Anda di halaman 1dari 14

6

Tugas Quis 2:
1. a. Judul:
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif dan Kemandirian
Belajar terhadap Hasil Belajar IPA

b. Rumusan Masalah:
1) Adakah pengaruh model pembelajaran kooperatif terhadap hasil
belajar IPA?
2) Adakah pengaruh kemandirian belajar terhadap hasil belajar IPA?
3) Adakah pengaruh interaksi model pembelajaran kooperatif dan
kemandirian belajar terhadap hasil belajar IPA?

c. Rancangan sistematika landasan teori:
1) Hasil belajar IPA
2) Model Pembelajaran Kooperatif
a) Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw
b) Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD
3) Kemandirian Belajar

d. Hipotesis:
1) Terdapat pengaruh antara model pembelajaran kooperatif terhadap
hasil belajar IPA siswa.
2) Terdapat pengaruh kemandirian belajar terhadap hasil belajar IPA
siswa.
3) Terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaran kooperatif
dan kemandirian belajar terhadap hasil belajar IPA siswa.

e. Tujuan Penelitian
1) Untuk menganalisis perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang
diberikan pembelajaran IPA dengan model pembelajaran kooperatif
tipe Jigsaw dan model pembelajaran kooperatif tipe STAD.
2) Untuk menganalisis pengaruh interaksi antara model pembelajaran
kooperatif dan kemandirian belajar terhadap hasil belajar IPA siswa.

f. Metode Penelitian
Penelitian yang dilaksanakan adalah penelitian kuasi eksperimen, yang
melibatkan dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang diajar
dengan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dan kelompok kontrol
yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD.
7

Dalam penelitian ini menempatkan model pembelajaran kooperatif
sebagai variabel bebas perlakuan (variabel bebas pertama) yang
dimanipulasi secara sistematik menjadi dua kategori perlakuan yaitu:
Pembelajaran IPA dengan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw
dan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD. Kemandirian belajar
dengan skala numerik yang dikelompokkan secara bertingkat (dilevelkan)
menjadi kategori tinggi dan kategori rendah sebagai variabel bebas
atribut (variabel bebas kedua). Sementara, variabel terikat yang sering
juga disebut sebagai criterion variable merupakan variabel yang diukur
sebagai akibat dari adanya manipulasi pada variabel bebas, yaitu: hasil
belajar IPA. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen ANOVA
(analisis of varians) treatment by level faktorial 22.
Gambar Desain Penelitian:
Kemadirian Belajar (B)
Model Pembelajaran
Kooperatif (A)
Jigsaw (A
1
) STAD (A
2
)
Tinggi (B
1
) Kelompok 1 (A
1
B
1
) Kelompok 2 (A
2
B
1
)
Rendah (B
2
) Kelompok 3 (A
1
B
2
) Kelompok 4 (A
2
B
2
)

g. Metode Pengumpulan Data
1) Variabel Penelitian
Pada penelitian ini terdapat tiga jenis variabel, yaitu dua variabel
bebas dan satu variabel terikat. Variabel bebas yang pertama adalah
pembelajaran IPA dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif,
variabel bebas kedua adalah kemandirian belajar, dan variabel terikat
adalah hasil belajar IPA.

2) Sumber Data
Sumber data pada peneltian ini adalah siswa yang menjadi subjek
penelitian. Data yang dimaksud adalah data yang diperoleh dari hasil
kuesioner dan tes.

3) Teknik Pengumpulan Data
a) Teknik pengumpulan data untuk variabel bebas (model
pembelajaran kooperatif dan kemandirian belajar) menggunakan
kuesioner.
b) Teknik pengumpulan data untuk variabel terikat (hasil belajar
IPA) menggunakan tes tulis.
8

4) Instrumen Penelitian
Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengumpulkan data
terdiri dari:
a) Tes hasil belajar IPA
b) Skala penilaian kemandirian belajar
Sebelum digunakan untuk menjaring data penelitian, kedua
instrumen tersebut terlebih dulu divalidasi untuk menguji validitas
dan kehandalannya.

h. Teknik Analisis Data
1) Analisis Deskriptif
Langkah-langkah yang dilakukan pada tahap deskripsi data ini
adalah membuat tabulasi data untuk setiap variabel, mengurutkan data
secara interval dan menyusunnya dalam bentuk tabel distribusi frekuensi,
mencari modus, median, rata-rata (mean), simpangan baku, dan varians
data.

2) Uji Prasyarat Analisis
Pengujian dengan statistika anova mensyaratkan data yang dianalisis
berasal dari populasi berdistribusi normal dan varian antar kelompok
sampel harus homogen. Untuk itu, dilakukan uji normalitas dan
homogenitas. Uji normalitas menggunakan uji Lilliefors, sedangkan
homogenitas menggunakan uji Bartlett.

2) Uji Hipotesis
Data hasil penelitian selanjutnya diolah dan di analisis untuk
pengujian hipotesis penelitian dengan menggunakan statitika anova dua
jalur pada taraf signifikansi = 0,05. Untuk melihat model pengaruh
interaksi yang terjadi, selanjutnya dilakukan pengujian hipotesis simple
effect atau uji lanjut, yaitu uji Tukey.

2. a. 1) Ciri/karakteristik penelitian yang analisis datanya dilakukan dengan
teknik Anova satu faktor:
a) Penelitian berbentuk eksperimen atau expose facto
b) Sampel dipilih secara acak
c) Memiliki satu variabel bebas dengan skala data kategorik dan
satu variabel terikat dengan skala data interval/rasio.
d) Data berdistribusi normal
e) Varian antar kelompok harus homogen

9

2) Ciri/karakteristik penelitian yang analisis datanya dilakukan dengan
teknik Anova dua faktor:
a) Penelitian berbentuk eksperimen atau expose facto
b) Sampel dipilih secara acak
c) Memiliki dua variabel bebas, baik untuk eksperimen dua faktor
(2 treatment berskala kategorik) maupun eksperimen treatment
(satu treatment dan satu variabel atribut), sedangkan variabel
terikat berskala data interval atau rasio.
d) Data berdistribusi normal
e) Varian antar kelompok harus homogen

3) Ciri/karakteristik penelitian yang analisis datanya dilakukan dengan
teknik Anova tiga faktor:
a) Penelitian berbentuk eksperimen atau expose facto
b) Sampel dipilih secara acak
c) Memiliki tiga variabel bebas, baik ketiga-tiganya merupakan
variabel treatment (berskala kategorik) maupun campuran
variabel treatment dengan variabel atribut (berskala numerik
yang ditransformasi menjadi kategorik), sedangkan variabel
terikat berskala data interval atau rasio.
d) Data berdistribusi normal
e) Varian antar kelompok harus homogeny

4) Ciri/karakteristik penelitian yang analisis datanya dilakukan dengan
teknik ANAKOVA:
a) Penelitian yang menggabungkan antara uji komparatif dengan
uji korelasional
b) Sampel dipilih secara acak
c) Kovariabel dan Kriterium berskala interval/rasio
d) Faktor berskala nominal/ordinal
e) Data berdistribusi normal
f) Varian antar kelompok pada kovariabel harus homogen
g) Pengaruh kovariabel terhadap kriterium berpola linear
h) Secara teoritis Kovariabel dan Kriterium harus ada hubungan
i) Faktor harus tidak ada hubungan dengan kovariabel

5) Ciri/karakteristik penelitian yang analisis datanya dilakukan dengan
teknik MANOVA:
a) Penelitian berbentuk eksperimen atau expose facto
b) Sampel dipilih secara acak
10

c) Memiliki satu variabel bebas dengan skala data kategorik dan
lebih dari satu variabel terikat dengan skala data interval/rasio
d) Data berdistribusi normal
e) Varian antar kelompok harus homogen
f) Variabel bebas maupun terikat dapat dikorelasikan satu sama
lain

6) Ciri/karakteristik penelitian yang analisis datanya dilakukan dengan
teknik MANKOVA:
a) Penelitian berbentuk eksperimen atau expose facto
b) Sampel dipilih secara acak
c) Memiliki lebih dari satu variabel bebas, baik merupakan
variabel treatment (berskala kategorik) maupun campuran
variabel treatment dengan variabel atribut (berskala numerik
yang ditransformasi menjadi kategorik), dan memiliki lebih dari
dua variabel terikat berskala data interval atau rasio.
d) Data berdistribusi normal
e) Varian antar kelompok pada kovariabel harus homogen

b. 1) Judul penelitian dengan ANOVA satu faktor:
Pengaruh media pembelajaran ICT terhadap hasil belajar
Matematika
Rumusan masalah:
a) Apakah terdapat pengaruh media pembelajaran ICT terhadap
hasil belajar matematika?
b) Apakah terdapat perbedaan hasil belajar Matematika siswa yang
menggunakan media pembelajaran ICT dengan siswa yang tidak
menggunakan media pembelajaran ICT?

2) Judul penelitian dengan ANOVA dua faktor:
Pengaruh pendekatan pembelajaran dan motivasi belajar terhadap
hasil belajar Matematika
Rumusan masalah:
a) Adakah pengaruh pendekatan pembelajaran terhadap hasil
belajar matematika?
b) Adakah pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar
matematika?
c) Adakah pengaruh interaksi pendekatan pembelajaran dan
motivasi belajar terhadap hasil belajar matematika?

11

3) Judul penelitian dengan ANOVA tiga faktor:
Pengaruh metode pembelajaran, gender dan tingkat kelas terhadap
hasil belajar Matematika
Rumusan masalah:
a) Adakah pengaruh metode pembelajaran terhadap hasil belajar
matematika?
b) Adakah pengaruh gender terhadap hasil belajar matematika?
c) Adakah pengaruh tingkat kelas terhadap hasil belajar
matematika?
d) Adakah pengaruh interaksi metode pembelajaran, gender dan
tingkat kelas terhadap hasil belajar matematika?

4) Judul penelitian dengan ANAKOVA:
Pengaruh teknik penilaian terhadap hasil belajar Matematika
dengan mengontrol kemampuan awal siswa
Rumusan masalah:
a) Dengan mengontrol pengaruh kemampuan awal, apakah terdapat
perbedaan hasil belajar Matematika yang nyata antara siswa yang
diberi teknik penilaian portofolio dengan tertulis?
b) Dengan mengontrol kemampuan awal, apakah hasil belajar
matematika siswa yang diberi teknik penilaian portofolio lebih
baik daripada siswa yang diberi tes tertulis?

5) Judul penelitian dengan MANOVA:
Pengaruh pendidikan matematika realistik terhadap pemahaman
konsep dan daya matematika ditinjau dari pengetahuan awal siswa
Rumusan masalah:
a) Adakah perbedaan pemahaman konsep dan daya matematika
antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan PMR
dibandingkan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan
konvensional di tinjau dari kompetensi awal siswa?
b) Adakah interaksi antara pendekatan pembelajaran (PMR dan
konvensional) dengan kompetensi awal (tinggi dan rendah)
terhadap kemampuan pemahaman konsep dan daya matematika?

6) Judul penelitian dengan MANKOVA:
Efektivitas metode Problem Based Learning, Cooperative Learning
tipe Jigsaw, dan ceramah sebagai Problem Solving dalam mata
pelajaran Matematika
Rumusan masalah:
12

a) Apakah prestasi belajar siswa dalam mata pelajaran Matematika
yang diajar dengan metode problem based learning lebih tinggi
daripada yang diajar dengan metode cooperative learning tipe
jigsaw dan metode ceramah?
b) Apakah kemampuan pemecahan masalah siswa dalam mata
pelajaran Matematika yang diajar dengan metode problem based
learning lebih tinggi dari pada yang diajar dengan metode
cooperative learning tipe jigsaw dan metode ceramah?

c. Desain Penelitian
1) ANOVA satu faktor: Pengaruh media pembelajaran ICT terhadap
hasil belajar Matematika
Desain Penelitian Pretest Posttest Control Group Design:
Pretes Perlakuan Postes
Random
Eksperimen O X O
Kontrol O O

Keterangan:
O : Pretes dan postes pada kelompok eksperimen dan kontrol
X : Perlakuan pembelajaran matematika menggunakan media
pembelajaran ICT

2) ANOVA dua faktor: Pengaruh pendekatan pembelajaran dan
motivasi belajar terhadap hasil belajar Matematika
Desain penelitian treatment by level faktorial 2 2
Motivasi Belajar (B)
Pendekatan Pembelajaran (A)
Inquiry (A
1
) CTL (A
2
)
Tinggi (B
1
)
Kelompok 1
(A
1
B
1
)
Kelompok 2
(A
2
B
1
)
Rendah (B
2
)
Kelompok 3
(A
1
B
2
)
Kelompok 4
(A
2
B
2
)




13

3) ANOVA tiga faktor: Pengaruh metode pembelajaran, gender dan
tingkat kelas terhadap hasil belajar Matematika
Desain penelitian treatment by level faktorial 3 2 3
Kelas (A) Gender (B)
Metode Pembelajaran (C)
PBL (C
1
) CTL (C
2
) Inqury (C
3
)
X (A
1
)
Laki-Laki (B
1
) A
1
B
1
C
1
A
1
B
1
C
2
A
1
B
1
C
3

Perempuan(B
2
) A
1
B
2
C
1
A
1
B
2
C
2
A
1
B
2
C
3

XI (A
2
)
Laki-Laki (B
1
) A
2
B
1
C
1
A
2
B
1
C
2
A
2
B
1
C
3

Perempuan(B
2
) A
2
B
2
C
1
A
2
B
2
C
2
A
2
B
2
C
3

XII (A
3
)
Laki-Laki (B
1
) A
3
B
1
C
1
A
3
B
1
C
2
A
3
B
1
C
3

Perempuan(B
2
) A
3
B
2
C
1
A
3
B
2
C
2
A
3
B
2
C
3


4) ANAKOVA: Pengaruh teknik penilaian terhadap hasil belajar
Matematika dengan mengontrol kemampuan awal siswa
A
A
1
A
2

(X,Y)
1
(X,Y)
2

Keterangan:
A = Variabel perlakuan/treatment (teknik penilaian)
A
1
= Teknik penilaian portofolio
A
2
= Teknik penilaian tertulis
X = Variabel kovariat (kemampuan awal)
Y = Variabrl terikat/criteria (hasil belajar matematika)

5) MANOVA: Pengaruh pendidikan matematika realistik terhadap
pemahaman konsep dan daya matematika ditinjau dari pengetahuan
awal siswa
Desain penelitian Nonequivalent posttest only control group design
Perlakuan Postes
Eksperimen X O
Kontrol O
Keterangan:
X = Perlakuan dengan pendidikan matematika realistic (PMR)
O = Postes pada kelompok eksperimen dan control

6) MANKOVA: Efektivitas metode Problem Based Learning,
Cooperative Learning tipe Jigsaw, dan ceramah sebagai Problem
Solving dalam mata pelajaran Matematika

14

Desain penelitian crossed design (rancangan bersilang)
R
KE
1
X
A1

B
1

Y
1
Y
2
B
2

B
3

KE
2
X
A2

B
1

Y
1
Y
2
B
2

B
3

KK X
A3

B
1

Y
1
Y
2
B
2

B
3

Keterangan:
R = Random Assigment
KE
1
= Kelompok eksperimen 1
KE
2
= Kelompok eksperimen 2
KK = Kelompok kontrol
Y
1
= Prestasi belajar Matematika
Y
2
= Pemecahan masalah
X
A1
= Perlakuan dengan metode Problem Based Learning
X
A2
= Perlakuan dengan metode Cooperative Learning tipe Jigsaw
X
A3
= Tanpa perlakuan (metode ceramah)
B
1
= Jurusan IPA
B
2
= Jurusan IPS
B
3
= Jurusan Bahasa

3. a. Diketahui:
Jumlah Popolasi (N) = 250
Level Signifikansi (d) = 5% (0,05)
Rumus Taro Yamane: n
2
1
N
Nd



2
250
(250)(0, 05) 1



250
1, 625

153,85 154
Jadi berdasarkan rumus Taro Yamane, maka jumlah guru yang harus
dijadikan sampel adalah 154 orang.

b. Teknik sampling yang digunakan sebaiknya adalah Proportional Random
Sampling. Sebab populasi terdiri atas beberapa strata pendidikan
sehingga pengambilan sampel secara proporsi dilakukan dengan
15

mengambil subyek dari setiap strata ditentukan seimbang dengan
banyaknya subyek dalam masing-masing strata.

c. Proporsi jumlah sampel

No Pendidikan
Jumlah
Guru
Persentase
Populasi
Ukuran Sampel
Proporsi Sampel Pembulatan
1. Belum S
1
100 40% 40% 154 = 61,6 62
2. S
1
128 51,2% 51,2% 154 = 78,85 79
3. S
2
20 8% 8% 154 = 12,32 12
4. S
3
2 0,8% 0,8% 154 = 1,23 1
Jumlah 250 100 154

4. a. 1) Ciri/karakteristik penelitian yang analisis datanya dilakukan dengan
teknik Analisis Korelasi:
a) Penelitian berbentuk survei
b) Sampel dipilih secara acak
c) Memiliki satu atau lebih variabel bebas dengan skala data
interval/rasio dan satu variabel terikat dengan skala data
interval/rasio
d) Data berdistribusi normal
e) Bentuk regresi linear
f) Diantara variabel bebas tidak terjadi kolinearitas/
multikolinearitas

2) Ciri/karakteristik penelitian yang analisis datanya dilakukan dengan
teknik Analisis Regresi:
a) Penelitian berbentuk survei
b) Sampel dipilih secara acak
c) Memiliki satu atau lebih variabel bebas dengan skala data
interval/rasio dan satu variabel terikat dengan skala data
interval/rasio.
d) Data berdistribusi normal
e) Bentuk regresi linear
f) Diantara variabel bebas tidak terjadi kolinearitas/
multikolinearitas.
g) Antara variabel bebas dan variebel terikat mempunyai hubungan
kausal (sebab-akibat) atau hubungan fungsional
16

3) Ciri/karakteristik penelitian yang analisis datanya dilakukan dengan
teknik Analisis Jalur (Path Analysis):
a) Penelitian berbentuk survei
b) Sampel dipilih secara acak
c) Data masing-masing variabel merupakan data interval/rasio
yang berasal dari sumber yang sama
d) Data berdistribusi normal
e) Hubungan antara variabel linear dan aditif
f) Hubungan antara setiap dua variabel bersifat rekrusif (satu arah)
g) Hanya sistem aliran kausal ke satu arah artinya tidak ada arah
kausalitas yang berbalik
h) Variable-variabel residual tidak berkorelasi dengan variabel
yang mendahuluinya, dan tidak juga berkorelasi dengan variabel
yang lain.

b. 1) Judul penelitian dengan Analisis Korelasi:
Kepemimpinan dan tata ruang kantor dalam kaitannya dengan
kepuasan kerja pegawai
Rumusan masalah:
a) Adakah hubungan antara kepemimpinan dengan kepuasan kerja
pegawai?
b) Adakah hubungan antara tata ruang kantor dengan kepuasan
kerja pegawai?
c) Adakah hubungan antara kepemimpinan dan tata ruang kantor
secara bersama-sama dengan kepuasan kerja pegawai?

2) Judul penelitian dengan Analisis Regresi:
Pengaruh kebiasaan belajar, konsistensi diri dan kecerdasan
emosional terhadap prestasi belajar Matematika
Rumusan masalah:
a) Adakah pengaruh kebiasaan belajar terhadap prestasi belajar
Matematika?
b) Adakah pengaruh konsistensi diri terhadap prestasi belajar
Matematika?
c) Adakah pengaruh kecerdasan emosional terhadap prestasi belajar
Matematika?
d) Adakah pengaruh kebiasaan belajar, konsistensi diri dan
kecerdasan emosional secara bersama-sama terhadap prestasi
belajar Matematika?

17

3) Judul penelitian dengan Analisis Jalur:
Pengaruh kepemimpinan kepala sekolah, profesionalisme guru
terhadap keaktifan belajar siswa dan dampak selanjutnya terhadap
prestasi belajar
Rumusan masalah:
a) Seberapa besar hubungan kausal antara kepemimpinan kepala
sekolah dengan profesionalisme guru?
b) Seberapa besar hubungan kausal antara kepemimpinan kepala
sekolah dengan keaktifan belajar siswa?
c) Seberapa besar hubungan kausal antara profesionalisme guru
dengan keaktifan belajar siswa?
d) Seberapa besar hubungan kausal antara kepemimpinan kepala
sekolah dengan prestasi belajar siswa?
e) Seberapa besar hubungan kausal antara profesionalisme guru
dengan prestasi belajar siswa?
f) Seberapa besar hubungan kausal antara keaktifan belajar siswa
dengan prestasi belajar siswa?

c. Desain Penelitian
1) Analisis Korelasi: Kepemimpinan dan tata ruang kantor dalam
kaitannya dengan kepuasan kerja pegawai











Keterangan:
X
1
= Kepemimpinan
X
2
= Tata ruang kantor
Y = Kepuasan kerja pegawai
r
12
= Koefisien korelasi X
1
dengan X
2

r
y1
= Koefisien korelasi X
1
dengan Y
r
y2
= Koefisien korelasi X
2
dengan Y
R
y.12
= Koefisien korelasi X
1
dan X
2
dengan Y
X 1
X
2
Y
Variabel Bebas Variabel Terikat
r
y1

r
y2

R
y.12

r
12

18

2) Analisis Regresi: Pengaruh kebiasaan belajar, konsistensi diri dan
kecerdasan emosional terhadap prestasi belajar Matematika











Keterangan:
X
1
= Kebiasaan belajar
X
2
= Konsistensi diri
X
3
= Kecerdasan emosional
Y = Prestasi belajar Matematika
r
12
= Koefisien korelasi X
1
dengan X
2
r
13
= Koefisien korelasi X
1
dengan X
3

r
23
= Koefisien korelasi X
2
dengan X
3

r
y1
= Koefisien korelasi X
1
dengan Y
r
y2
= Koefisien korelasi X
2
dengan Y
r
y3
= Koefisien korelasi X
3
dengan Y
R
y.123
= Koefisien korelasi X
1
, X
2
dan X
3
dengan Y

3) Analisis Jalur: Pengaruh kepemimpinan kepala sekolah,
profesionalisme guru terhadap keaktifan belajar siswa dan dampak
selanjutnya terhadap prestasi belajar











r
13

r
12

r
23

X
1
X
3
Y
Variabel Bebas Variabel Terikat
X
2
r
y1

r
y3

R
y.123

r
y2

X
1
X
2
X
4
X
3
r
34
p
43
r
12
p
21
e
4
e
3
e
1
e
2
19

Keterangan:
X
1
= Kepemimpinan kepala sekolah
X
2
= Profesionalisme guru
X
3
= Keaktifan belajar
X
4
= Prestasi belajar
r
12
= Koefisien jalur X
1
dengan X
2
r
13
= Koefisien jalur X
1
dengan X
3

r
14
= Koefisien jalur X
1
dengan X
4

r
23
= Koefisien jalur X
2
dengan X
3

r
24
= Koefisien jalur X
2
dengan X
4

r
34
= Koefisien jalur X
3
dengan X
4