Anda di halaman 1dari 10

Kata Pengantar

Assalamu alaikum wr.wb


Puji syukur saya panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, yang atas rahmat-Nya
saya dapat menyelesaikan penyusunan laporan praktikum Penurunan Titik Beku. alam
penulisan laporan praktikum ini saya merasa masih !anyak kekurangan-kekurangan !aik
pada teknis penulisan maupun materi, mengingatakan kemampuan yang saya miliki. "ntuk
itu kritik dan saran dari semua pihak sangat diharapkan demi penyempurnaan pem!uatan
laporan ini.
alam penulisan makalah ini kami menyampaikan u#apan terima kasih yang tak
terhingga kepada pihak-pihak yang mem!antu dalam menyelesaikan penelitian ini,
khususnya kepada Bapak $!dul %adir yang telah mem!erikan pengarahan dalam
praktikum dan penyusunan laporan ini.
&emoga materi ini dapat !erman'aat dan menjadi sum!angan pemikiran !agi pihak
yang mem!utuhkan, khususnya !agi penulis sehingga tujuan yang diharapkan dapat
ter#apai.
Wassalamu Alaikum wr. wb.
1
Cutri Amilah
Daftar isi
Kata Pengantar
.............................................................................................................
1
Daftar Isi
.............................................................................................................
.......................2
Pendahuluan
Latar belakang
.....................................................................................................
........3
Rumusan masalah
.................................................................................................3
Tujuan .....................................................................................
....................................3
2
Manfaat .......................................................................
...................................4
Dasar teori
.....................................................................................................
....................4
i!otesis .............................................................................
............................................4
"ks!erimen
Alat dan #ahan
.....................................................................................................
........5
Langkah kerja
.....................................................................................................
........5
Pengamatan .............................................................................
................................6
$ambar .......................................................................
...................................%
Pembahasan .............................................................................
................................7
Penutu! .............................................................................................
.....................................8
3
PENDAHULUAN
Latar Belakang
Peru!ahan 'ase (at #air ke padat dise!ut mem!eku. )al ini !anyak terjadi
dilingkungan sekitar kita, terutama di negara yang memiliki musim dingin. &etiap (at
mengalami pem!ekuan dengan *aktu yang !er!eda-!eda, se!a! titik !eku yang dimiliki
oleh masing-masing (at !er!eda. &emakin tinggi titik !ekunya maka (at terse!ut akan
#epat mengalami pem!ekuan.
Titik !eku adalah suhu dimana tekanan uap #airan sama dengan tekanan uap
padatannya. Titik !eku larutan le!ih rendah daripada titik !eku pelarut murni. )al ini
dise!a!kan (at pelarutnya harus mem!eku terle!ih dahulu, !aru (at terlarutnya. +adi
larutan akan mem!eku le!ih lama daripada pelarut. &etiap larutan memiliki titik !eku yang
!er!eda.
Titik !eku suatu #airan akan !eru!ah jika tekanan uap !eru!ah, !iasanya
diaki!atkan oleh masuknya suatu (at terlarut atau dengan kata lain, jika #airan terse!ut
tidak murni, maka titik !ekunya !eru!ah ,nilai titik !eku akan !erkurang-.
&eperti yang kita tahu !ah*a titik !eku pelarut murni !erada pada suhu .
o
/, tapi
dengan adanya (at terlarut misalnya saja kita tam!ahkan gula ke dalam air terse!ut maka
titik !eku larutan ini tidak akan sama dengan .
o
/ lagi, melainkan akan turun menjadi
di!a*ah .
o
/, dan inilah yang dimaksud se!agai penurunan titik !eku.
alam per#o!aan ini akan diteliti tentang peru!ahan titik !eku pelarut murni yang
telah ditam!ahkan (at terlarut lain kedalamnya dan men#o!a pem!uktian !ah*a titik !eku
larutanya akan le!ih rendah di!andingkan pelarut murninya.
Rumusan Masalah
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, maka !e!erapa permasalahan dalam
penelitian %imia mengenai penurunan titik !eku larutan ini antara lain 0
Bagaimana pengaruh jumlah partikel terhadap penurunan titik !eku 1
Bagaimanakah pengaruh molalitas terhadap penurunan titik !eku larutan 1
Bagaimanakah titik !eku larutan jika di!andingkan dengan titik !eku pelarut
murninya 1
4
Tujuan Percobaan
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami, mengetahui dan mengamati
pengaruh jumlah partikel dan molalitas suatu larutan terhadap penurunan titik !ekunya.
Manfaat
Be!erapa man'aat yang !isa kita peroleh dari penelitian yang kita lakukan yaitu kita
dapat mengetahui !agaimana pengaruh jumlah parrtikel dan molalitas suatu larutan
terhadap penurunan titik !ekunya jika di!andingkan dengan penurunan titik !eku dari
pelarut murninya.
Dasar Teori
2arutan merupakan suatu #ampuran yang homogen, dan dapat !er*ujud padatan,
atau #airan. $kan tetapi, larutan yang paling umum dijumpai adalah larutan !er!entuk
#airan, dimana suatu (at tertentu dilarutkan ke dalam pelarut yang !er!entuk #airan yang
sesuai hingga konsentrasi tertentu ,+ames Brady, 3..4-.
&i'at koligati' larutan adalah si'at larutan yang tidak !ergantung pada jenis (at
terlarut tettapi !ergantung pada !anyaknya jumlah partikel (at terlarut dalam larutan
,&yukri, 5666-
Terdapat empat si'at yang !erhu!ungan dengan larutan en#er, ataukira-kira pada
larutan yang ada. +adi, si'at-si'at terse!ut tidak tergantung pada jenis terlarut. %eempat
si'at terse!ut ialah penurunantekanan uap, peningkatan titik didih, penurunan titik !eku,
dantekanan osmotik yang semuanya dinamakan si'at-si'at koligati' ,Petru##i, 5678-.
Titik !eku adalah suhu pada saat larutan mulai mem!eku pada tekanan luar 5 atm.
Titik !eku normal air adalah .9/. +ika air murni didinginkan pada suhu .9/, maka air
terse!ut akan mem!eku dan tekanan uap permukaannya se!esar 5 atm. Tetapi, !ila
kedalamnya dilarutkan (at terlarut yang sukar menguap, maka pada suhu .9/
ternyata !elum mem!eku dan tekanan uap permukaannya le!ih ke#il dari 5atm. &upaya
larutan mem!eku tekanan uap permukaannya harus men#apai 5 atm. )al ini dapat di#apai
!ila suhu larutan diturunkan ,Ya(id, 3..:-.
&etiap larutan memiliki nilai titik didih dan titik !eku. Nilai titik dididh dan titik !eku
larutan masing-masing !er!eda. Misalnya saja air, air meiliki titik didih se!esar 5..;/ dan
mempunyai nilai titik !eku se!esar .;/. Titik dididh dan titik !eku air tadi tentu !er!eda
dengan larutan lainnya ,$nnisa, 3..7-.
5
Hiotesis
)ipotesis dari penelitian ini adalah larutan <lukosa 3 M akan memiliki titik !eku yang
le!ih rendah jika di!andingkan dengan larutan <lukosa 5 M karena adanya per!edaan
jumlah partikel
E!"PER#MEN
$enis Penelitian
+enis atau metode penelitian yang digunakan adalah metode praktikum.
%ariabel
%ariabel Bebas
=aria!el !e!as pada penelitian mengenai penurunan titik !eku larutan ini adalah
larutan.
%ariabel Terikat
=aria!el terikat pada penelitian mengenai penurunan titik !eku larutan ini adalah
penurunan titik !eku.
Temat &an 'aktu Penelitian
Temat Penelitian
Tempat yang digunakan selama penelitian !erlangsung yaitu &M$N 35 Makassar.
'aktu Penelitian
>aktu penelitian !erlangsung mulai pada hari +um?at, 35 &eptem!er 3.53
Alat &an Bahan
Alat
1) 5 !uah gelas kimia :.. ml
2) 5 !uah ta!ung reaksi
3) 5 !uah termometer
4) 5 !uah pengaduk ka#a
Bahan
1) Es di#ampur garam
2) $@uades
3) 2arutan glukosa 5M
4) 2arutan glukosa 3M
(ara !erja
1. Masukkan es di#ampur garam dalam gelas kimia. /ampuran ini merupakan pendingin
yang digunakan dalam kegiatan ini.
2. Asi ta!ung reaksi dengan glukosa 5M. Masukkan pengaduk ka#a kedalamnya.
%emudian, masukkan ta!ung reaksi tiu dalam larutan pendingin. <erakkan pengaduk
naik-turun sehingga semua glukosa 5M mem!eku.
3. %eluarkan ta!ung reaksi dari larutan pendingin dan !iarkan sampai es dalam ta!ung
reaksi men#air se!agian. <antilah pengaduk dengan termometer. engan hati-hati,
6
aduklah glukosa 5M dalam ta!ung reaksi dengan termometer. %emudian, #atatlah
temperatur yang ditunjukkan oleh termometer.
4. "langi kegiatan 3 dan 4 dengan menggunakan larutan glukosa 3M.
HA"#L DAN PEMBAHA"AN
Tabel Hasil Pengamatan
No) Larutan Titik Beku *+(, Titik Beku Larutan-
Titik Beku Akua&es
*+(,
. <lukosa 5M -4 4
/ <lukosa 3M -B B
0 Na/l 5M -B B
1 Na/l 3M -53 53
2 $@uades . .
3ambar Hasil Penelitian
Uji 3lukosa /M 3lukosa .M &an /M
7
3lukosa .M *-04(, 3lukosa /M *-54(,
PEMBAHA"AN
2arutan mempunyai si'at-si'at yang !er!eda dari pelarutnya. &alah satu si'at penting
dari suatu larutan adalah penurunan titik !eku. Titik !eku adalah temperatur tetap dimana
suatu (at tepat mengalami peru!ahan *ujud dari #air ke padat. &etiap (at yang mengalami
pem!ekuan memiliki tekanan 5 atm. Penam!ahan (at terlarut nonColatil ke dalam suatu
pelarut menye!a!kan terjadinya penurunan titik !eku. %e!eradaan partikel-partikel (at pelarut
mengalami proses pengaturan molekul-molekul dalam pem!entukan susunan kristal padat,
sehingga diperlukan suhu yang le!ih rendah untuk men#apai susunan kristal padat dari 'asa
#airnya. )al ini lah yang menye!a!kan terjadinya penurunan titik !eku suatu larutan yang
keadaannya ditam!ahkan (at terlarut.
Tel ah di ketahui !ah*a si 'at kol i gati ' l arutan tergantung pada j uml ah (at
terl arut dan (at pel arut. &emaki n !anyak (at terl arut yang di l arutkan dal am (at
pel arut, maka penurunan titik !ekunya semakin tinggi pula. )al ini dikarenakan konsentrasi
molalnya juga !ertam!ah sedangkan peru!ahan titik !ekunya se!anding dengan
konsentrasinya.
ari hasil pengamatan yang diperoleh mengenai penurunan titik !eku, diperoleh titik
!eku glukosa 5M memiliki titik !eku -4;/ dan pada larutan glukosa 3M diperoleh titik !eku
-B;/. )al ini mem!uktikan !ah*a semakin !anyak jumlah partikel (at terlarut yang dilarutkan
dalam pelarut, maka penurunan titik !ekunya semakin tinggi pula.
)al terse!ut juga sesuai dengan teri-teori yang sudah dijelaskan, yaitu titik !eku adalah
suhu pada saat larutan mulai mem!eku pada tekanan luar 5 atm. Titik !eku normal air adalah
.9/. +ika air murni didinginkan pada suhu .9/, maka air terse!ut akan mem!eku dan tekanan
8
uap permukaannya se!esar 5 atm. Tetapi, !ila kedalamnya dilarutkan (at terlarut yang sukar
menguap, maka pada suhu .9/ ternyata !elum mem!eku dan tekanan uap permukaannya
le!ih ke#il dari 5atm. &upaya larutan mem!eku tekanan uap permukaannya harus men#apai 5
atm. )al ini dapat di#apai !ila suhu larutan diturunkan ,Ya(id, 3..:- dan setiap larutan
memiliki nilai titik didih dan titik !eku. Nilai titik dididh dan titik !eku larutan masing-masing
!er!eda. Misalnya saja air, air meiliki titik didih se!esar 5..;/ dan mempunyai nilai titik !eku
se!esar .;/. Titik dididh dan titik !eku air tadi tentu !er!eda dengan larutan lainnya ,$nnisa,
3..7-.
)al ini juga seuai dengan hipotesis yang menyatakan !ah*a larutan dengan konsntrasi
molal yang le!ih tinggi akan memiliki penurunan titik !eku yang le!ih tinggi pula karena
adanya per!edaan jumlah partikel dala
PENUTUP
!esimulan
Berdasarkan penelitianDper#o!aan yang telah dilakukan, maka kita dapat mengam!il
!e!erapa kesimpulan yaitu penurunan ti ti k !eku l arutan tergantung pada j uml ah
parti kel (at terl arut dan (at pel arut. &emaki n !anyak parti kel (at terl arut yang
di l arutkan dal am (at pel arut, maka penurunan titik !ekunya semakin tinggi pula. )al
ini dikarenakan konsentrasi molalnya juga !ertam!ah sedangkan peru!ahan titik !ekunya
se!anding dengan konsentrasinya dan partikel (at.
"aran
alam melakukan kegiatan penelitianDper#o!aan ini se!aiknya memerlukan ke#ermatan
yang tinggi dengan tujuan untuk menganalisis semua kemungkinan yang dapat terjadi
selama proses penelitian penurunan titik !eku larutan. %arena, jika tidak #ermat dalam
melakukan langkah kerja maka tidak menutup kemungkinan hasil yang di #apai kurang
maksimal dan akurat.
9
DA6TAR PU"TA!A
$dmin. 3.55. Penentuan Titik Beku 2arutan. Eserial onlineF.
http0DDregaG3.*ordpress.#omD3.55D.:D35Dpenentuan-titik-!eku-larutanD EG Hkto!er 3.53F
$dmin. 3..6. Praktikum %imia"ji &i'at %oligati' 2arutan. Eserial onlineF.
http0DDml.s#ri!d.#omDdo#D36338373DPraktikum-%imia-"ji-&i'at-%oligati'-2arutan EG Hkto!er
3.53F
$#hmad, )iskia. 566B. %imia 2arutan. Bandung 0 PT /itra $ditya Bhakti.
Bird, Tony. 5664. %imia "ntuk "niCersitas. +akarta 0 PT <ramedia Pustaka "tama.
&oekardjo. 5676. %imia Iisik. +akarta 0 PT Jineka /ipta.
Tim Penyusun. 3..6. Penuntun Praktikum %esetim!angan dan inamika %imia. +em!er 0
2a!oratorium %imia Iisika IMAP$ "NE+.
10