Anda di halaman 1dari 5

ANALISA DATA

PRE OP
NO Data Etiologi Masalah
1. DS :
- Ibu An.MR mengatakan tidak
tahu akan penyakit yang
dialami anaknya.
- Ibu An.MR mengatakan sudah
dilakukan pemasangan gips
selama 1 bulan (diganti
seminggu sekali sebanyak 4
kali) pada bulan September
!1"# namun tidak ada hasil
yang berarti.
- Ibu klien mengatakan An.MR
mulai melakukan ra$at %alan
se%ak bulan September !1".
- Ibu klien mengatakan hanya
mengetahui penanganan
&perasi yang dapat diberikan
untuk anaknya saat usia 1
sampai 1#' tahun# sehingga ibu
klien baru memba$a An.MR
saat usianya mendekati 1
tahun.
D(:
- An. MR dengan Right )*+,
(Conegnital Tallipes
Equinovarus) diren-anakan
akan dilakukan &perasi
Selective Soft Tissue Procedure
&leh d&kter bedah &t&pedi yang
menanganinya.
.urang pengetahuan
keluarga

.urangnya
penanganan dini untuk
klien

Indikasi tindakan
&perasi bedah

.e-emasan keluarga
.e-emasan
.eluarga
POST OP
. D(:
- *elah dilakukan &perasi
selective soft tissue procedure
pada tanggal 14 /&0ember
!1".
- *erdapatnya balutan luka di
kaki kanan klien.
DS: -
.urangnya
penanganan dini untuk
klien
1
Indikasi tindakan
&perasi bedah
1
Dilakukan &perasi
Risik& *inggi
In2eksi
PRE OP
NO Data Etiologi Masalah
selective soft tissue
procedure
1
Adanya luka p&st
&perasi
1
Risik& in2eksi
DIAGNOSA KEPERAWATAN
1. .e-emasan keluarga berhubungan dengan kurang pengetahuan keluarga
mengenai penyakit yang diderita klien ditandai &leh:
DS :
- Ibu An.MR mengatakan tidak tahu akan penyakit yang dialami anaknya.
- Ibu An.MR mengatakan sudah dilakukan pemasangan gips selama 1 bulan
(diganti seminggu sekali sebanyak 4 kali) pada bulan September !1"#
namun tidak ada hasil yang berarti.
- Ibu klien mengatakan An.MR mulai melakukan ra$at %alan se%ak bulan
September !1".
- Ibu klien mengatakan hanya mengetahui penanganan &perasi yang dapat
diberikan untuk anaknya saat usia 1 sampai 1#' tahun# sehingga ibu klien
baru memba$a An.MR saat usianya mendekati 1 tahun.
D(:
- An. MR dengan Right )*+, (Conegnital Tallipes Equinovarus)
diren-anakan akan dilakukan &perasi Selective Soft Tissue Procedure &leh
d&kter bedah &t&pedi yang menanganinya.
. Risik& tinggi in2eksi berhubungan dengan pas-a &perasi ditandai &leh:
D(:
- *elah dilakukan &perasi selective soft tissue procedure pada tanggal 14
/&0ember !1".
- *erdapatnya balutan luka di kaki kanan klien.
DS: -
RENCANA ASUHAN KEPERAWATAN
NO Diagnosa
Perencanaan
T!an Inter"ensi Rasional
1. Pre Op:
.e-emasan keluarga berhubungan
dengan kurang pengetahuan
keluarga mengenai penyakit yang
diderita klien ditandai &leh:
DS :
- Ibu An.MR mengatakan tidak
tahu akan penyakit yang dialami
anaknya.
- Ibu An.MR mengatakan sudah
dilakukan pemasangan gips
selama 1 bulan (diganti
seminggu sekali sebanyak 4 kali)
pada bulan September !1"#
namun tidak ada hasil yang
berarti.
- Ibu klien mengatakan An.MR
mulai melakukan ra$at %alan
se%ak bulan September !1".
- Ibu klien mengatakan hanya
mengetahui penanganan &perasi
yang dapat diberikan untuk
Setelah dilakukan
tindakan kepera$atan
34 %am ke-emasan
keluarga berkurang#
dengan kriteria :
- .eluarga# terutama
&rang tua klien
menyatakan
pemahamannya
terhadap pr&ses
penyakit klien.
- .eluarga dapat
memutuskan
tindakan apa yang
harus dilakukan
kepada klien.
1. 4akukan pendekatan se-ara
trapeutik.
. .a%i pengetahuan keluarga#
teruatama &rang tua klien
mengenai penyakit yang
dialami klien.
". D&r&ng keluarga5&rang tua
klien untuk
mengungkapkan
perasaannya.
4. 6erikan in2&rmasi yang
adekuat mengenai penyakit
dan penanganan yang tepat
untuk klien.
'. An%urkan keluarga5&rang
tua klien untuk berd&a
sesuai dengan
1. Menun%ukkan kesungguhan
dalam hal membantu dan
men%alin hubungan saling
per-aya.
. Menentukan inter0ensi yang
tepat yang dapat diberikan.
". Menga%ak diskusi akan
masalah yang dihadapinya.
4. Meningkatkan pengetahuan
keluarga mengenai penyakit
klien sehingga menurunkan
ke-emasan keluarga.
'. .ekuatan spiritual
keluarga5&rang tua klien
dapat membuat
NO Diagnosa
Perencanaan
T!an Inter"ensi Rasional
anaknya saat usia 1 sampai 1#'
tahun# sehingga ibu klien baru
memba$a An.MR saat usianya
mendekati 1 tahun.
D(:
An. MR dengan Right )*+,
(Conegnital Tallipes Equinovarus)
diren-anakan akan dilakukan
&perasi Selective Soft Tissue
Procedure &leh d&kter bedah
&t&pedi yang menanganinya.
keyakinannya. kelurga5&rang tua klien
merasa tenang dan per-aya
diri.
. Post op:
Risik& tinggi in2eksi berhubungan
dengan pas-a &perasi ditandai &leh:
D(:
- *elah dilakukan &perasi selective
soft tissue procedure pada tanggal
14 /&0ember !1".
- *erdapatnya balutan luka di kaki
kanan klien.
Setelah dilakukan
tindakan kepera$atan
in2eksi pada klien
tidak ter%adi# dengan
kriteria:
- *anda-tanda 0ital
dalam batas n&rmal.
- .eluarga klien
memahami -ara
melakukan
pera$atan pada luka
1. (bser0asi '7 (Pain, pulse,
prasitasis, paralisis, dan
palor) pada luka p&st
&perasi yang diperban.
. (bser0asi tanda-tanda 0ital
klien.
1. Me$aspadai adanya in2eksi
pada luka p&st &perasi.
Adapun %uga me$aspadai
adanya k&mpartemen
sindr&m.
. *anda-tanda 0ital dapat
menun%ukkan in2eksi yang
ter%adi# biasanya ditandai
dengan suhu tinggi
(demam)# nadi meningkat#
dan napas meningkat.
NO Diagnosa
Perencanaan
T!an Inter"ensi Rasional
dan balutan klien. ". A%arkan pada keluarga
klien# terutama ibu klien
-ara untuk pera$atan luka
(-u-i tangan 8 langkah# dan
ganti balutan).
4. Ingatkan keluarga klien#
terutama ibu dalam
pemberian &bat (k&lab&rasi
dengan d&kter dalam
pemberian anti&bi&tik).
'. 7antau kebutuhan nutrisi
dan -airan klien.
". 7era$atan luka yang tepat
dan benar merupakan
langkah a$al terbebasnya
in2eksi.
4. (bat-&bat antibi&tik yang
diberikan se-ara teratur
dapat membantu dalam
pr&ses pen-egahan in2eksi.
'. .ebutuhan nutrisi dan
-airan yang seimbang dapat
membantu dalam pr&ses
penyembuhan luka.

Anda mungkin juga menyukai