Anda di halaman 1dari 28

Tinjauan Pustaka

Tumor Ganas pada Kelenjar Parotis


Fitry Hardiyanti
102011059
1 november 2013
a!asis"a Fakultas kedokteran #niversitas Kristen Krida $a%ana
&akarta 2013
&l'Terusan (rjuna )0'* &akarta +arat 11510 Telp' 021,5*9-20*1 Fa.' 021,5*31/31
0mail 1 Fitry2Fkmail933ya!oo'%o'id
Tutor 1 dr' 4arminto
Penda!uluan
Tumor 5anas kelenjar saliva me"akili berba5ai ma%am kelompok neoplasma den5anberba5ai
ma%am variasi biolo5ik' Kelenjar saliva terdiri atas kelenjar saliva mayor yan5men%akup sepasan5 kelenjar
parotis6 submandibular dan sublin5ual serta kelenjar salivaminor yan5 mana terdiri dari *00,1000 kelenjar
ke%il terdistribusi pada traktus aerodi5esti7 ba5ian atas' +eberapa tumor 5anas serin5 sulit dibedakan dari yan5
lain pada pe"arnaanrutin 8!ematoksilin,eosin9' Tumor 5anas kelenjar saliva me"akili 3,-: dari ke5anasan
padakepala dan le!er dan ; 065: dari seluru! kanker yan5 terdia5nosis setiap ta!un di (merika<erikat'
Ke5anasan kelenjar saliva biasanya tidak umum dan terjadi insiden den5anperkiraan 1,2 per 100'000 populasi
per ta!un' Hal ini disebabkan karena kasus ke5anasankelenjar saliva jaran5 terjadi6 penelitian ter!adap tumor
ini biasanya terbatas se!in55apen5obatan yan5 diberikan sulit'
Hanya 20,25: dari tumor kelenjar parotis6 --,50: dari tumor kelenjarsubmandibular dan = /0: dari tumor
kelenjar sublin5ual dan kelenjar saliva minor yan5men5ara! kepada suatu ke5anasan' $alaupun6 /5,>0:
dari tumor kelenjar parotis berlokasidi kelenjar parotis6 umumnya kebanyakan beruba! ke ara! tumor 5anas
den5anperbandin5an -011011 untuk tumor 5anas pada kelenjar parotis6 kelenjar submandibular dankelenjar
sublin5ual'
<kenario
1
<eoran5 laki,laki *0 ta!un datan5 kepoliklinik den5an kelu!an benjolan pada ba"a!
telin5a kanannya sejak * bulan yan5 lalu' +enjolan dirasa semakin membesar !in55a
membuat telin5a kanannya teran5kat' <elain itu6 pasien ju5a men5elu! mata kananya tidak
dapat menurup sempurna sejak 1 bulan yan5 lalu' Pada pemeriksaan 7isik6 teraba benjolan
berdiameter kuran5 lebi! / %m6 nyeri tekan 8?96 konstitensi keras6 melekat pada jarin5an
sekitar' Pada palpasi daera! le!er dan supra%lavi%ula teraba adanya perbesaran kelenjar 5eta!
benin5'
@umusan masala!
Aaki,laki *0 ta!un terdapat benjolan pada ba"a! telin5a kanannya * bulan yan5 lalu'
Hipotesis
Aaki,laki usia *0 ta!un tersebut menderita %a parotis
Pemba!asan
(natomi kelenjar parotis
Kelenjar liur diba5i 2 yaitu kelenjar liur mayor dan minor' Kelenjar liur mayor terdiri
dari kelenjar parotis6 kelenjar submandibula dan kelenjar sublin5ual' Kelenjar liur minor
terdiri dari *00,1000 kelenjar yan5 tersebar sepanjan5 saluran pen%ernaan dan perna7asan
atas'
162
Kelenjar parotis dibentuk pada min55u ke * sampai min55u ke > pertumbu!an janin6
berasal dari lapisan ektoderm mulut dan berkemban5 di sekitar mesenkim' Kelenjar parotis
berkemban5 mulai dari posterior ke anterior den5an membun5kus sara7 7asialis di
ten5a!nya'
36-
Kelenjar parotis merupakan kelenjar terbesar dari kelenjar liur den5an berat 15
sampai 30 5ram' +entuknya se5iti5a6 ba5ian ujun5nya berada tepat di ba"a! sudut mandibula
dan dasarnya sedikit di ba"a! arkus Bi5oma' +a5ian anterior berbatasan den5an tepi posterior
ramus mandibula dan sedikit melapisi tepi posterior otot maseter' +a5ian posterior kelenjar
dikelilin5i ole! telin5a6 prosesus mastoideus6 dan tepi anterior otot sternokleidomastoideus'
3
+a5ian dalam yan5 merupakan lobus medius meluas ke ron55a para7arin56 dibatasi
ole! prosesus stiloideus6 li5amentum stilomandibula6 otot di5astrikus6 dan selubun5 karotis'
4i ba5ian anterior lobus ini terletak bersebela!an den5an ba5ian medial otot pteri5oideus'
2
+a5ian lateral !anya ditutupi ole! kulit dan jarin5an lemak subkutan' &arin5an ikat dan
jarin5an lemak dari 7asia le!er dalam membun5kus kelenjar ini' Kelenjar parotis
ber!ubun5an erat den5an struktur pentin5 di sekitarnya yaitu vena ju5ularis interna beserta
%aban5nya6 arteri karotis eksterna beserta %aban5nya6 kelenjar lim7e6 %aban5
aurikulotemporalis dari sara7 tri5eminus dan sara7 7asialis 85ambar 19'
263
4uktus <tensen den5an panjan5 lebi! kuran5 -,/%m6 mun%ul dari anterior kelenjar'
4uktus ini keluar dari permukaan lateral otot maseter6 menembus jarin5an lemak pipi dan
otot businator' #jun5 saluran ini berada di mukosa pipi ron55a mulut6 ber!adapan den5an
5i5i molar kedua ba5ian atas' Kelenjar parotis aksesorius dapat ditemukan di sepanjan5
ba5ian anterior kelenjar dan pada duktus <tensen' Kelenjar ini dijumpai berkisar 20:'
263
<e%ara anatomi lobus kelenjar parotis merupakan struktur yan5 salin5 terkait6 namun pada
pembeda!an lebi! muda! men55ambarkannya seba5ai lobus super7isialis atau lateral dan
lobus pro7unda atau medialis' Kedua lobus ini dipisa!kan ole! sara7 7asialis'
1,-
Perdara!an
kelenjar parotis berasal dari arteri karotis eksterna6 dimana arteri ini berjalan medial dari
kelenjar parotis6 kemudian memper%aban5kan arteri maksilaris dan arteri temporalis superior'
(rteri temporalis superior memper%aban5kan arteri 7asialis tranversalis yan5 berjalan di
anterior Bi5oma dan saluran parotis6 kemudian memperdara!i kelenjar parotis6 saluran parotis
dan otot maseter' Cena maksilaris dan vena temporalis super7isialis bersatu membentuk vena
retromandibuler yan5 berjalan di sebela! dalam sara7 7asialis6 kemudian menyatu den5an
vena ju5ularis eksterna'
36-
Fun5si sekretomotorik di!antarkan melalui serabut sara7 parasimpatis le"at sara7
5loso7arin5eus' 4alam perjalanan yan5 rumit serabut sara7 ini memasuki kelenjar parotis
setela! mele"ati 5an5lion otik dan di!antarkan melalui sara7 aurikulotemporalis
'36-
Aobus
super7isial dari kelenjar parotis men5andun5 lebi! kuran5 3,20 kelenjar lim7e6 terletak di
antara kelenjar parotis den5an kapsulnya' Kelenjar lim7e ini merupakan saluran dari kelenjar
3
parotis6 lian5 telin5a luar6 daun telin5a6 kulit kepala6 kelopak dan kelenjar air mata' Aapisan
kedua dari kelenjar lim7e terdapat pada ba5ian dalam jarin5an kelenjar parotis dan merupakan
saluran dari kelenjar parotis6 lian5 telin5a luar6 telin5a ten5a!6 naso7arin56 dan palatum mole'
Kedua sistem ini men5alir ke sistem lim7e servikal super7isialis dan pro7unda'
36-
Fisiolo5i Kelenjar Parotis
Fun5si utama dari kelenjar liur adala! produksi air liur' (ir liur diproduksi di sel,sel
asinus6 dikirim se%ara akti7 dan disimpan ole! sel,sel duktal' <el,sel pada kelenjar parotis
!ampir seluru!nya merupakan sel serosa6 se!in55a %airan yan5 di!asilkan lebi! en%er dan
renda! kadar musinnya6 tetapi tin55i kadar enBimnya' Produksi air liur setiap !ari 500 sampai
1500 ml'10 (ir liur pentin5 untuk memperta!ankan ron55a mulut tetap basa! dan melindun5i
dari trauma kimia6 mekanik dan su!u' Dn7ormasi rasa ju5a di!antarkan den5an bantuan air
liur' (ir liur men5andun5 komponen or5anik dan nonor5anik' Komponen or5anik terdiri dari
protein seperti musin6 amilase6 enBim6 dan karbo!idrat' Komponen nonor5anik antara lain ion
kalsium6 7lour6 ma5nesium6 dan 7os7at'
36-
1' (namnesis
Aaki,laki usia *0 ta!un6 maka kita lakukan den5an autoanamnesis yaitu
menanyakan lan5sun5 pada pasien' Kelu!an utama pasien adala! terdapat benjolan
pada ba"a! telin5a kananya sejak * bulan yan5 lalu' @i"ayat penyakit sekaran5 1
sejak kapan benjolannya timbulE +a5aimana kosistensinya apaka! lunak6 atau keras E
apaka! benjolan soliter E apaka! ada nyeri E di preFin7raFretro aurikula 8tumor
parotis96 atau di submandibula 8tumor submandibula96 atau intraoral 8tumor kelenjar
liur minor9E +a5aimana su!unya apaka! panas F din5in Eapaka! di ba5ian yan5
benjolan tadi seperti ada yan5 men55anjal atau tidak E apaka! benjolannya membesar6
menetap6 ba!kan men5e%il E ba5aimana den5an bola matanya apaka! dirasa
membesar E apaka! palpebra bisa menutup atau tidakE &aran5ka! berkedipE (paka!
sebelumnya ada seseoran5 yan5 menderita 5ondon5anE (tau dikeluar5anya apaka!
ada yan5 seperti ini atau tidakE (paka! ada 5ejala lain seperti 4is7a5ia6 sakit
ten55orok6 5an55uan penden5aran 8lobus pro7undus parotis terlibat96 Paralisis
n'5losso7arin5eus6 va5us6 a%essorius6 !ipo5losus6 pleksus simatkus 8pada karsinoma
arotis lanjut9 Pembesaran kelenjar 5eta! benin5 le!er 8metastase96 tanyakan men5enai
radiasi terda!ulu pada daera! kepala,le!er6 operasi yan5 perna! dilakukan pada
4
kelenjar luda! dan penyakit tertentu yan5 dapat menimbulkan pemben5kakan kelenjar
ini 8diabetes 6sirosis6 !epatitis6 alko!olisme9' &u5a obat,obat seperti opiate6
anti!ipertensi6 derivate 7enotiaBin6 diaBepam6 dan klordiaBepoksid dapat menyebabkan
pemben5kakan6 karena obat,obat ini menurunkan 7un5si kelenjar luda!'
2' Pemeriksaan Fisik
Pemeriksaan umum dari kepala sampai kaki6 li!at keadaan umum pasien
apaka! pasien merasa kelela!an6 ba5aimana kesadarannya6 yan5 pertama dilakukan
adala! men5ukur tanda,tanda vital seperti tekanan dara!6 su!u6 nadi6 perna7asan dan
lain,lain lalu periksa mata6 apaka! ada anemia6 ikterik6 melakukan pemeriksaan
seperti 1 jo7roy si5n 1 tak bisa men5erutkan da!i6 von stel"a5 si5n 1 jaran5
men5edipkan mata6 von 5rave si5n 1 meli!at keba"aa!6 dan tak bisa men5ikuti6
rosenba%! 1 tremor palpebra6 moebius si5n 1 tak bisa konver5ensi6 dan e.op!talmus 1
mata menonjol' Pemeriksaan otot,otot "aja!' eli!at apaka! ada tanda metastase
jau!6 seperti paru,paru6 tulan56 dan lain,lain' Pada saat inspeksi suru!la! pasien
menelan apaka! pasien merasa ada yan5 men55anjal atau tidak6 8termasuk intraoral6
adaka! pendesakan tonsilFuvula9 lalu li!at apaka! "arna benjolannya6 sebesar apaE
Aalu ukur benjolan tersebut men55unakan pita pen5ukur6 pada skenario ini pasien
memiliki benjolan kuran5 lebi! / %m'
Pada palpasi kita raba su!u benjolannya apaka! panasF din5in6 lalu raba
konstitensinya apaka! lunak seperti busa6 atauka! keras6 melekat pada jarin5an
sekitar6 raba pada daera! supra%lavi%ular apaka! ada pembesaran kelenjar 5eta!
benin5 ipsilateral dan kontralateral6 bila ada pembesran tentukan lokasi6 jumla!6
ukuran terbesar dan mobilitasnya6 nyeri tekan atau tidak6 permukaan benjolannya
ba5aimana !alus atau ada kasar6 pemeriksaan 7un5si ) CDD6 CDDD6 DG6 G6 GD6 GDD'
Pada auskultasi den5arkan bunyi bruit atau tidak den5an men55unakan
mikroskop yan5 diletakan didaera! benjolan'
3' Pemeriksaan penunjan5
Pemeriksaan @adiolo5i'
1
Pemeriksaan sitolo5ik 8biopsi jarum ke%il9
5
Pemeriksaan ini san5at pentin5 dalam dia5nostik pemben5kakan yan5
di%uri5ai tumor kelenjar luda!' 4en5an metode ini pada umumnya dapat di%apai
dia5nosis kerja sementara' 4an pada mayoritas tumor klinis dan sitolo5ik beni5na6
tidak diperlukan la5i pemeriksaan tamba!an den5an pen%itraan'
<ialo5ra7i
Pemeriksaan sialo5ra7i tela! di5unakan untuk mendia5nosis tumor parotis
sejak dulu6 namun saat ini suda! ditin55alkan den5an adanya HT <%an 8HomputeriBed
tomo5ra7i s%an9 dan @D 8a5neti% resonan%e ima5in59' 4en5an pemeriksaan ini
massa tumor terli!at mendoron5 jarin5an parotis dan duktus,duktusnya'
Tomo5ra7i Komputer 8HT <%an9 dan a5neti%
@esonan%e Dma5in5 8@D9' 4en5an HT <%an adenoma pleomor7ik memberi
5ambaran berupa massa berbatas te5as6 den5an densitas yan5 !omo5en atau
!etero5en' 4ensitasnya lebi! tin55i dari %airan serous normal dan jarin5an lemak
parotis' Gambaran yan5 !etero5en den5an daera! nekrosis6 kistik serin5 didapatkan
karena pada adenoma pleomor7ik serin5 terdapat %airan6 lemak dara!6 dan kalsi7ikasi'
Pemberian kontras memberikan penyan5atan yan5 bervariasi' Pemeriksaan @D akan
membantu untuk meli!at perluasan ke jarin5an sekitar' )amun @D tidak terlalu
pentin5 dilakukan pada massa tumor yan5 se%ara !istopatolo5i jinak dan muda!
dipalpasi' <ensitivitas dan spesi7isitas HT <%an !ampir sama den5an @D dalam
menentukan lokasi tumor6 batas tumor dan in7iltrasi ke jarin5an sekitar'
HT s%anF @l6 pada tumor yan5 mobilitas terbatas6 untuk rnen5eta!ui luas
ekstensi tumor lokore5ional' HT s%an perlu dibuat pada tumor parotis lobus pro7undus
untuk men5eta!ui peluasan ke oro7arin5 <idikan T% seluru! tubu!6 pada tumor 5anas
untuk deteksi metastase jau!'
#ltrasono5ra7i 8#<G9
4en5an #<G adenoma pleomor7ik memberikan 5ambaran massa lembut6
!ipoekoik dan serin5 terli!at seperti massa berlobul' Tumor yan5 luas memberikan
5ambaran yan5 lebi! !etero5en' eskipun den5an #<G dapat memperkirakan
6
dia5nosis adenoma pleomor7ik namun HT dan @D dibutu!kan untuk menilai tumor
lebi! len5kap'
+iopsi Terbuka
+iopsi terbuka untuk mendia5nosis tumor parotis jaran5 dilakukan6 ba!kan
merupakan kontraindikasi pada benjolan ke%il di parotis tanpa tanda,tanda keara!
5anas6 seperti pada adenoma pleomor7ik6 tumor yan5 palin5 serin5 ditemukan pada
daera! ini bersi7at kambu! lokal jika kapsulnya dirusak dan ju5a karena alasan
kosmetik'
Pemeriksaan Aaboratorium
Pemeriksaan laboratorium rutin6 seperti1 dara!6 urine6 <GITF<GPT6 alkali
7os7atase6 +#)Fkreatinin6 5lobulin6 albumin6 serum etektrolit6 7aal !emostasis6 untuk
menilai keadaan umum dan persiapan operasi
-' $orkin5 dia5nosis
$orkin5 dia5nosis 1 %a mukoepidermoid6 tumor jinak parotis 1 adenoma pleomor7ik
4ia5nosis bandin5 1 parotitis6 karsinoma adenoid kistik6 karsinoma sel a%ini%'
Tumor bisa men5enai seluru! or5an tubu! termasuk pada tumor kelenjar
saliva' Pada tumor kelenjar saliva bisa bersi7at tumor jinak dan tumor 5anas' <eba5ian
besar tumor kelenjar saliva adala! jinak' Tidakla! men5!erankan jika seba5ian besar
tumor yan5 terjadi di parotid adala! jinak' (dapun tumor jinak yan5 serin5 ditemukan
antara lain adala! adenoma pleomor7ik yan5 merupakan tumor kelenjar liur yan5
palin5 serin5 terjadi' <elain itu6 tumor jinak lain yan5 mun5kin terjadi adala!1
kistadenoma papiler lim7omatosa atau dikenal ju5a den5an nama tumor $art!in yan5
serin5 terjadi pada oran5 tua'
5
<edan5kan untuk karsinoma 5anas yan5 dapat timbul pada kelenjar liur
mayor6 pada kelenjar parotis yan5 palin5 umum adala! karsinoma mukoepidermoid6
sedan5kan untuk kelenjar submandibular adala! karsinoma adenoid kistik' Karsinoma
lain yan5 dapat terdapat di kelenjar liur mayor adala! karsinoma sel asinar6
7
adenokarsinoma6 karsinoma sel skuamosa dan tumor mali5nan %ampuran6 "alalupun
beberapa karsinoma dari jarin5an lain dapat saja timbul di kelenjar liur mayor'
5
+anyak 7aktor penyebab atau pendukun5 yan5 dapat meransan5 terjadinya
neoplasma' Faktor,7aktor ini di5olon5kan kedalam dua kate5ori6 yaitu 1 819 Faktor
internal6 yaitu 7aktor yan5 ber!ubun5an den5an !erediter dan 7aktor,7aktor
pertumbu!anJ dan 829 7aktor eksternal seperti bakteri6 virus6 jamur6 ba!an kimia6 obat,
obatan6 radiasi6 trauma6 panas6 din5in6 tembakau6 atau alko!ol'
*
Kelenjar parotis
Terletak diba5ian ba"a! telin5a dibelakan5 ramus mandibula 8antara prossesus
mastoideus dan ramus mandibula9
en5andun5 sejumla! besar enBim antara lain amilase lisoBim6 7os7atase asam6
aldolase6 dan kolinesterase' erupakan kelenjar serous pada manusia de"asa6
kaya akan air sekresi en%er' Pada anak,anak masi! men5andun5 kelenjar mu%ous'
<aliva terdiri dari 25: sekresi kelenjar parotis
erupakan kelenjar terbesar dibandin5kan den5an kelenjar saliva lainnya den5an
berat 20,30 5ram6 panjan5 duktus 35,-0 mm6 den5an diameter 3 mm
Terletak diba5ian ba"a! telin5a dibelakan5 ramus mandibula meluas ke
len5kun5 By5omati%um di depan telin5a dan men%apai dasar dari mus%ulus
masseter
4uktus parotis yakni duktus <tensen yan5 berjalan menyilan5 permukaan otot
masseter' 4uktus kelenjar ini berjalan menembus pipi dan bermuara pada
vestibulum oris pada lipatan antara mukosa pipi dan 5usi di!adapan molar 2 atas
Tumor jinak parotis
/
Tumor jinak parotis yan5 serin5 ditemukan adala! tumor %ampur6 si7atnya 1
8
, +enjolan disekitar ruan5 telin5a tanpa rasa sakit6 benjolan tumbu! lambat6 bila
%ukup besar daun telin5a terli!at teran5kat bila dibandin5kan den5an daun telin5a
normal dikontralateral' +enjolan kosistensi padat6 berbatas te5as6 5an55uan sara7
7a%ialis tidak ditemukan'
, Gross anatomi 1 tumor berkapsul6 ber"arna puti! dan padat6'
, Patolo5i 1 tumor tidak berkapsul asli6 men5esankan berasal dari %ampuran
adenoma jarin5an miksomatosa dan 5ambaran ini diberikan nama 1 pleomor7ik
adenoma 8tumor %ampur9
, Tumor %ampur muda! residi7 bila pen5an5katan inadekuat'
Tumor 5anas parotis
/
Tumor 5anas parotis atau kelenjar luda! lainnya pada tin5kat permulaan tidak muda!
dibedakan dari benjolan yan5 bersi7at beni5na' Kadan5,kadan5 !asil ke5anasan ini
!anya dapat diketa!ui pada saat pemeriksaan poton5 beku atau pada pemeriksaan
para7in
+eberapa tanda yan5 men%uri5akan akan ke5anasan parotis antara lain 1
, Tumor keras dan berbatas tidak te5as
, PareseFparalise nervus 7asialis
, Tumor yan5 ulserati7
, Tumor yan5 tumbu! %epat
, Tumor den5an perbesaran kelenjar 5eta! benin5 re5ional
, Tumor parotis den5an 5ambaran metastase di paru,paru'
Tumor &inak Kelenjar <aliva
Pleomorp!i% (denoma
Pleomorp!i% adenoma atau mi.ed tumor merupakan tumor jinak yan5 berasal
dari kelenjar luda! yan5 dapat tumbu! dari kelenjar luda! minor maupun mayor'
Tumor ini tumbu! lambat6 tidak menimbulkan rasa sakit6 dapat di5erakan6 dan
9
konsistensi kenyal den5an permukaan yan5 !alus' Tumor dapat membesar mendesak
jarin5an sekitarnya'
*6>
(denoma Pleomor7ik adala! tumor kelenjar saliva dan palin5 umum di jumpai
pada kelenjar parotis' Tumor ini merupakan tumor %ampuran 8beni5n mi.ed tumor96
yan5 terdiri dari komponen epitel6 mioepitel dan mesenkim dan tersusun dalam
beberapa variasi komponennya'
Penyebab (denoma pleimor7ik pada kelenjar saliva belum diketa!ui se%ara
pasti6 didu5a karena keterlibatan lin5kun5an dan 7aktor 5enetik' (denoma pleimor7ik
mempunyai 5ambaran klinis berupa massa tumor tun55al6 pertumbu!an lambat6 tanpa
rasa sakit6 nodul tun55al'
Pada daera! parotis6 meskipun diklasi7ikasikan seba5ai tumor jinak6 dalam
ukurannya tumor dapat bertamba! besar dan menjadi destrukti7 setempat' @eseksi
beda! total merupakan satu,satunya terapi' Pera"atan sebaiknya dilakukan untuk
men%e5a! %edera pada sara7 7asialis dan sara7 dilindun5i "alaupun jika letaknya
suda! berdekatan den5an tumor'
Gambar 1 Gambaran klinis penderita (denoma pleomor7ik 8kanan9' Poton5an
diseksi (denoma pleomor7ik 8kiri9'
4ia5nosis bandin5 untuk (denoma pleomor7ik adala! neoplasma mali5na1
karsinoma kistik adenoid6 adenokarsinoma polimor7ik derajat renda!6 neoplasma
adne.a dalam6 dan neoplasma mesenkimal' Komplikasi yan5 jaran5 dari adenoma
pleomor7ik adala! peruba!an ke ara! 5anas yaitu karsinoma e.,pelomor7ik adenoma
8%ar%inoma e.,pleomorp!i% adenoma9 atau nama lainnya tumor %ampur jinak yan5
bermetastasis 8beni5n metastaBin5 mi.ed tumors9' Pro5nosis adenoma pleomor7ik
adala! sempurna6 den5an an5ka kesembu!an men%apai 9* :
10
Pera"atan tumor pleomor7i% adenoma adala! den5an pembeda!an den5an
men5upayakan seluru! jarin5an tumor teran5kat' &ika pen5ambilan tumor tidak !ati,
!ati dan menin55alkan sel tumor di dalam jarin5an mesenkim 5landula6 maka dapat
terjadi kekambu!an' &ika tumor ini tumbu! didalam jarin5an parotis kadan5kala
nervus 7asialis diikutsertakan diambil bersama jarin5an tumor' Pro5nosis setela!
pera"atan baik6 karena umumnya jika terjadi kekambu!an lokal tidak menunjukan
tanda,tanda ke5anasan'
*
$art!inKs Tumor
Tumor jinak kelenjar saliva lain yan5 relati7 serin5' Tumor ini palin5 serin5
terjadi pada pria usia 50,*0 ta!un dan ada !ubun5anya den5an 7aktor resiko merokok'
Tumor ini ju5a merupakan tumor yan5 palin5 serin5 terjadi bilateral' Tumor ini
dikenali berdasarkan !istolo5inya den5an adanya struktur papil yan5 tersusun dari
lapisan 5anda sel 5ranular eusino7il atau onkosit6 peruba!an kistik6 dan in7iltrasi
lim7ostik yan5 matan5
Gambar 2 +entuk $!artinKs tumor 8kanan9' Gambaran !istolo5i $!artinKs tumor dari
kelenjar parotis 8kiri9'
<umber 1 $ikipedia6 2010'
Tumor ini tampak rata6 lunak pada daera! parotis6 memiliki kapsul apabila
terletak pada kelenjar parotis dan terdiri atas kista multipel' Histolo5i $art!inKs tumor
yaitu memiliki stroma lim7oid dan sel epitelial asini' Peruba!an menjadi 5anas tidak
perna! dilaporkan' Aebi! serin5 ditemukan pada kelenjar mayor'
Tumor ini berasal dari epitel duktus ektopik' HT,<%an dapat menunjukkan
suatu massa den5an batas jelas pada ba5ian postero,in7erior dari lobus super7i%ial
parotis' &ika pemeriksaan radiosialo5ra7i dilakukan maka dapat dili!at penin5katan
11
aktivitas yan5 ber!ubun5an den5an adanya onkosit dan penin5katan isi dari
mitokondrianya' 4ia5nosis dite5akkan berdasarkan pemeriksaan !istolo5i' Terapi
terdiri dari reseksi beda! den5an melindun5i sara7 7asialis
Pera"atan dari tumor $art!inKs adala! pembeda!an den5an seluru! jarin5an
tumor den5an men5upayakan kapsul teran5kat utu! tanpa menin55alkan sel tumor
tersisa di dalam jarin5an kelenjar luda! parotis' Pen5an5katan sempurna dapat
men%e5a! kekambu!an' Pro5nosis setela! pera"atan adala! baik'
*
Tumor Ganas Kelenjar <aliva'
9
Karsinoma ukoepidermoid
Karsinoma mukoepidermoid melibatkan kelenjar luda! mayor6 yaitu kelenjar
luda! parotis' <eba5ian ke%il dapat timbul dari kelenjar luda! minor6 dan yan5 palin5
serin5 melibatkan kelenjar luda! minor di palatum' Tumor ini serin5 terjadi pada
oran5 de"asa dan berdasarkan jenis kelamin penderita "anita mempunyai resiko
lebi! tin55i daripada laki,laki' Tumor tumbu!nya lambat dan berasal dari sel
epit!elium duktus' Tumor ini berpotensi bermetastasis' 5,10: melibatkan kelenjar
luda! mayor dan palin5 serin5 adala! kelenjar luda! parotis'
Tumor ini merupakan jenis terbanyak dari ke5anasan kelenjar saliva yan5
diakibatkan ole! radiasi' Dnsidens kejadian palin5 tin55i didapat pada usia antara
dekade 30,-0' Hampir /5: pasien mempunyai 5ejala pemben5kakan yan5
asimtomatis6 13 : den5an rasa sakit6 dan seba5ian ke%il lainnya den5an paralisis
nervus 7asialis' Tumor ini berasal dari sel epit!elial interlobar dan intralobar duktus
saliva' Tumor ini tidak berkapsul6 dan metastasis kelenjar lim7e ditemukan sebanyak
30,-0 :' Penentuan derajat ke5anasan berdasarkan patolo5i klinik terdiri atas derajat
renda!6menen5a!6 dan tin55i'
12
Gambar 3 Gambaran klinis karsinoma mukoepidermoid
<umber 1 D(@H $HI6 2010'
<e%ara mikroskopis karsinoma epidermoid dibedakan menjadi lo" 5rade6
intermediate 5rade dan !i5! 5rade' Gambaran mikroskopis menunjukan %ampuran sel
skuamous6 sel kelenjar pen5!asil mu%us6 dan sel epitel tipe intermediate' Keti5a sel,
sel ini berasal dari sel duktus yan5 berpotensi men5alami metaplasia' Tipe lo" 5rade
merupakan masa yan5 kenyal dan yan5 men5andun5 solid proli7erasi sel tumor6
pembentukan struktur seperti duktus6 dan adanya %ysti% spa%e yan5 terdiri dari sel
epidermoid 8sel skuamous9 dan sel intermediate6 sel,sel sekresi kelenjar mukus' Tipe
intermediate ditandai den5an masa tumor yan5 lebi! solid seba5ian besar epidermoid
dan sel intermediate den5an sedikit memproduksi kelenjar mu%us' Tipe poorly
di77erential ditandai den5an populasi sel,sel pleomor7ik dan tidak terli!at sel,sel
berdi7erensiasi
Gambar - Gambaran !istopatolo5i karsinoma epidermoid
Pera"atan karsinoma epidermoid adala! eksisi seluru! jarin5an tumor'
Pro5nosis baik "ell di77erentiatedF lo" 5rade6 tetapi dapat bermetastasis6 dan 90:
kasus "ell di77erentiated dapat berta!an !idup sampai 5 ta!un6 tetapi jika poorly
13
di77erentiatedF!i5! 5rade6 pro5nosis menjadi buruk6 dan kemampuan berta!an !idup 5
ta!un menjadi renda! 8sekitar 20,-0:9
Karsinoma (denoid Kistik
(denoid kistik %ar%inoma da!ulu dikenal den5an istila! %ylindroma6
merupakan tumor 5anas yan5 berasal dari kelenjar luda! yan5 tumbu!nya lambat6
%enderun5 lokal invasive6 dan kambu! setela! operasi' <eperti5a an5ka kejadian
terjadi pada kelenjar luda! mayor' Tumor ini tidak !anya timbul pada kelenjar luda!
atau ron55a mulut6 tetapi dapat pula timbul pada kelenjar lakrimalis6 ba5ian ba"a!
dari saluran perna7asan6 nasop!arin.6 ron55a !idun56 dan sinus paranasalis'
#mumnya melibatkan penderita antara usia -0 dan *0 ta!un
Gambar 5 Gambaran klinis karsinoma adenokistik pada pria usia 30 ta!un
<umber 1 D(@H $HI6 2010'
(denoid kistik karsinoma merupakan tumor kelenjar saliva spesi7ik yan5
termasuk tumor den5an potensial 5anas derajat tin55i' Tumor ini di dapat pada 3 :
dari seluru! tumor parotis6 15 : tumor submandibular6 dan 30 : tumor kelenjar
saliva minor' <eba5ian dari pasien merasa asimptomatik6 "alaupun seba5ian besar
tumor ter7iksasi pada struktur di atas atau di ba"a!nya' Tumor ini berbeda dari tumor,
tumor sebelumnya karena mempunyai perjalanan penyakit yan5 panjan5 ditandai ole!
kekambu!an lokal yan5 serin56 dan kekambu!an dapat terjadi setela! 15 ta!un'
Penderita den5an karsinoma adenokistik mempunyai an5ka !arapan !idup tin55i
!in55a lima ta!un6 an5ka !arapan !idup yan5 se%ara keseluru!an sepulu! ta!un
ditemukan kuran5 dari 20 persen' Pro5nosis buruk dalam jan5ka panjan5'
14
Terapi tumor 5anas derajat tin55i meliputi reseksi beda! radikal tumor primer6
jika perlu struktur vital yan5 berdekatan seperti mandibula6 maksila6 dan ba!kan
tulan5 temporalis' Pen%an5kokan sara7 untuk men5embalikan kontinuitas sara7 dapat
dipertimban5kan man7aatnya karena dapat men5embalikan 7un5si sara7 7asialis
tersebut' &ika tela! menunjukkan paralisis sara7 7asialis6 maka pro5nosisnya buruk
Karsinoma <el (sini
Karsinoma sel asini merupakan tumor 5anas kelenjar luda! parotis yan5 jaran5
terjadi6 an5ka kejadiannya sekitar 10: dari total seluru! tumor,tumor kelenjar luda!'
Tumor ini berkapsul6 merupakan suatu proli7erasi sel,sel yan5 membentuk masa bulat6
den5an diameter kuran5 dari 3 %m
Terjadi pada sekitar 3 : dari tumor parotis' Tumor ini menyeran5 lebi!
banyak "anita dibandin5 pria' Pun%ak insidens antara usia dekade 5 dan *' Terdapat
metastasis ke nodus servikal pada 15: kasus' Tanda patolo5ik k!as adala! adanya
amiloid' (sal mula sel ini dipikirkan dari komponen serosa asinar dan sel duktus
inter%alated' Terapi karsinoma sel asini meliputi beda! eksisi len5kap' Terapi radiasi
pas%aoperasi mun5kin dapat membantu pada kasus yan5 mera5ukan setela! operasi'
Gejala klinis 1 adanya masa yan5 membesar den5an pertumbu!an yan5 lambat6 pada F
solid serta mobile pada daera! parotid pada beberapa kasus ditemui multinodular
yan5 ter7iksasi pada kulit ataupun otot' Pada seperti5a kasus adanya nyeri intermitten6
dan 7a%ial paralise'
Gambar * Gambaran klinis pederita karsinoma sel asini 8kanan9' Pembeda!an pada
kasus karsinoma sel asini kelenjar saliva 8kiri9'
15
(denokarsinoma
erupakan ke5anasan parotis kedua palin5 serin5 pada anak,anak' Tumor ini
terdapat pada - : dari seluru! tumor parotis dan 20 : dari tumor saliva minor'
<eba5ian besar pasien tanpa 5ejala 8>0:96 -0 : dari tumor ditemukan ter7iksasi pada
jarin5an diatas atau diba"a!nya6 30 : pasien berkemban5 metastasis ke nodus
servikal6 20 : menderita paralisis nervus 7asialis6 dan 15 : merasa sakit pada
"aja!nya
4ia5nosis bandin5
Parotitis
10611
Cirus parotitis menimbulkan in7eksi umum yan5 biasanya ditandai den5an
parotitis' Dn7eksi bersi7at muda! menular dan palin5 serin5 terjadi pada anak' Parotitis
disebabkan ole! paramy.ovirus' <e%ara anti5en virus ini erat kaitannya den5an virus
in7luenBa yan5 kadan5,kadan5 membin5un5kan pemeriksaan serolo5i' 4iameter
virion kira,kira 150 nm dan men5andun5 @)(J virion ju5a mempunyai !emolisin6
neuraminidase6 dan !ema5lutinin' Cirus parotitis dapat diperbanyak dalam berba5ai
biakan sel dan dalam telur berembrio' Cirus dapat ditemukan dalam sekret pernapasan
sebelum atau sesuda! pemben5kakan parotis' Dnkubasi normal 1*,1> !ari' asa
tunasnya 12,22 !ari'in7eksi palin5 laBim terjadi pada ak!ir musim din5in dan dia"al
musim semi' Cirus parotitis menimbulkan in7eksi 5eneralisata parotitis dapat terjadi
tanpa pemben5kakan parotis' enin5itis dan kelianan 5injal dapat merupakan ba5ian
penyakit ini' <eba5ian pasien men5alami pleositosis %airan serebrospinal sekalipun
tanpa tanda klinis menin5itis' Kelainan 5injal yan5 bermani7estasi berupa !ematuria6
poliuria6 dan viruria serin5 ditemukan' Kematian terjadi akibat komplikasi berupa
ne7ritis6 miokarditis6 atau penyakit sistem sara7 pusat'
Gejala klinis nya adala! temperatur menin5kat sedan56 biasanya selama 3,-
!ari6 pemben5kakan parotis /,10 !ari dan dapat dili!at baik unilateral maupun
bilateral' Kelenjar submandibula bisa ben5kak se%ara bersamaan den5an atau tanpa
pemben5kakan parotis' Kadan5,kadan5 terjadi ben5kak prasternum' Pasien yan5 lebi!
tua serin5 men5elu! sakit kepala yan5 baran5kali men%erminkan terkenanya
16
menin5en' Tanda ensel7alitis seperti kejan5' Kelu!an terserin5 anoreksia6 nyeri
abdomen yan5 menandakan terkenanya pankreas atau pada perempuan terkena
ovarium' (milase serum menin5kat selama in7eksi sebelum ditemukannya
penin5katan antibody HF6 dan munta!'
Terapi yan5 dianjurkan untuk penderita parotitis adala! terapi konservati76 diet
!arus rin5an den5an banyak %airan6 pasien men5alami kesulitan den5an makanan
asam seperti jeruk' (nal5etik untuk sakit kepala'
Ha <ubmandibularis
Terletak di ten5a! tri5onum mandibular6 terba5i menjadi dua ba5ian6 pro7unda
dan super7i%ial' +a5ian super7i%ial lebi! besar6 ba5ian pro7unda timbul dari sisi
internal ba5ian super7i%ial6 melalui %ela! antara otot mylo!ioid dan !io5losus sampai
ke ba5ian ba"a! lida!6 ber!ubun5an den5an ujun5 posterior kelenjar sublin5ual'
4uktus kelenjar submandibular mun%ul dari ba5ian internal kelenjar6 bermuara di
papilla di ba"a! lida!' (rteri maksilaris eksternal melalui venter posterior otot
di5astrik dan 7asies pro7unda kelenjar submandibular menuju ke superior6 men5itari
mar5o in7erior korpus mandibular6 di mar5o anterior otot maseter men%apai daer!a
muka' )ervus lin5uialis dari lateral menuju medial melintasi ba5ian in7erior duktus
kelenjar submandibular memasuki lida!' )ervus sublin5ualis melintasi 7asies
pro7unda venter posterior otot di5astrik6 ba5ian super7i%ial otot !io5losus6 ke ara!
anterosuperior masuk lida!' Haban5 mandibular nervus 7asialis sejak mun%ul dari
trunkus serviko7asialis6 di in7erior kelenjar parotis6 7asies pro7unda otot platisma
melintasi vena 7asialis posterior6 di sekitar 1 %m dari an5ulus mandibular menuju
anterior6 melintasi vena 7asialis anterior dan arteri maksilaris eksternal dan menyebar
di bibir ba"a!'
12
5' 0tiolo5i
Ddiopatik
17
Ddiopatik adala! jenis yan5 palin5 serin5 dijumpai' <iklus ulserasi yan5 san5at
nyeri dan penyembu!an spontan dapat terjadi beberapa kali dalam seta!un' Dn7eksi
virus6 de7isiensi nutrisi6 dan stress emosional6 adala! 7a%tor etiolo5ik yan5 umum'
Genetik
@esiko kanker F tumor yan5 palin5 besar diketa!ui ketika ada kerabat utama
dari pasien den5an kanker F tumor diturunkan dominan autososom' Inko5en
merupakan se5men 4)( yan5 menyebabkan sel menin5katkan atau menurunkan
produk produk pentin5 yan5 berkaitan den5an pertumbu!an dan di7esiensi sel
'akibatnya sel memperli!atkan pertumbu!an dan penyebaran yan5 tidak terkendali
semua si7at si7at kanker 7ra5men,7ra5men 5eneti% ini dapat merupakan ba5ian dari
virus tumor'
+a!an,ba!an kimia
obat,obatan !ormonal Kaitan !ormon den5an perkemban5an kanker tertentu
tela! terbukti' Hormon bukanla! karsino5en6 tetapi dapat mempen5aru!i
karsino5enesis' Hormon dapat men5endalikan atau menamba! pertumbu!an tumor'
Faktor imunolo5is
Ke5a5alan mekanisme imun dapat mampredisposisikan seseoran5 untuk
mendapatkan kanker tertentu' <el yan5 mempen5aru!i peruba!an LbermutasiM
berbeda se%ara anti5enis dari sel sel yan5 normal dan !arus dikenal ole! system imun
tubu! yan5 kemudian memusnakannya' 4ua pun%ak insiden yan5 tin55i untuk
tumbu!nya tumor pada masa kanak kanak dan lanjut usia6 yaitu dua periode ketika
system imun sedan5 lema!'
*' Gejala klinis
Gejala klinik yan5 ditimbulkan adala! timbulnya massa pada daera! "aja! 8parotis96
pada an5ulus mandibula 8parotis dan submandibula96 le!er 8submandibula9 atau
pemben5kakan pada dasar mulut 8sublin5ual9' pembesaran ukuran massa yan5 %epat
men5ara! pada kelainan seperti in7eksi6 de5enerasi kistik6 !emora5ik atau mali5nansi'
18
Tumor jinak kelenjar liur biasanya bersi7at mobile dan untuk massa atau tumor jinak
yan5 berasal dari parotis tidak ada 5an55uan 7un5si nervus 7asialis' Aesi mali5nansi
biasanya menimbulkan 5ejala seperti 5an55uan nervus 7asialis6 pertumbu!an yan5
%epat6 parastesia6 lesi yan5 ter7iksir dan pembesaran kelenjar 5eta! benin5 %ervikal'
Tanda dan 5ejala Kanker Kelenjar Auda! yan5 mun5kin timbul1
Kaki yan5 ke%il'
Kelema!an pada "aja!'
emiliki kesulitan membuka mulut
@asa sakit di kelenjar luda! yan5 tetap terus ada'
<ebua! benjolan atau 5umpalan di le!er6 telin5a6 pipi'
<ebua! benjolan atau 5umpalan di sekitar ra!an56 bibir6 atau di dalam mulut'
Hairan men5alir dari telin5a'
12
/' Faktor resiko
@adiasi ke le!er menin5katkan risiko ke5anasan kelenjar luda! den5an 15 , laten%y 20
ta!un
erokok merupakan 7aktor risiko pentin5 untuk perkemban5an tumor $art!in6 tetapi
!ubun5annya den5an tumor parotis 5anas yan5 kuran5 jelas' tumor $art!in adala!
delapan kali lebi! serin5 terjadi pada perokok dibandin5kan den5an non,perokok'
+eberapa studi tela! menunjukkan !ubun5an antara pen55unaan ponsel yan5 tin55i
dan penin5katan risiko tumor jinak dan 5anas parotis meskipun oran5 lain tela!
menemukan bukti !ubun5an tersebut'
13
>' Pato5enesis
19
Kelainan peradan5an biasanya mun%ul seba5ai pembesaran kelenjer di7us atau
nyeri tekan' Dn7eksi bakterial adala! akibat obstruksi duktus dan in7eksi reto5rad ole!
bakteri mulut' Parotitis ba%terial akut dapat dijumpai pada penderita pas%aoperasi
yan5 suda! tua yan5 men5alami de!idrasi dan biasanya disebabkan ole!
stap!ylo%o%%us aureus'
Tumor,tumor 4ari semua tumor kelenjer saliva6 /0: adala! tumor beni5na6 dan dari
tumor beni5na /0: adala! adenoma plemor7ik' (denoma plemor7ik adala! proli7erasi
baik sel epitel dan mioepitel duktus seba5aimana ju5a disertai peni5katan komponen
stroma' Tumor,tumor ini dapat tumbu! membesar tanpa menyebabkan 5ejala nervus
vasialis' (denoma plemor7ik biasanya mun%ul seba5ai masa tun55al yan5 tak nyeri
pada permukaan lobus parotis' 4e5enerasi mali5na adenoma plemor7ik terjadi pada
2: sampai 10:'
Tumor,tumor jinak dari 5landula parotis yan5 terletak di ba5ian medial n'7a%ialis6
dapat menonjol ke dalam orop!aryn.6 dan mendoron5 tonsil ke medial' Tumor,tumor
jinak bebatas te5as dan tampak bersimpai baik den5an konsistensi padat atau kistik'
Tumor parotis ju5a dapat disebabkan ole! in7eksi telin5a yan5 berulan5 dan ju5a
dapat menyebabkan 5an5uan penden5aran'Tumor parotis ju5a dapat disebabkan ole!
peradan5an tonsil yan5 berulan5'
Pertumbu!an yan5 %epat dari massa dan rasa sakit pada lesi itu berkaitan
den5an peruba!an ke ara! ke5anasan6 tetapi bukan seba5ai alat dia5nostik'
Keterlibatan sara7 7asialis 8)'CDD9 umumnya seba5ai indikator dari ke5anasan6
"alaupun 5ejala ini !anya nampak pada 3: dari seluru! tumor parotis dan
pro5nosisnya buruk' Tumor 5anas pada kelenjar parotis dapat meluas ke area
retromandibular dari parotis dan dapat men5invasi lobus ba5ian dalam6 mele"ati
ruan5an parap!aryn5eal' (kibatnya6 keterlibatan dari sara7 kranial ba5ian ba"a!
dapat terjadi berupa dis7a5ia6 sakit dan 5ejala pada telin5a' Aebi! lanjut la5i dapat
melibatkan struktur disekitarnya seperti tulan5 petrosus6 kanal auditorius eksternal6
dan sendi temporomandibular'

Tumor 5anas dapat bermetastasis ke kelenjar lim7e
melalui ruan5an parap!aryn5eal dan ke ran5kaian ju5ular ba5ian dalam6 dan ke pre,
post 7a%ial nodes'
1-
Teori multiseluler1 teori ini menyatakan ba!"a tumor kelenjar liur berasal dari
di7erensiasi sel,sel matur dari unit,unit kelenjar liur' <eperti tumor asinus berasal dari
20
sel,sel asinar6 onkotik tumor berasal dari sel,sel duktus striated6 mi.ed tumor berasal
darisel,sel duktus interkalated dan mioepitelial6 sNuamous dan mukoepidermoid
karsinoma berasal dari sel,sel duktus ekskretori'
Teori biseluler1 teori ini meneran5kan ba!"a sel basal dari 5landula
ekskretorius dan duktus interkalated bertindak seba5ai stem sel' <tem sel dari duktus
interkalated dapat menimbulkan terjadinya karsinoma a%inous6 karsinoma adenoid
kistik6 mi.ed tumor6 onkotik tumor dan $art!inOs tumor' sedan5kan stem sel dari
duktus ekskretorius menimbulkan terbentuknya skuamous dan mukoepidermoid
karsinoma'
1-
9' 0pidemiolo5i
Penyakit tumor pada kelenjar liur mayor umumnya jaran5 ditemukan6 dan
kelenjar parotis merupakan kelenjar yan5 serin5 terkena' Tumor kelenjar liur dapat
terjadi di dalam kelenjar parotis dan seba5ian besar sisanya di kelenjar
submandibular' Aaki,laki dan perempuan >0 :' 4ari massa parotis6 /5: berupa
neoplasia' 4ari tiap 5 tumor kelenjar liur6 - terlokalisasi di 5landula parotis6 1 berasal
dari kelenjar liur ke%il atau submandibularis dan 30: adala! mali5na' 4isebutkan
ba!"a terdapat perbedaan 5eo5ra7ik dan suku ban5sa dimana pada oran5 0skimo
tumor ini lebi! serin5 ditemukan6 penyebabnya tidak diketa!ui' <inar yan5
men5ionisasi didu5a seba5ai 7a%tor etiolo5i' Prevalensi tumor 5anas yan5 biasanya
terjadi pada oran5 den5an usia lebi! dari -0 ta!un adala! 25 : tumor parotis6 50 :
tumor submandibular6 dan satu seten5a! sampai dua perti5a dari seluru! tumor
kelenjar liur minor adala! 5anas'
15
10' Komplikasi
KomplikasiPkomplikasi pen5obatan kanker kepala dan le!er dapat di
kelompokkan seba5ai anatomis6 7isiolo5is6 teknik atau 7un5sional' Pendekatan palin5
baik pada komplikasi adala! pen%e5a!an' Perbaikan dini keseimban5an mellitus6 dan
pen5!entian keter5antun5an al%o!ol adala! pen5ukuran non,spesi7ik yan5 pentin5'
Pen55unaan antibioti% praoperasi tampaknya menurunkan ke%endren5unan in7eksi
21
luka dan 5ejala sisa nya' Pen5obatan radiasi pra operasi diberikan dalam dosis
terapeutik jelas menin5katkan resiko komplikasi' Pendidikan untuk penderita san5at
pentin5 untuk mendapatkan kerjasama dimana mun5kin terjadi penyulit re!abilitasi
pas%aoperasi'
Kerusakan pada sara7 "aja! dapat terjadi seba5ai akibat dari tumor parotis in7iltrasi
atau operasi' @isiko kerusakan lebi! tin55i den5an operasi berulan5' Pemantauan
sara7 "aja! perioperati7 dapat men5uran5i risiko ini'
Kekambu!an tumor jinak atau 5anas' (denoma pleomor7ik !arus benar,benar di!apus
pada operasi primer seperti tumor berulan5 serin5 multi7okal dan dapat terjadi 10,15
ta!un kemudian den5an tin5kat kesembu!an jau! berkuran5 8;25:9'
adenoma pleomor7ik dapat men5alami peruba!an 5anas dan disebut karsinoma e.,
adenoma pleomor7ik' ereka me"akili sekitar 2,-: dari ke5anasan kelenjar luda!'
Pertumbu!an yan5 %epat tiba,tiba massa yan5 sebelumnya stabil k!as' ereka a5resi7
dan memiliki pro5nosis buruk'
<indrom Frey 8kemera!an dan berkerin5at di pipi6 yan5 dapat mun%ul ketika makan6
meli!at atau berpikir tentan5 jenis makanan tertentu yan5 memproduksi air liur yan5
kuat9 dapat terjadi setela! operasi parotis' <ara7 otonom re7ormasi tidak tepat 8impuls
parasimpatis akan sara7 simpatis9 se!in55a stimulus untuk air liur akan membuat
kerin5at "aja!' Gerostomia dan mu%ositis oral'
11' Pro5nosis
Pro5nosis pada tumor mali5na san5at ter5antun5 pada !istolo5y6 perluasan lokal dan
besarnya tumor dan jumla! metastasis kelenjar le!er' &ika sebelum penan5anan tumor
mali5na tela! ada ke!ilan5an 7un5si sara76 maka pro5nosisnya lebi! buruk' Keta!anan
!idup 5 ta!un kira,kira 5:6 namun !al ini masi! tetap ter5antun5 kepada
!istolo5inya'
9
12' Penatalaksanaan
22
Tumor jinak parotis pertumbu!annya relati7 lambat6 biasa pada usia muda 6
tidak terasa nyeri6 tidak ada 5an55uan pada persara7an nervus tuju! dan tidak perna!
menyebar jau!' Tumor 5anas parotis pertumbu!annya biasanya %epat6 serin5 terjadi
pada usia diatas 50 ta!un 6 serin5 menyebabkan rasa sakit6 terabanya keras sampai
dapat teraba seperti batu6 dan dapat menyebabkan 5an55uan pada sara7 ketuju! seperti
mulut men%on5 dan mata sukar menutup' #ntuk memastikan dia5nosis tumor parotis
apaka! jinak atau 5anas6 meman5 a5ak berbeda sedikit den5an penan5anan tumor
lainnya'
Pada kasus,kasus dimana tumor masi! tidak terlalu besar dan masi! dapat
dioperasi6 maka dilakukan pen5an5katan pada tumor tersebut ' +ila tumor tumbu!
dari kelenjar parotis ba5ian permukaan 6 maka seluru! kelenjar parotis dan tumor
yan5 ada di permukaan atau persisnya berada diatas nervus tuju! !arus dian5kat
semua' Tindakan ini disebut parotidektomi super7i%ial' <etela! dian5kat6 maka tumor
diperiksakan ke patolo5i anatomi untuk dipastikan jinak atau 5anasnya'
Kalau dari a"al tumor suda! di%uri5ai 5anas6 dan ukurannya besar sekali dan keras6
kalau ada sarana pemeriksaan patolo5i anatomi poton5 beku atau Cries Houpe 8CH9
pada saat penderita dioperasi' +ila positi7 5anas6 maka tindakannya adala!
men5an5kat seluru! kelenjar parotis ba5ian dalam dan permukaan ' Tindakan ini
disebut parotidektomi total'
@esiko operasi atau komplikasi yan5 mun5kin terjadi akibat operasi adala!
%edera pada sara7 ke tuju!6 den5an 5ejala kelopak mata atas sulit menutup6 mulut
terli!at menyon' +isa ju5a terjadi baal,baal atau berkuran5nya rasa pada daera!
sekitar telin5a' Kalau pen5an5katannya !anya tumornya saja dikemudian !ari bisa
terjadi kekambu!an' Tidak jaran5 tumor yan5 kambu! ini adala! 5anas'
Pada tumor 5anas yan5 ukurannya san5at besar dan keras6 maka dilakukan CH' +ila
sarana CH tidak ada 6 maka dapat dilakukan biopsi tusuk jarum ' +ila positi7 5anas6
dan se%ara te!nik masi! dapat dilakukan operasi6 biasanya akan men%ederai sara7
ketuju!6 dan terkadan5 meman5 sara7 ketuju!nya !arus dian5kat karena suda!
termakan ole! kankernya' @adioterapi diberikan pada kasus kanker kelenjar parotis
yan5 suda! tidak memun5kinkan dioperasi'
Pada tumor parotis dilakukan pembeda!an
23
Tumor parotis yan5 jinak dilakukan parotidektomi super7isial6 namun pada
tumor parotis yan5 5anas dilakukan parotidektomi total namun tumor 5anas yan5
belum ada ekstensi ekstra parenkim dan nervus CDD dan dilakukan ju5a pada tumor
jinak yan5 suda! men5enai lobus pro7undus' Tumor 5anas parotis yan5 suda! ada
ekstensi ekstra dilakukan parotidektomi total di perluas' @)4 8deseksi le!er radikal 9
dilakukan pada metastase kelenjar 5eta! benin5 yan5 masi! operabel'
Tumor inoperabel
Tindakan utamanya adala! radioterapi *5,/0 Gy dalam /,> min55u
Tindakan tamba!an adenokarsinoma 8 adenoid %ysti% %arsinoma6 adeno%arsinoma6
tumor 5anas %ampur6 a%ini% %ell %arsinoma9 diberikan adriamisin 50 m5Fm2 ivF!ari6 5
7lourourasil 500 m5 F m2 ivF !ari ini di ulan5 3 min55u' <isplatin 100 m5Fm2 iv pada
!ari ke2'
<Nuamous %ell %arsinoma F mu%oepidermoid %arsinoma diberikan met!rotre.ate 50
m5Fm2 iv pada !ari ke 1 dan ke /6 sisplatin 100 m5Fm2 iv pada !ari ke 2' 4an di
ulan5 3 min55u' Pada metastase kelenjar 5eta! benin5 yan5 operabel dilakukan
deseksi le!er radikal 8@)496 namun yan5 suda! inoperabel dilakukan radioterapi -0
GyF? kemoterapi preoperati7 lalu lakukan evaluasi' &ika setela! dilakukan menjadi
operabel lakukan @)4 kembali6 namun bila suda! dilakukan masi! tetap inoperabel
lakukan radiotera!y /0 Gy'
/
Penyulit pas%a operasi parotis 8parotidektomi9'
/
, Fistel liur' Auda! yan5 tidak kerin5 dari luka operasi' Hal ini dapat disebabkan
masi! banyaknya ba5ian kelenjar yan5 men5eluarkan luda! keara! luka atau
duktus stensonnya tersumbat' +alut tekan dapat membantu penyembu!an'
Kadan5,kadan5 radiasi dibutu!kan untuk memper%epat 7ibrosis se!in55a luka
menutup' Fistel liur yan5 tak sembu! sebaiknya dieksplorasi
, <yndroma 7rey Penderita berkerin5at didaera! operasi se"aktu makan !al ini
disebabkan 5an55uan persara7an kulit karena re5enerasi yan5 sala! dari %aban5
sara7 aurikulotemporalis yan5 terpoton5' Kelu!an biasanya tidak men55an55u
banyak' 4en5an penjelasan penderita dapat menerima kelainan ini'
, Parese F paralise sara7 7asialis
24
, anipulasi sara7 7asialis meskipun tanpa memutus sara7 dapat men5akibatkan
parase sara7 7isialis yan5 si7atnya temporer' Parese ini dapat men5akibatkan
keratitis karena mata sulit tertutup den5an baik' Pemoton5an %aban5 sara7
men5akibatkan paralise otot yan5 bersan5kutan' Gra7tin5 sara7 dapat membantu
untuk memuli!kan persara7an "aja!' Hasilnya tidak selalu memuaskan'
13' Pen%e5a!an
en%e5a! kanker merupakan lan5ka! yan5 terbaik sebab seperti un5kapan
Qmen%e5a! lebi! baik dari pada men5obatiQ6 pen%e5a!an membuat suatu kerusakan
tidak perlu terjadi'
emeriksa resiko karena keturunan <ala! satu penyebab kanker berasal dari
7aktor keturunan' &ika ada oran5tua atau saudara yan5 menderita kanker6 san5at
mun5kin kanker ju5a menyeran5 an55ota keluar5a lainnya' #ntuk itu
men5eta!ui ada tidaknya an55ota keluar5a yan5 perna! terkena kanker san5at
pentin5 seba5ai upaya men%e5a! kanker'
en5!indari makanan yan5 diasap atau diasamkan' Honto!nya seperti ikan asap
atau makanan yan5 dia%ar' akanan tersebut beresiko menimbulkan kanker'
Ile! karena itu men5!indari atau men5uran5i 7rekuensi men5onsumsi makanan
tersebut menjadi ke!arusan untuk men%e5a! kanker'
enjau!i al%o!ol <ejak lama alko!ol suda! serin5 disebut seba5ai penyebab
kanker'
en5!indari makanan den5an Bat pe"arna +anyak makanan saat ini di%ampur
den5an Bat pe"arna a5ar terli!at menarik' Pada!al kandun5an Bat pe"arna itu
san5at berba!aya ba5i tubu! dan dapat memi%u kanker' #ntuk men%e5a!
kanker6 sebaiknya usa!akan men5!indari makanan yan5 men55unakan Bat
pe"arna
en5!indari rokok <eperti alko!ol6 rokok ju5a menjadi sumber penyebab
berba5ai penyakit tak terke%uali untuk penyakit kanker' enin55alkan
kebiasaan merokok atau berupaya menjau! dari oran5 yan5 sedan5 merokok
adala! upaya baik untuk men%e5a! kanker'
en5!indari makanan berlemak yan5 menyebabkan banyak masala! dalam
tubu!' Termasuk seba5ai pemi%u kanker'
25
akan makanan kaya serat +ua!,bua!an dan sayuran merupakan makanan kaya
serat' emperbanyak konsumsi makanan tersebut san5at baik untuk men%e5a!
kanker'
@utin ola!ra5a merupakan %ara yan5 baik untuk men%e5a! kanker' <ebab saat
berola!ra5a6 lemak dalam tubu! akan terbakar dan memper%epat metabolisme'
Hal itu akan men%e5a! terjadinya kanker' Tidak !arus berupa ola!ra5a berat'
Ila!ra5a rin5an seperti jalan se!at atau lari pa5i bisa membantu men%e5a!
kanker'
Konsumsi vitamin (6 H6 dan 0 memiliki kandun5an antioksidan yan5 san5at
ber5una untuk men%e5a! kanker'
Perilaku seks se!at Tidak ber5anti,5anti pasan5an dalam !ubun5an seks ju5a
menjadi %ara jitu men%e5a! kanker sebab timbulnya kanker ju5a dimun5kinkan
karena perilaku seksual yan5 tidak se!at'
Kesimpulan
Kelenjar parotis adala! kelenjar liur yan5 berpasan5an6 berjumla! 2' Kelenjar
parotis merupakan kelenjar liur yan5 terbesar' Tumor pada kelenjar liur relati7 jaran5
terjadi6 persentasenya kuran5 dari 3: dari seluru! ke5anasan pada kepala dan le!er'
Ke5anasan pada tumor kelenajar liur berkaitan den5an paparan radiasi6 7aktor 5enetik6
dan karsinoma pada dada' <eba5ian besar tumor pada kelenjar liur terjadi pada
kelenjar parotis6 dimana /5: , >5: dari seluru! tumor berasal dari parotis dan >0:
dari tumor ini adala! adenoma pleomorp!i% jinak 8beni5n pleomorp!i% adenomas9'
26
Tumor kelenjar liur baik itu jinak atau 5anas akan mun%ul seba5ai suatu massa
berbentuk soliter6 berkemban5 diantara sel,sel pada kelenjar yan5 terkena'
Pertumbu!an yan5 %epat dari massa dan rasa sakit pada lesi itu berkaitan den5an
peruba!an ke ara! ke5anasan6 tetapi bukan seba5ai alat dia5nostik' Keterlibatan sara7
7asialis 8)'CDD9 umumnya seba5ai indikator dari ke5anasan6"alaupun 5ejala ini !anya
nampak pada 3: dari seluru! tumor parotis dan pro5nosisnya buruk'
4a7tar pustaka
1' 0isele 4$6 &o!ns 0' <alivary Glan )eoplasms' Dn 1 +ailey +&6 Hal!oun KH6 editors' Head
and )e%k <ur5ery,Itolaryn5olo5y' 3rd ed vol 2' P!iladelp!ia1 Aippin%ott $illiams R
$ilkinsJ 2001' p' 12/9,9/
2. Aee &6 4' +eni5n Parotis asses' (vailable 7rom1 !ttp1FF"""'+H'Hom
(%%essed<eptember 196 2009'
3' Holsin5er FH6 +ui 4T' (natomy6 Fun%tion6 and 0valuation o7 <alivary Glands' Dn1 yers 0)6
Ferris @A editors' <alivary Gland 4isorders' <prin5er1 +erlinJ 200/' p' 1,1-'
27
-' Kontis TH6 &o!ns 0' (natomy and P!ysiolo5y o7 t!e <alivary Glands' Dn1 +ailey +A6
Hal!oun KH' 0ditors' Head and )e%k <ur5ery,Itolaryn5olo5y' 3rd 0d' P!iladelp!ia1
Aippi%ott $illiams R $ilkinsJ 2001' p' -53,*3'
5. (ndirius6 H' 2009' )eoplasma Kepala dan Ae!er' (vailable at
!ttp1FF"""'s%ribd'%omFdo%F151/0*20F@e7erat,)eoplasma,Kepala,dan,Ae!er' S2> ei 2010T'
*' <ya7riadi6 ' 200>' Patolo5i ulut Tumor )eoplastik dan )on )eoplastik @on55a ulut'
Uo5yakarta 1 (ndi Uo5yakarta' 31,>2'
/' @eksopro <' Kumpulan Kulia! Dlmu +eda!' Fakultas Kedokteran #niversitas Dndonesia' @<
4r Hiptoman5unkusumo' 3>*,>
>' (nsori6 H' 2009' Gambaran @adio5ra7i (denoma Pleimor7ik pada Kelenjar <aliva' <kripsi'
edan1 Fakultas Kedokteran Gi5i #niversitas <umatra #tara'
9' (dams6 AG6 +oies6 @A6 and Paparella6 ' 2001' +uku (jar Penyakit THT' 0d *' &akarta 1
0GH' 305,319'
10' @udolp! (6 +uku (jar Pediatri @udolp!' Col 1' &akartaJ 0GH 1 200*'/-5,/
11' Gillespie <H6 +am7ord K+' (t a Glan%e ikrobiolo5i edis dan Dn7eksi' 3rd ed' &akartaJ
0rlan55a 1 2012'/1
12' 4esen6 $an' Tumor Kelenjar Aiur' 4alam 1 +uku (jar Inkolo5i Klinis 0disi 2' &akarta1
Penerbit FK#D1200/J 30-,30/
13. <adetBki <6 Iberman +6 andelB"ei5 A6 et al 6 erokok dan risiko tumor kelenjar parotid1
sebua! studi kasus,kontrol nasional' Kanker' ei 200> 1J 112 899 119/-,>2'
1-' @obert A' <ou!ami' I.7ord Te.tbook o7 In%olo5y 82 volume set9 2nd edition' 0n5land1
I.7ord Press6 2002
15' Kumar C6 @obbins <l6 Hotran @<' +uku ajar patolo5i' 0disi /' )e" york1 0lsevier
Dn%'J200/'!al'*1-,5
28