Anda di halaman 1dari 3

JENIS JENIS CAIRAN TRANSUDAT DAN EKSUDAT

1. Transudat
1. Pengertian
Transudat adalah penimbunan cairan dalam rongga serosa sebagai akibat karena gangguan
keseimbangan cairan dan bukan merupkan proses radang, misalnya karena gangguan sirkulasi.
1. Jenis-jenis Transudat
1) Hidrotoraks
2) Hidroperikardium
3) Hidroperitoneum
4) Hidroarrosis
1. Kelainan-kelainan yang dapat menimbukan transudat :
1) Penurunan tekanan osmotic plasma karena hipoalbuminemi
2) Sindroma nefrotik
3) Cirrhosis hepatis
4) Peningkatan retensi Natrium dan air
5) Penggunaan natrium dan air yang meningkat
6) Penurunan ekskresi Natrium dan air (contoh : gagal ginjal)
7) Meningkatnya tekanan kapilaer / vena
8) Kegagalan jantung, obstruksi vena porta, perikarditis constrictif, obstruksi limfe.

2.Eksudat
1. Pengertian
Eksudat adalah cairan patologis dan sel yang keluar dari kapiler dan masuk ke dalam jaringan
pada waktu radang.
1. Jenis-Jenis Eksudat :
1) Eksudat non seluler
a) Eksudat serosa
Pada beberapa keadaan radang, eksudat hampir terdiri dari cairan dan zat-zat yang terlarut
dengan sangat sedikit leukosit. Eksudat serosa pada dasarnya terdiri dari protein yang bocor dari
pembuluh-pembuluh darah yang permiable dalam daerah radang bersama-sama dengan cairan
yang menyertainya. Contoh eksudat serosa yang paling dikenal adalah cairan luka melepuh.
b) Eksudat fibrinosa
Eksudat fibrinosa terbentuk jika protein yang dikeluarkan dari pembuluh terkumpul pada daerah
peradangan yang mengandung banyak fibrinogen. Contoh pada penderita pleuritis akan merasa
sakit sewaktu bernafas, karena terjadi pergesekan sewaktu mengambil nafas.
c) Eksudat musinosa (Eksudat kataral)
Jenis eksudat ini hanya dapat terbentuk diatas membran mukosa, dimana terdapat sel-sel yang
dapat mengsekresi musin. Jenis eksudat ini berbeda dengan eksudat lain karena eksudat ini
merupakan sekresi sel bukan dari bahan yang keluar dari aliran darah. Contoh eksudat musin
yang paling dikenal dan sederhana adalah pilek yang menyertai berbagai infeksi pemafasan
bagian atas.
2) Eksudat Seluler ( Eksudat netrofilik)
Eksudat yang mungkin paling sering dijumpai adalah eksudat yang terutama terdiri dari neutrofil
polimorfonuklear dalam jumlah yang begitu banyak. Eksudat neutrofil semacam ini disebut
purulen. Eksudat purulen sangat sering terbentuk akibat infeksi bakteri.
3) Eksudat Campuran
Sering terjadi campuran eksudat seluler dan nonseluler dan campuran ini dinamakan sesuai
dengan campurannya.Jika terdapat eksudat fibrino-purulen yang terdiri dari fibrin dan neutrofil
polimorfonuklear, eksudat mukopurulen, yang terdiri dari musin dan neutrofil, eksudat
serofibrinosa dan sebagainya.
1. Bentuk-bentuk Eksudat (Regina, 2011):
1) Serous
2) Fibrinous
3) Haemorrhagis
4) Purulent
5) Berbentuk kombinasi.
Sumber : diambil pada tanggal 30 Juli 2014 www.ocw.usu.ac.id CAIRAN TRANSUDAT DAN EKSUDAT.pdf