Anda di halaman 1dari 26

Laporan Praktikum Hari/Tanggal : 28 November 2013

Sanitasi dan Higiene P !osen : "rr Lukie Triana#ati$ STP$ "si


%sisten !osen : &i'k( %bdila)$ %md
UJI DISINFEKTAN / ANTISEPTIKDENGAN METODE DIFUSI
SUMUR DAN CAKRAM KERTAS SARING
S"P %P1
*+L,"P,* 2
" -at)in .bnu Harl( 3+212132
!)ika ,kta/ian 3+112001
+lisabet) %ngga 3+112011
+ngkar *arniti 3+112028
SUPERVISOR JAMINAN MUTU PANGAN
PROGRAM DIPLOMA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2013
BAB I
TUJUAN
1.1 Tujuan
Praktikum ini bertu3uan untuk mempela3ari e/ektivitas beberapa 3enis
disin/ektan dan antiseptik4 Selain itu$ untuk mempela3ari penerapan metode
5akram kertas saring dan metode di/usi sumur untuk mengevaluasi aktivitas dan
e/ektivitas beberapa 3enis disin/ektan dan antiseptik4
Baan! "#n$%n&'a$( )aan! ju*+a *("'#)a ,an- .(/(/%&! .a,a &aan
*("'#)a!
BAB II
METODOLOGI
2.1 A+a& .an Baan
2.1.1 A+a& 0
N#. Na*a a+a& Ju*+a
14 6a#an petri 18 bua) 7 2kontrol8 20 bua)
24 9unsen 2 bua)
34 Tusuk gigi 15#an petri
14 Tabung reaksi 8 bua)
24 Pipet 0$1ml : 20 ;l 1 bua)
<4 Tips biru / kuning 1 kotak
=4 lap / serbet 1 bua)
84 *orek api 1 bua)
04 Plastik 1 bua)>8bua)88 bua)
104 &ak tabung 1 bua)>8bua)8 8 rak
114 Tabung suspensi kultur 1 bua)> ? E.coli/ S.aureus @
124 Pinset 1 bua) >8 kel8 8bua)
134 Tips untuk membuat sumur 1 kotak
114 +rlenma(er 2bua)>
? -ormalde)id 2A$ .odium 1A$
*omersial 2A$ air steril$ media
N% @
124 Tabung lar/is 1bua)>8kel8 8 bua)
2.1.2 Baan 0
14 "edia N%
24 -ormalde)id 2A
34 Lar/is
14 .odium 1A
24 *omersial 2A
<4 Suspensi Eschericia coli
=4 Suspensi Staphylococcus aureus
84 6akram kertas saring
2.2 P'#$%.u' "%'ja
2.2.1 K#n&'#+
Staphylococcus aureus Eschericia coli
0$1 ml suspensi 0$1 ml suspensi
N%
.nkubasi 3=
0
6$ 2)ari
K%+#*/#"1
1$2$3$2S. Aureus
1$<$=$8 E.coli
2.2.2P%'+a"uan *a$(n-2*a$(n- "%+#*/#"
0$1 ml suspensi S.aureus / E.coli?P/B@
0ml Lar/is
D(3u$( $u*u' Ca"'a* "%'&a$ $a'(n-
?>1ml suspensi (ang suda) dien5erkan P/B@
NA
20;l9uat lubang
K#n&'#+ 1 a(' $&%'(+
LAMPIRAN
-ormalde)id 2%
.odium 1A *omersial 2A
.nkubasi 3=C6$ 2 )ari%mati 'ona terang
6elup 5akram kertas saring pada
masingDmasing disin/ektan E kontrol
Tempelkan pada media
-ormalde)id 2%
.odium 1A *omersial 2A
La*/('an 1. Uj( .($(n3%"&an / an&($%/&(" .%n-an *%&#.% .(3u$( $u*u'
La*/('an 2. Uj( .($(n3%"&an/ an&($%/&(" .%n-an *%&#.% 4a"'a* "%'&a$ $a'(n-
M%.(a Na
M%.(a NA
BAB III
5a$(+.anP%*)aa$an
2.1 5a$(+
Ta)%+ 2.2 Ta)%+ a$(+ /%n-a*a&an Uj( .($(n3%"&an/ an&($%/&(" .%n-an *%&#.% 4a"'a* "%'&a$ $a'(n-
Ta)%+ 2.1 Ta)%+ a$(+ /%n-a*a&an Uj( .($(n3%"&an / an&($%/&(" .%n-an *%&#.% .(3u$( $u*u'
3.2 P%*)aa$an
Fsa)a manusia untuk mengatasi mikroorganisme pen(ebab pen(akit
danpenurunan mutu ba)an pangan ban(ak menggunakan penamba)an ba)anpenga#et
untuk men5ega) atau mengurangi kerusakan dan kerugian (angdiakibatkan4 9a)an
penga#et untuk men5ega) kerusakan biologi (ang disebabkanole) mikroorganisme
disebut dengan antimikroba4 Sen(a#a antimikroba ada terbagi men3adi beberapa
kelompok seperti antibiotika$ desin/ektan$ dan antiseptik4 %ntibiotika adala)suatu
substansi (ang di)asilkan mikroorganisme (ang dalam 3umla) amat
sedikitmenun3ukkan kegaiatan antimikroba4%ntiseptik adala) 'at (ang biasa
digunakan untuk meng)ambatpertumbu)an dan membunu) mikroorganisme
berba)a(a ?patogenik@ (angterdapat pada permukaan tubu) luar ma)luk )idup4
%ntibiotik adala) golongansen(a#a$ baik alami maupun sintetik$ (ang
mempun(ai e/ek menekan ataumeng)entikan suatu proses biokimia di dalam
organisme$ k)ususn(a dalam prosesin/eksi ole) bakteri ?6raig4$ 1008@4
9erdasarkan si/atn(a antibiotik dibagi men3adi dua (aitu antibiotik (ang bersi/at
bakterisidal adala) antibiotik (ang bersi/at destrukti/ ter)adap bakteri dan
antibiotik (ang bersi/at bakteriostatik$ adala) antibiotik (angbeker3a meng)ambat
pertumbu)an atau multiplikasi bakteri ?Gan Saene4$ 2002@4
!esin/ektan adala) 'at kimia (ang mematikan sel vegetati/ belum
tentumematikan bentuk spora mikroorganisme pen(ebab suatu pen(akit4
!esin/ektandigunakan untuk meng)ambat pertumbu)an mikroorganisme pada
bendaDbendamati seperti me3a$ lantai$ ob3ek glass dan lainDlain4*ee/ekti/an
peng)ambatan merupakan sala) satu kriteria
pemili)ansuatu sen(a#a antimikroba untuk diaplikasikan sebagai ba)an penga#et
ba)an pangan4 Semakin kuat peng)ambatann(a semakin e/ekti/ digunakan4*erusa
kan (ang ditimbulkan komponen antimikroba dapat bersi/at mikrosidal?kerusakan
tetap@ atau mikrostatik ?kerusakan sementara (ang dapat
kembali@4Suatu komponen akan bersi/at mikrosidal atau mikrostatik tergantung
padakonsentrasi dan kultur (ang digunakan4 "ekanisme peng)ambatanmikroorga
nisme ole) sen(a#a antimikroba dapat disebabkan ole) beberapa/aktor$ antara
lain: gangguan pada sen(a#a pen(usun dinding sel$ peningkatanpermeabilitas
membran sel (ang dapatmen(ebabkan ke)ilangan komponenpen(usun
sel$ menginaktivasi en'im$ dan destruksi atau kerusakan /ungsi
materialgenetik4Pada praktikum Sanitasi dan Higiene pada tanggal 18 ,ktober
2012$dilakukan pengu3ian ter)adap e/ektivitas beberapa disin/ektan (aitu
/ormalde)id$iodium$ dan komersial dengan metode di/usi sumur dan metode
5akram kertassaring4
2.2.1 M%&#.% Ca"'a* K%'&a$ Sa'(n-
"etode *irb(D9auer atau metode di/usi disk merupakan 5ara (ang palingban(ak
dipakai untuk menentukan kepekaan kuman ter)adap berbagai ma5amantibiotika4 Pada
metode di/usi disk digunakan 5akram kertas saring (angmengandung suatu obat
?antibakteri@ dengan konsentrasi tertentu (angditempelkan pada lempeng agar
(ang tela) ditanami kuman4 Hambatan ?killing 'one@ akan tampak sebagai daera)
(ang tidak memperli)atkan pertumbu)ankuman disekitar 5akram4 Lebar daera)
)ambatan tergantung ada atau tidakn(ada(a serap obat kedalam agar dan
kepekaan kuman ter)adap obat tersebut?%nonim$ 2000@4.nterpretasi )asil
pengu3ian di/usi disk dapat dili)at dari dua alternati/4Pertama iala) apabila di
sekitar paper disk terdapat 'ona ?daera)@ bening tanpapertumbu)an bakteri: )al ini
din(atakan positi/$ berarti obat tradisional (ang diu3imempun(ai
da(a antimikroba4 %lternati/ kedua iala) apabila di sekitar paper disk tidak
terdapat 'ona bening (ang bebas dari pertumbu)an bakteri din(atakannegati/ (ang
berarti desin/ektan (ang diu3i tersebut tidak mempun(ai da(aantimikroba
?Pud3ar#oto$ 1002@4 Pada praktikum ini$ pengu3ian e/ektivitasdisin/ektan dan
antiseptik dengan metode 5akram kertas saring menggunakanmedia /ormalde)id$
iodium$ dan komersial4
2.2.1.1 M%&#.% Ca"'a* K%'&a$ Sa'(n- F#'*a+.%(.
-ormalde)id ini suda) dikenal se3ak lama sebagai 'at bakterisid4"empun(ai si/at
H si/at reduksi (ang kuat sekali dan sangat reakti/ ter)adap asamamino dan
protein$ dan berdasarkan )al inila) maka /ormalde)id ini mempun(aida(a
antibakteri4 -ormalde)id diaplikasikan dalam bidang medis untuk
sterilisasi$sebagai penga#et$ dan ba)an pembersi) ruma) tangga4 -ungsin(a
sebagaidesin/ektan untuk membunu) virus$ bakteri$ /ungi$ dan parasit baru
e/ekti/ 3ikakonsentrasi penggunaann(a besar4 %lgae$ proto'oa$ dan organisme
uniseluler lain5ukup sensiti/ ter)adap /ormalde)id dengan konsentrasi akut letal
berkisar 0$3D22mg/l ?IH,$ 1080@4 "ekanisme /ormalde)id sebagai desin/ektan
adala)membunu) sel dengan 5ara mende)idrasi sel 3aringan dan sel bakteri
danmenggantikan 5airan (ang normal dengan komponen kaku seperti gel se)ingga selbakteri
akan kering4Setela) diinkubasi selama dua )ari$ )asil pengamatan dengan
5akramkertas saring /ormalde)id pada kelompok 1 luas areal bening sebesar
0$1<<8 5m
2
4Pada kelompok 2$ luas areal bening sebesar
0$=801 5m
2
4 Pada kelompok 3$ luasareal bening sebesar
10$2322 5m
2
4 Pada kelompok 1$ luas areal bening sebesar
0$3128 5m
2
4 Pada kelompok 2$ luas areal bening sebesar
0$0121 5m
2
4 Padakelompok <$ luas areal bening sebesar
1$1301 5m
2
4 Pada kelompok =$ tidak terbentuk areal sebesar bening4 Se)arusn(a pada
perlakuan kontrol tidak ada 'onaareal bening karena 5airan (ang di tamba)kan
)an(a air steril (ang tidak bersi/atsebagai antimikroba4 Hal tersebut mungkin
dikarenakan karena ada 5airan/ormalde)id (ang menetes pada tempat bagian
kontrol se)ingga air steril (angber5ampur dengan /ormalde)id mempun(ai
e/ektivitas sebagai antimikroba4
9erdasarkan )asil praktikum dapat dili)at luas areal bening
+45oli
dan
S4aureus
berbeda4 arak 'ona )ambat /ormalde)id pada bakteri
+45oli
lebi) besardibandingkan dengan
S4aureus
4 Luas areal bening terbesar pada di/usi sumur
S4aureus
(aitu sebesar
1$1301 5m
2
sedangkan
+45oli
(akni sebesar
10$2322 5m
2
4Perbedaan keta)anan bakteri dapat disebabkan adan(a perbedaan alamia)antara
kedua golongan bakteri4
Stap)(lo5o55us aureus
adala) bakteri gram positi/ dimana seln(a sebagian besar ?00A@ terdiri dari
lapisan peptidoglikan dan lapisantipis asam teikoat ?-ardia'$ 1080@4 %sam teikoat
men(ebabkan permukaan selbakteri gram positi/ bersi/at polar dan mempun(ai
muatan negati/4 Si/at ini akanmempengaru)i la3u penetrasi molekulDmolekul ke
dalam sel (ang ak)irn(a dapatmen(ebabkan kebo5oran sel4Sedangkan
+4 5oli
adala) bakteri gram negati/ dimana dinding seln(a lebi)kompleks dibandingkan
dengan bakteri gram positi/4 9akteri gram positi/ )an(amempun(ai satu lapisan
membran (ang mengandung peptidoglikan sedangkanbakteri gram negati/
mempun(ai membran dalam dan membran luar4 Lapisanmembran luar ?
outer
31
#all la(er
@ mengandung /os/olipid$ lipopolisakarida$ danlipoprotein4 Lapisan ini bersi/at
impermeabel ter)adap molekul besar tetapi dapatmelalukan molekul
ke5il4 Lipopolisakarida dan peptidoglikan merupakan saringanbagi berbagai
ukuran molekul$ sedangkan plasma membran bersi/at impermeabelbagi molekul
(ang ukurann(a 3au) lebi) ke5il ?La( dan Hasto#o#$ 1002 dalam

Nurmila) J$ 2000@4"enurut Korman ?1001@ dalam Nau/alin$ dkk ?2001@ pada
bakteri gramnegati/ terdapat sisi )idro/ilik (aitu gugus karboksil$ amino$ /os/at$
dan )idroksil(ang peka ter)adap sen(a#a polar4 Sedangkan kepekaan bakteri
gram positi/ disebabkan tidak terdapatn(a molekul reseptor spesi/ik untuk
penetrasiantimikroba dan susunan matrikn(a terbuka ?&ussell$ 1001 dalam
Nau/alin$2001@4 Pada bakteri gram positi/ susunan dinding sel lebi) seder)ana
terdiri atas 2lapis namun memiliki lapisan peptidoglikan (ang tebal4 "eskipun
dinding selbakteri
+45oli
lebi) kompleks terdiri atas 3 lapis namun lapisan peptidoglikan tipis?9everidge$
100= dalam uliantina$ 2008@4 -ormalde)id dapat merusak bakterikarena bakteri
adala) protein4 Pada reaksi /ormelde)id dengan protein$ (ang
ertama kali diserang adala) gugus amina pada posisi dari lisin diantara gugusD
gugus polar dari peptidan(a ?%ngka$ 1002@49erdasarkan pengamatan$ ba)an
/ormalde)id dapat membentuk 'onabening terbesar pada media tumbu) bakteri
S4aureus
4 dan bakteri
+45oli
4-ormalde)id dapat meng)ambat pertumbu)an bakteri karena didalamn(a
terdapatunsur alde)ida
4
-ormalde)id membunu) bakteri dengan membuat 3aringan dalambakteri de)idrasi
?kekurangan air@4 "enurut !e#i ?2010@ unsur alde)idadidalamn(a bersi/at muda)
bereaksi dengan protein$ karena ketika dimasukan kemedia$ /ormalde)id akan
mengikat unsur protein mulai dari bagian permukaan)ingga terus meresap ke
bagian dalam4 Protein (ang tela) rusak$ tidak akandigunakan bakteri untuk
bermetabolisme dan meng)asilkan energi$ se)ingga tidak ter3adi pertumbu)an
bakteri karena sumber nutrien untuk tumbu) tela) dirusak ole) antibiotik
/ormalde)id4
2.2.1.2 M%&#.% Ca"'a* K%'&a$ Sa'(n- I#.(u*
.odium merupakan satuDsatun(a antimikroba kimia golongan )alogen
(angberbentuk padat pada su)u kamar dan dapat beruba) se5ara spontan men3adi
gastanpa melalui /ase 5air terlebi) da)ulu4 .odium tela) ban(ak digunakan
sebagaidesin/eksi kulit karena si/atn(a (ang germisida ter)adap bakteri /ungi$
spora danvirus ?Golk dan I)eeler$ 1002@4 Fmumn(a untuk tu3uan anti mikroba$
iodiumdigunakan dalam bentuk preparat lugol atau
povidone iodin
?&eddis)$10<1@4Setela) diinkubasi selama dua )ari$ )asil pengamatan dengan
5akramkertas saring iodium pada kelompok 1 luas areal bening sebesar
0$0020 5m
2
4 Padakelompok 2$ luas areal bening sebesar
0$1<82 5m
2
4 Pada kelompok 1$ luas arealbening sebesar
0$0113 5m
2
4 Pada kelompok <$ luas areal bening sebesar
0$0002 5m
2
4Pada kelompok 3$ 2$ dan = tidak terbentuk luas areal bening4 Se)arusn(a
padaperlakuan kontrol tidak ada 'ona areal bening karena 5airan (ang di
tamba)kan)an(a air steril (ang tidak bersi/at sebagai antimikroba4 Hal tersebut
mungkindikarenakan karena ada 5airan iodium(ang menetes pada tempat bagian
kontrolse)ingga air steril (ang ber5ampur dengan /ormalde)id mempun(ai
e/ektivitassebagai antimikroba49erdasarkan )asil praktikum dapat dili)at luas
areal bening
+45oli
dan
S4aureus
berbeda4 arak 'ona )ambat /ormalde)id pada bakteri
+45oli
lebi) ke5il
ibandingkan dengan
S4aureus
4 Luas areal bening terbesar pada di/usi sumur
S4aureus
(aitu sebesar 0402021 5m
2
sedangkan
+45oli
(akni sebesar
0$0020 5m
2
4
Povidone iodine
adala) suatu iodo/or suatu kompleks (odium denganpolivinil pirolidon4 Jodium
(ang dilepas$ beker3a sebagai antiseptik berspektrumluas4
Povidone .odine
merupakan
iodine
kompleks (ang ber/ungsi sebagaiantiseptik$mampu membunu) mikroorganisme
seperti bakteri$ 3amur$ virus$proto'oa$ dan spora bakteri4 .odine 10A merupakan
antiseptik (ang mempun(aida(a bunu) bakteri (ang kuat$ lama dan berspektrum luas4
*er3an(a langsung dan5epat membunu) bakteri dan bukan mena)an perkembangan
bakteri4 Fmumn(auntuk tu3uan antimikroba iodine digunakan dalam bentuk
preparat lugol untuk
povidone iodine
?&eddis)$ 10<1: Setiadi dkk$ 1082@$ sedangkan pada praktikumiodium (ang
digunakan )an(a 1A4 Perbedaan konsentrasi iodium tersebutmen3adi alasan tidak
adan(a 'ona )ambat (ang menandai kee/ekti/an da(a ker3adesindektan tersebut4 "aka
tidak adan(a 'ona bening (ang terbentuk dikarenakankonsentrasi dari iodium
(ang kurang ampu) untuk meng)ambat pertumbu)anbakteri4"ekanisme ker3a
iodium sebagai antimikroba dengan mempresentasikanproteinDprotein$ sebagian
)ilang dalam bentuk ikatan dan sebagian lagidikonversikan dalam bentuk ion
iodida4 .odium dalam bentuk ikatan terusberpenetrasi se)ingga e/ekn(a terus
berlan3ut4 Sedangkan menurut !rs4 FsmanSu#andi ?1002@ iodium membunu)
mikroorganisme dalam bentuk garam denganprotein melalui )alogenisasi
langsung4 *onsentrasi e/ekti/ iodium ter)adapmikroorganisme tidak bervariasi
se5ara lebar tetapi mempun(ai ke5epatanmembunu) (ang berbedaDbeda ?&eddis)$
10<1@4
2.2.1.3 M%&#.% Ca"'a* K%'&a$ Sa'(n- K#*%'$(a+
Setela) diinkubasi selama dua )ari$ )asil pengamatan dengan 5akramkertas saring
iodium pada kelompok 1 luas areal bening sebesar
0$0118 5m
2
4 Padakelompok 2$ luas areal bening sebesar
0$3283 5m
2
4 Pada kelompok 3$ luas arealbening sebesar
0$<322 5m
2
4 Pada kelompok 1$ luas areal bening sebesar
0$018< 5m
2
4Pada kelompok <$ luas areal bening sebesar
0$0102 5m
2
4 Pada kelompok 2 dan =$tidak terbentuk luas areal bening4 Se)arusn(a pada
perlakuan kontrol tidak ada'ona areal bening karena 5airan (ang di tamba)kan
)an(a air steril (ang tidak
bersi/at sebagai antimikroba4 Hal tersebut mungkin dikarenakan karena ada
5airankomersial (ang menetes pada tempat bagian kontrol se)ingga air steril
(angber5ampur dengan /ormalde)id mempun(ai e/ektivitas sebagai
antimikroba49erdasarkan )asil praktikum dapat dili)at luas areal bening
+45oli
dan
S4aureus
berbeda4 arak 'ona )ambat /ormalde)id pada bakteri
+45oli
lebi) besardibandingkan dengan
S4aureus
4 Luas areal bening terbesar pada di/usi sumur
S4aureus
(aitu sebesar
0$3283 5m
2
sedangkan
+45oli
(akni sebesar
0$<322 5m
2
4Pengu3ian (ang dilakukan selan3utn(a adala) pengu3ian ter)adap 'atdisin/ektan$
Lat disin/ektan (ang digunakan adala) disin/ektan komersial M dandisen/ektan
komersial (4 Sedangkan bakteri (ang digunakan sebagai pengu3idalam metode
5akram kertas saring kali ini (aitu
S4 %ureus
dan
+4 5oli
4 9a)ankimia atau substansi (ang dapat mematikan bakteri disebut
bakterisidal$sedangkan ba)an kimia (ang meng)ambat pertumbu)an bakteri
disebutbakteriostatik4 9a)an antimikrobial dapat bersi/at bakteriostatik pada
konsentrasirenda)$ namun bersi/at bakterisidal pada konsentrasi tinggi4!alam
meng)ambat aktivitas mikroba$ sen(a#a akti/ antimikrobaberperan sebagai
pendenaturasi dan pengkoagulasi protein$ denaturasi dankoagulasi protein akan
merusak en'im se)ingga mikroba tidak dapat memenu)ikebutu)an )idupn(a dan
ak)irn(a aktivitasn(a ter)enti4 *eampu)an suatuantimikroba atau disin/ektan
dapat dili)at dari seberapa besar 'ona bening (angterbentuk akibat berdi/usin(a
'at disin/ektan tersebut4 %ntimikroba ataudisin/ektan (ang berbeda memiliki la3u
di/usi (ang berbeda pula$ karena itukeampu)an antimikroba satu tidak sama
dengan antimikroba (ang lainn(a4!ili)at dari )asil pengamatan ba)an
antimikroba berupa disin/ektankomersial M maupun disin/ektan komersial ( dari
setiap kelompok pengu3i adala)substansi atau disin/ektan mampu meng)ambat
pertumbu)an mikroba4"ekanisme peng)ambatan mikroorganisme ole) sen(a#a
antimikroba dapatdisebabkan ole) beberapa /aktor$ antara lain: gangguan pada
sen(a#a pen(usundinding sel$ peningkatan permeabilitas membran sel (ang
dapatmen(ebabkanke)ilangan komponen pen(usun sel$
menginaktivasi en'im$ dan destruksi ataukerusakan /ungsi material genetik4
"ekanisme pertama menggangu pembentukan dinding sel$ mekanisme
inidisebabkan karena adan(a akumulasi komponen lipo/ilat (ang terdapat
padadinding atau membran sel se)ingga men(ebabkan peruba)an komposisi
pen(usundinding sel4 Ter3adin(a akumulasi sen(a#a antimikroba dipengaru)i
ole) bentuk tak terdisosiasi4"ekanisme kedua bereaksi dengan membran sel$
komponen bioakti/ dapatmengganggu dan mempengaru)i
integritas membran sitoplasma$ (ang
dapatmengakibatkan kebo5oran materi intraseluler$ seperti sen(a#a p)enol dapat
mengakibatkan lisis sel dan me(ebabkan deaturasi protein$
meng)ambatpembentukan protein sitoplasma dan asam nukleat$ dan meng)ambat
ikatan %TPDase pada membran sel4"ekanisme ketiga menginaktivasi en'im$
mekanisme (ang ter3adimenun3ukkan
ba)#a ker3a en'im akan terganggu dalam memperta)ankankelangsungan aktivitas
mikroba$ se)ingga mengakibatkan en'im akanmemerlukan
energi dalam 3umla) besar untuk memperta)ankan kelangsunganaktivitasn(a4
%kibatkn(a energi (ang dibutu)kan untuk pertumbu)an men3adiberkurang
se)ingga aktivitas mikroba men3adi ter)ambat atau 3ika kondisi
iniberlangsung lama akan mengakibatkan pertumbu)an mikroba ter)enti?inakti/@4
+/ek sen(a#a antimikroba dapat meng)ambat ker3a en'im 3ikamempun(ai
spesi/itas (ang sama antara ikatan komplek (ang men(usun strukturen'im dengan
komponen sen(a#a antimikroba4"ekanisme keempat menginaktivasi /ungsi material
genetik$ komponenbioakti/ dapat mengganggu pembentukan asam nukleat ?&N%
dan !N%@$men(ebabkan terganggun(a trans/er in/ormasi genetik (ang
selan3utn(a akanmenginaktivasi atau merusak materi genetik se)ingga
terganggun(aproses pembela)an sel untuk pembiakan4
2.2.2 M%&#.% D(3u$( Su*u'
"etoda (ang paling sering digunakan adala) metoda di/usi agar (angdigunakan
untuk menentukan aktivitas antimikroba4 *er3an(a dengan mengamatidaera) (ang
bening$ (ang mengindikasikan adan(a )ambatan pertumbu)anmikroorganisme
ole) antimikroba pada permukaan media agar ?a#et'
et al
4$
002@4 Pada praktikum ini$ metode di/usi sumur (ang digunakan adala) 5ara
5up plat
4 6ara ini 3uga sama dengan 5ara 5akram$ dimana dibuat sumur pada mediaagar
(ang tela) ditanami dengan mikroorganisme dan pada sumur tersebut
diberiantibiotik (ang akan di u3i4Praktikum u3i desin/ektan dengan metode di/usi
sumur menggunakanbeberapa 3enis desin/ektan4 Tu3uan digunakan ma5amDma5am
3enis desin/ektan(akni untuk mengeta)ui desin/ektan mana (ang paling e/ekti/
dalam meng)ambatpertumbu)an bakteri (ang diinokulasikan pada sumur4
*erentanan bakteriter)adap suatu antibakteri dapat diukur se5ara
in vitro
dengan menggunakanprinsip di/usi agar4 9eberapa proses berlangsung ketika in/usa
(ang mengandungantimikroba dimasukkan ke dalam sumur pada agar medium
(ang tela)diinokulasi4 Pertama$ ter3adi pen(erapan air dari medium agar dan
kemudianmelarut4 *emudian antimikroba itu berdi/usi pada medium agar sesuai
dengan)ukum /isika (ang berlaku atas proses di/usi suatu molekul4 Hasil (ang
didapatberupa diameter 'ona )ambat pada agar sekeliling sumur4 Terbentukn(a
arealbening di sekitar koloni bakteri menun3ukkan adan(a peng)ambatan
pertumbu)anbakteri u3i4 Semakin luas areal bening menun3ukkan semakin tinggi
aktivitasantimikroba4 Pada praktikum ini$ pengu3ian e/ektivitas disin/ektan dan
antiseptik dengan metode di/usi sumur menggunakan media /ormalde)id$ iodium$
dankomersial4 Pengu3ian aktivitas antimikroba dilakukan dengan metode
di/usi sumurter)adap dua 3enis bakteri (aitu
Stap)(lo5o55us aureus
(ang merupakan bakterigram positi/ dan
+s5)eri5)ia 5oli
(ang merupakan bakteri gram negati/4Penggunaan kedua bakteri tersebut
didasarkan pada keberadaan bakteri
+4 5oli
dan
S4 aureus
(ang 5ukup ban(ak dan tersebar pada tubu) manusia$ keduan(amerupakan bakteri patogen
(ang dapat menganggu kese)atan manusia4
2.2.1.1 M%&#.% D(3u$( Su*u' F#'*a+.%(.
-ormalde)idaatau dikenal 3uga sebagai /ormalin$ dengan konsentasie/ekti/ sekitar
8A4 -ormalde)ida merupakan disin/ektan (angbersi/atkarsinogenik pada
konsentrasi tinggi namun tidak korosi/ ter)adap metal$dapat men(ebabkan iritasi
pada mata$ kulit$ dan pernapasan4 Sen(a#a inimemiliki da(a inaktivasi
mikroba dengan spektrum luas4 -ormalde)ida 3uga dapatterinaktivasi ole)
sen(a#a organik4
ormalde)id biasan(a digunakan sebagai desin/ektan (ang e/ekti/ ter)adap bakteri$ 3amur
dan virus4 -ormalde)id 1 A e/ekti/ sebagai bakterisidtetapi memerlukan #aktu
kontak (ang lama dan da(a ker3an(a lambat4 *adar/ormalde)id 042 A
memerlukan #aktu <D12 3am untuk membunu) kuman$ dan 2D1)ari untuk
membunu) spora$ ba)kan dalam kadar 8 A diperlukan #aktu 18 3am4-ormalde)id
10 A 3uga digunakan untuk mensterilkan alatDalat kedokteran danuntuk sterilisasi
sputum pasien tuberkulosis digunakan larutan /ormalde)id 8 Adalam larutan
alko)ol =0 A ?%ri/ dan S3amsudin$ 1002@4Setela) diinkubasi selama dua )ari$
)asil pengamatan dengan 5akramkertas saring /ormalde)id pada kelompok 1 luas
areal bening sebesar
0$1020 5m
2
4Pada kelompok 2$ luas areal bening sebesar
0$2021 5m
2
4 Pada kelompok 3$ luasareal bening sebesar
0$1038 5m
2
4 Pada kelompok 1$ luas areal bening sebesar
0$1185m
2
3
4 Pada kelompok 2$ luas areal bening sebesar
0$0322 5m
2
4 Pada kelompok <$luas areal bening sebesar
0$302= 5m
2
4 Pada kelompok =$ luas areal bening sebesar
0$1101 5m
2
4 Pada kelompok 1$ pada perlakuan kontrol$ terdapat 'ona areal bening$Se)arusn(a
pada perlakuan kontrol tidak ada 'ona areal bening karena 5airan (angdi
tamba)kan )an(a air steril (ang tidak bersi/at sebagai antimikroba4
Hal tersebutmungkin dikarenakan karena ada 5airan /ormalde)id (ang menetes
pada lubangbagian kontrol se)ingga air steril (ang ber5ampur dengan
/ormalde)idmempun(ai e/ektivitas sebagai antimikroba49erdasarkan )asil
praktikum dapat dili)at luas areal bening
+45oli
dan
S4aureus
berbeda4 arak 'ona )ambat /ormalde)id pada bakteri
+45oli
lebi) ke5ildibandingkan dengan
S4aureus
4 Luas areal bening terbesar pada di/usi sumur
S4aureus
(aitu sebesar 0402021 5m
2
sedangkan
+45oli
(akni sebesar 042021 5m
2
4Perbedaan 'ona )ambat ?luas areal bening@ disebabkan karena perbedaan
strukturdinding sel bakteri4
Stap)(lo5o55us aureus
adala) bakteri gram positi/ dimanaseln(a sebagian besar ?00A@ terdiri dari lapisan
peptidoglikan dan lapisan tipisasam teikoat ?-ardia'$ 1080@4 %sam teikoat
men(ebabkan permukaan sel bakterigram positi/ bersi/at polar dan mempun(ai
muatan negati/4 Si/at ini akanmempengaru)i la3u penetrasi molekulDmolekul ke
dalam sel (ang ak)irn(a dapatmen(ebabkan kebo5oran sel4
Sedangkan
+4 5oli
adala) bakteri gram negati/ dimana dinding seln(a lebi)kompleks dibandingkan
dengan bakteri gram positi/4 9akteri gram positi/ )an(amempun(ai satu lapisan
membran (ang mengandung peptidoglikan sedangkanbakteri gram negati/
mempun(ai membran dalam dan membran luar4 Lapisanmembran luar ?
outer
31
#all la(er
@ mengandung /os/olipid$ lipopolisakarida$ danlipoprotein4 Lapisan ini bersi/at
impermeabel ter)adap molekul besar tetapi dapatmelalukan molekul
ke5il4 Lipopolisakarida dan peptidoglikan merupakan saringanbagi berbagai
ukuran molekul$ sedangkan plasma membran bersi/at impermeabelbagi molekul
(ang ukurann(a 3au) lebi) ke5il ?La( dan Hasto#o#$ 1002 dalam

Nurmila) J$ 2000@4Lona bening tersebut ter3adi karena antimikroba akan
mengakibatkanpembentukan 5in5inD5in5in )ambatan di dalam area pertumbu)an
bakteri (angpadat se)ingga tak ada bakteri (ang tumbu) di dalam 5in5in tersebut4
*eampu)ansuatu antimikroba dapat dili)at dari seberapa besar 'ona bening (ang
terbentuk akibat berdi/usin(a 'at antibiotika tersebut$ %ntimikroba (ang berbeda
memiikila3u di/usi (ang berbeda pula$ karena itu keampu)an antimikroba satu
sama laintidak sama ?Iilson 1082@4 -ormalde)id membunu) bakteri dengan
membuat 3aringan dalam bakteri de)idrasi ?kekurangan air@4
"enurut !e#i ?2010@ unsuralde)ida didalamn(a bersi/at muda) bereaksi dengan
protein$ karena ketikadimasukan ke media$ /ormalin akan mengikat unsur protein
mulai dari bagianpermukaan )ingga terus meresap ke bagian dalam4 Protein (ang
tela) rusak$ tidak akan digunakan bakteri untuk bermetabolisme dan
meng)asilkan energi$ se)inggatidak ter3adi pertumbu)an bakteri kerena sumber
nutrien untuk tumbu) tela)dirusak ole) antibiotik /ormalin4
2.2.1.2 M%&#.% D(3u$( Su*u' I#.(u*
.odinmerupakan disin/ektan (ang e/ekti/ untuk proses desin/eksi airdalam skala
ke5il4 !ua tetes iodine 2A dalam larutanetanol5ukup untuk mendesin/eksi 1 liter
air 3erni)4 Sala) satu sen(a#a iodine (ang sering digunakansebagai disin/ektan
adala)iodo/or4Si/atn(a stabil$ memiliki #aktu simpan (ang5ukup pan3ang$ akti/
mematikan )ampir semua sel bakteri$ namun tidak akti/ mematikan spora$
nonkorosi/$ dan muda) terdispersi *elema)an iodo/or
diantaran(a aktivitasn(a tergolong lambat pada pH = ?netral@ dan lebi) dan
ma)al4.odo/or tidak dapat digunakan pada su)u lebi) tinggi dari 10 C64.odium
termasuk dalam grup )alogen$ dengan konsentrasi )ipoklorit
H
konsentrasi tertinggi H6., ?#areMin@
H
larutan 1$2A (odium tinktur
H
konsentrasitertinggi4 %dapun keuntungan dari iodium iala) pen5u5i dan desin/ektan
tidak meninggalkan #arna$ meninggalkan residu anti baktrei$ iodium tinktur
bersi/attuberkulosidal4 !an kelema)an dari iodium adala) tintur menimbulkan
#arna daniritasi kulit$ akti/itasn(a )ilang di dalam air sada)$ korosi/ ter)adap
logam$men(ebabkan pengeringan kulit4Setela) diinkubasi selama dua )ari$ )asil
pengamatan dengan 5akram kertassaring iodium pada kelompok < luas areal
bening sebesar
0$00=2 5m
2
4 Padakelompok 1$ 2$ 3$ 1$ 2$ dan =$ tidak terbentuk luas areal bening4 Se)arusn(a
padakontrol tidak terdapat areal bening karena kontrol )an(a berisi air steril4 Hal
inikemungkinan dikarenakan terkontaminasi ole) udara saat membuka
5a#anmungkin terlalu lebar ataupun karena terkena tetesan dari iodin pada
lubangsumur didekatn(a4 9erdasarkan )asil praktikum dapat dili)at luas areal
bening
+45oli
dan
S4aureus
berbeda4 arak 'ona )ambat /ormalde)id pada bakteri
+45oli
lebi) ke5il dibandingkan dengan
S4aureus
4 Luas areal bening terbesar pada di/usisumur
S4aureus
(aitu sebesar 0400=2 5m
2
sedangkan
+45oli
tidak terbentuk 'ona)ambat4Larutan desin/ektan ?iodium@ ini akan menimbulkan
gradien konsentrasi didalam agar dan membentuk peng)ambatan (ang dapat
dili)at sebagai 'onabening4 Semakin 3au) 3arak masuk ke dalam agar$ maka
konsentrasi produk (angdapat meng)ambat pertumbu)an bakteri$ berkurang dan
)an(a beberapa bakteri(ang dapat ter)ambat4 Hal inila) (ang menimbulkan
gradient (ang berbeda padatingkat konsentrasi tertentu ?!avidson dan Paris)$
1003@4 9atas dari 'ona beningadala) pada saat kekuatan larutan desin/ektan
?iodium@ suda) 3au) berkurang$se)ingga tidak lagi meng)ambat pertumbu)an
bakteri u3i4 Lona bening (angterbentuk disebut 3uga diameter peng)ambatan4
!iameter peng)ambatan (angdibentuk$ dipengaru)i ole) beberapa /aktor$ seperti
konsentrasi produk$ tingkatkelarutan produk dan kemampuan produk untuk
berdi/usi ke dalam agar ?Pres5ott
etal4
$ 2003@4 Semakin lebar diameter peng)ambatan$ maka aktivitas sen(a#a
ntimikroba semakin besar4 +kstrak (ang menun3ukkan aktivitas
peng)ambatanterkuat akan dipili) untuk ta)ap penelitian selan3utn(a4"ekanisme
ker3a iodine sebagai antimikroba dengan mempresentasikanproteinDprotein$
sebagaian )ilang dalam bentuk ikatan dan sebagaian lagidikonversikan dalam
bentuk ion iodida4 .odium dalam bentuk ikatan terusberpenetrasi se)ingga e/ekn(a
terus berlan3ut4 Pendapat lain mengatakan ba)#aiodium membunu)
mikroorganisme dalam bentuk garam dengan protein melalui)alogenisasi
langsung4 *onsentrasi e/ekti/ iodium ter)adap mikroorganisme tidak bervariasi
se5ara lebar tetapi mempun(ai ke5epatan membunu) (ang berbedaDbeda ? Lud
Ialu(o$ 2002@
2.2.1.3 M%&#.% D(3u$( Su*u' K#*%'$(a+
Setela) diinkubasi selama dua )ari$ )asil pengamatan dengan 5akramkertas saring
iodium pada kelompok 2 luas areal bening sebesar
0$0202

5m
2
4 Padakelompok 1$ luas areal bening sebesar
0$0201 5m
2
4 Pada kelompok <$ luas arealbening sebesar
0$001= 5m
2
4 Pada kelompok 1$ 3$2 dan =$ tidak terbentuk luas arealbening4 Se)arusn(a pada
perlakuan kontrol tidak ada 'ona areal bening karena5airan (ang di tamba)kan
)an(a air steril (ang tidak bersi/at sebagai antimikroba4Hal tersebut mungkin
dikarenakan karena ada 5airan komersial (ang menetespada lubang bagian kontrol
se)ingga air steril (ang ber5ampur dengan/ormalde)id mempun(ai e/ektivitas
sebagai antimikroba49erdasarkan )asil praktikum dapat dili)at luas areal bening
+45oli
dan
S4aureus
berbeda4 arak 'ona )ambat komersial pada bakteri
+45oli
lebi) ke5ildibandingkan dengan
S4aureus
4 Luas areal bening terbesar pada di/usi sumur
S4aureus
(aitu sebesar 040202 5m
2
sedangkan
+45oli
tidak terbentuk 'ona )ambat4Hal ini dapat disebabkan karena ba)an komersial M
(ang digunakan untuk metode di/usi sumur mungkin suda) berkurang
e/ektivitasn(a untuk meng)ambatpertumbu)an
Stap)(lo5o55us aureus
dan
+s5)eri5)ia 5oli
karena suda) lamadisimpan
$
ba)an komersial (ang digunakan 3uga baun(a suda) tidak kuat lagimungkin karena tela)
di5ampurkan atau dien5erkan dengan air4
3.2.1 Uj( .($(n3%"&an / an&($%/&(" .%n-an *%&#.% .(3u$( $u*u'
3.2.2 Uj( .($(n3%"&an/ an&($%/&(" .%n-an *%&#.% 4a"'a* "%'&a$ $a'(n-
BAB IV
KESIMPULAN DAN SARAN
3.1 K%$(*/u+an
9erdasarkan )asil praktikum$ dapat disimpulkan ba)#a untuk mengevaluasi
aktivitas dan e/ektivitas desin/ektan dapat dilakukan dengan metodedi/usi sumur
dan 5akram kertas saring berdasarkan pembentukan 'onapeng)ambatan ?areal
bening@4 enis desin/ektan (ang mempun(ai e/ektivitaspaling baik dalam
meng)ambat pertumbu)an bakteri+s5)eri5)ia 5olidanStap)(lo5o55usaureusadala)
/ormalde)id4Stap)(lo5o55us aureus?gram positi/@memiliki keta)anan ter)adap
disin/ektan lebi) besar daripada bakteri +s5)eri5)ia5oli?gram negati/@4
3.2 Sa'an
Pada saat melakukan perlakuan$ sebaikn(apen(ediaan alat dan ba)an (ang
akan digunakan 3umla)n(a ditamba) untuk mengurangi ter3adin(a kesala)an
akibat kontaminasi4*emudian praktikan )arus memper)atikan sanitasi peralatan$
sanitasi peker3a$ dan sanitasi lingkungan$
se)inggatidakakanter3adikontaminasipadamikroba (ang ditumbu)kan44 !an
sebaikn(apraktikanpadasaatmelakukan praktikumtidakban(akbi5ara agar
dapatmenge/isienkan#aktu dan dapat beker3a se5ara maksimal agar )asil (ang
didapat dapat sesuai dengan literatur (ang ada$ serta sebaikn(a penggunaan
peralatan u3i (ang sangat terbatas dapat digunakan se5ara bergantian agar semua
kelompok dapat men(elesaikan perlakuan dengan tepat #aktu4
%gnesa$ %4 20104 F3i sensiti/itas4)ttp://kesmasDunsoed4blogspot45omN=November 2012O!e#i$
-*4 20104 %ktivetas antibakteri akstrak etanol bua) mengkudu ter)adapbekteri pembusuk
daging segar Nter)ubung berkalaO)ttp://eprints4uns4a54idN10 "ei 2011O4Kould$ !ina) dan
9rooker4 20034
"ikrobiologi Terapan Fntuk Pera#at4
akarta :

9uku *edokteran +K6

Pa)rudin4 200<4 %plikasi ba)an penga#et untuk memperpan3ang umur simpanmie basa)
matang4 9ogor: -akultas Teknologi Pertanian$ .nstitut Pertanian9ogorPel5'ar "44 dan 6)an4
10884
!asarDdasar "ikrobiologi ilid 14
akarta : F.Press4Tema3a$ . K4 20104Laporan assei
mikrobiologi4 )ttp://d#ee3a4#ordpress45omN=November 2012OGeteriner4 20004 Sen(a#aD
sen(a#a antibakterial4 )ttp://duniaveteriner45om N10"ei 2011O4Ialu(o$ Lud4 20024
"ikrobiologi Fmum
4 "alang : Fniversitas "u)ammadi(a)"alang Press4Iilson Kisvold4 10824 9uku Teks
Iilson dan Kisvold *imia -armasi dan"edisinal ,rganik4 Semarang : .*.P Semarang Press4
AMPIRAN
La*/('an 1. P%'&(&un-an Lua$ a'%a+ B%n(n-


!i/usi Sumur -ormade)id *elompok 2
.4O
8
4O 444O
8
0$0322 5m
2


6akram *ertas Saring -ormalde)id *elompok 2
.4O
8
4O 444O
8
0$121 5m
2

La*/('an 2. Ga*)a' 5a$(+ P%n-a*a&an
Kambar 14 !i/usi Sumur -ormalde)idKambar 24 !i/usi Sumur .odium

Kambar 34 !i/usi Sumur *omersial JKambar 14 *ertas 6akram Saring *omersial JKambar
24 *ertas 6akram Saring .odiumKambar <4 *ertas 6akram Saring -ormalde)id
DAFTAR PUSTAKA
9ogor: -akultas *edokteran He#an$ .nstitut Pertanian 9ogor%nonim4 20104 Laporan
praktikum u3i sensiti/itas4)ttp://###4 )asilbuda(a45om N21November2013O
%nonim4 20124 F3i disen/ektan4)ttp://signaterdadie4#ordpress45omN21November2013O