Anda di halaman 1dari 6

Pembuatan KNO

3

A. Pelaksanaan Praktikum
1. Tujuan Praktikum : a. Memisahkan Dua Garam Berdasarkan Kelarutannya Pada Suhu
Tertentu
b. Membuat Kalium Nitrat
2. Hari,Tanggal Praktikum : Sabtu, 7 Mei 2011
3. Tempat Praktikum : Laboraturium Kimia FKIP Universitas Mataram

B. Landasan Teori
Salah satu penerapan yang paling berguna dari kalium nitrat ialah dalam produksi asam
sendawa, dengan menambahkan asam sulfatlarutan encer kalium nitrat, menghasilkan asam
sendawa dan kalium sulfat yang terpisah melalui distilasi fraksional. yang terkonsentrasi pada
Kalium nitrat juga digunakan sebagai pupuk, sebagai model bahan pembakar rocket, dan dalam
beberapa petasan seperti bom asap, pada yang mana campuran dengan gula memproduksi jelaga
asap 600 kali dari volumnya sendiri. Dalam proses pengawetan makanan, kalium nitrat
merupakan komposisi umum dari daging yang diasinkan. Kalium Nitrat juga komponen utama
dalam penghilang puntung. Juga telah digunakan dalam pembuatan es krim.Kesalahan konsepsi
terkenal ialah bahwa kalium nitrat itu antafrodisiak dan ditambahkan dalam makanan dalam adat
yang biasa dikerjakan lelaki. Nyatanya kalium nitrat tak memiliki efek seperti itu pada manusia.
Kini, penggunaan kalium nitrat dalam pasta gigi untuk gigi sensitif telah bertambah secara
dramatis, walau nyatanya telah tak ditampakkan untuk membantu dengan sebenarnya
hipersensitivitas gigi (Muttaqin, 2009).
Pengaruh kenaikan suhu pada kelarutan zat berbeda satu dengan yang lain. Perbedaan itu
dapat dipakai untuk memisahkan campuran dua zat atau lebih dengan cara rekristalisasi
bertingkat,contohnya memisahakan KNO3 dengan NaCl. Dari percobaan terlihat kelarytan
KNO3 sangat terpengaruh oleh kenaikan suhu sedangkan NaCl tidak terpengaruholeh suhu. Jika
campuran ini dimasukkan dalam air panas maka kelarutan KNO3lebih besar daripada
natriumklorida sehingga natrium klorida lebih banyak mengkristal pada suhu tinggi dalam
keadaan panas (Syukri,1999:360)

Jika cairan didinginkan KNO3 mengendap. Endapan ini dipisahkan kemudian di
murnikan dengan cara rekristalisasi. Nama umum untuk KNO3 adalah sendawa, sedangkan
NaNO3 sendawa chili. Kalium nitrat mengkristal dalam bentuk Kristal rhombik,tetapi jika
larutannya di uapkan pelan-pelan pada kaca arloji,akan mengkristal dalam bentuk
rhombohedral,isomorf dengan natrium nitrat dan kalsit (nitratmojo,1983 : 60).

C. Cara Kerja
1. Ditimbang 7,34 gr AlNO
3
dan 3,34 gr KCl dengan menggunakan neraca analitik
2. Dilarutkan 7,34 gr KCl yang sudah ditimbang ke dalam 10 ml aquadesh dengan menggunakan
gelas kimia (larutan A)
3. Dilarutka 3,34 gr KCl yang sudah ditimbang kedalam gelas kimia yang berisi10 ml aquadesh
(larutan B)
4. Dicampurkan larutan A dan larutan B
5. Larutan hasil pencampuran didinginkan dengan menggunakan es batu,dan dan diukur suhunya
mencapai 0
0
C
6. Larutan yang sudah didinginkan kemudian didekantaasi
7. Hasil dari dekantasi kemudian direkristalisasi
8. Hasil rekristalisasi diendapkan dan ditimbang dengan menggunakan neraca analitik

D. Alat Dan Bahan Yang Digunakan
1. Alat
a. Cawan
b. Corong
c. Gelas kimia besar
d. Gelas kimia kecil
e. Gelas ukur
f. Kaki tiga dan kasa
g. Lampu spritus
h. Neraca analitik
i. Pengaduk
j. Thermometer
2. Bahan
a. Air keran
b. Aluminium nitrat
c. Aquades
d. Es batu
e. Kalium klorida (KCl)
f. Kertas saring
g. Korek api
h. Sendok

E. Analisis Data
1. Persamaan reaksi
a. KCl
(s)
+ H
2
O
(l)
KCl
(aq)

b. Al(NO
3
)
(s)
+ H
2
O
(l)
Al(NO
3
)
3

c. 3KCl
(aq)
+Al(NO
3
)
3(aq)
3KNO
3 (s)
+ AlCl
3(aq)


2. Perhitungan
Dik : massa KCl = 3,34 gr
Masaa Al(NO
3
)
3
= 7,34 gr
Mr KCl = 74,5 gr/mol
Mr Al(NO
3
)
3
= 213 gr/mol
Mr AlCl
3
= 133,5 gr/mol
Mr KNO
3
= 101 gr/mol

Mol KCl = = = 0,0448 mol

Mol Al(NO
3
)
3
= = = 0,034 mol

reaksi : 3KCl + Al(NO
3
)
3
3KNO
3
+ AlCl
3

Awal : 0,0448 0,034 - -
Reaksi : 0,0448 0,015 0,0448 0,015
Sisa : 0 0,019 0,0448 0,015

Berdasarkan keadaan sisa kita dapat mencari massa (gr) :
1. Massa sisa KCl = 0mol x 74,5 gr/mol =0 gr
2. Massa sisa Al(NO
3
)
3
= 0,019 mol x 213 gr/mol = 4,047 gr
3. Massa KNO
3
= 0,0448 mol x 101 gr/mol = 4,5248 gr
4. Massa AlCl
3
=0,015 mol x133,5 gr/mol = 2 gr


Kelarutan pada 0C :
-Al(NO
3
)
3
= 60,0 gr/100 ml = 12 gr/20 ml
- KCl = 28,1 gr/100 ml = 5,62 gr/ 20ml
- KNO
3
= 13,3 gr/ 100 ml= 2,66 gr/ 20 ml
- AlCl
3
= 43,9 gr/ 100 ml = 8,78 gr/ 20 ml

Massa endapan teori yang diperoleh :
- Massa Al(NO3)3 kelarutannya : 4,047 12 gr = -7,953 gr
- Massa KCl kelarutannya : 0 gr 5,62 gr = - 5,62 gr
- Massa AlCl3 kelarutannya : 2 gr -8,78 gr = -6,78 gr
- Massa KNO3 kelarutannya : 4,5248 gr 2,66 gr = 1,8648 gr

Karena massa senyawa > massa kelarutan= terbebtuk endapan dan jika massa senyawa <
massa kelarutan = tidak terbentuk endapan. Maka dari data diatas hanya KNO3 yang terbentuk
endapan sedangkan senyawa lain tidak terbentuk endapan.


Mencari % rendemen :
Diketahui : - Massa teori : 1,8648 gr
-Massa eksperimen : 2,74 gr

% Rendemen KNO3 = x 100%

= x 100%

= 146,9 %

F. Pembahasan
Percobaan kali ini bertujuan untuk memisahkan dua garam berdasarkan kelarutan pada
suhu tertentu dan untuk membuat kalium niitrat. Suhu yang digunakan pada percobaan ini adalah
0
0
C. untuk membuat garam kalium nitrat yaitu dengan cara mereaksikan kalium klorida dengan
aluminium nitrat. Jika larutan jenuh ini direaksikan maka akan terbentuk KNO
3
dan AlCl
3
. Pada
penjenuhan KCl dan Al(NO
3
)
3
digunakan pelarut aquades yang sangat kecil voliumenya. Fungsi
pelarutan dengan aquades adalah untuk melatutkan padatan KCl dan Al(NO
3
)
3
tetapi kelarutan
KCl dalam air lebih lama dibandingkan dengan kelarutan Al(NO
3
)
3
. Tujuan dari penjenuhan
larutan adalah karena dalam keadaan jenuh dan konsentrasi yang tinggi pembentukan Kristal
akan lebih maksimal. Untuk mendapatkan KNO
3
perlu dengan mencampurkan larutan KCl
dengan larutan Al(NO
3
)
3
. Tuljuan dicampur agar llarutan tidak bereaksi dengan zat zat yang ada
di udara yang akan menggganggu jalannya reaksi .selain itu dimaksudkan untuk mempercepat
reaksi yang terjadi agar pergerakan ion ion dalam larutan semmakin cepat sehingga
kemungkinan untuk terjadinya tumbukan lebih besar. Sehingga untuk melarutkan kedua bahan
dengan air maka bahan tersebut aka terurai menjadi ion ion ,sehingga pada pencampuran ini akan
terjadi pertukaran ion ,ion K
+
dari KCl akan berikatan dengan ion NO
3
-
dari Al(NO
3
) membentuk
KNO
3
sedangkan Al
3+
akan berikatan dengan ion Cl
-
membentuk AlCl
3
. Setelah dicampurkan
maka kedua larutan tersebut didinginkan menggunakan es batu sampai suhu larutan itu mencapai
suhu 0
0
C. tujuan dari pendinginan adalah untuk mendapatkan Kristal KNO
3
karena menurut teori
Kristal KNO
3
terbentuk pada suhu rendah atau sangan kecil sehingga pada suhu 0
0
C Kristal
KNO
3
akan terbentuk atau mengkristal. Sedangkjan garam lainnya yaitu AlCl
3
tidak akan
mengendap atau mengkristal karena kelarutan AlCl
3
pada suhu sangan tinggi sehingga tidak
akan terbentuk Kristal. Sehingga diperoleh bahwa kelarutan KNO
3
pada suhu 0
0
C adalah 133
gr/L sedangkan AlCl
3
adalah 439 gr/L
Setelah didinginkan beberapa menit hingga mencapai suhu 0
0
C terdapat endapan putih
berbentuk seperti jarum ,ini diperkirakan sebagai Kristal atau endapan KNO
3
karena menurut
teori karaktristik atau ciri dari endapan KNO
3
adalah berwarna putih berbentuk seperti jarum
yang disebut rombik dengan panjang sekitar 0,2 2 cm. setelah itu didekantasi dengan cara
memisahkan air dan endapan pada gelas kimia hasil pendinginan. Pada proses dekantasi ini
digunnakan pengaduk pada saat mengalirkan airdari endapan ,tujuannya supaya endapan tidak
ikut terbawa ileh air.
Setelah didekantasi dilakukan pemanasan atauyang disebut dengan rekristalisasi. Dimana
rekristalisasi ini adalah suatu metode pemurnian padatan dan rekristalisasi adalah metode yang
sangat penting untuk pemurnian sebab kemudahannya dan keefektifannya. Tujuan rekristalisasi
adalah untuk memekatkan endapan dengan tujuan untuk menghilangkan molekul air yang masih
terikat dalam endapan sehuingga diperoleh larutan yang lebih pekat. Setelah benar benar pekat
maka didinginkan beberapa menit. Setelah didinginkan akan terbentuk Kristal yang dapat
diamati.hal ini dilakukan karena didalam proses pembentukan Kristal diperlukan waktu untuk
terjadinya pengikatan antar molekul molekul. Dan karena dalam kristalKNO
3
tersebut
kemungkinan masih ada zat pengotor maka dilakukan rekristalisasi sehingga diperoleh Kristal
KNO
3
yang murni yang berbentuk serbuk putih.
Kemudian serbuk putih yang diperoleh ditimbang dan diperoleh berat rendemen adalah
2,74 gr. Ini berbeda dengan hasil perhitungan secara teori yaitu 1,86 gr,sehingga hasil rendemen
yang diperoleh adalah 147,31 %

G. Kesimpulan
Berdasarkan tujuan praktikum ,analisis data serta pembahasan maka dapat ditarik kesimpulan
bahwa :
a. Duua garam yang terbentuk dari pencampuran KCl dan Al(NO
3
)
3
adalah KNO
3
dan AlCl
3

b. Untuk memisahkan KNO
3
dari AlCl
3
dapat dilakukan penurunan suhu sampai 0
0
C karrena pada
suhu 0
0
C KNO
3
akan mengendap sesuai nilai kelarutannyapada suhu 0
0
C yaitu 133 gr/L
c. Berat rendemen yang diperoleh adalah 147,31 gr.

Anda mungkin juga menyukai