Anda di halaman 1dari 3

Cara Skoring Psikotest IST

,

IST (Intelligence Struktur Test)
* Rudolf Amthauer:
IQ: suatu struktur tersendiri di dalam keseluruhan struktur kepribadian seseorang. Terdiri dari
kemampuan jiwa yang berfungsi sedemikian rupa untuk memberi kemampuan bertindak bagi
manusia. Sulit dipisahkan dari aspek psikologis yang lain, seperti: motivasi, emosi.
* I ST terdiri dari 9 sub test:
1. SE (Satzerganzng) --- Melengkapi kalimat
2. WA (Wortausuahl)--- mencari kata yang berbeda
3. AN (Analogien) --- mencari hubungan kata
4. GE (Gmeinsamkeiten) --- mencari kata yang mencakup dua pengertian
5. RA (Rechen Aufgaben) --- Hitungan sederhana
6. ZR (Zahlen Reihen) --- deret angka
7. FA (Form Ausuahl) --- Menyusun bentuk
8. WU (Wurfal Aufgaben) --- Kubus
9. ME (Merk Aufgaben) --- Mengingat kata

* Cara Skoring IST
Telah disediakan kunci jawaban.
o Untuk subtes GE ada kunci jawaban tersendiri dengan penilaian 0 ,1, 2.
o RW --- SW, dari jumlah benar --- norma.
o Norma --- IQ
o Norma IST didasarkan pada USIA dan TARAF PENDIDIKAN.

* Aspek-aspek yang terukur pada setiap subtes IST
1. SE:
Berpikir konkrit praktis
Berpikir logis
Akal sehat (common sense)
Pembentukan keputusan
Pemaknaan realita
Berpikir mandiri
2. WA
Rasa bahasa
Berpikir verbal
Pengertian bahasa
Kemampuan empati (menghayati)
Komponen reseptif
3. AN
Daya mengkombinasikan
Fleksibilitas/kelincahanberfikir
Menstransfer hubungan
Kejelasan dan konsekuen dalam berpikir.
Analisa yang bersifat dugaan
Suatu perkiraan yang paling berarti bagi pengembangan studi ilmiah
4. GE
Daya abstraksi verbal
Pembentukan konsep (Pengertian)
Berfikir logis dalam bentuk bahasa
5. RA
Berpikir praktis dalam masalah hitungan
Berpikir logis objektif
Berfikir matematis.
Mengambil keputusan
6. ZR
Berpikir teoritis dalam berhitung
Berfikir induktif angka
Kelincahan berpikir
Mengenali komponen ritmis
7. FA
Kemampuan membayangkan
Kemampuan mengamati
Berpikir secara utuh menyeluruh.
Mengenali komponen konstruktif
8. WU
Daya bayang ruang
Menganli konstruktif teknis
Berpikir analitis.
9. ME
Atensi
Memori Mengingat kata yang telah dipelajari

* Dari 4 subtest awal IST diperoleh:
o Kecerdasan teoritis (grafik berbentuk M): WA dan GE lebih tinggi
Kemampuan berfikir abstrak-teoritis dan menyatakan dalam bentuk bahasa. Misal: filsuf
o Kecerdasan praktis (Grafik berbentuk W): SE dan AN lebih tinggi
Kemampuan menentukan hubungan dalam suatu masalah secara praktis. Misal: Ir. Teknik Mesin
* Langkah-langkah skoring I ST
o Cocokkan jawaban testee dengan kunci jawaban IST
o Hitung jawaban yang benar (RW)
o Jumlahkan ke bawah.
o Lihat norma untuk mendapatkan skor SW
o Lihat norma jumlah
o Lihat norma IQ

* Angka I ST untuk penjurusan
IPA : lihat skor RA, ZR,FA, WU harus lebih tinggi dibandingkan yang lain.
IPS : Lihat skor SE, WA, GE, ME harus lebih tinggi dibandingkan yang lain
Untuk melanjutkan pendidikan setelah SMA, sebaiknya skor AN cukup baik (rata-rata).
Diprediksi berhasil menjalani pebdidikan di jenjang D3 dengan baik jika IQ minimal pada
rentang rata-rata (96 - 105).
Diprediksi berhasil menjalani pendidikan di jenjang SI dengan baik jika IQ minimal pada rentang
rata-rata atas (106 - 110).
Namun demikian tetap harus mempertimbangkan aspek-aspek psikologis yang lain, seperti
motivasi, minat, kegigihan dalam mengatasi hambatan, keinginan untuk belajar dsb.
* Kesesuaian beberapa jurusan di PT berdasarkan skor I ST yang penting untuk mendapatkan
skor cukup tinggi
Fak. Hukum: SE, AN, GE, ME
SISIP: SE, AN, GE
Ekonomi: SE, AN,RA, ZR
Sastra: WA, AN, GE, ME
Fikom: SE, WA, AN, ME
Psikologi: SE, WA, AN, GE, ME
Kedokteran: SE, AN, GE, FA, WU
Pertanian: AN, GE, FA, WU
Peternakan: AN, FA, WU
Seni rupa: AN, ZR, FA, WU
Teknik: SE, AN, GE, RA, ZR, FA, WU
MIPA: AN, GE, RA, ZR, FA, WU

Namun pekerjaan Anda dalam skoring IST dapat dipermudah dengan sebuah software koreksi psikotes yang
otomatis.
- See more at: http://programtespsikotes.blogspot.com/2012/12/cara-skoring-psikotest-
ist.html#sthash.y9D1p4xu.dpuf