Anda di halaman 1dari 2

Teori terjadinya kehamilan abdominal primer, antara lain:

1. Telur yang postmature:


Suatu telur dianggap tidak matang untuk dapat dibuahi sampai
dilepaskannya badan kutub kedua dan pembuahan biasanya terjadi
pada bagian lateral dari tuba, yaitu pada bagian ampula. Dalam
proses ini terjadi telur yang terlalu cepat matang sebelum memasuki
mulut tuba sehingga proses pembuahan terjadi di dalam rongga
perut.
15
2. Adanya endometriosis
Endometriosis sendiri adalah suatu kondisi yang cukup serius terjadi.
ada setiap siklus pulau!pulau endometriosis juga akan terjadi reaksi
desidua seperti pada endometrium yang normal dalam rahim.
Desidua adalah tempat yang baik untuk tempat implantasi telur yang
telah dibuahi karena berisi banyak sumber makanan disamping itu
jaringan disidua mudah sekali ditembus oleh sel!sel tropoblas. Terori
ini telah ditulis untuk pertama kali oleh "ara pada tahun 1#$%.
5,%,15
3. &e'lu( menstruation
ada tahun 1#%1 )''y mengemukakan teori reflux menstruation, yant
mengatakan bah*a pembuahan yang biasanya terjadi sebelum
periode haid yang terakhir, darah haid akan mengalir dan memba*a
telur yang telah dibuahi dan yang telah siap berimplantasi kembali ke
dalam tuba yang selanjutnya keluar melalui 'imbrae ke dalam rongga
perut.
+
4. ,egagalan 'ungsi 'imbrae
-riederick dan &ankin pada tahun 1#%$ mengajukan 'aktor penyebab
lain yaitu 'aktor kegagalan 'ungsi 'imbrae untuk menangkap telur
seteleh terjadi pembuahan di dalam ka.um Dauglas.
5. Trans'er omentum
Teori ini dikemukkan oleh /a.anagh pada tahun 1#50, yang
mengatakan bah*a telur yang terlepas dari tuba akan diba*a oleh
omentum ke bagian lain dalam rongga perut untuk berimplantasi.
+,15
6. emakaiaan kontrasepsi dalam rahim 1A,D&2
Akhir!akhir ini pemakaian A,D& telah banyak disebut!sebut sebagai
salah satu 'aktor penyebab terjadinya kehamilan ektopik termasuk
kehamilan abdominal. 3eh'eldt dan ka*an!ka*an mengatakan bah*a
A,D& memberi perlindungan yang kecil untuk dapat terjadinya
kehamilan di tuba dan tidak ada perlindungan sama sekali untuk
dapat terjadinya implantasi pada o.arium atau di dalam ka.um
abdomen. A,D& lebih e'ekti' mencegah kehamilan intrauterin
daripada kehamilan tuba.
1+,10,1#
4anin yang mati intraabdominal dan tidak segera dikeluarkan akan
mengalami nasib sebagai berikut:
1.%.0.1%
1. 5aserasi
Setelah janin mati pertama kali akan terjadi maserasi, kemudian cairan
amnion akan diserap sehingga pembungkus janin akan melekat erat pada
bagian!bagian janin dan jaringan lunak janin juga akan mengalami
penyerapan akibatnya akan terjadi penulangan dari janin.
6. Suppurasi
7al ini biasanya ada hubungan dengan lokasi tumbuhnya hasil konsepsi,
terutama jika berdekatan dnegan saluran pencernaan sehingga kantong
kehamilan jadi abses. Dimana keadaan ini biasanya dia*ali dengan
terjadinya in'eksi yang diikuti dnegan disintegrasi selaput janin. Akhirnya
terjadi proses penulangan. Abses ini bila berlanjut, dan bila ibu tidak
meninggal karena sepsis maka dapat terjadi 'istel melalui dinding perut
yaitu melalui pusat, melalui saluran pencernaan, atau melalui saluran
kemih. Dengan nanah yang keluar dari 'istel tersebut dapat disertai dengan
bagian!bagian janin seperti tulang!tulang, potongan!potongan kulit,
rambut dan lain!lain.
$. 5umi'ikasi dan perlemakan
8entuk lain setelah kematian janin akan terjadi mumi'ikasi, yakni janin
akan mengering. 7al ini terjadi jika gagal mengadakan supurasi akibat
terjadinya perlemakan maka janin akan berubah menjadi massa keabu!
abuan atau kuning kehijauan, seperti minyak yang kental yang dikenal
dengan nama adipocere. Terjadinya keadaan seperti ini belum dapat
diketahui secara pasti.
9. ,alsi'ikasi dan pembentukan litopedion
-rekuensi ber.ariasi antara 1,5!$ : dari kehamilan abdominal. 5ah'u;
asha mendapatkan angka $:. 5asson dan Simon mendapatkan angka
9,5:. ,linik 5ayo mendapatkan angka 6:.
roses kalsi'ikasi ini bukan hanya terbatas mengenai janin tetapi juga
bisa terjadi pada selaput kelamin maupun pada plasenta. Terbentuknya
litopedion tergantung pada keadaan diba*ah ini:
a. ,ehamilan harus di luar rahim
b. 4anin harus hidup paling tidak sampai mencapai usia $ bulan.
c. Adanya kehamilan abdominal yang tidak terdiagnosis sebelumnya dan
janin tertahan dalam abdomen dalam kurun *aktu lama 1beberapa
tahun2
d. Sirkulasi harus minimal agar terjadi penumpukan kalsium.