Anda di halaman 1dari 20

Nama : Buston Kholik NIM : 13110037

IV. LANGKAH PERCOBAAN



4.1. Fenomena Gibb
Kita mulai dengan mencoba memahami suatu masalah yang popular dalam pengolahan sinyal, yaitu fenomena
Gibb. Untuk memahami bagaimana penjelasan fenomena tersebut, anda ikuti langkah berikut.

1. Bangkitkan sebuah sinyal sinus dengan cara seperti berikut



2. Jalankan lagi program anda, dengan cara memberi jumlah masukan sinyal yang berbeda, misalnya 3, 5, 7,
dst. Apa yang anda dapatkan?


Gambar 1 . Jumlah sinyal = 3


-3 -2 -1 0 1 2 3
-0.2
0
0.2
0.4
0.6
0.8
1
1.2
waktu
x
(
t
)

Gambar 2. Jumlah sinyal = 5

-3 -2 -1 0 1 2 3
-0.2
0
0.2
0.4
0.6
0.8
1
1.2
waktu
x
(
t
)

Gambar 3. Jumlah sinyal = 7

3. Dari langkah percobaan anda ini, fenomena apa yang didapatkan tentang sinyal persegi ? Apa kaitannya
dengan sinyal sinus?

Dari percobaan yang dilakukan ,sinyal persegi tersebut tidak sempurna karena masih terdapat noise pada
titik puncaknya.


4.2. Pengamatan Frekuensi Pada Sinyal Tunggal
Disini anda akan mengamati bentuk sinyal dalam domain waktu dan domain frekuensi dengan
memanfaatkan library fft yang ada dalam DSP Toolbox Matlab. Apabila ada yang kurang jelas dengan
perintah yang diberikan dalam petunjuk, jangan pernah sungkan menanyakan kepada dosen pengajar.
Selanjutnya ikuti langkah berikut.




1. Bangkitkan sinyal sinus yang memiliki frekuensi f = 5 Hz, dan amplitudo 1 Volt.

-3 -2 -1 0 1 2 3
-0.2
0
0.2
0.4
0.6
0.8
1
1.2
waktu
x
(
t
)


2. Lanjutkan langkah ini dengan memanfaatkan fungsi fft untuk mentranformasi sinyal ke dalam domain
frekuensi



3. Cobalah anda merubah nilai f1=5, 10, 20, dst Apa yang anda lihat pada gambar sinyal anda?


Gambar 4. Dengan F=5

0 0.1 0.2 0.3 0.4 0.5 0.6 0.7 0.8 0.9 1
-1
-0.5
0
0.5
1
time
0 5 10 15 20 25 30 35 40 45 50
0
20
40
60
frequency

Gambar 5. Dengan F=10

0 0.1 0.2 0.3 0.4 0.5 0.6 0.7 0.8 0.9 1
-1
-0.5
0
0.5
1
time
0 5 10 15 20 25 30 35 40 45 50
0
20
40
60
frequency

Gambar 6. Dengan F=20

4. Cobalah merubah nilai amplitudo dari 1 volt menjadi 2, 4 atau 5. Apa yang terjadi pada sinyal anda?

0 0.1 0.2 0.3 0.4 0.5 0.6 0.7 0.8 0.9 1
-1
-0.5
0
0.5
1
time
0 5 10 15 20 25 30 35 40 45 50
0
20
40
60
frequency

Gambar 7. Dengan F=20 dan A=4

0 0.1 0.2 0.3 0.4 0.5 0.6 0.7 0.8 0.9 1
-1
-0.5
0
0.5
1
time
0 5 10 15 20 25 30 35 40 45 50
0
20
40
60
frequency

Gambar 8. Dengan F=20 dan A=5


4.2. Pengamatan Frekuensi Pada Kombinasi 2 Sinyal
Anda telah mengetahui cara mengamati sinyal dalam doain waktu dan frekuensi. Pada percobaan berikut ini anda
coba bangkitkan 2 sinyal sinus dengan frekuensi f1 dan f2. Sementara nilai amplitudo dapat anda lihat pada listing
program berikut ini.
1. Caranya adalah dengan mengetik program berikut ini



2. Rubah nilai f2 =10, 25, 20 dst. Apa yang anda dapatkan dari langkah ini?
0 0.1 0.2 0.3 0.4 0.5 0.6 0.7 0.8 0.9 1
-4
-2
0
2
4
x 10
-14
time
0 5 10 15 20 25 30 35 40 45 50
0
1
2
3
4
x 10
-13
frequency

Gambar 9. Dengan F2=10

0 0.5 1 1.5 2 2.5 3 3.5 4
-1
-0.5
0
0.5
1
time
0 5 10 15 20 25 30 35 40 45 50
0
50
100
150
frequency

Gambar 10. Dengan F2=25

3. Coba rubah nilai amplitudo pada sinyal kedua menjadi 1 , 5 atau 10. Apa yang anda dapatkan dari langkah
ini?
0 0.5 1 1.5 2 2.5 3 3.5 4
-1
-0.5
0
0.5
1
time
0 5 10 15 20 25 30 35 40 45 50
0
50
100
150
frequency

Gambar 11. Dengan F2=10 dan A=10



4.3. Pengamatan Frekuensi Pada Kombinasi 4 Sinyal
1. Pada percobaan berikut ini anda coba bangkitkan 4 sinyal sinus dengan frekuensi f1, f2, f3, dan f4.
Sementara nilai amplitudo dapat anda lihat pada listing program berikut ini. Caranya adalah dengan
mengetik program berikut ini

0 0.5 1 1.5 2 2.5 3 3.5 4
-1
-0.5
0
0.5
1
time
0 5 10 15 20 25 30 35 40 45 50
0
50
100
150
frequency


Perhaitkan bentuk sinyal yang dihasilkan dari langkah anda tersebut.

2. Rubah nilai f2 =10, f3 = 20 dan f4 =30. Apa yang anda dapatkan dari langkah ini?



0 0.5 1 1.5 2 2.5 3 3.5 4
-1
-0.5
0
0.5
1
time
0 5 10 15 20 25 30 35 40 45 50
0
50
100
150
frequency

Gambar 2. Gabungan beberapa sinyal dalam domain waktu dan domain frekuensi

4.4. Pengamatan Frekuensi Pada Kombinasi 6 Sinyal
Pada percobaan berikut ini anda coba bangkitkan 4 sinyal sinus dengan frekuensi f1, f2, f3, f4, f5, dan f6.
Sementara nilai amplitudo dapat anda lihat pada listing program berikut ini. Caranya adalah dengan mengetik
program berikut ini


Catat dan amati bentuk sinyal yang dihasilkan dari langkah anda tersebut.

Gambar 12. Kombinasi 6 sinyal




4.5. Pengamatan Frekuensi Pada Sinyal Audio
Disini dicoba untuk melihat sinyal yang lebih real dalam kehidupan kita. Untuk itu ikuti langkah berikut.

1. Buat program pemanggil file audio *.wav.



0 0.5 1 1.5 2 2.5 3 3.5 4
-1
-0.5
0
0.5
1
time
0 5 10 15 20 25 30 35 40 45 50
0
50
100
150
frequency

Gambar 13. Sinyal asli dari audio

0 0.2 0.4 0.6 0.8 1 1.2 1.4 1.6 1.8 2
x 10
5
-0.5
-0.4
-0.3
-0.2
-0.1
0
0.1
0.2
0.3
0.4
0.5

Gambar 14. Sinyal absolute

Coba anda lakukan perubahan sedikit, tepatnya pada


0 500 1000 1500 2000 2500 3000 3500
0
100
200
300
400
500
600
700



0 0.2 0.4 0.6 0.8 1 1.2 1.4 1.6 1.8 2
x 10
5
-0.5
-0.4
-0.3
-0.2
-0.1
0
0.1
0.2
0.3
0.4
0.5


Dalam percobaan ini nada yang digunakan sama seperti yang digunakan pada percobaan
sebelumya. Namun yang berubah adalah pengambilan sample dari sinyal file audio yang
digunakan, yaitu dari 3400 menjadi 4000, semakin besar nilai sample yang diambil maka semakin
mudah kita untuk menganalisis sinyal dai audio tersebut.

Jangan lupa anda catat yang terjadi


V. ANALISA DATA
Seperti biasa diakhir pertemuan anda harus menyelesaikan laporan, dan jangan lupa menjawab pertanyan dan
melakukan perintah berikut.
1. Apa sebenarnya fenomena Gibb itu?
Fenomena gibb merupakan fenomena yang terjadi pada transformasi fourier pada sinyal sinus yang mengalami
diskontinuitas pada deret fourier dari sinyal sinus tersebut.

2. Apa hubungan sinyal persegi dengan sinyal sinus?
3. Jika anda hubungkan dengan mata kuliah teknik modulasi digital, coba anda jelaskan mengapa sinyal
persegi tidak langsung digunakan memodulasi carrier?
Karena sinyal carrier merupakan sinyal sinus yang kontinyu



4. Coba anda buat record suara anda, terserah berupa vokal atau ucapan yang lain, dan amati bentuk
spektrumnya.
0 500 1000 1500 2000 2500 3000 3500 4000
0
100
200
300
400
500
600
700

Anda mungkin juga menyukai