Anda di halaman 1dari 2

16

BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Peritonitis adalah inflamasi peritoneum- lapisan membrane serosa rongga
abdomen dan meliputi visera merupakan penyakit berbahaya yang dapat
terjadi dalam bentuk akut maupun kronis/ kumpulan tanda dan gejala,
diantaranya nyeri tekan dan nyeri lepas pada palpasi, defans muscular, dan
tanda-tanda umum inflamasi (Brunner & Suddart,) Penyebab terjadinya
peritonitis antara lain : Spontaneous Bacterial Peritonitis (SBP), dan
penyebab iatrogenic. Tanda-Tanda Peritonitis, yaitu sebagai berikut :
1. Demam tinggi
2. Pasien yang sepsis bisa menjadi hipotermia
3. Takikardi
4. Dehidrasi
5. Hipotensi
Komplikasi yang timbul dari peritonitis adalah sebagai berikut :
1. Eviserasi Luka.
2. Pembentukan abses.
Penatalaksanaan/pengobatan Peritonitis
Prinsip umum terapi pada peritonitis adalah :
1. Penggantian cairan dan elektrolit yang hilang yang dilakukan secara
intravena.
2. Terapi antibiotika memegang peranan yang sangat penting dalam
pengobatan infeksi nifas.
3. Terapi analgesik diberikan untuk mengatasi nyeri.
4. Tindakan bedah mencakup mengangkat materi terinfeksi dan
memperbaiki penyebab.



17

B. Saran
Kita sebagai seorang perawat dalam mengatasi masalah peritonitis di
masyarakat dapat memberikan berbagai cara untuk mencegah peritonitis dan
diharapkan mahasiswa/i dapat memberikan asuhan keperawatan khususnya
pada klien yang mengalami peritonitis yang sesuai dengan apa yang dipelajari.

Beri Nilai