Anda di halaman 1dari 61

BAB I

PENDAHULUAN
Bahan galian adalah kumpulan mineral yang dari padanya dapat diambil satu
atau lebih metal yang setelah diolah akan menguntungkan. Mineral mineral berharga
dalam bijih selalu terikat dengan Gangue Mineral sehingga untuk mendapatkan
mineral berharganya perlu dilakukan prose pemisahan yang disebut dengan Mineral
Prosessing atau Ore Dressing atau Pengolahan Bahan Galian.
Pengolahan bahan galian adalah suatu proses pemisahan mineral mineral
berharga dan mineral mineral tidak berharga yang tidak diinginkan sehingga didapat
suatu konsentrat dengan tidak merubah sifat kimianya dan hanya merubah sebahagian
sifat fisiknya saja.
Dalam suatu proses pengolahan akan didapatkan :
. !onsentrat adalah kumpulan mineral mineral berharga dari pengolahan yang
memiliki kadar yang lebih tinggi.
". Middling adalah kumpulan mineral mineral berharga hasil dari pengolahan yang
memiliki kadar tidak terlalu tinggi.
#. $ailing adalah kumpulan mineral mineral hasil pengolahan yang memiliki kadar
yang rendah.
Keberhasilan suatu prose pengolahan tergantung pada :
. %enis endapan mineral itu sendiri
". &ifat fisik dari mineral
&ifat fisik dari mineral ini meliputi antara lain '
(ardnes )kekerasan*
&tru+ture dan ,ra+ture )bentuk ukuran*
,ri+tion )gesekan*
-gregation )bebas dan terikat*
!olor dan .uster
&pesifi+ Gra/ity
0ke+tro !ondu+ti/ity )sifat konduktor*

Magneti+ &us+eptibilty )sifat kemagnetan tinggi*


Perubahan sifat mekanis karena panas
Perubahan sifat megnetis karena panas
&ifat permukaan
Perubahan sifat permukaan mineral karena panas
#. 1adar
Tuuan pengolahan bahan galian !aitu :
. Secara teknis adalah untuk mendapatkan mineral berharga sebanyak mungkin.
". Secara Ekonomis adalah '
Mengurangi biaya pengangkutan yang akan digunakan. Misal 2 suatu mineral
yang belum dipisahkan sebanyak 33 ton4 tapi setelah dipisahkan tinggal 53 ton
akibatnya jumlah tru+k yang digunakan lebih sedikit.
Mengurangi ongkos peleburan yaitu adanya penggunaan flu6 dalam pengikatan
mineral mineral pengotor.
Mengurangi kehilangan metal dalam proses peleburan terutama mineral yang
terikat bersama mineral pengotor ke tailling.
$idak merubah sifat fisik dari meterial
Parameter pengolahan adalah :
a. 7e+o/ery adalah perbandingan jumlah metal yang terambil dalam pengolahan
dengan berat atau metal se+ara keseluruhan.
b. 7atio Of !on+entration adalah perbandingan besar feed dengan besar konsentrat.
+. 1adar
Didalam suatu operasi pengolahan bahan galian ada beberapa tahap !ang
dilakukan :
. !ommunution
8aitu mereduksi ukuran butir bijih menjadi ke+il dan dilakukan dalam keadaan
kering )!rushing9basah9Grinding*
"
". &i:ing
8aitu pemisahan material karena perbedaan ukuran dan berat jenis4 dilakukan
dengan &+reening dan !lassifying.
#. !on+entration
8aitu suatu proses pemisahan antara mineral berharga dengan tujuan untuk
mendapatkan kadar yang tinggi dan menguntungkan.
;. De<atering
8aitu proses pemisahan +airan dan padatan yang dilakukan se+ara bertahap yaitu '
a. ,iltering4 menghasilkan 53 = solid
b. $hi+kening4 menghasilkan >3 = solid
+. Drying4 menghasilkan 33 = solid
5. Opersi $ambahan
a. &ampling
b. ,eeding
+. Dll
B-G-? -.@7 P7O&0& P0?GO.-(-?
Bijih
#
!omminution
A !rushing
A Grinding
&i:ing
A &+reening
A !lassifying
!onsentrasi
Grafity !onsentration
1onsentrasi Middling $ailing
&meltes 1olam Pengendapan
BAB II
"#$$INUTI#N
;
!omminution adalah suatu proses pengolahan ukuran dari suatu ukuran bijih
sampai ke ukuran yang diinginkan pada proses selanjutnya atau sesuai dengan
permintaan pasar.
Tuuan %omminution adalah :
. Membebaskan satu atau lebih mineral berharga dari mineral yang tidak berharga
dengan +ara derajat delibrasi.
". Menghasilkan ukuran partikel yang sesuai dengan ukuran yang dikehendaki pada
proses selanjutnya.
#. Memperluas permukaan partikel agar dapat memper+epat kontak dengan :at lain.
&aktor ' (aktor !ang mengendalikan kominusi !aitu :
. 1arakteristik dari sifat mineral4 terdiri dari '
$ingkat homoginitas dari bijih4 misal bijih yang brittle4 fibrous lebih mudah
pe+ah dibandingkan dengan yang kompak.
&truktur
1ekerasan
1andungan air4 dimana bijih yang mempunyai kandungan air yang tinggi akan
mudah lengket pada alat
". 7edu+tion 7atio
-dalah suatu proses penge+ilan ukuran atau suatu perbandingan antara umpan yang
masuk dalam +rusher dengan ukuran hasil produksi )ukuran yang keluar*.
A) "*U+HIN,
-dalah suatu proses penge+ilan ukuran bijih atau partikel dengan menggunakan
+rusher. Proses ini dilaksanakan pada kondisi kering sebab jika basah maka material
akan saling melekat sehingga mempersulit dalam tahap pengeluaran dan s<im ja< akan
sulit bekerja.
Tahap ' tahap peremukan material atau penghan%uran dalam %rushing
a. Primary !rushing
Merupakan tahap pertama untuk menge+ilkan ukuran sampai "3 +m.
-lat alat yang termasuk Primary !rushing.
5
%a< !rusher dan Gyrstori !rusher digunakan untuk bijih yang keras
(ammir mill dan @mpa+t !rusher digunakan untuk bijih yang brittle
b. &e+ondary !rushing
Merupakan tahap peremukan kedua uantuk menge+ilkan ukuran bijih sampai "3 +m
5 +m dan bijihnya bukan lagi dari Primary !rushing.
-lat alat yang digunakan yaitu '
!one !rusher
Disk !rusher
&pring 7oll !rusher
7edu+tion Gyratori !rusher
+. ,ine !rushing
Merupakan tahap penghan+uran dari bijih4 produksi yang dihasilkan bisa men+apai
#"5 mesh.
-lat alat yang digunakan yaitu '
Ball Mill
!hute Mill
7od Mill
Peable Mill
Pul/eri:es
Gra/ity &tamp Mill
d. &pe+ial !rushing
Merupakan tahap pengahan+uran bijih tertentu4 menurut sifat dari bijih tersebut.
-lat alat yang digunakan yaitu '
$othed Mill
(ummer Mill
Bkuran bijih yang dihasilkan men+apai +m mm.
Peremukan - Peme%ahan ."rushing/
C
-dalah proses reduksi ukuran dari bahan galian 9 bijih yang langsung dari tambang
)7un Of Mine* dan berukuran besar besar )diamter sekitar 33 +m* menjadi ukuran "3
"5 +m bahkan bisa sampai ukuran "45 +m.
Peralatan !ang dipakai antara lain adalah :
0a1 "rusher
-lat ini terdiri dari ,i6ed %a< yang melekat pada ,rame )rangka* dan Mo/eble
%a< )s<im ja<* akibat gesekan &<im %a< yang menjauh dan mendekat terhadap
,i6ed %a< maka material akan tertekan dan akan pe+ah menjadi material dengan
ukuran yang lebih ke+il. Gaya gaya yang bekerja adalah !ompresi/e &tress4 &hean
&tress dan gaya tarik.
Ma+am ma+am %a< !rusher yaitu '
. Blake %a< !rusher
". Dedge %a< !rusher
#. $elamit %a< !rusher
;. &ingle $ygle %a< !rusher
Istilah ' istilah 0a1 "rusher !aitu '
. Mouth adalah lubang penerima feed )umpan*
". $hroat adalah jarak horisontal pada mouth
#. &it adalah jarak horisontal pada throut
;. !losed set adalah jarak fi6ed ja< dan mo/eble ja< saat s<im ja< di muka.
5. Opened set adalah jarak fi6ed ja< dan mo/eble ja< saat s<im ja< berada paling
belakang.
C. $hro< adalah jarak yang ditempuh aleh s<im ja< saat men+apai opebed set.
D. ?ip -ngle adalah sudut yang dibentuk oleh garis singgung yang dibuat dari
permukaan antara material dengan ja<.
1apasitas dari ja< +rusher dipengaruhi oleh gra/itasi4 kekerasan dan moisture +onstanta.
Oleh $aggart dirumuskan ' $ E 34C .s
Dimana '
$E 1apasitas %a< !rusher )ton9jam*
.E Panjang lubang 9 penerimaan
D
& E .ebar lubang pengeluaran
Karakteristik dari 0a1 "rusher !aitu :
. &emua lubang %a< !rusher mampu mengeluatkan produk dari yang kasar sampai
yang halus.
". 1emampuan %a< !rusher ditentukan oleh 7edu+tion 7atio yang di hasilkan oleh %a<
!rusher.
&aktor ' (aktor !ang mempengaruhi e(esiensi 0a1 "rusher !aitu :
. .ebar lubang pengeluaran
". /ariasi dari pada thro<
#. 1e+epatan yang tinggi akan menggunakan efisiensi
;. Bkuran dari pada feed
5. 7edu+tion 7atio
C. 1apasitas dari umpan
D. 7edu+tion @on
!hoke !rushing adalah pe+ahnya material akibat dari pada material itu sendiri4 dimana
akan menghasilkan produk yang lebih halus.
-rresteed !rushing adalah pe+ahnya batuan akibat dari pada alat dan material itu
sendiri.
,!rator! "rusher
-lat ini mempunyai kapasitas yang besar dan pergerakannya kontinyu4 alat ini
berputar bergoyang terus karena meremuk material se+ara terus menerus.
Perbedaan 0a1 "rusher dan ,!rator! "rusher adalah :
Gyratory !rusher terdiri dari '
A kapasitas besar
A Bntuk pengangkutan kelapangan memerlukan kondisi jalan dan jembatan yang kuat.
A Pemeliharaan akan sulit4 memasukkan umpan.
%a< !rusher terdiri dari '
A Pemeliharaan lebih ke+il4 tidak memerlukan umpan.
A Dapat di lepas bagai A bagiannya
>
A -kan bekerja lebih baik untuk bijih yang basa
$a%am ' ma%am ,!rator! "rusher !aitu :
. &uspended spindle gyratory +rusher
". &upported spindle gyratory +rusher
1arakteristik dari gyratory +rusher yaitu ' dimana alat ini digunakan untuk Primary
!rushing berukuran besar mempunyai gape D" in+hi dengan besar sekitar D33 ton dan
saat sekarang biasa di gunakan untuk se+ondary +rushing.
Kapasitas ,!rator! "rusher !aitu :
Mempunyai kapasitas yang lebih besar dari %a< !rusher oleh $aggart
dirumuskan '
$ E 34D5 &o ) G *
Dimana '
$ E kapasitas )ton9jam*
G E Gope )in+hi*
&o E Opened &et )in+hi*
1apasitas dari alat ini tergantung kepada '
. &ifat alamiah material yang dihan+urkan
". &ifat permukaan +on+a/es dan +rushing head terhadap feed
#. Bkuran produktan yang diinginkan
;. Moisture +ontent4 selting4 rpm4 grape.
"one "rusher
-lat ini merupakan se+ondary +rusher yang terbaru dengan pengolahan yang
lebih ekonomis.
Perbedaannya dengan Gratory !rusher yaitu '
. !rushing &urfa+e terus bekerja sedemikian rupa sehingga luas pengeluaran bisa
bertambah.
". !rushing &urfa+e terluas bagian atasnya dapat di angkut sehingga material yang
tidak dapat dihan+urkan dapat dikeluarkan.
F
"one "rusher dapat dibagi menadi dua tipe !aitu :
. &ymons !one !rusher4 dapat dibagi menjadi dua type yaitu '
&tandard !rusher di gunakan untuk mereduksi ,eed berukuran kasar.
&hort (ead !rusher4 digunakan untuk mereduksi ,eed berukuran halus.
". $elsmith Gyrasphere !rusher 2 +rushing head dari alat ini berbentuk bulat )sphere*
yang terbuat dari baja dengan !uttes &hell bergerak naik turun.
*oll "rusher
-lat ini terdiri dari dua buah silinder baja dan masing masing di hubungkan
dengan sebatang &haff yang berputar dengan arah berla<anan sehingga material yang
berada diatas 7oll akan terjepit dan han+ur.
Bentuk 7oll dari pada 7oll !rusher ada " ma+am yaitu '
. 7igit 7oll adalah roll tetap sehingga alat ini jarang digunakan
". &pring 7oll kedudukan roll dari spring roll dapat diatur sehingga setting )jarak antara
kedua roll* dapat distel4 selain itu karena adanya spring )pegas*4 maka roll ini
mundur sendiri jika ada material yang keras.
Bagian ' bagian dari *oll "rusher .*oller/ !aitu :
. ,eedeg
Merupakan suatu alat untuk memasukkan feed kedalam rolles4 alat bergerak se+ara
mekanis sehingga ke+epatan penyisian4 dapat disesuaikan dengan ke+epatan dari
rollesnya.
". &pring )pegas*
Pegas ini harus mempunyai kekuatan yang besar sehingga dapat mela<an tekanan
dari roll yang disebabakan dari feed yang berukuraan berbeda beda.
#. 7oll
Merupakaan silindes baja yang berputar saling berla<anaan dengan silinder yang
lain.
;. ,leeting 7oll
3
$ujuan alat ini dipasang adalah untuk men+egah kerut yang menyiku dan
terlemparnya shell4 hal ini karena ujung ujung shell yang saling berhadapan dan
berhubungan satu sama lain bergerak lateral.
5. Pillo< Blo+k
Merupakan alat yang berguna untuk mengatur jarak roll satu dengan lainya.
C. (ousing
Bagian diba<ah roll yang berguna untuk menampung material hasil penhan+uran
) prondukta *.
D. Motor Penggerak
?ip angle of yang ke+il digunakan untuk material yang ke+il ) brilte * mineral mineral
dengan gesekan ke+il seperti antrasit4 dan talk sedang untuk mineral dengan gaya gesek
besar memerlukan nip angle yang besar pula.
(ubungan dismetes feet dengan besarnya4 nip angle.
. ?ip -ngle F
3
5;
G
2 diameter ,eed H " in+
". ?ip -ngle
3
"G 2 diameter ,eed I A in+
#. ?ip -ngle dari 7olle berkisar "5
3
1apasitas 7oller
$ergantung kepada ke+epatan roller4 lebar permukaan roller4 diameter dan jarak
antara roller satu dengan lainnya. Biasanya ke+epatan roller adalah "33 #33 ft
permenit. 1rakteristik dan kualitas 7oller 2 rolles dapat beroperasi dalam keadaan
kering maupun basah.
(ubungan antara diameter roll dengan ukuran feed '
& E 343;D5 D
Dimana '
& E Diamater feed
D E Diamater 7oll
Pemilihan 7oller tergantung kepada '

. Bkuran feed yang akan di keringkan


". Bkuran produkta yang diinginkan
#. $onase yang akan di kerjakan
;. &ifat sifat dari batuan
1ualitas dari 7oller ada " yaitu '
. ,ree !rushing
%ika material masuk dan langsung di han+urkan oleh 7oll
". !hoke !rushing
Penghan+uran tidak saja dilakukan oleh permukaan roll tetapi juga oleh sesama
material.
1euntungan dari !hoke !rushing yaitu '
. 1emungkinan terjadinya ar+ulsting foad
". Penghan+uran yang terjadi Ore On Ore juga oer on metal.
#. 1apasitas lebih besar
Hammer $ill
Dipakai sebagai Primery !rusher dalam memperke+il produktan sampai dan
jenis ini merupakan salah satu jenis @ma+t !rusher.
"ara kera Hammer $ill !aitu :
. Pada roller dipasang beberapa suspended hammer4 bester yang ujung ujungnya di
pasang atau terdiri baja keras.
". Material yang masuk kedalam ruangan4 pertama akan dipe+ahkan oleh kepala
baster karena material yang masuk akan tertekan kedinding yang dipasang alat
peme+ah yang di sebut dengan Breaker Plate. (asil dari peme+ahan pertama akan
dipe+ah lagi pada breaker plate ini berlangsung terus menerus sampai diperoleh
suatu material yang halus dan dikeluarkan melalaui Dis+herge Opening.
(ammer Mill mempunyai 7edu+tion 7atio yang tinggi karena hal ini di sebabkan oleh
banyaknya pukulan yang dialami oleh feed.
,ra2it! +tamp $ill
"
-lat ini merupakan &e+ondary !rusher yang tertua dan +ara kerjanya adalah
seperti palu dan lesung yaitu palu atau stamp di angkat sampai titik tertinggi lalu di
jatuhkan sehingga feed yang ada di di ba<ahnya akan han+ur.
A) ,*INDIN,
-dalah suatu proses penge+ilan ukuran pada tahap akhir dari kominusi pada
tahap ini terjadi kombinasi gaya @mpa+t &tress4 -bration &tress dan !hipping. Proses
grinding di lakukan dalam proses basah4 dan hasil yang dihasilkan sangat halus sehingga
efektif karena apabila terlalu halus sering terjadi penggumpulan )meterial +olloid*.
Tuuan ,rinding adalah :
. Mengadakan librasi mineral
". Bntuk mendapatkan ukuran yang memenuhi persayaratan proses tertentu.
#. Bntuk mendapatkan ukuran yang memenuhi persayaratan industri.
%enis ini merupakan operasi yang sangat mudah karena material yang dihasilkan sering
sangat halus )J dari yang dikehendaki*.
1euntungan yang diperoleh se+ara basah dari pada kering yaitu '
. Penggerusan ini memerlukan biaya yang sedikit di banding +ara kering.
". 1lasifikasi +ara basa lebih mudah dan memerlukan ruangan yang ke+il.
#. .ingkungan lebih bersih 9 kering lebih men+emari lingkungan dari pada proses
basah.
;. Prose kering memerlukan material yang betul betul kering jadi memerlukan
penjemuran terlebih dahulu.
$idak semua proses grinding di lakukan dengan +ara basa tergantung dari jenis material
dan sifat material itu sendiri.
Peralatan ' peralatan !ang di perlukan dalam grinding di kalsi(ikasikan sebagai
berikut :
. $umbling Mill
a. 7od Mill !. Peable Mill
b. Ball Mill d. -utogeneus Mill
". $he (ungtington Mill
#. Buter Mill
#
;. &et Plelyeria:er
5. $he Pan Mill
C. 7oller Mill
D. Ball Bearing Pul/eri:er
BALL $ILL
Merupakan mill yang digunakan bola bola yang terbuat dari baja maupun besi
sebagai grinding media. Ball mill mempunyai ukuran feed dan in+ dan produktan
men+apai 53 in+. %umlah dari bola bola baja atau besi dalam mill berkisar antara 53
C3 = dari /olume mill kadang kadang samapai >3 =.
Klasi(ikasi Ball $ill !aitu :
a. Berdasarkan bentuk dari mill dibagi atas # yaitu '
. !ylindro+oni+al Mill
". !ylindri+al Mill
#. !oni+al Mill
b. Berdasarkan metode pengeluaran produktan yaitu '
. O/erflo< Ball Mill yaitu produk keluar sendiri tanpa disaring.
". Grate Ball Mill yaitu produk keluar melalui saringan.
Ball And Liner
Ball Mill di lapisi dengan lapisan pengganti yang biasanya terbuat dari baja
+ampuran dan karet4 ini berfungsi untuk membantu mengangkut grinding media dan
untuk mengurangi gesekan di antara bola bola juga untuk medianya dinding shell.
Bkuran bola dari mill C in+h atau "5 33 mm yang terbuat dari baja tempa. Bntuk
material kasar digunakan mill berdiameter besar dengan bola bola besar yang
berukuran # ; in+h. 1ebutuhan bola bola dari suatu grinding plant adalah # lb9ton
Ore Ground4 sedangkan penggunaan liner adalah 345 34 lb9ton Ore Ground.
&eedes
,eedes yang sering di gunakan dalam Ball Mill dapat berupa '
. Drum ,eeder
;
". &piral &e+op ,eede
#. 1ombinasi a K b
#perasi Ball $ill
Gesekan sebuah bola dalam mill dapat berupa gerak lingkaran ataupun parabola4
ke+epatan mill sangat penting karena efesiensi bola bola baja dan kapasitasnya
tergantung pada ke+epatan. 1alau putaran mill pelan akan menimbulkan !as+adding
dimana proses abrasi )gesus* lebih besar dari impa+t dan bola bola baja akan
menggelinding pada dasar mill. 1alau putaran mill mendekati ke+epatan kritis maka
akan terjadi !atase+ting dimana gaya impa+t yang bekerja. 1e+epatan kritis adalah
ke+epatan putar mill dimana bol bola )grinding media* tetap menempel pada dinding
dalam mill.
1e+epatan kritis dapat di nyatakan '
5;4C DC4C
? E atau ? E
r d
Dimana '
r E %ari jari mill )ft*
d E Diameter mill )ft*
? E 1e+. 1ritis )rpm*
Pada umumnya ke+epatan mill >5 = dari ke+epatan kritis )Ball Mill dan Peable*
sedangkan untuk 7od Mill 53 55 = dari ke+epatan kritis. 1e+epatan Ball Mill
tergantung kepada ukuran dari mill4 kekerasan dari bijih4 redu+tion ratio yang diinginkan
dan efesiensi kerja.
*#D $ILL
-dalah pengerus yang menggunakan media gesus berupa batang baja selinder
messi/e yang panjangnya hampir sama dengan panjang mill dan di susun sejajar dengan
mililiner yaitu suatu alat untuk menentukan atau menahan material yang masuk agar
tidak +epat aus.
5
Grinding media berbentuk batang batang baja atau besi yang panjangnya sama dengan
panjang mill4 ukuran feed maksimun in+hi dan menghasilkan produktan dengan
ukuran #5 ;> mesh.
$a%am ' ma%am *od $ill !aitu :
. Margy 7od Mill
.ubang penegluaran terbuka )tanpa menggunakan s+reen*
". (ardinge 7od Mill
7od mill ini telah di gunakan se+ara luas 2 bentuk dari pada mill ini umumnya
menyerupai bentuk ball mill.
Bagaian ' Bagain $ill !aitu :
. &hell yaitu plat baja yang membentuk silinder dari mill untuk menahan material.
". .iner yaitu alat yang dilekatkan dari dalam dan harus mampu menahan impa+t dan
tekanan.
#. Bmpan
1lasifikasi menurut +asa mengelurkan produk yaitu '
a. !entre Peripheral Dis+harge Mill
b. 0nd Peripheral Dis+harge Mill
+. O/er flo< Mill
Media gesus dari batang silinder diameternya "3 53 mm. Bntuk material yang besar
di gunakan rod besar sedangkan untuk material yang ke+il sebaliknya.
1apasitas dari pada 7od Mill yaitu ' rod mill baik untk penggilingan feed yang
mempunyai ukuran in+hi4 dan kan menghasilkan produktan yang berukuran C5 mesh.
1e+epatan rod mill agak rendah 53 55 = dari ke+epatan kritisnya.
Kerugian dari *od $ill !aitu :
. %ika feed terlalu banyak4 maka rod akan +epat rusak dan hasilnya tidak sempurna.
". %ika rod yang digunakan sedikit maka akan menghasilkan o/er ground.
#. %ika rod tersebut yang digunakan liat4 maka akan terjadi telitan antara rod4 sehingga
akan merusak shell.
TUBE $ILL
C
$ube mill merupakan ball mill di mana grinding medianya di gunakan flit pebble
sebagai bola bola baja. Bkuran standard dari tube mill adalah berdiameter 5GC atau
panjang ""G.
Bentuk ' bentuk standard ini berguna untuk mendapatkan kapasitas !ang
diinginkan karena :
. Mill dengan diameter yang besar tidak memungkinkan4 mengingat kerapuhan dari
pada pebble.
". Bntuk pekerjaan yang sam dengan Ball Mill tuba mill menggunakan grinding
media yang lebih banyak karena spesifik gra/ity dari pebble relatif lebih rendah.
PEBBLE $ILL
-dalah media gesus yang menggunakan batuan yang lebih keras. Diametrnya
hampir sama dengan panjang silindernya.
AUT#,EN#U+ $ILL
-dalah pengerusan sendiri atau sedang menggerus )bijig gesus bijih*.
Pengerusan dalam Tumbling $ill dipengaruhi oleh :
. Bkuran
". Banyaknya media penggerus
#. 7ongga di antara media gesus
;. Ma+am gesussan
,a!a ' ga!a pengerusan !ang bekera pada partikel antara lain :
. !ompressi/e atau @mpa+t
". -bration atau -tration )gaya tekan*
#. !hipping
Gaya gaya ini merubah partikel sampai mele<ati batas yang ditentukan oleh tingkat
elastisitas dari material sehingga material tersebut pe+ah atau tergesus. Material yang
akan di gesus dan pada saat proses basah akan ber+ampur4 dimana media gesus akan
menge+ilkan keluasan partikel yang disebabkan oleh gaya gaya yang bekerja4
penggerusan merupakan proses yang kontinyu. Pengendalian dari pada ukuran produk
ditentukan oleh ma+am media4 jenis4 banyaknya putaran mill4 type +ir+uit dan sifat bijih
D
yang digesus4 ke+epatan putaran mill. Bntuk mengetahui gesekan muatan di dalam
karena putaran dari ball maka grinding media terba<a sepanjang sisi dari dinding mill
dan naik men+apai keseimbangan dinamik yaitu ketika besar muatan seimbang dengan
gaya sentrifugal setelah men+apai titik tersebut maka muatan menggelinding keba<ah
dengan gesekan +as+ading dan +atra+ting.
"HILLEAN $ILL 3 HUNTIN,T#N $ILL
!hillean mill terdiri dari ember besi yang di lengkapi s+reen pada dinding
dinding atau jendela )&+reen Do<* dan dua atau tiga buah roll yang bergerak melingkar
dibuat poros penggerak.
(untington mill berbeda dari +hillean mill adalah pada proses grinding dimana +hillean
mill akan mengerinding dengan menggunakan gaya sentrifugal yang ditimbulkan oleh
7oller shod yang menggantung.
BAB III
+ I 4 I N ,
>
&i:ing adalah suatu proses pemisahan partikel partikel se+ara mekanis
berdasakan ukuran dan hanya dapat di lakukan pada partikel yang berukuran relatif
kasar.
Pemisahan dilakukan diatas ayakan berupa batang batang sejajar plat berlubang atau
ayakan ka<at yang dapat meloloskan material atau tidak dapat meloloskan material.
Material yang tidak lolos atau tinggal diatas ayakan di sebut o/er si:e )material $*4
sedangkan yang lolos di sebut inder :ise.
Bijih
!rushing9Grinding

&+reening O/er si:e )kasar*
Bnder si:e )halus*
&i:ing dilakukan dalam beberapa +ara yaitu '
. &+reening 9 &ie/ing
". !lasifying
#. Mi+ros !ope &i:ing
I) +"*EENIN,
&+reening.sie/ing adalah suatu proses tembusan partikel menurut ukurannya
dengan jalan menyaring jika partikel relatif kasar dengan alat khusus dimana ayakan
yang digunakan dalam posisi yang besar4 tetapi s+reen yang khusus )sie/e analysis*
dapat di gunakan untuk pemisahan sampai ukuran sehalus #"5 mesh.
Tuuan +%reening adalah :
. Bntuk memindahkan dan menghilangkan fraksi fraksi kasar atau untuk
mendapatkan ukuran yang sama.
F
". Bntuk memindahkan material halus dari grinding +ir+uit.
#. Bntuk mendapatkan ukuran material yang komersial dan segera dapat dipasarkan.
;. Bntuk medapatkan ukuran yang +o+ok untuk proses pengolahan selanjutnya.
5. Bntuk memisahkan mineral mineral yang berbeda yang terdapat bersamaan tetapi
berbeda ukuran butir.
&aktor ' (aktor !ang mempengaruhi kelolosan partikel dari peremukan s%reen
adalah :
. Bkuran opening
". Bkuran partikel yang dapat mele<ati opening
#. Prosentase opening terhadap total permukaan s+reen
;. &udut jatuh partikel terhadap permukaan s+reen
5. 1e+epatan pada <aktu partikel mele<ati permukaan dari s+reen
C. 1andungan air dari material atau feed
D. 1esempatan partikel untuk menyusun lapisan lapisan berdasarkan ukuran dari
partikel yang akan diayak.
Kals(ikasi +%reen terdiri dari :
. ,i6ed &+reen
Mempunyai permukaan yang keras yang biasanya terbuat dari batang )kisi*
yang saling sejajar dan dalam pemakaiannya ditempatkan miring dan material yang
di alirkan4 sedangkan tipe ayakan yang termasuk adalah '
a. 7ail Gri::ly
-yakan ini di gunakan untuk memisahkan material yang sangat kasar antara
kisi kisi 5 in+hi.
b. !antile/er Gri::ly
Merupakan type s+reen yang menggunakan kisi sebagai berikut '
A Menggunakan kisis yang menyudut baik menyudut maupun /ertikal
A Menghilangkan kisi kisi yang melintang
+. &elf !leaning Gri::ly
-lat ini di lengakpi dengan lengan lengan yang berputar yang berfungsi
untuk men+egah material menyumbat antar kisi kisi.
"3
1euntungan dari ,i6ed &+reen adalah sederhana dan ruggedaes sedangkan
kerugiannya dalah kurang efisien4 tempat mudah buntuh dan sering terhentinya O/er
si:e.
". Mo/ing &+reen
Berdasarkan pengosokannya dapat dibedakan atas '
a. Mo/ing Gri::lies )$ra/elling &+reen*
b. $rommols )7e/oluing &+reen* atau ayakan putar
+. Librating &+reen )-yakan getar*
d. &haking &+reen )-yakan Goyang*
1apasitas s+reen tergantung dari efesiensi pemisahan yang digunakan ke+apatn4
kemiringan dan amenability dari pemisahan4 luas permukaan s+reen4 luas opening4 sifat
khusus dari bijih dan type mekanis dari s+reen yang digunakan.
0fesiensi s+reen dilapangan menurut Me+hani+al 0ngneering didefinisikan
sebagai perbandingan antara energi keluar dengan energi yang masuk.
Berdasarkan besar dan jumlahnya butiran yang lolos4 maka efesiensi s+reen4 adalah
merupakan perbandingan antara jumlah fine material yang keluar dari feed )lolos*
dengan jumlah fine material dalam feed. Dapat dinyatakan denganrumus sebagai berikut
'
3.333 B
0 E
,
Dimana '
0 E 0fesiensi s+reen
B E $onase yang lolos untuk , ton ,eed
E Prosentase under si:e yang diperhitungkan dengan test
s+reening
$a%am ' ma%am operasi penga!akan adalah :
. &+alping4 mengeluarkan sejumlah ke+il o/er si:e material dengan umpan yang
umumnya berukuran ke+il.
"
". Pen+u+ian 2 untuk menghilangkan material halus yang menempel pada material
kasar.
Permukaan a!akan terdiri atas 5 t!pe !aitu :
. Plat berlubang )Peu+heel &+reen* plat baja yang di beri lubang dengan bentuk
tertentu4 terbuat dari karet keras adan plat plastik.
". -nyaman ka<at dari metal yang dianyam sedemikian rupa sehingga mengahsilkan
lubang dengan bentuk tertentu.
#. Batang sejajar )Baja &+reen* yaitu permukaan ayakan yang di buat dari lubang atau
rel yang dibuat sejajar dengan jarak tertentu.
-nalisis ayak dilakukan pada seri ayakan dengan ukuran lubang berbanding "
ukuran standar adalah lubang ayakan yang dibuat dari ka<at yang berdiameter 3433"
in+4 dianyam sehingga jumlah lubang "33 buah untuk ukuran in+ linear4 lubang ayakan
ini sebesar D; mikro )"33 mesh*4 lubang lubang dari atas keba<ah menge+il dan
digetarkan dengan alat penggetar.
Mekanisme pengayakan tergantung pada '
. &tratifikasi
$ujuan ayak pengayakan lebih efesiensi dipengaruhi oleh ; faktor yaitu '
A $ebalnya lapisan pada ayakan
A .aju gerakan partikel
A 1arakteristik strok )pergerakan4 oleh panjang stri+k4 arah4 gerakan frekuensi*
A 1andungan air
". Peluang untuk dipisahkan
)a d*
"
P E
)a M b*
"
Dimana '
a E tebal ayakan
b E tebal ka<at ayakan
d E ukuran partikel
p E peluang untuk di pisahkan
""
II) "LA++I&6IN,
Merupakan proses pemisahan material atas dasar ke+epatan jatuh material
tersebut dalam suatu fluida.
!lassifaying O/er ,lo< )halus*
%ika material mempunyai ukuran sama di pisahkan berdasarkan perbedaan densitinya di
sebut dengan &orting.
Perbedaan pengendapan partikel dalam air antara lain :
. ,ree &etting ' yaitu suatu peristi<a jatuhnya material atau pengendapan material
se+ara indi/idu tanpa di pengaruhi oleh material lain dalm fluida yang diam taupun
bergerak.
". (indsed &etting ' yaitu pengendapan material dalam fluida yang dipengaruhi oleh
material lain.
-lat +lasifying disebut !lassifier dan berdasarkan madia pemisah4 dibagi menjadi tiga
yaitu '
. &orting !lassifer 2 menggunakan +airan relatif pekat sebagai media fluida.
1ondisi pengendapan dari pada alat ini adalah hindesed setthing pemisahan di
pakai atas dasar sorting yaitu si:ing yang berdasarkan berat jenis dan bentuk mineral.
". &i:ing !lassifier 2 menggunakan +airan relatif +air sebagai media fluida.
Media ini membutuhkan penambahan air di samping air yang telah ada dalam
sespensi4 media ini menggunakan kondisi free setting di mana di pengaruhi oleh berat
jenis dan bentuk material.
&i:ing !lassifier dibagi atas '
A &etting !one4 tidak mempunyai bagian yang bergerak.
A Meehani+al !lassifier4 mempunyai bagian yang bergerak.
Didalam me+hani+al !lasifier mekanisme pemisahannya akan mengahsilkan empat :one
yaitu '
A Nona -
Merupakan dasar tangki yang tidak ikut berputar )bergerak* pada dasarnya.
!lassifier terdapat lapisan yang tidak aktif dan diendapakan pertama kali4 yang
berfungsi untuk melindungi lapisan paling ba<ah.
"#
A Nona B
Merupakan material material yang bergerak )mengalami penggerusan atau
putaran*.
A Nona !
Merupakan Ouik sand4 suspensi antara airr dan solid yang berada dalam keadaan
grafitasi dan mempunyai gaya gaya apung.
A Nona D
Merupakan :ona yang selalu bergerak dengan arah hori:ontal
D
B
!
-
Me+ani+al !lassifier ada berapa ma+am type yaitu '
A 7ake !lassifier
!ontoh dari type ini adalah derr rake +lassifier di mana +ara kerjanya adalah gesekan
penggaruk )raking* yang diberikan oleh headtion akan disalurkan pada bidang datar
A Drag !lassifier
!ontoh dari alat ini adalah esperan:r +lassifyer4 alat ini terdiri dari sebuag bak
)palung* miring yang panjangnya pada dasar bak ini butiran besar dan berat akan di
endapkan sedangkan butiran hals dan ringan akan menjadi o/er flo<.
A &piral !lassifier
!ontoh dari alat ini adalah akins +lassifier dan hardinge +lassifier.
A (andling !ounts !urrent !lassifier
#. Pneumati+ !lassifier 2 menggunakan udara sebagai media fluidanya.
Biasannya di gunakan untuk menghilangkan debu debu ataupun srbuk material
dengan +ara menghembuskan udara. Pergerakan partikel pertikel solid dalam udara di
mana mereka ber+ampur bergantung pada '
A Bkuran4 distribusi ukuran4 bentuk4 berat jenis4 kelembaban udara dan derajat dispesi
dari partikel.
";
A 1e+epatan arah dari alairan4 tekanan4 density4 /is+osity4 temperatur dan kelembaban
udara.
A Bkuran4 bentuk dan sifat sifat permukaan.
Prinsip pemisahan pada pneumati+ di dasarkan kepada gra/ity dan fnerti+.
Bentuk bentuk peralatan pada pneumati+ +lassifier antara lain '
A Gra/ity type
A @nestia type
A !entifugal raughing type
A Gra/itation roughing type
Peralatan ' paralatan !ang sering digunakan adalah :
. peralatan yang menggunakan !entifugal 7oughing
A gay+o !entifugal !lassifier
A 7aymond Phi::er !lassifier
A &tirte/ent Phirl<ind !lassifier
A (ardinye .oop !lassifier
". Peralatan yang menggunakan Gra/itational 7oughing
A Double !one !lassifier
A (ardinye &uperfine !lassifier
A Me+hani+al type Gra/itational @nertia !lassifier.
Bila pada s+reening o/er si:e adalah kasar dan under si:e adalah halus4 o/erflo< adalah
partikel halus dan underflo< adalah partikle kasar.
BAB I7
,*A7IT6 "#N"ENT*ATI#N
Gra/ity +on+entration adalah pemisahan mineral berharga dengan tidak berharga
berdasarkan berat jenis material dalam suatu media fluida .
1riteria !on+entration adalah sebagai berikut
"5
PB Pm
11 E
P7 Pm
Dimana '
PB ' Berat jenis fluida
Pm' Berat jenis mineral
P7 ' Berat jenis rilyan
-pabila '
A 11 H "45 atau 11 J "454 pemisahan dapat dilakukan pada berbagai ukuran atau
pemisahan sangat mudah dilakukan.
A 11 H 4D dapat di pisahkan pada ukuran C5 mesh 33 mesh.
A 11 H 45 sulit dilakukan pemisahan4 hanya berukuran sampai 3 mesh.
A 11 J 4"5 sangat sulit di lakukan pemisahan dengan proses +on+entration atau
pemishan dilakukan dengan +ara gra/ity.
Proses pemisahan pada ,ra2it! "on%entration dibagi atas 5 !aitu :
A) 0I,,IN,
%igging adalah proses pemisahan mineral yang berharga dengan tidak berharga
berdasarkan berat jenis dari partikel mineral. Proses kosentrasi yang dilakukan pada
jigging adalah proses yang menggunakan aliran air /ertikal4 aliran ini dapat
menimbulkan pulsion )doongan* dan bisa juga menggunakan su+tion )hisapan*. Pulsion
dan su+tion di eliminasi oleh Bnder .oates sehingga mineral yang dipisahkan dapat
jatuh bebas di dalam air.
Pada proses ini kosentrasi di keluarkan melalui bagian ba<ah dari jig4 sedangkan tailing
di lakukan malalui batas atau bagian atas jig4 hal ini di sebabkan oleh konsentrasi tersiri
dari mineral mineral berat sedang tailing biasanya terdiri dari mineral mineral
ringan.
Dengan adanya Pulsion dan &u+tion akan terjadi # peristi<a yaitu '
. Differential -++elaration )D-*
-pabila ada dua mineral di bagian yang satu mempunyai berat jenis lebih besar dari
pada yang lain4 maka ke+epatannya jatuh pada saat a<al dari mineral berat akan
lebih besar dari yang ringan )yang berat lebih dulu mengendap*.
"C
". (indared &efling !lassifi+ation )(&*
Di dalam suatu massa yang kental4 bila ada dua mineral yang masing masing
mempunyai berat jenis berbeda dan mineral yang berat jenisnya lebih besar akan
tetap lebih dahulu mengendap dibandingkan mineral yang ringan.
#. !onsilidation $ri+kling )!$*
Di saat jig bed sudah menutup partikel yang berukuran ke+il akan mempunyai berat
jenis besar akan +enderung untuk menerobos jig bed4 sedangkan partikel yang
mempunyai berat jenis ke+il masih dalam proses mengendap.

D- (& !$
Pembagian jenis jig di tinjau dari dua hal yaitu berdasarkan &+reen dan penimbulan
&u+tion dan Pulsion.
a. Pembagian jig berdasarkan ayakannya )&+reen*
. Mo/eble sie/e jig
%enis ini4 ayakan )s+reen* bergerak dan tidak menentukan adanya jig bed4
material yang dipisahkan harus lebih besar dari s+reen4 pulsion4 dan su+tion4
ditimbulkan dengan +ara menarik turunkan pengungkit. Dengan demikian
mineral mineral ringan dapat keluar dari kotak penampung ,eed dan mineral
mineral besar tetap berada di atas s+reen sehingga pemisahan bisa terjadi.
". ,i6ed s+reen jig
Pada jenis ini ayakannya tidak bergerak )tetap* dan diatas ayakan terdapat jig bed
ukuran material yang akan di pisahkan harus lebih ke+il dari s+reen agar dapat
menerobos s+reen.
Pada fi6ed s+reen jig untuk menimbulkan pulsion dan su+tion dapat di
jelaskan sebagai berikut '
&ebagai +ontoh adalah pluager2 pada saat pluager bergerak ke ba<ah terjadi
proses pulsion4 rotary /alue yang etrdapat di dalam under <ater pipa penutup dan
akibatnya air tidak dapat masuk dan mneral mineral akan tersangkut dengan
"D
ketinggian yang berbeda beda )berat jenis dan besar butir*4 sedangkan jika
pluger bergerak ke atas maka terjadi su+tion dan rotary /alue pada under <ater
pipa akan membuka sehingga ada aliran air yang masuk ke dalam tangki )hu+th*.
,ungsi Bnder Pater adalah '
A Bntuk mengeleminasi atau mengurangi4 su+tion pada partikel
A Melebarkan debit air pada tangki
&yarat syarat pada %ig yang harus ada yaitu '
. (arus ada pengatur stroke
". (arus ada pengatur Bnder Pater
#. (arus ada pengatur konsentrat atau feed
;. &+reen )rangging*
&yarat syarat pada %ig Bed yaitu '
. Mempunyai ke+epatan mengendap antara mineral besar dan ringan
". $idak mudah han+ur
#. Bkuran %ig bed lebih besar dari s+reen
;. ,iltrasi ukuran butir ke+il
,ungsi %ig Bed yaitu '
. -gar gaya pulsion yang mengurangi material yang masuk
". Memisahkan mineral besar dari yang ringan
Didalm proses jigging tidak semua mineral atau material itu terpisahkan antara
besar dan ringan tetapi ada kemungkinan mineral tersebutt menumpuk bersama
sama %ig Bed.
b. Pembagian jig berdasarkan penimbulan Pulsion dan &u+tion
. Pluiger2 !ontohnya (ar: %ig
Har8 0ig9 jenis ini biasanya terbuat dari kayu ada juga yang terbuat dari batu4 jig
jari jari ini di buat dengan beberapa komportemen yang berjejer dan tailing
yang dihasilkan dari kompartemen sebelumnya merupakan feed bagi
kompartemen berikutnya. -mplitudo terbesar terjadi pada kompartemen pertama
dan terke+il pada kompartemen yang terakhir4 sehingga +on+entrat terjadi pada
kompartemen pertama dan midling terjadi pada kompartemen berikutnya.
". Diafriyma2 !ontohnya Pendelary %ig4 Pan -meri+an %ig dan 7ouss %ig.
">
Bendelar! 0ig4 jenis ini di sebut Pluaysnya dengan karet di afragma terhadap
frame2 hal ini untuk men+egah kebo+oran air di sekeliling plug yang sering
terjadi pada har: jig.
Pan Alu%ri%an 0ig9 alat ini memeiliki kutub baja yang dapat memberikan
frekuensi proses yang lebih tinggi dari pada yang lain. %enis ini di desain untuk
memperoleh emas dari oprasi penambangan pla+er atau sebagai suatu unit di
tempatkan bersama sama dengan pengengkat ball mill +lassifier.
#. ,ulsator
;. -ir pulsator2 !ontohnya &imon !ar/es !oatPasshing %ig
Air Pulsator 0ig9 jenis ini memiliki bentuk pembersihan )pemurnian* batu bata
di gunakan simon +ar/es jig.
Kapasitas :0ig; untuk alat ' alat ig di pengaruhi oleh :
. Bkuran material atau partikel
". 1e+epatan pemasukan feed
#. Mudah sukarnya pemisahan mineral di pengaruhi oleh GG
Prinsip ' prinsip atau tingkah laku partikel pada lairan (luida !aitu :
. $ebal air )pemisahannya lambat*
". 1emiringan bidang aliran miring
#. Bkuran partikel dari mineral yang dipisahkan )pemisahan tdk sulit karena lebih
seragam*.
;. Perbedaan density )berat jenis*
5. Bentuk partikel
C. Persen padatan dalam aliran )persen solid*
D. 1ekasaran dasar dari aliran
B) &L#<IN, &IL "#N"ENT*ATI#N
-dalah suatu +ara konsentarsi untuk memisahkan mineral berharga dari mineral
tidak berharga berdasarkan perbedaan berat jenisnya melalui aliran fluida yang tipis.
8ang termasuk dalam jenis ini adalah '
=) Tabling
"F
Dasar operasi tabling ini dalah suatu lapisan fluida di dalam aliran +ominaf yang
mempunyai sifat mekanik dan mudah di gunakan untuk mengkonsentrasikan mineral
berdarakan berat jenisnya )meja goyang*.
Gaya gaya yang bekerja pada shaking table )alat operasi dari tabling* yaitu '
a. Gaya garfitasi4 mempengaruhi mineral berat dan ringan
b. Gaya dorong air mempengaruhi mineral ringan
+. Gaya gesekan antara mineral dengan de+k mempengaruhi mineral berat.
,ungsi penambahan air pada opersi &haking $able yaitu '
a. Bntuk menimbulkan daya dorong air sehingga dapat menimbulkan dan membantu
pemisahan mineral besar dan ringan.
b. Dapat mengatur hasil operasi tabling
+. Dapat memperoleh kelalulasaan pada operasi tabling
Operasi ini dapat di lakukan se+ara basa dan kering
&aktor ' (aktor !ang mempengaruhi operasi :Tabling;
. 1emiringan De+k
%ika kemiringan de+k besar4 maka k+epatan aliran semakin besar
". 1e+epatan ,eeding
-pabila feeding terlalu besar )+epat* dan kemiringan de+k ke+il4 maka prosesnya
tidak baik karena mineral mineral akan menumpuk.
#. &and &olid
Bila terlalu en+er mineral akan ke tailing. Bila terlalu kental4 pemisahan tidak baik4
mineral biasa terba<a ke :one +on+entrat.
;. %umlah Panjang &troke
%umlah stroke panjang4 maka jumlah stroke ke+il untuk mineral kasar4 jika stroke
pendek dan jumlah stroke besar untuk mineral halus.
Ma+am ma+am &haking $able berdasarkan bentuk riflenya '
a. Pilfley $able
#3
-lat ini terdiri dari de+k yang berbentuk segi empat4 kemiringan de+knya dapat distel
terhadap salah satu sisinya4 de+k ini di gerakkan oleh pitman dan toggle yang
terdapat pada head metion.
b. Gafield $able
Pada gafield table sesudah permukaannya dari bagian de+knya tertutup oleh riffle.
+. But+hart $able
Bentuk riffle yang dipakai pada meja ini melekuk se+ara diagonal keatas4 lekukan
tersebut berada beberapa in+hi dari feed bo6.
d. !urd $able
7iffle yang dipakai dengan +ara menutup de+k dalam bentuk segitiga panjang stroke
dapat di uubah ubah dengan mengubah pin pada pengungkit.
e. Deistor O/erstrom Diagonal De+k $able
meja ini mempunyai bentuk de+k rombohedral dan mempunyai gerakan searah
dengan di agonal terpendeknya4 digunakan untuk memisahkan mineral kasar.
f. plate Of $able
>) +lui%ing
Operasi ini dipergunakan untuk '
A Material bijih yang relatif besar
A Dasar yang memiliki +adangan air yang banyak
Perbedaan &li+ing dengan $abling ialah '
&li+ing terdiri atas '
A Prose diskontinyu
A 7iffle bisa di tambah
A $idak ada head motion4 pengadukan manual
$abling terdiri atas '
A Proses kontinyu
A %umlah riffle tetap
A -da pengaduk yaitu head motiun
Ma+am riffle pada alat sli+ing adalah '
A Melintang
A Memanjang
#
,aktor faktor yang mempengaruhi operasi &li+ing bo6 ialah '
. 1emiringan de+k
". 1ekerasan de+k
#. 1e+epatan aliran air
;. %arak antara riffle yang satu dengan yang lain
5. .ebar dan panjang slui+e bo6 yang tinggi
Proses sli+ing biasa di pakai pada proses penambangan '
A 0mas
A Perak dan $imah
!ara kerja dari pada slui+e bo6 adalah sebagai berikut '
-ir di alirkan ke dalam slui+e bo6 bersama sama mineral dan gaugle mineral )berat
dan ringan*4 karena adanya riffle maka mineral berat akan tertahan dan mineral ringan
terba<a arus4 bisa juga mineral besar dan ringan akan tertahan pada riffle tetapi karena
da lairan yang terus menerus di mana aliran air ini jika terkena riffle terjadi arus
turbalensi lokal sehingga mineral besar dan ringan yang tertahan pada riffle tedi teraduk
dengan adanya hal ini maka mineral besar semakin riffle4 kan terba<a arus aliran air
sehingga yang tertinggal hanya mineral besar saja.
5) Humpre! +piral
!ara kerja dari humprey spiral adalah sebagai berikut '
,eed di masukkan bersama sam air )semprot* kedalam feed bo6 yang terletak pada
bagian atas4 kemudian mineral besar dan ringan mengelinding sambil berputar sendiri
dengan bentuk spiral se+tionnya4 karena adanya semprotan air maka yang ringan akan
terdorong ke bagian pinggir atas spiral se+tion )gaya sentrifugal* sedang mineral besar
karena kan relatif ada di pinggir dibanding yang ringan.
Dibagian pinggir ba<ah ini ada noteh untuk menampung mineral besar tadi dan sampai
diba<ah keluar sebagai konsentrat. &edang yang ringan terlempar pada bak
penampungan tailing2 sedang bagian tengah spiral sebagai midling akan keluar dan
masuk ke bak midling yang selanjutnya di pompakan kembali keatas.
Biasanya operasi dari humpray spiral di gunakan untuk penambangan 2 emas4 perak dan
timah.
#"
B) DEN+E $EDIU$ +EPA*ATI#N
-dalah suatu proses konsentrasi mineral berharga dengan mineral tidak berharga
berdasarkan berat jenisnya4 melalui suatu +airan yang mempunyai berat jenis tetentu
)media*.
Didalam dense mediuum separation di gunakan tiga media yaitu '
a. .antun garam dan iar
b. Organi+ .iOuid
+. &uspensi padatan )solid* dan air
Didalam dense medium terbagi atas dua +ara yaitu '
. (ea/y .iOuid &eparation )menggunakan +airan asli*
Merupakan suatu +ara pemisahan yang berdasarkan atas perbedaan spesi/i+
gra/ity mineral berat dengan mineral ringan dengan menggunakan media pemisah
berupa liOuid yang biasanya merupakan +airan organik. Dengan +airan organik ini4
maka mineral yang mempunyai spesifi+ gra/ity lebih ke+il dari media akan
mengapung2 sedang yang mempunyai spesifi+ gra/ity lebih besar dari media )berat*
maka kan tenggelam.
@ndustri industri yang menggunakan media ini4 biasannya menggunakan +ara
sebagai berikut '
.essing Proses
Di pergunakan untuk pemisahan batuabara dan kotorannya sebagai medium
pemisahan adalah !a!l
"4
&G 4#; atau 4;4 hasil dari batubara yang sudah bersih
dengan menggunakan ele/ator di pidahkan dari kotorannya4 demikian juga yang
besar.
Bestrand Proses
!airan yang digunakan adalah !a!l
"
. untuk mengurangi pemakaian dari madium
ini4 maka dilakukan dengan +ara +ounter <ashing sistem yakni dengan jalan
menyemprotkan +airan dengan &G dari media yang bertahap.
Du Pont Proses
!airan yang digunakan adalah +airan yang mempunyai &G yang besar.
##
&yarat syarat yang harus dipenuhi yaitu '
A Bijih harus diayak agar tidak ada butiran yang halus
A Digunakan parting liOuid dan harus mempunyai kelarutan yang mudah
terhadap air
A Lis+ositry parting liguid yang mudah
A Diusahakan mempunyai tekanan yang mudah4 stabil dan tidak mudah
terbakar.
A $empat pemisahan harus tertutup
A Diusahakan ada sirkulasi air parting liOuid
1euntungan dari (ea/y .iOuid &eparation adalah '
A !airan atau liOuid mudah penanganannya
A Di bentuk perelatan yang relatif ke+il
A &pesifik gra/ity dapat di perhitungkan dengan tepat
A !airan dapat mudah di pisahkan dari produktan
A Per+obaan dengan menggunakan (.& akan menghasilkan produktan yang
optimun.
1erugian dari (.& adalah ' baiayanya sangat mahal4 karena itu biasanya hanya
dipergunakan pada laboratorium saja.
". (ea/y Media &eparation ) menggunakan suspensi atau +ampuran*
&yarat syarat (ea/y Media &epaation adalah '
A Partikel yang halus dan sline harus di hilangkan.
A &uspensi harus dapat di sikulasikan kembali
Dalam (M&4 feed harus di s+reen terlebih dahulu4 untuk menghilangkan sline yang
di lakukan dengan +ara pen+u+ian4 yaitu karena pertikel yang halus atau sline ini
akan menambah kekentalan atau /is+osity dan media.
Di dalam (M& ini di gunakan beberapa ma+am +ara yaitu '
a. !han+e Proses
Proses ini mempunyai media yang terdiri dari suspensi pasir dalam air4 dimana
pasir tersebut mempunyai ukuran yang relatif sama yaitu berukuran ;3 A M >3
mesh. Pasir yang berukuran besar +enderung berkumpul pada dasar alat pemisah.
b. Looys Proses
#;
Didalam proses ini4 suspensi terdiri dari lempung dan barite yang berukuran
53 mesh atau "33 mesh dalam air. -dapun &gnya berkisar antara 4;D dan
bila diambil dari batu bara kasar lebih baik berukuran 33 mesh.
+. Pueus+h Proses
Proses ini untuk konsentrat bijih )ore* di mana <aste mempunyai &G "4D atau
besar lagi. Mineral yang mempunyai &G berat 54"5 harus menggunakan suspensi
yang mengandung lebih dari ;3 = solid dengan /olume yang plastis untuk di
gunakan.
Magnetit4 hematit dan pyrite yang sangat ringan selalu di gunakan dalam prose ini4
tetapi yang lebih sesuai adalah mineral galena.
BAB 7
$A,NETI" +EPA*ATI#N
Magneti+ separation adalah satu +ara pemisahan atau konsentrat mineral
berharga dari mineral tidak berharga )gangue* berdasarkan sifat kemagnetan atau
magneti+ su+eptibilitnya.
&ifat benda atau mineral terhadapa gaya tarik atau gaya tolak magnet ada tiga ma+am
yaitu '
. Diamegneti+4 yaitu yang menolak magnet
". Paramagneti+4 yaitu yang menarik magnet
#. ,erro magneti+4 yaitu yang sangat menarik magnet
Magneti+ separator dikerjakan se+ara basah ataupun kering. Dalam proses kering alat ini
perlu sekali preparasi bijih kering dengan proses kering dan bila bijih yang diproses
adalah bijih kering4 pengeringnya jangan terlalu panas karena kemungkinan akan
membentuk dan membentuk roasting dimana hal ini akan menggangu pemisahan
dengan magneti+ separator.
Prinsip pemisahan ada beberapa ma+am +ara yaitu '
#5
. Bilamana kutub didekatkan dengan mendatar dan mineral hasil +rushing di le<atkan
di antara dua kutub magnet4 maka mineral yang bersifat magnet akan berbalik oleh
kuub ktubnya dan yang tidak akan lolos.
". Penempatan balok balok magnet bisa se+ara /ertikal
#. Partikel diei<atkan pada medan magnet di atas dua balt yang tegak lurus satu sama
lain yang juga di le<atkan pada medan magnet tersebut.
;. .o< intensity separator
1ekuatan magnet terbagi dalam '
A 1uat listrik magnet
A .emah listrik magnet
A $idak listrik magnet
Dalam menentukan magnetik separator mengalami keseukaran sebab mineral di
alam selalu ada unsur impuritisnya )pengotor* yang menutupi atau juga tumbuh bersama
mineral tersebut.
(al hal penting dalam menghasilkan medan separator yaitu '
. -lat ini harus dapat menghasilkan medan separator.
". @ntensitas medan magnet harus dapat diatur dengan mudah.
#. ,eeding partikel )material* dalam magneti+ separator kurang merata.
;. Disediakan suatu peralatan yang dapat memisahkan antara mineral magneti+ dengan
mineral non magneti+.
5. 1+epetan bergerak material dalam medan magnet harus dapat di kontrol.
C. (arus ada perlengkapan alat untuk menampung midling.
D. Peralatan tidak banyak bergerak.
%ika mineral mineral yang dipisahkan kurang berhasil dengan magneti+ separator4
maka mengatasinya dengan jalan roasting agar sifat magneti+ yang di proses bertambah
besar.
Mineral mineral yang roasting adalah mineral sulfida seperti pyrite ),o&
"
* dan kuarsa '
D ,e&
"
M "O ,e
D
&
"
M CO
"

$ype magneti+ separator adalah '
#C
a. Prymery magnet type4 yaitu pemisahan ineral material yang menggunakan magnet
langsung4 +ontoh dari alat ini adalah ball norton drum separator dan gaya <atheril
+ross belt separator.
b. &e+ondary magnet type4 yaitu pemisahan mineral yang menggunakan induksi
magnet.
Didalam magneti+ separator gaya gaya yang bekerja adalah '
A Gaya megnet A Gaya gesek
A Gaya grafitasi A Gaya moment
(al hal penting dan harus diperhatikan di dalam magneti+ separator adalah '
. Mengenai besar butir mineral harus terlibrasi sempurna agar mineral mempunyai
sifat fisik yang murni.
". Glas atau gup antara magnet dan material bila terlalu jauh akan mempengaruhi daya
tarik magnet4 karena glas tersebut dapat diisi udara atau air dan bila terlalu dekat
akan mempengaruhi pemisahan.
#. Bjung dari magnet sebaiknya di buat merun+ing agar dapat menimbulkan gaya yang
kon/ergen.
1apasitas dari magnet separator tergantung pada '
A Besar butir
A 1ekuatan magnet
A 1e+epatan feeding
A 1e+epatan putar rotor.
!ontoh +ontoh mineral yang dapat di roosing dari kelompok sulfida adalah '
. Pyrite ;. Bornite
". (ar+asite 5. -rgeno pyrite
#. !hal+opirite
dari kelompok oksida atau +arbonat yaitu '
. (ematite ;. Pelframite
". .imonite 5. !romite
#. &iderite
#D
magneti+ Degreed )MD* dalah merupakan perbandingan anatra mineral atau material
yang tertarik magnet dengan jumlah material terlarutkan dikalikan 33 =.
Besar yang tertarik magnet
MD E 6 33 =
Besar keseluruhan dari +ontoh
BAB 7I
HI,H TEN+I#N +EPA*AT#*
(ingh tension separator adalah suatu proses konsentrasi yang memisahkan antara
mineral berharga berdasarkan sifat ele+trik +ondu+tifitinya.
Prinsip pemisahan alat hing tension separation adalah sebagai berikut ' suatu roll yang di
beri muatan dan dihubungkan dengan bumi sehingga bermuatan positif )M*4 kemudian di
buat suatu medan karena antara roll dengan elektroda yang bermuatan negatif ) A *
dengan jalan mendekatkan elektroda tersebut pada roll4 sehingga bila ada mineral
malalui diantara roll dan elektroda4 dimana mineral tersebut mempunyai sifat
+onduktifity baik akan terjadi polarisasi. Material yang bermuatan negatif akan melekat
pada roll dan kuat berputar hingga di luar medan yang akhirnya akan terlepas.
Bagian bagian penting pada (igh $ension &eparator adalah '
. 7otor2 berputar pada porosnya searah jarum jam dan rotor dihubungkan dengan bumi
bermuatan positif.
". ,eed (opper2 merupakan tempat masuknya feed ke rotor di mana lat ini dilengkapi
dengan pangatur /olumenya.
#>
#. (eater2 berfungsi sebagai pemanas dan dapat digeser kedudukannya untuk di
sesuaikan dengan rotor agar feed yang masuk tidak melenting karena perputaran
rotor.
;. 0lektroda fa+using mengarahkan muatan listrik kerotor elektroda ka<at mengalirkan
muatan listrik dengan jarak F +m.
5. &plitor2 berfungsi sebagai pengatur hasil pengolahan kabin4 bisa juga untuk mengatur
besarnya tonase yang diinginkan.
C. Bin2 tempat penampungan mineral +ondu+tor dan non kondiktor serta midlling4 bin
untuk midlling di kembalikkan lagi ke feed untuk di proses ulang.
-da dua ma+am middling yaitu '
A Gra/itasional middling2 middling yang sempat mengalami perubahan
A Me+hanikal +harge middling2 middling yang sudah mengalami proses
pemisahan4 tapi belum telibrasi sempurna.
D. &ikat )brush*2 untuk menghalangi mineral +onduktor yang menempel pada rotor agar
jatuh ke bin mineral +onduktor dan sebaliknya.
>. Blo<er2 untuk mengembalikkan middling ke feed hopper.
F. &igner2 pengontrol baik tidaknya alat tersebut.
Gaya gaya yang bekerja pada ($& )(igh $ension &eparator*
. Gaya Grafity ' merupakan gaya pada saat material masuk ke feed hopper.
". Gaya &entifugal ' merupakan gaya karena perputaran rotar
#. Gaya .istrik
Lariabel /ariabel yang berpengaruh pada (igh $ension &eparator
A 1e+epatan putaran rotar A 1e+epatan masuknya feed ke rotar
A 1edudukan &pliter A 1ekuatan tegangan
A $emperatur feed A 1adar feed
A Bkuran butir mineral A 1edudukan dari elektroda

#F
BAB 7II
& L # T A T I # N
,lotasi adalah merupakan +ara konsentrasi untuk memisahkan mineral berharga
dan mineral tidak berharga )bijih* dengan mendasarkan atas sifat permukaan mineral itu
yakni senang tidaknya terhadap udara.
,lotasi dilakukan dalam media air4 dengan demikian disini ada tiga fase yakni 2 fase
padat4 +air dan udara4 sifat mineral tersebut adalah '
&ifat polar )senang terhadap air*
&ifat plan polar )senang terhadap udara*
,lotability4 merupakan sifat mineral4 yaitu kekuatan mengapung dari mineral yang
tergantung pada senang tidaknya terhadap udara.
&ifat yang perlu diperhatikan di dalam flotasi adalah '
. $idak semua mineral mempunyai sifat permukaan yang sama
-da yang senang air4 sehingga kan tenggelam dalam air
-da yang senang udara4 sehingga akan mengapung dalam air
". (ampir semua mineral dapat di buat senang terhadap udara
#. Mengingat ada mineral yang mempunyai flotability4 maka diperlukan suatu magnet
yang bisa menahan flotability.
;3
;. !ollektor merupakan mgnet yang digunakan untuk mempertinggi perbedaan antara
hydrofilli+ dan aerofilli+ untuk mengapungkan suatu tertentu. ?amum daya tarik
antara mineral yang satu dengan yang lainnya berbeda ada yang kuat dan ada yang
lemah. Mineral tang daya tariknya lemah harus di tambahkan9diberi a+ti/ing agent4
pada umumnya reagen reagen ini bersifat heteropolar )polar9non polar*
polar4 yaitu gugus hydroksil yang lebih suka terhadap air
non polar4 yaitu gugus hidrokarbon grup yang senang terhadap udara.
5. &etiap mineral mempunyai tegangan potensial yang berbeda beda4 di mana
tegangan ini akan mempengaruhi bisa tidaknya mineral tersebut melekat pada
gelembung udara.
C. 1ebanyakan mineral jika permukaannya belum berubah oleh suatu roagen4 maka
mineral akan lebih +ondong terhadap air dari pada terhadap udara.
D. Parafin hidrokarbon tidak bisa di basahi oleh air )floitasi dapat dilakukan dengan
minyak jarak4 sabun*
>. Didalam floitasi4 slime menghambat atau merupakan penghambat jalannya floitasi4
hal ini disebabkan '
Permukaan yang luas4 sehingga banyak membutuhkan reagent.
$egangan permukaan pada &lime4 mendorong slime lebih senang terhadap air
)tahan air besar*
&lime dapat menimbulkan muatan listrik )absorpsi besi*4 sehingga akan
mengumpal.
1arena luasnya permukaan slime4 maka gelmbung udara harus ke+il4 sehingga
udara ada tendensi larut dalam air )hilang*
&lime dapat menutupi )+oating* terhadap mineral yang akan di floitasi.
&yarat syarat yang harus diperhatikan dalam floitasi yaitu '
. Diameter partikel2 harus di sesuaikan dengan butiran mineral4 maksudnya setiap
mineral terliberasi pada ukuran masing masing4 misalnya 2
0mas terliberasi pada ukuran "33 Q
Galena terliberasi pada ukuran C5 Q
Batubara terlibrasi pada ukuran 3 Q
;
". Persen solid )= solid* yang antara "5 ;5 = )oleh pryor* atau 5 #3 = )oleh
gaudin*4 sebab bila terlalu kental akan menghalangi gelembung udara yang bergerak
naik keatas4 jadi floitasi harus en+er.
#. &udut kontak2 sangat mempengaruhi daya lekat antara bijih dengan gelembung
udara. &udut kontak yang baik adalah antara C3
3
A F3
3
4 yang paling baik F3
3
.
;. Pemakaian reagen2 biasannya !olle+tor4 Modifier dan,rother. Penambahan
!olle+tor ada batasnya4 apabila batas ini dilampaui maka akan terjadi penurunan
re+o/ery.
5. @ntensitas pendukan dan pemberian udara2 pengapungan mineral pada proses floitasi
dipengeruhi oleh intensitas pengadukan dan pemberian udara.
C. Paktu floitasi dan kondisi floitasi2 biasannya <aktu kondisi di pakai <aktu
pengadukan4 lamanya ber/ariasi dari beberapa detik sampai #3 menit
.angkah langkah dalam ,loitasi adalah sebagai berikut '
!rushing
Grinding
Desliming
Pulp Preparation
Dispersent P( !ontrol
!onditioning @
Depressant -+ti/ator
!onditioning @@
!olle+tor
!onditioning @@@
Bdara ,rother
;"
,loitasi
!on+entrate $ailling
$ahapan ,lotasi adalah sebagai berikut '
. Penghan+uran dan pelembutan
Penghan+uran dan pelembutan bijih menjadi partikel partikel yang berukuran
sesuai dengan proses floitasi.
". Desliming
8aitu penghilangan &lime4 karena menganggu jalannya proses floitasi.
#. !onditioning
Pulp preparation )menyiapkan pulp*
A &ifat bijih
A $ype mesin floitasi yang diinginka
A Beberapa faktor karena pengalaman
Penambahan reagent
Penambahan reagent ada # ma+am yaitu '
!olle+tor adalah :at organik yang molekulnya bersifat heteropolar.
Modifier adalah :at an organik4 merupakan suatu reagen bila ditambahkan ke
dalam pulp akan memberikan pengaruh atau mineral mineral yang mana bisa
membantu atau manghalangi kerja pada +olle+tor.
Ma+am ma+am modifier yaitu '
a. 7eagen )regulator* pengontrol p(2 menghasilkan keasaman atau kebasaan
b. 7eagen pengendap 2 digunakan untuk sele+ti/e flotation
+. Peagan pengatif )a+ti/ing agent*2 dipakai untu menambah daya serap dari
pada permukaan mineral terhadapa +olle+tor.
d. 7eagen pembuat sulfida
e. 7eagen dispersi
,rother agent
;#
-dalah :at organik hydrokarbon)polar non polar* yang berfungsi untuk
menstabilkan gelembung udara agar tidak mudah pe+ah sampai ke permukaan.
Ma+am ma+am +onditioner )alat +onditioning*
a. De/erdu6 -gitator2 untuk pulp yang tidak mudah mengendap.
b. Den/er !onditioner2 untuk mensirkulasikan kembali pulp yang kasar
+. Pa+huta $ype $ank2 untuk membantu sirkulasi pulp kasar.
+el &lotasi
,ungsi dari pada sel flotasi adalah untuk menerima pulp dan dilakukannya proses
flotasi.
%enis sel flotasi antara lain adalah '
. -gitation !ell
Bdara yang masuk ke dalam sel flotasi karena putaran pengaduk
". &ub -erotion !ell
Bdara yang masuk karena hisapan akibat putaran pengaduk
#. Pneumati+ !ell
Bdara langsung dihembuskan ke dalam +ell
;. La+um and Pressure !ell
Bdara masuk karena tanki diA/a+umkan oleh suatu pompa pengisap atau udara di
masukkan karena pompa injeksi.
5. !as+ade !ell
Bdara yang masuk karena jatuhnya mineral
&yarat syarat dari pada !ell adalah '
Pulp tidak mengendap
-da pengatur tinggi pulp
-da daerah relatif tenang sehingga butiran udar yang menempel dengan mineral
mudah naik kepermukaan.
;;
1onstruksi di buat sedemikian rupa4 sehingga tidak terjadi &hort !ir+uit
7umus '
%umlah !ell E ,a+tor 6 ,loat time 6 Dry tonage
Lolume total )+u ft*
,a+tor E
Lolume !ell 6 ;;3
Dimana ' ;;3 E fa+tor kon/ersi
BAB 7III
D E < A T E * I N ,
-dalah suatu proses pengambilan solid9padatan dari suatu pul9+airan atau suatu
proses pemisahan antara padatan dengan +airan.
.angkah langkah yang dapat dilakukan dalam proses pengambilan solid dilakukan
dengan # +ara yaitu '
. $hi+kening4 dilakukan dengan pengendapan partikel partikel dalam suatu pulp4
sehingga menghasilkan persen solid sebesar 53 C3 =.
". ,iltering4 dilakukan dengan jalan menyaring4 sehingga di dapatkan persen solid
sebesar C3 >3 =.
#. Drying4 dilakukan dengan jalan pemanasan4 sehingga didapatkan persen solid
sebesar >3 33 =.
-. $(@!10?@?G
Dalam thi+kening akan terjadi pembentukan gumpalan4 sehingga terjadi
pemisahan antara solid dengan liOuid2 pada thi+kening ini akan terjadi berbagai peristi<a
yaitu '
A ,ree setting dari flo+ )gumpalan*
A (indered setting dari flo+s
A 06udation air setled dari e6udation flo+s
-dapun urutan peristi<a tersebut terdapat pada gambar yaitu '
;5
A &uspensi en+er4 proses 4 " dan #
A &uspensi medium4 proses " dan #
A &uspensi pekat4 proses #
$otalitas dari pengaruh ke empat peristi<a diatas seperti dalam gambar berikut'
PE*"#BAAN +ETTLIN,
Keterangan gambar :
. Pulp dalam keadaan homogen
". None - E +airan bening
B E +airan homogen )hindered settling :one*
! E merupakan :one transisi
D E :one e6udation dengan <ater +hanel
#. None -4 +airan bening makin tebal
;. None -4 makin tebal sedangkan :one B makin tipis4 :one ! naik mendekat :one B.
5. Disebut !riti+al Point dimana :one B dan ! telah menjadi satu dan tidak dapat
dilihat karena telah masuk pada :one D4 maka akibatnya :one - dan B langsung
berhubungan.
Dalam gambar diatas dapat dilihat bah<a setelah di+apai titik kritis pada :one D4 terjadi
pengompakan endapan. Peren+anaan settling tank dari pada suatu proses thi+kener di
pengaruhi oleh beberapa faktor yaitu '
a. Dilution2 yaitu perbandingan anatra berat solid dengan air.
b. 1e+epatan mengendap dari flo+s2 hal ini dapat diketahui dari per+obaan settling test.
+. Berat solid dan berat jenis rata rata dari pulpdalam +ompressi/e :one.
d. Berat kapasitas yang diinginkan
Ma+am ma+am thi+kener ialah '
. @ntermitten thi+kener
;C
-lat ini terdiri dari atas dua jenis yaitu '
A ?on me+hani+al intermitten thi+kener
A Me+hani+al intermitten thi+kener
". !ontinuous thi+kener
!ontoh thi+kener dari jenis ini adalah '
A $ray thi+kener
A Dorr thi+kener
A $ra+tion thi+kener
B. ,@.$07@?G
&uatu prose dimana antara solid dengan air di pisahkan oleh filter medium4 filter
medium ini memberi kesempatan kepada air untuk le<at tetapi solid tertahan.
1e+epatan filtrasi tergantung pada '
A -rea filter
A Perbedaan antara kedua bagian filter
A %umlah pori pori tiap unit area dari pada filter
A $ebal filter +ake
$ype alat alat yang digunakan dari pada filter ada empat ma+am4 yaitu '
. Gra/ity filter
". Pressure filter
#. La+um filter
A !ontinueous
A @ntermitten
;. !entrifugal filter
,aktor faktor yang mempengaruhi porositas dari pada filter ialah '
A Ma+am sabut
A Bkuran benang
A !ara penenunan
A %umlah putaran per menit panjang banang
!. D78@?G
;D
Proses penghilangan air dari padatan dengan jalan pemanasan4 sehingga padatan
bebas dari +airan )= solid 33 =*. Pemanasan dilakukan diatas titik didih air4 sehingga
terjadi reaksi )reaksi endotermis*. -gar dalam drying ini terjadi penguapan maka
tekanan uap air harus diatas tekanan pertikel.
;>
,6*AT#*6 "*U+HE*
.a/) &un%tional Diagram9 .b/) "ross +e%tion
;F
+TANDA*TD "#NE "*U+HE*
53
BALL $ILL
*#D $ILL
5

7IB*ATIN, ,*I44L6
5"
"LA+6&A6E*
5#
0I,,IN,
HEA76 $EDIU$ +EPA*ATI#N
5;
&L#TATI#N
55
.a/) Bank o( &lotation "ells9 .b/) Bank o( "ills
$A,NETI" +EPA*ATI#N
5C
THI"KENE*
5D
PAN &ILTE* <ITH +"*E< "#N7E6#*
H#*I4#NTAL BELT &ILTE*
5>
D*6IN,
5F
:Tugas;
Dosen : Ir) *osdiati *ahim9 $T
PENGOLAHAN BAHAN GALIAN
Oleh :
ABDUL *AH$AN
?@ 5= AAB
C3
&AKULTA+ TEKNIK 0U*U+AN TEKNIK PE*TA$BAN,AN
UNI7E*+ITA+ 7ETE*AN *EPUBLIK IND#NE+IA
M-1-&&-7
"33;
C