Anda di halaman 1dari 4

SURAT PERJANJIAN KERJA

TENTANG
PEKERJAAN..

ANTARA
.
DENGAN

Pada hari ini, ., kami yang bertandatangan dibawah ini, masing-masing :
1. Nama :
Jabatan :
Alamat :
Bertindak untuk dan atas nama.., selanjutnya disebut sebagai PIHAK PERTAMA,
2. Nama :
Jabatan :
Alamat :
Bertindak untuk dan atas nama.., selanjutnya disebut sebagai PIHAK KEDUA.
Berdasarkan kesepakatan penawaran pekerjaan dari Pihak Kedua, dengan ini Pihak Pertama dan Pihak
Kedua telah sepakat untuk mengadakan perjanjian kerjasama yang mengikat kedua belah pihak dengan
ketentuan sebagai berikut :

PASAL 1
PEMBERIAN TUGAS
1. Pihak Pertama memberikan tugas kepada Pihak Kedua dan Pihak Kedua menerima tugas Pihak
Pertama serta mengikatkan diri sebagai pelaksana pekerjaan sebagaimana yang diatur pada Pasal 2
surat perjanjian ini untuk kepentingan Pihak Pertama.
2. Pihak Kedua diwajibkan melaksanakan Surat Perjanjian ini dengan sebaik-baiknya sesuai dengan
ruang lingkup yang disepakati kedua belah pihak.



PASAL 2
LINGKUP PEKERJAAN
1. Perjanjian kerja ini meliputi segala kegiatan untuk melakukan pekerjaan

.

PASAL 3
KELENGKAPAN DATA DAN INFORMASI
Sebelum dilaksankan pekerjaan lapangan oleh Pihak Kedua, terlebih dahulu Pihak Pertama akan
menyediakan data atau bahan yang diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan seperti yang tersebut pada
pasal 2 surat perjanjian ini kepada Pihak Kedua berupa :


PASAL 4
JANGKA WAKTU PELAKSANAAN
1. Pekerjaan lapangan seperti yang tersebut pada pasal 2 surat perjanjian ini harus diselesaikan
sebelum..dengan catatan seluruh data yang diperlukan seperti yang tersebut pada
pasal 3 surat perjanjian ini tersedia tepat pada waktu
2. Laporan hasil pekerjaan seperti yang tersebut pada pasal 2 surat perjanjian ini akan dibuat dan
diserahkan oleh Pihak Kedua kepada Pihak Pertama paling lambat sebelum tanggal..
PASAL 5
IMBALAN JASA DAN TATA CARA PEMBAYARAN
Pihak Pertama akan memberikan imbalan jasa kepada Pihak Kedua atas pekerjaan sebagaiman disebutkan
pada pasal 2 surat perjanjian ini sebesar Rp. .. (..) termasuk
pajak, dengan tahap pembayaran sebagai berikut :
Tahap 1 : Dilakukan pada saat hari pertama dilakukannya pekerjaan oleh Pihak Kedua
sebesar 50% dari nilai perjanjian ini atau sebesar Rp. ..()
Tahap 2 : Sebesar 50% atau senilai Rp.(..) akan dibayarkan pada saat
laporan pekerjaan selesai dan telah diserahkan kepada Pihak Pertama.

PASAL 6
KEADAAN MEMAKSA/FORCE MAJURE
1. Pihak Kedua dibebaskan dari tanggungjawab atas kerugian dan keterlambatan penyelesaian
pekerjaan yang telah ditetapkan apabila terjadi keadaan memaksa (Force Majure);
2. Keadaan memaksa (Force Majure ) yang dimaksud ayat ini adalah :
1. Adanya bencana alam seperti Gempa Bumi, angin ribut, angin puyuh, Banjir Besar, Hujan
Besar Terus-menerus, Kebakaran Hebat, Epidemi, Perang, dan sebagainya. Yang
mengakibatkan kerusakan dan menghambat pelaksanaan pekerjaan
2. Setiap peristiwa force majure harus dilaporkan dan mendapat pengesahan tertulis dari Pihak
Pertama paling lambat 2 (dua) hari setelah kejadian berlangsung.
PASAL 7
PERSELISIHAN
1. Bila terjadi perselisihan antara Pihak Pertama dengan Pihak Kedua pada dasarnya akan diselesaikan
dengan jalan musyawarah .
2. Bila dengan musyawarah tidak dapat diselesaikan, maka dengan persetujuan kedua belah pihak
dibentuk suatu Panitia Arbitrage yang terdiri dari tiga orang, yaitu :
3. Seorang wakil Pihak Pertama sebagai anggota.
4. Seorang wakil Pihak Kedua sebagai anggota.
5. Seorang ahli sebagai ketua yang pengangkatannya disetujuin oleh kedua belah pihak.
6. Apabila dengan adanya kedua cara tersebut di atas belum juga mendapat penyelesaian, maka
penyelesaian akan diteruskan menurut saluran hukum yang berlaku.

PASAL 8
TEMPAT KEDUDUKAN
Segala sesuatu yang berhubungan dengan akibat dari perjanjian ini, kedua belah pihak sepakat memilih
tempat kedudukan yang tetap dan tidak berubah pada kantor Panitera Pengadilan Negeri Tanjungkarang.

PASAL 9
LAIN-LAIN
Segala sesuatu yang belum diatur dalam Surat Perjanjian ini bila dipandang perlu oleh kedua belah pihak
maka penambahan dan perubahannya akan diatur dalam addendum Surat Perjanjian.

PASAL 10
PENUTUP
1. Kontrak ini dianggap sah setelah ditandatangani oleh kedua belah pihak.
2. Kontrak ini beserta lampiran-lampiran merupakan satu perjanjian yang tidak dapat dipisahkan dan
dibuat dalam 2 (dua) eksamplar dan ditandatangani diatas materai, masing-masing pihak (Pihak
Pertama dan Pihak Kedua) memegang 1 (satu) eksemplar asli.

DITANDATANGA
NI :
PADA
TANGGAL :


PIHAK KEDUA, PIHAK
PERTAMA,