Anda di halaman 1dari 12

SESI/PERKULIAHAN KE: 2

TIK : Pada akhir pertemuan ini mahasiswa diharapkan berkompetensi dalam:


1. Menjelaskan konsep dasar kinematika dan dinamika.
Pokok Bahasan : Pendahuluan
Deskripsi singkat: Dalam pertemuan ini mahasiswa akan mengetahui pengertian
kinematika dan dinamika, dan mengetahui serta mampu menggambarkan dari
diagram kinematika, pasangan, gerakan, dan vektor. Pengertian dasar ini berguna
untuk Anda mengikuti perkuliahan selanjutna tentang kinematika dan dinamika
itu sendiri.
I. Bahan Bacaan
!. Martin ". #eorge, $etiobakti, !%%&. Kinematika dan Dinamika Teknik, Penerbit
'rlangga, (akarta.
&. Anwari, !%)*. Kinematika Mesin-Analisa, (urusan Mesin IT+, +andung.
II. Bahan Bacaan a!"ahan
!. Meriam (.,, Kraige ,.#.,!%%*. Mekanika Teknik - Dinamika, Penerbit 'rlangga,
(akarta.
III. Pertan#aan K$nci/$gas:
!. (elaskan pengertian kinematika dan dinamika dan gambarkan -ontohna.
I%. $gas
!. .raikan sebuah vektor A ang mempunai &/ unit dan arah !0/
o
ke dalam dua
vektor + dan 1. + mempunai arah )/
o
dan 1 mempunai arah &!/
o
. $kala !
in-i 2 !/ unit. Tentukan besaran dari + dan 1.
&. .raikan sebuah vektor T ang mempunai besar */ unit dan arah !&/
o
ke dalam
dua vektor 3 dan $. +esar 3 harus 0/ unit dan besar $ adalah 44 unit. $kala
! mm 2 ! unit.
0. .raikan sebuah vektor 5 ang mempunai besar */ unit dan arah &!/
o
ke dalam
vektor 6 dan 7. +esar dan arah 7 adalah 08,* unit dan 8*
o
. Tentukan besar dari
6 dan arahna dalam derajat. $kala ! mm 2 ! unit.
BAB I
K&NSEP DASAR KINE'AIKA DAN DINA'IKA
(.( Pen)ah$*$an
Pada bab ini akan dibahas mengenai pengertian9pengertian dari kinematika,
dinamika, mesin, mekanisme, pasangan, gerakan dan siklus serta vektor. Disamping itu
akan dipelajari penggambaran diagram kinematis dan perhitungan vektor.
Adapun tujuan ang ingin di-apai dalam bab ini adalah setelah mempelajari
materi perkuliahan ini, mahasiswa akan memiliki kompetensi dalam menjelaskan
konsep dasar kinematika dan dinamika sehingga mampu mengikuti perkuliahan
selanjutna dengan mudah.
(.2 Pengertian+pengertian
Kinematika adalah suatu ilmu ang mempelajari tentang gerak ang meliputi
lintasan, ke-epatan, dan per-epatan dari batang mesin atau mekanisme tanpa
memperhatikan penebabna. $edangkan dinamika adalah suatu ilmu ang mempelajari
gerak termasuk penebabna, sehingga berlaku hukum II :ewton, aitu:
; 2 m . a .............................. <!=
dengan: ; 2 #aa <:=
m 2 massa <kg=
a 2 per-epatan <m>s
&
=
Mesin adalah suatu alat ang ber?ungsi untuk mengubah atau menghasilkan
energi ang terdiri dari bagian ang bergerak dan bagian ang diam. Motor listrik
mengubah energi listrik menjadi energi mekanik, sedangkan generator mengubah energi
mekanik menjadi energi listrik. Pada motor bensin, tiap piston, batang penggerak, dan
poros engkol bekerja sebagai suatu mesin untuk memindahkan energi. 'nergi mekanis
masukan merupakan hasil kali gaa ang bekerja pada piston dan jarak ang
ditempuhna. 'nergi ini dipindahkan ke poros engkol, maka terlihat sebagai energi
mekanis keluaran merupakan hasil kali dari momen puntir <torsi= dan sudut perputaran
poros engkol.
&
(., Diagra! Kine!atis
Dalam mempelajari gerakan9gerakan dari bagian9bagian mesin, biasana
digambarkan bagian9bagian tersebut dalam bentuk sketsa sehingga hana bagian9bagian
ang akan memberi pengaruh pada gerakan ang diperhatikan. Perhatikan gambar !.!
berikut ini.
#ambar !.! Diagram Kinematis Mesin Diesel <re?.!=
#ambar !.! tersebut menatakan elemen9elemen utama dalam sebuah mesin diesel ang
ditunjukan pada gambar !.& berikut ini.
#ambar !.& Mesin Diesel <re?.!=
+agian ang diam terdiri dari bantalan, dinding silinder, diberi arsiran dengan notasi
:o.!. $edangkan bagian ang bergerak terdiri dari engkol ang diberi notasi :o. &, dan
+atang Penghubung ang diberi notasi :o. 0, serta Torak ang diberi notasi :o. @.
0
+atang penghubung <link= adalah suatu nama ang diberikan pada setiap benda
ang mempunai gerakan relati? terhadap ang lainna. +antalan dan dinding silinder
tidak mempunai gerakan relati? satu terhadap lainna, maka dianggap sebagai suatu
batang penghubung tunggal. +agian mesin ang diam ang menumpu bagian9bagian
ang bergerak <bantalan, dinding silinder= disebut kerangka <frame= dan diberi tanda
sebagai batang penghubung :o.!.
Dalam #ambar !.!, perhatikan suatu posisi dari batang penghubung dari batang
hubung <:o.0= untuk posisi sudut engkol <:o.&= tertentu. Posisi, ke-epatan dan
per-epatan sudut dari batang tergantung hana pada panjang engkol dan batang
penghubung, tidak dipengaruhi oleh lebar atau ketebalan dari batang tersebut. (adi
hana panjang dari bagin :o.& dan :o.0 ang penting dalam analisa kinematis tersebut,
sehingga #ambar !.! tersebut dikenal sebagai diagram kinematis.
Diagram kinematis adalah diagram sebuah mesin atau mekanisme dengan hana
mengambarkan dimensi ang diperlukan dalam analisa, ang biasa digunakan ialah
dimensi panjang. Dalam analisa kinematis hana dikenal dua hal aitu bagian diam
<bernotasi !=, dan bagian bergerak ang disebut batang penghubung <bernotasi &, 0, @,
dan seterusna=.
(.- 'ekanis!e
$ebuah rantai kinematis adalah sebuah sistem dari batang9batang penghubung,
berupa benda9benda kaku, ang apakah digabungkan bersama atau dalam keadaan
saling bersinggungan atau kontak sehingga memungkinkan bergerak relati? satu
terhadap ang lain. 3antai Kinematis adalah sistem ang terdiri dari gabungan batang
penghubung kaku ang saling berkontak sehingga memungkinkan gerakan relati? satu
sama lainna.
Mekanisme adalah rangkaian batang penghubung ang membentuk rantai
kinematis terbatas. 3antai Kinematis Terbatas adalah rantai kinematis ang apabila
salah satu batang penghubung digerakkan, maka batang lainna bergerak ke posisi
tertentu ang telah diperkirakan. Perhatikan gambar !.0 berikut.
@
#ambar !.0 Mekanisme 'ngkol Pelun-ur <re?. !=
(ika batang penghubung <:o. 0= ditahan tetap, torak dan batang penghubung masing9
masing mempunai posisi tertentu untuk tiap posisi engkol.
3antai Kinematis Tak Terbatas adalah rantai kinematis ang apabila salah satu
batang penghubung digerakkan, maka batang lainna bergerak ke posisi sembarang.
#ambar !.@ 3antai Kinematis Tak terbatas <re?. !=
Dalam gambar !.@ batang penghubung :o.! tetap, maka batang penghubung :o.&
dalam posisi ditunjukkan, maka maka batang penghubung :o.0, :o.@ dan :o.* tidak
akan mempunai posisi9posisi tertentu ang diramalkan, tetapi dapat dianggap banak
posisi darina ang ditunjukkan dengan garis putus9putus.
(.. Pasangan
Dua benda ang saling kontak akan membentuk suatu pasangan. Pasangan
adalah kontak antara & permukaan ang sedang berhubungan, ang terbagi menjadi &
ma-am, aitu:
a. Pasangan 3endah, aitu pasangan ang titik kontakna berupa bidang. Misalna:
Piston dengan $ilinder, titik kontakna berupa bidang lengkung.
*
#ambar !.* Pasangan 3endah <re?. !=
b. Pasangan Tinggi, aitu pasangan ang titik kontakna berupa titik atau garis.
Misalna: +ola baja di atas lantai beton, titik kontakna berupa titik. $ilinder di atas
lantai beton, titik kontakna berupa garis.
#ambar !.4 Pasangan Tinggi <re?. !=
(./ 0erakan )an Sik*$s
Ma-am9ma-am gerakan aitu:
a. #erak Translasi aitu gerakan dari semua garis lurus pada sebuah benda ang
sejajar.
$ebuah benda mempunai gerakan berupa translasi, jika ia bergerak sedemikian
hingga semua garis9garis lurus dalam benda tersebut bergerak mengikuti posisi9
posisi ang sejajar. Translasi garis lurus adalah suatu gerakan di mana semua
titik dari suatu benda bergerak sepanjang jalur garis lurus.
b. #erak 3otasi aitu gerakan sebuah titik dengan tetap mempertahankan jarak
ang tetap pada titik tertentu.
Dalam gerak rotasi semua titik dalam sebuah benda selalu mempunai jarak
ang tetap dari sebuah garis lurus ang tegak lurus terhadap bidang gerakna.
'ngkol dalam gambar !.! mempunai gerakan berupa rotasi jika kerangka
mesinna ditahan tetap.
-. #erak .lir aitu gerakan sebuah titik ang berotasi dan pada saat ang sama
melakukan gerakan sejajar dengan sumbu.
4
$uatu titik ang berputar terhadap sumbu pada sutu jarak ang tetap dan pada
waktu ang sama bergerak paralel terhadap sumbu tersebut akan melukiskan
suatu garis sekrup. $ebuah benda mempunai gerakan berupa ulir jika tiap9tiap
titik benda tersebut mempunai gerakan ang berupa ulir. 1ontoh: gerakan mur
pada ulir baut.
d. #erak +ola aitu #erakan sebuah titik pada tiga dimensi
$uatu titik mempunai gerakan berbentuk bola jika ia bergerak dalam ruang tiga
dimensi dan selalu mempunai jarak ang tetap terhadap suatu titik ang tetap.
$uatu benda mempunai gerakan berbentuk bola jika tiap titik dalam benda
tersebut mempunai gerakan berbentuk bola. Perhatikan gambar !.8
#ambar !.8 #erakan +ola <re?. !=
$uatu mekanisme dikatakan menelesaikan satu siklus dari gerakan, jika
mekanisme tersebut bergerak melalui semua kon?igurasi ang mungkin dan kembali ke
posisi awalna. (adi mekanisme engkol pelun-ur menelesaikan satu siklus dari
gerakan, jika engkol membuat satu putaran. Aaktu ang diperlukan untuk satu siklus
disebut periode.
.
(.1 %ektor
Dalam membahas persoalan mekanika, umumna memperhatikan dua besaran
aitu besaran skalar dan besaran vektor. +esaran skalar adalah besaran ang mempunai
hana besarna saja. Misalna: jarak, luas, isi, dan waktu. $edangkan Bektor adalah
besaran ang ditentukan oleh besar dan arah. Misalna: ke-epatan, per-epatan, dan
gaa.
$ebuah besaran vektor dapat dinatakan dengan sebuah garis lurus dengan arah
panah seperti ang diperlihatkan pada gambar !.) berikut ini.
8
<a= <b=
<-= <d=
#ambar !.) Bektor <re?. !=
(.1.( Pen2$!*ahan )an Peng$rangan %ektor
$imbol umumna digunakan untuk menatakan penjumlahan dari
besaran vektor, dan simbol digunakan untuk menatakan pengurangan. (umlah
dari vektor A dan + ditulis A B, dan pengurang B dari A sebagai A B. Bektor9
vektor A dan B dalam #ambar !.% dapat ditambah dengan meletakkan mereka
dalam suatu -ara ang ditunjukkan dalam #ambar !.% atau dalam suatu -ara ang
ditunjukkan dalam #ambar !.!/.
)
A
-.
o
B
(,.
o
3
2-4
o
D
,,4
o
#ambar !.% Penjumlahan Bektor <re?. !=
Titik O adalah titik awal, disebut kutub, dan mungkin dipilih pada
sebarang lokasi dalam bidang dari vektor9vektor. Dari kutub, vektor A dan vektor
B diletakkan dengan ekor dari salah satuna diletakkan pada ujung dan vektor
ang lain. (umlahna disebut resultan dan dalam gambar ditunjukkan dengan
garis ang terputus9putus.
#ambar !.!/ Penjumlahan dan Pengurangan Bektor <re?. !=
"arus diperhatikan bahwa pada waktu kita meletakkan vektor9vektor untuk
tujuan menentukan resultanna, besar dan arahna ang diberikan harus
dipertahankan, tetapi urut9urutan bagaimana meletakkanna tidak akan memberikan
e?ek terhadap resultanna. 3esultan selalu berarah keluar dari kutubna dan
merupakan sisi penutup dari suatu poligon. Pengurangan dari vektor9vektor A dan B
dalam #ambar !.!/ diselesaikan sebagai berikut. .ntuk menentukan resultan A B
kita dapat menuliskan dengan AC<C+=. 6aitu, kita menambahkan harga minus dari
vektor B ke vektor A seperti ditunjukkan dalam #ambar !.!/.
%
(.1.2 Pengga"$ngan )an Peng$raian %ektor
Penggabungan menatakan penambahan bersama9sama dari sejumlah vektor9
vektor. (umlahna disebut resultan dan vektor9vektor tersebut disebut komponen dari
resultan. Penguraian menatakan peme-ahan dari vektor ke dalam sejumlah komponen9
komponen. $etiap vektor dapat diuraikan ke dalam sejumlah komponen ang tak
terbatas. $eringkali dikehendaki untuk menguraikan sebuah vektor ke dalam dua
komponen. Perhatikan gambar !.!! berikut ini.
#ambar !.!! Penggabungan dan Penguraian Bektor <re?. !=
(.5 Pen$t$p
(.5.( Rangk$!an
Kinematika adalah suatu ilmu ang mempelajari tentang gerak ang meliputi
lintasan, ke-epatan, dan per-epatan dari batang mesin atau mekanisme tanpa
memperhatikan penebabna.
Dinamika adalah suatu ilmu ang mempelajari gerak termasuk penebabna.
Mesin adalah suatu alat ang ber?ungsi untuk mengubah atau menghasilkan energi
ang terdiri dari bagian ang bergerak dan bagian ang diam.
Mekanisme adalah rangkaian batang penghubung ang membentuk rantai kinematis
terbatas ang apabila salah satu batang penghubung digerakkan, maka batang
lainna bergerak ke posisi tertentu ang telah diperkirakan
Pasangan adalah adalah kontak antara & permukaan ang sedang berhubungan, ang
terbagi menjadi pasangan rendah dan pasangan tinggi.
(enis9jenis gerakan aitu: gerakan translasi, rotasi, ulir dan bola.
Bektor adalah besaran ang ditentukan oleh besar dan arah. Misalna: ke-epatan,
!/
per-epatan, dan gaa.
(.5.2 Soa*+soa* Latihan
!. (elaskan pengertian Kinematika dan Dinamika D
&. (elaskan pengertian Diagram Kinematis, dan ?ungsina D
0. (elaskan pengertian mekanisme, dan rantai kinematis D
@. $ebutkan jenis9jenis gerak D
*. Tentukanlah resultan vektor ", I, (, K, dan , sebagaimana ang diberikan pada
gambar !.!&.
<a= " 2 A +
<b= I 2 A +
<-= ( 2 A 1 + '
<d= K 2 # ; D 1 +
<e= , 2 D ' ; #
#ambar !.!&
4. Perhatikan gambar !.!0 berikut. Tentukan ang mana: mekanisme, rantai
kinematis terbatas, atau sebuah struktur.
!!
#ambar !.!0
!&
<a=
<-=
<b=
<d=