Anda di halaman 1dari 4

Mencegah Batubara Terbakar karena Self Combustion

Bagi banyak perusahaan batubara, baik Owner, Kontraktor ataupun Port Service Pelabuhan Khusus
Bongkar Muat Batubara merupakan masalah besar ketika stock batubara yang ada di stockpile terbakar.
Batubara tersebut sudah susah payah untuk dikeluarkan dari perut bumi begitu sampai di permukaan
dengan cepatnya terbakar..maka hasil kerja menjadi siasia. Ketika terbakar, tidak hanya perusahaan saja
yang rugi tetapi juga cukup berdampak pada lingkungan karena asap batubara yang terbakar sungguh
sangat berbahaya bagi kesehatan!bagi beberapa orang, bau asap dapat menyebabkan pusing, mual dan
sesak na"as.
#isini saya coba berbagi ilmu untuk mencegah terjadinya stock batubara terbakar berdasarkan
pengalaman yang sudah kami lakukan selama hampir satu tahun ini dan terbukti cukup e""ective. Perlu
diketahui bahwa Kami adalah perusahaan kontraktor batubara yang memiliki stock batubara di Stockpile
yang ada di Pelabuhan Khusus Bongkar Muat Batubara sebanyak $%.&$'.()* M+ dengan ,ross -alori"ic
.alue './$( Kcal0kg 12#B3 dan /./4( Kcal0kg 125B3 yang kami bagi menjadi & 1dua3 lokasi yaitu di
Kilometer ( 1nol3 sebanyak *(.*%$,4&* M+ dan Kilometer $ 1tiga3 sebanyak &%.('*,/'( M+. 6umlah
tersebut hampir tidak berubah secara data karena stock tersebut belum dapat dijual sejak tanggal (/
6anuari &(** karena terkendala masalah administrative dengan pihak Owner kami.
Maintenance yang kami lakukan kami bagi menjadi & 7
A. Tindakan Preventive
+indakan pencegahan yang dilakukan untuk mencegah terjadinya sel" combustion0terbakar dengan
sendirinya. +indakan tersebut adalah 7
1. Batubara tersebut kami bentuk seperti kerucut.
8al tersebut dilakukan untuk meminimalkan terjadinya longsor. Karena apabila kami bentuk setengah
kerucut yang berarti ada bagian yang rata diatas tumpukan batubara maka apabila terjadi hujan dapat
membuat genangan air dan akhirnya batubara akan terkikis dan menjadi longsor karena aliran air hujan.
2. Bagian tepi kami padatkan menggunakan bucket excavator.
Pemadatan tersebut bertujuan untuk mengurangi ruang kosong yang timbul dalam tumpukan batubara
karena celah antar batubara. #engan memadatkan berarti batubara akan memiliki lebih sedikit ruang
kosong yang berisi udara0oksigen0O& dimana terjadinya kebakaran salah satu "aktornya adalah Oksigen
1O&3. 2pabila tidak memiliki ruang kosong maka hawa panas yang keluar dari batubara akan relative stabil
dan tertahan didalam dengan tidak menimbulkan kebakaran.
3. Menggunakan cairan kimia
-airan yang kami maksud adalah produk untuk coal treatment yang memiliki "ungsi berbeda 9 beda 7
a. Outodust/Vinasol
Produk ini dapat mencegah sel" combustion selama : &* hari
b. Focustcoat
Produk ini dapat mencegah sel" combustion selama : 4( hari
c. Hydrosol
Produk ini dapat mencegah sel" combustion selama : )' hari
d. Suppressol
Produk ini adalah untuk dust control atau mencegah debu0ash yang muncul dari batubara
Pada perusahaan kami, cairan kimia yang kami gunakan adalah 8ydrosol. -airan tersebut kami
campurkan dengan air dengan perbandingan *7/( dimana * 1satu3 liter 8ydrosol kami campurkan dengan
/( 1empat puluh3 liter air. ;uasan penggunaan 8ydrosol adalah *7*(, dimana * 1satu3 liter 8ydrosol untuk
*( 1sepuluh3 ton batubara. Kemudian campuran tersebut kami tempatkan dalam drum dan kami
semprotkan ke batubara dengan menggunakan alkon dengan ujung pipa output 1setelah disambung
dengan slang/hose karet3 kami persempit sehingga akan menghasilkan output seperti hujan. Proses
penyemprotan itu kami lakukan ke seluruh permukaan batubara sebanyak & lapis0layer dan kami lakukan
setiap $ 1tiga3 bulan sekali.
4. Pemeriksaan temperature rutin
Pemeriksaan tersebut kami lakukan untuk mengukur suhu panas permukaan batubara. 2pabila kita
menemukan titi permukaan yang terasa panas maka kami akan buatkan lobang dengan menggunakan
pipa besi sedalam : * meter untuk mengeluarkan hawa panas batubara. ;obang tersebut kami biarkan
selama : * jam dan akan kami tutup dan padatkan kembali.
Proses pembuatan lobang ini kami lakukan pada sore hari disaat matahari sudah tidak menyengat atau
pada malam hari apabila samapi pada sore hari matahari masih bersinar.
5. Vocano Trap
<stilah ini kami pakai untuk membuang asap yang muncul dari dalam tumpukan batubara. +idak semua
asap yang keluar dari tumpukan batubara adalah karena telah terjadi sel" combustion tetapi lebih karena
suhu di dalam tumpukan batubara yang panas tetapi lapisan luar tumpukan batubara dingin karena
terjadinya hujan, atau karena embun. 2sap yang keluar dapat kita cium dari banunya untuk mengindikasi
apakah terjadi karena terbakar ataukan karena hawa panas. 2pabila asap yang keluar berbau belerang
dan menyengat serta berwarna putih pekat maka berarti telah terjadi batubara yang terbakar, tetapi apabila
asap yang muncul tidak berbau menyengat dan berwarna putih transparan maka hanya terjadi karena
hawa panas.
2pabila asap karena hawa panas maka yang kami lakukan hampir sama dengan point /. 8anya saja kami
buatkan lubang di sumber asap keluar sedalam sekitar '( cm untuk mengeluarkan hawa panas tersebut
dan kami biarkan selama sekitar * jam kemudaian kami tutup dan padatkan kembali. 2pabila asap karena
terjadi kebakaran, pada point B akan kita bahas lebih detail.
!. Pembuatan Parit
#ilakukan pada sekitar tumpukan batubara dengan kedalaman : * meter dan kita alirkan pada saluran
pembuangan yang menuju settling pond. 8al tersebut bertujuan untuk mengurangi jumlah air yang terdapat
dalam tumpukan batubara yang terjadi karena hujan akan mengalir ke parit dari batubara ataupun melewat
celahcelah tanah. 8al tersebut juga dimaksudkan untuk mengurangi kadar +M 1 Total Moisture3
B. Tindakan Burnout
+indakah yang diambil untuk memadamkan batubara yang sudah terbakar karena sel" combustion.
Batubara yang terbakar memiliki beberapa ciri, yaitu 7
a. 2sap berwarna putih pekat, berbau belerang dan menyengat. 8al ini terjadi apabila batubara yang terbakar
belum menycapai permukaan dan masih terjadi di dalam tumpukan batubara
b. Permukaan berwarna kuning emas, berasap dan panas tentunya. <ni terjadi apabila kebakaran sudah
mencapai permukaan yang berarti kebakaran sudah luas dan dalam.
=ntuk tindakan pemadaman kami lakukan dalam beberapa tahap agar tidak meluas.
1. Pembuatan obang
8al ini dilakukan apabila kebakaran masih berupa asap sehingga kita akan membuat lobang untuk mencari
sumber api. Perlu diingat bahwa dalam pembuatan lobang apabila ditemukan batubara yang berwarna
kuning atau sudah menjadi debu berwarna emas atau kuning tua maka itu harus dibuang jauh dari
tumpukan batubara karena dapat mengkontaminasi batubara lainnya menjadi ikut terbakar.
2. Pembuangan debu
8al ini dilakukan apabila kebakaran sudah terjadi sampai ke permukaan. Pembuangan debu dari sisa
batubara yang terbakar harus dilakukan pelanpelan agar tidak terbang dibawa angin dan akan
mengkontaminasi batubara lainnya sehingga akan memunculkan potensi terbakar. Pembuang debu
sampai dengan ditemukannya batubara yang sudah menjadi bara api
3. Pengambian bara api
Setiap terjadinya kebaran pasti ada sumbernya yang berupa bara api. ;angkan awal adalah kita
memadamkan adalah dengan mengambil dan membuang sumber kebakaran yaitu batubara yang sudah
berubah menjadi bara api tersebut kita buang dengan menggunakan skop.
4. Penggunaan "etergent
Penggunaan detergent ini boleh apa saja yang penting dia berupa serbuk dan berbusa. #etergent tersebut
disebarkan dalam lubang yang sudah kita buat kemudian kita semprot dengan air agar berbusa. Busa
inilah yang akan mendinginkan hawa panas 1hampir sama fungsinya dengan foam pada APA3.
+indakan 9 tindakan tersebut kami rasakan cukup e""ective. Berdasarkan data sel" combustion kami dalam
kurun waktu / 6anuari &(** s0d &> ?ebruari &(*& kebakaran yang terjadi kami estimasikan kehilangan
batubara adalah '','$ M+ dari total jumlah stock batubara $%.&$'.()* M+ yang tidak bergerak selama *$
bulan.
+erlepas dari tindakan yang kami lakukan benar atau tidak sesuai dengan metode pertambangan untuk
maintenance stock batubara, kami hanya melihat data di lapangan bahwa intensitas terbakar batubara
kami jauh lebih kecil dibandingkan dengan stock batubara distockpile perusahaan lain dalam satu area
stockpile Pelabuhan Khusus.
Semoga ini dapat menjadi salah satu re"erensi kawan 9 kawan miners dan kami juga tetap mencari metode
dan tindakan lain yang lebih baik dan lebih e""ective dan e""icient .