Anda di halaman 1dari 2

PENANGANAN PASIEN D.O.

A
(DEATH ON ARRIVAL)
No. Dokumen
IK/GADAR/19

Instruksi
Kerja
Pengertian

Tanggal Terbit

No. Revisi
Halaman
0
1/ 2
Ditetapkan,
Manager Sistem Gawat Darureat

5 Mei 2011

dr. H. Syaiful Huda

D,O,A (death on arrival) adalah pasien datang di IGD sudah dalam


kondisi tanpa nafas dan denyut nadi sejak dalam perjalanan menuju
ke RS lebih dari 10 menit tanpa pertolongan resusitasi (kematian

Tujuan

biologis).
Mengatur tahapan kegiatan penanganan pasien yang datang dalam
kondisi sudah meninggal (DOA) sehingga menjamin setiap tahapan
terencana, terorganisir dan terkendali dengan baik.
1. Perawat bersama satpam menerima pasien, melakukan triase dan
Asessment awal.
2. Menempatkan pasien di ruang Resusitasi.
3. Melakukan Primery survey (Airway, Breathing, Circulation)
4. Menyiapkan EKG lead ekstremitas / monitor sambil melakukan
resusitasi jantung paru 5 siklus pertama.
5. Dokter IGD melakukan pemeriksaan klinis yang mendukung
adanya kematian biologis, kedua pupil medriasis maksimal > 9
mm, reflek cahaya negative.
6. Dokter IGD menyatakan pasien meninggal, memberitahukan
kepada keluarga / pengantar pasien.
7. Dokter IGD membuat Surat Penyaksian Kematian dan Sebab
Kematian.
8. Bila pasien merupakan kasus kecelakaan lalu lintas / kecelakaan

PENANGANAN PASIEN D.O.A


(DEATH ON ARRIVAL)
No. Dokumen
IK/GADAR/19

Instruksi
Kerja

No. Revisi
0

Halaman
2/ 2

Tanggal Terbit
5 Mei 2011
kerja / kecelakaan lain atau kasus kriminal maka dokter IGD
membuat catatan untuk keperluan visum exkternal dan
berkoordinasi dengan pihak kepolisian.
9. Dilakukan rujukan ke RSST (Rumah Sakit Suradji Tirtonegoro)
Klaten bagian forensic apabila diperlukan visum internal.
10. Penanganan pasien meninggal selanjutnya koordinasi dengan

Dokument Terkait

Bagian Kerohanian dan pendaftaran.


1. FM / RM / RJ. 01
2. FM / LRM / 20 : Visum Et Repertum
3. FM / LRM / 12 : Surat Penyaktian Kematian
4. FM / RM / 17 : Keterangan Kedokteran Tentang Sebab Kematian