Anda di halaman 1dari 9

TUGAS

DASAR ELEKTRONIKA



OLEH
HERRIZON OKTO YASKIE ( 1210952009 )
DINI PUTRI SALIM ( 1210951005 )

DOSEN :
MUMUH MUHARAM, M.T


JURUSAN TEKNIK ELEKTRO
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS ANDALAS
PADANG
2014

Soal Nomor 1
A. VARIASI I

Gambar rangkaian pada multisim


Gambar rangkaian pengganti




Rangkaian tersebut diatas memiliki dioda germanium. Karena pada rangkaian tersebut tegangan
positif dari Vi masuk kedalam kaki Anoda maka dioda bersifat forward bias. Sehingga tegangan
on dalam dioda adalah 0,3 v. Sehingga dapat dicari perhitungan sebagai berikut.

Diketahui :
Vi = 10 V
R = 1 k
Vd = 0,3 v

Ditanya : V
o


Dijawab
Dari gambar dapat diselesaikan dengan cara hukum KVL.
Hukum KVL adalah V=0.
Sehingga :
-Vi+Vd+VR=0
VR = Vi Vd
VR = 10 0.3 = 9.7 Volt
Sedangkan untuk nilai V
d

V
d
= 03 karena berbahan germanium

I.R= V
R
= Vo
= V
R
/R
= 9.7/1000 = 9.7 mA












VARIASI II

Gambar pada rangkaian multisim


Gambar Rangkaian pengganti








Rangkaian tersebut diatas memiliki dioda germanium. Karena pada rangkaian tersebut tegangan
negatif dari Vi masuk kedalam kaki Anoda maka dioda bersifat reverse bias. Arus yang
mengalir dalam rangkian menjadi terputus karena dioda menjadi open sirkuit. Sehingga dapat
dicari perhitungan sebagai berikut.

Penyelesaian
Diketahui :
Vi = -10 V
R = 1k
I = 0 A (arus tidak mengalir pada rangkaian karena dioda reverse bias)

Ditanya : Vd

Dijawab :
-Vi + Vd + V
R
=0
-10 + Vd + i. R = 0
-10 + Vd + 0 = 0 (karena i bernilai 0)
Vd = 10 v

V
R
= i . R = 0 A . 1k = 0 v

i = 0 A














Soal Nomor 2

Gambar : Rangkaian Pada Multisim


Gambar : Rangkian pengganti




Rangkaian tersebut diatas memiliki dioda germanium dan dioda silikon. Karena pada rangkaian
tersebut tegangan positif dari Vi masuk kedalam kaki Anoda pada dioda germanium maka dioda
bersifat forward bias. Sehingga tegangan on dalam dioda adalah 0,3 v. Nilai tegangan keluaran
dari dioda germanium masih positif dan masuk kedalam kaki Anoda pada dioda Silikon sehingga
dioda silikon menjadi forward bias. Maka tegangan on dalam dioda adalah 0,7v. Sehingga dapat
dicari perhitungan sebagai berikut.

Penyelesaian
Diketahui
Vi = 10 V
R = 1000 ohm
Vd1 = 0,3v
Vd2 = 0,7v
Ditanya Vo

Dijawab

-Vi+Vd1+Vd2+VR=0
VR = Vi Vd1-Vd2
= 10 0.7 0.3 = 9 Volt

Vd1 = 0,3v karena berbahan Germanium
Vd2 = 0,7v karena berbahan Silikon

I.R= V
R
= Vo
= V
R
/R
= 9/1000 = 9 mA









Soal nomor 3

Gambar : Rangkaian pada multisim


Gambar : Sketsa rangkaian
Kedua dioda tersebut yaknik dioda Silikon (Si) dan dioda Germanium (Ge) pada rangkaian
tesebut dipasang secara paralel. Dioda Si diganti dengan tegangan sebesar 0,7 v dan dioda Ge
diganti dengan 0,3 v. Sesuai dengan prinsip rangkaian paralel bahwa tegangan pada rangkaian
paralel itu sama. Tentunya hal ini sangat mengganjal. analisanya dioda Si akan on pada 0,7 v dan
dioda Ge akan on pada 0,3 v. Dalam rentang tegangan input dari 0-10 volt. Maka dioda Ge akan
on terlebih dahulu. Karena dioda Ge membutuhkan tegangan on lebih rendah dari dioda Si.
Ketika dioda Ge on, maka tegangan pada rangkaian paralel tersebut akan dikunci sebesar 0,3 v.
Dan ini membuat dioda Si tidak sempat on sehingga pada saat kondisi ini, dioda Ge on dan dioda
Si off. Dioda Ge diganti dengan tegangan 0,3 v dan dioda Si diganti dengan open sirkuit.
Sehingga dapat dibuat rangkaian penggantinya sebagai berikut.

Gambar : Rangkaian Pengganti
Untuk mencari nilai V
o
, dapat dengan menggunakan hukum KVL. Seperti berikut :
V=0
Sehingga :
-Vi + VR
1
+ Vd + VR
2
= 0
-10 + I
d
. 1000 + 0,3 + I
d
. 1000 = 0
I
d
. 2000 9,7 = 0
I
d
. 2000 = 9,7
I
d
= 9,7/2000
I
d
= 4,85 mA

Untuk Vo diperoleh :
V
o
= I
d
. R
2

V
o
= 4,85 mA . 1k
V
o
= 4,85 Volt