Anda di halaman 1dari 11

Anatomi alat reproduksi perempuan

Organ reproduksi perempuan terbagi atas :


1. Organ genitalia eksterna (bagian untuk sanggama)
2. Organ genitalia interna (bagian untuk ovulasi, tempat pembuahan sel telur, transportasi
blastokist, implantasi dan tumbuh kembang janin).
Organ genitalia eksterna
Organ genitalia eksterna biasa disebut vulva, meliputi sebua organ yang tampak dari luar dan
terdapat di antara os pubis dan perineum. Vulva terdiri atas:
1. Mons veneris atau mons pubis
Mons pubis adalah jaringan lemak yang menonjol pada bagian depan simisis pubis
yang setelah pubertas akan ditutup oleh rambut kemaluan yang umumnya berbentuk segitiga
dengan dasar pada tepi atas simisis dan meluas ke ba!ah sampai sisi luar labia mayora.
1. "abia mayora
Merupakan jaringan lemak yang menonjol dari mons pubis ke ba!ah belakang,
dimana bagian kanan dan kiri labia mayora bertemu membentuk komissura posterior. "abia
mayora analog dengan skrotum pada pria. #agian luar labia mayora menyerupai kulit biasa.
$i ba!ah kulit terdapat jaringan pengikat padat yang banyak mengandung serabut elasti% dan
jaringan lemak dengan pleksus venosus, tetapi tidak terdapat elemen&elemen otot. 'leksus
venosus ini dapat pe%ah karena trauma dan membentuk hematoma.
2. "abia minora
Merupakan lipatan pipih yang terletak di sebelah medial labia mayora. (e depan
kedua labia minora bertemu di atas klitoris membentuk preputium klitoridis dan yang di
ba!ah klitoris membentuk renulum. (e belakang kedua labia ini juga bersatu dan
membentuk ossa navi%ulare, yang tampak utuh pada perempuan yang belum melahirkan dan
tampak tebal dan tidak rata pada perempuan yang pernah melahirkan,
"abia minora ditutup epitel gepeng berlapis dengan tonjolan&tonjolan papil, dan
mengandung banyak glandula sebasea serta ujung&ujung sara yang menyebabkan labia
minora sangat sensiti
). (litoris
*ertutup oleh preputium klitoridis yang terdiri atas glans klitoridis, korpus klitoridis
dan dua krura yang menggantungkan klitoris ke os pubis. +lans klitoris terdiri atas jaringan
yang dapat mengembang, penuh dengan urat sara sehingga sangat sensiti
,. -elaput dara (hymen)
.ymen terutama terdiri atas jaringan pengikat elasti% dan kolagen yang ditutup
sebelah dalam dan luar oleh epitel gepeng berlapis, tidak ada kelenjar atau elemen&elemen
otot dan tidak banyak mengandung serabut&serabut sara. #iasanya hymen berlubang ke%il
sampai sebesar ujung jari atau 2 jari. 'ada koitus pertama kali umumnya hymen akan robek
pada beberapa tempat dan biasanya pada sebelah belakang dan kadang&kadang tidak
berdarah.
/. Vestibulum
Vestibulum merupakan suatu daerah di antara kedua labia minora kanan kiri dan
meluas dari klitoris sampai renulum labiorum pudenda. (urang lebih 1&1,/%m di ba!ah
klitoris ditemukan oriisium uretra eksternum. *idak jauh dari lubang kemih, di kiri dan
kanan ba!ahnya, dapat dilihat dua ostia -kene. -aluran -kene analog dengan kelenjar prostat
pada laki&laki.
0. (elenjar #artholin
$i kiri dan kanan dekat ossa navikulare terdapat kelenjar #artholin. (elenjar ini
berukuran diameter lebih kurang 1 %m, terletak di ba!ah otot konstriktor kunni. 'ada !aktu
rangsangan seksual, kelenjar ini mengeluarkan lendir.
1. #ulbus vestibule
Merupakan kumpulan vena yang terletak di ba!ah selaput lender vestibulum, dekat ramus os
pubis. #ulubus vestibule sebagian tertutup oleh muskulus iskio kavernosus dan muskulus
konstriktor vagina. -e%ara embriologik, bulbus vestibule homolog dengan korpus kavernosus.
'ada !aktu persalinan biasanya kedua bulbus tertarik ke atas sampai di ba!ah arkus pubis,
kadang&kadang bulbi vestibule dapat luka dan robek sehingga menimbulkan pendarahan
banyak dan hematoma vulvae.
Organ genitalia interna
1. Vagina
Vagina merupakan saluran muskulomembranosa yang menghubungkan vulva dan
uterus dan terletak di antara vesika urinaria dan re%tum. $i antara vesika urinaria dan vagina
terdapat septum vesikovaginalis, sedang di antara dinding vagina bagian ba!ah dan re%tum
terdapat jaringan ikat septum rektovaginalis. -eperempat bagian atas dinding vagina belakang
terpisah dari re%tum oleh kantong rektouterina yang biasa disebut kavum $ouglasi. $inding
kanan dan kiri vagina berhubungan dengan muskulus levator ani. $i pun%ak vagina
dipisahkan oleh serviks, terbentuk orniks anterior, posterior dan lateralis kiri dan kanan.
2orniks mempunyai arti klinik karena organ internal pelvis dapat dipalpasi melalui dinding
orniks yang tipis. -elain itu, orniks posterior dapat digunakan sebagai akses masuk ke
dalam rongga peritoneum.
#entuk dalam vagina berlipat&lipat disebut ruggae. $i vagina tidak didapatkan
kelenjar&kelenjar bersekresi. 3pitel vagina terdiri atas epitel gepeng tidak bertanduk, di
ba!ahnya terdapat jaringan ikat yang mengandung banyak pembuluh darah
Vaskularisasi vagina:
1. 4rteria uterine, memberikan vaskularisasi kepada 15) vagina bagian atas
2. 4rteria vesikalis inerior, memberikan vaskularisasi kepada 15) vagina bagian tengah
). 4rteria hemoroidalis mediana dan arteria pidendus interna yang memberikan darah ke vagina
15) bagian ba!ah.
$arah kembali melalui pleksus venosus yang mengikuti arteria dan masuk ke dalam vena
hipogastrika.
Limfatisasi vagina:
+etah bening yang berasal dari 25) bagian atas vagina akan melalui kelenjar getah
bening di daerah vasa iliaka, sedangkan getah bening yang berasal dari 15) bagian ba!ah
akan melalui kelenjar getah bening di region inguinalis.
Inervasi vagina
-ebagian besar vagina merupakan alat yang relative kurang sensitive
1. 6terus
6terus berbentuk seperti buah avokad yang sedikit gepeng kea rah depan belakang.
6kurannya sebesar telur ayam dan mempunyai rongga. $indingnya terdiri atas otot&otot
polos. 6kuran panjang uterus adalah 1&1,/%m, lebar di atas /,2/ %m, tebal 2,/ %m dan tebal
dinding 1,2/%m. letak uterus dalam keadaan isiologis adalah anteversioleksio.
6terus terdiri atas undus uteri, korpus uteri, serviks uteri. 7orpus uteri merupakan
bagian uterus yang terletak di ba!ah tuba uterine. #agian ba!ah korpus menyempit yang
akan berlanjut sebagai serviks uteri. -erviks menembus dinding anterior vagina dan terbagi
atas portio supravaginalis dan portio vaginalis %ervi%is uteri. -aluran yang terdapat dalam
serviks disebut kanalis servikalis yang dilapisi oleh kelenjar&kelenjar torak bersilia dan
berungsi sebagai reseptakulum seminis. 'intu saluran serviks sebelah dalam disebut ostium
uteri internum dan pintu di vagina disebut ostium uteri eksternum.
8smus adalah bagian uterus antara serviks dan korpus uteri, diliputi oleh peritoneum
viserale yang mudah sekali digeser dari dasarnya atau digerakkan di daerah plika
vesikouterina.
Histologi uterus
-e%ara histologik dari dalam ke luar, uterus terdiri atas:
1. *uni%a mu%osa atau endometrium di korpus uteri dan endoserviks di serviks uteri.
3ndimetrium terdiri atas epitel kuboid, kelenjar&kelenjar dan jaringan dengan banyak
pembuluh darah yang berkelok&kelok.

1. *uni%a mus%ularis atau myometrium yang sangat tebal dan dibentuk oleh otot polos yang
disokong oleh jaringan ikat. "apisan otot polos uterus di sebelah dalam berbentuk sirkular
dan di sebelah luar longitudinal. $i antara kedua lapisan itu terdapat lapisan otot oblik
berbentuk anyaman
2. "apisan serosa, yakni peritoneum vis%eral
6terus teriksasi dalam rongga pelvis tetapi teriksasi dengan baik oleh jaringan ikat dan
ligament yang menyokongnya. "igament yang memiksasi uterus adalah sebagai berikut:
1. "igamentum kardinal (Ma%kenrodt)
9akni ligamentum terpenting yang men%egah uterus tidak turun. *erdiri dari jaringan
ikat tebal yang berjalan dari serviks dan pun%ak vagina kea rah lateral dinding pelvis.
2. "igamentum sakro&uterina
Merupakan ligamentum yang menahan uterus supaya tidak banyak bergerak. #erjalan
dari serviks bagian kiri dan kanan ke arah os sa%rum.
). "igamentum rotundum
Merupakan ligamentun yang menahan uterus dalam anteleksi. #erjalan dari undus
uteri kiri&kanan ke daerah inguinal
,. "igamentum latum
9akni ligamentum yang meliputi tuba. #erjalan dari uterus kea rah lateral. 6ntuk
memiksasi uterus ligamentum ini tidak banyak artinya.
/. "igamentum inundibulo&pelvikum
9akni ligamentum yang menahan tuba alloppii. #erjalan dari arah inundibulum ke dinding
pelvis
Vaskularisasi uterus
6terus diperdarahi oleh arteria uterine yang berasal dari arteria iliaka interna (disebut
juga arteri hipogastrika) yang melalui dasar ligamentum latum masuk ke dalam uterus di
daerah serviks kira&kira 1,/%m di atas orniks lateralis vagina.
'embuluh darah lain yang member vaskularisasi ke uterus adalah arteria Ovarika kiri
dan kanan. 4rteria ini berjalan dari lateral dinding pelvis melalui ligamentum inundibulo&
pelvikum mengikuti tuba alloppii. #ersama&sama kembali melalui pleksus vena
hipogastrika.
Aliran limfe
'embuluh lime dari undus uteri berjalan bersama arteria ovari%a dan mengalirkan
lime ke nodi para aorti% setinggi vertebra "1. 'embuluh lime dari %orpus uteri dan serviks
uteri bermuada ke nodi ilia%i interni dan nodi ilia%i eksterni. #eberapa pembuluh lime
mengikuti ligamentum teres uteri di dalam %analis inguinalis dan mengalirkan %airan lime ke
nodi inguinalis superi%iales.
Inervasi
-ara simpatis dan parasimpatis berasal dari pleksus hipogastrikus inerior
1. *uba allopi, terdiri atas:
1. 'ars interstitialis, yaitu bagian yang terdapat di dinding uterus
2. 'ars ismika, merupakan bagian medial tuba yang sempit seluruhnya
). 'ars ampularis, yaitu bagian yang berbentuk sebagai saluran agak lebar, tempat konsepsi
terjadi
,. 8nundibulum, yaitu bagian ujung tuba yang terbuka kea rah abdomen dan memiliki imbrae
#agian luar tuba diliputi oleh peritoneum vis%eral yang merupakan bagian dari ligamentum
latum.
2. Ovarium
Mesovarium menggantung ovarium di bagian ligamentum latum kanan dan kiri.
6kurannya kurang lebih sebesar ibu jari tangan dengan ukuran panjang kira&kira ,%m, lebar
dan tebal kira&kira 1,/%m. pinggir atasnya berhubungan dengan mesovarium tempat
ditemukannya pembuluh&pembuluh darah dan serabut&serabut sara untuk ovarium sedangkan
pinggir ba!ahnya bebas. 6jung ovarium yang lebih rendah berhubungan dengan uterus
melalui ligamentum ovarii propium. #agian ligamentum latum yang terletak antara
perlekatan mesovarium dan dinding lateral pelvis disebut ligamentum suspensorium ovarii.
Ovarium biasanya terletak di depan dinding lateral pelvis pada lekukan yang disebut
ossa ovari%a. 2ossa ini dibatasi di atas oleh arteria dan vena ilia%a eksterna serta di belakang
oleh arteria dan vena ilia%a interna.
Vaskularisasi ovarium
4rteria ovari%a yang berasal dari aorta abdominalis setinggi vertebra lumbalis 1
Vena ovari%a de:tra bermuara ke vena %ava ineriot sedangkan vena ovari%a sinistra ke vena
renalis sinistra
Persarafan
'ersaraan ovarium berasal dari pleksus aorti%us dan mengikuti perjalanan arteria ovari%a.
EMBRIOLOGI SIST. REPRO WANITA
Perkembangan sistem genitalia merupakan salah satu fase pada
perkembangan embriologi manusia. Penentuan seks ditentukan sejak
terjadinya fertilisasi di mana kromosom Y atau kromosom X dari sperma
laki-laki akan membuahi kromosom X yang terdapat pada ovum wanita.
Fase inilah yang akan menentukan jender dari hasil konsepsi. Walaupun
jender telah ditentukan pada saat fertilisasi, namun manifestasi dari kode
genetik tersebut baru akan bermanifestasi pada minggu ke tujuh dari
kehamilan. amun sebelum minggu ke tujuh, jender masih dapat
ditentukan berdasarkan indikasi morfologi dari embrio dengan ada atau
tidaknya kromatin se! "#arr body$ pada wanita. #arr body adalah hasil
dari terhentinya salah satu dari kromosom X. Pada fase tersebut, gamet
akan bermigrasi ke dalam primordia gonadal dari kantung yolk.
%iferensiasi fenotif dari jender dimulai terbentuknya gonad dan kemudian
berkembang dimana gonad akan mempengaruhi perkembangan sistem
reproduksi. &al yang sama juga terjadi terhadap perkembangan genitalia
eksternal dan juga perkembangan karakteristik seks sekunder " misalnya
bentuk tubuh, payudara, pola rambut$ yang akan menyempurnakan
proses perkembangan diferensiasi seksual. Pada fase ini juga terjadinya
proses diferensiasi otak berdasarkan seksual hingga nantinya akan
mempengaruhi sikap.
Perkembangan Gonad
Asal Gonad
'onad berasal dari bagian steroidogenik mesoderm yang memanjang
sepanjang batas ventromedial dari mesonephoros. (el-sel bagian kranial
dari bagian tersebut akan berkondensasi membentuk primordial
adreno)orti)al, dan bagian kaudal akan membentuk lekukan genital, yang
mana dapat dilihat pada minggu kelima kehamilan. Pada awal lekukan
genital terdiri dari dua populasi mayor sel. Populasi ertama berasal dari
sel epitel )oelomi) dan kedua berasal dari lekukan mesonefrik.(alah satu
dari gen awal yang diperlukan dalam proses perkembangan dari gonad
adalah W*-+, yang mana diekspresikan sepanjang mesoderm intermediet.
'en tersebut juga memainkan peran yang penting pada awal
pembentukan ginjal. Faktor steroidegenik-+ "(F-+$ pula diekspresikan pada
awal pembentukan gonad juga pada perkembangan korteks adrenal.
amun (F-+ tersebut memainkan peran pada sel somatik pada awal
gonad dan bukannya pada sel primordial germ. (F-+ juga diekspresikan
dalam sel pituitari dan hipotalamus. 'en lain yang turut terlibat pada
perkembangan fase awal dari gonad adalah gen ,im-+. *anpa adanya gen
,im-+ ini akan menyebabkan tidak terbentuknya gonad dan ginjal.
Diferensiasi Ovarium
Pada wanita ekspresi dari gen %a!-+, tanpa adanya pengaruh dari gen
(ry akan menekan pembentukan struktur testis dan membolehkan gonad
berkembang menjadi ovarium. #erbeda dengan testes, diferensiasi
ovarium memerlukan sel germ yang viable. Pada keadaan dimana sel
germ gagal untuk sampai ke lekukan genital atau suatu abnormalitas lain
terjadi "misalnya X-$ dan degenerasi, maka gonad tidak akan
berkembang. (etelah sel germ primordial masuk ke dalam ovarium yang
bakal terbentuk, ia akan menetap pada bagian luar kortikal atau dekat
dengan batas kortikomedullar. (eperti pada pembentukan testis, ovarium
mempunyai kord seks primitif yang terletak di bagian medullar, namun ia
tidak berkembang seperti halnya pada testis. .sal sel yang membentuk
folikel ovarium masih belum dapat diketahui. amun terdapat tiga teori
bahwa dari mana sel epitel folikel tersebut berasal /
+. epitel )oelemik "kord seks sekunder$,
0. kord seks primitif dari mesonefrik, kombinasi keduanya.
1. *eori ketiga ditegakkan berdasarkan dari terdapatnya dua jenis sel
yang jelas berbeda yaitu yang satunya )erah dan yang satunya lagi gelap
pada fase awal epitel folikular.
(el germ primer, atau lebih tepat dikenal sebagai oogonia akan
berproliferasi se)ara mitosis mulai dari saat ia masuk ke dalam gonad
hingga sampai pada awal bulan ke empat gestasi. Pada fase ini, beberapa
oogonia pada bagian dalam dari medula dari ovarium akan memasuki
fase awal pembagian meosis. &al ini kemungkinan kerana pengaruh dari
faktor stimulasi miosis yang dilepaskan dari mesonefrik. -ogonia yang
telah mitosis, dikenal dengan oosit akan bergabung dengan sel folikular
dan membentuk folikel primordial. Pada waktu yang sama, oogonia pada
bagian kortikal dari ovarium terus membagi se)ara mitosis. -ogonia
dan oosit awal dihubungkan oleh jembatan
sitoplasmik intraselular, yang mana akan berfungsi sinkronisasi dari
perkembangannya. Pada minggu 00 kehamilan, perkembangan folikular
sudah dalam proses di sepanjang ovarium. -osit akan terus bermiosis
hingga men)apai fase diplotene dari profase dari pembagian miotik.
2iosis kemudian akan berhenti dan oosit akan tetap berada dalam fase
tersebut hingga faktor penghalangnya dibuang. Pada orang dewasa, ini
terjadi pada oosit individu beberapa hari sebelum terjadinya ovulasi.Pada
ovarium fetus terdapat pembentukan tunika albugenia yang tidak dapat
terlihat pada kortikomedular. 3orte! dari ovarium merupakan komponen
yang dominan, dan memiliki mayoritas oosit. 2edula penuh dengan
jaringan penyambung dan pembuluh darah yang berasal dari
mesonephros. #erbeda dengan testis, karakternya didominasi oleh
komponen medular yang terletak di dalam tunika albuginea prominen.
-varium yang berkembang tidak akan mempertahankan hubungannya
dengan mesonephros. #iasanya akan terjadi degenerasi dari tubulus
mesonefrik pada embrio wanita.
Genitalia Eksterna Wanita
Pada wanita, bentuk dari genitalia eksterna tidak jauh beda dengan pada
fase indeferen. *uberkel genital akan menjadi klitoris, lipatan genital akan
menjadi labium minora, pembengkakan genital akan menjadi labium
mayor. (inus urogenital akan tetap terbuka sebagai vestibula, yang mana
di dalamnya menjadi tempat vagina dan uretra membuka. 4retra wanita
yang berkembang dari bagian kranial dari sinus urogenital merupakan
struktur yang sama dengan uretra prostat pada laki-laki.
Pembentukan Uterus
4terus dibentuk dari gabungan bagian vertikal
kaudal dari duktus paramesonepherik dan
bagian angular jun)tion akan menjadi kubah
konveks dan membentuk fundus uterus.
'abungan dari duktus awalnya belum lengkap, terdapat septum diantara
lamina. 3emudian septum tersebut akan hilang hingga akhirnya kavitas
menjadi satu. #agian atas dari kavitas uterus akan membentuk lumen dari
korpus dan serviks pada uterus. 2yometrium dibentuk dari sel mesenkim
disekeliling.
TESTIS
Fungsi testis :
+. Spermatogenesis
0. Produksi androgen
Spermatogenesis terjadi dalam tubulus seminiferus. Produksi androgen berlangsung
di dalam kantung dari sel khusus yang terdapat di daerah interstitsial antara tubulus.
Tubulus seminiferus di kelilingi oleh membrana basalis. Disisi medial membrana basalis
terdapat sel progenitor untuk memproduksi sperma. Epitel yang mengandung
spermatozoa yang sedang berkembang di sepanjang tubulus disebut
sebagai epitel seminiferusatau epitel germinal.
Pada potongan melintang testis, spermatozoit dalam tubulus berada dalam berbagai
tahapan pematangan. Diantara spermatozoit terdapatsel sertoli. Sel ini berperan seara
metabolik dan struktural untuk melindungi spermatozoa yang sedang berkembang.
Spermatogenesis dapat dibagi menjadi ! fase :
+. Proliferasi mitosis untuk menghasilkan banyak sel
0. Pembelahan meiosis untuk menghasilkan perbedaan genetik
1. Pematangan
Fase yang terakhir diatas meliputi remodeling morfologi seluler yang luas dengan tujuan
untuk memfasilitasi perpindahan dan penetrasisperma ke oosit didalam saluran
reproduksi "anita.
Sel stem spermatogonium primitif tetap dorman dalam testis sampai saat pubertas. Saat
pubertas, sel tersebut diakti#asi dan dipelihara dalam lingkaran mitosis pada membrana
basalis tubulus seminiferus.
Dari tempat penyimpanannya sel stem timbul kelompok sel yang seara morfologis
berbeda dan dinamakan sebagai spermatogonium A. Setiap spermatogonium $
mengalami beberapa kali mitosis untuk membentuk suatu %klon& sel germinal. Pada
pembelahan mitosis selanjutnya hingga yang terakhir, sel yang dihasilkan disebut
sebagaispermatogonium B dan setelah pembelahan terakhir sel yang dihasilkan
disebut sebagai spermatosit primer.
Spermatozit primer kemudian mengalami dua kali pembelahan meiosis. Pembelahan ini
menjadikan jumlah kromosom sel anak menjadi setengahnya. Sel'sel yang mengalami
tahap pertama dari pembelahan meiosis ini akan memiliki perbedaan yang khas pada
morfologi intinya yang dinamakan menjadi tahp tahap khusus :
R ( )esting
L ( *eptoten
Z ( +igoten
Pakiten
Di ( Diploten
Pembelahan meiosis pertama menghasilkan spermatosit sekunder,--. dan
pembelahan meiosis kedua menghasilkan spermatid haploid awal S !
Spermatid selanjutnya mengalami remodeling sitoplasma yang luar biasa dimana terjadi
perkembangan ekor, bagian tengah mitohondria dan akrosom.
Perkembangan spermatozoa dalam epitel seminiferus pada manusia nampaknya agak
sedikit tidak teratur dibandingkan spesies mamalia lain.
Pada manusia terjadi empat kali pembelahan mitosis dan "aktu yang dibutuhkan oleh
spermatogonium $ untuk berkembang sampai menjadi spermatozoa yang siap
memasuki epididimis kira kira /0 hari.
Setelah spermatosit berlanjut ke tahap pematangan, spermatosit bergerak maju di
sepanjang lumen tubulus seminiferus.
Sel sertoli pembungkus spermatosoa yang berkembang homolog dengan sel granulosa
pada o#arium dan juga berperan dalam proses aromatisasi prekursor androgen menjadi
estrogen, produk yang menghasilkan pengaturan umpan balik lokal pada sel Le"dig
Sel *eydig memiliki fungsi utama lain yakni memproduksi androgen testis. Sel *eydig
homolog dengan sel teka o#arium.
Sel yang paling mudah rusak pada testis adalah spermatogonium. Perubahan
degeneratif yang epat pada spermatogonium dapat disebabkan oleh radiasi,
alkohol,defisiensi makanan, radang lokal serta suhu panas..
E#IDIDI$IS dan %AS DE&ERE'
Duktus yang membentuk epididimis dan #as deferen mempunyai lapisan muskuler yang
tersusu sebagai , serat sirkuler di bagian dalam dan serat longitudinal di bagian luar.
1omponen muskuler pada struktur ini bertanggung ja"ab terhadap gerakan peristaltik
yang menggerakan spermatosoa di sepanjang duktus.
%ESI()LA SE$I'ALIS
$l#eoli pada #esikula seminalis dibatasi oleh epitel yang mengandung granula dan
gumpalan pigmen kuning. Sejumlah epitel memiliki flagela.
Sekret #esikula seminalis berupa airan kental kekuningan yang
mengandung globulin dan
Sebagian besar airan semen terdiri dari produk #esikula seminalis
(ELE'*AR #R+STAT
1elenjar tubuloal#eolar prostat dibatasi oleh epitel'epitel yang sangat reponsif terhadap
androgen.
Epitel kelenjar tubuloal#eolar prostat menghasilkan asam fosfatasedan asam sitrat.
#E'IS
2aringan erektil penis merupakan rongga #askular iregular yang sangat banyak dengan
sistem menyerupai spons yang mendapatkan pasokan darah dari arteriole eferen dan
kemduai dialirkan ke #enule eferen
3asing'masing orpus a#ernosum di bungkus oleh tuni,a albuginea suatu
membrana fibrosa yang tebal .
4ena yang mengalirkan darah dari orpus a#ernosum berada sedikit diba"ah tunia
albuginea. 5agian dalam orpus a#ernosum mengandung banyak trabekulae.
Trabekula tersusun atas serat elastis dan otot polos yang terbenam dalam gelondong
kolagen yang tebal dan terbungus oleh sel'sel endotel.