Anda di halaman 1dari 10

Case 10 - 2

SOLARTRONICS, INC.














Kelompok 7 :
Amelia Suryaputri (04)
Bangga Saputra (08)
Cinthya (12)
Griselda Libertawati (24)
Solartronics, Inc.
John Holden, presiden dan general manager Solartronics, Inc., sedang
bingung. Lisa Blocker, manajer pengendali dan keuangan perusahaan yang baru-
baru ini dipekerjakan, telah memulai persiapan dari sebuah laporan laba rugi yang
diringkas yang baru. Laporan ini akan diterbitkan secara bulanan. Mr. Holden
baru saja menerima sebuah salinan dari laporan untuk bulan Januari 1984
(lihatExhibit 1).
Solartronics, Inc., produsen panel energi surya kecil telah berada di bisnis ini
sejak pertengahan tahun 1977. Pada akhir tahun 1983, mereka telah bertahan
dalam beberapa tahun yang buruk dan memposisikan diri mereka sebagai
perusahaan berukuran agak besar yang layak dalam industri ini. Sebagai bagian
dari usaha yang besar untuk memprofesionalisasikan perusahaan, Mr. Holden
telah merekrut Ms. Blocker menjadi pegawai pada musim gugur di tahun 1983.
Sebelum saat itu, Solartronics telah mempekerjakan jasa dari pencacat buku yang
bekerja full-time dan full-charge.
Kebingungan Mr. Holden timbul dari fakta bahwa ia tidak menyangka
perusahaan akan melaporkan kerugian untuk bulan Januari. Ketika ia mengetahui
bahwa penjualan telah menurun, terutama pada penurunan seasonal yang normal,
dan produksi telah diturunkan untuk membantu mengurangi tingkat persediaan, ia
masih tidak menyangka. Ia khawatir jika hasil bulan pertama ini merupakan
pertanda buruk dalam bentuk kemungkinan untuk memenuhi hasil yang
dianggarkan untuk tahun tersebut (lihat Exhibit 2). Walaupun anggaran tahun
1984 hanya menunjukkan 10% peningkatan jumlah penjualan selama tahun 1983,
ia khawatir bahwa awal yang buruk untuk tahun tersebut dapat menyebabkan
kesulitan untuk kembali beroperasi.



SOLARTRONICS, INC.
Summarized Income Statement
January 1984

Sales .......................................................................... $165,000
Less : Cost of goods sold (at standard) ..................... 108,900
Gross margin ............................................................. $ 56,000
Less : selling expense ................................................ $26,500
General corporate overhead ................................... 18,000
Operating variances:
Direct labor ..................................... $ (3,500)
Direct material................................ 500
Variable factory overhead ................ (1,500)
Fixed factory overhead spending .. 2,000
Fixed factory overhead volume .... 17,000 20,000 64,500
Profit before tax......................................................... $(8,400)











SOLARTRONICS, INC.
Budgeted Income Statement
Calender Year 1984

Sales.......................................................................................... $3,000,000
Less: Cost of goods sold (at standard)...................................... 1,980,000
Gross margin............................................................................. $1,020,000
Less : Selling expenses........................................... $420,000
General corporate overhead........................ 240,000 660,000
Profit before tax...................................................... $ 360,000















PEMBAHASAN KASUS
Menurut pendapat kelompok kami laba yang diperlihatkan yaitu sebesar
$20.000 lebih rendah dibandingkan dengan yang sudah dianggarkan. Penyebab
penurunan laba adalah adanya varian yang merugi yaitu : tenaga kerja langsung
(direct labor), biaya overhead pabrik variable (variable factory overhead), dan
biaya overhead pabrik tetapvolume (fixed factory overhead-volume) dimana
tak dapat diimbangi dengan varian yang menguntungkan seperti : bahan
langsung (direct material) dan biaya overhead pabrik tetapdibelanjakan
(fixed factory overhead-spending). Penurunan laba akibat selisih varian tersebut
juga tidak dapat diimbangi dengan tingkat penjualan yang memuaskan. Penurunan
tingkat penjualan disebabkan penurunan normal musiman, walaupun telah
dilakukan pengurangan produksi untuk membantu menurunkan level persediaan.
Secara lebih khusus adanya varian-varian yang merugikan karena adanya
perbedaan dengan standar yang telah ditetapkan dengan biaya-biaya yang terjadi
sesungguhnya.
Tenaga kerja langsung
Ada 2 (dua) faktor yang mempengaruhi tenaga kerja langsung, yaitu :
Standar tarif upah langsung
Standar waktu (jam) kerja langsung
A. Standar tarif upah langsung
Varian yang merugi karena perusahaan telah membayar upah
langsung dengan tarif yang lebih tinggi dibandingkan dengan tarif
upah langsung standar. Beberapa kemungkinan penyebab adanya
perbedaan tersebut adalah :
1. Telah digunakannya tarif upah yang berbeda dengan standar
upah pekerjaan tertentu.
2. Upah yang lebih besar dibandingkan tarif standar.
3. Karyawan baru yang diterima tidak dibayar sesuai tarif standar.
4. Kenaikan pangkat jabatan yang mengakibatkan perubahan tarif
upah.


B. Standar waktu (jam) kerja langsung
Varian yang merugi karena telah digunakannya waktu kerja yang
lebih besar dibanding waktu standar, yaitu :
1. Departemen produksi telah bekerja secara tidak efisien karena
kurangnya pengawasan.
2. menggunakannya bahan dengan kualitas yang lebih jelek
sehingga memerlukan waktu pengerjaan yang lebih panjang
3. Kurangnya koordinasi antar departemen produksi.
Bahan baku langsung
Terdapat 2 (dua) faktor yang mempengaruhi bahan baku langsung, yaitu
Selisih harga
Selisih kuantitas
Bahan baku yang menguntungkan karena perusahaan telah membeli
bahan baku lebih rendah dibandingkan dengan standar yang disebabkan
adanya selisih harga dan selisih kuantitas
A. Selisih harga
Varian yang menguntungkan yang disebabkan oleh selisih harga,
yaitu :
1. Adanya fluktuasi harga pasar.
2. Kontrak jangka panjang yang menguntungkan.
3. Pembelian dari pemasok yang lokasinya strategis sehingga
menguntungkan.
4. Pembelian dalam jumlah besar sehingga dapat lebih ekonomis.
5. Dapat memanfaatkan kesempatan potongan pembelian.
6. Kurangnya factor-faktor internal yang mengakibatkan
pembelian bahan baku yang mendadak karena sudah
direncanakan dengan baik.



B. Selisih kuantitas
Selisih kuantitas bahan baku yang menguntungkan karena kuantitas
bahan baku yang dipakai lebih kecil dibandingkan dengan kuantitas
standar di dalam pengolahan produk, yaitu
1. Perubahan dalam rancangan produk, mesin, peralatan atau
metode pengolahan produk yang lebih baik dan lebih kecil dari
standar sehingga terjadi selisih kuantitas bahan baku yang lebih
kecil.
2. Pemakaian bahan baku substitusi yang menguntungkan
3. Pengawasan yang lebih baik terhadap karyawan
4. Memadainya kondisi peralatan dan mesin
5. Pengaturan mesin dan peralatan yang lebih baik

Biaya Overhead Pabrik
Penyebab adanya varian pada biaya overhead pabrik adalah elemen-
elemen biaya overhead pabrik baik tetap maupun variabel. Biaya ini dapat
dianalisa melalui :
Selisih kapasitas
Selisih anggaran
Selisih efisensi
A. Selisih kapasitas
BOP variabel disebabkan adanya selisih kapasitas pabrik secara
keseluruhan. Varian ini merugi berarti sebagian kapasitas normal
yang tersedia tidak dipakai atau menganggur. Hal ini berhubungan
dengan elemen BOP tetap. Penyebabnya secara umum berasal dari
luar perusahaan (eksternal) yang umumnya tidak dapat
dikendalikan oleh departemen dimana timbul selisih tersebut,
sehingga selisih kapasitas ini menjadi tanggung jawab manajemen
puncak.


B. Selisih anggaran
Umumnya terjadi pada elemen-elemen BOP, yaitu perbedaan
antara BOP yang sesungguhnya dengan BOP yang dianggarkan
pada kapasitas sesungguhnya. Selisih anggaran ini dapat
dikendalikan oleh departemen dimana timbul selisih.

C. Selisih efisiensi
Selisih efisiensi yaitu perbedaan antara kapasitas standar dengan
kapasitas sesungguhnya yang dipakai untuk mengolah produk
dikalikan tarif total overhead pabrik. Penyebab selisih efisiensi
adalah elemen BOP tetap dan elemen BOP variabel yang
menunjukkan kinerja perusahaan secara efisiensi atau tidak.
Berdasarkan patokan efisiensi ini, maka BOP akan menguntungkan
bila kapasitas yang sesungguhnya lebih kecil dengan kapasitas
seharusnya (standar).

Dari data anggaran laporan laba rugi Solartronic untuk tahun 1984 dapat diketahui
bahwa:
Harga jual perunit = $3.000.000/5.000 unit = $600
Unit yang dijual perbulan = 5.000 unit/12 bulan = 416,7 unit
HPP standar perunit = $1.980.000/ 5.000 unit = $396
Sementara, unit yang terjual berdasarkan ikhtisar laba rugi Januari 1984 yaitu:
$165.000/$600 = 275 unit

Dengan demikian dapat diamati mengapa pada bulan Januri 1984 memiliki hasil
yang sangat buruk, yaitu dikarenakan:
A. Total penjualan di bulan Januari hanya sebesar $165.000 Sedangkan target
anggaran penjualan perbulan adalah sebesar $250.000 sehingga target
anggaran tidak tercapai karena mengalami penurunan margin penjualan
sebesar $85.000.
B. Biaya tenaga kerja langsung di bulan Januari meningkat sebesar $3.500 dari
anggaran sebesar $35.000. seharusnya dapat diturunkan sebesar:
($ 35.000/416,7 unit) x 275 unit = $ 23.097,25
$ 35.000-$ 23.097,25 = $ 11.902,75
C. Biaya overhead pabrik variable meningkat sebesar $1.500 dari yang
dianggarkan sebesar $30.000. biaya tersebut dapat diturunkan sebesar:
($ 30.000/ 417,7 unit) x 275 unit = $ 19.797,25
$30.000 -$19.797,2 = $ 10.202,75
D. Biaya overhead pabrik tetapvolume meningkat sebesar $17.500 dari
anggaran sebesar $35.000.

Data data tambahan yang akan digunakan untuk menganalisa kinerja
perusahaan pada bulan Januari adalah:

I. Penjelasan varian varian yang ada pada laporan keuangan seperti:
Untuk bahan baku: selisih harga bahan baku, selisih kuantitas yang
dipakai, selisih output yang dihasilkan dari bahan baku tersebut.
Untuk tenaga kerja langsung: selisih tarif upah, selisih efisiensi upah.
Untuk BOP: selisih anggaran, selisih kapasitas, selidih edisiensi.
Data data biaya umum yang digunakan (seperti biaya pemasaran dan
biaya administrasi umum)
II. Menambahkan penjelasan varian dengan jurnal transaksi.
III. Menjelaskan siapa yang bertanggung jawab atas varian varian yang
tercipta untuk mengevaluasi kinerja orang yang bertanggung jawab atas
itu.
IV. Untuk membantu mengevaluasi kinerja perusahaan juga harus
menggunakan Balance Scorecard dimana tidak hanya faktor faktor
financial saja yang dilihat melainkan juga faktor nonfinansialnya.

Data data tersebut dapat membantu Solartronics, Inc., untuk menganalisa kinerja
perusahaan dengan menjelaskan secara rinci penyebab terjadinya berbagai varian
dan bagian apa saja yang terkait dengan munculnya varian tersebut. Data data
ini juga dapat membantu manajemen puncak untuk mengetahui adanya operasi
yang sedang merugi atau menurun sehingga manajemen puncak dapat langsung
mengambil tindakan untuk mengatasinya supaya hal ini tidak lagi terulang di
masa mendatang.