Anda di halaman 1dari 16

Borang Portofolio Kasus Interna

Topik : Hematemesis Melena ec susp Gastritis Erosif


Tanggal (kasus) : 31 Mei !1" Presenter : #r$ Bramant%a &a'%u (
Tanggal Presentasi : 13 )uni !1" Pen#amping : #r$ Era Er% *'ani
Tempat Presentasi : +uang Komite Me#ik +,(* H *aman'uri Bara-ai
.-/ektif Presentasi :
Keilmuan Keterampilan Penyegaran Tinjauan Pustaka
Diagnostik Manajemen Masalah Istimewa
Neonatus Bayi Anak Remaja Dewasa Lansia Bumil
Deskripsi Laki!laki" usia #$ tahun" %engan keluhan BAB hitam sejak $ hari &MR&
Tujuan Penegakan %iagnosis %an pengo'atan segera" serta men(egah komplikasi
Ba'an
Ba'asan :
0 Tinjauan Pustaka Riset Kasus Au%it
1ara
Mem-a'as :
0 Diskusi Presentasi %an Diskusi )!mail Pos
*ata Pasien : Nama Tn* M " +" #$ tahun No* Registrasi !
Nama Klinik I,D R&-D Damanhuri Telp Ter%a.tar sejak /$ Mei 01$#
*ata (tama untuk Ba'an *iskusi :
1. Diagnosis 2 ,am'aran Klinis BAB hitam sejak $ hari &MR&* Mual 3" muntah hitam 3"
pusing 3" lemas 3" nyeri uluhati 3*
2. Riwayat Pengo'atan pasien 'elum mengkonsumsi o'at!o'atan
3. Riwayat Kesehatan2Penyakit Pasien ti%ak pernah men%erita penyakit seperti ini se'elumnya"
alergi 4!5" asma4!5
4. Riwayat Keluarga Ti%ak a%a keluarga pasien memiliki keluhan serupa
5. Riwayat Pekerjaan !
6. Kon%isi Lingkungan &osial %an 6isik Kon%isi rumah %an lingkungan sosial sekitar ti%ak
%iketahui
7. Riwayat Imunisasi !
8. Lain!lain pasien sering mengkonsumsi minuman2jamu ke'ugaran
*aftar Pustaka :
$* A%i P* Pengelolaan per%arahan saluran (erna 'agian atas* Dalam Buku ajar ilmu penyakit %alam
7ili% I" )%*I8* 7akarta Pusat Pener'itan Departemen Ilmu Penyakit Dalam 6akultas Ke%okteran
-ni9ersitas In%onesia* 011:0;<!<=
0* Kahan & an% &mith ),* &ign an% symptoms* In ,astrointestinal hematemesis* 011#*
/* Laine L* ,astrointestinal 'le%ing* In >arrison?s Prin(iple o. Internal Me%i(ine $:
th
)%" 8olume
II" Part 8III* Newyork M( ,raw!>ill @ompanies" In(* 011#" @hapter 00:0/A!/;
Hasil Pem-ela/aran :
1. Penegakan %iagnosis hematemesis melena %an gastritis erosi.
2. Pengo'atan hematemesis melena %an gastritis erosi. yang tepat
3. Men(egah %an mengo'ati komplikasi %ari hematemesis melena %an gastritis erosi.
$
+angkuman Hasil Pem-ela/aran Portofolio
1. ,u-/ektif :
Keluhan-tama BAB hitam sejak $ hari &MR&
BAB hitam AB
Nyeri uluhati sejak $ hari &MR&
Mual %an na.su makan 'erkurang sejak 0 hari &MR&
Muntah CAB 'erwarna hitam %i I,D*
Pusing %an lemas 3
Riwayat maag 3" >T 3
Riwayat trans.usi %arah se'elumnya D
Riwayat mengkonsumsi jamu2minuman penam'ah stamina2ke'ugaran kurang le'ih 0
tahun
2. .-/ektif :
Pemeriksaan2isik
Kea%aan umum tampak sakit se%ang
Kesa%aran @M
TekananDarah $$12=1
Na%i <0B2menit
6rekuensi Na.as 0# B2 menit
&uhu /:"A
1
@
,tatus Internus
Kepala Normo(hepali
0
Mata Konjungti9a anemis 323" s(lera ikterik !2!
Leher Kg' ti%ak tera'a mem'esar
Thoraks
o Paru
Inspeksi &imetris kiri %an kanan
Palpasi !
Perkusi sonor
Auskultasi suara na.as 9esikuler" Rhonki !2!" wheeEing !2!
o 7antung
Inspeksi iktus (or%is ti%ak tampak
Palpasi !
Perkusi !
Auskultasi Murmur 4!5" ,allop 4!5" 'unyi jantung tam'ahan 4!5
A'%omen
Inspeksi Datar
Palpasi >epar %an lien ti%ak tera'a mem'esar* NT 3 epigastrium
Perkusi timpani
Auskultasi Bising usus 435 normal
)kstremitas Akral hangat 3" -%em 4!5" pete(hiae 4!5
3a-oratorium:
/
Tanggal 31 Mei !1"
>' ;"< gr2%l
Leukosit $0*#112mm
/
)ritrosit /"#A juta 2 mm
/
Trom'osit 0#/*1112mm
/
>ematokrit 0;F
L)D :# mm2jam
M@8 ;1 .L
M@> 0: pg
M@>@ /0 mg2%l
,D& 0:: mg2%l
-reum ;; mg2%l
@reatinin $"$ mg2%l
&,GT 0= mg2%l
&,PT $: mg2%l
,ol %arah G
3. 4ssesment 4penalaran klinis5
HEM4TEME,I, ME3E54
>ematemesis a%alah muntah %arah 'erwarna merah kehitaman menyerupai en%apan
'u'uk air kopi* Melena a%alah 'uang air 'esar %engan kotoran seperti ter atau aspal" lengket
'er(ampur %engan %arah* Ke%uanya ini se'agai aki'at per%arahan saluran (erna 'agian atas*
Lokasi hematemesis %imulai %ari .aring sampai intestine %i tempat pelekatan ligamentum
treitE*
1$ Kelainan Esofagus
a$ 6arises esofagus
Pen%erita %engan hematemesis melena yang %ise'a'kan pe(ahnya 9arises eso.agus" ti%ak
pernah mengeluh rasa nyeri atau pe%ih %i epigastrum* Pa%a umumnya si.at per%arahan tim'ul
spontan %an masi.* Darah yang %imuntahkan 'erwarna kehitam!hitaman %an ti%ak mem'eku
karena su%ah 'er(ampur %engan asam lam'ung*
-$ Karsinoma esofagus
Karsinoma eso.agus sering mem'erikan keluhan melena %aripa%a hematemesis*
Disamping mengeluh %is.agia" 'a%an mengurus %an anemis" hanya sesekali pen%erita muntah
%arah %an itupun ti%ak masi.* Pa%a pemeriksaan en%oskopi jelas terlihat gam'aran karsinoma
yang hampir menutup eso.agus %an mu%ah 'er%arah yang terletak %i sepertiga 'awah
eso.agus*
c$ ,in#roma Mallor%7&eiss
#
&e'elum tim'ul hematemesis %i%ahului muntahDmuntah he'at yang pa%a akhirnya 'aru
tim'ul per%arahan" misalnya pa%a peminum alkohol atau pa%a hamil mu%a* Biasanya
%ise'a'kan oleh karena terlalu sering muntah!muntah he'at %an terus menerus* Bila pen%erita
mengalami %is.agia kemungkinan %ise'a'kan oleh karsinoma eso.agus*
#$ Esofagitis korosi8a
Pa%a se'uah penelitian %itemukan seorang pen%erita wanita %an seorang pria muntah
%arah setelah minum air keras* Dari hasil analisis air keras terse'ut ternyata mengan%ung
asam sitrat %an asam >@I" yang 'ersi.at korosi. untuk mukosa mulut" eso.agus %an lam'ung*
Disamping muntah %arah pen%erita juga mengeluh rasa nyeri %an panas seperti ter'akar %i
mulut" %a%a %an epigastrum*
e$ Esofagitis #an tukak esofagus
)so.agitis 'ila sampai menim'ulkan per%arahan le'ih sering 'ersi.at intermiten atau
kronis %an 'iasanya ringan" sehingga le'ih sering tim'ul melena %aripa%a hematemesis*
Tukak %i eso.agus jarang sekali mengaki'atkan per%arahan jika %i'an%ingkan %engan tukak
lam'ung %an %uo%enum*

$ Kelainan #i lam-ung
a$ Gastritis eriso8a 'emoragika
>ematemesis 'ersi.at ti%ak masi. %an tim'ul setelah pen%erita minum o'at!o'atan yang
menye'a'kan iritasi lam'ung* &e'elum muntah pen%erita mengeluh nyeri ulu hati* Perlu
%itanyakan juga apakah pen%erita se%ang atau sering menggunakan o'at rematik 4N&AID 3
steroi%5 ataukah sering minum alkohol atau jamu!jamuan*
-$ Tukak lam-ung
Pen%erita mengalami %ispepsi 'erupa mual" muntah" nyeri ulu hati %an se'elum
hematemesis %i%ahului rasa nyeri atau pe%ih %i epigastrum yang 'erhu'ungan %engan
makanan* &esaat se'elum tim'ul hematemesis karena rasa nyeri %an pe%ih %irasakan semakin
he'at* &etelah muntah %arah rasa nyeri %an pe%ih 'erkurang* &i.at hematemesis ti%ak 'egitu
masi. %an melena le'ih %ominan %ari hematemesis*
c$ Karsinoma lam-ung
Insi%ensi karsinoma lam'ung %i negara kita tergolong sangat jarang %an pa%a umumnya
%atang 'ero'at su%ah %alam .ase lanjut" %an sering mengeluh rasa pe%ih" nyeri %i %aerah ulu
hati sering mengeluh merasa lekas kenyang %an 'a%an menja%i lemah* Le'ih sering mengeluh
karena melena*
A
G4,T+ITI,
,astritis a%alah pera%angan pa%a lapisan lam'ung* Lapisan lam'ung menahan iritasi %an
'iasanya tahan terha%ap asam yang kuat* Tetapi lapisan lam'ung %apat mengalami iritasi %an
pera%angan karena 'e'erapa penye'a'" %iantaranya
$* ,astritis 'akterialis
Biasanya merupakan aki'at %ari in.eksi oleh >eli(o'a(ter pylori 4'akteri yang tum'uh %i
%alam sel penghasil len%ir %i lapisan lam'ung5* Ti%ak a%a 'akteri lainnya yang %alam
kea%aan normal tum'uh %i %alam lam'ung yang 'ersi.at asam" tetapi jika lam'ung ti%ak
menghasilkan asam" 'er'agai 'akteri 'isa tum'uh %i lam'ung* Bakteri ini 'isa menye'a'kan
gastritis menetap atau gastritis sementara*
0* ,astritis karena stres akut
Merupakan jenis gastritis yang paling 'erat" yang %ise'a'kan oleh penyakit 'erat atau
trauma 4(e%era5 yang terja%i se(ara ti'a!ti'a* @e%eranya sen%iri mungkin ti%ak mengenai
lam'ung" seperti yang terja%i pa%a luka 'akar yang luas atau (e%era yang menye'a'kan
per%arahan he'at*
/* ,astritis erosi. kronis
Bisa merupakan aki'at %ari
! 'ahan iritan seperti o'at!o'atan" terutama aspirin %an o'at anti pera%angan non!steroi%
lainnya
! penyakit @rohn
! in.eksi 9irus %an 'akteri*
,astritis ini terja%i se(ara perlahan pa%a orang!orang yang sehat" 'isa %isertai %engan
per%arahan atau pem'entukan ulkus 4'orok" luka ter'uka5* Paling sering terja%i pa%a
alkoholik*
#* ,astritis karena 9irus atau jamur
Bisa terja%i pa%a pen%erita penyakit menahun atau pen%erita yang mengalami gangguan
sistem keke'alan*
A* ,astritis eosino.ilik 'isa terja%i se'agai aki'at %ari reaksi alergi terha%ap in.estasi (a(ing
gelang* )osino.il 4sel %arah putih5 terkumpul %i %in%ing lam'ung*
:* ,astritis atro.ik
Terja%i jika anti'o%i menyerang lapisan lam'ung" sehingga lapisan lam'ung menja%i
sangat tipis %an kehilangan se'agian atau seluruh selnya yang menghasilkan asam %an enEim*
Kea%aan ini 'iasanya terja%i pa%a usia lanjut* ,astritis ini juga (en%erung terja%i pa%a orang!
:
orang yang se'agian lam'ungnya telah %iangkat 4menjalani pem'e%ahan gastrektomi parsial5*
,astritis atro.ik 'isa menye'a'kan anemia pernisiosa karena mempengaruhi penyerapan
9itamin B$0 %ari makanan*

*iagnosis Hematemesis Melena #an Gastritis erosif
Anamnesis
! BAB kehitaman
! Muntah kehitaman
! Nyeri2perih uluhati
! Mual
! Lemas
! Pu(at
! &ering mengkonsumsi jamu2nsai%2steroi%2al(ohol %lm jangka waktu lama
Pemeriksaan fisik
! Konjungti9a anemis
! Bising2murmur %i keempat katup
! Nyeri tekan epigastrium
! Akral %ingin %an pu(at
! Bila %ugaan penye'a' per%arahan &@BA a%alah pe(ahnya 9arises eso.agus" perlu
%i(ari tan%a!tan%a sirosis hati %engan hipertensi portal seperti hepatosplenomegali"
ikterus" asites" e%ema tungkai %an sakral" spi%er ne9i" eritema palmarum" ginekomasti"
9enektasi %in%ing perut*
! Bila pa%a palpasi %itemukan massa yang pa%at %i %aerah epigastrium" perlu %ipikirkan
kemungkinan keganasan lam'ung atau keganasan hati lo'us kiri*
Pemeriksaan penunjang diagnosis
! Pemeriksaan la'oratorik
Disarankan pemeriksaan!pemeriksaan seperti golongan %arah" >'" hematokrit" jumlah
eritrosit" lekosit" trom'osit" M@8" M@>" M@>@
=
Pemeriksaan tes .aal hati 'iliru'in" &,GT" &,PT" .os.atase alkali" gama ,T
kolinesterase" protein total" al'umin" glo'ulin" >B&Ag" Anti>Bs*
! Pemeriksaan ra%iologik
pemeriksaan eso.agus %engan menelan 'u'ur 'arium" %iikuti %engan pemeriksaan
lam'ung %an %ou%enum" se'aiknya %engan kontras gan%a* Pemeriksaan %ilakukan
%alam 'er'agai posisi %an %iteliti a%a ti%aknya 9arises %i %aerah $2/ %istal eso.agus"
atau apakah ter%apat ulkus" polip atau tumor %i eso.agus" lam'ung" %ou%enum*
! Pemeriksaan en%oskopik
Pemeriksaan en%oskopik sangat penting untuk menentukan %engan tepat sum'er
per%arahan &@BA* )n%oskopi %apat %ilakukan se'agai pemeriksaan %arurat sewaktu
per%arahan atau segera setelah hematemesis 'erhenti* Pa%a en%oskopik %arurat %apat
%itentukan si.at %ari per%arahan yang se%ang 'erlangsung* Be'erapa ahli langsung
melakukan terapi sklerosis pa%a 9arises eso.agus yang pe(ah" se%angkan ahli!ahli lain
melakukan terapi %engan laser en%oskopik pa%a per%arahan lam'ung %an eso.agus*
Keuntungan lain %ari pemeriksaan en%oskopik a%alah %apat %ilakukan pengam'ilan
.oto sli%e" .ilm atau 9i%eo untuk %okumentasi" juga %apat %ilakukan aspirasi serta
'iopsi untuk pemeriksaan sitologi*
! Pemeriksaan ultrasonogra.i %an s(anning hati
! Pemeriksaan ultrasonogra.i %apat menunjang %iagnosa hematemesis2melena 'ila
%i%uga penye'a'nya a%alah pe(ahnya 9arises eso.agus" karena se(ara ti%ak langsung
mem'eri in.ormasi tentang a%a ti%aknya hepatitis kronik" sirosis hati %engan
hipertensi portal" keganasan hati %engan (ara yang non in9asi. %an tak memerlukan
persiapan sesu%ah per%arahan akut 'erhenti* Dengan alat en%oskop ultrasonogra.i"
;
suatu alat en%oskop mutakhir %engan trans%u(er ultrasonogra.i yang 'erputar %i ujung
en%oskop" maka keganasan pa%a lam'ung %an pankreas juga %apat %i%eteksi*
Pemeriksaan s(anning hati hanya %apat %ilakukan %i rumah sakit 'esar yang
mempunyai 'agian ke%okteran nuklir* Dengan pemeriksaan ini %iagnosa sirosis hati
%engan hipertensi portal atau suatu keganasan %i hati %apat %itegakkan*
Pengaru' .-at 4nti inflamasi 5onsteroi# ter'a#ap 3am-ung
-munya GAINs 'ekerja %engan mengham'at enEim (y(looBigenase $ %an (y(looBigenase
0* )nEim @y(looBygenase 'er.ungsi se'agai peme(ah asam arakhi%onat menja%i
prostaglan%in %an trom'oksan* Prostaglan%in a%alah molekul perantara pera%angan* &elain itu
prostaglan%in a%alah molekul protekti. untuk mukosa lam'ung* Pengaruh prostaglan%in
terha%ap lam'ung a%alah menurunkan sekresi asam lam'ung %an meningkatkan sekresi
mukus pa%a mukosa lam'ung* 7ika terja%i ham'atan %alam pro%uksi prostaglan%in" maka
memper'esar terja%inya kerusakan pa%a mukosa lam'ung* Karena mukus yang 'erkurang
%an asam lam'ung yang 'anyak %ipro%uksi* Dan hal ini terja%i pa%a pasien yang
menggunakan o'at!o'atan anti in.lamasi non steroi%*
PE545G4545 PE+*4+4H45 ,1B4
Tin#akan umum
$* Resusitasi
0* La9as lam'ung
/* >emostatika
#* Antasi%a %an simeti%in
Tin#akan k'usus
Medik intensif
<
$* La9as air es %an 9asopresor2trom'in intragastrik
0* &terilisasi %an la9ement usus
/* Beta 'loker
#* In.us 9asopresin
A* Balon tampona%e
:* &klerosis 9arises en%oskopik
=* Koagulasi laser en%oskopik
;* )m'olisasi 9arises transhepatik
Tindakan bedah
$* Tin%akan 'e%ah %arurat
0* Tin%akan 'e%ah elekti.
Tin#akan (mum
+E,(,IT4,I
Infus/Transfusi darah
Pen%erita %engan per%arahan A11!$111(( perlu %i'eri in.us DeBtrose AF" Ringer laktat atau
Na(l 1"<F* Pa%a pen%erita sirosis hati %engan asites2e%ema tungkai se'aiknya %i'eri in.us
DeBtrose AF* Pen%erita %engan per%arahan yang masi. le'ih %ari $111 (( %engan >' kurang
%ari ;gF" perlu segera %itrans.usi* Pa%a hipo9olemik ringan %i'eri trans.usi se'esar 0AF %ari
9olume normal" se'aiknya %alam 'entuk %arah segar* Pa%a hipo9olemik 'erat2syok"
ka%angkala %iperlukan trans.usi sampai #1!A1F %ari 9olume normal* Ke(epatan trans.usi
'erkisar pa%a ;1!$11 tetes atau %apat le'ih (epat 'ila per%arahan masih terus 'erlangsung"
se'aiknya %i 'awah pengawasan tekanan 9ena sentral* Pa%a per%arahan yang ti%ak 'erhenti
perlu %ipikirkan a%anya DI@" %e.isiensi .aktor pem'ekuan path sirosis hati yang lanjut atau
.i'rinolisis primer* Bilamana %arah 'elum terse%ia" %apat %i'eri in.us plasma ekspan%er
maksimal $111 ((" selang seling %engan DeBtrose AF" karena plasma ekspan%er %apat
$1
mempengaruhi agregasi trom'osit* &etiap pem'erian $111 (( %arah perlu %i'eri $1 ((
kalsium glukonas i*9* untuk men(egah terja%inya kera(unan asam sitrat*
3464, 34MB(5G *E5G45 4I+ E,
&etelah kea%aan umum pen%erita sta'il" %ipasang pipa nasogastrik untuk aspirasi isi lam'ung
%an la9as air es" mula!mula setiap /1 menit!$ jam* Bila air kurasan lam'ung tetap merah"
pen%erita terus %ipuasakan* &esu%ah air kurasan menja%i merah mu%a atau jernih" maka
%isarankan %ilakukan pemeriksaan en%oskopi yang %apat menentukan lokasi per%arahannya*
Pa%a per%arahan 9arises eso.agus yang ti%ak 'erhenti setelah la9as air es" %iperlukan tin%akan
me%ik intensi. yang akan %i'i(arakan kemu%ian* &e%angkan pa%a per%arahan ulkus peptikum"
gastritis hemoragika %an lainnya" setelah per%arahan 'erhenti %apat mulai %i'eri susu 3 aHua
(al(is A1!$11 ((2jam" %an se(ara 'ertahap %itingkatkan pa%a %iet makanan lunak2'u'ur saring
%alam porsi ke(il setiap $!0 jam*
HEM.,T4TIK4
Iang %ianjurkan a%alah pem'erian 8itamin K %alam %osis $1!#1 mg sehari parenteral" karena
'erman.aat untuk memper'aiki %e.isiensi kompleks protrom'in* Pem'erian asam
traneksamat %an kar'aEokrom %apat pula %i'erikan*
45T4,I*4 *45 ,IMETI*I5
Pem'erian antasi%a se(ara intensi. $1!$A (( setiap jam %isertai simeti%in 011 mg tiap #!: jam
i*9* 'erguna untuk menetralkan %an menekan sekresi asam lam'ung yang 'erle'ihan"
terutama pa%a pen%erita %engan ulkus peptikum %an gastritis hemoragika* Bila per%arahan
'erhenti" antasi%a %i'erikan %alam %osis le'ih ren%ah setiap /!# jam $1 ((" %emikian juga
simeti%in %apat %i'eri per oral 011 mg tiap #!: jam* &e'agai pengganti simeti%in %apat
%i'erikan
! su(ral.ate se'anyak $!0 gram tiap : jam melalui pipa nasogastrik" kemu%ian per oral*
! pirenEepin 01 mg tiap ; jam i*9* atau A1 mg ta'let tiap $0 jam*
! somatostatin %ilarutkan %alam in.us Na@l 1"<F %engan %osis 0A1 ug2jam*
Tin#akan k'usus
ME*IK I5TE5,I2
$$
Lavas air es dan vasopresor/trombin intragastrik
Bila per%arahan tetap 'erlangsung" %i(o'a la9as lam'ung %engan air es %itam'ah 0 ampul
Nora%renalin atau Aramine 0!# mg %alam A1 (( air* Dapat pula %i'erikan 'u'uk trom'in
4Topostasin5 misalnya $ 'ungkus tiap 0 jam melalui pipa nasogastrik* A%a ahli yang
menyemprotkan larutan trom'in melalui saluran en%oskop tepat %i %aerah per%arahan %i
lam'ung" sehingga %i 'awah pengawasan en%oskopik %apat mengikuti langsung apakah
per%arahannya 'erhenti %an apakah
ter'entuk gumpalan %arah yang agak 'esar yang perlu aspirasi %engan en%oskop*
Sterilisasi usus dan lavement usus
Terutama pa%a pen%erita sirosis hati %engan per%arahan 9arises eso.agus perlu %ilakukan
tin%akan pen(egahan terja%inya koma hepatikum2ense.alopati hepatik yang %ise'a'kan antara
lain oleh peningkatan pro%uksi amoniak pa%a peme(ahan protein %arah oleh 'akteri usus* >al
ini %apat %ilakukan %engan jalan
! &terilisasi usus %engan anti'iotika yang ti%ak %apat %iserap misalnya Neomisin # B $
gram atau Kanamy(in # B $ gram2hari" sehingga pem'uatan amoniak oleh 'akteri usus
'erkurang*
! Dapat %i'erikan pula laktulosa atau sor'itol 011 gram2hari %alam 'entuk larutan #11 ((
yang 'ersi.at laksansia ringan atau magnesiumsul.at $Ag2#11(( melalui pipa nasogastrik*
&elain itu perlu %ilakukan lavement usus %engan air 'iasa setiap $0!0# jam* -ntuk
pen(egahan ense.alopati hepatik %apat %i'eri in.us Amino.usin >epar $111!$A11 (( per hari*
Bila pen%erita telah 'era%a %alam kea%aan prekoma atau koma hepatikum" %ianjurkan
pem'erian in.us @oma.usin >epar $111!$A11 (( per hari*
Beta Bloker
Pem'erian o'at!o'at golongan 'eta 'loker non selekti. seperti propanolol" oksprenolol"
alprenolol ternyata %apat menurunkan tekanan 9ena porta pa%a pen%erita sirosis hati" aki'at
penurunan (urah jantung sehingga aliran %arah ke hati %an gastrointestinal akan 'erkurang*
G'at golongan 'eta 'loker ini ti%ak %apat %i'erikan pa%a pen%erita syok atau payah jantung"
juga pa%a pen%erita asma %an pen%erita gangguan irama jantung seperti 'ra%ikar%i2A8 Blok*
Infus Vasopresin
$0
8asopresin mempunyai e.ek kontraksi pa%a otot polos seluruh sistem 9askuler sehingga
terja%i penurunan aliran %arah %i %aerah splanknik" yang selanjutnya menye'a'kan penurunan
tekanan portal* Karena pem'uluh %arah arteri gastrika %an mesenterika ikut mengalami
kontraksi" maka selain %i eso.agus" per%arahan %alam lam'ung %an %ou%enum juga ikut
'erhenti* 8asopresin terutama %i'erikan pa%a pen%erita per%arahan 9arises eso.agus yang
per%arahannya tetap 'erlangsung setelah la9as lam'ung %engan air es* @ara pem'erian
9asopresin ialah 01 unit %ilarutkan %alam $11!011 (( DeBtrose AF" %i'erikan %alam $1!01
menit intra9ena* ).ek samping pa%a pem'erian se(ara (epat ini yang pernah %ilaporkan
a%alah angina pektoris" in.ark miokar%" .i'rilasi 9entrikel %an kar%iak arest pa%a pen%erita!
pen%erita jantung koroner %an usia lanjut" karena e.ek 9aso kontriksi %ari 9asopresin pa%a
arteri koroner* &elain itu juga a%a pen%erita yang mengeluh tentang kolik a'%omen" rasa
mual" %iare* Be'erapa ahli lain menganjurkan pem'erian in.us 9asopresin %engan %osis
ren%ah" yaitu 1"0 unit 9asopresin per menit untuk $: jam pertama %an 'ila per%arahan
'erhenti setelah itu" %osis %iturunkan 1"$ unit per menit untuk ; jam 'erikutnya* Pa%a (ara
pem'erian in.us 9asopresin %osis ren%ah le'ih se%ikit e.ek samping yang %itemukan* ).ek
9asopresin %alam menghentikan per%arahan &@BA 'erkisar antara /A!$11F" per%arahan
ulang tim'ul pa%a 0$!$11F %an mortalitas 'erkisar pa%a 0$!;1F*
Balon tamponade
Tampona%e %engan 'alon jenis &engstaken Blakemore Tu'e atau Linton Na(hlas Tu'e
%iperlukan pa%a pen%erita!pen%erita 9arises eso.agus yang per%arahannya tetap 'erlangsung
setelah la9as lam'ung %an pem'erian in.us 9asopresin* Tin%akan pemasangan 'alon ini
merupakan pilihan pertama pa%a pen%erita jantung koroner %an usia lanjut" yang ti%ak %apat
%i'erikan in.us 9asopresin* Prinsip 'ekerjanya &B atau LN Tu'e a%alah mengem'angkan
'alon %i %aerah kar%ia %an eso.agus yang akan menekan" %an %engan %emikian menghentikan
per%arahan %i eso.agus %an kar%ia* &B Tu'e ter%iri %ari 0 'alon" masing!masing untuk
lam'ung %an eso.agus" se%angkan LN Tu'e ter%iri hanya %ari $ 'alon yang mengkompresi
%aerah %istal eso.agus %an kar%ia*
Sklerosis varises endoskopik
&ejak $<=1 ahli!ahli men(o'a menghentikan per%arahan 9arises eso.agus %engan penyuntikan
'ahan!'ahan sklerotik seperti etanolamin" poli%okanol" so%ium morrhuate melalui
eso.agoskop kaku atau serat optik* Karena pemakaian eso.agoskop kaku mem'utuhkan
anestesi umum" %an se'agai komplikasi %apat terja%i ruptur eso.agus" maka meto%a ini telah
$/
%itinggalkan* &ekarang le'ih 'anyak %igunakan en%oskop serat optik 'aik yang umum
maupun yang khusus %engan 0 saluran" sehingga sewaktu penyuntikan %ilakukan melalui
saluran pertama" penghisapan per%arahan yang mungkin terja%i %apat %ilakukan melalui
saluran ke%ua* Teknik penyuntikan %apat para9asal atau intra9asal* Terapi ini %apat %ilakukan
segera setelah hematemesis 'erhenti" tetapi tergantung %ari keahlian %okternya %apat
%ilakukan juga pa%a pen%erita yang se%ang mengalami per%arahan akut" 'ila tin%akan me%ik
intensi. lainnya ti%ak 'erhasil* Di sini per%arahan %apat %ihentikan pa%a ;1!$11F" per%arahan
ulang terja%i pa%a $1!#1F se%angkan mortalitas selama %irawat men(apai /1F* Bila
per%arahan %apat %ihentikan %engan &B Tu'e atau in.us 9asopresin" terapi sklerosis ini
%ilakukan 'e'erapa hari kemu%ian* 8arises yang luas umumnya mem'utuhkan 0!/ B terapi
%engan jangka waktu =!$1 hari* Mortalitas pen%erita yang %iterapi %alam sta%ium inter9al ini
le'ih ren%ah #!$#F* Komplikasi meto%a ini yang pernah %ilaporkan a%alah nyeri retrosternal"
ulserasi" nekrosis" striktur %an stenosis %ari eso.agus" e..usi pleura" me%iastinitis*
Koagulasi laser endoskopik
Bila pem'erian 9asopresin" pemasangan &B Tu'e %an sklerosis 9arises en%iskopik gagal
%alam menghentikan per%arahan 9arises eso.agus" mungkin %apat %iterapkan terapi koagulasi
%engan Argon2Neo%ym Iag Laser se(ara en%oskopik* A%a ahli yang melaporkan ke'erhasilan
sampai <$"/F 4$$: %ari $0= pen%erita5* >anya alat ini sangat mahal* Demikian juga
per%arahan &@BA lainnya seperti pa%a ulkus peptikum %an keganasan ternyata %apat
%ihentikan %engan koagulasi laser en%oskopik*
Embolisasi varises transhepatik
@aranya" %engan tuntunan ultrasonogra.i %imasukkan jarum ke %alam hati sampai men(apai
9ena porta yang mele'ar" kemu%ian %isorong kateter melalui man%rin terse'ut sepanjang 9ena
porta sampai men(apai 9ena koronaria gastrika %an %isuntikkan kontras angiogra.in* Pa%a
transhepatik portal!9enogra.i ini akan terlihat 9ena!9ena kolateral utama termasuk 9arises
eso.agus* &elanjutnya se'anyak /1!A1 (( DeBtrose A1F %isuntikkan melalui kateter %iikuti
%engan suntikan trom'in" %itam'ah gel foam atau otolein* Per%arahan 9arises eso.agus
umumnya segera 'erhenti* Meto%a ini 'elum 'anyak laporannya %alam kepustakaan" karena
tekniknya sukar %an sering mengalami kegagalan yang %ise'a'kan trom'osis 9ena porta atau
a%anya asites* Komplikasi yang mem'ahayakan a%alah per%arahan intraperitoneal %ari 'ekas
tusukan jarum terse'ut* &eorang peneliti melaporkan 'ahwa A 'ulan sesu%ah em'olisasi
$#
tim'ul 9arises eso.agus yang 'aru*
TI5*4K45 BE*4H
&etelah usaha!usaha me%ik intensi. %i atas mengalami kegagalan %an per%arahan masih
'erlangsung" maka perlu %ilakukan tin%akan 'e%ah %arurat" seperti pintasan portosistemik
atau transeksi eso.agus untuk per%arahan 9arises eso.agus* Per%arahan %ari ulkus peptikum
9entrikuli atau %uo%eni serta keganasan &@BA yang ti%ak 'erhenti %alam #; jam juga
memerlukan tin%akan 'e%ah* Bila ti%ak %iperlukan tin%akan 'e%ah %arurat" setelah kea%aan
umum pen%erita mem'aik %an pemeriksaan %iagnostik telah selesai %ilakukan" %apat
%ilakukan tin%akan 'e%ah elekti. setelah : minggu*
4. Plan :
*I4G5.,I, KE+)4
>ematemesis melena e( susp gastritis erosi9e
TE+4PI
I86D RL 01 tpm
Inj Raniti%in $amp2;jam
Inj Gn%ansentron $amp2;jam
Inj Asam traneBamat $amp2;jam
GmepraEol $B#1mg
DeBanta syr /B$ @
&u(ral.at syr /B$ @
Pasang N,T ter'uka 4o's (airan %arah %an (airan lam'ung5
E*(K4,I
! Puasa sampai N,T ti%ak a%a %arah
! &top mengkonsumsi jamu0an2minuman ke'ugaran
P+.G5.,I,
A% 9itam a% 'onam
A% .ungsionam a% 'onam
$A
A% sanationam %u'ia a% 'onam
$: