Anda di halaman 1dari 28

Tugas Analisa Stabilitas Lereng

Tugas Analisa Stabilitas Lereng BAB I PENDAHULUAN I .1 Latar Belakang Tingginya tingkat populasi penduduk saat

BAB I PENDAHULUAN

  • I .1 Latar Belakang

Tingginya tingkat populasi penduduk saat ini tentunya secara langsung mengakibatkan naiknya pemenuhan kebutuhan lahan untuk pemukiman, perkantoran, atau kegiatan – kegiatan manusia lainnya. Hal ini mendorong manusia untuk memanfaatkan setiap lahan yang ada sebaik mungkin, termasuk pada daerah – daerah perbukitan dan berlereng yang topografinya cenderung beragam. Sebagaimana kita ketahui, gaya – gaya gravitasi dan rembesan (seepage) cenderung menyebabkan ketidakstabilan pada lereng alami, lereng yang dibentuk dengan cara penggalian, dan pada lereng tanggul serta bendungan tanah. Sehingga proses analisa stabilitas suatu lereng menjadi bagian tak terpisahkan dari perencanaan penggunaan lahan pada daerah berbukit, karena berkaitan dengan tingkat keamanan lereng tersebut terhadap resiko keruntuhan atau longsor akibat berlakunya kondisi – kondisi tertentu. Oleh karena itu, sebagai mahasiswa Teknik Sipil dan calon Civil Engineer kami terundang untuk mengamati dan menganalisa stabilitas dan tingkat keamanan dari suatu lereng secara objektif dari sudut pandang teknisnya, sekaligus melatih kami sebagai mahasiswa Teknik Sipil untuk menerapkan ilmu mengenai stabilitas lereng yang kami peroleh dari kegiatan perkuliahan pada kondisi lapangan yang sebenarnya.

  • I .2 Perumusan Masalah dan Ruang Lingkup

Makalah ini berisi tentang analisa stabilitas lereng dengan menggunakan 2 metode, yaitu metode perhitungan manual dengan menggunakan metode Fellenius dan metode Bishop sedangkan metode kedua adalah metode perhitungan dengan menggunakan program GEO SLOPE dengan menitikberatkan pada perhitungan Bishop akan tetapi pembahasannya akan dibatasi hanya pada stabilitas dari suatu lereng yang berlokasi sepanjang bantaran kali Ciliwung antara bilangan jalan TB Simatupang hingga stasiun KA Pasar Minggu, Jakarta Selatan dari segi geoteknik.

Tugas Analisa Stabilitas Lereng BAB I PENDAHULUAN I .1 Latar Belakang Tingginya tingkat populasi penduduk saat

Tugas Analisa Stabilitas Lereng

Tugas Analisa Stabilitas Lereng I .3 Tujuan Tujuan pembuatan makalah ini adalah menyampaikan kepada masyarakat umum
  • I .3 Tujuan

Tujuan pembuatan makalah ini adalah menyampaikan kepada masyarakat umum mengenai analisa stabilitas dan tingkat keamanan suatu lereng, sebagaimana telah disebutkan sebelumnya dan juga untuk memenuhi tugas mata kuliah Stabilitas Lereng, yang merupakan mata kuliah wajib peminatan Geoteknik program studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Indonesia.

  • I .4 Jenis Penelitian dan Metode Analisis

Penelitian dalam pembuatan makalah ini menggunakan dua cara, yang pertama adalah melakukan survey langsung di lapangan guna memperoleh data – data

dan dokumentasi mengenai gambaran langsung dari kondisi eksisting lereng di lapangan sedang yang kedua adalah melakukan perhitungan dan analisa kestabilan lereng menggunakan cara manual, yakni dengan metode irisan (Fellenius dan Bishop), serta dengan menggunakan aplikasi software. Sementara data tanah yang akan digunakan diperoleh dari laboratorium Mekanika Tanah Fakultas Teknik Universitas Indonesia.

  • I .5 Sistematika Penulisan

Sistematika penulisan makalah ini adalah:

BAB I

Pendahuluan Makalah

BAB II

Gambaran Umum Lokasi

BAB III

Analisa Kestabilan Lereng

BAB IV

Penutup

BAB V

Referensi

Tugas Analisa Stabilitas Lereng I .3 Tujuan Tujuan pembuatan makalah ini adalah menyampaikan kepada masyarakat umum

Tugas Analisa Stabilitas Lereng

Tugas Analisa Stabilitas Lereng BAB II GAMBARAN UMUM LOKASI II. 1 Lokasi Daerah tinjauan survey ke

BAB II GAMBARAN UMUM LOKASI

II. 1

Lokasi

Daerah tinjauan survey kelompok kami untuk makalah ini adalah bantaran kali

Ciliwung yang lokasinya dapat ditelusuri melalui jalan Poltangan hingga ke ujung jalan Gunuk di kelurahan Pejaten Timur, Jakarta Selatan seperti dapat dilihat pada peta berikut.

Tugas Analisa Stabilitas Lereng BAB II GAMBARAN UMUM LOKASI II. 1 Lokasi Daerah tinjauan survey ke

Gambar II.1a Peta Lokasi Survey

Tugas Analisa Stabilitas Lereng BAB II GAMBARAN UMUM LOKASI II. 1 Lokasi Daerah tinjauan survey ke

Gambar II.1b Foto Lokasi Survey (dari udara)

Tugas Analisa Stabilitas Lereng BAB II GAMBARAN UMUM LOKASI II. 1 Lokasi Daerah tinjauan survey ke

Tugas Analisa Stabilitas Lereng

Tugas Analisa Stabilitas Lereng II. 2 Kondisi Eksisting Tinggi lereng Kemiringan lereng Muka air tanah Jenis

II. 2

Kondisi Eksisting

Tinggi lereng Kemiringan lereng Muka air tanah Jenis tanah

:

11 meter (dari dasar sungai)

: 60° : 1 meter (dari dasar sungai) : Lempung (berdasarkan pengamatan lapangan)

Tugas Analisa Stabilitas Lereng II. 2 Kondisi Eksisting Tinggi lereng Kemiringan lereng Muka air tanah Jenis

Gambar II.2 Lereng yang ditinjau

Tugas Analisa Stabilitas Lereng II. 2 Kondisi Eksisting Tinggi lereng Kemiringan lereng Muka air tanah Jenis

Gambar II.3 Potongan Melintang Lereng

Tugas Analisa Stabilitas Lereng II. 2 Kondisi Eksisting Tinggi lereng Kemiringan lereng Muka air tanah Jenis

Tugas Analisa Stabilitas Lereng

II. 3 Kriteria Desain
II. 3
Kriteria Desain

Jenis tanah

Lempung (berdasarkan pengamatan secara langsung) Muka air tanah

1 meter di atas dasar sungai Muka air banjir

o

6 – 7 meter di atas permukaan sungai (pada saat survei) Parameter tanah

c’ = 10 kN/m 2

φ = 29°

γ = 20 kN/m 3

Pembebanan

Tidak terdapat beban pada bagian puncak lereng Sejarah Pernah terjadi longsor pada saat banjir.

Tugas Analisa Stabilitas Lereng II. 3 Kriteria Desain Jenis tanah → Lempung (berdasarkan pengamatan secara langsung)

Tugas Analisa Stabilitas Lereng

Tugas Analisa Stabilitas Lereng BAB III ANALISA KESTABILAN LERENG III. 1 Penjelasan Singkat Analisa kestabilan lereng

BAB III ANALISA KESTABILAN LERENG

III. 1 Penjelasan Singkat Analisa kestabilan lereng yang kami lakukan mengambil iterasi terhadap 6 titik acuan
III. 1
Penjelasan Singkat
Analisa kestabilan lereng yang kami lakukan mengambil iterasi terhadap 6
titik acuan dengan besar jari – jari keruntuhan yang berbeda – beda untuk
masing – masing metode, yakni metode irisan Fellenius dan Bishop.
III. 2
Penentuan Titik Iterasi
Dalam menentukan daerah longsoran dari lereng yang ditinjau, dilakukan
metode coba-coba dalam menentukan area longsoran yaitu dengan melakukan
titik iterasi sebanyak 6 titik. Penentuan titik iterasi yang pertama adalah
dengan menentukan titik 1 yang berjarak 6 m dari dasar kaki lereng (titik B).
Lalu menentukan titik 2 yang berjarak 1 m di sebelah kanan titik 1 dan titik 3
yang berjarak 1 m di sebelah kanan titik 2. Setelah itu menentukan titik 4 yang
berjarak 1 m di atas titik 3, titik 5 yang berjarak 1 m di sebelah kiri titik 4, dan
titik 6 yang berjarak 1 m di sebelah kiri titik 5.
Gambar III.1 Penentuan 6 Titik Iterasi
III.3
Penentuan Daerah Longsoran

Setelah daerah longsoran ditentukan, maka daerah longsoran dapat ditentukan dengan membuat busur lingkaran terhadap kaki lereng atau titik B. Dari

Tugas Analisa Stabilitas Lereng BAB III ANALISA KESTABILAN LERENG III. 1 Penjelasan Singkat Analisa kestabilan lereng

Tugas Analisa Stabilitas Lereng

Tugas Analisa Stabilitas Lereng keenam titik tersebut akan didapat 6 daerah longsoran yang berbeda dengan jari-jari

keenam titik tersebut akan didapat 6 daerah longsoran yang berbeda dengan

jari-jari yang berbeda-beda.

III.4

Perhitungan Manual Dengan Metode Irisan Fellenius

Dalam penyelesaian ini diasumsikan bahwa untuk setiap irisan, resultan gaya-

gaya antar irisan adalah nol. Penyelesaian tersebut meliputi penyelesaian ulang

untuk gaya-gaya pada setiap irisan yang tegak lurus terhadap dasar, yaitu :

N ' = W cos α ul

Kemudian, faktor keamanan yang dinyatakan dalam tegangan efektif

diberikan oleh:

F =

'

c L

a

+

tan

φ

'

(

W

cos

α

ul

)

W sin

α

Komponen W cos α dan W sin α dapat ditentukan secara grafis untuk setiap

irisan.

Titik 1

R = 16 meter

Tugas Analisa Stabilitas Lereng keenam titik tersebut akan didapat 6 daerah longsoran yang berbeda dengan jari-jari

No.

                 

irisan

sudut

sudut

h

h.cos α

h.sin α

z

u

l

u.l

 

4

0,069778

1,9622

  • 1 1,957425023

0,13680688

0,9589

9,39722

2,232889

20,98295

   

0,209333

5,4126

  • 2 5,294441159

    • 12 1,12478068

 

0,6578

6,44644

1,953778

12,59491

   

0,331444

8,3513

  • 3 7,896766255

    • 19 2,71758981

 

0,0997

0,97706

2,232889

2,181666

   

0,471

9,242

  • 4 8,235684425

    • 27 4,19381283

 

0

 
  • 0 2,232889

0

   

0,628

8,0257

  • 5 6,494429995

    • 36 4,71531966

 

0

 
  • 0 2,512

0

   

0,785

6,3358

  • 6 4,481870596

    • 45 4,47830298

 

0

 
  • 0 2,791111

0

Tugas Analisa Stabilitas Lereng keenam titik tersebut akan didapat 6 daerah longsoran yang berbeda dengan jari-jari

Tugas Analisa Stabilitas Lereng

Tugas Analisa Stabilitas Lereng 7 0,976889 3,907 56 3,23796686 2,18637133 0 0 3,628444 0 8 1,168778

7

 

0,976889

3,907

  • 56 3,23796686

2,18637133

 

0

 
  • 0 3,628444

0

8

 

1,168778

1,2144

  • 67 1,1175796

0,475166491

 

0

 
  • 0 2,512

0

9

 

0

 

0

0

0

 
  • 0 0

0

 
 

37,02215527

21,7221593

 

20,096

35,75953

No.

   

irisan

θ

r

1

8

16

2

7

16

3

8

16

4

8

16

5

9

16

6

10

16

7

13

16

8

9

16

9

   
• Massa tanah dibagi menjadi irisan-irisan dengan lebar 2 m. Berat setiap irisan (W) adalah: ω
Massa tanah dibagi menjadi irisan-irisan dengan lebar 2 m. Berat
setiap irisan (W) adalah:
ω = γ .b.h = 20.2.h = 40 h
Σω. cos α = 40 × Σh. cos α = 1480,886 kN/m
Σω. sin α = 40 × Σh. sin α = 868,886 kN/m
Maka nilai faktor keamanan yang didapat adalah :
c l
'.
+
tan
φ
.
Σ
(
ω
. cos
α
u l
.
)
F =
= 1,15
Σ
ω
. sin
α
Titik 2

R = 16,0312 meter

Tugas Analisa Stabilitas Lereng 7 0,976889 3,907 56 3,23796686 2,18637133 0 0 3,628444 0 8 1,168778
Tugas Analisa Stabilitas Lereng 7 0,976889 3,907 56 3,23796686 2,18637133 0 0 3,628444 0 8 1,168778

Tugas Analisa Stabilitas Lereng

Tugas Analisa Stabilitas Lereng No. irisan sudut sudut h h.cos α h.sin α z u l

No.

                 

irisan

sudut

sudut

 

h

h.cos α

h.sin α

z

u

l

u.l

1

 
  • 1 0,0174444

2,0338

2,033490556

0,035477

1,0306

10,09988

2,237243

22,59589

2

 
  • 8 0,1395556

5,6214

5,566748286

0,781954

0,8666

8,49268

1,957588

16,62517

3

 
  • 16 0,2791111

8,6977

8,361105169

2,396227

0,4461

4,37178

1,957588

8,558143

4

 
  • 23 0,4012222

9,7451

8,971186553

3,805888

 
  • 0 2,237243

0

 

0

5

 
  • 31 0,5407778

8,7204

7,476073378

4,489288

 
  • 0 2,237243

0

 

0

6

 
  • 40 0,6977778

7,2916

5,587348131

4,684973

 
  • 0 2,516898

0

 

0

7

 
  • 50 0,8722222

5,2917

3,403232223

4,052172

 
  • 0 3,076209

0

 

0

8

 

1,099

2,3218

  • 63 2,068151

1,055228153

   
  • 0 4,474486

0

 

0

9

   

0

 

0

 

0

 
  • 0 0

0

0

 

42,45441245

22,31413

 

20,6945

47,77919

 

No.

     

irisan

θ

 

r

1

8

16,0312

2

7

16,0312

3

7

16,0312

4

8

16,0312

5

8

16,0312

6

9

16,0312

7

 
  • 11 16,0312

8

 
  • 16 16,0312

9

   

Massa tanah dibagi menjadi irisan-irisan dengan lebar 2 m. Berat

 

setiap irisan (W) adalah:

 
 

ω = γ .b.h = 20.2.h = 40 h

 

Σω. cos α = 40 × Σh. cos α = 1698,17 kN/m

 

Σω. sin α = 40 × Σh. sin α = 892,56 kN/m

Maka nilai faktor keamanan yang didapat adalah :

F =

c l

'.

+

tan

φ

.

Σ

(

ω

. cos

α

u l

.

)

= 1,26

 
 

Σ

. sin

ω

α

Tugas Analisa Stabilitas Lereng No. irisan sudut sudut h h.cos α h.sin α z u l

Tugas Analisa Stabilitas Lereng

Titik 3
Titik 3

R = 16,1245 meter

Tugas Analisa Stabilitas Lereng Titik 3 R = 16,1245 meter No. irisan sudut sudut h h.cos

No.

                 

irisan

sudut

sudut

h

h.cos α

h.sin α

z

u

l

u.l

1

 

-3

-0,05233

2,1051

2,102217957

-0,11012

1,1019

10,79862

2,250264

24,29974

2

 

5

0,087222

5,8276

5,805446687

0,507652

1,0727

10,51246

1,968981

20,69883

3

 
  • 12 0,209333

9,0366

8,839328046

1,877876

0,785

7,693

1,968981

15,14737

4

 
  • 19 0,331444

10,2315

9,674633164

3,329424

0,2315

2,2687

2,250264

5,105173

5

 
  • 27 0,471

9,3817

8,360173185

4,257206

 
  • 0 2,250264

0

 

0

6

 
  • 35 0,610556

8,1783

6,700723527

4,688805

 
  • 0 2,531547

0

 

0

7

 
  • 44 0,767556

6,5109

4,685309966

4,521027

 
  • 0 2,812829

0

 

0

8

 
  • 56 0,976889

4,1288

2,310491412

3,421786

 
  • 0 3,656678

0

 

0

9

 
  • 67 1,168778

1,3754

0,538162048

1,265744

 
  • 0 2,812829

0

 

0

 

49,01648599

23,7594

 

22,50264

65,25111

 

No.

     

irisan

θ

 

r

1

8

16,1245

2

7

16,1245

3

7

16,1245

4

8

16,1245

5

8

16,1245

6

9

16,1245

7

 
  • 10 16,1245

8

 
  • 13 16,1245

9

 
  • 10 16,1245

Massa tanah dibagi menjadi irisan-irisan dengan lebar 2 m. Berat

setiap irisan (W) adalah:

ω = γ .b.h = 20.2.h = 40 h

Σω. cos α = 40 × Σh. cos α = 1960,66 kN/m

Tugas Analisa Stabilitas Lereng Titik 3 R = 16,1245 meter No. irisan sudut sudut h h.cos

Tugas Analisa Stabilitas Lereng

• Σω. sin α = 40 × Σh. sin α = 950,38 kN/m • Maka nilai
Σω. sin α = 40 × Σh. sin α = 950,38 kN/m
Maka nilai faktor keamanan yang didapat adalah :
c l
'.
+
tan
φ
.
Σ
(
ω
. cos
α
u l
.
)
F =
= 1,34
Σ
ω
. sin
α
Titik 4

R = 17,1172 meter

Tugas Analisa Stabilitas Lereng • Σω. sin α = 40 × Σh. sin α = 950,38

No.

                 

irisan

sudut

sudut

h

h.cos α

h.sin α

z

u

l

u.l

1

 

-3

-0,05233

2,0991

2,096226172

-0,1098

1,0959

10,73982

2,3888

25,65529

2

 

4

0,069778

5,8233

5,809129107

0,406007

1,0684

10,47032

2,0902

21,88507

3

 

11

0,191889

9,0494

8,88330505

1,725842

0,7978

7,81844

2,0902

16,34211

4

 

18

0,314

10,2788

9,776225474

3,174767

0,2788

2,73224

2,0902

5,710929

5

 

25

0,436111

9,4866

8,598666087

4,007308

0

 
  • 0 2,0902

0

6

 

33

0,575667

8,3759

7,025952507

4,559791

0

 
  • 0 2,3888

0

7

 

41

0,715222

6,8647

5,182488308

4,501769

0

 
  • 0 2,6874

0

8

 

51

0,889667

4,7859

3,013542513

3,717983

0

 
  • 0 3,2846

0

9

 

62

1,081556

1,9456

0,914346121

1,717362

0

 
  • 0 3,881801

0

 

51,29988134

23,70103

 

22,9922

69,59339

 

No.

     

irisan

θ

 

r

1

8

17,1172

2

7

17,1172

3

7

17,1172

4

7

17,1172

5

7

17,1172

6

8

17,1172

7

9

17,1172

8

11

17,1172

9

13

17,1172

Tugas Analisa Stabilitas Lereng • Σω. sin α = 40 × Σh. sin α = 950,38

Tugas Analisa Stabilitas Lereng

Tugas Analisa Stabilitas Lereng • Massa tanah dibagi menjadi irisan-irisan dengan lebar 2 m. Berat setiap
• Massa tanah dibagi menjadi irisan-irisan dengan lebar 2 m. Berat setiap irisan (W) adalah: ω
Massa tanah dibagi menjadi irisan-irisan dengan lebar 2 m. Berat
setiap irisan (W) adalah:
ω = γ .b.h = 20.2.h = 40 h
Σω. cos α = 40 × Σh. cos α = 2051,99 kN/m
Σω. sin α = 40 × Σh. sin α = 948,04 kN/m
Maka nilai faktor keamanan yang didapat adalah :
c l
'.
+
tan
φ
.
Σ
(
ω
. cos
α
u l
.
)
F =
= 1,40
Σ
ω
. sin
α
Titik 5

R = 17,0294 meter

Tugas Analisa Stabilitas Lereng • Massa tanah dibagi menjadi irisan-irisan dengan lebar 2 m. Berat setiap

No.

                 

irisan

sudut

sudut

h

h.cos α

h.sin α

z

u

l

u.l

1

 

0

2,032

  • 0 2,032

0

1,0288

10,08224

2,376547

23,96092

2

 
  • 8 0,139556

5,6294

5,574670509

0,783066

0,8745

8,5701

2,079479

17,82134

3

 
  • 15 0,261667

8,7314

8,434184616

2,258733

0,4798

4,70204

2,079479

9,777793

4

 
  • 22 0,383778

9,8246

9,109926735

3,678587

 
  • 0 2,079479

0

 

0

5

 
  • 29 0,505889

8,8745

7,762916317

4,300451

 
  • 0 2,376547

0

 

0

6

 
  • 37 0,645444

7,5678

6,045404508

4,552437

 
  • 0 2,376547

0

 

0

7

 
  • 46 0,802444

5,7864

4,021265001

4,160751

 
  • 0 2,970684

0

 

0

8

 
  • 59 1,029222

2,7417

1,413306533

2,349358

 
  • 0 5,347232

0

 

0

9

   

0

 

0

0

 
  • 0 0

0

0

 

44,39367422

22,08338

 

21,68599

51,56006

 

No.

     

irisan

θ

 

r

1

8

17,0294

2

7

17,0294

3

7

17,0294

4

7

17,0294

Tugas Analisa Stabilitas Lereng • Massa tanah dibagi menjadi irisan-irisan dengan lebar 2 m. Berat setiap

Tugas Analisa Stabilitas Lereng

Tugas Analisa Stabilitas Lereng 8 17,0294 8 17,0294 10 17,0294 18 17,0294 9 • • •

5

8

17,0294

6

8

17,0294

7

10

17,0294

8

18

17,0294

9

Massa tanah dibagi menjadi irisan-irisan dengan lebar 2 m. Berat

setiap irisan (W) adalah:

ω = γ .b.h = 20.2.h = 40 h

Σω. cos α = 40 × Σh. cos α = 1775,75 kN/m Σω. sin α = 40 × Σh. sin α = 883,34 kN/m

Maka nilai faktor keamanan yang didapat adalah :

F =

c l

'.

+

tan

φ

.

Σ

(

ω

. cos

α

u l

.

)

= 1,33

 

Σ

ω

. sin

α

 

Titik 6

R = 17 meter

Tugas Analisa Stabilitas Lereng 8 17,0294 8 17,0294 10 17,0294 18 17,0294 9 • • •

No.

                 

irisan

sudut

sudut

h

h.cos α

h.sin α

z

u

l

u.l

1

4

0,069778

1,9646

1,959819182

0,136974

0,9613

9,42074

2,372444

22,35018

2

 

0,191889

5,4332

  • 11 1,036184

5,333477689

 

0,6783

6,64734

2,075889

13,79914

3

 

0,314

8,4701

  • 18 2,616122

8,055960558

 

0,1555

1,5239

2,075889

3,163447

4

 

0,436111

9,3569

  • 25 3,952521

8,481105845

 

0

0

2,075889

0

5

 

0,575667

8,2361

  • 33 4,483685

6,908684134

 

0

0

2,372444

0

6

 

0,732667

6,7083

  • 42 4,486876

4,986906186

 

0

0

2,669

0

7

 

0,889667

4,5988

  • 51 3,572633

2,895731066

 

0

0

3,262111

0

8

 

1,099

1,812

  • 63 1,614045

0,823530629

 

0

0

3,558667

0

9

 

0

 

0

0

0

0

0

0

 

39,44521529

21,89904

 

20,46233

39,31277

Tugas Analisa Stabilitas Lereng 8 17,0294 8 17,0294 10 17,0294 18 17,0294 9 • • •

Tugas Analisa Stabilitas Lereng

Tugas Analisa Stabilitas Lereng No. irisan θ r 1 8 17 2 7 17 3 7

No.

   

irisan

θ

r

1

8

17

2

7

17

3

7

17

4

7

17

5

8

17

6

9

17

7

11

17

8

12

17

9

   

Massa tanah dibagi menjadi irisan-irisan dengan lebar 2 m. Berat

setiap irisan (W) adalah:

 

ω = γ .b.h = 20.2.h = 40 h

 

Σω. cos α = 40 × Σh. cos α = 1577,81 kN/m

 

Σω. sin α = 40 × Σh. sin α = 875,96 kN/m

Maka nilai faktor keamanan yang didapat adalah :

F =

c l

'.

+

tan

φ

.

Σ

(

ω

. cos

α

u l

.

)

 

Σ

ω

. sin

α

 

= 1,21

III. 4

Perhitungan Manual Dengan Metode Irisan Bishop

Dalam penyelesaian ini diasumsikan bahwa resultan gaya pada sisi irisan

adalah horisontal, yaitu

X

1

X

2

= 0

sehingga penyelesaian kembali untuk gaya-gaya vertikal yaitu :

N

' =

W

c l

'

α

/

tan

φ

' sin

F

F

sin

α

ul

α

cos

cos

α

+

Tekanan air pori dapat dihubungkan dengan “tekanan pengisian total” pada

setiap titik dengan menggunakan rasio tekanan air pori yang tak-berdimensi

yang didefinisikan sebagai :

r u

u

=

h

γ

Untuk setiap irisan yaitu :

u

= r u W / b
=
r u
W
/
b

Tugas Analisa Stabilitas Lereng

Tugas Analisa Stabilitas Lereng Dengan mensubstitusikan tekanan air pori dan l = b sec α ke

Dengan mensubstitusikan tekanan air pori dan l = b sec α ke persamaan untuk

gaya-gaya vertikal seperti yang telah disebutkan di atas maka faktor keamanan

dapat ditentukan sebagai berikut :

F =

1

W sin

α

{

c b

'

+

W

(

1

r u
r
u

)

tan

φ

'

}

φ

sec

α

1 +

tan

α

tan

F

Karena faktor keamanan ada pada kedua ruas maka harus digunakan suatu

proses pendekatan bertahap untuk memperoleh penyelesaian tetapi dengan

konvergensi yang tepat.

Untuk mempermudah perhitungan kami menggunakan Microsoft Excel. Pada

perhitungan nantinya akan muncul nilai faktor keamanan (F) yang beragam.

Nilai faktor keamanan yang diambil adalah nilai F yang telah stabil.

Parameter-parameter perhitungan sama dengan metode Fellenius, hanya saja

pada metode Bishop digunakan suatu luasan irisan dari bidang longsor yang

ditinjau yaitu A. Dalam menentukan luasan ini kami dapatkan dengan

menggunakan bantuan AutoCAD.

Tugas Analisa Stabilitas Lereng Dengan mensubstitusikan tekanan air pori dan l = b sec α ke
Tugas Analisa Stabilitas Lereng Dengan mensubstitusikan tekanan air pori dan l = b sec α ke

Tugas Analisa Stabilitas Lereng

Titik 1
Titik 1

R = 16 meter

 

No.

                 

Irisan

γ

 

A

 

W

 

l

α

c'

 

Φ'

z

 

1

20

 

4,4647

 

89,294

2,232889

 

4

10

 

29

0,9589

 

2

20

 

10,803

 

216,06

1,953778

 

12

10

 

29

0,6578

 

3

20

 

16,6777

 

333,554

2,232889

 

19

10

 

29

0,0997

 

4

20

 

18,4543

 

369,086

2,232889

 

27

10

 

29

 

0

 

5

20

 

16,0126

 

320,252

 

2,512

 

36

10

 

29

 

0

 

6

20

 

12,6127

 

252,254

2,791111

 

45

10

 

29

 

0

 

7

20

 

7,6904

 

153,808

3,628444

 

56

10

 

29

 

0

 

8

20

 

1,0649

 

21,298

 

2,512

 

67

10

 

29

 

0

 
 

u

 

u/γ w

 

ul

 

N 1

N 2

N 2

 

N 2

 

N 2

 

9,39722

 

0,958216

 

20,98295

 

6

 

59

 

59

 

59

 

59

 

6,44644

 

0,65733

 

12,59491

 

45

 

125

 

124

 

123

 

123

 

0,97706

 

0,099629

 

2,181666

 

109

 

191

 

189

 

188

 

188

 

0

 

0

 

0

 

168

 

210

 

207

 

206

 

206

 

0

 

0

 

0

 

188

 

190

 

186

 

186

 

185

 

0

 

0

 

0

 

178

 

162

 

158

 

157

 

157

 

0

 

0

 

0

 

128

 

119

 

115

 

114

 

114

 

0

 

0

 

0

 

20

 

29

 

27

 

27

 

27

   

Σ

 

841

 

1083

 

1064

 

1060

 

1060

   

Fc =

1,29

1,27

 

1,26

 

1,26

Titik 2

 

R = 16,0312 meter

 
 

No.

                 

Irisan

γ

A

W

l

α

c'

Φ'

 

z

 

1

20

4,6292

92,584

2,237243

1

10

29

 

1,0306

 

2

20

11,2214

224,428

1,957588

8

10

29

 

0,8666

 

3

20

17,3722

347,444

1,957588

16

10

29

 

0,4461

 

4

20

19,4634

389,268

2,237243

23

10

29

 

0

 

5

20

17,4076

348,152

2,237243

31

10

29

 

0

 

6

20

14,537

290,74

2,516898

40

10

29

 

0

 

7

20

10,5038

210,076

3,076209

50

10

29

 

0

 

8

20

4,2933

85,866

4,474486

63

10

29

 

0

Tugas Analisa Stabilitas Lereng Titik 1 R = 16 meter No. Irisan γ A W l

Tugas Analisa Stabilitas Lereng

Tugas Analisa Stabilitas Lereng u u/ γ ul N 1 N 2 N 2 N 2
 

u

u/γ w

ul

 

N 1

 

N 2

 

N 2

 

N 2

 

N 2

10,09988

1,029864

22,59589

 

2

 

61

 

61

 

61

 

61

 

8,49268

0,865981

16,62517

 

31

 

129

 

129

 

129

 

129

 

4,37178

0,445782

8,558143

 

96

 

193

 

193

 

193

 

193

 

0

 

0

 

0

 

152

 

220

 

219

 

219

 

219

 

0

 

0

 

0

 

179

 

200

 

199

 

199

 

199

 

0

 

0

 

0

 

187

 

177

 

176

 

175

 

175

 

0

 

0

 

0

 

161

 

144

 

143

 

143

 

143

 

0

 

0

 

0

 

77

 

84

 

83

 

83

 

83

 

Σ

 

884

 

1208

 

1202

 

1201

 

1201

   

Fc =

 

1,37

 

1,36

 

1,36

 

1,36

Titik 3

 

R = 16,1245 meter

 
 

No.

                 

Irisan

γ

 

A

 

W

 

l

 

α

c'

 

Φ'

z

 

1

20

 

4,7926

 

95,852

 

2,250264

 

-3

10

 

29

1,1019

 

2

20

11,6342

 

232,684