Anda di halaman 1dari 37

PENDAHULUAN

IMUNOLOGIS : IMMUNIS : BEBAS DARI BEBAN PAJAK


LOGOS : ILMU
PERTAHANAN TUBUH
ILMU PENGETAHUAN MANDIRI
SEJARAH
PERTAHANAN TUBUH
SIFAT FAALI : MENGENAL ZAT ASING
- NETRALISASI
- LENYAPKAN
SEJARAH PERKEMBANGAN IMUNOLOGI
I. TAHAP EMPERIK
A. MITHRIDATES EUPATORIS VI RAJA PONTIS
YUNANI (132 !3 SM"
- AHLI PERTAMA DUNIA TTG. IMUNOLOGI MINUM
BERJENIS-JENIS RA#UN SEDIKIT DEMI
SEDIKIT MITHRIDATISME.
B. THU#YDIDES :
YUNANI ($3% SM"
- MEREKA YANG SEMBUH PENY. SAMPAR
TERHINDAR DARI PENY. SAMPAR BERIKUTNYA.
#. #INA (ABAD &II"
- GUNAKAN #AIRAN ' KERAK KULIT PENDERITA
#A#AR YANG RINGAN OLESKAN PADA
ORANG SEHAT ATAU #AMPUR PENDERITA
#A#AR ( ORANG SEHAT.
D. TIMUR TENGAH (ABAD &VIII"
SENGAJA MENGGORES KULIT GADISNYA KMDIAN
MEMBUBUHI BUBUK DARI PENDERITA #A#AR YG TIDAK
PARAH. #ARA (# ) D" DISEBUT : VARIOLASI #ARA INI
SANGAT BERBAHAYA DPT M#. KEMATIAN. JUGA
#ARA INI MELUAS KE INGGRIS OLEH LADY MARY
*ORTLEY MONTAGU (1+21" ISTRI DUTA BESAR INGGRIS DI
TURKI TAPI OK. BERBAHAYA PEMERINTAH
INGGRIS MELARANG VARIOLASI.
E. D,. ED*AR JENNER (1+$--1.23" INGGRIS :
DIGUNAKAN PENYAKIT #A#AR SAPI DITULARKAN
KE MANUSIA DASARNYA MEMERAH SUSU SAPI YG
TERJANGKIT #A#AR BEBAS DARI PENY. #A#AR
VARIOLASI DIGANTI VA##INASI VA##A / SAPI
II. TAHAP ILMIAH
A. LOUIS PASTEUR (1.22-1.-0"
VA##INASI : GUNAKAN BIBIT PENY. YG TELAH
DILEMAHKAN KOLERA AYAM (PASTEURELLA
AUISEPTI#A" HILANG KEGANASANNYA SETELAH
BIAKANNYA DITINGGALKAN BEBERAPA SAAT INI
BILA DISUNTIKKAN PADA AYAM TIDAK TIMBUL
KOLERA VA##INASI
B. PFEIFER (1..-" :
MURID DARI KO#H VIBRIO #HOLERA UNTUK ATASI
*ABAH #HOLERA MANUSIA
SAMPAI SAAT INI MEKANISME KERJANYA BELUM
JELAS
#. ELIE MET#HNIKOF (1.$0-1-1!"
MEKANISME EFEKTOR THDP. SERANGAN LUAR DURI
MA*AR DITUSUK KE DALAM LARVA BINANG LAUT
AKAN NAMPAK KERUMUNAN SEL-SEL BERGERAK
SEKELILING DURI ADA MEKANISME EFEKTOR YG
BEKERJA THDP. SERANGAN LUAR BB. SELULER.
KO#H ( NEISSER : SBLMNYA TELAH MELIHAT ADANYA
BAKTERI DLM LEKOSIT DISEBUT : FAGOSITOSIS SEL
YG BERKEMAMPUAN FAGOSITOSIS : FAGOSIT
D. FADOR (1..!" :
ILMUAN PERTAMA YANG MENGAMATI SE#ARA
LANGSUNG SERUM IMUN THDP. MIKROBA TANPA
#AMPUR TANGAN KOMPONEN SELULER.
E. BENRING ( KRISTATO (1.-%"
SERUM DPT MENETRALKAN AKTIFITAS : - TETANUS
- DIFTERI
F. JULES BORDET (1.+%-1-!1" BELGIA :
LYSIS DIPERLUKAN DUA KOMPONEN DALAM SERUM Y.I
ANTIBODY (TERMOSTABIL"
KOMPLEMEN (TERMOLABIL"
ANTIGEN : SEMUA SUBSTANSI YG DPT MENIMBULKAN
REAKSI DLM TUBUH TERHADAPNYA.
ANTIBODI : SUBSTANSI DLM SERUM YG MEMP.
AKTIFITAS MENANGGULANGI ANTIGEN YG
MSK TUBUH.
G. *RIGHT ( DOUGLAS (1-%3"
BERLANGSUNGNYA FAGOSITOSIS AKAN DIPERMUDAH
BILA DIBUBUHKAN SERUM IMUN.
DIDUGA BAHAN DLM SERUM DSBT : OPSONIN DAN
PERISTI*ANYA DSBT : OPSONISASI
DISIMPULKAN BAH*A :
MEKANISME EFEKTOR BAIK SE#ARA SELULER
MAUPUN HUMORAL TIDAK BERTENTANGAN
BAHKAN BEKERJA SAMA SALING MEMPERKUAT
H. PIR1UET (*INA" SAAT YG SAMA DITEMUKAN
PENYIMPANGAN 2 SERUM SI#KNESS2 ALERGI2
ANAFILAKTIK
III. TAHAP MODERN
A. J.F.A.P. MILLER : PERAN #ENTRAL KEL. THYMUS
MUN#UL : IMUNOPATOLOGI - IMUNOGENETIKA
IMUNOLOGI TUMOR - IMUNOKIMIA
IMUNOTRANSPLANTASI - ALERGI
OTOIMUNITAS
B. ROBERT ADER (1-.%" : PSIKONEROIMUNOLOGI
#. BENAR#ERRAF 3 1-.% : HADIAH NOBEL
DAUSET 3 ANTIGEN PERMUKAAN SEL
SNELL 3 UNTUK #ANGKOK ORGAN SISTIM
3 HLA
D. - MILSTEIN 3 1-.$ : HADIAH NOBEL
- KOHLER 3 #ARA MEMPRODUKSI ANTIBODI
MONOKLONAL
E. SUSUMU TONEGA*A : 1-.+ HADIAH NOBEL
MEKANISME DIVERTASI ANTIBODI
KONFIGURASI ASING
RESPONS IMUN TOLERANSI

ALAMIAH ADAPTIF

(NON SPESIFIK" (SPE#IFIK"
HUMORAL SELULER HUMORAL SELULER
ENZIM NETROFIL ANTIBODY LIMFOSIT 4T5
#OMPLEMEN MAKROFAG (GLOBULIN"
INTERFERON
RESPON IMUN NON SPESIFIK

ADALAH P.U. MR. IMUNITAS BA*AAN
(INNATE IMMUNITY"
TIDAK SPE#IFIK
TIDAK T6. MEMORY
TERJADI PRO#ES FAGOSITOSIS OLEH :
7 - NEUTROFIL
7 - MONOSIT
7 - MAKROFAG
LEUKOTAKTIK 3
KEMOTAKTIK 3 ENDOSITOSIS

OPSONISASI .I8
.#3!
KUMAN HAN#UR
TERJADI R& INFLAMASI :
- PELEPASAN HISTAMIN
M#. :
7 PERMEABILITAS #APILER
7 MIGRASI LEUKOSIT KELUAR
VAS#ULAIR
7 PMN. MENUJU LOKASI AG
EKSUDASI PROTEIN PLASMA ( #AIRAN
/ RESPONS INFLAMASI AKUT
RESPON IMUN SPESIFIK
RESPON IMUN SELULER
LIMFOSIT 4T5 MENGENAL AG MELALUI MH#
II
. MH#
II
TDPT PD PERMUKAAN MAKROFAG
LIMFOSIT M6. LIMFOKIN (INTERFERON"
MENGHAN#URKAN KUMAN (AG"
SEL 4T5 SITOTOKSIK
BUNUH KUMAN LANGSUNG (#ELLTO #ELL"
(#IUMAN MAUT"
RESPONS IMUN HUMORAL
DIFERENSIASI SEL 4B5 JADI PLASMA #ELL A.BODY
SEL B MEMORY
AG ) AB AG AB
#OMPLEMEN HAN#URKAN AG
B #ELL ANTIBODI
T. HELPER
T.SUPP ATUR KESEIMBANGAN
JUMLAH AB DLM TUBUH
RESPON IMUN SELULER ( HUMORAL BERINTERAKSI
/ DISEBUT ANTIBODY DEFENDENT#ELL MEDIATED
#YTOTO&I#ITY (AD##" AB MELAPISI AG
NK MENGHAN#URKAN SASARAN
ORGAN LIMFOID
ORGAN LIMFOID PRIMER
SUMSUM TULANG
THYMUS
BURSA OF FABRICIUS
ORGAN LIMFOID SEKUNDER
LIMFONODUS
LIEN
UNENCAPSULATED LIMFOID TISSUE :
- RESP.
- G. URINARIUS
- GASTRO INTESTINALIS
SEL IMUNOLOGIK DALAM BONE MARROW
LIMFOSIT T. SUPRESOR
LIMFOSIT T. HELPER
LIMFOSIT T. AMPLIFIER
LIMFOSIT B
B & T MEMORY CELLS
LIMFONODUS
= KEL. GETAH BENING
= KEL. LIMFE
= NODUS LIMFATICUS
ADALAH SUATU ORGAN LIMFOID
YANG TERDIRI ATAS :
JAR. LIMFATIS
CAPSULA FIBROSA PADA
PERMUKAANNYA
PERMUKAANNYA :
BAG. CONVEX
BAG CONCAAF (HILUS)
BAG. DALAM
BAG CORTEX
BAG. MEDULLA
ALIRAN LIMFE
VASA AFFERENT
VASA EFFERENT
CAPSULA FIBROSA
ANY. PENY. PADAT : - SRT #OLLAGEN
- FIBROBLAST
- SRT. ELASTIS
OTOT POLOS
TRABEKEL
#APSULA KEDALAM JAR. RETIKULER
LIMFONODUS
CORTEX
PADA PERMUKAAN ORGAN9 KE#UALI HILUS
DITEMPATI : NODULUS LIMFATI#US
SINUS MARGINALIS
SINUS TRABEKULARIS
SINUS MEDULLARIS
MEDULLA MEDULLARY #ORDS
ALIRAN LIMFE
VASA AFF #APSULA FIBROSA SINUS MARGINALIS
SINUS TRABEKULARIS SINUS MEDULLARIS HILUS
VASA EFFERENT
FUNGSI LIMFONODUS
MENYARING LIMFE
MEMBENTUK ANTIBODY
MEMBENTUK LIMFOSIT
MEMBATASI PENYEBARAN SEL TUMOR
LIMFOSIT B
LOKALISASI #ORTE& DALAM NODULI LIMFATI#I '
GERMINAL #ENTRE
LIMFOSIT T
LOKALISASI PARA#ORTI#AL
ANTIGEN TUBUH
LIMFOSIT B ANTIBODI
T. HELPER
LYMPH NODE
LIEN
/ SPLEEN
/ LIMPA

: KAPSULA : - SERAT-SERAT #OLLAGEN 2 ELASTIS
- FIBROSIT
- OTOT POLOS
: PULPA ALBA / PULPA PUTIH / BADAN MALPIGHI /
FOLLIKEL LIMFE
- ADALAH NODULI LIMFATISI T.D. KELOMPOKAN
LIMFOSIT SEPERTI TITIK-TITIK PUTIH M.R. TEMPAT
PEMBENTUKAN LIMFOSIT
: PULPA RUBRA / PULPA MERAH
- ADALAH DAERAH YANG NAMPAK MERAH KARENA
TERISI DARAH TERDAPAT DILUAR DAERAH PULPA
ALBA
PEMBULUH DARAH :
A. LIENALIS
A. TRABEKULARIS
A. #ENTRALIS / A. FOLIKULARIS
A. PENI#ILIA
HULSEN ARTERI / SHEATED ART
KAPILER-KAPILER
SINUSOID
STIGMA MALPIGHI
V. TRABEKULARIS V.LIENALIS
FUNGSI LIEN
- MENYARING DARAH
- MEMBENTUK ANTIBODI
- MENGHAN#URKAN ERITROSIT TUA
- MEMBENTUK : - LIMFOSIT
- MONOSIT
- MENAMPUNG KELEBIHAN DARAH
- MEMBENTUK PIGMENT BILIRUBIN YANG BERASAL DARI
ERITROSIT
PEMBESARAN LIEN
- MALARIA
- TYPHUS ABDOMINALIS
- LEUKIMIA
S;<==>
THYMUS
ORGAN LIMFATIS DILIPUTI OLEH #AP. FIBROSA
DIDALAMNYA TERDAPAT LOBULI-LOBULI YANG
DIBATASI SEPTA JAR. IKAT.
LOBULUS
CORTEX
LIMFOSIT TSSN RAPAT
RETI#ULER #ELL
. PANJANG
INTI OVAL ' BULAT
MEMBRAN INTI HALUS
KHROMATIN
MEDULLA
LIMFOSIT
EOSINOFIL
MYELOBLAST
PEMBULUH DARAH
HASSALL?S BODY
FUNGSI TIMUS
MEMBENTUK
LIEMFOSIT
PLASMA #ELL
MYELO#YT
ANTIBODY SPE#ITI# (@"
TIMUS DE*ASA TIMUS ANAK
LIMFOSIT
SEL LEMAK
JAR. IKAT
HASSALL?S BODY
- KURANG
- BANYAK
- BANYAK
- BANYAK
- BANYAK
- KURANG
- KURANG
- KURANG
VASKULARISASI
A. MAMMARIA INTERNA 3 CORTEX
A. THYROIDEA 3
MEDULLA
V. INNOMINATA KIRI
V. THYROIDEA
TABCDE
M A L T
- MU#OSA ASSO#IATED LYMPHOID TISSUE
- ADALAH ORGAN IMMUNE YANG TERLUAS
MERUPAKAN BARRIER ANTARA BAGIAN DALAM
DAN BAGIAN LUAR DARI TUBUH.
GALT : GUT ASSO#IATED LYMPHOID
TISSUE : - PEYER?S PAT#HES
/ PLAGUE PEYERI (PP"
: PERTAMA TBL DARI PP
: ADA B.#ELL ( T. #ELL
: I8 A
- LYMPHOID FOLLI#LE APPEND
- LYMPHOID A88R #OLON
- M.L.N. (MESENT. L.N."
BALT : BRON#HUS ASSO#IATED LYMPHOID TISSUE
- TDPT.PADA : - MAMMALIA
- #HI#KENS
- SUB EPITEL 3 BRON#HUS
- MUS#ULARIS MUKOSA 3
- TDPT B ( T #ELL
- PD. B #ELL TDPT : $% F S I8 M
$% F S I8 G
10 F S I8 A
0 F I8 E
NALT : NASAL ASSO#IATED LYMPHOID TISSUE
- TONSILA PALATINA ( T. PHARYNGEA
OALT : OMENTUM ASSO#IATED LYMPHOID TISSUE
TDPT PADA OMENTUM
DALT : DU#TUS ASSO#IATED LYMPHOID TISSUE
TDPT SEKITAR KELJ. SALIVARIUS MINOR
JUGA TDPT PADA
: BAG. DALAM ( TENGAH TELINGA
: SEBAG. TRA#T. UROGENITAL
: KEL. MAMMAE
: KEL. LA#RIMALIS
MALT : ORGAN YANG MELINDUNGI TUBUH TANPA
MENIMBULKAN RESPON INFLAMMATORY LO#AL
M A L T
ORGAN LO#ATION EPITHELIUM
GALT
TONSILA PLTINA
TONSILA PHARYN
LINGUAL
PEYER?S PATEN
APPENDI&
BALT LUNG
GENITO URINARY
GASTRO INTESTINAL TRA#T.
ORAL PHARIN&
NASO PHARIN&
DISTAL TONGUE
ILEUM
#OLON
BRON#HUS
URETER
VESI#A URINARIA
EP. BTKT
PSEUDO
STRAT.#OLUM
NAIR
STATIF
SGUAMOUS
SELAPIS
#YLINDRIS
SELAPIS
#YLINDRIS
RESPIRATORY
EPITHELIUM
TRANSTITIONAL
TRANSTITIONAL
TG>EH<I PI<IJH>I
P=B=,?E PIJAKA=E (P<ILD= P=B=,H"
A;;=>MHN
LIMFOSIT B & T
LOKALISASI
LIMFOSIT 4 B 4 / B. #ELL
/ SEL B
/ MATURE PLASMA #ELL
/ ANTIBODY PRODU#ING #ELL
FOLLIKEL LIMFONODUS
#ORTE& LIMFONODUS
PULPA ALBA LIEN
LIMFOSIT 4 T 4 / T. #ELL
/ SEL 4T5
PALS PULPA ALBA LIEN
PARA #ORTE& LIMFONODUS
INTER FOLLIKEL LIMFONODUS USUS
LIMFOSIT T
- LIMFOSIT T = SEL T = T.CELL
- !" - #$" DARI JUMLAH LIMFOSIT DALAM SIRKULASI
- ASAL BM THYMUS SUBCAPSULER
- ADA RECEPTOR :
T I : PADA SEMUA SEL T YANG MATANG
T II : DAPAT IKAT ERITROSIT ROSETTE
T III : UNTUK PERANGSANGAN SEL T
- MACAM-MACAM :
%. LIMFOSIT T HELPER :
- MEMBANTU LIMFOSIT B MEMBENTUK ANTIBODI
- MELEPAS LIMFOKIN AKTIFKAN MAKROFAG
HANCURKAN BAKTERI
&. LIMFOSIT T. SUPRESOR = SEL T' = T. SUPPRESSOR
- MENEKAN PEMBENTUKAN
ANTIBODI
- IMUNOREGULASI SELULER
- MEMPRODUKSI SITOKIN
(. LIMFOSIT T. SITOLITIK = T) = T. CYTOXIC
- DIPENGARUHI OLEH THYMUS
- KEBANYAKAN T) ADALAH CD
#
- KENAL ANTIGEN MHC KELAS I
- FUNGSI :
*. MENGELIMINER SEL YANG TERINFEKSI
VIRUS+BAKTERI
,. HANCURKAN SEL GANAS
). MENOLAK TRANSPLANTASI
-. LIMFOSIT T. KILLER : LANGSUNG MEMBUNUH KUMAN
!. LIMFOSIT T. AMPLIFIER : MEMPERBESAR
PEMBENTUKAN ANTIBODI
. LIMFOSIT T./ = T. = LIMFOSIT T DELAYED
HYPERSENSITIVITY
- MENGERAHKAN MAGROFAG DAN SEL RADANG
KETEMPAT REAKSI HYPERSENSITIVITY
- MELEPAS SITOKIN MENGAKTIFKAN :
0 LIMFOSIT
0 MONOSIT
LOKALISASI :
- DALAM LIEN :
- PALS PULPA ALBA
- INTERFOLLIKEL USUS
- DALAM LIMFONODUS : DAERAH PARA CORTICAL
LIMFOSIT B
- DIPENGARUHI OLEH BURSA OF FABRICIUS
- JUMLAH : ! 1 %! " DARI LIMFOSIT DALAM SIRKULASI
- TANDA :
0 ADA C I2
0 ADA S I2
- SEL B IMMATUR : ADA I2M PADA PERMUKAAN SEL
- SEL B MATURE YANG RESTING ADA S I2M & S I2D
- SEL B MATURE YANG TERAKTIFASI TERDAPAT :
0 RESEPTOR INTERLEUKIN
0 RESEPTOR BCGF
0 RESEPTOR COMPLEMEN
0 RESEPTOR F) I2G
0 S I2G3 S I2A3 S I2E
0 TIDAK ADA S I2D
- ASAL : BM
0 LIMPA
0 LIMFONODUS
0 TONSIL
- RGS A2
0 PERTAMA : I2M
0 KEDUA : I2G3 I2A3 I2E
- DIFERENSIASI TERMINAL SEL B DISEBUT SEL PLASMA
- SEL PLASMA :
- TIDAK ADA :
0 S I2
0 RESEPTOR
- MEMBENTUK ANTIBODI
- SITOPLASMA
0 BIRU
0 CHROMATIN KSR
0 INTI BULAT3 EXCENTRIES
- LIMFOSIT B BERFUNGSI MEMBENTUK ANTIBODI
IMMUNE MECHANISME
KEGAGALAN SISTIM UMUN UNTUK PERTAHANAN TUBUH
1. RESPON IN ADE1UATE THDP. PATOGEN
(IMMUNE DEFI#IEN#Y"
. PEKA THDP PENYAKIT
2. TIDAK MENGENAL SE#ARA SELEKTIF
. HILANG SELF TOLERAN#E
. TIMBUL PENY. AUTO IMUN
3. RESPONS BERLEBIHAN ( TDK TKENDALI
HIPERSENSITIVITAS
ADALAH AKTIVASI KLON LIMFOSIT DPT.
MENGENAL A8 YG PERNAH TPAPAR SBLMNYA
SETIAP LYMFOSIT HANYA MENGENAL SATU A8.
SPE#IFIK OKI PERLU PO. MA#AM-MA#AM
RE#EPTOR A8. DIPERMUKAAN LYMFOSIT
FASE A*AL KENAL A8. (
E&PANSI KLON YG DIPERLUKAN
FASE BERIKUT DIFFENSIASI
AKTIVASI SISTEM EFEKTOR
7 - PRODUKSI ANTIBODI
7 - AKTIVASI MA#ROPAG
7 - PO SITOLYTI# #ELL
SINGKIRKAN A8
RESPONS HUMORAL
I. INTERAKSI ANTAR
SEL
. T.#ELL UNTUK RESPONS #ELLULAIR
PRODUKSI ZAT UNTUK PA#U BBRP R&
. B.#ELL A#TIVASI PROLIFERASI
DIFFERSIASI
PRODUKSI APGMB
A. PRESENTASI Ag
7 AP# 3 ENDOSITOSIS
7 MA#ROFAG 3
7 - DENATURASI
7 - PROTEOLYSIS
FRAGMEN A8 DIPRESENTASI PD PMUKAAN SEL
A8 DIUBAH #ONFIGURASINYA
A8 DILETAKKAN PADA MOLEKUL LIPID
(:" RESEPTOR LIMFOSIT KENAL A8 BERDASAR
SUSUNAN AS. AMINO DLM RANTAI PEPTIDA
BUKAN BENTUK PROTEINNYA
(:" B.#ELL DPT MENANGKAP A8 TANPA DIPRO#ES
LBH DAHULU OLEH AP# MELALUI S. I8
(:" AP# / A##ESSORY #ELLS
B. INTERAKSI B.CELL DG. T.CELL
INTERAKSI A8 YG DIPRESENTASI OLEH
AP# DG. LIMFOSIT T.HELPER M.R.
TAHAP A*AL TERJADINYA IMUN #ELLULAIR (
IMUN HUMORAL
SEL B. MEMPRESENTASIKAN A8 KE SEL T.
DAN
SEL B. MENERIMA SINYAL DARI SEL T UNTUK
- MEMBELAH DIRI (PROLIFERASI"
- DIFERENSIASI
RE#EPTOR TKR BERINTERAKSI DG
KOMPLE& A8 MH# KLAS II
T.#ELL BERPROLIFERASI
PRODUKSI LIMFOKIN
MERANGSANG SEL 4B5
PROLIFERASI
DIFERENSIASI
MEMBENTUK ANTIBODI
II. AKTIVASI SEL & PRODUKSI ANTIBODI
P.U. T.INDEPENDEN A8. MRGS PO I8 M
T. DEPENDEN A8 PERLU TH PO. APGMH
T.#ELL MEMPROD. LIMFOKIN
. B.#ELL STIMULATORY FA#TOR (IL $"
. B.#ELL GRO*TH FA#TOR (IL !
. B.#ELL DIFERENSIASION FA#TOR
CD
(B#DF
CD
"
. GAMMA INTERFERON
PERUBAHAN I8M I8 G I8M
B. #ELL MEMORY 3 TINGGALKAN JARINGAN
T.#ELL MEMORY 3 LIMFOID (LIEN9 LIMFON"
#IR#ULASI DARAH
SURVEILAN#E
III. RESPONS IMUN SEKUNDER
- LBH. #EPAT TIMBUL
- LBH. KUAT
O.K. SUDAH ADA B.#ELL MEMORY
T.#ELL MEMORY
RESPONS IMUN SEKUNDER REPSPONS. IMUN PRIMER
1. LAG. PHASE : PENDEK
2. TITER A.BODI : TINGGI
1% & LIPAT
3. KELAS A.BODI : I8G Q I8M
$. AFINITAS A.BODI
0. *AKTU PENURUNAN
RESPONS : PANJANG
!. PLATEAU : PANJANG
1. PANJANG
2. LEBIH RENDAH
3. I8 M
$. RENDAH
0. PENDEK
!. PENDEK
RESPONS IMUN SELULER
1. AKTIVASI SEL T.
- SEL TK DG. SASARAN
- SEL TH DG. A8 YG DISAJIKAN AP#
TK. PROD PERFORIN
MERUSAK MEMBR.#ELL
GRAN ENZIM
MEMBUNUH SEL SASARAN
DG.ANTIBODI MO AD##
(/ANTIBODI DEPENDENT #ELL
MEDIATED #YTOTO&I#ITY"
MEMBUNUH SASARAN MELALUI :
(1". TERIKAT PD. SEL SASARAN
(2". ISI VESIKEL (GRANULA9 PERFORIN2
TNF9 LIMFOTO&IN9 NK#YTOTO&I#
FA#TOR"
DILEPASKAN SASARAN RUSAK
(3". SEL SASARAN MATI
2. NATURAL KILLER (NK"
DPT MEMBUNUH SEL TUMOR
SEL YG TERINFEKSI VIRUS
NK INTERFERON #EGAH VIRUS
IL3 DIPROD. OLEH SELT
NK SITOLISIN SEL TUMOR LISIS
3. ADCC
SASARAN DILAPISI ANTIBODY
NK. #ELL

HAN#UR
4. AKTIVASI MAKROFAG
PU. MA#ROFAG TLIBAT DLM SEMUA STADIUM
RESPONS IMUN : - MENANGKAP A8
- MEMPRO#ES
- MENYAJIKAN A8 YG TELAH DIPRO#ES
DIIKAT KE MH#
II
SEL TH

TERAKTIVASI
KEMOTAKTIK
DIPENGARUHI OLEH MAF
DPT LAKUKAN 1. AKTIVASI LIMFOSIT
2. MI#RO#IDAL
3. TUMORI#IDAL
$. KERUSAKAN JAR.
0. INFLAMASI
5. KEMATIAN SEL SASARAN
ADA !ENIS CARA KEMATIAN SEL BERINTI
". NEKROSIS #
- TERJADI PE PERMEABILITAS DDG
#ELL AIR MASUK SEL
#HROMATIN ( NU#LEUS
REVERSIBEL
MENGEMBANG
IRREVERSIBEL
SEL RUSAK
- AKIBAT DARI : : #OMPLEMEN
: TRAUMA FISIK
: BAHAN KIMIA
. APOPTOSIS #
PERUBAHAN JAR. PD.
PERKEMBANGAN EMBRYO
DEGRADASI #HROMATIN
FRAGMEN KE#IL-KE#IL
FRAGMENTASI DNA
LYSIS
DH# : ENDONU#LEASI
SEOLAH-OLAH PRO#ES BUNUH DIRI
(SUI#IDE" SEL SASARAN
LYMPH NODE
S;<==>
TABCDE
TG>EH<I PI<IJH>I
P=B=,?E PIJAKA=E (P<ILD= P=B=,H"
A;;=>MHN