Anda di halaman 1dari 53

STATUS PASIEN

I. IDENTITAS
Nama : By. Ny Rita
Jenis Kelamin : Perempuan
TTL : Bekasi, 11 November 201
!"ama : #slam
!lamat Ruma$ : Jakasampurna
%mur : $ari
Berat Ba&an : '00 "r
%sia (estasi : ) min""u
!nak : (P2!0
La$ir : la$ir spontan
ORANG TUA / WALI
!ya$ : Nama * umur : Tn. ! * ' t$n
!"ama : #slam
!lamat : Jakasampurna
#bu : Nama * umur : Ny. R* t$n
!"ama : #slam
!lamat : Jakasampurna
+ubun"an &en"an oran" tua : !nak Kan&un"
II. ANAMNESA
!lloanamnesa &en"an ibu pasien, &ilakukan pa&a tan""al 1 November 201
a. Keluhan Utama
Bayi kunin" se"era setela$ la$ir.
b. Keluhan Tambahan
Ti&ak a&a
c. Riwaat Pe!"alanan Pena#it
Pasien &atan" ke perinatolo"i &en"an kunin". La$ir &ari ibu ( ,P!0 !N- .antenatal
/are0 .10 teratur. !NB .antenatal blee&in"0 .20. Penyakit penyerta ke$amilan ti&ak a&a.
Trauma ke$amilan ti&ak a&a. Bayi la$ir &en"an /ara spontan atas in&ikasi letak belakan"
kepala.Pasien la$ir /ukup bulan .usia ke$amilan 32,0 min""u0. Ketuban 4arna $i5au
&en"an bau mekonium. Pa&a saat la$ir kea&aan umum pasien ti&ak lan"sun" menan"is
be"erak akti6, kulit kemera$an &en"an !*7 : 8*' &en"an berat ba&an la$ir '00 "r,&en"an
5enis kelamin laki2laki serta ti&ak &i5umpai kelainan ba4aan. Kemu&ian &ilakukan
resusitasi &i 9K &an !*7 men5a&i 3. 7etela$ la$ir kulit pasien terli$at ber4arna
kekunin"an. Kekunin"an tampak &i 4a5a$, le$er, &an &a&a sampai ke kaki. 7e"era setela$
la$ir pasien &ira4at &i ruan" perinatolo"i R7%: bekasi.7elama &i ra4at &i Perinatolo"i
pasien ti&ak perna$ men"alami ke5an" maupun penurunan kesa&aran. Buan" air besar
ti&ak tampak seperti &empul.
$. Riwaat Pena#it Kelua!%a &
Ri4ayat la$ir &en"an berat ba&an la$ir ren&a$ &an kunin" pa&a anak pertama,ke&ua &an
keti"a &isan"kal ibu. Ri4ayat &ara$ tin""i &an ken/in" manis &alam keluar"a ti&ak a&a.
e. Riwaat Kelahi!an $an Kehamilan
K;+!<#L!N <orbi&itas ke$amilan
Pera4atan antenatal #bu pasien t ra5in kontrol selama
masa ke$amilan. minum vitamin,
K;L!+#R!N Tempat kela$iran R7%: Bekasi
Penolon" persalinan Bi&an
-ara persalinan Persalinan normal
Kea&aan bayi - Berat la$ir : '00 "r
- Pan5an" ba&an : ,)/m
- Lin"kar Kepala : 0 /m
- Lan"sun" menan"is
- Pu/at : 2
- Biru : 2
- Kunin" : 1
- Kelainan ba4aan : 2
- -a/at : 2
- !*7 : 8*'
- !nus .10
Kesan : Ri4ayat ke$amilan &an kela$iran kuran" baik
e. Riwaat Ma#anan $an Gi'i
2
(. Riwaat Imuni)a)i
+ep B
%. Riwaat Pena#it Dahulu
2
$. Riwaat Pena#it Kelua!%a
Ti&ak a&a keluar"a yan" men&erita penyakit kunin" saat la$ir.
III. PEMERIKSAAN *ISIK
&ilakukan pa&a tan""al 1*11*201
Statu) Gene!ali)
%k*up : ,*,
Kea&aan umum & tampak sakit se&an"
Kesa&aran : /ompos mentis
Tan&a =ital
Na&i : 1,0 > * menit
7u$u : '
o
-
Perna6asan : ,0> * menit
Statu) Ant!+,+met!i
Berat Ba&an : '00 "r
Pan5an" Ba&an : ,)/m
Lin"kar Kepala : 0 /m
Peme!i#)aan Si)temati)
Kulit Tur"or : baik
Wa!na & i#te!i# -
K!ame! & .
Ke,ala : Normo/ep$ali
Wa"ah : 7imetris, sianosis .20, ikterik .10, pu/at .20
Rambut : +itam, lurus, &istribusi merata, ti&ak mu&a$
&i/abut
Mata : Pupil bulat isokor, R-L 1 * 1, R-TL 1 * 1
-on5un"tiva anemis 1 * 1
7/lera ikterik 1 * 1
Telin%a : Normotia
7erumen 2 * 2
7ekret 2 * 2
/i$un% : Ti&ak a&a &eviasi septum
Na6as /upin" $i&un" .20
7ekret 2 * 2
Mulut : Bibir kerin" .20, pe/a$2pe/a$,
sianosis .20
Lehe! : 2
Th+!a#)
Paru2paru
#nspeksi : Retraksi sela i"a .20
Palpasi : ti&ak &ilakukan
Perkusi : 7onor &i ke&ua paru
!uskultasi : Ronki 2*2, 4$ 2*2
Jantun"
#nspeksi : #/tus /or&is ti&ak terli$at
Palpasi : #/tus /or&is ti&ak teraba
Perkusi : batas 5antun" sukar &itentukan
!uskultasi : 71272 re"ular, murmur .20, "allop .20
Ab$+men
In),e#)i & Data!0 wa!na #ulit ,e!ut i#te!i#
Palpasi : 7upel, $epar &an lien teraba ti&ak membesar
Perkusi : tympani
!uskultasi : Bisin" usus .10 normal
E#)t!emita)
!tas : !kral $an"at, e&ema .20, sianosis .20, i#te!i# 1-2
Ba4a$ : !kral $an"at, e&ema .20, sianosis .20, i#te!i# 1-2
I3. PEMERIKSAAN PENUN4ANG
Tan""al Pemeriksaan +asil Nilai normal
Kimia Klinik
1 november 201
*un%)i /ati &
Bilirubin Total

1)m"*&l ?210 m"*&l
Tan""al Pemeriksaan +asil Nilai normal
1, 7eptember 201 Da!ah Len%#a, &
+b
Leukosit
;ritrosit
+t
Trombosit
<-=
<-+
<-+-
1,3
1,.000
,3
,
')000
30,2
1,?
,,3
11218 "*&l
0000*ul
, @ ? Juta * ul
,02,) A
1?0rb @ ,00rb * ul
)2 2 32 6l
2'2 2 p"
2 2 ' "*&l
Rencana ,eme!i#)aan
5. Ka&ar Bilirubin serum berkala
6. bilirubin &irek &an in&irek
7. Pemeriksaan :ara$ Len"kap
8. (olon"an &ara$ #bu &an Bayi
.. %5i -oombs
9. Pemeriksaan penyarin" enBim (8P:
3.DIAGNOSA :ANDING
+iperbilirubinemia neonatal,&&:
+iperbilirubinemia &irek:
&e$i&rasi
kolestasis
atresia biliaris
kista kole&okus
+iperbilirubinemia in&irek:
Hemolytic Disease of the Newborn (HDN):
2#nkompatibilitas r$esus
2#nkompatibitas !B9
anemia $emolitik
(8P:
7epsis
Breast milk 5aun&i/e
3I. DIAGNOSA KER4A
=i"orous bayi .!7 30
Neonatus aterm
+iperbilirubinemia neonatal
3II. PENATALAKSANAAN
Tata la#)ana Awal I#te!u) Ne+nat+!um
'
.C+90
o <ulai terapi sinar bila ikterus &iklasi6ikasikan seba"ai ikterus berat.
o Tentukan apaka$ bayi memiliki 6aktor risiko berikut: berat la$ir D 2,? k", la$ir
sebelum usia ke$amilan ' min""u, $emolisis atau sepsis
o !mbil /onto$ &ara$ &an periksa ka&ar bilirubin serum &an $emo"lobin, tentukan
"olon"an &ara$ bayi &an lakukan tes -oombs:
o Bila ka&ar bilirubin serum &i ba4a$ nilai &ibutu$kannya terapi sinar, $entikan terapi
sinar.
o Bila ka&ar bilirubin serum bera&a pa&a atau &i atas nilai &ibutu$kannya terapi sinar,
lakukan terapi sinar
o Bila 6aktor R$esus &an "olon"an &ara$ !B9 bukan merupakan penyebab $emolisis
atau bila a&a ri4ayat &e6isiensi (8P: &i keluar"a, lakukan u5i sarin" (8P: bila
memun"kinkan.
o Tentukan &ia"nosis ban&in"
Tata la#)ana /i,e!bili!ubinemia
/em+liti#
o Palin" serin" &isebabkan ole$ inkompatibilitas 6aktor R$esus atau "olon"an &ara$
!B9 antara bayi &an ibu atau a&anya &e6isiensi (8P: pa&a bayi. Tata laksana untuk
kea&aan ini berlaku untuk semua ikterus $emolitik, apapun penyebabnya.
'

o Bila nilai bilirubin serum memenu$i kriteria untuk &ilakukannya terapi sinar, lakukan
terapi sinar .
o Bila ru5ukan untuk &ilakukan trans6usi tukar memun"kinkan:
o Bila bilirubin serum men&ekati nilai &ibutu$kannya trans6usi tukar.ka&ar $emo"lobin
D 1 "*&L .$ematokrit D ,0A0 &an tes -oombs positi6, se"era ru5uk bayi.
o Bila bilirubin serum ti&ak bisa &iperiksa &an ti&ak memun"kinkan untuk &ilakukan tes
-oombs, se"era ru5uk bayi bila ikterus tela$ terli$at se5ak $ari 1 &an $emo"lobin D 1
"*&L .$ematokrit D ,0A0.
o Bila bayi &iru5uk untuk trans6usi tukar:
o Persiapkan trans6er
o 7e"era kirim bayi ke ruma$ sakit tersier atau senter &en"an 6asilitas trans6usi tukar
o Kirim /onto$ &ara$ ibu &an bayi
o Jelaskan kepa&a ibu tentan" penyebab bayi men5a&i kunin", men"apa perlu &iru5uk
&an terapi apa yan" akan &iterima bayi.
Nasi$ati ibu:
o Bila penyebab ikterus a&ala$ inkompatibilitas R$esus, pastikan ibu men&apatkan
in6ormasi yan" /ukup men"enai $al ini karena ber$ubun"an &en"an ke$amilan
berikutnya.
o Bila bayi memiliki &e6isiensi (8P:, in6ormasikan kepa&a ibu untuk men"$in&ari Bat2
Bat tertentu untuk men/e"a$ ter5a&inya $emolisis pa&a bayi ./onto$: obat antimalaria,
obat2obatan "olon"an sul6a, aspirin, kam6er*mothballs, 6avabeans0.
o Bila $emo"lobin D 10 "*&L .$ematokrit D 0A0, berikan trans6usi &ara$.
o Bila ikterus menetap selama 2 min""u atau lebi$ pa&a bayi /ukup bulan atau
min""u lebi$ lama pa&a bayi ke/il .berat la$ir D 2,? k" atau la$ir sebelum ke$amilan
' min""u0, terapi seba"ai ikterus berkepan5an"an .prolonged jaundice0.
o Eollo4 up setela$ kepulan"an, periksa ka&ar $emo"lobin setiap min""u selama ,
min""u. Bila $emo"lobin D ) "*&L .$ematokrit D 2,A0, berikan trans6usi &ara$
3III. PROGNOSIS
!& vitam : &ubia a& bonam
!& 6un"sionam : &ubia a& bonam
!& sanationam : &ubia a& bonam
ANALISA KASUS
Ber&asarkan anamnesa, pemeriksaan 6isik, &an pemeriksaan penun5an" maka &ia"nosa yan"
&ite"akkan pa&a pasien ini :
/i,e!bili!ubinemia
:ia"nosis +iperbilirubinemia &ite"akkan ber&asarkan anamnesis, pemeriksaan 6isik &an
laboratorium. Pa&a anamnesis &itemukan kunin" seluru$ tubu$ lan"sun" setela$ la$ir. Pasien.
:itemukan 4a5a$, kulit, sklera, ekstremitas ikterik. Lab Bilirubin total 1) m"*&l,. 9le$
karena itu, kemun"kinan &ia"nosis ke ara$ $iperbilirubinemia patolo"is
De!a"at I#te!u) ,a$a ne+natu) menu!ut K!ame!
Fona Ba"ian tubu$ yan" kunin" Rata2rata serum bilirubin in&irek .Gmol*L0
1
2

,
?
Kepala &an le$er
Pusat @ le$er
Pusat @ pa$a
Len"an 1 tun"kai
Tan"a 1 kaki
100
1?0
200
2?0
H 2?0
De!a"at
I#te!u)
Dae!ah K#te!u)
Pe!#i!aan Ka$a!
:ili!ubin
# Kepala &an le$er ?,0 m"A
## 7ampai ba&an atas .&i atas umbilikus0 3,0 m"A
###
7ampai ba&an ba4a$ .&i ba4a$ umbilikus0
$in""a tun"kai atas .&i atas lutut0
11,, m"*&l
#= 7ampai len"an, tun"kai ba4a$ lutut 12,, m"*&l
= 7ampai telapak tan"an &an kaki 18,0 m"*&l
5. A,a#ah #emun%#inan ,enebab i#te!u) ,a$a #a)u) ini;
6. Ka,an $i,e!lu#an (+t+ te!a,i $an t!an)(u)i tu#a! ,a$a #a)u) ini ;
Penan"anan ikterus ber&asarkan ka&ar serum bilirubin
11
%sia
Terapi sinar Trans6usi tukar
Bayi se$at Eaktor RisikoI Bayi se$at Eaktor RisikoI
m"*
&L
Jmol*
L
m"*&L Jmol*L m"*&L
Jmol*
L
m"*&L
Jmol*
L
+ari 1 7etiap ikterus yan" terli$at 1? 280 1 220
+ari 2 1? 280 1 220 2? ,2? 1? 280
+ari 1) 10 18 2'0 0 ?10 20 ,0
+ari , &st 20 ,0 1' 230 0 ?10 20 ,0
:ari penelusuran kepustakaan &i&apatkan sebua$ pan&uan klinis terbaru men"enai
tata laksana ikterus neonatorum yan" &ikeluarkan ole$ American Association of Pediatrics
pa&a ta$un 200,. #ntisari &ari pan&uan tersebut a&ala$ seba"ai berikut.
1
Bayi
baru
lahir
Penilaian
Ikterus
setiap 8-
12 jam
Nilai TSB
>persentil
95 (ambar
5!
Nilai TSB
meninkat"
mele#ati aris
persentil
Nilai TSB" usia
estasi" $an usia
($alam jam!%
&akukan tin$akan
apabila telah
memenuhi kriteria
'(ll(# up hina usia
)8-12* jam" batas
$itentukan usia $an
+akt(r risik(
Ti
$
ak
&akukan pemeriksaan
TSB atau T,B lalu
nilai ber$asarkan usia
($alam jam!
-ika usia bayi .2) jam"
apakah ikterus yan
nampak pa$a penilaian
/isual atau T,B ,ukup
berat $an memerlukan
pemeriksaan T,B atau
TSB0
1pakah
bayi $apat
$ipulanka
n0
Periksa
TSB
ulan
2/aluasi penyebab
&akukan tin$akan
apabila telah
memenuhi
kriteria (b%3%4!
5lan pemeriksaan
TSB tiap )-2)
jam
y
a
Bayi $apat
$ipulankan
$an +(ll(# up
$i rumah
1pakah
pemeriksaan
T,B atau TSB
telah
$ilakukan0
1$akah
Ikterus0
y
a
y
a
Ti
$
ak
Ti
$
ak
'(ll(
# up
terpe
r,aya
Bayi $apat
$ipulankan
$enan
ren,ana
+(ll(# up
Periksa TSB
atau T,B jika
belum
$ilakukan%
Buat ren,ana
+(ll(# up
1$akah +akt(r
risik( atau usia
bayi .42 jam
Ti
$
ak
Ti
$a
k
Ti
$
ak
y
a
y
a
y
a
y
a
Ti
$a
k
Ti
$
ak
y
a
Eaktor risiko $iperbilirubinemia
<ayor
2 +asil pemeriksaan T7B atau T/B pa&a Bone risiko tin""i
2 #kterus mun/ul pa&a 2, 5am pertama ke$i&upan
2 #nkompatibilitas "olon"an &ara$
2 %sia "estasi ?28 min""u
2 Ri4ayat sau&ara kan&un" menerima terapi sinar
2 +ematoma se6al atau memar luas
2 !7# eksklusi6, terutama 5ika !7# ti&ak lan/ar, &an ke$ilan"an berat ba&an.
2 Ras !sia timur
<inor
2 +asil pemeriksaan T7B atau T/B pa&a Bone risiko se&an"
2 %sia "estasi '2) min""u
2 #kterus mun/ul sebelum &ipulan"kan.
2 7au&ara kan&un" men"alami ikterus neonatorum
2 <akrosomia &en"an ibu &iabetes
2 %sia ibu H 2? ta$un
2 Bayi laki2laki
Risiko ren&a$
2 T7B atau T/B pa&a Bone risiko ren&a$
2 %sia "estasi H ,1 min""u
2 7usu botol eksklusi6
2 Kulit $itam .&itentukan 4arna kulit ibu0
2 Pulan" &ari R7 setela$ '2 5am
(ambar ?. Nomo"ram
(ambar ? Nomo"ram &ibuat ber&asarkan pemeriksaan 2)0 bayi baru la$ir usia "estasi 8 min""u
atau lebi$, &en"an berat la$ir 2000" atau lebi$K atau ? min""u atau lebi$ &en"an berat la$ir 2?00"
atau lebi$, &ari pemeriksaan serum bilirubin tiap 5am. Bilirubin serum &iperiksa sebelum bayi
&ipulan"kan.
(ambar 8. Pe&oman terapi sinar ba"i bayi yan" &ira4at &en"an usia "estasi ? min""u atau lebi$.
(unakan bilirubin serum total. Ti&ak perlu memeriksakan bilirubin bebas maupun bilirubin
kon5u"asi.
Eaktor risiko L penyakit $emolitik isoimun, &e6isiensi (8P:, as6iksia, letar"i, su$u tubu$
ti&ak stabil, sepsis, asi&osis, albumin D .0"*&L.
%ntuk bayi se$at &en"an usia "estasi ?28 8*' min""u, tin&akan &ilakukan apabila nilai
bilirubin serum total mele4ati Bone risiko se&an". #ntervensi &apat &ilakukan pa&a nilai
bilirubin serum total lebi$ ren&a$ untuk bayi &en"an usia "estasi lebi$ mu&a.
:apat pula &ilakukan terapi sinar konvensional &i R7 maupun terapi sinar &i ruma$, pa&a
nilai bilirubin serum total 22m"*&L .02?mmol*L0 &i ba4a$ nilai yan" &itentukan. Namun
terapi sinar &i ruma$ ti&ak bole$ &ilakukan pa&a bayi &en"an 6aktor risiko.
-atatan: pe&oman ini &ibuat ber&asarkan bukti ilmia$ yan" terbatas, &an nilai yan" &i/antumkan
merupakan nilai yan" palin" men&ekati. Pe&oman ini &itu5ukan untuk terapi sinar intensi6 apabila
nilai bilirubin serum total mele4ati "aris tin&akan ba"i tiap kate"ori. Bayi &imasukkan &alam
kelompok risiko tin""i &ari potensi e6ek ne"ati6 ber&asarkan ikatan albumin pa&a bilirubin, sa4ar
&ara$ otak, &an ke/en&erun"an kerusakan sel otak akibat bilirubin.
Terapi sinar intensi6 merupakan penyinaran men""unakan spektrum biru2$i5au .pan5an" "elomban"
,02,30 nm0 sebesar 0 GC*/m2 per nm .&inilai pa&a kulit bayi tepat &i pusat unit terapi sinar 0 &an
&iberikan pa&a permukaan tubu$ bayi sebanyak mun"kin.
!pabila bilirubin serum ti&ak turun atau ba$kan terus menin"kat &en"an terapi sinar, maka san"at
mun"kin ter5a&i $emolisis. Bayi yan" menerima terapi sinar &an men"alami penin"katan bilirubin
&irek atau bilirubin kon5u"asi .ikterus kolestasis0 san"at mun"kin akan men"alami sin&roma Brone!
baby.
(ambar '. Pe&oman Trans6usi tukar untuk bayi &en"an usia "estasi ? min""u atau lebi$.
(aris putus2putus pa&a 2, 5am pertama menun5ukkan a&anya rentan" yan" /ukup besar pa&a
kon&isi klinis &an respon ter$a&ap terapi sinar
Tin&akan trans6usi tukar san"at &irekomen&asikan apabila bayi menun5ukkan tan&a2tan&a
bilirubin ense6alopati akut .$ipertoni, opistotonus, retro/oli, &emam, tan"is melen"kin"0 atau
apabila serum bilirubin total H ?m"*&L .)? Gmol*L0
Eaktor risiko @ penyakit $emolitik isoimun, &e6isiensi (8P:, as6iksia, letar"i, temperatur
ti&ak stabil, sepsis, asi&osis.
Periksa albumin serum &an nilai rasio bilirubin * albumin
(unakan bilirubin serum total, ti&ak perlu memba"i bilirubin &irek atau bilirubin bebas.
!pabila bayi se$at &an usia "estasi ?2' min""u .risiko se&an"0 &apat &ilakukan &ibuat nilai
a/uan in&ivi&ual ber&asarkan usia "estasi aktual.
Per$atikan ba$4a pe&oman ini merupakan konsensus an""ota komite namun bukti ilmia$ yan"
men&asarinya masi$ san"at terbatas &an an"ka yan" ter/antum a&ala$ nilai yan" men&ekati. 7elama
pera4atan &i R7, trans6usi tukar &irekomen&asikan apabila bilirubin serum total terus menin"kat
men/apai level yan" ter/antum meskipun su&a$ men&apatkan terapi sinar intensi6. %ntuk bayi yan"
&atan" kembali, 5ika bilirubin serum total bera&a &i atas level trans6usi tukar, ulan" pemeriksaan
bilirubin serum total tiap 22 5am &an pertimban"kan tin&akan trans6usi tukar bila ka&arnya tetap
tin""i setela$ pemberian terapi sinar intensi6 selama 8 5am.
Rasio Bilirubin*!lbumin .B*!0 berikut &apat &i"unakan bersama &en"an ka&ar bilirubin serum total
untuk menentukan perlu ti&aknya tin&akan trans6usi tukar.
Tabel ). #n&ikasi trans6usi tukar ber&asarkan rasio B*!
Kate%+!i Ri)i#+ Ra)i+ :/A $i mana tin$a#an t!an)(u)i
tu#a! )ebai#na $ila#u#an
T7B m"*&L * !lb
"*&L
T7B Jmol*L * !lb
Jmol*L
Bayi H ) 0*' min""u
Bayi ? 0*' @ 8 8*' m"" se$at atau H )
0*' m"" &en"an risiko tin""i atau
penyakit $emolitik isoimun atau
&e6isiensi (8P:
Bayi ? 0*' @ ' 8*' m"" &en"an risiko
tin""i atau penyakit $emolitik
isoimun atau &e6isiensi (8P:
).0
'.2
8.)
0.3,
0.),
0.)0
!pabila nilai T7B men/apai level trans6usi tukar, se"era kirim /onto$ &ara$ untuk pemeriksaan
"olon"an &ara$ &an crossmatch. :ara$ yan" &i"unakan untuk trans6usi a&ala$ mo&i6ikasi &ara$
len"kap .eritrosit &an plasma0 yan" tela$ &i/o/okkan .crossmatched0 &en"an &ara$ ibu &an sesuai
&en"an &ara$ bayi.
Ke)im,ulan
1. I#te!u) a&ala$ "ambaran klinis berupa pe4arnaan kunin" pa&a kulit &an mukosa, se&an"kan
hi,e!bili!ubinemia a&ala$ ka&ar bilirubin &alam &ara$ H1 m"*&L
Re#+men$a)i <
2. #kterus neonatorum, pa&a umumnya 6isiolo"is, ke/uali:
a. Timbul &alam 2, 5am pertama ke$i&upan
b. Bilirubin total untuk bayi /ukup bulan H 1 m"*&L atau bayi kuran" bulan H 10 m"*&L
/. Penin"katan bilirubin H ? m"*&L*$ari
&. Bilirubin &irek H 2 m"*&L
e. #kterus menetap pa&a bayi /ukup bulan H 1 min""u atau pa&a bayi kuran" bulan H 2
min""u
6. Ter&apat 6aktor risiko
#kterus 6isiolo"is ti&ak &iterapi.
Re#+men$a)i <
. :ia"nosis ikterus neonatorum &ite"akkan &en"an:
a. 7erum bilirubin
b. Bila ti&ak terse&ia alat untuk melakukan pemeriksaan serum bilirubin, &apat &i"unakan /ara
visual .sesuai pan&uan C+90, kemu&ian pasien $arus se"era &iru5uk.
Re#+men$a)i <
,. Tata laksana $iperbilirubinemia neonatorum:
a. Eototerapi
- apabila 6asilitas mema&ai, &ilakukan sesuai pe&oman &ari !!P
- 6asilitas ti&ak mema&ai, &ilakukan sesuai pe&oman &ari C+9
b. Trans6usi tukar
- &ilakukan sesuai pan&uan C+9
Re#+men$a)i <
Tatala#)ana )eba%ai $+#te! umum
;&ukasi keluar"a pasien men"enai penyakit yan" &i&erita pasien.
<ampu membe&akan tipe ikterik &an $ipebilirubinemia
Pemberian /airan &an kalori yan" /ukup
<onitor tan&a2tan&a vital
-ek komplikasi yan" su&a$ ter5a&i .kerni/terus0
Konsul spesialis anak men"enai tatalaksana lan5utan.
Ms
TIN4AUAN PUSTAKA
De(ini)i
I#te!u) a&ala$ "ambaran klinis berupa pe4arnaan kunin" pa&a kulit &an mukosa karena a&anya
&eposisi pro&uk ak$ir katabolisme $em yaitu bilirubin. 7e/ara klinis, ikterus pa&a neonatus akan
tampak bila konsentrasi bilirubin serum lebi$ ? m"*&L.
2
/i,e!bili!ubinemia a&ala$ kea&aan ka&ar bilirubin &alam &ara$ H1 m"*&L.
2
Pa&a bayi baru la$ir, ikterus yan" ter5a&i pa&a umumnya a&ala$ 6isiolo"is, ke/uali:
a. Timbul &alam 2, 5am pertama ke$i&upan
b. Bilirubin total*in&irek untuk bayi /ukup bulan H 1 m"*&L atau bayi kuran" bulan H10 m"*&L
/. Penin"katan bilirubin H ? m"*&L*2, 5am
&. Ka&ar bilirubin &irek H 2 m"*&L
e. #kterus menetap pa&a usia H2 min""u
6. Ter&apat 6aktor risiko
;6ek toksik bilirubin iala$ neurotoksik &an kerusakan sel se/ara umum. Bilirubin &apat masuk ke
5arin"an otak. ;nse6alopati bilirubin a&ala$ ter&apatnya tan&a2tan&a klinis akibat &eposit bilirubin
&alam sel otak. Kelainan ini &apat ter5a&i &alam bentuk akut atau kronik. Bentuk akut ter&iri atas
ta$apK ta$ap 1 .122 $ari pertama0: re6leks isap lema$, $ipotonia, ke5an"K ta$ap 2 .perten"a$an min""u
pertama0: tan"is melen"kin", $ipertonia, epistotonusK ta$ap .setela$ min""u pertama0: $ipertoni.
Bentuk kronik: pa&a ta$un pertama: $ipotoni, motorik terlambat. 7e&an" setela$ ta$un pertama
&i&apati "an""uan "erakan, ke$ilan"an pen&en"aran sensorial.


E,i$emi+l+%i
:i !merika 7erikat, &ari , 5uta bayi yan" la$ir setiap ta$unnya, sekitar 8?A men"alami ikterus.
7ensus yan" &ilakukan pemerinta$ <alaysia pa&a ta$un 133) menemukan sekitar '?A bayi baru
la$ir men"alami ikterus pa&a min""u pertama.
:i #n&onesia, &i&apatkan &ata ikterus neonatorum &ari beberapa ruma$ sakit pen&i&ikan.
7ebua$ stu&i cross!sectional yan" &ilakukan &i Ruma$ 7akit %mum Pusat Ru5ukan Nasional -ipto
<an"unkusumo selama ta$un 200, menemukan prevalensi ikterus pa&a bayi baru la$ir sebesar ?)A
untuk ka&ar bilirubin &i atas ? m"*&L &an 23,A &en"an ka&ar bilirubin &i atas 12 m"*&L pa&a
min""u pertama ke$i&upan.
,
R7 :r. 7ar&5ito melaporkan sebanyak )?A bayi /ukup bulan se$at
mempunyai ka&ar bilirubin &i atas ? m"*&L &an 2,)A memiliki ka&ar bilirubin &i atas 1 m"*&L.
?
Pemeriksaan &ilakukan pa&a $ari 0, &an ?. :en"an pemeriksaan ka&ar bilirubin setiap $ari,
&i&apatkan ikterus &an $iperbilirubinemia ter5a&i pa&a )2A &an 1),8A bayi /ukup bulan. 7e&an"kan
pa&a bayi kuran" bulan, &ilaporkan ikterus &an $iperbilirubinemia &itemukan pa&a 3?A &an ?8A
bayi. Ta$un 200 ter&apat sebanyak 12) kematian neonatal .),?A0 &ari 1?03 neonatus yan" &ira4at
&en"an 2,A kematian terkait $iperbilirubinemia.

:ata yan" a"ak berbe&a &i&apatkan &ari R7 :r. Karia&i 7emaran", &i mana insi&ens ikterus
pa&a ta$un 200 $anya sebesar 1,'A, ')A &i antaranya merupakan ikterus 6isiolo"is &an sisanya
ikterus patolo"is. !n"ka kematian terkait $iperbilirubinemia sebesar 1,1A. :i&apatkan 5u"a &ata
insi&ens ikterus pa&a bayi /ukup bulan sebesar 12,0A &an bayi kuran" bulan 22,)A.
8
#nsi&ens ikterus neonatorum &i R7 :r. 7oetomo 7urabaya sebesar 0A pa&a ta$un 2000 &an
1A pa&a ta$un 2002. Perbe&aan an"ka yan" /ukup besar ini mun"kin &isebabkan ole$ /ara
pen"ukuran yan" berbe&a. :i R7 :r. -ipto <an"unkusumo ikterus &inilai ber&asarkan ka&ar
bilirubin serum total H ? m"*&LK R7 :r. 7ar&5ito men""unakan meto&e spektro6otometrik pa&a $ari
ke20, &an ? K&an R7 :r. Karia&i menilai ikterus ber&asarkan meto&e visual.
Eti+l+%i $an *a#t+! Ri)i#+
1. ;tiolo"i
Penin"katan ka&ar bilirubin umum ter5a&i pa&a setiap bayi baru la$ir, karena:
2

- +emolisis yan" &isebabkan ole$ 5umla$ sel &ara$ mera$ lebi$ banyak &an berumur lebi$
pen&ek.
- Eun"si $epar yan" belum sempurna .5umla$ &an 6un"si enBim "lukuronil trans6erase, %:P(*T
&an li"an& &alam protein belum a&ekuat0 penurunan ambilan bilirubin ole$ $epatosit &an
kon5u"asi.
- 7irkulus entero$epatikus menin"kat karena masi$ ber6un"sinya enBim "lukuroni&ase &i usus
&an belum a&a nutrien.
Penin"katan ka&ar bilirubin yan" berlebi$an .ikterus non6isiolo"is0 &apat &isebabkan ole$
6aktor*kea&aan:
2
- +emolisis akibat inkompatibilitas !B9 atau isoimunisasi R$esus, &e6isiensi (8P:, s6erositosis
$ere&iter &an pen"aru$ obat.
- #n6eksi, septikemia, sepsis, menin"itis, in6eksi saluran kemi$, in6eksi intra uterin.
- Polisitemia
- ;kstravasasi sel &ara$ mera$, se6al$ematom, kontusio, trauma la$ir
- #bu &iabetes
- !si&osis
- +ipoksia*as6iksia
- 7umbatan traktus &i"esti6 yan" men"akibatkan penin"katan sirkulasi entero$epatik
Resiko ter5a&inya e6ek toksik yan" &itimbulkan ole$ tin""inya ka&ar bilirubin indirect akan
men"alami penin"katan 5ika ter&apat 6a/tor26aktor yan" menurunkan retensi bilirubin &alam aliran
&ara$ .$ipoproteinemia, asi&osis, penin"katan asam lemak bebas yan" &isebabkan ole$
$ipo"likemia, kelaparan &an $ipotermia0 atau ole$ karena penin"katan permeabilitas sa4ar &ara$
otak atau membrane sel sara6 ter$a&ap masuknya bilirubin .as6iksia, premature, $iperosmolaritas,
&an in6eksi0.
:isampin" itu mekonium yan" men"an&un" sekitar 1 m"*&l bilirubin &apat menimbulkan
ikterus mellui siklus entero$epatik pa&a kea&aan seperti obstruksi saluran /erna. 9bat2obatan seperti
oksitosin &an Bat kimia seperti &eter"en p$enolik 5u"a &apat menimbulkan kea&aan
$iperbilirubinemia unconjugated.
Pen$e#atan untu# men%etahui ,enebab i#te!u) ,a$a ne+natu)
;tiolo"i ikterus pa&a neonatus terka&an" san"at sulit untuk &ite"akkan &an ti&ak 5aran" pula
etiolo"inya ter&iri &ari baberapa 5enis. %ntuk itu &apat &i"unakan pen&ekatan menurut saat atau
4aktu ter5a&inya ikterus.
!.ikterus yan" timbul pa&a 2, 5am pertama
#nkompatibilitas "olon"an &ara$ !B9,R$,atau "oln"an &ara$ lainya.
#n6eksi intrauterin .rubella, to>oplasmosis, sitome"alovirus, si6ilis, &an sepsis bakterialis0
Ka&an" @ ka&an" ole$ &e6isiensi enBim (8P:.
B. ikterus yan" timbul pa&a 2,2'2 5am sesu&a$ la$ir.
Biasanya ikterus 6isiolo"ik
!&a kemun"kinan inkompatibilitas "olon"an &ara$ .&elaye&0
:e6isiensi enBim (8P:.
Polisitemia
+emolisis pera&ara$an tertutup.$emtom kepala, per&ara$an $epar, kapsula, &ll0
:e$i&rasi, $ipoksia, &an asi&osis.
76erositosis, eliptosis, &sb.
-.ikterus yan" timbul sesu&a$ '2 5am pertama sampai pa&a ak$ir min""u pertama
#n6eksi .sepsis0
:e$i&rasi, asi&osis.
:e6isiensi (8P&
Pen"aru$ obat @ obatan
7in&roma /ri""ler na55ar
7in&roma (ilbert
:. ikterus yan" timbul sesu&a$ min""u pertama &an selan5utnya
Biasanya karena ikterus obstrukti6
+ipotiroi&ism
Breast mil" jaundice
#n6eksi
+epatitis neonatal
(alaktosemia
:ll
2. Eaktor Risiko

Eaktor risiko untuk timbulnya ikterus neonatorum:


a. Eaktor <aternal
- Ras atau kelompok etnik tertentu .!sia, Nati#e American,Nunani0
- Komplikasi ke$amilan .:<, inkompatibilitas !B9 &an R$0
- Pen""unaan in6us oksitosin &alam larutan $ipotonik.
- !7#
b. Eaktor Perinatal
- Trauma la$ir .se6al$ematom, ekimosis0
- #n6eksi .bakteri, virus, protoBoa0
/. Eaktor Neonatus
- Prematuritas
- Eaktor "enetik
- Polisitemia
- 9bat .streptomisin, kloram6enikol, benByl2alko$ol, sul6iso>aBol0
- Ren&a$nya asupan !7#
- +ipo"likemia
- +ipoalbuminemia
Pat+(i)i+l+%i
Bilirubin pa&a neonatus menin"kat akibat ter5a&inya peme/a$an eritrosit. Bilirubin mulai menin"kat
se/ara normal setela$ 2, 5am, &an pun/aknya pa&a $ari ke 2?. 7etela$ itu perla$an2la$an akan
menurun men&ekati nilai normal &alam beberapa min""u.
1. #kterus 6isiolo"is
7e/ara umum, setiap neonatus men"alami penin"katan konsentrasi bilirubin serum, namun
kuran" 12 m"*&L pa&a $ari keti"a $i&upnya &ipertimban"kan seba"ai ikterus 6isiolo"is. Pola
ikterus 6isiolo"is pa&a bayi baru la$ir seba"ai berikut: ka&ar bilirubin serum total biasanya
men/apai pun/ak pa&a $ari ke 2? ke$i&upan &en"an ka&ar ?28 m"*&L, kemu&ian menurun
kembali &alam min""u pertama setela$ la$ir. Ka&an" &apat mun/ul penin"katan ka&ar bilirubin
sampai 12 m"*&L &en"an bilirubin terkonyu"asi D 2 m"*&L.
1

Pola ikterus 6isiolo"is ini bervariasi sesuai prematuritas, ras, &an 6aktor26aktor lain. 7eba"ai
/onto$, bayi prematur akan memiliki pun/ak bilirubin maksimum yan" lebi$ tin""i pa&a $ari ke2
8 ke$i&upan &an berlan"sun" lebi$ lama, ka&an" sampai beberapa min""u. Bayi ras -ina
/en&erun" untuk memiliki ka&ar pun/ak bilirubin maksimum pa&a $ari ke2, &an ? setela$ la$ir.
Eaktor yan" berperan pa&a mun/ulnya ikterus 6isiolo"is pa&a bayi baru la$ir meliputi
penin"katan bilirubin karena polisitemia relati6, pemen&ekan masa $i&up eritrosit .pa&a bayi )0
$ari &iban&in"kan &e4asa 120 $ari0, proses ambilan &an konyu"asi &i $epar yan" belum matur
&an penin"katan sirkulasi entero$epatik.
Kriteria &ia"nosis yan" &i"unakan &alam penentuan neonatus &en"an ikterus 6isiolo"is a&ala$ :
1.
timbul pa&a $ari ke2 @ &an men"$ilan" pa&a $ari ke'210.
2.
bilirubin indirect D10 m"*&l pa bayi /ukup bulan &an D12,? m"*&l pa&a bayi kuran" bulan.
.
bilirubin direct D1 m"*&l
,.
kenaikan bilirubin D? m"*&l
?.
ti&ak &itemukan "e5ala &an tan&a kea&aan patolo"i.
8.
umumnya &isebabkan karena tin""inya ka&ar eritrosit neonatus, usia eritrosit neonatus yan"
relati6 lebi$ pen&ek &an &e6isiensi enBim "lukoronil trans6erase akibat belum maksimlnya
6un"si $ati.
?
Ba$kan a&a beberapa re6rensi yan" menulis ba$4a 5ika ka&ar bilirubin indirect pa&a bayi
/ukup bulan D12 m"*&l &an pa&a bayi kuran" bulan D1021, m"*&l masi$ ter"olon" 6isiolo"is.
:i sampin" itu tan&a2tan&a yan" 5ika &itemukan akan menun5ukkan kea&aan non6isiolo"is
seperti : ri4ayat penyakit $emolitik &alam keluar"a, pu/at, $epatome"ali, splenome"ali,
"a"alnya penurunan ka&ar bilirubin setela$ 6otot$erapi, munta$2munta$, lemas, ti&ak mau
makan, penurunan berat ba&an yan" eksesi6, apnoe, bra&ikar&i, $ipotermia, 6eses ber4arna
teran", urin ber4arna "elap, &an tan&a2tan&a kern2ikterus perlu &iper$atikan untuk
memastikan 5enis ikterus pa&a neonatus.
(ambar berikut menun5ukan metabolisme peme/a$an $emo"lobin &an pembentukan
bilirubin.
(ambar 1.

Sel $arah
merah
6em(lisis
Bili/er$in
6eme 6em(l(bin
7arb(nm(n(ksi$a
Bilirubin
B89
B:9
7arb(ksi
hem(l(bin
;< ekspirasi
Sirkulasi
enter(
hepatik
2kskresi melalui usus $an kan$un empe$u
B89= bilirubin m(n(lu,ur(ni$e
B:9= bilirubin $ilu,ur(ni$e
2. #kterus pa&a bayi men&apat !7# .Breast mil" jaundice0
'
Pa&a seba"ian bayi yan" men&apat !7# eksklusi6, &apat ter5a&i ikterus yan" yan"
berkepan5an"an. +al ini &apat ter5a&i karena a&anya 6aktor tertentu &alam !7# yan" &i&u"a
menin"katkan absorbsi bilirubin &i usus $alus. Bila ti&ak &itemukan 6aktor risiko lain, ibu ti&ak perlu
k$a4atir, !7# ti&ak perlu &i$entikan &an 6rekuensi &itamba$. !pabila kea&aan umum bayi baik,
akti6, minum kuat, ti&ak a&a tata laksana k$usus meskipun a&a penin"katan ka&ar bilirubin.
. #kterus Patolo"ik
Ka&ar bilirubin yan" &apt menimbulkan kea&aan patolo"i &isebut &en"an $iperbilirubinemia.
+al ini &ikaitkan &en"an 4aktu &an lama ter5a&inya penin"katan ka&ar bilirubin &alam &ara$.
Penin"katan ka&ar bilirubin yan" berlebi$an &apat menimbulkan kerusakan sel tubu$ tertentu,
misalnya sel otak yan" akan men"akibatkan "e5ala sisa &ikemu&ian $ari. Karena itu bayi &en"an
ikterus baru &ian""ap 6isiolo"ik 5ika tela$ &ibuktikan bukan suatu kea&aan patolo"ik.
Kriteria &ia"nosa untuk $iperbilirubinemia patolo"ik a&ala$ :
1. timbul &alam 2, 5am pertama ke$i&upan.
2. ka&ar bilirubin &ara$ total H12,3 m"*&l pa&a bayi /ukup bulan, &an H1? m"*&l pa&a bayi
kuran" bulan.
. penin"katan ka&ar bilirubin &ara$ H? m"*&l*$ari
,. ka&ar bilirubin direct H1,?22 m"*&l
?. ikterus menetap H 1 min""u pa&a bayi /ukup bulan &an H2 min""u pa&a bayi kuran" bulan.
%mumnya ka&ar billirubin &alam &ara$ yan" menimbulkan kea&aan patolo"ik ti&ak selalu
sama pa&a tiap bayi, untuk itu &isetiap center terka&an" mempunyai patokan tersen&iri, misalnya &i
R7-<, bayi yan" &inyatakan men&erita $iperbilirubinemia apabila ka&ar bilirubin total men/apai 12
m"*&l pa&a bayi /ukup bulan &an H10 m"*&l pa&a bayi kuran" bulan.
META:OLISME :ILIRU:IN
7eba"ian besar .'02)0 A0 pro&uksi bilirubin berasal &ari eritrosit yan" rusak. +eme &ikonversi
men5a&i bilirubin in&irek .tak terkon5u"asi0 kemu&ian berikatan &en"an albumin &iba4a ke $epar.
:i&alam $epar, &ikon5u"asikan ole$ asam "lukuronat pa&a reaksi yan" &ikatalisasi ole$ "lukuronil
trans6erase. Bilirubin &irek .terkon5u"asi0 &isekresikan ke traktus bilier untuk &iekskresikan melalui
traktus "astrointestinal. Pa&a bayi baru la$ir yan" ususnya bebas &ari bakteri, pembentukan
sterkobilin ti&ak ter5a&i. 7eba"ai "antinya, usus bayi banyak men"an&un" beta "lukuroni&ase yan"
men"$i&rolisis bilirubin "lukuroni& men5a&i bilirubin in&irek &an akan &ireabsorpsi kembali melalui
sirkulasi entero$epatik ke aliran &ara$.
%ntuk men&apat pen"ertian yan" /ukup men"enai masala$ ikterus pa&a neonatus, perlu
&iketa$ui tentan" metabolisme bilirubin pa&a 5anin &an neonatus. Perbe&aan utama metabolisme
a&ala$ ba$4a pa&a 5anin melalui plasenta &alam bentuk bilirubin in&irek. <etabolisme bilirubin
mempunyai tin"katan seba"ai berikut :
1. Pro&uksi
7eba"ian besar bilirubin terbentuk seba"ai akibat &e"ra&asi $emo"lobin pa&a sistem
retikuloen&otelial .R;70. Tin"kat pen"$an/uran $emo"lobin ini pa&a neonatus lebi$ tin""i &ari
pa&a bayi yan" lebi$ tua. 7atu "ram $emo"lobin &apat men"$asilkan ? m" bilirubin in&irek.
Bilirubin indire" yaitu bilirubin yan" bereaksi ti&ak lan"sun" &en"an Bat 4arna &iaBo .reaksi
$ymans van &en ber"$0, yan" bersi6at ti&ak larut &alam air tetapi larut &alam lemak.
2. Transportasi
Bilirubin in&irek kemu&ian &iikat ole$ albumin sel parenkim $epar mempunyai /ara yan"
selekti6 &an e6ekti6 men"ambil bilirubin &ari plasma. Bilirubin &itrans6er melalui membran sel
ke &alam $epatosit se&an"kan albumin ti&ak. :i&alam sel bilirubin akan terikat terutama pa&a
li"an&in .protein ", "lutation 72trans6erase B0 &an seba"ian ke/il pa&a "lutation 72trans6erase
lain &an protein F. Proses ini merupakan proses &ua ara$, ter"antun" &ari konsentrasi &an
a6initas albumin &alam plasma &an li"an&in &alam $epatosit. 7eba"ian besar bilirubin yan"
masuk $epatosit &i kon5u"asi &an &i ekskresi ke &alam empe&u. :en"an a&anya sitosol $epar,
li"a&in men"ikat bilirubin se&an"kan albumin ti&ak Pemberian 6enobarbital mempertin""i
konsentrasi li"a&in &an memberi tempat pen"ikatan yan" lebi$ banyak untuk bilirubin.
. Kon5u"asi
:alam sel $epar bilirubin kemu&ian &ikon5u"asi men5a&i bilirubin &i"lukosoni&e. Calaupun
a&a seba"ian ke/il &alam bentuk mono"lukoroni&e. (lukoronil trans6erase meruba$ bentuk
mono"lukoroni&e men5a&i &i"lukoroni&e. Pertama2tama yaitu uri&in &i 6os6at "lukoroni&e
trans6erase .%:P( : T0 yan" men"katalisasi pembentukan bilirubin mono"lukoroni&e. 7intesis
&an ekskresi &i"lokorono&e ter5a&i &i membran kanilikulus. #somer bilirubin yan" &apat
membentuk ikatan $i&ro"en seperti bilirubin natural #O &apat &iekskresikan lan"sun" ke&alam
empe&u tanpa kon5u"asi. <isalnya isomer yan" ter5a&i sesu&a$ terapi sinar .isomer 6oto0.
,. ;kskresi
7esu&a$ kon5u"asi bilirubin ini men5a&i bilirubin &irek yan" larut &alam air &an &i ekskresi
&en"an /epat ke sistem empe&u kemu&ian ke usus. :alam usus bilirubin &irek ini ti&ak
&iabsorpsiK seba"ian ke/il bilirubin &irek &i$i&rolisis men5a&i bilirubin in&irek &an
&ireabsorpsi. 7iklus ini &isebut siklus entero$epatis. Pa&a neonatus karena aktivitas enBim B
"lukoroni&ase yan" menin"kat, bilirubin &irek banyak yan" ti&ak &iruba$ men5a&i urobilin.
Jumla$ bilirubin yan" ter$i&rolisa men5a&i bilirubin in&irek menin"kat &an tereabsorpsi
se$in""a siklus entero$epatis pun menin"kat.
?. <etabolisme bilirubin pa&a 5anin &an neonatus
Pa&a likuor amnion yan" normal &apat &itemukan bilirubin pa&a ke$amilan 12 min""u,
kemu&ian men"$ilan" pa&a ke$amilan 82' min""u. Pa&a inkompatibilitas &ara$ R$, ka&ar
bilirubin &alam /airan amnion &apat &ipakai untuk men&u"a beratnya $emolisis. Penin"katan
bilirubin amnion 5u"a ter&apat pa&a obstruksi usus 6etus. Ba"aimana bilirubin sampai ke likuor
amnion belum &iketa$ui &en"an 5elas, tetapi kemun"kinan besar melalui mukosa saluran na6as
&an saluran /erna. Pro&uksi bilirubin pa&a 6etus &an neonatus &i&u"a sama besarnya tetapi
kesan""upan $epar men"ambil bilirubin &ari sirkulasi san"at terbatas. :emikian pula
kesan""upannya untuk men"kon5u"asi. :en"an &emikian $ampir semua bilirubin pa&a 5anin
&alam bentuk bilirubin in&irek &an mu&a$ melalui plasenta ke sirkulasi ibu &an &iekskresi ole$
$epar ibunya. :alam kea&aan 6isiolo"is tanpa "e5ala pa&a $ampir semua neonatus &apat ter5a&i
akumulasi bilirubin in&irek sampai 2 m"A. +al ini menun5ukkan ba$4a keti&akmampuan 6etus
men"ola$ bilirubin berlan5ut pa&a masa neonatus. Pa&a masa 5anin $al ini &iselesaikan ole$
$epar ibunya, tetapi pa&a masa neonatus $al ini berakibat penumpukan bilirubin &an &isertai
"e5ala ikterus. Pa&a bayi baru la$ir karena 6un"si $epar belum matan" atau bila ter&apat
"an""uan &alam 6un"si $epar akibat $ipoksia, asi&osis atau bila ter&apat kekuran"an enBim
"lukoronil trans6erase atau kekuran"an "lukosa, ka&ar bilirubin in&irek &alam &ara$ &apat
menin""i. Bilirubin in&irek yan" terikat pa&a albumin san"at ter"antun" pa&a ka&ar albumin
&alam serum. Pa&a bayi kuran" bulan biasanya ka&ar albuminnya ren&a$ se$in""a &apat
&imen"erti bila ka&ar bilirubin in&ek yan" bebas itu &apat menin"kat &an san"at berba$aya
karena bilirubin in&irek yan" bebas inila$ yan" &apat melekat pa&a sel otak. #nila$ yan"
men5a&i &asar pen/e"a$an Pkerni/terusQ &en"an pemberian albumin atau plasma. Bila ka&ar
bilirubin in&irek men/apai 20 m"A pa&a umumnya kapasitas maksimal pen"ikatan bilirubin
ole$ neonatus yan" mempunyai ka&ar albumin normal tela$ ter/apai.
MANI*ESTASI KLINIS
Pen"amatan ikterus palin" baik &ilakukan &en"an /a$aya mata$ari. Bayi baru la$ir .BBL0 tampak
kunin" apabila ka&ar bilirubin serumnya kira2kira 8 m"*&l atau 100 mikro mol*L .1m"*&l L 1', 1
mikromol * L0. 7ala$ satu /ara pemeriksaan &era5at kunin" pa&a BBL se/ara klinis, se&er$ana &an
mu&a$ a&ala$ &en"an Penilaian menurut Kramer .13830. -aranya &en"an 5ari telun5uk &itekankan
pa&a tempat2tempat yan" tulan"nya menon5ol seperti tulan" $i&un", &a&a, lutut, &an lain2lain.
Tempat yan" &itekan akan tampak pu/at atau kunin". Penilaian ka&ar bilirubin pa&a masin"2masin"
tempat tersebut &isesuaikan &en"an tabel yan" tela$ &iperkirakan ka&ar bilirubinnya.
Ba$aya $iperbilirubinemia a&ala$ kernikterus, yaitu kerusakan otak akibat perlen"ketan
bilirubin in&irek pa&a otak terutama pa&a korpus striatum, talamus, nukleus subtalamus $ipokampus,
nukleus mera$ &an nukleus &i &asar ventrikel #=. 7e/ara klinis pa&a a4alnya ti&ak 5elas, &apat berupa
mata berputar, letar"i, ke5an", tak mau men"$isap, malas minum, tonus otot menin"kat, le$er kaku,
&an opistotonus. Bila berlan5ut &apat ter5a&i spasme otot, opistotonus, ke5an", atetosis yan" &isertai
kete"an"an otot. :apat &itemukan ketulian pa&a na&a tin""i, "an""uan bi/ara &an retar&asi mental.
De!a"at I#te!u) ,a$a ne+natu) menu!ut K!ame!
Fona Ba"ian tubu$ yan" kunin" Rata2rata serum bilirubin in&irek .Gmol*L0
1
2

,
?
Kepala &an le$er
Pusat @ le$er
Pusat @ pa$a
Len"an 1 tun"kai
Tan"a 1 kaki
100
1?0
200
2?0
H 2?0
Pene%a#an Dia%n+)i)
5.Anamne)i)
Ri4ayat ibu mela$irkan bayi yan" lalu &en"an ikterus.
(olon"an &ara$ ibu &an aya$
Ri4ayat ikterus $emolitik, (8P: atau inkompatibilitas 6aktor R$esus atau "olon"an &ara$
!B9 pa&a kela$iran sebelumnya.
Ri4ayat anemia, pembesaran $ati atau limpa pa&a keluar"a.
6.Peme!i#)aan *i)i#
Bayi tampak ber4arna kunin". !mati ikterus pa&a sian" $ari &en"an sinar lampu yan" /ukup.
#kterus akan terli$at lebi$ berat bila &ili$at &en"an lampu &an bisa ti&ak terli$at &en"an peneran"an
yan" kuran". Tekan kulit &en"an rin"an memakai 5ari tan"an untuk memastikan 4arna kulit &an
5arin"an subkutan :
Pa&a $ari pertama, tekan pa&a u5un" $i&un" atau &a$i.
Pa&a $ari ke22, tekan pa&a len"an &an tun"kai
Pa&a $ari ke2 &an seterusnya, tekan pa&a tan"an &an kaki.
7.3i)ual
<eto&e visual memiliki an"ka kesala$an yan" tin""i, namun masi$ &apat &i"unakan apabila ti&ak
a&a alat. Pemeriksaan ini sulit &iterapkan pa&a neonatus kulit ber4arna, karena besarnya bias
penilaian. 7e/ara e#idence pemeriksaan meto&e visual ti&ak &irekomen&asikan, namun apabila
ter&apat keterbatasan alat masi$ bole$ &i"unakan untuk tu5uan skrinin" &an bayi &en"an skrinin"
positi6 se"era &iru5uk untuk &ia"nostik &an tata laksana lebi$ lan5ut.
C+9 &alam pan&uannya meneran"kan /ara menentukan ikterus se/ara visual, seba"ai
berikut:
'
- Pemeriksaan &ilakukan &en"an pen/a$ayaan yan" /ukup .&i sian" $ari &en"an /a$aya
mata$ari0 karena ikterus bisa terli$at lebi$ para$ bila &ili$at &en"an pen/a$ayaan buatan &an
bisa ti&ak terli$at pa&a pen/a$ayaan yan" kuran".
- Tekan kulit bayi &en"an lembut &en"an 5ari untuk men"eta$ui 4arna &i ba4a$ kulit &an
5arin"an subkutan.
- Tentukan kepara$an ikterus ber&asarkan umur bayi &an ba"ian tubu$ yan" tampak kunin".
.tabel 10
,. Bilirubin 7erum
Pemeriksaan bilirubin serum merupakan baku emas pene"akan &ia"nosis ikterus neonatorum serta
untuk menentukan perlunya intervensi lebi$ lan5ut. Beberapa $al yan" perlu &ipertimban"kan
&alam pelaksanaan pemeriksaan serum bilirubin a&ala$ tin&akan ini merupakan tin&akan invasi6
yan" &ian""ap &apat menin"katkan morbi&itas neonatus. %mumnya yan" &iperiksa a&ala$
bilirubin total. 7ampel serum $arus &ilin&un"i &ari /a$aya .&en"an aluminium foil0
Beberapa senter menyarankan pemeriksaan bilirubin &irek, bila ka&ar bilirubin total H 20
m"*&L atau usia bayi H 2 min""u.
?. Bilirubinometer Transkutan
Bilirubinometer a&ala$ instrumen spektro6otometrik yan" beker5a &en"an prinsip meman6aatkan
bilirubin yan" menyerap /a$aya &en"an pan5an" "elomban" ,?0 nm. -a$aya yan" &ipantulkan
merupakan representasi 4arna kulit neonatus yan" se&an" &iperiksa.
Pemeriksaan bilirubin transkutan .T/B0 &a$ulu men""unakan alat yan" amat &ipen"aru$i
pi"men kulit. 7aat ini, alat yan" &ipakai men""unakan multiwa#elength spectral reflectance yan"
ti&ak terpen"aru$ pi"men.

Pemeriksaan bilirubin transkutan &ilakukan untuk tu5uan skrinin",
bukan untuk &ia"nosis.
Bris/oe &kk. .20020 melakukan sebua$ stu&i observasional prospekti6 untuk men"eta$ui
akurasi pemeriksaan bilirubin transkutan .J< 1020 &iban&in"kan &en"an pemeriksaan bilirubin
serum .meto&e stan&ar &iaBo0. Penelitian ini &ilakukan &i #n""ris, melibatkan 0 bayi baru la$ir
&en"an usia "estasi H, min""u. Pa&a penelitian ini $iperbilirubinemia &ibatasi pa&a konsentrasi
bilirubin serum H1,., m"*&L .2,3 umol*l0. :ari penelitian ini &i&apatkan ba$4a pemeriksaan T/B
&an Total 7erum Bilirubin .T7B0 memiliki korelasi yan" bermakna .nL0, rL0.'8, pD0.00010,
namun interval pre&iksi /ukup besar, se$in""a T/B ti&ak &apat &i"unakan untuk men"ukur T7B.
Namun &isebutkan pula ba$4a $asil pemeriksaan T/B &apat &i"unakan untuk menentukan perlu
ti&aknya &ilakukan pemeriksaan T7B.
)
%mumnya pemeriksaan T/B &ilakukan sebelum bayi pulan" untuk tu5uan skrinin". +asil
analisis biaya yan" &ilakukan ole$ 7ures$ &kk. .200,0 menyatakan ba$4a pemeriksaan bilirubin
serum ataupun transkutan se/ara rutin seba"ai tin&akan skrinin" sebelum bayi &ipulan"kan ti&ak
e6ekti6 &ari se"i biaya &alam men/e"a$ ter5a&inya ense6alopati $iperbilirubin.
3
8. Pemeriksaan bilirubin bebas &an -9
Bilirubin bebas se/ara &i6usi &apat mele4ati sa4ar &ara$ otak. +al ini meneran"kan men"apa
ense6alopati bilirubin &apat ter5a&i pa&a konsentrasi bilirubin serum yan" ren&a$. Beberapa meto&e
&i"unakan untuk men/oba men"ukur ka&ar bilirubin bebas. 7ala$ satunya &en"an meto&e
oksi&ase2peroksi&ase. Prinsip /ara ini ber&asarkan ke/epatan reaksi oksi&asi peroksi&asi ter$a&ap
bilirubin. Bilirubin men5a&i substansi ti&ak ber4arna. :en"an pen&ekatan bilirubin bebas, tata
laksana ikterus neonatorum akan lebi$ terara$.
10

7eperti tela$ &iketa$ui ba$4a pa&a peme/a$an $eme &i$asilkan bilirubin &an "as -9 &alam
5umla$ yan" ekuivalen. Ber&asarkan $al ini, maka pen"ukuran konsentrasi -9 yan" &ikeluarkan
melalui pernapasan &apat &i"unakan seba"ai in&eks pro&uksi bilirubin.


Tabel 1. Perkiraan Klinis Tin"kat Kepara$an #kterus
U)ia Kunin%
te!lihat
,a$a&
Tin%#at
Ke,a!ahan
I#te!u)
+ari 1 Ba"ian tubu$
manapun
a
Berat
+ari 2 Len"an &an
Tun"kai
a
+ari &an
seterusnya
Tan"an &an
Kaki
a
Bila kunin" terli$at pa&a ba"ian tubu$ manapun pa&a $ari pertama &an terli$at pa&a len"an,
tun"kai, tan"an &an kaki pa&a $ari ke&ua, maka &i"olon"kan seba"ai ikterus san"at berat &an
memerlukan terapi sinar se/epatnya. Ti&ak perlu menun""u $asil pemeriksaan ka&ar bilirubin serum
untuk memulai terapi sinar .
'.Pemeriksaan penun5an" lainnya:
o
(olon"an &ara$
o
-oombs test
o
:ara$ len"kap &an $apusan &ara$
o
Pemeriksaan $apusan &ara$ &iperlukan untuk membe&akan kelainan $emolitik.
11
o
+itun" retikulosit
o
Jumla$ retikulosit yan" H 8A setela$ ti"a $ari ke$i&upan bayi, biasanya menan&akan proses
$emolitik yan" abnormal.
11
o
7krinin" (
8
P:
o
;T-9/ .;n& Ti&al -arbon <ono>i&e -on/entration0
Tata la#)ana
5. I#te!u) *i)i+l+%i)
Bayi se$at, tanpa 6aktor risiko, ti&ak &iterapi. Perlu &iin"at ba$4a pa&a bayi se$at, akti6, minum
kuat, /ukup bulan, pa&a ka&ar bilirubin tin""i, kemun"kinan ter5a&inya kernikterus san"at ke/il.
%ntuk men"atasi ikterus pa&a bayi yan" se$at, &apat &ilakukan beberapa /ara berikut:
- <inum !7# &ini &an serin"
- Terapi sinar, sesuai &en"an pan&uan C+9
- Pa&a bayi yan" pulan" sebelum ,) 5am, &iperlukan pemeriksaan ulan" &an kontrol lebi$ /epat
.terutama bila tampak kunin"0.
Bilirubin serum total 2, 5am pertama H ,,? m"*&L &apat &i"unakan seba"ai 6aktor pre&iksi
$iperbilirubinemia pa&a bayi /ukup bulan se$at pa&a min""u pertama ke$i&upannya. +al ini kuran"
&apat &iterapkan &i #n&onesia karena ti&ak praktis &an membutu$kan biaya yan" /ukup besar.
Tata la#)ana Awal I#te!u) Ne+nat+!um
'
.C+90
<ulai terapi sinar bila ikterus &iklasi6ikasikan seba"ai ikterus berat pa&a tabel 1.
Tentukan apaka$ bayi memiliki 6aktor risiko berikut: berat la$ir D 2,? k", la$ir sebelum usia
ke$amilan ' min""u, $emolisis atau sepsis
!mbil /onto$ &ara$ &an periksa ka&ar bilirubin serum &an $emo"lobin, tentukan "olon"an
&ara$ bayi &an lakukan tes -oombs:
o Bila ka&ar bilirubin serum &i ba4a$ nilai &ibutu$kannya terapi sinar, $entikan terapi sinar.
o Bila ka&ar bilirubin serum bera&a pa&a atau &i atas nilai &ibutu$kannya terapi sinar, lakukan
terapi sinar
o Bila 6aktor R$esus &an "olon"an &ara$ !B9 bukan merupakan penyebab $emolisis atau bila
a&a ri4ayat &e6isiensi (8P: &i keluar"a, lakukan u5i sarin" (8P: bila memun"kinkan.
Tentukan &ia"nosis ban&in"
6. Tata la#)ana /i,e!bili!ubinemia
/em+liti#
Palin" serin" &isebabkan ole$ inkompatibilitas 6aktor R$esus atau "olon"an &ara$ !B9 antara bayi
&an ibu atau a&anya &e6isiensi (8P: pa&a bayi. Tata laksana untuk kea&aan ini berlaku untuk
semua ikterus $emolitik, apapun penyebabnya.
'

Bila nilai bilirubin serum memenu$i kriteria untuk &ilakukannya terapi sinar, lakukan
terapi sinar .
Bila ru5ukan untuk &ilakukan trans6usi tukar memun"kinkan:
o Bila bilirubin serum men&ekati nilai &ibutu$kannya trans6usi tukar .tabel ,0, ka&ar
$emo"lobin D 1 "*&L .$ematokrit D ,0A0 &an tes -oombs positi6, se"era ru5uk bayi.
o Bila bilirubin serum ti&ak bisa &iperiksa &an ti&ak memun"kinkan untuk
&ilakukan tes -oombs, se"era ru5uk bayi bila ikterus tela$ terli$at se5ak $ari 1 &an
$emo"lobin D 1 "*&L .$ematokrit D ,0A0.
o Bila bayi &iru5uk untuk trans6usi tukar:
Persiapkan trans6er
7e"era kirim bayi ke ruma$ sakit tersier atau senter &en"an 6asilitas
trans6usi tukar
Kirim /onto$ &ara$ ibu &an bayi
Jelaskan kepa&a ibu tentan" penyebab bayi men5a&i kunin", men"apa
perlu &iru5uk &an terapi apa yan" akan &iterima bayi.
Nasi$ati ibu:
o Bila penyebab ikterus a&ala$ inkompatibilitas R$esus, pastikan ibu men&apatkan
in6ormasi yan" /ukup men"enai $al ini karena ber$ubun"an &en"an ke$amilan
berikutnya.
o Bila bayi memiliki &e6isiensi (8P:, in6ormasikan kepa&a ibu untuk men"$in&ari
Bat2Bat tertentu untuk men/e"a$ ter5a&inya $emolisis pa&a bayi ./onto$: obat antimalaria,
obat2obatan "olon"an sul6a, aspirin, kam6er*mothballs, 6avabeans0.
Bila $emo"lobin D 10 "*&L .$ematokrit D 0A0, berikan trans6usi &ara$.
Bila ikterus menetap selama 2 min""u atau lebi$ pa&a bayi /ukup bulan atau min""u
lebi$ lama pa&a bayi ke/il .berat la$ir D 2,? k" atau la$ir sebelum ke$amilan ' min""u0,
terapi seba"ai ikterus berkepan5an"an .prolonged jaundice0.
Eollo4 up setela$ kepulan"an, periksa ka&ar $emo"lobin setiap min""u selama , min""u.
Bila $emo"lobin D ) "*&L .$ematokrit D 2,A0, berikan trans6usi &ara$.
I#te!u) :e!#e,an"an%an 1Prolonged Jaundice2
'
:ia"nosis &ite"akkan apabila ikterus menetap $in""a 2 min""u pa&a neonatus /ukup
bulan, &an min""u pa&a neonatus kuran" bulan.
Terapi sinar &i$entikan, &an lakukan pemeriksaan penun5an" untuk men/ari penyebab.
Bila buan" air besar bayi pu/at atau urin ber4arna "elap, persiapkan kepin&a$an bayi &an
ru5uk ke ruma$ sakit tersier atau senter k$usus untuk evaluasi lebi$ lan5ut, bila
memun"kinkan.
Bila tes si6ilis pa&a ibu positi6, terapi seba"ai si6ilis kon"enital
In$i#a)i&
Tabel 6. In$i#a)i Te!a,i )ina! :e!$a)a!#an Ka$a! :ili!ubin Se!um
=

U)ia :ai <u#u, :ulan Sehat Den%an *a#t+! Ri)i#+
a
m"*&L Gmol*l m"*&L Gmol*l
+ari ke21 Kunin" terli$at pa&a ba"ian tubu$ manapun
b
+ari ke22 1? 280 1 220
+ari ke2 1) 10 18 2'0
+ari ke2,
&an
seterusnya
20 ,0 1' 230
a
6aktor risiko meliputi: bayi ke/il .berat la$ir D 2,? k" atau la$ir sebelum ke$amilan berusia '
min""u0, $emolisis &an sepsis.
b
Bila kunin" terli$at pa&a ba"ian tubu$ manapun pa&a $ari pertama &an terli$at pa&a len"an,
tun"kai, tan"an &an kaki pa&a $ari ke&ua, maka &i"olon"kan seba"ai ikterus san"at para$ &an
memerlukan terapi sinar se/epatnya. Ti&ak perlu menun""u $asil pemeriksaan ka&ar bilirubin serum
untuk memulai terapi sinar .
Tabel 7. In$i#a)i Te!a,i Sina! Pa$a :ai :e!at :a$an Lahi! Ren$ah
11
:e!at :a$an 1%!2 Ka$a! :ili!ubin 1m%/$L2
D 1000 Eototerapi &imulai &alam usia 2, 5am
pertama
1000 @ 1?00 ' @ 3
1?00 @ 2000 10 @ 12
2000 @ 2?00 1 @ 1?
TERAPI SINAR
Me#ani)me #e!"a
Bilirubin ti&ak larut &alam air. -ara ker5a terapi sinar a&ala$ &en"an men"uba$ bilirubin men5a&i
bentuk yan" larut &alam air untuk &ieksresikan melalui empe&u atau urin. Ketika bilirubin
men"absorbsi /a$aya, ter5a&i reaksi 6otokimia yaitu isomerisasi. Ju"a ter&apat konversi ireversibel
men5a&i isomer kimia lainnya bernama lumirubin yan" &en"an /epat &ibersi$kan &ari plasma melalui
empe&u. Lumirubin a&ala$ pro&uk terbanyak &e"ra&asi bilirubin akibat terapi sinar pa&a manusia.
7e5umla$ ke/il bilirubin plasma tak terkonyu"asi &iuba$ ole$ /a$aya men5a&i dipyrole yan"
&iekskresikan le4at urin. Eoto isomer bilirubin lebi$ polar &iban&in"kan bentuk asalnya &an se/ara
lan"sun" bisa &ieksreksikan melalui empe&u. +anya pro&uk 6oto oksi&an sa5a yan" bisa
&iekskresikan le4at urin.
Te!a,i )ina! #+n>en)i+nal
<en""unakan pan5an" "elomban" ,2?2,'? nm. #ntensitas /a$aya yan" biasa &i"unakan a&ala$ 8212
4att*/m
2
per nm. -a$aya &iberikan pa&a 5arak ?2?0 /m &i atas bayi. Jumla$ bola lampu yan"
&i"unakan berkisar antara 82) bua$, ter&iri &ari biru .E20T120, /a$aya biru k$usus .E20T12*BB0 atau
daylight fluorescent tubes. -a$aya biru k$usus memiliki keru"ian karena &apat membuat bayi
terli$at biru, 4alaupun pa&a bayi yan" se$at, $al ini se/ara umum ti&ak men"k$a4atirkan. %ntuk
men"uran"i e6ek ini, &i"unakan , tabun" /a$aya biru k$usus pa&a ba"ian ten"a$ unit terapi sinar
stan&ar &an &ua tabun" daylight fluorescent pa&a setiap ba"ian sampin" unit.
Te#ni# te!a,i )ina! &
Pe!)ia,an Unit Te!a,i )ina!
'

+an"atkan ruan"an tempat unit terapi sinar &itempatkan, bila perlu, se$in""a su$u &i
ba4a$ lampu antara )
0
- sampai 0
0
-.
Nyalakan mesin &an pastikan semua tabun" 6luoresens ber6un"si &en"an baik.
(anti tabun"*lampu 6luoresens yan" tela$ rusak atau berkelip2kelip .flic"ering):
o -atat tan""al pen""antian tabun" &an lama pen""unaan tabun" tersebut.
o (anti tabun" setela$ 2000 5am pen""unaan atau setela$ bulan, 4alaupun
tabun" masi$ bisa ber6un"si.
(unakan linen puti$ pa&a basinet atau inkubator, &an tempatkan tirai puti$ &i sekitar
&aera$ unit terapi sinar &itempatkan untuk memantulkan /a$aya sebanyak mun"kin kepa&a bayi.
Pembe!ian Te!a,i )ina!
'

Tempatkan bayi &i ba4a$ sinar terapi sinar. .(ambar 0
o Bila berat bayi 6 #% atau lebih, tempatkan bayi &alam kea&aan telan5an" pa&a
basinet. Tempatkan bayi yan" lebi$ ke/il &alam inkubator.
o Letakkan bayi sesuai petun5uk pemakaian alat &ari pabrik.
Tutupi mata bayi &en"an penutup mata, pastikan luban" $i&un" bayi ti&ak ikut tertutup. Jan"an
tempelkan penutup mata &en"an men""unakan selotip.
(ambar . Bayi &alam %nit Terapi sinar

Balikkan bayi setiap 5am
Pastikan bayi &iberi makan:
o <otivasi ibu untuk menyusui bayinya &en"an !7# a& libitum, palin" kuran" setiap 5am:
- 7elama menyusui, pin&a$kan bayi &ari unit terapi sinar &an lepaskan penutup mata
- Pemberian suplemen atau men""anti !7# &en"an makanan atau /airan lain ./onto$:
pen""anti !7#, air, air "ula, &ll0 ti&ak a&a "unanya.
o Bila bayi menerima /airan per #= atau !7# yan" tela$ &ipompa .!7# pera$0, tin"katkan
volume /airan atau !7# sebanyak 10A volume total per $ari .tabel 0 selama bayi masi$
&iterapi sinar .
o Bila bayi menerima /airan per #= atau makanan melalui N(T, 5an"an pin&a$kan bayi &ari
sinar terapi sinar .
Per$atikan: selama men5alani terapi sinar, konsistensi tin5a bayi bisa men5a&i
lebi$ lembek &an ber4arna kunin". Kea&aan ini ti&ak membutu$kan terapi k$usus.
Teruskan terapi &an tes lain yan" tela$ &itetapkan:
o Pin&a$kan bayi &ari unit terapi sinar $anya untuk melakukan prose&ur yan" ti&ak
bisa &ilakukan &i &alam unit terapi sinar .
o Bila bayi se&an" menerima oksi"en, matikan sinar terapi sinar sebentar untuk
men"eta$ui apaka$ bayi men"alami sianosis sentral .li&a$ &an bibir biru0
%kur su$u bayi &an su$u u&ara &i ba4a$ sinar terapi sinar setiap 5am. Bila su$u bayi lebi$
&ari ',?
0
-, sesuaikan su$u ruan"an atau untuk sementara pin&a$kan bayi &ari unit terapi sinar
sampai su$u bayi antara 8,?
0
- 2 ',?
0
-.
%kur ka&ar bilirubin serum setiap 2, 5am, ke/uali kasus2kasus k$usus:
o +entikan terapi sinar bila ka&ar serum bilirubin D 1m"*&L
o Bila ka&ar bilirubin serum men&ekati 5umla$ in&ikasi trans6usi tukar .tabel ,0,
persiapkan kepin&a$an bayi &an se/epat mun"kin kirim bayi ke ruma$ sakit tersier atau
senter untuk trans6usi tukar. 7ertakan /onto$ &ara$ ibu &an bayi.
Bila bilirubin serum ti&ak bisa &iperiksa, $entikan terapi sinar setela$ $ari.
7etela$ terapi sinar &i$entikan:
o 9bservasi bayi selama 2, 5am &an ulan"i pemeriksaan bilirubin serum bila memun"kinkan,
atau perkirakan kepara$an ikterus men""unakan meto&e klinis. .tabel 10
o Bila ikterus kembali &itemukan atau bilirubin serum bera&a &i atas nilai untuk memulai
terapi sinar , ulan"i terapi sinar seperti yan" tela$ &ilakukan. %lan"i lan"ka$ ini pa&a setiap
pen"$entian terapi sinar sampai bilirubin serum &ari $asil pemeriksaan atau perkiraan melalui
meto&e klinis bera&a &i ba4a$ nilai untuk memulai terapi sinar.
Bila terapi sinar su&a$ ti&ak &iperlukan la"i, bayi bisa makan &en"an baik &an ti&ak a&a
masala$ lain selama pera4atan, pulan"kan bayi.
!5arkan ibu untuk menilai ikterus &an beri nasi$at untuk memba4a kembali bayi bila
bayi bertamba$ kunin".
K+m,li#a)i Te!a,i Sina!
=
Komplikasi terapi sinar umumnya rin"an, san"at 5aran" ter5a&i &an reversibel.
Tabel ,. Komplikasi terapi sinar
Kelainan Me#ani)me an% mun%#in te!"a$i
Brone baby syndrome Berkuran"nya ekskresi $epatik $asil
penyinaran bilirubin
:iare Bilirubin in&irek men"$ambat laktase
+emolisis Eotosensitivitas men""an""u sirkulasi
eritrosit
:e$i&rasi Bertamba$nya $nsensible %ater &oss .02
100A0 karena menyerap ener"i 6oton
Ruam kulit (an""uan 6otosensitasi ter$a&ap sel mast
kulit &en"an pelepasan $istamin
*a#t+!?(a#t+! an% mem,en%a!uhi e(e#ti(ita) te!a,i )ina!
1
&
#ntensitas ra&iasi, kurva spektrum emisi &an luas tubu$ bayi yan" terpapar. #ntensitas /a$aya yan"
&iperlukan 8212 nm. Ter&apat $ubun"an antara &osis &en"an &e"ra&asi bilirubin sampai &osis
saturasi ter/apai. +al ini bisa &i/apai &en"an memberikan paparan pa&a permukaan kulit se/ara
maksimum &ari ,0 C*/m2 per nm /a$aya yan" sesuai. :i atas titik saturasi, penin"katan intensitas
ti&ak memberikan e6ek tamba$an apa2apa.
Bilirubin di kulit cepat
menghilang selama terapi
sinar. Warna kulit tidak bisa
dijadikan acuan untuk
menentukan kadar bilirubin
serum selama bayi masih
dalam terapi sinar dan dalam
24 jam setelah penghentian
;6ikasi terapi sinar menin"kat &en"an menin"katnya konsentrasi bilirubin, tetapi ti&ak e6ekti6
untuk menurunkan konsentrasi bilirubin &i ba4a$ 100 mol*l. Penurunan sebanyak ?0A &apat
&i/apai &alam 2, 5am &en"an ka&ar bilirubin H1? m"*&L men""unakan /a$aya biru yan" memiliki
spektrum emisi yan" sama &en"an spektrum absorpsi bilirubin.
Eaktor lain a&ala$ usia bayi, umur "estasi, berat ba&an &an etiolo"i ikterus. Terapi sinar
palin" e6ekti6 untuk bayi prematur yan" san"at ke/il &an palin" ti&ak e6ekti6 untuk bayi matur yan"
san"at ke/il ."an""uan pertumbu$an yan" san"at berat0 &en"an penin"katan $ematokrit. 7elain itu,
makin tin""i ka&ar bilirubin pa&a saat memulai 6ototerapi, makin e6ekti6.
Eaktor yan" men"uran"i e6ikasi terapi sinar a&ala$ paparan kulit yan" ti&ak a&ekuat, sumber
/a$aya terlalu 5au$ &ari bayi .ra&iasi menurun se/ara terbalik &en"an kua&rat 5arak0, lampu
6luoresens yan" terlalu panas menyebabkan perusakan 6os6or se/ara /epat &an emisi spektrum &ari
lampu yan" ti&ak tepat. #&ealnya, semua ruan" pera4atan perinatolo"i memiliki peralatan untuk
melakukan terapi sinar intensi6.
TRAN*USI TUKAR
Trans6usi tukar a&ala$ suatu tin&akan pen"ambilan se5umla$ ke/il &ara$ yan" &ilan5utkan &en"an
pen"embalian &ara$ &ari &onor &alam 5umla$ yan" sama yan" &ilakukan berulan"2ulan" sampai
seba"ian besar &ara$ pen&erita tertukar .Eriel, 13)20.
Pa&a $iperbilirubinemia, tin&akan ini bertu5uan men/e"a$ ter5a&inya ense6alopati bilirubin
&en"an /ara men"eluarkan bilirubin in&irek &ari sirkulasi. Pa&a bayi &en"an isoimunisasi, trans6usi
tukar memiliki man6aat tamba$an, karena membantu men"eluarkan antibo&i maternal &ari sirkulasi
bayi. 7e$in""a men/e"a$ $emolisis lebi$ lan5ut &an memperbaiki anemia.
Da!ah D+n+! Untu# T!an(u)i Tu#a!
12
1. :ara$ yan" &i"unakan "olon"an 9.
2. (unakan &ara$ baru .usia D ' $ari0, whole blood. Ker5asama &en"an &okter kan&un"an
&an Bank :ara$ a&ala$ pentin" untuk persiapan kela$iran bayi yan" membutu$kan tran6usi
tukar.
. Pa&a penyakit $emolitik r$esus, 5ika &ara$ &isiapkan sebelum persalinan, $arus "olon"an
9 &en"an r$esus .20, crossmatched ter$a&ap ibu. Bila &ara$ &isiapkan setela$ kela$iran,
&ilakukan 5u"a crossmatched ter$a&ap bayi.
,. Pa&a inkomptabilitas !B9, &ara$ &onor $arus "olon"an 9, r$esus .20 atau r$esus yan"
sama &en"an ibu &an bayinya. -rossmatched ter$a&ap ibu &an bayi yan" mempunyai titer ren&a$
antibo&i anti ! &an anti B. Biasanya men""unakan eritrosit "olon"an 9 &en"an plasma !B,
untuk memastikan ba$4a ti&ak a&a antibo&i anti ! &an anti B yan" mun/ul.
?. Pa&a penyakit $emolitik isoimun yan" lain, &ara$ &onor ti&ak bole$ berisi anti"en
tersensitisasi &an $arus &i crossmatched ter$a&ap ibu.
8. Pa&a $iperbilirubinemia yan" nonimun, &ara$ &onor &itiping &an crossmatched ter$a&ap
plasma &an eritrosit pasien*bayi.
'. Tran6usi tukar biasanya memakai 2 kali volume &ara$ .2 #olume e'change0 2222 180
mL*k"BB, se$in""a &iperole$ &ara$ baru sekitar )'A.
Te#ni# T!an)(u)i Tu#a!
a. ($)P&* D+,B&* -+&,)*. Push!Pull tehni/ue : 5arum in6us &ipasan" melalui kateter
vena umbilikalis* vena sap$ena ma"na. :ara$ &ikeluarkan &an &imasukkan ber"antian.
b. $(+-+&,)*01$2. :ara$ se/ara bersamaan &an simultan &ikeluarkan melalui arteri
umbilikalis &an &imasukkan melalui vena umbilikalis &alam 5umla$ yan" sama.
/. PA10$A& *32HAN4* 01AN5,($+N. Tran6usi tukar seba"ian, &ilakukan biasanya pa&a
bayi &en"an polisitemia.
:i #n&onesia, untuk ke&aruratan, trans6usi tukar pertama men""unakan "olon"an &ara$ 9 r$esus
positi6.
Pelaksanaan tran6usi tukar:
1. Pe!)+nel. 7eoran" &okter &an minimal 2 oran" pera4at untuk membantu persiapan,
pelaksanaan &an pen/atatan serta pen"a4asan pen&erita.
2. L+#a)i. 7ebaiknya &ilakukan &i ruan" N#-% atau kamar operasi &en"an peneran"an
&an pen"aturan su$u yan" a&ekuat, alat monitor &an resusitasi yan" len"kap serta ter5a"a
sterilitasnya.
. Pe!)ia,an Alat.
a. !lat &an obat2obatan resusitasi len"kap
b. Lampu pemanas &an alat monitor
/. Perlen"kapan vena seksi &en"an sarun" tan"an &an kain penutup steril
&. <asker, tutup kepala &an "aun steril
e. Nier be""en .2 bua$0 &an botol koson", penampun" &ara$
6. 7et tran6usi 2 bua$
". Kateter umbilikus ukuran ,, ?, 8 E sesuai berat la$ir bayi atau abbo/at$
$. 0hree way stopcoc" semprit 1 mL, ? mL, 10 mL, 20 mL, masin"2masin" 2 bua$
i. 7elan" pembuan"an
5. Larutan -alsium "lukonas 10 A, -a-l2 10 A &an Na-l 6isiolo"is
k. <e5a tin&akan
In$i#a)i
+in""a kini belum a&a kesepakatan "lobal men"enai kapan melakukan trans6usi tukar pa&a
$iperbilirubinemia. #n&ikasi trans6usi tukar ber&asarkan keputusan C+9 ter/antum &alam tabel ?.
Tabel .. In$i#a)i T!an)(u)i Tu#a! :e!$a)a!#an Ka$a! :ili!ubin Se!um
'
Bila trans6usi tukar memun"kinkan untuk &ilaksanakan
&i tempat atau bayi bisa &iru5uk se/ara /epat &an aman
ke 6asilitas lain, &an ka&ar bilirubin bayi tela$ men/apai
ka&ar &i atas, sertakan /onto$ &ara$ ibu &an bayi.
Tabel 9. In$i#a)i T!an)(u)i Tu#a! Pa$a :ai :e!at
:a$an Lahi! Ren$ah
11

:e!at
:a$an
1%!am2
Ka$a! :ili!ubin
1m%/$L2
U)ia :ai
<u#u,
:ulan
Sehat
Den%an
*a#t+!
Ri)i#+
m"*&L m"*&L
+ari ke21 1? 1
+ari ke22 2? 1?
+ari ke2 0 20
+ari ke2,
&an
seterusnya
0 20
D 1000 10 @ 12
1000 @
1?00
12 @ 1?
1?00 @
2000
1? @ 1)
2000 @
2?00
1) @ 20
6eterangan :
Pa&a penyakit $emolitik se"era &ilakukan tran6usi tukar apabila a&a in&ikasi:
a. Ka&ar bilirubin tali pusat H ,,? m"*&L &an ka&ar +b D 11 "r*&L
b. Ka&ar bilirubin menin"kat H 8 m"*&L*125am 4alaupun se&an" men&apatkan terapi sinar
/. 7elama terapi sinar bilirubin menin"kat H 8 m"*&L*125am &an ka&ar +b 11 @ 1 "r*&L
&. :i&apatkan anemia yan" pro"resi6 4alaupun ka&ar bilirubin &apat &ikontrol se/ara a&ekuat
&en"an terapi sinar
T!an)(u)i tu#a! ha!u) $ihenti#an a,abila te!"a$i&
2 ;mboli .emboli, bekuan &ara$0, trombosis
2 +iperkalemia, $ipernatremia, $ipokalsemia, asi&osis, $ipo"likemia
2 (an""uan pembekuan karena pemakaian $eparin
2 Per6orasi pembulu$ &ara$
K+m,li#a)i t!an(u)i tu#a!
2 =askular: emboli u&ara atau trombus, trombosis
2 Kelainan 5antun": aritmia, o#erload, $enti 5antun"
2 (an""uan elektrolit: $ipo*$iperkalsemia, $ipernatremia, asi&osis
2 Koa"ulasi: trombositopenia, $eparinisasi berlebi$
2 #n6eksi: bakteremia, $epatitis virus, sitome"alik, enterokolitis nekrotikan
2 Lain2lain: $ipotermia, $ipo"likemia
Pe!awatan ,a)ca t!an(u)i tu#a!
2 Lan5utkan &en"an terapi sinar
2 !4asi ketat kemun"kinan ter5a&inya komplikasi
Pe!)ia,an Tin$a#an T!an(u)i Tu#a!
56
&
a. Berikan pen5elasan tentan" tu5uan &an risiko tin&akan, mintakan persetu5uan tertulis &ari
oran" tua pen&erita
b. Bayi 5an"an &iberi minum @ , 5am sebelum tin&akan. Bila tran6usi $arus se"era
&ilakukan isi lambun" &ikoson"kan &en"an son&e &an men"$isapnya
/. Pasan" in6us &en"an tetesan rumatan &an bila tali pusat tela$ men"erin" kompres &en"an
Na-l 6isiolo"is
&. Bila memun"kinkan 2 5am sebelumnya berikan in6us albumin terutama 5ika ka&ar
albumin D 2,? "r*&L. :i$arapkan kapasitas ikatan albumin2bilirubin &i &alam &ara$ menin"kat
sebelum tran6usi tukar se$in""a resiko kernikterus menurun, ke/uali a&a kontra in&ikasi atau
tran6usi tukar $arus se"era &ilakukan
e. Pemeriksaan laboratorium pra tran6usi tukar antara lain semua elektrolit, &ekstrostik, +b,
$ematokrit, retikulosit, trombosit, ka&ar bilirubin in&irek, albumin, "olon"an &ara$, r$esus, u5i
/oombs &irek &an in&irek, ka&ar (8P: &an enBim eritrosit lainnya serta kultur &ara$
6. Koreksi "an""uan asam basa, $ipoksia, &an $ipotermi sebelum memulai tran6usi tukar
". Periksa ulan" apaka$ &onor yan" &iminta tela$ sesuai &en"an permintaan ./ek label
&ara$0
4umlah Da!ah D+n+! an% Di,a#ai
Jika &ara$ &onor yan" &iberikan berturut2turut ?0 mL*k"BB, 100 mL*k"BB, 1?0 mL*k"BB &an 200
mL*k"BB maka &ara$ bayi yan" ter"anti berturut2turut a&ala$ seba"ai berikut: ,?A, '0A, )?2)?A
&an 30A.
Pema)an%an Katete! 3ena Umbili#ali)/Abb+cath
a. Bayi &iletakkan &alam posisi terlentan". Eiksasi len"an &an tun"kai, &i5a"a a"ar ti&ak
banyak ber"erak .&iikat lon""ar0
b. Pasan" alat monitor yan" &ibutu$kan .neonatal monitoring0. 7u$u bayi &iperta$ankan
pa&a su$u optimal atau 5ika a&a me5a resusitasi bayi &iletakkan &i ba4a$ lampu pemanas*sorot
&en"an 5arak 2 meter
/. 7emua tin&akan $arus &ilaksanakan se/ara aseptik &an antiseptik, personil yan"
terlibat lan"sun" $arus memakai "aun, sarun" tan"an, &an masker steril
&. Bersi$kan &aera$ sekitar tali pusat atau tempat lain yan" akan &ipasan" abbo/at$
&en"an /airan antiseptik, tutup &en"an kain steril yan" berluban" &iten"a$nya se$in""a tampak
tali pusat* &aera$ yan" akan &ipasan"kan abbo/at$
e. Jika &ilakukan melalui vena umbilikalis, bersi$kan &en"an beta&ine 10A, tali pusat
&ipoton" kuran" lebi$ 1 /m &i atas &asar*kulit ab&omen &en"an skalpel*pisau steril
6. Jika tali pusat kerin", lunakkan &en"an kompres Na-l 6isiolo"is selama R 2 1 5am
". =ena umbilikalis &i/ari &an masukkan kateter vena sesuai ukuran bayi, &iisi Na-l
6isiolo"is. Kateter &imasukkan sampai .10 tampak a&a &ara$ men"alir &ari tubu$ bayi atau .20
pa&a posisi aman, yaitu u5un" kateter se&ikit &i atas &ia6ra"ma &an &i &alam vena /ava in6erior
.ukuran sekitar pan5an" &ari ba$u kiri*kanan ke tali pusat kemu&ian &iukur ke &ia"ram k$usus
ukuran kateter tali pusat0. Kateter $arus &iisi /airan untuk men/e"a$ emboli u&ara
$. 7etela$ kateter vena umbilikalis terpasan" &ilakukan 6iksasi &en"an 5a$itan
melin"kari kulit*tali pusat &iameter 1,? /m &en"an benan" sutra steril
i. Jika kateter "a"al &ipasan" &i vena umbilikalis, tran6usi &apat &ilakukan &i vena
sap$ena ma"na
5. Kateter atau abbo/at$ &i$ubun"kan &en"an three way stopcoc", ba"ian &epan &en"an
selan" in6us &onor &an ba"ian belakan" &en"an selan" in6us pembuan"an yan" tela$
&i$ubun"kan &en"an botol koson" &i ba4a$ botol tin&akan
Pela#)anaan T!an(u)i Tu#a!
a. <ula2mula &ara$ bayi &i$isap sebanyak 10 @ 20 mL atau ter"antun" berat ba&an bayi,
5an"an melebi$i 10 A &ari perkiraan volume &ara$ bayi
b. :ara$ &ibuan" melalui pipa pembuan"an &en"an men"atur klep pa&a three way stopcoc".
Jika a&a pemeriksaan yan" belum len"kap &apat memakai &ara$ ini karena belum ber/ampur
&en"an &ara$ &onor
c. <asukkan &ara$ &onor &en"an 5umla$ yan" sama se/ara perla$an2la$an. Ke/epatan
men"$isap &an men"eluarkan &ara$ sekitar 2 mL*k"BB*menit
d. 7etela$ &ara$ masuk ke tubu$ &itun""u selama 20 &etik, a"ar bere&ar &alam sirkulasi
e. +isap &an masukkan &ara$ berulan" kali &en"an /ara yan" sama sampai tar"et trans6usi
tukar selesai
f. -atat setiap kali &ara$ yan" &ikeluarkan &an yan" masuk pa&a lembaran observasi
trans6usi tukar
g. Jika memakai &ara$ &en"an pen"a4et asam sitrat atau stearat 6os6at .!-:*P-:0 setiap
tran6usi 100 mL &iberikan 1 mL kal/ium "lukonas 10 A intra vena perla$an2la$an. Pemberian
tersebut terutama bila ka&ar kalsium sebelum tran6usi D ',? m"*&L. Bila ka&arnya &i atas normal
maka kalsium "lukonas ti&ak perlu &iberikan. Pemberian larutan kalsium "lukonas $arus
&ilakukan se/ara perla$an2la$an karena bila terlalu /epat &apat men"akibatkan timbulnya
bra&ikar&i* cardiac arest. Beberapa peneliti men"an5urkan untuk ti&ak memberikan kalsium
ke/uali pa&a pemeriksaan 6isik &an elektrokar&io"ra6i menun5ukkan a&anya tan&a2tan&a
$ipokalsemia
h. 7elama tin&akan semua tan&a2tan&a vital $arus &ia4asi &en"an neonatal monitoring
i. 7etela$ trans6usi tukar selesai, &ara$ bayi &iambil untuk pemeriksaan pas/a trans6usi
tukar
j. Jika ti&ak &iperlukan trans6usi tukar ulan", lakukan 5a$itan sil" purse string atau ikatan
kantun" melin"kari vena umbilikalis. Ketika kateter &i/abut 5a$itan yan" men"elilin"i tali pusat
&iken/an"kan
G. E(e# /i,e!bili!ubinemia
Per$atian utama pa&a $iperbilirubinemia a&ala$ potensinya &alam menimbulkan kerusakan sel2sel
sara6, meskipun kerusakan sel2sel tubu$ lainnya 5u"a &apat ter5a&i. Bilirubin &apat men"$ambat
enBim2enBim mitokon&ria serta men""an""u sintesis :N!. Bilirubin 5u"a &apat men"$ambat sinyal
neuroeksitatori &an kon&uksi sara6 .terutama pa&a nervus au&itorius0 se$in""a menimbulkan "e5ala
sisa berupa tuli sara6.


Kerusakan 5arin"an otak yan" ter5a&i serin"kali ti&ak seban&in" &en"an konsentrasi bilirubin
serum. +al ini &isebabkan kerusakan 5arin"an otak yan" ter5a&i &itentukan ole$ konsentrasi &an lama
paparan bilirubin ter$a&ap 5arin"an.
En)e(al+,ati bili!ubin
#kterus neonatorum yan" berat &an ti&ak &itata laksana &en"an benar &apat menimbulkan komplikasi
ense6alopati bilirubin. +al ini ter5a&i akibat terikatnya asam bilirubin bebas &en"an lipi& &in&in" sel
neuron &i "an"lia basal, batan" otak &an serebelum yan" menyebabkan kematian sel. Pa&a bayi
&en"an sepsis, $ipoksia &an as6iksia bisa menyebabkan kerusakan pa&a sa4ar &ara$ otak. :en"an
a&anya ikterus, bilirubin yan" terikat ke albumin plasma bisa masuk ke &alam /airan ekstraselular.
7e5au$ ini $ubun"an antara penin"katan ka&ar bilirubin serum &en"an ense6alopati bilirubin tela$
&iketa$ui. Tetapi belum a&a stu&i yan" men&apatkan nilai spesi6ik bilirubin total serum pa&a bayi
/ukup bulan &en"an $iperbilirubinemia non $emolitik yan" &apat men"akibatkan ter5a&inya
"an""uan pa&a ke/er&asan atau kerusakan neurolo"ik yan" &isebabkannya.
Eaktor yan" mempen"aru$i toksisitas bilirubin pa&a sel otak bayi baru la$ir san"at kompleks
&an belum sepenu$nya &imen"erti. Eaktor tersebut antara lain: konsentrasi albumin serum, ikatan
albumin &en"an bilirubin, penetrasi albumin ke &alam otak, &an kera4anan sel otak men"$a&api e6ek
toksik bilirubin. Ba"aimanapun 5u"a, kea&aan ini a&ala$ peristi4a yan" ti&ak biasa &itemukan
sekalipun pa&a bayi prematur &an ka&ar albumin serum yan" sebelumnya &iperkirakan &apat
menempatkan bayi prematur berisiko untuk terkena ense6alopati bilirubin.
Bayi yan" selamat setela$ men"alami ense6alopati bilirubin akan men"alami kerusakan otak
permanen &en"an mani6estasi berupa serebral palsy, epilepsi &an keterbelakan"an mental atau $anya
/a/at minor seperti "an""uan bela5ar &an perceptual motor disorder.
/. Pence%ahan
1
Perlu &ilakukan terutama bila ter&apat 6aktor risiko seperti ri4ayat inkompatibilitas !B9
sebelumnya. !!P &alam rekomen&asinya men"emukakan beberapa lan"ka$ pen/e"a$an
$iperbilirubinemia seba"ai berikut:
1. Primer
!!P merekomen&asikan pemberian !7# pa&a semua bayi /ukup bulan &an $ampir /ukup bulan yan"
se$at. :okter &an parame&is $arus memotivasi ibu untuk menyusukan bayinya se&ikitnya )212 kali
se$ari selama beberapa $ari pertama.
Ren&a$nya asupan kalori &an atau kea&aan &e$i&rasi ber$ubun"an &en"an proses menyusui
&an &apat menimbulkan ikterus neonatorum. <enin"katkan 6rekuensi menyusui &apat menurunkan
ke/en&erun"an kea&aan $iperbilirubinemia yan" berat pa&a neonatus. Lin"kun"an yan" kon&usi6
ba"i ibu akan men5amin ter5a&inya proses menyusui yan" baik.
!!P 5u"a melaran" pemberian /airan tamba$an .air, susu botol maupun &ekstrosa0 pa&a
neonatus non&e$i&rasi. Pemberian /airan tamba$an ti&ak &apat men/e"a$ ter5a&inya ikterus
neonatorum maupun menurunkan ka&ar bilirubin serum.
2. 7ekun&er
:okter $arus melakukan pemeriksaan sistematik pa&a neonatus yan" memiliki risiko tin""i ikterus
neonatorum.
Peme!i#)aan G+l+n%an Da!ah
7emua 4anita $amil $arus men5alani pemeriksaan "olon"an &ara$ !B9 &an R$esus serta men5alani
skrinin" antibo&i isoimun. Bila ibu belum perna$ men5alani pemeriksaan "olon"an &ara$ selama
ke$amilannya, san"at &ian5urkan untuk melakukan pemeriksaan "olon"an &ara$ &an R$esus. !pabila
"olon"an &ara$ ibu a&ala$ 9 &en"an R$2positi6, perlu &ilakukan pemeriksaan &ara$ tali pusat. Jika
&ara$ bayi bukan 9, &apat &ilakukan tes -oombs.
Penilaian Klini)
:okter $arus memastikan ba$4a semua neonatus &imonitor se/ara berkala untuk men"a4asi
ter5a&inya ikterus. Ruan" pera4atan sebaiknya memiliki prose&ur stan&ar tata laksana ikterus.
#kterus $arus &inilai sekuran"2kuran"nya setiap ) 5am bersamaan &en"an pemeriksaan tan&a2tan&a
vital lain. Pa&a bayi baru la$ir, ikterus &apat &inilai &en"an menekan kulit bayi se$in""a
memperli$atkan 4arna kulit &an subkutan. Penilaian ini $arus &ilakukan &alam ruan"an yan" /ukup
teran", palin" baik men""unakan sinar mata$ari. Penilaian ini san"at kasar, umumnya $anya berlaku
pa&a bayi kulit puti$ &an memiliki an"ka kesala$an yan" tin""i. #kterus pa&a a4alnya mun/ul &i
ba"ian 4a5a$, kemu&ian akan men5alar ke kau&al &an ekstremitas.
KOMPLIKASI
Jika bayi kunin" patolo"is ti&ak men&apatkan pen"obatan, maka akan ter5a&i penyakit kernikterus.
Kernikterus a&ala$ suatu sin&rom neurolo"ik yan" timbul seba"ai akibat penimbunan tak terkon5u"asi
&alam sel2sel otak. Kerikterus &apat menimbulkan kerusakan otak &en"an "e5ala "an""uan
pen&en"aran, keterbelakan"an mental &an "an""uan tin"ka$ laku.
2,?
Pa&a neonatus /ukup bulan &en"an ka&ar bilirubin yan" melebi$i 20 m"A serin" kea&aan berkemban"
men5a&i kerni/terus. Pa&a bayi prematur batasnya iala$ 1) m"A, ke/uali bila ka&ar albumin serum
lebi$ &ari "ramA. Pa&a neomatus yan" men&erita asi&osis &an $ipo"likemia, kerni/terus &apat ter5a&i
4alaupun ka&ar bilirubin D18m"A. Pen/e"a$an kerni/terus iala$ &en"an melakukan trans6usi tukar
&ara$ bila ka&ar bilirubin # men/apai 20m"A .
2,?
KERNIKTERUS
Kernikterus a&ala$ sin&roma neurolo"ik yan" &isebabkan ole$ menumpuknya bilirubin
in&irek*tak terkon5u"asi &alam sel otak. Bayi yan" mempunyai ka&ar bilirubin lebi$ &ari 20 m"*&L,
akan men"alami kernikterus. #nsi&ensi pa&a otopsi bayi prematur &en"an $iperbilirubinemia a&ala$
2218 A.
1, 2, , ,
7a4ar &ara$ otak .blood brain barrier0 a&ala$ suatu lapisan yan" ter&iri &ari pembulu$ &ara$ kapiler
yan" mempunyai sel en&otel &en"an tight junction k$as yan" ber6un"si membatasi serta men"atur
per"erakan molekul antara &ara$ &an 77P. Pa&a kon&isi sa4ar &ara$ otak normal yan" &apat
menembus barier ini a&ala$ bilirubin in&irek bebas .yan" ti&ak terikat albumin0. Pa&a kon&isi
abnormal a&anya brain injury .trauma serebral0 &iperberat kea&aan $ipoksemia, a/i&emia,
$iperkapnia, $ipoalbumin, bilirubin yan" terikat pun &apat mele4ati*menembus sa4ar &ara$ otak.
<ekanisme &eposisi asam bilirubin pa&a lapisan lipi& membran sel &an mekanisme masuknya
bilirubin menembus sa4ar &ara$ otak ke &alam sel syara6.
Bilirubin in&irek bebas yan" bersi6at lipo6ilik Bilirubin in&irek bebas yan" bersi6at lipo6ilik
&apat menembus sa4ar &ara$ otak &an masuk ke sel neuron otak, selan5utnya ter5a&i presipitasi
&alam memran sel syara6. Kea&aan asi&osis, $ipoalbulminemia akan menin"katkan 5umla$ bilirubin
bebas ke &alam 5arin"an otak. Bilirubin in&irek &alam plasma berikatan &en"an albumin. 7uasana
asam bilirubin in&irek /en&erun" membentuk mono2anion .bilirubin acid0 serta menyebabkan
penurunan a6initas albumin2bilirubin in&irek. Pa&a bentuk tersebut akan menin"katkan presipitasi
&i&alam 5arin"an serta &apat menembus sa4ar otak. P2"likoprotein .P2"p0 a&ala$ suatu substrat
&alam sa4ar &ara$ otak yan" &apat membatasi masuknya bilirubin ke &alam 77P. Pa&a kerusakan
sa4ar otak, Bat tersebut men"alami penurunan se$in""a bilirubin in&irek bebas &apat menembus
sa4ar otak yan" men"akibatkan presipitasi bilirubin in&irek &i &alam 77P.
Ber&asarkan temuan $istolo"i &an bio6isika penelitian <a&an .200?0 mekanisme toksisitas
bilirubin ter$a&ap sel syara6 a&ala$ seba"ai berikut.
Bilirubin masuk ke &alam sel2sel neuron se$in""a menyebabkan,
2 pertukaran Na @ K berkuran".
2 akumulasi /airan sel syara6 menin"kat
2 pemben"kakan akson syara6
2 menurunkan potensial membran &an potensial aksi
2 men"uran"i akti6itas Sau&itory brain stem responsesS
2 men"uran"i 6os6orilasi protein kinase &an synapstosis
2 men"uran"i tyrosin upta"e sintesis &opamine
2 men"uran"i uptake met$ionine &an t$ymi&ine
2 merusak mitokon&ria
2 pa&a penelitian memakai isotop 1p se/ara in#itro maupun in#i#o bilirubin &apat
menyebabkan peruba$an metabolisme ener"i sel syara6.
(an""uan neurotransmisi merupakan ta$ap a4al &an toksisitas bilirubin yan" bersi6at reversibel
pa&a akti6itas auditory brain stem responses.
Pato"enesis kernikterus
T <ekanisme pentin" ter$a&ap toksisitas bilirubin a&ala$ men"$ambat enBim 6os6orilase sinapsis 1
&an reseptor non channel N!methyl!D!aspartate yan" ber6un"si untuk pelepasan neurotransmiter. T
Penumpukan bilirubin akan menimbulkan peruba$an potensial membran &an potensial aksi yan"
akan mempen"aru$i transmisi neuro2 transmiter sinaps. T +al yan" esensial pa&a pato"enesis
ense6alopati bilirubin &an ireversibel a&ala$ kerusakan mitokon&ria seba"ai akibat &ari presipitasi
bilirubin acid &alam membran 6os6olipi&, se$in""a menyebabkan &is6un"si mitokon&ria.
Tabel 5 & Pat+(i)i+l+%i #e!ni#te!u) 1)a!i,e$iat!i IDAI2
Tabel 6 & Mani(e)ta)i #lini) #e!ni#te!u) 1New En%lan$ 4+u!nal O( Me$icine2
<ani6estasi klinis ense6alopati bilirubin ter&iri &ari 2 ta$apan sesuai &en"an proses per5alanan
penyakit.
Ease akut yan" &iikuti ense6alopati bilirubin akut, &an 6ase kronis yaitu ense6alopati bilirubin kronis
yan" &isebut 5u"a kern ikterus.
1. ;nse6alopati bilirubin akut.
a. Ease a4al .early phase0 Timbulnya beberapa $ari pertama ke$i&upan. Klinis BBL tampak ikterus
berat .lebi$ &ari Kramer 0. Ter5a&i penurunan kesa&aran, letar"i, men"isap lema$ &an $ipotonia.
Terapi &ini &an tepat akan memberikan pro"nosis lebi$ baik.
b. Ease interme&iate .intermediate phase0 <erupakan lan5utan &ari 6ase a4al, tin&akan terapi
trans6usi tukar emer"ensi &apat men"embalikan peruba$an susunan syara6 pusat &en"an /epat. Ease
ini &itan&ai stupor yan" mo&erat*se&an", ireversibel, $ipertonia &en"an retrocollis otot2otot le$er
serta opistotonus otot2otot pun""un", panas, tan"is melen"kin" .high!pitched cry0 yan" berlan5ut
beruba$ men5a&i men"antuk &an $ipotonia.
/. Ease lan5ut .ad#anced phase0 Ease ini ter5a&i pa&a BBL setela$ usia 1 min""u ke$i&upan yan"
&itan&ai &en"an retrocollis &an opistotonus yan" lebi$ berat, tan"isnya melen"kin", tak mau minum*
menetek, apnea, panas, stupor &alam sampai koma, ka&an"2ka&an" ke5an" &an menin""al. :alam
6ase ini kemun"kinan kerusakan 77P ireversibel*menetap.
,
2. ;nse6alopati bilirubin kronis .chronic bilirubin encephalopathy7"ern icterus0 ;nse6alopati
bilirubin kronis &isebut 5u"a kernikterus. Per5alanan penyakit berlan"sun" lamban setela$ bentuk
akut ter5a&i a4al ta$un pertama ke$i&upan. 7e/ara klinis &ibe&akan &alam 2 6ase.
Ease a4al, ter5a&i &alam ta$un pertama ke$i2&upan &en"an "e5ala klinis $ipotonia, $ipere6leksi,
keterlambatan perkemban"an motorik milestone &an timbulnya re6leks tonik le$er.
Ease setela$ ta$un pertama ke$i&upan. (e5ala klinis re6leks tonik le$er .tonic!nec" refle'0 menetap
setela$ ta$un pertama ke$i&upan ter5a&i "an""uan ekstrapirami&al, "an""uan visual, pen&en"aran,
&e6ek ko"niti6, "an""uan ter$a&ap "i"i, "an""uan intelektual minor &apat ter5a&i.
2 (an""uan ekstrapirami&al, koreoat$etosis merupakan kelainan umum yan" nampak. ;kstremitas
atas biasanya lebi$ berat &aripa&a ekstremitas ba4a$. Kea&aan tersebut &isebab2 kan a&anya
kerusakan pa&a "an"lia basalis yan" mana merupakan "ambaran klasik*k$as &ari ense6alopati
bilirubin kronis.
2 (an""uan pen"li$atan, "erakan bola mata ter"an""u, paralisis &ari upward gae. Kelainan tersebut
seba"ai akibat &ari kerusakan nukleus nervus kranialis &i batan" otak.
2 (an""uan pen&en"aran, kelainan pen&en"aran merupakan kelainan yan" menetap &an palin" berat
&itemukan, tuli pen&en"aran ter$a&ap 6rekuensi tin""i, baik &era5at rin"an sampai berat. Kelainan ini
&isebabkan kerusakan nukleus kok$learis &i batan" otak serta nervus au&itorius yan" san"at peka
ter$a&ap toksisitas bilirubin in&irek 4alaupun pa&a ka&ar yan" relati6 ren&a$. Tampak se/ara klinis
keterlambatan perkemban"an bi/ara, ole$ sebab itu pemeriksaan 6un"si pen&en"aran $arus &ilakukan
se/epat mun"kin pa&a bayi berisiko tin""i ter$a&ap ense6alopati bilirubin kronis. Pa&a anak &en"an
"an""uan ini serin" &iberikan alat bantu &en"ar atau implant koklea &an memberikan $asil yan"
baik.
2 (an""uan pa&a "i"i, &apat &i5umpai a&anya &isplasia &ental2enamel setela$ usia bayi bulan ke23.
2 (an""uan*&e6ek ko"niti6, pa&a kernikterus ti&ak men/olok atetosis atau korea &en"an &e6ek
pen&en"aran yan" ter5a&i &apat memberikan impresi sala$ &ari "an""uan mental .mental
retar&asi0.
,,?,8
Tan&a2tan&a &an "e5ala2"e5ala kernikterus biasanya mun/ul 22? $ari sesu&a$ la$ir pa&a bayi
/ukup bulan &an palin" lambat $ari ke2' pa&a bayi prematur. Tan&a2tan&a a4al bisa ti&ak terli$at
5elas &an ti&ak &apat &ibe&akan &en"an sepsis, as6iksia, $ipo"likemia, pen&ara$an intrakranial &an
penyakit sistemik akut lainnya pa&a bayi neonatus. Lesu, na6su makan 5elek &an $ilan"nya re6leks
<oro merupakan tan&a2tan&a a4al yan" laBim. 7elan5utnya, bayi &apat tampak san"at sakit, ti&ak
ber&aya &isertai re6leks ten&o ne"ati6 &an ke"a4atan pernapasan. 9pistotonus, &en"an 6ontanela
yan" men/embun", muka &an tun"kai berke&ut, &an tan"isan melen"kin" berna&a tin""i &apat
menyertai. Pa&a kasus yan" lan5ut ter5a&i konvulsi &an spasme, kekakuan pa&a bayi &en"an len"an
yan" terekstensi &an berotasi ke &alam serta tan"annya men""en""am.
2
En)e(al+,ati bili!ubin a#ut
Bentuk akut ini ter&iri atas ta$ap :
Ta$ap # .1@2 $ari pertama0 : re6leks $isap lema$, letar"i, $ipotonia, ke5an" .terutama pa&a bayi
yan" san"at kunin"0.
Ta$ap ## .perten"a$an min""u pertama0 : $ipertonia ber"antian &en"an $ipotonia, opistotonus,
spasme otot ekstensor, penin"katan tonus otot pun""un", &an ekstensor le$er .retrocollis0, &emam,
menan"is &en"an na&a tin""i .high pitch cry0, mata ti&ak &apat ber"erak ke atas ."an""uan upward
gae0 &an terli$at "e5ala setting sun.
Ta$ap ### .setela$ min""u pertama0 : $ipertonia. Pa&a 6ase akut, &apat &isertai "an""uan Brainstem
Auditory *#o"ed 1esponse .B!;R0 &an kelainan pa&a pemeriksaan )agnetic 1esonance $maging
.<R#0.?,,),,3,?0
,3
En)e(al+,ati bili!ubin #!+ni#
(e5ala@"e5ala klinis &ari ense6alopati birubin kronik yan" klasik .6ernicterus0 berkorelasi &en"an
temuan@temuan patolo"is yan" spesi6ik. 7ekuele klasik &ari $iperbilirubinemia neonatal yan"
berlebi$an membentuk sebua$ tetra& yan" ter&iri &ari :1),,),?1
1. "an""uan ekstrapirami&al yan" menyebabkan serebral palsi atetoi& &an spastisitas
2. "an""uan pen&en"aran, baik berupa tuli total atau parsial
. "an""uan "erakan mata keara$ atas ."an""uan upward gae0
,. &isplasia enamel &entin pa&a "i"i susu
Nan" kesemuanya ber$ubun"an &en"an lesi@lesi patolo"is pa&a "lobus pali&us, nukleus
subtalamikus, nukleus au&itorik, &an okulomotor pa&a batan" otak. #U &apat normal pa&a seba"ian
besar anak, namun seba"ian ke/il &apat men"alami retar&asi mental rin"an. :isampin" "an""uan
"erak &apat pula menyebabkan "an""uan bi/ara, ambulasi, komunikasi &an motorik. <asala$
"an""uan inte"rasi visual@motor, ketulian atau neuropati au&itori menyebabkan bertamba$nya
6rustasi &an men"uran"i kemampuan intele"ensi yan" sebenarnya. Beberapa penelitian melaporkan
ba$4a proses kronik ini &apat ter5a&i pa&a usia , bulan21, ta$un.1),,),?1
En)e(al+,ati )ama!/ Neu!+,ati au$it+!i#
!nak@anak ini men"alami "an""uan ko"niti6 yan" lebi$ rin"an, kelainan neurolo"is yan" rin"an,
"an"""uan pen&en"aran &an neuropati au&itori. (e5ala &apat ?0 pula ter&eteksi beberapa ta$un
kemu&ian, se$in""a sulit membuat korelasi antara $iperbilirubinemia &an "an""uan yan" terli$at.
Neuropati au&itori bukan $anya "an""uan pen&en"aran sensori neural, namun &isebabkan a&anya
&is6un"si pa&a tin"kat batan" otak atau sara6 tepi. Eun"si telin"a ten"a$ tetap normal. Kea&aan
ini&apat &i i&enti6ikasi &en"an pemeriksaan Brainstem Auditory *#o"ed 1esponse .B!;R0.
(an""uan B!;R tela$ &apat terli$at pa&a anak &en"an $iperbilirubinemia D20 m"*&L .18220
m"*&L0, &an umumnya membaik setela$ &i lakukan terapi sinar. Kea&aan ini membuktikan ba$4a
bilirubin tela$ masuk ke &alam otak pa&a ka&ar yan" lebi$ ren&a$ &ari ka&ar yan" biasa
menyebabkan ense6alopati bilirubin akut.,),,3,?2
PROGNOSIS
Pro"nosis ter"antun" pa&a penyebab utama ikterik.Biasanya baik 5ika &itan"ani se/ara tepat &an
/epat. Namun 5ika komplikasi tela$ ter5a&i, pro"nosis memburuk.
?
DA*TAR PUSTAKA
1. +ealt$ Te/$nolo"y !ssessment %nit <e&i/al :evelopment :ivision <inistry o6 +ealt$
<alaysia, 2002. <ana"ement o6 neonatal $yperbilirubinemia.
2. <asukan ber&asarkan $asil rapat tim a$li +T! #n&onesia.
. :ennery P!, 7ei&man :7, 7tevenson :K. Neonatal $yperbilirubinemia. N ;n"l J <e&
2001K,,:?)1230.
,. 7ura&i R, 7itumean" ;+, Tambunan T. T$e asso/iation o6 neonatal 5aun&i/e an& breast26ee&in".
Pae&atr #n&ones 2001K,1:832'?.
?. Laporan R7 :r. 7ar&5ito No"yakarta.
8. Laporan R7 :r. Karia&i 7emaran".
'. <ana"in" ne4born problems:a "ui&e 6or &o/tors, nurses, an& mi&4ives. :epartement o6
Repro&u/tive +ealt$ an& Resear/$, Corl& +ealt$ 9r"aniBation, (eneva 200.
). Bris/oe L, -lark 7. No>all -C. -an trans/utaneous bilirubinometry re&u/e t$e nee& 6or bloo&
tests in 5aun&i/e& 6ull term babiesV !r/$ :is -$il& Eetal Neonatal 2002K)8:E13022.
3. 7ures$ (K, -lark R;. -ost2e66e/tiveness o6 strate"ies t$at are inten&e& to prevent kerni/terus in
ne4born in6ants. Pe&iatri/s 200,K11,:31'22,.
10. 7ur5ono !. +iperbilirubinemia pa&a neonatus:pen&ekatan ka&ar bilirubin bebas. Berkala #lmu
Ke&okteran 133?K2':,28.
11. <artin -R, -lo$erty JP. Neonatal +yperbilirubinemia. #n: -lo$erty JP, ;i/$en4al& ;-, 7tark
!R, e&itors. <anual o6 Neonatal -are, ?t$ e&ition. P$ila&elp$ia, Lippin/ott Cilliams an&
CilkinsK200,,1)?2222.
12. <asukan :r. !li %sman, 7p!.K0
1. !meri/an !/a&emy o6 Pe&iatri/s. -lini/al Pra/ti/e (ui&eline. <ana"ement o6
$yperbilirubinemia in t$e ne4born in6ant ? or more 4eeks o6 "estation. Pe&iatri/s
200,K11,:23'218.
L!P9R!N K!7%7
#KT;R%7 N;9N!T9R%<
Pembimbin" :
&r. <as Cis$nu4ar&$ana, 7p. !
:isusun 9le$ :
Birri #6kar
00.0).081
KEPANITERAAN KLINIK ILMU KESE/ATAN ANAK
RUMA/ SAKIT UMUM DAERA/ :EKASI
PERIODE 8NO3EM:ER ? 55 4ANUARI 6@57
:EKASI
LEM:AR PENGESA/AN
:en"an $ormat
Presentasi kasus pa&a kepaniteraan klinik #lmu Kese$atan !nak R7%: Bekasi perio&e , November
@ 11 Januari 201 201 &en"an 5u&ul W+iperbilirubinemia neonatorumS yan" &isusun ole$ :
Nama : Birri #6kar
N#< : 00.0).081
Tela$ &isetu5ui &an &iterima $asil penyusunannya ole$ Nt$ :
Pembimbin" :
&r <as Cis$nu4ar&$ana, 7p. !
<enyetu5ui,
.&r. <as Cis$nu4ar&$ana, 7p. !