Anda di halaman 1dari 6

Detail Desain Embung Sangkok Bawi di Kabupaten Sumbawa Laporan UKL dan UPL

BAB II - 1



2.1. GAMBARAN UMUM RENCANA KEGIATAN
Rencana kegiatan pembangunan Embung Sangkok Bawi di Kabupaten Sumbawa
tepatnya di Dusun Muer A, Desa Muer kecamamatan Plampang. Lokasi Embung
Sangkok Bawi ini dapat ditempuh dalam waktu sekitar 60 menit sejauh 62 Km dari kota
Sumbawa Besar ke arah kecamatan Plampang dengan kondisi jalan aspal, kemudian
dilanjudkan dengan jalan tanah hingga ke lokasi embung sejauh 1,5 Km. Penyusunan
Detail Desain Embung Sangkok Bawi dicantumkan untuk memenuhi kebutuhan air
penduduk sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat di desa
yang tertingal.
Data teknis Embung Sangkok Bawi adalah sebagai berikut :
1. Kolam Embung
- Luas Daerah Pengaliran :
- Elv. Muka Air Maksimum (HWL) :
- Elv. Muka Air Rendah (LWL) :
- Elv. Banjir Rencana (Q50 th) :
- Elv. Banjir Rencana (Q100 th) :
- Luas Daerah Genangan (pada HWL) :
- Kapasitas Tampungan Total :
- Kapasitas Tampungan Eektif :
- Konsumen Yang Dapat Dilayani :
- Kebutuhan Air :
Detail Desain Embung Sangkok Bawi di Kabupaten Sumbawa Laporan UKL dan UPL

BAB II - 2


2. Pengelak
- Tipe :
- Elv. Dasar :
- Diameter Pipa beton :
- Jenis Pipa :
- Panjang :

3. Tubuh Embung
- Tipe :
- Elv. Puncak :
- Lebar atas / puncak :
- Tinggi Embung :
- Panjang Embung :

4. Pelimpah
- Tipe :
- Lebar :
- Elv. Tubuh Embung :
- Elv. Banjir rencana (Q50 th) :
- Elv. Banjir rencana (Q100 th) :
- Panjang pelimpah :
- Konstruksi :

5. Kolam Olak
- Tipe :
- Panjang :
- Elv kolam olak :
- Konstruksi :




Detail Desain Embung Sangkok Bawi di Kabupaten Sumbawa Laporan UKL dan UPL

BAB II - 3

2.2. METODE ATAU SISTEM PELAKSANAAN YANG DIGUNAKAN
Metode atau system pelaksanaan yang digunakan dalam penyusunan dokumen UKL dan
UPL. Pembangunan Embung Sangkok Bawi Kecamatan Sumbawa adalah sebagai
berikut :
a. Metode Pengumpulan dan Analisa data
Data yang dibutuhkan dalam penyusunan dokumen UKL dan UPL ini
adalah data primer dan data skunder. Data primer diperoleh dari survey,
pengamatan lapangan, pengukuran, pengambilan sampel, wawancara dan
kuesioner. Sedangkan untuk data skunder dapat diperoleh dari Satuan
Kerj a Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara I, Bakosurtanai -Bogor,
Direktorat Geologi -Bandung, BMG, Kantor Dinas Statistik dan Badan Pusat
Statistik. Sedangkan metode analisa data primer dan data skunder dapat
dilakukan dengan mengolah data dan menganalisa dengan metode-metode
baku sesuai j enis datanya.

b. Metode Identifikasi dan Prediksi dampak
Metode Identifikasi atau Pengelolaan dampak dilakukan dengan menentukan
komponen lingkungan yang berubah akibat aktivitas yang akan berlangsung.
Sedangkan prediksi atau pendugaan dampak dilakuakan dengan memperkirakan
perubahan lingkungan dan dampak seeara kualitatif dan kuantitatif berdasarkan
aktivitas dan berdasar dimensi ruang.

c. Metode Evaluasi dampak
Metode evaluasi atau penilaian dampak dilakukan melalui alternatif berbagai
pertimbangan untuk memutuskan yang akan diambil berdasarkan analisa resiko.

2.3. KOMPONEN KEGIATAN YANG DIPERKIRAKAN MENIMBULKAN DAMPAK
Tahap Pra-Konstuksi
1. Penentuan Lokasi dan Trase Embung
Detail Desain Embung Sangkok Bawi di Kabupaten Sumbawa Laporan UKL dan UPL

BAB II - 4

Kegiatan ini meliputi identifikasi titik awal dan titik akhir proyek. pengukuran
dan pemasangan patok khususnya untuk menentukan lengkung kapasitas
Embung, serta survey untuk mendapatkan batas tanah/lahan yang akan digunakan
untuk pembangunan Embung Sangkok Bawi.

2. Pembebasan Tanah
Kegiatan pembebasan tanah ada yang meliputi daerah genangan, site dan
pelimpah, Untuk itu diperlukan adanya koordinasi dengan warga Dusun Moer A
terutama yang tanahnya terkena pembangunan embung.

Tahap Konstruksi
1. Mobilisasi Alat Berat dan Material
Sebelum kegiatan pelaksanaan konstruksi dimulai, maka alat berat dan material
yang dibutuhkan telah dimobilisasi sesuai dengan jadwal, kemudian ditempatkan di
sekitar Kantor Proyek. untuk estimasi kebutuhan alat berat yang akan digunakan
dalam pelaksanaan fisik pembangunan antara lain Buldozer, backhoe, loader,
dump truck dan roller.
Kegiatan mobilisasi alat berat ini sesungguhnya termasuk juga mobilisasi
material/bahan (utama) proyek, meliputi pengadaan untuk material/bahan yang
dibutuhkan dan pembuangan material yang tidak dibutuhkan. Kebutuhan
material yaitu pasir dan batu uutuk campuran pasangan batu maupun beton
diperoleh dari sekitar Dusun Moer A dan Kecamatan Plampang.
Mengingat lingkup kegiatan yang relatif berskala kecil (embung), maka kebutuhan
material tersebut dapat diperoleli seeara langsung dari lokasi borrow pit (quarry) yang
ada, baik disungai atau didaratan.

2. Mobilisasi Tenaga Kerja
Kegiatan mobilisasi tenaga karja mencakup kegiatan penerimaan dan. Penyelesaian
tenaga kerja baik yang berasal dari sekitar lokasi rencana kegiatan maupun darl luar
lokasi rencana kegiatan. Tenaga kerja yang dibutuhkan untuk pelaksanaan fisik
pembangunan jalan, terdiri dari beberapa unsur, yakni proyek/owner, supervisi dan
pelaksanaan Tenaga kerja yang tidak memerlukan keahlian khusus, sebanyak
mungkin diambil dan tenaga kerja lokal yang tersedia di sekitar lokasi rencana
Detail Desain Embung Sangkok Bawi di Kabupaten Sumbawa Laporan UKL dan UPL

BAB II - 5

kegiatan. jika tidak mencukupi baru tenaga kerja darl luar lokasi dimaksud. Adapun
tenaga, Kerja yang tidak memerlukan keahlian khusus (tenaga Kerja kasar) yang
dibutuhkan diestimasikan sebanyak 15 orang dan unsur Supervisi/Konstiltan dan 20
orang dan unsur Pelaksanaan Kontraktor.

3. Pembuatan / pengoprasian Base camp
Kegiatan ini akan meliputi pembuatan base camp yang, direncanakan akan berlokasi
disekitar proyek. Mengingat lingkungan Kegiatan ini relatif berskala kecil, diperkirakan
tidak diperlukan base camp, gudang dan bengkel yang besar.

4. Pembuatan Jalan Masuk
Jalan masuk Menuju lokasi Embung Kendo dapat ditempuh dengan kendaraan roda
empat, dimana dari jalan raya menuju lokasi melalui jalan desa yang berupa jalan
macadam.

5. Pekerjaan Galian Tanah
Komponen kegiatan ini akan terdiri pekerjaan galian tanah. Sedangkan pekerjaan
galian tanah dimaksudkan untuk menyiapkan genangan untuk menyiapkkan
genangan untuk pembangunan embung dan pelimpah. Tanah hasil kegiatan ini nanti
akan dipilah dan yang sesuai dengan bahan timbunan akan digunakan sebagai
bahan timbunan embung, sedangkan yang tidak terpakai akan di buang

6. Pembuatan Tubuh Embung dan Bangunan Pelengkap
Pelaksanaan konstruksi di rencanakan selama setahun yang meliputi pekerjaan
persiapan (saluran pengelak), pembersihan lahan, penggalian tanah, penggalian
pondasi, pembuatan bangunan pelimpah, pemadatan tubuh embung serta pekerjaan
akhir. Peralatan utama yang dipergunakan dalam pekerjaan ini meliputi dump truck,
bulldozer, backhoe dan roller.

Tahap Pasca-Konstruksi
1. Pengoprasian Embung
Kegiatan pengoperasian Embung mecakup kegiatan yang dilakukan setelah
Embung pada pipa distribusi berfungsi atau dapat diambil airnya oleh masyarakat
Detail Desain Embung Sangkok Bawi di Kabupaten Sumbawa Laporan UKL dan UPL

BAB II - 6


2. Pemeliharaan Embung
Kegiatan pemeliharaan Embung dan pipa distribusi ini dilakukan guna
mempertahankan kondisi embung dan pipa distribusi agar tingkat penggunaannya
tetap baik. Kegiatan diatas ini antara lain meliputi kontrol rutin terhadap adanya
kerusakan pipa distribusi dan perlengkapannya.