Anda di halaman 1dari 11

AKUNTANSI PERPAJAKAN AKUNTANSI PERPAJAKAN AKUNTANSI PERPAJAKAN AKUNTANSI PERPAJAKAN

JAWABAN UJIAN SERTIFIKASI KONSULTAN PAJAK B


MATA UJIAN AKUNTANSI PERPAJAKAN
PERIODE NOVEMBER TAHUN 2006
SOAL I MULTIPLE CHOICE (BOBOT 20%)

1. J!"# D
Berdasarkan pasal 11 A ayat 5 UU PPh, Amortisasi atas pengeluaran untuk memperoleh hak
penambangan selain migas, hak pengusahaan hutan dan hak pengusahaan sumber alam serta hasil alam
lainnya yang mempunyai masa manfaat lebih dari satu tahun, dilakukan dengan metode satuan produksi
paling tinggi 20% setahun.

2. J!"# D

P$%&'(# '(#)#*+ ,$%)('%# ')+- #.# /.#$)$%
P$%)('%# ')+- )+0' *$1$#+* 2 ($%#+#3 ,%.4$** 4(&/+#)$0)
a. Akti!a yang diterima di"atat sebesar nilai pasar #a$ar akti!a yang diserahkan, atau nilai pasar #a$ar
akti!a yang diterima %$ika lebih dapat ditentukan& dan laba %rugi& diakui pada saat transaksi.
b. 'ika nilai pasar #a$ar akti!a yang diserahkan maupun yang diterima tidak dapat ditentukan, maka
di"atat sebesar nilai buku akti!a yang diserahkan dan laba %rugi& tidak diakui

P$%)('%# ')+- *$1$#+* 2 ($%#+#3 ,%.4$** #.) 4(&/+#)$0)
a. 'ika nilai pasar #a$ar akti!a yang diserahkan lebih ke"il dari nilai bukunya %)$%0,) +#0+'*+
'$%(3+#)5 maka akti!a yang diterima di"atat sebesar nilai pasar #a$ar akti!a yang diserahkan dan
kerugian diakui pada saat transaksi.
b. 'ika tidak memenuhi ketentuan tersebut diatas ()$%0,) +#0+'*+ '$(#)(#3#) maka

J+' )+0' /$&+")'# 4*65 maka akti!a yang diterima di"atat sebesar nilai buku akti!a yang
diserahkan dan t+0' 0 ,$#3'(# '$(#)(#3#.

J+' /$&+")'# 4*6 7#3 0+"7%'#5 maka akti!a yang diterima di"atat sebesar nilai buku
akti!a yang diserahkan ditambah "ash yang dibayarkan dan )+0' 0 ,$#3'(# '$(#)(#3#.

J+' /$&+")'# 4*6 7#3 0+)$%+/ ("$%%)+ 0 *$1(/&6 ')+- 7#3 0+1(&)5 maka akti!a
yang diterima di"atat sebesar nilai buku akti!a yang diserahkan dikurangi porsi akti!a yang di$ual
dan '$(#)(#3# 0+'(+ *$"$*% ,.%*+ 4*6 7#3 0+)$%+/5 sbb

( ) *+ , -%*+ . %*+ / 0A1&& 2 B34
A ) B3 , -%*+ . %*+ / 0A1&& 2 B34

( ) 5euntungan yang diakui
A ) 6ilai yang di"atat untuk akti!a yang diterima
*+ ) +ash yang diterima
0A1 ) 6ilai pasar #a$ar akti!a yang diterima
B3 ) 6ilai buku akti!a yang diserahkan

7alam soal ini nilai buku akti!a yang diserahkan %1p.80 $uta& lebih ke"il dari nilai pasarnya %1p.89,5 $uta,
sehingga ada indikasi keuntungan, dan tidak ada "ash yang terlibat, maka tidak ada keuntungan yang harus
diakui.
Realisasi produksi 3.000.000 ton (30% dari potensi produksi)
Amortisasi maks 20% x Rp.500.000.000,- = Rp100,000,000.--
AKUNTANSI PERPAJAKAN AKUNTANSI PERPAJAKAN AKUNTANSI PERPAJAKAN AKUNTANSI PERPAJAKAN



8. J!"# C
Berdasarkan pasal 10 ayat 2 UU PPh diatur bah#a nilai perolehan atau nilai pen$ualan dalam hal ter$adi
tukar menukar harta adalah $umlah yang seharusnya dikeluarkan atau diterima berdasarkan harga pasar.

9. J!"# D
:um of the years digit method adalah salah satu metode penyusutasn diper"epat selain metode saldo
menurun yang lebih umum dikenal. 7engan metode ini setiap pe"ahan menggunakan $umlah angka tahun
sebagai penyebut mis %estimasi umur 5 tahun, maka penyebut ) 1/2/8/;/5)15&, dan $umlah tahun
estimasi umur yang tersisa pada a#al tahun sebagai pembilang.

:. J!"# C
Perlakuan akuntansi untuk mengakui keuntungan atau kerugian dari pen$ualan in!estasi saham adalah
dengan membandingkan harga $ual dengan harga perolehannya sbb

C))# 2
<ransaksi saham di luar bursa efek tidak dikenakan PPh final sesuai PP ;1 tahun 1==1 dan PP 1; tahun
1==9, sehingga laba akuntansi sama dengan laba fiskal.

6. J!"# 2 T+0' A0

Berdasarkan pasal > ayat 1 UU PPh, penghasilan atau kerugian #anita yang telah ka#in dianggap sebagai
penghasilan atau kerugian suaminya ke"uali penghasilan istri dari satu pemberi ker$a yang telah dipotong
PPh pasal 21 dan peker$aan tersebut tidak ada hubungan dengan usaha atau peker$aan bebas suaminya.
7an $ika ter$adi penggabungan, maka ada tambahan P<5P untuk penghasilan istri yang digabung,
sehingga P<5P untuk Bp. 'atmiko adalah 5.?.8.&
Dgn Toys Tool Dgn Ximen Duo
Nilai buku aktiva yg diserahkan Rp30,000,000 Rp30,000,000
Nilai pasar aktiva yg diterima Rp37,500,000 Rp35,000,000
Laba (Rugi) Rp7,500,000 Rp5,000,000
Harga Perolehan = Rp50,000,000
Metode Penyusutan = Akuntasi sum of the years digit method
Pajak Garis lurus
Masa Manfaat = Akuntasi 5 tahun
Pajak 4 tahun (Peralatan kayu termasuk Kel 1 KMK 138/KMK.03/02)
Penyusutan akuntansi Penyusutan Pajak
2004 (5/15 x Rp.50 juta) = Rp16,666,667 25% x Rp.50 juta = Rp12,500,000
2005 (4/15 x Rp.50 juta) = Rp13,333,333 25% x Rp.50 juta = Rp12,500,000
2006 (3/15 x Rp.50 juta) = Rp10,000,000 25% x Rp.50 juta = Rp12,500,000
2007 (2/15 x Rp.50 juta) = Rp6,666,667 25% x Rp.50 juta = Rp12,500,000
2008 (1/15 x Rp.50 juta) = Rp3,333,333 25% x Rp.50 juta = Rp12,500,000
Laba atas penjualan saham :
Kas yg diterima = Rp55,000,000
Harga Perolehan = Rp30,000,000
Laba seharusnya = Rp25,000,000
Laba yg diakui = Rp55,000,000
Koreksi thd laba akuntansi -Rp30,000,000
Laba sebelum koreksi Rp200,000,000
Laba setelah koreksi Rp170,000,000
AKUNTANSI PERPAJAKAN AKUNTANSI PERPAJAKAN AKUNTANSI PERPAJAKAN AKUNTANSI PERPAJAKAN


P$%6+)(#3# PP6 T$%()#3
@ Penghasilan 6etto dari Peker$aan >0,>00,000
@ Penghasilan 6etto dari Usaha 250,000,000
880,000,000
@ Aakat atas penghasilan %2,5%& >,250,000
821,950,000
@ P<5P %5.?.8& 2>,>00,000 %?ngat P<5P 2005&
@ Penghasilan 5ena Pa$ak 2=2,=50,000
@ PPh <erutang 6;5<;25:00
C))# 2
a. PPh atas bunga deposito dikenakan PPh final sesuai PP 181 tahun 2000.
b. PPh atas pengalihan hak atas tanah . bangunan yang dilakukan BP Crang pribadi dikenakan PPh
final sesuai PP 9= tahun 1===.
". Biaya yang dikeluarkan untuk kepentingan pribadi BP atau orang yang men$adi tanggungannya tidak
dapat dibiayakan sesuai pasal = ayat 1 h UU PPh.
d. Berdasarkan 5ep 1D8.P'..2008 diatur bah#a besarnya Eakat yang dapat dikurangkan dari Penghasilan
5ena Pa$ak adalah sebesar 2,5% %dua setengah persen& dari $umlah penghasilan yang merupakan
Cb$ek Pa$ak yang dikenakan Pa$ak Penghasilan yang tidak bersifat final.

S$#0+#7 ,$#3(%#3 =') 0&6 R,.1;.000.0005> *$,$%)+ 0&/ *.&5 /' "$*%#7 PP6
)$%()#3 0&6 R,.6:.8<0.0005> (1!"# C).

<. J!"# E
7alam soal ini penghasilan istri dari satu pemberi ker$a, sehingga tidak perlu digabung dengan penghasilan
suaminya dan dikenakan PPh tersendiri.

;. J!"# B
- Penghasilan Netto dari usaha = Rp250,000,000
- Zakat atas penghasilan -Rp6,250,000
Rp243,750,000
- PTKP (K/3) = -Rp16,800,000
- Penghasilan Kena Pajak = Rp226,950,000
- PPh Terhutang = Rp45,682,500
- Angsuran PPh 25 = -Rp24,000,000
Rp21,682,500
Penjualan bersih
Penjualan kotor = Rp1,000,000,000
Retur penjualan = Rp70,000,000
Rp930,000,000
Laba Kotor (30%) = Rp279,000,000
Harga Pokok Penjualan = Rp651,000,000
Pembelian
Pembelian Kotor = Rp640,000,000
Ongkos angkut = Rp30,000,000
Disk Pembelian = -Rp12,000,000
Rp658,000,000
Persediaan akhir = Persediaan awal + Pembelian HPP
Persediaan akhir = 160 juta + 658 juta -651 juta
Persediaan akhir = Rp167,000,000
AKUNTANSI PERPAJAKAN AKUNTANSI PERPAJAKAN AKUNTANSI PERPAJAKAN AKUNTANSI PERPAJAKAN


SOAL II ESSA? (BOBOT 2:%)

. P$%*$0+# "%#3 03#3# 7#3 )$%"'%
7engan metode pen"atatan periodi" in!entory system, sulit untuk diketahui berapa nilai persediaan akhir
barang tanpa dilakukannya penghitungan fisik barang. :alah satu pendekatan yang sering digunakan untuk
mengestimasi nilai persediaan akhir barang adalah dengan menggunakan gross profit method. 7engan
metode ini % gross profit ditentukan berdasarkan pengalaman@pengalaman sebelumnya, dan dengan %
tersebut dapat dihitung FPP dan kemudian dihitung estimasi nilai persediaan akhir barang. *etode ini
biasanya digunakan untuk mengestimasi nilai persediaan barang dalam
a& *enyusun laporan keuangan interim.
b& *enentukan nilai barang yang dalam hal ter$adi ben"ana alam dsb.

7alam soal ini prosentase gross profit ) 80% dari pen$ualan bersih. %FPP 90%&
+ari dulu pen$ualan bersihnya

7ari analisa tersebut dapat dihitung pen$ualan kotor sebesar 1p.159.500.000,@, dan kemudian dihitung
pen$ualan bersih dan FPP nya sbb
7ari analisa tersebut dapat dihitung pembelian kotor sebesar 1p.111.500.000,@ dan kemudian dihitung
pembelian bersih sbb

7ari hasil perhitungan tersebut diatas dapat dihitung nilai persediaan akhir per 80.10.05 pada saat
terbakar, sbb


7ari analisa tersebut dapat dihitung nilai persediaan akhir pada saat kebakaran adalah 1p.8.>00.000,@.

a. Penjualan Bersih =
- Saldo piutang 1/1/05 = Rp5,000,000
- Penjualan Kotor = Rp.XXX
- Retur Penjualan = -Rp1,500,000
- Penerimaan = -Rp156,500,000
- Saldo piutang 30/10/05 = Rp4,500,000
- Penjualan Kotor = Rp157,500,000
- Retur Penjualan = -Rp1,500,000
- Penjualan Bersih = Rp156,000,000
- HPP 70% = Rp109,200,000
b. Pembelian bersih =
- Saldo hutang 1/1/05 = Rp2,500,000
- Pembelian Kotor = Rp.XXX
- Retur Pembelian = -Rp2,000,000
- Pembayaran = -Rp98,000,000
- Saldo hutang 30/10/05 = Rp14,000,000
- Pembelian Kotor = Rp111,500,000
- Retur Pembelian = -Rp2,000,000
- Pembelian Bersih = Rp109,500,000
c. Persediaan akhir =
- Persediaan 1/1/05 = Rp3,500,000
- Pembelian bersih = Rp109,500,000
- Persediaan 30/10/05 = -Rp.XXX
- HPP = Rp109,200,000
AKUNTANSI PERPAJAKAN AKUNTANSI PERPAJAKAN AKUNTANSI PERPAJAKAN AKUNTANSI PERPAJAKAN


". J(%#& (#)(' /$#4)) '$%(3+# )* )$%"'%#7 "%#3 03#3#

G2traordinary Hoss 1p.8.>00.000,@
?n!entory 1p.8.>00.000,@

:uatu transaksi . ke$adian dikategorikan sebagai e2traordinary $ika memenuhi kriteria sbb
a. Unusual in nature %sifatnya tidak biasa&
b. ?nfreIuent in o""urren"e %$arang ter$adi&
". *aterial in amount %nilainya material&

4. A*,$' ,$%,1'# 0# 1(%#& 1+' 0 ,$#33#)+# *(%#*+
Berdasarkan pasal 11 ayat > UU PPh diatur bah#a apabila ter$adi penarikan atau pengalihan harta, maka
$umlah nilai sisa buku harta dibebankan sebagai kerugian dan harga $ual atau penggantian asuransinya yang
diterima atau diperoleh dibukukan sebagai penghasilan pada tahun ter$adinya penarikan atau pengalihan
harta.
7alam soal tidak di$elaskan apakah nilai penggantian asuransi tersebut untuk persediaan barang dan
gudang yang terbakar, dan $uga tidak ada data tentang nilai buku fiskal gudang yang terbakar.

'urnal seharusnya

5as 1p.125.000.000,@
Akumulasi penyusutan 1p.222
1ugi %Hoss& 1p.222
(udang 1p.222
Persediaan 1p.8.>00.000,@
5euntungan %(ain& 1p.222

7iasumsikan bah#a nilai penggantian hanya untuk persediaan yang terbakar, sehingga $urnalnya

5as 1p.125.000.000,@
Persediaan 1p. 8.>00.000,@
5euntungan %(ain& 1p.121.200.000,@

0. PP6 '(%#3 @ &$"+6 "7% )6(# 200:

7iasumsikan se$ak 1.11.05 s.d. 81.12.05 tidak ada pen$ualan %tidak ada data& dan melakukan angsuran
PPh pasal 25 sebesar 1p.D.000.000,@ %1p.500.000,@ . bulan 2 12 bulan&JK

JK :epan$ang BP tidak menga$ukan pengurangan angsuran PPh pasal 25 karena adanya kebakaran, 5ep
589.P'..2000, maka BP harus tetap mengangsur PPh pasal 25.



- Penjualan Bersih = Rp156,000,000
- HPP = -Rp109,200,000
- Laba Kotor = Rp46,800,000
- Biaya Fiskal = -Rp25,000,000
- Laba Usaha = Rp21,800,000
- Keuntungan penggantian asuransi = Rp121,200,000
- Penghasilan Kena Pajak Rp143,000,000
- PPh terhutang tahun 2005
Tarif Ps 17 Badan Rp25,400,000
- Angsuran Pph 25 = -Rp6,000,000
- PPh Kurang bayar Rp19,400,000
AKUNTANSI PERPAJAKAN AKUNTANSI PERPAJAKAN AKUNTANSI PERPAJAKAN AKUNTANSI PERPAJAKAN



SOAL III ESSA? (BOBOT 2:%)

1. T#33& ,$%.&$6# /*+#3>/*+#3 ')+- )$),
@ Akti!a telah disusutkan s.d. 81.08.05
@ *etode penyusutan ) (aris Hurus

a. Building @ Penyusutan per tahun ) %825 $uta @ 5 $uta& . 20 tahun ) 1p1D,000,000
Akumulasi penyusutan per 81.08.05 1p2>,000,000
Building telah disusutkan selama ) 2> $uta . 1D $uta ) 1 tahun = bulan
Berarti Building tersebut dibeli tgl.01.09.08

b. *a"hines @ Penyusutan per tahun ) D0 $uta . D tahun ) 1p10,000,000
Akumulasi penyusutan per 81.08.05 1p15,000,000
*a"hines telah disusutkan selama ) 15 $uta . 10 $uta ) 1 tahun D bulan
Berarti *a"hines tersebut dibeli tgl.01.10.08

". 3ehi"les @ Penyusutan per tahun ) >9 $uta . D tahun ) 1p1;,500,000
Akumulasi penyusutan per 81.08.05 1p1;,500,000
3ehi"les telah disusutkan selama ) 1;,5 $uta . 1;,5 $uta ) 1 tahun
Berarti 3ehi"les tersebut dibeli tgl.01.0;.0;

d. GIuipment @ Penyusutan per tahun ) 2; $uta . D tahun ) 1p;,000,000
Akumulasi penyusutan per 81.08.05 1p5,000,000
GIuipment telah disusutkan selama ) 5 $uta . ; $uta ) 1 tahun 8 bulan
Berarti GIuipment tersebut dibeli tgl.01.01.0;

2. J(%#& ,$%)('%# /$*+#

Farga pasar melebihi nilai bukunya berarti ada indikasi keuntungan, dan karena melibatkan "ash yang
dibayarkan, maka akti!a yang diterima di"atat sebesar nilai buku akti!a yang diserahkan ditambah "ash
yang dibayarkan.
Cek apakah ada indikasi keuntungan / kerugian :
- Nilai Buku aktiva pada saat pertukaran (2/5/05)
- Harga Perolehan = Rp30,000,000(satu mesin)
- Akumulasi penyusutan Mesin per 31/3/05 = -Rp7,500,000
- Penyusutan April 05 = -Rp416,667
- Nilai Buku aktiva pada saat pertukaran (2/5/05) Rp22,083,333
- Harga Pasar Aktiva = Rp36,000,000
AKUNTANSI PERPAJAKAN AKUNTANSI PERPAJAKAN AKUNTANSI PERPAJAKAN AKUNTANSI PERPAJAKAN



8. J(%#& ,$#7$*(+# ,$% 81 D$*$/"$% 200:







- Penyusutan Building
Penyusutan 1/4/05 s.d. 31/12/05 = (Rp.16 juta x 9/12) = Rp12,000,000
Biaya Penyusutan Building Rp12,000,000
Akumulasi Penyusutan Building Rp12,000,000
- Penyusutan Machines
Penyusutan Mesin
- 1 Mesin lama 1/4/05 s.d. 31/12/05 = (Rp.5 juta x 9/12) = Rp3,750,000
- 1 Mesin baru 2/5/05 s.d. 31/12/05 = ((Rp.40.083.333-433.333)/6 x 8/12) = Rp4,405,556
Rp8,155,556
1 mesin lama yang ditukar telah disusutkan s.d. April 05
Biaya Penyusutan Machines Rp8,155,556
Akumulasi Penyusutan Machines Rp8,155,556
- Penyusutan Vehicles
Penyusutan 1/4/05 s.d. 31/12/05 = (Rp.14,5 juta x 9/12) = Rp10,875,000
Biaya Penyusutan Vehicles Rp10,875,000
Akumulasi Penyusutan Vehicles Rp10,875,000
- Penyusutan Equipment
Penyusutan 1/4/05 s.d. 31/12/05 = (Rp.4 juta x 9/12) = Rp3,000,000
Biaya Penyusutan Equipment Rp3,000,000
Akumulasi Penyusutan Equipment Rp3,000,000
- Jurnal sbb :
Biaya Penyusutan Mesin Rp416,667
Akumulasi Penyusutan Mesin Rp416,667
Untuk mecatat penyusutan mesin bulan April 2005
Mesin (baru) Rp40,083,333
Akumulasi penyusutan Rp7,916,667
Mesin (lama) Rp30,000,000
Kas Rp18,000,000
Untuk mecatat pertukaran mesin
AKUNTANSI PERPAJAKAN AKUNTANSI PERPAJAKAN AKUNTANSI PERPAJAKAN AKUNTANSI PERPAJAKAN


9. B+7 ,$#7(*()# A+*'& )6(# 200:
a. P$#7(*()# B(+&0+#3 %5elompok Bangunan ) 5%& ) 825 $uta 2 5% ) 1p1D,250,000
b. P$#7(*()# M46+#$* %5elompok ?? ) 12,5%&
@ 1 *esin lama %01.01 s.d. 81.12.05& ) 80 $uta 2 12,5% ) 1p8,950,000
@ 1 *esin lama %01.01 s.d. 80.0;.05& ) 80 $uta 2 12,5% 2 ;.12 ) 1p1,250,000
@ 1 *esin baru %01.05 s.d. 81.12.05& ) 8D $uta 2 12,5% 2 >.12 ) 1p8,000,000
*enurut pa$ak nilai mesin baru di"atat berdasarkan harga pasar akti!a yang diterima

". P$#7(*()# V$6+4&$* %5elompok ?? ) 12,5%& ) >9 $uta 2 12,5% ) 1p10,>95,000
d. P$#7(*()# EB(+,/$#) %5elompok ? ) 25%& ) 2; $uta 2 25% ) 1pD,000,000
R,91512:5000

SOAL IV ESSA? (BOBOT 80%)

1. R$'.#*+&+*+ F+*'& )6(# 200:

P$#1$&*# '.%$'*+ 2
a. Berdasarkan pasal PP 9= tahun 1=== penghasilan dari mengalihkan tanah.bangunan yang dilakukan
BP Badan yang usaha pokoknya mengalihkan tanah.bangunan tidak dikenakan PPh 5%, tapi melalui
mekanisme PPh pasal 25.2=. :edangkan berdasarkan PP 5 tahun 2002 penghasilan se#a
tanah.bangunan dikenakan PPh final, sehingga penghasilan tersebut tidak perlu diperhitungkan
kembali dalam :P< dan harus di koreksi negatif.

b. Berdasarkan pasal ; PP 18> tahun 2000 biaya untuk mendapatkan, menagih dan memelihara
penghasilan yang dikenakan PPh final tidak dapat dibiayakan.

R/L Koreksi R/L
No Uraian Komersial Positif Negatif Fiskal Ket
a. Pendapatan 4,300,000,000 1,500,000,000 2,800,000,000 a.
b. Harga Pokok Penjualan -1,200,000,000 300,000,000 -900,000,000 b.
c. Laba Kotor 3,100,000,000 1,900,000,000
d. Biaya Umum & Administrasi
- Biaya Gaji & Tunjangan 1,000,000,000 40,000,000 625,116,279 c.
334,883,721 h.
- Biaya sumbangan 75,000,000 20,000,000 55,000,000 d.
- Biaya pemasaran 100,000,000 34,883,721 65,116,279 e. & h.
- Biaya Penyusutan & Amortisasi 50,000,000 4,296,875 29,760,174 f.
15,942,951 h.
- Biaya lainnya 20,000,000 6,976,744 13,023,256 h.
Total 1,245,000,000 788,015,988
e. Laba operasi 1,855,000,000 1,111,984,012
f. Pendapatan (biaya) lain
- Pendapatan jasa giro 10,000,000 10,000,000 0 g.
g. Laba Bersih 1,865,000,000 1,111,984,012
AKUNTANSI PERPAJAKAN AKUNTANSI PERPAJAKAN AKUNTANSI PERPAJAKAN AKUNTANSI PERPAJAKAN


". Berdasarkan pasal = ayat 1 e UU PPh, PPh yang ditanggung pemberi ker$a termasuk kenikmatan
sehingga tidak dapat dibiayakan, sedangkan makan minum bagi seluruh pega#ai ditempat ker$a
dapat dibiayakan.

d. Berdasarkan pasal = ayat 1 g UU PPh, bantuan atau sumbangan tidak dapat dibiayakan, ke"uali
bantuan.sumbangan tertentu. :alah satu sumbangan yang dapat dibiayakan adalah bantuan untuk
ben"ana tsunami 6A7 L :U*U< yang memenuhi syarat@syarat yang ditentukan dalam peraturan
%P*5 D0=.P*5.08.200;&. Asumsi dalam soal ini bantuan untuk A"eh telah memenuhi syarat.

e. Berdasarkan :G 29.P'.22.1=>D, biaya entertainment dapat dibiayakan dengan syarat

@ Berhubungan langsung dengan usaha.
@ :e"ara formal dapat dibuktikan.
@ 7ibuat daftar nominatif.

A. P$%6+)(#3# "+7 ,$#7(*()# A+*'& ('$&./,.' II C 2:%D /$).0$ *&0. /$#(%(#)

g. Berdasarkan PP 181 tahun 2000 penghasilan bunga tabungan, deposito dan $asa giro dikenakan
PPh final.

h. Penghasilan perusahaan terdiri dari penghasilan yang dikenakan PPh final dan yang tidak final,
sehingga biaya yang ter$adi dapat diasumsikan adalah biaya untuk mendapatkan kedua $enis
penghasilan tersebut. Padahal berdasarkan pasal ; PP 18> tahun 2000, biaya yang dikeluarkan
untuk mendapatkan, menagih dan memelihara penghasilan yang dikenakan PPh final tidak dapat
dibiayakan, sehingga harus dikoreksi.

7alam soal ini tidak ada data berapa besar biaya untuk mendapatkan penghasilan yang dikenakan
PPh final dan yang tidak final sehingga harus digunakan pendapatan lain untuk menentukan
$umlah %porsi& yang harus dikoreksi. 7ari laporan 1ugi Haba diketahui perbandingan penghasilan
dan FFP yang final dan yang tidak final. Permasalahannya perbandingan yang mana yang harus
digunakan untuk mengoreksi biaya.

7alam pen$elasan pasal D ayat 1 a UU PPh di$elaskan bah#a $ika ter$adi biaya gabungan %$oint
"ost& untuk mendapatkan penghasilan yang obyek dan yang non obyek Pph, maka $umlah biaya
yang dapat dibiayakan se"ara fiskal adalah proporsional berdasarkan penghasilan yang merupakan
obyek pa$ak.

7engan mendasarkan pada pen$elasan pasal D ayat 1 a UU PPh tersebut, maka biaya yang harus
dikoreksi sbb

- Harga perolehan = Rp300,000,000
- Penyustan 2003 = -Rp56,250,000 Disusutkan 9 bulan (Apr 03 s.d. Des 03)
- Nilai Buku 31/12/03 = Rp243,750,000
- Penyusutan 2004 = -Rp60,937,500
- Nilai Buku 31/12/04 = Rp182,812,500
- Penyusutan 2005 = -Rp45,703,125
- Nilai Buku 31/12/05 = Rp137,109,375
- Penyusutan Fiskal 2005 = Rp45,703,125
- Penyusutan Komersial 2005 = Rp50,000,000
- Koreksi positif Rp4,296,875
AKUNTANSI PERPAJAKAN AKUNTANSI PERPAJAKAN AKUNTANSI PERPAJAKAN AKUNTANSI PERPAJAKAN
















2. PP6 '(%#3 (&$"+6) "7% )6(# 200:


























N. B+7 J(/&6 '.%$'*+

a. Biaya (a$i L <un$ %1,5 * . ;,8 *& 2 %1 * @ ;0 $uta& ) 88;,>>8,921
b. Biaya Pemasaran %1,5 * . ;,8 *& 2 %100 $uta& ) 8;,>>8,921
". Biaya Penyusutan %1,5 * . ;,8 *& 2 %50 $uta@;.2=D.>95& ) 15,=;2,=51
d. Biaya lain %1,5 * . ;,8 *& 2 %20 $uta& ) D,=9D,9;;

"at Biaya sumbangan tidak dikoreksi karena tidak berhubungan dgn perolehan penghasilan
- Penghasilan Netto Fiskal = Rp1,111,984,000 (dibulatkan ke ribuan penuh kebawah)
- PPh Terhutang =
Tarif Ps 17 Badan Rp316,095,200
- Angsuran PPh ps.25 = Rp5,000,000 *
- PPh kurang bayar = Rp311,095,200
* Perhitungan angsuran PPh ps.25 =
- PPh Terhutang 2004 = Rp10,000,000
- PPh dipotong pihak lain = Rp4,000,000
- PPh harus dibayar sendiri = Rp6,000,000
- Angsuran PPh ps.25 tahun 2005 = Rp.6 juta /12 = Rp500,000 Per bulan
Tahun 2005 mengangsur selama 10 bulan (Maret s.d. Des 05)
AKUNTANSI PERPAJAKAN AKUNTANSI PERPAJAKAN AKUNTANSI PERPAJAKAN AKUNTANSI PERPAJAKAN



8. J(%#& P$#7$*(+#

P:A5 ;D mensyaratkan untuk mengakui Akti!a Pa$ak <angguhan %7efferd <a2 Asset& atau Futang Pa$ak
<angguhan %7effered <a2 Hiability& yang disebabkan karena adanya perbedaan yang bersifat sementara
%<ime.<emporary 7ifferent& antara laba akuntansi dengan laba fiskal, seperti biaya penyusutan, "adangan
piutang tak tertagih dan kompensasi kerugian dll

Perhitungannya sbb : Laba Akuntansi Laba Fiskal
Laba Bersih Rp1,865,000,000 Rp1,111,984,000
Koreksi Beda Tetap
- Koreksi positif
Harga Pokok penjualan Rp300,000,000
Biaya Gaji & Tunjangan Rp374,883,721
Biaya Sumbangan Rp20,000,000
Biaya Pemasaran Rp34,883,721
Biaya Penyusutan (koreksi final) Rp15,942,951
Biaya Lainnya Rp6,976,744
Rp752,687,137
- Koreksi negatif
Pendapatan Sewa -Rp1,500,000,000
Pendapatan Jasa giro -Rp10,000,000
-Rp1,510,000,000
Laba setelah koreksi Rp1,107,687,137 Rp1,111,984,000
PPh terhutang Rp314,806,141 Rp316,095,200
Beban Pajak Kini Rp316,095,200
Penghasilan Pajak Tangguhan Rp1,289,059
Beban Pajak Rp314,806,141
Jurnal :
Beban Pajak Rp314,806,141
Aktiva Pajak Tangguhan Rp1,289,059
Hutang PPh ps.25/29 Rp316,095,200
Hutang PPh ps.25/29 Rp316,095,200
Uang Muka PPh 25 Rp5,000,000
Hutang PPh 29 Rp311,095,200