Anda di halaman 1dari 8

Pembuatan Sediaan Sirup dengan Bahan Aktif Daun Jambu Biji

TUJUAN
Merancang formulasi sirup dengan bahan aktif daun jambu biji yang dapat berkhasiat dalam
pengobatan DBD (menaikkan kadar trombosit).
MATRIKS BAHAN
a. Bahan Aktif
No.
Nama
Bahan
Aktif
Taksonomi
Kandungan
Kimia
Khasiat
Bentuk
Sediaan
Paten
Dosis
1. Daun
Jambu biji
(Psidii
folium)
Kingdom : Plantae
Divisi :
Spermatophyta
Subdivisi:
Angiospermae
Kelas :
Dicotyledonae
Bangsa : Myrtales
Suku : Myrtaceae
Marga : Psidium
Jenis : Psidium
guajava L.
Tannin,
minyak
atsiri
(eugenol),
minyak
lemak,
dammar,
zat samak,
triterpenoid,
asam malat,
dan asam
apfel.

(Atlas
Tumbuhan
Obat
Indonesia
vo.2 p.73)
Menaikkan
kadar
trombosit,
diare,
perut
kembung,
haid tidak
lancer,
sariawan.

(Atlas
Tumbuhan
Obat
Indonesia
vo.2 p.73)
PSIDII
Sirup
(Dexa
Medica)
Tiap sendok
takar (5ml)
PSIDII sirup
mengandung
ekstrak daun
jambu biji
(Psidii
folium) 250
mg.

(www.dexa-
medica.com)



b. Bahan Tambahan
No.
Nama Bahan
Tambahan
Sifat
Fungsi
Konsentrasi
Lazim
Keterangan
Fisika Kimia
1. Sucrose
Pemerian :
hablur putih
atau tidak
berwarna;
masa hablur
atau berbentuk
kubus, atau
serbuk hablur
putih; tidak
berbau rasa
manis, stabil
di udara.
Kelarutan :
sangat mudah
larut dalam
air.
1 in 0.5
1 in 0.2 at
100C
(FI IV p.762)
Melting point
: 160 186 C
(HPE 5
th

p.744)
pK
a
: 12.62
(HPE 5
th

p.744)
Pemanis
(HPE 5
th

p.744)
67 %
(HPE 5
th

p.744)

2.
Natrium
Benzoat
Pemerian :
granul atau
serbuk hablur,
putih; tidak
pH = 8.0
Antimokroba
(pengawet)
(HPE 5
th

p.662)
0.02
0.5%
(HPE 5
th

p.662)
Na
benzoate
mempunyai
aktifitas
berbau atau
praktis tidak
berbau; stabil
di udara.
Kelarutan :
mudah larut
dalm air.
1 in 1.8
1 in 1.4 at
100C
baik
sebagai
antibakteri
maupun
antifungi.
Dalam
suasana
basa
hampir
tidak ada
efek.
(HPE 5
th

p.663)

FORMULASI
a. Formula (1 batch)
R/ Daun jambu biji 150 g
Sukrosa 67% (201 g)
Na benzoate 0.1% (0.3 g)
Aqua ad 300 ml

b. Rancangan Evaluasi Sediaan
Uji bahan berkhasiat / KLT
Ditotolkan 2 noda dalam pelat KLT, yaitu sirup daun jambu dan pembanding
Quersetin Lalu dieluasi dalam pengembang BAW dan dilihat dengan penampak noda
AlCl
3

Dilihat perbandingan nilai Rf dari noda pembanding dengan noda yang dihasilkan
oleh sirup. Jika ada harga Rf yang sama dengan pembanding, dapat diduga bahwa
dalam sirup daun jambu terdapat senyawa Quersetin yang berkhasiat untuk
meningkatkan kadar trombosit dalam tubuh.

Uji farmasetika sediaan jadi
Bentuk : sirup cair
Warna : hijau
Rasa : manis
Bau : khas (manis)
Uji densitas
Alat : Piknometer yang dilengkapi dengan thermometer
Cara Kerja : a. Setarakan suhu piknometer sesuai dengan suhu yang tertera pada
alat dengan cara dicelupkan dalam air es
b. Timbang piknometer kosong
c. Isi dengan larutan sampel dan setarakan suhu
d. Timbang piknometer + sampel
e. Hitung Bj
Uji PH
Alat : PH universal
Cara Kerja : Celupkan kertas PH universal kedalam sampel hingga terbasahi,
amati perubahan warna yang terjadi pada ph universal, cocokkan
dengan standart ph yang tertera pada wadah ph universal.
DJAMBI
3 x 2 sendok teh
sehari
DJAMBI
3 x 2 sendok teh
sehari
Netto : 100ml Netto : 100ml
Di Produksi Oleh:
PT. ALAMIAH
Surabaya - Indonesia
Di Produksi Oleh:
PT. ALAMIAH
Surabaya - Indonesia
Jamu Syrup
Jamu Syrup
Komposisi :
Tiap satu sendok teh
(5ml) mengandung
250mg ekstrak daun
jambu biji
Di Produksi Oleh:
PT. ALAMIAH
Surabaya - Indonesia
Kegunaan :
Membantu
meningkatkan
jumlah trombosit
Komposisi :
Tiap satu sendok teh
(5ml) mengandung
250mg ekstrak daun
jambu biji
Netto : 100ml
DJAMBI
3 x 2 sendok teh
sehari
Jamu Syrup
Kegunaan :
Membantu
meningkatkan
jumlah trombosit
No. Reg :
Exp. Date :

C. Rancangan Kemasan

























Aturan pakai :
3 x 2 sendok teh sehari
Simpan di tempat
sejuk, kering, dan
terlindung cahaya
matahari
Aturan pakai :
3 x 2 sendok teh sehari
Simpan di tempat
sejuk, kering, dan
terlindung cahaya
matahari
D JAMBI
Komposisi :
Tiap satu sendok the (5ml) mengandung
250mg ekstrak daun jambu biji

Kegunaan :
Membantu meningkatkan jumlah
trombosit.

Perhatian :
Tidak ditujukan untuk pemakaian pada
anak dibawah 5 tahun

Cara Penyimpanan :
Simpan ditempat sejuk, kering, dan
terlindung cahaya matahari

Cara Pemakaian :
1-2 sendok teh , 3 x sehari

No. Reg :


PT. ALAMIAH
Surabaya - Indonesia
CARA PEMBUATAN
1. Timbang serbuk daun jambu biji sebanyak 150, basahi dengan sedikit air, ditambah air
sebanyak 650 ml, panaskan sampai mendidih, biarkan mendidih selama setengah jam (30
menit).
2. Saring larutan saat keadaan panas.
3. Timbang Na benzoate 0.3019 gram, masukkan kedalam larutan hasil saringan selagi
panas, aduk hingga larut
4. Timbang sukrosa 130 gram, masukkan dalam larutan, aduk hingga larut.

Evaluasi Hasil Sediaan
No. Parameter Yang diinginkan Hasil
1. Organoleptis Bentuk : True Solution
Warna Coklat
Bau : Khas
Rasa : Manis
Bentuk : True Solution
Warna : Coklat
Bau : Khas
Rasa : Manis
2. Densitas 1,1
3. PH 6 5- 6
4. KLT + Quersetin + Quersetin

Perhitungan
1. KLT
Rf Quersetin =

= 0,9032
Rf Sediaan =

= 0,9355
Rf Simplisia =

= 0,919
2. Densitas
W
pikno
= 23,1720 g
W
pikno+zat
= 50-9386
Volume = 25 ml
Wzat = W
pikno+zat
- W
pikno
=
27,7666 g


Pembahasan
Pada praktikum kali ini praktikan membuat sebuah sediaan sirup dari simplisia
daun jambu biji. Simplisia yang digunakan notabennya adalah simplisia kering daun jambu
biji namun praktikan menggunakan simplisia yang sudah dalam bentuk serbuk. Hal ini
dikarenakan simplisia yang tersedia dalam laboratorium adalah simplisia daun jambu biji
yang berupa serbuk.
Hal ini dapat menguntungkan praktikan karena praktikan tidak perlu
menghaluskan terlebih dahulu simplisia dan mengayaknya sebelum dilakukan proses
decok. Namun selain itu hal ini juga ternyata dapat mempersulit praktikan dimana
seharusnya praktikan menggunakan air untuk proses decok sebanyak 300ml dengan
mempertimbangkan bahwa simplisia yang digunakan adalah berupa daun kering, praktikan
harus menambahkan sebanyak 350ml air lagi untuk mempermudah proses dekok
dikarenakan simplisisa yang digunakan adalah serbuk sehingga dengan air 300ml pertama
tidak mencukupi dan terbentuk gumpalan yang sangat kental.
Untuk penambahan sukrosa pun tidak sesuai pada jurnal dikarenakan sediaan
sudah terasa cukup manis saat penambahan sebagian sukrosa sehingga penambahan
sukrosa disesuaikan dengan selera.
Untuk parameter uji organoleptis baik bentuk sediaan, warna, bau, dan rasa
seluruhnya memenuhi syarat yang diinginkan. Uji densitas juga dapat dikatakan memenuhi
syarat yang diinginkan yakni >1 (densitas sediaan > densitas air), untuk uji PH juga
memenuhi persyaratan sebuah sediaan oral yakni mendekati netral yakni 6, namun pada
sediaan ini agak sedikit asam dikarenakan adanya kandungan alkaloid pada daun jambu biji
yang cukup tinggi.
Sedangkan untuk uji kandungan kimia denga KLT hasilnya positif mengandung
quersetin dimana quersetin ini adalah zat yang berkhasiat untuk meningkatkan kadar
trombosit dalam darah dengan harga Rf quersetin 0,9032, Rf sediaan 0,9355, dan Rf
simplisia 0,919 ketiganya hamper mendekati sama.
Setelah disemprot penampak noda AlCl
3
untuk titik pembanding Quersetin
berwarna kuning, pada titik sediaan juga terlihat sedikit warna kuning, kemungkinan kadar
quersetin yang ditotolkan rendah sehingga warna kuning yang tampah samar- samar,
sedangkan pada titik simplisia adanya warna kuning dan hijau muda yang tampak samar
dikarenakan ada zat lain yang ikut tertotol dan teramati. Selain itu juga tampak pada
panjang gelombang 356nm ketiga titik tersebut tampak noda pada posisi yang hamper
sama.

Kesimpulan
Sediaan sirup ekstrak daun jambu biji yang dirancang berkhasiat untuk
meningkatkan trombosit terbukti memang benar mengandung quersetin, dimana quersetin
sendiri adalah zat yang berkhasiat untuk meningkatkan trombosit.