Anda di halaman 1dari 16

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA
1. Anatomi Fisiologi
a. Genitalia Interna
1) Ovarium
Terdapat sepasang ovarium yang lazimnya terdapat di kedua sisi
uterus, di bawa kedua u!ung "imbria tuba "alopii. Ovarium melekat pada
permukaan posterior ligamentum latum uteri dan pada uterus melalui
ligamentum ovarii. #etiap ovarium memiliki struktur yang rata, berbentuk
seperti bua almond, dan memiliki lebar rata$rata 1,% &m, pan!ang rata$rata '
&m, dan tebal rata$rata ( &m, dengan berat sekitar ($' g.
Ovarium memiliki "ungsi ganda karena organ ini dapat menyimpan
sel nut"a wanita atau oosit dan memproduksi dua ormon reproduksi wanita
yang penting,yaitu estrogen dan progesteron. #e&ara anatomis, ovarium
tersusun atas medula interna, yang mengandung !aringan ikat suporti" dan
melekat langsung pada liga mentum latum uteri. )orteks ovarium terdiri dari
!aringan yang memiliki banyak pembulu dara tempat "olikel ovari melekat.
#etiap "olikel primordial mengandung sebua sel nut"a atau sel telur imatur
yang terbungkus ole lapisan sel "olikel yang menyerupai sel skuamosa.
Folikel primer selan!utnya diselubungi ole dua atau lebi lapisan sel
granulosa. #el granulosa melindungi dan memberi nutrisi sel nut"a ingga
ter!adi maturasi "olikel dan ovulasi. #el nut"a primer, di bawa pengaru
ipo"sis dan ormon ovarium, akan beruba men!adi "olikel de graa" yang
suda berkembang sepenunya. #elama usia subur wanita, biasanya dalam
siklus bulanan anya terdapat satu sel nut"a yang matang untuk dilepas
ole ovarium dan ditangkap ole "imbria tuba "alopii. *elepasan sel nut"a,
yang disebut ovulasi, ter!adi sebagai akibat dari rangsangan ormon
gonadotro"ik, yaitu follicle stimulating hormoneb +F#,) dan luteinizing
hormone +-,). #etela ovulasi, "olikel yang ruptur beruba bentuk men!adi
struktur yang disebut korpus luteum. .ika tidak ter!adi keamilan korpus
luteum akan mengalami degenerasi dalam waktu lebi$kurang enam bulan
men!adi korpus albikan. .ika ter!adi keamilan, korpus luteum akan
dipertaankan ingga terbentuk plasenta yang mengambil ali "ungsi
endokrin. #ebelum lair, ovarium !anin mengandung labi dari ( !uta "olikel
primordial. *ada saat menarke +aid pertama), anya terdapat sekitar
(//./// "olikel yang tersisa dan !umla ini terus berkurang di sepan!ang usia
subur wanita. ,anya '// sampai 0// bua "olikel yang benar$benar dilepas
melalui proses ovulasi selama usia subur wanita. #ebua proses yang
disebut atresia ter!adi pada lebi dari 1/2 "olikel yang tidak
dilepaskanmelalui proses ovulasi. 3alam proses ini, "olikel primordial dan
"olikel primer men!adi semakin ke&il, kemudia diserap ole tubu.
() Tuba Falopii
Tuba "alopii !uga disebut tuba uterina atau oviduk yang ber!umla
dua bua. #etiap saluran tuba merupakan bangunan muskular yang ramping
dan berbentuk silinder dengan pan!ang sekitar 1/ &m. #aluran ini merupakan
perpan!angan kornu uteri dan meman!ang kedinding samping pelvis,
kemudian berputar ke bawa dan ke belakang sebelum men&apai ovarium.
)edua saluran tuba terubung dengan uterus pada u!ung medial dan dengan
ovarium pada u!ung lateral 4 tuba "alopii disangga ole lipatan superior
ligamentum latum uteri. *ada u!ung ovarium, tuba "alopii berbentuk mulut
yang menyerupai &orong dengan ton!olan tambaan yang disebut "imbria.
Ton!olan yang berbentuk menyerupai !ari ini akan memasase ovarium pada
saat ovulasi untuk membantu ovarium mengeluarkan ovum yang tela
matang.
Fungsi primer tuba "alopii adala menyediakan lintasan dan
tempat pertemuan bagi sel telur dan sperma saat ter!adi "ertilisasi.
)ebanyakan "ertilisasi ter!adi di bagian sepertiga luar tuba "alopii. *erkiraan
ini dibuat dengan mengasumsikan bawa sperma akan terdapat segera
setela koitus. #perma dapat bertaan idup selama (0$01 !am. #el telur
masi dapat dibuai ingga 5( !am sesuda ovulasi.
*er!alanan di dalam tuba "alopi ter!adi karena dua "aktor.
a) Tuba "alopii dibentuk dari otot polos yang menimbulkan gerakan kontraktil
dan
b) Tuba "alopii dilapisi ole lapisan epitel bersilia yang mengasilkan mukus.
Gerakan peristaltik otot bersama dengan le&utan silia akan mendorong
ovum yang non$mobil menu!u uterus. Fungsi tuba "alopii dapat dirusak
ole in"eksi dan in"lamasi yang mengganggu kepatenan.
#elan!utnya, tuba "alopii menyediakan lintasan yang akan dilalui
ole sekret tuba untuk masuk kedalam raim. *erlu diperatikan !uga bawa
tuba "alopii menyediakan lintasan langsung antara vagina dan rongga
peritoneum. )arena itu, lintasan ini !uga men!adi tempat masuknya in"eksi
asenden ke dalam rongga peritoneum.
') 6terus
6terus merupakan bangunan muskular, berdinding tebal,
berbentuk menyerupai bua pir, dan berongga yang terletak di antara
kandung kemi dan rektum. *ada wanita yang belum perna amil +nalipara),
uterus memilikipan!ang sekitar 7 &m dan lebar sekitar 0 &m. *ada akikatnya,
ligamentum latum uteri dan ligamentum teres uteri menyangga kedua sisi
uterus. 6terus dapat dibagi men!adi tiga bagian, yaitu "undus, korpus, dan
serviks. 3elapan pulu persen uterus terdiri dari bagian korpus yang
diubungkan melalui ismus atau leer raim ke serviks.
)ebanyakan wanita mempunyai uterus yang letaknya mengadap
kedepan atau anteversio dengan bagian "undus dan korpus uteri melekat
pada kandung kemi. 8amun, uterus dapat !uga berada dalam posisi lain
tanpa menimbulkan masala. *osisi ini meliputi ante"leksio, retro"leksio,
retroversio. 9ariasi posisi ini ter!adi sebagai respons teradap beragam "aktor
penyebab.
3inding uterus terdiri dari tiga lapisan. -apisan serosa eksterna,
yang berasl dari peritoneum yang menutup ligamentum latum uteri.
*erimetrium terlipat balik di dinding anterior kandung kemi dan membentuk
kavum vesikouterina. 3isebela posterior, perimetrium meluas untuk
membentuk cul de suc atau kavum 3ougla. -etak perimetrium yang sangat
dekat dengan kandung kemi membuat in"eksi kandung kemi sering
menimbulkan ge!ala pada raim, kususnya selama keamilan.
:agian utama dinding uterus adala lapisan media atau
miometrium. -apisan ini mempunyai kemampuan yang mengagumkan untuk
menguba pan!ang selama keamilan dan persalinan. -apisan interna uterus
disebut endometrium dan lapisan ini bersambung dengan lapisan$interna
tuba "alopii dan vagina. )emudian, terdapat dua bua lapisan endometrium,
yaitu lapisan basal dan super"isial. -apisan super"isial akan terkikis pada saat
aid, tetapi selan!utnya diregenerasi ole sel lapisan basal. #el bersilia
meningkatkan pergerakan sekret tuba$uterina untuk ke luar dari dalam kavum
uteri menu!u vagina.
0) #erviks
*ada waktu nulipara, serviks membuat sekitar 1%2$(/2 uterus
dan merupakan bagian yang mengalami invaginasi atau menon!ol ke dinding
anterior saluran vagina. :agian serviks yang menon!ol ke dalam vagina
adala bagian terluar, atau ektoserviks. ;ktoserviks mempunyai tampilan
yang li&in dan berwarna mera muda karena ditutupi ole sel epitel
skuamosa. )analis interna yang membentuk ostium serviks disebut
endoserviks, mengandung lapisan sel epitel kolumnar seingga tampak kasar
dan berwarna mera. 3ibawa pengaru ormonal, epitel kolumnar membuat
serviks &ukup elastis pada saat persalinan seingga serviks dapat meregang
se&ara adekuat untuk memungkinkan keluarnya !anin. Squamocolumnar
junction merupakan tempat pertemuan antara kedua !enis sel epitel tersebut.
Tempat pertemuan ini mengandung !enis sel yang optimal untuk u!i
*apani&olaou +Pap smear) 4 u!i *apani&olaou akurat untuk skrining
malignansi. .ika pada sampel Pap smear terliat sel endoserviks, gambaran
ini memastikan bawa pengambilan sampel suda dilakukan pada
squamocolumnar junction atau zona trans"ormasi
)anal servikal atau ostium serviks, yang pan!angnya sekitar ($0
&m, tertutup dengan rapat. <uara serviks ke dalam vagina disebut ostium
serviks eksterna sementara muaranya ke dalam uterus dinamakan ostium
serviks interna. 8amun, ostium serviks tetap memungkinkan sperma masuk
dan dara menstruasi keluar dari dalam uterus. .aringan kelen!ar di dalam
endoserviks mengasilkan mukus pelindung dalam !umla besar, karakter
dan kuantitas mukus ini akan beruba selama siklus menstruasi dan
keamilan. 3i bawa pengaru ormon ekstrogen, serviks memproduksi
mukus untuk memudakan sperma masuk. :iasanya, lendir serviks pada
saat ovulasi akan men!adi lebi en&er, lebi banyak, dan dapat diregangkan
ingga beberapa sentimeter +spinnbarkeit). )eadaan ini memudakan
sperma memasuki kanal servikal menu!u uterus. #ebaliknya, lendir serviks
men!adi kental setela ovulasi karena pengaru progesteron seingga
mengalangi sprema masuk. *erubaan "isiologis ini men!adi dasar keluarga
alami. #ekret endoserviks !uga melindungi uterus teradap in"eksi dan
membentuk sumbat mukoid atau operkulum selama keamilan.
#erviks banyak mendapat suplai dara dari arteri uterina. )arena
itu, bagian ini dapat men!adi tempat ter!adinya keilangan dara yang
signi"ikan pada saat melairkan. #erviks terdiri dari matriks !aringan ikat
kelen!ar dan !aringan muskular. <atriks ini membentuk struktur "ibrosa yang
kuat, tetapi men!adi lunak dan lentur pada saat amil di bawa pengaru
ormon keamilan.
%) 9agina
9agina mengubungkan genitalia interna dengan genitalia
eksterna. :agian depan vagina berada di belakang kandung kemi dan
bagian belakang vagina berada di dekat rektum. -ubang vagina dapat
berbentuk oval, sirkular, atau menyerupai lengan ba!u, dapat tertutup
selurunya atau sebagian. *enutupan ini dapat ter!adi karena adanya imen
yang utu atau sebagian utu. ,imen merupakan membran tipis !aringan ikat
yang membuat ukuran lubang vagina men!adi beragam, mulai dari sebesar
lubang !arum ingga &ukup besar untuk dapat dimasuki ole dua !ari tangan.
6mumnya kita beranggapan bawa imen yang utu men!adi tanda
keperawanan. 8amun, imen dapat melebar tanpa mengalami ruptur atau
robek karena akti"itas di masa kanak$kanak, penggunaan tampon, atau
ke&elakaan.
9agina terdiri dari sebua saluran "ibromuskular yang pan!angnya
sekitar 5,%$1/ &m, dilapisi ole sel epitel skuamosa yang mensekresi mukus.
#ekret vagina terdiri dari lendir serviks, epitel yang mengelupas, dan selama
stimulasi seksual, transudat yang langsung keluar. Tu!uan sekresi ini
melindungi vagina teradap in"eksi. Akibatnya, !aringan vagina selalu lembab
dengan p, yang dipertaankan pada nilai 0$74 nilai p, yang asam ini
dianggap bersi"at bakteriostatik dan memberi proteksi lebi lan!ut teradap
in"eksi vagina. #el epitel skuamosa vagina menyimpan glikogen di bawa
pengaru estrogen. )adar estrogen !uga memengarui nilai p, dan
keratinisasi sel ini.
.aringan muskular dan erektil dinding vagina memungkinkan
dilatasi dan kontraksi yang &ukup untuk mengakomodasi penetrasi penis
selama sanggama, selain men!adi lintasan bayi pada saat dilairkan. 3inding
vagina yang memiliki membran, yang membentuk dua lipatan longitudinal
serta beberapa lipatan melintang atau rugae, turut berkontribusi pada dilatasi
ini.
b. Genitelia ;ksterna
Genitelia eksterna, yang umumnya dinamakan vulva, berada pada
dasar pelvis wanita di daera perineum. #truktur yang membentuk vulva
terdiri dari mons pubis, labia mayora, labia minora, klitoris, dan korpus
perineum. #truktur lain yang biasanya dipandang sebagai bagian dari vulva
meliputi uretra dan anus, meskipun keduanya tidak dianggap sebagai bagian
dari struktur genitalia.
1) <ons *ubis +9eneris)
:agian yang agak menon!ol berbentuk bulat di sebela anterior
sim"isis pubis tulang pelvis adala mons pubis. <ons pubis terdiri dari
bantalan lemak yang ditutupi ole kulit dan rambut kemaluan dengan pola
distribusi segitiga terbalik. 3i bawa pengaru ormon pubertas, !umla
lemak dan rambut kemaluan meningkat dan warna mons pubis men!adi lebi
gelap. )ulit mons pubis banyak mengandung kelen!ar sebasea yang dapat
terin"eksi karena berbagai penyebab, termasuk perubaan pola makan,
variasi dari keidupan normal, atau igiene tubu buruk. 3aera ini !uga
men!adi tempat in"estasi tuma pubis +Phthirus pubis).
() -abia <ayora
:ibir vulva paling luar yang disebut labia mayora membentang
mulai dari dasar mons pubis di sebela anterior ingga daera anus di
sebela posterior. #truktur ini terdiri dari lipatan kulit dan lemak, yang
selan!utnya ditutupi ole rambut kemaluan pada awal usia pubertas. -abia
mayora banyak mengandung kelen!ar sebasea dan kelen!ar keringat serta
mengalami !enis permasalaan yang sama seperti yang dialami ole mons
pobis.
') -abia minora
3i antara kedua labia mayora terdapat struktur kutaneus labia
minora yang lebi ke&il dan lebi alus4 struktur ini dimulai dari tudung klitoris
di sebela anterior dan berakir pada dasar vagina di sebela posterior.
:angunan yang tidak berambut ini terdiri dari kulit, lemak dan sedikit !aringan
erektil, serta berwarna mera muda &era. Tepi labia minora dapat alus
atau kasar dan dapat menon!ol keluar dari labia mayora. )etika terangsag
se&ara seksual, labia minora akan mengalami distensi dan membesar karena
dipenu dengan dara, kemudian kembali normal setela periode denyutan
labial. )elen!ar sebasea yang terletak di dalam labia minora mensekresikan
&airan yang memiliki aroma kusus, baik dalam keadaan biasa maupun
terangsang se&ara seksual.
9estibulum merupakan daera di antara kedua labia minora4
daera ini membentang dari klitoris di sebela anterior ingga vagina di
sebela posterior. 9estibulum merupakan "osa dengan bentuk menyerupai
perau yang mengandung ureter dan mulut atau introitus vagina serta
kelen!ar pelumas :artolin. )elen!ar bartolin terletak diaspek posterior dan
lateral lubang vagina yang merupakan tempat berakirnya labia minora.
)elen!ar bartolin ber"ungsi mensekresikan material mukoid yang en&er guna
melumas daera vestibulum. Organ ini diyakini turut memberi sedikit pelumas
selama sanggama.
0) )litoris
3i sebela anterior, kedua labia minora menyatu dan membentuk
tudung klitoris atau prepusium. -okasi klitoris berada tepat di bawa struktur
ini dan di depan meatus uretra. )litoris terdiri dari !aringan erektil yang
banyak mengandung pembulu dara dan serabut sara" serta akan
mengalami distensi ketika ter!adi rangsangan seksual. )litoris omolog
dengan glans penis pada pria. =angsangan pad klitoris merupakan bagian
penting dari akti"itas seksual pada wanita.
%) )orpus *erineum
)orpus perineum atau perineum merupakan !aringan yang
membentang dari vagina di sebela anterior ingga anus di sebela
posterior. 3aera ini tersusun dari !aringan ikat "ibrosa dan merupakan
tempat masuknya beberapa otok perineum. *ada saat melairkan, daera ini
dapat robek atau diinsisi +episiotomi) untuk memudakan kelairan bayi.
(. *engertian
*reeklamsia adala keadaan dimana ipertensi disertai dengan
proteinuria, edema, atau kedua$duanya, yang ter!adi akibat keamilan
setela minggu ke$(/ atau kadang$kadang timbul lebi awal bila terdapat
perubaan idatidi"ormis yang luas pada vili dan korialis. +<itayani (/1')
*reeklamsia ringan adala timbulnya ipertensi disertai proteinuria
dan>atau edema setela umur keamilan (/ minggu atau segera setela
persalinan. Ge!ala ini dapat timbul sebelum umur keamilan (/ minggu pada
penyakit tro"oblas. +=atna 3ewi *udiastuti (/1( ? 17')
*reeklamsia dan eklamsia merupakan kumpulan ge!ala yang timbul
pada ibu amil bersalin, dan selama ni"as, yang terdiri atas trias ge!ala, yaitu
ipetensi, proteinuria, dan edema, kadang$kadang disertai konvulsi sampai
koma. Ibu tersebut tidak menun!ukkan tanda$tanda kelainan vaskuler atau
ipertensi sebelumnya. +-ily @ulika, #,#i.T (//1 ? A%)
'. ;tiologi
*enyebab timbulnya preeklamsia pada ibu amil belum diketaui
se&ara pasti, tetapi pada umumnya disebbkan ole vasospasme arteriola.
Faktor$"aktor lain yang memperkirakan akan mempengarui timbulnya
preeklamsia antara lain ? primigravida, keamilan ganda, idramnion, mola
idatidosa, multigravida, malnutrisi berat, usia ibu kurang dari 11 taun atau
lebi dari '% taun serta anemia.
0. *ato"isiologi
*ada preklamsia ter!adi spasme pembulu dara disertai dengan
retensi garam dan air. *ada biopsi gin!al, ditemukan spasme ebat arteriola
glomerulus. *ada beberapa kasus, lumen arteriola sedemikian sempitnya
seingga anya dapat dilalui ole satu sel dara mera. 3engan demikian,
!ika semua arteriola dalam tubu mengalami spasme, tekanan dara akan
naik, dalam usaa mengatasi kenaikan tekanan peri"er agar oksigenasi
!aringan dapat di&ukupi. )enaikan berat badan dan edema yang disebabkan
ole penimbunan air yang berlebian dalam ruang interstitial belum diketaui
sebabnya, mungkin karena retensi air dan garam. *roteinuria dapat
disebabkan ole spasme arteriola seigga ter!adi perubaan pada
glomerulus.
%. <ani"estasi klinis
3ua ge!ala yang sangat penting pada preeklamsia yaitu ipertensi
dan proteinuria yang biasanya tidak disadari ole wanita amil. *enyebab
dari kedua masala diatas adala sebagai berikut ?
a. Tekanan dara
*eningkatan tekanan dara merupakan tanda peningkatan awal yang
penting pada preeklamsia. Tekanan diastolik merupakan tanda prognostik
yang lebi andal dibandingkan dengan tekanan sistolik. Tekanan diastolik
sebesar A/ mm,g atau lei yang ter!adi terus$menerus menun!ukkan
keadaan abnormal
b. )enaikan berat badan
*eningkatan berat badan yang tiba$tiba mendaului serangan
preeklamsia dan bakan kenaikan bert badan +::) yang berlebian
merupakan tanda pertama preeklamsia pada sebagian wanita. *eningkatan
:: normal adala /,% kg per minggu. :ila 1 kg dalam seminggu maka
kemungkinan ter!adinya preeklamsia arus di&urigai. *enigkatan berat badan
terutama disebabkan karena retensi &airan dan selalu dapat ditemukan
sebelum timbul ge!ala oedema yang terliat !elas seperti kelopak mata yang
bengkak atau !aringan tangan dan kaki yang membesar.
&. *roteinuria
*ada preeklamsia ringan, proteinuria anya minimal positi" satu,
positi" dua, atau tidak sama sekali. *ada kasus berat proteinuria dapat
ditemukan dan dapat men&apai 1/ g>d-. *roteinuria amper selalu timbul
kemudian dibandingkan ipertensi dan kenaikan :: yang berlebian.
7. *emeriksaan diagnosti&
a. *meriksaan laboratorium
1) *emeriksaan dara lengkap dengan apusan dara
*enurunan emoglobin + nilai ru!uk atau kadar normal
emoglobin untuk wanita amil adala 1( B 10 gr 2
,ematokrit meningkat +nilai ru!ukan '5$0' vol2)
Trombosit menurun +nilai ru!ukan 1%/$0%/ ribu>mm')
() 6rinalisis
3itemukan protein dalam urien
') *emeriksaan "ungsi ati
:ilirubin meningkat +8 C D 1 mg>d-
-3, +laktat deidrogenase)meningkat
Aspartat aminomtrans"erase +A#T) E 7/ ul
#erum glutamat piru"at transaminase +#G*T) meningkat
+8C1%$0% u>ml)
#erum glutamat oFaloa&eti& trasaminase +#GOT)
meningkat +8CD'1 u>l
Total protein serum menurun +8C7,5$1,5 g>dl
0) Tes kimia dara
Asam urat meningkat +8 C 7,5$1,5 g>dl)
b. =adiologi
1) 6ltrasonogra"i
3itemukan retardasi pertumbuan !anin intrauterus.
*ernapasan intrauterus lambat, akti"itas !anin lambat, dan
volume &airan ketuban sedikit.
() )ardiotogra"i
3iketaui denyut !antung bayi lema
&. 3ata sosial ekonomi
*reeklamsia berat lebi banyak ter!adi pada wanita dan golongan
ekonomi renda, karena mereka kurang mengonsumsi makanan
yang mengandung protein dan !uga kurang melakukan perwatan
antenatal yang teratur
d. 3ata psikologis
:iasanya ibu preeklamsia ini berada dalam kondisi yang labil dan
muda mara, ibu merasa kawatir akan keadaan dirinya dan
keadaan !anin dalam kandungannya, dia takut anaknya nanti lair
&atat atau meninggal dunia
5. )omplikasi
:ergantung pada dea!at preeklamsia yang dialami. 8amun, yang
termasuk komplikasi antara lain sebagai berikut ?
a. *ada ibu
1) ;klamsia
() #olusi plasenta
') *erdaraan subkapsula epar
0) )elainan pembekuan dara +3IG)
%) #indrom ,;--* +emolysis, elevated, liver, enymes dan low platelet
count)
7) Ablasio retina
5) Gagal !antung ingga syok dan kematian
b. *ada !anin
1) Terambatnya pertumbuan dalam uterus
() *remature
') As"iksia neonatorum
0) )ematian dalam uterus
%) *eningkatan angka kematian dan kesakitan parinetal
1. *enatalaksanaan
*rinsip penatalaksanaan preeklamsia ?
<elindungi ibu dari e"ek peningkatan tekanan dara
<en&ega progesi"itas penyakit men!adi eklamsia
<engatasi atau menurunkan resiko !anin +solusi plasenta,
pertumbuan !anin terambat , ipoksia sampai kematian !anin).
<elairkan !anin dengan &ara yang paling aman dan &epat segera
mungkn setela matur dan imatur !ika diketaui bawa resiko !anin
atau ibu akan lebi berat !ika persalinan ditunda lebi lama.
*enatalaksanaan preeklamsia ringan +T3 D10/>A/ mm,g)
3apat dikatakan tidak beresiko bagi ibu dan !anin
Tidak perlu segera diberikan obat antiipertensi atau obat lainnya,
tidak perlu dirawat ke&uali tekanan dara meningkat terus +batas
aman 10/$1%/>A/$1// mm,g).
Istiraat yang &ukup +berbaring>tira baring minimal 0 !am pada
siang ari dan minimal 1 !am pada malam ari)
*emberian luminal 1$( F '/ mg>ari bila tidak bisa tidur
*emberian asam asetilsalisilat +aspiran) 1 F 1/ mg>ari
:ila tekanan dara tidak turun, dian!urkan dirawat dan diberi obat
antiipertensi ? metildopa ' F 1(% mg>ari +maksimal 1%// mg>ari),
atau ni"edipin '$1 F %$1/ mg>ari, atau ni"edipin retard ($' F (/
mg>ari, atau pindolol 1$' F % mg>ari +maksimal '/ mg>ari)
Tidak perlu diet renda garam dan diuretik
.ika maturasi !anin masi lama, lan!utkan keamilan dan periksa
tiap 1 minggu
Indikasi rawat ? !ika ada perburukan, tekanan dara tidak turun
setela dua minggu rawat !alan, peningkatan berat badan melebii
1 kg > minggu ( kali berturut$turut, atau pasien menun!ukkan tanda$
tanda preeklamsia berat. :erikan !uga obat antiipertensi
.ika dalam perawatan tidak ada perbaikan, lakukan tatalaksana
sebagai preeklamsia berat. .ika ada perbaikan lan!utkan rawat
!alan.
*engakiran keamilan ? ditunggu sampai usia 0/ minggu ke&uali
ditemukan pertumbuan !anin terambat, gawat !anin, solusio
plasenta, eklamsia, atau indikasi terminasi lainnya. <inimal usia '1
minggu, !anin suda dinyatakan matur
*ersalinan pada preeklamsia ringan dapat dilakukan spontan atau
dengan bantuan ekstraksi untuk memper&epat kala II