Anda di halaman 1dari 19

TANAMAN KUNYIT (Curcuma domestica Val.

)
Oleh : NURGIYANTO, SP
I. UMUM
1.1. Sejarah Singkat
Kunyit merupakan tanaman obat berupa semak dan bersifat
tahunan (perenial) yang tersebar di seluruh daerah tropis.
Tanaman kunyit tumbuh subur dan liar disekitar hutan/bekas
kebun. Diperkirakan berasal dari Binar pada ketinggian !""#
$"" m dpl% ada &uga yang mengatakan bah'a kunyit berasal dari
India. Kata (ur)uma berasal dari bahasa *rab Kurkum dan +unani
Karkom. ,ada tahun --#-. /M% Dios)orides menyebut tanaman ini
sebagai (yperus menyerupai &ahe% tetapi pahit% kelat% dan
sedikit pedas% tetapi tidak bera)un. Tanaman ini banyak
dibudidayakan di *sia /elatan khususnya di India% (ina
/elatan% Tai'an% Indonesia (0a'a)% dan 1ilipina.
1.2. Sentra Penanaman
Di Indonesia% sentra penanaman kunyit di 0a'a Tengah% dengan
produksi men)apai 2.!2! kg/ha. Di India% /rilanka% (ina%
3aiti% dan 0amaika dengan produksi men)apai 4 5 ton/ha.
1.3. Jenis Tanaman
Klasifikasi tanaman kunyit adalah sebagai berikut6
Di7isio 6 /permatophyta
/ub#di7iso 6 *ngiospermae
Nurgiyanto, SP

Kelas 6 Mono)otyledoneae
8rdo 6 9ingiberales
1amili 6 9ungibera)eae
:enus 6 (ur)uma
/pe)ies 6 (ur)uma domesti)a ;al.
0enis (ur)uma domesti)a ;al% (. domesti)a <umph% (. longa
*u)t% u (. longa =inn% *momum )ur)uma Murs. Ini merupakan
&enis kunyit yang paling terkenal dari &enis kunyit lainnya.
Tanaman kunyit tumbuh ber)abang dengan tinggi >"#"" )m.
Batang merupakan batang semu% tegak% bulat% membentuk rimpang
dengan 'arna hi&au kekuningan dan tersusun dari pelepah daun
(agak lunak). Daun tunggal% bentuk bulat telur (lanset)
meman&ang hingga "#>" )m% lebar .#2%5 )m dan pertulangan
menyirip dengan 'arna hi&au pu)at. Berbunga ma&emuk yang
berambut dan bersisik dari pu)uk batang semu% pan&ang "#5 )m
dengan mahkota sekitar ! )m dan lebar %5 )m% ber'arna
putih/kekuningan. U&ung dan pangkal daun run)ing% tepi daun
yang rata. Kulit luar rimpang ber'arna &ingga ke)oklatan%
daging buah merah &ingga kekuning#kuningan.
1.4. Manfaat Tanaman
Di daerah 0a'a% kunyit banyak digunakan sebagai ramuan &amu
karena berkhasiat menye&ukkan% membersihkan% mengeringkan%
menghilangkan gatal% dan menyembuhkan kesemutan.
Manfaat utama tanaman kunyit% yaitu6 sebagai bahan obat
tradisional% bahan baku industri &amu dan kosmetik% bahan
bumbu masak% peternakan dll.
Nurgiyanto, SP
2
II. /+*<*T ,?<TUMBU3*@
2.1. Iklim
a. Tanaman kunyit dapat tumbuh baik pada daerah yang
memiliki intensitas )ahaya penuh atau sedang% sehingga
tanaman ini sangat baik hidup pada tempat#tempat terbuka
atau sedikit naungan.
b. ,ertumbuhan terbaik di)apai pada daerah yang memiliki
)urah hu&an """#>""" mm/tahun. Bila ditanam di daerah
)urah hu&an A """ mm/tahun% maka sistem pengairan harus
diusahakan )ukup dan tertata baik. Tanaman ini dapat
dibudidayakan sepan&ang tahun. ,ertumbuhan yang paling
baik adalah pada penanaman a'al musim hu&an.
). /uhu udara yang optimum bagi tanaman ini antara B#!"
(.
2.2. Media Tanam
a) Kunyit tumbuh subur pada tanah gembur% pada tanah yang
di)angkul dengan baik akan menghasilkan umbi yang
berlimpah.
b) 0enis tanah yang diinginkan adalah tanah ringan dengan
bahan organik tinggi% tanah lempung berpasir yang terbebas
dari genangan air/sedikit basa.
2.3. Ketinggian Tempat
Kunyit tumbuh baik di dataran rendah (mulai A 2>" m dpl)
sampai dataran tinggi (4 2""" m dpl). ,roduksi optimal C 2
ton/ha di)apai pada ketinggian >5 m dpl.

Nurgiyanto, SP
!
III. ,?D8M*@ T?K@I/ BUDID*+*
3.1. Pembibitan
3.1.1. Persyaratan ibit
Bibit kunyit yang baik berasal dari peme)ahan rimpang% karena
lebih mudah tumbuh. /yarat bibit yang baik 6 berasal dari
tanaman yang tumbuh subur% segar% sehat% berdaun banyak dan
hi&au% kokoh% terhindar dari serangan penyakitD )ukup
umur/berasal dari rimpang yang telah berumur 4 -#2 bulanD
bentuk% ukuran% dan 'arna seragamD memiliki kadar air )ukupD
benih telah mengalami masa istirahat (dormansi) )ukupD
terhindar dari bahan asing (bi&i tanaman lain% kulit%
kerikil).
3.1.2. Penyiapan ibit
<impang bahan bibit dipotong agar diperoleh ukuran dan dengan
berat yang seragam serta untuk memperkirakan banyaknya mata
tunas/rimpang. Bekas potongan ditutup dengan abu dapur/sekam
atau merendam rimpang yang dipotong dengan larutan fungisida
(benlate dan agrymi)in) guna menghindari tumbuhnya &amur. Tiap
potongan rimpang maksimum memiliki #! mata tunas% dengan
berat antara 2"#!" gram dan pan&ang !#- )m.
3.1.3. Teknik Penyemaian ibit
,ertumbuhan tunas rimpang kunyit dapat dirangsang dengan )ara6
mengangin#anginkan rimpang di tempat teduh atau lembab selama
#%5 bulan% dengan penyiraman 2 kali sehari (pagi dan sore
hari). Bibit tumbuh baik bila disimpan dalam suhu kamar (25#
2. (). /elain itu menempatkan rimpang diantara &erami pada
suhu udara sekitar 25#2. (. dan merendam bibit pada larutan
Nurgiyanto, SP
>
9,T (Eat pengatur tumbuh) selama ! &am. 9,T yang sering
digunakan adalah larutan atonik ( ))/%5 liter air) dan
larutan :#! (5""#-"" ppm). <impang yang akan direndam larutan
9,T harus dikeringkan dahulu selama >2 &am pada suhu udara !5
dera&at (. 0umlah anakan atau berat rimpang dapat ditingkatkan
dengan &alan direndam pada larutan pakloburaEol sebanyak 25"
ppm.
3.1.4. Pemindahan ibit
Bibit yang telah siap lalu ditempatkan pada persemaian% dimana
rimpang akan mun)ul tunas telah tanaman berumur #%5 bulan.
/etelah tunas tumbuh 2#! )m maka rimpang sudah dapat ditanam
di lahan. ,emindahan bibit yang telah bertunas harus dilakukan
se)ara hati#hati guna menghindari agar tunas yang telah tumbuh
tidak rusak. Bila ada tunas/akar bibit yang saling terkait
maka akar tersebut dipisahkan dengan hati#hati lalu letakkan
bibit dalam 'adah tertentu untuk memudahkan pengangkutan bibit
ke lokasi lahan. 0ika &arak antara tempat pembibitan dengan
lahan &auh maka bibit perlu dilindungi agar tetap lembab dan
segar ketika tiba di lokasi. /elama pengangkutan% bibit yang
telah bertunas &angan ditumpuk.
3.2. Peng!lahan Media Tanam
3.2.1. Pemb"kaan #ahan
=ahan yang akan ditanami dibersihkan dari gulma dan di)angkul
se)ara manual atau menggunakan alat mekanik guna menggemburkan
lapisan top soil dan sub soil &uga sekaligus mengembalikan
kesuburan tanah. Tanah di)angkul pada kedalaman 2"#!" )m
kemudian diistirahatkan selama #2 minggu agar gas#gas bera)un
Nurgiyanto, SP
5
yang ada dalam tanah menguap dan bibit penyakit/hama yang ada
mati karena terkena sinar matahari.
3.2.2. Pembent"kan edengan
=ahan kemudian dibedeng dengan lebar $"#"" )m dan tinggi 25#
>5 )m dengan &arak antar bedengan !"#5" )m.
3.2.3. Pem"p"kan
Untuk mempertahankan kegemburan tanah% meningkatkan unsur hara
dalam tanah% drainase% dan aerasi yang lan)ar% dilakukan
dengan menaburkan pupuk dasar (pupuk kandang) ke dalam
lahan/dalam lubang tanam dan dibiarkan minggu. Tiap lubang
tanam membutuhkan pupuk kandang 2%5#! kg.
3.3. Teknik Penanaman
Kebutuhan bibit kunyit/hektar lahan adalah "%5"#"%$5 ton. Maka
diharapkan akan diperoleh produksi rimpang sebesar 2"#!"
ton/ha.
3.3.1. Penent"an P!la Tanam
Bibit kunyit yang telah disiapkan kemudian ditanam ke dalam
lubang berukuran 5#" )m dengan arah mata tunas menghadap ke
atas. Tanaman kunyit ditanam dengan dua pola% yaitu penanaman
di a'al musim hu&an dengan pemanenan di a'al musim kemarau (-#
. bulan) atau penanaman di a'al musim hu&an dan pemanenan
dilakukan dengan dua kali musim kemarau (2#. bulan). Kedua
pola tersebut dilakukan pada masa tanam yang sama% yaitu pada
a'al musim penghu&an. ,erbedaannya hanya terletak pada masa
panennya.
Nurgiyanto, SP
$
3.3.2. $ara Penanaman
0arak tanam untuk pola penanaman a'al musim hu&an dan panen
a'al kemarau 2"#25 )m. Bila ditanam dengan pola tanam pada
a'al musim kemarau dan panen pada musim hu&an maka &arak tanam
sebaiknya adalah $" F >" )m atau $" F $" )m.
Teknik penanaman dengan perlakuan stek rimpang dalam nitro
aromatik sebanyak ml/liter pada media yang diberi mulsa
ternyata berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan 7egetatif
kunyit% sedangkan penggunaan Eat pengatur tumbuh IB*
(indolebutyri) a)id) sebanyak 2"" mg/liter pada media yang
sama berpengaruh nyata terhadap pembentukan rimpang kunyit.
3.4. Pemeliharaan Tanaman
3.4.1. Penjarangan dan Peny"laman
*pabila ada rimpang kunyit yang tidak tumbuh atau
pertumbuhannya buruk% maka dilakukan penanaman susulan
(penyulaman) rimpang lain yang masih segar dan sehat.
3.4.2. Penyiangan dan Pemb"b"nan
,enyiangan dan pembubunan perlu dilakukan untuk menghilangkan
rumput liar (gulma) yang mengganggu penyerapan air% unsur hara
dan mengganggu perkembangan tanaman. Kegiatan ini dilakukan !#
5 kali bersamaan dengan pemupukan dan penggemburan tanah.
,enyiangan pertama dilakukan pada saat tanaman berumur G bulan
dan bersamaan dengan ini maka dilakukan pembubunan guna
merangsang rimpang agar tumbuh besar dan tanah tetap gembur.
3.4.3. Pem"p"kan
/elain pupuk dasar (pada a'al penanaman)% tanaman kunyit perlu
diberi pupuk susulan kedua (pada saat tanaman berumur 2#>
Nurgiyanto, SP
-
bulan). ,upuk dasar yang digunakan adalah pupuk organik 5#2"
ton/ha. ,emupukan tahap kedua digunakan pupuk kandang dan
pupuk buatan (urea 2" gram/pohonD T/, " gram/pohonD dan 9K "
gram/pohon)% serta K28 (2 kg/ha) pada tanaman yang berumur >
bulan. Dengan pemberian pupuk ini diperoleh peningkatan hasil
sebanyak !.H atau -%5 ton rimpang segar/ha. ,emupukan &uga
dilakukan dengan pupuk nitrogen ($" kg/ha)% ,285 (5" kg/ha)%
dan K28 (-5 kg/ha). ,upuk , diberikan pada a'al tanam% pupuk @
dan K diberikan pada a'al tanam (/! dosis) dan sisanya (2/!
dosis) diberikan pada saat tanaman berumur 2 bulan dan >
bulan. ,upuk diberikan dengan ditebarkan se)ara merata di
sekitar tanaman atau dalam bentuk alur dan ditanam di sela#
sela tanaman.
,enggunaan pupuk kandang dapat meningkatkan &umlah anakan%
&umlah daun% dan luas area daun kunyit se)ara nyata. Kombinasi
pupuk kandang sebanyak >5 ton/ha dengan populasi kunyit
$"."""/ha menghasilkan produksi sebanyak 2B%B! ton/ha.
3.4.4. Pengairan
Tanaman kunyit termasuk tanaman tidak tahan air. 8leh sebab
itu drainase dan pengaturan pengairan perlu dilakukan se)ermat
mungkin% agar tanaman terbebas dari genangan air sehingga
rimpang tidak membusuk. ,erbaikan drainase baik untuk
melan)arkan dan mengatur aliran air serta sebagai penyimpan
air di saat musim kemarau.
3.%. &ama dan Penyakit
3.%.1. &ama
a. ulat penggerek akar (Di)h)rosis puntifera.) .
:e&ala6 pada pangkal akar dimana tunas daun men&adi layu
Nurgiyanto, SP
.
dan lama kelamaan tunas men&adi kering lalu membusuk.
,engendalian6 tanaman disemprot/ditaburkan insektisida
furadan :#!.
3.%.2. Penyakit
a. Busuk bakteri rimpang .
,enyebab6 oleh kurang baik sistem pengairan (drainase)
atau disebabkan oleh rimpang yang terluka akibat alat#
alat pertanian% sehingga luka rimpang kemasukan )enda'an.
:e&ala6 kulit akar tanaman men&adi keriput dan
mengelupas% kemudian rimpang lama kelamaan membusuk dan
keropos. ,engendalian6 () men)egah ter&adi genangan air
pada lahan% men)egah terlukanya rimpangD (!) penyemprotan
fungisida dithane M#>5.
b. Karat daun kunyit .
,enyebab6 Taphrina ma)ullans Bult dan (olletothrium
)apisi)i atau oleh kutu daun yang disebut
,an)haetothrips. :e&ala6 timbulnya 'arna )oklat (karat)
pada helaian daunD bila penyakit ini menyerang tanaman
de'asa/daun yang tua maka tidak akan mempengaruhi
produksinya sebaliknya &ika menyerang tanaman/daun muda%
menyebabkan tanaman tersebut men&adi mati. ,engendalian6
() dilakukan dengan mengurangi kelembabanD (2)
penyemprotan insektisida% seperti dengan agrotion 2
))/liter atau dengan fungisida dithane M#>5 se)ara
teratur selama seminggu sekali.
Nurgiyanto, SP
B
3.'. Panen
3.'.1. $iri dan (m"r Panen
Tanaman kunyit siap dipanen pada umur .#. bulan% saat panen
yang terbaik adalah pada umur tanaman #2 bulan% yaitu pada
saat gugurnya daun kedua. /aat itu produksi yang diperoleh
lebih besar dan lebih banyak bila dibandingkan dengan masa
panen pada umur kunyit -#. bulan.
(iri#)iri tanaman kunyit yang siap panen ditandai dengan
berakhirnya pertumbuhan 7egetatif% seperti ter&adi
kelayuan/perubahan 'arna daun dan batang yang semula hi&au
berubah men&adi kuning (tanaman kelihatan mati).
3.'.2. $ara Panen
.
,emanenan dilakukan dengan )ara membongkar rimpang dengan
)angkul/garpu. /ebelum dibongkar% batang dan daun dibuang
terlebih dahulu. /elan&utnya rimpang yang telah dibongkar
dipisahkan dari tanah yang melekat lalu dimasukkan dalam
karung agar tidak rusak.
3.'.3. Peri!de Panen .
,anen kunyit dilakukan dimusim kemarau karena pada saat itu
sari/Eat yang terkandung didalamnya mengumpul. /elain itu
kandungan air dalam rimpang sudah sedikit sehingga memudahkan
proses pengeringannya.
3.'.4. Prakiraan Pr!d"ksi .
Berat basah rimpang bersih/rumpun yang diperoleh dari hasil
panen men)apai "%- kg. ,roduksi rimpang segar/ha biasanya
antara 2"#!" ton.
Nurgiyanto, SP
"
3.). Pas*apanen
3.).1. Peny!rtiran dan Pengg!l!ngan
<impang kemudian dipilih (sortasi) berdasarkan ukuran pan&ang%
lebar% besar dan ke)il untuk memisahkan bahan yang berkualitas
rendah (rusak) dengan yang baik (seragam). /ortasi pada kunyit
dilakukan melalui dua tahap% yaitu sortasi basah dan kering.
/ortasi basah dilakukan pada bahan segar untuk memisahkan
bahan#bahan dari kotoran berupa tanah% sisa tanaman% dan gulma
yang dimungkinkan men)emari bahan hasil panen. /ortasi kering
dilakukan pada bahan yang telah mengalami pengeringan guna
memisahkan bahan#bahan dari benda#benda asing% seperti
kerikil% tanah dan kotoran#kotoran lain. /etelah bersih%
rimpang dikumpulkan dalam 'adah berupa karung untuk memudahkan
pengangkutan dan mempertahankan kebersihan rimpang hasil panen
selama pengangkutan.
3.).2. Penyimpanan
<impang disimpan dalam gudang yang memiliki 7entilasi baik dan
lan)ar% tidak bo)or% terhindar dari kontaminasi bahan lain
yang menurunkan kualitas bahan yang bersangkutan% memiliki
penerangan yang )ukup% serta bersih dan terbebas dari hama
gudang. Untuk men)egah timbul hama gudang seperti rayap%
dilakukan dengan mengoleskan oli bekas pada lantai gudang.
/etelah oli itu kering baru dipasang bantalan dari kayu% untuk
meletakkan kunyit yang telah dimasukkan dalam karung. Upaya
yang dilakukan untuk menghindari serangan hama/)enda'an yaitu
dengan melakukan penyemprotan insektisida/fumigasi sebelum
gudang digunakan.
Nurgiyanto, SP

3.).3. Pengemasan dan Pengangk"tan .


<impang selan&utnya dikemas dalam karung/plastik atau bahan
yang kedap udara.
3.).4. #ain+lain
a. ,embersihan
<impang hasil panen dibersihkan dari kotoran yang
menempel% seperti tanah dan sisa akar tanaman bersamaan
pada saat di)u)i. Tu&uannya untuk menurunkan &umlah
mikroba patogen penyebab pembusukan dan membuat tampilan
fisiknya men&adi lebih menarik. <impang disemprot dengan
air bertekanan tinggi dan hindari pen)u)ian yang terlalu
lama agar kualitas dan senya'a aktif yang terkandung
didalam tidak larut dalam air. ,emakaian air sungai harus
dihindari karena dikha'atirkan telah ter)emar dan banyak
mengandung bakteri% seperti ,seudomonas% ,roteus%
Mi)ro)o))us% Ba)illus% /trepto)o))us% ?nteroba)ter% dan
?s)heri)hia. <impang yang telah bersih selan&utnya
ditiriskan dan &angan langsung di&emur untuk menghindari
ter&adinya fermentasi/pembusukan. ,enirisan dilakukan
pada rak/bambu/ka'at dengan )ara diangin#anginkan pada
tempat yang teduh.
b. ,enga'etan
,enga'etan rimpang kunyit dengan )ara merubah bentuk
rimpang men&adi irisan% serutan% dan potongan rimpang%
lebih ditu&ukan untuk memudahkan dalam proses
pengeringan% pengepakan% dan pengolahan lebih lan&ut.
<impang yang diiris adalah seluruh rimpang% baik empu
(umbi induk) maupun rimpang tunas. Tebal irisan antara #
! mm. /elan&utnya rimpang dikeringkan se)ara tradisional
Nurgiyanto, SP
2
dengan panas sinar matahari selama 5#. hari atau dengan
menggunakan pengering buatan (o7en) selama 5#2 &am pada
suhu udara 5"#." dera&at (. /emakin tipis irisan semakin
)epat proses pengeringan. Bila pengirisan terlalu tipis
mengakibatkan senya'a aktif yang terkandung didalamnya
men&adi mudah menguap. ,engeringan se)ara tradisional
dilakukan dengan menghamparkan irisan kunyit pada kain
katun hitam (tebal C 2#5 )m)% tikar/rak. ,engeringan ini
dilakukan dengan membolak#balik irisan hingga kering.
,en&emuran dihentikan setelah kadar air bahan tinggal .#
" H.
,enanganan pas)apanen kunyit dilakukan dengan )ara
merebus rimpang setelah dibersihkan. /ebelum direbus%
kulit ari rimpang terlebih dahulu dibuang dengan diremas#
remas/diin&ak#in&ak% sehingga 'arna rimpang yang semula
ke)oklatan berubah men&adi &ingga )erah. <impang kemudian
direbus dalam air mendidih selama >"#$" menit hingga
lunak atau sampai air rebusan berbusa dan mengeluarkan
bau khas kunyit. /elan&utnya rimpang direbus dalam
larutan alkalis (basa) yang ditambah kapur% soda kue/soda
abu (@a2(8!) antara "%"5#"%"H. /etelah itu dikeringkan
diba'ah sinar matahari atau menggunakan alat pengering
buatan hingga kadar airn .#"H. ,erebusan tidak perlu
terlalu lama karena dapat menyebabkan penampilan/'arna
rimpang men&adi tidak menarik atau pada saat kering
rimpang men&adi mudah han)ur.

I;. *@*=I/I/ ?K8@8MI BUDID*+* T*@*M*@
Nurgiyanto, SP
!
4.1. ,nalisis (saha "didaya
,erkiraan analisis budidaya kunyit seluas """ m2 yang
dilakukan pada tahun BBB di daerah Bogor
a) Biaya produksi
. /e'a lahan musim tanam
2. Bibit 5" kg I <p.
!. ,upuk
# ,upuk kandang >.""" kg I <p. 5"%#
# ,upuk buatan6 Urea !2 kg I <p..""%#
# T/, $ kg I <p. .""%#
# K(l $ kg I <p. .$""%#
>. ,estisida
5. *lat
$. Tenaga ker&a
-. ,anen dan pas)a panen
.. =ain#lain
0umlah biaya produksi
b. ,endapatan 2.5"" kg I <p. -5"%#
). Keuntungan
d. ,arameter kelayakan usaha
. <asio output/input
<p.
<p.
<p.
<p.
<p.
<p.
<p.
<p.
<p.
<p.
<p.
<p.
<p.
<p.
<p.
5"."""%#
$""."""%#
!5.2""%#
2...""%#
25.$""%#
""."""%#
$"."""%#
2""."""%#
""."""%#
""."""%#
#
.!BB.$""%#
..-5."""%#
>-5.>""%#
J %!BB
Usaha budidaya tanaman kunyit skala besar (komersial) atau
yang dilakukan se)ara intensif% di Indonesia belum ada dan
sebagian besar petani )enderung menanam tanaman ini sebagai
tanaman sampingan sa&a.
4.2. -ambaran Pel"ang ,gribisnis
Nurgiyanto, SP
>
De'asa ini rata#rata kebutuhan bahan baku kunyit untuk
industri kosmetik/&amu tradisional yang ada di Indonesia
antara %5#$ ton/bulan. Tingkat kebutuhan pasar dari tahun ke
tahun semakin meningkat dengan persentase peningkatan "#25H
per tahunnya. Kebutuhan lebih tinggi pada saat men&elang hari#
hari besar/hari raya. ,ermintaan kebutuhan industri di atas
sebagian besar berasal dari pasokan para petani.
Melihat dari kebutuhan rata#rata industri &amu dan kosmetik
yang ada di dalam negeri% suplai dan permintaan terhadap
kunyit tidak seimbang% apalagi memenuhi permintaan pasar luar
negeri. /ementara kebutuhan kunyit dunia hingga saat ini
men)apai ratusan ribu ton/tahun. /ebagian ke)il dari &umlah
tersebut dipenuhi oleh negara India% 3aiti% /rilanka% (ina%
dan negara#negara lainnya.
Indonesia kini sudah selayaknya membudidayakan tanaman ini%
terutama dengan sistem monokultur/tumpang sari sehingga
produksi yang di)apai lebih )epat dan tinggi% agar kebutuhan
minimal dalam negeri terpenuhi se)ara optimal. Kalaupun di
daerah 0a'a Tengah kini sudah diupayakan sistem penanaman
tersebut% &uga diperhitungkan dari sudut produkti7itas dan
&alur tata niaganya% namun luas lahan tanam yang ada belum
maksimal untuk memenuhi kebutuhan pasar luar negeri yang
men)apai ratusan ribu ton/ha#nya.
Indonesia sebenarnya mulai mengekspor kunyit. @egara yang
ditu&u antara lain *sia (Malaysia% /ingapura% 3ongkong%
Tai'an% dan 0epang)% *merika% dan ?ropa (0erman Barat dan
Belanda). ,ada tahun B.-% nilai ekspor tanaman kunyit
Indonesia menyumbangkan de7isa yang besar bagi negara. @amun
pada tahun berikutnya &umlah ekspor tersebut mulai mengalami
Nurgiyanto, SP
5
penurunan dan sempat terhenti pada tahun B.B. @egara India%
(ina% 3aiti% /rilanka% dan 0amaika kini mulai membudidayakan
tanaman kunyit se)ara besar#besaran dan mereka sudah dapat
mengestimasikan produksinya hingga C2" ton/ha.
Dari segi &alur tata niaga% kunyit tergolong efisien% karena
dari petani langsung disalurkan ke pedagang pengumpul% lalu ke
pabrik/pedagang besar. Maka harga yang diterima petani
men)apai -"H dari harga tingkat pabrik% dimana !"H merupakan
mar&in tata niaga yang terdiri atas 2H mar&in biaya dan .H
merupakan mar&in keuntungan. Berdasarkan kondisi ini% tata
niaga kunyit bisa ditingkatkan lagi% karena mar&in terbesar
berada pada keuntungan pedagang.
,eluang agribisnis kunyit di Indonesia dapat dikembangkan.
Kenyataan ini dilandaskan pada tingkat produkti7itas% &alur
tata niaga% dan kebutuhan kunyit dari berbagai industri yang
membutuhkannya.

Nurgiyanto, SP
$
;. /T*@D*< ,<8DUK/I
%.1. ."ang #ingk"p
.
/tandar produksi meliputi6 &enis dan standar mutu% )ara
pengambilan )ontoh dan syarat pengemasan.
%.2. Pengambilan $!nt!h
a. ,engambilan )ontoh .
Dari &umlah kemasan dalam satu partai kunyit segar siap
ekspor diambil se&umlah kemasan se)ara a)ak seperti
diba'ah ini% dengan maksimum berat tiap partai 2" ton.
. Untuk &umlah kemasan dalam partai #""% )ontoh yang
diambil 5.
2. Untuk &umlah kemasan dalam partai "#!""% )ontoh
yang diambil -
!. Untuk &umlah kemasan dalam partai !"#5""% )ontoh
yang diambil B
>. Untuk &umlah kemasan dalam partai 5"#"""% )ontoh
yang diambil "
5. Untuk &umlah kemasan dalam partai di atas """%
)ontoh yang diambil minimum 5 .
Kemasan yang telah diambil% dituangkan isinya%
kemudian diambil se)ara a)ak sebanyak " rimpang
dari tiap kemasan sebagai )ontoh. Khusus untuk
kemasan kunyit segar berat " kg atau kurang% maka
)ontoh yang diambil sebanyak 5 rimpang. (ontoh yang
Nurgiyanto, SP
-
telah diambil kemudian diu&i untuk ditentukan
mutunya.
b. ,etugas pengambil )ontoh .
,etugas pengambil )ontoh harus memenuhi syarat yaitu
orang yang telah berpengalaman atau dilatih terlebih
dahulu dan mempunyai ikatan dengan suatu badan hukum.
%.%. Pengemasan
Kunyit disa&ikan dalam bentuk rimpang utuh% dikemas dengan
&ala plastik yang kuat% dengan berat maksimum 5 kg tiap
kemasan% atau dikemas dengan keran&ang bambu dengan berat
sesuai kesepakatan anatara pen&ual dan pembeli.
Dibagian luar dari tiap kemasan ditulis% dengan bahan yang
tidak luntur% &elas terba)a antara lain6
a) BuatanIndonesia.
b) @ama/Kode ,erusahaan/?ksportir.
)) @ama barang.
d) @egara tu&uan.
e) Berat kotor.
f) Berat bersih.
g) @ama ,embeli.

Nurgiyanto, SP
.
;I. <?1?<?@/I
'.1. /aftar P"staka
a. Dar'is /@. BB. Tumbuhan obat famili 9ingibera)eae.
Bogor% ,uslitbang Tanaman Industri6 !B#$.
b. Kartasapoetra% :. BB2. Budidaya tanaman berkhasiat obat6
kunyit (kunir). 0akarta% ,T. <ineka (ipta6 $".
). Kloppenburg#;ersteegh% 0. B... ,etun&uk lengkap mengenai
tanaman#tanaman di Indonesia dan khasiatnya sebagai obat#
obatan tradisional (kunir atau kunyit#(ur)uma domesti)a
;al.). 0ilid 6 bagian Botani. +ogyakarta% (D.</.
Bethesda6 "2#"!.
d. Moko% 3idayatD MulyotoD Ismiyatiningsih. BB!. ,engaruh
beberapa Eat pengatur tumbuh dan mulsa terhadap
pertumbuhan tanaman kunyit. Buletin ,ertanian Tanaman
<empah dan 8bat% . () BB!6 !"#!..
e. Muhlisah% 1auEiah. BB$. Tanaman obat keluarga (toga)6
kunyit. (et.2. 0akarta% ,enebar /'adaya6 >"#>.
f. @ugroho% @urfina *. BB.. Manfaat dan prospek
pengembangan kunyit. Ungaran% Trubus *gri'idya. .$ hal.
g. /oedibyo% B<* Mooryati. BB.. *lam sumber kesehatan%
manfaat dan kegunaan6 kunyit. (et.. 0akarta% Balai
,ustaka6 2!"#2!.
h. Ki&ayakusuma% 3.M. 3embingD Dalimartha% /etia'anD Kirian%
*./. BB2. Tanaman berkhasiat obat di Indonesia6 kunyitD
(ur)uma longa =inn (0iang 3uang). 0ilid >. 0akarta%
,ustaka Kartini6 B!#B>.
i. Kiroatmod&o% 0oedo&onoD =ontoh% *.,.D @urdin. BB!.
Ka&ian pemberian pupuk kandang dan tingkat populasi
terhadap pertumbuhan produksi kunyit ((ur)uma domesti)a
;al.) yang ditumpangsarikan dengan &agung manis (9ea mays
/o))harata). Buletin *gronomi% 2 (2) BB!6 5B#$!.
Nurgiyanto, SP
B