Anda di halaman 1dari 8

BUPATI PASER

PERATURAN BUPATI PASER


NOMOR 32 TAHUN 2012
TENTANG
PEDOMAN KEPALA INSPEKTUR TAMBANG DAN INSPEKTUR TAMBANG BIDANG
PERTAMBANGAN UMUM KABUPATEN PASER
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
BUPATI PASER,
Menimbang : bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 13 ayat (2) Peraturan Pemerintah
Nomor 55 Tahun 2010 tentang Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan
Pengelolaan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara, maka perlu
menetapkan Peraturan Bupati tentang Pedoman Kepala Inspektur Tambang dan
Inspektur Tambang Bidang Pertambangan Umum Kabupaten Paser.
Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 27 Tahun 1959 tentang Penetapan Undang-Undang
Darurat Nomor 3 Tahun 1953 tentang Pembentukan Daerah Tingkat II di
Kalimantan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1953 Nomor 9)
sebagai Undang-Undang (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1959
Nomor 72, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 1820);
2. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437) sebagaimana telah
diubah beberapa kali , terakhir dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun
2008 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004
tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun
2008 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor
4844);
3. Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan
Batubara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 4,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4959);
4. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan
Perundang-undangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011
Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5234);
5. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 1973 tentang Pengaturan dan
Pengawasan Keselamatan Kerja di Bidang Pertambangan;
6. Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2007 tentang Perubahan Nama
Kabupaten Pasir menjadi Kabupaten Paser Provinsi Kalimantan Timur
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 110, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 1820);
7. Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2010 tentang Pembinaan dan
Pengawasan Penyelenggaraan Pengelolaan Usaha Pertambangan Mineral dan
Batubara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 85,
Tambahan Lembran Negara Republik Indonesia Nomor 5142).
8. Peraturan Daerah Nomor 21 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja
Dinas Daerah sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Daerah Nomor 12
Tahun 2010 tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 21 Tahun
2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Dinas Daerah.

Memperhatikan : 1. Keputusan Menteri Pertambangan dan Energi Nomor 2555 K Tahun 1993
tentang Pelaksanaan Inspeksi Tambang Bidang Pertambangan Umum;
2. Peraturan Gubernur Nomor 48 Tahun 2011 tentang Pedoman Kepala
Inspektur Tambag (KAIT) dan Inspektur Tambang (IT) Bidang
Pertambangan Umum Provinsi Kalimantan Timur.

MEMUTUSKAN :

Menetapkan : PERATURAN BUPATI PASER TENTANG PEDOMAN KEPALA INSPEKTUR
TAMBANG DAN INSPEKTUR TAMBANG BIDANG PERTAMBANGAN
UMUM KABUPATEN PASER.

BAB I

KETENTUAN UMUM

Pasal 1

Dalam Peraturan ini yang dimaksud dengan :
1. Daerah adalah Kabupaten Paser.
2. Pemerintah Daerah adalah Bupati dan Perangkat Daerah sebagai unsur penyelenggara
Pemerintahan Daerah.
3. Bupati adalah Bupati Paser.
4. Dinas Kehutanan, Pertambangan dan Energi adalah Dinas Kehutanan, Pertambangan dan
Energi Kabupaten Paser.
5. Kepala Dinas Kehutanan, Pertambangan dan Energi adalah Kepala Dinas Kehutanan,
Pertambangan dan Energi Kabupaten Paser.
6. Inspektur Tambang (IT) adalah Aparat Pemerintah Kabupaten Paser pada Dinas Kehutanan,
Pertambangan dan Energi Kabupaten Paser yang berwenang dan bertanggungjawab dalam hal
pengawasan teknis pertambangan, konservasi sumber daya mineral dan batubara, keselamatan
operasi pertambangan, pengelolaan lingkungan hidup, reklamasi dan pasca tambang dan
pemanfaatan barang, jasa, teknologi, serta kemampuan rekayasa dan rancang bangun.
BAB II

KEDUDUKAN, TUGAS DAN FUNGSI

Pasal 2

(1) Kepala Dinas Kehutanan, Pertambangan dan Energi Kabupaten Paser bertanggungjawab atas
pelaksanaan pengawasan kegiatan usaha pertambangan mineral dan batubara sesuai dengan
kewenangan dan bidang tugasnya.
(2) Pengawasan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah :
a. Pengawasan teknis pertambangan;
b. Pengawasan konservasi sumber daya mineral dan batubara;
c. Pengawasan keselamatan dan kesehatan kerja pertambangan;
d. Pengawasan keselamatan operasi pertambangan;
e. Pengawasan pengelolaan lingkungan hidup, reklamasi dan pasca tambang;dan
f. Pengawasan pemanfaatan barang, jasa, teknologi, serta kemampuan rekayasa dan rancang
bangun.



(3) Pelaksanaan pengawasan sebagaimana dimaksud pada ayat (2), dilakukan oleh Inspektur
Tambang melalui :
a. Evaluasi terhadap laporan berkala dan/atau sewaktu-waktu;
b. Pemeriksaan berkala atau sewaktu-waktu;dan
c. Penilaian atas keberhasilan pelaksanaan program dan kegiatan.

Pasal 3

(1) Kepala Dinas Kehutanan, Pertambangan dan Energi karena jabatannya diangkat sebagai Kepala
Inspektur Tambang (KAIT).
(2) Inspektur Tambang (IT) adalah Pegawai Negeri Sipil pada Dinas Kehutanan, pertambangan
dan Energi yang diangkat oleh Bupati atas usul Kepala Inspektur Tambang (KAIT).
(3) Pengangkatan Kepala Inspektur Tambang (KAIT) dan Inspektur Tambang (IT) sebagaimana
dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2), ditetapkan dengan Keputusan Bupati.

Pasal 4

(1) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud Pasal 2 ayat (2) Inspektur Tambang
mempunyai fungsi sebagai berikut :
a. melakukan pemeriksaan/Inspeksi;
b. melakukan penyelidikan kecelakaan tambang dan/atau kejadian berbahaya;
c. melakukan penyelidikan terhadap pencemaran dan/atau perusakan lingkungan;
d. melakukan pengujian atasperalatan tambang/sarana yang berkaitan dengan keselamatan
dan kesehatan kerja;
e. melakukan pengujian terhadap kondisi limbah cair, padat maupun gas;
f. melakukan pengujian terhadap lingkungan tempat kerja;
g. memberikan perintah, larangan dan petunjuk baik yang dicatat dalam Buku Tambang
maupun secara lisan;dan
h. menyusun laporan tertulis mengenai hasil pemeriksaan, membuat Berita acara Penyelidikan
Kecelaksaan dan/atau kejadian berbahaya, pencemaran lingkungan dan pelanggaran
ketentuan-ketentuan dalam Peraturan perundang-undangan pada usaha pertambangan
mineral dan batubara.
(2) Dalam melaksanakan tugas dan fungsinya Inspektur Tambang secara Teknis berpedoman pada
Petunjuk dan Ketentuan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku di bidang pertambangan
mineral dan batubara.

Pasal 5

Kepala Inspektur Tambang mempunyai tugas sebagai berikut :
a. mengatur dan mengendalikan serta bertanggungjawab atas pelaksanaan pengawasan kegiatan
usaha pertambangan mineral dan batubara dengan dibantu oleh Inspektur Tambang;
b. mengkoordinasikan pelaksana pengawasan kegiatan usaha pertambangan Mineral dan
Batubara dalam wilayah kerja sesuai dengan wewenangnya;
c. melakukan pembinaan terhadap Inspektur Tambang;
d. mengusulkan pengangkatan dan atau pemberhentian Inspektur Tambang;
e. mengeluarkan Kartu Izin Meledakkan (KIM);
f. mengesahkan Kepala/Wakil Kepala Teknik Tambang dan memberikan perijinan peralatan
tambang, penimbunan bahan bakar cair dan perijinan/pengesahan lainnya;
g. memberikan perijinan pengangkutan, penyimpanan/penimbunan bahan peledak serta
memberikan rekomendasi pembelian bahan peledak;
h. mengkoordinasikan pelaksanaan pengawasan kegiatan usaha pertambangan yang dilakukan
oleh Inspektur Tambang;dan
i. melakukan valuasi atas pelaksanaan pengawasan kegiatan pertambangan mineral dan
batubara.



BAB III

WEWENANG DAN TANGGUNG JAWAB

Pasal 6

Dalam melaksanakan tugasnya Inspektur Tambang berwenang :
a. memasuki tempat kegiatan usaha pertambangan setiap saat;
b. menghentikan sementara waktu sebagian atau seluruh kegiatan pertambangan mineral dan
batubara apabila kegiatan pertambangan dinilai dapat membahayakan keselamatan
pekerja/buruh tambang, keselamatan tambang, keselamatan umum, atau menimbulkan
pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan;dan
c. mengusulkan penghentian sementara sebagaimana dimaksud pada huruf b, menjadi
pengehentian secara tetap kegiatan pertambangan mineral dan batubara kepada Kepala
Inspektur Tambang (KAIT).

Pasal 7
(1) Dalam melaksanakan tugasnya Inspektur Tambang (IT) bertanggung jawab kepada Kepala
Inspektur Tambang (KAIT) sesuai dengan tugas dan wewenangnya.
(2) Kepala Inspektur Tambang (KAIT) bertanggung jawab kepada Bupati dan secara berkala
menyampaikan laporan tertulis mengenai pelaksanaan pengawasan kegiatan usaha
pertambangan mineral dan batu bara.
Pasal 8
(1) Untuk dapat diangkat menjadi Inspektur Tambang (IT) harus memenuhi persyaratan sebagai
berikut:
a. berijazah serendah-rendahnya Sarjana Teknik (S1)/Diploma IV (D-IV) yang berhubungan
dengan pertambangan;
b. pangkat serendah-rendahnya Penata Muda, golongan ruang III/a;
c. telah mengikuti dan lulus diklat yang ditetapkan; dan
d. setiap unsur penilaian pelaksanaan pekerjaan dalam DP-3 sekurang-kurangnya bernilai baik
dalam 1 (satu) tahun terakhir.

(2) Aparat Pemerintah Kabupaten dan Aparat Dinas Kehutanan, Pertambangan dan Energi
Kabupaten Paser yang pernah diangkat sebagai Pelaksana Inspeksi Tambang (PIT), dapat
diangkat menjadi Inspektur Tambang (IT).

Pasal 9
Inspektur Tambang dapat diberhentikan apabila :
a. melakukan perbuatan yang melanggar ketentuan peraturan perundang-undangan yang
mengatur tentang Pegawai Negeri Sipil;
b. memasuki masa pensiun;
c. dipindahtugaskan ke Dinas atau Instansi lain;dan
d. mengajukan pengunduran diri secara sukarela.

BAB IV
PEMBIAYAAN
Pasal 10
Dalam melaksanakan tugas, Inspektur Tambang dan Kepala Inspektur Tambang dibiayai dari
Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Paser pada Dinas Kehutanan, Pertambangan
dan Energi serta sumber dana lainnya, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan
yang berlaku.


BAB V
KETENTUAN PENUTUP
Pasal 11

Peraturan ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.
Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Bupati ini dengan
penempatannya dalam Berita Daerah Kabupaten Paser.
Ditetapkan di Tanah Grogot
pada tanggal 5 November 2012
BUPATI PASER,
ttd
H.M. RIDWAN SUWIDI
Diundangkan di Tanah Grogot
pada tanggal 5 November 2012
SEKRETARIS DAERAH KABUPATEN PASER,
ttd
H.HELMY LATYHF
BERITA DAERAH KABUPATEN PASER TAHUN 2012 NOMOR 32
Salinan sesuai dengan aslinya
Kepala Bagian Hukum Setda Kab.Paser,

H. Suwardi, SH, M. Si
Pembina
NIP. 19620424 199303 1 011





























































NO NAMA JABATAN PARAF
1. H. Andi Azis Kasubbag. Produk Hukum Daerah
2. H. Suwardi Kepala Bagian Hukum
3. H. Heriansyah Idris Asisten Tata Pemerintahan
4. H. Helmy Lathyf Sekretaris Daerah




Salinan sesuai dengan aslinya
Kepala Bagian Hukum Setda Kab. Paser,



H. Suwardi, SH,M.Si
P e m b i n a
NIP. 19620424 199303 1 011






Salinan sesuai dengan aslinya
Kepala Bagian Hukum Setda Kab. Paser,



H. Suwardi, SH,M.Si
P e m b i n a
NIP. 19620424 199303 1 011





































NO NAMA JABATAN PARAF
1. H. Andi Azis Kasubbag. Produk Hukum Daerah
2. H. Suwardi Kepala Bagian Hukum
3. H. Heriansyah Idris Plt. Asisten Tata Pemerintahan
4. H. Helmy Lathyf Sekretaris Daerah