamu....0
*Suheng60 2i Sian )erkata dengan suara mem)entak sehingga menge+utkan hati Kam
Hong. *;usteru itulah .ang mem)ikin hatiku +engkel60
Kam Hong memandang dengan heran. *3pa katamu/ Kau +engkel karena dia
mencintamu/0
*Bukan60
*Ha)is apa/ 3pakah engkau +engkel karena dia mentaati perintah gurun.a dan
menantangku/0
*;uga tidak60
*Ha)is- apa .ang mem)uatmu +engkel/0
*Karena dia )erani melamarku60
*3h- le)ih aneh lagi itu. Dia melamarmu adalah sudah wa+ar- karena dia mencintamu-
dan kulihat dia memang seorang pemuda pilihan .ang he)at. 3ku pun masih merasa
heran dan penasaran mengapa engkau tidak menerima pinangann.a malah marah,marah-
padahal pinangan itu wa+ar sa+a.0
Ti)a,ti)a 2i Sian memandang kepada suhengn.a dengan sinar mata muram. *Suheng-
mengapa engkau )egitu mem)enciku/0
*4h/0 Kam Hong memandang )engong dan terheran.
*4ngkau demikian mem)enciku sehingga engkau ingin agar aku meninggalkanmu.
Begitukah/ 4ngkau seperti mendorongku untuk menerima pinangan Hong Bu. Itulah
.ang mem)uatku +engkel60
Kam Hong memandang dengan +antung )erde)ar. Tak salah lagi- 2i Sian mencintan.a6
Dia )erusaha untuk men.angkal ken.ataan ini- untuk mem)antah hatin.a sendiri- untuk
mendorong sumoin.a agar )er+odoh dengan pemuda .ang le)ih patut men+adi sisihan 2i
Sian- .ang sama mudan.a. 3kan tetapi tern.ata itu malah mendatangkan kemarahan di
dalam hati 2i Sian6
*Kalau )egitu maafkanlah aku- Sumoi. (aksudku )aik....0
*Sudahlah- Suheng- harap +angan )icarakan itu lagi. 3ku pun men.esal sekali telah
mero)ohkan Hong Bu. Se)enarn.a aku suka kepadan.a. (asih untung )ahwa dia tidak
tewas olehku tadi. 3ku men.esal.0
Kam Hong perca.a. Dari suaran.a sa+a +elas ter)ukti )ahwa sumoin.a )enar,)enar
men.esal dan se)etuln.a sumoin.a sama sekali tidak mem)enci Hong Bu. Han.a karena
Hong Bu meminangn.a- dan karena dia sendiri seperti men.etu+ui dan mendorong- maka
hal itu mendatangkan kemarahan di hati sumoin.a.
*Baiklah- Sumoi. 3pakah kita +adi mem)eli perahu/0
*Tidak- sudah hilang seleraku untuk melakukan per+alanan melalui air. Kita )erpesiar
sa+a di 1egunungan Bu,niu,san ini- aku mendengar )ahwa pemandangan di situ amat
indahn.a.0
*Benar- Sumoi. Dan )am)u,)am)u dari Bu,niu,san amat terkenal. Ban.ak terdapat
)am)u,)am)u .ang indah dan aneh,aneh )entukn.a di pegunungan ini.0
(ereka pun lalu melakukan per+alanan seenakn.a di pegunungan itu- kalau malam
mereka )ermalam di hutan,hutan. (ereka tidak kekurangan makanan karena terdapat
dusun,dusun )erpencaran di pegunungan itu di mana mereka dapat mem)eli )uah,)uah
dan +uga daging .ang mereka masak di rumah para penduduk dusun.
1ada suatu pagi- ketika mereka keluar dari se)uah dusun di lereng timur setelah malam
tadi mereka )ermalam di dusun itu- ti)a,ti)a 2i Sian menuding ke depan. *Suheng-
)ukankah itu ada orang datang/0
Kam Hong +uga sudah melihatn.a. 1agi itu ka)ut te)al memenuhi lereng sehingga .ang
nampak han.a )a.angan )erlari dari depan- kadang,kadang nampak kadang,kadang
tidak- tergantung te)al tipisn.a ka)ut .ang lewat dengan cepat seolah,olah ka)ut,ka)ut
itu ketakutan oleh munculn.a sinar matahari di )alik puncak.
3khirn.a )a.angan itu ti)a di depan mereka dan terke+ut ketika saling mengenal. :ang
datang itu )ukan lain adalah ;enderal (uda Kao 2in 9iong6 Kalau Kam Hong dan
sumoin.a terke+ut- se)alikn.a 2in 9iong tersen.um gem)ira sekali melihat mereka.
2epat +enderal .ang )erpakaian preman itu men+ura dengan hormat sam)il )erseru- *3h-
akhirn.a sa+a dapat +uga )ertemu dengan ;i,wi setelah dengan susah pa.ah mencari +e+ak
;i,wi6 3kan tetapi- tidak sa.a sangka akan )ertemu dalam ka)ut ini sehingga agak
menge+utkan +uga.0
*Kiran.a Kao,goanswe .ang datang60 kata Kam Hong dan tersen.um kagum. 1emuda ini
adalah putera tunggal 1endekar 5aga Sakti Gurun 1asir. Hati siapa takkan kagum
memandangn.a/ Seorang pemuda .ang tampan dan gagah perkasa- memiliki ilmu
kepandaian .ang +arang ditemukan tandingann.a- dan semuda itu telah men+adi seorang
panglima- seorang +enderal6 *3h- selamat datang- Kao,goanswe- dan ada kepentingan
)esar apakah maka engkau )ersusah pa.ah mencari kami/0
*Harap Kam,taihiap +angan men.e)ut sa.a goanswe- )iarpun sa.a seorang +enderal akan
tetapi pada saat ini sa.a tidak )ertugas dan lihat sa+a pakaianku adalah orang )iasa-
)ukan/ Dan keperluanku adalah keperluan pri)adi- )ukan se)agai seorang )erpangkat.0
Kam Hong tersen.um. *Baiklah- Saudara Kao 2in 9iong. 5ah- keperluan apakah .ang
kau)awa/0
2in 9iong memandang kepada 2i Sian dan tersen.um. Gadis itu +uga tersen.um karena
sudah lama ia mengenal 2in 9iong. *Bagaimana ka)arn.a- 5ona Bu/ Kuharap engkau
sehat,sehat sa+a.0
*Terima kasih- aku )aik,)aik sa+a- Saudara 2in 9iong. 3da keperluan apakah engkau
datang mencari kami/0 (ereka saling )erpandangan dan teringatlah mereka akan
pengalaman mereka )erdua ketika )ersama,sama )eraksi di dalam )enteng pasukan
5epal .ang dipimpin oleh 5andini- i)u Siok 9an. Kalau mengenangkan masa lalu- di
dalam hati keduan.a ada suatu kehangatan karena ketika itu mereka )er+uang sehidup se,
mati menghadapi lawan,lawan tangguh.
Betapapun +uga- kini- menghadapi pengakuan cintan.a- dan peminangann.a- 2in 9iong si
+enderal .ang tidak gentar menghadapi ri)uan orang pasukan musuh itu ti)a,ti)a merasa
)adann.a panas dingin dan +antung )erde)ar tegang6 Sampai lama dia tidak mampu
men+awa)- han.a memandang kepada 2i Sian dengan )ingung. Kam Hong .ang
)epandangan ta+am itu agakn.a dapat menduga )ahwa +enderal muda itu ingin
men.ampaikan sesuatu kepada 2i Sian- maka dia pun lalu )erkata dengan suara halus-
*Kalau engkau hendak )icara )erdua dengan Sumoi- silakan- Saudara 2in 9iong- aku
akan men.ingkir le)ih dulu....0
*3h- tidak.... sa.a.... sa.a hendak )icara denganmu- Kam,taihiap60 kata 2in 9iong
dengan gugup.
*Kalau )egitu- )iarlah aku sa+a .ang men.ingkir60 kata 2i Sian dan se)elum ada .ang
men+awa)- ia sudah pergi dari tempat itu- agak men+auh dan melihat,lihat pemandangan
alam .ang indah.
*5ah- )icaralah Saudara Kao 2in 9iong-0 kata Kam Hong sam)il tersen.um
mem)eranikan hati pemuda itu.
*Kam,taihiap- terus terang sa+a.... kedatangan sa.a mencari Tai,hiap )erdua adalah untuk
melamar 5ona Bu 2i Sian60
Hampir sa+a Kam Hong tertawa mendengar ini. (emang tadi- melihat sikap 2in 9iong-
dia sudah setengah menduga )ahwa +angan,+angan pemuda ini hendak men.atakan
cintan.a kepada 2i Sian- maka tadi dia mengusulkan untuk men.ingkir kalau pemuda itu
hendak )icara )erdua dengan sumoin.a. 3kan tetapi dia tidak perca.a akan dugaann.a
sendiri. Dan tern.ata memang )enar6 Bahkan +enderal muda ini menga+ukan lamaran.
Hampir sukar untuk dapat diperca.a )agaimana )isa )egini ke)etulan6 Dalam waktu
)e)erapa hari sa+a- 2i Sian sudah dilamar oleh dua orang pemuda6 Sumoin.a itu sungguh
*laris0- dihu+ani lamaran dan .ang melamarn.a adalah pemuda,pemuda pilihan. 2in
9iong ini dalam segala,galan.a )ahkan tidak kalah di)andingkan dengan Hong Bu- maka
tim)ullah harapan di dalam hatin.a. Siapa tahu kalau sumoin.a akan suka men+adi +odoh
pemuda ini. Dia sendiri akan ikut merasa )angga6 (en+adi mantu 1endekar 5aga Sakti
Gurun 1asir6 Dan pemuda ini pun +u+ur- seperti Hong Bu. Han.a )edan.a- karena pemuda
ini terdidik di kota ra+a- dan hidup se)agai seorang )erkedudukan tinggi- tentu sa+a
pemuda ini masih terikat oleh kesusilaan sehingga merasa malu dan sungkan men.atakan
isi hatin.a. Ber)eda dengan Hong Bu .ang se+ak kecil hidup setengah liar- maka ke+u+ur,
ann.a le)ih ter)uka tanpa halangan sesuatu lagi.
*3hh- Saudara Kao6 Bagaimana ini/ 3ku han.alah suheng dari Sumoi Bu 2i Sian-
)agaimana engkau melamarn.a kepadaku/ Bukankah seharusn.a kepada a.ahn.a..../0
*Tentu sa+a sa.a tidak )erani melampaui Bu,locianpwe- Tai,hiap. Se)elum sa.a mencari
Tai,hiap )erdua- sa.a )ersama orang tua sa.a pernah datang menga+ukan lamaran kepada
Bu,locianpwe dan )eliau sendiri .ang mengan+urkan agar sa.a mencari ;i,wi dan
langsung sa+a meminang kepada 5ona Bu atau kepada Kam,taihiap se)agai walin.a.0
*Hemm....- Bu,locianpwe sungguh menaruh keperca.aan )esar kepadaku. Saudara Kao
2in 9iong- kalau tidak salah- menurut penuturan Sumoi- kalian )erdua telah lama sekali
saling )erkenalan- )ahkan telah men+adi saha)at )aik dan pernah )er+uang )ahu,
mem)ahu- )ukan/ 3ku .akin )ahwa .ang mendorongmu menga+ukan pinangan ini tentu
)erdasarkan hatimu .ang mencinta- )ukan/0
7a+ah 2in 9iong men+adi agak merah- akan tetapi dengan tenang dia menatap wa+ah
pendekar itu dan men+awa)- *Benar demikian- Tai,hiap.0
*Dan engkau tentu tahu )ahwa aku atau siapapun +uga tidak akan dapat memaksa Sumoi-
dan hal itu tergantung sepenuhn.a kepadan.a. 3kan tetapi- aku tidak tahu )agaimana
dengan isi hatin.a. 3pakah ia mencintamu- Saudara Kao/ (aafkan pertan.aanku ini.0
2in 9iong menggeleng kepala. *3ku tidak tahu dengan pasti....0 katan.a lirih seperti
kepada dirin.a sendiri- kemudian dia memandang kem)ali kepada pen
dekar itu. *Terus terang sa+a- kami tidak pernah )icara tentang cinta- Tai,hiap- akan tetapi
kalau sa.a melihat sinar matan.a- sa.a kira.... .ah- mudah,mudahan ia pun mencinta sa.a
seperti sa.a mencintan.a selama ini.0
*Hemm.... kalau )egitu- kiran.a se)aikn.a kalau engkau mengatakann.a kepadan.a
sendiri- karena keputusann.a terserah kepadan.a.0
Kem)ali 2in 9iong nampak gugup. *3h- sukar sekali sa.a dapat )icara kalau di
depann.a- Tai,hiap. Ia seorang )erwatak keras- sa.a sudah mengenaln.a )aik,)aik- dan
sikap keras itu +ustru merupakan satu di antara sifatn.a .ang menarikku. Sa.a.... sa.a
mohon )antuan- Tai,hiap- sukalah men+adi perantara mem)uka percakapan tentang itu.
Kalau sudah dimulai- agakn.a sa.a akan )erani mengemukakan kepadan.a.0
Kam Hong mengerutkan alisn.a. Sungguh tugas .ang )erat. Dia sendiri- walaupun
dilawann.a sendiri dengan melihat ken.ataan )ahwa dia tidak pantas men+adi +odoh
sumoin.a- dia telah +atuh cinta kepada dara itu. Dan kini dia diminta tolong untuk
men+adi perantara per+odohan dara itu dengan orang lain6 3kan tetapi- )ukanlah ini .ang
dia kehendaki/ Bukankah dia akan merasa girang kalau 2i Sian men+adi +odoh 2in
9iong- )ahkan le)ih )aik malah daripada men+adi +odoh Hong Bu/ 2i Sian mungkin akan
marah kepadan.a. 3kan tetapi )iarlah. Dia harus dapat mengam)il keputusan .ang tepat
dan melihat ken.ataann.a )agaimana. Dia masih tidak dapat menerima ken.ataan )ahwa
sumoin.a han.a mencinta dia seorang. 3gakn.a tidak mungkin kalau di samping dia ter,
dapat pemuda,pemuda seperti Hong Bu dan 2in 9iong .ang mencintan.a )ahkan
menga+ukan pinangan kepadan.a6
*Sumoi....60 dia memanggil- suaran.a terdengar agak gemetar.
Gadis itu menoleh. (elihat suhengn.a menggapai- ia lalu menghampiri setengah )erlari.
5ampak masih kekanak,kanakan ketika ia )erlari,lari itu- akan tetapi +uga manis sekali.
2i Sian tersen.um memandang kepada 2in 9iong.
*5ah- sudah selesaikah urusan )esar .ang teramat penting itu/0
*Belum- Sumoi- )ahkan )aru dimulai.0
*4h- kalau )egitu mengapa memanggil aku/0
*Karena urusan ini memang mengenai dirimu. Duduklah- Sumoi dan dengarlah )aik,
)aik-0 kata Kam Hong- 2i Sian mengerutkan alisn.a- se+enak memandang kepada 2in
9iong dengan sinar mata ta+am penuh selidik- akan tetapi ia duduk +uga di atas )atu )esar
.ang )an.ak terdapat di situ.
*3da apa sih- )egini penuh rahasia/0
*Begini- Sumoi. Saudara Kao 2in 9iong ini pernah )ersama a.ah )undan.a pergi
)erkun+ung kepada 3.ahmu di 2in,an- kemudian sekarang ia mencari kita. 3dapun
keperluann.a adalah untuk meminangmu- Sumoi- engkau dilamar untuk men+adi isteri
Saudara Kao 2in 9iong....0
*Suheng6 9agi..../ 4ngkau.... engkau....0 dan 2i Sian lalu menangis6 Tentu sa+a 2in 9iong
terke+ut )ukan main sedangkan Kam Hong han.a termenung sa+a- maklum )ahwa
kem)ali dia telah men.akiti hati sumoin.a.
*5ona Bu 2i Sian- maafkanlah aku....0 kata 2in 9iong. *Sungguh mati- aku me,
minangmu dengan hormat- sama sekali tidak )ermaksud men.inggung perasaanmu....0
*Kau tahu apa tentang men.inggung hati/ Kalian laki,laki sungguh memandang rendah
kaum wanita6 Kenapa laki,laki tidak mau tahu tentang perasaan hati wanita/ Kenapa
tanpa meneliti perasaan wanita- mudah sa+a datang melamar seolah,olah wanita itu
)arang dagangan .ang )oleh sa+a ditawar orang seenak perutn.a/ Kam,suheng- kalau
memang engkau )egitu )enci kepadaku- )ilang sa+a terus terang dan aku pasti akan pergi
dari sampingmu- entah apa +adin.a denganku6 Tidak perlu engkau mendorongku untuk
men+adi isteri orang lain6 Tak kusangka kau.... seke+am ini....0
*Sumoi- sama sekali tidak )egitu....0
*5ona Bu- sekali lagi maafkanlah aku....0
3kan tetapi 2i Sian sudah menca)ut sulingn.a dan menghadapi 2in 9iong sam)il
menantang. *;enderal Kao 2in 9iong6 4ngkau telah meminangku melalui a.ah
kandungku- +uga engkau telah meminangku kepada Kam,suheng .ang agakn.a tidak
peduli kepadaku dan ingin melihat aku men+adi isteri siapapun +uga dan mau mem)erikan
aku kepada pria pertama .ang mau datang meminangku. Sekarang engkau dengarlah
s.aratku. 3ku mau men+adi isterimu asal engkau dapat mengalahkan aku dan dapat
menewaskan aku di sini. (a+ulah607a+ah 2in 9iong men+adi pucat seketika dan dia
merasa +antungn.a seperti ditusuk. Dia telah salah sangka6 Dara ini tidak mencintan.a-
melainkan mencinta Kam Hong6 3kan tetapi agakn.a Kam Hong tidak tahu akan hal ini-
maka pendekar itu seperti mendorong sumoin.a untuk menerima pinangan orang lain.
Tapi dia sendiri dapat melihat dengan +elas dan tahulah dia mengapa 2i Sian marah,
marah- .aitu karena sikap Kam Hong itulah. Dia menarik napas pan+ang dan
menundukkan mukan.a.
*Sumoi- harap engkau +angan )ersikap )egini60 Kam Hong .ang +adi terke+ut sekali
mendengar tantangan 2i Sian terhadap 2in 9iong- menegur. 3kan tetapi tegurann.a ini
)agaikan min.ak .ang men.iram api- mem)uat kedukaan dan kemarahan dalam hati 2i
Sian men+adi semakin )erko)ar. Dengan kedua mata .ang agak kemerahan karena
menangis tadi- ia menoleh dan memandang wa+ah suhengn.a.
*Suheng- daripada engkau mendorong,dorongku untuk men+adi isterin.a- le)ih )aik
engkau mem)elan.a sekali dan )iarlah aku mati di tangan kalian. (a+ulah dan
kero.oklah aku60
*Sumoi....60
2in 9iong sudah ma+u mendekati 2i Sian dan men+ura- mukan.a masih pucat akan tetapi
dengan gagahn.a pemuda- ini menekan perasaan n.eri dan menco)a untuk tersen.um.
*5ona Bu 2i Sian- tern.ata- aku telah )uta. Telah )egitu lama aku mengenalmu- akan
tetapi tern.ata aku salah menafsirkan sikapmu kepadaku. 4ngkau )aik kepadaku )ukan
karena cinta- dan cintaku )ertepuk tangan se)elah. 3ku tahu )ahwa engkau telah
mencinta orang lain- 5ona- dan memang orang itu patut menerima cinta kasihmu karena
dia adalah seorang .ang he)at- cintan.a kepadamu tanpa pamrih untuk dirin.a sendiri
dan dia han.a mendam)akan ke)ahagiaanmu. Kam,taihiap- 5ona Bu- selamat tinggal-
maafkanlah aku se)an.akn.a dan semoga kalian )erdua )er)ahagia.0 Tanpa menanti
+awa)an- 2in 9iong lalu meloncat pergi dari situ meninggalkan mereka )erdua.
Keadaan men+adi sun.i sekali setelah 2in 9iong pergi dan 2i Sian sudah men.impan
sulingn.a dan mem)alikkan tu)uhn.a. Kini ia )erhadapan dengan Kam Hong- saling
)erpandangan sampai )e)erapa lama dan akhirn.a Kam Hong menarik napas pan+ang
dan )erkata- *Sumoi- sungguh kasihan sekali pemuda itu. Dia tidak )oleh sekali,kali
dipersalahkan karena dia +atuh cinta kepadamu dan meminangmu- ah- dapat ku)a.angkan
)etapa hancur rasa hatin.a....0
3kan tetapi ucapan ini sama sekali tidak dipedulikan oleh 2in Sian- )ahkan seperti tidak
didengarn.a- matan.a masih menatap wa+ah suhengn.a dan akhirn.a ia pun )erkata-
*Suheng- )enarkah apa .ang dikatakan oleh 2in 9iong tadi..../0
*3pa/ Kata,kata .ang mana maksudmu/0
*Tentang orang .ang mencintaku tanpa pamrih untuk dirin.a sendiri dan dia han.a
mendam)akan ke)ahagiaanku. Benarkah itu- Suheng/0 Di dalam suara ini terkandung
nada permohonan dan pengharapan .ang menggetar melalui suaran.a. Se+enak Kam
Hong memandang ta+am- mereka saling pandang dan akhirn.a Kam Hong han.a menarik
napas pan+ang lalu mengangguk.
*Kam,suheng....60 2i Sian )erseru dan menangis sam)il menu)ruk suhengn.a .ang lalu
memelukn.a. Dara itu menangis di dada Kam Hong .ang menggunakan tangann.a untuk
mengelus ram)ut .ang hitam halus itu. 3ir mata mem)asahi )a+un.a dan menem)us
mem)asahi kulit dadan.a- )ahkan terasa seolah,olah menem)us kulit dan men.iram
perasaan- menim)ulkan kese+ukan seperti )unga kekeringan menerima curahan air hu+an.
*Suheng....60 akhirn.a 2i Sian dapat meredakan tangisn.a dan )ertan.a- suaran.a lirih
tanpa mengangkat mukan.a dari dada pendekar itu- *Kalau )enar engkau mencintaku
seperti cintaku kepadamu.... .a- tak perlu aku mengaku- aku memu+amu se+ak dahulu-
Suheng.... kalau )enar engkau cinta padaku- kenapa sikapmu )egitu/ Kenapa engkau
seperti mendorongku untuk menerima pinangan orang lain/0
Kam Hong mencium ram)ut kepala .ang )ersandar di dadan.a itu- Dekapann.a men+adi
kuat untuk )e)erapa lama- kemudian mengendur lagi dan dia pun )erkata- *Sumoi-
semen+ak aku merasakan )ahwa hu)ungan antara kita )eru)ah.... semen+ak aku melihat
ge+ala )ahwa engkau +atuh cinta kepadaku seperti cinta seorang wanita terhadap pria- dan
aku melihat ken.ataan )ahwa perasaan hatiku pun condong seperti itu- mencintamu
)ukan se)agai seorang suheng terhadap sumoin.a melainkan se)agai seorang pria
terhadap seorang wanita- maka aku men+adi khawatir sekali. Karena itulah maka aku
dahulu senga+a meninggalkanmu )ersama Sim Hong Bu....0
1endekar itu )erhenti )icara dan 2i Sian .ang tadi mendengarkan penuh perhatian- lalu
)ertan.a- *3kan tetapi- mengapa- Suheng/ (engapa/ 3pa salahn.a kalau kita saling
mencinta se)agai wanita dan pria- )ukan han.a se)agai suheng dan sumoi/ 3pa
salahn.a/0
*Ingatkah engkau akan ucapan 2in 9iong tadi/ Dia )ermata ta+am dan )erotak cerdas-
sekilas pandang sa+a dia telah dapat men.elami sampai mendalam. 3ku mencinta
padamu- Sumoi- dan cintaku )ukan han.a untuk men.enangkan diriku sendiri. 3ku ingin
melihat engkau )er)ahagia. 3ku melihat ken.ataan )ahwa aku adalah seorang .ang
sudah )erusia +auh le)ih tua daripadamu. Selisih antara kita )elasan tahun6 3ku khawatir
)ahwa kelak engkau akan men.esal dan tidak )er)ahagia di sampingku. 3ku melihat
)etapa engkau +auh le)ih tepat men+adi sisihan pendekar,pendekar muda seperti Hong Bu
atau 2in 9iong. Karena itulah maka aku seperti mendorongmu- aku han.a ingin melihat
engkau )er)ahagia- Sumoi. 5ah- sudah kukeluarkan semua isi hatiku....0 1endekar itu
menariknapas pan+ang- hatin.a terasa lapang setelah dia mengeluarkan semua itu.
2i Sian melepaskan diri dari pelukan dan melangkah mundur selangkah- lalu memandang
suhengn.a dengan sinar mata penasaran. *Suheng- kalau aku- mencinta han.a karena
melihat usia muda- wa+ah tampan- kedudukan- harta )enda- kepandaian dan semacamn.a
lagi- )erarti aku han.a mencinta semua keadaan dan sifat itu- )ukan mencinta orangn.a.
3kan tetapi aku mencintamu karena dirimu- karena engkau adalah engkau- Suheng....
mengapa )icara tentang per)edaan usia segala/ Kenapa engkau .ang katan.a mencintaku
dan ingin melihat aku )er)ahagia- malah tega meninggalkan aku sendirian- mem)iarkan
aku merana dan sengsara dan menderita rindu- kemudian malah tega hendak
mendorongku men+adi isteri orang lain/ Suheng ingin melihat aku )er)ahagia- atau ingin
melihat aku sengsara/ Ke)ahagiaan han.alah apa)ila aku )erada di sampingmu-
Suheng60
*Sumoi- kaumaafkan aku....0 Dengan penuh keharuan hati Kam Hong lalu merangkul
dara itu. 2i Sian mengangkat mukan.a- )erdekatan dengan muka suhengn.a dan seperti
ada da.a tarik sem)rani .ang kuat- entah siapa .ang )ergerak le)ih dulu- tahu,tahu
mereka telah )erciuman dengan mesra.
2inta asmara )ukan sekedar terdorong oleh da.a tarik masing,masing antara pria dan
wanita- walaupun tentu sa+a dimulai oleh suatu da.a tarik. Da.a tarik- itu )isa sa+a )erupa
wa+ah rupawan- kedudukan tinggi- harta )enda- kepandaian- atau keturunan keluarga
orang )esar. 3kan tetapi +uga dapat )erupa sikap .ang men.enangkan hati .ang tertarik-
tentu sa+a sikap ini pun )ermacam,macam sesuai dengan selera masing,masing .ang
tertarik. 3kan tetapi- hu)ungan kasih sa.ang ini )arulah mendalam dan +uga
mem)ahagiakan orang .ang dicintan.a. Se)alikn.a- cinta asmara .ang didorong oleh
keinginan men.enangkan diri sendiri- sudah tentu akan )ertum)uk kepada )an.ak hal
.ang mendatangkan derita. Derita ini tim)ul karena sekali waktu tentu orang .ang
dicintan.a itu akan melakukan sesuatu .ang dianggapn.a tidak men.enangkan hatin.a
lagi6 Tiada sesuatu .ang kekal di dalam kehidupan ini kecuali cinta kasih6
Seperti kita ketahui- Sim Hong Bu meninggalkan daerah 9ok,.ang dan pergi menu+u ke
Sin,.ang )ersama 2u 1ek In- 2u Kang Bu dan :u Hwi. (ereka tidak tahu )ahwa gerak,
gerik mereka itu telah diawasi se+ak lama dari +auh oleh )an.ak pasang mata .ang
)ersem)un.i,sem)un.i. Baru setelah mereka ti)a di se)uah hutan kecil di lereng gunung-
mereka )erempat merasa heran melihat munculn.a )elasan orang .ang sudah mengepung
mereka. 4mpat orang itu )ersikap tenang- )ahkan Hong Bu tersen.um menge+ek dengan
hati terasa geli. 8rang,orang ini mencari pen.akit- pikirn.a. 3kan tetapi sedikit pun
hatin.a tidak men+adi marah. Kemarahan +auh dari hati Hong Bu pada saat itu. Dia telah
menemukan kese+ukan hati .ang )aru- setelah dia *mengenal0 1ek In se)agai seorang
gadis .ang wa+ar- se)agai kekasihn.a- )ahkan le)ih dari itu- se)agai tunangann.a- calon
isterin.a6 Dan di dalam per+alanan itu- 2u Kang Bu dan isterin.a .ang )i+aksana memang
senga+a mem)eri )an.ak kesempatan kepada mereka untuk )erduaan. Hong Bu selalu
merasa gem)ira dan )ahagia. Terlupakanlah sudah kegetiran .ang terasa oleh penolakan
2i Sian6
(emang- segala macam perasaan han.a tim)ul oleh permainan pikiran .ang mengingat,
ingat )elaka. Seperti +uga kepuasan .ang han.a se)entar- kekecewaan pun lewat )agai
angin lalu sa+a. Suka dan duka silih )erganti seperti awan,awan )ergerak di angkasa.
Ketika Hong Bu merasa kecewa dan )erduka karena penolakan 2i Sian- hal itu tim)ul
karena pikirann.a mengenang semua itu dan menim)ulkan rasa i)a diri dan kecewa.
3kan tetapi sekarang- )egitu pikirn.a penuh dengan kegem)iraan karena hasil )aru .ang
amat men.enangkan dan )aik dalam hu)ungann.a dengan 1ek In- maka semua kedukaan
.ang lalu pun len.ap tanpa )ekas. Kita ini- )iarpun sudah dewasa- namun masih tiada
)edan.a dengan anak,anak- han.a )adan kita sa+a .ang )ertum)uh men+adi )esar- kita
masih mudah tertawa dan menangis- seperti kanak,kanak .ang mudah tertawa
memperoleh permainan )aru dan mudah menangis karena kehilangan sesuatu .ang
disenangin.a. 3kan tetapi setiap muncul pengganti .ang )aru- .ang lama- )aik .ang
men.enangkan maupun .ang men.usahkan- akan terlupa dan hilang tak )er)ekas. :ang
)er)eda han.alah macam permainan itu sa+a.
Biasan.a- kita manusia- di u+ung dunia .ang manapun +uga- selalu menge+ar,nge+ar
pengulangan kesenangan atau mencari keadaan .ang le)ih men.enangkan atau dianggap
le)ih men.enangkan lagi- selalu menco)a untuk men+auhi atau menghindari apa sa+a
.ang dianggap men.usahkan. Kita ingin hidup ini penuh dengan .ang manis,manis sa+a.
Kita lupa )ahwa selama kita mendam)akan .ang manis- maka akan )ermunculanlah .ang
pahit- .ang getir- .ang masam dan se)again.a karena semua itu muncul apa)ila .ang
manis dan kita dam)akan itu tidak tercapai. Itulah romantika hidup. :a manis- .a pahit-
.a getir. Semua itu merupakan kesatuan .ang tak terpisahkan- .ang men+adi isi daripada
kehidupan kita sekarang ini. (engapa kita tidak menerima semua itu secara wa+ar sa+a/
(engapa mesti )ersenang kalau mendapatkan .ang manis akan tetapi mengeluh kalau
memperoleh .ang pahit/ Kalau kita menghadapin.a dengan pengamatan mendalam-
tanpa penilaian si pikiran .ang mencari manis selalu- mungkin kita akan melihat sesuatu
.ang a+ai). Benar pahitkah .ang kita anggap pahit itu dan )enar maniskah .ang kita
anggap manis/ 3pakah akan terasa nikmatn.a manis kalau kita tidak merasakan tidak
enakn.a pahit/ 3pakah kita dapat mengenal terang kalau kita tidak mengenal gelap/
(elihat munculn.a )elasan orang .ang memegang sen+ata golok dan pedang lalu
mengepung tempat itu- :u Hwi +uga tersen.um le)ar seperti melihat sesuatu .ang lucu
sekali. 3kan tetapi tidak demikian dengan 2u 1ek In. Gadis ini mengenal seorang di
antara mereka- .aitu orang .ang )ertu)uh tinggi )esar )erkulit hitam- usian.a sekitar
empat puluh tahun- )erkumis te)al melintang dan lengan kiri orang itu masih di)alut.
8rang itu )ukan lain adalah Koa 2in Gu- guru silat dari 9o,couw .ang le)ih suka pria
tampan daripada wanita cantik itu6 (aka- melihat orang ini- marahlah 1ek In.
*8rang she Koa .ang tidak tahu malu6 Sudah kupatahkan lengan kirimu engkau masih
)erani datang )erlagak- apakah harus kupatahkan tulang lehermu/0 Sam)il )erkata
demikian- 2u 1ek In melangkah ma+u ke arah laki,laki tinggi )esar itu.
Si Tinggi Besar itu ter)elalak. Tentu sa+a dia tidak mengenal 1ek In se)elum dara ini
mem)uka suara dan sekarang dia memandang- dengan mata ter)elalak- *3h- kiran.a
seorang perempuan..../0 katan.a perlahan.
Se)elum 1ek In dapat turun tangan atau )icara lagi- ti)a,ti)a Si Tinggi Besar itu dan
)e)erapa orang kawann.a mem)uat gerakan minggir dan terdengar suara .ang tenang
dan halus- *3h- kiran.a keluarga 9em)ah Suling 4mas .ang )erada di sini60
1ek In tidak +adi men.erang Si Tinggi Besar dan cepat mundur kem)ali mendekati
paman dan )i)in.a dan Hong Bu ketika mengenal siapa .ang mengeluarkan suara itu.
5ampak empat orang )er+alan perlahan memasuki kepungan itu dan tern.ata mereka itu
adalah Toa,ok Su 9o Ti- ;i,ok Kui,)in 5io,nio- Sam,ok Ban Hwa Seng+in- dan orang ke
empat adalah seorang kakek raksasa .ang ram)utn.a sudah putih semua dan pakaiann.a
ser)a hitam- mem)awa se)uah kipas merah dan mengipasi lehern.a tanpa )icara- akan
tetapi +elas memiliki sikap .ang amat )erwi)awa. 2u Kang Bu- isterin.a- dan 1ek In
tidak mengenal kakek ini- akan tetapi Sim Hong Bu terke+ut )ukan main ketika mengenal
)ahwa kakek )erpakaian hitam itu )ukan lain adalah Hek,i (o,ong- manusia i)lis .ang
pernah men+adi ketua perkumpulan i)lis Hek,i,mo itu60
Sementara itu- ketika Hek,i (o,ong melihat Hong Bu- wa+ahn.a )eru)ah. Tadin.a-
kakek ini sama sekali tidak tertarik dan amat memandang rendah kepada orang,orang
.ang hendak dihukum oleh Toa,ok- ;i,ok dan Sam,ok. 3kan tetapi )egitu dia melihat
Hong Bu- tentu sa+a dia mengenal musuh )esar .ang pernah menghancurkan
perkumpulann.a )ersama seorang gadie )ersuling emas dengan suhengn.a .ang lihai
)ukan main itu. Dia merasa glrang )ukan main- merasa )ahwa secara ke)etulan dia dapat
mem)alas dendam atas kekalahann.a dikero.ok tempo hari.
*Ha,ha,ha- kiran.a engkau )ocah setan datang mengantar n.awa60 katan.a sam)il
menudingkan kipasn.a- ke arah muka Sim Hong Bu. (elihat lagak ini- 1ek In .ang tidak
mengenal lagak Hek,i (o,ong- men+adi marah. Tunangan atau kekasihn.a dimaki orang
)ocah setan- tentu sa+a ia marah.
*I)lis tua )ermulut )usuk60 katan.a dan ia pun sudah menca)ut sulingn.a dan
men.erang.
*Sumoi- +angan....60 teriak Hong Bu dan cepat dia melompat ke depan.3kan tetapi- suling
itu telah mengeluarkan suara melengking ketika men.am)ar ke arah kakek itu- )eru)ah
men+adi sinar kuning emas. (elihat gadis ini menggunakan sen+ata suling emas- kakek
itu terke+ut dan mengira )ahwa tentu gadis ini mempun.ai hu)ungan dengan gadis .ang
pernah mengalahkann.a )ersama pemuda )erpedang )iru itu. (aka ia pun menggunakan
lengan menangkis sam)il mengerahkan tenaga karena kalau gadis ini selihai gadis .ang
dulu pernah mengero.okn.a- serangan itu cukup )er)aha.a.
*Dukkk....60 Dan aki)atn.a- tu)uh 1ek In terlempar dan tentu ia akan ter)anting keras
kalau sa+a pamann.a- 2u Kang Bu- tidak cepat mengulurkan tangan dan menangkap
tangan keponakann.a itu- terus dilontarkan ke atas sehingga 1ek In dapat turun dengan
enak- tidak sampai ter)anting- 1ek In terke+ut )ukan main- dan kakek itu tertawa. Kiran.a
gadis itu masih amat lemah- se)alikn.a laki,laki tinggi )esar .ang amat gagah perkasa itu
cukup lihai. Hal ini dapat dilihatn.a dengan mudah ketika laki,laki itu menahan +atuhn.a
gadis .ang terlempar.
Bagaimanakah tiga orang sisa dari Im,kan 5go,ok itu tahu,tahu telah )isa )ersekutu
dengan Hek,i (o,ong dan agakn.a mem)antu guru silat She Koa itu/ 1ersekutuan antara
mereka tidaklah aneh karena Hek,i (o,ong se)etuln.a mash terhitung susiok <paman
guru= dari Toa,ok Su 9o Ti orang pertama Im,kan 5go,ok. Dan karena keduan.a telah
mengalami musi)ah- .aitu Im,kan 5go,ok selain kehilangan peker+aan atau kedudukan
se)agai pendukung Sam,thaihouw +uga telah kehilangan dua orang anggauta termuda
.aitu Su,ok dan 5go,ok- sedangkan Hek,i (o,ong +uga menderita kekalahan dari
sepasang orang muda .ang mewakili pewaris Suling 4mas dan 5aga Siluman sedangkan
perkumpulann.a dio)rak,a)rik- maka mereka saling mem)utuhkan dan saling mem)antu.
Setelah mengadakan pertemuan- maka mereka )ersepakat untuk )eker+a sama agar nama
mereka dapat diangkat kem)ali ke dunia kang,ouw. 1ersekutuan mereka itu tentu sa+a
mem)uat mereka merasa le)ih kuat daripada se)elumn.a. Tiga orang anggauta Im,kan
5go,ok itu )agi Hek,i (o,ong merupakan pem)antu .ang amat kuat dan )oleh
diandalkan- le)ih kuat daripada semua anak )uahn.a .ang telah dio)rak,a)rik oleh Sim
Hong Bu- 2i Sian dan Kam Hong. Se)alikn.a- tentu sa+a )agi sisa Im,kan 5go,ok le)ih
terasa lagi karena keadaan mereka )erempat +auh le)ih kuat daripada ketika mereka
masih )erlima6 3kan tetapi- urutan tingkat kepandaian mereka sekarang tentu sa+a
mengalami peru)ahan- .aitu Hek,i (o,ong )erada paling atas dan Toa,ok men+adi orang
ke dua6
Biarpun merasa diri mereka kuat- akan tetapi melihat )etapa 1angeran Kian 9iong .ang
)i+aksana dan didukung oleh semua pendekar perkasa itu telah men+adi kaisar dan
mengam)il sikap tangan )esi terhadap orang,orang golongan sesat- maka untuk
sementara empat orang datuk ini tidak )erani menon+olkan diri mereka. Dan mereka
menemukan tempat persem)un.ian sementara .ang amat )aik- .aitu di tempat perguruan
Koa 2in Gu- .ang )aru )e)erapa tahun )eker+a mem)uka perguruan se)agai seorang
guru silat. Koa 2in Gu .ang tinggal di 9ok,.ang ini adalah seorang kenalan )aik dari
Sam,ok Ban Hwa Seng+in dan merupakan orang .ang sudah amat diperca.a.
Demikianlah keadaan para datuk itu mengapa mereka dapat )ersekutu dan mengapa
mereka mem)antu Koa,kauwsu. Guru silat ini dan anak )uahn.a atau murid,muridn.a
merupakan pem)antu,pem)antu untuk men.elidiki keadaan di kota ra+a dan kota,kota
)esar )agi para datuk ini. 8leh karena itu- ketika pada suatu hari Koa 2in Gu pulang
dengan lengan kiri patah- mereka terke+ut sekali. Koa,kauwsu men.uruh para kaki
tangann.a mem)a.angi dan men.elidiki keadaan *pemuda0 itu. Sam,ok sendiri
melakukan pen.elidikan dan ketika melihat )ahwa .ang dise)ut pemuda oleh Koa 2in
Gu itu adalah 2u 1ek In puteri ma+ikan 9em)ah Suling 4mas- )ersama 2u Kang Bu .ang
dikenaln.a se)agai pendekar dan penghuni 9em)ah Suling 4mas- dan +uga isteri
pendekar itu- Sam,ok terke+ut )ukan main dan itulah se)a)n.a mengapa Koa 2in Gu
muncul )ersama empat orang datuk itu6
*9em)ah Suling 4mas merupakan tempat rahasia di 1egunungan Himala.a-0 kata Sam,
8k- terutama kepada Hek,i (o,ong- *Dan di sana terkumpul )an.ak pusaka,pusaka .ang
tak ternilai hargan.a. Bahkan pedang pusaka Koai,liong 1o,kiam .ang dihe)ohkan itu
pun dicuri oleh penghuni lem)ah itu. (ereka memiliki ilmu kepandaian tinggi- dan kalau
kita dapat menahan tiga orang ini se)agai sandera tentu kita akan dapat memaksa mereka
untuk men.erahkan pusaka,pusaka itu- terutama Koai,liong 1o,kiam kepada kita.0
;i,ok dan Toa,ok tentu sa+a merasa setu+u sekali. (ereka )er)esar hati dan tim)ul
ke)eranian mereka untuk memusuhi para penghuni 9em)ah Suling 4mas setelah kini
Hek,i (o,ong men+adi sekutu mereka.
Hek,i (o,ong han.a mengangguk,angguk. 8rang .ang setua dia se)etuln.a sudah tidak
ingin lagi untuk memperoleh pusaka,pusaka- dan dia sudah terlalu mengagulkan diri
sendiri sehingga dia menganggap )ahwa tanpa merampas pusaka orang lain sekalipun dia
tidak mempun.ai tandingan lagi di dunia ini. 3kan tetapi untuk men.enangkan hati tiga
orang pem)antu )arun.a itu- .ang dianggapn.a +uga se)agai keponakan,keponakan
muridn.a- dia men.etu+ui untuk )ersama mereka menghadang per+alanan tiga orang itu.
Dan dapat di)a.angkan )etapa kaget dan +uga girangn.a ketika dia melihat )ahwa musuh
)esarn.a pemuda .ang pernah mengero.okn.a )ersama dara )ersen+ata suling emas-
tern.ata )erada pula dalam rom)ongan keluarga 9em)ah Suling 4mas itu6
Demikianlah- empat orang datuk itu kini )erhadapan dengan empat orang pendekar dari
9em)ah Suling 4mas .ang telah )eru)ah se)utann.a men+adi 9em)ah 5aga Siluman itu.
*Hek,i (o,ong- )agus )ahwa engkau masih hidup6 Kini aku dapat men.empurnakan
usahaku untuk mem)unuhmu60 kata Sim Hong Bu- ucapan .ang senga+a dikeluarkan
untuk mem)eri tahu kepada 2u Kang Bu dan :u Hwi )ahwa kakek itu adalah Ketua
Hek,i,mo .ang terkenal itu. Dan memang suami isteri ini terke+ut )ukan main mendengar
)ahwa kakek .ang )erpakaian ser)a hitam ini adalah kakek i)lis .ang naman.a pernah
men+ulang tinggi dan menggetarkan dunia Kang,ouw itu.
*Ha,ha- sekali ini engkaulah .ang akan mampus di tanganku- )ocah setan60 Kata kakek
itu .ang segera mener+ang ma+u sam)il menca)ut keluar sen+atan.a .ang amat
men.eramkan- .aitu tom)ak 9ong,ge,pang <Gigi Srigala=. Dia memegang tom)ak itu di
tangan kanan dan di)antu kipas merah di tangan kirin.a- men.erang sam)il tertawa
n.aring- suara ketawa .ang mengandung khi,kang amat kuatn.a.
*Trang,trang,trang....60
*7uuuuttt.... cringggg....60
Dalam sege)rakan sa+a- mereka telah saling serang dengan he)atn.a dan sinar ke)iruan
dari Koai,liong 1o,kiam men.ilaukan mata. (elihat )ahwa pemuda itu mempergunakan
pedang pusaka .ang mem)uat mereka dahulu ikut pula mempere)utkann.a- tiga orang
dari Im,kan 5go,ok men+adi girang sekali dan mereka pun sudah )ergerak ma+u. Tentu
sa+a 2u Kang Bu dan :u Hwi cepat men.am)ut mereka- +uga 2u 1ek In sudah memper,
gunakan sulingn.a untuk mem)antu paman dan )i)in.a.
Toa,ok disam)ut oleh 2u Kang Bu- sehingga :u Hwi terpaksa melawan ;i,ok dan Sam,
ok dilawan oleh 1ek In. Tentu sa+a Hong Bu dan Kang Bu merasa khawatir sekali- karena
mereka tahu )ahwa kepandaian kedua orang wanita itu masih kalah +auh kalau
di)andingkan dengan lawan mereka .ang merupakan datuk,datuk .ang memiliki ilmu
kepandaian tinggi sekali.
3kan tetapi- mereka tidak )erda.a untuk melindungi :u Hwi dan 1ek In. Sim Hong Bu
.ang ingin melindungi 1ek In- tidak mungkin dapat keluar dari kurungan sinar sen+ata
lawann.a .ang amat he)at itu- dan tanpa melindungi gadis itu pun dia harus me,
ngeluarkan seluruh ilmu kepandaiann.a dan mengerahkan seluruh tenagan.a untuk
mengim)angi Hek,i (o,ong. Diputarn.a pedangn.a sehingga nampak gulungan sinar
)iru .ang )ukan han.a melindungi tu)uhn.a melainkan +uga mem)alas serangan lawan
dengan dahs.at. Hek,i (o,ong mengenal kelihaian pemuda ini- maka dia pun tidak
)erani memandang ringan dan sudah menggerakkan sen+ata tom)ak 9ong,ge,pang itu
dengan gerakan aneh- cepat dan kuat sekali- di)antu oleh gerakan kipas merahn.a .ang
menotok +alan darah lawan )agaikan patuk )urung garuda.
Ban,kin,sian 2u Kang Bu merupakan lawan .ang setanding dari Toa,ok Su 9o Ti.
1endekar tinggi )esar .ang gagah perkasa ini telah menca)ut sen+ata cam)ukn.a- sehelai
cam)uk )a+a .ang tadin.a men+adi ikat pinggangn.a.- Biarpun Toa,ok merupakan orang
pertama dari Im,kan 5go,ok dan merupakan datuk .ang amat lihai- namun menghadapi
2u Kang Bu dia tidak dapat main,main dan terpaksa harus mengeluarkan seluruh
kepandaiann.a kalau dia tidak ingin men+adi kor)an sam)aran cam)uk )a+a .ang
)erkele)atan mem)entuk sinar )ergulung,gulung seperti seekor naga mengamuk itu.
;ulukan 2u Kang Bu adalah Ban,kin,sian <Dewa Bertenaga Selaksa Kati= maka tentu sa+a
tenagan.a he)at luar )iasa sehingga sa)uk .ang diputarn.a itu len.ap )entukn.a dan
menim)ulkan angin .ang dahs.at sekali. 5amun lawann.a adalah Toa,ok- Si ;ahat
5omor Satu .ang selain memiliki ilmu silat .ang tinggi- +uga mempun.ai pengalaman
.ang amat luas. Kedua lengann.a .ang tidak )ersen+ata itu penuh dengan tenaga sinkang
sehingga men+adi ke)al- namun dia cukup cerdik untuk tidak mengadu lengann.a secara
langsung dengan cam)uk )a+a .ang digerakkan amat kuatn.a. Dia le)ih )an.ak
mengelak dan kalau menangkis- selalu menangkis dari arah samping- +uga mem)alas
dengan dorongan,dorongan telapak tangann.a .ang mendatangkan hawa pukulan kuat
sekali. Seperti pertandingan antara Hong Bu dan Hek,i (o,ong- maka perkelahian antara
2u Kang Bu melawan Toa,ok ini pun )er+alan dengan seru sekali.
3kan tetapi tidak demikianlah pertempuran- antara kedua orang wanita itu melawan ;i,ok
dan Sam,ok. Se+ak dari permulaan :u Hwi sudah terdesak he)at oleh ;i,ok- +uga
terutama sekali 2u 1ek In terdesak he)at oleh Sam,ok. Tingkat kepandaian mereka kalah
+auh di)andingkan dengan ;ahat 5omor Dua dan ;ahat 5omor Tiga itu. 2u Kang Bu dan
Sim Hong Bu .ang melihat ini merasa gelisah sekali namun mereka )erdua tidak )erda.a
mem)antu kedua orang wanita itu.
Betapapun +uga- dua orang wanita itu dengan semangat )ern.ala,n.ala terus melakukan
perlawanan dengan gigih. 5amun- )elum lewat lima puluh +urus- suling di tangan 1ek In
telah dirampas oleh Sam,ok dan se)elum dara itu dapat menghindarkan diri- ia sudah
ro)oh tertotok oleh Sam,ok.
*Sumoi....60 Hong Bu )erseru dan hendak menolongn.a- akan tetapi tom)ak 9ong,ge,
pang di tangan Hek,i (o,ong )erkele)at. Hong Bu terke+ut )ukan main. Gerakann.a
untuk menolong 1ek In tadi mem)uatn.a lengah dan posisin.a lemah- maka )iarpun dia
sudah menangkis dengan pedang Koai,liong,kiam- tetap sa+a u+ung tom)ak Gigi Srigala
itu men.erempet pundakn.a- mero)ek pundak sehingga darah mengucur mem)asahi
)a+un.a .ang ro)ek. Terpaksa Hong Bu mem)alas dengan serangan,serangan dahs.at
dan dia tidak mempun.ai kesempatan lagi untuk memperhatikan 1ek In karena lawann.a
)enar,)enar amat lihai sekali.
Sementara itu- ;i,ok +uga sudah mendesak :u Hwi. Biarpun :u Hwi telah memutar
pedangn.a dan mempergunakan Ilmu Kiam,to Sin,ciang .ang mem)uat tangan kirin.a
dapat memukul seperti ta+amn.a pedang dan golok- namun karena tingkatn.a kalah +auh
oleh ;i,ok- nenek .ang )ertopeng tengkorak itu- maka ia pun didesak terus. 3palagi Ilmu
Kiam,ci <;ari 1edang= nenek itu mirip dengan ilmu .ang pernah dipela+arin.a dari
gurun.a .ang pertama- .aitu Hek,sin Touw,ong Si @a+a (aling. 3kan tetapi- ilmu dari
gurun.a itu- ialah Kiamto Sin,ciang <Tangan Sakti 1edang dan Golok=- tidaklah seganas
dan sedahs.at Kiam,ci <;ari 1edang= dari ;ahat 5omor Dua ini. ;ari tangan nenek itu
men.am)ar dan seolah,olah mengeluarkan sinar maut .ang amat he)at. Dan setelah 1ek
In itu ro)oh tertotok- hati :u Hwi men+adi gentar dan kesempatan ini dipergunakan oleh
;i,ok untuk menendang lututn.a- :u Hwi terpelanting ro)oh dan ;i,ok mengeluarkan
suara ketawa terkekeh- lalu menu)ruk ma+u. Sam,ok mengenal temann.a ini. Kalau ;i,ok
sudah mengeluarkan suara ketawa terkekeh lalu menu)ruk- )erarti nenek itu hendak me,
nurunkan tangan maut mem)unuh orang. (aka dia pun cepat menu)ruk dan menangkis
tangan ;i,ok .ang sudah men.erang ke arah :u Hwi .ang masih re)ah miring itu.
*Dukkk....60 Keduan.a terpental ke )elakang.
*;i,ci- +angan )unuh- kita tawan sa+a60
3kan tetapi- ;i,ok sudah men+adi marah )ukan main. Bagin.a- menghalangi kehendakn.a
)erarti memusuhin.a. 3palagi .ang menghalangin.a itu adalah Sam,ok .ang terhitung
*adik0 dalam urutan tingkat mereka- maka kemarahann.a meluap.
*Sam,te- )erani engkau menghalangiku/0 Dan nenek itu pun cepat mener+ang dan
men.erang Sam,ok dengan tusukan,tusukan +ari mautn.a6
*4h- apakah engkau sudah gila/0 Sam,ok mem)entak dan mengelak sam)il mem)alas.
Keduan.a sudah )erkelahi dengan he)atn.a6
(elihat ini- Toa,ok dan Hek,i (o,ong men+adi marah.
*Sam,te- +angan )erkelahi dengan teman sendiri60 kata Toa,ok.
*;i,ok- tidak )oleh mem)unuh lawan60 Hek,i (o,ong +uga mem)entak ;i,ok. (endengar
)entakan mereka itu- ;i,ok dan Sam,ok masing,masing meloncat ke )elakang. Kemudian
Sam,ok melihat )etapa :u Hwi telah meloncar )angun dan )iarpun terpincang,pincang-
n.on.a ini sudah siap lagi dengan pedang di tangan. Dia menu)ruk ke depan- ketika :u
Hwi menggerakkan pedang menusuk- Sam,ok memukuln.a dari samping.
*1lakk60 1edang terpental dan terlepas dari tangan :u Hwi dan di lain saat- Sam,ok +uga
sudah )erhasil mero)ohkan :u Hwi.
*;i,ci- kautawan dan +aga .ang ini- aku .ang itu60 kata Sam,ok.
Sementara itu- 2u Kang Bu dan Sim Hong Bu tentu sa+a sudah melihat )etapa :u Hwi
dan 1ek In telah ditawan musuh- maka mereka )erdua mengamuk dan memutar sen+ata
dengan sekuat tenaga.
Ti)a,ti)a kedua pendekar itu mendengar suara Sam,ok .ang n.aring- *Ban,kin,sian dan
pemuda .ang memegang Koai,liong,kiam6 Tahan sen+ata dan men.erahlah- kalau tidak-
aku akan mem)unuh le)ih dulu dua orang wanita ini60
Sim Hong Bu dan 2u Kang Bu meloncat ke )elakang dan menoleh. (ereka melihat
)etapa :u Hwi dan 1ek In telah di)elenggu oleh anak )uah Koa,kauwsu- dan kini Sam,
ok dan ;i,ok mengancam kedua orang wanita itu dengan tangan di atas kepala. (ereka
)erdua maklum )ahwa sekali sa+a menggerakkan tangan- maka n.awa dua orang wanita
itu takkan dapat tertolong lagi. (elihat isterin.a dan keponakann.a diancam- lemaslah
rasa tu)uh 2u Kang Bu dan dia pun melepaskan sen+ata sa)uk )a+a.
*3ku men.erah....0 katan.a dengan suara lemah.
*Susiok- +angan men.erah60 kata Sim Hong Bu- akan tetapi Kang Bu han.a menggeleng
kepala dan mudah sa+a ketika dia didekati oleh Sam,ok .ang kemudian menotokn.a dan
pendekar ini pun di)elenggu seperti :u Hwi dan 1ek In.
*Keparat engkau Hek,i (o,ong dan i)lis,i)lis Im,kan 5go,ok6 Sampai mati aku tidak
akan men.erah60 kata Hong Bu dan dia pun sudah menu)ruk ma+u dan men.erang Sam,
ok .ang menotok ro)oh Kang Bu tadi.
*8rang muda6 Kalau engkau tidak men.erah- mereka )ertiga ini akan kami )unuh60
teriak Sam,ok sam)il meloncat mundur.*Bunuhlah6 3kan tetapi kalian pun akan mampus
semua di tanganku60 )entak Sim Hong Bu. 1emuda ini mengerti )ahwa terhadap orang,
orang macam mereka itu- tak mungkin mengharapkan pengampunan. Kalau dia dan Kang
Bu men.erah- akhirn.a toh mereka itu- +uga dia- akan di)unuh. (aka- daripada mati
dalam keadaan tidak )erda.a- mati kon.ol- le)ih mati dalam perlawanan6
(elihat )etapa Sim Hong Bu nekad melakukan perlawanan- 2u 1ek In dan :u Hwi
memandang dengan alis )erkerut. (ereka merasa penasaran mengapa pemuda itu nekad
melawan. Terutama sekali 1ek In memandang dengan mata )asah air mata. Salahkah
dugaann.a selama ini )ahwa Hong Bu +uga mencintan.a/ Setelah kini ia terancam maut-
mengapa pemuda itu tidak mempedulikan ancaman musuh .ang hendak mem)unuhn.a
dan nekad melawan/ Han.a 2u Kang Bu .ang memandang dengan sikap tenang. Dia
sendiri men.erah karena dia tahu )ahwa kalau dia dan Hong Bu tetap melawan- )ukan
ancaman kosong )elaka kalau pihak musuh hendak mem)unuh dua orang wanita itu.
3kan tetapi setelah dia sendiri men.erah- dia dapat mengerti mengapa Hong Bu tetap
melawan dan dia pun dapat mem)enarkan tindakan pemuda itu. (emang- kalau Hong Bu
+uga men.erah- apakah dapat di+amin )ahwa orang,orang +ahat ini mau mem)e)askan
mereka )erempat/ Setidakn.a- setelah dia sendiri men.erah- tentu isterin.a dan
keponakann.a takkan diganggu- dan Hong Bu masih dapat )erda.a melawan musuh
kalau tidak ikut men.erah. ;adi- masih ada harapan. (aka dia pun han.a mengikuti
+alann.a pertandingan itu dengan- hati tegang walaupun dia nampak tenang sa+a.
Hong Bu memang nekad. Dia akan melawan sampai mati. Kini- tiga orang Im,kan 5go,
ok sudah mengepungn.a. Toa,ok- ;i,ok- dan Sam,ok mengero.okn.a dari tiga pen+uru.
3kan tetapi Hong Bu sekali ini )enar,)enar memperlihatkan kemampuann.a. Tu)uhn.a
len.ap diselimuti sinar )iru .ang )ergulung,gulung dan dari gulungan sinar ini kadang,
kadang nampak kilatan )iru men.am)ar ke arah musuh,musuhn.a. Biarpun dikero.ok
oleh tiga orang datuk .ang sakti itu- Hong Bu tidak men+adi gentar dan permainan Ilmu
1edang Koai,liong Kiam,sut .ang dimainkan dengan pengerahan seluruh tenaga itu
memang dahs.at luar )iasa- mengeluarkan suara mengaum,aum seperti seekor naga
mengamuk dan +uga mem)awa angin )erpusing .ang amat kuatn.a. Betapapun lihain.a
tiga orang dari Im,kan 5go,ok itu- menghadapi ilmu pedang .ang demikian he)atn.a-
mereka tidak dapat mendekati pemuda itu.
(elihat ini- Hek,i (o,ong merasa penasaran sekali. Dia sendiri pernah dikalahkan oleh
pemuda ini .ang )eker+a sama dengan seorang gadis )ersen+ata suling.
Kini- melihat )etapa tiga orang murid keponakann.a .ang telah memiliki tingkat ilmu
.ang tidak )egitu +auh selisihn.a dengan ilmun.a sendiri tidak dapat mengalahkan
pemuda itu- dia pun lalu mengeluarkan suara menggereng keras dan tom)ak 9ong,ge,
pang di tangann.a sudah digerakkan dan kakek ini pun mener+ang ma+u ikut mengero.ok
Hong Bu6 Sungguh merupakan ke+adian .ang luar )iasa sekali kalau sampai tiga orang
pertama dari Im,kan- 5go,ok mengero.ok seorang pemuda- dan le)ih lagi tidak mungkin
dapat diperca.a orang kang,ouw kalau mendengar )ahwa mereka itu )ahkan di)antu pula
oleh Hek,i (o,ong mengero.ok seorang pemuda. 3kan tetapi ken.ataann.a demikian
dan mereka pun agakn.a sudah tidak lagi mempedulikan rasa malu dan harga diri.
(ereka han.a ingin menundukkan pemuda .ang amat lihai ini.
2u Kang Bu menonton dengan mata )ersinar,sinar dan wa+ah )erseri- penuh dengan
ke)anggaan akan tetapi +uga kekhawatiran. Dia melihat kehe)atan Koai,liong Kiam,sut
dan merasa )angga )ahwa ilmu itu adalah ilmu keturunan nenek mo.angn.a- dan )ahwa
pemuda itu adalah murid keponakann.a- pewaris dari pusaka nenekn.a. Dia kagum
)ukan main- akan tetapi +uga khawatir karena maklum )etapa lihain.a empat orang .ang
mengero.ok Hong Bu itu. Kekhawatirann.a ter)ukti ketika dia melihat u+ung tom)ak
9ong,ge,pang di tangan Hek,i (o,ong men.am)ar dan men.erempet )ahu kiri Hong Bu
sehingga )ahu itu )erdarah dan terluka. 5amun Hong Bu masih mengamuk seperti seekor
naga.
*Hong Bu larilah engkau60 teriakn.a kepada murid keponakan itu. Hong Bu memang
sudah mengerti )ahwa kalau dilan+utkan- )etapapun +uga dia tidak mungkin dapat
menandingi pengero.okan empat orang itu. Kalau dia melawan terus- dia akan ro)oh
mati dan kematiann.a tidak akan ada gunan.a )agi tiga orang .ang tertawan itu. Kalau
dia meloloskan diri dan masih hidup- setidakn.a dia masih dapat )erda.a,upa.a untuk
menolong tiga orang itu. (aka- dia lalu mengeluarkan )entakan n.aring dan pedangn.a
)ergerak dengan amat he)atn.a- mengeluarkan +urus 5aga Siluman (en.em)urkan 3pi-
pedangn.a menim)ulkan sinar )erkeredepan ke arah empat orang lawann.a sehingga
mereka itu terke+ut dan meloncat ke )elakang. Kesempatan ini dipergunakan oleh Hong
Bu untuk meloncat +auh sekali dari tempat itu.
4mpat orang itu )erloncatan menge+ar- akan tetapi Hong Bu telah )erlari cepat sekali dan
mereka tidak )erani untuk menge+ar satu,satu- kalau tidak )er)arengan karena pemuda itu
memang )er)aha.a sekali. (elihat kekasihn.a lari meninggalkan ia dalam tangan musuh-
1ek In merasa sedemikian kecewa dan men.esaln.a sehingga gadis hni ro)oh pingsan6
3kan tetapi Kang Bu diam,diam )ers.ukur )ahwa murid keponakann.a itu tidak sampai
tewas di tangan orang,orang .ang lihai itu. Bagaimanapun +uga- dia akan merasa
men.esal kalau sampai murid keponakan itu- pewaris nenek mo.angn.a- sampai mati
kon.ol.
4mpat orang datuk itu tidak menge+ar terus. Betapapun +uga- tiga orang anggauta
keluarga 9em)ah Suling 4mas telah )erada di tangan mereka dan melalui tiga orang
tawanan ini- mereka dapat menguasai pusaka,pusaka dari lem)ah itu. (aka- tanpa
)an.ak cakap Hek,i (o,ong lalu mem)eri perintah kepada kawan,kawan guru silat Koa
untuk mengangkat tiga orang .ang sudah tertotok itu dan mem)awa mereka ke tempat
persem)un.ian mereka- di rumah guru silat Koa 2in Gu.
Hong Bu )erlari terus secepatn.a- mengerahkan seluruh ilmu gin,kangn.a. Dia sudah
terluka dan )an.ak darah mengalir dari pundakn.a- akan tetapi dia harus dapat melarikan
diri. Kalau dia sampai tertawan pula- maka ha)islah harapann.a untuk dapat menolong
tiga orang itu. (aka- dia memaksa tenagan.a .ang mulai lemah dan )arulah setelah dia
melihat )ahwa dirin.a tidak dike+ar musuh- dan dia ti)a di lereng se)uah )ukit- tu)uhn.a
terguling di )awah se)uah )ukit- tu)uhn.a terguling di )awah pohon )esar di mana dia
duduk terengah,engah lalu dia )ersila dan mengatur pernapasan untuk mengem)alikan
tenagan.a .ang hampir ha)is. (elawan empat orang tadi sungguh terasa amat )erat dan
dia tadi telah mengerahkan seluruh sin,kangn.a sehingga setelah )erlari secepat itu- dia
merasa tenagan.a hampir ha)is dan napasn.a hampir putus.
Setelah )ersamadhi kurang le)ih se+am laman.a- )arulah pernapasann.a men+adi tenang
kem)ali dan perlahan,lahan dia )erhasil menghimpun tenaga murni di lereng gunung
.ang se+uk )ersih itu- tenagan.a pun )erangsur,angsur pulih kem)ali dan dia sudah
mempergunakan kekuatan dalam untuk menghentikan darahn.a .ang mengucur keluar.
Dalam kedaan hening itu- Hong Bu melupakan segala,galan.a- melupakan keadaan tiga
orang .ang tertawan- karena kalau pikirann.a terganggu- tentu dia tidak mungkin dapat
mengosongkan dan mengheningkan )atinn.a.
*Hong Bu....60
1emuda itu terke+ut. Dalam keadaann.a seperti tadi- kalau ti)a,ti)a .ang datang itu
musuh dan men.erangn.a- dia pasti celaka. Dia cepat mem)uka mata dan ketika dia
melihat siapa orangn.a .ang datang- hatin.a merasa girang sekali dan dia pun segera
)angkit.
*2in 9iong....6 3h- han.a Tuhan .ang mem)im)ingmu datang kepadaku pada saat seperti
ini- 2in 9iong60 Dia pun memegang tangan )ekas lawan .ang telah men+adi saha)at )aik
.ang dikagumin.a itu. Semen+ak dia )erlawan tangan dengan +enderal muda ini dan
merasakan )etapa lihain.a +enderal muda ini- dia merasa kagum sekali. 3pa pula setelah
dia mendapatkan ken.ataan )ahwa pertentangan di antara mereka se)agai )uronan dan
penge+aran telah ha)is dengan adan.a pengumuman kaisar )aru )ahwa pedang pusaka
Koai,liong 1o,kiam din.atakan se)agai milikn.a .ang s.ah.
Seperti kita ketahui- 2in 9iong lari meninggalkan 2i Sian setelah dia mendapat
ken.ataan )ahwa dara .ang dicintan.a dan dipinangn.a itu tern.ata telah +atuh cinta
kepada pria lain- )ahkan kepada suhengn.a sendiri- kepada Kam Hong- pendekar .ang
dikagumin.a itu. Hal ini dapat dilihatn.a dengan +elas ketika gadis itu marah,marah
karena lamarann.a- marah kepada suhengn.a. Dia segera dapat menduga apa .ang ter+adi
antara kedua orang suheng dan sumoi itu. Dia tahu )ahwa 2i Sian mencinta Kam Hong-
dan dia dapat menduga pula dengan hati kagum )ahwa Kam Hong +uga mencinta
sumoin.a- akan tetapi dengan cinta .ang demikian suci murnin.a- sehingga Kam Hong
rela men.ampaikan pinangan pria lain kepada sumoin.a itu. Sikap Kam Hong ini
mem)uat 2in 9iong merasa terpukul dan malu kepada diri sendiri- rnaka dia pun lalu
minta maaf dan melarikan diri.
Ketika dia melihat seorang pemuda duduk )ersila- dia merasa terheran,heran- lalu
didekatin.a pemuda itu. Giranglah hatin.a ketika dia mengenal pemuda itu .ang )ukan
lain adalah Sim Hong Bu- saha)at )aru )ekas lawan .ang dikagumin.a karena
kelihaiann.a dan +uga ke+u+urann.a itu.
*3pakah .ang ter+adi- Hong Bu/ 7a+ahmu agak pucat dan engkau gelisah.... dan
pundakmu luka6 3pa .ang telah ter+adi/0 tan.a 2in 9iong sam)il mem)alas pegangan
tangan saha)at )arun.a itu.
Hong Bu lalu menceritakan tentang 2u Kang Bu- :u Hwi- dan 1ek In .ang tertawan oleh
empat orang datuk sesat itu. *3ku mohon )antuanmu- 2in 9iong. Tanpa )antuanmu- aku
tidak tahu )agaimana aku dapat men.elamatkan mereka.0 Hong Bu mengakhiri
ceritan.a.2in 9iong terke+ut )ukan main. Tiga orang dari Im,kan 5go,ok muncul lagi6
Dan malah ditam)ah seorang datuk .ang telah lama dikenaln.a se)agai seorang pen+ahat
.ang sakti- .aitu Hek,i (o,ong .ang pernah menguasai daerah Sin,kang di )arat dengan
gerom)olann.a- .aitu gerom)olan Hek,i,mo .ang amat terkenal itu.
*;angan khawatir- Hong Bu. 3ku tentu mem)antumu. 3kan tetapi di manakah mereka
)erada/ Dan.... keluarga 2u itu- apakah tidak )er)aha.a sekali tertawan oleh mereka/
Tiga orang dari Im,kan 5go,ok itu adalah manusia,manusia )usuk .ang amat ke+am.0
*3ku tidak terlalu mengkhawatirkan keadaan mereka-0 kata Hong Bu. *3ku tahu )ahwa
mereka senga+a menawan keluarga 2u karena mereka menghendaki pusaka,pusaka
9em)ah 5aga Siluman. Tentu mereka tidak akan mengganggu keluarga 2u untuk
sementara waktu ini. Dan menurut penuturan Sumoi 2u 1ek In- agakn.a kita akan )isa
menemukan tempat persem)un.ian mereka melalui seorang guru silat )ernama Koa 2in
Gu .ang tinggal di 9o,couw. (ari kita men.elidiki ke sana.0
*Baik- mari kita cepat pergi. 3ku khawatir sekali akan keadaan keluarga 2u-0 +awa) 2in
9iong dan dua orang pemuda perkasa itu- lalu )erangkat menu+u ke kota 9o,couw .ang
tidak +auh dari situ letakn.a. Dalam per+alanan itu 2in 9iong menghi)ur hati Hong Bu
dan mengatakan )ahwa dia pasti akan dapat menghancurkan persekutuan pen+ahat itu dan
dia akan minta )antuan pasukan keamanan di kota 9o,couw untuk mem)antun.a
mengepung sarang pen+ahat.
*Tiga orang Im,kan 5go,ok itu memiliki ilmu kepandaian tinggi dan aku dapat menduga
)ahwa Hek,i (o,ong tentu +uga lihai sekali.0
*Kakek itu le)ih lihai daripada mereka )ertiga-0 kata Hong Bu.
*Hemm- mungkin )agi kita )erdua tidak akan mudah mengalahkan mereka )erempat-
akan tetapi dengan )antuan pengepungan pasukan- tentu setidakn.a keluarga 2u akan
dapat diselamatkan dan di)e)askan.0
*Kalau sa+a kita dapat le)ih dulu mem)e)askan 2u Kang Bu Susiok- kita )ertiga dengan
dia tentu akan mampu menandingi mereka )erempat.0
*Se)aikn.a kita menggunakan siasat memancing harimau,harimau keluar dari sarangn.a-
Hong Bu. Biar kukerahkan pasukan untuk men.er)u dan pada saat mereka si)uk
menghadapi pasukan- kita men.elinap masuk untuk le)ih dahulu mem)e)askan keluarga
2u-0 kata 2in 9iong.
*Terserah kepadamu- dalam keadaan seperti ini aku han.a dapat mengharapkan
)antuanmu.0
Ketika mereka ti)a di 9o,couw- 2in 9iong langsung mencari markas pasukan keamanan
dan menemui komandann.a. Ketika komandan mengenal 2in 9iong se)agai ;enderal
(uda Kao .ang terkenal- tentu sa+a dia terke+ut dan men.am)ut dengan sikap amat
hormat. 2in 9iong lalu mencari keterangan tentang guru silat Koa 2in Gu dan dengan
mudah mendapat keterangan di mana guru silat itu tinggal. Kiran.a kehadiran para datuk
itu merupakan rahasia dan tidak diketahui orang di 9o,couw.
2in 9iong memerintahkan kepada komandan itu untuk men.iapkan sepasukan pera+urit
dan mengepung rumah guru silat itu dari +arak agak +auh- menanti tanda darin.a-
sedangkan dia sendiri )erdua dengan Hong Bu lalu melakukan pen.elidikan ke rumah
guru silat .ang cukup )esar dan dikelilingi pagar tem)ok .ang tinggi itu. Sen+a telah
mendatang dan cuaca mulai men+adi gelap ketika mereka ti)a di luar pagar tem)ok- di
mana pintu ger)angn.a telah tertutup dan tidak nampak seorang pun di luar pintu. Han.a
dapat terdengar suara orang,orang di dalam pintu- mungkin suara para anak )uah guru
silat .ang melakukan pen+agaan.
Dua orang muda perkasa itu tidak mau lancang turun tangan- karena mereka harus .akin
dulu )ahwa empat orang datuk itu )enar,)enar )erada di situ- dan terutama sekali )ahwa
keluarga 2u ;uga tertawan di tempat itu. Kalau tidak demikian- mereka akan menangkap
guru silat Koa dan memaksan.a mengaku di mana tawanan disem)un.ikan dan di mana
pula adan.a para datuk kaum sesat itu6 Dan untuk ini tentu sa+a tidak perlu dikerahkan
pasukan .ang telah dipersiapkan itu.
(ereka menanti sampai cuaca men+adi gelap )etul dan ketika mereka sedang men.elinap
di luar tem)ok- ti)a,ti)a mereka melihat )erkele)atn.a )a.angan dua orang di depan.
Tentu sa+a keduan.a terke+ut melihat )etapa cepat dan ringann.a gerakan dua orang di
depan itu. Karena menduga )ahwa tentu dua orang itu adalah dua di antara para datuk
.ang sedang mereka cari- mereka cepat men.elinap ke depan untuk menge+ar. 3kan
tetapi )a.angan dua orang di depan itu telah len.ap- padahal +elas )ahwa dua orang itu
tadi )elum meloncat ke se)elah dalam pagar tem)ok.
*3neh-0 )isik Hong Bu. *Kalau mereka itu orang dalam- mengapa mereka )ergerak di
luar pagar tem)ok- dan )ukan langsung masuk melalui pintu ger)ang/0
*Siapa pun adan.a mereka- kita harus mengetahui dengan +elas se)elum turun tangan-0
)isik 2in 9iong.
Karena dua orang itu len.ap- Hong Bu dan 2in 9iong melan+utkan per+alanan mereka
untuk memeriksa keadaan sekeliling pagar tem)ok itu- untuk mencari +alan masuk .ang
)aik dan tepat sam)il menanti cuaca sampai gelap )enar. 3kan tetapi- ketika mereka
melalui semak,semak ti)a,ti)a ada dua sosok tu)uh orang mener+ang mereka dari )alik
semak,semak itu. Gerakan dua orang itu sedemikian cepatn.a sehingga Hong Bu dan 2in
9iong terpaksa )ergerak cepat pula dan sam)il mengerahkan tenaga mereka menangkis
lengan mereka .ang )ergerak untuk menotok.
*Dukkk60
*Desss....60
4mpat orang itu terdorong mundur dan semua merasa kaget )ukan main ketika mendapat
ken.ataan )etapa kuatn.a tenaga pihak lawan. 3kan tetapi- mereka men+adi semakin
kaget- heran dan +uga gem)ira setelah saling mengenal. Kiran.a dua orang itu )ukan lain
adalah Kam Hong dan 2i Sian6 (elihat mereka seketika wa+ah 2in 9iong men+adi
kemerahan karena merasa malu- akan tetapi se)alikn.a Hong Bu men+adi girang )ukan
main.
Di lain pihak- Kam Hong dan 2i Sian +uga terke+ut melihat dua orang pemuda itu .ang
)aru mereka kenal setelah mereka )ertanding tangan tadi karena cuaca sudah mulai
gelap.
*Saudara Sim Hong Bu dan Kao 2in 9iong60 seru Kam Hong dengan mata ter)elalak
le)ar. *Kiran.a kalian ini6 Kami sangka peronda60 Sementara itu- 2i Sian han.a
memandang kepada dua orang pemuda itu dengan wa+ah kemerahan. Dua orang pemuda
.ang )aru sa+a menga+ukan pinangan kepadan.a6
*(ari kita )icara agak +auh dari sini0 )isik Hong Bu sam)il meloncat pergi dan .ang lain
mengikutin.a.
Setelah ti)a di tempat agak +auh dari pagar tem)ok- Hong Bu lalu men+ura kepada Kam
Hong dan 2i Sian- lalu )erkata- *Sungguh )eruntung sekali aku dapat )ertemu dengan ;i,
wi di sini- seolah,olah ;i,wi dituntun oleh Tuhan untuk mem)antuku- setelah ;enderal
Kao 2in 9iong +uga datang mem)antuku.0 9alu dengan singkat namun +elas Hong Bu
menceritakan tentang rom)ongann.a .ang )er+umpa dengan tiga orang datuk Imkan
5go,ok dan Hek,i (o,ong dan )etapa keluarga 2u telah ditawan oleh empat orang datuk
sesat itu.
*3ku seorang diri tidak mampu melawan mereka dan terpaksa melarikan diri-0 Hong Bu
mengakhiri ceritan.a- *Dan ke)etulan sekali aku )er+umpa dengan 2in 9iong. (alam ini
kami melakukan pen.elidikan untuk melihat apakah )enar empat orang datuk itu )erada
di sini dan apakah keluarga 2u ditawan di tempat ini. Ketika kami melihat )a.angan ;i,
wi- kami mengira ;i,wi adalah dua orang di antara mereka.0
*Dan )agaimanakah Kam,taihiap dan 5ona Bu dapat )erada di sini/0 2in 9iong
)ertan.a.(elihat sikap dua orang pemuda itu )iasa sa+a- seolah,olah tidak ada kandungan
pen.esalan hati sedikit pun tentang peristiwa penolakan pinangan mereka terhadap 2i
Sian- hati Kam Hong merasa girang dan +uga kagum sekali.
(ereka sungguh patut men+adi pendekar,pendekar muda .ang gem)lengan- tidak mudah
menaruh dendam pri)adi. ;uga 2i Sian merasa lega melihat sikap mereka.
*Ke)etulan sekali ketika kami lewat di sini- kami melihat )erkele)atn.a )a.angan Hek,i
(o,ong memasuki rumah ini. Kami merasa curiga dan terheran,heran )agaimana datuk
itu ti)a,ti)a muncul di tempat ini- maka kami lalu mengam)il keputusan untuk
melakukan pen.elidikan- kalau perlu mem)asmi kakek i)lis itu. Dan )aru sa+a kami
melakukan pen.elidikan- kami melihat kalian )erdua dan mengira )ahwa kalian adalah
peronda atau anak )uah Koa,kauwsu-0 Kam Hong men+elaskan.
*;angan khawatir- Hong Bu- aku akan mem)antumu menghadapi i)lis,i)lis itu dan
mem)e)askan keluarga 2u60 kata 2i Sian dan suaran.a kini )iasa kem)ali terhadap Hong
Bu- mengingatkan pemuda ini ketika mereka )erdua dahulu pernah )eker+a sama
menghadapi Hek,i (o,ong .ang lihai. (aka gem)iralah hatin.a.
*Terima kasih- terima kasih60 katan.a gem)ira dan kini dia tidak merasa ragu lagi )ahwa
dia akan dapat men.elamatkan keluarga 2u- terutama 1ek In .ang dicintan.a. Tanpa
ragu,ragu lagi dia pun )erkata melan+utkan- *Kini aku .akin )ahwa tunanganku akan
dapat diselamatkan60
Kam Hong dan 2i Sian memandang dengan mata ter)elalak- dan 2in 9iong sendiri pun
)ertan.a- *Tunanganmu..../ 3h- kiran.a engkau telah )ertunangan dengan 5ona 2u 1ek
In/ Bagus6 Selamat- Hong Bu60
Kam Hong dan 2i Sian +uga mem)eri selamat .ang diterima dengan gem)ira oleh Hong
Bu. *Sekarang )elum waktun.a kita )ergem)ira-0 ti)a,ti)a 2in 9iong mengingatkan-
*:ang penting sekarang adalah rencana pen.er)uan untuk men.elamatkan keluarga 2u.
Setelah Kam,taihiap dan 5ona Bu hadir- hatiku tidak khawatir lagi. Kami )erempat
kiran.a akan sanggup menghadapi mereka )erempat. Betapapun +uga- .ang paling perlu
adalah mem)e)askan keluarga 2u .ang tertawan. (aka- menurut pendapatku- harus
dipergunakan siasat untuk mem)eri kesempatan kepada Hong Bu untuk men.elinap ke
dalam dan mem)e)askan mereka.0 ;enderal muda ini lalu men+elaskan siasatn.a dan tiga
orang pendekar .ang mendengarkan dengan penuh perhatian han.a mengangguk me,
n.etu+ui karena mereka tahu )ahwa Kao 2in 9iong- selain memiliki ilmu silat .ang
tinggi- +uga merupakan seorang ahli siasat perang sehingga tentu sa+a le)ih ahli dalam hal
melakukan pen.er)uan seperti itu.
Tak lama kemudian- sesuai dengan rencana .ang diatur oleh Kao 2in 9iong- sepasukan
pera+urit pen+aga keamanan kota 9o,couw telah mengepung rumah perguruan silat itu-
dipimpin oleh ;enderal Kao 2in 9iong sendiri .ang ditemani oleh Kam Hong dan 2i
Sian. 1intu ger)ang digedor dari luar dan dengan suara lantang seorang pera+urit pelapor
meneriakkan kepada guru silat Kao 2in Gu untuk mem)uka pintu ger)ang karena
komandan pasukan keamanan kota 9o,couw hendak )icara.
Tentu sa+a para penghuni perguruan itu men+adi panik ketika mereka mengintai dari )alik
pintu ger)ang dan melihat )ahwa tempat mereka telah dikepung pasukan pemerintah
.ang )ersen+ata lengkap6 Dengan wa+ah pucat terpaksa Koa 2in Gu keluar setelah pintu
ger)ang di)uka. Dia mengenal komandan Thio .ang mengepalai pasukan keamanan kota
itu- maka segera dia menghadap Thio,ciangkun .ang )erdiri di se)elah kiri 2in 9iong
.ang tidak dikenaln.a karena pemuda ini mengenakan pakaian )iasa.
*Thio,ciangkun- ada ter+adi apakah maka malam,malam 2iangkun datang )ersama
pasukan/-0 Koa 2in Gu )ertan.a- sedapat mungkin mengam)il sikap tenang.
*Koa 2in Gu- tidak perlu engkau menutup,nutupi dosamu60 )erkata Thio,ciangkun
dengan suara galak. *Kami memperoleh keterangan )ahwa engkau men.em)un.ikan
tokoh,tokoh pen+ahat )esar .ang terkenal dengan nama Hek,i (o,ong- Toa,ok- ;i,ok dan
Sam,ok. Suruh mereka keluar- kalau tidak engkau akan kami anggap se)agai
pem)erontak dan sekalian penghuni rumah ini akan kami tangkap se)agai anggauta,
anggauta pem)erontak60
Bukan main kagetn.a hati Koa,kauwsu mendengar ucapan ini. 3kan tetapi se)elumn.a
tadi dia memang sudah )erunding dengan empat orang tamun.a itu- maka kini sesuai
dengan rencana mereka tadi- Koa,kauwsu )erkata- *3h- Thio,ciangkun.... )agaimana
2iangkun dapat memperca.ai fitnah seperti itu/ 2iangkun sudah mengenal )aik siapa
sa.a. Sa.a tanggung )ahwa tidak ada pen+ahat di sini. Harap 2iangkun suka menarik
kem)ali pasukan dan )esok sa.a akan menghadap 2iangkun untuk )icara soal ini.0 Di
)alik kata,katan.a itu seperti )iasa tersem)un.i maksud- .aitu )ahwa dia hendak
mem)ereskan persoalan ini dengan hadiah atau sogokan6
3kan tetapi )iarpun komandan itu )ukan seorang pe+a)at .ang tidak )iasa menerima
sogokan macam itu- kini di depan seorang +enderal .ang terkenal dari kota ra+a- tentu sa+a
dia men+adi marah sekali. *Koa 2in Gu- +angan engkau main,main6 Ha.o cepat suruh
empat orang itu keluar- kalau tidak- terpaksa kami akan mengerahkan pasukan untuk
menangkap semua orang dan menggeledah ke dalam60
(elihat )u+ukann.a tidak )erhasil- orang she Koa itu lalu )erkata- *2iangkun- memang
)enar sa.a mempun.ai empat orang tamu- akan tetapi mereka adalah para 9ocianpwe
.ang datang mem)eri petun+uk,petun+uk ilmu silat- sama sekali )ukan pen+ahat. Semua
itu adalah fitnah )elaka.0
*Tidak peduli mereka itu pendekar atau pen+ahat- suruh mereka keluar agar dapat
menemui dan )icara dengan kami60 kata pula Thio,ciangkun.
Karena tidak melihat +alan lain- sesuai dengan rencana mereka- Koa 2in Gu terpaksa lalu
menghadap ke dalam rumah dan )erseru- *Harap 2u,wi 9ocianpwe suka keluar menemui
Thio,ciangkun60
*2iangkun- kami adalah orang )aik,)aik- mengapa/0 3kan tetapi ucapan Sam,ok .ang
men+adi +uru )icara mereka itu tertahan dan matan.a ter)elalak ketika dia mengenal Kam
Hong- 2i Sian- dan ;enderal (uda Kao 2in 9iong. ;uga Hek,i (o,ong mengenal Kam
Hong dan 2i Sian- maka kakek ini pun tahu )ahwa dia telah )erhadapan dengan musuh
.ang pandai- maka tangann.a )ergerak dan sen+ata 9ong,ge,pang telah )erada di
tangann.a.
*3h- kiran.a kalian )ocah,)ocah setan .ang datang mengacau60 katan.a dan langsung
sa+a Hek,i (o,ong mener+ang ma+u. Kam Hong men.am)utn.a- dengan suling emas
.ang sudah dica)utn.a- maklum )etapa dahs.atn.a serangan kakek raksasa )eram)ut
putih dan )erpakaian ser)a hitam itu.
Tiga orang dari Im,kan 5go,ok .ang +uga mengenal tiga orang muda perkasa itu maklum
)ahwa tidak ada gunan.a lagi )erpura,pura dan )ahwa untuk men.elamatkan diri mereka
harus mempergunakan kekerasan- maka mereka )ertiga pun segera mener+ang ke depan-
disam)ut oleh Kao 2in 9iong dan 2i Sian. (elihat ini- guru silat Koa 2in Gu +uga
mengerti )ahwa rahasian.a telah ter)ongkar- maka dia pun men+adi nekat. Dengan
teriakan n.aring dia pun memimpin anak )uahn.a untuk mencegah pasukan memasuki
rumahn.a. Ter+adilah pertempuran he)at di pekarangan depan rumah itu.
Sementara itu- 2u Kang Bu- :u Hwi- 2u 1ek In ditahan dalam kamar,kamar terpisah,
pisah. (ereka dalam keadaan tertotok dan di)elenggu tangan mereka- re)ah di atas dipan
dalam kamar tahanan masing,masing- dan setiap orang di+aga oleh dua orang anak )uah
Koa,kauwsu.1ara anak )uah Koa,kauwsu )ukanlah orang,orang )aik. Koa,kauwsu
sendiri )iarpun seorang guru silat- akan tetapi dia adalah orang .ang )erkecicmpung da,
lam dunia hitam sehingga para muridn.a tentu sa+a terdiri dari tukang,tukang pukul dan
pen+ahat,pen+ahat .ang ingin memperkuat dirin.a. Ketika semua orang men.er)u keluar
untuk men.am)ut musuh- enam orang .ang )ertugas +aga itu ditinggal )erdua sa+a
dengan masing,masing tawanan mereka. Kesempatan ini menim)ulkan niat .ang ke+i
dalam )enak mereka .ang men+aga :u Hwi dan 1ek In. Dua orang wanita ini adalah
wanita,wanita .ang tergolong cantik- maka melihat di situ tidak ada orang,orang lain-
para pen+aga dua orang tawanan wanita ini tim)ul niat .ang kotor untuk mengganggu dua
orang tawanan mereka. (ereka mulai mendekati tawanan masingmasing .ang re)ah
ter)elenggu dan tertotok di atas dipan- memandang dengan mulut men.eringai dan
)erliur.
Dua orang .ang men+aga 2u 1ek In sudah mendekati gadis itu. 2u 1ek In merasa )ulu
roman.a meremang ketika melihat sikap mereka )erdua itu. 3kan tetapi ia tidak mampu
)ergerak karena telah tertotok +alan darahn.a. 3ndaikata tidak tertotok- )iarpun kaki
tangann.a ter)elenggu- tentu ia dapat )ergerak dan )erda.a untuk melawan. 3kan tetapi-
kini ia han.a dapat memandang dengan mata ter)elalak ketika dua orang itu
mendekatin.a dan terkekeh,kekeh.
*Heh,heh- kita tidak )isa ma+u )er)areng- harus antri. Siapa .ang le)ih dulu/0 kata .ang
)ertu)uh tinggi )esar dan )ermuka hitam.
*Kita undi sa+a60- kata kawann.a .ang )ermata +uling.
*Kita main )ertanding +ari sa+a- siapa menang )oleh ma+u le)ih dulu dan .ang lain
men+aga di luar kamar menanti giliran60 kata Si Tinggi Besar. Dua orang itu tertawa,tawa
dan )ermain +ari. Tern.ata Si Tinggi Besar .ang menang dan dengan muka kecewa Si
(ata ;uling lalu keluar dari kamar itu- meninggalkan kawann.a dan )er+alan di luar.
Daun pintu ditutupkan- akan tetapi Si (ata ;uling itu mengintai dari celah,celah daun
pintu.
1ek In memandang dengan mata ter)elalak- melihat )etapa sam)il terkekeh dan
men.eringai men.eramkan- Si (uka Hitam .ang tinggi )esar itu menanggalkan
pakaiann.a sendiri. 7a+ah 1ek In men+adi pucat dan mulutn.a )er)isik- *;angan.... ah-
+angan....60
*Ha,ha,ha diamlah- manis-0 kata Si Tinggi Besar .ang kini melangkah mendekati dipan-
mem)uat 1ek In merasa ngeri dan takut sehingga hampir ia r))oh pingsan.
3kan tetapi pada saat +ari tangan Si Tinggi Besar men.entuh pakaian 1ek In- ti)a,ti)a
terdengar suara gaduh di luar pintu. Daun pintu ter)uka. Si Tinggi Besar menoleh dan
seketika mukan.a men+adi pucat ketika dia melihat temann.a- Si (ata ;uling itu sudah
ro)oh mandi darah di depan pintu. Dan se)elum dia sempat menguasai hatin.a- sesosok
)a.angan )erkele)at dan Hong Bu telah menghantamn.a dengan telapak tangan kanan.
Si Tinggi Besar tak sempat lagi )erteriak karena terdengar suara keras ketika kepalan.a
kena ditampar. Tu)uhn.a terpelanting dan kepalan.a retak- mengeluarkan darah dan
otak. Dia tewas seketika tanpa sekarat lagi.
Hong Bu cepat mem)e)askan totokan 1ek In dan mematahkan )elenggu kaki tangann.a.
*4ngkau tidak apa,apa- In,moi....0 tan.an.a.
*3hh.... Bu,ko....60 1ek In merangkul dan menangis di dalam pelukan pemuda itu. 1ek In
melirik ke arah tu)uh telan+ang .ang kepalan.a retak itu dan menggigil. *>ntung engkau
segera datang- Buko....0 katan.a dan hatin.a lega sekali karena rasa penasaran dan duka
karena ditinggal lari oleh Hong Bu itu kini tero)ati dengan munculn.a kekasihn.a .ang
telah men.elamatkann.a.
Se)elum menolong 1ek In- Hong Bu tadi telah memasuki kamar tahanan 2u Kang Bu-
mero)ohkan dua orang pen+agan.a dan mem)e)askan 2u Kang Bu. Begitu )e)as- Kang
Bu segera minta kepada Hong Bu untuk menolong 1ek In di kamar se)elah kanan
sedangkan dia sendiri cepat lari ke kamar se)elah kiri di mana dia tahu isterin.a ditawan.
Dia memandang daun pintu itu dan dapat di)a.angkan )etapa marahn.a ketika dia
melihat dua orang pen+aga sedang menggera.angi tu)uh isterin.a dalam usaha mereka
untuk melepaskan pakaian isterin.a .ang tertotok dan ter)elenggu tak mampu melawan
itu.
*Keparat60 )entak 2u Kang Bu dan sekali loncat dia sudah ti)a di )elakang dua orang
pen+aga .ang kurang a+ar itu. (ereka mem)alikkan tu)uh- akan tetapi tahu,tahu ram)ut
kepala mereka telah di+am)ak oleh 2u Kang Bu dan sekali menggerakkan kedua
tangann.a- pendekar tinggi )esar dari 9em)ah 5aga Siluman itu sudah mem)enturkan
dua )uah kepala itu. Terdengar suara *1rokk60 dan dua )uah kepala itu pecah
)erham)uran6
Ketika Kang Bu mem)e)askan isterin.a dan mereka )erdua keluar dari dalam kamar itu-
mereka )ertemu dengan Hong Bu .ang +uga sudah )erhasil mem)e)askan 1ek In. *Di
luar sana aku di)utuhkan- harap Susiok )ertiga suka mem)antu pasukan dari dalam. 3ku
sendiri harus mem)antu mereka menghadapi empat i)lis itu60 Setelah )erkata demikian-
Hong Bu meloncat keluar dengan cepat sekali. Kang Bu tadi sudah di)eri tahu oleh Hong
Bu )ahwa .ang dimaksudkan- dengan mereka itu adalah ;enderal (uda Kao 2in 9iong-
1endekar Suling 4mas Kam Hong dan sumoin.a- Bu 2i Sian. Dengan singkat dia pun
mem)eri tahu kepada isterin.a dan keponakann.a- kemudian mereka )ertiga +uga
men.er)u keluar dan mengamuk- men.erang para anak )uah guru silat Koa dari se)elah
dalam. Tentu sa+a para anak )uah Koa,kouwsu men+adi terke+ut dan semakin panik
karena mereka pun sudah terdesak oleh pasukan keamanan .ang men.er)u dari luar.
1erkelahian antara Kam Hong melawan Hek,i (o,ong masih )erlangsung dengan amat
serun.a- akan tetapi 2in 9iong dan 2i Sian .ang )eker+a sama menghadapi pengero.okan
tiga orang Im,kan 5go,ok terdesak he)at dan mereka )erdua itu han.a mampu memutar
sen+ata untuk melindungi diri )elaka tanpa mempun.ai )an.ak kesempatan untuk
mem)alas. 3kan tetapi ti)a,ti)a terdengar )entakan n.aring dan Hong Bu sudah
mener+ang dan mem)antu mereka )erdua.
(elihat )etapa Koa,kauwsu dan anak )uahn.a sudah ro)oh semua karena amukan 2u
Kang Bu )ertiga- dan melihat )etapa mereka )erempat sudah terkurung oleh pasukan dan
di situ terdapat orang,orang muda .ang amat lihai itu- Hek,i (o,ong maklum )ahwa
kalau ter+adi pertempuran kero.okan tentu pihakn.a akan mengalami kerugian karena
kalah )an.ak- maka ti)a,ti)a dia meloncat ke )elakang dan )erseru dengan lantang-
*Tahan sen+ata6 Kami hendak )icara60
4mpat orang pendekar muda itu menahan sen+ata mereka dan Kam Hong mewakili
teman,temann.a- sam)il melintangkan suling emas di depan dada dia pun menegur-
*Hek,i (o,ong- engkau hendak )icara dan menggunakan kecurangan apa lagi/0
7a+ah kakek itu )eru)ah merah. Teringat dia )ahwa dia pernah melukai pemuda luar
)iasa ini- akan tetapi hal itu dilakukann.a karena dia main curang- .aitu pada saat Kam
Hong melawan delapan orang muridn.a- ialah Hek,i 1at,mo dan ketika pendekar ini
terdesak delapan orang itu- dia turun tangan mem)antu murid,muridn.a sehingga Kam
Hong menderita luka dalam .ang cukup parah.
*Bocah she Kam6 Kalau memang kalian adalah orang,orang muda .ang gagah perkasa
dan mengaku se)agai pendekar,pendekar sakti- mari kita melakukan pertandingan satu
lawan satu tanpa pengero.okan dan tanpa mengandalkan )antuan. Kita masing,masing
mengadakan pertandingan satu lawan satu sampai mati dan tidak )oleh ada orang lain
.ang mem)antu. 5ah- )agaimana/ 3pakah kalian )erempat )erani men.am)ut tantangan
kami )erempat/0
Kam Hong mengerutkan alisn.a dan memandang kepada tiga orang kawann.a. Dia
melihat )etapa 2i Sian- Hong Bu- dan 2in 9iong mengangguk kepadan.a- dan dia sendiri
pun perca.a sepenuhn.a )ahwa tiga orang muda itu cukup tangguh dan kuat untuk
melawan tiga orang datuk dari Im,kan 5go,ok maka ia pun men+awa) dengan lantang-
*Baik- Hek,i (o,ong. Kami )erempat menerima tantangan kalian60
Thio,ciangkun lalu mem)uat lingkaran dengan pasukann.a- lingkaran .ang cukup luas di
pekarangan rumah itu- dan memasang o)or .ang cukup )an.ak sehingga tempat itu
men+adi terang dan merupakan gelanggang pertandingan .ang di pagari pasukan. 2u
Kang Bu dan :u Hwi .ang sudah selesai mem)asmi Koa,kauwsu dan anak )uahn.a itu
pun kini )erdiri menonton dengan penuh keperca.aan terhadap empat orang muda .ang
sakti itu- han.a 2u 1ek In .ang mengerutkan alisn.a dan merasa khawatir.*Bagus6 Kami
akan menga+ukan +ago pertama kali. Sam,ok- ma+ulah60 kata Hek,i (o,ong. Sam,ok Ban
Hwa Seng+in- )ekas Koksu 5epal .ang nama aselin.a 9akshapadma i
tu segera melangkah ma+u ke tengah lapangan. Dia pun maklum )ahwa +alan keluar tidak
ada- maka tindakan Hek,i (o,ong itu dianggapn.a tepat. Han.a melalui pertandingan
perorangan maka mereka memperoleh kesempatan untuk lolos- asal dapat memenangkan
lawan. Dan )agaimana pun lihain.a- empat orang lawan itu han.alah orang,orang muda
.ang tentu masih +auh kurang pengalamann.a di)andingkan deagan mereka )erempat.
Dia ma+u dengan tenang. Kakek raksasa .ang kepalan.a )otak ini nampak gagah dengan
manteln.a .ang merah- dan kini dia menanggalkan mantel merahn.a dan melemparkan
mantel itu kepada ;i,ok. Dia sendiri dengan kedua kaki terpentang le)ar- kedua lututn.a
agak ditekuk dan kedua lengann.a mem)uat silang di depan dada- .ang kanan miring di
depan dahi- .ang kiri miring di depan dada- sikapn.a seperti seorang pendeta sedang
melakukan sem)ah.ang dengan sikap aneh.
*Biar aku .ang menghadapi tua )angka 5epal ini60 kata Kao 2in 9iong dan ma+un.a 2in
9iong melegakan hati Kam Hong. Di)andingkan dengan 2in 9iong- mungkin sumoin.a
masih kalah- dan )iarpun di pihak musuh Sam,ok merupakan orang terakhir- namun dia
tahu )ahwa )ekas Koksu 5epal ini mempun.ai )an.ak tipu muslihat sehingga kalau 2i
Sian .ang mela.ani dia- hal itu amat )er)aha.a. Ber)eda kalau 2in 9iong .ang
men.am)ut kakek itu- karena )iarpun masih muda- namun 2in 9iong +uga seorang .ang
memiliki )an.ak pengalaman dan mengenal )an.ak siasat,siasat licik pihak musuh.
*Baiklah- Saudara Kao 2in 9iong. Kaulawan Sam,ok dan hati,hatilah terhadap akal
)usuk60 kata Kam Hong.
2in 9iong melangkah ma+u dengan tenang. Di )awah sinar o)or .ang )an.ak din.alakan
itu- pemuda ini nampak tegap dan gagah perkasa sekali. 7a+ahn.a .ang )undar itu
nampak halus dan tampan- sepasang matan.a .ang le)ar )ersinar,sinar dan tahi lalat kecil
di )awah telinga kirin.a itu menam)ah kewi)awaann.a. Ketenangan pemuda ini nampak
pada sen.umn.a- seolah,olah dia sama sekali tidak merasa +erih menghadapi lawan .ang
sudah amat tersohor karena kelihaiann.a ini. (asih )egitu muda sudah memperoleh
keperca.aan Kaisar- maka dapat di)a.angkan )etapa he)atn.a pemuda ini. Sam,ok +uga
merasa agak terke+ut ketika melihat )ahwa +enderal muda itu .ang ma+u. Dia tahu akan
kelihaian pemuda ini. Baru mengingat )ahwa pemuda ini adalah putera tunggal dari
1endekar 5aga Sakti Gurun 1asir sa+a sudah mem)uat dia men+adi agak ngeri. 3kan
tetapi- dia segera dapat mengusir perasaan ini dengan ke.akinan akan kepandaian sendiri.
Betapapun +uga- pemuda ini )ukanlah 1endekar 5aga Sakti Gurun 1asir- pikirn.a-
melainkan seorang .ang masih muda dan tentu masih hi+au pula dalam pengalaman.
*Ha,ha,ha60 Sam,ok tertawa )ergelak untuk mem)esarkan hati. *Inikah ;enderal (uda
Kao 2in 9iong .ang terkenal itu/ Ha,ha- orang muda- sudah- rela )enarkah engkau untuk
mati kon.ol maka engkau )erani melawanku/0
*Ban Hwa Seng+in6 4ngkau telah )erdosa terhadap pemerintah dan negara ketika engkau
men+adi Koksu 5epal- dan engkau )erdosa terhadap rak.at ketika engkau men+adi Cam,
ok. Dosamu sudah terlampau )ertumpuk- terlampau )an.ak maka sudah sewa+arn.alah
kalau sekarang engkau menerima hukuman dari tanganku sendiri6 (a+ulah60 Se)elum
ma+u tadi 2in 9iong telah menitipkan pedangn.a kepada Hong Bu dan kini dia
menghadapi lawan dengan tangan kosong. Dia tahu )ahwa Sam,ok adalah seorang .ang
memiliki ilmu silat .ang sudah agak tinggi tingkatn.a maka datuk ini tidak lagi meng,
andalkan sen+ata. Dan karena dia sendiri pun murid a.ah kandungn.a .ang memiliki ilmu
silat tangan kosong pula- maka dia menghadapi lawan dengan tangan kosong. Dia )erdiri
tegak lurus- mula,mula kedua lengann.a tergantung lurus di kanan kiri- lalu diangkatn.a
sampai ke pinggang dengan +ari,+ari ter)uka dan i)u +ari ditekuk ke telapakan- perlahan,
lahan lengann.a diangkat ke atas lalu setelah sampai di atas kepala ditarik ke )awah
sam)il mengerahkan tenaga sin,kang. Kedua lengann.a itu nampak tergetar halus- dan
kini tu)uhn.a penuh dengan saluran sin,kang .ang dahs.at6
Sam,ok mengeluarkan suara menggereng dan karena gerengan ini mengandung getaran
tenaga khi,kang .ang amat kuat- maka para pera+urit .ang mengepung tempat itu untuk
nonton perkelahian itu men+adi terke+ut dan tu)uh mereka menggigil. Sam,ok men.usul
gerengann.a ini dengan ter+angan dahs.at- kedua lengann.a .ang pan+ang dan )esar itu
)ergerak cepat dan tahu,tahu dia telah mengirim serangan )eruntun sampai empat kali-
memukul dengan kedua tangan dari atas ke )awah disusul cengkeraman dari kanan kiri.
2in 9iong +uga )ergerak cepat- kedua lengann.a sudah menangkis dua pukulan pertama
dan menghadapi cengkeraman dari kanan kiri itu dia meloncat ke )elakang sam)il
mem)alik dan ti)a,ti)a sa+a tu)uhn.a )erputar dan dia pun sudah mem)alas dengan
se)uah tendangan kilat .ang mengarah dagu lawan. Ketika Sam,ok menggerakkan tangan
hendak menangkap kaki .ang menendangn.a- 2in 9iong menarik kem)ali kakin.a dan
tu)uhn.a meluncur ke depan- tangan kanan menotok ke arah pusar dan tangan kiri men,
cengkeram ke arah u)un,u)un kepala )otak itu6 Dia telah mulai menggunakan +urus,+urus
dari Ilmu Silat Sin,liong 2iang,hoat .ang he)at. Karena dia tahu )ahwa lawann.a adalah
seorang .ang lihai- maka pemuda ini tidak mau mem)uang waktu dengan mengeluarkan
ilmu silat lain- melainkan langsung mengeluarkan ilmu ciptaan kakek gurun.a- .aitu Si
Dewa Bongkok itu.
Sesungguhn.a Ilmu Sin,liong 2iang,hoat asaln.a adalah ilmu ciptaan Dewa Bongkok
.ang khas- .aitu untuk seorang .ang )erlengan tunggal. 3kan tetapi Kao Kok 2u- Si
5aga Sakti Gurun 1asir telah men.empurnakan ilmu tangan kosong ini untuk puteran.a-
sehingga kini .ang dikuasai oleh Kao 2in 9iong adalah ilmu silat tangan kosong .ang
cocok untuk di mainkan oleh seorang .ang )erlengan utuh- walaupun dasarn.a masih
ilmu aseli. ;usteru karena dasarn.a adalah ilmu silat .ang tadin.a diperuntukkan seorang
.ang )erlengan )untung- maka setelah kini dimainkan oleh 2in 9iong- gerakan,
gerakann.a amat aneh dan tak dapat diduga,duga oleh musuh. Kadang,kadang pemuda
itu han.a menggerakkan tangan kanann.a sa+a- dan tangan kirin.a )ergantung mati- akan
tetapi pada detik,detik .ang sama sekali tidak disangka oleh lawan- ti)a,ti)a sa+a tangan
kirin.a )ergerak mengirim serangan susulan- serangan maut .ang amat dahs.at- le)ih
dahs.at daripada serangan,serangan tangan kanann.a6
Biarpun Sam,ok seorang .ang tinggi ilmun.a- namun menghadapi ilmu silat ini dia
merasa )ingung +uga sehingga setelah lewat lima puluh +urus- dia kurang cepat mengelak
dan tamparan tangan kiri .ang tadin.a tergantung mati itu sempat mengenai pundak
kanann.a- mem)uat tu)uh .ang tinggi )esar itu terhu.ung ke )elakang. Sam,ok meloncat
untuk mengatur keseim)angan )adann.a dan mulutn.a men.eringai menahan rasa n.eri
.ang mem)uat separuh tu)uhn.a se)elah kanan seperti lumpuh se+enak.
*Haiiiikkk60 Ti)a,ti)a Sam,ok menu)ruk ke depan.
2in 9iong mengelak dengan loncatan ke kiri- akan tetapi ti)a,ti)a dari lengan )a+u .ang
le)ar itu meluncur sinar,sinar hitam .ang lem)ut menu+u ke seluruh tu)uh 2in 9iong dari
atas ke )awah6 itulah +arum,+arum rahasia )eracun .ang dilepas dari +arak dekat sekali6
Dan ini merupakan satu di antara kecurangan,kecurangan Sam,ok. 3kan tetapi- se+ak tadi
2in 9iong memang sudah waspada terhadap serangan gelap- maka )egitu melihat sinar
hitam men.am)ar dia sudah meloncat tinggi sehingga semua +arum lewat di )awah
kakin.a. 2in 9iong )ukan sem)arangan meloncat- melainkan meloncat ke depan dan kini
dari atas dia ter+un men.erang ke arah kepala lawan dengan menggunakan kedua
kakin.a6
Sam,ok terke+ut )ukan main. Tak disangkan.a )ahwa pemuda itu selain dapat
menghindarkan semua +arumn.a- +uga memiliki gin,kang sedemikian he)atn.a sehingga
sam)il mengelak kini )ahkan langsung men.erang. 2epat dia secara terpaksa
menggulingkan tu)uhn.a ke atas tanah sehingga serangan dari atas itu pun tidak
mengenai sasaran dan )egitu dia meloncat )angkit lagi- Sam,ok sudah mengeluarkan
ilmun.a .ang paling diandalkan karena aneh dan tangguhn.a. Tu)uhn.a ti)a,ti)a
)erpusing seperti se)uah gasing dan terus )erpusing- sehingga tu)uh itu tidak nampak
lagi. Dan dari gerakan )erpusing ini dengan cepat )agaikan kilat men.am)ar- ada
serangan,serangan mencuat .ang menu+u ke arah lawan. 2in 9iong menggerakkan kaki
tangan menangkis- akan tetapi karena pusingan tu)uh lawan itu mendatangkan angin
dahs.at- dan karena serangan .ang mencuat dari tu)uh .ang )erputar cepat itu sukar
diikuti dengan pandangan mata- maka 2in 9iong terkena sam)aran pukulan .ang
mengarah lam)ungn.a. Tangkisann.a men.eleweng dan )iarpun dia tidak terkena
pukulan langsung- namun tetap sa+a dia terdorong sampai hampir ter+engkang dan merasa
)etapa paha kanann.a panas oleh hawa pukulan lawan. Han.a dengan melempar diri ke
)elakang dan )er+ungkir )alik sa+a pemuda itu dapat men.elamatkan diri dan tidak
sampai ro)oh ter+engkang.(elihat he)atn.a lawan- 2in 9iong ti)a,ti)a mendekam di atas
tanah dan ketika lawan .ang )erpusing itu mendekatin.a- mendadak pemuda itu menge,
luarkan suara melengking dahs.at dan tu)uhn.a meluncur dari )awah dengan pukulan
kedua tangan didorongkan ke depan. Itulah pukulan dari Ilmu Sin,liong Hok,te .ang
amat he)at dari Istana Gurun 1asir6
*Desss....60 Karena he)atn.a pukulan itu- Sam,ok mana mampu mengelak/ Terpaksa dia
menangkis dengan pengerahan seluruh tenagan.a dan aki)atn.a- tu)uhn.a terlempar dan
ter)anting keras sekali6 Itulah he)atn.a pukulan Ilmu Sin,liong Hok,te <5aga Sakti (en,
dekam di Bumi=. Kalau tadi Sam,ok mempergunakan tenaga lem)ut- tidak
mempergunakan tangkisan tenaga kasar- dia pun akan celaka kalau 2in 9iong +uga
mempergunakan tenaga Im.
Tu)uh .ang tinggi )esar itu terguling,guling dan akhirn.a dapat meloncat )angkit
kem)ali- )erdiri agak )ergo.ang,go.ang dan di u+ung )i)ir kakek itu nampak darah segar
.ang keluar dari mulutn.a6 Dengan )a+un.a- Sam,ok menghapus darah itu dan mukan.a
)eru)ah merah sekali. Dia menggereng n.aring- gerengan .ang keluar dari dalam
perutn.a saking marahn.a dan ti)a,ti)a dia merenggut ke arah lehern.a. 5ampak sinar
)erkilauan ketika tangann.a sudah memegang seuntai rantai hitam .ang tadin.a dipakai
se)agai kalung lehern.a. @antai ini adalah untaian )atu,)atu hitam dari 5epal .ang
diuntai dengan tali )a+a .ang amat kuat6
;arang sekali Sam,ok mempergunakan sen+ata dalam perkelahian menghadapi lawan
.ang )agaimana pandai sekalipun. Ilmu silatn.a sudah sangat tinggi- tenaga sin,kangn.a
amat kuatn.a sehingga tanpa )antuan sen+ata pun dia sudah merupakan seorang .ang
sukar dikalahkan. 3kan tetapi- sekali ini dia )ertemu tanding- )ahkan dia telah menderita
guncangan dalam tu)uh .ang mem)uatn.a terluka- maka tanpa malu,malu lagi dia
mengeluarkan sen+ata simpanann.a .ang tadin.a dipakain.a se)agai se)uah kalung
+imat6 (enurut keperca.aan tah.ul di 5epal- )atu,)atu hitam .ang dipakain.a se)agai
kalung itu mempun.ai da.a kekuatan- untuk menolak pen.akit dan malapetaka. Selain
itu- +uga )atu,)atu hitam itu keras sekali dan kuat- dapat menahan sen+ata pusaka lawan
.ang )agaimanapun ampuh sekalipun.
*Trrrik.... wirr.... wirr60 Sen+ata aneh itu mengeluarkan )un.i )erketrik ketika digerakkan
dan angin dahs.at men.am)ar ganas ke arah Sin 9iong. 1emuda ini terke+ut sekali dan
mengelak- akan tetapi sinar hitam itu menge+arn.a terus- terpaksa untuk menangkis- tidak
)erani langsung menangkis dengan lengann.a karena dia )elum mengenal sifat sen+ata
lawan. 3kan tetapi- )iarpun lengan )a+un.a itu han.a merupakan kain sa+a- di dalam
tangan pemuda ini )eru)ah men+adi sen+ata penangkis .ang ampuh dan kuat sekali.
*1rattt60 Tangkisan u+ung lengan )a+u dari 2in 9iong itu mem)uat serangan Sam,ok
gagal dan sinar hitam sen+ata rantain.a itu men.eleweng- akan tetapi pemuda itu terke+ut
)ukan main ketika melihat )etapa u+ung lengan )a+un.a pecah,pecah6 Dan kini sinar
hitam itu telah men.am)ar lagi )ertu)i,tu)i- mengarah kepalan.a dan u+ung sinar hitam
itu dapat melakukan serangan totokan ke arah +alan darah .ang mematikan. (aka 2in
9iong segera mengelak dan )erloncatan ke sana,sini- dan terdesak he)at oleh sinar hitam
.ang mengeluarkan )un.i )erketrikan itu.
*2in 9iong- nih terima pedangmu60 Ti)a,ti)a terdengar Hong Bu )erseru dan nampak
sinar terang ketika pedang 2in 9iong .ang tadi dititipkan kepada pemuda itu telah
dica)ut oleh Hong Bu dan dilemparkann.a kepada +enderal muda itu. 2in 9iong cepat
men.am)ut pedangn.a dengan tangan kanan.
*Terima kasih- Hong Bu60 katan.a gem)ira dan seketika pedang itu diputar,putarn.a di
tangann.a- )eru)ah men+adi sinar )ergulung,gulung men.ilaukan mata ketika tertimpa
sinar o)or. 1edang itu adalah se)uah pedang .ang )aik karena pedang itu merupakan
pedang pem)erian Kaisar se)agai tanda pangkatn.a. Seperti +uga Sam,ok- putera
1endekar 5aga Sakti Gurun 1asir ini se)etuln.a tidak lagi memerlukan sen+ata untuk
mem)antun.a dalam perkelahian. 3kan tetapi karena lawann.a .ang tangguh itu
mempergunakan sen+ata .ang aneh dan .ang mungkin sa+a dapat melukai lengann.a-
maka tentu sa+a dia merasa gem)ira untuk mempergunakan pedangn.a menghadapi
sen+ata lawan.
Sam,ok masih terus mendesak dengan sen+atan.a .ang diputar,putar dan menghu+ani
lawann.a dengan serangan,serangan maut. 2in 9iong +uga memutar pedangn.a dan
men.am)ut serangan itu dengan pedangn.a sam)il mengerahkan tenagan.a.
*Tranggg.... cringggg....60
Keduan.a melompat ke )elakang ketika merasa )etapa telapak tangan mereka panas dan
n.eri- seolah,olah kulitn.a terkupas. (ereka masing,masing memeriksa sen+ata sendiri-
akan tetapi hati mereka lega melihat )ahwa sen+ata mereka tidak rusak oleh )enturan
.ang he)at tadi. (ereka gem)ira karena sen+atan.a dapat menahan sen+ata lawan-
keduan.a lalu saling ter+ang lagi dengan dahs.atn.a. Tu)uh mereka len.ap ter)ungkus
gulungan sinar hitam dan sinar terang dari pedang 2in 9iong- dan kedua sinar .ang
)ergulung,gulung itu saling )elit- saling tekan dalam se)uah pertempuran .ang amat
seru. Semua orang .ang men.aksikan pertandingan ini- diam,diam merasa tegang )ukan
main karena memang +aranglah terdapat perkelahian antara dua orang .ang demikian
lihain.a. :ang menegangkan adalah karena kedua pihak tidak mau turun tangan
mem)antu teman. 1ihak Hek,i (o,ong tentu sa+a tidak )erani melakukan ini se)agai
pihak .ang le)ih lemah atau .ang le)ih sedikit +umlah temann.a- se)alikn.a pihak Kam
Hong dan kawan,kawann.a tentu tidak mau melanggar per+an+ian se)agai pendekar,
pendekar .ang men+un+ung tinggi kehormatan dan kegagahan. (aka semua orang tahu
)ahwa pertandingan antara Sam,ok dan 2in 9iong ini- seperti +uga pertandingan lain
.ang akan ter+adi antara kedua pihak- merupakan perkelahian mati,matian tanpa dapat
mengharapkan )antuan orang lain.
Kem)ali puluhan +urus lewat dengan cepat dan kedua pihak )elum +uga mampu saling
melukai- apalagi mero)ohkan. 2in 9iong .ang maklum akan kelihaian lawan-
menggerakkan tu)uh dan pedangn.a dengan tenang dan hati,hati- se)alikn.a Sam,ok
.ang memang merasa gelisah karena maklum )ahwa pihakn.a kalah kuat dan telah
terkepung- men.erang dengan penuh nafsu. (elihat )etapa pertahanan pemuda itu amat
tangguhn.a- dia men+adi penasaran. Ti)a,ti)a- ketika kedua sen+ata itu saling )ertemu di
udara- Sam,ok menggerakkan pergelangan tangann.a- dan sen+ata rantai )atu hitam itu
segera )ergerak mem)elit,)elit pedang di tangan 2in 9iong- seperti seekor ular. Kedua
sen+ata itu tak dapat terlepas kem)ali dan mereka kini saling tarik,menarik dan ti)a,ti)a
kaki kanan 2in 9iong terpeleset karena dia mengin+ak )atu .ang )asah dan licin. 1emuda
itu ter+atuh miring di atas tanah. Tentu sa+a semua temann.a menahan teriakan kaget
melihat hal ini. (elihat kesempatan .ang amat )aik )agin.a ini- Sam,ok men+adi girang
sekali dan dia pun lalu menu)ruk ke )awah- tangan kirin.a )ergerak mencengkeram ke
arah kepala pemuda itu6 He)at )ukan main serangan ini dan semua orang tahu )ahwa
sekali kepala itu terkena cengkeraman +ari,+ari tangan .ang kuat itu- tentu pemuda itu
akan tewas seketika6 (elihat ini- 2i Sian tentu sudah meloncat kalau sa+a suhengn.a
tidak memegang lengann.a. Hong Bu +uga mengepal tin+u dan matan.a melotot
memandang ke arah saha)atn.a itu .ang re)ah miring dan kepalan.a terancam
cengkeraman .ang mengandung ancaman maut itu.
Sam,ok tidak tahu- +uga para ahli silat di situ tidak ada .ang tahu )ahwa ketika ter+atuh
tadi- otomatis 2in 9iong mengatur gerakan +urus dari ilmu silat sakti Sin,liong Hok,te.
Ilmu silat ini memang memin+am kekuatan )umi dan dilakukan dengan )an.ak
mendekam di atas tanah. (aka ketika Sam,ok men.erangn.a dengan cengkeraman
tangan ke arah kepalan.a- se)enarn.a 2in 9iong sudah siap siaga dengan +urus ilmu silat,
n.a .ang ampuh. Dia cepat menggerakkan kepalan.a men.ingkir dan tangan Sam,ok itu
kini mencengkeram pundakn.a dan pada saat itu +uga- ti)a,ti)a dari )awah- tangan kiri
pemuda ini meluncur dengan dahs.at mengirim serangan,serangan pukulan mendadak.
*Dessss....60
Terdengar gerengan serak dari mulut Sam,ok ketika tu)uh raksasa itu terlempar sampai
tiga meter le)ih- ter)anting +atuh ke atas tanah6 Sam,ok merangkak )angun- )erdiri dan
terhu.ung,hu.ung- memandang dengan matamelotot ke arah 2in 9iong- tangan kiri
mencengkeram dadan.a .ang terpukul- tangan kanan mengangkat rantain.a tinggi,tinggi-
sikapn.a seperti hendak men.erang. 3kan tetapi- ti)a,ti)a mulutn.a ter)uka dan
men.em)urkan darah segar- kedua kakin.a terkulai dan dia pun ro)oh menelungkup dan
n.awan.a mela.ang meninggalkan tu)uhn.a6
2in 9iong )angkit dan men.eringai- tangan kirin.a memegangi pundak kanann.a .ang
tadi kena dicengkeram lawan. 2u Kang Bu .ang pandai dalam hal pengo)atan- cepat
meloncat mendekatin.a dan memeriksa pundakn.a. >ntung han.a luka daging sa+a- dan
tenaga sin,kang telah melindungi tulang pundak itu sehingga- tidak remuk. 2u Kang Bu
cepat mem)eri se)uah pel merah untuk ditelan oleh +enderal muda itu dan luka di pun,
dakn.a ditempeli ko.ok hitam.
Kemenangan +enderal muda ini disam)ut sorak,sorai oleh para pasukan- akan tetapi Toa,
ok- ;i,ok- dan Hek,i (o,ong mengerutkan alis dan muka mereka se)entar pucat se)entar
merah.
Ti)a,ti)a ;i,ok mengeluarkan pekik melengking n.aring dan ia sudah meloncat ke depan-
lalu ia menoleh kepada Hek,i (o,ong sam)il )erkata- *Biarkan aku mene)us n.awa
Sam,te60 5enek )ertopeng tengkorak ini adalah seorang datuk kaum sesat .ang ke+am
sekali sehingga ia mampu memperoleh +ulukan Si ;ahat ke Dua. 3kan tetapi kini melihat
)etapa Sam,ok tewas di depan matan.a- hatin.a terasa seperti disa.at dan ia mecat sakit
hati sekali. Kini- ;i,ok Kui,)in 5io,nio sudah )erdiri tegak- tu)uhn.a .ang kecil ramping
seperti tu)uh orang muda itu )ergo.ang,go.ang- dadan.a turun naik ter)awa tarikan
napas pan+ang karena kemarahann.a- sepasang mata di )alik topeng tengkorak itu seperti
dua titik api .ang mencorong- ram)utn.a .ang sudah putih semua riap,riapan- se)agian
menutupi muka tengkorak- kedua tangann.a .ang )erkuku runcing )ertolak pinggang-
sikapn.a menantang sekali.
*Bocah,)ocah som)ong- ma+ulah dan terimalah kematian di tanganku60 )entakn.a
menantang.
2i Sian melangkah ma+u dan )erkata kepada suhengn.a- *Suheng- ia adalah satu,satun.a
wanita di pihak lawan seperti +uga aku di pihak kita. Biarkan aku menghadapi i)lis )etina
ini60
Kam Hong mengerutkan alisn.a. Tentu sa+a diam,diam dia merasa khawatir sekali akan
keselamatan gadis .ang amat dicintan.a ini- dan dia pun tahu akan kelihaian ;i,ok. 3kan
tetapi- di antara lawan .ang masih tinggal tiga orang- kiran.a ;i,ok masih terhitung .ang
paling lemah di)andingkan dengan Toa,ok- dan Hek,i (o,ong- dan selain itu- dia pun
maklum )ahwa sumoin.a sekarang sama sekali tidak )oleh disamakan dengan sumoin.a
setahun .ang lalu. Sumoin.a telah mewarisi ilmu sin,kang dari 1ulau 4s ketika
digem)leng oleh pendekar sakti Suma Kian Bu- dan di)andingkan dengan dirin.a-
sumoin.a han.a kalah setingkat sa+a. (aka dia pun merasa .akin )ahwa sumoin.a akan
mampu menandingi ;i,ok Kui,)in 5io,nio. (aka dia pun mengangguk.
*Hati,hati- Sumoi. Hadapi ia dengan tenang sa+a- karena engkau tidak akan kalah60
katan.a memperingatkan sumoin.a )ahwa menghadapi seorang datuk kaum sesat .ang
tentu sa+a memiliki )an.ak pengalaman )ertanding dan +uga mempun.ai )an.ak tipu
muslihat- harus dilakukan dengan penuh ketenangan dan keperca.aan kepada diri sendiri.
Ter)uru nafsu menghadapi orang seperti ;i,ok ini )isa celaka sendiri. 2i Sian
mengangguk dan tersen.um.
*Suheng- aku tidak akan mem)ikin malu dan kecewa padamu-0 katan.a dan +an+i ini
mengelus hati Kam Hong .ang merasa terharu dan +uga )er)ahagia sekali.
2i Sian kini menghadapi ;i,ok dan ia telah menca)ut suling emasn.a. Dara ini sekarang
telah men+adi seorang gadis dewasa. 7a+ahn.a .ang )ulat manis itu masih
mem)a.angkan kelincahan dan ke+enakaan- sinar matan.a penuh ke)eranian dan sen.um
mulutn.a masih mem)a.angkan kenakalan rema+an.a walaupun sikapn.a kini nampak
tenang dan mem)a.angkan kematangan pengalaman,pengalaman .ang selama ini
dihadapin.a. (ukan.a .ang )ulat itu nampak amat manis ketika diangkatn.a suling
melintang depan. dada dan matan.a memandang kepada lawan dengan ta+am- kedua
kakin.a agak terpentang dan +ari telun+uk dan tengah tangan kiri men.entuh u+ung
sulingn.a .ang melintang.
(elihat )ahwa .ang ma+u dan hendak melawann.a han.a seorang gadis .ang nampakn.a
masih rema+a itu- ;i,ok mengeluarkan suara tertawa menge+ek- lalu ia mendengus dengan
suara memandang rendah sekali- sikap .ang disenga+a untuk men+atuhkan n.ali lawan.
*Hi,hik- )ocah ini .ang hendak menandingiku/ 3pakah tidak sa.ang kalau gadis secantik
dan semuda ini harus mampus di tanganku/ Bocah manis- le)ih )aik kalau lekas )erlutut
minta ampun dan nenekmu mungkin akan menaruh kasihan kepadamu60 >capan ini
selain hendak merendahkan dan mengecilkan n.ali lawan- +uga disenga+a dikeluarkan
untuk mem)akar hati lawan- agar marah- kemarahan .ang mengawali pertandingan
)erarti merugikan sekali dan hal ini diketahui dengan )aik oleh 2i Sian .ang selain
menerima gem)lengan Kam Hong- +uga pernah digem)leng oleh seorang pendekar sakti
seperti Suma Kian Bu. (aka- mendengar ucapan dan melihat sikap nenek itu- ia tetap ter,
sen.um- )ahkan mengam)il sikap seperti seorang dewasa melihat tingkah laku seorang
anak kecil .ang nakal.
*;i,ok Kui,)in 5io,nio-0 katan.a lantang- *Sudah lama aku mendengar )ahwa engkau
adalah seorang nenek .ang amat ke+am seperti siluman- )an.ak mem)unuh anak,anak
kecil untuk kauhisap darah dan otakn.a. Ke+ahatanmu sudah melampaui takaran dan
engkau sudah la.ak untuk mati sampai seratus kali. (aka sekarang- sudah ti)a saatn.a
engkau mene)us dosa,dosamu di dasar neraka men.usul Sam,ok .ang sudah
mendahuluimu dan sedang menantimu di am)ang pintu neraka. Bersiaplah engkau- wahai
nenek i)lis60
Kini ter+adilah sen+ata makan tuan. Sen+ata .ang dipergunakan oleh ;i,ok- .aitu kata,kata
untuk memancing kemarahan lawan- tern.ata dipergunakan pula oleh 2i Sian .ang
cerdik. Dara ini maklum akan kelemahan lawan pada saat itu- maka ia senga+a
mengingatkann.a tentang kematian Sam,ok. Di luar kesadarann.a sendiri- mendengar
ucapan ini- ;i,ok teringat akan kematian Sam,ok dan ia men+adi marah )ukan main.
Sam)il mengeluarkan suara mendengus karena tidak mampu lagi mengeluarkan kata,kata
saking marahn.a- nenek ini sudah menggerakkan tu)uhn.a dan tangan kirin.a .ang
)erkuku pan+ang itu telah melakukan pen.erangan dahs.at- mencengkeram ke arah muka
2i Sian6
2i Sian tersen.um menge+ek dan cepat mengelak sam)il menggerakkan sulingn.a
menotok ke arah sam)ungan siku lengan nenek .ang men.erangn.a itu dari samping-
memaksa ;i,ok untuk cepat menarik kem)ali lengann.a .ang melakukan pen.erangan
tadi. (ereka segera mulai serang,men.erang dengan sengit dan ter+adilah perkelahian
.ang tidak kalah serun.a di)andingkan dengan pertandingan pertama antara 2in 9iong
dan Sam,ok tadi.
1elampiasan kemarahan merupakan pem)uangan kekuatan )atin .ang amat )esar-
merupakan pengham)uran enersi .ang sungguh sia,sia. 8rang .ang melampiaskan
kemarahan melalui kata,kata keras atau tindakan,tindakan kekerasan- tentu akan merasa
)etapa sesudahn.a dia akan keha)isan tenaga- lemas lahir )atin. 8leh karena itu- orang
.ang mampu menghadapi nafsu,nafsu .ang muncul seperti nafsu amarah- tanpa
mengham)urkan kekuatan dahs.at itu melalui pelampiasan- )erarti akan men.impan
kekuatan )atin .ang kuat. Bukan mengendalikan kemarahan- melainkan menghadapin.a
dan memandangn.a dengan wa+ar dan waspada dan sadar- tidak dikuasai olehn.a.
1engendalian kemarahan han.a akan meredakan nafsu itu untuk sementara waktu sa+a.
;i,ok telah dikuasai nafsu kemarahan sendiri- dan kemarahann.a ini semakin melon+ak
sa+a ketika ia mendapatkan ken.ataan )etapa ia tidak mampu mengalahkan lawan .ang
dianggapn.a masih )ocah ingusan ini- )etapapun ia telah mengerahkan seluruh tenaga
dan memeras seluruh kepandaiann.a. Bahkan se)alikn.a- serangan,serangan )alasan dari
suling emas itu sungguh mem)uat ia kadang,kadang terke+ut dan )e)erapa kali n.aris
terkena totokan u+ung suling emas. 9e)ih dari itu pula- setelah lewat puluhan +urus- suling
emas itu selain mengeluarkan serangan .ang amat )er)aha.a- +uga mengeluarkan suara
melengking tinggi rendah seperti ditiup mulut .ang tidak nampak- dan di dalam suara ini
terkandung tenaga khi,kang .ang amat kuat- mem)uat kepalan.a pening dan
pengumpulan tenagan.a kadang,kadang mem)u.ar6 ;i,ok .ang )iasan.a amat .akin akan
kemampuan sendiri- .ang )iasan.a memandang rendah kepada pihak lawan- sekali ini
merasa penasaran )ukan main dan hal ini mendorong kemarahann.a men+adi semakin
memuncak sampai napasn.a terengah,engah dan dari atas kepala .ang penuh ram)ut
putih itu mengepul uap putih .ang te)al6*(ampuslah engkau6 Haiiittt....60 Ti)a,ti)a
nenek itu merendahkan dirin.a untuk mem)iarkan suling itu meluncur lewat- lalu
kakin.a mengirim tendangan kilat ke arah dada 2i Sian. Bukan sem)arang tendangan
karena tendangan itu dilakukan sam)il meloncat dan merupakan tendangan )erantai-
dilakukan oleh kaki )ersepatu .ang dilapisi )esi meruncing itu. Bertu)i,tu)i kedua kaki
itu menendang- dan setiap kaki dapat melakukan tendangan )erantai sampai tiga empat
kali mengarah )agian,)agian )er)aha.a dari tu)uh lawan6
Terdengar suara *tak,tuk,tak,tuk0 ketika 2i Sian mengelak dan menangkis dengan
sulingn.a sampai akhirn.a nenek itu terpaksa menghentikan serangan tendangan )erantai
.ang selain tidak )erhasil- +uga mem)uat kedua kaki .ang ter)ungkus sepatu itu terasa
n.eri )ertemu dengan suling emas. 3kan tetapi masih dua kali ia menendang dan sekali
ini- dari pinggiran u+ung sepatun.a men.am)ar sinar kecil,kecil merah ke arah tu)uh 2i
Sian6
*Tring,tring,tring....60 1aku,paku )erwarna merah .ang mengandung racun itu runtuh
semua ketika tertangkis suling dan dengan marah 2i Sian memutar sulingn.a-
menggunakan +urus .ang ampuh dari Kim,siauw Kiam,sut untuk )alas men.erang.
Gulungan sinar keemasan dari suling itu menghimpit dan nenek itu terpaksa )erloncatan
mundur karena terdesak oleh serangan suling )eru)i,tu)i .ang mengeluarkan )un.i
melengking tinggi itu.
>ntuk menghindarkan diri dari serangan suling )ertu)i,tu)i .ang sinarn.a menggulung
dirin.a itu- terpaksa ;i,ok harus melempar tu)uhn.a ke )elakang- ke atas tanah lalu ia
)ergulingan sampai +auh. Ketika 2i Sian .ang melihat lawan )ergulingan men+auhi ini
menge+ar dengan serangan sulingn.a- dengan hati girang karena lawann.a
memperlihatkan kelemahan- ti)a,ti)a sa+a ;i,ok melakukan pen.erangan dari )awah-
mempergunakan ilmun.a .ang ampuh- .aitu Kiam,ci <;ari 1edang=. Telun+ukn.a
menusuk atau menotok- mengeluarkan suara )ercicitan seperti tikus ter+epit dan dari
telun+uk tangann.a itu keluarlah sinar )erkilat .ang mengandung hawa dingin sekali6
(elihat telun+uk lawan menu+u ke arah tenggorokann.a- dan merasakan hawa dingin
.ang men.am)ar- 2i Sian lalu menggerakkan tangan kirin.a menangkis sam)il
mengerahkan Hwi,.ang Sin,kang atau sin,kang .ang mengandung hawa panas .ang
pernah dilatihn.a dari 1endekar 1ulau 4s Suma Kian Bu.
*Tasss....60 1ertemuan dua tenaga .ang saling )ertentangan itu merupakan )enturan keras
lawan keras. 3ki)atn.a- keduan.a terdorong ke )elakang- ;i,ok merasa )etapa seluruh
lengann.a tergetar dan panas sekali- se)alikn.a 2i Sian cepat mengerahkan sin,kang
untuk melawan hawa dingin .ang men.usup ke tu)uh melalui tangan .ang menangkis
tadi.
Betapapun- girang +uga hati ;i,ok melihat )etapa ilmun.a .ang he)at itu sempat mem)uat
lawan tangguh ini terhu.ung- maka ia pun sudah meloncat ke depan lagi sam)il
men.erang dengan ilmu Kiam,ci secara dahs.at dan )ertu)i,tu)i. (enghadapi serangan
aneh dan amat )er)aha.a ini- 2i Sian cepat menggerakkan dan memutar sulingn.a
dengan tangan kanan- dan tangan kirin.a mem)antu- )ukan han.a untuk menangkis-
melainkan +uga untuk men.erang dengan pukulan,pukulan +arak +auh untuk meng,
im)angi serangan lawan. Tentu sa+a ia sudah mempergunakan tenaga ga)ungan Im dan
:ang dari 1ulau 4s .ang pernah dia+arkan Suma Kian Bu kepadan.a.
Kini pertandingan itu )er+alan le)ih seru- akan tetapi +uga aneh karena +arak antara
mereka agak +auh dan agakn.a kedua tangan mereka tidak pernah saling men.entuh akan
tetapi di antara dua orang wanita ini men.am)ar,n.am)ar hawa pukulan .ang
mengeluarkan )un.i )ercicitan dan +uga terasa )etapa angin pukulan .ang kadang,kadang
dingin )ukan main- kadang,kadang panas- men.am)ar,n.am)ar ke semua +urusan. He)at
memang perkelahian itu dan semua orang .ang menonton men+adi kagum sekali.
Terutama Kam Hong- pendekar ini )angga )ukan main. Sumoin.a itu- setelah memiliki
sin,kang ga)ungan dari 1ulau 4s- )enar,)enar men+adi seorang wanita .ang amat he)at6
3du pukulan +arak +auh itu )erlangsung sampai seratus +urus- dan keduan.a mulai lelah
karena perkelahian macam ini mem)utuhkan pengerahan sin,kang .ang terus menerus
dan siapa lengah tentu akan celaka. Dan hal ini pun menguntungkan 2i Sian. Dara ini
masih muda sekali- tentu sa+a memiliki da.a tahan .ang +auh le)ih kuat di)andingkan
lawann.a .ang mulai terengah,engah dan uap .ang mengepul dari kepala itu kini
semakin te)al sa+a- dan nampak keringat menetes,netes dari )alik kedok tengkorak- +uga
di leher nenek itu nampak keringat mem)asahi kulit dan )a+u. (emang tak dapat
disangkal pula )ahwa 2i Sian +uga merasa lelah- dadan.a )ergelom)ang- pernapasann.a
mulai terdengar- dan dahi serta lehern.a nampak )asah. 5amun- di)andingkan dengan la,
wann.a- ia masih le)ih segar.
Tentu sa+a ;i,ok men+adi semakin penasaran dan marah- sungguhpun kemarahann.a itu
mulai )ercampur dengan kekhawatiran. Sungguh tidak disangkan.a- lawann.a .ang
masih amat muda ini tern.ata )enar,)enar lihai )ukan main- )ukan sa+a memiliki ilmu
silat .ang amat tinggi dengan suling emasn.a- +uga tern.ata memiliki tenaga sin,kang
.ang he)at sekali di samping tenaga khi,kang .ang mem)uat sulingn.a dapat melengking
tinggi menggetarkan +antung.
(aka nenek ini pun mengam)il keputusan )ulat untuk mengeluarkan ilmun.a .ang
paling ampuh- .ang merupakan sen+ata rahasian.a .ang selama ini )ahkan )elum pernah
dikeluarkann.a menghadapi lawan,lawan tangguh. Ketika itu- 2i Sian .ang melihat
)etapa lawann.a sudah nampak lelah sekali- memutar sulingn.a dan melakukan desakan
he)at sehingga ;i,ok terpaksa han.a main mundur dan mengelak ke sana sini. Ti)a,ti)a ia
mem)alikkan tu)uhn.a seperti orang hendak lari. Tentu sa+a 2i Sian tidak mem)iarkan
lawann.a melarikan diri dan ia pun cepat meloncat menge+ar. Dan pada saat itu- ti)a,ti)a
;i,ok mem)alikkan tu)uh lagi dan kedua tangann.a men.erang dengan +urus Kiam,ci
.ang mengeluarkan suara )ercuitan. Dan )ukan han.a tusukan,tusukan +ari .ang dahs.at
ini sa+a .ang men.am)ar ke arah 2i Sian- akan tetapi +uga didahului oleh dua sinar hitam
.ang men.am)ar dan tahu,tahu dua sinar itu telah mengenai leher dan +uga pinggang 2i
Sian. Semua orang terke+ut sekali melihat- dua sinar ini adalah dua ekor ular .ang amat
)er)aha.a. Semacam ular co)ra .ang +ahat dan )eracun sekali6 >lar,ular co)ra itu sudah
melingkari leher dan pinggang 2i Sian dan semua orang tahu )ahwa sekali sa+a terkena
gigitan ular seperti ini- maka tidak ada o)at di dunia ini .ang akan dapat men.elamatkan
n.awa orang .ang digigitn.a. Han.a Kam Hong .ang masih nampak tenang,tenang sa+a-
padahal 2in 9iong dan Hong Bu sudah menahan seruan dan wa+ah kedua orang muda ini
sudah men+adi pucat sekali. ;uga 2u Kang Bu- :u Hwi- dan 2u 1ek In memandang
dengan mata ter)elalak- walaupun :u Hwi +uga segera tersen.um karena ia teringat
)ahwa 2i Sian akan mampu menghadapi ular,ular itu.
Dugaann.a memang )enar dan hal ini pun diketahui oleh Kam Hong maka pendekar ini
nampak tenang sa+a. 2i Sian adalah murid terkasih dari See,thian 2oa,ong- ra+a ular .ang
memiliki ilmu pawang ular .ang lihai sekali. Gadis ini selain telah menguasai Sin,coa
Thian,te,ciang- ilmu silat ular .ang lihai- +uga telah menguasai ilmu pawang ular. (aka
)egitu ia tadi melihat )ahwa sen+ata rahasia lawann.a adalah dua ekor ular co)ra- diam,
diam ia tertawa dan segera mengerahkan ilmu menundukkan ular itu. Dan he)atn.a-
)egitu ular,ular itu mengenai leher dan pinggangn.a- dua ekor ular .ang segera mengenal
ilmu itu dan tahu )ahwa manusia ini adalah *ratu0 mereka- sama sekali tidak menggigit
malah lalu melingkar dengan man+a6 :u Hwi maklum )ahwa 2i Sian pernah men+adi
murid See,thian 2oa,ong- dan Kam Hong +uga tahu akan hal ini- maka mereka )erdua
tidak merasa khawatir.3kan tetapi- ti)a,ti)a 2i Sian mengeluarkan teriakan n.aring dan
ro)oh ter+engkang6 Kam Hong sendiri sampai terke+ut setengah mati melihat hal .ang
tidak diduga,dugan.a ini. ;i,ok terkekeh girang- lalu menu)ruk untuk mem)eri pukulan
maut terakhir. 3kan tetapi- mendadak kedua tangan 2i Sian )ergerak dan dua ekor ular
itu kini meluncur ke arah tu)uh ;i,ok .ang sedang menu)ruk- dengan mulut mendesis
penuh kemarahan6 ;i,ok terke+ut- namun tidak mampu mengelak lagi dan dua ekor ular
itu telah mengenai pundak kanan dan paha kirin.a- terus sa+a dua ekor ular co)ra itu
mematuk dan menggigit6 ;i,ok men+erit ngeri- lalu terpelanting- 2i Sian +uga sudah
melompat )angun- sulingn.a menotok ke arah tenggorokan wanita itu. ;i,ok mengelak
dan suling itu mengenai topengn.a. Terdengar suara keras dan topeng itu terlepas dari
muka ;i,ok. Dan semua orang pun menahan seruan kaget dan ngeri ketika melihat muka
nenek itu.
(uka .ang cantik sesungguhn.a- )iarpun sudah tua akan tetapi kulit muka itu masih
halus- dan putih- )entuk mulutn.a- hidungn.a- matan.a- semua +elas menun+ukkan )ahwa
muka itu dahulu adalah wa+ah seorang wanita .ang amat cantik. 3kan tetapi- sungguh
mengerikan sekali- wa+ah .ang demikian elokn.a itu ternoda oleh goresan )ersilang dari
atas kiri ke )awah kanan dan dari atas kanan ke )awah kiri sehingga mem)uat muka itu
nampak mengerikan sekali6 Sekarang semua orang )aru tahu )ahwa di )alik topeng
tengkorak itu tersem)un.i wa+ah cantik .ang sudah cacad.
Tentu sa+a ;i,ok .ang mempun.ai sen+ata rahasia ular co)ra .ang amat )er)aha.a telah
menggunakan o)at sehingga tu)uhn.a ke)al terhadap gigitan ular,ular itu- dan )iarpun
tadi dua ekor ular .ang telah dikuasai oleh ilmu 2i Sian itu mem)alik dan menggigit
ma+ikan sendiri- namun ;i,ok tidak terancam )aha.a maut oleh gigitan itu. :ang
mem)uatn.a terke+ut )ukan main adalah terlepasn.a kedok. Ia marah sekali dan
menu)ruk ke arah 2i Sian tanpa mempedulikan lagi keselamatan dirin.a- sama sekali
tidak lagi memperhatikan da.a tahan untuk melindungi dirin.a. Ia seperti orang nekad
.ang hendak mengadu n.awa dengan lawann.a. Dan memang sesungguhn.a
demikianlah. 7anita ini ketika mula,mula memakai kedok tengkorak- telah )ersumpah
)ahwa tidak ada orang lain .ang )oleh melihat wa+ahn.a dan kalau sampai wa+ahn.a
nampak oleh orang lain )erarti ia akan mati6 (aka- )egitu kedokn.a terlepas oleh
pukulan suling lawan- ia pun men+adi marah dan melakukan serangan nekad- menu)ruk
dengan +ari,+ari tangan ter)uka seperti cakar garuda- dengan kuku pan+ang .ang
mengandung tenaga dahs.at dari Kiam,ci itu.
Tentu sa+a 2i Sian dapat melihat kenekadan lawan- maka ia pun cepat meloncat ke
samping dan melihat )etapa tu)uh orang ter)uka tanpa perlindungan- sulingn.a sudah
men.am)ar- merupakan sinar kuning emas .ang meluncur cepat.
*Takk....6 3ihhhh....60 ;i,ok mengeluarkan +eritan satu kali lalu tu)uhn.a terguling dan
+atuh menelungkup di atas tanah- tewas seketika karena dua kali tu)uhn.a tertotok u+ung
suling- pertama kali pada lam)ungn.a lalu disusul totokan pada leher )awah telingan.a.
Bukan main sedihn.a hati Toa,ok melihat tewasn.a ;i,ok dan Sam,ok di depan matan.a
tanpa ia mampu melindungi mereka itu. Kini tinggal dia seorang diri di dunia. Im,kan
5go,ok .ang terdiri dari lima orang itu kini tinggal dia seorang sa+a. Su,ok dan 5go,ok
telah tewas le)ih dulu dan kini men.usul Sam,ok dan ;i,ok. Biarpun Toa,ok merupakan
seorang datuk kaum sesat .ang )iasa )erhati ke+am sekali- akan tetapi sekali ini dia
merasa )etapa hatin.a perih dan n.eri. Dengan muka )eru)ah merah dia sudah melompat
ke depan dan ketika dia menggerakkan tangann.a- lengan )a+un.a )erki)ar dan dari situ
men.am)ar angin dahs.at ke depan- mem)uat de)u menge)ul dan daun,daun kering
)eter)angan. 3kan tetapi 2i Sian .ang merasa lelah dan +uga girang karena telah )erhasil
keluar se)agai pemenang- kini telah meloncat ke )elakang dan tidak mau mela.ani Toa,
ok .ang memandang kepadan.a dengan mata ter)elalak dan )ersinar,sinar penuh
kemarahan dan dendam.
Tanpa mem)uang waktu lagi- Sim Hong Bu melangkah ma+u sam)il )erkata kepada Kam
Hong- *Biar aku .ang mela.anin.a.0
Kam Hong mengangguk. *Hati,hatilah- Saudara Hong Bu- lawanmu itu cukup tangguh.0
(elihat ma+un.a pemuda tegap sederhana .ang sikapn.a gagah ini- Toa,ok
menghadapin.a dan sepasang matan.a .ang masih ter)elalak penuh kemarahan itu
seperti hendak menelan Hong Bu )ulat,)ulat. Dia mengenal pemuda ini- )ahkan dia tahu
pula )ahwa pemuda inilah .ang dahulu )ersaha)at dengan :eti. (engingat )ahwa
pemuda ini )aru )e)erapa tahun sa+a mempela+ari ilmu silat- tentu sa+a Toa,ok .akin
)ahwa dia akan mampu mengalahkan pemuda ini- walaupun dia sama sekali tidak mau
)ersikap sem)rono dan memandang rendah. Tadi sudah disaksikann.a )etapa orang,
orang muda seperti Kao 2in 9iong dan Bu 2i Sian telah mampu mero)ohkan dan
menewaskan Sam,ok dan ;i,ok. Dia sekarang harus dapat mem)alas kematian dua orang
adik,adikn.a itu. 3kan tetapi ketika Hong Bu menca)ut pedang Koai,liong 1o,kiam dan
nampak sinar )iru )erkele)at- Toa,ok merasa gentar +uga. Bagaimanapun +uga- pemuda
ini sudah pernah mem)uktikan kelihaiann.a ketika dikero.ok dan dapat +uga melarikan
diri. 1edang di tangan pemuda itu adalah se)atang pedang .ang amat ampuh- dan +uga
ilmu pedang .ang dimiliki pemuda ini luar )iasa aneh dan lihain.a- maka Toa,ok
)ersikap hati,hati.
Di antara lima orang Im,kan 5go,ok- han.a Toa,ok sa+alah .ang tidak pernah mau
mempergunakan sen+ata. Tentu sa+a- se)agai seorang ahli ilmu silat tinggi- dia pandai
memainkan segala macam sen+ata .ang dipergunakan orang di dunia persilatan. 3kan
tetapi- tokoh ini memiliki tingkat .ang tinggi dan tenaga sin,kang .ang kuat sekali
sehingga dia tidak lagi mem)utuhkan )antuan sen+ata. Kedua lengann.a .ang pan+ang
dan )esar itu telah dilindungi oleh kekuatan gin,kang dan dapat menahan sen+ata ta+am
.ang )agaimanapun kuatn.a. Setiap serangan tangan atau kakin.a +uga le)ih )er)aha.a
daripada sen+ata ta+am.
Setelah melihat pemuda pewaris Koai,liong 1o,kiam itu menca)ut pedangn.a- Toa,ok
+uga tidak mau )an.ak cakap lagi. Sam)il mengeluarkan suara menggereng seperti seekor
mon.et raksasa- kakek ini pun lalu mulai mem)uka serangann.a. Gerakann.a )iasa sa+a-
seperti )ukan gerakan silat- +uga nampak kaku dan dia han.a mengem)angkan kedua
lengann.a ke depan dan kedua tangann.a itu men.am)ar dari atas- kanan dan kiri- akan
tetapi- )iarpun nampak kaku dan lam)an- namun dari kedua tangann.a itu men.am)ar
angin pukulan .ang dahs.at sekali- .ang mengeluarkan suara angin keras dan )aru sa+a
kakek itu mulai dengan serangann.a- Hong Bu sudah merasakan sam)aran hawa pukulan
.ang amat panas. (aka pemuda ini pun lalu memutar pedangn.a dan selain mengelak
serta melindungi diri dengan gulungan sinar pedang ke)iruan- +uga dia mem)alas secara
kontan dengan tusukan pedangn.a ke arah perut lawan .ang agak gendut itu.
*Trakkk60 Toa,ok menangkis dengan lengann.a- senga+a menangkis sam)il mengerahkan
tenaga- menco)a mem)uat pedang lawan terpental- )ahkan tangkisan itu disam)ung
dengan cengkeraman untuk merampas pedang. Ketika lengan )ertemu pedang- Hong Bu
merasa )etapa pedangn.a tergetar he)at- akan tetapi dia pun cepat menarik pedangn.a itu
dan gulungan sinar pedang kem)ali )erkele)at dan sudah mem)a)at ke arah leher lawan.
Ketika Toa,ok mengelak- pedang itu sudah men.am)ar lagi dengan dahs.atn.a- seolah,
olah mempun.ai n.awa dan setiap serangan .ang tidak mengenai sasaran disam)ung
dengan serangan )erikutn.a.
Ter+adilah perkelahian .ang sama serun.a dengan dua pertandingan .ang terdahulu.
Bahkan le)ih menegangkan lagi karena para pendekar itu maklum )ahwa kepandaian
Toa,ok ini masih le)ih lihai di)andingkan dengan ;i,ok atau Sam,ok. Sekali ini- .ang
paling khawatir adalah 2u 1ek In. Dara ini )iarpun merupakan puteri dari pendekar sakti
keluarga 2u- namun tingkat kepandaiann.a )elumlah setinggi Hong Bu- maka ia han.a
dapat menonton dengan hati gelisah. Ia pun tahu )etapa lihain.a kakek .ang seperti
gorila itu dan )iarpun gerakan kakek itu kaku dan aneh seperti gerakan seekor mon.et
raksasa- namun ia mengerti )ahwa kalau tidak lihai )ukan main- tidak nanti kakek .ang
mukan.a men.erupai mon.et ini men+adi orang pertama dari Im,kan 5go,ok6
Sim Hong Bu maklum akan hal ini- maka dia pun tidak )erani memandang rendah dan
kini pemuda itu mulai memainkan Ilmu 1edang Koai,liong Kiam,sut .ang amat he)at itu.
1erlahan,lahan nampak sinar pedang )erwarna )iru )egulung,gulung- makin lama makin
cepat dan makin le)ar. (ula,mula han.a terdengar )un.i )erdesing- lalu )un.i itu makin
meninggi men+adi lengking .ang aneh- seperti auman singa- makin lama makin n.aring
sampai menggetarkan anak telinga. 1edang itu len.ap mem)entuk gulungan sinar )iru
.ang agakn.a memenuhi tempat itu- mem)ungkus tu)uh Sim Hong Bu sehingga .ang
nampak pada diri pendekar muda perkasa ini han.a kedua kakin.a .ang kadang,kadang
turun ke atas tanah- akan tetapi se)entar sa+a sudah len.ap lagi.
*H.aaaattt....60 Ti)a,ti)a terdengar teriakan Hong Bu di antara lengkingan suara
pedangn.a- dan dengan gerakan kilat sinar )iru men.am)ar ke arah leher Toa,ok. ;urus
ini amat he)atn.a- tusukan pedang itu )ergetar- mem)uat u+ung sinar pedang itu men+adi
)an.ak- mem)ingungkan lawan karena sukar untuk menduga ke mana pedang itu akan
men.erang. 3kan tetapi- Toa,ok .ang +uga )erkelahi dengan amat hati,hati itu tahu
)ahwa lehern.a .ang men+adi sasaran utama- maka dia pun sudah miringkan tu)uh
menarik kepalan.a ke )elakang dan kedua lengann.a mem)uat gerakan menggunting
dalam usahan.a menangkap pedang lawan. 3kan tetapi Hong Bu menarik sedikit
pedangn.a dan menggunakan u+ung pedang untuk menusuk ke arah sam)ungan siku
kanan Toa,ok.
*Hemmm60 Toa,ok mendengus- menarik sikun.a turun dan tangan kirin.a menangkis
pedang sedangkan tangan kanan sudah mencengkeram ke arah u)un,u)un kepala Sim
Hong Bu. 1emuda ini tentu sa+a tahu akan datangn.a )aha.a maut- maka sam)il menarik
pedangn.a dia melompat ke )elakang.
3kan tetapi- alangkah terke+ut hati pemuda itu ketika melihat )etapa tangan .ang )esar
)er)ulu seperti tangan mon.et itu masih terus sa+a menge+ar kepalan.a dan mengancam
dengan cengkeraman .ang mengerikan. Kiran.a orang pertama dari Im,kan 5go,ok ini
memiliki ilmu meman+angkan lengan tangan sehingga )iarpun Hong Bu sudah mundur
sampai dua meter- lengan itu masih dapat men+angkaun.a dan tangan itu masih
meneruskan serangann.a.
*1lakk60 Terpaksa Hong Bu menangkis dengan lengan kirin.a .ang ke)etulan )erada
dalam posisi .ang )aik untuk menangkis sedangkan pedangn.a tidak sempat melindungi
dirin.a. Dan tangkisan ini mem)uat Hong Bu terhu.ung. Diam,diam pemuda ini merasa
kagum dan +uga kaget. 5.aris dia men+adi kor)an ilmu aneh meman+angkan lengan itu6
(aka dia pun cepat men.usuli tangkisann.a dengan )a)atan pedangn.a ke arah
sam)ungan siku lengan .ang meman+ang itu.
*7wuuuuttt....60 Ti)a,ti)a sa+a lengan .ang pan+angn.a le)ih dari dua meter itu men+adi
pendek kem)ali seolah,olah ditarik dengan amat cepatn.a dan kini kakek raksasa seperti
mon.et itu sudah memutar tu)uhn.a dan kedua kakin.a sudah melakukan serangan Im,
.ang Soan,hong,twi <Ilmu Tendangan 3ngin 1u.uh Im dan :ang=. Kedua kaki .ang
)esar dan pan+ang itu dengan amat cepatn.a )erputar,putar silih )erganti melakukan
tendangan )erantai dan ketika Hong Bu mengelak dan )e)erapa kali menangkis- dia
memperoleh ken.ataan )ahwa tendangan itu selang,seling dengan dua macam tenaga
lemas dan kasar. (enghadapi tendangan )erantai .ang ganas ini- Hong Bu lalu memutar
pedangn.a dengan +urus 5aga Sakti Bercanda Dengan (ustika. 1edang itu )erputar dan
mem)entuk lingkaran sinar )iru di depann.a- merupakan )enteng .ang )er)aha.a )agi
kedua kaki Toa,ok .ang terpaksa menghentikan tendangan )erantai itu karena terdapat
)aha.a kakin.a akan men+adi )untung kalau )erani memasuki lingkaran sinar )iru itu.
Setelah kini Hong Bu mainkan Koai,liong Kiam,sut- mengeluarkan +urus,+urus pilihan
sa+a sehingga pedangn.a mengeluarkan suara mengaum,aum n.aring- perlahan,lahan
Toa,ok nampak repot +uga- terdesak karena memang ilmu pedang ini luar )iasa sekali dan
dia )elum dapat mengenal dasar,dasarn.a.
*3rrrghhh....60 Bentakan .ang keluar dari kerongkongan Toa,ok ini mirip )enar dengan
gerengan seekor mon.et .ang sedang marah- dan ti)a,ti)a sa+a tangan kiri kakek itu dapat
menangkap pedang Koai,liong po,kiam6 Dapat di)a.angkan )etapa lihain.a kakek ini
.ang telah dapat menangkap pedang telan+ang dengan tangan kosong- padahal pedang itu
tadi )eru)ah men+adi sinar )erkele)atan. Hong Bu terke+ut- merasa )etapa pedangn.a
seperti ter+epit pada se)uah +epitan )a+a .ang amat kuat6 Dia menarik dan mem)etot-
tidak dapat ditarik kem)ali. Dan pada Saat itu- Toa,ok telah menghantamkan tangan
kanann.a .ang ter)uka le)ar itu ke arah dada Hong Bu dengan dorongan tenaga sin,kang
.ang amat kuatn.a6 Karena pedangn.a masih ter+epit di tangan lawan- tentu sa+a Hong
Bu tidak mau mengelak dan melepaskan pedang. Dia tahu )ahwa kalau dia kehilangan
pedang pusaka itu- maka dia akan men+adi seperti harimau dica)uti gigin.a- dan +alan
satu,satun.a untuk menghadapi pukulan telapak tangan lawan itu han.a dengan keras
melawan keras. (aka dia pun cepat menggerakkan tangan kirin.a- menerima hantaman
itu dengan memapaki tangan dengan tangan- pula.
*Desss....60 Dua telapak tangan )ertemu dan telapak tangan kakek itu- dua kali le)ih le)ar
daripada telapak tangan Hong Bu. 3kan tetapi pendekar muda ini pun tadi sudah
menggunakan sin,kang sekuatn.a sehingga ketika dua telapak tangan )ertemu- kedua
tangan itu seperti saling melekat- tidak dapat ditarlk kem)ali karena siapa .ang menarik
le)ih dulu- akan menghadapi )aha.a maut karena lawan tentu langsung men.erangn.a.
(aka kini keduan.a )erkutetan- se)elah tangan saling menarik pedang untuk me,
rampasn.a- se)elah tangan .ang lain saling dorong mengadu kekuatan sin,kang6 Keadaan
amat menegangkan- )ahkan 2in 9iong sudah mengepal,ngepal tin+u- ragu,ragu apakah
pemuda itu akan mampu menandingi Toa,ok dalam adu tenaga ini.
(emang Hong Bu mulai terdesak dalam adu tenaga ini. Bagaimanapun +uga inti ilmu
.ang diwarisin.a adalah ilmu pedang dan kini setelah pedangn.a tertangkap dan dia tidak
lagi mampu mempergunakan ilmu pedangn.a- maka tentu sa+a kelihaian Hong Bu seperti
mati langkah- dan dalam hal tenaga sin,kang- dia masih kalah oleh orang pertama dari
Im,kan 5go,ok itu6 Kalau dilan+utkan adu tenaga itu- tentu Hong Bu akan kalah dan Kam
Hong sudah )ersiap,siap untuk men.elamatkan saha)atn.a itu- )ukan untuk mengero.ok
melainkan untuk men.elamatkan saha)atn.a dan tentu sa+a mengaku kalah. Kekalahan di
pihakn.a )erarti harus mem)iarkan .ang menang untuk pergi dengan aman6 Dan orang
seperti Toa,ok itu amatlah )er)aha.a kalau di)iarkan )erkeliaran di dunia ini.
3kan tetapi- ti)a,ti)a sa+a Toa,ok .ang seperti +uga Hong Bu tidak mampu lagi
mempergunakan kedua tangan itu- menggerakkan kepalan.a dan mulut .ang agak
lon+ong ke depan seperti mon.ong mon.et itu- dengan gigin.a .ang )esar,)esar dan
)ersihung- di)uka dan hendak menggigit ke arah tenggorokan Hong Bu6 Semua orang
terke+ut sekali melihat ini- )ahkan Hong Bu sendiri +uga kaget. Tak disangkan.a )ahwa
seorang tokoh persilatan .ang )egitu tinggi kedudukann.a- seorang datuk seperti Toa,ok-
mau mempergunakan cara .ang han.a dilakukan )inatang )uas dalam perkelahian- .aitu
menggigit6 Betapapun aneh dan lucun.a hal ini- namun harus diakui )ahwa serangan
menggunakan mulut untuk menggigit tenggorokan ini amat )er)aha.a. Tentu sa+a Hong
Bu tidak lagi dapat mengelak. Tangan kanann.a masih mempertahankan pedang pusaka
.ang hendak dirampas- dan tangan kirin.a masih menahan telapak tangan Toa,ok. Kedua
tangann.a tak dapat dipakai untuk menangkis- dan untuk mengelak ke )elakang pun tidak
mungkin. 3kan tetapi- pemuda ini teringat )ahwa dahulu- se)elum dia men+adi murid
pendekar sakti keluarga 2u- dia pernah mempela+ari ilmu silat tingkat rendahan dari
a.ahn.a dan para pamann.a. Dan di dalam latihan,latihan ketangkasan dan latihan tenaga
ini ada semacam latihan .ang pernah dilatihn.a- )ahkan telah dikuasain.a dengan )aik-
.aitu melatih kepalan.a- terutama )agian dahi untuk men.erang6 Dengan latihan .ang
tekun- di waktu dia masih kecil sa+a dia sudah mempun.ai )atok kepala .ang kuat dan
dengan dahi kepalan.a dia sudah mampu menghancurkan )atu )ata .ang keras. Kini-
kepandaian ini tim)ul dalam )enakn.a ketika dia menghadapi )aha.a. Kekuatan
kepalan.a .ang han.a )erkat latihan dan dilandasi kekuatan otot dan kekerasan tulang
kepala .ang dilatih itu tentu sa+a tidak akan )erguna- )ahkan )er)aha.a kalau dilawan
oleh tenaga sin,kang lawan- maka dia pun tidak pernah mau menggunakan kepalan.a
dalam pertempuran. 3kan tetapi sekali ini dia menghadapi gigi6 Dan tidak terdapat +alan
lain untuk men.elamatkan tenggorokanh.a dari ancaman gigi .ang )esar,)esar dan
runcing itu. (aka- dengan cepat Hong Bu +uga menggerakkan kepalan.a- men.am)ut
mulut lawan .ang dimoncongkan untuk menggigitn.a itu- dengan )enturan .ang
dilakukan dengan sekuat tenaga.
*Bresss....60
Bukan main he)atn.a pertemuan antara mulut dengan dahi itu dan terdengar Toa,ok
)erteriak keras sam)il meloncat ke )elakang. (ulutn.a )erdarah dan tern.ata gigin.a
rontok dan )i)irn.a pecah,pecah )erdarah. Gigi orang .ang sudah tua ini- .ang han.a
tinggal )e)erapa potong dan itu pun sudah kurang kuat- tidak dapat )ertahan ketika
)ertemu dengan dahi .ang terlatih dan kuat itu6
Toa,ok men+adi marah sekali. Bukan han.a dia telah di)ikin rugi- kehilangan semua sisa
gigin.a dan )i)irn.a )erdarah- akan tetapi +uga dia telah mendapat malu karena
keadaann.a itu sama sa+a artin.a dengan dia menderita kekalahan. Sam)il menggereng-
dia pun lalu mener+ang ma+u dan angin .ang keras mendahului ter+angann.a ini. Kedua
lengann.a dipentang le)ar,le)ar ke atas- seperti seekor orang hutan raksasa sedang marah
dan men.erang- dari tenggorokann.a keluar gerengan .ang menggetarkan +antung. 3kan
tetapi- Hong Bu sudah siap menanti kemarahan lawan ini- pedangn.a )erkele)at ke depan
dan pada saat kedua tangan dari atas itu menerkam- Hong Bu men.elinap di )awah ketiak
kanan lawan sam)il mem)alik dan pedangn.a menusuk lam)ung.*2rott60 Biarpun
pedang itu tidak dapat memasuki lam)ung .ang penuh dengan hawa sin,kang .ang kuat
itu- namun tetap sa+a )a+u kakek itu di )agian lam)ung tero)ek- )erikut kulit lam)ung dan
sedikit dagingn.a- cukup untuk mem)uat darahn.a mengucur dari tempat itu. Sedangkan
Hong Bu sudah meloncat men+auh. Kem)ali kakek .ang semakin marah itu mener+ang-
dan sekali lagi Hong Bu mengelak sam)il men.erang- sekali ini pedangn.a )erhasil
menggores pipi dan leher lawan .ang men+adi ro)ek kulitn.a dan )erdarah. Dan ketika
kakek itu mem)alik- lawann.a .ang lincah itu sudah men+auh pula. Hong Bu kini
memperoleh akal- mempergunakan siasat seperti seekor le)ah men.engat lalu ter)ang
men+auh- men.engat lagi dan men+auh lagi. dan dia pun tahu di mana letak kelemahan
lawann.a atau di mana dia dapat mengungguli lawan- .aitu pada kecepatan gerakan.
(engandalkan kecepatann.a ini- dan mengandalkan pedang Koai,liong 1o,kiam .ang
amat ta+am- maka mulailah Hong Bu dapat mengacau lawan- )ahkan kini sengatan
pedangn.a semakin cepat dan semakin sering sehingga lewat tiga puluh +urus sa+a- )a+u
.ang menutupi tu)uh Toa,ok sudah ro)ek,ro)ek di sana,sini dan pada setiap tempat .ang
tero)ek itu tentu ternoda darah. Toa,ok merasa penasaran sekali- dia pun sudah
mengerahkan tenaga dan- kecepatann.a- namun pemuda itu terlalu lincah )agin.a- dan
ilmu pedang pemuda itu masih )elum +uga dapat dia pecahkan rahasia dasarn.a sehingga
dia selalu di)uat )ingung- tidak dapat mengikuti ke mana arah perkem)angan sinar
pedang .ang cepat itu.
Toa,ok )enar,)enar merasa kewalahan sekarang. Kalau tadin.a- dengan sinkangn.a dia
masih dapat melindungi seluruh tu)uh sehingga sengatan,sengatan u+ung pedang itu
han.a mendatangkan luka kulit daging .ang kecil dan dangkal sa+a- makin lama
sengatan,sengatan itu makin dalam karena tenaga pemuda itu semakin )ertam)ah
sedangkan tenagan.a sendiri sudah men+adi makin lemah. Tu)uh .ang mulai tua dan
kurangn.a latihan mem)uat dia terpaksa mengakui keunggulan lawan .ang masih muda
itu. Betapapun +uga setelah lewat seratus +urus le)ih- ketika untuk kesekian kalin.a u+ung
pedang pemuda itu men.engat dan mengenai paha kirin.a- ti)a,ti)a dia mem)arengi
dengan hantaman kedua tangann.a- dengan pengerahan tenaga .ang masih )ersisa- tanpa
mempedulikan sengatan pedang pada pahan.a.
*2rott6 Desss....60 Tu)uh Hong Bu terlempar dan terguling,guling sampai lima meter
+auhn.a akan tetapi celana di paha Toa,ok tero)ek dan darah muncrat dari lukan.a .ang
cukup dalam karena pedang itu menusuk sampai mengenai tulangn.a6 @asa n.eri
mem)uat Toa,ok menggereng dan melihat pemuda itu )ergulingan- dia pun menu)ruk ke
depan tanpa mem)eri kesempatan pemuda itu untuk )angun kem)ali. Serangan ini he)at
)ukan main dan 1ek In sudah men+erit- akan tetapi 2u Kang Bu- +uga Kam Hong dan 2i
Sian dapat melihat gerakan pemuda itu ketika menerima hantaman dengan )ahun.a dan
mereka )ertiga menduga dengan penuh harapan )ahwa Hong Bu setengah senga+a
mem)iarkan dirin.a dihantam tadi.
*7uuuuttt....60 Toa,ok menu)ruk seperti seekor singa kelaparan menu)ruk seekor dom)a
sa+a.
*2rottt....60 1edang Koai,liong 1o,kiam menem)us lam)ung dan Hong Bu cepat
meloncat men.ingkir dan terpaksa meninggalkan pedang .ang ter)enam di lam)ung
lawan itu karena kalau tidak- tentu dia akan terpaksa menerima cengkeraman .ang
dahs.at sekali itu.
*Bress....60 Biarpun Toa,ok sudah terluka he)at- pedang itu menem)us lam)ung sampai
ke )elakang tu)uh- namun )atu )esar .ang kena ditu)rukn.a dan dicengkeramn.a itu
pecah )erham)uran- de)u mengepul tinggi dan )umi rasan.a terguncang6 Dia masih
)angkit- menggereng,gereng dan dengan kedua tangann.a- dia memegang gagang pedang
pusaka itu dan menca)utn.a. Begitu dica)ut- darah muncrat,muncrat dan Toa,ok
memutar,mutar pedang Koai,liong 1o,kiam .ang )erlepotan darah itu- men.er)u ke arah
Hong Bu6 1emuda ini terpaksa mengelak ke sana,sini dengan hati penuh kagum dan +uga
gentar melihat lawan .ang lam)ungn.a sudah ditem)usi pedang itu masih dapat
mengamuk seperti itu. 3kan tetapi ti)a,ti)a serangan Toa,ok terhenti. Kakek itu )erdiri
ke+ang- matan.a ter)elalak- lalu terpelanting dan ro)oh miring.
Dia masih )angkit- menggereng,gereng dan dengan kedua tangann.a- dia memegang
gagang pedang pusaka itu dan menca)utn.a dengan pedang masih di tangan6 Dia tewas
dalam keadaan penasaran dan pedang lawan masih digenggamn.a- mukan.a masih
memperlihatkan ke)engisan. Dengan hati,hati Hong Bu menghampiri- khawatir kalau,
kalau orang +ahat itu men+e)akn.a dan pura,pura pingsan atau mati. 3kan tetapi tern.ata
ketika dia merampas pedangn.a- pedang itu dengan mudah )erpindah tangan dan dengan
kakek itu terkulai lemas dan ketika diperiksa- tern.ata lawann.a itu telah tewas.
(elihat ini- para pasukan- seperti +uga ketika tadi ketika men.am)ut kemenangan 2in
9iong dan kemudian 2i Sian- )ersorak dan memu+i. Se)alikn.a Hek,i (o,ong
memandang kepada ma.at Toa,ok dengan mata pucat dan mata ter)elalak. Tiga orang
pem)antun.a atau sekutun.a telah tewas semua dan kini han.a tinggal dia seorang diri6
Kam Hong sudah melangkah ma+u dan memandangn.a sam)il tersen.um akan tetapi
sinar matan.a penuh tantangan.
*Hek,i (o,ong- kini ti)a giliran kita untuk menentukan siapa di antara kita )erdua .ang
)erhak untuk hidup60
3kan tetapi ti)a,ti)a kakek raksasa .ang ram)utn.a sudah putih dan pakaiann.a ser)a
hitam itu mengeluarkan suara menggeram parau .ang aneh- akan tetapi suara ini
mengandung pengaruh .ang amat )erwi)awa dan semua orang .ang ada di situ tergetar
hatin.a dan memandang dengan kaget dan gentar. 5ampak sinar merah ketika kakek itu
sudah mengeluarkan se)atang kipas merah .ang sudah dikem)angkan- matan.a )erapi,
api memandang kepada Kam Hong- lalu terdengar suaran.a .ang parau menggetar.
*8rang she Kam6 Kaukira akan dapat melawanku/ Ha,ha,ha,ha- lihat )aik,)aik- kalian
semua- ha,ha,ha,ha60
Kam Hong maklum )ahwa kakek ini mempun.ai kekuatan sihir- maka dia pun sudah siap
dan mengerahkan kekuatan )atin untuk melawann.a. 3kan tetapi- tetap sa+a dia
ter)elalak- seperti semua orang lain .ang )erada di situ- melihat )etapa kakek raksasa
)er+u)ah hitam itu ti)a,ti)a sa+a- perlahan,lahan- )eru)ah men+adi )esar dan tinggi-
sampai tiga meter tinggin.a dan suara ketawan.a makin lama makin n.aring )ergema6
;enderal (uda Kao 2in 9iong +uga terke+ut dan pemuda perkasa ini maklum )ahwa
kakek .ang pandai ilmu silat itu )er)aha.a sekali- maka dia pun cepat mem)eri a)a,a)a
kepada pasukan.
*Kepung tempat ini- +angan )iarkan i)lis itu melarikan diri60
Dengan panik karena mereka merasa ketakutan- para pen+aga keamanan itu segera
melakukan pengepungan. Sementara itu- Kam Hong sudah menca)ut sulingn.a dan
terdengar suara melengking lem)ut sekali ketika pemuda perkasa ini men.erang raksasa
itu dengan suling emasn.a.
*Blarrrr....60 @aksasa .ang dihantamn.a dengan suling itu seperti meledak dan len.ap
dalam asap hitam te)al.
*Ha,ha,ha,ha60 Suara ketawa Hek,i (o,ong kini terdengar di se)elah )elakang Kam
Hong.
2i Sian +uga sudah menca)ut sulingn.a dan kem)ali terdengar suling melengking ketika
gadis ini pun mener+ang ma+u- men.erang kakek itu .ang )erada di )elakang Kam Hong.
Baru mereka tahu )ahwa raksasa tinggi )esar- tadi han.alah +adi,+adian sa+a- hasil ilmu
hitam kakek itu. 3kan tetapi- terpaksa 2i Sian mundur lagi ketika dari tempat dia )erdiri-
kakek itu sudah menggerakkan tangan ke arahn.a dan ti)a,ti)a sa+a terdengar ledakan di
depan 2i Sian dan asap hitam menggelapkan segalan.a.
*Sian,moi- hati,hati....60 Kam Hong )erseru ketika melihat dara itu terhu.ung ke
)elakang. Dia cepat meloncat mendekati dan men.am)ar tangan dara itu. 3kan tetapi 2i
Sian tidak terluka han.a terke+ut sa+a dan terhu.ung karena terke+ut oleh ledakan dan
asap. Suara ketawa itu masih terdengar terus- disusul dengan ledakan,ledakan .ang
mengeluarkan asap hitam.
*2egah dia lari60 Kam Hong )erseru. ;uga Hong Bu )ersama 2i Sian .ang pernah
melawan kakek ini dan melihat )etapa kakek ini dapat melarikan diri dengan )antuan
asap,asap hitam- sudah cepat meloncat ke sana,sini untuk mencari kakek itu dan
mencegahn.a melarikan diri.
3kan tetapi- ledakan,ledakan masih )er)un.i dan asap semakin te)al. Di antara
gumpalan asap hitam itu- terdengar suara ketawa Hek,i (o,ong- disusul suaran.a .ang
parau- *Biarlah sekali ini aku mengaku kalah. 3kan tetapi tunggu sa+a kalau Hek,i (o,
ong sudah mengumpulkan kem)ali kekuatann.a. Ha,ha,ha60 Suara ketawa itu semakin
+auh dan )iarpun para pendekar- termasuk 2u Kang Bu dan :u Hwi- mencari dan me,
nge+ar- usaha mereka tidak )erhasil dan setelah asap hitam )ergumpal,gumpal itu
mem)u.ar- kakek itu pun tidak nampak lagi dan tidak meninggalkan +e+ak. >ntuk kedua
kalin.a- dalam keadaan terdesak- kakek .ang memiliki ilmu i)lis itu telah dapat
meloloskan diri.
Kam Hong menarik napas pan+ang. *3h- sukar memang menghadapi ilmu hitamn.a. Dan
selama Hek,i (o,ong masih )erkeliaran dengan )e)as dipermukaan )umi ini- tentu dia
han.a akan men.e)ar ke+ahatan )elaka.0
*Betapapun +uga- Kam,taihiap telah )erhasil mem)asmi sisa dari Im,kan 5go,ok dan ini
merupakan hasil gemilang-0 kata 2in 9iong.
*Kenapa aku/ :ang mem)asmi adalah termasuk engkau pula- Saudara Kao. Dan
memang- kalau para pendekar muda mau )ersatu- kiran.a orang,orang +ahat akan
menerima ha+aran keras dan mereka tidak akan )erani mera+alela secara semena,
mena.0Thio,ciangkun- komandan pasukan itu- lalu mengerahkan pasukann.a untuk
mem)uat pem)ersihan- mengangkut ma.at,ma.at dan menangkapi se)agian dari anak
)uah guru silat Koa 2in Gu .ang tadi melempar sen+ata dan men.erahkan diri.
1ara pendekar muda itu )ercakap,cakap- saling mengagumi kepandaian masing,masing.
Hati Kam Hong merasa girang dan +uga kagum sekali kepada Sim Hong Bu dan Kao 2in
9iong. Biarpun dua orang pemuda itu )elum lama )erselang telah menderita pukulan
)atin dengan penolakan 2i Sian atas pinangan mereka- namun kini sikap mereka sama
sekali tidak )eru)ah- tidak memperlihatkan pen.esalan atau kekecewaan hati- seperti
sikap seorang saha)at kari) .ang tidak pernah ter+adi sesuatu .ang tidak )aik di antara
mereka.
;uga 2u Kang Bu merasa kagum sekali pada mereka. Se+ak muda dia )an.ak
)ersem)un.i di lem)ah dan kini )aru dia mengenal para pendekar .ang )enar,)enar amat
mengagumkan hatin.a dan diam,diam dia pun merasa )etapa keluargan.a keluarga 2u-
selama ini merasa )ahwa merekalah .ang paling pandai sehingga mereka itu men+adi
agak angkuh dan memandang rendah orang lain. Kini- semua perasaan penasaran
terhadap Kao 2in 9iong dan Kam Hong .ang pernah dianggap musuh oleh keluargan.a
itu- len.ap dari dalam hatin.a. :u Hwi +uga girang sekali. Kini dengan ter+adin.a
peristiwa itu- di mana mereka semua )erkumpul se)agai saha)at,saha)at )aik .ang saling
)antu- ia dapat memandang wa+ah Kam Hong- )ekas tunangann.a itu- dengan sinar mata
ter)uka- memandangn.a se)agai seorang saha)at )aik .ang )erilmu tinggi dan tidak ada
perasaan lain .ang tidak )aik tersisa di dalam hatin.a terhadap )ekas tunangann.a ini.
Bahkan 2u 1ek In sendiri pun )eru)ah- dan dara ini pun mengagumi 2in 9iong- Kam
Hong- dan 2i Sian- .ang )agaimanapun +uga telah men.elamatkan keluargan.a- )ahkan
dengan cara .ang mati,matian- mengadu ilmu dengan tokoh,tokoh sesat .ang amat lihai.
Kini- mendengar akan pertunangan antara Sim Hong Bu dan 2u 1ek In- 2i Sian adalah
orang pertama .ang mem)eri hormat. *Kionghi <Selamat=- kionghi atas pertalian +odoh
antara kalian 1ek In dan Hong Bu60
2u 1ek In men+adi merah mukan.a dan ia mengucapkan terima kasih sam)il
menundukkan mukan.a. ;uga wa+ah Hong Bu men+adi merah sekali- akan tetapi dia
mem)alas penghormatan 2i Sian dan )erkata sam)il tersen.um- *Terima kasih- 2i Sian.
Dan kami pun mengharapkan agar segera menerima undangan kartu merahmu60
*Ha- tidak perlu menanti lama. Tentu se)entar lagi Kam,taihiap akan mengirim kartu
merahn.a60
(endengar ini- 2i Sian mengerling kepada +enderal muda itu dan Kam Hong han.a
tersen.um- sedangkan Hong Bu diam,diam merasa kaget sekali- lalu dia mendekati Kam
Hong dan memegang tangan pendekar itu. *3h- )etapa )uta mataku.... eh- selamat- Kam,
taihiap- sungguh mati- )erita ini merupakan )erita .ang amat menge+utkan dan meng,
gem)irakan hatiku60
Kam Hong merasa tidak enak terhadap 2in 9iong. Bekas tunangann.a- :u Hwi- telah
mendapatkan seorang suami .ang gagah perkasa seperti 2u Kang Bu itu- dan Hong Bu
+uga sudah memperoleh +odoh- .aitu 5ona 2u 1ek In .ang cukup +elita dan gagah-
sedangkan dia sendiri saling mencinta dengan 2i Sian. 3kan tetapi- han.a Kao 2in 9iong
seoranglah .ang masih )elum memperoleh ganti setelah dia tidak )erhasil )er+odoh
dengan 2i Sian. 3gakn.a semua orang +uga merasakan hal ini- maka Kam Hong lalu
)erkata- *Dan )agaimana denganmu sendiri- ;enderal/ Kapan kiran.a kami semua akan
dapat diperkenalkan kepada calon n.on.a ;enderal/0
>capan Kam Hong ini- kalau orang lain .ang mengucapkan- tentu merupakan kata,kata
.ang mengandung )aha.a- dapat disangkan.a se)agai e+ekan. 3kan tetapi- cara Kam
Hong mengucapkann.a- dan pandang matan.a- sama sekali tidak mengandung e+ekan-
melainkan merupakan kelakar .ang mengandung kesungguhan. 7a+ah 2in 9iong
men+adi merah- akan tetapi +enderal muda itu pun tertawa gem)ira.
*Ha,ha,ha- kalian tunggu sa+a6 (asa aku kalah oleh kalian/ 9ihat sa+a nanti- masa di
dunia ini tidak ada gadis .ang mau men+adi sisihanku/ Kalian semua pasti akan
menerima undanganku- dan mudah,mudahan tidak akan terlalu lama lagi.0
Setelah )ercakap,cakap dengan hati tulus dan dalam suasana gem)ira- akhirn.a mereka
semua saling )erpisah. Sim Hong Bu )ersama 2u 1ek In- 2u Kang Bu dan :u Hwi
kem)ali ke )arat- ke 9em)ah 5aga Siluman di daerah Himala.a di mana mereka segera
pergi menghadap kepada 2u Han Bu dan 2u Seng Bu .ang kini )ertapa mengasingkan
diri- untuk mem)uat semua laporan. ;uga Sim Hong Bu melaporkan tentang tugas,tugas
.ang di)erikan kepadan.a oleh gurun.a. (endengar semua penuturan itu- 2u Han Bu
menarik napas pan+ang.
*Kalau pedang pusaka kita itu oleh Kaisar .ang )aru sudah direlakan kepada kita- tentu
sa+a hal itu )aik sekali dan kita harus )erterima kasih kepada Sri Baginda Kaisar .ang
)i+aksana. Dan )agaimanapun +uga- engkau telah mengadu ilmu melawan putera 5aga
Sakti Gurun 1asir- +uga dengan pewaris Suling 4mas- sehingga dunia tidak akan
memandang rendah kepada 1edang 1usaka 5aga Siluman.0 Kemudian kakek ini lalu
merundingkan tentang per+odohan puterin.a dengan Hong Bu .ang akan dilakukan
secepat mungkin dengan mengundang saha)at,saha)at )aik sa+a ke lem)ah.
3dapun Kam Hong dan 2i Sian- dua orang pewaris Ilmu 1edang Suling 4mas-
meninggalkan tempat itu dan pergi menu+u ke 1uncak Bukit 5ela.an- tempat indah di
lereng Tai,hang,san di tepi sungai itu- di mana mereka tinggal )erdua dan untuk
mengesahkan pernikahan mereka- dua orang ini- atas )u+ukan Kam Hong- lalu pergi
menghadap keluarga Bu Seng Kin .ang kini menetap di 2in,an. Tentu Bu Seng Kin
merasa girang sekali melihat )etapa puterin.a mau menganggapn.a se)agai a.ah dan
dengan terharu dia pun mem)eri doa restun.a- )ahkan keluarga Bu ini pula .ang
mera.akan pernikahan ganda antara puterin.a Bu 2i Sian dengan Kam Hong- dan antara
Siok 9an dengan 2ia Han Beng. 1era.aan itu meriah sekali- dikun+ungi oleh para tokoh
)esar dunia kang,ouw- terutama sekali para pendekar patriot- kemudian- se)agai suami
isteri- Kam Hong )ersama 2i Sian tinggal di puncak Bukit 5ela.an- di istana kuno )ekas
tempat tinggal Sai,cu Kai,ong :u Kong Tek.
Bagaimana dengan Kao 2in 9iong- +enderal muda .ang gagal dalam )ercinta itu/ Dia
tidak patah hati- )ahkan dia merasa )ergem)ira sekali melihat dara .ang dicintan.a itu
)er+odoh dengan Kam Hong- seorang pendekar .ang amat dikagumi. 1endekar muda
putera tunggal 5aga Sakti Gurun 1asir ini terlalu gagah untuk mudah )egitu sa+a patah
hati seperti seorang .ang cengeng.
Bagaimana per+alanan 2in 9iong selan+utn.a akan diceritakan oleh pengarang dalam
cerita lain. Karena cerita ini sesungguhn.a dimaksudkan untuk menceritakan tentang
pewaris Suling 4mas dan 1edang 5aga Siluman- maka akan terlalu pan+anglah kalau
diga)ungkan dengan cerita tentang para pendekar ini- terutama dengan kehidupan para
pendekar keturunan 1ulau 4s. 2erita tentang para pendekar 1ulau 4s akan disusun dalam
se)uah cerita lain oleh pengarang dalam kesempatan mendatang. Se)agai akhir kalimat-
pengarang han.a mengharapkan semoga cerita ini seperti cerita,cerita .ang lain dapat
menghi)ur hati para pem)aca dan ada pula )agian,)aglan .ang mengandung manfaat
)agi kesadaran kita )ersama dalam kehidupan .ang ser)a rumit ini.
T3(3T )aca selengkapn.a DD
Diposkan oleh E>9H>S5IF#% di @a)u- Septem)er '- 2''%
9a)elG 5aga Siluman #