Anda di halaman 1dari 10

TUGAS

SATUAN ACARA PENYULUHAN






DISUSUN OLEH:

SITI GUSTIARSIH

1201030310






PROGRAM STUDI S1 KEPERAWATAN
SETIKes KENDEDES MALANG
2012
SATUAN ACARA PENYULUHAN


Topik : Tonsilitis
Sub Topik : Pencegahan dan Penanganan Tonsilitis
Sasaran : Warga Bumi
Hari/Tanggal : Senin,3 Desember 2012
Waktu / Jam : 30 Menit
Tempat : Kelas Majapahit
Peserta : Kelas Bumi
Penyuluh : Siti Gustiarsih



TUJUAN UMUM
Setelah dilakukan penyuluhan diharapkan warga Desa Maliran mampu mengetahui
cara cara pencegahan dan penanganan tonsilitis dan dapat diaplikan dalam kehidupan
sehari hari.

TUJUAN KHUSUS
Serelah diberikan penyuluhan selama 30 menit warga Desa Maliran mampu :
Menjelaskan pengertian tonsilitis
Menjelaskan tentang penyebab tonsillitis
Menjelaskan tentang patofiologi tonsilitis
Menjelaskan tentang gejala tonsilitis
Menjelaskan cara pencegahan tonsilitis
Menjelaskan cara pengobatan tonsilitis

MATERI (terlampir)
1. Pengertian Tonsilitis
2. Penyebab Tonsilitis
3. Patofisiologi Tonsilitis
4. Gejala Tonsilitis
5. Pencegahan Tonsilitis
6. Cara Pengobatan Tonsilitis

METODA PENYULUHAN
a.Ceramah
b.Tanya Jawab

SETTING TEMPAT Penyuluh
Observer Moderator


v
fasilitator


Perorganisasian
a.Moderator : Domi Talayen
b.Penyuluh : Siti Gustiarih
c.Fasilitator : Dita Nur Wulandari
d.Observer : Emiliana Tri Setiani

Rincian Tugas
a. Eka Putri Qomariah : Mengatur jalannya penyuluhan
b. Siti Gustiarsih : Yang mmberikan materi
c. Dita Nur Wulandari : Yang memberi fasilitas kepada peserta
d. Emiliana Tri Setiani : Memperhatikan jalannya penyuluhan dari belakang

MEDIA
LCD
Leaflet
Laptop
KEGIATAN PENYULUHAN
No Tahapan waktu Kegiatan pembelajaran Kegiatan peserta
1 Pembukaan
(5 menit)
1. Mengucapkan salam
2. Memperkenalkan diri

3. Kontrak waktu
4. Menjelaskan
tujuan pembelajaran
5. Apersepsi konsep
tonsilitis
1. Menjawab salam
2. Mendengarkan dan
memperhatikan
3. Menyetujui
4. Mendengarkan dan
memperhatikan
5. Mendengarkan dan
memperhatikan
2 Kegiatan Inti
( 20 menit )
1. Menjelaskan
tentang pengertian
tonsilitis
2. Menjelaskan
etiologi dari
tonsilitis
3. Menjelaskan
patofisiologi
tonsilitis


4. Menjelaskan
gejala tonsilitis
5. Menjelaskan
manifestasi klinik

6. Menjelaskan
penatalaksanaan
tonsilitis

1. Mendengarkan dan
memperhatikan

2. Mendengarkan dan
memperhatikan

3. Mendengarkan dan
memperhatikan



4. Mendengarkan dan
memperhatikan
5. Mendengarkan dan
memperhatikan

6. Mendengarkan






3 Penutup
5 menit
1. Kesimpulan dari
pembelajaran
2. Salam penutup
1.Mendengarkan

2.Mendengarkan dan
menjawab salam


EVALUASI :
Pertanyaan secara lisan
a. Apa pengertian tonsilitis ?
b. Sebutkan etiologi tonsilitis?
c. Apa saja pengobatan herbal dari tonsilitis?


















MATERI PENYULUHAN TONSILITIS


1. PENGERTIAN TONSILITIS
Tonsilitis adalah suatu peradangan pada tonsil (amandel). Tonsillitis merupakan infeksi
dan radang pada amandel yang disebabkan oleh masuknya mikroorganisme (bakteri
dan virus) yang menyerang tenggorokan. Virus yang menyebabkan radang amandel
biasanya berasal dari coxsackie virus, adenovirus atau Epstein-Barr virus, sedangkan
bakteri yang menyebabkan radang amandel biasanya berasal Group A Streptococcus.
Tonsillitis adalah peradangan pada tonsil. Tonsil berbentuk oval, terletak di belakang
tenggorokan pada masing masing sisi tenggorokan. Tonsil berfungsi sebagai pusat
pertahanan tubuh dari serangan infeksi bakteri dan virus. Sebagai salah satu pusat
pertahanan tubuh, tonsil seringkali mengalami peradangan dan pembengkakan yang
disebut sebagai tonsillitis. Tonsil dianggap sebagai barisan pertama sistem pertahanan
tubuh terhadap bakteri dan virus yang masuk ke mulut. Fungsi inilah yang dapat
membuat tonsil sangat rentan terhadap infeksi dan peradangan.

2. PENYEBAB TONSILITIS
Tonsillitis paling sering disebabkan oleh virus flu biasa, tetapi infeksi virus dan bakteri
lainnya dapat juga menjadi penyebabnya. Bakteri yang paling umum yang
menyebabkan tonsillitis adalah:
Streptokokus hemolitikus grup A
Pneumokokus
Stafilokokus
Haemofilus influezae
Tonsillitis merupakan infeksi dan radang pada amandel yang disebabkan oleh
masuknya mikroorganisme (bakteri dan virus) yang menyerang tenggorokan. Virus
yang menyebabkan radang amandel biasanya berasal dari coxsackie virus, adenovirus
atau Epstein-Barr virus, sedangkan bakteri yang menyebabkan radang amandel
biasanya berasal Group A Streptococcus.



3. PATOFISIOLOGI
Menurut Iskandar N (1993), patofisiologi tonsillitis yaitu :
Kuman menginfiltrasi lapisan epitel, bila epitel terkikis maka jaringan limfoid
superficial mengadakan reaksi. Terdapat pembendungan radang dengan infiltrasi
leukosit poli morfonuklear. Proses ini secara klinik tampak pada korpus tonsil yang
berisi bercak kuning yang disebut detritus. Detritus merupakan kumpulan leukosit,
bakteri dan epitel yang terlepas, suatu tonsillitis akut dengan detritus disebut tonsillitis
lakunaris, bila bercak detritus berdekatan menjadi satu maka terjadi tonsillitis
lakonaris.
Bila bercak melebar, lebih besar lagi sehingga terbentuk membran semu
(Pseudomembran), sedangkan pada tonsillitis kronik terjadi karena proses radang
berulang maka epitel mukosa dan jaringan limfoid terkikis. Sehingga pada proses
penyembuhan, jaringan limfoid diganti jaringan parut. Jaringan ini akan mengkerut
sehingga ruang antara kelompok melebar (kriptus) yang akan diisi oleh detritus, proses
ini meluas sehingga menembus kapsul dan akhirnya timbul perlengkapan dengan
jaringan sekitar fosa tonsilaris. Pada anak proses ini disertai dengan pembesaran
kelenjar limfe submandibula.
Menurut pendapat lain, patofisiologi tonsillitis meliputi:
Terjadinya peradangan pada daerah tonsila akibat virus
Mengakibatkan terjadinya pembentukan eksudat
Terjadi selulitis tonsila dan daerah sekitarnya
Pembentukan abses peritonsilar
Nekrosis jaringan



4. GEJALA TONSILITIS
Menurut Megantara, Imam 2006
Gejalanya berupa nyeri tenggorokan (yang semakin parah jika penderita menelan)
nyeri seringkali dirasakan ditelinga (karena tenggorokan dan telinga memiliki
persyarafan yang sama).
Gejala lain, yaitu :
Demam
Tidak enak badan
Sakit kepala
Muntah

Menurut Mansjoer, A (1999) gejala tonsilitis antara lain :
Pasien mengeluh ada penghalang di tenggorokan
Tenggorokan terasa kering
Persarafan bau
Pada pemeriksaan tonsil membesar dengan permukaan tidak rata, kriptus
membesar dan terisi detritus
Tidak nafsu makan
Mudah lelah
Nyeri abdomen
Pucat
Letargi
Nyeri kepala
Disfagia (sakit saat menelan)
Mual dan muntah

Gejala pada tonsillitis akut :
Rasa gatal / kering di tenggorokan
Lesu
Nyeri sendi
Odinafagia
Anoreksia
Otalgia
Suara serak (bila laring terkena)
Tonsil membengkak


5. PENCEGAHAN TONSILITIS
Kuman yang menyebabkan tonsilitis adalah virus dan bakteri yang sifatnya menular.
Oleh karena itu, pencegahan terbaik adalah dengan mempraktikkan kebersihan yang
baik. Ajarkan keluarga anda semua untuk:
Mencuci tangan dengan bersih dan sering, terutama setelah menggunakan toilet
dan sebelum makan
Hindari berbagi makanan, gelas minum atau barang dengan orang lain

6. CARA PENGOBATAN TONSILITIS
Pengobatan secara herbal, yaitu:
Jus XAMTHONE PLUS (jus kulit dan daging buah manggis).
JUS XAMTHONE PLUS berperan dalam meningkatkan sistem pertahanan tubuh dan
mengandung antibiotik alami untuk membunuh bakteri karena kandungan antioksidan
super yang ada di dalam kulit dan daging buah manggis.
Kunyit
Beberapa batang kunyit diparut, kemudian diperas dan tambahkan air sampai 200 cc.
Minumlah ramuan ini 2 kali sehari.
Mengkudu dan madu
Beberapa buah mengkudu masak dimasak lalu tambahkan madu secukupnya kemudian
diminum sehari 2 kali.
Daun benalu dan adas pulowaras
Ambil daun benalu yang tumbuh di pohon jeruk nipis secukupnya, kemudian
tambahkan adas pulowaras. Kedua bahan di atas ditumbuk hingga halus kemudian
peras dengan menambahkan air secukupnya. Saring dan minumlah ramuan tersebut
dua kali sehari, dan lakukan setiap hari hingga amandel mengempes.
Sambiloto dan daun cocor bebek
Ambil 30 gram sambiloto segar dan 10 lembar daun cocor bebek segar, lalu rebuslah
dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, setelah disaring gunakan airnya untuk
berkumur-kumur 2 kali sehari.
Bila telah dilakukan upaya pertolongan dengan pengobatan herbal selama 3 hari,
namun keluhan menetap atau memburuk, maka sudah saatnya Anda menghubungi
dokter. Dokter biasanya akan memberikan analgesic untuk mengurangi rasa sakit dan
antibiotic untuk mengobati infeksi. Selain perawatan dengan obat-obatan, terkadang
penderita harus menjalani operasi


pengangkatan amandel (Tonsillectomy). Operasi ini dilakukan jika infeksi yang terjadi
sudah berulang-ulang atau lebih dari lima kali dalam setahun serta telah mengganggu
aktivitas anda dan waktu tidur anda (karena sulit bernafas).

7. DAFTAR PUSTAKA
http://digilib.unimus.ac.id/files/disk1/127/jtptunimus-gdl-sriwulansa-6326-2-
babii.pdfhttp://
whttp://majalahkesehatan.com/gejala-dan-penanganan-radang-amandel-tonsilitis/
www.news-medical.net/health/Tonsillitis-Causes-%28Indonesian%29.aspx