Anda di halaman 1dari 7

PORTOFOLIO 1

KEGAWATDARURATAN
Oleh:
Agung Manik Septiana Putra, dr.
Portofolio Kasus-1
No. ID dan Nama Psrta : Agung Manik Septiana Putra, dr.
No. ID dan Nama Wa!ana : RSUD. dr. Abdoer Rahem Situbondo
To"i# : Kegawatdaruratan : sok hipo!olemik e.". internal bleeding
Tan$$al %#asus&: #$ %uli &#'$
Nama Pasin: (. ) No R': '*$+,,
Tan$$al Prsntasi: Pndam"in$: dr. Suparno
O()#tif Prsntasi:
Keilmuan Keterampilan Penegaran -in.auan Pustaka
Diagnostik Manajemen Masalah /stimewa
(eonatus 0ai Anak Rema.a Dewasa 1ansia 0umil
Ds#ri"si: Perempuan, 2$ tahun, korban ke"elakaan, sok hipo!olemik e" internal bleeding
-u.uan: Mengoptimalkan penatalaksanaan sok hipo!olemik dan internal bleeding
*a!an (a!asan -in.auan Pustaka Riset Kasus Audit
+ara mm(a!as Diskusi Presentasi dan diskusi 34mail Pos
Data "asin (ama: (. ) (o RM: '*$+,,
(ama Klinik: RSUD. dr.
Abdoer Rahem Situbondo
-elp: 546 -erda7tar se.ak #$ %uli &#'$
Data utama untu# (a!an dis#usi
'. Diagnosis8 9ambaran Klinis81aboratoris8Radiologis: sok hipo!olemik e.". internal bleeding
PRI'AR, -UR.E,
Pada pasien ini,kondisi ketika awal masuk /9D tanggal #$ %uli &#'$ pukul &#.## :/0
didapatkan :
Airwa : snoring 546 gargling 546 menandakan .alan na7as pasien bebas
0reathing : berna7as spontan, simetris, RR;&$ <8 menit, dspneu 546 retraksi 546, suara
na7as !esikuler8!esikuler rhonki 484 whee=ing 484, tidak tampak luka
terbuka maupun .e.as pada kedua dinding dada
>ir"ulation : -D ; +#8palpasi (;'$# <8menit regular, lemah
akral dingin basah pu"at dengan >R- ?& detik
Disabilit : 9>S ,22 5somnolen6, pupil bulat isokor ,8,mm Re7leks "ahaa @8@
3<posure : tidak didapatkan de7ormitas pada regio e<tremitas superior dan in7erior, tidak
didapatkan .e.as di tempat lain
/nitial Assessment : Sok hipo!olemik e.". internal bleeding
/nitial Planning : O& nasal &4$ lpm
/n7use R1 gro.ok 5double /A line6 dan ambil sampel darah
Pasang kateter

-E+ONDAR,-UR.E,
a. ANA'NE-I-
Pasien merupakan pasien ru.ukan dari Puskesmas 0esuki "edera otak ringan @
sok hipo!olemik. Pasien adalah korban ke"elakaan lalu lintas antara sepeda motor !s
sepeda motor. -idak ada saksi ang mengetahui dengan persis bagaimana ke.adian
ke"elakaan ang ter.adi sehingga mode o7 in.ur pasien tidak diketahui. Perdarahan
telinga dan hidung 546, muntah 546
Pukul 'B.,# :/0 di Puskesmas 0esuki 9>S $2+ dengan -D *# palpasi,
dipasang i! line R1 gro.og ' 7lash. Karena keterbatasan alat dan tenaga, pasien
diru.uk ke RSUD dr.Abdoer Rahem Situbondo dengan ambulans, perawat, O& nasal
dan terpasang i! line. Pasien tiba di RSUD dr.Abdoer Rahem pukul &#.## :/0. Dari
perawat Puskesmas 0esuki diketahui bahwa perkiraan ke.adian ke"elakaan pada
pasien ini pukul 'B.##, karena pada pukul '*.$2 pasien dibawa oleh masarakat
sekitar. Riwaat pemakaian al"ohol dan obat C obatan sebelum ke.adian tidak
diketahui.
b. PE'ERIK-AAN FI-IK %/0 1uli 2/0 Pu#ul 2/.//&
Keadaan umum : lemah
Kesadaran : 9>S ,22 5somnolen6
-ekanan darah : +#8palpasi
Suhu badan : ,2 D>
Pernapasan : &$<8menit
(adi : '$#<8m lemah
Kepala E leher : anemia 5@6, i"terus 546, "anosis 546, dspnea 5@6 P0/ ,mm8,mm, R> @8@
-hora< : simetris, bentuk normal, .e.as 546
>or : S'S& tunggal, murmur 546, gallop 546
Pulmo : !esikuler8!esikuler, whee=ing 484, rhon"hi 484
Abdomen : .e.as 546, distended, 0U 546, de7ans muskuler 5@6, perkusi redup,
hepar8lien sulit teraba
3<tremitas : akral dingin basah pu"at, >R-?&detik, tidak ditemukan de7ormitas dan
krepitasi
P3M3R/KSAA( 1A0ORA-OR/UM
5belum diker.akan6
P3M3R/KSAA( RAD/O1O9/S
5belum diker.akan6
&. Riwaat Kesehatan8 Penakit
5tidak diketahui6
,. Riwaat keluarga
5tidak diketahui6
$. Riwaat peker.aan
5tidak diketahui6
2. 1ain4lain: 5tidak diketahui6
Daftar Pusta#a:
'. Ameri"an >ollege o7 Surgeon. 'BBF. Ad!an"ed -rauma 1i7e Support Student
Manual.-rauma Abdomen. /katan Ahli 0edah /ndonesia.
&. http:88www."n4arti"les."om8Gi,#&'#B4abdominal4pun"ture4in4the4appli"ation4o74blunt4
abdominal4traumaH '* april &#''
,. Salomone, %oseph. &##F. 0lunt Abdominal -rauma. Department o7 3mergen"
Medi"ine, -ruman Medi"al >enter, Uni!ersit o7 Missouri at Kansas >it S"hool o7
Medi"ine. http:88www.emedi"ine."om
3asil "m(la4aran:
'. Diagnosis dan tatalaksana sok hipo!olemik
&. Diagnosis internal bleeding
,. Penatalaksanaan internal bleeding
$. Alur Ru.ukan dan Sistem Mana.emen Ru.ukan
Ran$#uman 3asil Pm(la4aran Portofolio Kasus-1
'. Subekti7
Pasien merupakan korban ke"elakaan lalu lintas dengan !ital sign ang tidak stabil padahal
terapi "airan ang kita lakukan sudah optimal maka hendakna kita pikirkan adana sumber
perdarahan ang masih akti7. Pada saat se"ondar sur!e kita perlu memastikan bagian tubuh
mana ang terdapat .e.as dan memastikan apakah ada sumber perdarahan akti7.

&. Obekti7
-anda !ital pasien ang tidak stabil menun.ukkan bahwa pasien mengalami kegagalan
sirkulasi. Pada kasus ini, meskipun telah dipasang double i! line R1 hingga 7lash ke +, namun
tanda !ital pasien masih belum dapat distabilkan. )al ini menun.ukkan bahwa kemungkinan
terdapat adana sumber perdarahan ang masih akti7. Untuk memastikanna pada se"ondar
sur!e perlu dilakukan pemeriksaan 7isik. Pada se"ondar sur!e, dari hasil pemeriksaan 7isik
didapatkan abdomen ang distended, de7ans muskuler5@6 dengan bising usus ang menghilang.
:alaupun dibagian abdomen tidak didapatkan adana .e.as, namun dari hasil pemeriksaan
abdomen tersebut disertai dengan tanda !ital pasien ang tidak stabil meskipun terapi "airan ang
telah diberikan sudah adekuat, maka dapat di"urigai kemungkinan adana internal bleeding.
Selan.utna untuk memastikan adana internal bleeding dilakukan pemasangan (9- dan lingkar
abdomen. )asil (9- didapatkan darah 5@6, ang menun.ukkan pasien ini mengalami perdarahan
intraabdominal.
,. Assesment
Pasien dengan trauma post K11 5ke"elakaan lalu lintas6 maka ang pertama kita lakukan
adalah primar sur!e, aitu airwa, breathing, "ir"ulation, disabilit dan e<posure se"ara simultan
dan bersamaan. Setelah primar sur!e diker.akan, kemudian dilakukan se"ondar sur!e berupa
anamnesis dan pemeriksaan 7isik. Pada pasien K11 riwaat trauma sangat penting untuk menilai
kemumgkinan "edera ang ter.adi, berupa: ke.adian apa, dimana, kapan dan perkiraan arah dari
datangna rudapaksa. Dari pemeriksaan 7isik dilakukan pemeriksaan head to toe untuk menilai
adana "edera pada bagian tubuh.
Pada kasus ini, pasien merupakan korban trauma K11 sepeda motor !s sepeda motor
dimana mode o7 in.ur 5mekanisme "edera6 pasien tidak diketahui dengan pasti. Pasien merupakan
pasien ru.ukan dari Puskesmas 0esuki dengan diagnose >OR @ sok hipo!olemik. -anda !ital
pasien ang masih tidak stabil meskipun terapi "airan ang diberikan sudah adekuat 5gro.og double
in7use R1 7lash ke +6 menun.ukkan adana sumber perdarahan ang akti7. Oleh karena itu, perlu
dilakukan pemeriksaan 7isik ang lebih teliti untuk menentukan sumber perdarahan. Pada pasien
ini tidak ditemukan adana patah tulang terbuka sehingga perdarahan ang ter.adi .elas bukan
perdarahan eksternal. Dari hasil pemeriksaan 7isik daerah abdomen ditemukan adana kelainan
berupa abdomen ang slight distended, bising usus ang menghilang dengan perkusi ang redup
disertai de7ans muskuler 5@6. Meskipun tidak ditemukan adana .e.as pada daerah abdomen namun
hasil pemeriksaan 7isik ang .uga didukung dengan tanda !ital pasien ang tidak stabil
menun.ukkan ke"urigaan kearah internal bleeding. )al ini diperkuat pula dengan hasil pemasangan
(9- didapatkan adana darah.
Diagnosa akhir pada kasus ini : sok hipo!olemik e" internal bleeding. -indakan
penelamatan life support harus segera diberikan, meskipun ter.adina trauma tumpul
abdomen masih men.adi ke"urigaan. Penatalaksanaan harus se"epatna dilakukan .ika
telah terbukti adana trauma tumpul abdomen dengan kegawatan, mengingat banakna
organ4organ penting ang terdapat di intra abdominal. Komplikasi ang sering ter.adi pada
trauma tumpul abdomen adalah peritonitis. Kematian pada trauma tumpul abdomen
disebabkan karena sepsis dan perdarahan. Pilihan terapi pada pasien ini adalah dilakukan
laparotomi segera.
.
$. Plan
Diagnosis: untuk menun.ang diagnosa pada kasus ini, bisa dilakukan pemeriksaan laboraloris dan
radiologis berupa 0OI, US9 abdomen 5IAS-6.
Pengobatan:
&#:## P< datang, 9>S ,22, -D +#8palpasi, akral dingin pu"at basah, anemis
O&, in7us double i! line R1 guur 57lash ke +6, ambil sampel darah
&#:'2 Saat se"ondar sur!e didapatkan abdomen distended, de7ans muskuler 5@6 bising
usus 546
>uriga internal bleeding dilakukan pemasangan (9-, hasil darah 5@6
Pasang lingkar abdomen
/n.eksi >e7tria<on 'gr i!
/n.eksi Ranitidin ' ampul i!
/n.eksi Ketorola" ,# mg i!
/n.eksi Kalne< '### mg i!
/n.eksi Ait K ' ampul i!
&#.&# 9>S ,22 Persiapan ru.ukan ke RSUD. dr. Soebandi %ember
3dukasi keluarga, persiapan ambulans
&#.&2 Keluarga menetu.ui untuk diru.uk, namun terdapat hambatan saat permintaan darah tanpa
"rossmat"h
&'.,# /n7us "airan koloid :ida )aes ' 7lash, sambil menunggu darah
&&.,# Pasien diru.uk ke RSD. dr. Soebandi %ember
Konsultasi: Konsultasi kepada Dokter Spesialis 0edah
Ru.ukan:
Ru.ukan diperlukan untuk dilakukan eksplorasi laparotom "ito. .
Kontrol: 546
Ulasan sin$#at
Pada pasien ini didapatkan adana sok hipo!olemik e" internal bleeding. Kondisi ini harus
segera dilakukan eksplorasi laparotomi "ito untuk mengetahui dan menghentikan perdarahan
ang ter.adi. Sehingga kasus ini perlu dilakukan ru.ukan ke RSD. dr. Soebandi %ember.
Sementara meniapkan ru.ukan tindakan penelamatan li7e support tetap harus diberikan
dalam hal ini ang penting dilakukan adalah terapi "airan. Pemberian "airan kristaloid telah
diberikan hingga 7lash ke +, tetapi tetap tidak ada perbaikan tanda !ital pasien. Pemberian
kristaloid dapat dilan.utkan untuk memperbaiki sirkulasi pasien, berikutna dipertimbangkan
untuk pemberian "airan koloid maupun trans7usi darah.
Usulan
1. Perluna disediakan 7asilitas berupa persediaan "airan koloid di /9D RS, untuk
mewaspadai adana kondisi ang memelukan "airan koloid.
&. Sistem mana.emen ru.ukan perlu dipersiapkan se"ara matang dalam penatalaksanaan
kasus gawat darurat.